💜 Selalu gratis

Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir!💜 Selalu gratis

🙌 Ikut Dukung

Soal UAS UT SKOM4318 Komunikasi Antar Budaya dan Kunci Jawaban

Soal UAS UT SKOM4318 Komunikasi Antar Budaya dan Kunci Jawaban
Soal UT SKOM4318 Komunikasi Antar Budaya

SKOM4318 Komunikasi Antar Budaya menjadi salah satu yang patut mendapat perhatian lebih. Mata kuliah ini bukan sekadar syarat akademik, melainkan sebuah perjalanan intelektual yang membentuk cara pandang mahasiswa terhadap keberagaman.

Soal UAS UT SKOM4318 Komunikasi Antar Budaya sebagai bahan latihan rutin adalah pilihan cerdas yang bisa mengubah cara belajar kamu secara signifikan. Mengerjakan bank soal UT bukan hanya tentang menghafal jawaban, melainkan melatih naluri akademik agar lebih peka terhadap arah.

Dalam artikel ini, kami menghadirkan soal latihan UT sekaligus gambaran menyeluruh tentang materi dan strategi menghadapi ujian, baik itu Ujian Tatap Muka (UTM), Ujian Online (UO), maupun Take Home Exam (THE).

Catatan: Soal-soal ini akan terus diperbarui mengikuti modul terbaru Universitas Terbuka.

Soal UAS UT SKOM4318 Komunikasi Antar Budaya

1.

Komunikasi antarbudaya berkembang pesat didorong oleh fenomena globalisasi yang menyebabkan intensitas kontak antarbangsa meningkat. Faktor utama yang paling mendorong perkembangan komunikasi antarbudaya di era modern adalah…

  • A. Meningkatnya jumlah konflik antar negara
  • B. Kemajuan teknologi informasi dan mobilitas manusia yang tinggi
  • C. Berkurangnya perbedaan bahasa antarbangsa
  • D. Dominasi satu budaya atas budaya lainnya
B. Kemajuan teknologi informasi dan mobilitas manusia yang tinggi
2.

Dalam konsep “budaya dalam budaya” (co-culture), kelompok yang hidup di dalam suatu budaya dominan namun mempertahankan identitas budayanya sendiri disebut…

  • A. Subkultur atau ko-kultur
  • B. Budaya tandingan (counter culture)
  • C. Budaya asimilatif
  • D. Budaya hibrida
A. Subkultur atau ko-kultur
3.

Menurut para ahli komunikasi antarbudaya, persepsi seseorang terhadap orang lain dari budaya berbeda sangat dipengaruhi oleh…

  • A. Tingkat pendidikan formal yang dimiliki
  • B. Usia dan jenis kelamin komunikator
  • C. Latar belakang budaya dan pengalaman hidup
  • D. Kemampuan berbahasa asing
C. Latar belakang budaya dan pengalaman hidup
4.

Dalam studi komunikasi antarbudaya, “pandangan dunia” (worldview) merujuk pada…

  • A. Cara seseorang memandang keindahan alam
  • B. Seperangkat keyakinan mendasar tentang alam semesta, kehidupan, dan realitas yang membentuk perilaku seseorang
  • C. Kemampuan geografis dalam membaca peta dunia
  • D. Persepsi tentang posisi suatu negara dalam peta politik global
B. Seperangkat keyakinan mendasar tentang alam semesta, kehidupan, dan realitas yang membentuk perilaku seseorang
5.

Proses di mana individu menyerap nilai, norma, dan keyakinan budayanya sejak kecil hingga menjadikannya bagian dari dirinya disebut…

  • A. Akulturasi
  • B. Asimilasi
  • C. Enkulturasi
  • D. Sosialisasi sekunder
C. Enkulturasi
6.

Salah satu fungsi utama kebudayaan dalam komunikasi adalah sebagai…

  • A. Penghalang terjadinya konflik antarmasyarakat
  • B. Penyeragam cara berpikir seluruh umat manusia
  • C. Panduan perilaku dan sistem makna yang memberi arah pada interaksi sosial
  • D. Alat seleksi kelayakan seseorang untuk berkomunikasi
C. Panduan perilaku dan sistem makna yang memberi arah pada interaksi sosial
7.

Hubungan antara komunikasi dan kebudayaan dapat digambarkan sebagai…

  • A. Komunikasi adalah bagian dari kebudayaan yang tidak bisa dipisahkan
  • B. Kebudayaan hanya memengaruhi komunikasi nonverbal saja
  • C. Komunikasi dan kebudayaan bersifat saling bebas dan tidak berkaitan
  • D. Kebudayaan selalu menghambat proses komunikasi antarmanusia
A. Komunikasi adalah bagian dari kebudayaan yang tidak bisa dipisahkan
8.

Tantangan terbesar dalam mempelajari budaya orang lain adalah…

  • A. Sulitnya menemukan literatur tentang budaya tersebut
  • B. Kurangnya minat dari pihak pemerintah untuk mendukung studi antarbudaya
  • C. Etnosentrisme dan prasangka yang menghalangi pemahaman objektif terhadap budaya lain
  • D. Perbedaan iklim dan geografi antara dua budaya yang berbeda
C. Etnosentrisme dan prasangka yang menghalangi pemahaman objektif terhadap budaya lain
9.

Kemampuan untuk menunda penilaian dan bersikap terbuka saat berhadapan dengan budaya asing merupakan ciri dari sikap…

  • A. Relativisme budaya yang ekstrem
  • B. Toleransi ambiguitas (tolerance for ambiguity)
  • C. Konformitas budaya
  • D. Superioritas budaya
B. Toleransi ambiguitas (tolerance for ambiguity)
10.

Persepsi dalam konteks komunikasi antarbudaya adalah proses yang…

  • A. Bersifat objektif dan sama bagi semua orang
  • B. Hanya terjadi melalui indera penglihatan
  • C. Bersifat selektif, aktif, dan dipengaruhi oleh latar belakang budaya
  • D. Berlangsung otomatis tanpa melibatkan interpretasi
C. Bersifat selektif, aktif, dan dipengaruhi oleh latar belakang budaya
11.

Proses terjadinya persepsi melibatkan tiga tahap utama, yaitu…

  • A. Mendengar, melihat, dan merasakan
  • B. Seleksi, organisasi, dan interpretasi
  • C. Encoding, transmisi, dan decoding
  • D. Stimulus, respons, dan umpan balik
B. Seleksi, organisasi, dan interpretasi
12.

Kecenderungan untuk mengelompokkan orang berdasarkan kategori tertentu dan menganggap semua anggota kelompok itu memiliki sifat yang sama disebut…

  • A. Prasangka (prejudice)
  • B. Stereotip
  • C. Etnosentrisme
  • D. Diskriminasi
B. Stereotip
13.

Dalam studi persepsi antarbudaya, “halo effect” merujuk pada…

  • A. Efek cahaya yang memengaruhi persepsi visual dalam komunikasi tatap muka
  • B. Kecenderungan menilai seseorang secara keseluruhan berdasarkan satu karakteristik yang menonjol
  • C. Pengaruh media terhadap pembentukan opini publik
  • D. Persepsi positif yang timbul akibat keindahan lingkungan fisik
B. Kecenderungan menilai seseorang secara keseluruhan berdasarkan satu karakteristik yang menonjol
14.

Organisasi sosial dalam suatu budaya mencerminkan cara masyarakat mengatur dirinya, termasuk dalam hal…

  • A. Preferensi warna dan estetika visual
  • B. Keluarga, kelas sosial, peran gender, dan institusi sosial
  • C. Jenis makanan yang dikonsumsi sehari-hari
  • D. Gaya arsitektur dan tata kota
B. Keluarga, kelas sosial, peran gender, dan institusi sosial
15.

Budaya berdimensi “high context” (konteks tinggi) seperti budaya Jepang dan Arab cenderung mengandalkan komunikasi yang…

  • A. Eksplisit, langsung, dan berbasis teks tertulis
  • B. Implisit, tidak langsung, dan kaya pesan nonverbal serta konteks situasional
  • C. Formal dan selalu menggunakan bahasa resmi
  • D. Terbuka dan transparan tanpa menyembunyikan informasi
B. Implisit, tidak langsung, dan kaya pesan nonverbal serta konteks situasional
16.

Makna komunikasi dalam perspektif budaya ditentukan oleh…

  • A. Pengirim pesan secara sepihak
  • B. Kamus dan tata bahasa yang baku
  • C. Kesepakatan bersama antara anggota suatu kelompok budaya
  • D. Media yang digunakan untuk menyampaikan pesan
C. Kesepakatan bersama antara anggota suatu kelompok budaya
17.

Prinsip dasar komunikasi antarbudaya yang menekankan bahwa tidak ada budaya yang lebih baik dari budaya lainnya disebut prinsip…

  • A. Universalisme budaya
  • B. Etnosentrisme positif
  • C. Relativisme budaya
  • D. Determinisme budaya
C. Relativisme budaya
18.

Dalam proses komunikasi antarbudaya, “noise” atau gangguan yang paling khas dan sering terjadi adalah…

  • A. Kerusakan alat telekomunikasi
  • B. Perbedaan bahasa dan sistem makna yang berbeda antara komunikator
  • C. Volume suara yang terlalu keras
  • D. Jarak geografis yang jauh antara komunikator
B. Perbedaan bahasa dan sistem makna yang berbeda antara komunikator
19.

Pendekatan budaya global dalam komunikasi bertujuan untuk…

  • A. Menyeragamkan seluruh budaya di dunia menjadi satu budaya universal
  • B. Menghapus perbedaan budaya demi efisiensi komunikasi global
  • C. Mengembangkan kemampuan berkomunikasi lintas budaya dengan menghargai keberagaman
  • D. Mempromosikan budaya Barat sebagai standar komunikasi internasional
C. Mengembangkan kemampuan berkomunikasi lintas budaya dengan menghargai keberagaman
20.

Lambang atau simbol dalam komunikasi antarbudaya bersifat arbitrer, artinya…

  • A. Hubungan antara lambang dan maknanya bersifat alami dan universal
  • B. Setiap lambang hanya boleh digunakan oleh satu budaya saja
  • C. Tidak ada hubungan alami antara lambang dan objek yang diwakilinya; hubungannya berdasarkan kesepakatan
  • D. Lambang selalu sama maknanya di semua budaya di dunia
C. Tidak ada hubungan alami antara lambang dan objek yang diwakilinya; hubungannya berdasarkan kesepakatan
21.

Penggunaan lambang-lambang dalam komunikasi antarbudaya menunjukkan bahwa…

  • A. Komunikasi hanya bisa terjadi bila kedua pihak menggunakan bahasa yang sama persis
  • B. Manusia menggunakan sistem simbol yang dipelajari secara kultural untuk menciptakan dan berbagi makna
  • C. Lambang visual lebih efektif dari lambang verbal dalam semua situasi
  • D. Lambang bersifat tetap dan tidak berubah sepanjang waktu
B. Manusia menggunakan sistem simbol yang dipelajari secara kultural untuk menciptakan dan berbagi makna
22.

Komunikasi verbal dalam konteks antarbudaya mencakup…

  • A. Gerakan tubuh, ekspresi wajah, dan kontak mata
  • B. Penggunaan bahasa lisan dan tulisan sebagai medium penyampaian pesan
  • C. Jarak fisik dan sentuhan antar komunikator
  • D. Intonasi dan nada suara tanpa memperhatikan kata-kata
B. Penggunaan bahasa lisan dan tulisan sebagai medium penyampaian pesan
23.

Salah satu perbedaan mendasar komunikasi verbal antara budaya kolektivis dan individualis terletak pada…

  • A. Kecepatan berbicara dan volume suara
  • B. Penggunaan kata “saya” versus “kita” dan penekanan pada kepentingan individu versus kelompok
  • C. Pilihan media komunikasi yang digunakan
  • D. Kemampuan menggunakan bahasa asing
B. Penggunaan kata “saya” versus “kita” dan penekanan pada kepentingan individu versus kelompok
24.

Pesan nonverbal dalam komunikasi antarbudaya memiliki karakteristik penting yaitu…

  • A. Selalu dapat diterjemahkan secara akurat ke dalam bahasa verbal
  • B. Hanya berlaku dalam komunikasi tatap muka dan tidak bisa ditransmisikan melalui media
  • C. Bersifat kontinu, multisaluran, dan sering lebih dipercaya daripada pesan verbal
  • D. Memiliki makna yang universal di semua budaya tanpa pengecualian
C. Bersifat kontinu, multisaluran, dan sering lebih dipercaya daripada pesan verbal
25.

Penggunaan ruang dan jarak dalam komunikasi antarbudaya dipelajari dalam bidang…

  • A. Kinesik
  • B. Proksemik
  • C. Paralinguistik
  • D. Kronematik
B. Proksemik
26.

Jenis komunikasi nonverbal yang mencakup studi tentang gerakan tubuh, gestur, ekspresi wajah, dan postur disebut…

  • A. Haptik
  • B. Proksemik
  • C. Kinesik
  • D. Olfaktik
C. Kinesik
27.

Dalam budaya tertentu, kontak mata yang langsung dan terus-menerus dianggap sebagai tanda rasa hormat, sementara di budaya lain dianggap tidak sopan. Hal ini menunjukkan bahwa komunikasi nonverbal bersifat…

  • A. Universal dan tidak dipengaruhi budaya
  • B. Relatif secara kultural dan memerlukan interpretasi kontekstual
  • C. Lebih inferior dibandingkan komunikasi verbal
  • D. Hanya relevan dalam komunikasi formal
B. Relatif secara kultural dan memerlukan interpretasi kontekstual
28.

Fungsi komunikasi nonverbal yang menguatkan, menekankan, atau memperjelas pesan verbal yang disampaikan disebut fungsi…

  • A. Substitusi
  • B. Kontradiksi
  • C. Aksentuasi
  • D. Regulasi
C. Aksentuasi
29.

Komunikasi antarpribadi (interpersonal communication) dalam konteks antarbudaya memiliki keunikan karena…

  • A. Hanya terjadi antara dua orang dari negara yang sama
  • B. Melibatkan negosiasi makna dan identitas di antara individu yang berasal dari latar belakang budaya berbeda
  • C. Selalu bersifat formal dan terstruktur
  • D. Tidak terpengaruh oleh faktor budaya sama sekali
B. Melibatkan negosiasi makna dan identitas di antara individu yang berasal dari latar belakang budaya berbeda
30.

Komunikasi massa dalam konteks antarbudaya berperan penting dalam…

  • A. Menghilangkan seluruh perbedaan budaya yang ada
  • B. Membentuk citra dan stereotip tentang kelompok budaya lain melalui konten media
  • C. Memastikan semua pesan diterima dengan makna yang identik oleh seluruh audiens
  • D. Menggantikan sepenuhnya komunikasi antarpribadi
B. Membentuk citra dan stereotip tentang kelompok budaya lain melalui konten media
31.

Proses persuasi dalam komunikasi antarbudaya dipengaruhi oleh…

  • A. Hanya logika dan argumen rasional yang universal
  • B. Nilai-nilai budaya, sistem kepercayaan, dan norma kelompok yang berbeda antar budaya
  • C. Kemampuan retorika formal yang dipelajari di sekolah
  • D. Teknologi komunikasi yang digunakan
B. Nilai-nilai budaya, sistem kepercayaan, dan norma kelompok yang berbeda antar budaya
32.

Komunikasi antarbudaya dalam perubahan sosial menunjukkan bahwa kontak antara budaya yang berbeda dapat menghasilkan…

  • A. Konflik permanen yang tidak bisa diselesaikan
  • B. Penyerapan total budaya yang lebih lemah oleh budaya yang lebih kuat
  • C. Perubahan di kedua belah pihak melalui proses adaptasi dan inovasi budaya
  • D. Stagnasi budaya karena masing-masing pihak mempertahankan identitasnya
C. Perubahan di kedua belah pihak melalui proses adaptasi dan inovasi budaya
33.

Hambatan (barrier) paling fundamental dalam komunikasi antarbudaya yang efektif adalah…

  • A. Perbedaan zona waktu antara komunikator
  • B. Kurangnya fasilitas teknologi komunikasi
  • C. Etnosentrisme dan asumsi kesamaan makna antar budaya
  • D. Ketidakmampuan berbicara dalam bahasa Inggris
C. Etnosentrisme dan asumsi kesamaan makna antar budaya
34.

Identifikasi problema dalam komunikasi antarbudaya (KAB) yang efektif harus dimulai dengan…

  • A. Mempelajari bahasa dari semua budaya di dunia
  • B. Mengenali hambatan internal seperti prasangka, stereotip, dan etnosentrisme dalam diri sendiri
  • C. Membatasi interaksi hanya dengan budaya yang sudah dikenal
  • D. Mengutamakan komunikasi tertulis untuk menghindari salah tafsir
B. Mengenali hambatan internal seperti prasangka, stereotip, dan etnosentrisme dalam diri sendiri
35.

Salah satu teknik kunci untuk mencapai komunikasi antarbudaya yang lebih efektif adalah…

  • A. Menganggap semua orang memiliki nilai dan norma yang sama
  • B. Menghindari topik yang berkaitan dengan budaya dalam percakapan
  • C. Mengembangkan empati budaya (cultural empathy) dan kemampuan mendengarkan aktif
  • D. Selalu menggunakan penerjemah profesional dalam setiap interaksi
C. Mengembangkan empati budaya (cultural empathy) dan kemampuan mendengarkan aktif
36.

Kompetensi komunikasi antarbudaya mencakup tiga dimensi utama, yaitu…

  • A. Penguasaan bahasa, pengetahuan sejarah, dan kemampuan berdiplomasi
  • B. Pengetahuan (knowledge), motivasi (motivation), dan keterampilan (skills)
  • C. Kecerdasan emosional, kecerdasan intelektual, dan kecerdasan sosial
  • D. Kemampuan verbal, nonverbal, dan paraverbal
B. Pengetahuan (knowledge), motivasi (motivation), dan keterampilan (skills)
37.

Dalam penelitian komunikasi antarbudaya, pendekatan etik (etic approach) merujuk pada…

  • A. Memahami suatu budaya dari perspektif orang dalam (insider) budaya tersebut
  • B. Menggunakan standar etika penelitian internasional
  • C. Menganalisis budaya dari perspektif luar menggunakan kategorisasi yang berlaku lintas budaya
  • D. Metode penelitian yang hanya menggunakan data kualitatif
C. Menganalisis budaya dari perspektif luar menggunakan kategorisasi yang berlaku lintas budaya
38.

Masalah yang paling sering muncul saat peneliti dari satu budaya meneliti budaya lain adalah…

  • A. Kesulitan mendapatkan izin penelitian dari pemerintah setempat
  • B. Keterbatasan dana penelitian lintas negara
  • C. Bias etnosentris yang memengaruhi interpretasi data dan temuan penelitian
  • D. Sulitnya mempublikasikan hasil penelitian di jurnal internasional
C. Bias etnosentris yang memengaruhi interpretasi data dan temuan penelitian
39.

Pendekatan konstruktif-metodologis dalam penelitian komunikasi antarbudaya menekankan pentingnya…

  • A. Menggunakan metode kuantitatif secara eksklusif
  • B. Memahami realitas sosial sebagai konstruksi yang dibangun bersama secara kultural
  • C. Menghindari keterlibatan peneliti dengan subjek penelitian
  • D. Fokus pada data statistik dan angka-angka terukur
B. Memahami realitas sosial sebagai konstruksi yang dibangun bersama secara kultural
40.

Fenomena “culture shock” (gegar budaya) yang dialami seseorang saat memasuki budaya baru ditandai oleh…

  • A. Kegembiraan berlebihan dan antusiasme yang tidak terkendali
  • B. Rasa kebingungan, disorientasi, dan kecemasan akibat ketidakmampuan membaca petunjuk budaya baru
  • C. Penolakan total terhadap budaya sendiri dan penerimaan penuh budaya baru
  • D. Peningkatan kemampuan bahasa secara drastis
B. Rasa kebingungan, disorientasi, dan kecemasan akibat ketidakmampuan membaca petunjuk budaya baru
41.

Dimensi budaya “jarak kekuasaan” (power distance) yang dikembangkan Hofstede menggambarkan…

  • A. Perbedaan ekonomi antara negara kaya dan negara miskin
  • B. Sejauh mana anggota masyarakat yang kurang berkuasa menerima distribusi kekuasaan yang tidak merata
  • C. Jarak geografis antara pusat kekuasaan dengan rakyat jelata
  • D. Kemampuan pemimpin untuk menjangkau seluruh wilayah kekuasaannya
B. Sejauh mana anggota masyarakat yang kurang berkuasa menerima distribusi kekuasaan yang tidak merata
42.

Dalam teori akomodasi komunikasi, “konvergensi” terjadi ketika seseorang…

  • A. Mempertahankan gaya komunikasinya meski berbicara dengan orang dari budaya lain
  • B. Menyesuaikan gaya komunikasinya mendekati gaya lawan bicaranya untuk menciptakan kesamaan
  • C. Menghindari interaksi dengan orang dari budaya yang berbeda
  • D. Menggunakan bahasa yang lebih formal dari biasanya
B. Menyesuaikan gaya komunikasinya mendekati gaya lawan bicaranya untuk menciptakan kesamaan
43.

Komunikasi kelompok dalam konteks antarbudaya menunjukkan bahwa kelompok-kelompok budaya yang berbeda cenderung memiliki perbedaan dalam hal…

  • A. Kemampuan matematika dan ilmu pengetahuan alam
  • B. Norma pengambilan keputusan, gaya kepemimpinan, dan pola partisipasi dalam diskusi
  • C. Tinggi badan rata-rata anggota kelompok
  • D. Preferensi terhadap jenis hiburan dan musik
B. Norma pengambilan keputusan, gaya kepemimpinan, dan pola partisipasi dalam diskusi
44.

Proses adaptasi budaya yang paling sehat dan produktif dalam komunikasi antarbudaya jangka panjang adalah…

  • A. Asimilasi total di mana individu sepenuhnya meninggalkan budaya asalnya
  • B. Separasi di mana individu hanya berinteraksi dengan sesama anggota budayanya
  • C. Integrasi di mana individu mempertahankan identitas budayanya sambil berpartisipasi dalam budaya tuan rumah
  • D. Marginalisasi di mana individu menolak kedua budaya tersebut
C. Integrasi di mana individu mempertahankan identitas budayanya sambil berpartisipasi dalam budaya tuan rumah
45.

Makna kata-kata dalam suatu bahasa yang mengandung nuansa emosional dan budaya di luar makna kamus disebut makna…

  • A. Denotatif
  • B. Konotatif
  • C. Referensial
  • D. Sintaksis
B. Konotatif
46.

Salah satu ciri khas komunikasi dalam budaya yang berorientasi “masculine” menurut Hofstede adalah…

  • A. Menekankan kualitas hidup, harmoni, dan kepedulian terhadap yang lemah
  • B. Mendorong kompetisi, asertivitas, pencapaian material, dan kesuksesan
  • C. Menghindari konflik dan selalu mencari konsensus
  • D. Memprioritaskan tradisi dan kepatuhan terhadap leluhur
B. Mendorong kompetisi, asertivitas, pencapaian material, dan kesuksesan
47.

Berbagai masalah dalam menghadapi perbedaan budaya pada penelitian KAB menunjukkan bahwa solusi yang paling efektif adalah…

  • A. Menetapkan satu budaya sebagai standar universal
  • B. Menghilangkan semua perbedaan melalui kebijakan asimilasi
  • C. Mengembangkan kesadaran dan kompetensi antarbudaya melalui pendidikan dan pengalaman langsung
  • D. Membatasi interaksi antarbudaya untuk menghindari konflik
C. Mengembangkan kesadaran dan kompetensi antarbudaya melalui pendidikan dan pengalaman langsung
48.

Konsep “face” (muka/kehormatan) dalam komunikasi antarbudaya Asia Timur berperan penting karena…

  • A. Menentukan posisi tempat duduk seseorang dalam pertemuan formal
  • B. Mengatur bagaimana seseorang menampilkan dan menjaga harga diri serta reputasi sosialnya dalam interaksi
  • C. Menentukan kemampuan seseorang dalam negosiasi bisnis internasional
  • D. Berkaitan dengan ekspresi wajah yang digunakan dalam komunikasi nonverbal
B. Mengatur bagaimana seseorang menampilkan dan menjaga harga diri serta reputasi sosialnya dalam interaksi
49.

Langkah paling strategis untuk menjadi komunikator antarbudaya yang efektif (KAB yang efektif) adalah…

  • A. Menghafal semua aturan dan norma dari setiap budaya di dunia
  • B. Menghindari asumsi bahwa orang lain memiliki nilai dan makna yang sama, serta terus belajar dari setiap interaksi
  • C. Selalu menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa netral dalam semua situasi
  • D. Meminimalkan perbedaan dengan berfokus hanya pada persamaan antara budaya
B. Menghindari asumsi bahwa orang lain memiliki nilai dan makna yang sama, serta terus belajar dari setiap interaksi
50.

Kontribusi terpenting dari studi komunikasi antarbudaya bagi kehidupan global di abad ke-21 adalah…

  • A. Membuktikan bahwa budaya Barat adalah yang paling rasional dan modern
  • B. Mengajarkan cara menghindari semua konflik antarbudaya yang mungkin terjadi
  • C. Membantu manusia memahami, menghargai perbedaan, dan membangun jembatan komunikasi lintas batas budaya demi perdamaian dan kerja sama
  • D. Memberikan panduan praktis untuk menguasai bahasa-bahasa utama di dunia
C. Membantu manusia memahami, menghargai perbedaan, dan membangun jembatan komunikasi lintas batas budaya demi perdamaian dan kerja sama

Konsistensi dalam mengerjakan soal UAS UT adalah kunci yang sering diremehkan, padahal dampaknya luar biasa. Semakin sering kamu berlatih dengan kisi-kisi soal UT, semakin tajam pula kemampuanmu membaca maksud soal dan merespons dengan jawaban yang tepat sasaran.

Perjalanan belajarmu hingga titik ini bukan hal kecil. Setiap sesi belajar, setiap soal ujian UT yang kamu kerjakan, dan setiap pemahaman baru yang kamu bangun adalah investasi nyata untuk dirimu sendiri, bukan semata demi angka di lembar hasil ujian.

Bagikan

error: Content is protected !!