💜 Selalu gratis

Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir!💜 Selalu gratis

Soal UAS UT MATA4217 Analisis I dan Kunci Jawaban

Aplikasi Resmi

Soalut.com — Soal Ujian UT Versi terbaru 1.2.0

★★★★★ · Gratis · 9 MB · Android
Unduh
Soal UT MATA4217 Analisis I
Soal UT MATA4217 Analisis I

Pulang kerja, buka modul, malah nemu himpunan terhitung di Modul 1 dan barisan Cauchy di Modul 3. Dua konsep ini sering nyambung walau beda modul, dan biasanya muncul di soal UAS. Maklum, Analisis I emang butuh nalar yang rapi. Contoh soal UT di sini bisa bantu kamu latihan soal-soal yang mengaitkan konsep antar KB. Coba langsung kerjakan MATA4217 Analisis I dari topik paling dasar dulu.

Modul 6 tentang limit fungsi dan Modul 8 tentang fungsi kontinu itu dua bab yang saling berkaitan erat di sini. Kamu harus paham definisi limit dulu baru bisa ngerti kontinuitas fungsi saat ujian. Latihan soal Matematika per modul ini cocok buat kamu yang pengen fokus ke bagian yang masih abu-abu. Nggak usah buru-buru, kerjakan pelan-pelan.

Soal UAS UT di bawah ini mencakup inti tiap KB, dari kekonvergenan deret di Modul 4 sampai himpunan kompak di Modul 5. Setiap soal dilengkapi kunci jawaban dan pembahasan, bukan cuma jawaban singkat. Langsung cek mana jawaban yang meleset dari prinsip dasar.

Soal UT MATA4217 Analisis I

1.

Diberikan himpunan A = {1,2,3} dan B = {a,b}. Relasi R dari A ke B didefinisikan sebagai R = {(1,a), (2,b), (3,a)}. Jenis relasi apakah R?

  • A. Fungsi
  • B. Bukan fungsi
  • C. Fungsi bijektif
  • D. Fungsi injektif
Jawaban: A
Setiap anggota A dipasangkan tepat satu anggota B, sehingga R merupakan fungsi.
2.

Diketahui fungsi f: R → R dengan f(x) = x^2 + 1. Daerah hasil (range) dari f adalah…

  • A. [0, ∞)
  • B. (0, ∞)
  • C. [1, ∞)
  • D. (1, ∞)
Jawaban: C
Karena x^2 ≥ 0 maka x^2 + 1 ≥ 1, sehingga range-nya adalah [1, ∞).
3.

Jika A = {x | x bilangan genap positif} dan B = {x | x bilangan prima}, maka A ∩ B adalah…

  • A. { }
  • B. {2}
  • C. {1,2}
  • D. {2,3}
Jawaban: B
Bilangan genap positif adalah 2,4,6,… dan bilangan prima adalah 2,3,5,7,… Irisannya hanya angka 2.
4.

Suatu fungsi f dari R ke R disebut surjektif jika…

  • A. Setiap elemen di domain memiliki peta
  • B. Fungsi bersifat satu-satu
  • C. Setiap elemen di kodomain memiliki prapeta
  • D. Fungsi memiliki invers
Jawaban: C
Fungsi surjektif (onto) berarti setiap elemen di kodomain merupakan bayangan dari setidaknya satu elemen domain.
5.

Relasi R pada himpunan bilangan bulat didefinisikan a R b jika a – b habis dibagi 2. Relasi ini bersifat…

  • A. Refleksif saja
  • B. Simetris saja
  • C. Refleksif dan simetris
  • D. Refleksif, simetris, dan transitif
Jawaban: D
Relasi ini adalah relasi ekuivalen karena a-a=0 habis dibagi 2 (refleksif), jika a-b habis dibagi 2 maka b-a juga (simetris), dan jika a-b dan b-c habis dibagi 2 maka a-c habis dibagi 2 (transitif).
6.

Dengan induksi matematika, buktikan bahwa 1 + 2 + 3 + … + n = n(n+1)/2. Langkah pertama yang dilakukan adalah…

  • A. Membuktikan untuk n=1
  • B. Membuktikan untuk n=k
  • C. Membuktikan untuk n=k+1
  • D. Menyatakan hipotesis induksi
Jawaban: A
Langkah dasar induksi adalah memverifikasi pernyataan benar untuk n=1.
7.

Dalam pembuktian induksi, langkah induksi melibatkan asumsi bahwa pernyataan benar untuk n=k, lalu dibuktikan benar untuk…

  • A. n=k+2
  • B. n=k+1
  • C. n=k-1
  • D. n=1
Jawaban: B
Langkah induksi: asumsikan benar untuk n=k, buktikan benar untuk n=k+1.
8.

Manakah pernyataan yang benar tentang induksi matematika?

  • A. Digunakan untuk membuktikan pernyataan tentang bilangan negatif
  • B. Hanya berlaku untuk bilangan real
  • C. Prinsipnya adalah jika benar untuk 1 dan jika benar untuk k maka benar untuk k+1, maka benar untuk semua bilangan asli
  • D. Hanya bisa digunakan untuk deret
Jawaban: C
Prinsip induksi: basis benar untuk 1, dan implikasi dari k ke k+1 terbukti, maka pernyataan benar untuk semua n asli.
9.

Dengan induksi, buktikan bahwa 2^n > n untuk semua n bilangan asli. Basis n=1 menghasilkan…

  • A. 1 > 2 (salah)
  • B. 2 > 1 (benar)
  • C. 2 = 2 (benar)
  • D. 2 < 1 (salah)
Jawaban: B
Untuk n=1, ruas kiri 2^1=2, ruas kanan 1, jadi 2>1 benar sebagai basis.
10.

Pernyataan P(n): n^2 + n genap untuk semua n asli. Langkah induksi yang tepat adalah…

  • A. Asumsikan P(k) benar, buktikan P(k+1) benar
  • B. Asumsikan P(k+1) benar, buktikan P(k) benar
  • C. Buktikan P(k) dan P(k+1) bersama
  • D. Asumsikan P(1) benar, buktikan P(2) benar
Jawaban: A
Langkah induksi standar: asumsikan benar untuk k, buktikan benar untuk k+1.
11.

Himpunan yang ekuivalen dengan himpunan bilangan asli disebut…

  • A. Himpunan berhingga
  • B. Himpunan tak terhitung
  • C. Himpunan kosong
  • D. Himpunan terhitung
Jawaban: D
Himpunan terhitung adalah himpunan yang ekuivalen dengan himpunan bilangan asli.
12.

Manakah dari himpunan berikut yang merupakan himpunan tak terhitung?

  • A. Himpunan bilangan genap
  • B. Himpunan bilangan real
  • C. Himpunan bilangan rasional
  • D. Himpunan bilangan bulat
Jawaban: B
Bilangan real memiliki kardinalitas kontinum, lebih besar dari bilangan asli, sehingga tak terhitung.
13.

Himpunan bilangan bulat Z adalah himpunan yang…

  • A. Berhingga
  • B. Tak terhitung
  • C. Kosong
  • D. Terhitung
Jawaban: D
Himpunan bilangan bulat dapat dipasangkan satu-satu dengan bilangan asli, sehingga terhitung.
14.

Gabungan dua himpunan terhitung adalah…

  • A. Himpunan terhitung
  • B. Himpunan tak terhitung
  • C. Himpunan berhingga
  • D. Himpunan kosong
Jawaban: A
Gabungan dua himpunan terhitung menghasilkan himpunan terhitung.
15.

Jika A adalah himpunan tak terhitung dan B adalah himpunan terhitung, maka A B adalah…

  • A. Terhitung
  • B. Berhingga
  • C. Tak terhitung
  • D. Kosong
Jawaban: C
Mengurangi himpunan terhitung dari himpunan tak terhitung tetap menghasilkan himpunan tak terhitung.
16.

Sifat aljabar yang menyatakan a + b = b + a untuk setiap a,b ∈ R adalah…

  • A. Sifat komutatif
  • B. Sifat asosiatif
  • C. Sifat distributif
  • D. Sifat identitas
Jawaban: A
Sifat komutatif penjumlahan berlaku a + b = b + a.
17.

Jika a < b dan c > 0, maka berdasarkan sifat urutan dalam R berlaku…

  • A. a + c > b + c
  • B. ac > bc
  • C. a/c > b/c
  • D. ac < bc
Jawaban: D
Jika a < b dan c positif, maka ac < bc sesuai sifat perkalian pada urutan bilangan real.
18.

Himpunan bilangan real terhadap operasi penjumlahan dan perkalian memiliki sifat aljabar yang membentuk suatu lapangan. Di antara pernyataan berikut, manakah yang BUKAN merupakan sifat dari bilangan real?

  • A. Jika a = b, maka a + c = b + c untuk setiap c dalam R
  • B. Untuk setiap a dalam R, terdapat elemen -a sehingga a + (-a) = 0
  • C. Untuk setiap a, b, c dalam R, berlaku a * (b + c) = a * b + a * c
  • D. Untuk setiap a dalam R, terdapat elemen a^(-1) sehingga a * a^(-1) = 1
Jawaban: D
Sifat eksistensi invers perkalian hanya berlaku untuk a ≠ 0. Untuk a = 0, tidak ada invers perkalian. Jadi, pernyataan bahwa setiap a memiliki invers perkalian adalah salah.
19.

Diketahui a, b ∈ R dengan a < b. Pernyataan berikut yang selalu benar adalah …

  • A. a^2 < b^2
  • B. -a < -b
  • C. 1/a < 1/b
  • D. a^3 < b^3
Jawaban: D
Sifat urutan pada bilangan real: jika a < b, maka a^3 < b^3 karena fungsi f(x) = x^3 monoton naik. Opsi A tidak benar jika a negatif dan b positif. Opsi C tidak benar jika a dan b berbeda tanda.
20.

Misalkan a, b, c ∈ R. Jika a > b, maka pernyataan yang tepat adalah …

  • A. a + c > b + c hanya jika c > 0
  • B. a – c > b – c hanya jika c > 0
  • C. a + c > b + c untuk setiap c ∈ R
  • D. ac > bc untuk setiap c ∈ R
Jawaban: C
Sifat penambahan pada bilangan real: jika a > b, maka a + c > b + c untuk setiap c ∈ R. Sifat ini tidak bergantung pada tanda c. Jadi opsi A benar.
21.

Nilai mutlak dari |2 – |3 – 5|| adalah …

  • A. 2
  • B. 0
  • C. 4
  • D. 6
Jawaban: B
Hitung dari dalam: |3 – 5| = |-2| = 2. Maka |2 – 2| = |0| = 0.
22.

Penyelesaian dari pertidaksamaan |x – 2| > 3 adalah …

  • A. -1 < x < 5
  • B. x < -1 atau x > 5
  • C. x < -1 atau x > 3
  • D. x > 5
Jawaban: B
|x – 2| > 3 berarti x – 2 < -3 atau x – 2 > 3. Sehingga x < -1 atau x > 5.
23.

Diketahui S = {1, 1/2, 1/3, 1/4, …}. Nilai infimum dari S adalah …

  • A. 0
  • B. 1
  • C. tidak ada
  • D.
Jawaban: A
Batas bawah terbesar (infimum) dari S = {1/n : n ∈ N} adalah 0, karena 0 adalah batas bawah dan tidak ada batas bawah yang lebih besar dari 0.
24.

Himpunan bilangan real berikut yang memiliki sifat kelengkapan adalah …

  • A. Bilangan bulat
  • B. Bilangan rasional
  • C. Bilangan real
  • D. Bilangan asli
Jawaban: C
Sifat kelengkapan (setiap himpunan bagian tak kosong yang terbatas di atas memiliki supremum di R) hanya dimiliki oleh bilangan real. Bilangan rasional tidak memiliki sifat ini.
25.

Pertidaksamaan |x – 1| ≤ 2 memiliki penyelesaian interval …

  • A. [-1, 1]
  • B. [-2, 2]
  • C. [1, 3]
  • D. [-1, 3]
Jawaban: D
|x – 1| ≤ 2 berarti -2 ≤ x – 1 ≤ 2. Tambah 1 pada semua ruas: -1 ≤ x ≤ 3. Jadi interval [-1, 3].
26.

Pilih pernyataan yang benar mengenai sifat kerapatan bilangan rasional dalam R.

  • A. Di antara dua bilangan real berbeda selalu terdapat bilangan rasional
  • B. Di antara dua bilangan real berbeda selalu terdapat bilangan irasional
  • C. Di antara dua bilangan real berbeda selalu terdapat bilangan bulat
  • D. Tidak ada bilangan rasional di antara dua bilangan real yang berbeda
Jawaban: A
Sifat kerapatan Q dalam R menyatakan bahwa di antara dua bilangan real yang berbeda selalu terdapat bilangan rasional. Pernyataan ini adalah teorema dasar analisis real.
27.

Jika a = 2 dan b = 2 + √2, maka pernyataan yang benar adalah …

  • A. Tidak ada bilangan rasional di antara a dan b
  • B. Ada tak terhingga banyak bilangan rasional di antara a dan b
  • C. Ada tepat satu bilangan rasional di antara a dan b
  • D. Ada tak terhingga banyak bilangan bulat di antara a dan b
Jawaban: B
Karena Q rapat di R, di antara dua bilangan real yang berbeda (2 dan 2+√2) terdapat tak terhingga banyak bilangan rasional.
28.

Interval [0, 1] dapat dinyatakan sebagai irisan dari himpunan-himpunan berikut, kecuali …

  • A. [-1, 2] ∩ [0, 3]
  • B. (-∞, 1] ∩ [0, ∞)
  • C. (0, 1) ∪ {0, 1}
  • D. (0, 1] ∩ [0, 1)
Jawaban: D
(0, 1] ∩ [0, 1) = (0, 1), tidak memuat 0 dan 1. Jadi bukan hasil irisan yang menghasilkan [0,1].
29.

Himpunan A = {x ∈ R : 0 < x < 1} termasuk jenis interval …

  • A. Terbuka
  • B. Tertutup
  • C. Setengah terbuka
  • D. Tak terbatas
Jawaban: A
Himpunan A = (0, 1) adalah interval terbuka karena tidak memuat titik ujung 0 dan 1.
30.

Barisan a_n = (n + 1)/n konvergen ke …

  • A. 1
  • B. 0
  • C. 2
  • D.
Jawaban: A
a_n = (n+1)/n = 1 + 1/n. Limit dari 1/n menuju 0 sehingga barisan konvergen ke 1.
31.

Diketahui barisan a_n = (-1)^n. Pernyataan yang benar adalah …

  • A. Barisan konvergen ke 1
  • B. Barisan konvergen ke -1
  • C. Barisan divergen
  • D. Barisan konvergen ke 0
Jawaban: C
Barisan (-1)^n = -1, 1, -1, 1, … tidak memiliki limit tunggal. Maka barisan divergen.
32.

Jika barisan a_n konvergen ke L, maka untuk setiap ε > 0 terdapat N ∈ N sehingga untuk setiap n ≥ N berlaku …

  • A. |a_n – L| < ε
  • B. |a_n – L| > ε
  • C. |a_n – L| = ε
  • D. |a_n – L| ≤ ε/2
Jawaban: A
Definisi limit barisan: barisan a_n konvergen ke L jika untuk setiap ε > 0 ada N sehingga untuk n ≥ N, |a_n – L| < ε.
33.

Barisan a_n = 3n/(2n + 1) konvergen ke …

  • A. 1
  • B. 3/2
  • C. 2/3
  • D. 3
Jawaban: B
Bagi pembilang dan penyebut dengan n: a_n = 3/(2 + 1/n). Saat n → ∞, 1/n → 0 sehingga limit = 3/2.
34.

Barisan a_n = n^2/(n^2 + 1) adalah …

  • A. Konvergen ke 0
  • B. Divergen ke ∞
  • C. Konvergen ke 1
  • D. Konvergen ke 1/2
Jawaban: C
a_n = n^2/(n^2+1) = 1 – 1/(n^2+1). Saat n → ∞, 1/(n^2+1) → 0 sehingga limit = 1.
35.

Jika barisan (x_n) konvergen ke x, maka untuk setiap epsilon > 0 terdapat N bilangan asli sehingga untuk setiap n >= N berlaku …

  • A. |x_n – x| < epsilon
  • B. |x_n – x| > epsilon
  • C. |x_n – x| = epsilon
  • D. |x_n – x| >= epsilon
Jawaban: A
Berdasarkan definisi kekonvergenan barisan, untuk setiap epsilon > 0 terdapat N sehingga untuk n >= N berlaku |x_n – x| < epsilon.
36.

Diketahui barisan (a_n) dengan a_n = 1/n. Barisan ini monoton …

  • A. konstan
  • B. naik
  • C. tidak monoton
  • D. turun
Jawaban: D
Untuk n yang semakin besar, nilai 1/n semakin kecil, sehingga a_{n+1} < a_n, barisan monoton turun.
37.

Barisan (x_n) disebut barisan Cauchy jika untuk setiap epsilon > 0 terdapat N bilangan asli sehingga untuk setiap m, n >= N berlaku …

  • A. |x_m – x_n| >= epsilon
  • B. |x_m – x_n| < epsilon
  • C. |x_m – x_n| > epsilon
  • D. |x_m – x_n| <= epsilon
Jawaban: B
Definisi barisan Cauchy adalah untuk setiap epsilon > 0 ada N sehingga untuk setiap m, n >= N berlaku |x_m – x_n| < epsilon.
38.

Barisan (x_n) dengan x_n = n^2 bersifat …

  • A. monoton turun dan terbatas
  • B. monoton naik dan terbatas
  • C. monoton naik dan tidak terbatas
  • D. monoton turun dan tidak terbatas
Jawaban: C
Nilai n^2 semakin besar seiring n, sehingga monoton naik dan tidak terbatas di atas.
39.

Suatu barisan bilangan real konvergen jika dan hanya jika barisan tersebut merupakan barisan …

  • A. Cauchy
  • B. terbatas
  • C. monoton
  • D. divergen
Jawaban: A
Di R, suatu barisan konvergen jika dan hanya jika barisan tersebut Cauchy, sebagai sifat kelengkapan R.
40.

Barisan (b_n) dengan b_n = 2 + (-1)^n bersifat …

  • A. monoton naik
  • B. monoton turun
  • C. konstan
  • D. tidak monoton
Jawaban: D
Nilai b_n bergantian antara 1 dan 3, sehingga tidak monoton.
41.

Deret tak hingga ∑ a_n dikatakan konvergen jika barisan jumlah parsialnya …

  • A. divergen
  • B. tidak terdefinisi
  • C. konvergen
  • D. monoton
Jawaban: C
Kekonvergenan deret didefinisikan sebagai kekonvergenan barisan jumlah parsialnya.
42.

Diberikan deret ∑ (1/2^n). Deret ini bersifat …

  • A. konvergen
  • B. divergen
  • C. osilasi
  • D. tidak tentu
Jawaban: A
Deret geometri dengan rasio 1/2 yang kurang dari 1, sehingga konvergen.
43.

Jika deret ∑ a_n konvergen, maka lim_{n→∞} a_n = …

  • A. tidak ada
  • B. 1
  • C. 0
  • D. tak hingga
Jawaban: C
Syarat perlu kekonvergenan deret adalah suku ke-n menuju 0.
44.

Deret ∑ (1/n) disebut deret harmonik dan bersifat …

  • A. konvergen
  • B. divergen
  • C. konvergen mutlak
  • D. konvergen bersyarat
Jawaban: B
Deret harmonik ∑ 1/n divergen meskipun suku-sukunya menuju 0.
45.

Deret ∑ a_n dengan a_n = 1/n^2 bersifat …

  • A. divergen
  • B. tidak tentu
  • C. osilasi
  • D. konvergen
Jawaban: D
Deret ∑ 1/n^2 merupakan deret-p dengan p=2 > 1, sehingga konvergen.
46.

Syarat perlu dan cukup untuk deret ∑ a_n dengan a_n >= 0 konvergen adalah barisan jumlah parsialnya …

  • A. terbatas dan monoton naik
  • B. tidak terbatas
  • C. terbatas dan monoton turun
  • D. tidak monoton
Jawaban: A
Untuk suku nonnegatif, barisan jumlah parsial monoton naik, dan konvergen jika dan hanya jika terbatas.
47.

Deret ∑ (-1)^n / n adalah contoh deret …

  • A. geometri
  • B. ganti tanda
  • C. harmonik
  • D. deret-p
Jawaban: B
Deret dengan suku-suku bergantian tanda positif dan negatif disebut deret ganti tanda.
48.

Jika deret ∑ |a_n| konvergen, maka deret ∑ a_n …

  • A. konvergen mutlak
  • B. divergen
  • C. konvergen bersyarat
  • D. tidak dapat ditentukan
Jawaban: A
Kekonvergenan mutlak didefinisikan sebagai kekonvergenan deret nilai mutlaknya.
49.

Deret ∑ 1/n^p konvergen jika dan hanya jika …

  • A. p <= 1
  • B. p > 1
  • C. p >= 1
  • D. p < 1
Jawaban: B
Deret-p ∑ 1/n^p konvergen untuk p > 1 dan divergen untuk p <= 1.
50.

Titik x disebut titik limit himpunan A subset R jika setiap lingkungan dari x memuat …

  • A. tidak ada titik A
  • B. semua titik A
  • C. paling sedikit satu titik anggota A yang berbeda dengan x
  • D. tepat satu titik A
Jawaban: C
Definisi titik limit: setiap lingkungannya memuat titik anggota A yang berbeda dengan x.
51.

Himpunan A disebut himpunan buka jika setiap titik di A merupakan …

  • A. titik limit
  • B. titik terisolasi
  • C. titik batas
  • D. titik dalam
Jawaban: D
Himpunan buka didefinisikan sebagai himpunan yang semua titiknya adalah titik dalam.
52.

Dalam topologi pada R, suatu titik x disebut titik limit dari himpunan A subset R jika …

  • A. x adalah anggota A
  • B. x adalah titik batas dari A
  • C. setiap lingkungan dari x memuat paling sedikit satu anggota A yang berbeda dengan x
  • D. x bukan anggota A
Jawaban: C
Titik limit didefinisikan sebagai titik yang setiap lingkungannya memuat anggota A selain x itu sendiri.
53.

Jika suatu titik x adalah titik interior dari himpunan A, maka …

  • A. x adalah anggota A tetapi bukan titik limit
  • B. x adalah anggota A dan x bukan titik batas
  • C. x adalah anggota A dan setiap lingkungan dari x memuat titik di luar A
  • D. x adalah anggota A dan terdapat lingkungan dari x yang termuat seluruhnya dalam A
Jawaban: D
Titik interior adalah titik dalam A yang memiliki lingkungan yang seluruhnya termuat di A.
54.

Himpunan A = (0,1) ∪ {2} jika dipandang dalam R. Titik 2 termasuk dalam jenis titik …

  • A. titik limit
  • B. titik interior
  • C. titik terisolasi
  • D. titik batas
Jawaban: C
Titik 2 memiliki lingkungan yang tidak memuat anggota A lain selain dirinya, sehingga termasuk titik terisolasi.
55.

Himpunan bagian dari R disebut himpunan terbuka jika …

  • A. setiap titiknya adalah titik limit
  • B. setiap titiknya adalah titik interior
  • C. himpunan tersebut memuat titik batasnya
  • D. himpunan tersebut adalah himpunan tak terhingga
Jawaban: B
Definisi himpunan terbuka adalah himpunan yang setiap titiknya merupakan titik interior.
56.

Himpunan K subset R dikatakan kompak jika …

  • A. K terbuka dan terbatas
  • B. K tertutup dan terbatas
  • C. K tertutup dan tak terbatas
  • D. K hanya terdiri dari titik-titik limit
Jawaban: B
Berdasarkan teorema Heine-Borel, himpunan kompak di R adalah himpunan yang tertutup dan terbatas.
57.

Diketahui K = [0,1] ∪ [2,3]. Manakah pernyataan yang benar?

  • A. K bukan himpunan kompak karena tidak tertutup
  • B. K bukan himpunan kompak karena tidak terbatas
  • C. K adalah himpunan kompak
  • D. K bukan himpunan kompak karena kedua interval saling lepas
Jawaban: C
K adalah gabungan dua interval tertutup dan terbatas sehingga K tertutup dan terbatas, jadi kompak.
58.

Himpunan A = (0,1] tidak kompak karena …

  • A. A tidak tertutup
  • B. A tidak terbatas
  • C. A tidak memiliki titik limit
  • D. A adalah himpunan tak hingga
Jawaban: A
Himpunan (0,1] tidak tertutup karena titik 0 adalah titik limit tetapi 0 bukan anggota A.
59.

Jika K adalah himpunan kompak dan F adalah himpunan tertutup bagian dari K, maka …

  • A. F pasti kompak
  • B. F belum tentu kompak
  • C. F pasti terbuka
  • D. F pasti tak terbatas
Jawaban: A
Himpunan tertutup bagian dari himpunan kompak bersifat kompak.
60.

Himpunan R (himpunan bilangan real) tidak kompak karena …

  • A. R tidak tertutup
  • B. R adalah himpunan terbuka
  • C. R tidak memiliki titik limit
  • D. R tidak terbatas
Jawaban: D
R tidak terbatas sehingga tidak memenuhi syarat kompak.
61.

Diberikan fungsi f(x) = √x dengan domain [0,∞). Nilai limit f(x) untuk x mendekati 0 adalah …

  • A. 0
  • B. tidak ada
  • C. 1
  • D.
Jawaban: A
Untuk x mendekati 0, √x mendekati 0, sehingga limitnya adalah 0.
62.

Jika f(x) = (x^2 – 1)/(x – 1) untuk x ≠ 1, maka limit f(x) saat x mendekati 1 adalah …

  • A. 2
  • B. 1
  • C. 0
  • D. tidak ada
Jawaban: A
Fungsi dapat disederhanakan menjadi f(x) = x+1 untuk x ≠ 1, sehingga limit saat x→1 adalah 2.
63.

Limit suatu fungsi di suatu titik dikatakan ada jika dan hanya jika …

  • A. fungsi terdefinisi di titik tersebut
  • B. nilai limit kiri dan limit kanan ada dan sama
  • C. fungsi kontinu di titik tersebut
  • D. fungsi bernilai tunggal di titik tersebut
Jawaban: B
Syarat perlu dan cukup limit fungsi ada adalah limit kiri dan limit kanan ada dan bernilai sama.
64.

Diketahui f(x) = |x|/x untuk x ≠ 0, maka limit f(x) saat x mendekati 0 adalah …

  • A. tidak ada
  • B. 1
  • C. -1
  • D. 0
Jawaban: A
Limit kiri adalah -1 dan limit kanan adalah 1, sehingga limit tidak ada.
65.

Nilai limit f(x) saat x mendekati a tidak bergantung pada …

  • A. nilai fungsi di sekitar a
  • B. nilai fungsi di titik a
  • C. domain fungsi
  • D. kodomain fungsi
Jawaban: B
Limit fungsi di suatu titik hanya dipengaruhi oleh nilai fungsi di sekitar titik tersebut, bukan nilai di titik itu sendiri.
66.

Jika limit f(x) dan limit g(x) saat x mendekati a ada, maka limit (f(x) * g(x)) saat x mendekati a sama dengan …

  • A. limit f(x) / limit g(x)
  • B. limit f(x) + limit g(x)
  • C. limit f(x) – limit g(x)
  • D. limit f(x) * limit g(x)
Jawaban: D
Sifat limit perkalian: limit hasil kali sama dengan hasil kali limit masing-masing.
67.

Diketahui limit f(x) saat x→c = L dan limit g(x) saat x→c = M, dengan L dan M bilangan real. Maka limit (f(x) / g(x)) saat x→c ada jika …

  • A. L = 0
  • B. g(x) terdefinisi di c
  • C. L = M
  • D. M ≠ 0
Jawaban: D
Sifat limit pembagian mensyaratkan penyebut tidak nol, yaitu limit g(x) yaitu M harus tidak sama dengan 0.
68.

Jika f(x) = x^2 dan g(x) = 3x, maka limit (f(x) + g(x)) saat x mendekati 2 adalah …

  • A. 4
  • B. 6
  • C. 10
  • D. 12
Jawaban: C
Limit f(x) saat x→2 adalah 4, limit g(x) saat x→2 adalah 6, sehingga jumlahnya 10.
69.

Diketahui f(x) = 3x+1. Nilai limit f(x) saat x mendekati 2 adalah…

  • A. 5
  • B. 6
  • C. 8
  • D. 7
Jawaban: D
Dengan substitusi langsung, f(2) = 3(2)+1 = 7. Sifat limit fungsi polinom memungkinkan substitusi langsung.
70.

Jika lim_{x→c} f(x) = L dan lim_{x→c} g(x) = M, maka lim_{x→c} [f(x) – g(x)] sama dengan…

  • A. L + M
  • B. L – M
  • C. L * M
  • D. L / M
Jawaban: B
Sifat limit fungsi linear: limit dari selisih fungsi sama dengan selisih limit masing-masing fungsi.
71.

Diketahui f(x) = |x|. Nilai limit kiri f(x) saat x mendekati 0 adalah…

  • A. 1
  • B. 0
  • C. -1
  • D. tidak ada
Jawaban: B
Untuk x mendekati 0 dari kiri (x<0), |x| = -x sehingga limit kiri = 0.
72.

Diketahui f(x) = x^2 untuk x ≤ 1 dan f(x) = 2x+1 untuk x > 1. Nilai limit kiri f(x) saat x mendekati 1 adalah…

  • A. 1
  • B. 2
  • C. 3
  • D. 4
Jawaban: A
Limit kiri dihitung dari nilai fungsi untuk x ≤ 1, yaitu x^2. Substitusi x=1 menghasilkan 1.
73.

Diketahui g(x) = (x^2 – 4)/(x-2) untuk x ≠ 2. Nilai limit kanan g(x) saat x mendekati 2 adalah…

  • A. 0
  • B. 2
  • C. 4
  • D. tidak ada
Jawaban: C
Faktorkan x^2 – 4 = (x-2)(x+2), kemudian coret (x-2) sehingga limit kanan = 2+2 = 4.
74.

Diketahui h(x) = 1/(x-1). Nilai limit kiri h(x) saat x mendekati 1 adalah…

  • A.
  • B. -∞
  • C. 1
  • D. tidak ada
Jawaban: B
Saat x mendekati 1 dari kiri (x<1), (x-1) negatif kecil sehingga 1/(x-1) menuju -∞.
75.

Fungsi f(x) = {x^2 + 1, x ≤ 3; 10 – x, x > 3}. Nilai limit kanan f(x) saat x mendekati 3 adalah…

  • A. 7
  • B. 10
  • C. 8
  • D. 9
Jawaban: A
Limit kanan dihitung dari definisi fungsi untuk x > 3 yaitu 10 – x. Substitusi x=3 menghasilkan 10 – 3 = 7.
76.

Nilai dari lim_{x→0^-} (1/x) adalah…

  • A.
  • B. 1
  • C. 0
  • D. -∞
Jawaban: D
Saat x mendekati 0 dari kiri, x negatif kecil sehingga 1/x menuju -∞.
77.

Nilai dari lim_{x→∞} (2x + 5)/(3x – 1) adalah…

  • A. 0
  • B. 2/3
  • C. 2
  • D. 5/3
Jawaban: B
Bagi pembilang dan penyebut dengan x: (2 + 5/x) / (3 – 1/x). Saat x→∞, hasilnya 2/3.
78.

Nilai dari lim_{x→-∞} (x^2 + 1)/(x + 2) adalah…

  • A.
  • B. 0
  • C. -∞
  • D. 1
Jawaban: C
Derajat pembilang lebih tinggi, limit menuju -∞ karena x^2 positif dan x+2 negatif besar.
79.

Nilai dari lim_{x→0^+} (1/x^2) adalah…

  • A. 0
  • B. 1
  • C. tidak ada
  • D.
Jawaban: D
Saat x mendekati 0 dari kanan, x^2 positif kecil sehingga 1/x^2 membesar tanpa batas menuju ∞.
80.

Nilai dari lim_{x→2} (x^2 – 4)/(x – 2) dengan limit kiri dan kanan sama adalah…

  • A. 2
  • B. 3
  • C. 4
  • D. tidak ada
Jawaban: C
Faktorkan x^2 – 4 = (x-2)(x+2), coret (x-2), hasilnya limit = 2+2 = 4.
81.

Fungsi f(x) = x^2 dikatakan kontinu di x = 1 jika…

  • A. limit f(x) saat x mendekati 1 sama dengan f(1)
  • B. f(1) terdefinisi
  • C. limit f(x) saat x mendekati 1 ada
  • D. limit kiri dan kanan sama
Jawaban: A
Syarat kontinu: f(c) terdefinisi, limit ada, dan limit sama dengan f(c). Semua syarat terangkum dalam pernyataan A.
82.

Diketahui f(x) = 3x + 2. Nilai limit f(x) saat x mendekati 0 adalah 2, sehingga f dikatakan kontinu di x=0 karena…

  • A. limit kanan = 2
  • B. limit kiri = 2
  • C. f(0) = 2
  • D. limit kiri dan kanan ada
Jawaban: C
Kontinuitas memerlukan nilai fungsi di titik sama dengan limit. f(0) = 2, sehingga memenuhi syarat kontinu.
83.

Fungsi f(x) = 1/(x-2) tidak kontinu di x=2 karena…

  • A. limit kiri dan kanan berbeda
  • B. fungsi tidak monoton
  • C. limit tak hingga
  • D. f(2) tidak terdefinisi
Jawaban: D
Penyebab utama ketidakkontinuan adalah f(2) tidak terdefinisi karena penyebut nol.
84.

Jika f kontinu di c dan g kontinu di f(c), maka fungsi komposisi g∘f kontinu di c. Pernyataan ini benar karena…

  • A. limit komposisi sama dengan komposisi limit
  • B. fungsi komposisi selalu kontinu
  • C. f dan g monoton
  • D. f dan g terdefinisi di semua titik
Jawaban: A
Teorema kontinuitas komposisi: jika f kontinu di c dan g kontinu di f(c), maka g∘f kontinu di c dengan limit komposisi sama dengan komposisi limit.
85.

Fungsi f dikatakan kontinu di titik c ∈ D_f jika untuk setiap ε > 0 terdapat δ > 0 sehingga jika |x – c| < δ, x ∈ D_f maka …

  • A. |f(x) – f(c)| ≤ ε
  • B. |f(x) – f(c)| > ε
  • C. |f(x) – f(c)| = ε
  • D. |f(x) – f(c)| < ε
Jawaban: D
Definisi limit fungsi kontinu: untuk setiap ε > 0 ada δ > 0 sehingga |x – c| < δ mengakibatkan |f(x) – f(c)| < ε.
86.

Fungsi f terdefinisi pada interval tertutup [a,b] dan kontinu pada [a,b]. Sifat yang dijamin oleh Teorema Nilai Antara (Intermediate Value Theorem) adalah …

  • A. f mencapai nilai maksimum dan minimum pada [a,b]
  • B. untuk setiap L di antara f(a) dan f(b), ada c ∈ (a,b) dengan f(c)=L
  • C. f terintegralkan pada [a,b]
  • D. f mempunyai turunan pada (a,b)
Jawaban: B
Teorema Nilai Antara menyatakan jika f kontinu pada [a,b] dan L di antara f(a) dan f(b), maka ada c ∈ (a,b) sehingga f(c)=L.
87.

Fungsi f(x) = x^2 kontinu pada [0,2]. Nilai minimum dari f pada interval tersebut adalah …

  • A. 2
  • B. 1
  • C. 0
  • D. 4
Jawaban: C
Fungsi kontinu pada interval tertutup mencapai nilai minimum. f(0)=0 adalah nilai minimum karena x^2 ≥ 0.
88.

Jika f kontinu pada [a,b] dan f(a) * f(b) < 0, maka menurut Teorema Nilai Antara terdapat c ∈ (a,b) sehingga …

  • A. f(c) = 0
  • B. f(c) > 0
  • C. f(c) < 0
  • D. f(c) = 1
Jawaban: A
f(a) dan f(b) berlawanan tanda, maka 0 berada di antara f(a) dan f(b). Karena f kontinu, ada c dengan f(c)=0.
89.

Fungsi f(x) = 1/x tidak kontinu pada interval [0,1] karena …

  • A. f tidak mempunyai limit di x=1
  • B. f tidak terdefinisi di x=0
  • C. f tidak monoton
  • D. f tidak terbatas
Jawaban: B
Syarat kontinu pada interval tertutup [0,1] mensyaratkan f terdefinisi di seluruh titik, tetapi f(0) tidak terdefinisi.
90.

Jika f kontinu pada interval tertutup [a,b], maka f mencapai nilai maksimum mutlak pada [a,b]. Pernyataan ini dikenal sebagai …

  • A. Teorema Nilai Antara
  • B. Teorema Rolle
  • C. Teorema Nilai Ekstrem
  • D. Teorema Kekontinuan Seragam
Jawaban: C
Teorema Nilai Ekstrem menjamin fungsi kontinu pada interval tertutup mencapai nilai maksimum dan minimum.
91.

Fungsi f dikatakan kontinu seragam pada himpunan A jika untuk setiap ε > 0 terdapat δ > 0 sehingga untuk setiap x,y ∈ A dengan |x – y| < δ berlaku …

  • A. |f(x) – f(y)| ≤ ε
  • B. |f(x) – f(y)| > ε
  • C. |f(x) – f(y)| = ε
  • D. |f(x) – f(y)| < ε
Jawaban: D
Definisi kontinu seragam: satu δ berlaku untuk semua pasangan x,y di A dengan jarak kurang dari δ.
92.

Perbedaan utama antara kontinu dan kontinu seragam adalah …

  • A. kontinu seragam memerlukan δ yang sama untuk setiap titik, sedangkan kontinu biasa δ dapat bergantung pada titik
  • B. kontinu seragam hanya untuk fungsi linear
  • C. kontinu biasa lebih kuat dari kontinu seragam
  • D. tidak ada perbedaan
Jawaban: A
Kontinu seragam menggunakan δ yang seragam untuk seluruh himpunan, kontinu biasa δ bergantung pada titik dan ε.
93.

Fungsi f(x) = 1/x kontinu pada (0,1], tetapi tidak kontinu seragam karena …

  • A. f tidak mempunyai limit di x=0
  • B. f tidak monoton
  • C. f tidak terbatas pada (0,1]
  • D. f kontinu
Jawaban: A
Fungsi 1/x tidak kontinu seragam pada (0,1] karena limit di 0 tidak ada (menuju tak hingga), sehingga syarat δ seragam tidak terpenuhi.
94.

Fungsi f(x) = x^2 pada interval [0,1] bersifat …

  • A. tidak terdefinisi
  • B. tidak kontinu
  • C. kontinu tetapi tidak kontinu seragam
  • D. kontinu seragam
Jawaban: D
Fungsi x^2 kontinu pada interval tertutup [0,1], dan setiap fungsi kontinu pada interval tertutup dan terbatas adalah kontinu seragam (Teorema Heine-Cantor).
95.

Teorema yang menjamin bahwa fungsi kontinu pada interval tertutup [a,b] adalah kontinu seragam adalah teorema …

  • A. Nilai Antara
  • B. Bolzano-Weierstrass
  • C. Rolle
  • D. Heine-Cantor
Jawaban: D
Teorema Heine-Cantor menyatakan fungsi kontinu pada interval tertutup terbatas bersifat kontinu seragam.
96.

Fungsi monoton naik pada interval [a,b] memiliki sifat …

  • A. jika x1 < x2 maka f(x1) ≥ f(x2)
  • B. jika x1 < x2 maka f(x1) ≤ f(x2)
  • C. f selalu kontinu
  • D. f selalu terdiferensialkan
Jawaban: B
Definisi fungsi monoton naik: untuk setiap x1 < x2 berlaku f(x1) ≤ f(x2).
97.

Fungsi f(x) = x^3 adalah fungsi … pada interval (-∞,∞)

  • A. konstan
  • B. monoton turun
  • C. monoton naik
  • D. tidak monoton
Jawaban: C
Turunan f'(x)=3x^2 ≥ 0 dan bernilai nol hanya di x=0, sehingga fungsi naik secara monoton.
98.

Jika f monoton naik dan kontinu pada [a,b], maka fungsi invers f^(-1) bersifat …

  • A. monoton turun
  • B. juga monoton naik dan kontinu pada interval [f(a), f(b)]
  • C. tidak kontinu
  • D. tidak terdefinisi
Jawaban: B
Fungsi monoton naik yang kontinu memiliki invers yang juga monoton naik dan kontinu pada range-nya.
99.

Suatu fungsi f dikatakan monoton turun pada interval I jika untuk setiap x1, x2 ∈ I dengan x1 < x2 berlaku …

  • A. f(x1) ≥ f(x2)
  • B. f(x1) ≤ f(x2)
  • C. f(x1) = f(x2)
  • D. f(x1) > f(x2)
Jawaban: A
Definisi fungsi monoton turun: x1 < x2 mengakibatkan f(x1) ≥ f(x2).
100.

Fungsi f(x) = 1 – x^2 pada interval [0,1] bersifat …

  • A. konstan
  • B. monoton naik
  • C. monoton turun
  • D. tidak monoton
Jawaban: C
Turunan f'(x) = -2x ≤ 0 pada [0,1], sehingga fungsi monoton turun pada interval tersebut.

Soal barisan Cauchy dan limit fungsi sering bikin mikir ulang pas pertama lihat. Apalagi pas nemu soal yang ngabungin konsep topologi R dengan kekonvergenan deret, rasanya langsung kebayang UAS nanti pasti minta penalaran lebih dari sekadar hafalan. Pembahasan soal di atas jelas ngasih gambaran bagaimana soal UTM dan UO bisa punya tingkat kesulitan yang berbeda. Ada banyak Soal UAS UT lain di sini kalau kamu mau lanjut latihan dengan variasi topik yang lebih lengkap.

Kalau bagian kontinu seragam masih bikin pusing, coba ulang pelan-pelan definisi epsilon-deltanya di MATA4217 Analisis I. Soal UAS UT biasanya ambil satu soal panjang dari Modul 9 dan satunya dari soal hitungan barisan. Biasanya bagian itulah yang paling membedakan antara nilai C dan A. Dibanding ngebut ngerjain semuanya, lebih efektif dalemin satu atau dua modul yang masih terasa asing.

Bagikan

error: Content is protected !!