Soalut.com gratis berkat dukungan kamu. Bantu kami tetap online.❤ Gratis selamanya

Donasi sekarang

Soal UAS UT SATS4111 Komputer I dan Kunci Jawaban

Aplikasi Resmi

Soalut.com — Soal Ujian UT

★★★★★ · Gratis · 9 MB · Android
Unduh
Soal UAS UT SATS4111 Komputer I dan Kunci Jawaban
Soal UT SATS4111 Komputer I

Menjelang Ujian Akhir Semester di Universitas Terbuka, banyak mahasiswa mulai merasakan tekanan yang cukup nyata. Bukan sekadar soal motivasi belajar, tapi lebih ke arah bagaimana cara mencerna tumpukan modul yang padat agar benar-benar dipahami, bukan sekadar dibaca.

Salah satu mata kuliah yang patut mendapat perhatian ekstra adalah SATS4111 Komputer I. Mata kuliah ini bukan hanya soal teori, melainkan melatih mahasiswa untuk berpikir analitis dalam memilih media komunikasi yang sesuai konteks dan merancang pesan yang benar-benar efektif.

Berlatih mengerjakan Soal UAS UT SATS4111 Komputer I secara konsisten adalah langkah paling cerdas yang bisa kamu ambil sekarang. Lewat latihan, kamu bisa mengenali pola Soal Ujian UT yang sering muncul, melatih kecepatan berpikir, sekaligus memastikan tidak ada celah pemahaman yang tertinggal sebelum hari H tiba.

Catatan: Soal-soal ini akan terus diperbarui mengikuti modul terbaru Universitas Terbuka.

Soal UT SATS4111 Komputer I

1.

R adalah perangkat lunak yang dikembangkan untuk keperluan komputasi statistik dan grafik. Sifat R sebagai perangkat lunak bebas berarti pengguna dapat…

  • A. Menggunakan R hanya untuk keperluan akademik tanpa izin komersial
  • B. Menggunakan, menyalin, memodifikasi, dan mendistribusikan R secara bebas
  • C. Menggunakan R secara gratis tetapi tidak boleh memodifikasi kode sumbernya
  • D. Mendistribusikan R hanya kepada sesama pengguna terdaftar
Jawaban: B. Menggunakan, menyalin, memodifikasi, dan mendistribusikan R secara bebas.
Perangkat lunak bebas (free software) memberikan kebebasan kepada pengguna untuk menggunakan, menyalin, memodifikasi, dan mendistribusikan perangkat lunak tersebut tanpa batasan lisensi komersial.
2.

Lingkungan pemrograman yang digunakan secara resmi dan paling umum bersama R untuk memberikan antarmuka yang lebih nyaman bagi pengguna adalah…

  • A. RStudio
  • B. SPSS
  • C. Jupyter Notebook
  • D. Visual Studio Code
Jawaban: A. RStudio.
RStudio adalah Integrated Development Environment (IDE) yang paling umum digunakan bersama R, menyediakan antarmuka grafis yang memudahkan penulisan skrip, visualisasi, dan manajemen paket.
3.

Ketika pengguna mengetikkan perintah langsung di konsol R dan menekan Enter, maka R akan segera mengeksekusi perintah tersebut. Cara penggunaan R seperti ini disebut mode…

  • A. Mode batch
  • B. Mode skrip
  • C. Mode interaktif
  • D. Mode kompilasi
Jawaban: C. Mode interaktif.
Mode interaktif memungkinkan pengguna memasukkan perintah satu per satu di konsol R dan hasilnya langsung ditampilkan, berbeda dengan mode batch yang menjalankan seluruh skrip sekaligus.
4.

Dalam sistem R, objek yang menyimpan hasil komputasi atau data dapat dipanggil kembali kapan saja selama sesi berlangsung. Tempat penyimpanan semua objek aktif selama sesi R disebut…

  • A. Library R
  • B. Direktori kerja
  • C. Repository CRAN
  • D. Ruang kerja (workspace)
Jawaban: D. Ruang kerja (workspace).
Ruang kerja (workspace) adalah lingkungan memori R tempat semua objek yang dibuat selama sesi aktif tersimpan dan dapat dipanggil kembali menggunakan nama objek tersebut.
5.

Fungsi yang digunakan untuk menampilkan daftar semua objek yang sedang aktif di dalam ruang kerja R adalah…

  • A. show()
  • B. ls()
  • C. dir()
  • D. objects.list()
Jawaban: B. ls().
Fungsi ls() digunakan untuk menampilkan daftar nama semua objek yang tersimpan di ruang kerja R saat ini, sehingga pengguna dapat mengetahui objek apa saja yang telah dibuat.
6.

Perhatikan perintah berikut: x <- 10. Operator yang digunakan dalam perintah tersebut berfungsi untuk…

  • A. Membandingkan nilai x dengan nilai 10
  • B. Menampilkan nilai 10 ke layar konsol
  • C. Menetapkan nilai 10 ke dalam objek bernama x
  • D. Menguji apakah x lebih kecil dari 10
Jawaban: C. Menetapkan nilai 10 ke dalam objek bernama x.
Operator <- adalah operator penugasan (assignment) dalam R yang digunakan untuk menyimpan suatu nilai ke dalam sebuah objek dengan nama tertentu.
7.

Dalam sistem R, paket tambahan yang dibutuhkan pengguna dapat diunduh dan dipasang secara otomatis dari repositori resmi R. Repositori resmi tersebut dikenal dengan nama…

  • A. CRAN (Comprehensive R Archive Network)
  • B. GitHub Package Repository
  • C. RForge Central Library
  • D. Bioconductor Main Archive
Jawaban: A. CRAN (Comprehensive R Archive Network).
CRAN adalah jaringan server resmi yang menyimpan distribusi R dan ribuan paket tambahan yang dapat dipasang oleh pengguna menggunakan fungsi install.packages().
8.

Setelah paket berhasil dipasang di sistem R, langkah yang harus dilakukan agar fungsi-fungsi dalam paket tersebut dapat digunakan dalam sesi aktif adalah…

  • A. Mengunduh ulang paket dari CRAN
  • B. Memulai ulang (restart) sesi R
  • C. Menyimpan ruang kerja terlebih dahulu
  • D. Memanggil paket menggunakan fungsi library()
Jawaban: D. Memanggil paket menggunakan fungsi library().
Fungsi library() digunakan untuk memuat paket yang sudah terpasang ke dalam sesi R aktif sehingga semua fungsi di dalam paket tersebut dapat digunakan.
9.

Dalam R, sebuah objek dapat berisi berbagai jenis data. Jenis objek yang paling sederhana dan hanya menyimpan satu nilai tunggal disebut…

  • A. Vektor
  • B. Skalar
  • C. List
  • D. Data frame
Jawaban: B. Skalar.
Skalar adalah objek yang hanya menyimpan satu nilai tunggal, dan dalam R secara teknis diperlakukan sebagai vektor dengan panjang satu.
10.

Seorang mahasiswa menjalankan perintah rm(x) di konsol R. Apa yang terjadi setelah perintah tersebut dieksekusi?

  • A. Objek x ditampilkan di layar konsol
  • B. Objek x disimpan ke dalam file di direktori kerja
  • C. Objek x dihapus dari ruang kerja R
  • D. Nilai objek x diubah menjadi nol
Jawaban: C. Objek x dihapus dari ruang kerja R.
Fungsi rm() atau remove() digunakan untuk menghapus objek dari ruang kerja R sehingga objek tersebut tidak lagi dapat diakses dalam sesi yang berjalan.
11.

Dalam R, informasi bantuan mengenai fungsi tertentu dapat diakses langsung dari konsol. Perintah yang tepat untuk membuka halaman bantuan fungsi mean() adalah…

  • A. ?mean
  • B. help.mean()
  • C. info(mean)
  • D. describe(mean)
Jawaban: A. ?mean.
Tanda tanya ? diikuti nama fungsi adalah cara cepat untuk mengakses halaman dokumentasi bantuan suatu fungsi di R, setara dengan mengetik help(mean).
12.

Mekanisme kerja R bersifat berbasis objek. Pernyataan yang paling tepat menjelaskan konsep objek dalam R adalah…

  • A. Objek hanya dapat menyimpan data numerik
  • B. Objek adalah fungsi yang mengembalikan nilai tertentu
  • C. Objek adalah file yang tersimpan di direktori kerja
  • D. Objek adalah entitas dalam memori R yang menyimpan data dengan nama tertentu
Jawaban: D. Objek adalah entitas dalam memori R yang menyimpan data dengan nama tertentu.
Dalam R, segala sesuatu yang dibuat dan disimpan selama sesi kerja disebut objek, yang dapat berupa data numerik, karakter, vektor, matriks, maupun fungsi.
13.

Perhatikan perintah berikut: y <- c(2, 4, 6, 8). Fungsi c() dalam perintah tersebut digunakan untuk…

  • A. Menghitung jumlah elemen dalam objek
  • B. Menggabungkan beberapa nilai menjadi sebuah vektor
  • C. Mengonversi nilai menjadi tipe karakter
  • D. Membuat matriks dari nilai-nilai yang diberikan
Jawaban: B. Menggabungkan beberapa nilai menjadi sebuah vektor.
Fungsi c() (concatenate) adalah fungsi dasar dalam R yang digunakan untuk menggabungkan beberapa nilai atau objek menjadi sebuah vektor.
14.

Seorang analis ingin menampilkan nilai dari objek bernama hasil di konsol R tanpa menggunakan fungsi khusus. Cara paling sederhana untuk melakukannya adalah…

  • A. Mengetik show(hasil)
  • B. Mengetik display(hasil)
  • C. Mengetik nama objek hasil lalu menekan Enter
  • D. Mengetik output(hasil)
Jawaban: C. Mengetik nama objek hasil lalu menekan Enter.
Dalam R, mengetik nama objek di konsol dan menekan Enter akan secara otomatis menampilkan isi objek tersebut. Cara ini setara dengan menggunakan fungsi print().
15.

Tipe data dalam R yang digunakan untuk menyimpan nilai logika benar atau salah disebut tipe…

  • A. Logical
  • B. Integer
  • C. Character
  • D. Complex
Jawaban: A. Logical.
Tipe data logical dalam R digunakan untuk menyimpan nilai TRUE atau FALSE, yang merupakan hasil dari operasi perbandingan atau logika.
16.

Dalam R, nilai khusus yang merepresentasikan data yang tidak tersedia atau hilang dinyatakan dengan simbol…

  • A. NULL
  • B. NaN
  • C. Inf
  • D. NA
Jawaban: D. NA.
NA (Not Available) adalah nilai khusus dalam R yang digunakan untuk merepresentasikan data yang hilang atau tidak tersedia, berbeda dengan NULL yang mewakili objek kosong dan NaN untuk hasil komputasi tidak terdefinisi.
17.

Fungsi class() dalam R digunakan untuk…

  • A. Menampilkan ukuran dimensi dari sebuah objek
  • B. Mengetahui jenis atau kelas dari sebuah objek
  • C. Mengklasifikasikan data ke dalam kelompok tertentu
  • D. Membuat kategori baru dalam data frame
Jawaban: B. Mengetahui jenis atau kelas dari sebuah objek.
Fungsi class() mengembalikan nama kelas dari objek R, misalnya “numeric”, “character”, “logical”, “matrix”, atau “data.frame”.
18.

Operasi aritmetika berikut dijalankan di R: 7 %% 3. Hasil yang akan ditampilkan adalah…

  • A. 2.333
  • B. 4
  • C. 1
  • D. 3
Jawaban: C. 1.
Operator %% dalam R adalah operator modulo yang menghasilkan sisa pembagian. Pembagian 7 oleh 3 menghasilkan hasil bagi 2 dengan sisa 1, sehingga 7 %% 3 menghasilkan nilai 1.
19.

Untuk membaca file teks berformat CSV yang tersimpan di direktori kerja ke dalam R sebagai data frame, fungsi yang paling tepat digunakan adalah…

  • A. read.csv()
  • B. load.csv()
  • C. import.csv()
  • D. open.file()
Jawaban: A. read.csv().
Fungsi read.csv() adalah fungsi bawaan R yang digunakan untuk membaca file CSV dan menyimpannya sebagai data frame, dengan pemisah kolom berupa koma secara default.
20.

Seorang peneliti ingin menyimpan data frame bernama df_hasil ke dalam file CSV dengan nama “output.csv”. Perintah yang benar untuk melakukan hal tersebut adalah…

  • A. save.csv(df_hasil, "output.csv")
  • B. export(df_hasil, file = "output.csv")
  • C. write.file(df_hasil, "output.csv")
  • D. write.csv(df_hasil, "output.csv")
Jawaban: D. write.csv(df_hasil, "output.csv").
Fungsi write.csv() adalah fungsi bawaan R yang digunakan untuk mengekspor data frame ke dalam file berformat CSV di direktori kerja.
21.

Dalam R, objek yang digunakan untuk menyimpan kumpulan data dalam format baris dan kolom, di mana setiap kolom dapat memiliki tipe data yang berbeda, disebut…

  • A. Matriks
  • B. Data frame
  • C. Array
  • D. List
Jawaban: B. Data frame.
Data frame adalah struktur data dua dimensi dalam R yang mirip tabel, di mana setiap kolom dapat berisi tipe data yang berbeda (numerik, karakter, logika), berbeda dengan matriks yang mengharuskan satu tipe data seragam.
22.

Fungsi factor() dalam R digunakan untuk membuat objek bertipe faktor. Tipe data faktor paling tepat digunakan untuk merepresentasikan…

  • A. Deret bilangan numerik yang berurutan
  • B. Nilai desimal dengan presisi tinggi
  • C. Data kategorik dengan kategori yang terbatas dan berulang
  • D. Teks panjang berupa kalimat atau paragraf
Jawaban: C. Data kategorik dengan kategori yang terbatas dan berulang.
Faktor dalam R dirancang untuk menyimpan data kategorik seperti jenis kelamin, golongan darah, atau tingkat pendidikan, di mana terdapat sejumlah level atau kategori yang terbatas.
23.

Perhatikan perintah berikut: mat <- matrix(1:9, nrow = 3, ncol = 3). Nilai yang terdapat pada baris kedua, kolom ketiga dari matriks mat adalah…

  • A. 8
  • B. 6
  • C. 5
  • D. 7
Jawaban: A. 8.
R mengisi matriks secara kolom-per-kolom (by column). Kolom pertama berisi 1,2,3; kolom kedua berisi 4,5,6; kolom ketiga berisi 7,8,9. Baris kedua kolom ketiga adalah nilai 8.
24.

Konversi tipe data dalam R dapat dilakukan menggunakan fungsi as.(). Jika pengguna ingin mengubah vektor numerik menjadi vektor karakter, fungsi yang digunakan adalah…

  • A. to.character()
  • B. convert.char()
  • C. num.to.char()
  • D. as.character()
Jawaban: D. as.character().
Fungsi as.character() adalah fungsi konversi tipe data dalam R yang mengubah objek numerik, logika, atau tipe lain menjadi tipe karakter.
25.

Fungsi aritmetika sqrt() dalam R digunakan untuk menghitung…

  • A. Nilai absolut dari suatu bilangan
  • B. Akar kuadrat dari suatu bilangan
  • C. Nilai pangkat dari suatu bilangan
  • D. Logaritma natural dari suatu bilangan
Jawaban: B. Akar kuadrat dari suatu bilangan.
Fungsi sqrt(x) dalam R menghitung akar kuadrat dari nilai x. Misalnya, sqrt(16) menghasilkan 4.
26.

Dalam R, vektor adalah struktur data satu dimensi. Untuk mengakses elemen ketiga dari vektor bernama v, notasi yang benar adalah…

  • A. v{3}
  • B. v(3)
  • C. v[3]
  • D. v.get(3)
Jawaban: C. v[3].
Dalam R, pengindeksan elemen vektor menggunakan tanda kurung siku []. Indeks dimulai dari 1, sehingga v[3] mengakses elemen ketiga dari vektor v.
27.

Operasi vektor dalam R bersifat tervektorisasi. Jika a <- c(1, 2, 3) dan b <- c(4, 5, 6), maka hasil dari a + b adalah…

  • A. c(5, 7, 9)
  • B. c(1, 2, 3, 4, 5, 6)
  • C. 21
  • D. c(4, 10, 18)
Jawaban: A. c(5, 7, 9).
R melakukan operasi vektor secara elemen per elemen. Penjumlahan a + b menghasilkan (1+4, 2+5, 3+6) = c(5, 7, 9).
28.

Dalam R, fungsi yang digunakan untuk mengetahui panjang (jumlah elemen) sebuah vektor adalah…

  • A. size()
  • B. count()
  • C. dim()
  • D. length()
Jawaban: D. length().
Fungsi length() mengembalikan jumlah elemen dalam sebuah vektor atau objek R lainnya. Fungsi dim() digunakan untuk objek multi-dimensi seperti matriks.
29.

Matriks dalam R harus memiliki sifat homogen. Yang dimaksud dengan sifat homogen pada matriks adalah…

  • A. Jumlah baris dan kolom matriks harus sama
  • B. Semua elemen matriks harus bertipe data yang sama
  • C. Nilai semua elemen dalam matriks harus identik
  • D. Matriks hanya dapat berisi bilangan bulat positif
Jawaban: B. Semua elemen matriks harus bertipe data yang sama.
Matriks dalam R bersifat homogen, artinya semua elemen di dalamnya harus memiliki tipe data yang sama, seperti semua numerik atau semua karakter. Jika tipe berbeda, R akan melakukan konversi otomatis (coercion).
30.

Array dalam R berbeda dengan matriks karena array dapat memiliki…

  • A. Tipe data yang beragam di setiap elemennya
  • B. Jumlah baris yang lebih besar dari jumlah kolomnya
  • C. Lebih dari dua dimensi
  • D. Nama elemen yang berbeda di setiap posisi
Jawaban: C. Lebih dari dua dimensi.
Array dalam R adalah generalisasi dari matriks yang dapat memiliki dua dimensi atau lebih, sedangkan matriks terbatas pada dua dimensi saja (baris dan kolom).
31.

Fungsi dasar dalam R untuk membuat grafik garis atau titik sederhana dari dua vektor data x dan y adalah…

  • A. plot()
  • B. graph()
  • C. draw()
  • D. chart()
Jawaban: A. plot().
Fungsi plot() adalah fungsi grafik generik dasar dalam R yang dapat digunakan untuk membuat berbagai jenis grafik, termasuk grafik titik dan garis, berdasarkan data yang diberikan.
32.

Dalam sistem grafik R, parameter type = "l" pada fungsi plot() menghasilkan grafik berupa…

  • A. Grafik titik (scatter plot)
  • B. Grafik batang (bar chart)
  • C. Grafik pie (pie chart)
  • D. Grafik garis (line chart)
Jawaban: D. Grafik garis (line chart).
Parameter type pada fungsi plot() menentukan jenis tampilan grafik. Nilai “l” menghasilkan grafik garis, “p” menghasilkan titik, dan “b” menghasilkan keduanya.
33.

Fungsi hist() dalam R digunakan untuk membuat grafik histogram. Histogram paling tepat digunakan untuk memvisualisasikan…

  • A. Hubungan antara dua variabel kategorik
  • B. Distribusi frekuensi dari satu variabel numerik
  • C. Perbandingan proporsi beberapa kategori
  • D. Tren nilai dari waktu ke waktu
Jawaban: B. Distribusi frekuensi dari satu variabel numerik.
Histogram membagi rentang nilai suatu variabel numerik menjadi interval (bins) dan menampilkan frekuensi kemunculan nilai pada setiap interval, sehingga pola distribusi data dapat terlihat.
34.

Argumen main pada fungsi plot() digunakan untuk…

  • A. Mengatur warna utama grafik
  • B. Menentukan skala sumbu utama
  • C. Menambahkan judul pada grafik
  • D. Memilih tipe garis utama
Jawaban: C. Menambahkan judul pada grafik.
Argumen main pada fungsi grafik R digunakan untuk menetapkan teks judul yang ditampilkan di bagian atas grafik, sementara xlab dan ylab digunakan untuk label sumbu.
35.

Fungsi tingkat tinggi ggplot() dalam R berasal dari paket yang dirancang untuk membuat grafik yang lebih fleksibel dan estetis. Paket tersebut adalah…

  • A. ggplot2
  • B. lattice
  • C. plotly
  • D. graphics
Jawaban: A. ggplot2.
Paket ggplot2 adalah salah satu paket visualisasi data paling populer dalam R yang mengimplementasikan “Grammar of Graphics” dan menyediakan fungsi ggplot() sebagai fondasi pembuatan grafik.
36.

Seorang analis menggunakan R dan ingin mengimpor data dari file Microsoft Excel berformat .xlsx. Paket yang umum digunakan untuk keperluan ini adalah…

  • A. xlsread
  • B. opendata
  • C. excelR
  • D. readxl
Jawaban: D. readxl.
Paket readxl adalah paket R yang populer dan direkomendasikan untuk membaca file Microsoft Excel berformat .xls maupun .xlsx ke dalam R sebagai data frame.
37.

Dalam R, untuk mengimpor data dari file teks dengan pemisah spasi menggunakan fungsi bawaan, fungsi yang paling tepat digunakan adalah…

  • A. read.csv()
  • B. read.table()
  • C. read.delim2()
  • D. scan()
Jawaban: B. read.table().
Fungsi read.table() adalah fungsi umum untuk membaca file teks dengan berbagai jenis pemisah. Secara default menggunakan spasi sebagai pemisah kolom, sehingga cocok untuk file ASCII berformat tabel.
38.

Paket statistik SPSS menyimpan data dalam format file berekstensi .sav. Untuk mengimpor file berformat .sav ke dalam R, paket yang dapat digunakan adalah…

  • A. readSPSS
  • B. importStat
  • C. foreign
  • D. statdata
Jawaban: C. foreign.
Paket foreign adalah paket bawaan R yang menyediakan fungsi untuk membaca dan menulis data dari berbagai format perangkat lunak statistik lain, termasuk SPSS (.sav), SAS, dan Stata.
39.

Dalam R, fungsi distribusi probabilitas kontinu yang digunakan untuk menghitung nilai fungsi kerapatan probabilitas (pdf) distribusi normal adalah…

  • A. dnorm()
  • B. pnorm()
  • C. qnorm()
  • D. rnorm()
Jawaban: A. dnorm().
Dalam R, awalan fungsi distribusi menunjukkan tipenya: “d” untuk density (kerapatan probabilitas), “p” untuk peluang kumulatif, “q” untuk kuantil, dan “r” untuk membangkitkan bilangan acak.
40.

Fungsi pbinom(k, n, p) dalam R digunakan untuk menghitung peluang pada distribusi binomial. Nilai yang dihasilkan oleh fungsi ini adalah…

  • A. Peluang tepat k kejadian sukses
  • B. Nilai kuantil ke-k dari distribusi binomial
  • C. Bilangan acak berdistribusi binomial sebanyak k
  • D. Peluang kumulatif paling banyak k kejadian sukses
Jawaban: D. Peluang kumulatif paling banyak k kejadian sukses.
Fungsi dengan awalan “p” dalam R menghitung fungsi distribusi kumulatif (CDF), sehingga pbinom(k, n, p) menghitung P(X lebih kecil atau sama dengan k) pada distribusi binomial dengan parameter n dan p.
41.

Seorang peneliti ingin membangkitkan 100 bilangan acak yang berdistribusi normal baku (rata-rata 0, simpangan baku 1). Perintah R yang tepat adalah…

  • A. dnorm(100, mean = 0, sd = 1)
  • B. rnorm(100, mean = 0, sd = 1)
  • C. pnorm(100, mean = 0, sd = 1)
  • D. qnorm(100, mean = 0, sd = 1)
Jawaban: B. rnorm(100, mean = 0, sd = 1).
Fungsi dengan awalan “r” dalam R digunakan untuk membangkitkan bilangan acak dari distribusi tertentu. Argumen pertama menunjukkan jumlah bilangan yang dibangkitkan, diikuti parameter distribusinya.
42.

Distribusi Poisson dalam R umumnya digunakan untuk memodelkan jumlah kejadian suatu peristiwa dalam interval waktu atau ruang tertentu. Parameter utama yang mendefinisikan distribusi Poisson adalah…

  • A. n dan p (jumlah percobaan dan peluang sukses)
  • B. mean dan sd (rata-rata dan simpangan baku)
  • C. lambda (rata-rata kejadian per interval)
  • D. df (derajat kebebasan)
Jawaban: C. lambda (rata-rata kejadian per interval).
Distribusi Poisson didefinisikan oleh satu parameter yaitu lambda, yang merepresentasikan rata-rata jumlah kejadian dalam satu interval. Dalam R, parameter ini ditulis sebagai argumen lambda pada fungsi seperti dpois().
43.

Struktur pengulangan (looping) yang paling umum digunakan dalam R untuk mengulang blok kode sebanyak jumlah iterasi yang sudah diketahui sebelumnya adalah…

  • A. Prosedur for
  • B. Prosedur repeat
  • C. Prosedur while
  • D. Prosedur switch
Jawaban: A. Prosedur for.
Prosedur for digunakan untuk mengulang kode sejumlah iterasi yang telah ditentukan, biasanya dengan mengiterasi setiap elemen dari sebuah vektor atau sekuens, sehingga jumlah pengulangan sudah diketahui sebelumnya.
44.

Perhatikan struktur kode R berikut. i <- 1; while (i <= 5) { print(i); i <- i + 1 }. Kode tersebut akan mencetak nilai…

  • A. 1 2 3 4 5 6
  • B. 0 1 2 3 4 5
  • C. 2 3 4 5 6
  • D. 1 2 3 4 5
Jawaban: D. 1 2 3 4 5.
Loop dimulai dengan i = 1 dan akan terus berjalan selama kondisi i lebih kecil atau sama dengan 5 terpenuhi. Nilai i dicetak kemudian ditambah 1 setiap iterasi. Saat i = 6, kondisi while tidak terpenuhi dan loop berhenti.
45.

Dalam R, perintah break di dalam sebuah struktur perulangan digunakan untuk…

  • A. Melanjutkan ke iterasi berikutnya tanpa menyelesaikan iterasi saat ini
  • B. Menghentikan eksekusi perulangan sepenuhnya
  • C. Menghentikan sementara perulangan lalu melanjutkan kembali
  • D. Mengulang kembali perulangan dari iterasi pertama
Jawaban: B. Menghentikan eksekusi perulangan sepenuhnya.
Perintah break menyebabkan R keluar dari struktur perulangan (for, while, atau repeat) secara langsung. Berbeda dengan next yang hanya melewati iterasi saat ini dan melanjutkan ke iterasi berikutnya.
46.

Perhatikan perintah R berikut: if (x > 10) { print("besar") } else { print("kecil") }. Jika nilai x adalah 7, maka output yang dihasilkan adalah…

  • A. “besar”
  • B. “besar” dan “kecil”
  • C. “kecil”
  • D. Tidak menghasilkan output
Jawaban: C. “kecil”.
Karena nilai x adalah 7, kondisi x lebih besar dari 10 bernilai FALSE. Oleh karena itu, blok else dieksekusi dan menghasilkan output “kecil”.
47.

Struktur kondisional ifelse() dalam R berbeda dari if-else biasa karena ifelse() dapat…

  • A. Diterapkan secara tervektorisasi pada seluruh elemen vektor sekaligus
  • B. Memproses kondisi yang lebih dari dua cabang pilihan
  • C. Mengeksekusi kode dengan kecepatan lebih lambat
  • D. Memeriksa kondisi negatif secara lebih akurat
Jawaban: A. Diterapkan secara tervektorisasi pada seluruh elemen vektor sekaligus.
Fungsi ifelse(kondisi, nilai_jika_benar, nilai_jika_salah) bekerja secara tervektorisasi, artinya dapat mengevaluasi kondisi untuk setiap elemen vektor sekaligus dan mengembalikan vektor hasil, berbeda dengan if-else yang hanya memproses satu kondisi skalar.
48.

Dalam R, struktur switch() paling tepat digunakan ketika…

  • A. Terdapat kondisi yang melibatkan dua kemungkinan nilai saja
  • B. Diperlukan pengulangan sebanyak jumlah yang tidak diketahui
  • C. Kondisi yang diperiksa berupa rentang nilai numerik yang kontinu
  • D. Sebuah variabel perlu dicocokkan dengan beberapa nilai diskret yang berbeda
Jawaban: D. Sebuah variabel perlu dicocokkan dengan beberapa nilai diskret yang berbeda.
Struktur switch() digunakan sebagai alternatif dari rangkaian if-else if yang panjang, terutama ketika sebuah variabel (biasanya karakter) perlu dicocokkan dengan beberapa kemungkinan nilai tertentu untuk menentukan aksi yang dijalankan.
49.

Seorang mahasiswa menulis skrip R menggunakan struktur repeat { ... }. Agar perulangan ini tidak berjalan tanpa henti, maka di dalam blok repeat harus terdapat…

  • A. Pernyataan next yang memenuhi kondisi tertentu
  • B. Pernyataan break yang memenuhi kondisi tertentu
  • C. Pernyataan return di akhir blok
  • D. Penambah nilai variabel tanpa kondisi penghenti
Jawaban: B. Pernyataan break yang memenuhi kondisi tertentu.
Struktur repeat dalam R tidak memiliki kondisi penghenti bawaan seperti while, sehingga tanpa break di dalam bloknya, loop akan berjalan selamanya. Perintah break bersama kondisi tertentu diperlukan untuk menghentikan eksekusi.
50.

Perhatikan dua pendekatan berikut dalam R: (1) menggunakan loop for untuk menjumlahkan elemen vektor satu per satu, (2) menggunakan fungsi bawaan sum() langsung pada vektor. Ditinjau dari efisiensi komputasi dalam R, pendekatan manakah yang lebih dianjurkan dan mengapa?

  • A. Pendekatan 1, karena loop memberikan kontrol penuh atas setiap iterasi
  • B. Pendekatan 1, karena hasil perhitungan loop lebih akurat dari fungsi bawaan
  • C. Pendekatan 2, karena fungsi bawaan R dioptimalkan dan lebih efisien dari loop eksplisit
  • D. Kedua pendekatan setara karena R mengoptimalkan semua kode secara otomatis
Jawaban: C. Pendekatan 2, karena fungsi bawaan R dioptimalkan dan lebih efisien dari loop eksplisit.
Dalam R, penggunaan fungsi bawaan yang tervektorisasi seperti sum() sangat dianjurkan karena fungsi-fungsi tersebut diimplementasikan dalam bahasa C yang dioptimalkan, sehingga jauh lebih cepat dibandingkan loop eksplisit dalam R terutama untuk data berukuran besar.

Rutinitas mengerjakan Soal UT secara terjadwal terbukti memberi dampak nyata pada kesiapan mahasiswa menghadapi berbagai format ujian. Perlu kamu tahu, UT mengenal tiga format ujian utama, yaitu Ujian Tatap Muka (UTM) yang berlangsung langsung di lokasi ujian, Ujian Online (UO) yang dikerjakan secara daring melalui sistem UT.

Proses belajar yang sudah kamu jalani selama ini bukan hal kecil. Setiap sesi mengerjakan Soal UAS UT, setiap modul yang kamu telaah dengan serius, semuanya menumpuk menjadi bekal yang solid. Semoga persiapanmu menghadapi Soal UAS UT SATS4111 Komputer I berbuah hasil yang memuaskan dan nilai yang membanggakan.

Bagikan

error: Content is protected !!