Soalut.com gratis berkat dukungan kamu. Bantu kami tetap online.❤ Gratis selamanya

Donasi sekarang

Soal UAS UT ASIP4319 Manajemen Arsip Inaktif dan Kunci Jawaban

Soal UAS UT ASIP4319 Manajemen Arsip Inaktif dan Kunci Jawaban
Soal UT ASIP4319 Manajemen Arsip Inaktif

Bagi mahasiswa Universitas Terbuka, menghadapi Soal UAS UT ASIP4319 Manajemen Arsip Inaktif bukan sekadar soal hafalan. Ada tantangan yang lebih nyata, yaitu bagaimana mengolah tumpukan modul menjadi pemahaman yang benar-benar bisa diaplikasikan saat ujian berlangsung.

Mata kuliah ASIP4319 sendiri bukan mata kuliah sembarangan. Fokusnya ada pada kemampuan mengelola arsip yang sudah melewati masa aktif, lengkap dengan prosedur penyimpanan, penilaian, hingga pemusnahan dokumen.

Cara paling efektif untuk mengukur kesiapan belajar adalah dengan aktif berlatih mengerjakan Soal Ujian UT dari materi yang sudah dipelajari. Latihan soal bukan cuma tentang mencari jawaban benar, tapi juga melatih ritme berpikir dan mengenali pola pertanyaan yang sering muncul.

Catatan: Soal-soal ini akan terus diperbarui mengikuti modul terbaru Universitas Terbuka.

Soal UT ASIP4319 Manajemen Arsip Inaktif

1.

Arsip inaktif adalah arsip yang frekuensi penggunaannya untuk penyelenggaraan administrasi sudah…

  • A. Sangat tinggi dan terus meningkat
  • B. Menurun secara signifikan
  • C. Stabil dan tidak berubah
  • D. Berada pada puncak penggunaan
Jawaban: B. Menurun secara signifikan.
Arsip inaktif didefinisikan sebagai arsip yang frekuensi penggunaannya telah menurun secara signifikan sehingga tidak lagi dibutuhkan secara rutin dalam pelaksanaan kegiatan administrasi organisasi.
2.

Prinsip dasar pengelolaan arsip yang menyatakan bahwa arsip harus dikelola sesuai asal usul penciptanya disebut prinsip…

  • A. Provenance
  • B. Original order
  • C. Life cycle
  • D. Pertanggungjawaban
Jawaban: A. Provenance.
Prinsip provenance menyatakan bahwa arsip harus dikelola berdasarkan asal usul penciptanya dan tidak boleh dicampuradukkan dengan arsip dari pencipta yang berbeda.
3.

Program pengelolaan arsip dinamis yang terpadu bertujuan untuk mengendalikan arsip mulai dari tahap penciptaan hingga pemusnahan atau penyerahan ke lembaga kearsipan. Konsep ini dikenal dengan istilah…

  • A. Records inventory
  • B. Records appraisal
  • C. Records management
  • D. Records retention
Jawaban: C. Records management.
Records management adalah program pengelolaan arsip dinamis yang terpadu mencakup seluruh siklus hidup arsip sejak penciptaan hingga disposisi akhir berupa pemusnahan atau penyerahan.
4.

Dalam perencanaan pengelolaan arsip inaktif, langkah pertama yang harus dilakukan oleh organisasi adalah…

  • A. Membangun gedung penyimpanan arsip
  • B. Menunjuk petugas kearsipan
  • C. Menyusun jadwal retensi arsip
  • D. Melakukan survei dan inventarisasi arsip yang ada
Jawaban: D. Melakukan survei dan inventarisasi arsip yang ada.
Survei dan inventarisasi arsip merupakan langkah awal yang wajib dilakukan untuk mengetahui kondisi, volume, dan jenis arsip yang dimiliki organisasi sebelum perencanaan lebih lanjut dapat dilaksanakan.
5.

Records centre adalah fasilitas yang secara khusus dirancang untuk menyimpan arsip inaktif milik satu atau lebih organisasi. Fungsi utama records centre adalah…

  • A. Menyimpan arsip aktif yang sering digunakan
  • B. Mengelola arsip inaktif secara ekonomis dan efisien
  • C. Memusnahkan arsip yang tidak bernilai guna
  • D. Menyediakan layanan informasi publik secara langsung
Jawaban: B. Mengelola arsip inaktif secara ekonomis dan efisien.
Fungsi utama records centre adalah menyimpan dan mengelola arsip inaktif dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan menyimpan di kantor, sehingga lebih ekonomis dan efisien bagi organisasi.
6.

Records centre yang dikelola oleh pemerintah untuk melayani beberapa instansi pemerintah sekaligus disebut…

  • A. Private records centre
  • B. Commercial records centre
  • C. Governmental records centre
  • D. Departmental records centre
Jawaban: C. Governmental records centre.
Governmental records centre adalah records centre milik pemerintah yang dikelola untuk melayani kebutuhan penyimpanan arsip inaktif dari berbagai instansi pemerintah dalam satu atap manajemen.
7.

Salah satu keuntungan utama pendirian records centre bagi organisasi dari sisi ekonomi adalah…

  • A. Menghemat ruang kantor yang lebih mahal untuk kegiatan operasional
  • B. Meningkatkan kecepatan akses terhadap arsip aktif
  • C. Menghilangkan kebutuhan jadwal retensi arsip
  • D. Memungkinkan organisasi untuk tidak lagi memiliki unit kearsipan
Jawaban: A. Menghemat ruang kantor yang lebih mahal untuk kegiatan operasional.
Records centre memungkinkan arsip inaktif dipindahkan dari ruang kantor yang biaya sewanya tinggi ke fasilitas penyimpanan yang lebih murah, sehingga ruang kantor dapat digunakan untuk kegiatan produktif.
8.

Dalam perencanaan struktur administrasi records centre, jabatan yang bertanggung jawab langsung atas operasional harian pengelolaan arsip inaktif adalah…

  • A. Direktur lembaga kearsipan
  • C. Kepala unit pengolah
  • C. Pimpinan organisasi induk
  • D. Manajer records centre
Jawaban: D. Manajer records centre.
Manajer records centre adalah pejabat yang bertanggung jawab secara langsung atas seluruh operasional harian records centre, termasuk penerimaan, penyimpanan, dan peminjaman arsip inaktif.
9.

Persyaratan gedung records centre yang berkaitan dengan kemampuan lantai dalam menahan beban tumpukan arsip disebut persyaratan…

  • A. Kelembaban udara
  • B. Kapasitas beban lantai
  • C. Sistem pencahayaan
  • D. Ketinggian rak penyimpanan
Jawaban: B. Kapasitas beban lantai.
Gedung records centre harus memenuhi persyaratan kapasitas beban lantai yang memadai karena arsip inaktif dalam jumlah besar memiliki bobot yang sangat berat sehingga lantai harus mampu menahannya.
10.

Konsep records centre masa depan yang mengintegrasikan teknologi informasi dalam pengelolaan arsip inaktif dikenal dengan istilah…

  • A. Virtual office
  • B. Remote sensing centre
  • C. Electronic records centre
  • D. Digital archival centre
Jawaban: C. Electronic records centre.
Electronic records centre adalah konsep records centre masa depan yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk mengelola arsip inaktif secara elektronik, meningkatkan efisiensi dan aksesibilitas.
11.

Hubungan kerja antara records centre dengan central file dalam pengelolaan arsip dinamis bersifat…

  • A. Saling melengkapi dalam siklus hidup arsip
  • B. Bersaing dalam perebutan kewenangan pengelolaan
  • C. Terpisah tanpa adanya koordinasi
  • D. Hierarkis dengan records centre di atas central file
Jawaban: A. Saling melengkapi dalam siklus hidup arsip.
Records centre dan central file memiliki hubungan yang saling melengkapi karena central file mengelola arsip aktif, sedangkan records centre mengelola arsip inaktif, keduanya merupakan bagian dari siklus hidup arsip yang berkesinambungan.
12.

Proses pemindahan fisik arsip dari unit pengolah menuju records centre harus disertai dengan dokumen administrasi berupa…

  • A. Surat keputusan pimpinan tentang penyusutan
  • B. Laporan tahunan kearsipan organisasi
  • C. Berita acara pemusnahan arsip
  • D. Daftar arsip yang dipindahkan beserta berita acara pemindahan
Jawaban: D. Daftar arsip yang dipindahkan beserta berita acara pemindahan.
Pemindahan arsip ke records centre wajib disertai daftar arsip yang dipindahkan dan berita acara pemindahan sebagai bukti pertanggungjawaban administrasi dan untuk memudahkan penelusuran arsip.
13.

Penggunaan arsip inaktif di records centre untuk keperluan pembuktian hukum menunjukkan nilai guna arsip yang bersifat…

  • A. Informatif
  • B. Evidensial
  • C. Fiskal
  • D. Administratif
Jawaban: B. Evidensial.
Nilai guna evidensial merujuk pada kemampuan arsip sebagai bukti hukum atas hak, kewajiban, atau keputusan organisasi, yang menjadi alasan utama arsip disimpan untuk dapat digunakan dalam proses hukum.
14.

Jadwal retensi arsip (JRA) adalah daftar yang memuat jangka waktu penyimpanan arsip dan keterangan tentang…

  • A. Nama pejabat yang menciptakan arsip
  • B. Lokasi fisik penyimpanan arsip
  • C. Nasib akhir arsip setelah habis masa retensinya
  • D. Jumlah arsip yang dimiliki oleh setiap unit
Jawaban: C. Nasib akhir arsip setelah habis masa retensinya.
JRA memuat dua komponen utama yaitu jangka waktu simpan arsip dalam fase aktif dan inaktif, serta keterangan nasib akhir yang menentukan apakah arsip akan dimusnahkan atau diserahkan ke lembaga kearsipan.
15.

Penggunaan tindakan review (review action) dalam proses penyusutan arsip inaktif bertujuan untuk…

  • A. Mempertimbangkan kembali nasib akhir arsip sebelum dieksekusi
  • B. Memperpanjang masa aktif arsip secara otomatis
  • C. Mengalihkan kepemilikan arsip ke instansi lain
  • D. Mengindeks ulang seluruh arsip yang disimpan
Jawaban: A. Mempertimbangkan kembali nasib akhir arsip sebelum dieksekusi.
Review action memberikan kesempatan kepada pencipta arsip atau penilai untuk mengevaluasi kembali apakah keputusan disposisi dalam JRA masih relevan sebelum tindakan penyusutan dilaksanakan.
16.

Penyerahan arsip statis kepada lembaga kearsipan dilakukan apabila arsip tersebut telah memenuhi kriteria sebagai arsip yang memiliki nilai guna…

  • A. Fiskal jangka pendek
  • B. Administratif operasional
  • C. Teknis semata
  • D. Permanen bagi kepentingan negara dan publik
Jawaban: D. Permanen bagi kepentingan negara dan publik.
Penyerahan arsip ke lembaga kearsipan dilakukan terhadap arsip yang dinilai memiliki nilai guna permanen karena mengandung informasi penting bagi pertanggungjawaban negara dan kepentingan publik jangka panjang.
17.

Indikator kinerja yang digunakan untuk mengukur efektivitas pengelolaan records centre berdasarkan perbandingan antara arsip yang dapat ditemukan kembali dengan arsip yang dicari disebut…

  • A. Rasio biaya operasional
  • B. Tingkat temu kembali arsip
  • C. Indeks kepuasan pengguna
  • D. Volume penyusutan tahunan
Jawaban: B. Tingkat temu kembali arsip.
Tingkat temu kembali arsip adalah indikator kinerja utama yang mengukur seberapa efektif sistem pengelolaan arsip dalam menemukan kembali arsip yang dibutuhkan dari seluruh arsip yang dicari.
18.

Penilaian arsip (appraisal) adalah proses penentuan nilai guna arsip yang dilakukan untuk memutuskan apakah arsip tersebut akan…

  • A. Didigitalisasi atau tetap disimpan dalam bentuk fisik
  • B. Dipindahkan ke records centre atau tetap di unit pengolah
  • C. Dipertahankan secara permanen atau dimusnahkan
  • D. Diserahkan ke lembaga swasta atau pemerintah
Jawaban: C. Dipertahankan secara permanen atau dimusnahkan.
Penilaian arsip adalah proses kritis yang bertujuan menentukan apakah suatu arsip memiliki nilai guna yang cukup untuk dipertahankan secara permanen atau tidak memiliki nilai sehingga dapat dimusnahkan.
19.

Retensi arsip mengacu pada lamanya waktu yang ditetapkan bagi suatu arsip untuk disimpan. Penetapan masa retensi didasarkan pada…

  • A. Nilai guna arsip dan persyaratan hukum yang berlaku
  • B. Kapasitas ruang penyimpanan yang tersedia
  • C. Keinginan pejabat yang menciptakan arsip
  • D. Jumlah anggaran kearsipan yang tersedia
Jawaban: A. Nilai guna arsip dan persyaratan hukum yang berlaku.
Masa retensi arsip ditetapkan berdasarkan analisis nilai guna arsip baik primer maupun sekunder, serta mempertimbangkan persyaratan hukum dan regulasi yang mengatur kewajiban penyimpanan dokumen tertentu.
20.

Persyaratan strategi penilaian arsip yang efektif mencakup keterlibatan berbagai pihak. Pihak yang paling berkompeten memberikan pertimbangan tentang nilai guna historis suatu arsip adalah…

  • A. Staf administrasi keuangan
  • B. Pejabat humas organisasi
  • C. Auditor internal organisasi
  • D. Arsiparis atau sejarawan yang berpengalaman
Jawaban: D. Arsiparis atau sejarawan yang berpengalaman.
Arsiparis atau sejarawan yang berpengalaman memiliki kompetensi khusus untuk menilai nilai guna sekunder arsip, khususnya nilai historis yang penting bagi penelitian dan pertanggungjawaban jangka panjang.
21.

Undang-undang yang menjadi dasar hukum utama pengelolaan kearsipan di Indonesia, termasuk penilaian arsip, adalah…

  • A. UU No. 8 Tahun 1997 tentang Dokumen Perusahaan
  • B. UU No. 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan
  • C. UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik
  • D. UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik
Jawaban: B. UU No. 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan.
UU No. 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan merupakan landasan hukum utama penyelenggaraan kearsipan nasional di Indonesia yang mengatur tentang pengelolaan arsip dinamis dan statis, termasuk penilaian dan penyusutan arsip.
22.

Siklus hidup penilaian arsip dimulai dari tahap perencanaan dan diakhiri dengan tahap…

  • A. Pengindeksan ulang arsip
  • B. Pembuatan daftar arsip
  • C. Pelaksanaan disposisi
  • D. Penetapan jadwal retensi
Jawaban: C. Pelaksanaan disposisi.
Siklus hidup penilaian arsip berakhir pada tahap pelaksanaan disposisi, yaitu tindakan nyata berupa pemusnahan, penyerahan, atau perpanjangan retensi arsip berdasarkan hasil penilaian yang telah dilakukan.
23.

Penilaian arsip untuk keperluan penggunaan jangka panjang menekankan pada kemampuan arsip memberikan informasi tentang aktivitas dan kebijakan organisasi kepada generasi mendatang. Nilai guna ini disebut nilai guna…

  • A. Sekunder
  • B. Primer administratif
  • C. Fiskal langsung
  • D. Legal operasional
Jawaban: A. Sekunder.
Nilai guna sekunder adalah nilai guna arsip bagi pihak di luar pencipta arsip, termasuk nilai historis, informatif, dan evidensial yang bermanfaat bagi generasi mendatang, peneliti, dan kepentingan publik jangka panjang.
24.

Penilaian terhadap tumpukan arsip yang tidak teratur (backlog) memerlukan pendekatan khusus karena arsip tersebut belum memiliki…

  • A. Nilai guna yang dapat diidentifikasi
  • B. Pencipta yang dapat ditelusuri
  • C. Anggaran penilaian yang memadai
  • D. Deskripsi dan penataan yang sistematis
Jawaban: D. Deskripsi dan penataan yang sistematis.
Arsip tidak teratur (backlog) menjadi tantangan dalam penilaian karena belum memiliki deskripsi dan penataan yang sistematis sehingga menyulitkan identifikasi nilai guna, konteks, dan asal usul setiap kelompok arsip.
25.

Dokumentasi kebijakan penilaian arsip penting dibuat karena berfungsi sebagai…

  • A. Pengganti jadwal retensi arsip organisasi
  • B. Rekam jejak dan dasar akuntabilitas keputusan penilaian
  • C. Laporan keuangan pengeluaran kegiatan penilaian
  • D. Panduan teknis pembuatan rak penyimpanan arsip
Jawaban: B. Rekam jejak dan dasar akuntabilitas keputusan penilaian.
Dokumentasi kebijakan penilaian arsip berfungsi sebagai rekam jejak yang membuktikan bahwa proses penilaian dilakukan secara sahih dan akuntabel sehingga dapat dipertanggungjawabkan kepada pemangku kepentingan.
26.

Arsip yang memiliki nilai guna berlanjut (continuing value) dan tetap digunakan secara aktif meskipun telah melewati masa retensi normalnya disebut arsip yang…

  • A. Bernilai guna administratif primer
  • B. Bersifat vital dan tidak dapat digantikan
  • C. Berlanjut penggunaannya
  • D. Memiliki nilai guna fiskal jangka pendek
Jawaban: C. Berlanjut penggunaannya.
Arsip dengan nilai guna berlanjut adalah arsip yang terus digunakan atau dirujuk secara aktif meskipun telah melewati periode retensi standarnya karena relevansinya masih tinggi bagi operasi atau referensi organisasi.
27.

Arsip yang bernilai guna permanen dan harus disimpan selamanya karena merekam kebijakan, keputusan, dan program pokok organisasi disebut arsip…

  • A. Statis
  • B. Vital
  • C. Inaktif permanen
  • D. Aktif berkelanjutan
Jawaban: A. Statis.
Arsip statis adalah arsip yang telah habis masa retensinya, tidak lagi digunakan untuk kegiatan operasional, tetapi memiliki nilai guna permanen sehingga diserahkan dan disimpan di lembaga kearsipan untuk selamanya.
28.

Jadwal penyusutan arsip yang ditetapkan berdasarkan fungsi organisasi secara keseluruhan, bukan per unit kerja, dikenal dengan istilah…

  • A. Jadwal retensi khusus
  • B. Jadwal retensi departemen
  • C. Jadwal retensi operasional
  • D. Jadwal retensi fungsional
Jawaban: D. Jadwal retensi fungsional.
Jadwal retensi fungsional disusun berdasarkan fungsi-fungsi organisasi yang bersifat lintas unit kerja sehingga memiliki cakupan yang lebih luas dan konsisten dibandingkan jadwal retensi yang hanya berlaku untuk unit tertentu.
29.

Opsi penyusutan arsip yang dilakukan dengan cara menjual arsip kepada pihak tertentu yang masih dapat memanfaatkan materialnya disebut…

  • A. Donasi arsip
  • B. Penjualan arsip
  • C. Peminjaman arsip jangka panjang
  • D. Pemusnahan arsip
Jawaban: B. Penjualan arsip.
Penjualan arsip merupakan salah satu opsi penyusutan di mana arsip yang tidak lagi diperlukan dijual kepada pihak lain yang dapat memanfaatkan materialnya, misalnya menjual kertas bekas kepada pengepul untuk didaur ulang.
30.

Penilaian makro (macro appraisal) dalam pengelolaan arsip adalah pendekatan penilaian yang berfokus pada…

  • A. Penilaian satu per satu terhadap setiap lembar dokumen
  • B. Kandungan informasi rinci dalam setiap berkas
  • C. Fungsi, program, dan konteks penciptaan arsip secara luas
  • D. Jumlah fisik arsip yang tersimpan di gudang
Jawaban: C. Fungsi, program, dan konteks penciptaan arsip secara luas.
Penilaian makro adalah pendekatan yang mengevaluasi arsip berdasarkan fungsi dan konteks organisasi yang lebih luas, bukan kandungan per berkas, sehingga lebih efisien untuk mengelola volume arsip yang besar.
31.

Dokumentasi kontrol penyusutan arsip mencakup catatan tentang otorisasi, pelaksanaan, dan hasil tindakan penyusutan. Tujuan utama dokumentasi ini adalah untuk memastikan…

  • A. Akuntabilitas dan ketertelusuran setiap tindakan penyusutan
  • B. Peningkatan kapasitas ruang penyimpanan arsip
  • C. Kecepatan proses pemusnahan arsip
  • D. Pengurangan biaya pengelolaan arsip secara signifikan
Jawaban: A. Akuntabilitas dan ketertelusuran setiap tindakan penyusutan.
Dokumentasi kontrol penyusutan memastikan bahwa setiap tindakan penyusutan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum dan administratif, serta dapat ditelusuri kembali bila diperlukan di kemudian hari.
32.

Suatu instansi pemerintah memiliki arsip kontrak pengadaan yang telah melewati masa retensi 10 tahun. Namun, terdapat sengketa hukum yang masih berjalan terkait kontrak tersebut. Tindakan yang tepat adalah…

  • A. Segera memusnahkan arsip sesuai jadwal retensi
  • B. Memindahkan arsip ke records centre untuk disimpan sementara
  • C. Menyerahkan arsip kepada pengadilan sebagai barang bukti
  • D. Menangguhkan penyusutan hingga sengketa hukum selesai
Jawaban: D. Menangguhkan penyusutan hingga sengketa hukum selesai.
Ketika arsip terkait dengan proses hukum yang masih berjalan, tindakan penyusutan harus ditangguhkan karena arsip tersebut berpotensi menjadi bukti yang diperlukan dalam penyelesaian sengketa.
33.

Sebuah perusahaan swasta berencana mendirikan records centre sendiri untuk menyimpan arsip inaktifnya. Jenis records centre ini dikategorikan sebagai…

  • A. Governmental records centre
  • B. Private records centre
  • C. Commercial records centre
  • D. Cooperative records centre
Jawaban: B. Private records centre.
Private records centre adalah records centre yang dimiliki dan dioperasikan oleh satu organisasi swasta khusus untuk keperluan penyimpanan arsip inaktif milik organisasi tersebut sendiri.
34.

Dalam proses digitalisasi arsip, tahap yang dilakukan sebelum proses scanning adalah…

  • A. Penyimpanan ke server dan pembuatan metadata
  • B. Konversi format file dan kompresi data
  • C. Persiapan fisik arsip dan pembersihan dokumen
  • D. Pengujian kualitas hasil scan dan validasi
Jawaban: C. Persiapan fisik arsip dan pembersihan dokumen.
Sebelum proses digitalisasi dimulai, tahap pradigitalisasi meliputi persiapan fisik arsip seperti pembersihan dokumen dari debu, penghilangan klip atau staples, dan penataan urutan dokumen agar proses scanning berjalan lancar.
35.

Perencanaan digitalisasi arsip harus mempertimbangkan aspek prioritas. Arsip yang seharusnya mendapat prioritas utama untuk didigitalisasi adalah arsip yang…

  • A. Paling sering digunakan dan kondisi fisiknya rapuh
  • B. Paling baru diciptakan dan masih dalam kondisi baik
  • C. Bervolume paling besar dan mudah diakses
  • D. Paling sedikit diminati dan jarang digunakan
Jawaban: A. Paling sering digunakan dan kondisi fisiknya rapuh.
Prioritas digitalisasi diberikan kepada arsip yang sering diakses karena penggunaan berulang mempercepat kerusakan fisik, serta arsip yang kondisinya sudah rapuh untuk mencegah hilangnya informasi akibat deteriorasi.
36.

Proses konversi digital yang mengubah dokumen fisik menjadi format gambar digital secara massal menggunakan perangkat khusus disebut…

  • A. Indeksasi digital
  • B. Migrasi data
  • C. Kompresi file
  • D. Pemindaian atau scanning
Jawaban: D. Pemindaian atau scanning.
Pemindaian atau scanning adalah proses konversi digital yang menggunakan alat pemindai untuk mengubah dokumen fisik menjadi berkas gambar digital, yang merupakan tahap inti dalam proses digitalisasi arsip.
37.

Layanan informasi kearsipan secara online memungkinkan pengguna mengakses arsip tanpa harus datang ke gedung penyimpanan. Manfaat utama layanan ini dari perspektif pengguna adalah…

  • A. Mengurangi kebutuhan akan infrastruktur teknologi
  • B. Kemudahan dan kecepatan akses dari mana saja
  • C. Menjamin kerahasiaan informasi secara mutlak
  • D. Menghilangkan kebutuhan penyimpanan arsip fisik
Jawaban: B. Kemudahan dan kecepatan akses dari mana saja.
Layanan informasi kearsipan online memberikan kemudahan bagi pengguna untuk mengakses arsip kapan saja dan dari lokasi mana saja tanpa batasan geografis, sehingga meningkatkan efisiensi dan kepuasan pengguna.
38.

Dalam pengelolaan arsip inaktif, pembuatan daftar arsip (finding aids) merupakan alat bantu yang penting karena berfungsi sebagai…

  • A. Pengganti jadwal retensi yang sudah ada
  • B. Dokumen legal pemindahan arsip ke records centre
  • C. Sarana temu kembali arsip secara sistematis
  • D. Bukti pemusnahan arsip yang telah dilaksanakan
Jawaban: C. Sarana temu kembali arsip secara sistematis.
Daftar arsip atau finding aids berfungsi sebagai instrumen temu kembali yang memudahkan pengelola dan pengguna untuk menemukan arsip yang dibutuhkan secara cepat dan sistematis dari seluruh khasanah arsip yang tersimpan.
39.

Analisis terhadap sebuah organisasi menunjukkan bahwa pengelolaan arsip inaktifnya tidak teratur, tidak ada jadwal retensi, dan volume arsip terus bertambah tanpa terkendali. Kondisi ini menunjukkan bahwa organisasi tersebut belum menerapkan…

  • A. Program manajemen arsip yang terpadu dan komprehensif
  • B. Sistem pencatatan keuangan yang baik
  • C. Teknologi informasi terkini dalam operasionalnya
  • D. Kebijakan sumber daya manusia yang tepat
Jawaban: A. Program manajemen arsip yang terpadu dan komprehensif.
Kondisi arsip yang tidak teratur, tidak ada jadwal retensi, dan volume yang tidak terkendali merupakan gejala nyata dari ketiadaan program manajemen arsip yang terpadu, yang seharusnya mencakup semua aspek pengelolaan siklus hidup arsip.
40.

Sebuah records centre mengalami permasalahan bahwa arsip yang diminta oleh organisasi klien tidak dapat ditemukan tepat waktu. Berdasarkan analisis, hal ini kemungkinan besar disebabkan oleh…

  • A. Kapasitas gedung yang terlalu besar
  • B. Terlalu banyak staf yang menangani arsip
  • C. Penggunaan teknologi yang terlalu canggih
  • D. Sistem penataan dan indeksasi arsip yang tidak memadai
Jawaban: D. Sistem penataan dan indeksasi arsip yang tidak memadai.
Kegagalan temu kembali arsip secara tepat waktu paling sering disebabkan oleh sistem penataan fisik dan indeksasi yang buruk sehingga lokasi arsip tidak dapat ditentukan dengan cepat ketika diperlukan.
41.

Suatu organisasi ingin membandingkan antara membangun records centre sendiri dengan menyewa jasa commercial records centre. Faktor yang paling relevan untuk dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan ini adalah…

  • A. Jumlah pegawai tetap organisasi saat ini
  • B. Volume arsip, biaya jangka panjang, dan kebutuhan keamanan
  • C. Lokasi kantor pusat dan kondisi cuaca setempat
  • D. Jumlah komputer dan printer yang dimiliki
Jawaban: B. Volume arsip, biaya jangka panjang, dan kebutuhan keamanan.
Keputusan antara membangun sendiri atau menyewa records centre harus mempertimbangkan volume arsip yang dimiliki, analisis biaya jangka panjang, dan tingkat keamanan serta kerahasiaan arsip yang diperlukan oleh organisasi.
42.

Dalam kegiatan penilaian arsip, seorang arsiparis menemukan kelompok arsip yang berisi korespondensi rutin yang tidak lagi memiliki nilai guna bagi organisasi maupun masyarakat. Rekomendasi yang tepat adalah…

  • A. Menyerahkan arsip tersebut ke Arsip Nasional
  • B. Memindahkan arsip ke records centre untuk disimpan permanen
  • C. Memusnahkan arsip setelah memperoleh otorisasi yang sah
  • D. Mendigitalisasi arsip sebelum diambil keputusan apapun
Jawaban: C. Memusnahkan arsip setelah memperoleh otorisasi yang sah.
Arsip yang tidak lagi memiliki nilai guna bagi organisasi maupun masyarakat dapat dimusnahkan setelah mendapat otorisasi resmi dari pejabat berwenang dan disertai dokumentasi berita acara pemusnahan sebagaimana diatur dalam regulasi.
43.

Perbandingan antara penilaian makro dan penilaian mikro menunjukkan bahwa penilaian makro lebih sesuai diterapkan pada situasi…

  • A. Volume arsip yang sangat besar dengan sumber daya terbatas
  • B. Arsip pribadi dengan nilai sentimental tinggi
  • C. Koleksi arsip yang sudah terkelola dengan sangat rapi
  • D. Arsip elektronik yang memerlukan konversi format
Jawaban: A. Volume arsip yang sangat besar dengan sumber daya terbatas.
Penilaian makro paling efektif diterapkan ketika organisasi menghadapi volume arsip yang sangat besar tetapi memiliki sumber daya waktu dan tenaga yang terbatas, karena pendekatan ini menilai berdasarkan fungsi bukan per berkas.
44.

Suatu organisasi sedang merancang program digitalisasi arsip inaktifnya. Manakah urutan tahapan yang benar dalam proses digitalisasi tersebut?

  • A. Scanning, persiapan fisik, indeksasi, penyimpanan digital
  • B. Penyimpanan digital, scanning, indeksasi, persiapan fisik
  • C. Indeksasi, scanning, persiapan fisik, penyimpanan digital
  • D. Persiapan fisik, scanning, indeksasi, penyimpanan digital
Jawaban: D. Persiapan fisik, scanning, indeksasi, penyimpanan digital.
Urutan yang benar dalam proses digitalisasi adalah persiapan fisik dokumen, kemudian scanning untuk menghasilkan gambar digital, dilanjutkan indeksasi untuk memudahkan temu kembali, dan terakhir penyimpanan ke media digital.
45.

Nilai guna primer arsip adalah nilai guna yang langsung berhubungan dengan kepentingan pencipta arsip itu sendiri. Contoh arsip yang memiliki nilai guna primer fiskal adalah…

  • A. Notulen rapat yang berisi keputusan kebijakan strategis
  • B. Laporan keuangan dan bukti transaksi keuangan organisasi
  • C. Akta pendirian dan anggaran dasar organisasi
  • D. Foto dokumentasi kegiatan pimpinan organisasi
Jawaban: B. Laporan keuangan dan bukti transaksi keuangan organisasi.
Nilai guna fiskal berkaitan dengan kepentingan keuangan organisasi, sehingga laporan keuangan, bukti pembayaran, dan dokumen transaksi merupakan contoh arsip yang paling tepat memiliki nilai guna primer fiskal.
46.

Pengamanan arsip vital (vital records) dalam konteks manajemen arsip inaktif bertujuan untuk memastikan bahwa organisasi dapat…

  • A. Menghemat biaya penyimpanan secara signifikan
  • B. Mempercepat proses penyusutan arsip lainnya
  • C. Memulihkan operasionalnya setelah terjadinya bencana
  • D. Meningkatkan produktivitas pegawai kearsipan
Jawaban: C. Memulihkan operasionalnya setelah terjadinya bencana.
Pengamanan arsip vital bertujuan untuk memastikan kelangsungan bisnis (business continuity) sehingga organisasi mampu memulihkan fungsi dan operasionalnya dengan cepat apabila terjadi bencana atau situasi darurat.
47.

Dalam analisis perbandingan antara records centre konvensional dan electronic records centre, keunggulan electronic records centre yang paling signifikan adalah…

  • A. Aksesibilitas tinggi dan tidak terbatas oleh jarak geografis
  • B. Tidak memerlukan tenaga ahli untuk pengoperasiannya
  • C. Biaya investasi awal yang lebih murah dari konvensional
  • D. Tidak memerlukan kebijakan keamanan informasi khusus
Jawaban: A. Aksesibilitas tinggi dan tidak terbatas oleh jarak geografis.
Keunggulan utama electronic records centre adalah kemampuannya menyediakan akses yang cepat dan mudah ke arsip dari lokasi mana saja tanpa batasan geografis, berbeda dengan records centre konvensional yang mengharuskan pengambilan fisik.
48.

Pemberian metadata pada arsip digital hasil digitalisasi merupakan kegiatan pascadigitalisasi yang penting karena metadata berfungsi untuk…

  • A. Mengubah format file arsip digital menjadi lebih kecil
  • B. Mencegah akses tidak sah terhadap arsip digital
  • C. Menghapus arsip fisik asli setelah digitalisasi selesai
  • D. Mendeskripsikan dan memudahkan temu kembali arsip digital
Jawaban: D. Mendeskripsikan dan memudahkan temu kembali arsip digital.
Metadata adalah informasi terstruktur yang mendeskripsikan konteks, isi, dan struktur arsip digital sehingga memudahkan sistem untuk menemukan kembali arsip yang tepat saat pengguna melakukan pencarian.
49.

Kebijakan retensi arsip yang berbeda antara satu negara dengan negara lain untuk jenis dokumen yang sama menunjukkan bahwa penetapan retensi dipengaruhi oleh…

  • A. Kapasitas teknologi yang dimiliki masing-masing negara
  • B. Perbedaan kerangka hukum dan regulasi masing-masing negara
  • C. Jumlah penduduk dan luas wilayah negara tersebut
  • D. Perbedaan sistem kalender yang digunakan
Jawaban: B. Perbedaan kerangka hukum dan regulasi masing-masing negara.
Perbedaan kebijakan retensi arsip antar negara terutama disebabkan oleh perbedaan kerangka hukum, undang-undang perpajakan, regulasi korporasi, dan persyaratan audit yang berlaku di masing-masing yurisdiksi.
50.

Sebuah lembaga pemerintah daerah ingin mengembangkan layanan informasi kearsipan online. Tantangan utama yang kemungkinan besar dihadapi dalam implementasi layanan tersebut adalah…

  • A. Kurangnya pengguna yang ingin mengakses arsip secara digital
  • B. Terlalu banyak arsip yang sudah dalam format digital
  • C. Infrastruktur teknologi, keamanan data, dan kesiapan SDM
  • D. Penolakan dari pengguna terhadap teknologi modern
Jawaban: C. Infrastruktur teknologi, keamanan data, dan kesiapan SDM.
Implementasi layanan informasi kearsipan online pada lembaga pemerintah daerah umumnya menghadapi tantangan utama berupa keterbatasan infrastruktur teknologi, kebutuhan jaminan keamanan data arsip, serta kesiapan sumber daya manusia dalam mengelola sistem digital.

Perlu kamu ketahui, Soal UO UT atau yang dikenal sebagai Ujian Online (UO) memiliki karakteristik berbeda dibanding format lainnya. Ada pula Ujian Tatap Muka (UTM) yang mengharuskan kehadiran fisik di lokasi ujian, serta Take Home Exam (THE).

Setiap kali kamu membuka modul, mengerjakan Soal UAS UT, atau mencoba simulasi soal dari materi ASIP4319, kamu sedang membangun fondasi yang solid. Percayai usaha yang sudah kamu lakukan dan kamu raih di Soal UAS UT ASIP4319 Manajemen Arsip Inaktif.

Bagikan

error: Content is protected !!