💜 Selalu gratis

Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir!💜 Selalu gratis

🙌 Ikut Dukung

Soal UAS UT MSIM4303 Rekayasa Perangkat Lunak dan Kunci Jawaban

Soal UAS UT MSIM4303 Rekayasa Perangkat Lunak dan Kunci Jawaban
Soal UT MSIM4303 Rekayasa Perangkat Lunak

Bagi mahasiswa Universitas Terbuka, masa-masa menjelang UAS bukan sekadar soal membuka buku lebih sering. Ada tantangan yang lebih nyata, yaitu bagaimana mengolah tumpukan modul menjadi pemahaman yang benar-benar bisa diaplikasikan saat mengerjakan Soal UAS UT MSIM4303 Rekayasa Perangkat Lunak.

MSIM4303 Rekayasa Perangkat Lunak bukan mata kuliah yang bisa diselesaikan hanya dengan hafalan. Kamu dituntut memahami bagaimana sistem perangkat lunak dirancang secara terstruktur, mulai dari analisis kebutuhan hingga pengujian produk akhir.

Cara paling efektif untuk mengukur seberapa siap kamu sebenarnya adalah dengan rajin mengerjakan Soal Ujian UT dari materi yang sudah dipelajari. Latihan soal melatih kamu membaca pertanyaan dengan cermat, mengatur waktu pengerjaan.

Catatan: Soal-soal ini akan terus diperbarui mengikuti modul terbaru Universitas Terbuka.

Soal UT MSIM4303 Rekayasa Perangkat Lunak

1.

Perangkat lunak didefinisikan sebagai sekumpulan instruksi yang apabila dieksekusi akan menghasilkan fungsi dan unjuk kerja yang diinginkan. Definisi ini merupakan bagian dari pengertian perangkat lunak menurut perspektif…

  • A. Perangkat keras komputer
  • B. Rekayasa perangkat lunak
  • C. Sistem informasi manajemen
  • D. Arsitektur jaringan komputer
Jawaban: B. Rekayasa perangkat lunak.
Dalam konteks rekayasa perangkat lunak, perangkat lunak didefinisikan sebagai instruksi, struktur data, dan dokumen yang memungkinkan komputer menjalankan fungsi dan unjuk kerja yang diinginkan.
2.

Salah satu karakteristik utama yang membedakan perangkat lunak dari perangkat keras adalah perangkat lunak tidak mengalami…

  • A. Keausan fisik akibat pemakaian
  • B. Peningkatan kinerja setelah digunakan
  • C. Pembaruan versi secara otomatis
  • D. Ketergantungan terhadap sistem operasi
Jawaban: A. Keausan fisik akibat pemakaian.
Berbeda dengan perangkat keras yang dapat aus secara fisik, perangkat lunak tidak mengalami keausan fisik meskipun digunakan berulang kali.
3.

Rekayasa perangkat lunak adalah disiplin ilmu yang mencakup semua aspek produksi perangkat lunak, mulai dari tahap awal spesifikasi sistem hingga pemeliharaan. Pengertian ini mencerminkan bahwa rekayasa perangkat lunak bersifat…

  • A. Hanya berfokus pada penulisan kode program
  • B. Terbatas pada fase pengujian dan pemeliharaan
  • C. Mencakup seluruh siklus hidup perangkat lunak
  • D. Hanya berlaku untuk sistem perangkat lunak berskala besar
Jawaban: C. Mencakup seluruh siklus hidup perangkat lunak.
Rekayasa perangkat lunak tidak hanya berfokus pada pemrograman, tetapi meliputi semua aspek dari spesifikasi, pengembangan, validasi, hingga pemeliharaan perangkat lunak.
4.

Proses rekayasa perangkat lunak yang mencakup aktivitas seperti spesifikasi, pengembangan, validasi, dan evolusi dikenal sebagai…

  • A. Manajemen konfigurasi perangkat lunak
  • B. Pengujian perangkat lunak
  • C. Desain arsitektur sistem
  • D. Proses perangkat lunak
Jawaban: D. Proses perangkat lunak.
Proses perangkat lunak adalah serangkaian aktivitas yang berkaitan, yang menghasilkan produk perangkat lunak, mencakup spesifikasi, pengembangan, validasi, dan evolusi.
5.

Dalam proses rekayasa perangkat lunak, aktivitas yang bertujuan untuk memastikan bahwa perangkat lunak yang dikembangkan sesuai dengan kebutuhan pelanggan disebut…

  • A. Verifikasi perangkat lunak
  • B. Validasi perangkat lunak
  • C. Inspeksi perangkat lunak
  • D. Sertifikasi perangkat lunak
Jawaban: B. Validasi perangkat lunak.
Validasi adalah proses memastikan bahwa perangkat lunak memenuhi kebutuhan dan harapan pelanggan, sedangkan verifikasi memastikan bahwa sistem memenuhi spesifikasinya.
6.

Analisis sistem adalah kegiatan yang dilakukan untuk memahami masalah atau kebutuhan yang ingin diselesaikan oleh sistem. Tujuan utama dari analisis sistem dalam rekayasa perangkat lunak adalah…

  • A. Mendefinisikan kebutuhan fungsional dan non-fungsional sistem
  • B. Menulis kode program sesuai algoritma yang ditentukan
  • C. Merancang antarmuka pengguna yang menarik
  • D. Menguji perangkat lunak sebelum diserahkan kepada pengguna
Jawaban: A. Mendefinisikan kebutuhan fungsional dan non-fungsional sistem.
Analisis sistem bertujuan mengidentifikasi dan mendefinisikan kebutuhan sistem, baik fungsional maupun non-fungsional, sebagai dasar pengembangan selanjutnya.
7.

Dokumentasi dalam pengembangan perangkat lunak memiliki peran yang sangat penting. Salah satu manfaat utama dokumentasi perangkat lunak adalah…

  • A. Mempercepat proses kompilasi program
  • B. Mengurangi jumlah baris kode yang ditulis
  • C. Memudahkan pemeliharaan dan pengembangan lebih lanjut
  • D. Meningkatkan kecepatan eksekusi program
Jawaban: C. Memudahkan pemeliharaan dan pengembangan lebih lanjut.
Dokumentasi yang baik memudahkan pengembang lain maupun pengembang yang sama untuk memahami, memelihara, dan mengembangkan perangkat lunak di masa mendatang.
8.

Sebuah perusahaan ingin mengembangkan sistem informasi kepegawaian. Analis sistem mulai dengan mewawancarai pengguna dan mempelajari sistem yang ada saat ini. Kegiatan ini merupakan bagian dari tahap…

  • A. Desain sistem terinci
  • B. Implementasi sistem
  • C. Pengujian penerimaan pengguna
  • D. Pendahuluan analisis sistem
Jawaban: D. Pendahuluan analisis sistem.
Wawancara dengan pengguna dan studi terhadap sistem yang ada merupakan aktivitas awal dalam analisis sistem untuk memahami kebutuhan dan permasalahan yang ada.
9.

Model SDLC yang paling sederhana dan menggambarkan proses pengembangan perangkat lunak secara berurutan dari satu fase ke fase berikutnya adalah model…

  • A. Spiral
  • B. Waterfall
  • C. Incremental
  • D. Prototyping
Jawaban: B. Waterfall.
Model waterfall adalah model SDLC klasik yang menggambarkan proses pengembangan secara linier dan berurutan, di mana setiap fase harus diselesaikan sebelum fase berikutnya dimulai.
10.

Pada model Waterfall, fase yang langsung mendahului fase implementasi (coding) adalah fase…

  • A. Desain sistem
  • B. Pengujian
  • C. Pemeliharaan
  • D. Analisis kebutuhan
Jawaban: A. Desain sistem.
Dalam model Waterfall, urutan fasenya adalah analisis kebutuhan, desain sistem, implementasi (coding), pengujian, dan pemeliharaan. Desain sistem mendahului implementasi secara langsung.
11.

Kelemahan utama model Waterfall yang paling sering dikritik dalam praktik pengembangan perangkat lunak adalah…

  • A. Terlalu banyak iterasi yang memperlambat pengembangan
  • B. Tidak memiliki fase pengujian yang terstruktur
  • C. Sulit mengakomodasi perubahan kebutuhan setelah fase dimulai
  • D. Tidak mendukung pengembangan sistem yang besar dan kompleks
Jawaban: C. Sulit mengakomodasi perubahan kebutuhan setelah fase dimulai.
Model Waterfall bersifat kaku karena setiap fase harus selesai sebelum fase berikutnya dimulai, sehingga perubahan kebutuhan di tengah proyek sulit dan mahal untuk diakomodasi.
12.

Model SDLC yang mengembangkan perangkat lunak dengan cara menghasilkan versi awal yang fungsional kemudian memperbaiki dan menambahkan fitur secara bertahap disebut model…

  • A. Waterfall
  • B. Spiral
  • C. RAD (Rapid Application Development)
  • D. Incremental
Jawaban: D. Incremental.
Model incremental mengembangkan perangkat lunak secara bertahap dalam bentuk increment (penambahan), di mana setiap increment menambahkan fungsionalitas baru pada sistem yang sudah ada.
13.

Rekayasa perangkat lunak untuk pemrograman terstruktur menekankan pada penggunaan struktur kontrol yang jelas dan terorganisir. Prinsip utama yang mendasari pemrograman terstruktur adalah…

  • A. Penggunaan kelas dan objek sebagai unit dasar program
  • B. Pemecahan program menjadi fungsi atau prosedur yang lebih kecil
  • C. Penggunaan pola desain untuk menyelesaikan masalah umum
  • D. Pengelompokan data dan fungsi dalam satu entitas yang disebut modul
Jawaban: B. Pemecahan program menjadi fungsi atau prosedur yang lebih kecil.
Pemrograman terstruktur didasarkan pada dekomposisi program menjadi fungsi atau prosedur yang lebih kecil dan terkelola, menggunakan struktur kontrol berurutan, seleksi, dan perulangan.
14.

Dalam rekayasa perangkat lunak terstruktur, diagram yang digunakan untuk menggambarkan aliran data dari proses ke proses dalam suatu sistem disebut…

  • A. Data Flow Diagram (DFD)
  • B. Entity Relationship Diagram (ERD)
  • C. Class Diagram
  • D. Flowchart
Jawaban: A. Data Flow Diagram (DFD).
DFD adalah alat pemodelan dalam pendekatan terstruktur yang menggambarkan bagaimana data mengalir di antara proses, penyimpanan data, entitas eksternal, dan sistem secara keseluruhan.
15.

Sebuah tim pengembang sedang membuat sistem penjualan. Mereka menggambarkan proses bisnis menggunakan DFD level 0 yang hanya menampilkan satu proses utama. DFD level 0 ini dikenal sebagai…

  • A. Diagram konteks lanjutan
  • B. Diagram dekomposisi fungsional
  • C. Diagram konteks
  • D. Diagram aliran sistem
Jawaban: C. Diagram konteks.
DFD level 0 atau diagram konteks menampilkan sistem sebagai satu proses tunggal yang berinteraksi dengan entitas eksternal, memberikan gambaran besar sistem secara keseluruhan.
16.

Dalam studi kasus rekayasa perangkat lunak terstruktur, teknik yang digunakan untuk memecah modul besar menjadi modul yang lebih kecil secara hierarkis disebut…

  • A. Integrasi bottom-up
  • B. Pemrograman berorientasi aspek
  • C. Refactoring kode
  • D. Dekomposisi fungsional top-down
Jawaban: D. Dekomposisi fungsional top-down.
Dekomposisi fungsional top-down adalah teknik pemrograman terstruktur yang memecah fungsi utama menjadi subfungsi yang lebih kecil secara hierarkis dari atas ke bawah.
17.

Konsep dasar dalam pemrograman berorientasi objek yang memungkinkan sebuah objek mewarisi atribut dan metode dari objek lain disebut…

  • A. Enkapsulasi
  • B. Pewarisan (inheritance)
  • C. Polimorfisme
  • D. Abstraksi
Jawaban: B. Pewarisan (inheritance).
Inheritance atau pewarisan adalah mekanisme dalam OOP di mana sebuah kelas (subclass) dapat mewarisi atribut dan metode dari kelas lain (superclass), mendukung penggunaan kembali kode.
18.

Enkapsulasi dalam pemrograman berorientasi objek berarti…

  • A. Menyembunyikan detail implementasi dan hanya mengekspos antarmuka yang diperlukan
  • B. Kemampuan objek untuk berubah bentuk sesuai konteks penggunaannya
  • C. Proses mewariskan sifat dari kelas induk kepada kelas anak
  • D. Pengelompokan beberapa kelas yang memiliki fungsi serupa dalam satu paket
Jawaban: A. Menyembunyikan detail implementasi dan hanya mengekspos antarmuka yang diperlukan.
Enkapsulasi adalah prinsip OOP yang menyembunyikan detail internal objek dari dunia luar dan hanya memperlihatkan antarmuka yang diperlukan untuk berinteraksi dengan objek tersebut.
19.

Unified Modeling Language (UML) adalah bahasa pemodelan standar yang digunakan dalam rekayasa perangkat lunak berorientasi objek. UML dikembangkan oleh…

  • A. James Rumbaugh saja
  • B. Grady Booch dan Ivar Jacobson
  • C. Grady Booch, Ivar Jacobson, dan James Rumbaugh
  • D. Kent Beck dan Martin Fowler
Jawaban: C. Grady Booch, Ivar Jacobson, dan James Rumbaugh.
UML dikembangkan oleh tiga tokoh yang dikenal sebagai “Three Amigos”, yaitu Grady Booch, Ivar Jacobson, dan James Rumbaugh, yang menggabungkan metode pemodelan mereka masing-masing.
20.

Diagram UML yang digunakan untuk menggambarkan interaksi antara objek berdasarkan urutan waktu dalam sebuah skenario disebut…

  • A. Class diagram
  • B. Use case diagram
  • C. Activity diagram
  • D. Sequence diagram
Jawaban: D. Sequence diagram.
Sequence diagram menggambarkan interaksi antar objek dalam urutan waktu tertentu, menunjukkan pesan yang dikirimkan antar objek dalam suatu skenario atau use case.
21.

Use case diagram dalam UML digunakan untuk menggambarkan…

  • A. Struktur internal kelas dan hubungan antar kelas
  • B. Fungsionalitas sistem dari sudut pandang pengguna
  • C. Urutan pesan yang dikirimkan antar objek
  • D. Perubahan status suatu objek selama siklus hidupnya
Jawaban: B. Fungsionalitas sistem dari sudut pandang pengguna.
Use case diagram menggambarkan fungsionalitas sistem dari perspektif pengguna (aktor), menunjukkan apa yang dapat dilakukan pengguna terhadap sistem tanpa menjelaskan bagaimana sistem melakukannya.
22.

Metodologi Agile dalam rekayasa perangkat lunak pertama kali diformalisasi melalui sebuah dokumen penting yang berisi nilai dan prinsip dasar pengembangan perangkat lunak. Dokumen tersebut adalah…

  • A. Manifesto Agile
  • B. Panduan Scrum
  • C. Kerangka Kerja XP
  • D. Metode DSDM
Jawaban: A. Manifesto Agile.
Manifesto Agile yang diterbitkan pada tahun 2001 oleh sekelompok praktisi perangkat lunak merupakan dokumen yang menetapkan empat nilai dan dua belas prinsip dasar metodologi Agile.
23.

Salah satu nilai utama dalam Manifesto Agile menyatakan bahwa kolaborasi dengan pelanggan lebih diutamakan dibandingkan…

  • A. Pengiriman perangkat lunak yang berfungsi
  • B. Interaksi dan individu
  • C. Negosiasi kontrak
  • D. Mengikuti rencana yang telah ditetapkan
Jawaban: C. Negosiasi kontrak.
Salah satu dari empat nilai Manifesto Agile adalah “kolaborasi dengan pelanggan lebih dari negosiasi kontrak”, yang menekankan pentingnya hubungan kerja sama dengan pelanggan.
24.

Dalam metodologi Scrum, periode waktu tetap yang digunakan untuk menyelesaikan serangkaian pekerjaan disebut…

  • A. Release
  • B. Iteration
  • C. Milestone
  • D. Sprint
Jawaban: D. Sprint.
Sprint adalah periode waktu tetap (biasanya 1 sampai 4 minggu) dalam Scrum di mana tim mengerjakan sejumlah item backlog yang telah dipilih untuk menghasilkan increment produk yang dapat digunakan.
25.

Dalam proyek Agile, sebuah tim menyelesaikan Sprint pertama dan menghasilkan fitur login pengguna. Setelah review dengan pelanggan, pelanggan meminta perubahan alur login. Tim kemudian menyesuaikan backlog untuk Sprint berikutnya. Hal ini mencerminkan prinsip Agile tentang…

  • A. Pengiriman perangkat lunak secara sekuensial
  • B. Kemampuan merespons perubahan kebutuhan
  • C. Penyelesaian proyek tanpa dokumentasi formal
  • D. Eliminasi peran manajer proyek tradisional
Jawaban: B. Kemampuan merespons perubahan kebutuhan.
Salah satu nilai utama Agile adalah “merespons perubahan lebih dari mengikuti rencana”, yang tercermin dari kemampuan tim untuk menyesuaikan pekerjaan berdasarkan umpan balik pelanggan.
26.

Manajemen proyek perangkat lunak adalah proses yang mencakup perencanaan, pemantauan, dan pengendalian proyek pengembangan perangkat lunak. Hal yang membedakan manajemen proyek perangkat lunak dari manajemen proyek pada umumnya adalah…

  • A. Perangkat lunak tidak memerlukan anggaran yang terencana
  • B. Proyek perangkat lunak tidak memiliki batas waktu yang jelas
  • C. Perangkat lunak tidak berwujud sehingga sulit diukur kemajuannya
  • D. Manajemen proyek perangkat lunak tidak memerlukan tim yang besar
Jawaban: C. Perangkat lunak tidak berwujud sehingga sulit diukur kemajuannya.
Salah satu tantangan utama manajemen proyek perangkat lunak adalah sifat intangible (tidak berwujud) dari perangkat lunak, yang membuat pengukuran kemajuan dan pengelolaan proyek lebih kompleks dibandingkan proyek fisik.
27.

Estimasi biaya dan waktu proyek perangkat lunak yang akurat sangat penting. Teknik estimasi yang memecah proyek menjadi tugas-tugas lebih kecil kemudian menjumlahkan estimasi masing-masing disebut…

  • A. Work Breakdown Structure (WBS)
  • B. Critical Path Method (CPM)
  • C. Program Evaluation Review Technique (PERT)
  • D. Function Point Analysis
Jawaban: A. Work Breakdown Structure (WBS).
WBS adalah teknik dekomposisi hierarkis yang memecah deliverable proyek menjadi komponen yang lebih kecil dan terkelola, memudahkan estimasi waktu dan biaya secara keseluruhan.
28.

Perencanaan proyek perangkat lunak mencakup berbagai aktivitas. Aktivitas yang bertujuan mengidentifikasi urutan pekerjaan dan ketergantungan antar tugas dalam sebuah proyek adalah…

  • A. Estimasi anggaran proyek
  • B. Penentuan standar kualitas
  • C. Manajemen risiko proyek
  • D. Penjadwalan proyek
Jawaban: D. Penjadwalan proyek.
Penjadwalan proyek mencakup identifikasi aktivitas, penentuan urutan dan ketergantungan antar aktivitas, serta penetapan waktu mulai dan selesai setiap aktivitas dalam proyek.
29.

Risiko dalam proyek perangkat lunak didefinisikan sebagai kondisi yang berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap tujuan proyek. Proses mengidentifikasi, menganalisis, dan merespons risiko proyek disebut…

  • A. Pengendalian kualitas proyek
  • B. Manajemen risiko proyek
  • C. Audit proyek perangkat lunak
  • D. Pemantauan proyek perangkat lunak
Jawaban: B. Manajemen risiko proyek.
Manajemen risiko proyek adalah proses sistematis untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan merencanakan respons terhadap risiko yang dapat memengaruhi keberhasilan proyek perangkat lunak.
30.

Dalam manajemen risiko, kombinasi antara kemungkinan terjadinya suatu risiko dan dampak yang ditimbulkannya digunakan untuk mengukur…

  • A. Biaya mitigasi risiko
  • B. Jadwal pemantauan risiko
  • C. Tingkat eksposur risiko
  • D. Kategori jenis risiko
Jawaban: C. Tingkat eksposur risiko.
Eksposur risiko (risk exposure) dihitung dengan mengalikan probabilitas terjadinya risiko dengan dampak yang ditimbulkan, digunakan sebagai dasar prioritas penanganan risiko.
31.

Strategi merespons risiko yang dilakukan dengan cara mengambil langkah-langkah untuk mengurangi kemungkinan atau dampak negatif risiko disebut strategi…

  • A. Mitigasi risiko
  • B. Transfer risiko
  • C. Penghindaran risiko
  • D. Penerimaan risiko
Jawaban: A. Mitigasi risiko.
Mitigasi risiko adalah strategi proaktif yang bertujuan mengurangi probabilitas atau dampak negatif dari suatu risiko, berbeda dengan transfer (mengalihkan ke pihak lain) atau penerimaan (menerima konsekuensinya).
32.

Sebuah proyek pengembangan sistem e-commerce mengidentifikasi risiko bahwa anggota tim kunci dapat meninggalkan proyek. Manajer proyek memutuskan untuk mendokumentasikan pengetahuan teknis secara rinci. Strategi ini termasuk dalam…

  • A. Transfer risiko kepada vendor pihak ketiga
  • B. Penghindaran risiko dengan mengubah ruang lingkup
  • C. Penerimaan risiko secara pasif
  • D. Mitigasi risiko untuk mengurangi dampak
Jawaban: D. Mitigasi risiko untuk mengurangi dampak.
Mendokumentasikan pengetahuan teknis adalah langkah mitigasi yang bertujuan mengurangi dampak jika anggota tim kunci meninggalkan proyek, sehingga pengetahuan tidak hilang begitu saja.
33.

Manajemen kualitas perangkat lunak mencakup semua proses dan prosedur yang memastikan perangkat lunak memenuhi standar dan tujuan kualitas yang telah ditetapkan. Aktivitas yang berfokus pada pencegahan cacat sejak awal proses pengembangan disebut…

  • A. Pengendalian kualitas (quality control)
  • B. Jaminan kualitas (quality assurance)
  • C. Pengujian penerimaan pengguna
  • D. Audit kinerja sistem
Jawaban: B. Jaminan kualitas (quality assurance).
Quality assurance (QA) berfokus pada proses pencegahan cacat melalui perbaikan proses pengembangan, sedangkan quality control (QC) berfokus pada identifikasi dan perbaikan cacat setelah produk dibuat.
34.

Software Quality Assurance (SQA) adalah aktivitas terencana dan sistematis yang diterapkan dalam proses perangkat lunak untuk memastikan kualitas. Pernyataan yang paling tepat menggambarkan SQA adalah…

  • A. SQA hanya dilakukan pada fase pengujian akhir sebelum rilis
  • B. SQA adalah kegiatan yang dilakukan oleh penguji perangkat lunak secara mandiri
  • C. SQA diterapkan sepanjang seluruh proses pengembangan perangkat lunak
  • D. SQA hanya memastikan tidak ada bug dalam kode program
Jawaban: C. SQA diterapkan sepanjang seluruh proses pengembangan perangkat lunak.
SQA bukan aktivitas satu kali di akhir proyek, melainkan diterapkan secara menyeluruh mulai dari analisis kebutuhan, desain, implementasi, hingga pemeliharaan perangkat lunak.
35.

Teknik SQA yang melibatkan pemeriksaan kode program secara formal oleh sekelompok pengembang untuk menemukan kesalahan sebelum pengujian dinamis disebut…

  • A. Inspeksi kode (code inspection)
  • B. Pengujian unit (unit testing)
  • C. Pengujian integrasi
  • D. Pengujian beban (load testing)
Jawaban: A. Inspeksi kode (code inspection).
Inspeksi kode adalah teknik tinjauan statis yang melibatkan tim pengembang memeriksa kode secara formal untuk menemukan kesalahan tanpa harus menjalankan program.
36.

Standar kualitas perangkat lunak internasional yang menetapkan kerangka kerja untuk sistem manajemen kualitas organisasi pengembang perangkat lunak adalah…

  • A. IEEE 830
  • B. CMMI Level 5
  • C. PMBoK
  • D. ISO 9001
Jawaban: D. ISO 9001.
ISO 9001 adalah standar internasional untuk sistem manajemen kualitas yang dapat diterapkan di berbagai industri termasuk pengembangan perangkat lunak, menetapkan persyaratan untuk konsistensi dan peningkatan kualitas.
37.

Dalam analisis sistem, teknik pengumpulan kebutuhan yang dilakukan melalui diskusi terstruktur antara analis dan sekelompok pemangku kepentingan secara bersamaan disebut…

  • A. Wawancara individual
  • B. Joint Application Development (JAD)
  • C. Observasi lapangan
  • D. Analisis dokumen
Jawaban: B. Joint Application Development (JAD).
JAD adalah teknik pengumpulan kebutuhan yang mempertemukan semua pemangku kepentingan dalam sesi terstruktur, memungkinkan pengumpulan kebutuhan yang lebih cepat dan konsensus yang lebih mudah dicapai.
38.

Dalam konteks implementasi manajemen risiko perangkat lunak, daftar yang memuat semua risiko yang telah diidentifikasi beserta analisis dan rencana responnya disebut…

  • A. Matriks probabilitas dan dampak
  • B. Rencana manajemen proyek
  • C. Register risiko
  • D. Laporan status proyek
Jawaban: C. Register risiko.
Register risiko (risk register) adalah dokumen yang mencatat semua risiko yang teridentifikasi, termasuk deskripsi, probabilitas, dampak, pemilik risiko, dan rencana respons untuk setiap risiko.
39.

Seorang manajer proyek menggunakan diagram yang menampilkan jadwal proyek dalam bentuk batang horizontal untuk setiap aktivitas beserta durasinya. Diagram tersebut adalah…

  • A. Gantt chart
  • B. Network diagram
  • C. Burndown chart
  • D. Fishbone diagram
Jawaban: A. Gantt chart.
Gantt chart adalah alat penjadwalan proyek yang menampilkan daftar aktivitas beserta durasi dan jadwal pelaksanaannya dalam bentuk diagram batang horizontal, memudahkan visualisasi kemajuan proyek.
40.

Dalam metodologi Agile, pertemuan harian singkat yang dilakukan tim untuk menyelaraskan pekerjaan dan mengidentifikasi hambatan disebut…

  • A. Sprint planning meeting
  • B. Sprint review
  • C. Sprint retrospective
  • D. Daily Scrum (stand-up meeting)
Jawaban: D. Daily Scrum (stand-up meeting).
Daily Scrum adalah pertemuan harian singkat (maksimal 15 menit) dalam Scrum di mana anggota tim berbagi kemajuan, rencana hari ini, dan hambatan yang dihadapi.
41.

Dalam rekayasa perangkat lunak berorientasi objek, hubungan antara dua kelas di mana satu kelas merupakan bagian dari kelas lain disebut hubungan…

  • A. Asosiasi
  • B. Agregasi atau komposisi
  • C. Generalisasi
  • D. Realisasi
Jawaban: B. Agregasi atau komposisi.
Agregasi dan komposisi adalah jenis hubungan “bagian dari” (part-of) antara dua kelas dalam OOP, di mana komposisi memiliki ketergantungan yang lebih kuat dibandingkan agregasi.
42.

Pada model spiral pengembangan perangkat lunak, setiap putaran spiral mencakup empat kuadran aktivitas. Kuadran yang berfokus pada identifikasi dan pengurangan risiko adalah kuadran…

  • A. Perencanaan (planning)
  • B. Rekayasa (engineering)
  • C. Analisis risiko
  • D. Evaluasi pelanggan (customer evaluation)
Jawaban: C. Analisis risiko.
Model spiral memiliki empat kuadran yaitu perencanaan tujuan, analisis risiko, rekayasa dan evaluasi, serta perencanaan iterasi berikutnya. Kuadran analisis risiko secara khusus berfokus pada identifikasi dan penanganan risiko.
43.

Perbandingan antara pendekatan terstruktur dan berorientasi objek menunjukkan perbedaan mendasar. Perbedaan utama keduanya adalah pendekatan terstruktur berfokus pada pemodelan…, sedangkan berorientasi objek berfokus pada pemodelan…

  • A. Proses dan aliran data, sedangkan berorientasi objek pada objek yang memiliki data dan perilaku
  • B. Antarmuka pengguna, sedangkan berorientasi objek pada basis data
  • C. Basis data relasional, sedangkan berorientasi objek pada antarmuka visual
  • D. Kelas dan objek, sedangkan berorientasi objek pada fungsi dan prosedur
Jawaban: A. Proses dan aliran data, sedangkan berorientasi objek pada objek yang memiliki data dan perilaku.
Pendekatan terstruktur menggunakan DFD untuk memodelkan proses dan aliran data, sementara pendekatan berorientasi objek memodelkan sistem sebagai kumpulan objek yang memiliki atribut dan metode.
44.

Extreme Programming (XP) adalah salah satu metode Agile yang menekankan praktik teknis. Praktik XP yang mengharuskan dua programmer bekerja bersama di satu komputer secara bersamaan disebut…

  • A. Continuous integration
  • B. Test-driven development
  • C. Collective code ownership
  • D. Pair programming
Jawaban: D. Pair programming.
Pair programming adalah praktik XP di mana dua pengembang bekerja bersama pada satu workstation, satu sebagai driver yang menulis kode dan satu sebagai navigator yang meninjau secara real-time.
45.

Dalam manajemen proyek perangkat lunak, ukuran yang digunakan untuk mengukur jumlah fungsionalitas yang diberikan perangkat lunak kepada pengguna tanpa mempertimbangkan bahasa pemrograman yang digunakan disebut…

  • A. Lines of Code (LOC)
  • B. Function Point
  • C. Story Point
  • D. Use Case Point
Jawaban: B. Function Point.
Function Point adalah metrik pengukuran ukuran perangkat lunak berdasarkan fungsionalitas yang diberikan kepada pengguna, independen dari bahasa pemrograman atau teknologi yang digunakan dalam pengembangan.
46.

Dalam pengembangan sistem berorientasi objek, diagram UML yang menggambarkan perubahan kondisi suatu objek sebagai respons terhadap event selama siklus hidupnya adalah…

  • A. Component diagram
  • B. Deployment diagram
  • C. State diagram
  • D. Object diagram
Jawaban: C. State diagram.
State diagram (statechart diagram) menggambarkan berbagai kondisi atau status yang dapat dimiliki suatu objek dan transisi antar kondisi tersebut sebagai respons terhadap event yang terjadi.
47.

Dalam manajemen kualitas perangkat lunak, pengujian yang dilakukan oleh pengguna akhir dalam lingkungan nyata untuk memvalidasi bahwa perangkat lunak memenuhi kebutuhan bisnis mereka disebut…

  • A. User Acceptance Testing (UAT)
  • B. System integration testing
  • C. Regression testing
  • D. Performance testing
Jawaban: A. User Acceptance Testing (UAT).
UAT adalah tahap pengujian akhir di mana pengguna akhir memvalidasi bahwa sistem memenuhi kebutuhan bisnis mereka sebelum sistem secara resmi diterima dan digunakan dalam produksi.
48.

Sebuah tim pengembang menggunakan model SDLC yang memungkinkan pengguna melihat dan mengevaluasi versi awal sistem yang belum lengkap sebelum sistem final dikembangkan. Model ini dikenal sebagai…

  • A. Model Waterfall
  • B. Model Incremental
  • C. Model Spiral
  • D. Model Prototyping
Jawaban: D. Model Prototyping.
Model prototyping memungkinkan pengembang membuat versi awal sistem (prototipe) yang dapat dievaluasi oleh pengguna, sehingga kebutuhan dapat diklarifikasi sebelum sistem final dikembangkan.
49.

Perbedaan antara verifikasi dan validasi dalam rekayasa perangkat lunak adalah verifikasi menjawab pertanyaan “Apakah kita membangun produk dengan benar?”, sedangkan validasi menjawab pertanyaan…

  • A. “Apakah produk ini memiliki kualitas yang baik?”
  • B. “Apakah kita membangun produk yang benar?”
  • C. “Apakah produk ini bebas dari kesalahan?”
  • D. “Apakah produk ini sesuai standar industri?”
Jawaban: B. “Apakah kita membangun produk yang benar?”
Verifikasi memastikan sistem dibangun sesuai spesifikasi (“Are we building the product right?”), sementara validasi memastikan sistem memenuhi kebutuhan nyata pengguna (“Are we building the right product?”).
50.

Kemampuan untuk mengukur, mengelola, dan meningkatkan proses pengembangan perangkat lunak secara berkelanjutan merupakan inti dari kerangka kerja pematangan proses yang dikenal sebagai…

  • A. ITIL (Information Technology Infrastructure Library)
  • B. COBIT (Control Objectives for IT)
  • C. CMMI (Capability Maturity Model Integration)
  • D. PRINCE2
Jawaban: C. CMMI (Capability Maturity Model Integration).
CMMI adalah kerangka kerja pematangan proses yang mengukur tingkat kematangan proses pengembangan perangkat lunak suatu organisasi dalam lima level, dari inisial hingga teroptimasi.

Perlu kamu tahu, Soal UO UT atau Ujian Online memiliki format yang berbeda dibanding ujian konvensional. UT sendiri menyelenggarakan beberapa format ujian, mulai dari Ujian Tatap Muka (UTM) yang dilaksanakan langsung di lokasi ujian, Ujian Online (UO).

Semoga persiapanmu menghadapi Soal UAS UT MSIM4303 Rekayasa Perangkat Lunak berjalan lancar dan membuahkan nilai yang membanggakan. Tetap fokus, jaga ritme belajarmu, dan percayai bahwa setiap usaha.

Bagikan

error: Content is protected !!