💜 Selalu gratis

Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir!💜 Selalu gratis

🙌 Ikut Dukung

Soal UAS UT MSIM4406 Manajemen Proyek Sistem Informasi dan Kunci Jawaban

Soal UAS UT MSIM4406 Manajemen Proyek Sistem Informasi dan Kunci Jawaban
Soal UT MSIM4406 Manajemen Proyek Sistem Informasi

Bagi mahasiswa Universitas Terbuka, masa UAS bukan sekadar jadwal ujian di kalender. Ini adalah titik pembuktian dari berbulan-bulan membaca modul, mencatat, dan berjuang memahami materi secara mandiri. Soal UAS UT MSIM4406 Manajemen Proyek Sistem Informasi menjadi salah satu tantangan.

Materinya mencakup bagaimana kamu merancang sistem informasi dalam kerangka manajemen proyek yang terstruktur, mulai dari perencanaan hingga pengendalian. Di era digital seperti sekarang, kemampuan ini bukan hanya nilai di transkrip, tapi bekal nyata yang relevan di dunia kerja.

Nah, cara paling efektif untuk mengukur sejauh mana pemahamanmu adalah dengan langsung berlatih mengerjakan Soal Ujian UT. Latihan soal membantu kamu mengenali pola pertanyaan yang sering muncul, melatih kecepatan berpikir, dan menambal celah materi yang mungkin masih bolong.

Catatan: Soal-soal ini akan terus diperbarui mengikuti modul terbaru Universitas Terbuka.

Soal UT MSIM4406 Manajemen Proyek Sistem Informasi

1.

Manajemen proyek didefinisikan sebagai penerapan pengetahuan, keterampilan, alat, dan teknik pada aktivitas proyek untuk memenuhi persyaratan proyek. Definisi ini dikemukakan oleh…

  • A. ISO 9001
  • B. Project Management Institute (PMI)
  • C. Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE)
  • D. Association for Computing Machinery (ACM)
Jawaban: B. Project Management Institute (PMI).
PMI dalam PMBOK Guide mendefinisikan manajemen proyek sebagai penerapan pengetahuan, keterampilan, alat, dan teknik pada aktivitas proyek untuk memenuhi persyaratan proyek.
2.

Salah satu karakteristik utama yang membedakan proyek dari kegiatan operasional rutin adalah…

  • A. Proyek bersifat sementara dan memiliki awal serta akhir yang jelas
  • B. Proyek dilaksanakan secara berulang dengan prosedur yang sama
  • C. Proyek tidak memerlukan perencanaan sumber daya yang khusus
  • D. Proyek selalu menghasilkan produk yang identik setiap kali dilaksanakan
Jawaban: A. Proyek bersifat sementara dan memiliki awal serta akhir yang jelas.
Proyek memiliki karakteristik sementara (temporary), artinya setiap proyek memiliki tanggal mulai dan tanggal selesai yang ditetapkan, berbeda dengan kegiatan operasional yang bersifat berkelanjutan.
3.

Triple constraint dalam manajemen proyek terdiri dari tiga elemen yang saling berkaitan dan harus diseimbangkan. Ketiga elemen tersebut adalah…

  • A. Mutu, sumber daya manusia, dan komunikasi
  • B. Risiko, pengadaan, dan pemangku kepentingan
  • C. Ruang lingkup, waktu, dan biaya
  • D. Integrasi, komunikasi, dan mutu
Jawaban: C. Ruang lingkup, waktu, dan biaya.
Triple constraint atau kendala tiga sisi dalam manajemen proyek mencakup ruang lingkup (scope), waktu (time), dan biaya (cost) yang harus dikelola secara seimbang agar proyek berhasil.
4.

Seorang manajer proyek perlu memahami siklus hidup proyek. Urutan fase yang tepat dalam siklus hidup proyek secara umum adalah…

  • A. Pelaksanaan, perencanaan, inisiasi, penutupan
  • B. Perencanaan, inisiasi, pemantauan, penutupan
  • C. Inisiasi, pelaksanaan, perencanaan, penutupan
  • D. Inisiasi, perencanaan, pelaksanaan, penutupan
Jawaban: D. Inisiasi, perencanaan, pelaksanaan, penutupan.
Siklus hidup proyek secara umum dimulai dari fase inisiasi, dilanjutkan perencanaan, kemudian pelaksanaan dan pemantauan, dan diakhiri dengan fase penutupan proyek.
5.

Dalam konteks manajemen proyek sistem informasi, pihak yang bertanggung jawab penuh atas keberhasilan proyek secara keseluruhan dan mengelola tim proyek disebut…

  • A. Sponsor proyek
  • B. Manajer proyek
  • C. Analis sistem
  • D. Pemangku kepentingan utama
Jawaban: B. Manajer proyek.
Manajer proyek adalah individu yang ditunjuk untuk memimpin tim dan bertanggung jawab atas pencapaian tujuan proyek, termasuk mengelola ruang lingkup, waktu, biaya, dan kualitas proyek.
6.

Struktur organisasi proyek yang memberikan otoritas penuh kepada manajer proyek atas sumber daya dan anggota tim proyek disebut struktur organisasi…

  • A. Fungsional
  • B. Matriks lemah
  • C. Proyek murni (proyektif)
  • D. Matriks seimbang
Jawaban: C. Proyek murni (proyektif).
Pada struktur organisasi proyek murni, manajer proyek memiliki otoritas penuh terhadap anggota tim dan sumber daya yang digunakan selama proyek berlangsung.
7.

Pada struktur organisasi matriks, anggota tim proyek bertanggung jawab kepada dua pihak sekaligus, yaitu…

  • A. Manajer fungsional dan manajer proyek
  • B. Direktur utama dan manajer proyek
  • C. Sponsor proyek dan analis sistem
  • D. Klien proyek dan manajer fungsional
Jawaban: A. Manajer fungsional dan manajer proyek.
Dalam struktur matriks, anggota tim memiliki dua jalur pelaporan, yaitu kepada manajer fungsional (kepala departemen) dan kepada manajer proyek yang memimpin proyek bersangkutan.
8.

Berikut ini yang merupakan kelemahan utama dari struktur organisasi fungsional dalam pelaksanaan proyek adalah…

  • A. Sumber daya sulit dikendalikan oleh manajer fungsional
  • B. Biaya operasional cenderung lebih tinggi dibandingkan struktur lainnya
  • C. Komunikasi antar departemen terlalu sering sehingga membuang waktu
  • D. Koordinasi antar fungsi sulit dan manajer proyek memiliki wewenang terbatas
Jawaban: D. Koordinasi antar fungsi sulit dan manajer proyek memiliki wewenang terbatas.
Kelemahan struktur fungsional adalah koordinasi lintas departemen yang sulit serta manajer proyek tidak memiliki otoritas langsung terhadap sumber daya dari departemen lain.
9.

Metodologi manajemen proyek yang menggunakan pendekatan iteratif dan inkremental serta menekankan kolaborasi tim dan adaptasi terhadap perubahan disebut…

  • A. Waterfall
  • B. Agile
  • C. PRINCE2
  • D. PMBOK
Jawaban: B. Agile.
Metodologi Agile menggunakan pendekatan iteratif dan inkremental dengan siklus pengembangan pendek (sprint), menekankan kolaborasi tim, dan adaptif terhadap perubahan kebutuhan.
10.

Pada metodologi waterfall, fase pengembangan sistem dilakukan secara berurutan dan setiap fase harus diselesaikan sebelum melanjutkan ke fase berikutnya. Urutan fase waterfall yang benar adalah…

  • A. Analisis, desain, pengujian, implementasi, pemeliharaan
  • B. Desain, analisis, implementasi, pengujian, pemeliharaan
  • C. Analisis, desain, implementasi, pengujian, pemeliharaan
  • D. Analisis, implementasi, desain, pengujian, pemeliharaan
Jawaban: C. Analisis, desain, implementasi, pengujian, pemeliharaan.
Model waterfall mengikuti urutan linear: analisis kebutuhan, desain sistem, implementasi/koding, pengujian, dan pemeliharaan, di mana setiap fase diselesaikan sebelum fase berikutnya dimulai.
11.

Manajemen ruang lingkup proyek bertujuan untuk memastikan bahwa proyek mencakup semua pekerjaan yang diperlukan dan tidak mencakup pekerjaan di luar kebutuhan. Proses awal dalam manajemen ruang lingkup adalah…

  • A. Pengumpulan dan pendefinisian kebutuhan (requirements)
  • B. Pembuatan jadwal pelaksanaan proyek
  • C. Pengesahan anggaran proyek oleh sponsor
  • D. Penunjukan anggota tim proyek
Jawaban: A. Pengumpulan dan pendefinisian kebutuhan (requirements).
Proses awal manajemen ruang lingkup adalah mengumpulkan dan mendefinisikan kebutuhan proyek dari para pemangku kepentingan sebagai dasar penetapan ruang lingkup yang jelas.
12.

Work Breakdown Structure (WBS) dalam manajemen proyek berfungsi sebagai…

  • A. Dokumen yang merinci anggaran biaya untuk setiap aktivitas proyek
  • B. Jadwal pelaksanaan proyek yang ditampilkan dalam bentuk diagram batang
  • C. Daftar risiko proyek beserta strategi penanganannya
  • D. Dekomposisi hierarkis dari total ruang lingkup proyek menjadi komponen yang lebih kecil
Jawaban: D. Dekomposisi hierarkis dari total ruang lingkup proyek menjadi komponen yang lebih kecil.
WBS adalah alat manajemen ruang lingkup yang memecah seluruh pekerjaan proyek secara hierarkis menjadi paket-paket pekerjaan (work packages) yang lebih kecil dan mudah dikelola.
13.

Fenomena scope creep dalam proyek sistem informasi merujuk pada kondisi…

  • A. Pengurangan ruang lingkup proyek tanpa persetujuan pemangku kepentingan
  • B. Penambahan fitur atau kebutuhan proyek secara tidak terkendali tanpa melalui proses kontrol perubahan
  • C. Ketidakmampuan tim proyek memahami ruang lingkup yang telah ditetapkan
  • D. Perubahan metode pengerjaan proyek di tengah pelaksanaan
Jawaban: B. Penambahan fitur atau kebutuhan proyek secara tidak terkendali tanpa melalui proses kontrol perubahan.
Scope creep terjadi ketika ruang lingkup proyek terus berkembang melebihi yang disepakati akibat penambahan fitur atau kebutuhan baru yang tidak melewati proses formal manajemen perubahan.
14.

Dokumen yang secara formal mengotorisasi keberadaan proyek dan memberikan wewenang kepada manajer proyek untuk menggunakan sumber daya organisasi disebut…

  • A. Project scope statement
  • B. Project management plan
  • C. Project charter
  • D. Work breakdown structure
Jawaban: C. Project charter.
Project charter adalah dokumen resmi yang mengesahkan proyek, menetapkan tujuan awal, dan memberikan kewenangan kepada manajer proyek untuk memulai dan mengelola proyek menggunakan sumber daya organisasi.
15.

Dalam manajemen waktu proyek, diagram yang menggambarkan hubungan ketergantungan antar aktivitas proyek dalam jaringan kerja disebut…

  • A. Network diagram (diagram jaringan)
  • B. Gantt chart
  • C. Histogram sumber daya
  • D. Matriks RACI
Jawaban: A. Network diagram (diagram jaringan).
Network diagram atau diagram jaringan menggambarkan urutan dan ketergantungan antar aktivitas proyek dalam bentuk jaringan, yang menjadi dasar analisis jalur kritis (CPM) dan PERT.
16.

Gantt chart digunakan dalam manajemen waktu proyek karena kemampuannya untuk…

  • A. Menghitung estimasi biaya setiap aktivitas secara otomatis
  • B. Mengidentifikasi risiko yang mungkin muncul pada setiap aktivitas
  • C. Mendistribusikan sumber daya manusia ke setiap aktivitas proyek
  • D. Menampilkan jadwal aktivitas proyek secara visual dalam bentuk diagram batang terhadap waktu
Jawaban: D. Menampilkan jadwal aktivitas proyek secara visual dalam bentuk diagram batang terhadap waktu.
Gantt chart adalah alat penjadwalan visual yang menampilkan aktivitas proyek sebagai batang horizontal di sepanjang sumbu waktu, sehingga memudahkan pemantauan kemajuan proyek.
17.

Dalam jaringan proyek, jalur kritis (critical path) didefinisikan sebagai…

  • A. Jalur dengan jumlah aktivitas terbanyak dalam jaringan proyek
  • B. Jalur terpanjang dalam jaringan proyek yang menentukan durasi minimum proyek
  • C. Jalur yang memiliki biaya pelaksanaan paling besar dalam proyek
  • D. Jalur yang menghubungkan aktivitas-aktivitas dengan risiko tertinggi
Jawaban: B. Jalur terpanjang dalam jaringan proyek yang menentukan durasi minimum proyek.
Jalur kritis adalah urutan aktivitas dengan total durasi terpanjang dalam jaringan proyek, dan setiap keterlambatan pada aktivitas di jalur kritis akan langsung mempengaruhi tanggal selesai proyek.
18.

Metode PERT menggunakan tiga estimasi waktu untuk setiap aktivitas proyek. Ketiga estimasi tersebut adalah…

  • A. Waktu minimum, waktu standar, dan waktu maksimum
  • B. Waktu awal, waktu tengah, dan waktu akhir
  • C. Waktu optimis, waktu paling mungkin, dan waktu pesimis
  • D. Waktu perencanaan, waktu realisasi, dan waktu deviasi
Jawaban: C. Waktu optimis, waktu paling mungkin, dan waktu pesimis.
PERT menggunakan tiga estimasi: waktu optimis (o), waktu paling mungkin (m), dan waktu pesimis (p) untuk menghitung waktu aktivitas yang diharapkan dengan rumus (o + 4m + p) / 6.
19.

Sebuah proyek memiliki aktivitas A (3 hari), B (5 hari), dan C (4 hari) yang berada pada jalur kritis. Aktivitas D (2 hari) berjalan paralel dengan aktivitas B. Total durasi proyek adalah…

  • A. 12 hari
  • B. 14 hari
  • C. 9 hari
  • D. 11 hari
Jawaban: A. 12 hari.
Durasi proyek ditentukan oleh jalur kritis A-B-C yaitu 3 + 5 + 4 = 12 hari. Aktivitas D berjalan paralel dengan B sehingga tidak mempengaruhi total durasi proyek.
20.

Dalam PERT, nilai slack atau float suatu aktivitas yang bernilai nol menunjukkan bahwa…

  • A. Aktivitas tersebut tidak membutuhkan sumber daya apapun
  • B. Aktivitas tersebut dapat ditunda tanpa batas waktu
  • C. Aktivitas tersebut memiliki biaya yang sangat rendah
  • D. Aktivitas tersebut berada pada jalur kritis dan tidak boleh ditunda
Jawaban: D. Aktivitas tersebut berada pada jalur kritis dan tidak boleh ditunda.
Slack atau float bernilai nol berarti aktivitas tersebut tidak memiliki kelonggaran waktu sama sekali, sehingga termasuk dalam jalur kritis dan keterlambatannya akan menunda penyelesaian proyek.
21.

Anggaran proyek yang mencakup cadangan dana untuk mengantisipasi risiko dan ketidakpastian yang belum teridentifikasi secara spesifik disebut…

  • A. Contingency reserve
  • B. Management reserve
  • C. Cost baseline
  • D. Budget at completion
Jawaban: B. Management reserve.
Management reserve adalah cadangan anggaran yang disisihkan untuk risiko yang tidak teridentifikasi atau kejadian tak terduga di luar ruang lingkup yang direncanakan, berbeda dengan contingency reserve yang untuk risiko yang sudah diketahui.
22.

Metode estimasi biaya yang menggunakan data biaya dari proyek serupa di masa lalu sebagai dasar perhitungan disebut estimasi…

  • A. Bottom-up
  • B. Parametrik
  • C. Analogis
  • D. Tiga titik
Jawaban: C. Analogis.
Estimasi analogis (analogous estimating) menggunakan nilai aktual dari proyek serupa yang pernah dilaksanakan sebelumnya sebagai dasar estimasi biaya atau durasi proyek baru.
23.

Earned Value Management (EVM) menggabungkan pengukuran ruang lingkup, jadwal, dan biaya untuk mengevaluasi kinerja proyek. Dalam EVM, Earned Value (EV) didefinisikan sebagai…

  • A. Nilai anggaran yang seharusnya diperoleh dari pekerjaan yang telah diselesaikan
  • B. Total biaya aktual yang telah dikeluarkan hingga saat ini
  • C. Anggaran yang direncanakan untuk periode waktu tertentu
  • D. Selisih antara biaya aktual dan biaya yang direncanakan
Jawaban: A. Nilai anggaran yang seharusnya diperoleh dari pekerjaan yang telah diselesaikan.
Earned Value (EV) merepresentasikan nilai dari pekerjaan yang sudah diselesaikan, diukur berdasarkan anggaran yang dialokasikan untuk pekerjaan tersebut, bukan biaya aktual yang dikeluarkan.
24.

Pada akhir bulan pertama, sebuah proyek memiliki Planned Value (PV) = Rp 100 juta, Earned Value (EV) = Rp 80 juta, dan Actual Cost (AC) = Rp 90 juta. Kondisi proyek tersebut adalah…

  • A. Di bawah anggaran dan sesuai jadwal
  • B. Di atas anggaran dan sesuai jadwal
  • C. Di bawah anggaran dan terlambat dari jadwal
  • D. Di atas anggaran dan terlambat dari jadwal
Jawaban: D. Di atas anggaran dan terlambat dari jadwal.
Cost Variance (CV) = EV – AC = 80 – 90 = -10 juta (negatif, artinya over budget). Schedule Variance (SV) = EV – PV = 80 – 100 = -20 juta (negatif, artinya terlambat). Maka proyek over budget dan behind schedule.
25.

Metode estimasi biaya bottom-up dilakukan dengan cara…

  • A. Menggunakan parameter statistik berdasarkan data historis proyek sejenis
  • B. Mengestimasi biaya setiap paket pekerjaan terkecil lalu menjumlahkannya ke atas
  • C. Membandingkan total biaya dengan proyek yang pernah dikerjakan sebelumnya
  • D. Memperkirakan biaya berdasarkan penilaian pakar tanpa perhitungan detail
Jawaban: B. Mengestimasi biaya setiap paket pekerjaan terkecil lalu menjumlahkannya ke atas.
Estimasi bottom-up memulai perhitungan dari work package terkecil dalam WBS, lalu mengakumulasikannya ke atas untuk mendapatkan total estimasi biaya proyek secara menyeluruh.
26.

Pengendalian proyek merupakan proses yang bertujuan untuk…

  • A. Mengidentifikasi seluruh risiko yang mungkin terjadi dalam proyek
  • B. Menyusun rencana anggaran proyek yang komprehensif
  • C. Memantau kemajuan proyek dan mengambil tindakan korektif jika terjadi penyimpangan
  • D. Menutup kontrak dengan vendor dan melakukan serah terima proyek
Jawaban: C. Memantau kemajuan proyek dan mengambil tindakan korektif jika terjadi penyimpangan.
Pengendalian proyek mencakup pemantauan kinerja proyek secara berkala dan pengambilan tindakan perbaikan bila ditemukan penyimpangan dari rencana agar proyek tetap berjalan sesuai ruang lingkup, jadwal, dan anggaran.
27.

Laporan kemajuan proyek (progress report) yang disusun secara berkala berfungsi sebagai…

  • A. Media komunikasi antara manajer proyek dan pemangku kepentingan mengenai status proyek
  • B. Dokumen legal yang mengikat antara pemilik proyek dan kontraktor
  • C. Dasar perhitungan bonus kinerja bagi seluruh anggota tim proyek
  • D. Pengganti rencana manajemen proyek apabila terjadi perubahan besar
Jawaban: A. Media komunikasi antara manajer proyek dan pemangku kepentingan mengenai status proyek.
Laporan kemajuan proyek digunakan untuk mengomunikasikan status terkini proyek kepada pemangku kepentingan, mencakup pencapaian, masalah yang dihadapi, dan proyeksi ke depan.
28.

Ketika hasil pemantauan menunjukkan bahwa proyek mengalami keterlambatan signifikan, tindakan korektif yang paling tepat dilakukan manajer proyek adalah…

  • A. Langsung mengakhiri proyek dan melaporkan kegagalan kepada sponsor
  • B. Mengurangi ruang lingkup proyek tanpa berkonsultasi dengan pemangku kepentingan
  • C. Menambah anggaran biaya proyek secara sepihak
  • D. Menganalisis penyebab keterlambatan dan mengambil tindakan perbaikan melalui proses formal
Jawaban: D. Menganalisis penyebab keterlambatan dan mengambil tindakan perbaikan melalui proses formal.
Manajer proyek harus menganalisis akar penyebab keterlambatan, menyusun rencana perbaikan, dan mengimplementasikannya melalui proses kontrol perubahan yang formal agar tidak menimbulkan masalah baru.
29.

Evaluasi kelayakan finansial proyek menggunakan Net Present Value (NPV). Suatu proyek dinyatakan layak secara finansial apabila nilai NPV-nya…

  • A. Sama dengan nol
  • B. Lebih besar dari nol
  • C. Lebih kecil dari nol
  • D. Lebih besar dari tingkat diskonto yang digunakan
Jawaban: B. Lebih besar dari nol.
NPV positif (lebih besar dari nol) menunjukkan bahwa nilai sekarang dari manfaat proyek melebihi nilai sekarang dari biayanya, sehingga proyek menguntungkan dan layak untuk dilaksanakan.
30.

Payback Period dalam evaluasi kelayakan finansial proyek digunakan untuk mengukur…

  • A. Tingkat pengembalian investasi dalam persentase per tahun
  • B. Nilai sekarang dari seluruh arus kas masuk proyek
  • C. Jangka waktu yang dibutuhkan untuk memulihkan investasi awal dari arus kas proyek
  • D. Selisih antara manfaat dan biaya proyek dalam nilai rupiah
Jawaban: C. Jangka waktu yang dibutuhkan untuk memulihkan investasi awal dari arus kas proyek.
Payback period mengukur berapa lama waktu yang diperlukan agar arus kas masuk kumulatif dari proyek dapat menutup kembali investasi awal yang telah dikeluarkan.
31.

Risiko proyek didefinisikan sebagai kejadian atau kondisi yang tidak pasti yang apabila terjadi akan berdampak pada tujuan proyek. Dalam manajemen risiko, proses pertama yang harus dilakukan adalah…

  • A. Identifikasi risiko
  • B. Analisis kuantitatif risiko
  • C. Pemantauan dan pengendalian risiko
  • D. Perencanaan respons risiko
Jawaban: A. Identifikasi risiko.
Proses manajemen risiko diawali dengan identifikasi risiko, yaitu proses mendokumentasikan seluruh risiko yang dapat mempengaruhi proyek, sebelum dilakukan analisis dan perencanaan respons.
32.

Matriks probabilitas dan dampak dalam analisis risiko digunakan untuk…

  • A. Menghitung biaya yang dibutuhkan untuk mengatasi setiap risiko yang teridentifikasi
  • B. Menetapkan penanggung jawab atas setiap risiko dalam tim proyek
  • C. Mengkomunikasikan daftar risiko kepada semua pemangku kepentingan proyek
  • D. Mengklasifikasikan risiko berdasarkan kombinasi kemungkinan terjadi dan besarnya dampak
Jawaban: D. Mengklasifikasikan risiko berdasarkan kombinasi kemungkinan terjadi dan besarnya dampak.
Matriks probabilitas dan dampak merupakan alat analisis risiko kualitatif yang mengklasifikasikan risiko ke dalam kategori tinggi, sedang, dan rendah berdasarkan perkalian nilai probabilitas dan nilai dampaknya.
33.

Strategi respons risiko yang dilakukan dengan mengubah rencana proyek untuk menghilangkan ancaman atau melindungi tujuan proyek dari dampak risiko disebut strategi…

  • A. Transfer (pemindahan)
  • B. Avoidance (penghindaran)
  • C. Mitigation (mitigasi)
  • D. Acceptance (penerimaan)
Jawaban: B. Avoidance (penghindaran).
Strategi avoidance dilakukan dengan mengubah rencana proyek untuk sepenuhnya menghilangkan ancaman risiko, misalnya dengan memperluas jadwal, mengubah strategi, atau mengurangi ruang lingkup.
34.

Dalam manajemen risiko proyek, risk register (daftar risiko) merupakan dokumen yang berisi…

  • A. Daftar anggaran cadangan untuk setiap risiko yang teridentifikasi
  • B. Jadwal pelaksanaan tindakan pencegahan risiko beserta penanggungjawabnya
  • C. Daftar risiko yang teridentifikasi beserta analisis, respons, dan status pemantauannya
  • D. Laporan insiden risiko yang telah terjadi selama pelaksanaan proyek
Jawaban: C. Daftar risiko yang teridentifikasi beserta analisis, respons, dan status pemantauannya.
Risk register adalah dokumen manajemen risiko yang mencatat seluruh risiko yang telah diidentifikasi, hasil analisisnya, rencana respons, pemilik risiko, serta status pemantauannya selama proyek berlangsung.
35.

Perangkat lunak manajemen proyek seperti Microsoft Project digunakan dalam pengelolaan proyek untuk membantu…

  • A. Penjadwalan, alokasi sumber daya, dan pemantauan kemajuan proyek secara terintegrasi
  • B. Penulisan dokumen kontrak dan perjanjian kerja sama proyek
  • C. Pengembangan kode program sistem informasi yang menjadi deliverable proyek
  • D. Analisis keuangan dan pelaporan pajak atas investasi proyek
Jawaban: A. Penjadwalan, alokasi sumber daya, dan pemantauan kemajuan proyek secara terintegrasi.
Perangkat lunak manajemen proyek membantu manajer dalam membuat jadwal, mengalokasikan sumber daya, melacak kemajuan, dan mengidentifikasi masalah secara terintegrasi dalam satu platform.
36.

Dalam Microsoft Project, fitur yang digunakan untuk menampilkan hubungan ketergantungan antar tugas secara visual dalam bentuk jaringan adalah…

  • A. Resource Sheet
  • B. Task Usage View
  • C. Tracking Gantt
  • D. Network Diagram View
Jawaban: D. Network Diagram View.
Network Diagram View (sebelumnya PERT Chart) di Microsoft Project menampilkan tugas-tugas proyek dalam bentuk kotak yang dihubungkan dengan panah untuk menunjukkan ketergantungan antar tugas.
37.

Dalam konteks manajemen proyek, pemangku kepentingan (stakeholders) proyek meliputi…

  • A. Hanya pihak yang membiayai proyek dan tim pelaksana proyek
  • B. Semua individu atau kelompok yang mempengaruhi atau dipengaruhi oleh hasil proyek
  • C. Hanya pihak internal organisasi yang terlibat langsung dalam pelaksanaan proyek
  • D. Hanya pengguna akhir dari produk atau layanan yang dihasilkan proyek
Jawaban: B. Semua individu atau kelompok yang mempengaruhi atau dipengaruhi oleh hasil proyek.
Pemangku kepentingan mencakup siapa saja yang memiliki kepentingan terhadap proyek atau terdampak oleh hasil proyek, baik dari internal maupun eksternal organisasi.
38.

Keberhasilan proyek sistem informasi umumnya diukur berdasarkan tiga kriteria utama yang dikenal sebagai iron triangle. Ketiga kriteria tersebut adalah…

  • A. Kepuasan pengguna, inovasi teknologi, dan keuntungan finansial
  • B. Sumber daya manusia, teknologi, dan proses bisnis
  • C. Selesai tepat waktu, sesuai anggaran, dan memenuhi spesifikasi mutu
  • D. Kepuasan klien, kepatuhan regulasi, dan keberlanjutan operasional
Jawaban: C. Selesai tepat waktu, sesuai anggaran, dan memenuhi spesifikasi mutu.
Iron triangle atau triple constraint mendefinisikan keberhasilan proyek dari tiga dimensi utama yaitu time (tepat waktu), cost (sesuai anggaran), dan scope/quality (memenuhi spesifikasi yang disepakati).
39.

Teknik brainstorming yang melibatkan para pakar untuk mengidentifikasi risiko proyek secara anonim melalui beberapa putaran kuesioner disebut teknik…

  • A. Delphi
  • B. Nominal group
  • C. Crawford slip
  • D. Affinity diagram
Jawaban: A. Delphi.
Teknik Delphi mengumpulkan masukan dari para pakar melalui beberapa putaran kuesioner secara anonim, sehingga menghasilkan konsensus yang lebih objektif tanpa pengaruh dominasi individu tertentu.
40.

Proses penutupan proyek (project closure) mencakup kegiatan…

  • A. Penentuan anggaran awal dan pembentukan tim proyek
  • B. Pembuatan WBS dan penjadwalan aktivitas proyek
  • C. Identifikasi risiko dan penyusunan rencana respons risiko
  • D. Serah terima deliverable, pengarsipan dokumen, dan evaluasi pelajaran yang dipetik
Jawaban: D. Serah terima deliverable, pengarsipan dokumen, dan evaluasi pelajaran yang dipetik.
Fase penutupan proyek mencakup finalisasi dan serah terima hasil proyek kepada klien, pengarsipan seluruh dokumen proyek, pembubaran tim, serta pendokumentasian lessons learned untuk proyek masa depan.
41.

Internal Rate of Return (IRR) dalam evaluasi kelayakan proyek merupakan tingkat diskonto yang membuat nilai NPV proyek menjadi…

  • A. Paling maksimum
  • B. Sama dengan nol
  • C. Lebih besar dari biaya modal
  • D. Paling minimum negatif
Jawaban: B. Sama dengan nol.
IRR adalah tingkat diskonto di mana nilai sekarang dari arus kas masuk sama persis dengan investasi awal, sehingga NPV = 0. Proyek diterima jika IRR lebih besar dari tingkat diskonto minimum yang disyaratkan.
42.

Analisis Cost-Benefit dalam evaluasi proyek sistem informasi membandingkan…

  • A. Biaya pengembangan dengan biaya pemeliharaan sistem
  • B. Anggaran yang direncanakan dengan biaya aktual yang dikeluarkan
  • C. Total manfaat yang diperoleh dengan total biaya yang dikeluarkan selama siklus hidup proyek
  • D. Biaya sumber daya manusia dengan biaya infrastruktur teknologi
Jawaban: C. Total manfaat yang diperoleh dengan total biaya yang dikeluarkan selama siklus hidup proyek.
Analisis cost-benefit menilai kelayakan proyek dengan membandingkan seluruh manfaat (tangible dan intangible) dengan seluruh biaya yang dikeluarkan selama siklus hidup proyek untuk menentukan apakah investasi layak dilakukan.
43.

Strategi respons risiko yang dilakukan dengan memindahkan dampak negatif risiko kepada pihak ketiga, misalnya melalui asuransi atau subkontrak, disebut strategi…

  • A. Transfer
  • B. Avoidance
  • C. Acceptance
  • D. Mitigation
Jawaban: A. Transfer.
Strategi transfer risiko memindahkan tanggung jawab atas dampak negatif risiko kepada pihak lain, seperti membeli asuransi, menggunakan garansi vendor, atau melimpahkan risiko tertentu kepada subkontraktor.
44.

Perbedaan mendasar antara analisis risiko kualitatif dan kuantitatif dalam manajemen proyek adalah…

  • A. Analisis kualitatif lebih mahal dan membutuhkan lebih banyak data dibandingkan kuantitatif
  • B. Analisis kuantitatif menggunakan penilaian subjektif tim, sementara kualitatif menggunakan data numerik
  • C. Analisis kualitatif dilakukan setelah respons risiko diimplementasikan
  • D. Analisis kualitatif menggunakan skala deskriptif (tinggi, sedang, rendah), sementara kuantitatif menggunakan nilai numerik untuk mengukur dampak risiko
Jawaban: D. Analisis kualitatif menggunakan skala deskriptif (tinggi, sedang, rendah), sementara kuantitatif menggunakan nilai numerik untuk mengukur dampak risiko.
Analisis risiko kualitatif menggunakan penilaian relatif dengan skala kategori, sedangkan analisis kuantitatif menggunakan data numerik dan teknik statistik seperti simulasi Monte Carlo untuk mengukur dampak risiko secara terukur.
45.

Dalam pengelolaan proyek menggunakan perangkat lunak, fitur resource leveling digunakan untuk…

  • A. Menghitung total anggaran biaya sumber daya proyek secara otomatis
  • B. Menyeimbangkan beban kerja sumber daya agar tidak terjadi overallocation
  • C. Mengidentifikasi sumber daya yang paling kritis dalam jalur kritis proyek
  • D. Membuat laporan penggunaan sumber daya untuk keperluan audit proyek
Jawaban: B. Menyeimbangkan beban kerja sumber daya agar tidak terjadi overallocation.
Resource leveling adalah teknik penyesuaian jadwal proyek untuk menghilangkan kondisi kelebihan beban (overallocation) pada sumber daya dengan cara menggeser atau memperpanjang jadwal aktivitas tertentu.
46.

Suatu proyek sistem informasi menggunakan metode pengembangan Scrum. Dalam Scrum, unit kerja yang menghasilkan increment produk dalam periode waktu tetap (biasanya 2-4 minggu) disebut…

  • A. Iteration
  • B. Release
  • C. Sprint
  • D. Cycle
Jawaban: C. Sprint.
Sprint adalah siklus pengembangan dalam Scrum dengan durasi tetap (time-box) antara satu hingga empat minggu, di mana tim mengerjakan sekumpulan item dari product backlog dan menghasilkan increment produk yang dapat dirilis.
47.

Manajer proyek sedang mempertimbangkan dua proyek. Proyek X memiliki NPV Rp 500 juta dengan investasi awal Rp 1 miliar, sementara Proyek Y memiliki NPV Rp 400 juta dengan investasi awal Rp 600 juta. Jika sumber daya terbatas, pilihan yang lebih efisien berdasarkan rasio manfaat terhadap biaya adalah…

  • A. Proyek Y, karena memiliki rasio NPV terhadap investasi yang lebih tinggi
  • B. Proyek X, karena memiliki nilai NPV absolut yang lebih besar
  • C. Proyek X, karena investasi awalnya lebih besar menunjukkan proyek lebih besar
  • D. Kedua proyek setara karena perbedaan NPV tidak signifikan
Jawaban: A. Proyek Y, karena memiliki rasio NPV terhadap investasi yang lebih tinggi.
Rasio NPV/Investasi Proyek X = 500/1000 = 0,5, sedangkan Proyek Y = 400/600 = 0,67. Proyek Y lebih efisien karena menghasilkan nilai lebih tinggi per rupiah yang diinvestasikan.
48.

Dalam manajemen biaya proyek, cost baseline merupakan anggaran yang telah disetujui dan berfungsi sebagai…

  • A. Batas maksimum pengeluaran yang tidak boleh dilampaui dalam kondisi apapun
  • B. Estimasi kasar biaya proyek sebelum perencanaan detail dilakukan
  • C. Dana cadangan untuk mengatasi risiko biaya yang tidak terduga
  • D. Acuan pengukuran kinerja biaya proyek selama pelaksanaan berlangsung
Jawaban: D. Acuan pengukuran kinerja biaya proyek selama pelaksanaan berlangsung.
Cost baseline adalah anggaran proyek yang telah disepakati dan berfungsi sebagai dasar perbandingan untuk mengukur dan memantau kinerja biaya aktual proyek selama pelaksanaan.
49.

Pada tahap pengendalian proyek, Schedule Performance Index (SPI) yang bernilai kurang dari 1 menunjukkan bahwa proyek…

  • A. Berjalan lebih cepat dari jadwal yang direncanakan
  • B. Mengalami keterlambatan dari jadwal yang direncanakan
  • C. Berjalan sesuai dengan jadwal yang direncanakan
  • D. Memiliki pengeluaran melebihi anggaran yang direncanakan
Jawaban: B. Mengalami keterlambatan dari jadwal yang direncanakan.
SPI = EV/PV. Nilai SPI kurang dari 1 berarti earned value lebih kecil dari planned value, menandakan proyek lebih lambat dari jadwal. SPI lebih dari 1 menunjukkan proyek lebih cepat dari jadwal.
50.

Manajer proyek sebuah proyek pengembangan sistem informasi ingin memilih metodologi yang paling sesuai untuk proyek dengan kebutuhan yang masih tidak pasti dan kemungkinan besar akan berubah selama pengembangan. Rekomendasi metodologi yang paling tepat adalah…

  • A. Waterfall, karena memiliki fase yang terstruktur dan terdokumentasi dengan baik
  • B. PRINCE2, karena memiliki kontrol yang ketat terhadap perubahan ruang lingkup
  • C. Agile, karena adaptif terhadap perubahan kebutuhan dan menghasilkan increment secara bertahap
  • D. Spiral, karena menggabungkan semua keunggulan metodologi waterfall dan prototyping
Jawaban: C. Agile, karena adaptif terhadap perubahan kebutuhan dan menghasilkan increment secara bertahap.
Agile sangat cocok untuk proyek dengan kebutuhan yang tidak pasti atau sering berubah, karena menggunakan siklus pendek iteratif yang memungkinkan tim merespons perubahan dengan cepat sambil tetap menghasilkan nilai produk secara berkelanjutan.

Rajin mengerjakan Soal UO UT dan berbagai latihan lainnya terbukti membuat mahasiswa lebih adaptif menghadapi beragam format ujian UT. Perlu kamu tahu, UT menerapkan beberapa skema penilaian, mulai dari Ujian Tatap Muka atau UTM yang digelar langsung di lokasi ujian, Ujian Online atau UO.

Percayai setiap langkah belajar yang sudah kamu tempuh. Setiap soal yang kamu kerjakan, setiap modul yang kamu baca malam-malam, itu semua bukan sia-sia. Semoga persiapanmu menghadapi Soal UAS UT MSIM4406 Manajemen Proyek Sistem Informasi berbuah nilai yang membanggakan.

Bagikan

error: Content is protected !!