Soalut.com gratis berkat dukungan kamu. Bantu kami tetap online.❤ Gratis selamanya

Donasi sekarang

Soal UAS UT STSI4206 Proses Bisnis dan Kunci Jawaban

Aplikasi Resmi

Soalut.com — Soal Ujian UT

★★★★★ · Gratis · 9 MB · Android
Unduh
Soal UAS UT STSI4206 Proses Bisnis dan Kunci Jawaban
Soal UT STSI4206 Proses Bisnis

Bagi mahasiswa Universitas Terbuka, menghadapi Soal UAS UT STSI4206 Proses Bisnis bukan sekadar urusan hafalan. Ada tantangan yang lebih nyata, yaitu bagaimana mengolah puluhan halaman modul menjadi pemahaman yang benar-benar bisa diaplikasikan saat menjawab soal. Banyak mahasiswa justru kewalahan bukan karena tidak belajar.

Kamu akan mempelajari bagaimana merancang alur komunikasi dalam sebuah organisasi, memilih media yang sesuai konteks, dan memastikan pesan bisnis sampai ke sasaran dengan efektif. Keterampilan ini bukan teori semata karena di dunia kerja nyata, kemampuan seperti inilah yang membedakan profesional biasa.

Salah satu cara paling efektif untuk mempersiapkan Soal Ujian UT adalah dengan berlatih menggunakan soal-soal dari semester sebelumnya. Lewat latihan, kamu bisa mengenali pola pertanyaan yang sering muncul, melatih kecepatan berpikir, sekaligus mengidentifikasi bagian materi mana.

Catatan: Soal-soal ini akan terus diperbarui mengikuti modul terbaru Universitas Terbuka.

Soal UT STSI4206 Proses Bisnis

1.

Proses bisnis didefinisikan sebagai sekumpulan aktivitas yang dirancang untuk menghasilkan output tertentu bagi pelanggan atau pasar. Siapakah tokoh yang pertama kali memperkenalkan konsep proses bisnis secara formal?

  • A. Michael Porter
  • B. Michael Hammer
  • C. Peter Drucker
  • D. W. Edwards Deming
Jawaban: B. Michael Hammer.
Michael Hammer dikenal sebagai tokoh yang mempopulerkan konsep proses bisnis dan rekayasa ulang proses bisnis (Business Process Reengineering) dalam konteks manajemen modern.
2.

Tujuan utama analisis proses bisnis dalam suatu organisasi adalah untuk…

  • A. Mengidentifikasi dan meningkatkan efisiensi alur kerja agar tujuan organisasi tercapai
  • B. Menyusun laporan keuangan organisasi secara berkala
  • C. Merekrut sumber daya manusia yang berkualitas tinggi
  • D. Menentukan harga jual produk di pasar
Jawaban: A. Mengidentifikasi dan meningkatkan efisiensi alur kerja agar tujuan organisasi tercapai.
Analisis proses bisnis bertujuan untuk memahami dan memperbaiki aktivitas-aktivitas dalam organisasi sehingga proses berjalan lebih efisien dan efektif dalam mencapai tujuan organisasi.
3.

Dalam analisis proses bisnis, istilah “input” merujuk pada…

  • A. Hasil akhir yang dihasilkan dari suatu proses bisnis
  • B. Aktivitas transformasi yang mengubah sumber daya
  • C. Sumber daya atau bahan yang digunakan untuk memulai suatu proses
  • D. Umpan balik yang diterima dari pelanggan setelah proses selesai
Jawaban: C. Sumber daya atau bahan yang digunakan untuk memulai suatu proses.
Input dalam proses bisnis adalah segala sumber daya, data, atau bahan yang diperlukan sebagai pemicu atau bahan bakar berjalannya suatu proses bisnis.
4.

Identifikasi proses bisnis dilakukan dengan cara memetakan seluruh aktivitas dalam organisasi. Pendekatan yang paling tepat untuk mengidentifikasi proses bisnis adalah…

  • A. Melakukan survei kepuasan pelanggan secara berkala
  • B. Menyusun anggaran operasional tahunan
  • C. Membandingkan laporan keuangan antar periode
  • D. Menelusuri alur aktivitas dari input hingga output yang dihasilkan
Jawaban: D. Menelusuri alur aktivitas dari input hingga output yang dihasilkan.
Identifikasi proses bisnis dilakukan dengan menelusuri seluruh rangkaian aktivitas dari awal (input) hingga akhir (output) untuk memahami bagaimana nilai diciptakan dalam organisasi.
5.

Sebuah perusahaan manufaktur ingin memetakan proses produksinya mulai dari penerimaan bahan baku hingga pengiriman produk jadi ke pelanggan. Langkah pertama yang harus dilakukan dalam analisis proses bisnis tersebut adalah…

  • A. Mengukur biaya setiap aktivitas produksi
  • B. Mendefinisikan batas awal dan akhir proses yang akan dianalisis
  • C. Merancang ulang sistem teknologi informasi perusahaan
  • D. Menetapkan target penjualan bulanan
Jawaban: B. Mendefinisikan batas awal dan akhir proses yang akan dianalisis.
Langkah pertama dalam analisis proses bisnis adalah mendefinisikan ruang lingkup atau batasan proses agar analisis dapat dilakukan secara terstruktur dan fokus.
6.

Dalam konteks bisnis modern, pengertian “bisnis” yang paling tepat adalah…

  • A. Kegiatan memproduksi barang untuk dijual kepada konsumen akhir
  • B. Aktivitas pemerintah dalam mengelola anggaran negara
  • C. Segala aktivitas yang menghasilkan nilai melalui pertukaran barang, jasa, atau informasi
  • D. Proses pengambilan keputusan dalam organisasi nirlaba
Jawaban: C. Segala aktivitas yang menghasilkan nilai melalui pertukaran barang, jasa, atau informasi.
Bisnis dalam pengertian yang luas mencakup semua aktivitas yang bertujuan menciptakan nilai bagi berbagai pihak melalui berbagai bentuk pertukaran, tidak terbatas pada produksi fisik saja.
7.

Siklus proses manajemen terdiri atas beberapa tahapan yang berulang. Urutan yang benar dari siklus tersebut adalah…

  • A. Perencanaan, pelaksanaan, pemeriksaan, dan tindakan perbaikan
  • B. Pelaksanaan, perencanaan, tindakan perbaikan, dan pemeriksaan
  • C. Pemeriksaan, perencanaan, pelaksanaan, dan tindakan perbaikan
  • D. Tindakan perbaikan, pemeriksaan, pelaksanaan, dan perencanaan
Jawaban: A. Perencanaan, pelaksanaan, pemeriksaan, dan tindakan perbaikan.
Siklus manajemen proses mengikuti pola PDCA (Plan, Do, Check, Act) yang dimulai dari perencanaan, dilanjutkan pelaksanaan, pemeriksaan hasil, dan tindakan perbaikan secara berkelanjutan.
8.

Six Sigma adalah metodologi peningkatan kualitas yang bertujuan untuk…

  • A. Meningkatkan kecepatan produksi sebesar enam kali lipat
  • B. Mengurangi jumlah karyawan dalam proses produksi
  • C. Meningkatkan kepuasan pelanggan melalui perluasan pasar
  • D. Meminimalkan variasi dan cacat dalam proses hingga mendekati nol
Jawaban: D. Meminimalkan variasi dan cacat dalam proses hingga mendekati nol.
Six Sigma merupakan metodologi yang berfokus pada pengurangan variasi proses dan cacat produk sehingga tingkat kegagalan mendekati 3,4 cacat per satu juta kesempatan.
9.

Dalam metodologi Six Sigma, tahapan DMAIC merupakan singkatan dari…

  • A. Define, Monitor, Analyze, Improve, Control
  • B. Define, Measure, Analyze, Improve, Control
  • C. Develop, Measure, Assess, Implement, Close
  • D. Define, Measure, Apply, Integrate, Control
Jawaban: B. Define, Measure, Analyze, Improve, Control.
DMAIC adalah kerangka kerja utama dalam Six Sigma yang terdiri atas lima tahap yaitu Define (mendefinisikan masalah), Measure (mengukur), Analyze (menganalisis), Improve (meningkatkan), dan Control (mengendalikan).
10.

Sebuah pabrik mengalami tingkat cacat produk yang tinggi. Manajer memutuskan menerapkan Six Sigma untuk mengatasi masalah tersebut. Pada tahap “Measure” dalam DMAIC, aktivitas yang dilakukan adalah…

  • A. Menentukan solusi perbaikan yang akan diimplementasikan
  • B. Mengidentifikasi akar penyebab masalah produksi
  • C. Mengumpulkan data dan mengukur kinerja proses saat ini
  • D. Menetapkan standar pengendalian untuk masa depan
Jawaban: C. Mengumpulkan data dan mengukur kinerja proses saat ini.
Tahap Measure dalam DMAIC berfokus pada pengumpulan data secara sistematis untuk mengukur baseline kinerja proses yang bermasalah sebelum dilakukan analisis lebih lanjut.
11.

Siklus manajemen proses bersifat iteratif, artinya…

  • A. Proses perbaikan dilakukan secara terus-menerus dan berulang
  • B. Proses hanya dijalankan satu kali hingga target tercapai
  • C. Setiap tahapan dilakukan oleh departemen yang berbeda
  • D. Perbaikan proses bergantung pada keputusan manajemen puncak saja
Jawaban: A. Proses perbaikan dilakukan secara terus-menerus dan berulang.
Sifat iteratif siklus manajemen proses berarti setiap siklus yang selesai akan memulai siklus baru untuk terus melakukan perbaikan berkesinambungan (continuous improvement).
12.

Perbedaan utama antara Six Sigma dan pendekatan peningkatan kualitas tradisional terletak pada…

  • A. Six Sigma hanya diterapkan pada industri manufaktur besar
  • B. Six Sigma tidak memerlukan pengumpulan data statistik
  • C. Six Sigma lebih berfokus pada pengurangan biaya operasional
  • D. Six Sigma menggunakan pendekatan berbasis data statistik yang ketat untuk mengurangi variasi
Jawaban: D. Six Sigma menggunakan pendekatan berbasis data statistik yang ketat untuk mengurangi variasi.
Keunggulan Six Sigma dibanding pendekatan tradisional adalah penggunaan metode statistik yang ketat dan terukur untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan memperbaiki variasi dalam proses.
13.

Manajemen proyek didefinisikan sebagai penerapan pengetahuan, keterampilan, alat, dan teknik untuk…

  • A. Meningkatkan penjualan produk perusahaan secara signifikan
  • B. Memenuhi persyaratan proyek melalui aktivitas yang terencana
  • C. Mengelola sumber daya manusia dalam organisasi besar
  • D. Menyusun laporan pertanggungjawaban kepada pemangku kepentingan
Jawaban: B. Memenuhi persyaratan proyek melalui aktivitas yang terencana.
Menurut PMBOK, manajemen proyek adalah penerapan pengetahuan, keterampilan, alat, dan teknik pada aktivitas proyek untuk memenuhi persyaratan dan tujuan proyek.
14.

Karakteristik utama yang membedakan proyek dari kegiatan operasional rutin adalah…

  • A. Proyek memiliki anggaran yang lebih besar dari kegiatan operasional
  • B. Proyek selalu melibatkan lebih banyak sumber daya manusia
  • C. Proyek bersifat sementara dan menghasilkan produk atau layanan yang unik
  • D. Proyek tidak memerlukan perencanaan yang terstruktur
Jawaban: C. Proyek bersifat sementara dan menghasilkan produk atau layanan yang unik.
Proyek memiliki dua karakteristik utama yang membedakannya dari operasional rutin, yaitu bersifat sementara (memiliki awal dan akhir yang jelas) dan menghasilkan deliverable yang unik.
15.

Dalam manajemen proyek, yang dimaksud dengan “triple constraint” atau tiga kendala utama adalah…

  • A. Lingkup, waktu, dan biaya
  • B. Kualitas, risiko, dan sumber daya manusia
  • C. Perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian
  • D. Inisiasi, monitoring, dan penutupan
Jawaban: A. Lingkup, waktu, dan biaya.
Triple constraint dalam manajemen proyek merujuk pada tiga kendala utama yang saling mempengaruhi, yaitu lingkup pekerjaan (scope), waktu penyelesaian (time), dan anggaran (cost).
16.

PMBOK (Project Management Body of Knowledge) diterbitkan oleh lembaga internasional bernama…

  • A. ISO (International Organization for Standardization)
  • B. IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers)
  • C. ANSI (American National Standards Institute)
  • D. PMI (Project Management Institute)
Jawaban: D. PMI (Project Management Institute).
PMBOK Guide diterbitkan oleh Project Management Institute (PMI), sebuah organisasi internasional yang menjadi standar acuan utama dalam praktik manajemen proyek di seluruh dunia.
17.

Menurut PMBOK, kelompok proses manajemen proyek yang berfungsi untuk mendefinisikan proyek baru dan mendapatkan otorisasi untuk memulai proyek adalah kelompok proses…

  • A. Planning (Perencanaan)
  • B. Initiating (Inisiasi)
  • C. Executing (Pelaksanaan)
  • D. Monitoring and Controlling (Pemantauan dan Pengendalian)
Jawaban: B. Initiating (Inisiasi).
Kelompok proses Initiating dalam PMBOK berfungsi untuk mendefinisikan proyek baru atau fase baru, serta memperoleh otorisasi formal untuk memulai proyek atau fase tersebut.
18.

Seorang manajer proyek menemukan bahwa biaya aktual proyek melebihi anggaran yang telah ditetapkan. Berdasarkan konsep triple constraint, perubahan biaya ini kemungkinan akan berdampak pada…

  • A. Jumlah anggota tim proyek
  • B. Metode komunikasi yang digunakan dalam proyek
  • C. Lingkup pekerjaan atau jadwal penyelesaian proyek
  • D. Jumlah pemangku kepentingan yang terlibat
Jawaban: C. Lingkup pekerjaan atau jadwal penyelesaian proyek.
Dalam triple constraint, ketiga elemen (lingkup, waktu, biaya) saling terkait. Jika biaya meningkat dan tidak dapat ditambah, maka lingkup harus dikurangi atau jadwal diperpanjang untuk menyeimbangkan kendala.
19.

Dokumen formal yang mengotorisasi eksistensi proyek dan memberikan wewenang kepada manajer proyek untuk menggunakan sumber daya organisasi disebut…

  • A. Project Charter
  • B. Work Breakdown Structure
  • C. Project Management Plan
  • D. Statement of Work
Jawaban: A. Project Charter.
Project Charter adalah dokumen formal yang dikeluarkan pada fase inisiasi proyek untuk mengotorisasi keberadaan proyek dan memberikan wewenang kepada manajer proyek dalam mengalokasikan sumber daya.
20.

Siklus hidup manajemen proyek terdiri atas fase-fase yang berurutan. Fase yang dilaksanakan setelah fase perencanaan adalah…

  • A. Inisiasi
  • B. Penutupan
  • C. Pengendalian
  • D. Pelaksanaan
Jawaban: D. Pelaksanaan.
Siklus hidup proyek umumnya terdiri atas inisiasi, perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, dan penutupan. Setelah fase perencanaan selesai, proyek memasuki fase pelaksanaan.
21.

Dalam siklus hidup manajemen proyek, area pengetahuan yang berfokus pada pendefinisian dan pengendalian apa saja yang termasuk dan tidak termasuk dalam proyek disebut manajemen…

  • A. Waktu proyek
  • B. Lingkup proyek
  • C. Risiko proyek
  • D. Kualitas proyek
Jawaban: B. Lingkup proyek.
Manajemen lingkup proyek (project scope management) bertanggung jawab untuk mendefinisikan dan mengendalikan batasan pekerjaan yang termasuk dan tidak termasuk dalam proyek.
22.

Proses manajemen komunikasi dalam proyek bertujuan untuk memastikan…

  • A. Seluruh anggota tim proyek memiliki latar belakang pendidikan yang sama
  • B. Anggaran komunikasi proyek tidak melebihi batas yang ditentukan
  • C. Informasi proyek yang tepat tersedia bagi pemangku kepentingan pada waktu yang tepat
  • D. Semua pemangku kepentingan hadir dalam setiap rapat proyek
Jawaban: C. Informasi proyek yang tepat tersedia bagi pemangku kepentingan pada waktu yang tepat.
Manajemen komunikasi proyek berfokus pada perencanaan, pengumpulan, pembuatan, pendistribusian, penyimpanan, dan pengelolaan informasi proyek agar tepat sasaran, tepat waktu, dan tepat isi.
23.

Seorang manajer proyek sedang menyusun rencana komunikasi. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah…

  • A. Mengidentifikasi pemangku kepentingan dan kebutuhan informasi mereka
  • B. Menentukan frekuensi rapat tim proyek
  • C. Memilih perangkat lunak manajemen komunikasi yang akan digunakan
  • D. Menetapkan anggaran untuk kegiatan komunikasi proyek
Jawaban: A. Mengidentifikasi pemangku kepentingan dan kebutuhan informasi mereka.
Perencanaan komunikasi dimulai dengan mengidentifikasi siapa saja pemangku kepentingan proyek beserta jenis dan frekuensi informasi yang mereka butuhkan agar komunikasi dapat berjalan efektif.
24.

Proses manajemen risiko proyek mencakup identifikasi, analisis, dan respons terhadap risiko. Tujuan utama manajemen risiko dalam proyek adalah…

  • A. Menghilangkan seluruh risiko yang mungkin terjadi dalam proyek
  • B. Menambah anggaran cadangan untuk mengatasi semua ketidakpastian
  • C. Memastikan seluruh anggota tim memahami potensi ancaman proyek
  • D. Meningkatkan peluang keberhasilan proyek dengan meminimalkan dampak risiko negatif
Jawaban: D. Meningkatkan peluang keberhasilan proyek dengan meminimalkan dampak risiko negatif.
Manajemen risiko proyek bertujuan untuk meningkatkan probabilitas dan dampak peristiwa positif sekaligus mengurangi probabilitas dan dampak risiko negatif demi keberhasilan proyek.
25.

Dalam analisis risiko proyek, matriks probabilitas dan dampak digunakan untuk…

  • A. Menghitung biaya yang dibutuhkan untuk mengatasi risiko
  • B. Memprioritaskan risiko berdasarkan kemungkinan terjadinya dan besarnya dampak
  • C. Menentukan penanggung jawab setiap risiko dalam tim proyek
  • D. Mencatat seluruh risiko yang pernah terjadi pada proyek sebelumnya
Jawaban: B. Memprioritaskan risiko berdasarkan kemungkinan terjadinya dan besarnya dampak.
Matriks probabilitas dan dampak digunakan dalam analisis risiko kualitatif untuk mengurutkan prioritas risiko berdasarkan kombinasi antara kemungkinan kejadian dan tingkat dampaknya terhadap proyek.
26.

Istilah “knowledge worker” atau pekerja berpengetahuan pertama kali diperkenalkan oleh…

  • A. Michael Hammer
  • B. Bill Gates
  • C. Peter Drucker
  • D. Frederick Taylor
Jawaban: C. Peter Drucker.
Peter Drucker adalah tokoh manajemen yang pertama kali memperkenalkan konsep “knowledge worker” pada akhir 1950-an untuk mendeskripsikan pekerja yang menggunakan pengetahuan sebagai modal utama pekerjaannya.
27.

Karakteristik utama yang membedakan knowledge worker dari pekerja manual adalah…

  • A. Knowledge worker menggunakan pengetahuan dan kemampuan kognitif sebagai modal utama bekerja
  • B. Knowledge worker selalu bekerja di kantor dengan peralatan komputer
  • C. Knowledge worker mendapatkan upah lebih tinggi dari pekerja manual
  • D. Knowledge worker tidak memerlukan supervisi dari atasan
Jawaban: A. Knowledge worker menggunakan pengetahuan dan kemampuan kognitif sebagai modal utama bekerja.
Ciri khas knowledge worker adalah bahwa nilai yang mereka ciptakan bersumber dari pengetahuan, keahlian analitis, dan kemampuan berpikir, bukan dari aktivitas fisik atau mekanis.
28.

Manajemen proses pengetahuan (knowledge process management) dalam organisasi bertujuan untuk…

  • A. Meningkatkan jumlah publikasi ilmiah yang dihasilkan organisasi
  • B. Mengurangi ketergantungan organisasi pada teknologi informasi
  • C. Menyimpan seluruh data keuangan organisasi dalam satu sistem
  • D. Mengelola penciptaan, berbagi, dan penggunaan pengetahuan untuk meningkatkan kinerja organisasi
Jawaban: D. Mengelola penciptaan, berbagi, dan penggunaan pengetahuan untuk meningkatkan kinerja organisasi.
Manajemen proses pengetahuan mencakup seluruh siklus pengelolaan pengetahuan organisasi mulai dari penciptaan, pengkodean, penyebaran, hingga penggunaan kembali pengetahuan demi peningkatan kinerja.
29.

Sebuah perusahaan konsultan ingin memastikan bahwa keahlian para ahlinya tetap tersedia meskipun ada karyawan yang keluar. Pendekatan manajemen pengetahuan yang paling tepat adalah…

  • A. Meningkatkan gaji karyawan agar tidak berpindah perusahaan
  • B. Mendokumentasikan pengetahuan tacit ke dalam bentuk eksplisit yang dapat diakses
  • C. Membatasi akses informasi hanya kepada manajer senior
  • D. Mengadakan pelatihan teknis secara rutin untuk semua karyawan
Jawaban: B. Mendokumentasikan pengetahuan tacit ke dalam bentuk eksplisit yang dapat diakses.
Konversi pengetahuan tacit (tidak tertulis, ada dalam kepala individu) menjadi pengetahuan eksplisit (terdokumentasi) adalah strategi utama manajemen pengetahuan untuk menjaga aset intelektual organisasi.
30.

Perbedaan antara pengetahuan tacit dan pengetahuan eksplisit terletak pada…

  • A. Pengetahuan tacit lebih bernilai secara finansial dibanding pengetahuan eksplisit
  • B. Pengetahuan eksplisit hanya dimiliki oleh tenaga ahli berpengalaman
  • C. Pengetahuan tacit sulit diartikulasikan, sedangkan pengetahuan eksplisit mudah dikodifikasi dan dibagikan
  • D. Pengetahuan tacit disimpan dalam database, sedangkan pengetahuan eksplisit ada dalam pikiran individu
Jawaban: C. Pengetahuan tacit sulit diartikulasikan, sedangkan pengetahuan eksplisit mudah dikodifikasi dan dibagikan.
Pengetahuan tacit bersifat personal, kontekstual, dan sulit diungkapkan secara formal, sementara pengetahuan eksplisit dapat dengan mudah ditulis, disimpan, dan didistribusikan dalam berbagai medium.
31.

Sistem Informasi Eksekutif (EIS) dirancang secara khusus untuk mendukung…

  • A. Pengambilan keputusan strategis oleh manajemen tingkat atas
  • B. Pengelolaan transaksi operasional harian
  • C. Komunikasi antar departemen dalam organisasi
  • D. Pelatihan karyawan baru dalam prosedur operasional
Jawaban: A. Pengambilan keputusan strategis oleh manajemen tingkat atas.
EIS (Executive Information System) dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan informasi para eksekutif dan manajer puncak dalam membuat keputusan strategis dengan menyajikan data dalam format ringkas dan mudah dipahami.
32.

Fitur utama yang membedakan EIS dari sistem informasi manajemen biasa adalah…

  • A. EIS hanya dapat diakses melalui komputer desktop di kantor pusat
  • B. EIS menyimpan lebih banyak data historis dibanding sistem lain
  • C. EIS lebih murah dalam hal biaya implementasi
  • D. EIS menyajikan informasi ringkas, visual, dan mudah diakses dengan kemampuan drill-down
Jawaban: D. EIS menyajikan informasi ringkas, visual, dan mudah diakses dengan kemampuan drill-down.
Keunggulan EIS adalah tampilan informasi yang ringkas dalam format grafis atau dashboard disertai kemampuan drill-down yang memungkinkan eksekutif menelusuri detail data jika diperlukan.
33.

BPMN (Business Process Model and Notation) adalah standar notasi yang digunakan untuk…

  • A. Menyusun laporan keuangan perusahaan secara terstruktur
  • B. Memodelkan dan mendokumentasikan alur proses bisnis secara grafis
  • C. Merancang antarmuka pengguna pada sistem informasi
  • D. Mengembangkan basis data relasional untuk sistem ERP
Jawaban: B. Memodelkan dan mendokumentasikan alur proses bisnis secara grafis.
BPMN adalah standar internasional yang menyediakan notasi grafis untuk memodelkan proses bisnis sehingga dapat dipahami oleh semua pemangku kepentingan, dari analis bisnis hingga pengembang sistem.
34.

Dalam diagram BPMN, elemen “event” yang digambarkan dengan lingkaran berfungsi untuk menunjukkan…

  • A. Aktivitas atau tugas yang harus dikerjakan dalam proses
  • B. Titik percabangan dalam alur proses bisnis
  • C. Sesuatu yang terjadi dan mempengaruhi alur proses, seperti awal atau akhir proses
  • D. Jalur aliran pesan antar peserta dalam proses
Jawaban: C. Sesuatu yang terjadi dan mempengaruhi alur proses, seperti awal atau akhir proses.
Dalam BPMN, event (kejadian) dilambangkan dengan lingkaran dan merepresentasikan peristiwa yang terjadi selama proses berlangsung, termasuk kejadian pemicu awal, kejadian antara, dan kejadian akhir proses.
35.

Sebuah perusahaan ingin memodelkan proses pengajuan cuti karyawan menggunakan BPMN. Simbol yang digunakan untuk menggambarkan keputusan “Apakah cuti disetujui?” adalah…

  • A. Gateway berbentuk belah ketupat
  • B. Event berbentuk lingkaran
  • C. Task berbentuk persegi panjang
  • D. Pool berbentuk kotak besar berlabel
Jawaban: A. Gateway berbentuk belah ketupat.
Dalam BPMN, gateway dilambangkan dengan belah ketupat dan digunakan untuk menggambarkan titik percabangan atau penggabungan alur proses berdasarkan kondisi atau keputusan tertentu.
36.

Dalam konteks manajemen proses untuk pekerjaan pengetahuan, tantangan utama yang dihadapi organisasi adalah…

  • A. Kurangnya perangkat keras komputer yang tersedia
  • B. Tingginya biaya rekrutmen karyawan baru
  • C. Sulitnya mengukur produktivitas karena output berbasis fisik
  • D. Sulitnya mengukur dan menstandarisasi proses yang bergantung pada pengetahuan individu
Jawaban: D. Sulitnya mengukur dan menstandarisasi proses yang bergantung pada pengetahuan individu.
Manajemen proses pengetahuan menghadapi tantangan karena pekerjaan berbasis pengetahuan bersifat tidak terstruktur, bergantung pada individu, dan sulit untuk distandarisasi seperti proses manufaktur.
37.

Dalam fase penutupan (closing) siklus hidup proyek, aktivitas utama yang dilakukan adalah…

  • A. Menyusun rencana kerja proyek secara rinci
  • B. Mendapatkan penerimaan resmi dari pelanggan dan mendokumentasikan pelajaran yang didapat
  • C. Mengalokasikan sumber daya untuk aktivitas proyek berikutnya
  • D. Menetapkan ruang lingkup dan tujuan proyek
Jawaban: B. Mendapatkan penerimaan resmi dari pelanggan dan mendokumentasikan pelajaran yang didapat.
Fase penutupan proyek mencakup penerimaan formal hasil proyek oleh pelanggan, penyelesaian kontrak, pembubaran tim, serta dokumentasi lessons learned untuk referensi proyek di masa mendatang.
38.

Work Breakdown Structure (WBS) dalam manajemen proyek berfungsi untuk…

  • A. Menentukan urutan pekerjaan berdasarkan ketergantungan antar aktivitas
  • B. Mengidentifikasi risiko pada setiap tahapan proyek
  • C. Mengurai total lingkup pekerjaan proyek menjadi komponen yang lebih kecil dan terkelola
  • D. Menetapkan anggaran untuk setiap anggota tim proyek
Jawaban: C. Mengurai total lingkup pekerjaan proyek menjadi komponen yang lebih kecil dan terkelola.
WBS adalah dekomposisi hierarkis dari total lingkup pekerjaan proyek yang memecah deliverable besar menjadi paket-paket kerja yang lebih kecil sehingga lebih mudah direncanakan, dilaksanakan, dan dikendalikan.
39.

Dalam siklus hidup manajemen proyek, area pengetahuan manajemen waktu proyek mencakup proses…

  • A. Mendefinisikan aktivitas, menyusun urutan, dan mengembangkan jadwal proyek
  • B. Mengidentifikasi pemangku kepentingan dan merencanakan keterlibatan mereka
  • C. Merencanakan dan mengendalikan kualitas produk proyek
  • D. Merencanakan dan mengelola pengadaan sumber daya eksternal
Jawaban: A. Mendefinisikan aktivitas, menyusun urutan, dan mengembangkan jadwal proyek.
Manajemen waktu proyek mencakup proses-proses yang diperlukan untuk menyelesaikan proyek tepat waktu, termasuk mendefinisikan aktivitas, menentukan urutan, estimasi durasi, dan pengembangan serta pengendalian jadwal.
40.

Dalam model proses bisnis menggunakan BPMN, “pool” digunakan untuk merepresentasikan…

  • A. Serangkaian aktivitas yang berurutan dalam satu departemen
  • B. Titik percabangan dalam alur proses bisnis
  • C. Pesan yang dikirimkan antar peserta proses
  • D. Peserta atau entitas yang terlibat dalam proses bisnis
Jawaban: D. Peserta atau entitas yang terlibat dalam proses bisnis.
Dalam BPMN, pool merepresentasikan peserta proses seperti organisasi, sistem, atau peran tertentu yang terlibat dalam proses bisnis, sedangkan lane di dalam pool membagi peserta menjadi peran-peran lebih spesifik.
41.

Manfaat utama penggunaan EIS bagi seorang eksekutif dalam organisasi adalah…

  • A. Memudahkan pengelolaan data transaksi harian secara otomatis
  • B. Menyajikan informasi ringkas dari berbagai sumber secara cepat untuk mendukung keputusan strategis
  • C. Membantu staf operasional dalam menyelesaikan tugas administrasi
  • D. Menggantikan peran analis bisnis dalam organisasi
Jawaban: B. Menyajikan informasi ringkas dari berbagai sumber secara cepat untuk mendukung keputusan strategis.
EIS memungkinkan eksekutif mendapatkan gambaran menyeluruh kinerja organisasi melalui dashboard dan laporan ringkas yang mengintegrasikan data dari berbagai sumber dalam waktu singkat.
42.

Dalam analisis proses bisnis, pemetaan proses sebaiknya dimulai dengan mendokumentasikan kondisi proses saat ini yang disebut…

  • A. Future state map
  • B. Ideal state diagram
  • C. As-is process map
  • D. To-be process model
Jawaban: C. As-is process map.
As-is process map adalah dokumentasi kondisi proses bisnis yang berjalan saat ini sebelum dilakukan perbaikan, yang menjadi dasar perbandingan dengan kondisi proses yang diinginkan di masa depan (to-be).
43.

Salah satu indikator keberhasilan implementasi Six Sigma dalam suatu proses adalah…

  • A. Menurunnya tingkat cacat atau kesalahan dalam proses secara terukur
  • B. Bertambahnya jumlah karyawan yang terlibat dalam proyek
  • C. Meningkatnya jumlah rapat koordinasi tim
  • D. Bertambahnya anggaran operasional untuk pelatihan
Jawaban: A. Menurunnya tingkat cacat atau kesalahan dalam proses secara terukur.
Keberhasilan Six Sigma diukur secara kuantitatif melalui penurunan jumlah cacat per unit atau per juta kesempatan, yang menunjukkan bahwa variasi proses telah berhasil dikurangi.
44.

Dalam manajemen risiko proyek, strategi “mitigasi risiko” berarti…

  • A. Menerima risiko tanpa melakukan tindakan apa pun
  • B. Mengalihkan risiko kepada pihak ketiga melalui asuransi atau kontrak
  • C. Menghilangkan seluruh risiko dengan mengubah rencana proyek
  • D. Mengurangi probabilitas atau dampak risiko hingga tingkat yang dapat diterima
Jawaban: D. Mengurangi probabilitas atau dampak risiko hingga tingkat yang dapat diterima.
Mitigasi risiko adalah strategi respons risiko yang bertujuan menurunkan kemungkinan terjadinya risiko atau mengurangi dampaknya, berbeda dari strategi menghindari, mentransfer, atau menerima risiko.
45.

Dari perspektif manajemen pengetahuan, proses “eksternalisasi” dalam model SECI merujuk pada konversi pengetahuan dari…

  • A. Eksplisit menjadi eksplisit melalui kombinasi dokumen
  • B. Tacit menjadi eksplisit melalui artikulasi dan dokumentasi
  • C. Eksplisit menjadi tacit melalui internalisasi dan praktik
  • D. Tacit menjadi tacit melalui interaksi dan observasi langsung
Jawaban: B. Tacit menjadi eksplisit melalui artikulasi dan dokumentasi.
Dalam model SECI (Socialization, Externalization, Combination, Internalization) oleh Nonaka dan Takeuchi, eksternalisasi adalah proses mengubah pengetahuan tacit menjadi pengetahuan eksplisit melalui dialog, metafora, atau dokumentasi.
46.

Jika seorang analis bisnis membandingkan proses bisnis as-is dengan proses bisnis to-be, tujuan utamanya adalah untuk…

  • A. Menghitung selisih biaya operasional antara kedua proses
  • B. Menyusun laporan audit internal organisasi
  • C. Mengidentifikasi kesenjangan dan peluang perbaikan yang perlu dilakukan
  • D. Menentukan tenaga kerja yang perlu dikurangi dalam organisasi
Jawaban: C. Mengidentifikasi kesenjangan dan peluang perbaikan yang perlu dilakukan.
Perbandingan as-is dan to-be adalah teknik analisis yang membantu mengidentifikasi gap antara kondisi proses saat ini dengan kondisi ideal yang diinginkan sehingga langkah-langkah perbaikan dapat dirumuskan.
47.

Dalam konteks EIS, kemampuan “drill-down” memungkinkan pengguna untuk…

  • A. Menelusuri dari ringkasan data ke detail yang lebih rinci secara bertahap
  • B. Mengunduh seluruh database organisasi dalam satu klik
  • C. Mengirimkan laporan otomatis kepada seluruh pemangku kepentingan
  • D. Membandingkan data dari dua organisasi yang berbeda secara bersamaan
Jawaban: A. Menelusuri dari ringkasan data ke detail yang lebih rinci secara bertahap.
Fitur drill-down dalam EIS memungkinkan eksekutif untuk memulai dari tampilan data agregat atau ringkasan, kemudian mengklik atau menavigasi ke lapisan data yang lebih rinci untuk memahami akar permasalahan.
48.

Lean management dan Six Sigma sering digabungkan menjadi “Lean Six Sigma”. Kontribusi utama pendekatan Lean dalam kombinasi tersebut adalah…

  • A. Meningkatkan akurasi pengukuran statistik proses
  • B. Mengidentifikasi dan menghilangkan akar penyebab cacat produk
  • C. Mengembangkan kemampuan analisis data kuantitatif tim
  • D. Menghilangkan pemborosan (waste) dan meningkatkan kecepatan aliran proses
Jawaban: D. Menghilangkan pemborosan (waste) dan meningkatkan kecepatan aliran proses.
Lean berfokus pada identifikasi dan eliminasi delapan jenis pemborosan dalam proses serta peningkatan kecepatan aliran nilai, yang melengkapi Six Sigma yang lebih berfokus pada pengurangan variasi.
49.

Dalam siklus hidup proyek, fase monitoring dan pengendalian berjalan secara…

  • A. Hanya pada akhir setiap fase proyek selesai
  • B. Bersamaan dengan semua fase lainnya sepanjang proyek berlangsung
  • C. Hanya pada fase pelaksanaan saja
  • D. Setelah fase penutupan proyek dilakukan
Jawaban: B. Bersamaan dengan semua fase lainnya sepanjang proyek berlangsung.
Monitoring dan pengendalian adalah proses yang berjalan terus-menerus dan paralel dengan seluruh fase proyek, bukan hanya pada satu fase tertentu, untuk memastikan proyek tetap pada jalur yang benar.
50.

Jika sebuah organisasi mengadopsi pendekatan Business Process Management (BPM), perbedaan mendasar antara BPM dengan manajemen tradisional adalah BPM lebih menekankan pada…

  • A. Struktur hierarki organisasi yang kaku dan formal
  • B. Pengelolaan sumber daya manusia berdasarkan senioritas
  • C. Pengelolaan lintas fungsi yang berorientasi pada proses dan penciptaan nilai bagi pelanggan
  • D. Pengurangan jumlah departemen dalam struktur organisasi
Jawaban: C. Pengelolaan lintas fungsi yang berorientasi pada proses dan penciptaan nilai bagi pelanggan.
BPM berbeda dari manajemen tradisional berbasis fungsi karena BPM memandang organisasi sebagai kumpulan proses end-to-end yang melintasi batas departemen untuk menciptakan nilai optimal bagi pelanggan.

Ada Ujian Tatap Muka (UTM) yang dilaksanakan langsung di lokasi ujian, ada Ujian Online (UO) yang bisa dikerjakan secara mandiri melalui platform digital, dan ada Take Home Exam (THE). Berlatih mengerjakan Soal UO UT maupun soal dalam format lainnya secara rutin akan membuat kamu lebih adaptif menghadapi apapun yang muncul di hari H.

Setiap sesi latihan yang kamu selesaikan, setiap halaman modul yang kamu pahami, semuanya terakumulasi menjadi kesiapan yang solid. Percayai perjalanan belajarmu sendiri. Semoga persiapanmu menghadapi Soal UAS UT STSI4206 Proses Bisnis kali ini berbuah hasil yang memuaskan dan nilai yang membanggakan.

Bagikan

error: Content is protected !!