💜 Selalu gratis

Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir!💜 Selalu gratis

🙌 Ikut Dukung

Soal UAS UT SPFI4401 Fisika Zat Padat dan Kunci Jawaban

Soal UT SPFI4401 Fisika Zat Padat
Soal UT SPFI4401 Fisika Zat Padat

Mempelajari SPFI4401 Fisika Zat Padat memberikan pemahaman mendasar tentang struktur dan sifat material. Dengan menguasai konsep kisi kristal dan elektron dalam padatan, Anda dapat menganalisis berbagai fenomena fisika modern. Manfaat langsung terasa saat menyelesaikan studi.

Memperdalam materi dengan Soal UT berbobot menjadi langkah strategis. Latihan rutin melalui soalut.com membantu mengidentifikasi pola pertanyaan dan memperkuat pemahaman konsep. Keterampilan ini sangat berguna untuk menghadapi evaluasi akhir.

Soal UAS UT yang terstruktur dengan baik melatih Anda menerapkan teori ke dalam soal-soal aplikatif. Menguasai Soal Ujian UT dari tahun sebelumnya meningkatkan rasa percaya diri dan kesiapan mental. Persiapan matang adalah kunci meraih hasil optimal.

Catatan: Soal-soal ini akan terus diperbarui mengikuti modul terbaru Universitas Terbuka.

Soal UT SPFI4401 Fisika Zat Padat

1.

Berdasarkan klasifikasi zat padat, manakah dari berikut ini yang merupakan ciri utama dari struktur kristal?

  • A. Atom-atom tersusun secara acak tanpa pola berulang
  • B. Atom-atom tersusun dalam pola periodik dan berulang dalam tiga dimensi
  • C. Atom-atom hanya tersusun dalam pola dua dimensi
  • D. Atom-atom tidak memiliki ikatan yang kuat satu sama lain
Jawaban: B. Atom-atom tersusun dalam pola periodik dan berulang dalam tiga dimensi.
Struktur kristal dicirikan oleh susunan atom yang periodik dan berulang dalam tiga dimensi, membentuk kisi kristal.
2.

Apa yang dimaksud dengan kisi resiprok dalam fisika zat padat?

  • A. Kisi yang diperoleh dengan membalikkan arah vektor-vektor kisi kristal
  • B. Transformasi Fourier dari kisi kristal yang berguna untuk menganalisis difraksi
  • C. Kisi yang hanya ada pada kristal non-periodik
  • D. Kisi yang digunakan untuk menghitung massa jenis kristal
Jawaban: B. Transformasi Fourier dari kisi kristal yang berguna untuk menganalisis difraksi.
Kisi resiprok adalah transformasi Fourier dari kisi kristal dan sangat berguna dalam mempelajari difraksi gelombang oleh kristal.
3.

Jenis ikatan kristal yang terjadi karena adanya gaya tarik-menarik elektrostatik antara ion positif dan ion negatif disebut ikatan…

  • A. Kovalen
  • B. Logam
  • C. Ionik
  • D. Van der Waals
Jawaban: C. Ionik.
Ikatan ionik terbentuk akibat gaya elektrostatik antara ion positif dan ion negatif, seperti pada NaCl.
4.

Konstanta elastis pada kristal berhubungan dengan…

  • A. Kemampuan kristal untuk menghantarkan listrik
  • B. Respons kristal terhadap tekanan atau regangan mekanis
  • C. Sifat optik kristal
  • D. Sifat magnetik kristal
Jawaban: B. Respons kristal terhadap tekanan atau regangan mekanis.
Konstanta elastis menggambarkan hubungan antara tegangan dan regangan dalam kristal, menentukan respons elastis material.
5.

Dalam getaran kristal, fonon adalah…

  • A. Partikel penyusun inti atom
  • B. Kuantum energi getaran kisi kristal
  • C. Elektron bebas dalam logam
  • D. Cacat dalam struktur kristal
Jawaban: B. Kuantum energi getaran kisi kristal.
Fonon adalah kuantum energi dari getaran kisi kristal, analogi dengan foton untuk gelombang elektromagnetik.
6.

Sifat termal zat padat, seperti kapasitas panas, dipengaruhi oleh…

  • A. Hanya elektron bebas
  • B. Hanya fonon
  • C. Baik fonon maupun elektron bebas
  • D. Cacat kristal saja
Jawaban: C. Baik fonon maupun elektron bebas.
Kapasitas panas zat padat berasal dari kontribusi fonon (getaran kisi) dan elektron bebas, terutama pada suhu tinggi dan rendah.
7.

Dalam model gas elektron, tingkat energi elektron pada suhu 0 K diisi hingga energi maksimum yang disebut…

  • A. Energi Fermi
  • B. Energi ikat
  • C. Energi celah
  • D. Energi aktivasi
Jawaban: A. Energi Fermi.
Pada suhu 0 K, elektron mengisi tingkat energi terendah hingga energi Fermi, yang merupakan energi tertinggi yang terisi.
8.

Efek suhu terhadap model gas elektron terutama mempengaruhi…

  • A. Distribusi energi elektron di sekitar energi Fermi
  • B. Jumlah total elektron
  • C. Volume kristal secara signifikan
  • D. Kisi kristal itu sendiri
Jawaban: A. Distribusi energi elektron di sekitar energi Fermi.
Pada suhu di atas 0 K, distribusi energi elektron dimodifikasi di dekat energi Fermi, sesuai dengan fungsi distribusi Fermi-Dirac.
9.

Pita energi dalam kristal terbentuk karena…

  • A. Interaksi antara elektron dan fonon
  • B. Tumpang tindih orbital atom ketika atom-atom berdekatan
  • C. Medan magnet luar
  • D. Cacat kristal
Jawaban: B. Tumpang tindih orbital atom ketika atom-atom berdekatan.
Ketika atom-atom berdekatan dalam kristal, orbital atom tumpang tindih, menyebabkan tingkat energi terpecah menjadi pita energi.
10.

Elektron dalam potensial periodik mengalami…

  • A. Gerakan bebas tanpa hambatan
  • B. Difraksi oleh kisi kristal, menghasilkan celah energi
  • C. Gaya tolak yang konstan
  • D. Kehilangan energi secara terus-menerus
Jawaban: B. Difraksi oleh kisi kristal, menghasilkan celah energi.
Potensial periodik dari kisi kristal menyebabkan elektron mengalami difraksi, yang menghasilkan celah energi dalam struktur pita.
11.

Dalam kristal semikonduktor, celah energi (pita energi) adalah…

  • A. Daerah energi yang ditempati elektron
  • B. Daerah energi yang tidak dapat ditempati elektron
  • C. Energi minimum untuk memutus ikatan atom
  • D. Energi kinetik rata-rata elektron
Jawaban: B. Daerah energi yang tidak dapat ditempati elektron.
Celah energi adalah daerah energi antara pita valensi dan pita konduksi di mana elektron tidak dapat berada dalam keadaan stasioner.
12.

Konsentrasi pembawa muatan dalam semikonduktor intrinsik bergantung pada…

  • A. Suhu dan celah energi
  • B. Hanya jenis atom pengotor
  • C. Hanya suhu
  • D. Medan listrik luar
Jawaban: A. Suhu dan celah energi.
Konsentrasi pembawa muatan (elektron dan hole) dalam semikonduktor intrinsik meningkat dengan suhu dan bergantung pada lebar celah energi.
13.

Salah satu gejala superkonduktivitas adalah…

  • A. Hambatan listrik nol pada suhu di bawah suhu kritis
  • B. Peningkatan hambatan listrik pada suhu rendah
  • C. Konduktivitas termal yang sangat rendah
  • D. Sifat diamagnetik yang lemah
Jawaban: A. Hambatan listrik nol pada suhu di bawah suhu kritis.
Superkonduktivitas ditandai dengan hilangnya hambatan listrik secara total (resistivitas nol) pada suhu di bawah suhu kritis.
14.

Teori BCS (Bardeen-Cooper-Schrieffer) menjelaskan superkonduktivitas melalui…

  • A. Pembentukan pasangan elektron yang disebut pasangan Cooper
  • B. Getaran kisi yang kuat
  • C. Interaksi elektron-elektron tolak-menolak
  • D. Cacat kristal yang teratur
Jawaban: A. Pembentukan pasangan elektron yang disebut pasangan Cooper.
Teori BCS menyatakan bahwa superkonduktivitas terjadi karena elektron membentuk pasangan Cooper melalui interaksi dengan fonon.
15.

Sifat diamagnetik pada bahan ditandai dengan…

  • A. Momen magnet yang searah dengan medan luar
  • B. Tidak adanya respons terhadap medan magnet
  • C. Momen magnet yang berlawanan arah dengan medan luar, menyebabkan tolakan
  • D. Momen magnet permanen yang kuat
Jawaban: C. Momen magnet yang berlawanan arah dengan medan luar, menyebabkan tolakan.
Bahan diamagnetik menghasilkan momen magnet induksi yang berlawanan arah dengan medan magnet luar, sehingga ditolak oleh medan.
16.

Salah satu aplikasi superkonduktor dalam kehidupan sehari-hari adalah…

  • A. Kabel listrik tembaga
  • B. Magnetic Resonance Imaging (MRI)
  • C. Baterai lithium-ion
  • D. Lampu pijar
Jawaban: B. Magnetic Resonance Imaging (MRI).
MRI menggunakan magnet superkonduktor untuk menghasilkan medan magnet yang kuat dan stabil, yang penting untuk pencitraan medis.
17.

Prinsip kerja solar sel (sel surya) didasarkan pada…

  • A. Efek fotolistrik eksternal
  • B. Efek fotovoltaik pada semikonduktor
  • C. Konduktivitas termal
  • D. Sifat magnetik bahan
Jawaban: B. Efek fotovoltaik pada semikonduktor.
Solar sel bekerja berdasarkan efek fotovoltaik, di mana foton diserap oleh semikonduktor dan menghasilkan pasangan elektron-hole yang menghasilkan arus listrik.
18.

Berdasarkan klasifikasi zat padat berdasarkan keteraturan susunan atomnya, apakah perbedaan utama antara kristal dan amorf?

  • A. Kristal memiliki susunan atom periodik dan teratur, sedangkan amorf tidak teratur
  • B. Kristal bersifat konduktor, sedangkan amorf isolator
  • C. Kristal bersifat transparan, sedangkan amorf buram
  • D. Kristal mudah dibentuk, sedangkan amorf keras
Jawaban: A. Kristal memiliki susunan atom periodik dan teratur, sedangkan amorf tidak teratur.
Kristal memiliki susunan atom yang periodik dan teratur dalam jangka panjang, sedangkan material amorf tidak memiliki keteraturan jangka panjang.
19.

Dalam kisi resiprok, vektor kisi resiprok didefinisikan sebagai suatu titik dalam ruang resiprok. Jika a, b, c adalah vektor basis kisi kristal, vektor basis kisi resiprok (a*, b*, c*) dapat dinyatakan dalam persamaan?

  • A. a* = (b × c) / (V) dengan V volume sel satuan
  • B. a* = (a × b) / (V)
  • C. a* = (c × a) / (V)
  • D. a* = (a × c) / (V)
Jawaban: A. a* = (b × c) / (V) dengan V volume sel satuan.
Vektor basis kisi resiprok didefinisikan sebagai a* = 2π (b × c) / V, di mana V = a · (b × c) adalah volume sel satuan.
20.

Jenis ikatan kristal yang terjadi karena adanya gaya tarik elektrostatik antara ion positif dan ion negatif disebut ikatan?

  • A. Ikatan kovalen
  • B. Ikatan ionik
  • C. Ikatan logam
  • D. Ikatan van der Waals
Jawaban: B. Ikatan ionik.
Ikatan ionik terjadi akibat transfer elektron antara atom yang sangat elektronegatif dengan atom yang sangat elektropositif, menghasilkan ion positif dan negatif yang saling menarik secara elektrostatik.
21.

Dalam teori elastisitas zat padat, konstanta elastis menghubungkan tegangan (stress) dengan regangan (strain). Untuk kristal kubik, berapa jumlah konstanta elastis yang independen?

  • A. 1
  • B. 3
  • C. 6
  • D. 9
Jawaban: B. 3.
Kristal kubik memiliki 3 konstanta elastis independen yaitu C11, C12, dan C44.
22.

Fonon adalah kuantum energi dari getaran kristal. Dalam kurva dispersi fonon, cabang optik dan akustik memiliki karakteristik berbeda. Untuk kristal dengan basis dua atom per sel satuan, jumlah cabang akustik dan optik berturut-turut adalah?

  • A. 1 akustik, 1 optik
  • B. 2 akustik, 1 optik
  • C. 3 akustik, 1 optik
  • D. 3 akustik, 3 optik
Jawaban: C. 3 akustik, 1 optik.
Untuk kristal 3 dimensi dengan p atom per basis, terdapat 3 cabang akustik dan 3(p-1) cabang optik. Untuk p=2, maka 3 akustik dan 3 optik.
23.

Sifat termal zat padat seperti kapasitas panas dipengaruhi oleh getaran kisi. Model Debye berhasil menjelaskan perilaku kapasitas panas pada suhu rendah dengan aproksimasi?

  • A. C ∝ T^3
  • B. C ∝ T
  • C. C konstan
  • D. C ∝ T^2
Jawaban: A. C ∝ T^3.
Model Debye memprediksi bahwa pada suhu rendah, kapasitas panas berbanding lurus dengan T^3 (C ∝ T^3), yang sesuai dengan hasil eksperimen.
24.

Dalam model gas elektron, tingkat energi elektron dalam logam mematuhi prinsip Pauli. Pada suhu 0 K, energi tertinggi yang ditempati elektron disebut?

  • A. Energi Fermi
  • B. Energi celah
  • C. Energi ambang
  • D. Energi aktivasi
Jawaban: A. Energi Fermi.
Energi Fermi (EF) adalah energi tertinggi yang ditempati elektron pada suhu 0 K dalam model gas elektron bebas.
25.

Konduktivitas panas zat padat dipengaruhi oleh elektron dan fonon. Pada logam murni, kontribusi utama konduktivitas panas berasal dari?

  • A. Fonon
  • B. Elektron
  • C. Cacat kisi
  • D. Impurities
Jawaban: B. Elektron.
Pada logam, konduktivitas panas didominasi oleh elektron karena elektron bebas bergerak cepat dan membawa energi termal secara efisien.
26.

Dalam teori pita energi, celah pita (band gap) adalah daerah energi yang tidak dapat ditempati elektron. Material dengan celah pita besar (>3 eV) biasanya bersifat?

  • A. Konduktor
  • B. Semikonduktor
  • C. Isolator
  • D. Superkonduktor
Jawaban: C. Isolator.
Isolator memiliki celah pita yang besar (>3 eV) sehingga elektron tidak dapat berpindah dari pita valensi ke pita konduksi pada suhu kamar.
27.

Elektron dalam potensial periodik kisi kristal menghasilkan struktur pita. Model yang menggambarkan elektron dalam potensial periodik lemah dikenal dengan?

  • A. Model Kronig-Penney
  • B. Model Drude
  • C. Model Einstein
  • D. Model Debye
Jawaban: A. Model Kronig-Penney.
Model Kronig-Penney adalah model sederhana yang menjelaskan struktur pita energi elektron dalam potensial periodik satu dimensi.
28.

Dalam kristal semikonduktor, massa efektif elektron di dekat dasar pita konduksi biasanya bernilai?

  • A. Positif
  • B. Negatif
  • C. Nol
  • D. Tak terhingga
Jawaban: A. Positif.
Massa efektif elektron di dekat dasar pita konduksi adalah positif karena kelengkungan kurva E-k positif.
29.

Konsentrasi pembawa muatan intrinsik dalam semikonduktor bergantung pada suhu dan lebar celah pita. Jika suhu dinaikkan, konsentrasi elektron dan hole akan?

  • A. Tetap
  • B. Berkurang
  • C. Bertambah
  • D. Menjadi nol
Jawaban: C. Bertambah.
Kenaikan suhu meningkatkan konsentrasi pembawa muatan intrinsik karena lebih banyak elektron yang tereksitasi dari pita valensi ke pita konduksi.
30.

Superkonduktivitas ditandai dengan hilangnya hambatan listrik secara tiba-tiba pada suhu kritis. Fenomena ini pertama kali diamati pada material?

  • A. Aluminium
  • B. Merkuri (Hg)
  • C. Timbal (Pb)
  • D. Tembaga
Jawaban: B. Merkuri (Hg).
Superkonduktivitas pertama kali ditemukan oleh Heike Kamerlingh Onnes pada tahun 1911 pada merkuri (Hg) dengan suhu kritis sekitar 4.2 K.
31.

Dalam tinjauan teori superkonduktivitas, teori BCS menjelaskan bahwa superkonduktivitas terjadi karena interaksi elektron melalui?

  • A. Fonon
  • B. Foton
  • C. Magnon
  • D. Plasmon
Jawaban: A. Fonon.
Teori BCS (Bardeen-Cooper-Schrieffer) menjelaskan bahwa superkonduktivitas disebabkan oleh pasangan Cooper yang terbentuk akibat interaksi elektron-fonon.
32.

Bahan diamagnetik memiliki suseptibilitas magnetik yang?

  • A. Positif dan besar
  • B. Negatif dan kecil
  • C. Positif dan kecil
  • D. Nol
Jawaban: B. Negatif dan kecil.
Bahan diamagnetik memiliki suseptibilitas magnetik negatif dan kecil karena menghasilkan momen magnet yang melawan arah medan luar.
33.

Pada bahan feromagnetik, suhu di atas mana sifat feromagnetik hilang dan bahan menjadi paramagnetik disebut?

  • A. Suhu Debye
  • B. Suhu Curie
  • C. Suhu Neel
  • D. Suhu Fermi
Jawaban: B. Suhu Curie.
Suhu Curie (Tc) adalah suhu transisi dimana bahan feromagnetik kehilangan magnetisasi spontannya dan menjadi paramagnetik.
34.

Prinsip kerja solar sel (sel surya) berdasarkan pada efek fotolistrik yang memanfaatkan material semikonduktor. Ketika foton mengenai solar sel, energi foton digunakan untuk?

  • A. Menghasilkan fonon
  • B. Mengeksitasi elektron dari pita valensi ke pita konduksi
  • C. Memperkuat medan magnet
  • D. Meningkatkan suhu sel
Jawaban: B. Mengeksitasi elektron dari pita valensi ke pita konduksi.
Foton dengan energi lebih besar dari celah pita semikonduktor mengeksitasi elektron dari pita valensi ke pita konduksi, menghasilkan pasangan elektron-hole yang menghasilkan arus listrik.
35.

Berdasarkan modul 1, apa yang membedakan zat padat kristalin dari zat padat amorf?

  • A. Susunan atom yang acak
  • B. Susunan atom yang periodik dan berulang
  • C. Bentuk fisik yang keras
  • D. Massa jenis yang tinggi
Jawaban: B. Susunan atom yang periodik dan berulang.
Zat padat kristalin memiliki susunan atom yang periodik dan berulang dalam jangka panjang, sedangkan amorf tidak.
36.

Dalam modul 1, apakah yang dimaksud dengan kisi resiprok?

  • A. Kisi yang memiliki ukuran sama dengan kisi nyata
  • B. Kisi dalam ruang Fourier yang berkaitan dengan difraksi
  • C. Kisi yang terbalik dari kisi nyata dalam ruang real
  • D. Kisi yang hanya berlaku untuk kristal amorf
Jawaban: B. Kisi dalam ruang Fourier yang berkaitan dengan difraksi.
Kisi resiprok adalah konsep dalam ruang Fourier yang digunakan untuk menganalisis difraksi sinar-X oleh kristal.
37.

Menurut modul 2, ikatan kristal yang melibatkan transfer elektron dari satu atom ke atom lain disebut?

  • A. Ikatan kovalen
  • B. Ikatan ionik
  • C. Ikatan metalik
  • D. Ikatan van der Waals
Jawaban: B. Ikatan ionik.
Ikatan ionik terjadi karena transfer elektron, menghasilkan ion positif dan negatif yang saling tarik-menarik.
38.

Dalam modul 2, konstanta elastis pada kristal berhubungan dengan?

  • A. Kekuatan ikatan dan respons deformasi
  • B. Titik leleh kristal
  • C. Konduktivitas termal
  • D. Struktur kisi resiprok
Jawaban: A. Kekuatan ikatan dan respons deformasi.
Konstanta elastis mengukur kekakuan kristal dan hubungan antara tegangan dan regangan.
39.

Berdasarkan modul 3, apa yang dimaksud dengan fonon?

  • A. Partikel penyusun inti atom
  • B. Kuantum energi getaran kristal
  • C. Elektron bebas dalam logam
  • D. Cacat dalam struktur kristal
Jawaban: B. Kuantum energi getaran kristal.
Fonon adalah kuanta energi dari getaran periodik atom dalam kristal.
40.

Menurut modul 3, sifat termal zat padat seperti kapasitas panas dipengaruhi oleh?

  • A. Hanya elektron bebas
  • B. Getaran kisi (fonon) dan elektron
  • C. Hanya ikatan ionik
  • D. Struktur amorf
Jawaban: B. Getaran kisi (fonon) dan elektron.
Kapasitas panas zat padat terutama ditentukan oleh kontribusi fonon dan elektron pada suhu tertentu.
41.

Dalam modul 4, model gas elektron bebas menganggap bahwa elektron dalam logam?

  • A. Terikat kuat pada inti atom
  • B. Bergerak bebas tanpa potensial periodik
  • C. Hanya bergerak dalam pita valensi
  • D. Membentuk pasangan Cooper
Jawaban: B. Bergerak bebas tanpa potensial periodik.
Model gas elektron bebas menganggap elektron bergerak bebas dalam potensial konstan tanpa hambatan periodik.
42.

Berdasarkan modul 4, konduktivitas panas dalam zat padat terutama disebabkan oleh?

  • A. Elektron dan fonon
  • B. Hanya elektron valensi
  • C. Getaran atom saja
  • D. Cacat kristal
Jawaban: A. Elektron dan fonon.
Konduktivitas panas dalam logam dan isolator melibatkan elektron dan fonon sebagai pembawa energi termal.
43.

Menurut modul 5, apa yang menyebabkan terbentuknya pita energi dalam kristal?

  • A. Interaksi antara atom yang terisolasi
  • B. Medan magnet luar yang kuat
  • C. Potensial periodik dari kisi kristal
  • D. Suhu tinggi yang memutus ikatan
Jawaban: C. Potensial periodik dari kisi kristal.
Pita energi muncul akibat potensial periodik yang mempengaruhi fungsi gelombang elektron dalam kristal.
44.

Dalam modul 5, elektron dalam potensial periodik menghasilkan?

  • A. Celah energi antara pita
  • B. Tidak ada perubahan energi
  • C. Energi kontinu tanpa batas
  • D. Hanya satu pita energi
Jawaban: A. Celah energi antara pita.
Potensial periodik menyebabkan terbentuknya celah energi di mana elektron tidak dapat memiliki energi tertentu.
45.

Berdasarkan modul 6, celah energi pada semikonduktor mempengaruhi?

  • A. Konduktivitas listrik
  • B. Sifat magnetik
  • C. Kekuatan mekanik
  • D. Transparansi optik
Jawaban: A. Konduktivitas listrik.
Celah energi menentukan konduktivitas listrik semikonduktor karena mengontrol eksitasi elektron.
46.

Menurut modul 6, konsentrasi pembawa muatan dalam semikonduktor intrinsik dipengaruhi oleh?

  • A. Suhu dan celah energi
  • B. Medan listrik eksternal
  • C. Tekanan mekanik
  • D. Cacat kristal
Jawaban: A. Suhu dan celah energi.
Konsentrasi pembawa muatan (elektron dan hole) bergantung pada suhu dan besarnya celah energi.
47.

Dalam modul 7, gejala superkonduktivitas ditandai dengan?

  • A. Hilangnya hambatan listrik dan efek Meissner
  • B. Peningkatan hambatan pada suhu rendah
  • C. Konduktivitas listrik tinggi tanpa efek magnetik
  • D. Terbentuknya medan magnet kuat
Jawaban: A. Hilangnya hambatan listrik dan efek Meissner.
Superkonduktivitas memiliki dua ciri utama: hambatan listrik nol dan pengusiran medan magnet (efek Meissner).
48.

Berdasarkan modul 7, teori BCS menjelaskan superkonduktivitas melalui?

  • A. Pasangan elektron (Cooper pairs)
  • B. Gerakan elektron tunggal
  • C. Getaran fonon tunggal
  • D. Medan magnet internal
Jawaban: A. Pasangan elektron (Cooper pairs).
Teori BCS (Bardeen-Cooper-Schrieffer) menjelaskan superkonduktivitas dengan pembentukan pasangan Cooper yang bergerak tanpa hambatan.
49.

Menurut modul 8, bahan diamagnetik memiliki sifat?

  • A. Momen magnetik searah dengan medan luar
  • B. Momen magnetik berlawanan dengan medan luar
  • C. Magnetisasi permanen tanpa medan luar
  • D. Tidak terpengaruh medan magnet
Jawaban: B. Momen magnetik berlawanan dengan medan luar.
Diamagnetik menghasilkan momen magnetik yang berlawanan arah dengan medan magnet luar, menyebabkan tolakan lemah.
50.

Berdasarkan modul 9, prinsip kerja solar sel memanfaatkan?

  • A. Efek fotovoltaik untuk mengubah cahaya menjadi listrik
  • B. Efek Meissner untuk menghasilkan medan magnet
  • C. Resonansi magnetik untuk pencitraan
  • D. Refleksi gelombang radar
Jawaban: A. Efek fotovoltaik untuk mengubah cahaya menjadi listrik.
Solar sel bekerja berdasarkan efek fotovoltaik, di mana cahaya menghasilkan pasangan elektron-hole yang menghasilkan arus listrik.

Mempelajari seluruh materi SPFI4401 Fisika Zat Padat akan sangat membantu Anda dalam mengerjakan Soal UAS UT nanti. Pahami konsep struktur kristal dan sifat listriknya untuk meraih hasil optimal, baik dalam format Ujian Tulis Manual maupun Ujian Online.

Kunci sukses menghadapi ujian adalah latihan konsisten. Kuasai soal-soal latihan dan modul agar Anda percaya diri saat mengerjakan Soal Ujian UT. Teruslah semangat belajar SPFI4401 Fisika Zat Padat, semoga Anda sukses meraih nilai terbaik.

Bagikan

error: Content is protected !!