💜 Selalu gratis

Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir!💜 Selalu gratis

🙌 Ikut Dukung

Soal UAS UT ESPA4425 Ekonomi Regional dan Kunci Jawaban

Aplikasi Resmi

Soalut.com — Soal Ujian UT

★★★★★ · Gratis · 9 MB · Android
Unduh
Soal UT ESPA4425 Ekonomi Regional
Soal UT ESPA4425 Ekonomi Regional

Masalah utama mahasiswa ESPA4425 Ekonomi Regional adalah memahami konsep spasial pembangunan. Kesulitan ini sering menghambat persiapan ujian akhir. Padahal penguasaan materi menjadi kunci kelulusan. Untuk itu, tersedia soalut.com sebagai sumber latihan yang relevan.

Ketersediaan bank latihan seperti Soal UT menjadi solusi efektif. Namun, masih banyak mahasiswa yang bingung memilih referensi tepat. Akibatnya, waktu belajar tidak optimal. Pola soal kerap berubah setiap semester sehingga perlu adaptasi.

Sinergi antara materi dan latihan sangat dibutuhkan. Soal UAS UT biasanya menekankan analisis kebijakan regional. Tanpa latihan rutin, pemahaman teoritis mudah luntur. Inilah mengapa akses terhadap kumpulan Soal Ujian UT sangat vital untuk memetakan materi prioritas.

Catatan: Soal-soal ini akan terus diperbarui mengikuti modul terbaru Universitas Terbuka.

Soal UT ESPA4425 Ekonomi Regional

1.

Ilmu ekonomi regional menganalisis permasalahan ekonomi dengan memperhatikan aspek…

  • A. Agregat nasional
  • B. Perilaku konsumen individu
  • C. Lokasi dan ruang geografis
  • D. Sistem moneter internasional
Jawaban: C. Lokasi dan ruang geografis.
Ekonomi regional adalah cabang ilmu ekonomi yang mempelajari pengaruh aspek lokasi dan ruang (spasial) terhadap aktivitas ekonomi, berbeda dengan ekonomi makro yang lebih agregat.
2.

Pertanyaan utama dalam ilmu ekonomi regional terkait pertumbuhan wilayah adalah…

  • A. Kapan suatu wilayah mencapai keseimbangan fiskal?
  • B. Mengapa suatu wilayah bertumbuh lebih cepat dibanding wilayah lain?
  • C. Seberapa besar inflasi di suatu wilayah?
  • D. Bagaimana cara menghitung PDB nasional?
Jawaban: B. Mengapa suatu wilayah bertumbuh lebih cepat dibanding wilayah lain?.
Salah satu pertanyaan sentral ekonomi regional adalah mengapa terdapat perbedaan laju pertumbuhan antar wilayah, yang mendorong analisis faktor spasial dan aglomerasi.
3.

Isu ketimpangan pembangunan antarwilayah di Indonesia termasuk dalam permasalahan ekonomi regional karena…

  • A. Hanya berkaitan dengan kebijakan moneter
  • B. Tidak dipengaruhi oleh faktor geografis
  • C. Menunjukkan perbedaan aktivitas ekonomi karena faktor lokasi dan sumber daya
  • D. Hanya terjadi di daerah perkotaan
Jawaban: C. Menunjukkan perbedaan aktivitas ekonomi karena faktor lokasi dan sumber daya.
Ketimpangan antarwilayah mencerminkan pengaruh lokasi dan distribusi sumber daya, yang menjadi fokus utama ekonomi regional.
4.

Dalam model lokasi Weber, faktor utama yang dipertimbangkan perusahaan dalam memilih lokasi adalah…

  • A. Harga tanah termurah
  • B. Meminimalkan biaya transportasi bahan baku dan produk jadi
  • C. Jarak terdekat ke pasar tenaga kerja terampil
  • D. Ketersediaan listrik yang melimpah
Jawaban: B. Meminimalkan biaya transportasi bahan baku dan produk jadi.
Model Weber menekankan pada minimalisasi biaya transportasi untuk bahan baku dan barang jadi sebagai penentu utama lokasi industri.
5.

Konsep monopoli spasial dalam analisis area pasar mengacu pada…

  • A. Kekuasaan tunggal satu perusahaan di seluruh pasar nasional
  • B. Kekuatan pasar yang dimiliki perusahaan karena jarak geografis yang mengisolasi dari pesaing
  • C. Monopoli yang diciptakan oleh pemerintah melalui lisensi
  • D. Persaingan sempurna antar perusahaan yang berlokasi sama
Jawaban: B. Kekuatan pasar yang dimiliki perusahaan karena jarak geografis yang mengisolasi dari pesaing.
Monopoli spasial terjadi ketika suatu perusahaan memiliki kekuatan pasar di area tertentu karena pesaing berada pada jarak yang jauh, sehingga biaya transportasi pelanggan ke pesaing menjadi tinggi.
6.

Salah satu alasan utama industri mengelompok (aglomerasi) adalah untuk memperoleh…

  • A. Biaya transportasi yang lebih tinggi
  • B. Penghematan akibat skala ekonomi dan kedekatan antarperusahaan
  • C. Pajak yang lebih besar dari pemerintah daerah
  • D. Akses yang lebih sulit ke tenaga kerja
Jawaban: B. Penghematan akibat skala ekonomi dan kedekatan antarperusahaan.
Aglomerasi memberikan penghematan biaya melalui skala ekonomi, berbagi infrastruktur, dan kemudahan interaksi antarperusahaan.
7.

Penghematan aglomerasi jenis lokalisasi lebih tepat merujuk pada…

  • A. Penghematan dari pertukaran informasi antarindustri berbeda
  • B. Penghematan dari konsentrasi perusahaan dalam satu industri yang sama
  • C. Penghematan yang diperoleh dari relokasi perusahaan ke luar negeri
  • D. Penghematan karena menurunnya tingkat upah di suatu daerah
Jawaban: B. Penghematan dari konsentrasi perusahaan dalam satu industri yang sama.
Penghematan lokalisasi adalah manfaat yang diperoleh perusahaan ketika berkumpul dengan perusahaan lain dalam industri yang sama, misalnya melalui pasar tenaga kerja spesifik.
8.

Salah satu alasan industri cenderung menyebar secara geografis adalah untuk…

  • A. Mendekati sumber polusi
  • B. Menghindari persaingan tenaga kerja yang ketat dan meningkatkan akses ke pasar baru
  • C. Memperkuat aglomerasi
  • D. Meningkatkan biaya transportasi
Jawaban: B. Menghindari persaingan tenaga kerja yang ketat dan meningkatkan akses ke pasar baru.
Penyebaran industri dapat terjadi untuk menghindari kenaikan biaya tenaga kerja akibat persaingan ketat di satu lokasi dan untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
9.

Dalam hierarki perkotaan, kota-kota yang lebih besar cenderung menyediakan…

  • A. Hanya barang-barang kebutuhan pokok
  • B. Fungsi-fungsi ekonomi yang lebih terspesialisasi dan langka
  • C. Pelayanan yang sama dengan kota kecil
  • D. Tingkat upah yang lebih rendah
Jawaban: B. Fungsi-fungsi ekonomi yang lebih terspesialisasi dan langka.
Teori hierarki perkotaan menyatakan bahwa kota besar menawarkan barang dan jasa yang lebih spesifik dan langka yang tidak ditemukan di kota kecil.
10.

Model von Thunen menjelaskan pola tata ruang pertanian berdasarkan…

  • A. Harga tanah yang seragam di semua lokasi
  • B. Biaya transportasi dan harga komoditas di pasar pusat
  • C. Jumlah penduduk di suatu wilayah
  • D. Kebijakan subsidi pemerintah
Jawaban: B. Biaya transportasi dan harga komoditas di pasar pusat.
Model von Thunen menunjukkan bahwa jenis komoditas pertanian ditentukan oleh jarak dari pasar pusat, mempertimbangkan biaya transportasi dan harga jual komoditas.
11.

Dalam model tawaran-sewa (bid-rent) untuk perusahaan, kurva tawaran sewa yang lebih curam biasanya dimiliki oleh perusahaan yang…

  • A. Memiliki biaya transportasi yang rendah per unit jarak
  • B. Sangat sensitif terhadap biaya transportasi dan membutuhkan lokasi pusat
  • C. Tidak bergantung pada akses pasar
  • D. Berproduksi dengan modal padat karya
Jawaban: B. Sangat sensitif terhadap biaya transportasi dan membutuhkan lokasi pusat.
Perusahaan dengan sensitivitas tinggi terhadap biaya transportasi akan memiliki kurva bid-rent yang curam, karena mereka bersedia membayar sewa lebih tinggi untuk lokasi dekat pusat untuk meminimalkan biaya angkut.
12.

Dalam model basis ekonomi, sektor yang dianggap sebagai penggerak utama pertumbuhan wilayah adalah sektor…

  • A. Lokal atau non-basis
  • B. Basis atau ekspor
  • C. Jasa rumah tangga
  • D. Pertanian subsisten
Jawaban: B. Basis atau ekspor.
Model basis ekonomi menyatakan bahwa sektor basis (yang mengekspor barang/jasa ke luar wilayah) adalah motor penggerak pertumbuhan ekonomi wilayah.
13.

Pengganda regional Keynesian mengukur…

  • A. Besarnya inflasi di suatu wilayah
  • B. Dampak perubahan pengeluaran otonom terhadap total pendapatan wilayah
  • C. Jumlah tenaga kerja di sektor basis
  • D. Luas wilayah suatu negara
Jawaban: B. Dampak perubahan pengeluaran otonom terhadap total pendapatan wilayah.
Pengganda regional Keynesian menghitung seberapa besar perubahan total pendapatan wilayah sebagai akibat dari perubahan awal dalam pengeluaran otonom (misalnya investasi atau ekspor).
14.

Analisis input-output regional berguna untuk…

  • A. Menentukan tingkat suku bunga regional
  • B. Melihat keterkaitan antar sektor ekonomi dalam suatu wilayah
  • C. Menghitung jumlah uang beredar
  • D. Menganalisis perilaku konsumen individu
Jawaban: B. Melihat keterkaitan antar sektor ekonomi dalam suatu wilayah.
Analisis input-output digunakan untuk mengidentifikasi saling ketergantungan antar sektor dalam perekonomian suatu wilayah, termasuk dampak dari perubahan permintaan di satu sektor terhadap sektor lainnya.
15.

Pembangunan infrastruktur di suatu wilayah dianggap penting karena…

  • A. Hanya meningkatkan estetika kota
  • B. Dapat menurunkan biaya transaksi dan meningkatkan konektivitas ekonomi
  • C. Tidak berpengaruh pada investasi
  • D. Menghambat mobilitas penduduk
Jawaban: B. Dapat menurunkan biaya transaksi dan meningkatkan konektivitas ekonomi.
Infrastruktur seperti jalan, pelabuhan, dan telekomunikasi mengurangi biaya transportasi dan komunikasi, sehingga memperlancar aktivitas ekonomi dan menarik investasi.
16.

Salah satu tujuan desentralisasi fiskal adalah…

  • A. Memusatkan semua pendapatan di pemerintah pusat
  • B. Meningkatkan efisiensi penyediaan layanan publik sesuai kebutuhan daerah
  • C. Menyeragamkan semua kebijakan antar daerah
  • D. Mengurangi peran pemerintah daerah
Jawaban: B. Meningkatkan efisiensi penyediaan layanan publik sesuai kebutuhan daerah.
Desentralisasi fiskal bertujuan memberikan kewenangan lebih besar kepada daerah untuk mengelola keuangan dan menyediakan layanan publik yang lebih sesuai dengan kondisi dan preferensi lokal.
17.

Hubungan antara kemiskinan dan ketenagakerjaan dalam konteks regional seringkali menunjukkan bahwa…

  • A. Tingkat pengangguran yang tinggi selalu diikuti oleh tingkat kemiskinan yang rendah
  • B. Wilayah dengan tingkat upah tinggi pasti bebas dari kemiskinan
  • C. Keterbatasan kesempatan kerja merupakan salah satu faktor penyebab kemiskinan di suatu wilayah
  • D. Kemiskinan tidak dipengaruhi oleh struktur ekonomi wilayah
Jawaban: C. Keterbatasan kesempatan kerja merupakan salah satu faktor penyebab kemiskinan di suatu wilayah.
Kurangnya lapangan pekerjaan yang layak dan produktif di suatu wilayah dapat menyebabkan penduduk tidak memiliki pendapatan yang cukup, sehingga memicu atau memperparah kemiskinan.
18.

Ilmu ekonomi regional terutama mempelajari alokasi sumber daya dan dampak aktivitas ekonomi dengan memperhatikan aspek…

  • A. perilaku konsumen secara mikro
  • B. kebijakan moneter nasional
  • C. ruang atau lokasi geografis
  • D. neraca pembayaran internasional
Jawaban: C. ruang atau lokasi geografis.
Ilmu ekonomi regional adalah cabang ilmu ekonomi yang menekankan pada dimensi ruang dalam analisis ekonomi, sehingga aspek lokasi geografis menjadi fokus utama.
19.

Pertanyaan dasar dalam ilmu ekonomi regional tentang bagaimana suatu wilayah bertumbuh biasanya akan dikaitkan dengan faktor…

  • A. penurunan tingkat suku bunga global
  • B. migrasi tenaga kerja dan modal antar wilayah
  • C. penguatan nilai tukar mata uang lokal
  • D. peningkatan tarif impor barang mewah
Jawaban: B. migrasi tenaga kerja dan modal antar wilayah.
Pertumbuhan wilayah sering dijelaskan oleh pergerakan faktor produksi seperti tenaga kerja dan modal antar wilayah, yang merupakan inti dari analisis ekonomi regional.
20.

Salah satu permasalahan ekonomi regional di Indonesia yang sering muncul adalah kesenjangan antar wilayah. Permasalahan ini dapat diatasi melalui kebijakan…

  • A. penyeragaman upah minimum di seluruh provinsi
  • B. pembangunan infrastruktur di daerah tertinggal
  • C. pemberlakuan tarif pajak tunggal secara nasional
  • D. pelarangan investasi asing di kota besar
Jawaban: B. pembangunan infrastruktur di daerah tertinggal.
Pembangunan infrastruktur di daerah tertinggal merupakan kebijakan yang bertujuan untuk mengurangi kesenjangan dengan meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas wilayah.
21.

Dalam model lokasi Weber, faktor utama yang menentukan keputusan suatu perusahaan dalam memilih lokasi pabrik adalah meminimalkan biaya…

  • A. tenaga kerja dan transportasi
  • B. bahan baku dan pemasaran
  • C. sewa tanah dan perizinan
  • D. listrik dan air
Jawaban: A. tenaga kerja dan transportasi.
Model Weber menekankan pada minimisasi biaya transportasi untuk bahan baku dan produk jadi, serta biaya tenaga kerja sebagai faktor penentu lokasi industri.
22.

Analisis area pasar dalam ekonomi regional menjelaskan bahwa perusahaan dapat memiliki kekuatan monopoli spasial karena…

  • A. produknya dijual dengan harga lebih murah dari pesaing
  • B. adanya jarak geografis yang melindungi dari persaingan langsung
  • C. pemerintah memberikan hak eksklusif atas suatu wilayah
  • D. perusahaan memiliki modal yang sangat besar
Jawaban: B. adanya jarak geografis yang melindungi dari persaingan langsung.
Monopoli spasial terjadi karena jarak geografis membuat pesaing tidak dapat menjangkau konsumen di suatu area tanpa mengeluarkan biaya transportasi yang tinggi.
23.

Alasan utama industri-industri terkumpul dalam suatu lokasi (aglomerasi) adalah untuk memperoleh…

  • A. penghematan biaya produksi bersama
  • B. subsidi pemerintah yang lebih besar
  • C. tenaga kerja dengan upah termurah
  • D. bahan baku yang paling langka
Jawaban: A. penghematan biaya produksi bersama.
Aglomerasi memberikan penghematan biaya produksi melalui berbagi infrastruktur, tenaga kerja terampil, dan kemudahan akses pemasok, yang dikenal sebagai economies of agglomeration.
24.

Penghematan akibat aglomerasi yang berasal dari perluasan skala produksi dalam satu perusahaan disebut sebagai…

  • A. internal economies of scale
  • B. external economies of scale
  • C. diseconomies of scale
  • D. economies of scope
Jawaban: A. internal economies of scale.
Internal economies of scale merujuk pada penurunan biaya rata-rata dalam satu perusahaan karena peningkatan skala produksinya sendiri.
25.

Salah satu penyebab industri cenderung menyebar (deglomerasi) adalah karena…

  • A. meningkatnya biaya transportasi bahan baku
  • B. adanya konsentrasi tenaga kerja terampil yang tinggi
  • C. ketersediaan infrastruktur yang memadai
  • D. persaingan harga yang semakin ketat antar industri
Jawaban: D. persaingan harga yang semakin ketat antar industri.
Persaingan harga yang ketat serta kenaikan biaya lahan dan upah di pusat aglomerasi mendorong industri untuk menyebar ke lokasi yang lebih murah.
26.

Teori hierarki perkotaan menjelaskan bahwa kota-kota dalam suatu wilayah tersusun dalam suatu tingkatan berdasarkan…

  • A. luas wilayah administratif
  • B. jumlah penduduk dan fungsi pelayanan
  • C. ketinggian tempat dari permukaan laut
  • D. jenis industri yang dominan
Jawaban: B. jumlah penduduk dan fungsi pelayanan.
Hierarki perkotaan didasarkan pada ukuran (populasi) dan jangkauan fungsi pelayanan, di mana kota besar menyediakan layanan yang lebih jarang dan lebih tinggi dibanding kota kecil.
27.

Model von Thunen tentang tata ruang pertanian menjelaskan bahwa pola penggunaan lahan ditentukan oleh…

  • A. kesuburan tanah secara alami
  • B. jarak dari pusat pasar
  • C. curah hujan tahunan
  • D. kepadatan penduduk
Jawaban: B. jarak dari pusat pasar.
Model von Thunen berfokus pada biaya transportasi, sehingga jenis komoditas pertanian yang ditanam bergantung pada jaraknya ke pasar: barang mudah busuk ditanam lebih dekat.
28.

Dalam model tawaran-sewa (bid-rent model) untuk pemukiman rumah tangga, semakin dekat lokasi rumah ke pusat kota, umumnya…

  • A. biaya komuter semakin tinggi
  • B. harga sewa tanah semakin tinggi
  • C. kualitas lingkungan semakin buruk
  • D. luas rumah semakin besar
Jawaban: B. harga sewa tanah semakin tinggi.
Bid-rent model menyatakan bahwa rumah tangga bersedia membayar sewa lebih tinggi untuk lokasi dekat pusat kota untuk menghemat biaya transportasi, sehingga harga tanah menjadi lebih mahal.
29.

Model basis ekonomi (economic base model) menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi suatu wilayah terutama digerakkan oleh sektor…

  • A. lokal yang melayani kebutuhan sehari-hari
  • B. pertanian subsisten
  • C. jasa pemerintahan
  • D. ekspor atau sektor basis
Jawaban: D. ekspor atau sektor basis.
Sektor basis (basis) adalah sektor yang mengekspor barang/jasa ke luar wilayah dan mendatangkan pendapatan dari luar, sehingga menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi wilayah.
30.

Dalam praktik, model basis ekonomi sering digunakan untuk memperkirakan dampak ekonomi dengan menghitung…

  • A. tingkat inflasi regional
  • B. pengganda (multiplier) basis ekonomi
  • C. nilai tambah sektor lokal
  • D. indeks harga konsumen wilayah
Jawaban: B. pengganda (multiplier) basis ekonomi.
Model basis ekonomi menggunakan rasio antara sektor basis dan non-basis untuk menghasilkan angka pengganda yang memprediksi perubahan total pendapatan akibat perubahan di sektor basis.
31.

Pengganda regional Keynesian mengukur perubahan total pendapatan wilayah yang dihasilkan dari perubahan…

  • A. jumlah tenaga kerja asing
  • B. pengeluaran otonom (misalnya investasi)
  • C. tingkat suku bunga bank sentral
  • D. kuota impor barang konsumsi
Jawaban: B. pengeluaran otonom (misalnya investasi).
Pengganda regional Keynesian didasarkan pada efek multiplier dari perubahan pengeluaran otonom, seperti investasi atau ekspor, terhadap pendapatan wilayah secara keseluruhan.
32.

Dalam analisis input-output regional, tabel transaksi antar sektor digunakan untuk mengetahui…

  • A. inflasi sektoral tahunan
  • B. keterkaitan antar sektor ekonomi dalam suatu wilayah
  • C. jumlah penduduk miskin per sektor
  • D. tingkat pengangguran terbuka
Jawaban: B. keterkaitan antar sektor ekonomi dalam suatu wilayah.
Tabel input-output menunjukkan aliran barang dan jasa antar sektor, sehingga dapat mengidentifikasi keterkaitan dan dampak perubahan di satu sektor terhadap sektor lainnya.
33.

Pembangunan infrastruktur di suatu wilayah seringkali memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi karena…

  • A. menurunkan biaya transaksi dan meningkatkan mobilitas
  • B. meningkatkan tarif pajak daerah
  • C. mengurangi jumlah tenaga kerja sektor informal
  • D. memperketat regulasi perdagangan
Jawaban: A. menurunkan biaya transaksi dan meningkatkan mobilitas.
Infrastruktur seperti jalan, pelabuhan, dan listrik mengurangi biaya transaksi, memperlancar distribusi barang, dan meningkatkan mobilitas faktor produksi, sehingga mendorong pertumbuhan.
34.

Kebijakan desentralisasi fiskal di Indonesia bertujuan untuk…

  • A. memusatkan seluruh penerimaan pajak di pemerintah pusat
  • B. memberikan kewenangan lebih besar kepada daerah dalam mengelola keuangan
  • C. menghapuskan anggaran belanja daerah
  • D. menyeragamkan semua peraturan daerah
Jawaban: B. memberikan kewenangan lebih besar kepada daerah dalam mengelola keuangan.
Desentralisasi fiskal memberikan otonomi kepada daerah untuk mengelola pendapatan dan belanja daerah sendiri, sehingga dapat lebih responsif terhadap kebutuhan dan potensi lokal.
35.

Teori yang menyatakan bahwa pusat pertumbuhan ekonomi cenderung terkonsentrasi di suatu wilayah disebut dengan istilah?

  • A. Teori Basis Ekonomi
  • B. Teori Pusat Pertumbuhan
  • C. Teori Lokasi Industri
  • D. Teori Kutub Pertumbuhan
Jawaban: D. Teori Kutub Pertumbuhan.
Teori kutub pertumbuhan (growth pole theory) menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak terjadi merata, melainkan terkonsentrasi di suatu kutub atau pusat pertumbuhan.
36.

Dalam model lokasi Weber, faktor yang menentukan biaya transportasi minimal adalah?

  • A. Biaya tenaga kerja
  • B. Jarak antara pasar dan bahan baku
  • C. Biaya aglomerasi
  • D. Biaya sewa tanah
Jawaban: B. Jarak antara pasar dan bahan baku.
Model Weber menekankan bahwa lokasi industri dipilih untuk meminimalkan biaya transportasi dengan mempertimbangkan jarak antara bahan baku dan pasar.
37.

Konsep aglomerasi ekonomi merujuk pada?

  • A. Penyebaran kegiatan industri ke daerah terpencil
  • B. Penghematan biaya akibat konsentrasi industri di suatu wilayah
  • C. Persaingan antar perusahaan dalam satu lokasi
  • D. Penurunan produktivitas akibat kepadatan industri
Jawaban: B. Penghematan biaya akibat konsentrasi industri di suatu wilayah.
Aglomerasi ekonomi adalah penghematan biaya yang diperoleh perusahaan ketika berlokasi berdekatan dengan perusahaan lain karena adanya kemudahan akses infrastruktur, tenaga kerja, dan pasar.
38.

Faktor utama yang menyebabkan industri menyebar ke luar pusat kota adalah?

  • A. Biaya transportasi yang tinggi
  • B. Ketersediaan lahan murah dan aksesibilitas
  • C. Persaingan pasar yang ketat
  • D. Regulasi pemerintah yang longgar
Jawaban: B. Ketersediaan lahan murah dan aksesibilitas.
Industri menyebar ke pinggiran kota seringkali karena lahan lebih murah dan akses transportasi yang lebih baik, meskipun jarak ke pasar lebih jauh.
39.

Model von Thunen digunakan untuk menjelaskan?

  • A. Pola tata ruang kota berdasarkan jarak dari pusat kota
  • B. Persebaran lokasi industri berdasarkan biaya tenaga kerja
  • C. Hierarki perkotaan dalam suatu wilayah
  • D. Pertumbuhan ekonomi regional melalui basis ekspor
Jawaban: A. Pola tata ruang kota berdasarkan jarak dari pusat kota.
40.

Dalam model basis ekonomi, sektor basis adalah sektor yang?

  • A. Melayani kebutuhan lokal semata
  • B. Mengekspor barang atau jasa ke luar wilayah
  • C. Berskala kecil dan tidak memengaruhi pendapatan daerah
  • D. Bergantung pada impor dari daerah lain
Jawaban: B. Mengekspor barang atau jasa ke luar wilayah.
Sektor basis adalah sektor yang menghasilkan barang/jasa untuk diekspor ke luar wilayah, sehingga menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.
41.

Angka pengganda (multiplier) dalam analisis Keynesian regional menunjukkan?

  • A. Peningkatan investasi yang diperlukan untuk mencapai pertumbuhan
  • B. Dampak perubahan sektor basis terhadap total pendapatan daerah
  • C. Jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan per unit output
  • D. Efisiensi penggunaan infrastruktur publik
Jawaban: B. Dampak perubahan sektor basis terhadap total pendapatan daerah.
Pengganda Keynesian regional mengukur seberapa besar perubahan pendapatan daerah akibat perubahan pada sektor basis atau investasi otonom.
42.

Analisis input-output regional berguna untuk?

  • A. Menghitung indeks kemiskinan suatu daerah
  • B. Melihat keterkaitan antar sektor ekonomi dalam suatu wilayah
  • C. Memprediksi tingkat inflasi regional
  • D. Menilai efektivitas desentralisasi fiskal
Jawaban: B. Melihat keterkaitan antar sektor ekonomi dalam suatu wilayah.
Analisis input-output digunakan untuk mengidentifikasi hubungan saling ketergantungan antar sektor ekonomi, baik dalam penyediaan input maupun distribusi output.
43.

Pembangunan infrastruktur di suatu kota bertujuan utama untuk?

  • A. Meningkatkan pendapatan pajak daerah
  • B. Memperlancar arus barang, jasa, dan informasi
  • C. Menciptakan lapangan kerja di sektor konstruksi
  • D. Mengurangi jumlah penduduk miskin
Jawaban: B. Memperlancar arus barang, jasa, dan informasi.
Infrastruktur seperti jalan, pelabuhan, dan telekomunikasi berfungsi memperlancar mobilitas ekonomi sehingga mendorong pertumbuhan dan efisiensi.
44.

Permasalahan utama dalam pengelolaan kota di Indonesia seringkali terkait dengan?

  • A. Ketersediaan lahan yang luas
  • B. Kesenjangan infrastruktur dan urbanisasi yang cepat
  • C. Tingginya partisipasi swasta
  • D. Penduduk yang homogen
Jawaban: B. Kesenjangan infrastruktur dan urbanisasi yang cepat.
Urbanisasi yang cepat sering tidak diimbangi penyediaan infrastruktur memadai, sehingga menimbulkan masalah kemacetan, permukiman kumuh, dan polusi.
45.

Salah satu indikator yang sering digunakan untuk mengukur kemiskinan di tingkat regional adalah?

  • A. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)
  • B. Indeks Pembangunan Manusia (IPM)
  • C. Garis kemiskinan nasional
  • D. Tingkat partisipasi angkatan kerja
Jawaban: C. Garis kemiskinan nasional.
Garis kemiskinan digunakan untuk menentukan jumlah penduduk miskin, baik di tingkat nasional maupun regional, berdasarkan standar pengeluaran minimum.
46.

Desentralisasi fiskal di Indonesia ditandai dengan?

  • A. Pemusatan penerimaan pajak di pemerintah pusat
  • B. Penyerahan wewenang pengelolaan keuangan kepada daerah
  • C. Penghapusan dana alokasi khusus
  • D. Pembatasan kewenangan provinsi
Jawaban: B. Penyerahan wewenang pengelolaan keuangan kepada daerah.
Desentralisasi fiskal memberikan kewenangan kepada pemerintah daerah untuk mengelola keuangan sendiri, termasuk penerimaan dan belanja daerah.
47.

Hierarki perkotaan menurut teori central place menunjukkan bahwa?

  • A. Semua kota memiliki ukuran yang sama
  • B. Kota besar menyediakan barang yang lebih beragam dibanding kota kecil
  • C. Pusat kota hanya melayani kebutuhan lokal
  • D. Lokasi industri ditentukan oleh sumber daya alam
Jawaban: B. Kota besar menyediakan barang yang lebih beragam dibanding kota kecil.
Teori central place menjelaskan bahwa kota dengan hierarki lebih tinggi (kota besar) menyediakan barang dan jasa yang lebih banyak dan beragam dibanding kota kecil.
48.

Salah satu dampak negatif dari industrial cluster yang terlalu padat adalah?

  • A. Efisiensi biaya semakin tinggi
  • B. Persaingan tenaga kerja yang ketat dan kenaikan biaya
  • C. Pasar semakin melebar
  • D. Akses informasi semakin mudah
Jawaban: B. Persaingan tenaga kerja yang ketat dan kenaikan biaya.
Aglomerasi yang berlebihan dapat menyebabkan persaingan tenaga kerja yang ketat dan kenaikan biaya produksi, misalnya biaya sewa dan upah.
49.

Dalam model bid-rent untuk perusahaan, hubungan antara jarak dari pusat kota dengan sewa tanah adalah?

  • A. Positif, semakin dekat semakin murah
  • B. Negatif, semakin jauh semakin murah
  • C. Tidak ada hubungan
  • D. Berbanding lurus dengan ukuran perusahaan
Jawaban: B. Negatif, semakin jauh semakin murah.
Model bid-rent menunjukkan bahwa sewa tanah lebih tinggi di pusat kota karena aksesibilitas lebih baik, dan menurun seiring bertambahnya jarak.
50.

Salah satu pertanyaan utama dalam ilmu ekonomi regional adalah?

  • A. Bagaimana individu memaksimalkan utilitas
  • B. Mengapa suatu wilayah tumbuh lebih cepat dibanding wilayah lain
  • C. Bagaimana inflasi diatur oleh bank sentral
  • D. Apa penyebab defisit neraca perdagangan
Jawaban: B. Mengapa suatu wilayah tumbuh lebih cepat dibanding wilayah lain.
Ekonomi regional memfokuskan pada perbedaan pertumbuhan antar wilayah, termasuk faktor penyebab suatu wilayah tumbuh pesat sementara wilayah lain lambat.

Jawablah Soal UAS UT ini dengan tenang dan percaya diri. Ingatlah bahwa setiap konsep yang Anda pelajari di ESPA4425 Ekonomi Regional akan berguna dalam menganalisis daerah sekitar. Format ujian UT seperti UTM dan UO sudah biasa, jadi kerjakanlah secara sistematis.

Dengan persiapan yang matang, sukses sudah di depan mata. Teruslah semangat dan buktikan kemampuan terbaik Anda pada ujian ESPA4425 Ekonomi Regional ini. Selamat mengerjakan, semoga hasilnya memuaskan dan menjadi langkah awal menuju masa depan gemilang.

Bagikan

error: Content is protected !!