Soalut.com gratis berkat dukungan kamu. Bantu kami tetap online.❤ Gratis selamanya

Donasi sekarang

Soal UAS UT ASIP4435 Panduan Praktik Kerja Kearsipan dan Kunci Jawaban

Soal UAS UT ASIP4435 Panduan Praktik Kerja Kearsipan dan Kunci Jawaban
Soal UT ASIP4435 Panduan Praktik Kerja Kearsipan

Bagi mahasiswa Universitas Terbuka, masa UAS bukan sekadar jadwal ujian di kalender. Tantangan terbesarnya bukan rasa malas, melainkan bagaimana mengolah tumpukan modul menjadi pemahaman yang benar-benar siap digunakan saat mengerjakan Soal UAS UT ASIP4435 Panduan Praktik Kerja Kearsipan.

Mata kuliah ASIP4435 bukan mata kuliah biasa yang bisa dilewati dengan hafalan instan. Materi di dalamnya mencakup praktik nyata dunia kearsipan, mulai dari pengelolaan dokumen hingga prosedur kerja yang terstandarisasi. Mahasiswa dituntut memahami konsep secara menyeluruh, bukan hanya tahu teorinya di permukaan.

Latihan mengerjakan Soal UAS UT adalah cara paling efektif untuk mengukur seberapa jauh pemahamanmu. Dengan rutin berlatih, kamu bisa mengenali pola soal yang sering muncul, melatih kecepatan berpikir, dan menemukan celah materi yang belum dikuasai.

Catatan: Soal-soal ini akan terus diperbarui mengikuti modul terbaru Universitas Terbuka.

Soal UT ASIP4435 Panduan Praktik Kerja Kearsipan

1.

Mata kuliah ASIP4435 Panduan dan Pedoman Praktik Kerja Kearsipan merupakan mata kuliah yang dirancang khusus untuk program studi…

  • A. D-III Kearsipan Universitas Terbuka
  • B. D-IV Kearsipan Universitas Terbuka
  • C. S1 Ilmu Perpustakaan Universitas Terbuka
  • D. S2 Manajemen Kearsipan Universitas Terbuka
Jawaban: B. D-IV Kearsipan Universitas Terbuka.
Mata kuliah ASIP4435 Panduan dan Pedoman Praktik Kerja Kearsipan (PKK-ASIP4435) secara khusus dirancang untuk mahasiswa program D-IV Kearsipan Universitas Terbuka sebagaimana tercantum dalam prosedur umum pelaksanaan PKK.
2.

Singkatan PKK-ASIP4435 dalam konteks mata kuliah ini merujuk pada…

  • A. Praktik Kerja Kearsipan mata kuliah ASIP4435
  • B. Panduan Kerja Kearsipan ASIP4435
  • C. Pedoman Kerja Kearsipan ASIP4435
  • D. Program Kerja Kearsipan ASIP4435
Jawaban: A. Praktik Kerja Kearsipan mata kuliah ASIP4435.
PKK-ASIP4435 adalah singkatan dari Praktik Kerja Kearsipan yang merupakan nama resmi kegiatan praktik lapangan dalam mata kuliah ASIP4435 di program D-IV Kearsipan UT.
3.

Prosedur umum pelaksanaan PKK-ASIP4435 diatur dalam modul pendahuluan untuk memberikan gambaran kepada mahasiswa tentang…

  • A. Teori kearsipan yang akan dipraktikkan di lapangan
  • B. Sejarah perkembangan kearsipan di Indonesia
  • C. Alur dan tata cara pelaksanaan praktik kerja kearsipan secara menyeluruh
  • D. Kompetensi akademik yang harus dimiliki mahasiswa
Jawaban: C. Alur dan tata cara pelaksanaan praktik kerja kearsipan secara menyeluruh.
Prosedur umum dalam pendahuluan modul berfungsi memberikan pemahaman menyeluruh kepada mahasiswa mengenai alur, mekanisme, dan tata cara pelaksanaan PKK dari awal hingga akhir.
4.

Dalam panduan pelaksanaan PKK-ASIP4435, persyaratan peserta praktik kerja kearsipan ditujukan untuk memastikan bahwa mahasiswa yang mengikuti praktik telah…

  • A. Mendapatkan izin dari lembaga kearsipan setempat
  • B. Menyelesaikan seluruh tugas akhir program studi
  • C. Lulus ujian teori kearsipan tingkat lanjut
  • D. Memenuhi syarat akademik dan administratif yang ditetapkan program
Jawaban: D. Memenuhi syarat akademik dan administratif yang ditetapkan program.
Persyaratan peserta PKK ditetapkan untuk menjamin bahwa mahasiswa telah memenuhi kualifikasi akademik maupun administratif yang diperlukan sebelum melaksanakan praktik kerja di lapangan.
5.

Tahap persiapan praktik kerja kearsipan merupakan bagian penting yang harus dilalui mahasiswa sebelum terjun ke lapangan karena bertujuan untuk…

  • A. Menyusun laporan akhir kegiatan praktik secara lengkap
  • B. Membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan kesiapan teknis sebelum praktik
  • C. Menilai kemampuan mahasiswa dalam pengelolaan arsip dinamis
  • D. Mengidentifikasi lembaga yang akan menjadi mitra praktik
Jawaban: B. Membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan kesiapan teknis sebelum praktik.
Tahap persiapan dirancang untuk memberikan bekal pengetahuan, keterampilan, dan kesiapan teknis kepada mahasiswa agar dapat melaksanakan praktik kerja kearsipan dengan optimal di lapangan.
6.

Pelaksanaan praktik kerja kearsipan dalam modul PKK-ASIP4435 diatur secara terstruktur agar mahasiswa dapat…

  • A. Memperoleh nilai akademik tertinggi dalam program studi
  • B. Mengembangkan kemampuan menulis karya ilmiah di bidang kearsipan
  • C. Menerapkan kompetensi kearsipan secara langsung di lembaga atau instansi
  • D. Menghafal prosedur kearsipan dari berbagai referensi internasional
Jawaban: C. Menerapkan kompetensi kearsipan secara langsung di lembaga atau instansi.
Pelaksanaan praktik kerja kearsipan bertujuan utama untuk memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam menerapkan kompetensi kearsipan yang telah dipelajari secara langsung di instansi atau lembaga tempat praktik.
7.

Lampiran dalam BMP ASIP4435 berfungsi sebagai dokumen pendukung yang digunakan mahasiswa selama pelaksanaan praktik kerja kearsipan, antara lain berupa…

  • A. Formulir, contoh dokumen, dan instrumen yang diperlukan dalam praktik
  • B. Daftar referensi buku kearsipan yang wajib dibaca mahasiswa
  • C. Biografi tokoh-tokoh kearsipan nasional dan internasional
  • D. Jadwal kuliah dan kalender akademik program D-IV Kearsipan
Jawaban: A. Formulir, contoh dokumen, dan instrumen yang diperlukan dalam praktik.
Lampiran dalam BMP ASIP4435 memuat berbagai formulir, contoh dokumen, dan instrumen pendukung yang dibutuhkan mahasiswa selama pelaksanaan praktik kerja kearsipan di lapangan.
8.

Mahasiswa D-IV Kearsipan yang akan mengikuti PKK-ASIP4435 perlu memahami prosedur umum pelaksanaan agar…

  • A. Dapat mengganti lembaga tempat praktik sesuai keinginan pribadi
  • B. Bisa melewati tahap persiapan yang dianggap tidak perlu
  • C. Mampu menyelesaikan praktik dalam waktu lebih singkat dari ketentuan
  • D. Dapat mengikuti setiap tahap pelaksanaan secara tepat dan tertib sesuai panduan
Jawaban: D. Dapat mengikuti setiap tahap pelaksanaan secara tepat dan tertib sesuai panduan.
Pemahaman terhadap prosedur umum PKK bertujuan agar mahasiswa mampu mengikuti setiap tahap pelaksanaan secara tertib, tepat, dan sesuai dengan panduan yang telah ditetapkan oleh program studi.
9.

Materi praktik kerja kearsipan yang tercantum dalam Lampiran 6 BMP ASIP4435 berfungsi sebagai…

  • A. Laporan akhir yang harus dikumpulkan oleh mahasiswa
  • B. Panduan materi yang menjadi acuan kegiatan praktik di lapangan
  • C. Daftar nilai ujian akhir semester mahasiswa peserta PKK
  • D. Instrumen penilaian yang digunakan oleh penguji luar
Jawaban: B. Panduan materi yang menjadi acuan kegiatan praktik di lapangan.
Lampiran 6 yang memuat materi praktik kerja kearsipan berfungsi sebagai panduan dan acuan bagi mahasiswa dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan praktik secara nyata di instansi atau lembaga kearsipan.
10.

Edisi kedua BMP ASIP4435 menunjukkan bahwa panduan dan pedoman praktik kerja kearsipan telah mengalami…

  • A. Perubahan program studi dari D-III menjadi D-IV Kearsipan
  • B. Penambahan mata kuliah baru dalam kurikulum kearsipan
  • C. Pembaruan dan penyempurnaan dari edisi sebelumnya
  • D. Penggantian seluruh konten dengan materi kearsipan digital
Jawaban: C. Pembaruan dan penyempurnaan dari edisi sebelumnya.
Status “Edisi 2” pada BMP ASIP4435 mengindikasikan bahwa buku tersebut telah mengalami revisi dan penyempurnaan dari edisi pertama untuk meningkatkan kualitas materi serta relevansinya dengan perkembangan praktik kearsipan.
11.

Dalam konteks PKK-ASIP4435, pengertian “persiapan praktik kerja kearsipan” mencakup kegiatan yang dilakukan mahasiswa…

  • A. Sebelum kegiatan praktik dimulai, meliputi pembekalan dan pemenuhan persyaratan
  • B. Saat praktik berlangsung, meliputi pencatatan dan pelaporan kegiatan harian
  • C. Setelah praktik selesai, meliputi penyusunan laporan dan evaluasi diri
  • D. Sepanjang program studi, meliputi pengumpulan portofolio kearsipan
Jawaban: A. Sebelum kegiatan praktik dimulai, meliputi pembekalan dan pemenuhan persyaratan.
Persiapan praktik kerja kearsipan adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan mahasiswa sebelum praktik dimulai, mencakup pembekalan materi, pemenuhan persyaratan administrasi, dan berbagai kesiapan lainnya.
12.

Praktik kerja kearsipan pada program D-IV Kearsipan UT secara umum dilaksanakan di…

  • A. Kampus pusat Universitas Terbuka secara tatap muka penuh
  • B. Laboratorium virtual yang disediakan oleh UT secara daring
  • C. Perpustakaan daerah yang ditunjuk oleh pemerintah provinsi
  • D. Lembaga atau instansi kearsipan yang relevan dengan bidang studi
Jawaban: D. Lembaga atau instansi kearsipan yang relevan dengan bidang studi.
Praktik kerja kearsipan dilaksanakan di lembaga atau instansi yang memiliki fungsi dan kegiatan kearsipan yang relevan, sehingga mahasiswa dapat memperoleh pengalaman kerja nyata sesuai kompetensi yang dipelajari.
13.

Salah satu tujuan utama pelaksanaan PKK-ASIP4435 bagi mahasiswa D-IV Kearsipan adalah untuk…

  • A. Memenuhi kewajiban menghadiri perkuliahan tatap muka wajib semester akhir
  • B. Mengintegrasikan teori dan praktik kearsipan dalam situasi kerja nyata
  • C. Mendapatkan sertifikat kompetensi dari Arsip Nasional Republik Indonesia
  • D. Menyelesaikan tugas akhir berupa penelitian tentang manajemen arsip
Jawaban: B. Mengintegrasikan teori dan praktik kearsipan dalam situasi kerja nyata.
Tujuan utama PKK adalah memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengintegrasikan pengetahuan teoritis kearsipan yang telah dipelajari dengan praktik nyata di lapangan, sehingga kompetensi profesional mereka terbentuk secara utuh.
14.

Dalam panduan PKK-ASIP4435, persyaratan administrasi yang harus dipenuhi mahasiswa sebelum mengikuti praktik kerja kearsipan berfungsi untuk…

  • A. Mempersingkat durasi pelaksanaan praktik di lapangan
  • B. Menentukan nilai akhir mahasiswa secara otomatis
  • C. Memastikan kelayakan mahasiswa untuk mengikuti kegiatan praktik
  • D. Menggantikan ujian teori yang seharusnya ditempuh mahasiswa
Jawaban: C. Memastikan kelayakan mahasiswa untuk mengikuti kegiatan praktik.
Persyaratan administrasi ditetapkan sebagai mekanisme seleksi dan verifikasi untuk memastikan bahwa mahasiswa yang mengikuti praktik kerja kearsipan telah memenuhi standar kelayakan yang diperlukan.
15.

Struktur BMP ASIP4435 yang mencakup pendahuluan, panduan pelaksanaan, dan lampiran-lampiran menggambarkan bahwa buku ini dirancang sebagai…

  • A. Panduan praktis yang komprehensif untuk seluruh proses PKK dari awal hingga akhir
  • B. Buku teks teoritis yang membahas konsep kearsipan secara mendalam
  • C. Kumpulan artikel ilmiah tentang pengelolaan arsip di Indonesia
  • D. Modul persiapan ujian sertifikasi arsiparis tingkat nasional
Jawaban: A. Panduan praktis yang komprehensif untuk seluruh proses PKK dari awal hingga akhir.
Struktur BMP yang mencakup pendahuluan, prosedur, panduan pelaksanaan, dan lampiran menunjukkan bahwa buku ini dirancang sebagai panduan praktis yang menyeluruh untuk mendampingi mahasiswa melalui seluruh tahapan PKK.
16.

Mahasiswa yang belum memenuhi persyaratan peserta PKK-ASIP4435 sebaiknya mengambil tindakan…

  • A. Langsung mendaftarkan diri ke lembaga tempat praktik tanpa menunggu konfirmasi
  • B. Meminta dispensasi khusus kepada dosen pembimbing akademik
  • C. Mengikuti praktik terlebih dahulu sambil melengkapi persyaratan secara bertahap
  • D. Melengkapi persyaratan yang kurang sebelum mendaftarkan diri mengikuti PKK
Jawaban: D. Melengkapi persyaratan yang kurang sebelum mendaftarkan diri mengikuti PKK.
Sesuai panduan PKK, mahasiswa wajib memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan terlebih dahulu sebelum dapat mendaftarkan diri dan mengikuti kegiatan praktik kerja kearsipan.
17.

Dalam pelaksanaan praktik kerja kearsipan, peran pembimbing dari pihak lembaga tempat praktik adalah untuk…

  • A. Memberikan nilai akhir mata kuliah kepada mahasiswa peserta PKK
  • B. Membimbing dan mengarahkan mahasiswa dalam kegiatan praktik di lapangan
  • C. Menggantikan fungsi dosen pembimbing dari Universitas Terbuka
  • D. Menyusun kurikulum praktik sesuai kebutuhan lembaga secara mandiri
Jawaban: B. Membimbing dan mengarahkan mahasiswa dalam kegiatan praktik di lapangan.
Pembimbing dari lembaga tempat praktik bertugas membimbing, mengarahkan, dan mengawasi mahasiswa dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan praktik kearsipan yang relevan sesuai panduan yang telah ditetapkan.
18.

Lampiran 1 dalam BMP ASIP4435 yang berada pada halaman 1.10 kemungkinan besar memuat…

  • A. Daftar pustaka lengkap referensi kearsipan yang digunakan dalam modul
  • B. Glosarium istilah-istilah kearsipan untuk mahasiswa tingkat lanjut
  • C. Formulir atau dokumen pendukung awal yang digunakan dalam proses PKK
  • D. Indeks kata kunci materi kearsipan dari seluruh modul program studi
Jawaban: C. Formulir atau dokumen pendukung awal yang digunakan dalam proses PKK.
Lampiran 1 yang berada di bagian awal (halaman 1.10) lazimnya memuat formulir atau dokumen pendukung tahap awal seperti surat permohonan, formulir pendaftaran, atau dokumen sejenis yang digunakan dalam proses PKK.
19.

Ketika seorang mahasiswa D-IV Kearsipan sedang berada di tahap “pelaksanaan praktik kerja kearsipan”, kegiatan yang paling tepat ia lakukan adalah…

  • A. Melaksanakan tugas-tugas kearsipan sesuai materi praktik yang telah ditetapkan di instansi
  • B. Mempelajari kembali teori kearsipan dari BMP sebelum mengerjakan tugas apapun
  • C. Mengumpulkan formulir-formulir persyaratan yang belum diserahkan kepada program studi
  • D. Mendiskusikan rencana penempatan praktik dengan koordinator program studi
Jawaban: A. Melaksanakan tugas-tugas kearsipan sesuai materi praktik yang telah ditetapkan di instansi.
Pada tahap pelaksanaan, mahasiswa sudah berada di instansi dan bertugas untuk mengerjakan tugas-tugas kearsipan sesuai dengan materi praktik yang telah ditetapkan dalam panduan PKK-ASIP4435.
20.

Keberadaan lampiran yang cukup banyak (Lampiran 1 hingga Lampiran 6) dalam BMP ASIP4435 mencerminkan bahwa PKK-ASIP4435 adalah mata kuliah yang…

  • A. Bersifat teoritis dan memerlukan banyak referensi bacaan tambahan
  • B. Hanya dapat diikuti oleh mahasiswa yang sudah bekerja di lembaga kearsipan
  • C. Berfokus pada penelitian kuantitatif di bidang manajemen rekod
  • D. Memerlukan banyak dokumen pendukung dan instrumen teknis dalam pelaksanaannya
Jawaban: D. Memerlukan banyak dokumen pendukung dan instrumen teknis dalam pelaksanaannya.
Banyaknya lampiran dalam BMP ASIP4435 mencerminkan sifat mata kuliah ini yang praktis dan operasional, sehingga memerlukan berbagai dokumen pendukung, formulir, dan instrumen teknis yang beragam untuk menunjang pelaksanaan PKK.
21.

Dalam konteks panduan PKK-ASIP4435, istilah “persyaratan peserta” berbeda dari “persiapan praktik” karena…

  • A. Persyaratan peserta dilakukan setelah praktik selesai, sedangkan persiapan dilakukan saat praktik berlangsung
  • B. Persyaratan peserta adalah kondisi yang harus dipenuhi untuk dapat mendaftar, sedangkan persiapan adalah aktivitas yang dilakukan setelah diterima sebagai peserta
  • C. Persyaratan peserta bersifat opsional, sedangkan persiapan bersifat wajib bagi semua mahasiswa
  • D. Persyaratan peserta ditentukan oleh lembaga tempat praktik, sedangkan persiapan ditentukan oleh universitas
Jawaban: B. Persyaratan peserta adalah kondisi yang harus dipenuhi untuk dapat mendaftar, sedangkan persiapan adalah aktivitas yang dilakukan setelah diterima sebagai peserta.
Persyaratan peserta merupakan prasyarat atau kondisi awal yang wajib dipenuhi mahasiswa agar dapat mendaftar PKK, sementara persiapan praktik adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan mahasiswa setelah dinyatakan memenuhi syarat dan diterima sebagai peserta.
22.

Apabila seorang mahasiswa telah menyelesaikan seluruh tahap pelaksanaan praktik kerja kearsipan namun belum menyusun laporan, maka mahasiswa tersebut belum menyelesaikan PKK karena…

  • A. Laporan tidak diperlukan apabila mahasiswa sudah mendapat penilaian dari pembimbing lapangan
  • B. Laporan hanya merupakan syarat formalitas tanpa pengaruh pada nilai akhir
  • C. Penyusunan laporan merupakan bagian integral dari keseluruhan rangkaian PKK yang wajib diselesaikan
  • D. Laporan hanya diperlukan oleh mahasiswa yang mengalami kendala selama praktik berlangsung
Jawaban: C. Penyusunan laporan merupakan bagian integral dari keseluruhan rangkaian PKK yang wajib diselesaikan.
Laporan PKK merupakan bagian tidak terpisahkan dari keseluruhan proses praktik kerja kearsipan. Tanpa laporan, mahasiswa dianggap belum menyelesaikan seluruh rangkaian PKK secara tuntas.
23.

Panduan pelaksanaan praktik kerja kearsipan D-IV Kearsipan dalam BMP ASIP4435 membedakan antara panduan umum dan teknis agar mahasiswa dapat…

  • A. Memahami kerangka besar PKK sekaligus menguasai prosedur teknis secara rinci
  • B. Memilih antara mengikuti panduan umum atau teknis sesuai preferensi pribadi
  • C. Menghindari duplikasi kegiatan antara teori di kelas dan praktik di lapangan
  • D. Menyesuaikan panduan dengan kebijakan lembaga tempat praktik secara mandiri
Jawaban: A. Memahami kerangka besar PKK sekaligus menguasai prosedur teknis secara rinci.
Pembedaan antara panduan umum dan teknis dirancang agar mahasiswa memiliki pemahaman ganda, yaitu memahami kerangka dan tujuan besar PKK secara konseptual sekaligus menguasai prosedur teknis pelaksanaannya secara detail.
24.

Dalam panduan PKK-ASIP4435, kegiatan pembekalan pra-praktik diberikan kepada mahasiswa dengan tujuan utama untuk…

  • A. Menggantikan kegiatan belajar mandiri yang belum sempat diselesaikan mahasiswa
  • B. Mengevaluasi kemampuan awal mahasiswa sebelum menentukan tempat praktik
  • C. Memperkenalkan dosen pembimbing kepada pihak lembaga tempat praktik
  • D. Menyiapkan mahasiswa secara mental, teknis, dan administratif sebelum terjun ke lapangan
Jawaban: D. Menyiapkan mahasiswa secara mental, teknis, dan administratif sebelum terjun ke lapangan.
Pembekalan pra-praktik bertujuan menyiapkan mahasiswa secara komprehensif, mencakup kesiapan mental menghadapi lingkungan kerja nyata, kesiapan teknis dalam menjalankan tugas kearsipan, serta kesiapan administratif dalam memenuhi semua ketentuan PKK.
25.

Jika seorang mahasiswa PKK-ASIP4435 menghadapi situasi di lapangan yang tidak sesuai dengan panduan yang ada dalam BMP, tindakan yang paling tepat adalah…

  • A. Menghentikan kegiatan praktik hingga situasi kembali sesuai panduan
  • B. Berkonsultasi dengan pembimbing dari UT maupun lembaga untuk mencari solusi
  • C. Mengubah isi laporan agar sesuai dengan panduan meskipun tidak sesuai kenyataan
  • D. Memindahkan tempat praktik ke instansi lain yang lebih sesuai panduan
Jawaban: B. Berkonsultasi dengan pembimbing dari UT maupun lembaga untuk mencari solusi.
Ketika menghadapi situasi yang tidak sesuai panduan, mahasiswa disarankan untuk berkonsultasi dengan pembimbing baik dari UT maupun dari lembaga tempat praktik guna mendapatkan arahan dan solusi yang tepat.
26.

Kegiatan praktik kerja kearsipan di instansi mencakup pengelolaan arsip aktif, antara lain meliputi…

  • A. Pemusnahan arsip yang telah melampaui jadwal retensi tanpa persetujuan pimpinan
  • B. Alih media arsip ke format digital untuk kepentingan komersial lembaga
  • C. Penciptaan, penggunaan, pemeliharaan, dan penyimpanan arsip yang masih digunakan
  • D. Pemindahan seluruh arsip instansi ke Arsip Nasional Republik Indonesia
Jawaban: C. Penciptaan, penggunaan, pemeliharaan, dan penyimpanan arsip yang masih digunakan.
Pengelolaan arsip aktif mencakup seluruh kegiatan daur hidup arsip yang masih digunakan secara aktif, yaitu penciptaan, penggunaan, pemeliharaan, dan penyimpanannya sesuai prosedur yang berlaku.
27.

Dalam kegiatan praktik kerja kearsipan, mahasiswa diharapkan mampu melakukan penyusutan arsip yang berarti…

  • A. Kegiatan pengurangan jumlah arsip melalui pemindahan, pemusnahan, atau penyerahan ke lembaga kearsipan
  • B. Proses memperkecil ukuran fisik arsip melalui kompresi atau laminasi dokumen
  • C. Kegiatan mengurangi anggaran pengelolaan arsip dengan cara efisiensi sumber daya
  • D. Proses digitalisasi arsip konvensional ke dalam format elektronik untuk menghemat ruang
Jawaban: A. Kegiatan pengurangan jumlah arsip melalui pemindahan, pemusnahan, atau penyerahan ke lembaga kearsipan.
Penyusutan arsip adalah kegiatan pengurangan jumlah arsip dengan cara pemindahan arsip inaktif dari unit pengolah ke unit kearsipan, pemusnahan arsip yang telah habis masa retensinya, atau penyerahan arsip statis ke lembaga kearsipan yang berwenang.
28.

Jadwal Retensi Arsip (JRA) merupakan instrumen yang sangat penting dalam praktik kerja kearsipan karena berfungsi sebagai…

  • A. Daftar nama pegawai yang bertanggung jawab atas pengelolaan arsip di instansi
  • B. Formulir pencatatan arsip yang masuk dan keluar dari unit kearsipan setiap hari
  • C. Anggaran biaya yang dialokasikan untuk kegiatan penyimpanan arsip tahunan
  • D. Pedoman yang menetapkan jangka waktu simpan dan nasib akhir setiap jenis arsip
Jawaban: D. Pedoman yang menetapkan jangka waktu simpan dan nasib akhir setiap jenis arsip.
JRA adalah pedoman yang ditetapkan berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang memuat jangka waktu penyimpanan setiap jenis arsip beserta nasib akhirnya, apakah dimusnahkan, dipermanenkan, atau diserahkan ke lembaga kearsipan.
29.

Dalam praktik kerja kearsipan, sistem klasifikasi arsip digunakan untuk…

  • A. Menentukan nilai guna arsip berdasarkan usia dokumen yang tersimpan
  • B. Mengelompokkan arsip berdasarkan fungsi dan kegiatan organisasi secara sistematis
  • C. Menetapkan tingkat kerahasiaan arsip berdasarkan isi dan kandungan informasinya
  • D. Menentukan anggaran yang diperlukan untuk pengadaan sarana penyimpanan arsip
Jawaban: B. Mengelompokkan arsip berdasarkan fungsi dan kegiatan organisasi secara sistematis.
Sistem klasifikasi arsip berfungsi untuk mengelompokkan arsip secara logis dan sistematis berdasarkan fungsi serta kegiatan organisasi, sehingga arsip mudah ditemukan kembali saat dibutuhkan.
30.

Seorang mahasiswa PKK menemukan arsip yang masih sering digunakan oleh unit kerja namun sudah hampir penuh di lemari penyimpanan. Langkah yang paling tepat sesuai prinsip kearsipan adalah…

  • A. Memindahkan seluruh arsip ke gudang tanpa memilah aktif atau inaktif terlebih dahulu
  • B. Memusnahkan arsip yang sudah berusia lebih dari lima tahun tanpa melihat JRA
  • C. Memilah arsip aktif dan inaktif, kemudian memindahkan arsip inaktif ke unit kearsipan
  • D. Menambah lemari penyimpanan baru untuk menampung seluruh arsip yang ada
Jawaban: C. Memilah arsip aktif dan inaktif, kemudian memindahkan arsip inaktif ke unit kearsipan.
Sesuai prinsip pengelolaan arsip, solusi yang tepat adalah memilah arsip berdasarkan frekuensi penggunaannya, kemudian memindahkan arsip yang sudah inaktif ke unit kearsipan agar ruang penyimpanan unit pengolah dapat dioptimalkan.
31.

Dalam konteks materi praktik kearsipan (Lampiran 6 BMP ASIP4435), pengelolaan arsip inaktif di unit kearsipan meliputi kegiatan…

  • A. Penerimaan, pengolahan, penyimpanan, dan layanan arsip yang sudah tidak aktif digunakan
  • B. Penciptaan, distribusi, penggunaan, dan pemusnahan arsip yang baru dibuat
  • C. Digitalisasi, unggahan, pengelolaan metadata, dan akses arsip secara daring
  • D. Pembuatan, penandatanganan, pengesahan, dan pengiriman surat resmi instansi
Jawaban: A. Penerimaan, pengolahan, penyimpanan, dan layanan arsip yang sudah tidak aktif digunakan.
Pengelolaan arsip inaktif di unit kearsipan mencakup kegiatan penerimaan arsip yang dipindahkan dari unit pengolah, pengolahan untuk memudahkan penemuan kembali, penyimpanan yang baik, serta layanan peminjaman arsip bagi yang membutuhkan.
32.

Seorang mahasiswa PKK diminta untuk membuat daftar arsip. Daftar arsip tersebut berfungsi sebagai…

  • A. Bukti pembayaran biaya penyimpanan arsip kepada instansi terkait
  • B. Formulir permintaan pembuatan arsip baru untuk kebutuhan instansi
  • C. Laporan keuangan yang mencatat nilai ekonomi dokumen yang tersimpan
  • D. Instrumen untuk mencatat dan mendeskripsikan arsip sehingga mudah ditemukan kembali
Jawaban: D. Instrumen untuk mencatat dan mendeskripsikan arsip sehingga mudah ditemukan kembali.
Daftar arsip merupakan instrumen penemuan kembali arsip yang memuat informasi deskriptif mengenai arsip yang disimpan, sehingga memudahkan penelusuran dan penemuan kembali arsip yang dibutuhkan.
33.

Dalam praktik pengelolaan arsip elektronik, mahasiswa PKK perlu memahami bahwa arsip elektronik memerlukan pengelolaan khusus karena…

  • A. Arsip elektronik tidak memiliki nilai hukum sehingga tidak perlu disimpan lama
  • B. Arsip elektronik rentan terhadap kerusakan perangkat dan perubahan teknologi yang cepat
  • C. Arsip elektronik hanya dapat dikelola oleh tenaga ahli teknologi informasi bersertifikat
  • D. Arsip elektronik selalu bersifat rahasia sehingga tidak dapat diakses secara umum
Jawaban: B. Arsip elektronik rentan terhadap kerusakan perangkat dan perubahan teknologi yang cepat.
Arsip elektronik memerlukan pengelolaan khusus karena rentan terhadap berbagai risiko seperti kerusakan media penyimpanan, ancaman keamanan siber, dan ancaman obsolesens teknologi yang dapat menyebabkan arsip tidak dapat diakses di masa depan.
34.

Dalam kegiatan layanan kearsipan yang dipraktikkan mahasiswa PKK, asas layanan yang harus diutamakan adalah…

  • A. Kecepatan layanan di atas segalanya meskipun prosedur administrasi diabaikan
  • B. Kerahasiaan penuh sehingga tidak ada arsip yang boleh dipinjamkan kepada siapapun
  • C. Kemudahan akses bagi yang berhak dengan tetap menjaga keamanan dan keutuhan arsip
  • D. Pembatasan akses secara ketat untuk mencegah kerusakan fisik dokumen
Jawaban: C. Kemudahan akses bagi yang berhak dengan tetap menjaga keamanan dan keutuhan arsip.
Layanan kearsipan yang baik mengedepankan kemudahan akses bagi pengguna yang berhak sesuai ketentuan, namun tetap memperhatikan aspek keamanan, kerahasiaan, dan keutuhan fisik arsip yang dikelola.
35.

Mahasiswa PKK diminta menganalisis sistem kearsipan di instansi tempat praktik dan menemukan bahwa arsip disimpan berdasarkan abjad nama pengirim. Sistem penyimpanan ini termasuk sistem…

  • A. Sistem abjad yang mengelompokkan arsip berdasarkan urutan alfabet
  • B. Sistem kronologis yang mengelompokkan arsip berdasarkan urutan waktu
  • C. Sistem subjek yang mengelompokkan arsip berdasarkan pokok masalah
  • D. Sistem geografis yang mengelompokkan arsip berdasarkan wilayah asal
Jawaban: A. Sistem abjad yang mengelompokkan arsip berdasarkan urutan alfabet.
Sistem penyimpanan berdasarkan abjad nama pengirim adalah sistem abjad, yaitu sistem yang mengelompokkan dan menyimpan arsip berdasarkan urutan alfabet dari nama atau kata tertentu yang dijadikan sebagai indeks.
36.

Dalam praktik pengelolaan surat masuk di instansi, tahap pertama yang harus dilakukan setelah surat diterima adalah…

  • A. Mendistribusikan surat langsung ke unit kerja yang dituju tanpa pencatatan
  • B. Mengarsipkan surat ke dalam folder tanpa membaca isinya terlebih dahulu
  • C. Membuat konsep balasan surat sebelum melaporkannya kepada pimpinan
  • D. Menerima dan mencatat surat pada buku agenda atau kartu kendali
Jawaban: D. Menerima dan mencatat surat pada buku agenda atau kartu kendali.
Tahap pertama dalam pengelolaan surat masuk adalah menerima dan mencatatnya pada buku agenda atau kartu kendali sebagai bukti penerimaan dan untuk memudahkan penelusuran, sebelum dilakukan proses selanjutnya.
37.

Dalam pelaksanaan PKK, mahasiswa mengamati bahwa instansi menggunakan kartu kendali untuk pengelolaan surat. Kartu kendali berbeda dari buku agenda karena kartu kendali…

  • A. Hanya digunakan untuk surat masuk, sedangkan buku agenda untuk surat keluar
  • B. Dapat sekaligus berfungsi sebagai sarana pengendalian dan penemuan kembali surat
  • C. Lebih sederhana dan tidak memerlukan pencatatan informasi yang lengkap
  • D. Wajib digunakan oleh semua instansi pemerintah tanpa terkecuali berdasarkan undang-undang
Jawaban: B. Dapat sekaligus berfungsi sebagai sarana pengendalian dan penemuan kembali surat.
Kartu kendali memiliki keunggulan dibanding buku agenda karena dapat berfungsi ganda, yaitu sebagai sarana pencatatan, pengendalian proses pengolahan surat, sekaligus alat bantu penemuan kembali surat yang diperlukan.
38.

Mahasiswa PKK diminta menganalisis sistem kearsipan instansi dan menemukan bahwa banyak arsip sulit ditemukan kembali. Kondisi ini paling mungkin disebabkan oleh…

  • A. Terlalu banyak pegawai yang bertanggung jawab dalam pengelolaan arsip
  • B. Arsip disimpan dalam lemari yang terlalu banyak dan tersebar di berbagai ruangan
  • C. Tidak adanya sistem klasifikasi dan indeks yang konsisten dalam penyimpanan arsip
  • D. Arsip terlalu sering dipinjam oleh berbagai unit kerja di instansi tersebut
Jawaban: C. Tidak adanya sistem klasifikasi dan indeks yang konsisten dalam penyimpanan arsip.
Sulitnya penemuan kembali arsip paling sering disebabkan oleh tidak adanya atau tidak konsistennya penerapan sistem klasifikasi dan indeks, sehingga arsip tidak disimpan secara teratur dan sistematis sesuai skema yang telah ditetapkan.
39.

Dalam kegiatan alih media arsip yang dilakukan selama PKK, tujuan utama dari kegiatan ini adalah…

  • A. Menjaga ketersediaan informasi arsip dengan mengubah media penyimpanannya agar lebih tahan lama
  • B. Menghapus arsip asli yang sudah dialihkan karena dianggap tidak diperlukan lagi
  • C. Mempercepat proses pemusnahan arsip yang sudah habis masa retensinya
  • D. Mengalihkan tanggung jawab pengelolaan arsip dari satu unit ke unit lainnya
Jawaban: A. Menjaga ketersediaan informasi arsip dengan mengubah media penyimpanannya agar lebih tahan lama.
Alih media arsip bertujuan utama untuk menjaga ketersediaan dan kelestarian informasi dengan memindahkan arsip ke media penyimpanan yang lebih tahan lama, lebih mudah diakses, dan lebih aman dari kerusakan.
40.

Mahasiswa PKK mengamati bahwa suatu instansi belum memiliki Jadwal Retensi Arsip. Dampak yang paling mungkin terjadi akibat ketiadaan JRA tersebut adalah…

  • A. Arsip tidak dapat disimpan dalam format digital karena tidak ada panduan teknis
  • B. Pegawai tidak dapat melakukan distribusi surat masuk secara tepat sasaran
  • C. Instansi tidak dapat mengadakan lemari arsip yang sesuai standar nasional
  • D. Instansi kesulitan melakukan penyusutan arsip secara tertib dan dapat dipertanggungjawabkan
Jawaban: D. Instansi kesulitan melakukan penyusutan arsip secara tertib dan dapat dipertanggungjawabkan.
Tanpa JRA, instansi tidak memiliki pedoman yang sah untuk menentukan kapan arsip dipindahkan, dimusnahkan, atau diserahkan ke lembaga kearsipan, sehingga penyusutan arsip tidak dapat dilakukan secara tertib, legal, dan dapat dipertanggungjawabkan.
41.

Dalam konteks praktik kerja kearsipan, yang dimaksud dengan “nilai guna arsip” adalah…

  • A. Harga jual arsip apabila dijual kepada kolektor dokumen bersejarah
  • B. Biaya yang dikeluarkan untuk mencetak dan menggandakan arsip penting
  • C. Kegunaan arsip bagi kepentingan organisasi maupun untuk kepentingan umum
  • D. Tingkat kecanggihan teknologi yang digunakan untuk menyimpan arsip
Jawaban: C. Kegunaan arsip bagi kepentingan organisasi maupun untuk kepentingan umum.
Nilai guna arsip adalah potensi kegunaan arsip baik bagi kepentingan organisasi pencipta arsip maupun bagi kepentingan masyarakat dan negara secara umum, yang menjadi dasar pertimbangan dalam menentukan retensi arsip.
42.

Nilai guna sekunder arsip berbeda dari nilai guna primer karena nilai guna sekunder berkaitan dengan…

  • A. Kepentingan operasional dan administrasi organisasi pencipta arsip itu sendiri
  • B. Kepentingan pihak lain di luar organisasi pencipta, termasuk penelitian dan kesejarahan
  • C. Biaya yang lebih murah dalam pengelolaan dibandingkan nilai guna primer
  • D. Arsip yang diciptakan pada periode waktu yang lebih baru dari arsip primer
Jawaban: B. Kepentingan pihak lain di luar organisasi pencipta, termasuk penelitian dan kesejarahan.
Nilai guna sekunder adalah kegunaan arsip bagi kepentingan pihak di luar organisasi pencipta, khususnya untuk keperluan penelitian ilmiah, pembuktian sejarah, dan kepentingan publik lainnya, sehingga arsip tersebut perlu dipermanenkan.
43.

Mahasiswa PKK mengamati kegiatan akuisisi arsip di lembaga kearsipan. Akuisisi arsip statis adalah proses…

  • A. Pembuatan salinan arsip statis untuk didistribusikan ke berbagai instansi pemerintah
  • B. Pembelian arsip statis dari kolektor swasta menggunakan anggaran negara
  • C. Pengalihan arsip statis dari satu lembaga kearsipan ke lembaga kearsipan lainnya
  • D. Pengambilalihan arsip yang memiliki nilai guna permanen untuk disimpan di lembaga kearsipan
Jawaban: D. Pengambilalihan arsip yang memiliki nilai guna permanen untuk disimpan di lembaga kearsipan.
Akuisisi arsip statis adalah proses pengambilalihan arsip yang telah dinilai memiliki nilai guna permanen dari pencipta arsip atau pemilik arsip untuk disimpan, dilestarikan, dan dimanfaatkan di lembaga kearsipan yang berwenang.
44.

Dalam praktik kerja kearsipan, pengertian arsip statis adalah arsip yang…

  • A. Tidak lagi digunakan secara langsung dalam kegiatan sehari-hari namun tetap disimpan karena nilai gunanya yang permanen
  • B. Masih aktif digunakan oleh unit kerja dalam kegiatan administrasi sehari-hari
  • C. Disimpan dalam format digital dan tidak pernah dicetak dalam bentuk fisik
  • D. Tidak dapat dipindahkan atau dimusnahkan karena bersifat rahasia negara
Jawaban: A. Tidak lagi digunakan secara langsung dalam kegiatan sehari-hari namun tetap disimpan karena nilai gunanya yang permanen.
Arsip statis adalah arsip yang sudah tidak digunakan secara langsung dalam pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi, tetapi tetap harus disimpan dan dilestarikan karena memiliki nilai guna yang abadi untuk kepentingan sejarah, penelitian, dan pembuktian.
45.

Selama PKK di lembaga kearsipan, mahasiswa mengamati kegiatan deskripsi arsip. Kegiatan ini bertujuan untuk…

  • A. Menilai kondisi fisik arsip untuk menentukan perlu atau tidaknya restorasi
  • B. Menetapkan tingkat aksesibilitas arsip berdasarkan tingkat kerahasiaannya
  • C. Membuat representasi informasi arsip agar mudah ditemukan dan digunakan kembali
  • D. Mengidentifikasi arsip yang perlu dimusnahkan berdasarkan kondisi fisiknya
Jawaban: C. Membuat representasi informasi arsip agar mudah ditemukan dan digunakan kembali.
Deskripsi arsip adalah proses pembuatan representasi informasi tentang arsip, termasuk pencatatan metadata dan kandungan informasi arsip, yang bertujuan untuk memudahkan penemuan kembali dan penggunaan arsip oleh para pengguna yang membutuhkan.
46.

Dalam konteks laporan PKK-ASIP4435, komponen laporan yang mencerminkan kemampuan analitis mahasiswa adalah…

  • A. Daftar hadir mahasiswa selama melaksanakan praktik di instansi
  • B. Analisis perbandingan antara kondisi nyata di lapangan dengan teori yang dipelajari
  • C. Daftar nama pegawai yang menjadi pembimbing selama praktik berlangsung
  • D. Dokumentasi foto kegiatan selama praktik di instansi
Jawaban: B. Analisis perbandingan antara kondisi nyata di lapangan dengan teori yang dipelajari.
Komponen laporan yang paling mencerminkan kemampuan analitis mahasiswa adalah bagian yang memuat analisis perbandingan antara kondisi aktual sistem kearsipan di lapangan dengan teori dan standar yang telah dipelajari dalam perkuliahan.
47.

Mahasiswa PKK mengamati bahwa instansi tempat praktiknya menggunakan sistem sentralisasi kearsipan. Ciri utama sistem ini adalah…

  • A. Setiap unit kerja mengelola arsipnya secara mandiri sesuai kebutuhan masing-masing
  • B. Hanya arsip elektronik yang dikelola secara terpusat, sedangkan fisik dikelola unit kerja
  • C. Pengelolaan arsip dilakukan bergantian antara unit kerja dengan unit kearsipan pusat
  • D. Seluruh arsip dari berbagai unit kerja dikelola secara terpusat oleh satu unit kearsipan
Jawaban: D. Seluruh arsip dari berbagai unit kerja dikelola secara terpusat oleh satu unit kearsipan.
Sistem sentralisasi kearsipan adalah sistem di mana pengelolaan seluruh arsip dari semua unit kerja dalam suatu organisasi dipusatkan dan dikendalikan oleh satu unit kearsipan pusat, sehingga terdapat keseragaman dalam pengelolaan.
48.

Keunggulan sistem desentralisasi dalam pengelolaan arsip dibandingkan sistem sentralisasi adalah…

  • A. Arsip lebih mudah diakses oleh unit kerja yang bersangkutan karena berada dekat dengan penggunanya
  • B. Pengelolaan arsip lebih seragam karena dikelola oleh satu petugas yang sama
  • C. Biaya pengadaan sarana kearsipan lebih rendah karena tidak perlu di setiap unit
  • D. Lebih mudah dilakukan pengawasan mutu pengelolaan arsip secara menyeluruh
Jawaban: A. Arsip lebih mudah diakses oleh unit kerja yang bersangkutan karena berada dekat dengan penggunanya.
Keunggulan utama sistem desentralisasi adalah kedekatan arsip dengan pengguna langsungnya di unit kerja, sehingga akses dan penggunaan arsip menjadi lebih cepat dan efisien untuk keperluan operasional sehari-hari.
49.

Dalam proses penilaian PKK-ASIP4435, aspek yang dinilai oleh pembimbing dari instansi tempat praktik umumnya mencakup…

  • A. Penguasaan teori kearsipan yang diperoleh mahasiswa selama perkuliahan di UT
  • B. Kemampuan menulis karya ilmiah dan laporan penelitian bidang kearsipan
  • C. Kinerja, kedisiplinan, dan kemampuan teknis mahasiswa selama praktik berlangsung
  • D. Nilai ujian tertulis yang dilaksanakan di kampus sebelum keberangkatan praktik
Jawaban: C. Kinerja, kedisiplinan, dan kemampuan teknis mahasiswa selama praktik berlangsung.
Penilaian dari pembimbing lapangan di instansi tempat praktik terutama mencakup aspek-aspek yang dapat diamati secara langsung, yaitu kinerja harian, kedisiplinan, etika kerja, dan kemampuan teknis mahasiswa dalam menjalankan tugas-tugas kearsipan.
50.

Apabila dibandingkan dengan mahasiswa yang hanya mempelajari teori kearsipan tanpa PKK, mahasiswa yang telah menyelesaikan PKK-ASIP4435 memiliki keunggulan berupa…

  • A. Penguasaan referensi kearsipan internasional yang lebih luas dan mendalam
  • B. Pengalaman nyata dalam menerapkan kompetensi kearsipan di lingkungan kerja sesungguhnya
  • C. Kemampuan menulis artikel ilmiah tentang kearsipan yang lebih baik dan sistematis
  • D. Pengetahuan regulasi kearsipan yang lebih lengkap dibandingkan mahasiswa tanpa PKK
Jawaban: B. Pengalaman nyata dalam menerapkan kompetensi kearsipan di lingkungan kerja sesungguhnya.
Keunggulan utama mahasiswa yang telah menyelesaikan PKK adalah dimilikinya pengalaman praktis nyata dalam menerapkan ilmu dan kompetensi kearsipan di lingkungan kerja yang sesungguhnya, yang tidak dapat diperoleh hanya melalui pembelajaran teori di dalam kelas.

Latihan soal juga membantu kamu beradaptasi dengan berbagai format ujian yang diterapkan UT. Ada Ujian Tatap Muka (UTM) yang mengharuskan kamu hadir langsung di lokasi ujian, ada Ujian Online (UO) yang dikerjakan melalui platform digital, dan ada Take Home Exam (THE).

Setiap sesi latihan, setiap modul yang kamu baca sampai tuntas, semua itu bukan kerja sia-sia. Hasil tidak datang dari semalam belajar, tapi dari konsistensi yang dibangun perlahan. Semoga persiapanmu menghadapi Soal UAS UT ASIP4435 Panduan Praktik Kerja Kearsipan berbuah nilai yang membanggakan.

Bagikan

error: Content is protected !!