'" />

Soalut.com

★★★★★ 4.8 · Gratis · soalut.com
Akses cepat Tanpa browser Gratis 100%

Berhasil diinstall! 🎉

Soalut kini ada di layar utama HP kamu. Selamat belajar!

Soalut.com gratis berkat dukungan kamu. Bantu kami tetap online.

Donasi sekarang

Soal UAS UT IDIK4006 Filsafat Ilmu dan Kunci Jawaban

Soal UAS UT IDIK4006 Filsafat Ilmu dan Kunci Jawaban
Soal UT IDIK4006 Filsafat Ilmu

Bagi mahasiswa Universitas Terbuka, perjalanan menuju Ujian Akhir Semester sering terasa seperti mendaki gunung tanpa peta. Materi modul yang tebal menumpuk, sementara waktu terus berjalan. Yang membedakan mahasiswa yang berhasil bukan seberapa banyak mereka membaca, melainkan seberapa cerdas mereka berlatih.

Soal UT IDIK4006 Filsafat Ilmu adalah salah satu mata kuliah yang tidak bisa diperlakukan setengah hati. Lebih dari sekadar mengejar angka di lembar hasil studi, mata kuliah ini mengajak Anda menyelami cara berpikir yang jernih, logis, dan berakar kuat pada nilai-nilai kehidupan berbangsa yang sesungguhnya.

Bank Soal UT yang tersaji di sini dirancang sebagai ruang latihan yang sesungguhnya. Mulai dari kisi-kisi soal UT, gambaran pola pertanyaan, hingga tips menghadapi ujian dalam format Ujian Tatap Muka (UTM), Ujian Online (UO), maupun Take Home Exam (THE).

Catatan: Soal-soal ini akan terus diperbarui mengikuti modul terbaru Universitas Terbuka.

Soal UAS UT IDIK4006 Filsafat Ilmu

1.

Filsafat ilmu merupakan bagian dari filsafat yang secara khusus membahas tentang…

  • A. Hakikat Tuhan dan hubungannya dengan manusia
  • B. Hakikat ilmu pengetahuan, metode, dan nilai ilmu
  • C. Norma dan etika dalam kehidupan bermasyarakat
  • D. Keindahan dan estetika karya seni manusia
Jawaban: B. Hakikat ilmu pengetahuan, metode, dan nilai ilmu.
Filsafat ilmu adalah cabang filsafat yang mengkaji hakikat ilmu pengetahuan, metode memperolehnya, serta nilai dan implikasi ilmu bagi kehidupan manusia.
2.

Kata “filsafat” berasal dari bahasa Yunani “philosophia” yang berarti…

  • A. Cinta kebijaksanaan
  • B. Ilmu pengetahuan
  • C. Kecintaan pada kebenaran
  • D. Pencarian kebahagiaan
Jawaban: A. Cinta kebijaksanaan.
Kata “philosophia” berasal dari kata “philos” (cinta) dan “sophia” (kebijaksanaan), sehingga filsafat secara harfiah berarti cinta kebijaksanaan.
3.

Ruang lingkup filsafat ilmu mencakup tiga pertanyaan mendasar, yaitu ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Pertanyaan “Apa yang dapat diketahui?” termasuk dalam bidang…

  • A. Ontologi
  • B. Aksiologi
  • C. Epistemologi
  • D. Metodologi
Jawaban: C. Epistemologi.
Epistemologi membahas hakikat pengetahuan, batas-batas pengetahuan, dan cara memperoleh pengetahuan, sehingga pertanyaan “Apa yang dapat diketahui?” merupakan wilayah epistemologi.
4.

Cabang filsafat yang mempertanyakan “Apa nilai dan manfaat ilmu bagi kehidupan manusia?” disebut…

  • A. Ontologi
  • B. Epistemologi
  • C. Logika
  • D. Aksiologi
Jawaban: D. Aksiologi.
Aksiologi merupakan cabang filsafat yang mengkaji nilai, termasuk nilai guna, manfaat, dan implikasi etis dari ilmu pengetahuan bagi kehidupan manusia.
5.

Seorang mahasiswa bertanya, “Apakah realitas itu ada secara objektif di luar pikiran manusia?” Pertanyaan tersebut merupakan kajian dari bidang…

  • A. Epistemologi
  • B. Ontologi
  • C. Aksiologi
  • D. Metodologi
Jawaban: B. Ontologi.
Ontologi adalah cabang filsafat yang mempertanyakan hakikat keberadaan atau realitas, termasuk pertanyaan apakah realitas ada secara objektif atau hanya dalam pikiran.
6.

Pengetahuan yang diperoleh manusia melalui pengalaman indera secara langsung disebut…

  • A. Pengetahuan empiris
  • B. Pengetahuan rasional
  • C. Pengetahuan intuitif
  • D. Pengetahuan normatif
Jawaban: A. Pengetahuan empiris.
Pengetahuan empiris adalah pengetahuan yang diperoleh berdasarkan pengalaman langsung melalui panca indera, bukan semata-mata melalui penalaran atau intuisi.
7.

Pengetahuan yang diperoleh melalui proses penalaran logis tanpa bergantung pada pengalaman indera disebut pengetahuan…

  • A. Empiris
  • B. Intuitif
  • C. Rasional
  • D. Mistis
Jawaban: C. Rasional.
Pengetahuan rasional diperoleh melalui akal dan penalaran logis, bukan dari pengalaman indrawi langsung, sebagaimana dianut oleh kaum rasionalis seperti Descartes.
8.

Pernyataan yang paling tepat untuk membedakan ilmu pengetahuan dari pengetahuan biasa adalah bahwa ilmu pengetahuan…

  • A. Diperoleh semata-mata dari pengalaman sehari-hari
  • B. Bersifat subjektif dan bergantung pada keyakinan pribadi
  • C. Hanya berlaku pada kondisi dan waktu tertentu saja
  • D. Bersifat sistematis, metodis, dan dapat diuji kebenarannya
Jawaban: D. Bersifat sistematis, metodis, dan dapat diuji kebenarannya.
Ilmu pengetahuan dibedakan dari pengetahuan biasa karena disusun secara sistematis menggunakan metode tertentu dan kebenarannya dapat diuji secara objektif.
9.

Sumber pengetahuan yang berasal dari kemampuan berpikir secara logis dan deduktif, tanpa memerlukan verifikasi empiris, dikenal dengan istilah…

  • A. Empirisme
  • B. Rasionalisme
  • C. Pragmatisme
  • D. Positivisme
Jawaban: B. Rasionalisme.
Rasionalisme adalah aliran yang meyakini bahwa akal atau rasio merupakan sumber utama pengetahuan yang benar, dan kebenaran dapat dicapai melalui penalaran logis tanpa memerlukan pengalaman indrawi.
10.

Aliran filsafat yang menjadikan pengalaman indrawi sebagai satu-satunya sumber pengetahuan yang sah disebut…

  • A. Idealisme
  • B. Rasionalisme
  • C. Empirisme
  • D. Skeptisisme
Jawaban: C. Empirisme.
Empirisme adalah aliran epistemologi yang menyatakan bahwa pengetahuan berasal dari dan harus didasarkan pada pengalaman indrawi, sebagaimana diajarkan oleh tokoh seperti John Locke dan David Hume.
11.

Wilayah kajian filsafat sebagai ilmu mencakup pertanyaan mendasar mengenai realitas, pengetahuan, dan nilai. Ketiga wilayah kajian tersebut secara berurutan disebut…

  • A. Ontologi, epistemologi, aksiologi
  • B. Epistemologi, ontologi, aksiologi
  • C. Aksiologi, ontologi, epistemologi
  • D. Metodologi, epistemologi, aksiologi
Jawaban: A. Ontologi, epistemologi, aksiologi.
Tiga wilayah kajian utama filsafat ilmu adalah ontologi (hakikat realitas), epistemologi (hakikat pengetahuan), dan aksiologi (nilai ilmu), dan ketiganya menjadi landasan berpikir ilmiah.
12.

Filsafat dipandang sebagai induk segala ilmu karena…

  • A. Filsafat mengajarkan cara bercocok tanam dan bertahan hidup
  • B. Filsafat hanya mempelajari sejarah peradaban manusia
  • C. Filsafat merupakan ilmu yang paling sulit dipelajari manusia
  • D. Dari filsafat berbagai cabang ilmu pengetahuan berkembang dan memisahkan diri
Jawaban: D. Dari filsafat berbagai cabang ilmu pengetahuan berkembang dan memisahkan diri.
Filsafat disebut induk ilmu karena pada awalnya semua ilmu tergabung dalam filsafat, kemudian berbagai disiplin ilmu berkembang dan memisahkan diri menjadi ilmu yang berdiri sendiri.
13.

Objek material filsafat ilmu adalah…

  • A. Metode dan prosedur penelitian ilmiah
  • B. Ilmu pengetahuan itu sendiri sebagai fenomena yang dikaji
  • C. Nilai moral dan etika dalam pengembangan ilmu
  • D. Hakikat keberadaan Tuhan dan alam semesta
Jawaban: B. Ilmu pengetahuan itu sendiri sebagai fenomena yang dikaji.
Objek material filsafat ilmu adalah ilmu pengetahuan itu sendiri, yaitu segala sesuatu yang menjadi bahan kajian filsafat ilmu sebagai sebuah fenomena intelektual manusia.
14.

Objek formal filsafat ilmu adalah sudut pandang yang digunakan untuk mengkaji objek materialnya, yaitu mempertanyakan…

  • A. Hakikat ilmu secara mendasar dan menyeluruh
  • B. Aplikasi praktis ilmu dalam kehidupan sehari-hari
  • C. Sejarah perkembangan ilmu dari masa ke masa
  • D. Dampak teknologi terhadap perkembangan masyarakat
Jawaban: A. Hakikat ilmu secara mendasar dan menyeluruh.
Objek formal filsafat ilmu adalah sudut pandang mendasar dan menyeluruh terhadap ilmu pengetahuan, yaitu mempertanyakan hakikat, landasan, dan implikasi ilmu secara komprehensif.
15.

Dalam konteks filsafat ilmu, perbedaan antara ilmu alam dan ilmu sosial terutama terletak pada…

  • A. Jumlah peneliti yang terlibat dalam pengembangan ilmu tersebut
  • B. Tingkat kesulitan yang dihadapi dalam proses belajar mengajar
  • C. Objek kajian dan karakteristik metodologi yang digunakan
  • D. Anggaran riset yang tersedia untuk pengembangan masing-masing ilmu
Jawaban: C. Objek kajian dan karakteristik metodologi yang digunakan.
Ilmu alam mengkaji fenomena fisik alam dengan metode eksperimen yang ketat, sedangkan ilmu sosial mengkaji perilaku manusia dan masyarakat dengan pendekatan metodologi yang lebih beragam.
16.

Pengelompokan ilmu menjadi ilmu alam, ilmu sosial, dan humaniora merupakan contoh pembagian ilmu berdasarkan…

  • A. Metode penelitian yang digunakan
  • B. Tingkat perkembangan teknologi
  • C. Sejarah kemunculan ilmu tersebut
  • D. Objek atau bidang kajiannya
Jawaban: D. Objek atau bidang kajiannya.
Pengelompokan ilmu menjadi ilmu alam, ilmu sosial, dan humaniora didasarkan pada perbedaan objek material atau bidang yang menjadi kajian masing-masing ilmu tersebut.
17.

Landasan keilmuan yang mempertanyakan “Ada apa yang sesungguhnya ada?” dalam konteks suatu ilmu tertentu disebut landasan…

  • A. Epistemologis
  • B. Ontologis
  • C. Aksiologis
  • D. Metodologis
Jawaban: B. Ontologis.
Landasan ontologis ilmu berkaitan dengan pertanyaan mengenai hakikat objek yang dikaji oleh ilmu tersebut, yaitu apa yang sesungguhnya ada dan menjadi bidang garapan ilmu.
18.

Landasan keilmuan yang menyangkut cara memperoleh pengetahuan ilmiah secara sahih disebut landasan…

  • A. Ontologis
  • B. Aksiologis
  • C. Epistemologis
  • D. Teleologis
Jawaban: C. Epistemologis.
Landasan epistemologis suatu ilmu berkaitan dengan pertanyaan tentang bagaimana cara memperoleh pengetahuan yang benar, sahih, dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
19.

Peran landasan keilmuan bagi suatu ilmu pengetahuan adalah sebagai…

  • A. Pijakan dan kerangka dasar dalam pengembangan ilmu
  • B. Kumpulan data hasil penelitian yang telah diuji
  • C. Prosedur teknis untuk melaksanakan eksperimen
  • D. Daftar nama tokoh yang berjasa dalam pengembangan ilmu
Jawaban: A. Pijakan dan kerangka dasar dalam pengembangan ilmu.
Landasan keilmuan berfungsi sebagai pijakan dan kerangka dasar yang memberi arah serta batasan bagi pengembangan suatu ilmu pengetahuan agar tetap terstruktur dan sahih.
20.

Metode ilmiah yang dimulai dari pernyataan umum untuk kemudian ditarik kesimpulan khusus disebut penalaran…

  • A. Induktif
  • B. Abduktif
  • C. Analogis
  • D. Deduktif
Jawaban: D. Deduktif.
Penalaran deduktif bertolak dari premis atau pernyataan umum untuk kemudian ditarik kesimpulan yang bersifat khusus, berkebalikan dengan penalaran induktif.
21.

Penalaran yang bertolak dari fakta-fakta khusus untuk kemudian ditarik suatu kesimpulan umum disebut penalaran…

  • A. Deduktif
  • B. Induktif
  • C. Silogistik
  • D. Dialektis
Jawaban: B. Induktif.
Penalaran induktif bergerak dari pengamatan terhadap fakta-fakta khusus menuju generalisasi atau kesimpulan umum yang mencakup semua kasus sejenis.
22.

Seorang ilmuwan mengamati ratusan logam dan menemukan bahwa semuanya memuai ketika dipanaskan, lalu menyimpulkan bahwa semua logam memuai jika dipanaskan. Penalaran yang digunakan ilmuwan tersebut adalah…

  • A. Deduktif
  • B. Abduktif
  • C. Induktif
  • D. Analogis
Jawaban: C. Induktif.
Ilmuwan tersebut menggunakan penalaran induktif karena bertolak dari pengamatan terhadap fakta-fakta khusus (ratusan logam) untuk menarik kesimpulan umum tentang semua logam.
23.

Model metode ilmiah yang dimulai dari masalah, hipotesis, pengumpulan data, analisis, hingga kesimpulan mencerminkan karakteristik ilmu yang bersifat…

  • A. Sistematis dan prosedural
  • B. Intuitif dan spekulatif
  • C. Dogmatis dan tidak terbantahkan
  • D. Subjektif dan personal
Jawaban: A. Sistematis dan prosedural.
Model metode ilmiah yang mencakup langkah-langkah teratur dari identifikasi masalah hingga kesimpulan mencerminkan sifat ilmu yang sistematis dan mengikuti prosedur yang dapat dipertanggungjawabkan.
24.

Kebenaran ilmiah bersifat sementara dan dapat berubah jika ditemukan bukti baru yang lebih kuat. Sifat ini dalam filsafat ilmu disebut…

  • A. Dogmatis
  • B. Absolut
  • C. Subjektif
  • D. Tentatif
Jawaban: D. Tentatif.
Kebenaran ilmiah bersifat tentatif, artinya kebenarannya berlaku sementara dan terbuka untuk direvisi atau digugurkan apabila ditemukan bukti atau teori baru yang lebih sahih.
25.

Teori kebenaran yang menyatakan bahwa suatu pernyataan dianggap benar jika pernyataan tersebut sesuai dengan kenyataan atau fakta yang ada disebut teori…

  • A. Koherensi
  • B. Korespondensi
  • C. Pragmatisme
  • D. Konsensus
Jawaban: B. Korespondensi.
Teori korespondensi menyatakan bahwa kebenaran suatu pernyataan ditentukan oleh kesesuaiannya dengan fakta atau kenyataan yang ada di dunia, merupakan teori kebenaran yang paling klasik.
26.

Teori kebenaran yang menyatakan bahwa sebuah proposisi dianggap benar jika ia konsisten dan tidak bertentangan dengan proposisi-proposisi lain yang telah diterima sebelumnya disebut teori…

  • A. Koherensi
  • B. Korespondensi
  • C. Pragmatisme
  • D. Empirisme
Jawaban: A. Koherensi.
Teori koherensi menilai kebenaran berdasarkan konsistensi internal suatu pernyataan dengan sistem pernyataan lain yang sudah ada, bukan berdasarkan kesesuaiannya dengan fakta eksternal.
27.

Teori kebenaran pragmatisme menilai kebenaran suatu pernyataan berdasarkan…

  • A. Konsistensinya dengan pernyataan lain yang sudah diterima
  • B. Kesesuaiannya dengan fakta dan realitas yang dapat diamati
  • C. Kegunaannya dan dampak praktisnya bagi kehidupan
  • D. Kesepakatan bersama di antara komunitas ilmuwan
Jawaban: C. Kegunaannya dan dampak praktisnya bagi kehidupan.
Pragmatisme menilai kebenaran dari segi kegunaan dan efektivitas praktisnya. Suatu pernyataan dianggap benar jika terbukti bermanfaat dan berhasil dalam praktik kehidupan nyata.
28.

Seorang peneliti menemukan bahwa hasil penelitiannya bertentangan dengan teori yang sudah mapan. Sikap ilmiah yang paling tepat sesuai dengan prinsip kebenaran ilmiah adalah…

  • A. Membuang hasil penelitian karena bertentangan dengan teori mapan
  • B. Merahasiakan temuan agar tidak menimbulkan kontroversi
  • C. Memaksakan teori lama agar sesuai dengan hasil penelitian baru
  • D. Melaporkan temuan secara jujur dan membuka ruang pengujian ulang
Jawaban: D. Melaporkan temuan secara jujur dan membuka ruang pengujian ulang.
Prinsip kebenaran ilmiah menuntut kejujuran dan keterbukaan. Ilmuwan wajib melaporkan temuan secara apa adanya dan membuka kemungkinan pengujian ulang oleh komunitas ilmiah.
29.

Kemampuan berpikir ilmiah yang mengharuskan seseorang untuk tidak menerima suatu pernyataan begitu saja sebelum ada bukti yang memadai disebut…

  • A. Berpikir kreatif
  • B. Berpikir kritis
  • C. Berpikir lateral
  • D. Berpikir divergen
Jawaban: B. Berpikir kritis.
Berpikir kritis adalah kemampuan untuk tidak menerima suatu klaim atau pernyataan tanpa mempertimbangkan bukti, argumen, dan alasan yang memadai secara logis.
30.

Sarana berpikir ilmiah yang menggunakan simbol dan aturan untuk menarik kesimpulan dari premis-premis yang ada disebut…

  • A. Bahasa
  • B. Matematika
  • C. Logika
  • D. Statistika
Jawaban: C. Logika.
Logika adalah sarana berpikir ilmiah yang mempelajari prinsip-prinsip penalaran yang sahih, menggunakan aturan untuk menarik kesimpulan yang benar dari premis-premis yang diberikan.
31.

Matematika berperan penting sebagai sarana berpikir ilmiah karena matematika mampu…

  • A. Menyatakan hubungan antarfenomena secara tepat dan tidak ambigu
  • B. Menjelaskan makna dari setiap peristiwa sosial secara mendalam
  • C. Memberikan penilaian moral tentang tindakan manusia
  • D. Mengungkapkan perasaan dan emosi manusia secara lebih baik
Jawaban: A. Menyatakan hubungan antarfenomena secara tepat dan tidak ambigu.
Matematika memungkinkan ilmuwan menyatakan hubungan antar variabel secara presisi, kuantitatif, dan tidak ambigu, sehingga memudahkan komunikasi ilmiah dan pengujian hipotesis.
32.

Bahasa ilmiah berbeda dari bahasa sehari-hari karena bahasa ilmiah harus bersifat…

  • A. Puitis, imajinatif, dan mengandung banyak metafora
  • B. Emosional, ekspresif, dan mudah dirasakan maknanya
  • C. Fleksibel, lentur, dan dapat bermakna ganda
  • D. Denotatif, lugas, dan memiliki makna yang pasti
Jawaban: D. Denotatif, lugas, dan memiliki makna yang pasti.
Bahasa ilmiah harus denotatif dan bermakna tunggal agar komunikasi antara ilmuwan dapat berlangsung secara jelas, tepat, dan tidak menimbulkan penafsiran ganda.
33.

Dalam metode ilmiah, suatu pernyataan sementara yang akan diuji kebenarannya melalui penelitian disebut…

  • A. Teori
  • B. Hipotesis
  • C. Postulat
  • D. Aksioma
Jawaban: B. Hipotesis.
Hipotesis adalah pernyataan sementara atau dugaan ilmiah tentang hubungan antarvariabel yang dirumuskan berdasarkan teori dan harus diuji kebenarannya melalui penelitian empiris.
34.

Paradigma pendidikan yang memandang peserta didik sebagai objek yang harus diisi pengetahuan oleh guru dikenal dengan istilah…

  • A. Konstruktivisme
  • B. Humanisme
  • C. Behaviorisme
  • D. Progresivisme
Jawaban: C. Behaviorisme.
Behaviorisme memandang peserta didik sebagai objek pasif yang perilakunya dibentuk melalui stimulus dan respons, sehingga guru berperan sebagai pemberi pengetahuan secara langsung.
35.

Paradigma pendidikan yang menekankan peran aktif peserta didik dalam membangun pengetahuannya sendiri melalui pengalaman disebut…

  • A. Konstruktivisme
  • B. Behaviorisme
  • C. Esensialisme
  • D. Perenialisme
Jawaban: A. Konstruktivisme.
Konstruktivisme berpandangan bahwa pengetahuan dibangun secara aktif oleh peserta didik melalui interaksi dengan lingkungan dan pengalaman, bukan diterima secara pasif dari guru.
36.

Filsafat ilmu memberikan kontribusi pada pendidikan antara lain dengan cara…

  • A. Menentukan anggaran yang diperlukan untuk membiayai lembaga pendidikan
  • B. Membuat jadwal pelajaran yang paling efisien di sekolah
  • C. Menyusun daftar buku teks yang wajib digunakan oleh siswa
  • D. Memberikan landasan berpikir kritis dan sistematis dalam pengembangan kurikulum
Jawaban: D. Memberikan landasan berpikir kritis dan sistematis dalam pengembangan kurikulum.
Filsafat ilmu berperan dalam pendidikan dengan memberikan landasan konseptual untuk berpikir kritis dan sistematis, yang kemudian memengaruhi pengembangan tujuan, isi, dan metode pendidikan.
37.

Isu masalah pendidikan yang berkaitan dengan perbedaan kesempatan memperoleh pendidikan antara masyarakat perkotaan dan pedesaan merupakan contoh masalah…

  • A. Kurikulum dan metode pembelajaran
  • B. Pemerataan dan keadilan pendidikan
  • C. Kualitas tenaga pengajar di perguruan tinggi
  • D. Teknologi informasi dalam proses belajar mengajar
Jawaban: B. Pemerataan dan keadilan pendidikan.
Ketimpangan akses pendidikan antara perkotaan dan pedesaan merupakan isu pemerataan dan keadilan pendidikan, yang menjadi salah satu masalah mendasar dalam sistem pendidikan nasional.
38.

Metode pengembangan ilmu pendidikan yang paling tepat untuk menguji efektivitas suatu metode pembelajaran baru adalah…

  • A. Metode spekulasi filosofis
  • B. Metode studi literatur klasik
  • C. Metode eksperimen dengan kelompok kontrol
  • D. Metode wawancara informal dengan guru
Jawaban: C. Metode eksperimen dengan kelompok kontrol.
Untuk menguji efektivitas suatu metode pembelajaran secara ilmiah, diperlukan eksperimen dengan kelompok kontrol agar dapat dibandingkan hasil antara kelompok yang menggunakan metode baru dan yang tidak.
39.

Pilar-pilar pendidikan menurut UNESCO yang menjadi dasar pengembangan pendidikan abad ke-21 adalah…

  • A. Learning to know, learning to do, learning to live together, dan learning to be
  • B. Membaca, menulis, berhitung, dan berkomunikasi
  • C. Sains, teknologi, rekayasa, dan matematika
  • D. Kognitif, afektif, psikomotorik, dan sosial
Jawaban: A. Learning to know, learning to do, learning to live together, dan learning to be.
UNESCO merumuskan empat pilar pendidikan untuk abad ke-21: belajar untuk mengetahui, belajar untuk berbuat, belajar untuk hidup bersama, dan belajar untuk menjadi, yang menjadi landasan pendidikan modern.
40.

Pilar pendidikan “learning to live together” menekankan pentingnya peserta didik untuk…

  • A. Menguasai sebanyak mungkin mata pelajaran akademis
  • B. Mengembangkan kemampuan teknis dalam pekerjaan
  • C. Membentuk kepribadian yang mandiri dan percaya diri
  • D. Menghargai perbedaan dan berkolaborasi dengan sesama
Jawaban: D. Menghargai perbedaan dan berkolaborasi dengan sesama.
Pilar “learning to live together” menekankan pentingnya belajar untuk memahami orang lain, menghargai keberagaman, serta mengembangkan kemampuan untuk bekerja sama dan hidup berdampingan secara damai.
41.

Kebijakan pendidikan nasional Indonesia yang menekankan pentingnya pendidikan berbasis karakter bertujuan untuk…

  • A. Meningkatkan nilai ujian nasional secara signifikan
  • B. Membentuk warga negara yang berakhlak mulia dan bertanggung jawab
  • C. Memperbanyak jumlah lulusan sarjana di Indonesia
  • D. Menyeragamkan metode pembelajaran di seluruh sekolah
Jawaban: B. Membentuk warga negara yang berakhlak mulia dan bertanggung jawab.
Pendidikan berbasis karakter dirancang untuk membangun nilai-nilai moral, akhlak mulia, dan tanggung jawab sosial pada diri peserta didik sebagai warga negara Indonesia.
42.

Isu kontemporer dalam pendidikan nasional yang berkaitan dengan rendahnya kemampuan literasi dan numerasi peserta didik menuntut adanya…

  • A. Penambahan jumlah mata pelajaran di setiap jenjang pendidikan
  • B. Peningkatan anggaran untuk pembangunan gedung sekolah baru
  • C. Pembenahan strategi pembelajaran dan kurikulum secara menyeluruh
  • D. Pemotongan jam pelajaran agar siswa tidak terlalu terbebani
Jawaban: C. Pembenahan strategi pembelajaran dan kurikulum secara menyeluruh.
Rendahnya literasi dan numerasi merupakan permasalahan mendasar yang memerlukan evaluasi dan pembenahan menyeluruh terhadap strategi pembelajaran dan kurikulum yang berlaku.
43.

Dasar kebijakan pendidikan nasional Indonesia merujuk pada landasan konstitusional yang tercantum dalam…

  • A. Ketetapan MPR tentang Garis-Garis Besar Haluan Negara
  • B. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
  • C. Undang-Undang tentang Guru dan Dosen
  • D. UUD 1945 dan Pancasila sebagai falsafah bangsa
Jawaban: D. UUD 1945 dan Pancasila sebagai falsafah bangsa.
Pendidikan nasional Indonesia berlandaskan Pancasila dan UUD 1945 sebagai landasan konstitusional dan filosofis yang menjadi acuan utama dalam seluruh kebijakan dan penyelenggaraan pendidikan.
44.

Dalam filsafat ilmu, konsep “falsifikasi” yang dikemukakan oleh Karl Popper menyatakan bahwa suatu teori ilmiah harus…

  • A. Dapat disangkal atau digugurkan melalui pengujian empiris
  • B. Diakui dan disepakati oleh seluruh komunitas ilmiah dunia
  • C. Dibuktikan kebenarannya melalui pengamatan berulang
  • D. Didasarkan pada kitab suci atau kepercayaan keagamaan
Jawaban: A. Dapat disangkal atau digugurkan melalui pengujian empiris.
Menurut Popper, prinsip falsifikasi mensyaratkan bahwa suatu pernyataan baru dapat disebut ilmiah jika secara logis memungkinkan untuk digugurkan melalui pengujian empiris yang dapat dilakukan.
45.

Jika seorang guru menerapkan prinsip filsafat ilmu dalam pembelajaran, maka ia akan mendorong siswanya untuk…

  • A. Menghafalkan seluruh materi pelajaran secara verbatim
  • B. Mempertanyakan, menganalisis, dan menguji setiap klaim pengetahuan
  • C. Menerima semua penjelasan guru tanpa perlu dipertanyakan
  • D. Menghindari perdebatan dan perbedaan pendapat di kelas
Jawaban: B. Mempertanyakan, menganalisis, dan menguji setiap klaim pengetahuan.
Penerapan prinsip filsafat ilmu dalam pembelajaran mendorong budaya berpikir kritis, yakni kemampuan mempertanyakan, menganalisis, dan mengevaluasi klaim pengetahuan secara sistematis dan rasional.
46.

Konsep “paradigma” dalam pengembangan ilmu yang diperkenalkan oleh Thomas Kuhn merujuk pada…

  • A. Metode eksperimen yang baku dalam ilmu alam
  • B. Kumpulan data empiris yang telah terverifikasi kebenarannya
  • C. Kerangka pikir dan asumsi dasar yang dianut komunitas ilmiah
  • D. Prosedur baku dalam penulisan laporan penelitian ilmiah
Jawaban: C. Kerangka pikir dan asumsi dasar yang dianut komunitas ilmiah.
Kuhn mendefinisikan paradigma sebagai kerangka pikir, asumsi dasar, nilai, dan metode yang dianut bersama oleh suatu komunitas ilmiah dalam melaksanakan penelitian pada periode tertentu.
47.

Perbandingan antara ilmu pengetahuan dan mitos menunjukkan bahwa ilmu pengetahuan berbeda dari mitos karena ilmu pengetahuan…

  • A. Lebih mudah dipahami oleh masyarakat awam
  • B. Diwariskan secara turun-temurun dari generasi ke generasi
  • C. Mengandung unsur kepercayaan dan nilai budaya lokal
  • D. Didasarkan pada bukti empiris dan dapat diuji secara metodis
Jawaban: D. Didasarkan pada bukti empiris dan dapat diuji secara metodis.
Pembeda utama ilmu pengetahuan dari mitos adalah sifat empiris dan kemampuannya untuk diuji secara metodis, sedangkan mitos didasarkan pada kepercayaan dan tidak memerlukan verifikasi empiris.
48.

Analisis terhadap kebijakan desentralisasi pendidikan menunjukkan bahwa kebijakan tersebut bertujuan untuk…

  • A. Memusatkan semua keputusan pendidikan pada pemerintah pusat
  • B. Memberikan kewenangan lebih besar kepada daerah dalam mengelola pendidikan
  • C. Mengurangi peran sekolah dalam pengambilan keputusan pendidikan
  • D. Menyeragamkan kurikulum di seluruh wilayah Indonesia
Jawaban: B. Memberikan kewenangan lebih besar kepada daerah dalam mengelola pendidikan.
Desentralisasi pendidikan merupakan kebijakan yang mendelegasikan kewenangan pengelolaan pendidikan dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah agar lebih responsif terhadap kebutuhan lokal.
49.

Jika dua teori ilmiah memberikan prediksi yang saling bertentangan tentang fenomena yang sama, maka cara yang paling tepat untuk memilih salah satunya adalah…

  • A. Melakukan pengujian empiris yang dirancang untuk membedakan kedua prediksi tersebut
  • B. Memilih teori yang paling populer di kalangan masyarakat umum
  • C. Menerima teori yang dikemukakan oleh ilmuwan yang lebih senior
  • D. Menggabungkan kedua teori tersebut tanpa mempertimbangkan kontradiksinya
Jawaban: A. Melakukan pengujian empiris yang dirancang untuk membedakan kedua prediksi tersebut.
Metode ilmiah menuntut bahwa konflik antara dua teori diselesaikan melalui pengujian empiris yang dapat membedakan prediksi keduanya, sehingga data akan menentukan teori mana yang lebih sahih.
50.

Dimensi aksiologis ilmu pengetahuan dalam konteks pendidikan menuntut agar pengembangan ilmu harus memperhatikan…

  • A. Kecepatan dan efisiensi proses penelitian ilmiah
  • B. Jumlah publikasi ilmiah yang dihasilkan oleh peneliti
  • C. Dampak moral, sosial, dan kemanusiaan dari ilmu yang dikembangkan
  • D. Kemutakhiran teknologi yang digunakan dalam penelitian
Jawaban: C. Dampak moral, sosial, dan kemanusiaan dari ilmu yang dikembangkan.
Dimensi aksiologis menekankan bahwa ilmu pengetahuan tidak bebas nilai, sehingga pengembangan ilmu harus mempertimbangkan dampaknya terhadap moralitas, kehidupan sosial, dan martabat kemanusiaan.

Tidak ada jalan pintas menuju pemahaman yang sejati. Namun, siapa pun yang rajin mengerjakan Soal Latihan UT akan merasakan sendiri bagaimana kepercayaan dirinya tumbuh perlahan namun pasti, jauh sebelum nama mereka terpanggil di ruang ujian.

Anda sudah berada di jalur yang benar. Setiap waktu yang Anda luangkan untuk berlatih menggunakan Soal UAS UT IDIK4006 Filsafat Ilmu dan Kunci Jawaban, setiap upaya memahami materi hingga ke akarnya, adalah bukti bahwa Anda tidak hanya belajar untuk lulus. Anda sedang membentuk versi diri yang lebih tajam.

Bagikan:

error: Content is protected !!