Soalut.com gratis berkat dukungan kamu. Bantu kami tetap online.

Donasi sekarang

Soal UAS UT EKMA4158 Perilaku Organisasi dan Kunci Jawaban

Soal UAS UT EKMA4158 Perilaku Organisasi dan Kunci Jawaban
Soal UT EKMA4158 Perilaku Organisasi

EKMA4158 Perilaku Organisasi adalah salah satu mata kuliah yang menuntut lebih dari sekadar kemampuan menghafal. Mata kuliah ini mengajak mahasiswa menyelami bagaimana manusia berperilaku di dalam sebuah organisasi, memahami dinamika kelompok, kepemimpinan.

Itulah mengapa berlatih menggunakan Soal UAS UT EKMA4158 Perilaku Organisasi menjadi langkah yang jauh lebih cerdas dibanding hanya membaca ulang modul. Bank soal UT hadir bukan untuk menggantikan proses belajar, melainkan untuk mempertajam pemahaman yang sudah terbentuk.

Halaman ini menyajikan soal latihan UT lengkap dengan kisi-kisi soal UT yang relevan sebagai bekal persiapan Anda. Baik untuk Ujian Tatap Muka (UTM), Ujian Online (UO), maupun Take Home Exam (THE).

Catatan: Soal-soal ini akan terus diperbarui mengikuti modul terbaru Universitas Terbuka.

Soal UAS UT EKMA4158 Perilaku Organisasi

1.

Perilaku Keorganisasian (Organizational Behavior) adalah bidang studi yang mempelajari…

  • A. Cara menetapkan strategi bisnis perusahaan
  • B. Dampak individu, kelompok, dan struktur terhadap perilaku dalam organisasi
  • C. Teknik akuntansi dan keuangan dalam perusahaan
  • D. Prosedur rekrutmen dan seleksi karyawan baru
B. Dampak individu, kelompok, dan struktur terhadap perilaku dalam organisasi
2.

Manakah yang BUKAN merupakan tiga elemen utama dalam definisi organisasi?

  • A. Tujuan yang jelas
  • B. Orang-orang yang terlibat
  • C. Sistem koordinasi yang disengaja
  • D. Modal yang besar
D. Modal yang besar
3.

Dalam studi Perilaku Organisasi, tingkat analisis yang paling mendasar adalah…

  • A. Tingkat organisasi
  • B. Tingkat kelompok
  • C. Tingkat individu
  • D. Tingkat lingkungan
C. Tingkat individu
4.

Seorang manajer yang efektif menurut Mintzberg memiliki peran interpersonal, salah satunya adalah figurehead. Apa makna peran tersebut?

  • A. Manajer sebagai penghubung informasi internal dan eksternal
  • B. Manajer sebagai simbol dan kepala seremonial organisasi
  • C. Manajer sebagai pengambil keputusan strategis
  • D. Manajer sebagai pengalokasi sumber daya
B. Manajer sebagai simbol dan kepala seremonial organisasi
5.

Ilmu yang menjadi dasar dari studi Perilaku Organisasi dalam memahami motivasi dan emosi individu adalah…

  • A. Sosiologi
  • B. Antropologi
  • C. Psikologi
  • D. Ilmu Politik
C. Psikologi
6.

Teori kepribadian Big Five mencakup lima dimensi. Dimensi yang mencerminkan tingkat kepercayaan, kerja sama, dan kebaikan hati seseorang disebut…

  • A. Conscientiousness
  • B. Extraversion
  • C. Agreeableness
  • D. Neuroticism
C. Agreeableness
7.

Seseorang yang memiliki skor conscientiousness tinggi cenderung…

  • A. Mudah bergaul dan antusias dalam interaksi sosial
  • B. Disiplin, terorganisir, dan dapat diandalkan
  • C. Terbuka terhadap pengalaman baru dan kreativitas
  • D. Mudah cemas dan mengalami ketidakstabilan emosi
B. Disiplin, terorganisir, dan dapat diandalkan
8.

Kemampuan mental yang berkaitan dengan kecepatan dan ketepatan aritmatika disebut…

  • A. Kemampuan verbal
  • B. Kemampuan spasial
  • C. Kemampuan numerik
  • D. Kemampuan perseptual
C. Kemampuan numerik
9.

Teori Hukum Perbedaan Individu menyatakan bahwa perbedaan antar individu dalam organisasi terjadi karena…

  • A. Kebijakan manajemen yang berbeda-beda
  • B. Kombinasi faktor bawaan (hereditas) dan pengalaman lingkungan
  • C. Perbedaan jabatan dan kompensasi yang diterima
  • D. Pengaruh budaya organisasi yang tidak konsisten
B. Kombinasi faktor bawaan (hereditas) dan pengalaman lingkungan
10.

Nilai terminal dalam teori Rokeach Value Survey merujuk pada…

  • A. Cara atau metode yang digunakan untuk mencapai tujuan
  • B. Tujuan akhir yang ingin dicapai seseorang dalam hidupnya
  • C. Norma perilaku yang berlaku dalam organisasi
  • D. Standar kinerja yang ditetapkan manajemen
B. Tujuan akhir yang ingin dicapai seseorang dalam hidupnya
11.

Sikap kerja yang menggambarkan sejauh mana seseorang merasa terlibat aktif dalam pekerjaannya dan menganggap kinerja sebagai hal penting disebut…

  • A. Komitmen organisasional
  • B. Kepuasan kerja
  • C. Keterlibatan kerja (job involvement)
  • D. Perceived organizational support
C. Keterlibatan kerja (job involvement)
12.

Teori disonansi kognitif yang dikemukakan oleh Festinger menjelaskan bahwa…

  • A. Individu yang puas akan bekerja lebih produktif secara otomatis
  • B. Individu berusaha mengurangi ketidaksesuaian antara sikap dan perilaku
  • C. Sikap kerja selalu konsisten dengan nilai-nilai budaya organisasi
  • D. Perilaku karyawan dipengaruhi oleh imbalan ekstrinsik semata
B. Individu berusaha mengurangi ketidaksesuaian antara sikap dan perilaku
13.

Proses di mana individu mengorganisasikan dan menginterpretasikan kesan sensoris untuk memberikan makna pada lingkungannya disebut…

  • A. Motivasi
  • B. Pembelajaran
  • C. Persepsi
  • D. Sikap
C. Persepsi
14.

Kecenderungan untuk menilai orang lain berdasarkan karakteristik kelompok di mana mereka termasuk disebut…

  • A. Halo effect
  • B. Stereotyping
  • C. Selective perception
  • D. Projection
B. Stereotyping
15.

Teori Atribusi digunakan untuk menjelaskan…

  • A. Bagaimana individu merespons sistem penghargaan organisasi
  • B. Cara individu menilai apakah perilaku orang lain disebabkan faktor internal atau eksternal
  • C. Proses pembentukan tim kerja yang efektif
  • D. Pengaruh struktur organisasi terhadap kepuasan kerja
B. Cara individu menilai apakah perilaku orang lain disebabkan faktor internal atau eksternal
16.

Stres yang bersumber dari tuntutan peran yang saling bertentangan satu sama lain disebut…

  • A. Role overload
  • B. Role ambiguity
  • C. Role conflict
  • D. Role episode
C. Role conflict
17.

Konsekuensi fisiologis dari stres kerja yang berkepanjangan meliputi…

  • A. Penurunan produktivitas dan absensi tinggi
  • B. Penyakit jantung, hipertensi, dan sakit kepala kronis
  • C. Konflik interpersonal dan penurunan motivasi
  • D. Rotasi jabatan yang tidak direncanakan
B. Penyakit jantung, hipertensi, dan sakit kepala kronis
18.

Pendekatan manajemen stres yang bersifat individual, seperti meditasi dan olahraga, termasuk dalam kategori…

  • A. Organizational stressor management
  • B. Problem-focused coping
  • C. Emotion-focused coping
  • D. Structural intervention
C. Emotion-focused coping
19.

Teori Hierarki Kebutuhan Maslow menyatakan bahwa kebutuhan yang harus dipenuhi paling pertama adalah…

  • A. Kebutuhan sosial
  • B. Kebutuhan keamanan
  • C. Kebutuhan fisiologis
  • D. Kebutuhan penghargaan
C. Kebutuhan fisiologis
20.

Teori motivasi dua faktor Herzberg membedakan antara…

  • A. Motivasi intrinsik dan ekstrinsik
  • B. Faktor higiene (pemeliharaan) dan faktor motivator
  • C. Kebutuhan eksistensi dan kebutuhan pertumbuhan
  • D. Teori X dan teori Y
B. Faktor higiene (pemeliharaan) dan faktor motivator
21.

Dalam teori ERG Alderfer, tiga kebutuhan dasar yang diidentifikasi adalah…

  • A. Existence, Relatedness, Growth
  • B. Esteem, Recognition, Growth
  • C. Energy, Resources, Goals
  • D. Equity, Reward, Gain
A. Existence, Relatedness, Growth
22.

Teori kebutuhan McClelland menyatakan bahwa manajer yang efektif umumnya memiliki kebutuhan dominan berupa…

  • A. Need for Affiliation (nAff) yang tinggi
  • B. Need for Achievement (nAch) yang sangat tinggi
  • C. Need for Power (nPow) yang tinggi dan terarah secara sosial
  • D. Kombinasi nAff dan nAch yang seimbang
C. Need for Power (nPow) yang tinggi dan terarah secara sosial
23.

Teori Penetapan Tujuan (Goal Setting Theory) oleh Locke menyatakan bahwa kinerja terbaik dicapai jika tujuan bersifat…

  • A. Mudah dicapai agar tidak menimbulkan stres
  • B. Spesifik dan menantang disertai umpan balik
  • C. Fleksibel dan dapat berubah sesuai kondisi
  • D. Ditetapkan sepihak oleh manajemen
B. Spesifik dan menantang disertai umpan balik
24.

Dalam sistem penilaian kinerja, umpan balik 360 derajat berarti penilaian kinerja diperoleh dari…

  • A. Atasan langsung saja
  • B. Rekan kerja, bawahan, atasan, dan pelanggan
  • C. Tim HR dan konsultan eksternal
  • D. Karyawan yang bersangkutan secara mandiri
B. Rekan kerja, bawahan, atasan, dan pelanggan
25.

Dalam teori Keadilan (Equity Theory) Adams, kondisi yang mendorong karyawan meningkatkan kinerja terjadi saat…

  • A. Individu merasa mendapat imbalan lebih dari kontribusinya
  • B. Individu merasa kontribusi dan imbalannya setara dengan referensi perbandingan
  • C. Individu merasa kurang mendapat imbalan dibanding kontribusinya
  • D. Individu tidak memiliki perbandingan dengan orang lain
A. Individu merasa mendapat imbalan lebih dari kontribusinya
26.

Kelompok formal dalam organisasi yang terbentuk berdasarkan struktur resmi untuk menyelesaikan tugas tertentu disebut…

  • A. Kelompok informal
  • B. Kelompok kepentingan
  • C. Kelompok tugas (task group)
  • D. Kelompok persahabatan
C. Kelompok tugas (task group)
27.

Fenomena “social loafing” dalam kelompok mengacu pada kecenderungan…

  • A. Anggota kelompok bersaing satu sama lain secara berlebihan
  • B. Individu mengurangi usaha saat bekerja dalam kelompok dibanding bekerja sendiri
  • C. Kelompok membuat keputusan yang terlalu berisiko
  • D. Munculnya konflik karena perbedaan tujuan antar anggota
B. Individu mengurangi usaha saat bekerja dalam kelompok dibanding bekerja sendiri
28.

Norma kelompok yang mengatur seberapa keras anggota harus bekerja disebut…

  • A. Norma penampilan
  • B. Norma sosial
  • C. Norma pengaturan
  • D. Norma alokasi sumber daya
A. Norma penampilan
29.

Apa perbedaan utama antara kelompok kerja (work group) dan tim kerja (work team)?

  • A. Kelompok kerja memiliki tujuan kolektif, sedangkan tim tidak
  • B. Tim kerja menghasilkan sinergi positif melalui koordinasi terpadu, sedangkan kelompok kerja tidak harus demikian
  • C. Kelompok kerja lebih kecil ukurannya dibanding tim kerja
  • D. Tim kerja dikelola oleh manajemen puncak, sedangkan kelompok tidak
B. Tim kerja menghasilkan sinergi positif melalui koordinasi terpadu, sedangkan kelompok kerja tidak harus demikian
30.

Groupthink adalah fenomena dalam pengambilan keputusan kelompok yang ditandai dengan…

  • A. Terjadinya debat terbuka yang konstruktif antar anggota
  • B. Keputusan diambil berdasarkan analisis mendalam oleh satu pemimpin
  • C. Tekanan konformitas yang menekan pemikiran kritis dan perbedaan pendapat
  • D. Penggunaan voting rahasia untuk menghindari pengaruh sosial
C. Tekanan konformitas yang menekan pemikiran kritis dan perbedaan pendapat
31.

Teknik pengambilan keputusan kelompok yang memisahkan proses pembuatan ide dari evaluasi disebut…

  • A. Delphi technique
  • B. Nominal group technique
  • C. Brainstorming
  • D. Interacting groups
C. Brainstorming
32.

Komunikasi yang mengalir dari bawahan ke atasan dalam hierarki organisasi disebut komunikasi…

  • A. Horizontal
  • B. Lateral
  • C. Diagonal
  • D. Ke atas (upward)
D. Ke atas (upward)
33.

Hambatan komunikasi yang terjadi akibat perbedaan pemahaman makna kata antara pengirim dan penerima disebut…

  • A. Filtering
  • B. Information overload
  • C. Semantics
  • D. Selective perception
C. Semantics
34.

Jaringan komunikasi informal yang sering disebut “grapevine” memiliki karakteristik…

  • A. Selalu tidak akurat dan merugikan organisasi
  • B. Dikendalikan sepenuhnya oleh manajemen
  • C. Cepat menyebar dan tidak mengikuti rantai komando formal
  • D. Hanya terjadi pada level manajemen puncak
C. Cepat menyebar dan tidak mengikuti rantai komando formal
35.

Konflik yang bersumber dari perbedaan peran dan tanggung jawab antar departemen dalam organisasi disebut…

  • A. Konflik intrapersonal
  • B. Konflik interpersonal
  • C. Konflik intergroup
  • D. Konflik intragroup
C. Konflik intergroup
36.

Strategi negosiasi distributif paling tepat digunakan dalam situasi…

  • A. Kedua pihak ingin membangun hubungan jangka panjang yang saling menguntungkan
  • B. Sumber daya yang diperebutkan bersifat tetap dan salah satu pihak harus mengalah
  • C. Konflik bersifat kompleks dengan banyak isu yang perlu diselesaikan bersama
  • D. Kedua pihak ingin menciptakan nilai tambah dari proses negosiasi
B. Sumber daya yang diperebutkan bersifat tetap dan salah satu pihak harus mengalah
37.

Pendekatan kolaborasi dalam resolusi konflik bertujuan untuk…

  • A. Menghindari konflik dengan cara menarik diri dari situasi
  • B. Mencapai kemenangan satu pihak atas pihak lain
  • C. Menemukan solusi yang memuaskan semua pihak yang terlibat
  • D. Mencapai kompromi di mana semua pihak sedikit berkorban
C. Menemukan solusi yang memuaskan semua pihak yang terlibat
38.

Kekuasaan yang bersumber dari posisi formal seseorang dalam struktur organisasi disebut…

  • A. Kekuasaan ahli (expert power)
  • B. Kekuasaan rujukan (referent power)
  • C. Kekuasaan legitimasi (legitimate power)
  • D. Kekuasaan koersif (coercive power)
C. Kekuasaan legitimasi (legitimate power)
39.

Pemimpin yang menginspirasi pengikutnya untuk melampaui kepentingan diri sendiri demi tujuan organisasi dan menghasilkan kinerja luar biasa disebut pemimpin…

  • A. Transaksional
  • B. Transformasional
  • C. Laissez-faire
  • D. Otoriter
B. Transformasional
40.

Teori Kontingensi Fiedler menyatakan bahwa efektivitas kepemimpinan ditentukan oleh…

  • A. Sifat bawaan pemimpin yang tidak dapat diubah
  • B. Perilaku pemimpin yang berorientasi tugas semata
  • C. Kesesuaian antara gaya kepemimpinan dan situasi yang dihadapi
  • D. Tingkat pendidikan dan pengalaman pemimpin
C. Kesesuaian antara gaya kepemimpinan dan situasi yang dihadapi
41.

Konsep “Least Preferred Coworker (LPC)” dalam teori Fiedler digunakan untuk…

  • A. Mengidentifikasi karyawan dengan kinerja terendah dalam tim
  • B. Mengukur orientasi gaya kepemimpinan seseorang
  • C. Menentukan tingkat konflik dalam kelompok kerja
  • D. Menilai kualitas hubungan pemimpin-anggota
B. Mengukur orientasi gaya kepemimpinan seseorang
42.

Struktur organisasi yang mengelompokkan pekerjaan berdasarkan fungsi utama, seperti pemasaran, keuangan, dan operasi, disebut struktur…

  • A. Divisional
  • B. Matriks
  • C. Fungsional
  • D. Tim
C. Fungsional
43.

Rentang kendali (span of control) yang lebar dalam struktur organisasi menghasilkan…

  • A. Hierarki yang tinggi dan banyak level manajemen
  • B. Struktur yang lebih datar dengan lebih sedikit level manajemen
  • C. Pengawasan yang lebih ketat terhadap setiap karyawan
  • D. Sentralisasi pengambilan keputusan yang tinggi
B. Struktur yang lebih datar dengan lebih sedikit level manajemen
44.

Budaya organisasi yang kuat ditandai dengan…

  • A. Nilai-nilai inti yang hanya dimiliki oleh manajemen puncak
  • B. Nilai-nilai yang dipegang secara intens dan dianut luas oleh seluruh anggota
  • C. Keberagaman nilai yang tinggi antar departemen
  • D. Aturan formal tertulis yang mendominasi perilaku karyawan
B. Nilai-nilai yang dipegang secara intens dan dianut luas oleh seluruh anggota
45.

Manakah yang merupakan fungsi budaya organisasi bagi para anggotanya?

  • A. Meningkatkan konflik demi mendorong kreativitas
  • B. Memberikan identitas, meningkatkan komitmen, dan sebagai mekanisme kontrol sosial
  • C. Mengurangi kebutuhan akan kepemimpinan formal
  • D. Menghilangkan perbedaan individu dalam organisasi
B. Memberikan identitas, meningkatkan komitmen, dan sebagai mekanisme kontrol sosial
46.

Proses sosialisasi organisasi bertujuan untuk…

  • A. Menyeleksi karyawan berdasarkan kemampuan teknis
  • B. Mengadaptasikan karyawan baru agar memahami dan menerima nilai-nilai organisasi
  • C. Meningkatkan kompensasi karyawan sesuai kinerja
  • D. Menetapkan target kinerja tahunan bagi setiap karyawan
B. Mengadaptasikan karyawan baru agar memahami dan menerima nilai-nilai organisasi
47.

Dimensi budaya nasional Hofstede yang mengukur tingkat kenyamanan suatu masyarakat terhadap ketidakpastian dan ambiguitas disebut…

  • A. Power Distance
  • B. Individualism-Collectivism
  • C. Uncertainty Avoidance
  • D. Long-term Orientation
C. Uncertainty Avoidance
48.

Dalam konteks perilaku organisasi lintas budaya, dimensi “Power Distance” yang tinggi menunjukkan…

  • A. Masyarakat yang menghargai kesetaraan dan menantang otoritas
  • B. Masyarakat yang menerima dan mengharapkan distribusi kekuasaan yang tidak merata
  • C. Preferensi tinggi terhadap kerja tim dibanding pencapaian individu
  • D. Toleransi tinggi terhadap ketidakpastian dalam lingkungan kerja
B. Masyarakat yang menerima dan mengharapkan distribusi kekuasaan yang tidak merata
49.

Kemampuan manajer untuk bekerja secara efektif dalam lingkungan budaya yang berbeda, termasuk kepekaan dan adaptasi budaya, disebut…

  • A. Technical competency
  • B. Emotional intelligence
  • C. Cultural intelligence (CQ)
  • D. Social capital
C. Cultural intelligence (CQ)
50.

Praktik Perilaku Organisasi yang perlu disesuaikan ketika perusahaan beroperasi di negara dengan budaya kolektivis adalah…

  • A. Sistem penghargaan berbasis kinerja individu yang kuat
  • B. Penekanan pada kompetisi antar karyawan secara terbuka
  • C. Penghargaan berbasis kinerja tim dan penguatan harmoni kelompok
  • D. Pemberian otonomi kerja individual yang sangat tinggi
C. Penghargaan berbasis kinerja tim dan penguatan harmoni kelompok

Satu hal yang sering diremehkan mahasiswa adalah kekuatan dari latihan soal yang dilakukan secara konsisten. Mengerjakan soal ujian UT berulang kali bukan berarti Anda menghafal soal, melainkan melatih pola pikir agar lebih tajam.

Gunakan soal UAS UT EKMA4158 Perilaku Organisasi dan kisi-kisi soal UT ini sebagai batu loncatan terakhir menuju hasil terbaik Anda. Persiapan yang matang bukan lahir dari keberuntungan, melainkan dari pilihan untuk tetap belajar bahkan ketika tidak ada yang mengawasi.

Bagikan:

error: Content is protected !!