💜 Selalu gratis

Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir!💜 Selalu gratis

🙌 Ikut Dukung

Soal UAS UT HKUM4404 Teori Perundang-Undangan dan Kunci Jawaban

Soal UAS UT HKUM4404 Teori Perundang-Undangan dan Kunci Jawaban
Soal UT HKUM4404 Teori Perundang-Undangan

HKUM4404 Teori Perundang-Undangan adalah salah satu mata kuliah yang tidak bisa dianggap enteng begitu saja. Ia bukan hanya soal menghafal pasal demi pasal atau mengingat nama undang-undang. Mata kuliah ini mengajak mahasiswa untuk benar-benar memahami bagaimana hukum dibentuk, mengapa sebuah aturan lahir.

Itulah mengapa latihan soal bukan sekadar rutinitas belajar yang bisa dilewatkan begitu saja. Soal UAS UT HKUM4404 Teori Perundang-Undangan adalah alat ukur paling jujur untuk mengetahui mana bagian materi yang sudah benar-benar dipahami dan mana yang masih rapuh. Bank soal UT yang relevan akan membantu Anda membaca pola.

Artikel ini dirancang sebagai teman seperjalanan dalam proses persiapan ujian Anda. Di sini Anda akan menemukan gambaran soal ujian UT, soal latihan UT yang bisa dijadikan tolok ukur kemampuan, serta panduan praktis menghadapi tiga format ujian yang berlaku yaitu Ujian Tatap Muka (UTM), Ujian Online (UO), dan Take Home Exam (THE).

Catatan: Soal-soal ini akan terus diperbarui mengikuti modul terbaru Universitas Terbuka.

Soal UAS UT HKUM4404 Teori Perundang-Undangan

1.

Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia dibentuk berdasarkan perubahan UUD 1945 yang keberapa?

  • A. Perubahan Pertama
  • B. Perubahan Kedua
  • C. Perubahan Keempat
  • D. Perubahan Ketiga
D. Perubahan Ketiga
2.

Hukum acara yang berlaku dalam persidangan Mahkamah Konstitusi bersumber dari…

  • A. Kitab Undang-Undang Hukum Perdata
  • B. Hukum Acara Perdata umum
  • C. UU No. 24 Tahun 2003 tentang Mahkamah Konstitusi
  • D. Peraturan Mahkamah Agung
C. UU No. 24 Tahun 2003 tentang Mahkamah Konstitusi
3.

Fungsi utama Mahkamah Konstitusi dalam sistem ketatanegaraan adalah…

  • A. Menguji undang-undang terhadap Undang-Undang Dasar
  • B. Mengadili perkara perdata antara warga negara
  • C. Menetapkan anggaran negara bersama DPR
  • D. Mengangkat dan memberhentikan hakim agung
A. Menguji undang-undang terhadap Undang-Undang Dasar
4.

Asas yang mewajibkan hakim bersikap tidak memihak dalam persidangan Mahkamah Konstitusi disebut…

  • A. Asas legalitas
  • B. Asas proporsionalitas
  • C. Asas imparsialitas
  • D. Asas subsidiaritas
C. Asas imparsialitas
5.

Dalam hierarki peraturan perundang-undangan Indonesia (UU No. 12 Tahun 2011), urutan yang benar adalah…

  • A. UUD – Tap MPR – UU – PP – Perpres – Perda
  • B. UUD – UU – Tap MPR – PP – Perpres – Perda
  • C. Tap MPR – UUD – UU – PP – Perpres – Perda
  • D. UUD – UU – PP – Perpres – Tap MPR – Perda
A. UUD – Tap MPR – UU – PP – Perpres – Perda
6.

Yang dimaksud dengan Legal Standing dalam pengujian undang-undang adalah…

  • A. Prosedur formal pengajuan gugatan
  • B. Standar pengujian yang digunakan hakim
  • C. Kedudukan hukum suatu peraturan perundang-undangan
  • D. Hak dan kualifikasi pihak untuk mengajukan permohonan
D. Hak dan kualifikasi pihak untuk mengajukan permohonan
7.

Pengujian undang-undang secara formil berkaitan dengan…

  • A. Isi atau materi muatan undang-undang
  • B. Prosedur dan tata cara pembentukan undang-undang
  • C. Kesesuaian undang-undang dengan hukum internasional
  • D. Dampak sosial pemberlakuan undang-undang
B. Prosedur dan tata cara pembentukan undang-undang
8.

Pengujian undang-undang secara materiil bertujuan untuk menilai…

  • A. Apakah pembentuk undang-undang memiliki kewenangan
  • B. Apakah prosedur pengesahan sudah benar
  • C. Apakah undang-undang telah diundangkan dalam Lembaran Negara
  • D. Apakah materi muatan undang-undang bertentangan dengan UUD
D. Apakah materi muatan undang-undang bertentangan dengan UUD
9.

Mahkamah Agung sebagai puncak kekuasaan kehakiman memiliki kewenangan kasasi yang berarti…

  • A. Memeriksa penerapan hukum dari putusan pengadilan bawah
  • B. Memutus perkara dari awal seperti pengadilan tingkat pertama
  • C. Membatalkan seluruh putusan pengadilan tinggi secara otomatis
  • D. Melakukan mediasi antara pihak yang bersengketa
A. Memeriksa penerapan hukum dari putusan pengadilan bawah
10.

Kewenangan Mahkamah Agung dalam bidang peraturan perundang-undangan meliputi…

  • A. Menguji undang-undang terhadap UUD 1945
  • B. Menetapkan peraturan pelaksana atas perintah presiden
  • C. Menguji peraturan di bawah undang-undang terhadap undang-undang
  • D. Membatalkan Peraturan Presiden yang bertentangan dengan UU
C. Menguji peraturan di bawah undang-undang terhadap undang-undang
11.

Hukum Acara Mahkamah Agung diatur secara khusus dalam…

  • A. UU No. 4 Tahun 2004
  • B. UU No. 14 Tahun 1985 beserta perubahannya
  • C. UU No. 3 Tahun 2009
  • D. UU No. 48 Tahun 2009
B. UU No. 14 Tahun 1985 beserta perubahannya
12.

Politik hukum dalam konteks Judicial Review merujuk pada…

  • A. Proses pemilihan hakim agung secara demokratis
  • B. Mekanisme pengawasan DPR terhadap putusan pengadilan
  • C. Kebijakan partai politik mengenai undang-undang
  • D. Arah dan kebijakan hukum yang dijadikan dasar pembentukan peraturan
D. Arah dan kebijakan hukum yang dijadikan dasar pembentukan peraturan
13.

Judicial Review di Indonesia secara eksplisit diatur dalam konstitusi pertama kali melalui perubahan UUD tahun…

  • A. 1999
  • B. 2003
  • C. 2001
  • D. 1945
C. 2001
14.

Perbedaan utama antara Judicial Review oleh MK dan MA terletak pada…

  • A. Lama waktu proses persidangan
  • B. Jumlah hakim yang memeriksa perkara
  • C. Jenis peraturan yang diuji dan tolok ukur pengujiannya
  • D. Kewenangan mengeluarkan surat perintah eksekusi
C. Jenis peraturan yang diuji dan tolok ukur pengujiannya
15.

Objek pengujian peraturan perundang-undangan di Mahkamah Konstitusi adalah…

  • A. Peraturan Daerah yang bertentangan dengan UU
  • B. Undang-undang yang diduga bertentangan dengan UUD 1945
  • C. Peraturan Pemerintah yang bertentangan dengan undang-undang
  • D. Peraturan Presiden yang bertentangan dengan konstitusi
B. Undang-undang yang diduga bertentangan dengan UUD 1945
16.

Objek pengujian oleh Mahkamah Agung adalah…

  • A. Undang-Undang Dasar
  • B. Undang-Undang terhadap UUD
  • C. Tap MPR terhadap UUD
  • D. Peraturan di bawah undang-undang terhadap undang-undang
D. Peraturan di bawah undang-undang terhadap undang-undang
17.

Pengertian objek pengujian peraturan perundang-undangan mencakup…

  • A. Kontrak pemerintah dengan pihak swasta
  • B. Seluruh tindakan pejabat negara yang melanggar hukum
  • C. Peraturan perundang-undangan yang diuji norma atau prosedurnya
  • D. Putusan pengadilan yang dianggap tidak adil
C. Peraturan perundang-undangan yang diuji norma atau prosedurnya
18.

Dalam perspektif pembagian kekuasaan negara, pengujian peraturan perundang-undangan berfungsi sebagai mekanisme…

  • A. Penggabungan kekuasaan legislatif dan yudikatif
  • B. Checks and balances antar lembaga negara
  • C. Pengawasan eksekutif terhadap yudikatif
  • D. Sentralisasi kewenangan pada pemerintah pusat
B. Checks and balances antar lembaga negara
19.

Pemisahan kekuasaan negara (separation of powers) yang dikemukakan Montesquieu membagi kekuasaan menjadi…

  • A. Eksekutif, Legislatif, dan Federatif
  • B. Legislatif, Administratif, dan Yudikatif
  • C. Eksekutif, Konstitutif, dan Yudikatif
  • D. Eksekutif, Legislatif, dan Yudikatif
D. Eksekutif, Legislatif, dan Yudikatif
20.

Perspektif legislatif review dalam pengujian peraturan perundang-undangan berarti…

  • A. Pengujian berfokus pada kesesuaian materi dengan kehendak pembentuk UU
  • B. DPR berwenang membatalkan putusan pengadilan
  • C. Pengujian hanya dilakukan terhadap produk DPR
  • D. Pengujian dilakukan oleh lembaga legislatif itu sendiri
A. Pengujian berfokus pada kesesuaian materi dengan kehendak pembentuk UU
21.

Eksekutif review dalam konteks pengujian peraturan perundang-undangan adalah…

  • A. Pengujian yang dilakukan oleh presiden terhadap putusan MK
  • B. Evaluasi MA terhadap kinerja menteri
  • C. Mekanisme DPR mengoreksi kebijakan presiden
  • D. Pengawasan lembaga eksekutif terhadap peraturan yang dibuatnya sendiri
D. Pengawasan lembaga eksekutif terhadap peraturan yang dibuatnya sendiri
22.

Peraturan Pemerintah sebagai objek pengujian diuji terhadap…

  • A. Peraturan Menteri
  • B. Undang-Undang yang menjadi dasarnya
  • C. UUD 1945
  • D. Peraturan Presiden
B. Undang-Undang yang menjadi dasarnya
23.

Permohonan judicial review di Mahkamah Agung terhadap Peraturan Pemerintah diajukan melalui…

  • A. Gugatan langsung ke Pengadilan Negeri
  • B. Rekomendasi Komisi Yudisial
  • C. Permohonan yang diajukan langsung ke Mahkamah Agung
  • D. Usul dari DPR kepada MA
C. Permohonan yang diajukan langsung ke Mahkamah Agung
24.

Peraturan Presiden dapat diuji apabila bertentangan dengan…

  • A. Peraturan Daerah Provinsi
  • B. Kebijakan DPR RI
  • C. Peraturan Menteri yang lebih teknis
  • D. Undang-Undang yang menjadi landasan hukumnya
D. Undang-Undang yang menjadi landasan hukumnya
25.

Tata cara pengujian Peraturan Presiden pada prinsipnya dilaksanakan oleh…

  • A. Mahkamah Konstitusi
  • B. DPR melalui hak interpelasi
  • C. Mahkamah Agung
  • D. Presiden melalui Sekretaris Negara
C. Mahkamah Agung
26.

Pengujian Peraturan Menteri oleh Mahkamah Agung dilakukan karena Peraturan Menteri berkedudukan sebagai…

  • A. Bagian dari Peraturan Pemerintah
  • B. Peraturan di bawah undang-undang dalam hierarki peraturan perundang-undangan
  • C. Peraturan teknis yang tidak memerlukan dasar hukum undang-undang
  • D. Peraturan yang setara dengan Peraturan Presiden
B. Peraturan di bawah undang-undang dalam hierarki peraturan perundang-undangan
27.

Kewenangan Mahkamah Agung menguji Peraturan Daerah adalah mengujinya terhadap…

  • A. UUD 1945
  • B. Peraturan Presiden
  • C. Peraturan Menteri Dalam Negeri
  • D. Peraturan Pemerintah dan/atau Undang-Undang
D. Peraturan Pemerintah dan/atau Undang-Undang
28.

Syarat utama pemohon dalam pengujian Peraturan Daerah oleh Mahkamah Agung adalah…

  • A. Merupakan anggota DPRD setempat
  • B. Mendapatkan persetujuan gubernur terlebih dahulu
  • C. Memiliki kepentingan hukum yang dirugikan oleh Perda tersebut
  • D. Mengajukan permohonan melalui Pengadilan Tata Usaha Negara
C. Memiliki kepentingan hukum yang dirugikan oleh Perda tersebut
29.

Kapita selekta dalam pengujian peraturan perundang-undangan di MK mencakup kasus yang bersifat…

  • A. Perdata murni antara individu
  • B. Administratif yang bersifat rutin
  • C. Ringan dan tidak memerlukan sidang penuh
  • D. Strategis dan berpengaruh besar terhadap sistem hukum nasional
D. Strategis dan berpengaruh besar terhadap sistem hukum nasional
30.

Salah satu kasus penting pengujian peraturan perundang-undangan di Mahkamah Agung berkaitan dengan…

  • A. Perselisihan hasil pemilihan presiden
  • B. Pembubaran partai politik
  • C. Pengujian Perda yang dianggap diskriminatif terhadap UU
  • D. Pengujian UU terhadap Pancasila
C. Pengujian Perda yang dianggap diskriminatif terhadap UU
31.

Wewenang Mahkamah Konstitusi memutus perselisihan kewenangan antar lembaga negara berlaku untuk lembaga yang kewenangannya diberikan oleh…

  • A. Undang-Undang biasa
  • B. Peraturan Pemerintah
  • C. UUD 1945
  • D. Keppres
C. UUD 1945
32.

Dasar hukum pembentukan Mahkamah Konstitusi terdapat dalam Pasal…

  • A. 23 UUD 1945
  • B. 25 UUD 1945
  • C. 22E UUD 1945
  • D. 24C UUD 1945
D. 24C UUD 1945
33.

Jumlah hakim konstitusi yang ditetapkan oleh UUD 1945 adalah…

  • A. 5 orang
  • B. 9 orang
  • C. 7 orang
  • D. 11 orang
B. 9 orang
34.

Hakim Konstitusi diajukan oleh tiga lembaga, yaitu…

  • A. MPR, DPR, dan Presiden
  • B. DPR, MA, dan KPK
  • C. Presiden, MA, dan KY
  • D. DPR, Presiden, dan MA
D. DPR, Presiden, dan MA
35.

Asas persidangan terbuka untuk umum dalam hukum acara MK bertujuan untuk…

  • A. Menjamin transparansi dan akuntabilitas proses peradilan
  • B. Memperkenankan media massa ikut memutus perkara
  • C. Memberikan kesempatan masyarakat menggantikan posisi hakim
  • D. Memudahkan pencatatan administratif persidangan
A. Menjamin transparansi dan akuntabilitas proses peradilan
36.

Teori yang menyatakan pembentukan undang-undang harus mencerminkan kehendak rakyat disebut teori…

  • A. Positivisme Hukum
  • B. Hukum Kodrat
  • C. Kedaulatan Rakyat
  • D. Utilitarian
C. Kedaulatan Rakyat
37.

Asas “lex superior derogat legi inferiori” berarti…

  • A. Undang-undang yang baru mengalahkan yang lama
  • B. Undang-undang khusus mengalahkan undang-undang umum
  • C. Peraturan yang lebih tinggi mengalahkan peraturan yang lebih rendah
  • D. Peraturan yang lebih rinci mengalahkan peraturan yang lebih umum
C. Peraturan yang lebih tinggi mengalahkan peraturan yang lebih rendah
38.

Kewajiban Mahkamah Konstitusi untuk memutus perkara pengujian undang-undang paling lama adalah…

  • A. 30 hari kerja
  • B. 45 hari kerja
  • C. 60 hari kerja
  • D. 90 hari kerja
D. 90 hari kerja
39.

Dalam Judicial Review, putusan yang menyatakan undang-undang bertentangan dengan UUD disebut putusan…

  • A. Inkonstitusional
  • B. Ultra petita
  • C. Konstitusional bersyarat
  • D. Dismissal
A. Inkonstitusional
40.

Prinsip independensi kekuasaan kehakiman di Indonesia dijamin dalam…

  • A. Pasal 1 ayat (3) UUD 1945
  • B. Pasal 27 ayat (1) UUD 1945
  • C. Pasal 28D UUD 1945
  • D. Pasal 24 ayat (1) UUD 1945
D. Pasal 24 ayat (1) UUD 1945
41.

Permohonan judicial review di Mahkamah Konstitusi yang tidak memenuhi syarat formil akan diputus dengan…

  • A. Putusan provisi yang bersifat sementara
  • B. Ketetapan yang menyatakan permohonan tidak dapat diterima
  • C. Putusan sela yang menunda persidangan
  • D. Putusan bebas
B. Ketetapan yang menyatakan permohonan tidak dapat diterima
42.

Dalam sistem civil law, pengujian konstitusionalitas undang-undang umumnya dilakukan oleh…

  • A. Semua pengadilan di setiap tingkatan
  • B. Presiden melalui hak veto
  • C. Mahkamah Konstitusi atau lembaga sejenis yang bersifat terpusat
  • D. Parlemen sebelum undang-undang disahkan
C. Mahkamah Konstitusi atau lembaga sejenis yang bersifat terpusat
43.

Mekanisme abstract review dalam pengujian undang-undang berarti pengujian dilakukan…

  • A. Hanya terhadap undang-undang yang sudah lama berlaku
  • B. Melalui referendum rakyat
  • C. Setelah ada kasus konkret yang terjadi di masyarakat
  • D. Tanpa menunggu adanya kasus konkret, berdasarkan norma secara abstrak
D. Tanpa menunggu adanya kasus konkret, berdasarkan norma secara abstrak
44.

Prinsip utama dalam pembentukan peraturan perundang-undangan yang baik meliputi asas…

  • A. Pembentukan sepihak oleh eksekutif tanpa konsultasi publik
  • B. Kejelasan tujuan, kelembagaan, dan materi muatan
  • C. Unifikasi total seluruh peraturan
  • D. Pemberlakuan surut untuk semua jenis peraturan
B. Kejelasan tujuan, kelembagaan, dan materi muatan
45.

Mahkamah Agung dapat membatalkan Perda yang…

  • A. Tidak disetujui oleh gubernur setempat
  • B. Dibuat tanpa melibatkan DPRD
  • C. Bertentangan dengan kepentingan umum atau peraturan yang lebih tinggi
  • D. Tidak diterbitkan dalam Lembaran Daerah
C. Bertentangan dengan kepentingan umum atau peraturan yang lebih tinggi
46.

Teori Stufenbau dari Hans Kelsen yang relevan dengan pengujian peraturan perundang-undangan menyatakan bahwa…

  • A. Semua norma hukum memiliki kekuatan yang setara
  • B. Norma hukum tersusun secara berjenjang dan norma yang lebih rendah bersumber dari norma yang lebih tinggi
  • C. Hanya norma dasar (Grundnorm) yang dapat diuji
  • D. Pengujian norma hanya berlaku untuk hukum internasional
B. Norma hukum tersusun secara berjenjang dan norma yang lebih rendah bersumber dari norma yang lebih tinggi
47.

Implikasi putusan Mahkamah Konstitusi yang bersifat erga omnes adalah…

  • A. Putusan hanya mengikat para pihak yang berperkara
  • B. Putusan berlaku mundur sejak sebelum undang-undang dibentuk
  • C. Putusan dapat dianulir oleh DPR melalui legislative review
  • D. Putusan mengikat seluruh warga negara dan lembaga negara
D. Putusan mengikat seluruh warga negara dan lembaga negara
48.

Pengujian peraturan perundang-undangan dalam perspektif negara hukum bertujuan untuk…

  • A. Memperkuat kekuasaan eksekutif
  • B. Memperbanyak jumlah peraturan perundang-undangan
  • C. Menjamin kepastian, keadilan, dan kemanfaatan hukum
  • D. Memberikan kebebasan hakim untuk membuat hukum baru
C. Menjamin kepastian, keadilan, dan kemanfaatan hukum
49.

Mahkamah Konstitusi berwenang memutus pembubaran partai politik berdasarkan permohonan yang diajukan oleh…

  • A. DPR RI
  • B. Komisi Pemilihan Umum
  • C. Mahkamah Agung
  • D. Pemerintah (Presiden)
D. Pemerintah (Presiden)
50.

Asas “lex specialis derogat legi generali” dalam sistem peraturan perundang-undangan berarti…

  • A. Peraturan yang lebih tinggi mengalahkan peraturan yang lebih rendah
  • B. Undang-undang yang baru mengalahkan undang-undang yang lama
  • C. Peraturan yang lebih khusus mengalahkan peraturan yang lebih umum
  • D. Peraturan daerah mengalahkan peraturan pusat dalam urusan lokal
C. Peraturan yang lebih khusus mengalahkan peraturan yang lebih umum

Setiap soal yang Anda kerjakan hari ini adalah tabungan kepercayaan diri untuk hari ujian nanti. Berlatih dengan soal UAS UT HKUM4404 Teori Perundang-Undangan secara rutin bukan berarti Anda mengejar hafalan, melainkan membangun naluri akademik yang tajam.

Perjalanan menguasai kisi-kisi soal UT dan memahami bank soal UT mungkin terasa panjang, tapi setiap langkahnya membentuk sesuatu yang jauh lebih berharga dari sekadar nilai di transkrip. Soal UAS UT HKUM4404 Teori Perundang-Undangan adalah pintu masuk menuju pemahaman hukum yang lebih dalam.

Bagikan

error: Content is protected !!