💜 Selalu gratis

Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir!💜 Selalu gratis

🙌 Ikut Dukung

Soal UAS UT SPFI4403 Gelombang dan Optika Beserta Kunci Jawaban

Soal UT SPFI4403 Gelombang dan Optika
Soal UT SPFI4403 Gelombang dan Optika

Menguasai konsep gelombang dan optika memang menantang, namun kunci sukses adalah latihan yang terarah. Dengan berlatih soal, Anda bisa mengukur pemahaman. Temukan prediksi soal di soalut.com untuk mempelajari pola ujian SPFI4403 Gelombang dan Optika dengan lebih efektif.

Kumpulan Soal UT untuk SPFI4403 Gelombang dan Optika dirancang untuk membiasakan Anda dengan tipe soal yang sering muncul. Manfaatkan sumber ini untuk mengidentifikasi topik-topik yang perlu diperkuat sebelum ujian. Memahami pola soal adalah langkah awal meraih nilai optimal.

Latihan rutin dengan berbagai referensi juga membantu mengurangi rasa cemas saat ujian. Simulasi mengerjakan Soal UAS UT secara mandiri akan meningkatkan kecepatan dan ketepatan menjawab. Jangan lewatkan kesempatan menguji kemampuan Anda dengan Soal Ujian UT dari beberapa periode sebelumnya.

Catatan: Soal-soal ini akan terus diperbarui mengikuti modul terbaru Universitas Terbuka.

Soal UT SPFI4403 Gelombang dan Optika

1.

Gelombang transversal pada tali memiliki amplitudo 0,02 m, frekuensi 50 Hz, dan cepat rambat 100 m/s. Berapakah panjang gelombang gelombang tersebut?

  • A. 0,5 m
  • B. 2 m
  • C. 0,2 m
  • D. 50 m
Jawaban: B. 2 m.
Panjang gelombang λ = v/f = 100 m/s / 50 Hz = 2 m.
2.

Pada gelombang longitudinal, arah getaran partikel medium sejajar dengan arah rambat gelombang. Contoh gelombang longitudinal adalah…

  • A. Gelombang pada tali
  • B. Gelombang cahaya
  • C. Gelombang bunyi
  • D. Gelombang radio
Jawaban: C. Gelombang bunyi.
Gelombang bunyi adalah gelombang longitudinal karena partikel udara bergetar sejajar dengan arah rambat bunyi.
3.

Ketika gelombang mekanik mengenai penghalang dan dipantulkan, fase gelombang pantul akan mengalami perubahan fase sebesar 180° jika…

  • A. Penghalang lebih rapat dari medium
  • B. Penghalang kurang rapat dari medium
  • C. Penghalang bersifat elastis sempurna
  • D. Penghalang memiliki massa yang sama dengan medium
Jawaban: A. Penghalang lebih rapat dari medium.
Pemantulan gelombang dari medium yang lebih rapat menyebabkan perubahan fase 180°.
4.

Seorang pengamat mendengar sirine ambulans yang mendekat dengan frekuensi lebih tinggi dari frekuensi aslinya. Fenomena ini disebut…

  • A. Difraksi
  • B. Interferensi
  • C. Efek Doppler
  • D. Resonansi
Jawaban: C. Efek Doppler.
Efek Doppler adalah perubahan frekuensi yang diterima pengamat akibat gerak relatif sumber dan pengamat.
5.

Gelombang elektromagnetik tidak memerlukan medium untuk merambat. Di antara berikut ini, yang termasuk gelombang elektromagnetik adalah…

  • A. Gelombang bunyi
  • B. Gelombang pada air
  • C. Sinar-X
  • D. Gelombang seismik
Jawaban: C. Sinar-X.
Sinar-X adalah salah satu jenis gelombang elektromagnetik yang dapat merambat dalam vakum.
6.

Pada peristiwa pembiasan gelombang elektromagnetik, jika gelombang masuk dari medium kurang rapat ke medium lebih rapat, maka…

  • A. Cepat rambat bertambah
  • B. Panjang gelombang bertambah
  • C. Frekuensi bertambah
  • D. Cepat rambat berkurang
Jawaban: D. Cepat rambat berkurang.
Saat gelombang masuk ke medium lebih rapat, cepat rambat berkurang sesuai hukum Snellius.
7.

Persamaan Maxwell dalam bentuk integral untuk medan listrik menyatakan bahwa fluks listrik melalui permukaan tertutup sebanding dengan…

  • A. Arus listrik
  • B. Muatan listrik total di dalam permukaan
  • C. Medan magnet
  • D. Perubahan fluks magnet
Jawaban: B. Muatan listrik total di dalam permukaan.
Hukum Gauss untuk listrik menyatakan fluks listrik melalui permukaan tertutup sebanding dengan muatan total di dalamnya.
8.

Frekuensi resonansi suatu osilator harmonik sederhana bergantung pada…

  • A. Amplitudo getaran
  • B. Massa dan konstanta pegas
  • C. Kecepatan awal
  • D. Gaya luar
Jawaban: B. Massa dan konstanta pegas.
Frekuensi resonansi osilator harmonik ditentukan oleh massa dan konstanta pegas, tidak bergantung amplitudo.
9.

Pola interferensi celah tunggal menunjukkan pita terang dan gelap. Pita terang pusat paling terang karena…

  • A. Difraksi pada celah
  • B. Interferensi konstruktif maksimum dari semua titik pada celah
  • C. Polarisasi cahaya
  • D. Absorpsi cahaya
Jawaban: B. Interferensi konstruktif maksimum dari semua titik pada celah.
Pada pita terang pusat, semua gelombang dari celah berinterferensi konstruktif, menghasilkan intensitas maksimum.
10.

Soliton adalah gelombang soliter yang mempertahankan bentuknya saat merambat. Sifat utama soliton adalah…

  • A. Mengalami dispersi kuat
  • B. Mengalami atenuasi besar
  • C. Stabil dan tidak berubah bentuk setelah tumbukan
  • D. Hanya merambat dalam medium nonlinear
Jawaban: C. Stabil dan tidak berubah bentuk setelah tumbukan.
Soliton stabil dan mempertahankan bentuknya bahkan setelah tumbukan dengan soliton lain.
11.

Radiasi benda hitam pada suhu tinggi memiliki panjang gelombang maksimum yang lebih pendek. Hukum yang menjelaskan hal ini adalah…

  • A. Hukum Stefan-Boltzmann
  • B. Hukum Pergeseran Wien
  • C. Hukum Planck
  • D. Hukum Rayleigh-Jeans
Jawaban: B. Hukum Pergeseran Wien.
Hukum Pergeseran Wien menyatakan λ_maks T = konstan, sehingga suhu naik menyebabkan panjang gelombang maksimum menurun.
12.

Lensa pada kamera sering mengalami aberasi kromatik yang disebabkan oleh…

  • A. Pemantulan tidak sempurna
  • B. Dispersi cahaya karena indeks bias berbeda untuk setiap panjang gelombang
  • C. Difraksi pada tepi lensa
  • D. Polarisasi cahaya
Jawaban: B. Dispersi cahaya karena indeks bias berbeda untuk setiap panjang gelombang.
Aberasi kromatik terjadi karena lensa memiliki indeks bias berbeda untuk setiap warna, sehingga fokus berbeda.
13.

Pada mikroskop, perbesaran total diperoleh dari perkalian perbesaran lensa objektif dan lensa okuler. Jika perbesaran objektif 40x dan okuler 10x, maka perbesaran total adalah…

  • A. 50x
  • B. 400x
  • C. 4x
  • D. 30x
Jawaban: B. 400x.
Perbesaran total = perbesaran objektif × perbesaran okuler = 40 × 10 = 400x.
14.

Interferensi cahaya pada lapisan tipis, seperti gelembung sabun, menghasilkan warna-warni. Hal ini disebabkan oleh…

  • A. Difraksi
  • B. Interferensi antara cahaya yang dipantulkan dari permukaan atas dan bawah lapisan
  • C. Polarisasi
  • D. Absorpsi selektif
Jawaban: B. Interferensi antara cahaya yang dipantulkan dari permukaan atas dan bawah lapisan.
Warna pada lapisan tipis terjadi akibat interferensi antara gelombang yang dipantulkan dari dua permukaan lapisan.
15.

Koherensi temporal berkaitan dengan…

  • A. Korelasi fase antara dua titik berbeda dalam ruang
  • B. Korelasi fase pada satu titik dalam selang waktu tertentu
  • C. Intensitas cahaya
  • D. Polarisasi cahaya
Jawaban: B. Korelasi fase pada satu titik dalam selang waktu tertentu.
Koherensi temporal mengukur sejauh mana fase gelombang pada satu titik berkorelasi pada waktu berbeda.
16.

Prinsip kerja laser didasarkan pada emisi terstimulasi. Syarat terjadinya emisi terstimulasi adalah…

  • A. Populasi elektron pada tingkat energi rendah lebih banyak
  • B. Populasi inversi, yaitu elektron pada tingkat energi tinggi lebih banyak daripada tingkat rendah
  • C. Cahaya diserap seluruhnya
  • D. Tidak ada foton yang dipancarkan
Jawaban: B. Populasi inversi, yaitu elektron pada tingkat energi tinggi lebih banyak daripada tingkat rendah.
Emisi terstimulasi memerlukan populasi inversi agar foton yang datang merangsang emisi lebih banyak foton.
17.

Pada optika nonlinear, efek Kerr terjadi ketika…

  • A. Indeks bias medium bergantung pada intensitas cahaya
  • B. Cahaya dipantulkan sempurna
  • C. Cahaya dibiaskan tanpa perubahan
  • D. Medium menyerap semua cahaya
Jawaban: A. Indeks bias medium bergantung pada intensitas cahaya.
Efek Kerr adalah perubahan indeks bias medium yang sebanding dengan kuadrat intensitas cahaya.
18.

Gelombang transversal ditandai dengan arah getaran yang tegak lurus terhadap arah rambatnya. Manakah dari contoh berikut yang merupakan gelombang transversal?

  • A. Gelombang bunyi di udara
  • B. Gelombang pada tali yang digerakkan naik turun
  • C. Gelombang longitudinal pada pegas
  • D. Gelombang tekanan dalam fluida
Jawaban: B. Gelombang pada tali yang digerakkan naik turun.
Gelombang transversal memiliki arah getaran tegak lurus arah rambat, contohnya adalah gelombang pada tali yang digerakkan naik turun.
19.

Dalam gelombang longitudinal, partikel medium bergetar searah dengan arah rambat gelombang. Daerah di mana partikel rapat disebut?

  • A. Regangan
  • B. Puncak
  • C. Rapatan
  • D. Lembah
Jawaban: C. Rapatan.
Pada gelombang longitudinal, daerah rapatan adalah daerah di mana partikel-partikel medium berdekatan.
20.

Pemantulan gelombang mekanik pada ujung tali yang terikat tetap menghasilkan gelombang pantul yang memiliki fase?

  • A. Sama dengan gelombang datang
  • B. Berlawanan fase dengan gelombang datang
  • C. Tergantung pada amplitudo gelombang
  • D. Tidak mengalami perubahan fase
Jawaban: B. Berlawanan fase dengan gelombang datang.
Pada ujung tali yang terikat tetap, gelombang pantul mengalami pembalikan fase (berlawanan fase) sebesar 180 derajat.
21.

Efek Doppler pada gelombang bunyi terjadi ketika sumber bunyi bergerak mendekati pengamat. Frekuensi yang didengar pengamat akan?

  • A. Lebih rendah dari frekuensi sumber
  • B. Sama dengan frekuensi sumber
  • C. Lebih tinggi dari frekuensi sumber
  • D. Bergantung pada amplitudo sumber
Jawaban: C. Lebih tinggi dari frekuensi sumber.
Ketika sumber bunyi mendekati pengamat, panjang gelombang yang diterima lebih pendek, sehingga frekuensi yang didengar lebih tinggi dari frekuensi sumber.
22.

Gelombang elektromagnetik tidak memerlukan medium untuk merambat. Contoh gelombang elektromagnetik yang memiliki frekuensi terendah dalam spektrum adalah?

  • A. Sinar-X
  • B. Cahaya tampak
  • C. Gelombang radio
  • D. Sinar gamma
Jawaban: C. Gelombang radio.
Gelombang radio memiliki frekuensi terendah dalam spektrum gelombang elektromagnetik, diikuti oleh microwave, inframerah, cahaya tampak, ultraviolet, sinar-X, dan sinar gamma.
23.

Hukum Snellius menyatakan hubungan antara sudut datang dan sudut bias pada pembiasan gelombang elektromagnetik. Jika sinar datang dari medium dengan indeks bias n1 ke medium dengan indeks bias n2 yang lebih besar, maka sudut bias akan?

  • A. Lebih besar dari sudut datang
  • B. Lebih kecil dari sudut datang
  • C. Sama dengan sudut datang
  • D. Tergantung pada frekuensi gelombang
Jawaban: B. Lebih kecil dari sudut datang.
Ketika gelombang memasuki medium dengan indeks bias lebih besar, kecepatan gelombang berkurang sehingga sudut bias lebih kecil dari sudut datang.
24.

Persamaan Maxwell merupakan dasar teori gelombang elektromagnetik. Salah satu kontribusi Maxwell adalah memprediksi bahwa kecepatan gelombang elektromagnetik di vakum adalah?

  • A. Bergantung pada frekuensi
  • B. Sama dengan kecepatan cahaya
  • C. Lebih lambat dari kecepatan bunyi
  • D. Tidak terhingga
Jawaban: B. Sama dengan kecepatan cahaya.
Maxwell menunjukkan bahwa kecepatan gelombang elektromagnetik di vakum sama dengan kecepatan cahaya, yaitu sekitar 3 × 10^8 m/s.
25.

Dalam osilasi teredam, amplitudo osilasi berkurang seiring waktu karena adanya gaya redaman. Jika redaman sangat besar sehingga sistem kembali ke posisi setimbang tanpa melewatinya, maka osilasi tersebut disebut?

  • A. Osilasi harmonik sederhana
  • B. Osilasi teredam kritis
  • C. Osilasi teredam ringan
  • D. Osilasi paksa
Jawaban: B. Osilasi teredam kritis.
Osilasi teredam kritis terjadi ketika redaman tepat cukup untuk menghilangkan osilasi, sehingga sistem kembali ke posisi setimbang dalam waktu tercepat tanpa melewatinya.
26.

Pada interferensi celah tunggal, pola gelap pertama terjadi ketika beda lintasan dari ujung-ujung celah ke titik di layar sama dengan?

  • A. Nol
  • B. Setengah panjang gelombang
  • C. Satu panjang gelombang
  • D. Dua panjang gelombang
Jawaban: C. Satu panjang gelombang.
Pola gelap pertama pada difraksi celah tunggal terjadi ketika beda lintasan dari ujung-ujung celah adalah satu panjang gelombang, menghasilkan interferensi destruktif.
27.

Interferensi lapisan tipis terjadi karena pemantulan cahaya pada dua permukaan lapisan. Syarat terjadinya interferensi konstruktif untuk lapisan tipis dengan ketebalan t dan indeks bias n, untuk cahaya dengan panjang gelombang λ dalam vakum adalah (dengan m = 0, 1, 2, …)?

  • A. 2nt = mλ
  • B. 2nt = (m + 1/2)λ
  • C. nt = mλ
  • D. nt = (m + 1/2)λ
Jawaban: B. 2nt = (m + 1/2)λ.
Untuk interferensi konstruktif pada lapisan tipis dengan pemantulan dari medium kurang rapat, syaratnya adalah 2nt = (m + 1/2)λ, dengan memperhitungkan pembalikan fase.
28.

Soliton adalah gelombang soliter yang mempertahankan bentuknya saat merambat. Sifat penting soliton dalam medium nonlinear adalah?

  • A. Amplitudonya selalu berkurang
  • B. Kecepatannya bergantung pada amplitudo
  • C. Tidak dapat berinteraksi dengan soliton lain
  • D. Hanya merambat dalam medium linier
Jawaban: B. Kecepatannya bergantung pada amplitudo.
Soliton memiliki kecepatan yang bergantung pada amplitudonya, sehingga soliton dengan amplitudo lebih besar merambat lebih cepat.
29.

Radiasi dari suatu antena dapat menghasilkan gelombang elektromagnetik. Untuk menghasilkan radiasi yang efisien, panjang antena sebaiknya?

  • A. Jauh lebih kecil dari panjang gelombang
  • B. Sama dengan setengah panjang gelombang
  • C. Jauh lebih besar dari panjang gelombang
  • D. Tidak bergantung pada panjang gelombang
Jawaban: B. Sama dengan setengah panjang gelombang.
Antena setengah gelombang adalah konfigurasi umum yang efisien karena menghasilkan resonansi dan radiasi maksimum.
30.

Aberasi sferis pada lensa terjadi karena sinar-sinar sejajar yang melalui tepi lensa dan pusat lensa tidak difokuskan pada titik yang sama. Aberasi ini dapat dikurangi dengan?

  • A. Menggunakan lensa cembung saja
  • B. Menggunakan diafragma untuk membatasi sinar tepi
  • C. Memperbesar diameter lensa
  • D. Menggunakan lensa dengan indeks bias tinggi
Jawaban: B. Menggunakan diafragma untuk membatasi sinar tepi.
Aberasi sferis dapat dikurangi dengan menggunakan diafragma untuk membatasi sinar yang melewati tepi lensa, sehingga hanya sinar dekat sumbu yang digunakan.
31.

Pada mikroskop, perbesaran total diperoleh dari perkalian perbesaran lensa objektif dan lensa okuler. Jika lensa objektif memiliki perbesaran 10x dan lensa okuler 20x, maka perbesaran total mikroskop adalah?

  • A. 30x
  • B. 200x
  • C. 10x
  • D. 2x
Jawaban: B. 200x.
Perbesaran total mikroskop adalah hasil kali perbesaran lensa objektif dan okuler, yaitu 10 × 20 = 200 kali.
32.

Polarisasi cahaya dapat terjadi melalui pemantulan. Sudut Brewster adalah sudut datang di mana cahaya yang dipantulkan menjadi terpolarisasi sempurna. Pada sudut Brewster, sinar pantul dan sinar bias membentuk sudut?

  • A. 0 derajat
  • B. 45 derajat
  • C. 90 derajat
  • D. 180 derajat
Jawaban: C. 90 derajat.
Pada sudut Brewster, sinar pantul dan sinar bias saling tegak lurus, sehingga membentuk sudut 90 derajat.
33.

Analisis Fourier memungkinkan dekomposisi gelombang non-sinusoidal menjadi jumlah gelombang sinusoidal dengan frekuensi yang berbeda. Prinsip ini digunakan untuk memahami koherensi karena?

  • A. Menyederhanakan persamaan Maxwell
  • B. Menunjukkan bahwa gelombang kompleks dapat diuraikan menjadi komponen monokromatik
  • C. Mengukur kecepatan cahaya
  • D. Menentukan indeks bias medium
Jawaban: B. Menunjukkan bahwa gelombang kompleks dapat diuraikan menjadi komponen monokromatik.
Analisis Fourier menguraikan gelombang kompleks menjadi komponen sinusoidal, yang membantu dalam analisis koherensi karena koherensi terkait dengan spektrum frekuensi.
34.

Laser menghasilkan cahaya yang sangat koheren. Prinsip kerja laser melibatkan emisi terstimulasi, di mana foton yang datang merangsang atom untuk memancarkan foton lain yang?

  • A. Memiliki fase acak
  • B. Memiliki fase, frekuensi, dan arah yang sama dengan foton datang
  • C. Memiliki panjang gelombang berbeda
  • D. Dipancarkan ke segala arah
Jawaban: B. Memiliki fase, frekuensi, dan arah yang sama dengan foton datang.
Emisi terstimulasi menghasilkan foton yang identik dengan foton yang merangsangnya, sehingga memiliki fase, frekuensi, dan arah yang sama, menghasilkan cahaya koheren.
35.

Gelombang transversal pada tali memiliki cepat rambat 10 m/s dan frekuensi 5 Hz. Panjang gelombang tali tersebut adalah…

  • A. 0.5 m
  • B. 2 m
  • C. 15 m
  • D. 50 m
Jawaban: B. 2 m.
Cepat rambat v = λf, sehingga λ = v/f = 10/5 = 2 m.
36.

Sumber bunyi bergerak mendekati pendengar diam dengan kecepatan 20 m/s. Jika cepat rambat bunyi di udara 340 m/s dan frekuensi sumber 1000 Hz, frekuensi yang terdengar adalah…

  • A. 941 Hz
  • B. 1000 Hz
  • C. 1062 Hz
  • D. 1125 Hz
Jawaban: C. 1062 Hz.
Efek Doppler: fp = (v/(v-vs)) * fs = (340/(340-20))*1000 = (340/320)*1000 = 1062.5 Hz ≈ 1062 Hz.
37.

Gelombang elektromagnetik memiliki sifat…

  • A. hanya merambat pada medium padat
  • B. tidak dapat merambat pada vakum
  • C. kecepatannya bergantung pada frekuensi
  • D. merupakan gelombang transversal
Jawaban: D. merupakan gelombang transversal.
Gelombang EM adalah gelombang transversal yang medan listrik dan medan magnetnya saling tegak lurus dan merambat pada vakum tanpa medium.
38.

Pada peristiwa pemantulan gelombang elektromagnetik, hukum Snell menyatakan bahwa…

  • A. sudut datang sama dengan sudut bias
  • B. sinar datang, sinar pantul, dan normal terletak pada satu bidang datar
  • C. sudut datang lebih besar dari sudut pantul
  • D. sudut datang sama dengan sudut pantul
Jawaban: D. sudut datang sama dengan sudut pantul.
Hukum pemantulan menyatakan bahwa sudut datang sama dengan sudut pantul. Hukum Snell untuk pembiasan menyatakan sinθ1/sinθ2 = n2/n1.
39.

Persamaan Maxwell yang menyatakan bahwa perubahan medan listrik menghasilkan medan magnet adalah…

  • A. Hukum Gauss untuk listrik
  • B. Hukum Gauss untuk magnet
  • C. Hukum Faraday
  • D. Hukum Ampere yang dimodifikasi
Jawaban: D. Hukum Ampere yang dimodifikasi.
Hukum Ampere yang dimodifikasi menyatakan bahwa medan magnet dihasilkan oleh arus listrik dan perubahan medan listrik.
40.

Osilasi terjadi apabila suatu sistem diganggu dari posisi setimbangnya dan terdapat gaya balik yang sebanding dengan simpangan. Sistem tersebut disebut…

  • A. osilator harmonik
  • B. osilator teredam
  • C. osilator nonlinier
  • D. osilator paksa
Jawaban: A. osilator harmonik.
Osilator harmonik (ideal) memenuhi Hukum Hooke, yaitu gaya balik sebanding dengan simpangan (F = -kx).
41.

Pada interferensi celah tunggal, pola gelap pertama terjadi ketika…

  • A. d sin θ = λ
  • B. d sin θ = 0.5 λ
  • C. d sin θ = 2λ
  • D. d sin θ = 1.5 λ
Jawaban: B. d sin θ = 0.5 λ.
Pada difraksi celah tunggal, pola gelap pertama terjadi ketika d sin θ = λ, tetapi untuk lebar celah a, syarat minimum adalah a sin θ = mλ, dengan m=1.
42.

Soliton adalah gelombang yang mempertahankan bentuk dan kecepatannya saat bertumbukan. Sifat ini disebut…

  • A. dispersi
  • B. stabilitas soliton
  • C. resonansi
  • D. interferensi
Jawaban: B. stabilitas soliton.
Soliton memiliki stabilitas yang tinggi, yaitu tetap mempertahankan bentuk dan kecepatan meskipun mengalami tumbukan dengan soliton lain.
43.

Indeks bias suatu medium didefinisikan sebagai…

  • A. perbandingan kecepatan cahaya dalam vakum terhadap kecepatan cahaya dalam medium
  • B. perbandingan kecepatan cahaya dalam medium terhadap kecepatan cahaya dalam vakum
  • C. perbandingan frekuensi cahaya dalam vakum terhadap frekuensi dalam medium
  • D. perbandingan panjang gelombang dalam medium terhadap panjang gelombang dalam vakum
Jawaban: A. perbandingan kecepatan cahaya dalam vakum terhadap kecepatan cahaya dalam medium.
Indeks bias n = c/v, dengan c kecepatan cahaya dalam vakum dan v kecepatan cahaya dalam medium.
44.

Lensa cembung memiliki jarak fokus 10 cm. Kekuatan lensa tersebut adalah…

  • A. 0.1 dioptri
  • B. 5 dioptri
  • C. 10 dioptri
  • D. 20 dioptri
Jawaban: C. 10 dioptri.
Kekuatan lensa P = 1/f (dalam meter) = 1/0.1 = 10 dioptri.
45.

Pada interferensi lapisan tipis, warna tertentu tampak terang karena…

  • A. pemantulan terjadi pada satu bidang
  • B. interferensi konstruktif antara cahaya yang dipantulkan dari dua permukaan
  • C. penyerapan semua warna kecuali satu
  • D. hamburan cahaya oleh partikel dalam lapisan
Jawaban: B. interferensi konstruktif antara cahaya yang dipantulkan dari dua permukaan.
Interferensi lapisan tipis menghasilkan pola warna berdasarkan interferensi konstruktif atau destruktif antara cahaya yang dipantulkan dari permukaan atas dan bawah lapisan.
46.

Polarisasi oleh pemantulan terjadi ketika sudut datang memenuhi…

  • A. sudut Brewster
  • B. sudut kritis
  • C. sudut bias
  • D. sudut glasial
Jawaban: A. sudut Brewster.
47.

Jika suatu cahaya memiliki koherensi temporal yang tinggi, maka sumber cahaya tersebut memiliki…

  • A. panjang gelombang yang sangat berbeda
  • B. lebar spektrum yang sangat sempit
  • C. intensitas yang sangat rendah
  • D. amplitudo yang bervariasi secara acak
Jawaban: B. lebar spektrum yang sangat sempit.
Koherensi temporal tinggi berarti sumber cahaya memiliki frekuensi atau panjang gelombang yang stabil, sehingga lebar spektrumnya sempit.
48.

Laser menghasilkan cahaya yang bersifat koheren karena proses…

  • A. emisi spontan
  • B. absorpsi
  • C. emisi terstimulasi
  • D. hamburan
Jawaban: C. emisi terstimulasi.
Emisi terstimulasi menghasilkan foton yang sefase sehingga menghasilkan cahaya koheren dan monokromatik.
49.

Dalam optika nonlinear, efek Kerr adalah…

  • A. perubahan indeks bias medium akibat medan listrik yang kuat
  • B. perambatan cahaya tanpa dispersi
  • C. pembiasan ganda pada kristal
  • D. pembangkitan harmonik kedua
Jawaban: A. perubahan indeks bias medium akibat medan listrik yang kuat.
Efek Kerr adalah perubahan indeks bias medium yang sebanding dengan kuadrat medan listrik yang diterapkan.
50.

Kondisi pengepasan fase (phase matching) sangat penting dalam pembangkitan harmonik kedua karena…

  • A. mencegah interferensi destruktif antar gelombang harmonik
  • B. menjamin kesesuaian kecepatan fase antara gelombang fundamental dan harmonik
  • C. menurunkan intensitas sumber
  • D. meningkatkan absorpsi medium
Jawaban: B. menjamin kesesuaian kecepatan fase antara gelombang fundamental dan harmonik.
Pengepasan fase memastikan bahwa gelombang fundamental dan harmonik kedua merambat dengan kecepatan fase yang sama sehingga menghasilkan pembangkitan harmonik yang efisien.

Latihan Soal Uas Ut tetaplah menjadi kunci sukses Anda. Pelajari format ujian UT seperti Ujian Tulis Mandiri (UTM) dan Ujian Online (UO) yang perlu dipahami agar tidak gagap teknis saat ujian. Fokuslah memahami konsep dasar.

Ingat, persiapan maksimal adalah investasi terbaik Anda pada SPFI4403 Gelombang dan Optika. Kerjakan soal dengan teliti dan percaya diri. Raih hasil terbaik dengan strategi yang matang. Selamat berjuang dan sukses selalu untuk Anda.

Bagikan

error: Content is protected !!