💜 Selalu gratis

Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir!💜 Selalu gratis

Soal UAS UT MSIM4307 Sistem Pendukung Keputusan dan Kunci Jawaban

Aplikasi Gratis

Soalut.com
★★★★★ 5.0
Gratis
GET IT ON Google Play
Soal UAS UT MSIM4307 Sistem Pendukung Keputusan dan Kunci Jawaban
Soal UT MSIM4307 Sistem Pendukung Keputusan

Nabrak waktu antara kerja, ngurus rumah, dan belajar Sistem Pendukung Keputusan memang bikin kepala muter. Apalagi pas lihat Modul 1 soal managerial decision making dan Modul 5 yang penuh rumus Simple Additive Weighting. Dua topik ini jadi andalan dosen, pasti muncul. Soal UT di halaman ini dirancang fokus ke bagian itu dulu, bukan sebarang latihan. MSIM4307 Sistem Pendukung Keputusan topiknya saling sambung dari konsep manajemen data sampai model analisis.

Modul 2 itu jangan dilewati, soalnya komponen SPK dan proses pengambilan keputusan dipakai terus sampai ujian. Banyak mahasiswa UT yang asal hafal definisi, padahal yang diuji adalah cara kerja antar komponennya. Coba kerjakan soal di bagian itu sambil bayangin kasus nyata. prediksi soal UAS Sains Data juga bisa bantu kamu paham alur logika SPK dari data mentah sampai hasil rekomendasi.

Soal UAS UT di bawah ini langsung menguji tiga lapis: basis data di Modul 3, manajemen model di Modul 4, dan model analisis SAW di Modul 5. prediksi soal UAS UT kami sediakan lengkap kunci jawaban dan pembahasan biar kamu tahu kenapa opsi A lebih tepat dari B. Kerjakan soal berikut secara urut, lalu cek pembahasan kalau ada jawaban yang masih ganjil.

Soal UT MSIM4307 Sistem Pendukung Keputusan

1.

Dalam proses pengambilan keputusan manajerial, tahap dimana manajer mengidentifikasi dan memahami masalah yang terjadi disebut sebagai tahap…

  • A. Intelligence
  • B. Design
  • C. Choice
  • D. Implementation
Jawaban: A
Tahap Intelligence dalam pengambilan keputusan adalah saat manajer menyadari adanya masalah atau peluang yang memerlukan keputusan.
2.

Salah satu karakteristik keputusan terprogram (programmed decision) adalah…

  • A. Bersifat unik dan tidak terstruktur
  • B. Dapat dihadapi dengan aturan atau prosedur baku
  • C. Memerlukan intuisi manajer yang tinggi
  • D. Hanya terjadi pada level manajemen puncak
Jawaban: B
Keputusan terprogram adalah keputusan yang berulang dan rutin, sehingga dapat ditangani dengan prosedur atau aturan yang sudah ditetapkan.
3.

Manajer level menengah biasanya lebih banyak membuat keputusan…

  • A. Strategis dan tidak terstruktur
  • B. Taktis dan semi terstruktur
  • C. Operasional dan terstruktur
  • D. Tidak terprogram dan intuitif
Jawaban: B
Manajer level menengah bertanggung jawab atas keputusan taktis yang bersifat semi terstruktur, menjembatani strategi dan operasional.
4.

Model pengambilan keputusan yang mengasumsikan bahwa manajer memiliki informasi sempurna dan rasionalitas penuh disebut model…

  • A. Klasik
  • B. Administratif
  • C. Inkremental
  • D. Politik
Jawaban: A
Model klasik mengasumsikan pengambil keputusan rasional dengan informasi lengkap dan tujuan yang jelas serta konsisten.
5.

Faktor utama yang membedakan keputusan terstruktur dan tidak terstruktur adalah…

  • A. Jumlah manajer yang terlibat
  • B. Waktu yang tersedia
  • C. Biaya yang dikeluarkan
  • D. Tingkat kejelasan prosedur penyelesaian
Jawaban: D
Keputusan terstruktur memiliki prosedur yang jelas dan baku, sedangkan keputusan tidak terstruktur tidak memiliki prosedur yang pasti.
6.

Dalam kerangka kerja Simon, tahap dimana manajer mengembangkan dan menganalisis alternatif pemecahan masalah disebut tahap…

  • A. Intelligence
  • B. Choice
  • C. Design
  • D. Review
Jawaban: C
Tahap Design adalah proses mencari, mengembangkan, dan menganalisis berbagai alternatif solusi yang mungkin.
7.

Sistem Pendukung Keputusan (SPK) sangat berguna terutama untuk mendukung pengambilan keputusan pada situasi…

  • A. Semi terstruktur
  • B. Terstruktur penuh
  • C. Tidak terstruktur sepenuhnya
  • D. Terprogram
Jawaban: A
SPK dirancang untuk membantu pengambilan keputusan semi terstruktur, dimana sebagian masalah dapat dimodelkan dan sebagian memerlukan penilaian manusia.
8.

Kerangka kerja Gorry dan Scott Morton mengklasifikasikan keputusan berdasarkan dua dimensi, yaitu…

  • A. Tingkat manajemen dan fungsi organisasi
  • B. Struktur masalah dan jenis data
  • C. Waktu dan biaya
  • D. Struktur masalah dan level manajemen
Jawaban: D
Kerangka Gorry dan Scott Morton menggabungkan dimensi struktur masalah (terstruktur hingga tidak terstruktur) dan level manajemen (operasional hingga strategis).
9.

Tujuan utama penerapan Management Support System (MSS) adalah…

  • A. Memberikan dukungan informasi dan model untuk meningkatkan kualitas keputusan
  • B. Menggantikan peran manajer dalam pengambilan keputusan
  • C. Mengotomatiskan semua proses bisnis
  • D. Mengurangi jumlah tenaga kerja
Jawaban: A
MSS bertujuan mendukung, bukan menggantikan, manajer dengan menyediakan informasi dan model analisis untuk memperbaiki keputusan.
10.

Dalam konteks SPK, data yang telah diolah sehingga memiliki makna bagi pengguna disebut…

  • A. Informasi
  • B. Database
  • C. Pengetahuan
  • D. Model
Jawaban: A
Informasi adalah data yang telah diproses dan memiliki konteks serta makna sehingga berguna bagi penerima dalam pengambilan keputusan.
11.

Sistem Pendukung Keputusan (SPK) secara umum didefinisikan sebagai sistem berbasis komputer yang…

  • A. Menggantikan sepenuhnya pengambil keputusan
  • B. Hanya digunakan untuk laporan keuangan
  • C. Membantu manajer dalam memecahkan masalah semi terstruktur
  • D. Berfokus pada pengolahan transaksi harian
Jawaban: C
SPK didefinisikan sebagai sistem interaktif yang membantu pengambil keputusan menggunakan data dan model untuk menyelesaikan masalah semi terstruktur.
12.

Salah satu ciri utama SPK yang membedakannya dari sistem informasi tradisional adalah…

  • A. Hanya menghasilkan output berupa laporan cetak
  • B. Memerlukan programmer untuk setiap perubahan
  • C. Bersifat interaktif dan mudah diubah oleh pengguna
  • D. Tidak menggunakan basis data
Jawaban: C
SPK bersifat interaktif, fleksibel, dan adaptif, memungkinkan pengguna untuk mengubah parameter dan melihat dampaknya dengan cepat.
13.

SPK dapat digunakan oleh manajer pada level organisasi manapun, namun fokus utamanya adalah mendukung…

  • A. Keputusan operasional harian
  • B. Keputusan taktis dan strategis
  • C. Keputusan transaksional
  • D. Keputusan rutin
Jawaban: B
SPK terutama dirancang untuk membantu manajer menengah dan atas dalam membuat keputusan taktis dan strategis yang bersifat semi terstruktur.
14.

Komponen utama SPK yang berfungsi menyimpan dan mengelola data adalah…

  • A. Subsistem manajemen model
  • B. Subsistem antarmuka pengguna
  • C. Subsistem pengetahuan
  • D. Subsistem manajemen basis data
Jawaban: D
Subsistem manajemen basis data (DBMS) bertugas mengelola data yang digunakan dalam proses pengambilan keputusan.
15.

Subsistem dalam SPK yang memungkinkan pengguna berinteraksi dengan sistem disebut…

  • A. Subsistem manajemen model
  • B. Subsistem manajemen data
  • C. Subsistem antarmuka pengguna
  • D. Subsistem basis pengetahuan
Jawaban: C
Subsistem antarmuka pengguna (user interface) adalah jembatan komunikasi antara pengguna dan sistem, memudahkan input dan output.
16.

Model dalam SPK berfungsi untuk…

  • A. Menyimpan data transaksi
  • B. Mengelola keamanan sistem
  • C. Menampilkan laporan grafis
  • D. Menganalisis dan memanipulasi data guna menghasilkan solusi
Jawaban: D
Model dalam SPK adalah representasi matematis atau logis yang digunakan untuk menganalisis data dan mengevaluasi alternatif keputusan.
17.

Salah satu karakteristik pengambilan keputusan yang didukung SPK adalah…

  • A. Menggunakan intuisi murni tanpa data
  • B. Menggabungkan data, model, dan penilaian pengguna
  • C. Mengandalkan satu sumber informasi
  • D. Tidak memerlukan analisis kuantitatif
Jawaban: B
SPK mengintegrasikan data, model analitis, dan penilaian subjektif pengguna untuk menghasilkan keputusan yang lebih baik dan terinformasi.
18.

Komponen sistem pendukung keputusan yang berfungsi sebagai penghubung antara pengguna dengan sistem adalah:

  • A. Subsistem Manajemen Data
  • B. Subsistem Manajemen Model
  • C. Subsistem Antarmuka
  • D. Subsistem Manajemen Pengetahuan
Jawaban: C
Subsistem antarmuka merupakan komponen SPK yang menghubungkan pengguna dengan sistem dan memungkinkan interaksi.
19.

Subsistem manajemen model dalam SPK mencakup komponen utama berupa:

  • A. Basis data
  • B. Basis model dan sistem manajemen basis model
  • C. Antarmuka grafis
  • D. Jaringan komputer
Jawaban: B
Subsistem manajemen model terdiri dari basis model dan sistem manajemen basis model yang mengelola model-model keputusan.
20.

Sistem manajemen basis data (DBMS) merupakan bagian dari subsistem manajemen data dalam SPK yang bertugas untuk:

  • A. Menyusun model matematis
  • B. Menampilkan antarmuka ke pengguna
  • C. Mengelola dan mengorganisir data
  • D. Mengelola pengetahuan pakar
Jawaban: C
DBMS berfungsi untuk mengelola, menyimpan, dan mengorganisir data agar dapat diakses oleh komponen lain dalam SPK.
21.

Dalam konteks pengambilan keputusan, istilah 'keputusan terprogram' merujuk pada:

  • A. Keputusan yang jarang terjadi dan tidak terstruktur
  • B. Keputusan yang dibuat oleh eksekutif puncak
  • C. Keputusan yang memerlukan intuisi tinggi
  • D. Keputusan yang bersifat rutin dan dapat diprediksi
Jawaban: D
Keputusan terprogram adalah keputusan rutin yang bersifat berulang dan dapat diprediksi, sering kali menggunakan prosedur standar.
22.

Tahap pengambilan keputusan menurut Simon yang melibatkan pencarian dan pengumpulan data yang relevan adalah:

  • A. Intelligence
  • B. Design
  • C. Choice
  • D. Implementation
Jawaban: A
Tahap intelligence adalah tahap awal dalam pengambilan keputusan di mana masalah diidentifikasi dan data dikumpulkan.
23.

Faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan dalam konteks SPK meliputi:

  • A. Data, model, dan preferensi pengambil keputusan
  • B. Hanya model matematis
  • C. Hanya data kuantitatif
  • D. Hanya antarmuka sistem
Jawaban: A
Pengambilan keputusan dipengaruhi oleh data yang tersedia, model yang digunakan, dan preferensi dari pengambil keputusan.
24.

Salah satu jenis pengambilan keputusan berdasarkan tingkat strukturisasi adalah keputusan semi-terstruktur, yang dicirikan oleh:

  • A. Semua aspek masalah dapat diprogram
  • B. Sebagian aspek dapat diprogram dan sebagian lainnya tidak
  • C. Tidak ada aspek yang dapat diprogram
  • D. Hanya bergantung pada intuisi
Jawaban: B
Keputusan semi-terstruktur memiliki campuran antara aspek yang dapat diprogram dan aspek yang memerlukan penilaian manusia.
25.

Dalam pengambilan keputusan, konsep 'rasionalitas terbatas' diperkenalkan oleh:

  • A. Henry Mintzberg
  • B. Peter Drucker
  • C. Herbert Simon
  • D. Philip Kotler
Jawaban: C
Herbert Simon memperkenalkan konsep rasionalitas terbatas yang menyatakan bahwa pengambil keputusan memiliki keterbatasan dalam memproses informasi.
26.

Manajemen data dalam SPK bertujuan untuk:

  • A. Menyediakan data yang akurat dan relevan bagi pengambil keputusan
  • B. Mengelola model keputusan
  • C. Mengelola antarmuka pengguna
  • D. Menyusun laporan keuangan
Jawaban: A
Manajemen data bertujuan untuk memastikan data yang digunakan dalam proses pengambilan keputusan akurat, relevan, dan mudah diakses.
27.

Sumber data yang dapat digunakan dalam manajemen data SPK meliputi:

  • A. Hanya data dari laporan tahunan
  • B. Hanya data dari basis data
  • C. Hanya data dari internet
  • D. Data internal dan data eksternal
Jawaban: D
Data dapat berasal dari sumber internal organisasi maupun eksternal seperti pasar, pemerintah, atau riset.
28.

Kualitas data dalam SPK sangat penting karena:

  • A. Semakin banyak data maka semakin baik keputusan
  • B. Data yang berkualitas buruk dapat menghasilkan keputusan yang salah
  • C. Data tidak mempengaruhi keputusan
  • D. Data hanya sebagai pelengkap
Jawaban: B
Kualitas data sangat mempengaruhi hasil keputusan karena data yang buruk dapat menyesatkan proses analisis dan menghasilkan keputusan yang keliru.
29.

Proses membersihkan data dari kesalahan atau inkonsistensi disebut:

  • A. Data cleaning
  • B. Data modeling
  • C. Data mining
  • D. Data entry
Jawaban: A
Data cleaning adalah proses mengidentifikasi dan memperbaiki kesalahan serta inkonsistensi dalam data agar siap digunakan.
30.

Sistem manajemen basis data (DBMS) memiliki fungsi utama untuk:

  • A. Menyusun model keputusan
  • B. Mengelola antarmuka
  • C. Menampilkan grafik
  • D. Menyimpan dan mengelola data secara efisien
Jawaban: D
DBMS berfungsi untuk menyimpan, mengelola, dan menyediakan akses data secara efisien kepada sistem lain.
31.

Dalam konteks SPK, basis data harus diintegrasikan dengan subsistem lain seperti:

  • A. Hanya subsistem model
  • B. Hanya subsistem antarmuka
  • C. Subsistem model dan antarmuka
  • D. Tidak perlu integrasi
Jawaban: C
Basis data dalam SPK harus terintegrasi dengan subsistem model untuk analisis dan dengan subsistem antarmuka untuk penyajian hasil.
32.

Salah satu fitur utama DBMS yang mendukung SPK adalah kemampuan untuk:

  • A. Membuat model regresi
  • B. Mengelola proyek
  • C. Mendesain antarmuka
  • D. Melakukan query data
Jawaban: D
DBMS menyediakan bahasa query seperti SQL yang memungkinkan pengguna mengambil data sesuai kebutuhan untuk analisis keputusan.
33.

Data warehouse dalam SPK digunakan untuk:

  • A. Mengintegrasikan data dari berbagai sumber untuk analisis
  • B. Menyimpan data transaksional harian
  • C. Menyimpan model matematis
  • D. Mengelola antarmuka grafis
Jawaban: A
Data warehouse mengumpulkan dan mengintegrasikan data dari berbagai sumber untuk mendukung analisis dan pelaporan dalam SPK.
34.

Pemrosesan data secara online dalam SPK sering disebut sebagai:

  • A. Batch processing
  • B. Online analytical processing (OLAP)
  • C. Online transaction processing (OLTP)
  • D. Data mining
Jawaban: B
OLAP adalah teknologi yang memungkinkan analisis data multidimensi secara online untuk mendukung pengambilan keputusan.
35.

Dalam Sistem Manajemen Basis Data (SMBD), fungsi utama dari bahasa manipuasi data adalah untuk…

  • A. Melakukan operasi pengambilan dan pengubahan data
  • B. Mengatur hak akses pengguna
  • C. Mendefinisikan struktur tabel
  • D. Mengelola backup dan recovery
Jawaban: A
Bahasa manipuasi data (DML) berfungsi untuk mengambil, menyisipkan, mengubah, dan menghapus data dalam basis data sesuai kebutuhan aplikasi.
36.

Dalam konteks manajemen model SPK, model didefinisikan sebagai…

  • A. Suatu representasi dari situasi nyata yang disederhanakan untuk memudahkan analisis
  • B. Kumpulan data historis yang digunakan untuk prediksi
  • C. Antarmuka antara pengguna dan basis data
  • D. Prosedur tetap yang dijalankan secara otomatis
Jawaban: A
Model adalah representasi sederhana dari realitas yang digunakan untuk memahami, menjelaskan, atau memprediksi perilaku sistem dalam pengambilan keputusan.
37.

Manakah yang termasuk dalam karakteristik utama dari model dalam SPK?

  • A. Bersifat statis dan tidak dapat diubah
  • B. Dapat dimodifikasi, diperbarui, dan digunakan kembali
  • C. Hanya digunakan untuk tujuan akuntansi
  • D. Tidak memerlukan basis data untuk operasinya
Jawaban: B
Model dalam SPK bersifat fleksibel, dapat dimodifikasi, diperbarui, dan digunakan kembali untuk mendukung pengambilan keputusan yang berbeda.
38.

Dalam manajemen model, fungsi utama dari repository model adalah untuk…

  • A. Menyimpan data transaksi harian
  • B. Menghubungkan model dengan internet
  • C. Menjalankan model secara otomatis
  • D. Menyediakan tempat penyimpanan dan pengelolaan berbagai model
Jawaban: D
Repository model berfungsi sebagai tempat penyimpanan terpusat untuk mengelola berbagai model, termasuk katalog, metadata, dan versi model.
39.

Salah satu keunggulan penggunaan model kuantitatif dalam SPK adalah…

  • A. Dapat memberikan solusi pasti tanpa asumsi
  • B. Membantu menganalisis dampak dari berbagai skenario
  • C. Menghilangkan kebutuhan akan data kualitatif
  • D. Menggantikan peran pengambil keputusan sepenuhnya
Jawaban: B
Model kuantitatif memungkinkan analisis skenario 'what-if' untuk melihat dampak perubahan variabel terhadap hasil keputusan.
40.

Dalam manajemen model, proses kalibrasi model bertujuan untuk…

  • A. Menguji keakuratan model dengan data nyata
  • B. Menentukan format penyimpanan model
  • C. Menambahkan parameter baru pada model
  • D. Menghapus model yang tidak terpakai
Jawaban: A
Kalibrasi adalah proses penyesuaian parameter model agar hasilnya sesuai dengan data observasi atau data nyata, meningkatkan akurasi model.
41.

Salah satu komponen utama dalam pembangun manajemen model adalah…

  • A. Model base management system (MBMS)
  • B. Basis data transaksional
  • C. Antarmuka pengguna grafis
  • D. Jaringan komunikasi
Jawaban: A
Model base management system (MBMS) adalah komponen yang mengelola penyimpanan, pemeliharaan, dan eksekusi model dalam SPK.
42.

Fungsi dari perangkat lunak pembangun model dalam SPK adalah…

  • A. Mengelola data transaksi harian
  • B. Menampilkan hasil dalam bentuk grafik
  • C. Memfasilitasi pembuatan dan modifikasi model komputer
  • D. Mengatur koneksi basis data
Jawaban: C
Perangkat lunak pembangun model menyediakan alat untuk merancang, mengembangkan, dan memodifikasi model menggunakan bahasa pemrograman atau alat visual.
43.

Manakah dari berikut yang termasuk dalam contoh perangkat lunak pembangun model?

  • A. Server web
  • B. Sistem manajemen basis data relasional
  • C. Microsoft Excel
  • D. Sistem operasi
Jawaban: C
Microsoft Excel adalah contoh umum perangkat lunak yang dapat digunakan untuk membangun model sederhana karena menyediakan fungsi dan alat analisis.
44.

Dalam pembangun manajemen model, fungsi dari bahasa eksekusi model adalah…

  • A. Menjalankan model sesuai dengan perintah pengguna
  • B. Mengubah struktur basis data
  • C. Menyusun laporan keuangan
  • D. Mengelola jaringan komputer
Jawaban: A
Bahasa eksekusi model memungkinkan pengguna untuk memanggil dan menjalankan model tertentu serta mengendalikan parameter input dan output.
45.

Salah satu tantangan dalam manajemen model adalah…

  • A. Ketersediaan data yang melimpah
  • B. Biaya pengembangan yang rendah
  • C. Konsistensi dan pemeliharaan model yang berubah seiring waktu
  • D. Kemudahan akses oleh semua pengguna
Jawaban: C
Model perlu diperbarui dan dipelihara secara berkala agar tetap relevan, karena perubahan lingkungan bisnis dapat membuat model menjadi usang.
46.

Dalam metode Simple Additive Weighting (SAW), langkah pertama yang dilakukan adalah…

  • A. Menentukan bobot preferensi untuk setiap kriteria
  • B. Mengidentifikasi alternatif dan kriteria
  • C. Menghitung nilai preferensi total
  • D. Menormalisasi matriks keputusan
Jawaban: B
Langkah awal SAW adalah mengidentifikasi alternatif yang akan dievaluasi dan kriteria yang digunakan sebagai dasar penilaian.
47.

Normalisasi matriks keputusan dalam SAW dilakukan untuk…

  • A. Mengubah data kualitatif menjadi kuantitatif
  • B. Menambah jumlah data yang tersedia
  • C. Menghilangkan kriteria yang tidak penting
  • D. Menyesuaikan nilai ke skala yang seragam agar dapat dibandingkan
Jawaban: D
Normalisasi bertujuan mengubah nilai dari berbagai kriteria ke dalam rentang yang sama, biasanya 0 sampai 1, sehingga dapat dijumlahkan secara linear.
48.

Dalam SAW, jika suatu kriteria bersifat benefit, maka nilai normalisasi diperoleh dengan cara…

  • A. Mengalikan nilai dengan bobot
  • B. Membagi nilai maksimum dengan nilai setiap alternatif
  • C. Mengurangkan nilai dari nilai maksimum
  • D. Membagi nilai setiap alternatif dengan nilai maksimum dari kriteria tersebut
Jawaban: D
Untuk kriteria benefit, nilai normalisasi dihitung dengan membagi nilai setiap alternatif dengan nilai tertinggi dari kriteria tersebut, sehingga semakin besar nilai semakin baik.
49.

Setelah matriks keputusan dinormalisasi dalam SAW, langkah selanjutnya adalah…

  • A. Menentukan peringkat alternatif
  • B. Menghitung nilai preferensi dengan mengalikan bobot dengan nilai ternormalisasi
  • C. Mengembalikan data ke bentuk asli
  • D. Menambahkan data baru
Jawaban: B
Setelah normalisasi, nilai ternormalisasi dikalikan dengan bobot masing-masing kriteria untuk mendapatkan nilai preferensi setiap alternatif.
50.

Dalam SAW, nilai preferensi total setiap alternatif dihitung dengan…

  • A. Menjumlahkan semua bobot kriteria
  • B. Membagi nilai ternormalisasi dengan bobot
  • C. Mengalikan semua nilai ternormalisasi
  • D. Menjumlahkan hasil perkalian bobot dengan nilai ternormalisasi untuk semua kriteria
Jawaban: D
Nilai preferensi total adalah penjumlahan dari (bobot x nilai ternormalisasi) untuk semua kriteria, yang menentukan peringkat akhir alternatif.
51.

Dalam metode Weighted Product, proses evaluasi alternatif dilakukan dengan…

  • A. Menjumlahkan bobot dikalikan nilai
  • B. Membagi nilai maksimum dengan nilai minimum
  • C. Mengalikan nilai setiap kriteria dipangkatkan bobot
  • D. Menghitung rata-rata geometrik
Jawaban: C
Weighted Product menggunakan perkalian, bukan penjumlahan; nilai setiap kriteria dipangkatkan dengan bobotnya, kemudian hasilnya dikalikan untuk setiap alternatif.
52.

Dalam metode Weighted Product, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menentukan vektor S. Nilai S dihitung dengan cara mengalikan setiap alternatif dengan bobot yang merupakan pangkat. Jika suatu kriteria bersifat benefit, maka pangkat yang digunakan adalah …

  • A. positif
  • B. negatif
  • C. nol
  • D. satu
Jawaban: A
Pada Weighted Product, untuk kriteria benefit, pangkat yang digunakan adalah positif (biasanya +1), karena semakin tinggi nilai semakin baik. Sedangkan untuk cost, pangkat negatif.
53.

Pada metode Weighted Product, jika terdapat kriteria cost, maka nilai bobot yang digunakan sebagai pangkat adalah …

  • A. positif
  • B. satu
  • C. nol
  • D. negatif
Jawaban: D
Untuk kriteria cost, nilai bobot digunakan sebagai pangkat negatif karena semakin rendah nilai semakin baik.
54.

Pada Weighted Product, setelah vektor S dihitung, langkah selanjutnya adalah menentukan vektor V yang merupakan hasil normalisasi. Rumus untuk menghitung V untuk alternatif ke-i adalah …

  • A. V_i = S_i / (jumlah dari semua S)
  • B. V_i = S_i * bobot
  • C. V_i = (S_i)^2
  • D. V_i = S_i – rata-rata
Jawaban: A
Setelah vektor S diperoleh, vektor V dihitung dengan membagi S_i dengan jumlah seluruh S (normalisasi) sehingga total V sama dengan 1.
55.

Dalam Weighted Product, jika terdapat alternatif A dan B dengan vektor S masing-masing 0,6 dan 0,4, maka nilai vektor V untuk alternatif A adalah …

  • A. 0,4
  • B. 0,6
  • C. 0,5
  • D. 0,3
Jawaban: B
V untuk A adalah 0,6 / (0,6+0,4) = 0,6/1 = 0,6. Jadi nilai V_A = 0,6.
56.

Dalam metode Analytic Hierarchy Process (AHP), matriks perbandingan berpasangan digunakan untuk membandingkan tingkat kepentingan antar kriteria. Skala yang digunakan biasanya berkisar antara …

  • A. 0 sampai 10
  • B. 1 sampai 9
  • C. 1 sampai 100
  • D. -1 sampai 1
Jawaban: B
AHP menggunakan skala 1 sampai 9 untuk menunjukkan tingkat kepentingan relatif, di mana 1 berarti sama penting dan 9 berarti sangat penting.
57.

Pada AHP, setelah matriks perbandingan berpasangan dibuat, langkah selanjutnya adalah menghitung bobot prioritas. Salah satu cara yang umum adalah dengan …

  • A. modus
  • B. rata-rata aritmetik
  • C. median
  • D. rata-rata geometrik
Jawaban: D
Bobot prioritas dalam AHP sering dihitung menggunakan rata-rata geometrik dari baris matriks yang telah dinormalisasi.
58.

Dalam AHP, rasio konsistensi (CR) digunakan untuk mengukur konsistensi penilaian. Jika CR lebih kecil dari … maka penilaian dianggap konsisten.

  • A. 0,01
  • B. 0,5
  • C. 0,1
  • D. 1
Jawaban: C
Nilai CR harus kurang dari 0,1 (10%) agar penilaian dianggap konsisten. Jika lebih, perlu dilakukan revisi.
59.

Salah satu komponen utama dalam AHP adalah eigenvector yang digunakan untuk menentukan bobot. Eigenvector diperoleh dari …

  • A. matriks korelasi
  • B. matriks identitas
  • C. matriks transpos
  • D. matriks perbandingan berpasangan
Jawaban: D
Eigenvector dihitung dari matriks perbandingan berpasangan untuk mendapatkan bobot prioritas dari setiap kriteria atau alternatif.
60.

Pada AHP, jika matriks perbandingan memiliki nilai konsistensi yang tinggi, maka CR akan …

  • A. besar
  • B. kecil
  • C. nol
  • D. tidak berubah
Jawaban: B
Semakin konsisten penilaian, semakin kecil CR. CR yang kecil menunjukkan konsistensi yang baik.
61.

Konsep dasar pengembangan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) menekankan bahwa SPK dikembangkan untuk mendukung pengambilan keputusan, bukan untuk menggantikan …

  • A. sistem informasi
  • B. manajer
  • C. pengambil keputusan
  • D. database
Jawaban: C
SPK bertujuan mendukung, bukan menggantikan, pengambil keputusan dalam proses pengambilan keputusan.
62.

Salah satu karakteristik pengembangan SPK adalah pendekatan iteratif. Hal ini berarti pengembangan dilakukan secara …

  • A. sekali jadi
  • B. linear
  • C. berulang
  • D. acak
Jawaban: C
Pendekatan iteratif memungkinkan pengembangan SPK dilakukan secara berulang dengan perbaikan bertahap berdasarkan umpan balik pengguna.
63.

Dalam pengembangan SPK, partisipasi pengguna sangat penting karena …

  • A. pengguna memahami kebutuhan dan konteks keputusan
  • B. pengguna adalah programmer
  • C. pengguna menyediakan dana
  • D. pengguna menginstal sistem
Jawaban: A
Partisipasi pengguna memastikan sistem sesuai dengan kebutuhan nyata dan konteks pengambilan keputusan.
64.

Salah satu faktor yang membedakan SPK dari sistem informasi tradisional adalah fokus pada …

  • A. pengolahan data masal
  • B. transaksi harian
  • C. pemrosesan batch
  • D. keputusan semi-terstruktur
Jawaban: D
SPK dirancang untuk mendukung keputusan semi-terstruktur yang memerlukan kombinasi data dan model, bukan hanya transaksi rutin.
65.

Proses pengembangan SPK dimulai dengan tahap …

  • A. implementasi
  • B. perencanaan
  • C. evaluasi
  • D. pemeliharaan
Jawaban: B
Tahap awal dalam pengembangan SPK adalah perencanaan yang mencakup identifikasi masalah dan kebutuhan.
66.

Pada tahap analisis dalam proses pengembangan SPK, kegiatan utama yang dilakukan adalah …

  • A. mengidentifikasi kebutuhan pengguna dan data
  • B. membuat kode program
  • C. menguji sistem
  • D. memasang perangkat keras
Jawaban: A
Tahap analisis berfokus pada pemahaman kebutuhan pengguna, data, dan model yang diperlukan.
67.

Setelah tahap desain dalam pengembangan SPK, langkah selanjutnya adalah …

  • A. analisis
  • B. perencanaan
  • C. implementasi
  • D. evaluasi
Jawaban: C
Tahap implementasi dilakukan setelah desain selesai, yaitu menerjemahkan desain ke dalam sistem yang berfungsi.
68.

Salah satu output dari proses pengembangan SPK adalah prototype. Prototype digunakan untuk …

  • A. mendapatkan umpan balik awal dari pengguna
  • B. dokumentasi akhir
  • C. pengganti sistem final
  • D. pelatihan massal
Jawaban: A
Prototype memungkinkan pengguna mencoba sistem awal dan memberikan masukan untuk perbaikan sebelum sistem final dikembangkan.
69.

Dalam konteks Sistem Pendukung Keputusan, apa yang dimaksud dengan SPK Generator?

  • A. Suatu paket perangkat lunak yang menyediakan kemampuan untuk membangun SPK dengan cepat dan mudah
  • B. Perangkat keras yang digunakan untuk menjalankan sistem
  • C. Model matematika yang digunakan untuk menganalisis data
  • D. Basis data yang menyimpan semua informasi organisasi
Jawaban: A
SPK Generator adalah paket perangkat lunak yang dirancang untuk memungkinkan pengembangan SPK secara cepat dan mudah, berbeda dari perangkat keras atau model spesifik.
70.

Salah satu keuntungan utama menggunakan SPK Generator dalam pengembangan sistem adalah…

  • A. Dapat mengurangi waktu dan upaya yang diperlukan untuk membangun SPK dari awal
  • B. Membutuhkan waktu pengembangan yang lama
  • C. Memerlukan biaya yang sangat tinggi
  • D. Hanya dapat digunakan oleh programmer ahli
Jawaban: A
SPK Generator memungkinkan pengembang untuk membangun SPK dengan lebih efisien, mengurangi waktu dan upaya dibandingkan membangun dari nol.
71.

SPK Generator biasanya menyediakan fitur seperti manajemen data, model, dan antarmuka. Komponen mana yang paling penting untuk memudahkan pengguna non-teknis?

  • A. Manajemen data yang kompleks
  • B. Dokumentasi teknis yang panjang
  • C. Model analisis yang rumit
  • D. Antarmuka pengguna yang intuitif
Jawaban: D
Antarmuka pengguna yang intuitif sangat penting bagi pengguna non-teknis untuk berinteraksi dengan SPK tanpa perlu pengetahuan pemrograman mendalam.
72.

Dalam proses pengembangan SPK menggunakan generator, langkah awal yang biasanya dilakukan adalah…

  • A. Mendefinisikan kebutuhan sistem dan data
  • B. Menentukan model analisis
  • C. Mendesain antarmuka pengguna
  • D. Menguji sistem secara keseluruhan
Jawaban: A
Langkah awal dalam pengembangan SPK adalah mendefinisikan kebutuhan sistem dan data untuk memastikan generator dapat dikonfigurasi dengan tepat.
73.

Apa yang dimaksud dengan antarmuka pemakai dalam konteks Sistem Pendukung Keputusan?

  • A. Bagian sistem yang mengelola data
  • B. Model matematika yang digunakan untuk perhitungan
  • C. Bagian sistem yang menghubungkan pengguna dengan sistem melalui dialog dan interaksi
  • D. Basis data yang menyimpan aturan keputusan
Jawaban: C
Antarmuka pemakai adalah komponen yang memungkinkan interaksi antara pengguna dan sistem, termasuk dialog dan presentasi informasi.
74.

Fungsi utama dari antarmuka pemakai dalam SPK adalah untuk…

  • A. Memfasilitasi komunikasi antara pengguna dan sistem
  • B. Menyediakan akses ke model analisis
  • C. Memproses data secara otomatis
  • D. Menyimpan semua keputusan yang dibuat
Jawaban: A
Antarmuka pemakai berfungsi sebagai jembatan komunikasi antara pengguna dan sistem, memudahkan input dan output informasi.
75.

Dalam desain antarmuka pemakai SPK, prinsip konsistensi berarti…

  • A. Semua tombol harus berwarna sama
  • B. Setiap halaman harus memiliki tata letak yang berbeda
  • C. Hanya satu jenis font yang boleh digunakan
  • D. Elemen antarmuka harus seragam di seluruh sistem untuk mengurangi kebingungan
Jawaban: D
Konsistensi dalam antarmuka memastikan elemen seperti tombol dan menu seragam, sehingga pengguna mudah beradaptasi dan tidak bingung.
76.

Salah satu tantangan dalam merancang antarmuka pemakai SPK adalah…

  • A. Memastikan sistem berjalan lambat
  • B. Menyeimbangkan antara kemudahan penggunaan dengan fungsionalitas yang kompleks
  • C. Mengurangi jumlah data yang ditampilkan
  • D. Menghilangkan semua grafik
Jawaban: B
Tantangan utama adalah menciptakan antarmuka yang mudah digunakan namun tetap mampu menangani fungsionalitas SPK yang kompleks.
77.

Apa yang membedakan Graphical User Interface (GUI) dari antarmuka berbasis teks dalam SPK?

  • A. GUI hanya menggunakan teks
  • B. GUI menggunakan elemen visual seperti ikon, jendela, dan menu untuk interaksi
  • C. GUI tidak memerlukan mouse
  • D. GUI hanya berjalan pada sistem operasi tertentu
Jawaban: B
GUI menggunakan elemen visual seperti ikon dan jendela untuk memudahkan interaksi, berbeda dengan antarmuka teks yang hanya menggunakan perintah teks.
78.

Keuntungan utama dari GUI dalam SPK adalah…

  • A. Hanya cocok untuk pengguna ahli
  • B. Membutuhkan lebih banyak memori
  • C. Mempermudah pengguna dalam berinteraksi dengan sistem melalui representasi visual
  • D. Mengurangi kecepatan pemrosesan
Jawaban: C
GUI memudahkan pengguna dengan representasi visual yang intuitif, sehingga interaksi menjadi lebih mudah dan efisien.
79.

Dalam merancang GUI untuk SPK, prinsip 'visibility' berarti…

  • A. Semua fungsi harus tersembunyi
  • B. Hanya teks yang boleh ditampilkan
  • C. Pengguna harus dapat dengan mudah melihat dan mengakses fungsi yang tersedia
  • D. Warna harus monoton
Jawaban: C
Visibility memastikan bahwa fungsi dan opsi terlihat jelas, sehingga pengguna dapat menemukan dan menggunakannya tanpa kesulitan.
80.

Salah satu komponen umum dalam GUI SPK adalah ikon. Fungsi ikon adalah untuk…

  • A. Menampilkan teks panjang
  • B. Menyediakan representasi visual dari perintah atau fungsi
  • C. Menggantikan semua menu
  • D. Memperlambat sistem
Jawaban: B
Ikon adalah representasi visual yang memudahkan pengguna mengenali dan mengakses perintah atau fungsi dengan cepat.
81.

Dalam konteks SPK, apa yang dimaksud dengan multimedia?

  • A. Penggunaan satu jenis media seperti teks saja
  • B. Hanya penggunaan video
  • C. Integrasi berbagai jenis media seperti teks, audio, video, dan grafik dalam satu aplikasi
  • D. Penggunaan audio tanpa visual
Jawaban: C
Multimedia mengintegrasikan berbagai media seperti teks, audio, dan video untuk memperkaya presentasi informasi dalam SPK.
82.

Hypermedia dalam SPK memungkinkan pengguna untuk…

  • A. Melihat informasi secara linear
  • B. Menavigasi informasi melalui tautan yang menghubungkan berbagai elemen multimedia
  • C. Hanya membaca teks
  • D. Mengakses data tanpa tautan
Jawaban: B
Hypermedia menyediakan tautan yang memungkinkan navigasi non-linear antar elemen multimedia, memberikan fleksibilitas dalam menjelajahi informasi.
83.

Natural Language Processing (NLP) dalam antarmuka SPK berguna untuk…

  • A. Mengubah semua perintah menjadi grafik
  • B. Hanya bekerja dengan bahasa pemrograman
  • C. Menghilangkan kebutuhan akan teks
  • D. Memungkinkan pengguna berinteraksi dengan sistem menggunakan bahasa alami seperti Inggris atau Indonesia
Jawaban: D
NLP memungkinkan pengguna memberikan perintah dalam bahasa alami, sehingga interaksi lebih intuitif dan mudah tanpa perlu mempelajari sintaks khusus.
84.

Salah satu manfaat penggunaan NLP dalam SPK adalah…

  • A. Meningkatkan kompleksitas sistem
  • B. Membuat sistem hanya dapat digunakan oleh ahli bahasa
  • C. Mengurangi akurasi sistem
  • D. Memudahkan pengguna yang tidak terbiasa dengan perintah teknis untuk berkomunikasi dengan sistem
Jawaban: D
NLP memudahkan pengguna non-teknis untuk berinteraksi dengan SPK menggunakan bahasa sehari-hari, sehingga mengurangi hambatan penggunaan.
85.

Apa yang dimaksud dengan Executive Information System (EIS)?

  • A. Sistem yang dirancang untuk mendukung pengambilan keputusan pada level operasional
  • B. Sistem yang dirancang untuk menyediakan informasi eksekutif dalam mendukung perencanaan strategis
  • C. Sistem yang digunakan untuk mengelola transaksi harian perusahaan
  • D. Sistem yang berfokus pada pemrosesan data rekam medis
Jawaban: B
EIS adalah sistem yang menyediakan informasi eksternal dan internal bagi eksekutif untuk perencanaan strategis.
86.

Salah satu tujuan utama EIS adalah untuk meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan eksekutif. Manakah dari berikut ini yang merupakan tujuan EIS?

  • A. Mengotomatiskan proses produksi
  • B. Menyediakan akses mudah ke data yang relevan dan terkini
  • C. Menggantikan peran manajer dalam pengambilan keputusan
  • D. Mengelola anggaran keuangan perusahaan
Jawaban: B
EIS bertujuan menyediakan akses cepat ke data penting bagi eksekutif untuk mendukung keputusan.
87.

Komponen utama dalam EIS yang berfungsi sebagai antarmuka pengguna adalah…

  • A. Basis data
  • B. Model analisis
  • C. Presenter informasi
  • D. Jaringan komunikasi
Jawaban: C
Presenter informasi adalah komponen yang menyajikan data secara visual dan interaktif kepada eksekutif.
88.

EIS biasanya digunakan oleh para eksekutif untuk memantau kinerja organisasi. Manakah di bawah ini yang termasuk contoh penggunaan EIS?

  • A. Mencatat pesanan pelanggan
  • B. Mengatur jadwal produksi
  • C. Menghitung gaji karyawan
  • D. Melihat laporan penjualan bulanan dalam bentuk dashboard
Jawaban: D
EIS digunakan untuk memantau kinerja, misalnya melalui dashboard laporan penjualan.
89.

Karakteristik utama dari EIS adalah kemampuannya untuk menyajikan informasi secara ringkas dan mudah dipahami. Manakah yang bukan merupakan karakteristik EIS?

  • A. Menyediakan informasi drill-down
  • B. Berfokus pada data eksternal
  • C. Mendukung analisis tren
  • D. Digunakan oleh manajer level bawah
Jawaban: D
EIS dirancang untuk eksekutif dan manajer puncak, bukan manajer level bawah.
90.

Dalam model EIS, informasi yang disajikan biasanya berasal dari sumber internal dan eksternal. Contoh data eksternal dalam EIS adalah…

  • A. Data inventaris gudang
  • B. Data kondisi ekonomi makro
  • C. Data laporan keuangan internal
  • D. Data absensi karyawan
Jawaban: B
Data eksternal seperti kondisi ekonomi makro membantu eksekutif dalam perencanaan strategis.
91.

Fitur yang memungkinkan eksekutif untuk menelusuri data secara lebih detail dari ringkasan ke level rinci disebut…

  • A. Filter data
  • B. Agregasi data
  • C. Sortir data
  • D. Drill-down
Jawaban: D
Drill-down adalah fitur yang memungkinkan pengguna menelusuri dari ringkasan ke data lebih rinci.
92.

Salah satu tantangan dalam pengembangan EIS adalah kebutuhan akan data yang akurat dan tepat waktu. Dampak dari data yang tidak akurat dalam EIS adalah…

  • A. Meningkatkan kecepatan akses
  • B. Menambah jumlah pengguna sistem
  • C. Mempermudah analisis data
  • D. Mengurangi kepercayaan eksekutif terhadap sistem
Jawaban: D
Data tidak akurat mengurangi kepercayaan eksekutif dan menghambat pengambilan keputusan.
93.

Apa yang dimaksud dengan Organizational Decision Support System (ODSS)?

  • A. Sistem yang mendukung pengambilan keputusan individu dalam organisasi
  • B. Sistem yang hanya digunakan oleh manajer puncak
  • C. Sistem yang mendukung pengambilan keputusan kelompok dan koordinasi antar unit dalam organisasi
  • D. Sistem yang fokus pada pengelolaan data transaksional
Jawaban: C
ODSS mendukung keputusan kelompok dan koordinasi antar unit organisasi, tidak hanya individu.
94.

Perbedaan utama antara SPK individu dan ODSS terletak pada…

  • A. Fokus pada tugas individu versus tugas organisasi dan kolaborasi
  • B. Jenis perangkat keras yang digunakan
  • C. Biaya implementasi yang lebih murah
  • D. Penggunaan basis data yang sama
Jawaban: A
SPK individu fokus pada tugas individu, sedangkan ODSS pada kolaborasi dan koordinasi organisasi.
95.

Komponen penting dalam ODSS yang memungkinkan komunikasi antar pengguna adalah…

  • A. Jaringan komunikasi
  • B. Antarmuka pengguna
  • C. Basis data
  • D. Model analisis
Jawaban: A
Jaringan komunikasi memungkinkan pertukaran informasi dan koordinasi antar pengguna dalam ODSS.
96.

ODSS sering digunakan dalam situasi pengambilan keputusan yang melibatkan banyak pihak. Contoh penerapan ODSS adalah…

  • A. Sistem perencanaan produksi harian di pabrik
  • B. Sistem penjadwalan rapat eksekutif
  • C. Sistem pendukung keputusan untuk alokasi sumber daya antar departemen
  • D. Sistem penggajian karyawan
Jawaban: C
ODSS digunakan untuk keputusan yang melibatkan banyak unit, seperti alokasi sumber daya antar departemen.
97.

Kerangka kerja ODSS mencakup tiga level utama, yaitu level strategis, taktis, dan operasional. Level strategis dalam ODSS berfokus pada…

  • A. Keputusan harian dan rutin
  • B. Keputusan jangka panjang dan kebijakan organisasi
  • C. Keputusan taktis jangka menengah
  • D. Keputusan teknis di lapangan
Jawaban: B
Level strategis berfokus pada keputusan jangka panjang dan kebijakan organisasi secara keseluruhan.
98.

Salah satu tantangan dalam penerapan ODSS adalah resistensi dari anggota organisasi. Penyebab utama resistensi tersebut adalah…

  • A. Kurangnya dana untuk implementasi
  • B. Ketersediaan data yang terlalu banyak
  • C. Perubahan dalam alur kerja dan kekuasaan yang sudah ada
  • D. Kecepatan sistem yang lambat
Jawaban: C
Resistensi sering muncul karena ODSS mengubah alur kerja dan distribusi kekuasaan dalam organisasi.
99.

Dalam konteks ODSS, teknologi yang mendukung kolaborasi antar pengguna tanpa terbatas ruang dan waktu disebut…

  • A. Groupware
  • B. Database management system
  • C. Decision tree
  • D. Data warehouse
Jawaban: A
Groupware adalah teknologi yang memfasilitasi kolaborasi tim tanpa batasan geografis atau waktu.
100.

Keberhasilan implementasi ODSS sangat bergantung pada dukungan manajemen puncak. Alasan utama mengapa dukungan tersebut penting adalah…

  • A. Manajemen puncak mendorong perubahan budaya organisasi dan penggunaan sistem secara luas
  • B. Manajemen puncak menyediakan dana yang cukup
  • C. Manajemen puncak memiliki akses ke data internal
  • D. Manajemen puncak dapat menggantikan peran analis sistem
Jawaban: A
Dukungan manajemen puncak penting untuk mendorong adopsi sistem dan perubahan budaya organisasi.

Buat yang belajar MSIM4307 Sistem Pendukung Keputusan, bagian model analisis di Modul 5 itu yang paling sering bikin orang mikir ulang. Weighted Product dan AHP kelihatannya mirip dalam perhitungan, padahal cara menangani bobotnya beda tipis. Banyak yang terkecoh pas UAS karena tidak siap bedain kapan pakai normalisasi dan kapan tidak. Urusan manajemen model di Modul 4 juga sering jadi jebakan karena lebih konseptual.

Soal UJian UT untuk matkul ini biasanya meminta kamu menalar mana teknik yang cocok untuk situasi organisasi, bukan sekedar hitung SAW. Bagian ODSS di Modul 9 dan karakteristik EIS di Modul 8 sering muncul sebagai soal UO yang menghubungkan teori dengan studi kasus. Kalau kamu sudah ngerti beda EIS dan SPK biasanya, sisanya lebih ke logika aplikasi. Pelan-pelan aja baca soalnya, jangan buru-buru, ada Soal UAS UT lain yang bisa kamu coba.

Bagikan

error: Content is protected !!