Soalut.com gratis berkat dukungan kamu. Bantu kami tetap online.❤ Gratis selamanya

Donasi sekarang

Soal UAS UT ASIP4425 Pengawasan Kearsipan dan Kunci Jawaban

Soal UAS UT ASIP4425 Pengawasan Kearsipan dan Kunci Jawaban
Soal UT ASIP4425 Pengawasan Kearsipan

Bagi mahasiswa Universitas Terbuka, menghadapi Soal UAS UT ASIP4425 Pengawasan Kearsipan bukan sekadar urusan hafalan. Ada tantangan yang lebih nyata di sini, yaitu bagaimana mengolah tumpukan materi dari berbagai modul menjadi pemahaman yang benar-benar bisa digunakan saat menjawab soal.

ASIP4425 Pengawasan Kearsipan adalah salah satu mata kuliah yang tidak bisa dianggap remeh. Materi di dalamnya mencakup kemampuan merancang sistem pengawasan arsip yang efektif serta memahami alur pengelolaan dokumen secara menyeluruh. Dua kemampuan ini sangat relevan di dunia kerja modern.

Cara paling efektif untuk mengukur sejauh mana pemahamanmu adalah dengan langsung berlatih mengerjakan Soal Ujian UT dari mata kuliah ini. Proses itu melatih kamu mengenali pola pertanyaan, membiasakan diri dengan struktur Soal UAS UT, dan menemukan celah materi yang mungkin belum kamu kuasai sepenuhnya.

Catatan: Soal-soal ini akan terus diperbarui mengikuti modul terbaru Universitas Terbuka.

Soal UT ASIP4425 Pengawasan Kearsipan

1.

Rekod/arsip yang tercipta dalam konteks sosial dan organisasi pada dasarnya berfungsi sebagai…

  • A. Koleksi benda bersejarah yang disimpan untuk kenangan
  • B. Bukti transaksi, keputusan, dan aktivitas organisasi
  • C. Dokumen rahasia yang hanya digunakan oleh pimpinan
  • D. Media penyimpanan informasi yang bersifat sementara
Jawaban: B. Bukti transaksi, keputusan, dan aktivitas organisasi.
Rekod/arsip merupakan informasi terekam yang menjadi bukti sahih atas transaksi, keputusan, dan aktivitas yang dilakukan oleh organisasi dalam konteks sosialnya.
2.

Salah satu fungsi utama rekod/arsip bagi organisasi adalah sebagai alat akuntabilitas. Maksud dari fungsi ini adalah…

  • A. Membuktikan bahwa organisasi telah melaksanakan tanggung jawabnya secara sah
  • B. Menyediakan bahan laporan keuangan tahunan organisasi
  • C. Menjamin kerahasiaan informasi dari pihak eksternal
  • D. Mempercepat proses pengambilan keputusan manajemen
Jawaban: A. Membuktikan bahwa organisasi telah melaksanakan tanggung jawabnya secara sah.
Fungsi akuntabilitas rekod/arsip adalah memberikan bukti bahwa organisasi atau individu telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sesuai ketentuan yang berlaku.
3.

Dalam masyarakat, rekod/arsip berperan penting karena dapat digunakan untuk…

  • A. Menentukan kebijakan ekonomi negara secara langsung
  • B. Mengurangi jumlah pegawai administrasi di instansi pemerintah
  • C. Melindungi hak-hak warga negara dan menjaga memori kolektif bangsa
  • D. Menggantikan fungsi hukum dalam penyelesaian sengketa
Jawaban: C. Melindungi hak-hak warga negara dan menjaga memori kolektif bangsa.
Rekod/arsip dalam konteks masyarakat berfungsi melindungi hak warga negara serta menjaga memori kolektif yang menjadi identitas dan warisan budaya bangsa.
4.

Teknologi informasi telah mengubah cara pengelolaan rekod/arsip secara signifikan, terutama dalam hal…

  • A. Penghapusan kebutuhan akan kebijakan retensi arsip
  • B. Penggantian seluruh arsip fisik menjadi arsip digital secara otomatis
  • C. Pembatasan akses informasi kepada seluruh pengguna organisasi
  • D. Kecepatan penciptaan, penyimpanan, dan temu kembali informasi terekam
Jawaban: D. Kecepatan penciptaan, penyimpanan, dan temu kembali informasi terekam.
Dampak utama teknologi informasi dalam pengelolaan rekod/arsip adalah meningkatnya kecepatan proses penciptaan, penyimpanan, dan temu kembali informasi secara elektronik.
5.

Rekod/arsip elektronik yang tercipta sebagai bahan bukti kegiatan harus memiliki karakteristik keaslian (authenticity). Maksud dari karakteristik ini adalah…

  • A. Rekod dapat diakses oleh seluruh pegawai tanpa pembatasan
  • B. Rekod terbukti merupakan hasil dari kegiatan yang dinyatakan dan tidak mengalami perubahan tanpa otorisasi
  • C. Rekod disimpan dalam format yang tidak dapat diubah oleh siapapun
  • D. Rekod hanya dapat dibuat oleh pejabat yang berwenang di tingkat pusat
Jawaban: B. Rekod terbukti merupakan hasil dari kegiatan yang dinyatakan dan tidak mengalami perubahan tanpa otorisasi.
Keaslian (authenticity) rekod elektronik berarti rekod tersebut benar-benar merupakan produk dari aktivitas atau kegiatan yang diklaim, serta tidak diubah tanpa izin yang sah.
6.

Salah satu tantangan utama dalam pengelolaan rekod/arsip elektronik dibandingkan rekod kertas adalah…

  • A. Ketergantungan pada perangkat keras dan perangkat lunak untuk mengaksesnya
  • B. Biaya pembuatan yang jauh lebih mahal dibandingkan rekod kertas
  • C. Sulitnya menduplikasi rekod elektronik untuk tujuan cadangan
  • D. Ketidakmampuan rekod elektronik untuk dijadikan bukti hukum
Jawaban: A. Ketergantungan pada perangkat keras dan perangkat lunak untuk mengaksesnya.
Rekod elektronik memerlukan perangkat keras dan perangkat lunak tertentu untuk dapat diakses dan dibaca, sehingga menghadirkan tantangan keberlanjutan akses jangka panjang.
7.

Teknik pengelolaan rekod/arsip elektronik yang tercipta sebagai bahan bukti kegiatan mencakup upaya menjaga…

  • A. Ketersediaan fisik dokumen dalam lemari arsip khusus
  • B. Kuantitas rekod yang dihasilkan oleh setiap unit kerja
  • C. Integritas, reliabilitas, dan aksesibilitas rekod sepanjang siklus hidupnya
  • D. Kerahasiaan rekod dari seluruh pengguna termasuk pimpinan
Jawaban: C. Integritas, reliabilitas, dan aksesibilitas rekod sepanjang siklus hidupnya.
Pengelolaan rekod elektronik yang baik harus menjamin integritas isi, keandalan sebagai bukti, serta kemudahan akses sepanjang siklus hidup rekod tersebut.
8.

Dasar hukum pengelolaan rekod/arsip di Indonesia yang menjadi landasan utama adalah…

  • A. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik
  • B. Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2012 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Kearsipan
  • C. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik
  • D. Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan
Jawaban: D. Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan.
UU No. 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan merupakan landasan hukum utama dalam manajemen rekod/arsip di Indonesia yang mengatur penyelenggaraan kearsipan secara nasional.
9.

Jenis rekod hukum yang tercipta dalam organisasi akibat adanya hubungan kontraktual antarpihak disebut…

  • A. Rekod administratif
  • B. Rekod perjanjian atau kontrak
  • C. Rekod vital
  • D. Rekod kepegawaian
Jawaban: B. Rekod perjanjian atau kontrak.
Rekod perjanjian atau kontrak merupakan jenis rekod hukum yang tercipta sebagai akibat dari hubungan kontraktual antara dua pihak atau lebih dalam suatu organisasi.
10.

Rekod hukum dapat digunakan sebagai teknik pengawasan kearsipan karena memiliki kekuatan sebagai…

  • A. Alat pembuktian yang sah di hadapan hukum
  • B. Instrumen penghargaan bagi pegawai berprestasi
  • C. Sarana promosi produk dan layanan organisasi
  • D. Media komunikasi internal antardivisi
Jawaban: A. Alat pembuktian yang sah di hadapan hukum.
Rekod hukum memiliki kekuatan pembuktian yang sah secara hukum, sehingga dapat digunakan sebagai teknik pengawasan kearsipan untuk mempertanggungjawabkan tindakan organisasi.
11.

Dalam manajemen rekod/arsip Indonesia, lembaga yang bertanggung jawab sebagai pembina kearsipan nasional adalah…

  • A. Kementerian Dalam Negeri
  • B. Badan Kepegawaian Negara
  • C. Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI)
  • D. Kementerian Komunikasi dan Informatika
Jawaban: C. Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).
ANRI merupakan lembaga pemerintah nonkementerian yang bertugas sebagai pembina dan penyelenggara kearsipan nasional berdasarkan UU No. 43 Tahun 2009.
12.

Suatu organisasi menerima klaim dari pihak ketiga atas suatu perjanjian yang dibuat tiga tahun lalu, namun rekod kontrak tersebut tidak ditemukan. Kondisi ini menunjukkan kegagalan dalam…

  • A. Penerapan teknologi informasi dalam organisasi
  • B. Pelatihan sumber daya manusia bidang kearsipan
  • C. Pembentukan budaya organisasi yang kondusif
  • D. Pengelolaan rekod hukum sebagai teknik pengawasan kearsipan
Jawaban: D. Pengelolaan rekod hukum sebagai teknik pengawasan kearsipan.
Ketidakmampuan menemukan rekod kontrak menunjukkan kegagalan dalam mengelola rekod hukum, yang seharusnya menjadi instrumen pengawasan dan perlindungan hak organisasi.
13.

Pendekatan daur hidup arsip dalam manajemen rekod menyatakan bahwa setiap arsip memiliki tahapan sejak tercipta hingga…

  • A. Dipindahkan ke unit kerja lain yang membutuhkan
  • B. Dimusnahkan atau diserahkan sebagai arsip permanen
  • C. Dialihkan menjadi format digital sepenuhnya
  • D. Dipublikasikan kepada masyarakat umum
Jawaban: B. Dimusnahkan atau diserahkan sebagai arsip permanen.
Pendekatan daur hidup arsip menggambarkan perjalanan arsip dari penciptaan, penggunaan aktif, penyimpanan inaktif, hingga disposisi akhir berupa pemusnahan atau penyerahan sebagai arsip permanen.
14.

Teknik penyimpanan arsip yang menggunakan subjek atau pokok masalah sebagai dasar klasifikasi disebut sistem…

  • A. Abjad
  • B. Kronologis
  • C. Subjek
  • D. Geografis
Jawaban: C. Subjek.
Sistem subjek atau pokok masalah mengklasifikasikan arsip berdasarkan isi atau topik permasalahan yang terkandung dalam dokumen tersebut.
15.

Pengendalian arsip dalam organisasi bertujuan untuk memastikan bahwa arsip yang diciptakan dan diterima…

  • A. Dikelola secara sistematis sehingga dapat ditemukan kembali dengan cepat dan tepat
  • B. Disimpan dalam jumlah sebanyak mungkin untuk keperluan cadangan
  • C. Disebarluaskan kepada seluruh pegawai tanpa terkecuali
  • D. Segera dimusnahkan setelah masa penggunaan aktifnya berakhir
Jawaban: A. Dikelola secara sistematis sehingga dapat ditemukan kembali dengan cepat dan tepat.
Tujuan pengendalian arsip adalah memastikan pengelolaan yang sistematis agar arsip yang dibutuhkan dapat ditemukan kembali secara efisien dan efektif.
16.

Sistem keamanan rekod/arsip dalam organisasi mencakup aspek perlindungan terhadap…

  • A. Hanya ancaman dari luar organisasi seperti pencurian
  • B. Kerusakan fisik akibat faktor alam semata
  • C. Ancaman siber terhadap sistem komputer saja
  • D. Berbagai ancaman fisik, lingkungan, dan akses tidak sah yang dapat merusak atau menghilangkan arsip
Jawaban: D. Berbagai ancaman fisik, lingkungan, dan akses tidak sah yang dapat merusak atau menghilangkan arsip.
Sistem keamanan rekod/arsip harus mencakup perlindungan secara menyeluruh terhadap ancaman fisik, lingkungan, maupun akses tidak sah yang berpotensi merusak atau menghilangkan arsip.
17.

Dalam pendekatan daur hidup arsip, tahap di mana arsip sudah jarang digunakan tetapi masih disimpan karena memiliki nilai tertentu disebut tahap…

  • A. Aktif
  • B. Inaktif
  • C. Penciptaan
  • D. Disposisi
Jawaban: B. Inaktif.
Tahap inaktif adalah kondisi di mana arsip sudah jarang atau tidak lagi digunakan dalam kegiatan operasional sehari-hari, namun masih memiliki nilai sehingga perlu disimpan.
18.

Sebuah organisasi mendapati bahwa arsip-arsipnya tersebar di berbagai lokasi tanpa pengendalian yang jelas, sehingga sulit ditemukan saat dibutuhkan. Solusi yang paling tepat berdasarkan pendekatan manajemen rekod terpadu adalah…

  • A. Merekrut lebih banyak staf arsip untuk mencari dokumen secara manual
  • B. Memindahkan semua arsip ke satu ruangan tanpa sistem tertentu
  • C. Menerapkan sistem klasifikasi dan pengendalian arsip yang terintegrasi di seluruh unit kerja
  • D. Memusnahkan semua arsip lama untuk mengurangi volume yang harus dikelola
Jawaban: C. Menerapkan sistem klasifikasi dan pengendalian arsip yang terintegrasi di seluruh unit kerja.
Manajemen rekod terpadu mensyaratkan penerapan sistem klasifikasi dan pengendalian yang konsisten dan terintegrasi agar arsip dapat dikelola dan ditemukan kembali secara efisien.
19.

Sistem laporan dalam pengawasan kearsipan berfungsi sebagai alat untuk…

  • A. Memantau kondisi dan perkembangan pengelolaan arsip secara berkala
  • B. Mempercepat proses pemusnahan arsip yang sudah habis retensinya
  • C. Menggantikan fungsi audit dalam penilaian kinerja arsip
  • D. Membatasi akses pengguna terhadap arsip tertentu
Jawaban: A. Memantau kondisi dan perkembangan pengelolaan arsip secara berkala.
Sistem laporan kearsipan dirancang untuk memberikan informasi periodik mengenai kondisi pengelolaan arsip, sehingga pimpinan dapat memantau dan mengambil tindakan yang diperlukan.
20.

Audit kearsipan yang dilakukan terhadap suatu organisasi bertujuan untuk…

  • A. Memindahkan arsip-arsip penting ke lembaga kearsipan pemerintah
  • B. Menghitung jumlah arsip yang dimiliki setiap unit kerja
  • C. Mengidentifikasi pegawai yang tidak patuh terhadap peraturan kepegawaian
  • D. Menilai kesesuaian pengelolaan arsip dengan standar, kebijakan, dan peraturan yang berlaku
Jawaban: D. Menilai kesesuaian pengelolaan arsip dengan standar, kebijakan, dan peraturan yang berlaku.
Audit kearsipan merupakan proses penilaian sistematis untuk menentukan apakah pengelolaan arsip telah sesuai dengan standar, kebijakan, prosedur, dan peraturan yang ditetapkan.
21.

Sistem evaluasi rekod/arsip dalam organisasi dilaksanakan dengan tujuan utama untuk…

  • A. Menentukan harga jual arsip yang sudah tidak digunakan
  • B. Menilai nilai guna arsip dan menentukan nasib akhirnya
  • C. Mengukur kecepatan pegawai dalam memproses arsip
  • D. Membandingkan sistem kearsipan antarorganisasi sejenis
Jawaban: B. Menilai nilai guna arsip dan menentukan nasib akhirnya.
Evaluasi rekod/arsip bertujuan untuk menilai nilai guna arsip, baik nilai primer maupun sekunder, guna menentukan apakah arsip perlu dipertahankan, dipindahkan, atau dimusnahkan.
22.

Manual kebijakan sistem kearsipan dalam organisasi berfungsi sebagai…

  • A. Laporan tahunan kepada lembaga kearsipan pemerintah
  • B. Daftar inventaris arsip yang dimiliki organisasi
  • C. Panduan tertulis yang mengatur prosedur dan standar pengelolaan arsip dalam organisasi
  • D. Formulir isian yang digunakan pegawai untuk meminjam arsip
Jawaban: C. Panduan tertulis yang mengatur prosedur dan standar pengelolaan arsip dalam organisasi.
Manual kebijakan sistem kearsipan adalah dokumen resmi yang memuat kebijakan, prosedur, dan standar yang harus diikuti dalam pengelolaan arsip di seluruh unit kerja organisasi.
23.

Seorang manajer arsip diminta membuat laporan kondisi arsip kepada pimpinan. Komponen utama yang wajib ada dalam laporan tersebut adalah…

  • A. Gambaran kondisi arsip, permasalahan yang ditemukan, dan rekomendasi tindak lanjut
  • B. Daftar nama pegawai yang sering meminjam arsip beserta frekuensinya
  • C. Anggaran yang dibutuhkan untuk pembelian peralatan arsip baru
  • D. Jadwal rotasi pegawai di unit kearsipan selama satu tahun ke depan
Jawaban: A. Gambaran kondisi arsip, permasalahan yang ditemukan, dan rekomendasi tindak lanjut.
Laporan kearsipan yang efektif harus memuat gambaran kondisi pengelolaan arsip saat ini, permasalahan yang teridentifikasi, serta rekomendasi untuk perbaikan.
24.

Perbedaan mendasar antara audit kearsipan internal dan audit kearsipan eksternal terletak pada…

  • A. Jumlah arsip yang diperiksa dalam setiap kegiatan audit
  • B. Jenis peralatan yang digunakan auditor saat melakukan pemeriksaan
  • C. Frekuensi pelaksanaan audit dalam satu tahun anggaran
  • D. Pihak yang melakukan audit, yaitu dari dalam atau luar organisasi
Jawaban: D. Pihak yang melakukan audit, yaitu dari dalam atau luar organisasi.
Audit internal dilakukan oleh pihak dari dalam organisasi sendiri, sedangkan audit eksternal dilakukan oleh pihak independen dari luar organisasi untuk memberikan penilaian yang lebih objektif.
25.

Rekod/arsip sebagai sumber strategis organisasi memiliki nilai tinggi karena dapat digunakan untuk…

  • A. Mengurangi jumlah rapat koordinasi antar unit kerja
  • B. Mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti dan perencanaan strategis organisasi
  • C. Menggantikan peran konsultan manajemen dalam organisasi
  • D. Mempercepat proses rekrutmen pegawai baru
Jawaban: B. Mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti dan perencanaan strategis organisasi.
Rekod/arsip sebagai sumber strategis menyediakan informasi dan bukti yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan yang tepat dan perencanaan strategis jangka panjang organisasi.
26.

Pengelolaan fasilitas arsip yang baik mencakup perencanaan ruang penyimpanan yang mempertimbangkan…

  • A. Hanya estetika dan penampilan ruangan agar terlihat rapi
  • B. Jumlah pegawai yang akan bekerja di ruangan tersebut
  • C. Volume arsip, kondisi lingkungan, aksesibilitas, dan keamanan
  • D. Anggaran yang tersedia tanpa mempertimbangkan kebutuhan teknis
Jawaban: C. Volume arsip, kondisi lingkungan, aksesibilitas, dan keamanan.
Perencanaan ruang penyimpanan arsip yang baik harus mempertimbangkan volume arsip yang akan disimpan, kondisi lingkungan yang mendukung preservasi, kemudahan akses, serta keamanan arsip.
27.

Peralatan arsip yang digunakan dalam sistem kearsipan konvensional berbasis kertas mencakup…

  • A. Lemari arsip, folder, guide, dan indeks
  • B. Server, basis data, dan perangkat lunak manajemen dokumen
  • C. Scanner, printer, dan perangkat mobile
  • D. Cloud storage, backup drive, dan firewall
Jawaban: A. Lemari arsip, folder, guide, dan indeks.
Sistem kearsipan konvensional berbasis kertas menggunakan peralatan fisik seperti lemari arsip, folder, guide pemisah, dan indeks untuk mengorganisasikan dan menemukan kembali dokumen.
28.

Sumber daya manusia kearsipan yang profesional harus memiliki kompetensi yang mencakup…

  • A. Kemampuan fisik untuk mengangkat dan memindahkan arsip berat
  • B. Keahlian akuntansi dan keuangan untuk mengelola anggaran arsip
  • C. Keahlian dalam bidang hukum pidana dan perdata
  • D. Pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan rekod serta pemahaman terhadap peraturan kearsipan
Jawaban: D. Pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan rekod serta pemahaman terhadap peraturan kearsipan.
SDM kearsipan yang profesional harus memiliki pengetahuan teknis kearsipan, keterampilan praktis pengelolaan rekod, dan pemahaman terhadap regulasi kearsipan yang berlaku.
29.

Pengelolaan rekod/arsip pegawai mencakup dokumen yang berkaitan dengan seluruh siklus kepegawaian, mulai dari…

  • A. Pemberhentian hingga pensiun saja
  • B. Rekrutmen hingga pemberhentian atau pensiun
  • C. Pelatihan hingga promosi jabatan
  • D. Pengangkatan hingga mutasi pertama
Jawaban: B. Rekrutmen hingga pemberhentian atau pensiun.
Rekod/arsip pegawai mencakup semua dokumen yang terkait dengan siklus hidup kepegawaian seseorang, yaitu dari proses rekrutmen hingga pemberhentian atau pensiun.
30.

Pemeliharaan sistem arsip dalam organisasi bertujuan untuk memastikan bahwa sistem kearsipan yang telah diterapkan…

  • A. Dapat diganti setiap tahun dengan sistem yang lebih baru
  • B. Digunakan secara eksklusif oleh unit kerja tertentu saja
  • C. Terus berjalan efektif, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan organisasi yang berkembang
  • D. Menghasilkan arsip dalam jumlah sesedikit mungkin untuk menghemat ruang
Jawaban: C. Terus berjalan efektif, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan organisasi yang berkembang.
Pemeliharaan sistem arsip ditujukan agar sistem yang telah diterapkan dapat terus beroperasi secara efektif dan efisien serta mampu beradaptasi dengan perubahan kebutuhan organisasi.
31.

Rekod/arsip keuangan yang dikelola dalam organisasi umumnya mencakup dokumen-dokumen seperti…

  • A. Laporan keuangan, bukti transaksi, anggaran, dan dokumen audit keuangan
  • B. Surat menyurat, notulen rapat, dan laporan kegiatan tahunan
  • C. Kontrak pegawai, surat keputusan, dan daftar hadir
  • D. Manual prosedur, kebijakan organisasi, dan deskripsi jabatan
Jawaban: A. Laporan keuangan, bukti transaksi, anggaran, dan dokumen audit keuangan.
Rekod/arsip keuangan mencakup semua dokumen yang berkaitan dengan aktivitas keuangan organisasi, termasuk laporan keuangan, bukti transaksi, anggaran, dan dokumen hasil audit keuangan.
32.

Penerapan sistem arsip yang berhasil memerlukan komitmen dari…

  • A. Hanya staf arsip yang bertugas di unit kearsipan
  • B. Lembaga kearsipan pemerintah sebagai pembina
  • C. Hanya pimpinan puncak organisasi saja
  • D. Seluruh tingkatan organisasi, dari pimpinan hingga staf pelaksana
Jawaban: D. Seluruh tingkatan organisasi, dari pimpinan hingga staf pelaksana.
Penerapan sistem arsip yang efektif memerlukan komitmen dan keterlibatan dari seluruh tingkatan organisasi karena arsip tercipta di semua unit kerja dan melibatkan semua pegawai.
33.

Konsep pengawasan kearsipan mencakup kegiatan memantau, menilai, dan mengoreksi pengelolaan arsip agar sesuai dengan standar yang ditetapkan. Konsep ini paling erat kaitannya dengan fungsi manajemen, yaitu…

  • A. Perencanaan
  • B. Pengendalian
  • C. Pengorganisasian
  • D. Pengarahan
Jawaban: B. Pengendalian.
Pengawasan kearsipan yang mencakup pemantauan, penilaian, dan koreksi agar sesuai standar merupakan penerapan dari fungsi pengendalian dalam manajemen.
34.

Nilai primer rekod/arsip adalah nilai yang berkaitan dengan…

  • A. Kepentingan penelitian ilmiah dan sejarah di masa mendatang
  • B. Kebutuhan generasi berikutnya untuk memahami masa lalu
  • C. Kepentingan organisasi pencipta arsip untuk kegiatan operasionalnya
  • D. Kepentingan masyarakat luas sebagai warisan budaya bangsa
Jawaban: C. Kepentingan organisasi pencipta arsip untuk kegiatan operasionalnya.
Nilai primer arsip adalah nilai yang berkaitan dengan kepentingan organisasi pencipta arsip itu sendiri, yaitu untuk mendukung kegiatan administrasi dan operasional sehari-hari.
35.

Jadwal Retensi Arsip (JRA) dalam organisasi berfungsi sebagai…

  • A. Pedoman yang menentukan berapa lama suatu arsip harus disimpan dan apa disposisi akhirnya
  • B. Daftar nama pegawai yang bertanggung jawab atas setiap jenis arsip
  • C. Formulir permintaan peminjaman arsip kepada unit kearsipan
  • D. Laporan bulanan tentang jumlah arsip yang dihasilkan setiap unit kerja
Jawaban: A. Pedoman yang menentukan berapa lama suatu arsip harus disimpan dan apa disposisi akhirnya.
JRA adalah dokumen yang memuat jadwal penyimpanan arsip berdasarkan jenisnya serta menentukan tindakan disposisi akhir, yaitu pemusnahan atau penyerahan sebagai arsip permanen.
36.

Suatu instansi pemerintah daerah ingin meningkatkan pengelolaan arsip keuangannya. Langkah pertama yang sebaiknya dilakukan adalah…

  • A. Langsung membeli sistem perangkat lunak kearsipan termahal
  • B. Merekrut pegawai baru khusus untuk menangani arsip keuangan
  • C. Memindahkan semua arsip keuangan lama ke gudang penyimpanan
  • D. Melakukan inventarisasi dan penilaian kondisi arsip keuangan yang ada saat ini
Jawaban: D. Melakukan inventarisasi dan penilaian kondisi arsip keuangan yang ada saat ini.
Langkah pertama yang tepat dalam meningkatkan pengelolaan arsip adalah melakukan inventarisasi untuk mengetahui kondisi awal, sehingga kebutuhan dan prioritas perbaikan dapat diidentifikasi dengan tepat.
37.

Arsip vital organisasi adalah arsip yang jika hilang atau rusak akan…

  • A. Menyebabkan ketidaknyamanan sementara bagi pegawai
  • B. Mengancam kelangsungan hidup organisasi atau tidak dapat digantikan
  • C. Mengurangi produktivitas unit kerja tertentu untuk sementara waktu
  • D. Memengaruhi reputasi organisasi di mata publik secara negatif
Jawaban: B. Mengancam kelangsungan hidup organisasi atau tidak dapat digantikan.
Arsip vital adalah arsip yang sangat penting sehingga apabila hilang atau rusak dapat mengancam kelangsungan kegiatan organisasi atau hak-hak pihak yang terkait, dan tidak dapat diperbaiki atau digantikan.
38.

Dalam konteks sumber daya manusia kearsipan, pengembangan kompetensi arsiparis dapat dilakukan melalui…

  • A. Pemberian tunjangan finansial yang lebih tinggi tanpa program pelatihan
  • B. Rotasi jabatan ke bidang non-kearsipan secara berkala
  • C. Pendidikan formal, pelatihan teknis, dan sertifikasi kompetensi kearsipan
  • D. Penambahan jam kerja tanpa program pengembangan yang terstruktur
Jawaban: C. Pendidikan formal, pelatihan teknis, dan sertifikasi kompetensi kearsipan.
Pengembangan kompetensi arsiparis dilakukan melalui jalur pendidikan formal, pelatihan teknis kearsipan, dan sertifikasi profesi untuk meningkatkan standar kompetensi secara terukur.
39.

Kondisi lingkungan penyimpanan arsip kertas yang ideal untuk mencegah kerusakan meliputi…

  • A. Suhu dan kelembaban yang terkontrol, bebas dari cahaya langsung, serangga, dan jamur
  • B. Ruangan yang luas dengan ventilasi terbuka dan pencahayaan alami yang kuat
  • C. Suhu tinggi untuk membunuh mikroorganisme perusak dokumen
  • D. Kelembaban tinggi untuk menjaga kertas agar tidak rapuh dan mudah patah
Jawaban: A. Suhu dan kelembaban yang terkontrol, bebas dari cahaya langsung, serangga, dan jamur.
Arsip kertas memerlukan kondisi penyimpanan dengan suhu dan kelembaban yang terkontrol, terlindung dari cahaya langsung, serangga, jamur, dan kontaminan lain yang dapat merusak fisik dokumen.
40.

Organisasi yang ingin menerapkan sistem kearsipan berbasis elektronik harus mempertimbangkan aspek migrasi data, yaitu…

  • A. Pemindahan pegawai kearsipan ke unit kerja yang berbeda
  • B. Pengiriman dokumen fisik ke lembaga kearsipan daerah
  • C. Pergantian perangkat keras komputer setiap dua tahun sekali
  • D. Proses pemindahan data arsip dari format atau sistem lama ke format atau sistem baru agar tetap dapat diakses
Jawaban: D. Proses pemindahan data arsip dari format atau sistem lama ke format atau sistem baru agar tetap dapat diakses.
Migrasi data dalam konteks kearsipan elektronik adalah proses memindahkan arsip dari format atau sistem yang sudah usang ke format atau sistem yang baru agar arsip tetap dapat dibaca dan diakses.
41.

Dalam pengawasan kearsipan, indikator kinerja sistem kearsipan yang paling mendasar adalah…

  • A. Jumlah arsip yang berhasil didigitalisasi dalam satu tahun
  • B. Kecepatan dan ketepatan temu kembali arsip yang dibutuhkan
  • C. Besar anggaran yang digunakan untuk pembelian peralatan arsip
  • D. Jumlah pengaduan pegawai terhadap sistem kearsipan yang ada
Jawaban: B. Kecepatan dan ketepatan temu kembali arsip yang dibutuhkan.
Kecepatan dan ketepatan dalam menemukan kembali arsip merupakan indikator kinerja utama sistem kearsipan karena menunjukkan efektivitas pengelolaan arsip dalam mendukung kegiatan organisasi.
42.

Rekod/arsip yang tercipta dari kegiatan keuangan organisasi harus dikelola dengan memperhatikan prinsip…

  • A. Kerahasiaan mutlak sehingga tidak dapat diakses oleh siapapun
  • B. Kebebasan akses tanpa pembatasan bagi semua pihak yang berkepentingan
  • C. Transparansi yang seimbang dengan kerahasiaan sesuai peraturan yang berlaku
  • D. Penghapusan segera setelah laporan keuangan tahunan disusun
Jawaban: C. Transparansi yang seimbang dengan kerahasiaan sesuai peraturan yang berlaku.
Arsip keuangan harus dikelola dengan memperhatikan keseimbangan antara prinsip transparansi untuk akuntabilitas publik dan kerahasiaan informasi keuangan sensitif, sesuai peraturan yang berlaku.
43.

Program pengawasan kearsipan yang komprehensif harus mencakup pengawasan terhadap…

  • A. Penciptaan, penggunaan, pemeliharaan, dan disposisi arsip secara menyeluruh
  • B. Hanya arsip yang berusia lebih dari sepuluh tahun
  • C. Arsip yang berada di unit kearsipan pusat saja
  • D. Hanya arsip dinamis yang masih aktif digunakan
Jawaban: A. Penciptaan, penggunaan, pemeliharaan, dan disposisi arsip secara menyeluruh.
Pengawasan kearsipan yang komprehensif harus meliputi seluruh siklus hidup arsip, mulai dari penciptaan, penggunaan, pemeliharaan, hingga disposisi akhir berupa pemusnahan atau penyimpanan permanen.
44.

Perbandingan antara sistem kearsipan sentralisasi dan desentralisasi menunjukkan bahwa keunggulan sistem sentralisasi adalah…

  • A. Memudahkan setiap unit kerja untuk mengelola arsipnya secara mandiri
  • B. Mempercepat proses penciptaan arsip di tingkat unit kerja
  • C. Mengurangi kebutuhan akan kebijakan dan prosedur yang seragam
  • D. Memungkinkan pengendalian yang lebih ketat dan konsistensi standar pengelolaan arsip
Jawaban: D. Memungkinkan pengendalian yang lebih ketat dan konsistensi standar pengelolaan arsip.
Sistem sentralisasi memungkinkan pengendalian terpusat yang lebih ketat serta penerapan standar yang konsisten dalam pengelolaan arsip di seluruh unit organisasi.
45.

Pengawasan kearsipan yang dilakukan oleh ANRI terhadap lembaga-lembaga negara merupakan bentuk pengawasan…

  • A. Pengawasan fungsional internal
  • B. Pengawasan kearsipan eksternal oleh lembaga pembina
  • C. Pengawasan melekat dari atasan langsung
  • D. Pengawasan legislatif oleh Dewan Perwakilan Rakyat
Jawaban: B. Pengawasan kearsipan eksternal oleh lembaga pembina.
ANRI sebagai lembaga pembina kearsipan nasional melaksanakan pengawasan kearsipan secara eksternal terhadap lembaga-lembaga negara untuk memastikan pengelolaan arsip sesuai standar nasional.
46.

Dalam proses pemusnahan arsip, dokumen yang wajib dibuat sebagai bukti pelaksanaan adalah…

  • A. Surat permohonan kepada pimpinan untuk melakukan pemusnahan
  • B. Laporan inventarisasi kondisi fisik arsip yang akan dimusnahkan
  • C. Berita acara pemusnahan arsip yang ditandatangani oleh pejabat berwenang
  • D. Surat rekomendasi dari lembaga kearsipan provinsi setempat
Jawaban: C. Berita acara pemusnahan arsip yang ditandatangani oleh pejabat berwenang.
Pemusnahan arsip harus didokumentasikan dalam bentuk berita acara yang ditandatangani oleh pejabat yang berwenang sebagai bukti sah bahwa pemusnahan telah dilaksanakan sesuai prosedur.
47.

Sebuah organisasi nirlaba menemukan bahwa arsip kepegawaiannya tidak terorganisir dengan baik sehingga sering terjadi kesalahan dalam pembayaran tunjangan. Analisis yang paling tepat terhadap kondisi ini adalah…

  • A. Kegagalan pengelolaan rekod/arsip pegawai berdampak langsung pada akurasi layanan kepegawaian dan berpotensi merugikan hak pegawai
  • B. Masalah ini sepenuhnya disebabkan oleh kesalahan sistem akuntansi keuangan organisasi
  • C. Kondisi ini menunjukkan kurangnya motivasi kerja pegawai di unit kepegawaian
  • D. Permasalahan ini hanya bersifat teknis dan tidak berhubungan dengan pengelolaan arsip
Jawaban: A. Kegagalan pengelolaan rekod/arsip pegawai berdampak langsung pada akurasi layanan kepegawaian dan berpotensi merugikan hak pegawai.
Arsip kepegawaian yang tidak terorganisir akan menyebabkan informasi yang tidak akurat, berdampak langsung pada kualitas layanan kepegawaian termasuk pembayaran tunjangan yang seharusnya menjadi hak pegawai.
48.

Penerapan sistem arsip yang baru dalam suatu organisasi memerlukan tahap sosialisasi kepada seluruh pegawai. Tujuan utama tahap ini adalah…

  • A. Meningkatkan anggaran yang dialokasikan untuk kegiatan kearsipan
  • B. Memperkenalkan staf kearsipan baru kepada seluruh pegawai organisasi
  • C. Mengurangi jumlah arsip yang harus dikelola oleh setiap unit kerja
  • D. Memastikan seluruh pegawai memahami dan dapat menggunakan sistem arsip yang baru dengan benar
Jawaban: D. Memastikan seluruh pegawai memahami dan dapat menggunakan sistem arsip yang baru dengan benar.
Sosialisasi sistem arsip baru bertujuan agar semua pegawai memahami kebijakan, prosedur, dan cara menggunakan sistem baru tersebut secara benar dan konsisten.
49.

Perbedaan antara arsip dinamis dan arsip statis terletak pada…

  • A. Jenis media penyimpanan yang digunakan untuk menyimpannya
  • B. Tingkat penggunaan dan keterlibatannya dalam kegiatan operasional organisasi
  • C. Usia arsip dihitung dari tanggal penciptaannya
  • D. Instansi yang bertanggung jawab atas penyimpanannya
Jawaban: B. Tingkat penggunaan dan keterlibatannya dalam kegiatan operasional organisasi.
Arsip dinamis masih aktif digunakan dalam kegiatan operasional organisasi pencipta, sedangkan arsip statis sudah tidak lagi digunakan secara langsung dan memiliki nilai sejarah atau penelitian.
50.

Evaluasi terhadap program kearsipan yang komprehensif mengharuskan penilai untuk membandingkan kondisi aktual pengelolaan arsip dengan…

  • A. Kondisi kearsipan organisasi lain yang dianggap lebih maju
  • B. Harapan dan keinginan pribadi pimpinan organisasi
  • C. Standar, kebijakan, prosedur, dan peraturan kearsipan yang berlaku
  • D. Anggaran yang telah diinvestasikan dalam program kearsipan
Jawaban: C. Standar, kebijakan, prosedur, dan peraturan kearsipan yang berlaku.
Evaluasi program kearsipan yang objektif harus menggunakan standar, kebijakan, prosedur, dan peraturan kearsipan yang berlaku sebagai tolok ukur, bukan perbandingan subjektif atau anggaran semata.

Konsistensi berlatih dengan Soal UO UT maupun soal dari sesi sebelumnya terbukti membuat mahasiswa lebih adaptif terhadap berbagai format ujian yang berlaku di UT. Perlu kamu tahu, UT mengenal beberapa skema penilaian, antara lain Ujian Tatap Muka (UTM) yang diselenggarakan langsung di lokasi ujian, Ujian Online (UO).

Setiap modul yang kamu baca dan setiap soal yang kamu kerjakan adalah bagian dari proses yang tidak sia-sia. Semoga persiapanmu menghadapi Soal UAS UT ASIP4425 Pengawasan Kearsipan berbuah nilai yang membanggakan dan membuka jalan menuju pencapaian akademik terbaikmu.

Bagikan

error: Content is protected !!