Soalut.com gratis berkat dukungan kamu. Bantu kami tetap online.❤ Gratis selamanya

Donasi sekarang

Soal UAS UT MSIM4316 Administrasi Jaringan dan Kunci Jawaban

Aplikasi Resmi

Soalut.com — Soal Ujian UT

★★★★★ · Gratis · 9 MB · Android
Unduh
Soal UAS UT MSIM4316 Administrasi Jaringan dan Kunci Jawaban
Soal UT MSIM4316 Administrasi Jaringan

UAS di Universitas Terbuka bukan sekadar formalitas akademik. Banyak mahasiswa yang justru merasa kewalahan bukan karena tidak belajar. Modul yang tebal, materi yang padat, dan waktu yang terbatas membuat persiapan Soal UAS UT MSIM4316 Administrasi Jaringan terasa seperti pekerjaan besar yang butuh strategi jelas.

Mata kuliah MSIM4316 Administrasi Jaringan punya cakupan yang cukup luas. Kamu akan belajar bagaimana sistem jaringan dikelola, dikonfigurasi, dan dijaga stabilitasnya. Kemampuan ini bukan hanya relevan untuk ujian, tapi juga untuk dunia kerja nyata.

Di sinilah latihan Soal Ujian UT memainkan peran penting. Mengerjakan Soal UAS UT secara rutin membantu kamu mengenali pola soal yang sering muncul, membiasakan diri dengan tekanan waktu, dan menutup celah materi yang mungkin belum kamu kuasai..

Catatan: Soal-soal ini akan terus diperbarui mengikuti modul terbaru Universitas Terbuka.

Soal UT MSIM4316 Administrasi Jaringan

1.

Dalam konteks jaringan enterprise, komponen yang berfungsi sebagai titik pusat penghubung antara jaringan lokal dengan jaringan eksternal seperti internet adalah…

  • A. Access switch
  • B. Core router
  • C. Distribution switch
  • D. Wireless access point
Jawaban: B. Core router.
Core router berada pada lapisan inti (core layer) jaringan enterprise dan berfungsi menghubungkan jaringan lokal dengan jaringan eksternal, termasuk internet, serta mengatur lalu lintas data antar segmen jaringan besar.
2.

Arsitektur jaringan enterprise umumnya terdiri dari tiga lapisan hierarkis. Lapisan yang bertanggung jawab langsung menghubungkan perangkat pengguna akhir ke jaringan adalah…

  • A. Access layer
  • B. Core layer
  • C. Distribution layer
  • D. Transport layer
Jawaban: A. Access layer.
Access layer merupakan lapisan terbawah dalam hierarki jaringan enterprise yang berfungsi sebagai titik masuk bagi perangkat pengguna akhir seperti komputer, printer, dan telepon IP untuk terhubung ke jaringan.
3.

Kelas alamat IP yang digunakan untuk keperluan multicast adalah…

  • A. Kelas A
  • B. Kelas B
  • C. Kelas D
  • D. Kelas E
Jawaban: C. Kelas D.
Kelas D dengan rentang alamat 224.0.0.0 hingga 239.255.255.255 diperuntukkan bagi komunikasi multicast, yaitu pengiriman paket data ke sekelompok host tertentu secara bersamaan.
4.

Subnet mask 255.255.255.0 dalam notasi CIDR ditulis sebagai…

  • A. /22
  • B. /26
  • C. /20
  • D. /24
Jawaban: D. /24.
Subnet mask 255.255.255.0 memiliki 24 bit bernilai 1 (tiga oktet penuh), sehingga dalam notasi CIDR ditulis /24, yang berarti 24 bit pertama merupakan bagian network.
5.

Sebuah administrator jaringan ingin membagi jaringan 192.168.10.0/24 menjadi beberapa subnet yang masing-masing dapat menampung minimal 30 host. Subnet mask yang paling tepat digunakan adalah…

  • A. /26
  • B. /27
  • C. /28
  • D. /29
Jawaban: B. /27.
Prefix /27 menghasilkan 32 alamat per subnet dengan 30 host yang dapat digunakan (32 dikurangi 2 untuk alamat network dan broadcast), sehingga tepat memenuhi kebutuhan minimal 30 host per subnet.
6.

Protokol RIP menggunakan algoritma routing berbasis…

  • A. Distance vector
  • B. Link state
  • C. Path vector
  • D. Policy based routing
Jawaban: A. Distance vector.
RIP (Routing Information Protocol) menggunakan algoritma distance vector di mana setiap router mengirimkan seluruh tabel routing kepada router tetangganya secara periodik untuk menentukan rute terbaik berdasarkan jumlah hop.
7.

Nilai metrik yang digunakan oleh protokol RIP untuk menentukan rute terbaik adalah…

  • A. Bandwidth
  • B. Delay
  • C. Hop count
  • D. Cost
Jawaban: C. Hop count.
RIP menggunakan hop count sebagai satu-satunya metrik untuk menentukan rute terbaik, yaitu jumlah router yang harus dilewati paket untuk mencapai tujuan, dengan batas maksimum 15 hop.
8.

OSPF menggunakan algoritma Dijkstra untuk membangun peta topologi jaringan yang disebut…

  • A. Routing table
  • B. Neighbor table
  • C. Distance vector table
  • D. Shortest path tree
Jawaban: D. Shortest path tree.
OSPF menggunakan algoritma Dijkstra (SPF) untuk membangun shortest path tree, yaitu pohon jalur terpendek dari router itu sendiri sebagai akar ke seluruh tujuan dalam area OSPF berdasarkan informasi link-state.
9.

Pada jaringan OSPF multi-area, router yang menghubungkan dua area berbeda disebut…

  • A. Designated Router (DR)
  • B. Area Border Router (ABR)
  • C. Autonomous System Boundary Router (ASBR)
  • D. Backbone Router
Jawaban: B. Area Border Router (ABR).
ABR adalah router yang memiliki interface pada lebih dari satu area OSPF, sehingga berfungsi menghubungkan area non-backbone dengan area backbone (area 0) dan menyebarkan informasi routing antar area.
10.

Dalam konfigurasi RIPv2, perintah yang digunakan untuk mengaktifkan pengiriman informasi routing secara ringkas (summarization) secara otomatis pada Cisco IOS adalah…

  • A. no auto-summary
  • B. ip summary-address rip
  • C. auto-summary
  • D. ip classless
Jawaban: C. auto-summary.
Perintah auto-summary pada konfigurasi RIPv2 mengaktifkan fitur summarization otomatis berdasarkan batas kelas alamat IP, sehingga rute subnet diringkas menjadi rute classful saat melewati batas jaringan yang berbeda kelas.
11.

BGP (Border Gateway Protocol) diklasifikasikan sebagai protokol routing eksterior karena…

  • A. BGP digunakan untuk pertukaran informasi routing antar Autonomous System yang berbeda
  • B. BGP menggunakan metrik hop count untuk menentukan rute terbaik
  • C. BGP hanya dapat berjalan di dalam satu area jaringan
  • D. BGP menggunakan algoritma link-state untuk membangun tabel routing
Jawaban: A. BGP digunakan untuk pertukaran informasi routing antar Autonomous System yang berbeda.
BGP disebut protokol routing eksterior (EGP) karena dirancang khusus untuk pertukaran informasi routing antara Autonomous System (AS) yang berbeda, berbeda dengan protokol interior seperti OSPF dan RIP yang beroperasi di dalam satu AS.
12.

Atribut BGP yang digunakan untuk mencegah terjadinya routing loop dengan mencatat daftar AS yang telah dilalui oleh sebuah rute adalah…

  • A. MED (Multi-Exit Discriminator)
  • B. Local Preference
  • C. Next Hop
  • D. AS Path
Jawaban: D. AS Path.
AS Path adalah atribut BGP yang menyimpan daftar nomor AS yang telah dilalui oleh sebuah prefix routing. Jika router menerima update yang memuat nomor AS miliknya sendiri, maka update tersebut ditolak untuk mencegah routing loop.
13.

Teknik redistribution dalam routing digunakan untuk…

  • A. Membagi satu protokol routing menjadi beberapa area yang terpisah
  • B. Menyebarkan informasi routing dari satu protokol routing ke protokol routing lainnya
  • C. Meningkatkan bandwidth pada jalur routing utama
  • D. Mengenkripsi tabel routing agar tidak dapat dibaca oleh pihak luar
Jawaban: B. Menyebarkan informasi routing dari satu protokol routing ke protokol routing lainnya.
Redistribution adalah proses pertukaran informasi routing antar protokol routing yang berbeda, misalnya dari OSPF ke RIP atau sebaliknya, sehingga router dapat mempelajari rute dari protokol lain yang berjalan di jaringan.
14.

VLAN (Virtual Local Area Network) memungkinkan administrator jaringan untuk…

  • A. Meningkatkan kecepatan transmisi data secara fisik pada kabel jaringan
  • B. Menghubungkan jaringan lokal dengan jaringan internet secara langsung
  • C. Membagi satu jaringan fisik menjadi beberapa jaringan logis yang terpisah
  • D. Mengamankan transmisi data dengan enkripsi pada lapisan data link
Jawaban: C. Membagi satu jaringan fisik menjadi beberapa jaringan logis yang terpisah.
VLAN memungkinkan pembagian jaringan secara logis tanpa harus memisahkan infrastruktur fisik, sehingga host yang berada dalam VLAN berbeda tidak dapat berkomunikasi langsung meskipun terhubung ke switch yang sama.
15.

Port trunk pada switch berfungsi untuk…

  • A. Membawa lalu lintas dari banyak VLAN sekaligus melalui satu koneksi fisik
  • B. Menghubungkan switch dengan perangkat pengguna akhir seperti komputer
  • C. Memblokir lalu lintas VLAN yang tidak diizinkan oleh ACL
  • D. Mengatur prioritas lalu lintas berdasarkan VLAN ID
Jawaban: A. Membawa lalu lintas dari banyak VLAN sekaligus melalui satu koneksi fisik.
Port trunk dikonfigurasi untuk melewatkan frame dari beberapa VLAN secara bersamaan melalui satu link fisik, biasanya menggunakan protokol 802.1Q yang menambahkan tag VLAN pada setiap frame untuk identifikasi.
16.

Standar IEEE yang digunakan sebagai protokol encapsulation pada koneksi trunk VLAN adalah…

  • A. IEEE 802.3
  • B. IEEE 802.11
  • C. IEEE 802.1D
  • D. IEEE 802.1Q
Jawaban: D. IEEE 802.1Q.
IEEE 802.1Q adalah standar yang mendefinisikan mekanisme tagging VLAN pada frame Ethernet, di mana sebuah tag 4 byte disisipkan ke dalam header frame untuk mengidentifikasi VLAN ID yang bersangkutan pada koneksi trunk.
17.

Seorang administrator mengonfigurasi dua switch yang terhubung melalui trunk link. Switch A memiliki VLAN 10 dan 20, sedangkan Switch B hanya memiliki VLAN 10. Perangkat di VLAN 20 Switch A tidak dapat berkomunikasi dengan Switch B karena…

  • A. Port trunk tidak mendukung lebih dari satu VLAN
  • B. VLAN 20 tidak dikonfigurasi pada Switch B sehingga tidak dikenali
  • C. Protokol 802.1Q tidak kompatibel antar merek switch yang berbeda
  • D. Trunk link hanya dapat membawa VLAN default (VLAN 1)
Jawaban: B. VLAN 20 tidak dikonfigurasi pada Switch B sehingga tidak dikenali.
Agar lalu lintas VLAN dapat melewati trunk link dan diproses oleh switch tujuan, VLAN tersebut harus dikonfigurasi dan ada pada switch tujuan. Jika VLAN 20 tidak ada di Switch B, frame bertag VLAN 20 akan dibuang.
18.

Protokol Spanning Tree (STP) pada jaringan switch berfungsi untuk…

  • A. Meningkatkan kecepatan forwarding frame pada port switch
  • B. Membagi bandwidth secara merata pada semua port switch
  • C. Mencegah terjadinya broadcast storm akibat loop pada jaringan switched
  • D. Mengalokasikan alamat IP secara dinamis kepada setiap port switch
Jawaban: C. Mencegah terjadinya broadcast storm akibat loop pada jaringan switched.
STP (Spanning Tree Protocol) bekerja dengan memblokir port tertentu secara logis untuk menghilangkan loop pada topologi jaringan switch, sehingga broadcast storm yang dapat melumpuhkan jaringan dapat dicegah.
19.

Dalam pemilihan Root Bridge pada protokol STP, switch yang terpilih sebagai Root Bridge adalah switch dengan…

  • A. Bridge ID terendah yang merupakan kombinasi priority dan MAC address
  • B. Jumlah port aktif terbanyak dalam jaringan
  • C. Alamat IP manajemen yang paling kecil
  • D. Bandwidth uplink tertinggi menuju jaringan inti
Jawaban: A. Bridge ID terendah yang merupakan kombinasi priority dan MAC address.
Root Bridge dipilih berdasarkan Bridge ID terendah, di mana Bridge ID terdiri dari bridge priority (default 32768) ditambah nomor VLAN, diikuti MAC address switch. Switch dengan nilai Bridge ID terkecil akan menjadi Root Bridge.
20.

Rapid Spanning Tree Protocol (RSTP) dikembangkan sebagai penyempurnaan STP dengan keunggulan utama berupa…

  • A. Kemampuan mendukung lebih dari 4096 VLAN secara bersamaan
  • B. Penggunaan metrik bandwidth sebagai penentu jalur terbaik
  • C. Dukungan enkripsi data pada lapisan data link
  • D. Waktu konvergensi yang jauh lebih cepat dibandingkan STP standar
Jawaban: D. Waktu konvergensi yang jauh lebih cepat dibandingkan STP standar.
RSTP (IEEE 802.1w) dirancang untuk mengatasi kelemahan STP tradisional yang membutuhkan waktu konvergensi hingga 50 detik. RSTP dapat mencapai konvergensi dalam hitungan detik melalui mekanisme proposal dan agreement yang lebih efisien.
21.

Protokol HSRP (Hot Standby Router Protocol) digunakan dalam jaringan enterprise untuk menyediakan…

  • A. Distribusi beban lalu lintas secara merata ke semua router
  • B. Gateway redundan sehingga jaringan tetap tersedia jika router utama gagal
  • C. Enkripsi lalu lintas antara router dan perangkat pengguna akhir
  • D. Manajemen bandwidth secara terpusat pada semua router dalam jaringan
Jawaban: B. Gateway redundan sehingga jaringan tetap tersedia jika router utama gagal.
HSRP adalah protokol redundansi gateway yang dikembangkan Cisco, di mana dua atau lebih router berbagi satu virtual IP address sebagai default gateway. Jika router aktif (active) gagal, router standby akan langsung mengambil alih peran sebagai gateway.
22.

Perbedaan mendasar antara HSRP dan VRRP dalam hal standarisasi adalah…

  • A. HSRP merupakan standar terbuka IEEE, sedangkan VRRP adalah protokol proprietary Cisco
  • B. HSRP dan VRRP keduanya merupakan standar terbuka dari IEEE
  • C. HSRP adalah protokol proprietary Cisco, sedangkan VRRP merupakan standar terbuka IETF
  • D. HSRP dan VRRP keduanya merupakan protokol proprietary dari vendor berbeda
Jawaban: C. HSRP adalah protokol proprietary Cisco, sedangkan VRRP merupakan standar terbuka IETF.
HSRP (Hot Standby Router Protocol) dikembangkan oleh Cisco dan hanya dapat digunakan pada perangkat Cisco, sedangkan VRRP (Virtual Router Redundancy Protocol) didefinisikan dalam RFC 5798 oleh IETF sebagai standar terbuka yang dapat digunakan lintas vendor.
23.

Pada protokol HSRP, router yang secara aktif meneruskan paket dari host ke jaringan lain disebut sebagai…

  • A. Active router
  • B. Standby router
  • C. Virtual router
  • D. Backup router
Jawaban: A. Active router.
Dalam HSRP, active router adalah router yang saat ini bertanggung jawab meneruskan paket yang dikirimkan ke virtual IP address kelompok HSRP. Router ini dipilih berdasarkan nilai priority tertinggi dalam kelompok HSRP.
24.

Quality of Service (QoS) dalam jaringan komputer didefinisikan sebagai…

  • A. Kemampuan jaringan untuk mengenkripsi semua lalu lintas data
  • B. Kapasitas maksimum bandwidth yang tersedia pada suatu link
  • C. Metode untuk meningkatkan jumlah pengguna yang dapat terhubung ke jaringan
  • D. Kemampuan jaringan untuk memberikan layanan berbeda kepada lalu lintas yang berbeda
Jawaban: D. Kemampuan jaringan untuk memberikan layanan berbeda kepada lalu lintas yang berbeda.
QoS adalah mekanisme yang memungkinkan jaringan memprioritaskan jenis lalu lintas tertentu seperti VoIP atau video streaming agar mendapatkan bandwidth, latency, dan jitter yang terjamin dibandingkan lalu lintas dengan prioritas lebih rendah.
25.

Parameter QoS yang mengukur variasi waktu kedatangan paket dalam aliran data disebut…

  • A. Latency
  • B. Jitter
  • C. Throughput
  • D. Packet loss
Jawaban: B. Jitter.
Jitter adalah variasi atau ketidakkonsistenan delay antar paket dalam satu aliran data. Jitter yang tinggi sangat mengganggu aplikasi real-time seperti VoIP karena menyebabkan suara terputus-putus atau tidak sinkron.
26.

Mekanisme klasifikasi lalu lintas pada QoS yang menggunakan nilai pada field header IP untuk menandai prioritas paket adalah…

  • A. Access Control List (ACL)
  • B. Class of Service (CoS)
  • C. Differentiated Services Code Point (DSCP)
  • D. Traffic shaping
Jawaban: C. Differentiated Services Code Point (DSCP).
DSCP menggunakan 6 bit pertama dari field Type of Service (ToS) pada header IPv4 atau Traffic Class pada header IPv6 untuk menandai prioritas paket. Nilai DSCP memungkinkan router mengidentifikasi dan memperlakukan paket sesuai kelasnya.
27.

Mekanisme antrian FIFO (First In First Out) memiliki kelemahan utama dalam penerapan QoS yaitu…

  • A. Tidak membedakan prioritas antar jenis lalu lintas sehingga lalu lintas sensitif tunda dapat tertunda
  • B. Memerlukan konfigurasi yang sangat kompleks pada setiap interface router
  • C. Tidak dapat digunakan pada koneksi berkecepatan tinggi seperti fiber optik
  • D. Menyebabkan konsumsi memori yang berlebihan pada buffer router
Jawaban: A. Tidak membedakan prioritas antar jenis lalu lintas sehingga lalu lintas sensitif tunda dapat tertunda.
FIFO memproses paket secara berurutan tanpa mempertimbangkan jenis atau prioritas lalu lintas. Akibatnya, paket VoIP yang membutuhkan latency rendah dapat tertahan di belakang antrian paket file download yang besar.
28.

Weighted Fair Queuing (WFQ) merupakan mekanisme antrian yang bekerja dengan cara…

  • A. Mendahulukan semua paket dalam satu antrian prioritas tanpa mempertimbangkan ukuran
  • B. Membuang paket secara acak ketika antrian mendekati kapasitas penuh
  • C. Mengalokasikan bandwidth yang sama untuk setiap aliran tanpa mempertimbangkan bobot
  • D. Membagi bandwidth secara proporsional berdasarkan bobot prioritas yang ditetapkan setiap aliran
Jawaban: D. Membagi bandwidth secara proporsional berdasarkan bobot prioritas yang ditetapkan setiap aliran.
WFQ mengalokasikan bandwidth kepada setiap aliran lalu lintas secara proporsional sesuai dengan bobot (weight) yang ditetapkan. Aliran dengan bobot lebih tinggi mendapatkan porsi bandwidth lebih besar, sehingga lalu lintas prioritas tinggi dapat dilayani lebih baik.
29.

Standar IEEE yang mendefinisikan teknologi jaringan nirkabel pada frekuensi 2,4 GHz dengan kecepatan maksimum 54 Mbps adalah…

  • A. IEEE 802.11a
  • B. IEEE 802.11g
  • C. IEEE 802.11n
  • D. IEEE 802.11ac
Jawaban: B. IEEE 802.11g.
IEEE 802.11g beroperasi pada frekuensi 2,4 GHz dengan kecepatan maksimum 54 Mbps menggunakan modulasi OFDM. Standar ini kompatibel dengan perangkat 802.11b dan merupakan peningkatan dari standar 802.11b yang hanya mencapai 11 Mbps.
30.

Metode akses medium yang digunakan oleh jaringan nirkabel IEEE 802.11 untuk menghindari tabrakan data adalah…

  • A. CSMA/CD (Carrier Sense Multiple Access with Collision Detection)
  • B. Token passing
  • C. CSMA/CA (Carrier Sense Multiple Access with Collision Avoidance)
  • D. TDMA (Time Division Multiple Access)
Jawaban: C. CSMA/CA (Carrier Sense Multiple Access with Collision Avoidance).
Jaringan nirkabel menggunakan CSMA/CA karena deteksi tabrakan (collision detection) tidak dapat dilakukan secara efektif pada medium nirkabel. CSMA/CA bekerja dengan cara mendengarkan medium terlebih dahulu dan menunggu sebelum transmisi untuk menghindari tabrakan.
31.

Service Set Identifier (SSID) pada jaringan WLAN berfungsi sebagai…

  • A. Nama unik yang mengidentifikasi jaringan nirkabel agar klien dapat mengenali dan bergabung
  • B. Alamat fisik perangkat wireless access point
  • C. Kunci enkripsi yang digunakan untuk mengamankan koneksi nirkabel
  • D. Nomor saluran frekuensi yang digunakan oleh access point
Jawaban: A. Nama unik yang mengidentifikasi jaringan nirkabel agar klien dapat mengenali dan bergabung.
SSID adalah string karakter sepanjang maksimal 32 karakter yang berfungsi sebagai nama jaringan WLAN. Klien nirkabel menggunakan SSID untuk mengidentifikasi dan memilih jaringan yang ingin diakses dari daftar jaringan yang tersedia.
32.

Protokol keamanan jaringan nirkabel yang saat ini dianggap paling lemah dan tidak disarankan untuk digunakan adalah…

  • A. WPA3
  • B. WPA2
  • C. WPA
  • D. WEP
Jawaban: D. WEP.
WEP (Wired Equivalent Privacy) merupakan protokol keamanan nirkabel pertama yang memiliki kelemahan kriptografi serius pada implementasi RC4-nya. WEP dapat dibobol dalam hitungan menit sehingga sudah lama dinyatakan tidak aman dan tidak disarankan untuk digunakan.
33.

Teknologi Wide Area Network (WAN) yang bekerja berdasarkan konsep circuit switching dan menyediakan bandwidth dedicated antar lokasi adalah…

  • A. Frame Relay
  • B. Leased Line
  • C. MPLS
  • D. ATM
Jawaban: B. Leased Line.
Leased line adalah koneksi WAN yang menyediakan bandwidth dedicated (tersendiri) antara dua titik secara permanen, menggunakan prinsip circuit switching. Koneksi ini tersedia 24 jam dan tidak berbagi kapasitas dengan pengguna lain.
34.

Pada teknologi Frame Relay, Virtual Circuit yang selalu aktif dan tidak memerlukan proses pembangunan koneksi terlebih dahulu disebut…

  • A. Switched Virtual Circuit (SVC)
  • B. Dynamic Virtual Circuit (DVC)
  • C. Permanent Virtual Circuit (PVC)
  • D. Logical Virtual Circuit (LVC)
Jawaban: C. Permanent Virtual Circuit (PVC).
PVC adalah virtual circuit yang dikonfigurasi secara permanen oleh penyedia layanan Frame Relay dan selalu tersedia tanpa perlu membangun koneksi terlebih dahulu. PVC lebih umum digunakan karena memberikan koneksi yang stabil dan andal.
35.

Protokol PPP (Point-to-Point Protocol) pada WAN mendukung fitur autentikasi melalui dua protokol. Perbedaan antara PAP dan CHAP adalah…

  • A. PAP mengirimkan password dalam bentuk teks biasa, sedangkan CHAP menggunakan mekanisme challenge-response dengan hash
  • B. PAP menggunakan enkripsi 3DES, sedangkan CHAP menggunakan enkripsi AES
  • C. PAP melakukan autentikasi dua arah, sedangkan CHAP hanya satu arah
  • D. PAP hanya bekerja pada koneksi fiber, sedangkan CHAP pada koneksi tembaga
Jawaban: A. PAP mengirimkan password dalam bentuk teks biasa, sedangkan CHAP menggunakan mekanisme challenge-response dengan hash.
PAP (Password Authentication Protocol) mengirimkan username dan password dalam bentuk plaintext sehingga rentan terhadap penyadapan. CHAP (Challenge Handshake Authentication Protocol) lebih aman karena menggunakan mekanisme challenge-response berbasis hash MD5 tanpa mengirimkan password secara langsung.
36.

Teknologi MPLS (Multiprotocol Label Switching) meningkatkan kecepatan forwarding paket dengan cara…

  • A. Mengompres header IP paket sehingga ukuran paket menjadi lebih kecil
  • B. Menggunakan enkripsi untuk mempercepat transmisi data
  • C. Meningkatkan kapasitas bandwidth fisik pada medium transmisi
  • D. Menggunakan label pendek untuk membuat keputusan forwarding tanpa perlu memeriksa header IP
Jawaban: D. Menggunakan label pendek untuk membuat keputusan forwarding tanpa perlu memeriksa header IP.
MPLS menambahkan label berukuran 32 bit di antara header layer 2 dan layer 3. Router MPLS (LSR) membuat keputusan forwarding berdasarkan label ini yang jauh lebih cepat dibandingkan pencarian rute berbasis alamat IP di tabel routing.
37.

Dalam konteks pemeliharaan jaringan, kegiatan yang dilakukan secara terjadwal untuk menjaga kinerja jaringan sebelum terjadi kerusakan disebut…

  • A. Corrective maintenance
  • B. Preventive maintenance
  • C. Reactive maintenance
  • D. Emergency maintenance
Jawaban: B. Preventive maintenance.
Preventive maintenance adalah pemeliharaan yang dilakukan secara proaktif dan terjadwal dengan tujuan mencegah terjadinya kerusakan atau kegagalan komponen jaringan, berbeda dengan corrective maintenance yang dilakukan setelah kerusakan terjadi.
38.

Pendekatan troubleshooting jaringan yang memulai analisis dari lapisan fisik (Physical Layer) menuju lapisan aplikasi (Application Layer) dikenal sebagai pendekatan…

  • A. Top-down
  • B. Divide and conquer
  • C. Bottom-up
  • D. Follow the path
Jawaban: C. Bottom-up.
Pendekatan bottom-up memulai proses troubleshooting dari lapisan terbawah model OSI yaitu Physical Layer, kemudian naik secara bertahap melalui Data Link, Network, dan seterusnya hingga ditemukan lapisan yang bermasalah.
39.

Perintah yang digunakan untuk menguji konektivitas jaringan dengan mengirimkan paket ICMP Echo Request ke host tujuan adalah…

  • A. ping
  • B. traceroute
  • C. netstat
  • D. nslookup
Jawaban: A. ping.
Perintah ping mengirimkan paket ICMP Echo Request ke host tujuan dan menunggu balasan ICMP Echo Reply. Perintah ini digunakan untuk memverifikasi konektivitas IP dasar antara dua perangkat dalam jaringan.
40.

Seorang teknisi jaringan menemukan bahwa pengguna tidak dapat mengakses situs web tertentu meskipun dapat melakukan ping ke alamat IP server tersebut. Langkah troubleshooting yang paling tepat selanjutnya adalah…

  • A. Memeriksa koneksi fisik kabel jaringan pada komputer pengguna
  • B. Mengganti kartu jaringan komputer pengguna
  • C. Memeriksa konfigurasi IP address komputer pengguna
  • D. Memeriksa konfigurasi DNS dan port 80/443 pada firewall atau server
Jawaban: D. Memeriksa konfigurasi DNS dan port 80/443 pada firewall atau server.
Kemampuan ping ke IP server menunjukkan konektivitas layer 3 sudah berfungsi. Ketidakmampuan mengakses situs web mengindikasikan masalah pada layer yang lebih tinggi, seperti resolusi DNS yang gagal atau pemblokiran port HTTP/HTTPS oleh firewall.
41.

Alamat IP privat yang direkomendasikan oleh RFC 1918 untuk penggunaan dalam jaringan internal kelas B adalah dalam rentang…

  • A. 10.0.0.0 hingga 10.255.255.255
  • B. 172.16.0.0 hingga 172.31.255.255
  • C. 192.168.0.0 hingga 192.168.255.255
  • D. 169.254.0.0 hingga 169.254.255.255
Jawaban: B. 172.16.0.0 hingga 172.31.255.255.
RFC 1918 mendefinisikan tiga blok alamat IP privat. Blok untuk kelas B adalah 172.16.0.0/12 yang mencakup rentang 172.16.0.0 hingga 172.31.255.255, digunakan untuk jaringan internal berukuran menengah hingga besar.
42.

Protokol OSPF menggunakan konsep area untuk meningkatkan skalabilitas. Area yang wajib ada dan menjadi tulang punggung jaringan OSPF disebut…

  • A. Area 1
  • B. Area 255
  • C. Area 0
  • D. Area 100
Jawaban: C. Area 0.
Area 0 atau backbone area adalah area pusat yang wajib ada dalam implementasi OSPF multi-area. Semua area lain harus terhubung langsung ke Area 0, dan semua lalu lintas antar area harus melewati backbone area ini.
43.

Seorang administrator jaringan menganalisis bahwa dua rute menuju jaringan yang sama diterima dari protokol yang berbeda yaitu OSPF dan RIP. Administrative Distance (AD) manakah yang membuat rute OSPF dipilih sebagai jalur terbaik?

  • A. OSPF memiliki AD 110 yang lebih rendah dari RIP dengan AD 120
  • B. OSPF memiliki AD 120 yang lebih tinggi dari RIP dengan AD 110
  • C. OSPF memiliki AD 90 yang lebih rendah dari RIP dengan AD 100
  • D. OSPF memiliki AD 170 yang lebih tinggi dari RIP dengan AD 120
Jawaban: A. OSPF memiliki AD 110 yang lebih rendah dari RIP dengan AD 120.
Administrative Distance digunakan router untuk memilih rute terbaik ketika ada beberapa protokol yang memberikan informasi tentang jaringan yang sama. Rute dengan nilai AD lebih rendah dianggap lebih terpercaya, sehingga OSPF (AD 110) dipilih daripada RIP (AD 120).
44.

Perintah traceroute pada sistem operasi bekerja dengan cara memanfaatkan mekanisme…

  • A. ICMP Echo Request dengan ukuran paket yang semakin besar
  • B. ARP request yang dikirimkan ke setiap router di jalur
  • C. TCP SYN packet ke port tujuan secara berurutan
  • D. TTL yang dinaikkan secara bertahap untuk mendapatkan pesan ICMP Time Exceeded dari setiap router
Jawaban: D. TTL yang dinaikkan secara bertahap untuk mendapatkan pesan ICMP Time Exceeded dari setiap router.
Traceroute mengirimkan paket dengan nilai TTL dimulai dari 1 dan ditingkatkan satu per satu. Setiap router yang meneruskan paket mengurangi TTL sebesar 1, dan ketika TTL mencapai 0, router tersebut mengirimkan pesan ICMP Time Exceeded sehingga identitasnya dapat diketahui.
45.

Teknologi IEEE 802.11n meningkatkan kapasitas throughput jaringan nirkabel dibandingkan standar sebelumnya dengan menggunakan teknik…

  • A. Frequency Hopping Spread Spectrum (FHSS)
  • B. Multiple Input Multiple Output (MIMO)
  • C. Direct Sequence Spread Spectrum (DSSS)
  • D. Orthogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM) tunggal
Jawaban: B. Multiple Input Multiple Output (MIMO).
IEEE 802.11n memperkenalkan teknologi MIMO yang menggunakan beberapa antena pengirim dan penerima secara bersamaan untuk meningkatkan throughput dan jangkauan sinyal secara signifikan, memungkinkan kecepatan teoritis hingga 600 Mbps.
46.

Konsep Distribution Layer dalam arsitektur hierarkis jaringan enterprise bertanggung jawab untuk…

  • A. Menghubungkan perangkat pengguna akhir secara langsung ke infrastruktur jaringan
  • B. Menyediakan koneksi berkecepatan tinggi antar lokasi geografis yang berjauhan
  • C. Mengumpulkan lalu lintas dari access layer dan menerapkan kebijakan routing serta keamanan
  • D. Menyimpan dan memproses data aplikasi bisnis secara terpusat
Jawaban: C. Mengumpulkan lalu lintas dari access layer dan menerapkan kebijakan routing serta keamanan.
Distribution layer berfungsi sebagai titik agregasi antara access layer dan core layer. Pada lapisan ini diterapkan kebijakan routing, filtering, QoS, dan keamanan untuk mengontrol lalu lintas sebelum diteruskan ke core layer.
47.

Dalam konfigurasi VLAN, native VLAN pada port trunk berfungsi untuk…

  • A. Membawa frame yang tidak memiliki tag VLAN melalui koneksi trunk
  • B. Mengenkripsi semua frame yang melewati koneksi trunk
  • C. Membatasi jumlah VLAN yang dapat melewati trunk link
  • D. Menjadi VLAN manajemen default untuk konfigurasi switch
Jawaban: A. Membawa frame yang tidak memiliki tag VLAN melalui koneksi trunk.
Native VLAN adalah VLAN yang digunakan untuk meneruskan frame tanpa tag 802.1Q melalui trunk link. Secara default native VLAN adalah VLAN 1, dan frame yang diterima tanpa tag pada port trunk akan diperlakukan sebagai anggota native VLAN.
48.

Protokol BGP menggunakan nomor Autonomous System (AS) untuk mengidentifikasi setiap domain routing. Rentang nomor AS publik yang dapat digunakan secara global berdasarkan standar awal adalah…

  • A. 1 hingga 65535
  • B. 64512 hingga 65535
  • C. 1 hingga 1023
  • D. 1 hingga 64511
Jawaban: D. 1 hingga 64511.
Dalam sistem penomoran AS 16-bit, nomor 1 hingga 64511 dialokasikan sebagai AS publik yang dapat digunakan di internet global, sedangkan nomor 64512 hingga 65535 merupakan AS privat yang hanya untuk penggunaan internal dan tidak boleh diiklankan ke internet.
49.

Seorang administrator menemukan bahwa lalu lintas VoIP di perusahaannya sering mengalami gangguan suara terputus-putus saat jaringan sedang sibuk. Solusi QoS yang paling tepat diterapkan adalah…

  • A. Menambah kapasitas bandwidth internet perusahaan sebesar dua kali lipat
  • B. Mengklasifikasikan dan memprioritaskan lalu lintas VoIP menggunakan mekanisme antrian LLQ
  • C. Memisahkan jaringan VoIP dan data ke perangkat keras yang sama sekali berbeda
  • D. Mengurangi jumlah pengguna yang dapat mengakses jaringan secara bersamaan
Jawaban: B. Mengklasifikasikan dan memprioritaskan lalu lintas VoIP menggunakan mekanisme antrian LLQ.
Low Latency Queuing (LLQ) dirancang khusus untuk lalu lintas sensitif terhadap delay seperti VoIP dengan memberikan antrian prioritas ketat (strict priority queue). Lalu lintas VoIP yang diklasifikasikan masuk antrian ini akan selalu dilayani terlebih dahulu sebelum jenis lalu lintas lainnya.
50.

Dalam proses troubleshooting jaringan, langkah pertama yang harus dilakukan setelah menerima laporan masalah dari pengguna adalah…

  • A. Langsung mengganti perangkat keras yang diduga bermasalah
  • B. Melakukan restart pada semua router dan switch dalam jaringan
  • C. Mendefinisikan masalah secara jelas dengan mengumpulkan informasi dari pengguna dan melakukan verifikasi
  • D. Menerapkan solusi sementara agar pengguna dapat kembali bekerja sesegera mungkin
Jawaban: C. Mendefinisikan masalah secara jelas dengan mengumpulkan informasi dari pengguna dan melakukan verifikasi.
Metodologi troubleshooting yang sistematis selalu dimulai dengan mendefinisikan masalah secara akurat melalui pengumpulan informasi dari pengguna yang mengalami masalah dan verifikasi gejala yang dilaporkan sebelum melakukan analisis dan penerapan solusi.

Satu hal yang perlu kamu pahami adalah setiap format ujian UT punya pendekatan yang berbeda. Ujian Tatap Muka (UTM) menuntut kamu hadir langsung dan menjawab dalam waktu terbatas. Ujian Online (UO) memberi fleksibilitas tempat, tapi tetap butuh koneksi stabil dan fokus penuh.

Setiap sesi latihan, setiap halaman modul yang kamu baca, semuanya menumpuk menjadi kesiapan yang nyata. Semoga usahamu dalam mempersiapkan Soal UAS UT MSIM4316 Administrasi Jaringan berbuah nilai yang membanggakan dan membawa kamu selangkah lebih dekat ke garis finish studi.

Bagikan

error: Content is protected !!