💜 Selalu gratis

Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir!💜 Selalu gratis

🙌 Ikut Dukung

Soal UAS UT STSI4408 E-Bisnis dan Kunci Jawaban

Soal UAS UT STSI4408 E-Bisnis dan Kunci Jawaban
Soal UT STSI4408 E-Bisnis

Bagi mahasiswa Universitas Terbuka, menghadapi Soal UAS UT STSI4408 E-Bisnis bukan sekadar rutinitas akademik biasa. UAS adalah titik penting yang menentukan apakah pemahaman kamu terhadap seluruh materi sudah cukup kuat atau masih ada celah yang perlu ditambal.

STSI4408 E-Bisnis adalah mata kuliah yang menuntut lebih dari sekadar hafalan teori. Kamu perlu memahami bagaimana merancang strategi komunikasi bisnis secara digital, memilih platform yang tepat, dan menyampaikan pesan yang benar-benar sampai ke audiens yang dituju.

Cara paling efektif untuk mengukur kesiapanmu adalah dengan aktif berlatih mengerjakan Soal Ujian UT dari mata kuliah ini. Latihan soal melatih kamu mengenali pola pertanyaan yang sering muncul, membiasakan diri berpikir cepat dan terstruktur, sekaligus menjadi alarm alami saat ada bagian materi.

Catatan: Soal-soal ini akan terus diperbarui mengikuti modul terbaru Universitas Terbuka.

Soal UT STSI4408 E-Bisnis

1.

E-bisnis didefinisikan sebagai penggunaan teknologi internet untuk menjalankan dan menghubungkan berbagai proses bisnis, termasuk perdagangan, komunikasi, dan kolaborasi. Istilah e-bisnis pertama kali dipopulerkan oleh perusahaan…

  • A. Microsoft
  • B. IBM
  • C. Google
  • D. Amazon
Jawaban: B. IBM.
Istilah e-bisnis pertama kali diperkenalkan dan dipopulerkan oleh IBM pada akhir tahun 1990-an sebagai konsep untuk mengintegrasikan teknologi internet ke dalam proses bisnis secara menyeluruh.
2.

Perbedaan mendasar antara e-bisnis dan e-commerce terletak pada cakupannya. Pernyataan yang paling tepat menggambarkan perbedaan tersebut adalah…

  • A. E-bisnis mencakup seluruh proses bisnis berbasis internet, sedangkan e-commerce hanya mencakup transaksi jual beli secara elektronik
  • B. E-commerce mencakup seluruh proses bisnis berbasis internet, sedangkan e-bisnis hanya mencakup transaksi jual beli secara elektronik
  • C. E-bisnis dan e-commerce memiliki cakupan yang sama karena keduanya menggunakan teknologi internet
  • D. E-bisnis hanya digunakan oleh perusahaan besar, sedangkan e-commerce dapat digunakan oleh semua kalangan
Jawaban: A. E-bisnis mencakup seluruh proses bisnis berbasis internet, sedangkan e-commerce hanya mencakup transaksi jual beli secara elektronik.
E-bisnis adalah konsep yang lebih luas yang mencakup semua aktivitas bisnis berbasis internet, termasuk manajemen, kolaborasi, dan komunikasi, sementara e-commerce merupakan bagian dari e-bisnis yang fokus pada transaksi perdagangan elektronik.
3.

Model e-commerce yang melibatkan transaksi antara perusahaan dengan perusahaan lain, bukan dengan konsumen akhir, disebut model…

  • A. B2C (Business to Consumer)
  • B. C2C (Consumer to Consumer)
  • C. B2B (Business to Business)
  • D. G2C (Government to Consumer)
Jawaban: C. B2B (Business to Business).
Model B2B (Business to Business) adalah model e-commerce di mana transaksi terjadi antara satu perusahaan dengan perusahaan lain, bukan dengan konsumen akhir, misalnya pembelian bahan baku oleh produsen dari pemasok.
4.

Infrastruktur teknologi informasi yang menjadi tulang punggung e-bisnis dan memungkinkan pertukaran data antar sistem secara real-time adalah…

  • A. Intranet perusahaan yang bersifat tertutup
  • B. Sistem pencadangan data berbasis pita magnetik
  • C. Perangkat lunak pengolah kata berbasis cloud
  • D. Internet, intranet, dan ekstranet yang terintegrasi
Jawaban: D. Internet, intranet, dan ekstranet yang terintegrasi.
E-bisnis membutuhkan infrastruktur jaringan yang terdiri dari internet untuk koneksi publik, intranet untuk koneksi internal perusahaan, dan ekstranet untuk menghubungkan perusahaan dengan mitra bisnis secara aman.
5.

Sistem informasi yang menghubungkan perusahaan dengan mitra bisnis eksternalnya seperti pemasok dan distributor melalui jaringan privat berbasis internet disebut…

  • A. Intranet
  • B. Ekstranet
  • C. Internet publik
  • D. LAN (Local Area Network)
Jawaban: B. Ekstranet.
Ekstranet adalah jaringan privat berbasis internet yang memungkinkan perusahaan berbagi informasi secara selektif dengan pihak eksternal terpercaya seperti mitra bisnis, pemasok, dan distributor.
6.

Dalam konteks sistem informasi e-bisnis, XML (Extensible Markup Language) banyak digunakan karena kemampuannya dalam…

  • A. Menampilkan grafik dan animasi pada halaman web secara interaktif
  • B. Mengamankan data transaksi dari ancaman peretas secara otomatis
  • C. Mendefinisikan dan bertukar data terstruktur antar sistem yang berbeda
  • D. Mengelola basis data relasional pada server perusahaan
Jawaban: C. Mendefinisikan dan bertukar data terstruktur antar sistem yang berbeda.
XML digunakan secara luas dalam e-bisnis karena kemampuannya mendefinisikan format data yang dapat dibaca oleh berbagai sistem yang berbeda, sehingga memudahkan interoperabilitas dan pertukaran informasi antar platform.
7.

Fungsi utama manajemen dalam e-bisnis yang berkaitan dengan penetapan arah dan sasaran perusahaan secara jangka panjang adalah fungsi…

  • A. Perencanaan (planning)
  • B. Pengorganisasian (organizing)
  • C. Pengendalian (controlling)
  • D. Kepemimpinan (leading)
Jawaban: A. Perencanaan (planning).
Fungsi perencanaan merupakan fungsi manajemen yang berkaitan dengan penetapan tujuan, sasaran, dan langkah strategis jangka panjang yang akan dicapai oleh perusahaan e-bisnis.
8.

Struktur organisasi yang paling umum diterapkan dalam perusahaan e-bisnis karena memungkinkan fleksibilitas dan respons cepat terhadap perubahan pasar adalah struktur…

  • A. Hierarkis piramidal dengan banyak lapisan manajemen
  • B. Fungsional yang kaku dan terpusat pada satu departemen
  • C. Birokratis dengan rantai komando yang sangat panjang
  • D. Datar (flat) dengan sedikit lapisan manajemen dan desentralisasi keputusan
Jawaban: D. Datar (flat) dengan sedikit lapisan manajemen dan desentralisasi keputusan.
Perusahaan e-bisnis cenderung menggunakan struktur organisasi datar agar dapat merespons perubahan dengan cepat, mendorong inovasi, dan mempercepat pengambilan keputusan melalui desentralisasi wewenang.
9.

Implikasi ekonomi dari e-bisnis yang menyebabkan biaya per unit produk digital turun secara signifikan seiring meningkatnya volume produksi disebut…

  • A. Efek jaringan (network effect)
  • B. Skala ekonomis (economies of scale)
  • C. Disintermediasi (disintermediation)
  • D. Segmentasi pasar (market segmentation)
Jawaban: B. Skala ekonomis (economies of scale).
Skala ekonomis terjadi ketika biaya rata-rata per unit menurun seiring dengan peningkatan volume produksi, dan ini sangat relevan dalam e-bisnis karena produk digital dapat didistribusikan hampir tanpa biaya tambahan.
10.

Fenomena di mana e-bisnis menghilangkan peran perantara dalam rantai distribusi sehingga produsen dapat langsung berhubungan dengan konsumen disebut…

  • A. Reintermediasi
  • B. Mediasi digital
  • C. Disintermediasi
  • D. Intermediasi virtual
Jawaban: C. Disintermediasi.
Disintermediasi adalah proses penghilangan perantara dalam rantai nilai distribusi akibat e-bisnis, yang memungkinkan produsen atau penyedia layanan berhubungan langsung dengan pelanggan akhir tanpa melalui distributor atau agen.
11.

Analisis SWOT dalam konteks e-bisnis digunakan untuk mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal perusahaan. Faktor internal yang mencerminkan kelemahan perusahaan e-bisnis adalah…

  • A. Keterbatasan sumber daya manusia yang memahami teknologi digital
  • B. Meningkatnya penggunaan smartphone di kalangan konsumen
  • C. Munculnya pesaing baru dari luar negeri yang masuk ke pasar domestik
  • D. Kebijakan pemerintah yang mendukung pertumbuhan ekonomi digital
Jawaban: A. Keterbatasan sumber daya manusia yang memahami teknologi digital.
Dalam analisis SWOT, kelemahan (weakness) merupakan faktor internal perusahaan yang bersifat negatif, seperti kurangnya SDM yang kompeten di bidang teknologi digital, sedangkan pilihan lain merupakan faktor eksternal.
12.

Sebuah perusahaan e-bisnis merumuskan strategi dengan cara memanfaatkan kekuatan internalnya untuk menangkap peluang pasar yang ada. Dalam matriks TOWS, strategi ini dikenal sebagai strategi…

  • A. WT (Weakness-Threat)
  • B. ST (Strength-Threat)
  • C. WO (Weakness-Opportunity)
  • D. SO (Strength-Opportunity)
Jawaban: D. SO (Strength-Opportunity).
Strategi SO dalam matriks TOWS adalah strategi agresif yang memanfaatkan kekuatan internal perusahaan secara maksimal untuk menangkap peluang eksternal yang tersedia di pasar.
13.

Tahapan dalam formulasi strategi e-bisnis yang melibatkan penentuan visi, misi, dan tujuan jangka panjang perusahaan merupakan bagian dari proses…

  • A. Implementasi strategi operasional
  • B. Perencanaan strategis tingkat korporat
  • C. Evaluasi kinerja berbasis balanced scorecard
  • D. Pengendalian manajemen berbasis anggaran
Jawaban: B. Perencanaan strategis tingkat korporat.
Penentuan visi, misi, dan tujuan jangka panjang merupakan bagian dari perencanaan strategis tingkat korporat yang menjadi landasan seluruh arah dan kebijakan perusahaan e-bisnis.
14.

Implementasi strategis e-bisnis mencakup berbagai aktivitas agar strategi yang telah dirumuskan dapat berjalan secara efektif. Salah satu faktor kritis keberhasilan implementasi adalah…

  • A. Mengabaikan perubahan budaya organisasi agar tidak mengganggu proses bisnis
  • B. Menyerahkan seluruh tanggung jawab implementasi kepada divisi teknologi informasi
  • C. Memastikan keselarasan antara strategi, struktur organisasi, dan teknologi yang digunakan
  • D. Meminimalkan anggaran untuk pelatihan karyawan guna menekan biaya operasional
Jawaban: C. Memastikan keselarasan antara strategi, struktur organisasi, dan teknologi yang digunakan.
Keberhasilan implementasi strategi e-bisnis sangat bergantung pada keselarasan antara strategi yang dirumuskan, struktur organisasi yang mendukung, dan infrastruktur teknologi yang digunakan secara terpadu.
15.

Balanced Scorecard (BSC) digunakan dalam evaluasi strategi e-bisnis karena mampu mengukur kinerja dari empat perspektif secara seimbang. Keempat perspektif tersebut adalah…

  • A. Keuangan, pelanggan, proses bisnis internal, serta pembelajaran dan pertumbuhan
  • B. Keuangan, teknologi, sumber daya manusia, serta pemasaran dan penjualan
  • C. Pelanggan, pesaing, pemasok, serta regulator dan pemerintah
  • D. Produksi, distribusi, pemasaran, serta layanan purna jual
Jawaban: A. Keuangan, pelanggan, proses bisnis internal, serta pembelajaran dan pertumbuhan.
Balanced Scorecard yang dikembangkan oleh Kaplan dan Norton mengukur kinerja organisasi dari empat perspektif yaitu keuangan, pelanggan, proses bisnis internal, serta pembelajaran dan pertumbuhan secara terintegrasi.
16.

Manajemen perubahan dalam e-bisnis diperlukan karena transformasi digital menimbulkan berbagai resistensi. Pendekatan yang paling tepat untuk mengatasi resistensi karyawan terhadap perubahan sistem e-bisnis adalah…

  • A. Memberikan sanksi tegas kepada karyawan yang menolak perubahan
  • B. Mengganti seluruh karyawan lama dengan tenaga baru yang melek teknologi
  • C. Menunda implementasi sistem hingga semua karyawan setuju
  • D. Melibatkan karyawan dalam proses perencanaan perubahan dan memberikan pelatihan yang memadai
Jawaban: D. Melibatkan karyawan dalam proses perencanaan perubahan dan memberikan pelatihan yang memadai.
Keterlibatan karyawan sejak awal proses perubahan dan pemberian pelatihan yang memadai merupakan pendekatan manajemen perubahan yang efektif untuk mengurangi resistensi dan meningkatkan penerimaan terhadap sistem e-bisnis baru.
17.

Supply Chain Management (SCM) dalam e-bisnis didefinisikan sebagai pengelolaan aliran barang, informasi, dan keuangan dari pemasok hingga konsumen akhir. Tujuan utama SCM adalah…

  • A. Meningkatkan jumlah pemasok untuk memperluas pilihan bahan baku
  • B. Meningkatkan efisiensi dan efektivitas aliran produk serta informasi sepanjang rantai pasok
  • C. Mengurangi ketergantungan perusahaan terhadap teknologi informasi dalam proses distribusi
  • D. Memperpanjang siklus hidup produk dengan menambah variasi kemasan
Jawaban: B. Meningkatkan efisiensi dan efektivitas aliran produk serta informasi sepanjang rantai pasok.
SCM bertujuan mengoptimalkan seluruh rantai pasok mulai dari pemasok hingga pelanggan akhir dengan meningkatkan efisiensi biaya, kecepatan pengiriman, dan akurasi informasi di sepanjang aliran tersebut.
18.

Komponen utama dalam Supply Chain Management yang mencakup perencanaan permintaan, perencanaan persediaan, dan penjadwalan produksi secara terintegrasi disebut…

  • A. Manajemen hubungan pemasok (Supplier Relationship Management)
  • B. Manajemen hubungan pelanggan (Customer Relationship Management)
  • C. Perencanaan rantai pasok (Supply Chain Planning)
  • D. Eksekusi rantai pasok (Supply Chain Execution)
Jawaban: C. Perencanaan rantai pasok (Supply Chain Planning).
Supply Chain Planning adalah komponen SCM yang mencakup perencanaan permintaan, perencanaan kapasitas, perencanaan persediaan, dan penjadwalan produksi untuk memastikan pasokan sesuai dengan permintaan.
19.

Electronic Supply Chain Management (e-SCM) merupakan penerapan teknologi internet dalam SCM. Keunggulan utama e-SCM dibandingkan SCM tradisional adalah…

  • A. Visibilitas informasi real-time yang memungkinkan koordinasi lebih cepat di seluruh rantai pasok
  • B. Pengurangan jumlah mitra rantai pasok sehingga lebih mudah dikelola
  • C. Eliminasi kebutuhan infrastruktur teknologi informasi di gudang dan pabrik
  • D. Peningkatan biaya per transaksi karena sistem yang lebih canggih
Jawaban: A. Visibilitas informasi real-time yang memungkinkan koordinasi lebih cepat di seluruh rantai pasok.
e-SCM memberikan visibilitas informasi secara real-time kepada seluruh anggota rantai pasok sehingga setiap pihak dapat merespons perubahan permintaan atau gangguan pasokan dengan lebih cepat dan akurat.
20.

Efek bullwhip (bullwhip effect) dalam rantai pasok terjadi ketika fluktuasi permintaan konsumen akhir mengalami amplifikasi yang semakin besar ke arah hulu rantai pasok. Teknologi e-bisnis yang paling efektif untuk meredam efek ini adalah…

  • A. Penambahan jumlah gudang penyimpanan di setiap wilayah distribusi
  • B. Peningkatan stok pengaman di setiap titik rantai pasok secara independen
  • C. Penggunaan sistem pemesanan berbasis kertas yang lebih terstruktur
  • D. Berbagi informasi permintaan secara real-time melalui sistem informasi terintegrasi
Jawaban: D. Berbagi informasi permintaan secara real-time melalui sistem informasi terintegrasi.
Efek bullwhip dapat diatasi dengan berbagi informasi permintaan aktual konsumen secara real-time kepada seluruh anggota rantai pasok, sehingga setiap anggota dapat merencanakan produksi dan persediaan berdasarkan data yang akurat.
21.

Manajemen pengadaan (procurement) elektronik atau e-procurement memungkinkan perusahaan melakukan pembelian barang dan jasa secara online. Manfaat utama e-procurement bagi perusahaan adalah…

  • A. Meningkatkan ketergantungan pada pemasok tunggal untuk mempermudah negosiasi
  • B. Mereduksi biaya pengadaan, mempercepat proses, dan meningkatkan transparansi
  • C. Menghilangkan kebutuhan kontrak tertulis dengan pemasok secara permanen
  • D. Memindahkan seluruh tanggung jawab pengadaan kepada pihak ketiga
Jawaban: B. Mereduksi biaya pengadaan, mempercepat proses, dan meningkatkan transparansi.
E-procurement memberikan manfaat berupa pengurangan biaya administratif, percepatan siklus pengadaan, dan peningkatan transparansi proses pembelian melalui sistem yang terotomatisasi dan berbasis internet.
22.

Sistem e-procurement yang memungkinkan perusahaan pembeli mengundang beberapa pemasok untuk bersaing memberikan penawaran harga terbaik secara online disebut…

  • A. Katalog elektronik (e-catalog)
  • B. Pertukaran data elektronik (EDI)
  • C. Lelang terbalik elektronik (reverse e-auction)
  • D. Pemesanan pembelian elektronik (electronic purchase order)
Jawaban: C. Lelang terbalik elektronik (reverse e-auction).
Reverse e-auction adalah mekanisme e-procurement di mana pembeli mengundang beberapa pemasok untuk bersaing menawarkan harga terendah secara online, sehingga pembeli mendapatkan harga terbaik melalui kompetisi antar pemasok.
23.

Manajemen logistik dalam e-bisnis mencakup pengelolaan aliran fisik barang dari titik asal hingga titik tujuan. Aktivitas yang termasuk dalam manajemen logistik adalah…

  • A. Transportasi, pergudangan, pengemasan, dan manajemen inventaris
  • B. Perencanaan produksi, pengendalian kualitas, dan riset pasar
  • C. Pengembangan produk baru, branding, dan strategi penetapan harga
  • D. Rekrutmen karyawan, pelatihan, dan manajemen kinerja
Jawaban: A. Transportasi, pergudangan, pengemasan, dan manajemen inventaris.
Manajemen logistik mencakup aktivitas fisik yang berkaitan dengan pergerakan dan penyimpanan barang, meliputi transportasi, pergudangan, pengemasan, dan pengelolaan inventaris sepanjang rantai pasok.
24.

Sebuah perusahaan e-commerce memutuskan untuk menyerahkan seluruh kegiatan logistik kepada perusahaan jasa logistik pihak ketiga. Strategi logistik ini dikenal sebagai…

  • A. Logistik internal (in-house logistics)
  • B. Logistik terpusat (centralized logistics)
  • C. Logistik lintas batas (cross-border logistics)
  • D. Alih daya logistik pihak ketiga (third-party logistics, 3PL)
Jawaban: D. Alih daya logistik pihak ketiga (third-party logistics, 3PL).
Third-party logistics (3PL) adalah strategi di mana perusahaan menyerahkan sebagian atau seluruh fungsi logistik kepada penyedia jasa logistik eksternal untuk meningkatkan efisiensi dan fokus pada kompetensi inti bisnis.
25.

e-Marketing didefinisikan sebagai penerapan teknologi digital untuk mencapai tujuan pemasaran. Salah satu keunggulan e-marketing dibandingkan pemasaran tradisional adalah…

  • A. Biaya yang lebih tinggi karena infrastruktur teknologi yang dibutuhkan sangat mahal
  • B. Kemampuan untuk mengukur efektivitas kampanye secara real-time dan lebih presisi
  • C. Jangkauan yang terbatas hanya pada segmen konsumen yang melek teknologi
  • D. Ketergantungan yang lebih rendah pada data konsumen untuk pengambilan keputusan
Jawaban: B. Kemampuan untuk mengukur efektivitas kampanye secara real-time dan lebih presisi.
Keunggulan utama e-marketing adalah kemampuannya mengukur kinerja kampanye secara real-time melalui berbagai metrik digital, sehingga pemasar dapat mengoptimalkan anggaran dan strategi secara lebih akurat.
26.

Strategi e-marketing yang berfokus pada optimasi posisi website perusahaan di hasil pencarian mesin pencari secara organik tanpa membayar iklan disebut…

  • A. Pay-per-click (PPC) advertising
  • B. Pemasaran afiliasi (affiliate marketing)
  • C. Search Engine Optimization (SEO)
  • D. Display advertising berbasis banner
Jawaban: C. Search Engine Optimization (SEO).
SEO adalah proses mengoptimalkan konten dan struktur website agar mendapatkan peringkat tinggi di hasil pencarian mesin pencari secara organik, tanpa perlu membayar biaya iklan langsung.
27.

Customer Relationship Management (CRM) dalam e-bisnis adalah pendekatan strategis untuk mengelola interaksi perusahaan dengan pelanggan. Tujuan utama CRM adalah…

  • A. Meningkatkan retensi pelanggan dan memaksimalkan nilai seumur hidup pelanggan
  • B. Meminimalkan biaya akuisisi pelanggan baru melalui program loyalitas
  • C. Mengurangi jumlah saluran komunikasi dengan pelanggan untuk efisiensi biaya
  • D. Meningkatkan jumlah produk yang ditawarkan kepada semua segmen pelanggan
Jawaban: A. Meningkatkan retensi pelanggan dan memaksimalkan nilai seumur hidup pelanggan.
CRM bertujuan membangun hubungan jangka panjang yang saling menguntungkan dengan pelanggan, sehingga meningkatkan retensi dan memaksimalkan customer lifetime value (CLV) melalui layanan yang personal dan relevan.
28.

Komponen CRM yang berfokus pada analisis data pelanggan untuk memahami perilaku, kebutuhan, dan preferensi pelanggan secara mendalam disebut CRM…

  • A. Operasional (operational CRM)
  • B. Kolaboratif (collaborative CRM)
  • C. Sosial (social CRM)
  • D. Analitis (analytical CRM)
Jawaban: D. Analitis (analytical CRM).
Analytical CRM adalah komponen CRM yang menggunakan teknik analisis data dan data mining untuk mengolah informasi pelanggan guna memahami perilaku, segmentasi, dan kebutuhan pelanggan secara mendalam.
29.

Enterprise Resource Planning (ERP) adalah sistem informasi terintegrasi yang mengelola seluruh proses bisnis utama perusahaan. Karakteristik utama sistem ERP adalah…

  • A. Terdiri dari modul-modul yang berdiri sendiri dan tidak saling terhubung
  • B. Mengintegrasikan berbagai fungsi bisnis dalam satu basis data terpusat
  • C. Hanya digunakan untuk fungsi keuangan dan akuntansi perusahaan
  • D. Dirancang khusus untuk perusahaan e-commerce skala kecil dan menengah
Jawaban: B. Mengintegrasikan berbagai fungsi bisnis dalam satu basis data terpusat.
Karakteristik utama ERP adalah kemampuannya mengintegrasikan berbagai modul fungsional seperti keuangan, SDM, produksi, dan distribusi dalam satu basis data terpusat sehingga informasi dapat diakses secara konsisten oleh seluruh divisi.
30.

Modul ERP yang mengelola proses perencanaan produksi, penjadwalan, dan pengendalian kualitas manufaktur disebut modul…

  • A. Manajemen sumber daya manusia (HRM)
  • B. Manajemen keuangan dan akuntansi (FI/CO)
  • C. Manajemen produksi (Production Planning, PP)
  • D. Manajemen penjualan dan distribusi (SD)
Jawaban: C. Manajemen produksi (Production Planning, PP).
Modul Production Planning (PP) dalam ERP mengelola seluruh aspek proses manufaktur mulai dari perencanaan produksi, penjadwalan pabrik, pengelolaan kapasitas, hingga pengendalian kualitas produk.
31.

Business Intelligence (BI) dalam e-bisnis didefinisikan sebagai seperangkat teknologi dan proses yang mengubah data mentah menjadi informasi yang bermakna untuk pengambilan keputusan. Komponen utama BI yang digunakan untuk menyimpan data historis dalam jumlah besar dari berbagai sumber disebut…

  • A. Data warehouse
  • B. Database transaksional (OLTP)
  • C. Sistem manajemen konten (CMS)
  • D. Middleware integrasi aplikasi
Jawaban: A. Data warehouse.
Data warehouse adalah repositori terpusat yang dirancang khusus untuk menyimpan data historis dalam jumlah besar dari berbagai sumber operasional, sehingga dapat dianalisis untuk mendukung pengambilan keputusan strategis dalam BI.
32.

Teknik analisis data dalam Business Intelligence yang memungkinkan pengguna menganalisis data dari berbagai dimensi secara interaktif, seperti berdasarkan waktu, lokasi, dan produk secara bersamaan, disebut…

  • A. Data mining berbasis algoritma kluster
  • B. Extract, Transform, Load (ETL)
  • C. Pemrosesan transaksi online (OLTP)
  • D. Pemrosesan analitis online (OLAP)
Jawaban: D. Pemrosesan analitis online (OLAP).
OLAP adalah teknologi yang memungkinkan pengguna menganalisis data multidimensi secara interaktif dan cepat, sehingga dapat melihat informasi dari berbagai sudut pandang seperti produk, wilayah, dan periode waktu secara bersamaan.
33.

Seorang manajer menggunakan dashboard BI untuk memonitor key performance indicators (KPI) perusahaan secara harian. Apabila data pada dashboard menunjukkan tingkat pengembalian produk meningkat tajam dalam dua minggu terakhir, langkah analitis yang tepat berikutnya adalah…

  • A. Langsung meningkatkan anggaran promosi untuk menutup kerugian penjualan
  • B. Melakukan drill-down pada data untuk mengidentifikasi produk, wilayah, atau periode yang paling banyak mengalami pengembalian
  • C. Menghapus data pengembalian dari laporan agar tidak memengaruhi metrik kinerja keseluruhan
  • D. Segera menghentikan seluruh lini produk yang ada tanpa analisis lebih lanjut
Jawaban: B. Melakukan drill-down pada data untuk mengidentifikasi produk, wilayah, atau periode yang paling banyak mengalami pengembalian.
Fitur drill-down dalam OLAP memungkinkan manajer menggali data lebih dalam untuk menemukan akar permasalahan, sehingga keputusan dapat diambil berdasarkan analisis yang akurat dan bukan asumsi.
34.

Manajemen perubahan dalam e-bisnis mengacu pada pendekatan terstruktur untuk membantu organisasi beralih dari kondisi saat ini ke kondisi yang diinginkan. Model manajemen perubahan yang paling banyak digunakan yang terdiri dari tahapan unfreeze, change, dan refreeze dikemukakan oleh…

  • A. Peter Drucker
  • B. Michael Porter
  • C. Kurt Lewin
  • D. Philip Kotler
Jawaban: C. Kurt Lewin.
Model tiga tahap perubahan yang terdiri dari unfreeze (mencairkan kondisi saat ini), change (melakukan perubahan), dan refreeze (membekukan kondisi baru) dikembangkan oleh Kurt Lewin sebagai salah satu kerangka manajemen perubahan yang paling berpengaruh.
35.

Dalam manajemen risiko e-bisnis, risiko yang berkaitan dengan kemungkinan kegagalan sistem teknologi informasi, seperti downtime server atau kerusakan data, dikategorikan sebagai risiko…

  • A. Operasional
  • B. Strategis
  • C. Finansial
  • D. Reputasi
Jawaban: A. Operasional.
Risiko operasional adalah risiko yang timbul dari kegagalan proses internal, sistem teknologi, atau sumber daya manusia, termasuk downtime server dan kerusakan data yang dapat mengganggu kelangsungan operasional e-bisnis.
36.

Proses manajemen risiko e-bisnis yang melibatkan penentuan potensi dampak dan kemungkinan terjadinya suatu risiko disebut…

  • A. Mitigasi risiko (risk mitigation)
  • B. Pemantauan risiko (risk monitoring)
  • C. Pengendalian risiko (risk control)
  • D. Penilaian risiko (risk assessment)
Jawaban: D. Penilaian risiko (risk assessment).
Risk assessment adalah tahap dalam manajemen risiko yang meliputi identifikasi risiko, analisis kemungkinan terjadinya, dan penilaian dampak potensialnya terhadap operasional e-bisnis.
37.

Dalam model rantai nilai (value chain) Porter, aktivitas yang secara langsung berkontribusi pada penciptaan produk atau layanan dan pengirimannya kepada pelanggan disebut aktivitas…

  • A. Pendukung (support activities)
  • B. Utama (primary activities)
  • C. Strategis (strategic activities)
  • D. Infrastruktur (infrastructure activities)
Jawaban: B. Utama (primary activities).
Dalam model rantai nilai Porter, aktivitas utama adalah aktivitas yang secara langsung terlibat dalam penciptaan nilai produk atau layanan, mencakup logistik masuk, operasi, logistik keluar, pemasaran dan penjualan, serta layanan purna jual.
38.

Kerangka kerja Five Forces Porter digunakan untuk menganalisis tingkat persaingan dalam industri e-bisnis. Kekuatan yang menganalisis kemudahan masuknya pesaing baru ke dalam industri disebut…

  • A. Daya tawar pemasok (bargaining power of suppliers)
  • B. Ancaman produk pengganti (threat of substitute products)
  • C. Ancaman pendatang baru (threat of new entrants)
  • D. Tingkat persaingan antar pesaing (rivalry among existing competitors)
Jawaban: C. Ancaman pendatang baru (threat of new entrants).
Dalam Five Forces Porter, ancaman pendatang baru menganalisis seberapa mudah atau sulit bagi perusahaan baru untuk memasuki industri, yang dipengaruhi oleh hambatan masuk seperti modal, regulasi, dan diferensiasi produk.
39.

Strategi generik Porter yang memungkinkan perusahaan e-bisnis bersaing dengan menawarkan produk atau layanan dengan harga terendah di pasar disebut strategi…

  • A. Kepemimpinan biaya (cost leadership)
  • B. Diferensiasi (differentiation)
  • C. Fokus berbasis biaya (cost focus)
  • D. Fokus berbasis diferensiasi (differentiation focus)
Jawaban: A. Kepemimpinan biaya (cost leadership).
Strategi kepemimpinan biaya adalah salah satu strategi generik Porter di mana perusahaan berupaya menjadi produsen dengan biaya terendah dalam industrinya sehingga dapat menawarkan harga yang lebih kompetitif kepada pelanggan.
40.

Dalam konteks e-SCM, konsep Vendor Managed Inventory (VMI) berarti…

  • A. Pembeli mengelola persediaan di gudang pemasok secara langsung
  • B. Persediaan dikelola secara bersama antara pemasok dan distributor dengan porsi yang sama
  • C. Pihak ketiga independen mengelola persediaan atas nama pembeli dan pemasok
  • D. Pemasok bertanggung jawab mengelola persediaan di lokasi pembeli berdasarkan data penjualan real-time
Jawaban: D. Pemasok bertanggung jawab mengelola persediaan di lokasi pembeli berdasarkan data penjualan real-time.
VMI adalah model kolaborasi rantai pasok di mana pemasok diberi akses data penjualan dan persediaan pembeli secara real-time sehingga pemasok dapat secara proaktif mengisi ulang persediaan tanpa menunggu pemesanan dari pembeli.
41.

Risiko keamanan informasi dalam e-bisnis yang berupa upaya pihak tidak sah untuk mendapatkan akses ke sistem dengan menyamar sebagai pihak yang berwenang melalui komunikasi elektronik palsu disebut…

  • A. Serangan denial of service (DoS)
  • B. Phishing
  • C. Serangan man-in-the-middle
  • D. SQL injection
Jawaban: B. Phishing.
Phishing adalah bentuk serangan siber di mana pelaku menyamar sebagai entitas tepercaya melalui email, pesan, atau website palsu untuk menipu korban agar memberikan informasi sensitif seperti kata sandi atau data kartu kredit.
42.

Evaluasi strategi e-bisnis yang dilakukan dengan membandingkan kinerja aktual perusahaan dengan target yang telah ditetapkan sebelumnya merupakan bagian dari proses…

  • A. Formulasi strategi kompetitif
  • B. Perencanaan sumber daya manusia
  • C. Pengendalian strategis (strategic control)
  • D. Analisis lingkungan internal
Jawaban: C. Pengendalian strategis (strategic control).
Pengendalian strategis adalah proses membandingkan kinerja aktual dengan standar atau target yang ditetapkan dalam rencana strategis, kemudian mengambil tindakan korektif apabila terdapat penyimpangan yang signifikan.
43.

Konsep efek jaringan (network effect) dalam e-bisnis menyatakan bahwa nilai suatu platform atau produk meningkat seiring bertambahnya pengguna. Contoh paling tepat dari efek jaringan dalam e-bisnis adalah…

  • A. Semakin banyak pengguna bergabung di platform media sosial, semakin tinggi nilai platform tersebut bagi pengguna lainnya
  • B. Semakin banyak produk yang dijual di toko online, semakin rendah harga rata-rata yang ditawarkan
  • C. Semakin lama sebuah perusahaan beroperasi, semakin rendah biaya produksi per unitnya
  • D. Semakin besar modal awal perusahaan, semakin cepat perusahaan mencapai titik impas
Jawaban: A. Semakin banyak pengguna bergabung di platform media sosial, semakin tinggi nilai platform tersebut bagi pengguna lainnya.
Efek jaringan terjadi ketika nilai suatu produk atau layanan meningkat secara proporsional dengan bertambahnya jumlah pengguna, seperti pada platform media sosial di mana lebih banyak pengguna berarti lebih banyak koneksi dan konten.
44.

Teknologi enkripsi yang digunakan untuk mengamankan transaksi e-commerce dengan cara mengacak data sehingga hanya pihak yang berwenang yang dapat membacanya disebut…

  • A. Firewall berbasis jaringan
  • B. Digital watermarking
  • C. Sistem deteksi intrusi (IDS)
  • D. Secure Socket Layer / Transport Layer Security (SSL/TLS)
Jawaban: D. Secure Socket Layer / Transport Layer Security (SSL/TLS).
SSL/TLS adalah protokol enkripsi standar yang digunakan untuk mengamankan komunikasi data antara browser pengguna dan server website, sehingga data sensitif seperti nomor kartu kredit tidak dapat dibaca oleh pihak yang tidak berwenang.
45.

Dalam manajemen hubungan pelanggan (CRM), strategi yang bertujuan mendorong pelanggan yang sudah ada untuk membeli produk atau layanan tambahan yang berbeda dari yang sudah mereka miliki disebut strategi…

  • A. Upselling
  • B. Cross-selling
  • C. Bundling produk
  • D. Churn reduction
Jawaban: B. Cross-selling.
Cross-selling adalah strategi CRM yang mendorong pelanggan untuk membeli produk atau layanan yang berbeda namun saling melengkapi dengan yang sudah mereka miliki, seperti menawarkan aksesori kamera kepada pembeli kamera.
46.

Perusahaan A mengintegrasikan sistem ERP-nya dengan sistem SCM pemasok melalui antarmuka pemrograman aplikasi (API). Manfaat utama integrasi ini bagi perusahaan A adalah…

  • A. Perusahaan A dapat mengambil alih kontrol penuh atas sistem internal pemasok
  • B. Perusahaan A tidak perlu lagi melakukan pembaruan pada sistem ERP-nya sendiri
  • C. Data pesanan dan persediaan dapat dipertukarkan secara otomatis dan real-time antara kedua sistem
  • D. Perusahaan A dapat mengurangi jumlah modul dalam sistem ERP untuk menghemat biaya lisensi
Jawaban: C. Data pesanan dan persediaan dapat dipertukarkan secara otomatis dan real-time antara kedua sistem.
Integrasi ERP dengan sistem pemasok melalui API memungkinkan pertukaran data secara otomatis dan real-time, yang meningkatkan akurasi informasi, mengurangi entri data manual, dan mempercepat siklus pengadaan.
47.

Model bisnis e-commerce yang memungkinkan konsumen menjual barang kepada konsumen lain secara langsung melalui platform online, seperti pada platform lelang atau marketplace perorangan, disebut model…

  • A. C2C (Consumer to Consumer)
  • B. B2C (Business to Consumer)
  • C. B2B (Business to Business)
  • D. G2B (Government to Business)
Jawaban: A. C2C (Consumer to Consumer).
Model C2C adalah model e-commerce di mana transaksi terjadi langsung antara konsumen satu dengan konsumen lainnya melalui platform perantara, seperti situs lelang online atau marketplace perorangan.
48.

Sebuah perusahaan ritel ingin menganalisis pola pembelian pelanggan dari database transaksi untuk menemukan kombinasi produk yang sering dibeli bersamaan. Teknik data mining yang paling tepat digunakan adalah…

  • A. Analisis regresi (regression analysis)
  • B. Analisis kluster (cluster analysis)
  • C. Analisis deret waktu (time series analysis)
  • D. Analisis asosiasi (association rule mining)
Jawaban: D. Analisis asosiasi (association rule mining).
Association rule mining adalah teknik data mining yang dirancang untuk menemukan hubungan atau korelasi antar item dalam dataset transaksi, sehingga sangat tepat untuk mengidentifikasi kombinasi produk yang sering dibeli bersamaan oleh pelanggan.
49.

Strategi mitigasi risiko dalam e-bisnis yang dilakukan dengan cara mengalihkan risiko kepada pihak ketiga, misalnya melalui asuransi keamanan siber, disebut strategi…

  • A. Penghindaran risiko (risk avoidance)
  • B. Transfer risiko (risk transfer)
  • C. Penerimaan risiko (risk acceptance)
  • D. Pengurangan risiko (risk reduction)
Jawaban: B. Transfer risiko (risk transfer).
Transfer risiko adalah strategi manajemen risiko di mana perusahaan mengalihkan tanggung jawab finansial atas suatu risiko kepada pihak lain, seperti perusahaan asuransi, sehingga dampak kerugian ditanggung oleh pihak yang menerima transfer.
50.

Perusahaan X bergerak di bidang e-bisnis dan tengah mempertimbangkan untuk menerapkan sistem ERP baru. Tantangan terbesar yang umumnya dihadapi perusahaan dalam implementasi sistem ERP adalah…

  • A. Ketidaktersediaan vendor sistem ERP di pasar global
  • B. Kesulitan dalam mengakses jaringan internet berkecepatan tinggi
  • C. Biaya implementasi yang tinggi, resistensi pengguna, dan kompleksitas integrasi dengan sistem lama
  • D. Kurangnya modul yang tersedia dalam sistem ERP untuk kebutuhan industri e-bisnis
Jawaban: C. Biaya implementasi yang tinggi, resistensi pengguna, dan kompleksitas integrasi dengan sistem lama.
Tantangan utama implementasi ERP yang paling sering dihadapi perusahaan adalah tingginya biaya investasi awal, resistensi karyawan terhadap perubahan proses bisnis, dan kompleksitas migrasi data serta integrasi dengan sistem informasi yang sudah ada sebelumnya.

Rajin mengerjakan Soal UO UT dan berbagai referensi Soal Ujian UT lainnya terbukti membantu mahasiswa beradaptasi dengan beragam format ujian yang diterapkan UT. Ada tiga format yang umum digunakan, yaitu Ujian Tatap Muka (UTM) yang dilaksanakan langsung di lokasi ujian, Ujian Online (UO).

Setiap sesi latihan Soal UAS UT, setiap halaman modul yang kamu baca, semuanya menumpuk menjadi bekal yang nyata. Persiapan yang konsisten untuk Soal UAS UT STSI4408 E-Bisnis adalah fondasi terkuat untuk meraih nilai yang membanggakan di akhir semester.

Bagikan

error: Content is protected !!