💜 Selalu gratis

Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir!💜 Selalu gratis

🙌 Ikut Dukung

Soal UAS UT ESPA4415 Ekonomi Pertanian dan Kunci Jawaban

Aplikasi Resmi

Soalut.com — Soal Ujian UT

★★★★★ · Gratis · 9 MB · Android
Unduh
Saol UT ESPA4415 Ekonomi Pertanian
Saol UT ESPA4415 Ekonomi Pertanian

Sudahkah Anda memiliki panduan yang tepat untuk mendalami ESPA4415 Ekonomi Pertanian? Mata kuliah ini sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi mahasiswa Universitas Terbuka. Mempersiapkan diri dengan baik adalah kunci utama untuk meraih hasil optimal.

Pernahkah Anda mencari referensi latihan soal yang benar-benar relevan dengan materi kuliah? Anda bisa menemukan kumpulan Soal UT yang disusun secara sistematis untuk membantu pemahaman. Soal Ujian UT ini dirancang untuk menguji penguasaan konsep dasar ekonomi pertanian.

Tahukah Anda bahwa berlatih mengerjakan soal secara rutin dapat meningkatkan kepercayaan diri? Kunjungi juga soalut.com untuk mendapatkan akses ke berbagai Soal UAS UT sebagai simulasi menghadapi ujian akhir. Persiapan matang akan membawa Anda pada hasil yang memuaskan.

Catatan: Soal-soal ini akan terus diperbarui mengikuti modul terbaru Universitas Terbuka.

Soal UT ESPA4415 Ekonomi Pertanian

1.

Ekonomi pertanian merupakan cabang ilmu ekonomi yang mempelajari….

  • A. proses produksi tanaman pangan di lahan kering
  • B. perilaku petani dalam mengelola lahan sempit
  • C. penerapan prinsip ekonomi dalam kegiatan pertanian
  • D. sistem distribusi pupuk bersubsidi
Jawaban: C. penerapan prinsip ekonomi dalam kegiatan pertanian.
Ekonomi pertanian adalah penerapan prinsip-prinsip ekonomi untuk mengoptimalkan produksi, distribusi, dan konsumsi di sektor pertanian.
2.

Ciri utama pertanian di Indonesia pada masa sebelum revolusi hijau adalah….

  • A. penggunaan bibit unggul secara massal
  • B. subsidi pupuk kimia oleh pemerintah
  • C. sistem pertanian tradisional dengan lahan sempit
  • D. mekanisasi pertanian skala besar
Jawaban: C. sistem pertanian tradisional dengan lahan sempit.
Pertanian Indonesia sebelum revolusi hijau didominasi oleh sistem tradisional dengan lahan sempit dan teknologi sederhana.
3.

Jika seorang petani meningkatkan penggunaan pupuk dari 10 kg menjadi 20 kg dan produksi padi naik dari 1 ton menjadi 1,5 ton, maka tambahan output akibat tambahan input tersebut disebut….

  • A. total product
  • B. average product
  • C. marginal product
  • D. diminishing return
Jawaban: C. marginal product.
Marginal product adalah tambahan output yang dihasilkan dari penambahan satu unit input, dalam kasus ini penambahan 10 kg pupuk menghasilkan 0,5 ton tambahan padi.
4.

Pada konsep biaya produksi pertanian, biaya yang tidak dipengaruhi oleh jumlah output disebut biaya….

  • A. variabel
  • B. total
  • C. tetap
  • D. rata-rata
Jawaban: C. tetap.
Biaya tetap adalah biaya yang tidak berubah meskipun jumlah produksi berubah, misalnya sewa lahan atau pajak tanah.
5.

Faktor utama yang menyebabkan permintaan komoditas pertanian bersifat inelastis terhadap perubahan harga adalah….

  • A. adanya produk substitusi yang banyak
  • B. kebutuhan pokok masyarakat yang tidak tergantikan
  • C. pendapatan petani yang tinggi
  • D. pasokan komoditas yang melimpah
Jawaban: B. kebutuhan pokok masyarakat yang tidak tergantikan.
Permintaan komoditas pertanian seperti beras bersifat inelastis karena merupakan kebutuhan pokok yang harus dipenuhi meskipun harga naik.
6.

Penawaran komoditas pertanian sering mengalami fluktuasi karena….

  • A. permintaan stabil sepanjang tahun
  • B. harga ditentukan oleh pemerintah
  • C. ketergantungan pada kondisi alam seperti cuaca
  • D. petani memiliki kemampuan produksi yang sama
Jawaban: C. ketergantungan pada kondisi alam seperti cuaca.
Fluktuasi penawaran pertanian disebabkan oleh faktor alam seperti musim, hama, dan bencana yang memengaruhi hasil panen.
7.

Struktur pasar di mana hanya ada satu pembeli untuk produk pertanian disebut….

  • A. monopoli
  • B. oligopoli
  • C. monopsoni
  • D. persaingan sempurna
Jawaban: C. monopsoni.
Monopsoni adalah pasar dengan satu pembeli yang menguasai permintaan, misalnya pabrik pengolahan hasil pertanian sebagai satu-satunya pembeli.
8.

Panjang rantai pemasaran komoditas pertanian sering menyebabkan….

  • A. efisiensi biaya meningkat
  • B. petani mendapatkan harga tinggi
  • C. margin pemasaran semakin besar
  • D. produsen dan konsumen langsung bertransaksi
Jawaban: C. margin pemasaran semakin besar.
Semakin panjang rantai pemasaran, semakin besar margin pemasaran akibat penambahan biaya di setiap perantara.
9.

Kontribusi sektor pertanian terhadap perekonomian Indonesia paling terlihat pada indikator….

  • A. ekspor migas
  • B. penyedia lapangan kerja
  • C. produksi barang elektronik
  • D. pendapatan dari pariwisata
Jawaban: B. penyedia lapangan kerja.
Sektor pertanian menyerap banyak tenaga kerja di pedesaan, sehingga kontribusi utamanya adalah penyediaan lapangan kerja.
10.

Peran sektor pertanian dalam pembangunan ekonomi menurut teori Lewis adalah sebagai….

  • A. sektor modern yang memimpin industrialisasi
  • B. penyedia tenaga kerja bagi sektor industri
  • C. penghasil devisa melalui impor pangan
  • D. penggerak utama investasi asing
Jawaban: B. penyedia tenaga kerja bagi sektor industri.
Teori Lewis menyatakan bahwa surplus tenaga kerja dari sektor pertanian dapat dipindahkan ke sektor industri untuk mendorong pembangunan.
11.

Permasalahan utama yang dihadapi petani di Indonesia terkait akses terhadap modal adalah….

  • A. bunga pinjaman yang rendah
  • B. kemudahan mendapatkan kredit bank
  • C. keterbatasan akses ke lembaga keuangan formal
  • D. subsidi modal yang melimpah
Jawaban: C. keterbatasan akses ke lembaga keuangan formal.
Petani kecil sering kesulitan mengakses kredit dari bank formal karena persyaratan yang rumit dan jaminan yang tidak mencukupi.
12.

Rendahnya harga yang diterima petani sering disebabkan oleh….

  • A. petani memiliki posisi tawar yang kuat
  • B. petani menjual langsung ke konsumen
  • C. petani bergantung pada tengkulak
  • D. pemerintah menetapkan harga minimum
Jawaban: C. petani bergantung pada tengkulak.
Ketergantungan pada tengkulak membuat petani menerima harga rendah karena tengkulak menguasai akses pasar dan informasi harga.
13.

Kebijakan pertanian di sektor hulu bertujuan untuk….

  • A. memperbaiki distribusi hasil panen
  • B. meningkatkan nilai tambah di pasar
  • C. meningkatkan produksi dan produktivitas lahan
  • D. menurunkan harga konsumen
Jawaban: C. meningkatkan produksi dan produktivitas lahan.
Kebijakan di sektor hulu fokus pada input pertanian seperti subsidi pupuk dan bibit untuk meningkatkan produksi.
14.

Kebijakan yang termasuk dalam sektor hilir pertanian adalah….

  • A. pengembangan irigasi
  • B. penyuluhan tentang varietas unggul
  • C. penetapan harga dasar komoditas
  • D. subsidi alat mesin pertanian
Jawaban: C. penetapan harga dasar komoditas.
Penetapan harga dasar komoditas merupakan kebijakan di sektor hilir yang mengatur harga jual untuk melindungi petani.
15.

Sistem pertanian berbasis agribisnis mencakup kegiatan….

  • A. hanya budidaya tanaman
  • B. hulu, budidaya, hilir, dan jasa pendukung
  • C. pemasaran tanpa produksi
  • D. pengolahan hasil tanpa penanaman
Jawaban: B. hulu, budidaya, hilir, dan jasa pendukung.
Agribisnis meliputi seluruh rantai nilai dari input (hulu), budidaya, pengolahan (hilir), hingga jasa pendukung seperti pemasaran.
16.

Prinsip utama pembangunan pertanian berkelanjutan adalah….

  • A. meningkatkan hasil panen tanpa batas
  • B. mengabaikan dampak lingkungan
  • C. menjaga keseimbangan ekonomi, sosial, dan lingkungan
  • D. fokus pada keuntungan jangka pendek
Jawaban: C. menjaga keseimbangan ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Pertanian berkelanjutan menekankan keseimbangan antara keuntungan ekonomi, kesejahteraan sosial, dan kelestarian lingkungan.
17.

Tujuan utama dari pertanian perkotaan (urban farming) adalah….

  • A. menggantikan pertanian konvensional
  • B. terbatas pada produksi pangan skala besar
  • C. memanfaatkan lahan perkotaan untuk ketahanan pangan
  • D. mengimpor hasil pertanian dari luar negeri
Jawaban: C. memanfaatkan lahan perkotaan untuk ketahanan pangan.
Urban farming bertujuan memanfaatkan lahan sempit di perkotaan untuk produksi pangan lokal guna meningkatkan ketahanan pangan.
18.

Ekonomi pertanian adalah cabang ilmu ekonomi yang mempelajari perilaku produsen dan konsumen dalam sektor pertanian. Manakah yang merupakan fokus utama dari ekonomi pertanian?

  • A. Distribusi keuntungan pada perdagangan internasional
  • B. Optimalisasi penggunaan lahan dan efisiensi produksi pertanian
  • C. Pengembangan teknologi komunikasi di desa
  • D. Kebijakan moneter dalam mengatasi inflasi
Jawaban: B. Optimalisasi penggunaan lahan dan efisiensi produksi pertanian.
Fokus utama ekonomi pertanian adalah pada optimalisasi penggunaan lahan, efisiensi produksi, pemasaran, dan ketahanan pangan, bukan pada perdagangan internasional, teknologi komunikasi, atau kebijakan moneter.
19.

Salah satu karakteristik pertanian Indonesia adalah didominasi oleh pertanian rakyat dengan lahan sempit. Untuk meningkatkan pendapatan petani melalui teori ekonomi pertanian, langkah yang paling tepat adalah?

  • A. Memperluas lahan pertanian secara besar-besaran
  • B. Menerapkan sistem pertanian intensif dan diversifikasi komoditas
  • C. Menurunkan harga pupuk secara langsung
  • D. Mengurangi jumlah tenaga kerja di sektor pertanian
Jawaban: B. Menerapkan sistem pertanian intensif dan diversifikasi komoditas.
Dengan lahan sempit, penerapan pertanian intensif dan diversifikasi dapat meningkatkan produktivitas dan nilaitambah.
20.

Dalam teori produksi sektor pertanian, terdapat konsep diminishing returns (hasil yang semakin menurun). Konsep ini menjelaskan bahwa?

  • A. Penambahan input tetap secara terus-menerus tidak mengubah output total
  • B. Penambahan input variabel terus-menerus akhirnya akan menurun tambahan output
  • C. Produksi akan selalu meningkat seiring penambahan input
  • D. Input tetap tidak mempengaruhi produksi dalam jangka pendek
Jawaban: B. Penambahan input variabel terus-menerus akhirnya akan menurun tambahan output.
Diminishing returns terjadi ketika penambahan input variabel pada input tetap tertentu, akhirnya menghasilkan tambahan output yang semakin kecil.
21.

Seorang petani mengukur efisiensi produksinya. Diketahui biaya total (TC) untuk memproduksi 100 kg padi adalah Rp 500.000. Jika harga jual per kg padi adalah Rp 6.000, maka petani tersebut?

  • A. Mengalami kerugian sebesar Rp 100.000
  • B. Memperoleh keuntungan sebesar Rp 100.000
  • C. Tidak untung dan tidak rugi (impas)
  • D. Memperoleh keuntungan sebesar Rp 600.000
Jawaban: B. Memperoleh keuntungan sebesar Rp 100.000.
Total pendapatan = 100 kg x Rp 6.000 = Rp 600.000. Keuntungan = Rp 600.000 – Rp 500.000 = Rp 100.000.
22.

Permintaan komoditas pertanian seperti beras cenderung bersifat inelastis. Hal ini berarti?

  • A. Perubahan harga beras tidak berpengaruh pada jumlah permintaan
  • B. Perubahan harga beras menyebabkan perubahan jumlah permintaan yang lebih besar secara proporsional
  • C. Perubahan harga beras menyebabkan perubahan jumlah permintaan yang lebih kecil secara proporsional
  • D. Permintaan beras hanya dipengaruhi oleh musim panen
Jawaban: C. Perubahan harga beras menyebabkan perubahan jumlah permintaan yang lebih kecil secara proporsional.
Permintaan inelastis berarti persentase perubahan jumlah permintaan lebih kecil dari persentase perubahan harga.
23.

Penawaran komoditas pertanian seringkali bersifat fluktuatif. Faktor utama penyebab fluktuasi penawaran pertanian di Indonesia adalah?

  • A. Permintaan pasar yang stabil
  • B. Pengaruh cuaca dan musim panen yang tidak menentu
  • C. Kebijakan impor yang ketat
  • D. Tingkat konsumsi masyarakat tetap
Jawaban: B. Pengaruh cuaca dan musim panen yang tidak menentu.
Produksi pertanian sangat dipengaruhi oleh faktor alam seperti cuaca, hama, dan musim, yang menyebabkan penawaran berfluktuasi.
24.

Struktur pasar pertanian di Indonesia sering mendekati pasar persaingan sempurna, namun terdapat distorsi. Ciri khas dari pasar persaingan sempurna adalah?

  • A. Banyak penjual dan pembeli, serta produk bersifat homogen
  • B. Hanya ada satu penjual dengan kekuatan harga penuh
  • C. Sedikit penjual dengan produk yang terdiferensiasi
  • D. Penjual dapat mengendalikan harga secara bebas
Jawaban: A. Banyak penjual dan pembeli, serta produk bersifat homogen.
Pasar persaingan sempurna ditandai oleh banyak penjual dan pembeli, produk homogen, dan tidak ada satu pun yang dapat memengaruhi harga.
25.

Sistem pemasaran komoditas pertanian melibatkan lembaga pemasaran seperti pedagang pengumpul, pedagang besar, dan pengecer. Fungsi utama lembaga pemasaran adalah?

  • A. Meningkatkan biaya produksi petani
  • B. Menyalurkan produk dari produsen ke konsumen dengan efisiensi
  • C. Mengubah bentuk fisik produk tanpa nilai tambah
  • D. Mengurangi jumlah produk yang sampai ke konsumen
Jawaban: B. Menyalurkan produk dari produsen ke konsumen dengan efisiensi.
Lembaga pemasaran berperan dalam distribusi produk dari petani ke konsumen, menekan biaya dan waktu, serta menciptakan nilai tambah.
26.

Sektor pertanian memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian Indonesia, terutama sebagai?

  • A. Penyumbang devisa terbesar dari sektor jasa
  • B. Penyedia lapangan kerja utama di pedesaan
  • C. Penggerak utama sektor manufaktur modern
  • D. Penentu utama kebijakan moneter nasional
Jawaban: B. Penyedia lapangan kerja utama di pedesaan.
Pertanian menyerap tenaga kerja besar terutama di pedesaan, meskipun kontribusinya terhadap PDB menurun, perannya dalam ketenagakerjaan tetap vital.
27.

Peran sektor pertanian dalam pembangunan ekonomi adalah penyedia bahan baku industri. Contoh kontribusi ini adalah?

  • A. Daging sapi untuk konsumsi langsung rumah tangga
  • B. Kelapa sawit sebagai bahan baku minyak goreng dan biodiesel
  • C. Bunga potong untuk dekorasi hotel
  • D. Kayu bakar untuk kebutuhan energi rumah tangga
Jawaban: B. Kelapa sawit sebagai bahan baku minyak goreng dan biodiesel.
Kelapa sawit diolah menjadi minyak goreng dan biodiesel, yang merupakan bahan baku untuk industri pengolahan, mendukung industrialisasi.
28.

Salah satu permasalahan utama sektor pertanian Indonesia adalah akses petani terhadap modal. Dampak dari permasalahan ini adalah?

  • A. Peningkatan produksi pertanian yang berkelanjutan
  • B. Rendahnya kemampuan petani dalam membeli input produksi dan teknologi
  • C. Harga jual komoditas pertanian menjadi sangat rendah
  • D. Meningkatnya jumlah petani muda yang inovatif
Jawaban: B. Rendahnya kemampuan petani dalam membeli input produksi dan teknologi.
Keterbatasan modal menghambat petani untuk membeli pupuk, bibit unggul, dan alat modern, sehingga produktivitas rendah.
29.

Permasalahan petani di Indonesia juga terkait dengan fragmentasi lahan (lahan sempit). Fenomena ini menyebabkan?

  • A. Efisiensi produksi menjadi lebih tinggi
  • B. Pendapatan petani sulit meningkat karena skala ekonomi tidak tercapai
  • C. Petani menjadi lebih mudah mengakses teknologi modern
  • D. Harga komoditas menjadi lebih murah di pasar
Jawaban: B. Pendapatan petani sulit meningkat karena skala ekonomi tidak tercapai.
Lahan sempit menyebabkan biaya produksi per unit lebih tinggi dan skala ekonomi sulit tercapai, sehingga pendapatan petani rendah.
30.

Kebijakan pertanian sektor hulu difokuskan pada peningkatan produksi. Contoh kebijakan sektor hulu adalah?

  • A. Penetapan harga eceran tertinggi (HET) beras
  • B. Subsidi pupuk untuk petani
  • C. Pengaturan distribusi beras ke daerah terpencil
  • D. Standarisasi mutu produk ekspor pertanian
Jawaban: B. Subsidi pupuk untuk petani.
Sektor hulu berkaitan dengan input produksi. Subsidi pupuk adalah kebijakan untuk menurunkan biaya produksi di tingkat petani.
31.

Kebijakan pertanian sektor hilir sering berupa pengendalian harga atau perdagangan. Tujuan utama kebijakan sektor hilir adalah?

  • A. Meningkatkan produksi bibit unggul
  • B. Menstabilkan harga di tingkat konsumen dan produsen
  • C. Membangun industri pupuk nasional
  • D. Meningkatkan ekspor bahan baku mentah
Jawaban: B. Menstabilkan harga di tingkat konsumen dan produsen.
Kebijakan hilir fokus pada distribusi dan harga, agar konsumen tidak terbebani harga tinggi dan produsen dapat untung.
32.

Sistem pertanian berlandaskan agribisnis memandang pertanian sebagai suatu sistem yang terintegrasi. Komponen inti sistem agribisnis meliputi?

  • A. Subsistem hulu, budidaya, hilir, dan pemasaran
  • B. Subsistem produksi dan konsumsi
  • C. Subsistem ekspor dan impor
  • D. Subsistem lahan dan tenaga kerja
Jawaban: A. Subsistem hulu, budidaya, hilir, dan pemasaran.
Agribisnis terdiri dari subsistem hulu (input), budidaya (on-farm), hilir (pengolahan), dan pemasaran yang saling terkait.
33.

Pengembangan agribisnis berkelanjutan menekankan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Tujuan agribisnis berkelanjutan adalah?

  • A. Mengutamakan keuntungan maksimal dalam jangka pendek
  • B. Menjaga keseimbangan antara keuntungan, kesejahteraan petani, dan kelestarian alam
  • C. Mengurangi jumlah petani untuk efisiensi
  • D. Menghentikan penggunaan pupuk organik
Jawaban: B. Menjaga keseimbangan antara keuntungan, kesejahteraan petani, dan kelestarian alam.
Agribisnis berkelanjutan memastikan aktivitas ekonomi tidak merusak lingkungan dan memberikan manfaat sosial bagi petani.
34.

Pembangunan pertanian berkelanjutan menjadi isu strategis ke depan. Salah satu tantangan utama pertanian berkelanjutan adalah?

  • A. Ketersediaan lahan yang sangat luas
  • B. Perubahan iklim yang mengganggu pola tanam dan produksi
  • C. Permintaan komoditas pertanian yang terus menurun
  • D. Teknologi pertanian yang sudah sangat maju
Jawaban: B. Perubahan iklim yang mengganggu pola tanam dan produksi.
Perubahan iklim menyebabkan musim tidak menentu, gagal panen, dan peningkatan hama, menjadi ancaman serius bagi keberlanjutan pertanian.
35.

Ilmu yang mempelajari tentang bagaimana manusia dan masyarakat memilih untuk menggunakan sumber daya yang langka untuk memproduksi komoditas pertanian dan mendistribusikannya untuk konsumsi disebut…

  • A. Ilmu ekonomi makro
  • B. Ilmu ekonomi mikro
  • C. Ilmu ekonomi pertanian
  • D. Ilmu ekonomi sumber daya
Jawaban: C. Ilmu ekonomi pertanian.
Ekonomi pertanian adalah cabang ilmu ekonomi yang secara khusus mempelajari alokasi sumber daya, produksi, distribusi, dan konsumsi komoditas pertanian.
36.

Karakteristik utama pertanian di Indonesia yang membedakannya dengan sektor lain adalah…

  • A. Bersifat padat modal dan teknologi tinggi
  • B. Didominasi oleh perusahaan multinasional
  • C. Sangat tergantung pada musim dan kondisi alam
  • D. Hanya berorientasi pada pasar ekspor
Jawaban: C. Sangat tergantung pada musim dan kondisi alam.
Sektor pertanian Indonesia sangat dipengaruhi oleh faktor alam seperti iklim, musim, dan cuaca, yang menyebabkan risiko produksi tinggi.
37.

Dalam teori produksi pertanian, daerah produksi yang rasional bagi seorang petani untuk berproduksi adalah daerah dengan elastisitas produksi (Ep) bernilai…

  • A. Lebih dari 1
  • B. Antara 0 dan 1
  • C. Sama dengan 0
  • D. Kurang dari 0
Jawaban: B. Antara 0 dan 1.
Daerah rasional adalah daerah dengan Ep antara 0 dan 1 (daerah II), di mana produk marginal menurun tetapi masih positif.
38.

Jika biaya total (TC) untuk memproduksi 100 kg padi adalah Rp 1.000.000 dan biaya variabel total (TVC) adalah Rp 600.000, maka nilai biaya tetap total (TFC) adalah…

  • A. Rp 400.000
  • B. Rp 600.000
  • C. Rp 1.000.000
  • D. Rp 1.600.000
Jawaban: A. Rp 400.000.
TFC = TC – TVC = Rp 1.000.000 – Rp 600.000 = Rp 400.000. Biaya tetap adalah biaya yang tidak berubah seiring perubahan output.
39.

Hukum permintaan pada komoditas pertanian menyatakan bahwa, jika faktor lain dianggap tetap (ceteris paribus), maka…

  • A. Semakin tinggi harga, semakin tinggi jumlah yang diminta
  • B. Semakin rendah harga, semakin rendah jumlah yang diminta
  • C. Semakin tinggi harga, semakin rendah jumlah yang diminta
  • D. Perubahan harga tidak mempengaruhi jumlah yang diminta
Jawaban: C. Semakin tinggi harga, semakin rendah jumlah yang diminta.
Hukum permintaan menyatakan hubungan negatif antara harga dan jumlah yang diminta; jika harga naik, jumlah yang diminta turun.
40.

Faktor utama yang menyebabkan penawaran komoditas pertanian bersifat inelastis dalam jangka pendek adalah…

  • A. Permintaan yang sangat tinggi
  • B. Harga input yang murah
  • C. Siklus produksi yang panjang dan tidak bisa diubah
  • D. Teknologi pertanian yang maju
Jawaban: C. Siklus produksi yang panjang dan tidak bisa diubah.
Penawaran pertanian jangka pendek inelastis karena petani tidak dapat dengan cepat mengubah jumlah produksi setelah proses tanam dimulai.
41.

Struktur pasar pertanian di Indonesia yang paling banyak ditemui, terutama pada produk segar seperti sayuran dan buah-buahan, adalah…

  • A. Monopoli
  • B. Oligopoli
  • C. Pasar persaingan sempurna
  • D. Pasar persaingan monopolistik
Jawaban: C. Pasar persaingan sempurna.
Pertanian, khususnya produk segar, sering mendekati pasar persaingan sempurna karena banyak penjual dan pembeli, produk homogen, dan informasi pasar relatif terbuka.
42.

Selisih harga yang dibayarkan konsumen dengan harga yang diterima petani disebut…

  • A. Keuntungan pemasaran
  • B. Marjin pemasaran
  • C. Biaya pemasaran
  • D. Harga pokok penjualan
Jawaban: B. Marjin pemasaran.
Marjin pemasaran adalah perbedaan antara harga di tingkat konsumen dan harga di tingkat produsen, yang mencakup biaya dan keuntungan lembaga pemasaran.
43.

Kontribusi sektor pertanian terhadap PDB Indonesia menunjukkan tren…

  • A. Meningkat tajam setiap tahun
  • B. Menurun secara relatif dibanding sektor lain
  • C. Tetap stabil tanpa perubahan
  • D. Tidak tercatat dalam statistik nasional
Jawaban: B. Menurun secara relatif dibanding sektor lain.
Meskipun nilai absolutnya meningkat, kontribusi relatif sektor pertanian terhadap PDB Indonesia cenderung menurun seiring pertumbuhan sektor industri dan jasa.
44.

Peran sektor pertanian sebagai 'sektor penyedia bahan baku' bagi sektor industri disebut juga sebagai…

  • A. Kontribusi pasar
  • B. Kontribusi faktor produksi
  • C. Kontribusi devisa
  • D. Kontribusi keterkaitan ke belakang (backward linkage)
Jawaban: D. Kontribusi keterkaitan ke belakang (backward linkage).
Keterkaitan ke belakang (backward linkage) adalah peran sektor pertanian dalam menyediakan input bagi sektor hilir seperti industri pengolahan.
45.

Permasalahan utama yang dihadapi petani Indonesia terkait akses terhadap modal adalah…

  • A. Suku bunga bank yang terlalu rendah
  • B. Prosedur peminjaman yang sangat mudah
  • C. Keterbatasan agunan dan prosedur kredit yang rumit
  • D. Banyaknya lembaga keuangan di pedesaan
Jawaban: C. Keterbatasan agunan dan prosedur kredit yang rumit.
Petani kecil sering kesulitan mengakses kredit formal karena tidak memiliki agunan yang memadai dan prosedur administrasi yang rumit.
46.

Bentuk alih fungsi lahan pertanian ke non-pertanian yang marak terjadi di Indonesia menimbulkan dampak negatif, yaitu…

  • A. Meningkatkan produksi pangan nasional
  • B. Berkurangnya luas lahan produktif dan ancaman ketahanan pangan
  • C. Menurunnya harga properti di pedesaan
  • D. Meningkatnya populasi petani muda
Jawaban: B. Berkurangnya luas lahan produktif dan ancaman ketahanan pangan.
Alih fungsi lahan mengurangi areal tanam, sehingga berpotensi menurunkan produksi pangan dan mengancam ketahanan pangan jangka panjang.
47.

Kebijakan pemerintah yang bertujuan untuk melindungi petani dari fluktuasi harga yang tajam melalui penetapan harga dasar disebut…

  • A. Kebijakan tarif impor
  • B. Kebijakan harga atap (ceiling price)
  • C. Kebijakan harga lantai (floor price)
  • D. Kebijakan subsidi input
Jawaban: C. Kebijakan harga lantai (floor price).
Kebijakan harga lantai (floor price) adalah harga minimum yang ditetapkan pemerintah agar petani mendapatkan harga yang layak saat panen raya.
48.

Salah satu contoh kebijakan pertanian di sektor hilir adalah…

  • A. Subsidi pupuk untuk petani
  • B. Penyediaan bibit unggul bersubsidi
  • C. Penetapan Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk produk olahan pertanian
  • D. Pembangunan irigasi tersier
Jawaban: C. Penetapan Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk produk olahan pertanian.
Kebijakan sektor hilir berfokus pada pengolahan, pemasaran, dan distribusi, seperti penerapan standar mutu produk olahan (SNI).
49.

Konsep sistem agribisnis yang komprehensif mencakup empat subsistem, yaitu subsistem…

  • A. Hulu, on-farm, hilir, dan jasa penunjang
  • B. Produksi, konsumsi, distribusi, dan regulasi
  • C. Tanaman, ternak, ikan, dan hutan
  • D. Lokal, regional, nasional, dan internasional
Jawaban: A. Hulu, on-farm, hilir, dan jasa penunjang.
Sistem agribisnis terdiri dari subsistem hulu (input), subsistem on-farm (budidaya), subsistem hilir (pengolahan & pemasaran), dan subsistem jasa penunjang (keuangan, transportasi).
50.

Konsep pertanian perkotaan (urban farming) yang berkelanjutan umumnya menekankan pada aspek…

  • A. Penggunaan lahan yang luas di pinggiran kota
  • B. Ketergantungan tinggi pada pupuk kimia sintetis
  • C. Pemanfaatan lahan sempit secara efisien dan ramah lingkungan
  • D. Monokultur tanaman pangan skala besar
Jawaban: C. Pemanfaatan lahan sempit secara efisien dan ramah lingkungan.
Urban farming berkelanjutan fokus pada optimalisasi lahan terbatas dengan teknik seperti hidroponik, vertikultur, dan penggunaan pupuk organik untuk ketahanan pangan kota.

Setelah mempelajari seluruh modul, Anda kini siap menghadapi ujian. Baik Ujian Tulis Mandiri (UTM) maupun Ujian Online (UO) membutuhkan pemahaman soal yang mendalam. Manfaatkan waktu untuk mengerjakan Soal UAS UT sebagai latihan akhir yang efektif.

Penguasaan terhadap ESPA4415 Ekonomi Pertanian akan membantu menganalisis masalah agraris secara tepat. Ulangi kembali konsep elastisitas dan kebijakan harga yang sering muncul. Dengan persiapan matang, Anda dapat meraih nilai optimal di ujian nanti.

Bagikan

error: Content is protected !!