💜 Selalu gratis

Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir!💜 Selalu gratis

🙌 Ikut Dukung

Soal UAS UT ADPU4441 Pengembangan Organisasi dan Kunci Jawaban

Aplikasi Resmi

Soalut.com — Soal Ujian UT

★★★★★ · Gratis · 9 MB · Android
Unduh
Soal UAS UT ADPU4441 Pengembangan Organisasi dan Kunci Jawaban
Soal UT ADPU4441 Pengembangan Organisasi

Banyak mahasiswa Universitas Terbuka merasa kewalahan saat musim UAS tiba, bukan karena tidak belajar. Modul yang tebal, materi yang beragam, dan waktu yang terbatas membuat segalanya terasa menumpuk. Berlatih mengerjakan Soal UAS UT ADPU4441 Pengembangan Organisasi sejak jauh hari adalah langkah paling masuk akal untuk memecah kebuntuan itu.

Mata kuliah ADPU4441 bukan sekadar teori yang harus dihafal. Di sinilah kamu belajar bagaimana sebuah organisasi bisa bertumbuh, beradaptasi, dan berubah secara terencana. Pemahaman soal dinamika perubahan, strategi intervensi, dan peran agen perubahan menjadi inti dari Soal UT yang sering muncul di ujian.

Masalahnya, membaca modul saja tidak cukup untuk benar-benar memahami pola soal. Coba bandingkan rasanya saat kamu membaca teori dengan saat kamu langsung mencoba menjawab Soal Latihan UT berbasis kasus nyata. Jauh berbeda. Latihan aktif memaksa otak untuk memproses informasi secara lebih dalam.

Catatan: Soal-soal ini akan terus diperbarui mengikuti modul terbaru Universitas Terbuka.

Soal UT ADPU4441 Pengembangan Organisasi

1.

Perubahan organisasi pada dasarnya merupakan suatu proses yang bertujuan untuk…

  • A. Mempertahankan struktur organisasi yang telah ada agar tetap stabil
  • B. Menyesuaikan organisasi dengan tuntutan lingkungan yang terus berkembang
  • C. Mengurangi jumlah pegawai agar organisasi lebih efisien secara biaya
  • D. Meningkatkan kewenangan pimpinan dalam pengambilan keputusan strategis
Jawaban: B. Menyesuaikan organisasi dengan tuntutan lingkungan yang terus berkembang
Perubahan organisasi adalah proses adaptasi terhadap perubahan lingkungan internal maupun eksternal agar organisasi tetap relevan dan efektif dalam mencapai tujuannya.
2.

Kekuatan pendorong perubahan organisasi yang berasal dari dalam organisasi itu sendiri disebut…

  • A. Kekuatan internal
  • B. Kekuatan eksternal
  • C. Kekuatan reaktif
  • D. Kekuatan proaktif
Jawaban: A. Kekuatan internal
Kekuatan internal adalah faktor pendorong perubahan yang bersumber dari dalam organisasi, seperti konflik internal, perubahan tujuan, atau rendahnya kinerja pegawai.
3.

Teori perubahan organisasi yang dikemukakan oleh Kurt Lewin terdiri atas tiga tahap, yaitu…

  • A. Perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi
  • B. Diagnosis, intervensi, dan evaluasi
  • C. Unfreezing, moving, dan refreezing
  • D. Analisis, implementasi, dan stabilisasi
Jawaban: C. Unfreezing, moving, dan refreezing
Kurt Lewin mengembangkan model tiga tahap perubahan: unfreezing (mencairkan kondisi lama), moving (bergerak menuju kondisi baru), dan refreezing (membekukan kondisi baru agar stabil).
4.

Alasan utama mengapa pengembangan organisasi perlu dilakukan adalah karena organisasi harus mampu…

  • A. Mempertahankan struktur hierarki yang kaku agar mudah dikendalikan
  • B. Meningkatkan jumlah produk layanan tanpa memperhatikan kualitas sumber daya
  • C. Mengurangi biaya operasional dengan cara memangkas program pelatihan pegawai
  • D. Bertahan dan berkembang di tengah perubahan lingkungan yang dinamis dan tidak pasti
Jawaban: D. Bertahan dan berkembang di tengah perubahan lingkungan yang dinamis dan tidak pasti
Pengembangan organisasi diperlukan agar organisasi mampu merespons perubahan lingkungan secara proaktif sehingga tetap efektif dan kompetitif dalam jangka panjang.
5.

Salah satu teori tentang perubahan organisasi yang menekankan pentingnya keseimbangan antara kekuatan pendorong dan kekuatan penghambat perubahan adalah teori…

  • A. Teori kontingensi
  • B. Teori medan kekuatan (force field analysis)
  • C. Teori sistem terbuka
  • D. Teori keagenan
Jawaban: B. Teori medan kekuatan (force field analysis)
Force field analysis dari Lewin menganalisis kekuatan pendorong dan penghambat perubahan; perubahan terjadi ketika kekuatan pendorong lebih besar daripada kekuatan penghambatnya.
6.

Diagnosis organisasi dalam konteks pengembangan organisasi bertujuan untuk…

  • A. Membuat laporan keuangan organisasi secara periodik
  • B. Menetapkan struktur organisasi yang paling ideal
  • C. Mengidentifikasi masalah dan kesenjangan dalam organisasi sebagai dasar perubahan
  • D. Menyusun anggaran tahunan yang efisien untuk seluruh unit kerja
Jawaban: C. Mengidentifikasi masalah dan kesenjangan dalam organisasi sebagai dasar perubahan
Diagnosis organisasi merupakan proses sistematis untuk mengumpulkan dan menganalisis data guna menemukan masalah serta kebutuhan perubahan yang menjadi landasan intervensi.
7.

Pendekatan dalam diagnosis organisasi yang berfokus pada analisis subsistem organisasi secara menyeluruh dan saling keterkaitan disebut pendekatan…

  • A. Pendekatan sistem
  • B. Pendekatan perilaku
  • C. Pendekatan struktural
  • D. Pendekatan teknologi
Jawaban: A. Pendekatan sistem
Pendekatan sistem dalam diagnosis memandang organisasi sebagai suatu keseluruhan yang terdiri atas subsistem yang saling berhubungan dan saling memengaruhi satu sama lain.
8.

Dalam proses diagnosis organisasi, pengumpulan data dapat dilakukan melalui berbagai teknik. Teknik yang melibatkan pengamatan langsung terhadap perilaku pegawai di tempat kerja adalah…

  • A. Wawancara mendalam
  • B. Kuesioner terstruktur
  • C. Focus group discussion
  • D. Observasi langsung
Jawaban: D. Observasi langsung
Observasi langsung adalah teknik pengumpulan data diagnosis dengan mengamati secara langsung perilaku, proses kerja, dan interaksi yang terjadi di lingkungan organisasi.
9.

Proses diagnosis organisasi yang sistematis diawali dengan tahap…

  • A. Pemberian umpan balik kepada seluruh anggota organisasi
  • B. Penetapan tujuan dan ruang lingkup diagnosis
  • C. Analisis dan interpretasi data yang telah dikumpulkan
  • D. Penyusunan rencana intervensi perubahan organisasi
Jawaban: B. Penetapan tujuan dan ruang lingkup diagnosis
Proses diagnosis yang sistematis dimulai dari penetapan tujuan dan ruang lingkup agar pengumpulan data terarah dan relevan dengan permasalahan yang akan diselesaikan.
10.

Pendekatan postmodernisme dalam organisasi menolak gagasan bahwa terdapat satu cara terbaik untuk mengelola organisasi. Pandangan ini dikenal sebagai penolakan terhadap…

  • A. Teori kontingensi
  • B. Teori evolusi
  • C. Grand narrative atau metanarasi universal
  • D. Teori sistem terbuka
Jawaban: C. Grand narrative atau metanarasi universal
Postmodernisme menolak grand narrative yaitu keyakinan bahwa ada satu kebenaran universal atau cara terbaik tunggal dalam mengelola organisasi, karena realitas bersifat relatif dan kontekstual.
11.

Model pengelolaan perubahan organisasi di era globalisasi yang menekankan pada transformasi menyeluruh terhadap nilai, budaya, dan perilaku organisasi dikenal sebagai…

  • A. Perubahan transformasional
  • B. Perubahan inkremental
  • C. Perubahan reaktif
  • D. Perubahan transaksional
Jawaban: A. Perubahan transformasional
Perubahan transformasional adalah perubahan mendasar dan menyeluruh yang menyentuh nilai inti, budaya, strategi, dan perilaku organisasi secara simultan untuk menyesuaikan diri dengan era globalisasi.
12.

Sebuah instansi pemerintah mengalami penurunan kepuasan masyarakat terhadap layanannya. Manajer memutuskan untuk melakukan perubahan hanya pada prosedur antrian tanpa mengubah sistem atau budaya kerja. Jenis perubahan yang diterapkan tersebut adalah…

  • A. Perubahan transformasional
  • B. Perubahan strategis
  • C. Perubahan radikal
  • D. Perubahan inkremental
Jawaban: D. Perubahan inkremental
Perubahan inkremental adalah perubahan bertahap dan terbatas pada aspek tertentu tanpa mengubah fondasi sistem organisasi secara menyeluruh, seperti penyesuaian prosedur antrian semata.
13.

Intervensi organisasi didefinisikan sebagai…

  • A. Proses pengumpulan data tentang kondisi organisasi secara menyeluruh
  • B. Serangkaian kegiatan terencana yang dirancang untuk membantu organisasi meningkatkan efektivitasnya
  • C. Keputusan manajemen untuk membubarkan unit yang tidak produktif
  • D. Proses rekrutmen pegawai baru yang disesuaikan dengan kebutuhan strategis
Jawaban: B. Serangkaian kegiatan terencana yang dirancang untuk membantu organisasi meningkatkan efektivitasnya
Intervensi organisasi adalah aktivitas terstruktur dan terencana yang bertujuan membantu organisasi memecahkan masalah, meningkatkan kinerja, dan mencapai perubahan yang diinginkan.
14.

Hakikat intervensi organisasi mencakup tiga dimensi utama. Salah satu dimensi tersebut adalah kedalaman intervensi yang mengacu pada…

  • A. Jumlah sumber daya finansial yang dialokasikan untuk program perubahan
  • B. Lamanya waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proses intervensi
  • C. Seberapa mendasar dan personal dampak intervensi terhadap individu atau kelompok
  • D. Tingkat kecanggihan teknologi yang digunakan dalam pelaksanaan intervensi
Jawaban: C. Seberapa mendasar dan personal dampak intervensi terhadap individu atau kelompok
Kedalaman intervensi menggambarkan intensitas dampak yang ditimbulkan, mulai dari perubahan yang bersifat permukaan hingga yang menyentuh nilai dan keyakinan inti individu dalam organisasi.
15.

Intervensi tim dalam pengembangan organisasi bertujuan untuk…

  • A. Meningkatkan kemampuan kerja sama, komunikasi, dan kinerja tim secara kolektif
  • B. Mengevaluasi kinerja individu secara terpisah dari konteks kelompok kerja
  • C. Menentukan kompensasi dan insentif bagi setiap anggota tim berdasarkan kontribusi
  • D. Memperkuat hierarki dan kewenangan pemimpin tim dalam pengambilan keputusan
Jawaban: A. Meningkatkan kemampuan kerja sama, komunikasi, dan kinerja tim secara kolektif
Intervensi tim difokuskan pada peningkatan dinamika kelompok, termasuk membangun kepercayaan, memperbaiki komunikasi, dan meningkatkan efektivitas kolektif tim dalam mencapai tujuan bersama.
16.

Salah satu teknik intervensi tim yang melibatkan seluruh anggota tim untuk mendiskusikan cara bekerja bersama dan mengidentifikasi hambatan kinerja tim secara terbuka disebut…

  • A. Survey feedback
  • B. Process consultation
  • C. Role negotiation
  • D. Team building
Jawaban: D. Team building
Team building adalah intervensi yang dirancang untuk meningkatkan efektivitas tim dengan cara mendorong anggota tim mendiskusikan proses kerja, mengenali hambatan, dan memperkuat kohesi kelompok.
17.

Perencanaan sumber daya manusia dalam organisasi pada dasarnya merupakan proses untuk…

  • A. Menentukan besaran gaji dan tunjangan yang kompetitif bagi pegawai
  • B. Memastikan ketersediaan jumlah dan jenis SDM yang tepat pada waktu yang tepat
  • C. Menyusun peraturan disiplin kerja yang berlaku bagi seluruh pegawai
  • D. Melaksanakan proses seleksi dan rekrutmen pegawai baru secara efisien
Jawaban: B. Memastikan ketersediaan jumlah dan jenis SDM yang tepat pada waktu yang tepat
Perencanaan SDM adalah proses sistematis untuk menganalisis kebutuhan dan memastikan organisasi memiliki sumber daya manusia yang sesuai dalam hal jumlah, kompetensi, dan penempatan pada saat dibutuhkan.
18.

Pengembangan sumber daya manusia berbeda dari pelatihan karena pengembangan SDM bersifat lebih…

  • A. Spesifik pada pekerjaan tertentu dan berfokus pada keterampilan teknis jangka pendek
  • B. Terukur secara kuantitatif dan berorientasi pada pencapaian target produksi
  • C. Berorientasi jangka panjang dan mencakup pertumbuhan kemampuan menyeluruh pegawai
  • D. Terfokus pada pemenuhan persyaratan administratif dan regulasi kepegawaian
Jawaban: C. Berorientasi jangka panjang dan mencakup pertumbuhan kemampuan menyeluruh pegawai
Pengembangan SDM memiliki cakupan lebih luas dari pelatihan karena bertujuan meningkatkan potensi keseluruhan pegawai untuk karier jangka panjang, bukan sekadar keterampilan untuk pekerjaan saat ini.
19.

Suatu perusahaan manufaktur mendapati bahwa tingkat pergantian karyawan (turnover) sangat tinggi di bagian produksi. Langkah pertama yang harus dilakukan dalam perencanaan SDM untuk mengatasi masalah ini adalah…

  • A. Menganalisis penyebab tingginya turnover melalui data dan wawancara keluar
  • B. Segera membuka rekrutmen massal untuk mengisi posisi yang kosong
  • C. Meningkatkan gaji seluruh karyawan bagian produksi tanpa analisis lebih lanjut
  • D. Memperketat peraturan agar karyawan tidak mudah mengundurkan diri
Jawaban: A. Menganalisis penyebab tingginya turnover melalui data dan wawancara keluar
Perencanaan SDM yang efektif dimulai dari analisis kondisi dan masalah yang ada; tanpa memahami akar penyebab turnover, intervensi apapun tidak akan menyentuh permasalahan yang sesungguhnya.
20.

Fungsi perencanaan strategis dalam organisasi adalah…

  • A. Menyusun anggaran operasional tahunan untuk setiap divisi secara rinci
  • B. Menentukan jadwal kerja harian bagi setiap pegawai di semua unit
  • C. Mengawasi pelaksanaan kegiatan operasional agar sesuai dengan prosedur standar
  • D. Menentukan arah jangka panjang dan cara organisasi mencapai tujuan utamanya
Jawaban: D. Menentukan arah jangka panjang dan cara organisasi mencapai tujuan utamanya
Perencanaan strategis berfungsi menetapkan visi, misi, tujuan jangka panjang, serta strategi yang akan digunakan organisasi untuk mencapai tujuan tersebut di tengah dinamika lingkungan.
21.

Analisis lingkungan dalam perencanaan strategis mencakup dua aspek utama, yaitu analisis lingkungan internal dan analisis lingkungan eksternal. Alat analisis yang paling umum digunakan untuk mengintegrasikan kedua aspek tersebut adalah…

  • A. Balanced Scorecard
  • B. Analisis SWOT
  • C. Analisis PEST
  • D. Diagram Ishikawa
Jawaban: B. Analisis SWOT
Analisis SWOT mengintegrasikan kekuatan dan kelemahan internal (Strengths dan Weaknesses) dengan peluang dan ancaman eksternal (Opportunities dan Threats) sebagai dasar penyusunan strategi organisasi.
22.

Penilaian diri (self-assessment) dalam perencanaan strategis organisasi bertujuan untuk…

  • A. Membandingkan kinerja organisasi dengan pesaing utama di pasar yang sama
  • B. Menetapkan target kuantitatif yang ingin dicapai dalam satu tahun ke depan
  • C. Mengidentifikasi kemampuan, keterbatasan, nilai, dan sumber daya yang dimiliki organisasi
  • D. Mengevaluasi kepuasan pelanggan terhadap produk atau layanan yang diberikan
Jawaban: C. Mengidentifikasi kemampuan, keterbatasan, nilai, dan sumber daya yang dimiliki organisasi
Penilaian diri dalam perencanaan strategis merupakan analisis internal yang bertujuan memahami posisi organisasi saat ini, termasuk kekuatan dan kelemahan, agar strategi disusun secara realistis.
23.

Teknologi dalam konteks struktur kerja organisasi memengaruhi desain organisasi karena…

  • A. Jenis teknologi yang digunakan menentukan cara kerja, koordinasi, dan pembagian tugas dalam organisasi
  • B. Teknologi selalu mendorong organisasi untuk menjadi lebih hierarkis dan terpusat
  • C. Penerapan teknologi baru secara otomatis meningkatkan jumlah lapisan manajemen
  • D. Teknologi hanya berdampak pada aspek operasional tanpa memengaruhi struktur organisasi
Jawaban: A. Jenis teknologi yang digunakan menentukan cara kerja, koordinasi, dan pembagian tugas dalam organisasi
Teknologi memiliki pengaruh signifikan terhadap struktur organisasi karena menentukan bagaimana pekerjaan dilakukan, bagaimana unit berkoordinasi, dan bagaimana tugas dibagi antar individu maupun departemen.
24.

Mekanisme koordinasi antardepartemen yang dilakukan melalui penetapan aturan, kebijakan, dan prosedur standar disebut…

  • A. Koordinasi melalui penyesuaian bersama
  • B. Koordinasi melalui pengawasan langsung
  • C. Koordinasi melalui standardisasi keluaran
  • D. Koordinasi melalui standardisasi proses kerja
Jawaban: D. Koordinasi melalui standardisasi proses kerja
Standardisasi proses kerja adalah mekanisme koordinasi yang menggunakan aturan, prosedur, dan kebijakan baku untuk menyelaraskan aktivitas antardepartemen tanpa perlu komunikasi langsung yang intensif.
25.

Mendesain struktur kerja organisasi yang efektif mensyaratkan kesesuaian antara struktur dengan faktor-faktor kontingensi. Salah satu faktor kontingensi utama yang dimaksud adalah…

  • A. Kepribadian pimpinan tertinggi organisasi
  • B. Strategi organisasi yang ditetapkan manajemen
  • C. Jumlah komputer yang dimiliki setiap unit kerja
  • D. Preferensi estetika gedung kantor organisasi
Jawaban: B. Strategi organisasi yang ditetapkan manajemen
Strategi merupakan faktor kontingensi kunci yang memengaruhi desain struktur kerja; struktur harus selaras dengan strategi agar organisasi dapat mencapai tujuannya secara efektif dan efisien.
26.

Konsep teknostruktur organisasi merujuk pada kelompok ahli yang bertugas untuk…

  • A. Melaksanakan pekerjaan operasional inti organisasi secara langsung
  • B. Mengelola hubungan eksternal organisasi dengan mitra dan pemangku kepentingan
  • C. Menstandarisasi pekerjaan, keluaran, dan keterampilan dalam organisasi
  • D. Memberikan dukungan logistik dan administrasi bagi seluruh unit kerja
Jawaban: C. Menstandarisasi pekerjaan, keluaran, dan keterampilan dalam organisasi
Teknostruktur terdiri atas analis dan ahli yang pekerjaannya adalah merancang dan menstandarisasi cara kerja, hasil pekerjaan, maupun keterampilan yang diperlukan di seluruh bagian organisasi.
27.

Dalam mendesain struktur organisasi, pelibatan staf dalam manajemen dimaksudkan untuk…

  • A. Meningkatkan komitmen, motivasi, dan kualitas keputusan melalui partisipasi aktif pegawai
  • B. Memindahkan seluruh tanggung jawab manajerial kepada staf pelaksana
  • C. Mengurangi beban kerja pimpinan dengan cara mendelegasikan pekerjaan administrasi
  • D. Menjamin bahwa seluruh kebijakan manajemen dipatuhi oleh semua staf tanpa pengecualian
Jawaban: A. Meningkatkan komitmen, motivasi, dan kualitas keputusan melalui partisipasi aktif pegawai
Pelibatan staf dalam manajemen bertujuan mendorong partisipasi pegawai dalam proses pengambilan keputusan, yang pada gilirannya meningkatkan rasa memiliki, komitmen, dan kualitas keputusan yang dihasilkan.
28.

Keterkaitan antara strategi, struktur, dan teknologi kerja dalam organisasi menunjukkan bahwa…

  • A. Struktur organisasi hanya perlu disesuaikan ketika terjadi pergantian kepemimpinan
  • B. Teknologi kerja dapat ditentukan secara bebas tanpa mempertimbangkan strategi yang berlaku
  • C. Strategi yang berubah tidak selalu membutuhkan penyesuaian pada struktur dan teknologi
  • D. Ketiga elemen harus selaras dan saling mendukung agar organisasi berfungsi secara optimal
Jawaban: D. Ketiga elemen harus selaras dan saling mendukung agar organisasi berfungsi secara optimal
Kesesuaian antara strategi, struktur, dan teknologi kerja adalah syarat efektivitas organisasi; ketidakselarasan di antara ketiganya akan menimbulkan disfungsi dan hambatan dalam pencapaian tujuan.
29.

Perkembangan model-model organisasi dari model klasik menuju model modern ditandai dengan pergeseran dari…

  • A. Struktur yang fleksibel menuju struktur yang semakin kaku dan terpusat
  • B. Penekanan pada hierarki dan kontrol ketat menuju fleksibilitas dan pembelajaran
  • C. Organisasi berbasis tim menuju organisasi berbasis fungsi yang terspesialisasi
  • D. Model organik menuju model mekanistik yang lebih terstruktur dan formal
Jawaban: B. Penekanan pada hierarki dan kontrol ketat menuju fleksibilitas dan pembelajaran
Evolusi model organisasi menunjukkan pergeseran dari model mekanistik yang menekankan hierarki dan kontrol menuju model organik yang lebih adaptif, fleksibel, dan mendukung pembelajaran berkelanjutan.
30.

Konsep learning organization pertama kali dipopulerkan secara luas oleh…

  • A. Peter Drucker
  • B. Kurt Lewin
  • C. Peter Senge
  • D. Henry Mintzberg
Jawaban: C. Peter Senge
Peter Senge mempopulerkan konsep learning organization melalui karyanya “The Fifth Discipline” yang memperkenalkan lima disiplin inti untuk membangun organisasi yang mampu belajar secara berkelanjutan.
31.

Faktor yang dapat menghambat transformasi organisasi menuju learning organization adalah…

  • A. Budaya organisasi yang tidak mendukung eksperimentasi dan toleransi terhadap kegagalan
  • B. Tingginya tingkat pendidikan formal para pegawai di semua jenjang
  • C. Ketersediaan anggaran yang memadai untuk program pelatihan dan pengembangan
  • D. Penggunaan teknologi informasi yang canggih dalam proses kerja sehari-hari
Jawaban: A. Budaya organisasi yang tidak mendukung eksperimentasi dan toleransi terhadap kegagalan
Budaya yang kaku, tidak toleran terhadap kesalahan, dan tidak mendorong inovasi merupakan hambatan utama transformasi menuju learning organization karena menghambat proses pembelajaran dari pengalaman.
32.

Lima disiplin inti dalam learning organization menurut Peter Senge meliputi personal mastery, mental models, shared vision, team learning, dan…

  • A. Strategic planning
  • B. Organizational culture
  • C. Knowledge management
  • D. Systems thinking
Jawaban: D. Systems thinking
Systems thinking adalah disiplin kelima dan paling fundamental dalam model Senge, yang memandang organisasi sebagai sistem yang saling berhubungan dan menjadi landasan bagi keempat disiplin lainnya.
33.

Resistensi terhadap perubahan organisasi yang muncul akibat kekhawatiran pegawai akan kehilangan posisi, status, atau kenyamanan yang selama ini dinikmati disebut resistensi yang bersumber dari faktor…

  • A. Struktural
  • B. Kepentingan pribadi
  • C. Teknis
  • D. Kultural
Jawaban: B. Kepentingan pribadi
Resistensi berbasis kepentingan pribadi muncul ketika individu merasa perubahan mengancam posisi, kewenangan, penghasilan, atau kenyamanan yang telah mereka miliki, sehingga mereka menolak perubahan tersebut.
34.

Sebuah organisasi publik menerapkan program survey feedback sebagai salah satu bentuk intervensi. Langkah yang dilakukan setelah data survei dikumpulkan adalah…

  • A. Mengganti seluruh pimpinan yang mendapat penilaian negatif dari pegawai
  • B. Mengarsipkan data survei untuk keperluan pelaporan kepada atasan
  • C. Mendiskusikan hasil data bersama seluruh anggota organisasi sebagai dasar perencanaan perbaikan
  • D. Mempublikasikan seluruh hasil survei kepada masyarakat dan pemangku kepentingan eksternal
Jawaban: C. Mendiskusikan hasil data bersama seluruh anggota organisasi sebagai dasar perencanaan perbaikan
Dalam survey feedback, data yang terkumpul dikembalikan kepada anggota organisasi untuk didiskusikan bersama sehingga seluruh pihak memahami kondisi nyata dan dapat berpartisipasi dalam merumuskan solusi.
35.

Globalisasi memberikan tantangan bagi organisasi untuk mengelola keragaman budaya tenaga kerja. Pendekatan yang tepat untuk mengelola keragaman tersebut adalah…

  • A. Menghargai perbedaan budaya sebagai aset dan membangun budaya inklusif yang integratif
  • B. Menyeragamkan seluruh nilai dan perilaku pegawai agar tidak terjadi konflik budaya
  • C. Memisahkan pegawai berdasarkan latar belakang budaya dalam unit kerja tersendiri
  • D. Membatasi rekrutmen hanya pada kandidat yang berasal dari satu kelompok budaya dominan
Jawaban: A. Menghargai perbedaan budaya sebagai aset dan membangun budaya inklusif yang integratif
Pengelolaan keragaman budaya yang efektif bukan dengan menyeragamkan, melainkan dengan membangun lingkungan inklusif yang menghargai kontribusi unik setiap individu dari berbagai latar belakang budaya.
36.

Model organisasi yang menggambarkan organisasi sebagai kumpulan subsistem yang saling berinteraksi dengan lingkungannya dikenal sebagai model…

  • A. Model birokrasi
  • B. Model matriks
  • C. Model mekanistik
  • D. Model sistem terbuka
Jawaban: D. Model sistem terbuka
Model sistem terbuka memandang organisasi sebagai entitas yang terdiri atas subsistem yang saling berhubungan dan berinteraksi secara dinamis dengan lingkungan eksternal melalui pertukaran input dan output.
37.

Dalam konteks pengembangan organisasi, agen perubahan (change agent) memiliki peran utama sebagai…

  • A. Pengambil keputusan tertinggi yang menentukan arah dan tujuan perubahan secara sepihak
  • B. Fasilitator yang membantu organisasi merencanakan dan mengimplementasikan proses perubahan
  • C. Auditor eksternal yang menilai kepatuhan organisasi terhadap regulasi yang berlaku
  • D. Pengawas yang memastikan tidak ada deviasi dari rencana awal perubahan
Jawaban: B. Fasilitator yang membantu organisasi merencanakan dan mengimplementasikan proses perubahan
Agen perubahan berperan sebagai katalis dan fasilitator yang membantu anggota organisasi memahami, merencanakan, dan melaksanakan perubahan, bukan sebagai pengambil keputusan tunggal.
38.

Analisis pekerjaan (job analysis) dalam manajemen sumber daya manusia menghasilkan dua dokumen penting, yaitu…

  • A. Rencana strategis dan rencana operasional SDM
  • B. Laporan kinerja dan laporan kompetensi pegawai
  • C. Uraian pekerjaan (job description) dan spesifikasi pekerjaan (job specification)
  • D. Kontrak kerja dan perjanjian kinerja individu pegawai
Jawaban: C. Uraian pekerjaan (job description) dan spesifikasi pekerjaan (job specification)
Analisis pekerjaan menghasilkan job description yang berisi tugas dan tanggung jawab, serta job specification yang berisi kualifikasi dan kompetensi yang dibutuhkan untuk menduduki posisi tersebut.
39.

Sebuah organisasi nirlaba berencana memperluas layanannya ke provinsi baru. Dalam kerangka perencanaan strategis, langkah ini termasuk dalam tahap…

  • A. Perumusan strategi berdasarkan analisis peluang lingkungan eksternal
  • B. Evaluasi dan pengendalian implementasi strategi yang sedang berjalan
  • C. Penilaian diri untuk mengidentifikasi kelemahan internal organisasi
  • D. Monitoring kinerja operasional unit layanan yang sudah ada
Jawaban: A. Perumusan strategi berdasarkan analisis peluang lingkungan eksternal
Keputusan ekspansi ke wilayah baru adalah respons terhadap peluang eksternal; ini merupakan bagian dari perumusan strategi di mana organisasi menentukan pilihan strategis berdasarkan analisis lingkungan.
40.

Dalam teori organisasi, struktur mekanistik lebih cocok diterapkan pada kondisi lingkungan yang bersifat…

  • A. Dinamis, tidak pasti, dan penuh perubahan yang tidak terduga
  • B. Kompleks, global, dan membutuhkan inovasi secara terus-menerus
  • C. Kompetitif, beragam, dan memerlukan fleksibilitas tinggi dari seluruh unit
  • D. Stabil, dapat diprediksi, dan memiliki tingkat ketidakpastian yang rendah
Jawaban: D. Stabil, dapat diprediksi, dan memiliki tingkat ketidakpastian yang rendah
Struktur mekanistik dengan hierarki yang jelas dan prosedur yang kaku lebih efektif pada lingkungan yang stabil dan dapat diprediksi, karena tidak memerlukan fleksibilitas dan adaptasi yang cepat.
41.

Langkah-langkah membangun learning organization menurut konsep yang berkembang mencakup penciptaan kondisi yang mendukung pembelajaran. Salah satu kondisi tersebut adalah…

  • A. Memusatkan seluruh pengambilan keputusan pada tingkat manajemen puncak
  • B. Menciptakan budaya keterbukaan di mana pegawai bebas berbagi pengetahuan dan pengalaman
  • C. Membatasi akses informasi hanya pada divisi yang langsung terkait dengan tugas masing-masing
  • D. Mengurangi intensitas pelatihan karena pembelajaran dianggap dapat terjadi secara otomatis
Jawaban: B. Menciptakan budaya keterbukaan di mana pegawai bebas berbagi pengetahuan dan pengalaman
Learning organization memerlukan budaya yang mendukung berbagi pengetahuan secara terbuka, dialog lintas unit, dan keterbukaan terhadap gagasan baru sebagai fondasi pembelajaran organisasional.
42.

Proses konsultasi proses (process consultation) sebagai bentuk intervensi pengembangan organisasi menekankan peran konsultan untuk…

  • A. Memberikan solusi langsung atas masalah yang dihadapi klien berdasarkan keahlian teknis
  • B. Menggantikan manajer dalam mengambil keputusan strategis yang kritikal
  • C. Membantu klien memahami proses yang terjadi di sekitarnya dan menemukan solusinya sendiri
  • D. Merancang ulang seluruh struktur organisasi berdasarkan standar industri terkini
Jawaban: C. Membantu klien memahami proses yang terjadi di sekitarnya dan menemukan solusinya sendiri
Process consultation menekankan pemberdayaan klien melalui peningkatan kesadaran terhadap proses interpersonal dan kelompok, sehingga klien mampu mendiagnosis dan memecahkan masalahnya secara mandiri.
43.

Pendekatan action research dalam pengembangan organisasi bersifat siklus karena…

  • A. Hasil tindakan dievaluasi dan digunakan sebagai dasar untuk diagnosis dan tindakan berikutnya secara berulang
  • B. Penelitian dilakukan berulang kali oleh tim yang berbeda pada objek yang sama
  • C. Setiap siklus menghasilkan laporan yang identik sehingga dapat direplikasi organisasi lain
  • D. Anggota organisasi bergantian menjadi peneliti dan objek penelitian dalam periode tertentu
Jawaban: A. Hasil tindakan dievaluasi dan digunakan sebagai dasar untuk diagnosis dan tindakan berikutnya secara berulang
Action research bersifat siklus karena setiap tindakan selalu diikuti evaluasi, dan hasil evaluasi tersebut menjadi masukan untuk siklus diagnosis-perencanaan-tindakan berikutnya secara berkelanjutan.
44.

Ketika sebuah organisasi mengidentifikasi bahwa konflik antardepartemen disebabkan oleh perbedaan persepsi tentang prioritas pekerjaan, teknik intervensi yang paling tepat untuk mengatasi akar masalah tersebut adalah…

  • A. Merotasi pegawai antardepartemen secara berkala tanpa proses konsultasi
  • B. Memberikan sanksi kepada kepala departemen yang terlibat konflik
  • C. Mengurangi intensitas komunikasi antardepartemen untuk menghindari gesekan
  • D. Memfasilitasi pertemuan antardepartemen untuk menyamakan persepsi dan menyepakati prioritas bersama
Jawaban: D. Memfasilitasi pertemuan antardepartemen untuk menyamakan persepsi dan menyepakati prioritas bersama
Konflik akibat perbedaan persepsi memerlukan intervensi komunikasi dan dialog terstruktur, seperti pertemuan fasilitasi, agar semua pihak dapat membangun pemahaman bersama dan kesepakatan tentang prioritas.
45.

Konsep desentralisasi dalam desain struktur organisasi berarti…

  • A. Seluruh kewenangan pengambilan keputusan dipusatkan pada manajemen puncak
  • B. Kewenangan pengambilan keputusan didistribusikan ke unit atau tingkatan yang lebih rendah
  • C. Seluruh unit kerja mengambil keputusan secara independen tanpa koordinasi apapun
  • D. Keputusan hanya boleh diambil melalui konsensus seluruh anggota organisasi
Jawaban: B. Kewenangan pengambilan keputusan didistribusikan ke unit atau tingkatan yang lebih rendah
Desentralisasi adalah pendistribusian kewenangan pengambilan keputusan dari pusat ke unit atau tingkatan yang lebih rendah agar respons terhadap masalah menjadi lebih cepat dan kontekstual.
46.

Dimensi personal mastery dalam learning organization mengacu pada…

  • A. Kemampuan individu untuk menguasai teknologi informasi terbaru yang digunakan organisasi
  • B. Keterampilan individu dalam memimpin dan mengelola tim yang beragam latar belakangnya
  • C. Komitmen individu untuk terus belajar, mengembangkan diri, dan memperjelas visi pribadinya
  • D. Penguasaan individu atas seluruh prosedur operasional standar yang berlaku di organisasi
Jawaban: C. Komitmen individu untuk terus belajar, mengembangkan diri, dan memperjelas visi pribadinya
Personal mastery adalah disiplin pengembangan diri pribadi yang mendalam, di mana individu berkomitmen untuk terus belajar, memperjelas tujuan hidup, dan menjembatani kesenjangan antara kondisi saat ini dengan visi yang ingin dicapai.
47.

Jika dibandingkan antara intervensi yang bersifat struktural dengan intervensi yang bersifat proses, perbedaan mendasar keduanya terletak pada…

  • A. Intervensi struktural mengubah sistem formal organisasi, sedangkan intervensi proses mengubah cara berinteraksi dan berkomunikasi antar anggota
  • B. Intervensi struktural lebih mahal dan membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan intervensi proses
  • C. Intervensi proses hanya dilakukan oleh konsultan eksternal, sedangkan intervensi struktural oleh manajemen internal
  • D. Intervensi struktural bersifat sementara, sedangkan intervensi proses bersifat permanen dan tidak dapat diubah
Jawaban: A. Intervensi struktural mengubah sistem formal organisasi, sedangkan intervensi proses mengubah cara berinteraksi dan berkomunikasi antar anggota
Intervensi struktural menargetkan perubahan pada desain pekerjaan, hierarki, dan sistem formal, sementara intervensi proses berfokus pada perbaikan dinamika interpersonal, komunikasi, dan pola interaksi dalam organisasi.
48.

Teknostruktur organisasi yang dirancang buruk dapat menyebabkan…

  • A. Peningkatan inovasi karena pegawai lebih bebas bereksperimentasi tanpa aturan yang membatasi
  • B. Peningkatan produktivitas karena standar kerja menjadi lebih longgar dan mudah dicapai
  • C. Peningkatan kepuasan kerja karena beban standar yang minimal mengurangi tekanan pegawai
  • D. Inefisiensi operasional akibat ketidakjelasan standar kerja dan prosedur yang tidak berfungsi optimal
Jawaban: D. Inefisiensi operasional akibat ketidakjelasan standar kerja dan prosedur yang tidak berfungsi optimal
Teknostruktur yang buruk menghasilkan standar kerja yang tidak jelas dan prosedur yang tidak efektif, sehingga koordinasi antar unit terganggu dan produktivitas organisasi secara keseluruhan menurun.
49.

Dalam kerangka pengembangan organisasi, evaluasi program perubahan bertujuan untuk…

  • A. Mencari pegawai yang paling bertanggung jawab atas kegagalan program perubahan
  • B. Menilai sejauh mana intervensi telah mencapai tujuan yang ditetapkan dan memberikan pembelajaran untuk perbaikan
  • C. Menyusun laporan formal kepada pemerintah mengenai penggunaan anggaran program
  • D. Membuktikan bahwa perubahan yang dilakukan selalu memberikan hasil yang positif tanpa kecuali
Jawaban: B. Menilai sejauh mana intervensi telah mencapai tujuan yang ditetapkan dan memberikan pembelajaran untuk perbaikan
Evaluasi dalam pengembangan organisasi bersifat formatif dan sumatif, bertujuan mengukur efektivitas intervensi sekaligus menghasilkan pembelajaran yang berguna untuk memperbaiki program perubahan berikutnya.
50.

Suatu organisasi menerapkan tiga disiplin learning organization secara bersamaan, yaitu shared vision, team learning, dan systems thinking. Namun hasil yang dicapai belum optimal. Berdasarkan kerangka Senge, hal ini kemungkinan besar terjadi karena…

  • A. Jumlah anggota organisasi terlalu besar sehingga implementasi lima disiplin menjadi tidak efisien
  • B. Organisasi terlalu fokus pada tujuan jangka pendek sehingga melupakan pentingnya inovasi
  • C. Dua disiplin lainnya yaitu personal mastery dan mental models belum dikembangkan secara memadai
  • D. Pendekatan systems thinking yang digunakan tidak sesuai dengan konteks budaya organisasi tersebut
Jawaban: C. Dua disiplin lainnya yaitu personal mastery dan mental models belum dikembangkan secara memadai
Menurut Senge, kelima disiplin harus dikembangkan secara terintegrasi karena saling menopang; tanpa personal mastery dan mental models yang kuat, penerapan tiga disiplin lainnya tidak akan mencapai hasil yang optimal.

Rajin mengerjakan Soal UAS UT dan memahami Kisi-kisi Soal UT yang tersedia juga membantu kamu beradaptasi dengan berbagai format ujian. Perlu diketahui, UT menyelenggarakan tiga jenis ujian, yaitu Ujian Tatap Muka (UTM) yang dilaksanakan langsung di lokasi ujian, Ujian Online (UO).

Setiap soal yang kamu kerjakan, setiap konsep yang kamu pahami dari modul, perlahan membentuk kepercayaan diri yang solid. Teruskan langkah itu. Semoga usahamu dalam mempersiapkan Soal UAS UT ADPU4441 Pengembangan Organisasi berbuah nilai yang membanggakan di akhir semester ini.

Bagikan

error: Content is protected !!