💜 Selalu gratis

Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir!💜 Selalu gratis

Soal UAS UT LUHT4235 Manajemen Agribisnis dan Kunci Jawaban

Aplikasi Gratis

Soalut.com
★★★★★ 5.0
Gratis
GET IT ON Google Play
Soal UT LUHT4235 Manajemen Agribisnis
Soal UT LUHT4235 Manajemen Agribisnis

Ngomongin LUHT4235 Manajemen Agribisnis, bagian yang paling bikin pusing tuh pas masuk ke Manajemen Produksi dan Risiko. Soalnya, dua modul ini (Modul 4 dan 8) punya banyak istilah teknis yang bikin kamu mikir keras. Bedanya produksi barang biasa sama agribisnis tuh nggak langsung nyambung di kepala. Cobain deh contoh soal UT di sini buat lihat polanya.

Modul 2 tentang peran agribisnis sebagai penopang ekonomi dan Modul 5 soal supply chain management sering muncul nyambung di soal ujian. Satu ngomong soal hulu, satu lagi soal hilir , kalau nggak paham keduanya, bisa kacau jawabannya. Ini poin yang penting banget. Banyak mahasiswa UT akhirnya cari prediksi soal UAS Agribisnis biar fokus belajar.

Soal UAS UT di bawah ini ngikutin alur tiap Kegiatan Belajar, dari kelembagaan petani di Modul 3 sampai pembiayaan di Modul 7. Setiap soal maupun jawaban udah ada pembahasannya biar nggak cuma tebak-tebakan. Kamu tinggal kerjain sambil cek latihan UAS UT sesuai materi yang belum dikuasai.

Soal UT LUHT4235 Manajemen Agribisnis

1.

Suatu pendekatan dalam manajemen agribisnis yang menekankan pada koordinasi vertikal dari hulu hingga hilir untuk meningkatkan nilai tambah disebut…

  • A. Manajemen keuangan agribisnis
  • B. Manajemen risiko agribisnis
  • C. Manajemen rantai pasok agribisnis
  • D. Manajemen sumber daya manusia agribisnis
Jawaban: C
Manajemen rantai pasok agribisnis menekankan koordinasi vertikal dari hulu ke hilir untuk menciptakan nilai tambah. Konsep ini berbeda dari manajemen keuangan, risiko, atau SDM yang memiliki fokus lain.
2.

Dalam konteks manajemen agribisnis, produk pertanian yang telah mengalami proses pengolahan termasuk dalam subsistem…

  • A. Subsistem hulu
  • B. Subsistem on-farm
  • C. Subsistem pendukung
  • D. Subsistem hilir
Jawaban: D
Subsistem hilir mencakup pengolahan dan pemasaran hasil pertanian, sehingga produk olahan termasuk di dalamnya. Subsistem hulu berkaitan dengan input pertanian, on-farm adalah produksi primer, dan pendukung adalah layanan seperti keuangan.
3.

Seorang petani sayuran memutuskan untuk menjual produknya langsung ke konsumen melalui pasar petani. Keputusan ini paling tepat mencerminkan fungsi manajemen agribisnis pada aspek…

  • A. Pengendalian mutu
  • B. Organisasi produksi
  • C. Perencanaan pemasaran
  • D. Pembiayaan usaha
Jawaban: C
Keputusan menjual langsung ke konsumen adalah bagian dari perencanaan pemasaran untuk menentukan saluran distribusi. Aspek lain seperti organisasi produksi, pengendalian mutu, atau pembiayaan tidak relevan dengan pemilihan saluran penjualan.
4.

Peran agribisnis yang paling utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah adalah…

  • A. Meningkatkan harga pangan global
  • B. Mengimpor teknologi dari luar negeri
  • C. Menciptakan lapangan kerja dan nilai tambah
  • D. Mengurangi jumlah petani tradisional
Jawaban: C
Agribisnis berperan utama dalam menciptakan lapangan kerja dan nilai tambah di sektor pertanian. Opsi lain seperti meningkatkan harga pangan atau mengurangi petani tidak selalu positif dan tidak mencerminkan peran utama agribisnis.
5.

Manakah dari berikut ini yang BUKAN merupakan salah satu subsistem dalam sistem agribisnis…

  • A. Subsistem penyediaan sarana produksi
  • B. Subsistem budidaya pertanian
  • C. Subsistem pengolahan hasil
  • D. Subsistem perdagangan internasional
Jawaban: D
Subsistem agribisnis umumnya mencakup penyediaan sarana produksi, budidaya, pengolahan, pemasaran, dan pendukung. Perdagangan internasional bukanlah subsistem khusus, melainkan bagian dari pemasaran. Oleh karena itu, perdagangan internasional bukan subsistem agribisnis yang baku.
6.

Koperasi tani memberikan pinjaman modal kepada anggotanya dengan bunga rendah. Tindakan ini menggambarkan peran agribisnis dalam…

  • A. Meningkatkan ekspor produk pertanian
  • B. Menyediakan akses keuangan bagi petani
  • C. Mengolah hasil panen menjadi produk jadi
  • D. Memperluas jaringan distribusi
Jawaban: B
Pemberian pinjaman modal oleh koperasi menunjukkan peran agribisnis dalam menyediakan akses keuangan kepada petani. Ini tidak terkait dengan ekspor, pengolahan, atau distribusi.
7.

Seorang manajer agribisnis menyusun target produksi untuk musim tanam mendatang berdasarkan data harga pasar dan ketersediaan lahan. Kegiatan ini termasuk dalam fungsi manajemen…

  • A. Pengawasan
  • B. Perencanaan
  • C. Evaluasi
  • D. Pelaporan
Jawaban: B
Menyusun target produksi berdasarkan data harga dan lahan adalah langkah perencanaan. Pengawasan, evaluasi, dan pelaporan lebih bersifat pemantauan dan penilaian setelah kegiatan berjalan.
8.

Peranan agribisnis dalam perekonomian Indonesia terlihat dari kemampuannya untuk…

  • A. Menyerap tenaga kerja di sektor pertanian
  • B. Menjadi penyumbang devisa melalui ekspor
  • C. Mengurangi ketergantungan pada bahan baku impor
  • D. Menggantikan sektor industri manufaktur
Jawaban: A
Agribisnis berperan besar dalam menyerap tenaga kerja di sektor pertanian dan sekitarnya. Devisa dari ekspor memang ada, tetapi penyerapan tenaga kerja adalah ciri paling menonjol di Indonesia. Agribisnis tidak menggantikan manufaktur dan ketergantungan impor tidak langsung dihilangkan.
9.

Dalam manajemen agribisnis, kegiatan mengidentifikasi pangsa pasar dan menentukan harga jual termasuk dalam…

  • A. Manajemen pemasaran
  • B. Manajemen keuangan
  • C. Manajemen produksi
  • D. Manajemen risiko
Jawaban: A
Mengidentifikasi pangsa pasar dan menetapkan harga jual merupakan bagian dari manajemen pemasaran. Manajemen produksi berfokus pada proses pembuatan barang, keuangan pada pembiayaan, dan risiko pada pengelolaan ketidakpastian.
10.

PT Agro Makmur ingin memperluas pasar ke luar negeri. Langkah awal yang paling tepat adalah…

  • A. Meningkatkan kapasitas produksi di dalam negeri
  • B. Menurunkan harga produk secara drastis
  • C. Mempelajari regulasi dan standar mutu negara tujuan
  • D. Menghentikan penjualan di pasar domestik
Jawaban: C
Ekspansi ke pasar luar negeri memerlukan pemahaman terhadap regulasi dan standar mutu negara tujuan. Meningkatkan kapasitas produksi tanpa pengetahuan pasar, menurunkan harga secara drastis, atau menghentikan penjualan domestik bukan langkah awal yang rasional.
11.

Faktor utama yang membuat agribisnis menjadi penopang ekonomi Indonesia adalah…

  • A. Luasnya lahan pertanian dan jumlah petani
  • B. Tingkat konsumsi pangan yang rendah
  • C. Ketergantungan pada impor pupuk
  • D. Kurangnya diversifikasi produk
Jawaban: A
Luasnya lahan pertanian dan jumlah petani yang besar menjadikan agribisnis sebagai sektor yang menopang ekonomi. Konsumsi pangan rendah, ketergantungan impor, dan kurang diversifikasi justru memperlemah sektor ini, bukan menjadi kekuatan.
12.

Seorang pengusaha agribisnis memutuskan untuk mengolah limbah pertanian menjadi pupuk organik. Keputusan ini menunjukkan peran agribisnis dalam…

  • A. Meningkatkan efisiensi distribusi
  • B. Menurunkan biaya tenaga kerja
  • C. Mempercepat proses panen
  • D. Menciptakan nilai tambah dan mengurangi limbah
Jawaban: D
Mengolah limbah menjadi pupuk organik menciptakan nilai tambah dari produk sampingan sekaligus mengurangi limbah. Ini tidak langsung terkait dengan efisiensi distribusi, proses panen, atau biaya tenaga kerja.
13.

Yang dimaksud dengan agribisnis sebagai suatu sistem adalah…

  • A. Kegiatan pertanian yang dilakukan secara berkelanjutan
  • B. Kumpulan subsistem yang saling terkait dari hulu hingga hilir
  • C. Perusahaan yang bergerak di bidang pupuk dan benih
  • D. Proses penjualan hasil pertanian ke konsumen akhir
Jawaban: B
Agribisnis sebagai sistem berarti kumpulan subsistem yang saling terkait, mulai dari penyediaan input hingga pemasaran. Definisi ini lebih luas daripada sekadar pertanian berkelanjutan, perusahaan pupuk, atau penjualan produk.
14.

Dalam menghadapi fluktuasi harga pasar, seorang petani memilih untuk menyimpan hasil panennya hingga harga stabil. Ini adalah bentuk strategi…

  • A. Manajemen risiko harga
  • B. Manajemen produksi musiman
  • C. Manajemen sumber daya manusia
  • D. Manajemen keuangan jangka panjang
Jawaban: A
Menyimpan hasil panen untuk menunggu harga stabil merupakan contoh strategi manajemen risiko harga. Ini tidak terkait langsung dengan produksi musiman, SDM, atau keuangan jangka panjang.
15.

Kelembagaan petani seperti kelompok tani memiliki peran penting dalam agribisnis karena…

  • A. Meningkatkan persaingan antar petani
  • B. Memfasilitasi akses modal dan informasi pasar
  • C. Mengurangi jumlah produksi pertanian
  • D. Mengambil alih lahan milik petani
Jawaban: B
Kelembagaan petani berfungsi memfasilitasi akses modal, informasi, dan teknologi bagi anggotanya. Opsi lain tidak tepat karena justru memperlemah petani.
16.

Pemerintah menetapkan harga dasar gabah untuk melindungi petani saat harga turun. Kebijakan ini merupakan bentuk dukungan terhadap subsistem agribisnis, yaitu…

  • A. Subsistem kelembagaan pendukung
  • B. Subsistem on-farm
  • C. Subsistem pemasaran
  • D. Subsistem hulu
Jawaban: A
Kebijakan harga dasar adalah bentuk dukungan dari kelembagaan atau kebijakan pemerintah yang merupakan bagian dari subsistem kelembagaan pendukung. Ini tidak termasuk subsistem hulu, on-farm, atau pemasaran secara langsung.
17.

Seorang petani kopi memproses bijinya menjadi kopi bubuk agar lebih tahan lama dan memiliki nilai jual lebih tinggi. Kegiatan ini termasuk dalam…

  • A. Manajemen produksi primer
  • B. Manajemen konsumsi
  • C. Manajemen distribusi
  • D. Manajemen pascapanen
Jawaban: D
Memproses biji kopi menjadi kopi bubuk adalah contoh manajemen pascapanen yang bertujuan meningkatkan daya simpan dan nilai jual. Manajemen produksi primer berkaitan dengan penanaman, distribusi dengan pengiriman, dan konsumsi dengan penggunaan produk.
18.

Pernyataan yang paling tepat mengenai kontribusi sektor agribisnis sebagai penopang ekonomi Indonesia adalah…

  • A. sektor agribisnis hanya berperan sebagai penyedia bahan baku industri pengolahan
  • B. sektor agribisnis tidak terpengaruh oleh fluktuasi harga komoditas global
  • C. sektor agribisnis mampu menyediakan lapangan kerja yang luas dan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar
  • D. sektor agribisnis hanya berkembang di daerah pedesaan dan tidak terkait dengan sektor jasa
Jawaban: C
Penopang ekonomi Indonesia oleh agribisnis terutama terlihat dari kemampuannya menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar di sektor hulu hingga hilir.
19.

Prospek agribisnis dalam perekonomian nasional di masa depan sangat dipengaruhi oleh…

  • A. meningkatnya permintaan produk pangan olahan sejalan dengan pertumbuhan penduduk dan urbanisasi
  • B. semakin langkanya sumber daya alam pertanian
  • C. ketergantungan penuh pada teknologi impor
  • D. menurunnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian
Jawaban: A
Prospek agribisnis didorong oleh permintaan produk pangan olahan yang terus meningkat karena pertumbuhan penduduk dan perubahan pola konsumsi.
20.

Salah satu peran strategis agribisnis dalam pembangunan ekonomi daerah adalah…

  • A. memindahkan seluruh kegiatan ekonomi ke wilayah perkotaan
  • B. mendorong terciptanya industri pengolahan dan jasa penunjang di sekitar sentra produksi
  • C. menjadi sektor yang mandiri tanpa keterkaitan dengan sektor lain
  • D. menggantikan peran sektor industri manufaktur secara keseluruhan
Jawaban: B
Agribisnis berperan strategis dalam mendorong tumbuhnya industri pengolahan dan jasa penunjang, sehingga menggerakkan perekonomian daerah.
21.

Contoh penerapan prospek agribisnis yang berbasis pada peningkatan nilai tambah di dalam negeri adalah…

  • A. mendirikan pabrik pengolahan hasil pertanian menjadi tepung dan minyak nabati
  • B. mengekspor bahan mentah pertanian ke negara tetangga
  • C. mengimpor produk olahan dari luar negeri untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri
  • D. membatasi produksi pertanian agar harga global tetap tinggi
Jawaban: A
Mendirikan pabrik pengolahan di dalam negeri merupakan wujud peningkatan nilai tambah yang menjadi salah satu prospek cerah agribisnis.
22.

Hubungan antara agribisnis dan sektor pariwisata yang saling menguntungkan terlihat pada…

  • A. penggunaan lahan pertanian untuk pembangunan hotel
  • B. pengembangan agrowisata yang menggabungkan kegiatan pertanian dengan wisata edukasi dan kuliner
  • C. pengalihan fungsi lahan pertanian menjadi kawasan wisata buatan
  • D. pelarangan kegiatan pertanian di daerah tujuan wisata
Jawaban: B
Agrowisata merupakan bentuk sinergi positif antara sektor agribisnis dan pariwisata, sehingga saling menguntungkan bagi kedua sektor.
23.

Dalam menghadapi era perdagangan bebas, prospek agribisnis Indonesia sangat bergantung pada…

  • A. pembatasan varietas tanaman unggul
  • B. penutupan akses pasar bagi produk impor
  • C. subsidi besar-besaran tanpa perbaikan kualitas
  • D. peningkatan daya saing produk melalui efisiensi produksi dan standarisasi mutu
Jawaban: D
Daya saing produk menjadi kunci utama dalam perdagangan bebas, sehingga efisiensi produksi dan standarisasi mutu sangat menentukan prospek agribisnis.
24.

Manakah yang merupakan kelemahan utama dari bentuk kepemilikan bisnis perseorangan dalam agribisnis…

  • A. pemisahan yang jelas antara kekayaan pribadi dan kekayaan perusahaan
  • B. pengambilan keputusan harus melalui rapat pemegang saham
  • C. pajak yang harus dibayar lebih tinggi dibandingkan dengan perseroan terbatas
  • D. kemampuan untuk mengumpulkan modal sangat terbatas dan tanggung jawab pemilik tidak terbatas
Jawaban: D
Kelemahan utama usaha perseorangan adalah keterbatasan modal dan tanggung jawab pemilik yang tidak terbatas, sehingga risiko pribadi sangat besar.
25.

Dalam suatu usaha agribisnis berbentuk persekutuan komanditer, sekutu komplementer memiliki karakteristik…

  • A. bertanggung jawab secara pribadi dan tidak terbatas atas utang perusahaan
  • B. tidak ikut serta dalam pengelolaan usaha sehari-hari
  • C. tanggung jawab terbatas sebesar modal yang disetor
  • D. hanya berhak menerima dividen tanpa hak suara
Jawaban: A
Sekutu komplementer dalam CV adalah pihak yang menjalankan usaha dan bertanggung jawab penuh secara pribadi hingga ke harta pribadinya.
26.

Seorang petani skala besar ingin mendirikan perusahaan agribisnis dengan risiko kerugian yang terbatas hanya pada modal yang ia tanamkan, tanpa melibatkan keluarga atau kerabat sebagai mitra. Bentuk kepemilikan bisnis yang paling sesuai adalah…

  • A. persekutuan firma
  • B. perusahaan perseorangan
  • C. koperasi
  • D. perseroan terbatas
Jawaban: D
Perseroan terbatas memberikan perlindungan berupa tanggung jawab terbatas pemilik hanya sebesar modal yang disetor, sesuai dengan tujuan petani tersebut.
27.

Perbedaan mendasar antara persekutuan firma dan persekutuan komanditer dalam konteks agribisnis adalah…

  • A. firma hanya dapat didirikan oleh satu orang, sedangkan komanditer minimal dua orang
  • B. firma tidak dapat melakukan kegiatan ekspor impor, sedangkan komanditer dapat
  • C. semua sekutu dalam firma bertanggung jawab tidak terbatas, sedangkan dalam komanditer ada sekutu yang tanggung jawabnya terbatas
  • D. komanditer tidak memerlukan akta pendirian, sedangkan firma harus memiliki akta notaris
Jawaban: C
Dalam firma, setiap sekutu bertanggung jawab penuh secara pribadi, sedangkan dalam CV terdapat sekutu komanditer yang tanggung jawabnya terbatas.
28.

Keunggulan utama dari bentuk kepemilikan perseroan terbatas bagi pelaku usaha agribisnis yang membutuhkan investasi besar adalah…

  • A. kemudahan dalam memperoleh pinjaman bank karena tidak perlu agunan
  • B. kemampuan untuk menghimpun dana dari banyak investor melalui penjualan saham
  • C. pemilik tidak ikut campur dalam pengelolaan perusahaan
  • D. prosedur pendirian yang sangat sederhana dan biaya murah
Jawaban: B
PT dapat menghimpun dana dari publik melalui penjualan saham, sehingga memudahkan pengumpulan modal untuk investasi berskala besar.
29.

Pak Budi dan Pak Ahmad sepakat mendirikan usaha penggilingan padi dengan modal bersama dan sama-sama aktif mengelola serta bertanggung jawab penuh. Bentuk kepemilikan bisnis yang paling tepat untuk usaha mereka adalah…

  • A. perusahaan perseorangan
  • B. perseroan terbatas
  • C. koperasi
  • D. firma
Jawaban: D
Firma didirikan oleh dua orang atau lebih yang sama-sama aktif mengelola dan bertanggung jawab penuh, sesuai dengan situasi Pak Budi dan Pak Ahmad.
30.

Peran utama kelembagaan petani dalam bentuk kelompok tani adalah…

  • A. sebagai wadah belajar, kerjasama, dan unit produksi bersama bagi para petani
  • B. menggantikan peran penyuluh pertanian
  • C. menjadi badan hukum yang mencari keuntungan semata
  • D. sebagai pemasok tunggal pupuk bersubsidi untuk seluruh anggota
Jawaban: A
Kelompok tani berperan sebagai wadah belajar, kerjasama, dan unit produksi bersama untuk meningkatkan skala usaha dan posisi tawar petani.
31.

Dalam perkembangannya, koperasi agribisnis sering menghadapi kendala yang signifikan, yaitu…

  • A. kemampuan manajerial pengurus yang terbatas dan partisipasi anggota yang rendah
  • B. kelebihan modal yang tidak tersalurkan
  • C. persaingan yang terlalu ketat antar koperasi
  • D. larangan pemerintah untuk melakukan diversifikasi usaha
Jawaban: A
Kendala utama koperasi agribisnis adalah keterbatasan kemampuan manajerial pengurus dan rendahnya partisipasi anggota, sehingga menghambat perkembangan usaha.
32.

Seorang petani kopi di Jawa Barat bergabung dengan koperasi untuk menjual hasil panennya. Keuntungan yang paling langsung ia peroleh adalah…

  • A. mendapatkan jaminan harga jauh di atas harga pasar
  • B. dibebaskan dari biaya produksi
  • C. memperoleh akses ke pasar yang lebih luas dan posisi tawar yang lebih kuat
  • D. tidak perlu lagi mengurus perizinan usaha
Jawaban: C
Bergabung dengan koperasi memberikan akses pasar yang lebih luas dan memperkuat posisi tawar petani, sehingga harga jual lebih menguntungkan.
33.

Suatu kelompok tani di desa Suka Maju berhasil meningkatkan efisiensi produksi padi dengan menerapkan sistem tanam serempak. Keberhasilan ini paling tepat menunjukkan fungsi kelompok tani sebagai…

  • A. koperasi simpan pinjam yang menghimpun dana anggota
  • B. lembaga pembiayaan yang memberikan kredit lunak
  • C. unit produksi bersama yang mengintegrasikan kegiatan anggota
  • D. perusahaan patungan yang berorientasi ekspor
Jawaban: C
Sistem tanam serempak yang dijalankan kelompok tani menunjukkan fungsi unit produksi bersama, yang menyatukan kegiatan produksi anggota untuk efisiensi.
34.

Agar koperasi agribisnis dapat bersaing di era pasar modern, strategi yang paling penting untuk diterapkan adalah…

  • A. memperbanyak simpanan wajib anggota tanpa memberikan pelayanan tambahan
  • B. mengelola usaha secara profesional dengan menerapkan prinsip-prinsip manajemen modern dan tata kelola yang baik
  • C. membatasi jenis produk hanya pada komoditas tradisional
  • D. menghindari kerjasama dengan pihak swasta asing
Jawaban: B
Penerapan manajemen modern dan tata kelola yang baik menjadi kunci agar koperasi agribisnis mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif.
35.

Peran anggota koperasi agribisnis sebagai pemilik dan pengguna jasa sekaligus disebut…

  • A. pemegang saham
  • B. pengelola
  • C. partisipan aktif
  • D. anggota ganda
Jawaban: D
Dalam koperasi, anggota berperan ganda sebagai pemilik sekaligus pengguna jasa, yang membedakannya dari bentuk badan usaha lain.
36.

Koperasi tani di suatu desa kesulitan mengembangkan usaha karena anggota tidak bersedia membeli saprodi dari koperasi. Menurut konsep kelembagaan petani, masalah ini paling tepat menggambarkan kelemahan pada…

  • A. struktur permodalan yang lemah
  • B. manajemen yang tidak profesional
  • C. partisipasi anggota yang rendah
  • D. persaingan dengan pedagang swasta
Jawaban: C
Kelembagaan petani seperti koperasi sangat bergantung pada partisipasi aktif anggota sebagai pengguna jasa. Rendahnya partisipasi menghambat pengembangan usaha koperasi.
37.

Konsep manajemen produksi agribisnis yang menekankan pada ketersediaan input tepat waktu dan tepat jumlah disebut…

  • A. pengendalian mutu
  • B. manajemen persediaan
  • C. perencanaan produksi
  • D. pengawasan proses
Jawaban: B
Manajemen persediaan berfokus pada ketersediaan input seperti benih, pupuk, dan pestisida dalam jumlah dan waktu yang tepat agar produksi berjalan lancar.
38.

Tujuan utama dari perencanaan produksi dalam agribisnis adalah…

  • A. meminimalkan biaya variabel
  • B. mempercepat waktu panen
  • C. mengoptimalkan penggunaan sumber daya
  • D. meningkatkan harga jual produk
Jawaban: C
Perencanaan produksi bertujuan mengalokasikan sumber daya seperti lahan, tenaga kerja, dan modal secara optimal agar target produksi tercapai efisien.
39.

Seorang petani dihadapkan pada dua pilihan: menanam padi dengan risiko harga rendah atau menanam cabai dengan risiko gagal panen akibat hama. Dalam manajemen produksi, keputusan ini termasuk dalam…

  • A. pemilihan komoditas
  • B. analisis kelayakan
  • C. pengendalian biaya
  • D. evaluasi risiko
Jawaban: A
Pemilihan komoditas adalah keputusan awal dalam manajemen produksi yang mempertimbangkan aspek pasar, iklim, dan risiko budidaya. Petani membandingkan dua opsi komoditas.
40.

Faktor internal yang paling langsung memengaruhi kapasitas produksi suatu usaha agribisnis adalah…

  • A. kebijakan pemerintah
  • B. harga input global
  • C. teknologi budidaya
  • D. permintaan pasar
Jawaban: C
Teknologi budidaya, seperti varietas unggul dan irigasi, secara langsung menentukan kapasitas produksi karena memengaruhi produktivitas lahan dan tenaga kerja. Faktor lain bersifat eksternal.
41.

Dalam konsep manajemen produksi, kegiatan yang dilakukan untuk memastikan bahwa output sesuai dengan standar yang ditetapkan disebut…

  • A. pengendalian mutu
  • B. pengawasan produksi
  • C. evaluasi hasil
  • D. audit internal
Jawaban: A
Pengendalian mutu berfokus pada pemeriksaan dan pengukuran output untuk memastikan kesesuaian dengan standar kualitas yang telah ditentukan.
42.

PT Hijau Lestari memproduksi minyak nilam. Setiap bulan, manajer produksi menyusun jadwal penyulingan berdasarkan target volume. Aktivitas ini termasuk dalam fungsi…

  • A. pengorganisasian produksi
  • B. pengendalian persediaan
  • C. pengawasan produksi
  • D. perencanaan produksi
Jawaban: D
Menyusun jadwal produksi berdasarkan target volume merupakan bagian dari perencanaan produksi, yaitu menentukan kapan dan berapa banyak output yang akan dihasilkan.
43.

Analisis break-even point dalam manajemen produksi agribisnis berguna untuk…

  • A. mengukur efisiensi tenaga kerja
  • B. menentukan harga jual minimum
  • C. menilai kualitas bahan baku
  • D. memperkirakan umur simpan produk
Jawaban: B
Break-even point menunjukkan volume produksi di mana total pendapatan sama dengan total biaya. Informasi ini membantu menentukan harga jual minimum agar tidak rugi.
44.

Seorang petani udang vaname mencatat bahwa produktivitas kolam menurun drastis akibat kualitas air yang buruk. Dalam manajemen produksi, langkah pertama yang harus diambil adalah…

  • A. melakukan pengawasan proses budidaya
  • B. meningkatkan pemberian pakan
  • C. mengganti seluruh benur
  • D. merevisi perencanaan produksi
Jawaban: A
Pengawasan proses budidaya meliputi pemantauan kualitas air secara berkala. Ketika ditemukan masalah, langkah awal adalah mengidentifikasi penyimpangan melalui pengawasan sebelum mengambil tindakan korektif.
45.

Manajemen produksi agribisnis yang menerapkan sistem pertanian presisi bertujuan untuk…

  • A. memperluas lahan tanam
  • B. menyeragamkan varietas tanaman
  • C. mempercepat panen raya
  • D. mengurangi penggunaan input di zona yang tidak diperlukan
Jawaban: D
Pertanian presisi menggunakan data untuk mengoptimalkan input seperti pupuk dan air hanya pada zona yang membutuhkan, sehingga efisien dan ramah lingkungan.
46.

Bauran pemasaran (marketing mix) dalam agribisnis terdiri atas…

  • A. produk, harga, promosi, dan bukti fisik
  • B. produk, harga, promosi, dan personalia
  • C. produk, harga, promosi, dan proses
  • D. produk, harga, promosi, dan tempat
Jawaban: D
Bauran pemasaran klasik meliputi 4P: produk, harga (price), promosi, dan tempat (place) atau distribusi. Tiga opsi lain mencampuradukkan dengan elemen dari bauran pemasaran jasa.
47.

Segmentasi pasar dalam pemasaran agribisnis dilakukan dengan tujuan…

  • A. menyesuaikan strategi pemasaran pada kelompok konsumen tertentu
  • B. menurunkan biaya produksi
  • C. menyamakan preferensi konsumen
  • D. memperpanjang rantai distribusi
Jawaban: A
Segmentasi pasar membagi pasar heterogen menjadi kelompok homogen berdasarkan karakteristik tertentu agar strategi pemasaran lebih tepat sasaran dan efektif.
48.

Seorang eksportir buah naga ingin menembus pasar Jepang yang ketat. Langkah awal yang paling strategis adalah…

  • A. menurunkan harga jual di bawah kompetitor
  • B. mempelajari standar mutu dan sertifikasi yang berlaku
  • C. mengirim sampel dalam jumlah besar ke distributor
  • D. membuka gerai ritel di kota Tokyo
Jawaban: B
Memahami standar mutu dan persyaratan sertifikasi adalah langkah awal yang kritis untuk memastikan produk memenuhi regulasi pasar tujuan, sebelum menentukan harga atau distribusi.
49.

Strategi diferensiasi produk dalam manajemen pemasaran agribisnis bertujuan…

  • A. menekan biaya produksi serendah mungkin
  • B. menciptakan citra keunikan yang membedakan dari pesaing
  • C. memperluas pangsa pasar melalui harga murah
  • D. mengefisienkan saluran distribusi
Jawaban: B
Diferensiasi adalah strategi membuat produk memiliki karakteristik unik yang bernilai bagi konsumen sehingga berbeda dari produk pesaing, misalnya kemasan atau kualitas khusus.
50.

Dalam konsep pemasaran, nilai pelanggan (customer value) adalah…

  • A. selisih antara manfaat yang dirasakan dan biaya yang dikeluarkan
  • B. harga jual dikurangi biaya pemasaran
  • C. total biaya yang dikeluarkan untuk memproduksi barang
  • D. keuntungan bersih yang diperoleh perusahaan per pelanggan
Jawaban: A
Nilai pelanggan didefinisikan sebagai persepsi pelanggan terhadap selisih antara total manfaat yang diperoleh dari suatu produk dan total biaya yang dikorbankan untuk mendapatkannya.
51.

Seorang manajer pemasaran di perusahaan susu segar menemukan bahwa penjualan menurun saat harga susu bubuk impor turun. Fenomena ini paling tepat menunjukkan pengaruh…

  • A. harga pokok produksi
  • B. citra merek
  • C. produk substitusi
  • D. saluran distribusi
Jawaban: C
Susu bubuk impor dapat menjadi produk substitusi bagi susu segar karena memenuhi kebutuhan yang sama. Penurunan harga substitusi mendorong konsumen beralih, sehingga menekan penjualan.
52.

Dalam bauran pemasaran agribisnis, aspek yang mencakup berbagai saluran distribusi yang digunakan untuk menyalurkan produk dari produsen ke konsumen akhir disebut…

  • A. produk
  • B. harga
  • C. tempat
  • D. promosi
Jawaban: C
Dalam marketing mix, unsur 'place' atau 'tempat' meliputi saluran distribusi untuk menjangkau konsumen.
53.

Seorang manajer pemasaran sayuran organik menetapkan harga jual yang lebih tinggi dibandingkan sayuran konvensional. Ia menyadari bahwa pelanggan bersedia membayar lebih karena kualitas dan manfaat kesehatan yang ditawarkan. Strategi penetapan harga yang digunakan adalah…

  • A. penetapan harga berbasis nilai
  • B. penetapan harga biaya-plus
  • C. penetapan harga kompetitif
  • D. penetapan harga penetrasi
Jawaban: A
Penetapan harga berbasis nilai (value-based pricing) menetapkan harga berdasarkan persepsi nilai di mata pelanggan, bukan semata-mata biaya atau pesaing.
54.

Perbedaan utama antara pemasaran produk agribisnis segar dan produk agribisnis olahan terletak pada…

  • A. karakteristik daya tahan dan penanganan produk
  • B. jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan
  • C. jenis kemasan yang digunakan
  • D. besarnya modal investasi awal
Jawaban: A
Produk segar umumnya mudah rusak (perishable) sehingga memerlukan penanganan dan distribusi yang cepat, sementara produk olahan lebih tahan lama.
55.

Dalam konsep supply chain management agribisnis, kegiatan yang mencakup proses pengadaan bahan baku dari pemasok, penyimpanan, dan pengelolaan inventaris disebut…

  • A. manajemen produksi
  • B. manajemen pemasaran
  • C. manajemen logistik
  • D. manajemen keuangan
Jawaban: C
Manajemen logistik berfokus pada pengadaan, penyimpanan, dan pengelolaan inventaris untuk mendukung kelancaran rantai pasok.
56.

Tujuan utama penerapan supply chain management dalam agribisnis adalah…

  • A. memperbesar pangsa pasar produk pertanian
  • B. meningkatkan efisiensi dan efektivitas aliran produk dari hulu ke hilir
  • C. meminimalkan biaya produksi melalui efisiensi tenaga kerja
  • D. mengurangi jumlah pemasok bahan baku
Jawaban: B
SCM bertujuan mengintegrasikan dan mengoptimalkan aliran produk, informasi, dan keuangan dari produsen hingga konsumen guna meningkatkan efisiensi dan efektivitas.
57.

Seorang pengusaha buah tropis ingin menjual produknya hingga ke supermarket di Eropa. Untuk memastikan produk tiba dalam kondisi segar, ia bekerja sama dengan perusahaan jasa logistik khusus yang menyediakan pendingin selama pengiriman. Dalam SCM, aktivitas ini termasuk dalam…

  • A. manajemen hubungan pemasok
  • B. manajemen pengembalian produk
  • C. manajemen permintaan
  • D. manajemen distribusi fisik
Jawaban: D
Manajemen distribusi fisik mencakup transportasi, pergudangan, dan penanganan produk untuk memastikan produk sampai ke konsumen dengan baik.
58.

Kendala yang paling umum dihadapi dalam implementasi supply chain management pada agribisnis skala kecil di Indonesia adalah…

  • A. melimpahnya modal usaha
  • B. tingginya permintaan pasar ekspor
  • C. terbatasnya teknologi informasi dan komunikasi
  • D. banyaknya pilihan pemasok bahan baku
Jawaban: C
Pelaku agribisnis skala kecil seringkali kesulitan mengakses dan menerapkan teknologi informasi yang memadai untuk mengkoordinasikan rantai pasok secara efisien.
59.

Dalam supply chain management agribisnis, konsep efisiensi yang dicapai dengan menghilangkan aktivitas yang tidak bernilai tambah bagi konsumen disebut…

  • A. reverse supply chain
  • B. agile supply chain
  • C. green supply chain
  • D. lean supply chain
Jawaban: D
Lean supply chain berfokus pada pengurangan pemborosan dan aktivitas non-nilai tambah untuk meningkatkan efisiensi.
60.

PT Sari Bumi memproduksi minyak kelapa sawit. Setelah minyak diolah, ampas kelapa sawit tidak dibuang melainkan dijual ke pabrik pakan ternak. Praktik ini dalam SCM agribisnis menunjukkan penerapan konsep…

  • A. integrasi vertikal
  • B. daur ulang rantai pasok
  • C. outsourcing
  • D. manajemen inventaris
Jawaban: B
Daur ulang rantai pasok memanfaatkan limbah atau produk sampingan dari satu proses sebagai input bagi proses lain, sehingga mengurangi limbah dan menambah nilai.
61.

Salah satu dampak negatif dari buruknya koordinasi dalam supply chain agribisnis adalah…

  • A. meningkatnya kepuasan konsumen
  • B. menurunnya harga pokok penjualan
  • C. bertambahnya jumlah pemasok bahan baku
  • D. terjadinya fluktuasi pasokan yang tajam
Jawaban: D
Koordinasi yang buruk menyebabkan ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan, yang mengakibatkan fluktuasi pasokan dan harga yang tidak stabil.
62.

Dalam manajemen personalia pada usaha agribisnis, kegiatan yang mencakup penentuan jumlah dan kualifikasi tenaga kerja yang dibutuhkan disebut…

  • A. rekrutmen
  • B. perencanaan tenaga kerja
  • C. seleksi
  • D. orientasi
Jawaban: B
Perencanaan tenaga kerja (manpower planning) adalah proses menentukan kebutuhan jumlah dan kualifikasi karyawan untuk mencapai tujuan organisasi.
63.

Seorang manajer perusahaan agribisnis ingin mempekerjakan seorang ahli agronomi untuk posisi kepala kebun. Langkah yang paling tepat untuk menemukan kandidat potensial dari luar perusahaan adalah…

  • A. rekrutmen eksternal
  • B. rekrutmen internal
  • C. promosi internal
  • D. mutasi jabatan
Jawaban: A
Rekrutmen eksternal dilakukan untuk mencari kandidat dari luar organisasi, terutama ketika kualifikasi yang dibutuhkan tidak tersedia di dalam perusahaan.
64.

Dalam manajemen personalia agribisnis, tahapan seleksi yang bertujuan untuk mencocokkan kepribadian dan minat pelamar dengan tuntutan pekerjaan disebut…

  • A. tes psikologi
  • B. wawancara teknis
  • C. verifikasi dokumen
  • D. pemeriksaan kesehatan
Jawaban: A
Tes psikologi digunakan untuk mengukur karakteristik psikologis seperti kepribadian, minat, dan kemampuan kognitif yang relevan dengan pekerjaan.
65.

Program pelatihan bagi karyawan baru di perusahaan agribisnis umumnya bertujuan untuk…

  • A. meningkatkan gaji karyawan
  • B. mengevaluasi kinerja masa lalu
  • C. memperkenalkan budaya dan prosedur perusahaan
  • D. memberikan promosi jabatan
Jawaban: C
Pelatihan bagi karyawan baru (orientasi atau on-boarding) bertujuan memperkenalkan visi, misi, budaya, dan prosedur kerja perusahaan agar mereka dapat beradaptasi dengan cepat.
66.

Faktor utama yang memengaruhi kepuasan kerja karyawan di perusahaan agribisnis pedesaan adalah…

  • A. hubungan harmonis dengan atasan dan rekan kerja
  • B. tunjangan hari raya yang besar
  • C. jumlah hari libur nasional
  • D. jenis kendaraan dinas yang disediakan
Jawaban: A
Hubungan interpersonal yang baik di tempat kerja merupakan faktor penting yang memengaruhi kepuasan kerja, terutama di lingkungan agribisnis pedesaan yang erat dengan interaksi sosial.
67.

Dalam kajian praktis manajemen SDM di perusahaan agribisnis, sistem penilaian kinerja yang melibatkan masukan dari atasan, rekan kerja, bawahan, dan diri sendiri disebut…

  • A. management by objectives
  • B. penilaian 360 derajat
  • C. skala penilaian grafik
  • D. metode insiden kritis
Jawaban: B
Penilaian 360 derajat mengumpulkan umpan balik dari berbagai pihak yang berinteraksi dengan karyawan, sehingga memberikan gambaran kinerja yang komprehensif.
68.

Seorang supervisor di perkebunan kelapa sawit mendapati bahwa produktivitas pemetik buah menurun. Setelah ditelusuri, penyebabnya adalah alat pemotong yang tumpul dan kurangnya motivasi akibat upah borongan yang rendah. Langkah terpadu yang paling tepat untuk mengatasi masalah ini adalah…

  • A. memecat seluruh pemetik dan merekrut tenaga kerja baru
  • B. menambah jumlah pemetik tanpa mengubah upah
  • C. menurunkan target produksi harian
  • D. memperbaiki alat kerja dan mengevaluasi sistem upah
Jawaban: D
Masalah produktivitas disebabkan oleh faktor teknis (alat) dan motivasi (upah). Solusi terpadu yang mengatasi kedua penyebab tersebut adalah yang paling efektif.
69.

Seorang manajer SDM di perusahaan agribisnis perkebunan kelapa sawit menemukan bahwa tingkat perputaran karyawan (turnover) di divisi panen sangat tinggi. Setelah dianalisis, penyebab utamanya adalah upah yang tidak kompetitif dan tidak adanya jenjang karier yang jelas. Berdasarkan kajian praktis manajemen SDM, langkah strategis yang paling tepat untuk mengatasi masalah ini adalah…

  • A. memberikan pelatihan teknik panen secara berkala
  • B. merekrut karyawan baru dari luar daerah
  • C. menaikkan upah borongan dan menyusun sistem promosi berbasis kinerja
  • D. menambah jumlah pengawas di lapangan
Jawaban: C
Masalah turnover tinggi disebabkan oleh upah tidak kompetitif dan tidak ada jenjang karier. Solusi yang paling tepat adalah memperbaiki kompensasi dan sistem promosi, bukan sekadar pelatihan, rekrutmen, atau pengawasan.
70.

Dalam perusahaan agribisnis pengolahan susu, manajemen menerapkan sistem penilaian kinerja 360 derajat untuk mengevaluasi seluruh karyawan. Keunggulan utama metode ini dibandingkan penilaian oleh atasan saja adalah…

  • A. lebih cepat dan murah dalam pelaksanaannya
  • B. hanya berfokus pada hasil kerja kuantitatif
  • C. mengurangi beban kerja manajer SDM
  • D. memberikan umpan balik yang lebih komprehensif dari berbagai perspektif
Jawaban: D
Penilaian 360 derajat melibatkan atasan, rekan, bawahan, dan diri sendiri, sehingga menghasilkan umpan balik yang lebih lengkap dan objektif dibandingkan penilaian satu arah.
71.

Seorang analis keuangan di PT Tani Sejahtera menghitung rasio lancar (current ratio) perusahaan pada akhir tahun. Hasilnya adalah 1,2. Hal ini berarti…

  • A. perusahaan memiliki utang lancar lebih besar dari aset lancar
  • B. setiap Rp1 utang lancar dijamin oleh Rp1,2 aset lancar
  • C. setiap Rp1,2 aset tetap dijamin oleh Rp1 utang jangka panjang
  • D. laba bersih perusahaan sebesar 1,2 kali modal sendiri
Jawaban: B
Rasio lancar = aset lancar / utang lancar. Nilai 1,2 berarti aset lancar 1,2 kali utang lancar, sehingga setiap Rp1 utang lancar dijamin oleh Rp1,2 aset lancar.
72.

Laporan laba rugi suatu perusahaan agribisnis menunjukkan pendapatan bersih Rp5 miliar, beban pokok penjualan Rp3 miliar, dan beban operasional Rp1 miliar. Laba kotor perusahaan tersebut adalah…

  • A. Rp1 miliar
  • B. Rp2 miliar
  • C. Rp4 miliar
  • D. Rp5 miliar
Jawaban: B
Laba kotor = pendapatan bersih – beban pokok penjualan = Rp5 miliar – Rp3 miliar = Rp2 miliar.
73.

Analisis laporan keuangan yang bertujuan untuk menilai kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya disebut analisis…

  • A. profitabilitas
  • B. solvabilitas
  • C. likuiditas
  • D. aktivitas
Jawaban: C
Analisis likuiditas mengukur kemampuan perusahaan melunasi kewajiban jangka pendek, misalnya melalui rasio lancar dan rasio cepat.
74.

PT Agro Jaya memiliki total utang Rp10 miliar dan total ekuitas Rp15 miliar. Rasio debt to equity ratio (DER) perusahaan adalah…

  • A. 0,67
  • B. 0,50
  • C. 1,00
  • D. 1,50
Jawaban: A
DER = total utang / total ekuitas = Rp10 miliar / Rp15 miliar = 0,67.
75.

Informasi yang paling relevan untuk mengevaluasi efisiensi penggunaan aset dalam menghasilkan penjualan diperoleh dari rasio…

  • A. profit margin
  • B. return on equity
  • C. current ratio
  • D. total asset turnover
Jawaban: D
Total asset turnover mengukur seberapa efisien aset digunakan untuk menghasilkan penjualan, yaitu penjualan dibagi total aset.
76.

Seorang petani kakao ingin mengembangkan usahanya tetapi tidak memiliki cukup dana. Ia mengajukan pinjaman ke bank dengan agunan sertifikat tanah. Jenis pembiayaan ini disebut…

  • A. kredit tanpa agunan
  • B. kredit investasi
  • C. kredit modal kerja
  • D. kredit kepemilikan rumah
Jawaban: B
Kredit investasi digunakan untuk membiayai aset tetap atau pengembangan usaha, biasanya dengan agunan, bukan untuk modal kerja sehari-hari.
77.

Kelompok tani di Desa Makmur mengajukan pinjaman ke bank untuk membeli pupuk dan benih secara kolektif. Jenis pembiayaan yang paling sesuai adalah…

  • A. kredit investasi
  • B. kredit konsumtif
  • C. kredit modal kerja
  • D. kredit hipotek
Jawaban: C
Pembiayaan untuk membeli input produksi seperti pupuk dan benih termasuk kredit modal kerja, karena bersifat jangka pendek dan mendukung operasional.
78.

Salah satu kelebihan pembiayaan agribisnis melalui koperasi simpan pinjam dibandingkan bank komersial adalah…

  • A. suku bunga lebih rendah dan akses lebih mudah bagi petani kecil
  • B. prosedur yang lebih rumit
  • C. jaminan harus lebih besar
  • D. dana dapat dicairkan dalam waktu lama
Jawaban: A
Koperasi simpan pinjam biasanya menawarkan suku bunga rendah dan prosedur lebih sederhana, sehingga lebih mudah diakses petani kecil.
79.

PT Tani Mandiri menerima pinjaman dari bank sebesar Rp500 juta untuk membeli mesin pengolahan kopi. Dalam laporan keuangan, pinjaman ini akan dicatat sebagai…

  • A. aset lancar
  • B. ekuitas
  • C. pendapatan
  • D. utang jangka panjang
Jawaban: D
Pinjaman untuk pembelian aset tetap biasanya berjangka panjang, sehingga dicatat sebagai utang jangka panjang di sisi kewajiban.
80.

Faktor utama yang menyebabkan bank sering ragu memberikan kredit kepada petani kecil adalah…

  • A. tingkat suku bunga yang tinggi
  • B. prosedur administrasi yang sederhana
  • C. kurangnya jaminan dan fluktuasi hasil panen
  • D. adanya program asuransi pertanian
Jawaban: C
Petani kecil sering kesulitan menyediakan agunan, dan hasil panen tidak menentu, sehingga risiko gagal bayar dinilai tinggi oleh bank.
81.

Seorang petani melindungi lahannya dari risiko gagal panen akibat banjir dengan mengikuti program asuransi pertanian. Tindakan ini termasuk dalam kategori risiko…

  • A. risiko produksi
  • B. risiko pasar
  • C. risiko keuangan
  • D. risiko kebijakan
Jawaban: A
Gagal panen akibat banjir termasuk risiko produksi, yaitu risiko yang berkaitan dengan proses budidaya dan faktor alam.
82.

Fluktuasi harga komoditas pertanian di pasar global merupakan contoh dari jenis risiko…

  • A. risiko produksi
  • B. risiko pasar
  • C. risiko sumber daya manusia
  • D. risiko kredit
Jawaban: B
Risiko pasar mencakup perubahan harga, permintaan, dan persaingan. Fluktuasi harga komoditas termasuk di dalamnya.
83.

Perubahan kebijakan impor yang mendadak oleh pemerintah menyebabkan harga pupuk melambung tinggi. Risiko ini diklasifikasikan sebagai…

  • A. risiko produksi
  • B. risiko teknis
  • C. risiko pasar
  • D. risiko kelembagaan
Jawaban: D
Perubahan kebijakan impor termasuk risiko kelembagaan, karena menyangkut aturan atau kebijakan dari lembaga pemerintah yang memengaruhi usaha.
84.

Seorang petani mangga dihadapkan pada risiko penurunan harga saat panen raya tiba. Untuk mengurangi risiko tersebut, ia memutuskan menjual sebagian hasil panennya melalui kontrak berjangka dengan harga tetap. Strategi ini dikenal sebagai…

  • A. lindung nilai (hedging)
  • B. diversifikasi produk
  • C. asuransi pertanian
  • D. pengendalian kualitas
Jawaban: A
Hedging adalah strategi mengunci harga di masa depan melalui kontrak berjangka untuk melindungi dari fluktuasi harga yang merugikan.
85.

Seorang petani padi dihadapkan pada kemungkinan kehilangan hasil panen karena serangan hama wereng batang coklat. Dalam klasifikasi risiko agribisnis, risiko ini termasuk ke dalam jenis risiko…

  • A. risiko pasar
  • B. risiko produksi
  • C. risiko sumber daya manusia
  • D. risiko kelembagaan
Jawaban: B
Risiko produksi adalah risiko yang berasal dari faktor biologis dan alam yang memengaruhi kuantitas dan kualitas hasil pertanian, di mana serangan hama merupakan contoh klasik dari risiko produksi.
86.

Strategi manajemen risiko agribisnis yang dilakukan dengan cara menyebar risiko ke pihak lain melalui kontrak pembelian di muka atau asuransi disebut…

  • A. pengendalian risiko
  • B. penghindaran risiko
  • C. retensi risiko
  • D. transfer risiko
Jawaban: D
Transfer risiko adalah strategi di mana risiko dialihkan kepada pihak ketiga, misalnya melalui kontrak jual beli di muka yang mengunci harga atau melalui asuransi pertanian.
87.

Seorang petani cabai merah besar selalu menanam beberapa varietas cabai yang berbeda di lahannya setiap musim. Jika satu varietas terserang penyakit, varietas lainnya masih dapat dipanen. Tindakan ini merupakan penerapan strategi…

  • A. lindung nilai (hedging)
  • B. integrasi vertikal
  • C. diversifikasi produksi
  • D. asuransi pertanian
Jawaban: C
Diversifikasi produksi adalah strategi mengurangi risiko dengan menghasilkan berbagai produk atau varietas, sehingga kegagalan pada satu produk tidak menghancurkan keseluruhan usaha.
88.

PT Agro Nusantara selalu menyisihkan sebagian labanya setiap tahun sebagai dana cadangan khusus untuk menutupi kerugian jika terjadi gagal panen akibat bencana alam. Strategi pengelolaan risiko yang diterapkan perusahaan tersebut adalah…

  • A. penghindaran risiko
  • B. pengalihan risiko
  • C. retensi risiko
  • D. mitigasi risiko
Jawaban: C
Retensi risiko adalah strategi di mana perusahaan bersedia menanggung sendiri risiko yang mungkin terjadi dengan menyediakan dana cadangan (self-insurance) untuk menutup kerugian jika risiko benar-benar terjadi.
89.

Manakah dari pilihan berikut yang paling tepat menggambarkan perbedaan antara mitigasi risiko dan diversifikasi risiko dalam manajemen agribisnis…

  • A. mitigasi bertujuan mengurangi dampak risiko, sedangkan diversifikasi bertujuan menyebarkan risiko pada berbagai kegiatan
  • B. mitigasi dilakukan setelah risiko terjadi, sedangkan diversifikasi dilakukan sebelum risiko terjadi
  • C. mitigasi hanya berlaku untuk risiko keuangan, sedangkan diversifikasi berlaku untuk semua jenis risiko
  • D. mitigasi adalah strategi jangka pendek, sedangkan diversifikasi adalah strategi jangka panjang
Jawaban: A
Mitigasi risiko adalah langkah-langkah untuk memperkecil dampak negatif jika risiko terjadi, sementara diversifikasi adalah strategi menyebar risiko pada berbagai aktivitas/usaha agar tidak terkonsentrasi pada satu titik.
90.

Menjelang musim tanam, seorang petani tebu memutuskan untuk tidak menggunakan satu varietas unggul saja, melainkan menanam tiga varietas unggul yang berbeda ketahanannya terhadap kekeringan dan penyakit. Dalam kerangka pengelolaan risiko agribisnis, keputusan petani tersebut tergolong strategi…

  • A. diversifikasi risiko
  • B. retensi risiko
  • C. mitigasi risiko
  • D. transfer risiko
Jawaban: A
Diversifikasi risiko dilakukan dengan menyebarkan risiko ke berbagai pilihan, seperti menggunakan beberapa varietas tanaman, sehingga risiko kegagalan tidak terpusat pada satu jenis saja.
91.

Konsep agribisnis ramah lingkungan menekankan bahwa kegiatan agribisnis harus memperhatikan prinsip keberlanjutan, yaitu…

  • A. memaksimalkan keuntungan jangka pendek dengan mengabaikan dampak lingkungan
  • B. mengintegrasikan aspek ekonomi, sosial, dan ekologi dalam setiap aktivitas usaha
  • C. mengurangi penggunaan teknologi modern untuk kembali ke cara tradisional
  • D. memprioritaskan ekspor produk pertanian demi devisa negara
Jawaban: B
Keberlanjutan dalam agribisnis ramah lingkungan berarti keseimbangan antara keuntungan ekonomi, kesejahteraan sosial, dan kelestarian lingkungan agar usaha dapat bertahan dalam jangka panjang.
92.

Perbedaan mendasar antara sistem pertanian konvensional dan sistem pertanian ramah lingkungan terletak pada…

  • A. sistem konvensional menggunakan pupuk organik, sedangkan sistem ramah lingkungan menggunakan pupuk kimia
  • B. sistem konvensional hanya diterapkan di negara maju, sedangkan sistem ramah lingkungan di negara berkembang
  • C. sistem ramah lingkungan selalu menghasilkan produk yang lebih murah dibandingkan konvensional
  • D. sistem konvensional berorientasi pada produktivitas jangka pendek, sedangkan sistem ramah lingkungan berorientasi pada keseimbangan ekosistem jangka panjang
Jawaban: D
Sistem pertanian konvensional cenderung memaksimalkan hasil dengan input kimia tinggi tanpa mempertimbangkan dampak lingkungan, sedangkan sistem ramah lingkungan mengutamakan kelestarian sumber daya alam dan keseimbangan ekosistem.
93.

Prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dalam agribisnis ramah lingkungan diterapkan pada limbah pertanian. Penerapan prinsip reduce yang paling tepat adalah…

  • A. menjual limbah batang jagung untuk pakan ternak
  • B. menggunakan pupuk kandang dari kotoran ternak sebagai pengganti pupuk kimia
  • C. mengolah limbah buah-buahan menjadi pupuk cair
  • D. meminimalkan penggunaan plastik kemasan dengan mendesain ulang proses pengemasan produk
Jawaban: D
Prinsip reduce berarti mengurangi jumlah limbah atau sampah yang dihasilkan sejak awal, misalnya dengan meminimalkan kemasan plastik. Opsi A dan D adalah contoh reuse atau recycle, bukan reduce.
94.

Implementasi agribisnis ramah lingkungan menghadapi berbagai kendala. Kendala yang paling sering muncul dari sisi petani adalah…

  • A. ketersediaan pasar yang luas untuk produk ramah lingkungan
  • B. harga jual produk yang lebih rendah dibandingkan produk konvensional
  • C. biaya produksi awal yang lebih tinggi dan waktu adaptasi yang lama
  • D. dukungan penuh dari pemerintah dalam bentuk subsidi pupuk organik
Jawaban: C
Kendala utama petani beralih ke praktik ramah lingkungan adalah biaya produksi yang lebih tinggi pada masa transisi (misalnya biaya sertifikasi, pupuk organik lebih mahal, pengendalian hayati) dan diperlukan waktu untuk belajar teknik baru.
95.

Pak Budi ingin beralih dari pertanian konvensional ke pertanian ramah lingkungan. Tindakan pertama yang paling tepat dilakukan Pak Budi sesuai konsep agribisnis ramah lingkungan adalah…

  • A. melakukan analisis tanah untuk mengetahui kondisi kesuburan lahan
  • B. membeli pupuk kimia dalam jumlah besar untuk stok
  • C. memperluas lahan pertanian dengan membuka hutan
  • D. mengganti semua tanaman pangan dengan tanaman hias
Jawaban: A
Langkah awal pertanian ramah lingkungan adalah memahami kondisi lahan agar input yang digunakan sesuai kebutuhan, sehingga produktivitas dapat dioptimalkan tanpa merusak lingkungan. Analisis tanah merupakan tindakan yang mendasar dan tepat.
96.

Sertifikasi produk pertanian ramah lingkungan, seperti organik, memiliki fungsi utama bagi konsumen, yaitu…

  • A. menjamin bahwa produk diproduksi dengan biaya termurah di pasaran
  • B. memberikan jaminan bahwa produk telah melalui proses yang sesuai standar ramah lingkungan
  • C. memastikan bahwa produk dikemas dengan menarik dan modern
  • D. menunjukkan bahwa produk hanya dijual di negara maju
Jawaban: B
Sertifikasi ramah lingkungan merupakan bukti formal bahwa produk telah diproduksi, diproses, dan ditangani sesuai standar yang ditetapkan oleh lembaga sertifikasi, sehingga konsumen mendapatkan jaminan atas klaim ramah lingkungan.
97.

Penerapan sistem tanam tumpang sari (intercropping) dalam agribisnis ramah lingkungan memberikan manfaat ekologis berupa…

  • A. peningkatan kelembaban udara di sekitar tanaman
  • B. penurunan populasi hama karena hanya satu jenis tanaman yang dibudidayakan
  • C. peningkatan kesuburan tanah melalui fiksasi nitrogen oleh tanaman legum
  • D. penggunaan pestisida kimia yang lebih banyak
Jawaban: C
Sistem tumpang sari, misalnya antara jagung dan kacang tanah, memungkinkan tanaman legum mengikat nitrogen dari udara ke dalam tanah sehingga meningkatkan kesuburan tanah secara alami tanpa pupuk kimia.
98.

Di sebuah desa binaan, petani menerapkan sistem pertanian terpadu yang mengintegrasikan tanaman padi, bebek, dan ikan dalam satu lahan. Dalam konsep agribisnis ramah lingkungan, sistem ini paling tepat disebut sebagai…

  • A. pertanian organik murni
  • B. pertanian konservasi
  • C. pertanian presisi
  • D. pertanian terpadu (integrated farming)
Jawaban: D
Pertanian terpadu adalah sistem yang mengintegrasikan beberapa komponen budidaya (tanaman, ternak, ikan) secara sinergis dalam satu lahan, sehingga saling menguntungkan, meminimalkan limbah, dan meningkatkan efisiensi sumber daya.
99.

PT Hijau Sejahtera mengolah limbah cair tahu menjadi biogas untuk memenuhi kebutuhan energi rumah tangga karyawan. Penerapan ini merupakan aplikasi agribisnis ramah lingkungan pada aspek…

  • A. pengelolaan limbah bersih
  • B. penggunaan pupuk organik
  • C. konservasi air
  • D. pengendalian hama terpadu
Jawaban: A
Mengolah limbah cair tahu menjadi biogas adalah contoh pengelolaan limbah bersih (clean waste management) yang mengubah limbah menjadi energi terbarukan, mengurangi pencemaran lingkungan dan menghasilkan nilai tambah.
100.

Seorang petani apel organik ingin mengendalikan hama ulat daun tanpa menggunakan pestisida kimia sintetis. Tindakan yang paling sesuai dengan prinsip ramah lingkungan adalah…

  • A. membakar semua tanaman yang terserang hama untuk mencegah penularan
  • B. menyemprotkan pestisida nabati dari ekstrak daun mimba secara rutin
  • C. menggunakan pestisida kimia konsentrasi rendah agar tidak membunuh serangga lain
  • D. menebang pohon apel dan mengganti dengan tanaman lain yang tidak diserang hama
Jawaban: B
Pengendalian hama ramah lingkungan menggunakan bahan alami (nabati) yang relatif aman bagi lingkungan dan organisme non-target. Ekstrak daun mimba adalah salah satu pestisida nabati yang efektif untuk beberapa jenis hama.

Coba lihat soal tentang rantai pasok sayuran dari petani ke supermarket di Modul 5. Itu sering muncul dengan bumbu risiko harga di subsektor hortikultura. Yang paling bikin pusing biasanya sistem bagi hasil di kelembagaan petani. Saran saya, hafalkan tiga jenis risiko utama agribisnis, itu selalu jadi jembatan ke modul lain.

Di LUHT4235 Manajemen Agribisnis, soal UO biasanya ngetes kemampuan kamu menghubungkan manajemen produksi dengan ramah lingkungan. Kalau sudah paham logika supply chain-nya, analisis laporan keuangan di Modul 7 jadi tidak serumit kelihatannya. Masih ada banyak kumpulan soal UAS UT lain yang bisa kamu pakai sambil ngopi santai.

Bagikan

error: Content is protected !!