Soalut.com

★★★★★ 4.8 · Gratis · soalut.com
Akses cepat Tanpa browser Gratis 100%

Berhasil diinstall! 🎉

Soalut kini ada di layar utama HP kamu. Selamat belajar!

Soalut.com gratis berkat dukungan kamu. Bantu kami tetap online.

Donasi sekarang

Soal UAS UT PAUD4208 Penanganan Anak Berkebutuhan Khusus dan Kunci Jawaban

Soal UAS UT PAUD4208 Penanganan Anak Berkebutuhan Khusus dan Kunci Jawaban
Soal UT PAUD4208 Penanganan Anak Berkebutuhan Khusus

Salah satu mata kuliah yang kerap menjadi perhatian adalah PAUD4208 Penanganan Anak Berkebutuhan Khusus. Lebih dari sekadar mata kuliah wajib, PAUD4208 hadir sebagai jembatan antara teori pendidikan dan praktik nyata di lapangan.

Di sinilah peran Soal UAS UT PAUD4208 Penanganan Anak Berkebutuhan Khusus menjadi sangat strategis. Berlatih dengan Bank Soal UT bukan hanya tentang menghafal jawaban, melainkan melatih kepekaan dalam membaca soal, memahami konteks pertanyaan, baik untuk format Ujian Tatap Muka (UTM), Ujian Online (UO), maupun Take Home Exam (THE).

Lewat kumpulan Kisi-kisi Soal UT yang tersedia, artikel ini hadir sebagai teman belajar yang menemani persiapan Anda. Tidak hanya gambaran materi, di sini Anda juga akan menemukan pendekatan praktis agar setiap sesi belajar terasa lebih terarah dan percaya diri menghadapi Soal Ujian UT.

Catatan: Soal-soal ini akan terus diperbarui mengikuti modul terbaru Universitas Terbuka.

Soal UAS UT PAUD4208 Penanganan Anak Berkebutuhan Khusus

1.

Istilah yang digunakan untuk menggambarkan kondisi perkembangan anak yang menyimpang dari pola perkembangan anak pada umumnya disebut…

  • A. Perkembangan atipis
  • B. Perkembangan nonnormatif
  • C. Perkembangan suboptimal
  • D. Perkembangan abnormal
Jawaban: B. Perkembangan nonnormatif.
Dalam BMP PAUD4208, perkembangan nonnormatif adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kondisi anak yang perkembangannya menyimpang dari norma atau pola perkembangan anak pada umumnya.
2.

Faktor internal yang paling berpengaruh terhadap perkembangan nonnormatif pada anak adalah…

  • A. Faktor genetik dan biologis
  • B. Faktor lingkungan sosial
  • C. Faktor ekonomi keluarga
  • D. Faktor pendidikan orang tua
Jawaban: A. Faktor genetik dan biologis.
Faktor internal utama yang memengaruhi perkembangan nonnormatif adalah faktor genetik dan biologis, yang mencakup kelainan kromosom, kondisi bawaan, serta gangguan pada sistem saraf anak.
3.

Identifikasi awal terhadap anak dengan perkembangan nonnormatif bertujuan utama untuk…

  • A. Memisahkan anak dari lingkungan reguler
  • B. Memberikan label diagnostik secara permanen
  • C. Memberikan intervensi dan penanganan sedini mungkin
  • D. Menentukan kemampuan akademis anak
Jawaban: C. Memberikan intervensi dan penanganan sedini mungkin.
Identifikasi dini bertujuan agar anak dapat segera mendapatkan layanan dan intervensi yang tepat sehingga dampak hambatan perkembangannya dapat diminimalkan.
4.

Cerebral Palsy merupakan suatu kondisi yang disebabkan oleh…

  • A. Gangguan pada sistem pencernaan anak
  • B. Kelainan kromosom yang diturunkan secara genetis
  • C. Infeksi virus pada sistem pernapasan
  • D. Kerusakan pada otak yang terjadi sebelum, saat, atau sesudah kelahiran
Jawaban: D. Kerusakan pada otak yang terjadi sebelum, saat, atau sesudah kelahiran.
Cerebral Palsy adalah gangguan gerak dan postur tubuh yang diakibatkan oleh kerusakan atau gangguan pada otak yang dapat terjadi pada periode prenatal, perinatal, maupun postnatal.
5.

Anak yang rentan sakit dalam konteks PAUD4208 adalah anak yang memiliki kondisi kesehatan kronis sehingga…

  • A. Tidak dapat mengikuti program pendidikan apapun
  • B. Sering absen dan memerlukan layanan pendidikan khusus
  • C. Harus tinggal di rumah sakit selamanya
  • D. Dilarang berinteraksi dengan teman sebaya
Jawaban: B. Sering absen dan memerlukan layanan pendidikan khusus.
Anak yang rentan sakit memiliki kondisi kronis yang menyebabkan mereka sering tidak masuk sekolah, sehingga memerlukan layanan pendidikan yang disesuaikan dengan kondisi kesehatannya.
6.

Gangguan pendengaran yang paling berat dan mengakibatkan anak tidak dapat menangkap bunyi apapun disebut…

  • A. Tuli total (deaf)
  • B. Kurang dengar (hard of hearing)
  • C. Tuli sensorineural
  • D. Tuli konduktif
Jawaban: A. Tuli total (deaf).
Tuli total atau deaf adalah kondisi di mana anak tidak dapat menangkap bunyi sama sekali meskipun menggunakan alat bantu dengar, berbeda dengan kurang dengar yang masih dapat menangkap sebagian bunyi.
7.

Implikasi utama gangguan penglihatan terhadap perkembangan anak adalah terhambatnya kemampuan…

  • A. Komunikasi verbal dengan orang lain
  • B. Pengendalian emosi dan perasaan
  • C. Eksplorasi lingkungan dan konsep spatial
  • D. Perkembangan bahasa ekspresif
Jawaban: C. Eksplorasi lingkungan dan konsep spatial.
Gangguan penglihatan menghambat kemampuan anak dalam mengeksplorasi lingkungan secara mandiri dan memahami konsep ruang (spatial), yang berdampak pada berbagai aspek perkembangannya.
8.

Menurut DSM, salah satu ciri utama anak dengan gangguan autisme adalah adanya hambatan dalam…

  • A. Koordinasi motorik kasar
  • B. Kemampuan mengingat informasi
  • C. Perkembangan fisik dan pertumbuhan tubuh
  • D. Interaksi sosial dan komunikasi
Jawaban: D. Interaksi sosial dan komunikasi.
Ciri utama autisme mencakup hambatan dalam interaksi sosial timbal balik, komunikasi verbal maupun nonverbal, serta pola perilaku yang berulang dan terbatas.
9.

Karakteristik anak dengan gangguan autisme yang berkaitan dengan pola perilaku adalah adanya…

  • A. Perilaku agresif yang tidak terkendali
  • B. Perilaku repetitif dan minat yang sangat terbatas
  • C. Ketidakmampuan belajar hal baru
  • D. Perilaku menarik diri dari semua stimulus
Jawaban: B. Perilaku repetitif dan minat yang sangat terbatas.
Anak dengan autisme menunjukkan pola perilaku yang berulang (repetitif) serta memiliki minat yang sempit dan terfokus, yang merupakan salah satu kriteria diagnostik utama gangguan autisme.
10.

Pendekatan penanganan anak dengan gangguan autism yang menekankan pada modifikasi perilaku menggunakan prinsip penguatan (reinforcement) disebut…

  • A. Pendekatan humanistik
  • B. Pendekatan psikodinamik
  • C. Pendekatan behavioristik (Applied Behavior Analysis)
  • D. Pendekatan kognitif-konstruktivistik
Jawaban: C. Pendekatan behavioristik (Applied Behavior Analysis).
Applied Behavior Analysis (ABA) adalah pendekatan berbasis behavioristik yang menggunakan prinsip penguatan (reinforcement) untuk membentuk dan memodifikasi perilaku anak dengan autisme secara sistematis.
11.

ADD merupakan singkatan dari Attention Deficit Disorder yang artinya anak mengalami kesulitan utama berupa…

  • A. Gangguan pemusatan perhatian tanpa hiperaktivitas
  • B. Gangguan pemusatan perhatian disertai hiperaktivitas
  • C. Gangguan perilaku agresif disertai impulsivitas
  • D. Gangguan belajar disertai keterlambatan bahasa
Jawaban: A. Gangguan pemusatan perhatian tanpa hiperaktivitas.
ADD (Attention Deficit Disorder) adalah gangguan pemusatan perhatian tanpa disertai hiperaktivitas, berbeda dengan ADHD yang mencakup komponen hiperaktivitas dan impulsivitas.
12.

Anak penyandang ODD (Oppositional Defiant Disorder) ditandai dengan pola perilaku yang berlangsung minimal…

  • A. 1 bulan
  • B. 3 bulan
  • C. 4 bulan
  • D. 6 bulan
Jawaban: D. 6 bulan.
Sesuai kriteria diagnostik, pola perilaku menentang, bermusuhan, dan tidak kooperatif pada ODD harus berlangsung setidaknya selama 6 bulan untuk dapat didiagnosis.
13.

Intellectual Disability (ID) didefinisikan sebagai kondisi yang ditandai oleh keterbatasan signifikan dalam fungsi intelektual DAN…

  • A. Gangguan pada sistem motorik anak
  • B. Perilaku adaptif yang muncul sebelum usia 18 tahun
  • C. Keterlambatan bahasa yang signifikan
  • D. Gangguan emosi yang kronis
Jawaban: B. Perilaku adaptif yang muncul sebelum usia 18 tahun.
Intellectual Disability ditandai oleh keterbatasan signifikan dalam fungsi intelektual serta perilaku adaptif, dan kondisi tersebut harus termanifestasi sebelum usia 18 tahun.
14.

Down Syndrome terjadi akibat adanya kelebihan kromosom pada pasangan kromosom nomor…

  • A. 18
  • B. 20
  • C. 21
  • D. 23
Jawaban: C. 21.
Down Syndrome (Trisomi 21) terjadi karena adanya salinan ekstra pada kromosom nomor 21, sehingga individu memiliki tiga salinan kromosom tersebut, bukan dua.
15.

Gangguan bahasa ekspresif pada anak ditandai oleh kesulitan dalam…

  • A. Menyampaikan ide dan pikiran melalui ucapan atau tulisan
  • B. Memahami perintah dan instruksi yang diberikan
  • C. Mendengar dan memproses suara dari lingkungan
  • D. Meniru gerak dan ekspresi wajah orang lain
Jawaban: A. Menyampaikan ide dan pikiran melalui ucapan atau tulisan.
Gangguan bahasa ekspresif berkaitan dengan kemampuan output bahasa, yaitu kesulitan anak dalam mengungkapkan pikiran, perasaan, dan ide melalui ucapan maupun tulisan.
16.

Gagap (stuttering) merupakan gangguan kelancaran bicara yang ditandai oleh…

  • A. Ketidakmampuan mengucapkan konsonan tertentu
  • B. Suara yang terdengar sengau pada semua kata
  • C. Pelafalan kata yang tidak tepat secara fonetis
  • D. Pengulangan, perpanjangan, atau penghentian arus bicara
Jawaban: D. Pengulangan, perpanjangan, atau penghentian arus bicara.
Gagap (stuttering) ditandai oleh gangguan kelancaran bicara berupa pengulangan suku kata atau kata, pemanjangan bunyi, serta blok atau penghentian mendadak dalam arus bicara.
17.

Anak dengan gangguan kecemasan yang ditandai oleh rasa khawatir berlebihan dan sulit dikendalikan terhadap berbagai situasi disebut mengalami…

  • A. Gangguan panik
  • B. Gangguan kecemasan menyeluruh (Generalized Anxiety Disorder)
  • C. Fobia spesifik
  • D. Separation Anxiety Disorder
Jawaban: B. Gangguan kecemasan menyeluruh (Generalized Anxiety Disorder).
Generalized Anxiety Disorder ditandai oleh kekhawatiran yang berlebihan, meluas ke berbagai situasi, dan sulit dikendalikan oleh anak, yang membedakannya dari kecemasan situasional yang lebih spesifik.
18.

Separation Anxiety Disorder (SAD) pada anak ditandai oleh rasa cemas yang berlebihan ketika…

  • A. Berada di tempat gelap atau ruangan tertutup
  • B. Berinteraksi dengan teman sebaya yang baru dikenal
  • C. Berpisah atau jauh dari figur lekat utamanya
  • D. Menghadapi situasi akademis yang menantang
Jawaban: C. Berpisah atau jauh dari figur lekat utamanya.
SAD ditandai oleh kecemasan yang tidak sesuai dengan usia dan perkembangan saat anak harus berpisah dari figur attachment utamanya, seperti orang tua atau pengasuh.
19.

Fobia pada anak didefinisikan sebagai rasa takut yang bersifat…

  • A. Irasional, menetap, dan tidak proporsional terhadap objek atau situasi tertentu
  • B. Wajar dan sesuai dengan tahap perkembangan anak
  • C. Sementara dan dapat hilang dengan sendirinya
  • D. Muncul secara acak tanpa stimulus yang jelas
Jawaban: A. Irasional, menetap, dan tidak proporsional terhadap objek atau situasi tertentu.
Fobia adalah rasa takut yang sangat kuat, irasional, dan tidak sebanding dengan bahaya nyata dari objek atau situasi yang ditakuti, serta menyebabkan perilaku menghindar yang mengganggu fungsi sehari-hari.
20.

Masalah tidur pada anak yang ditandai oleh ketidakmampuan memulai atau mempertahankan tidur sehingga mengganggu fungsi sehari-hari disebut…

  • A. Parasomnia
  • B. Somnambulisme
  • C. Hipersomnia
  • D. Insomnia
Jawaban: D. Insomnia.
Insomnia adalah gangguan tidur berupa kesulitan untuk memulai tidur, mempertahankan tidur, atau bangun terlalu awal sehingga berdampak pada fungsi dan kesejahteraan anak di siang hari.
21.

Masalah makan pada anak yang ditandai oleh penolakan makan berbagai jenis makanan sehingga pola makan menjadi sangat terbatas disebut…

  • A. Pica
  • B. Food selectivity (pilih-pilih makanan)
  • C. Rumination disorder
  • D. Anoreksia nervosa
Jawaban: B. Food selectivity (pilih-pilih makanan).
Food selectivity adalah kondisi di mana anak menolak mengonsumsi berbagai jenis makanan sehingga variasinya sangat terbatas, yang dapat berdampak pada status gizi dan perkembangan anak.
22.

Enkopresis adalah masalah pembuangan pada anak yang berkaitan dengan…

  • A. Ketidakmampuan mengendalikan buang air kecil pada malam hari
  • B. Ketidakmampuan mengendalikan buang air kecil pada siang hari
  • C. Ketidakmampuan mengendalikan buang air besar di tempat yang tidak sesuai
  • D. Kebiasaan menahan buang air besar secara sengaja
Jawaban: C. Ketidakmampuan mengendalikan buang air besar di tempat yang tidak sesuai.
Enkopresis adalah gangguan eliminasi berupa buang air besar yang tidak terkendali di tempat yang tidak tepat (bukan toilet) pada anak di atas usia yang seharusnya sudah mampu mengontrol BAB.
23.

Enuresis nokturnal pada anak mengacu pada kondisi mengompol yang terjadi pada…

  • A. Malam hari saat anak tidur
  • B. Siang hari saat anak beraktivitas
  • C. Pagi hari setelah anak bangun tidur
  • D. Waktu istirahat di sekolah
Jawaban: A. Malam hari saat anak tidur.
Enuresis nokturnal atau bedwetting adalah kondisi anak mengompol saat tidur di malam hari, dan merupakan bentuk yang paling umum dari gangguan eliminasi berupa enuresis.
24.

Hakikat gangguan attachment pada anak adalah terganggunya…

  • A. Kemampuan motorik dan koordinasi gerak anak
  • B. Proses belajar dan perkembangan akademis anak
  • C. Kemampuan berbahasa dan komunikasi anak
  • D. Ikatan emosional antara anak dan figur pengasuh utamanya
Jawaban: D. Ikatan emosional antara anak dan figur pengasuh utamanya.
Gangguan attachment berpusat pada kegagalan atau gangguan dalam pembentukan ikatan emosional yang sehat antara anak dan figur pengasuh utamanya, yang berdampak luas pada perkembangan sosial-emosional anak.
25.

Penanganan gangguan attachment pada anak usia dini berfokus pada…

  • A. Pemberian terapi obat untuk menstabilkan emosi anak
  • B. Peningkatan sensitivitas dan responsivitas pengasuh terhadap kebutuhan anak
  • C. Penempatan anak di lembaga penitipan anak khusus
  • D. Pemisahan anak dari pengasuh yang dianggap menjadi sumber masalah
Jawaban: B. Peningkatan sensitivitas dan responsivitas pengasuh terhadap kebutuhan anak.
Penanganan gangguan attachment difokuskan pada peningkatan kualitas pengasuhan dengan melatih pengasuh agar lebih sensitif dan responsif terhadap sinyal kebutuhan anak sehingga ikatan yang sehat dapat terbentuk.
26.

Menurut BMP PAUD4208, maltreatment pada anak mencakup…

  • A. Hanya kekerasan fisik yang meninggalkan bekas luka
  • B. Hanya penelantaran yang bersifat material
  • C. Berbagai bentuk kekerasan dan penelantaran yang merugikan perkembangan anak
  • D. Hanya kekerasan yang dilakukan oleh orang asing
Jawaban: C. Berbagai bentuk kekerasan dan penelantaran yang merugikan perkembangan anak.
Maltreatment mencakup spektrum luas yang meliputi kekerasan fisik, emosional, seksual, serta penelantaran, yang semuanya berdampak negatif terhadap perkembangan dan kesejahteraan anak.
27.

Karakteristik perkembangan yang khas pada anak penyintas kekerasan (maltreatment) adalah adanya…

  • A. Gangguan kepercayaan, harga diri rendah, dan masalah perilaku
  • B. Peningkatan motivasi belajar sebagai mekanisme kompensasi
  • C. Kecenderungan untuk menjadi lebih mandiri dari anak seusianya
  • D. Kemampuan berempati yang tinggi karena pengalaman penderitaan
Jawaban: A. Gangguan kepercayaan, harga diri rendah, dan masalah perilaku.
Anak yang mengalami maltreatment umumnya menunjukkan dampak psikologis berupa gangguan rasa percaya diri, harga diri yang rendah, perilaku agresif atau menarik diri, serta kesulitan dalam membangun hubungan interpersonal.
28.

Penanganan kekerasan pada anak yang melibatkan koordinasi antara layanan kesehatan, hukum, dan sosial disebut pendekatan…

  • A. Pendekatan individual terpusat
  • B. Pendekatan berbasis sekolah
  • C. Pendekatan psikoedukasi keluarga
  • D. Pendekatan multidisiplin
Jawaban: D. Pendekatan multidisiplin.
Penanganan kekerasan pada anak memerlukan pendekatan multidisiplin yang mengintegrasikan peran berbagai profesi seperti dokter, psikolog, pekerja sosial, dan aparat hukum untuk memberikan perlindungan dan pemulihan secara menyeluruh.
29.

Model kerja sama penanganan anak nonnormatif yang menempatkan semua profesional dalam satu tim yang setara tanpa hierarki disebut model…

  • A. Multidisiplin
  • B. Transdisiplin
  • C. Interdisiplin
  • D. Kolaborasi terbatas
Jawaban: B. Transdisiplin.
Model transdisiplin adalah model kerja sama tertinggi di mana anggota tim saling berbagi peran dan kompetensi, bekerja bersama tanpa batas disiplin yang kaku, serta menempatkan keluarga sebagai anggota inti tim.
30.

Sekolah inklusi merupakan model penyelenggaraan pendidikan yang menempatkan anak berkebutuhan khusus…

  • A. Dalam kelas khusus terpisah di dalam sekolah reguler
  • B. Di sekolah luar biasa (SLB) yang dekat dengan rumah
  • C. Bersama anak-anak pada umumnya di sekolah reguler
  • D. Di lingkungan rumah dengan guru kunjung
Jawaban: C. Bersama anak-anak pada umumnya di sekolah reguler.
Sekolah inklusi adalah model di mana anak berkebutuhan khusus belajar bersama anak-anak tanpa kebutuhan khusus di kelas reguler dengan dukungan dan akomodasi yang diperlukan.
31.

Seorang guru PAUD mengamati bahwa seorang muridnya, Rian usia 4 tahun, belum mampu berbicara sama sekali dan tidak merespons namanya dipanggil. Langkah pertama yang tepat dilakukan guru adalah…

  • A. Melakukan observasi dan pencatatan sistematis sebagai bahan referral kepada ahli
  • B. Memutuskan bahwa Rian mengalami autisme berdasarkan pengamatan sendiri
  • C. Memindahkan Rian ke kelas khusus tanpa berkonsultasi dengan orang tua
  • D. Mengabaikan kondisi tersebut karena dianggap sebagai keterlambatan sementara
Jawaban: A. Melakukan observasi dan pencatatan sistematis sebagai bahan referral kepada ahli.
Guru PAUD berperan dalam identifikasi awal melalui observasi sistematis, kemudian merujuk (referral) kepada profesional yang tepat untuk penilaian lebih lanjut, bukan mendiagnosis sendiri atau mengambil tindakan sepihak.
32.

Dina, anak usia 5 tahun, sering memukul teman, sulit duduk diam, dan tidak bisa mengikuti instruksi meskipun sudah diulang berkali-kali. Berdasarkan karakteristik tersebut, kondisi Dina paling mengarah pada…

  • A. Down Syndrome
  • B. Gangguan bahasa ekspresif
  • C. Separation Anxiety Disorder
  • D. ADHD
Jawaban: D. ADHD.
Kesulitan duduk diam (hiperaktivitas), impulsivitas (memukul teman), dan ketidakmampuan mengikuti instruksi (inatensi) adalah tiga ciri utama ADHD yang muncul pada skenario ini.
33.

Seorang anak dengan Cerebral Palsy tipe spastik menunjukkan kekakuan otot yang tinggi. Layanan tambahan yang paling relevan diberikan selain pendidikan reguler adalah…

  • A. Terapi wicara untuk memperbaiki pelafalan
  • B. Fisioterapi untuk melatih fungsi gerak dan mengurangi kekakuan otot
  • C. Terapi seni untuk meningkatkan ekspresi emosi
  • D. Konseling keluarga untuk mengelola stres orang tua
Jawaban: B. Fisioterapi untuk melatih fungsi gerak dan mengurangi kekakuan otot.
Cerebral Palsy tipe spastik mengakibatkan kekakuan dan kelemahan otot, sehingga fisioterapi merupakan layanan yang paling prioritas untuk membantu anak mengoptimalkan fungsi gerak dan mobilitas.
34.

Faktor risiko lingkungan yang paling berpotensi menyebabkan perkembangan nonnormatif pada anak adalah…

  • A. Tinggal di daerah perkotaan yang ramai
  • B. Memiliki saudara kandung yang banyak
  • C. Paparan kekerasan, kemiskinan ekstrem, dan penelantaran
  • D. Terlalu sering menonton tayangan pendidikan
Jawaban: C. Paparan kekerasan, kemiskinan ekstrem, dan penelantaran.
Lingkungan yang penuh kekerasan, kemiskinan parah, dan penelantaran merupakan faktor risiko lingkungan utama yang dapat menghambat perkembangan anak secara signifikan dan menyebabkan berbagai kondisi nonnormatif.
35.

Anak dengan Down Syndrome pada umumnya memiliki IQ yang berada pada kisaran…

  • A. Ringan sampai sedang (antara 40 sampai 70)
  • B. Rata-rata normal (antara 90 sampai 110)
  • C. Di atas rata-rata (lebih dari 110)
  • D. Sangat berat (di bawah 25)
Jawaban: A. Ringan sampai sedang (antara 40 sampai 70).
Sebagian besar anak dengan Down Syndrome memiliki tingkat kecerdasan yang tergolong ringan hingga sedang, meskipun terdapat variasi individual yang cukup beragam.
36.

Perbedaan utama antara model multidisiplin dan model interdisiplin dalam penanganan anak nonnormatif terletak pada…

  • A. Jumlah profesional yang terlibat dalam tim
  • B. Biaya layanan yang dikeluarkan oleh keluarga
  • C. Jenis gangguan yang dapat ditangani oleh tim
  • D. Tingkat kolaborasi dan berbagi informasi antarprofesional
Jawaban: D. Tingkat kolaborasi dan berbagi informasi antarprofesional.
Model multidisiplin bekerja secara terpisah dengan sedikit komunikasi, sedangkan model interdisiplin menerapkan kolaborasi lebih intensif melalui pertemuan tim dan berbagi informasi secara reguler.
37.

Seorang anak usia 6 tahun menolak pergi ke sekolah setiap hari, menangis hebat, dan mengeluh sakit perut setiap kali orang tuanya hendak pergi. Kondisi ini paling tepat dianalisis sebagai…

  • A. Fobia sekolah yang berkaitan dengan pengalaman buruk di kelas
  • B. Separation Anxiety Disorder karena kecemasan terfokus pada perpisahan dengan orang tua
  • C. Gangguan kecemasan menyeluruh karena mencakup berbagai situasi
  • D. ODD karena anak menolak mengikuti aturan orang tua
Jawaban: B. Separation Anxiety Disorder karena kecemasan terfokus pada perpisahan dengan orang tua.
Penolakan sekolah yang disertai gejala fisik dan kecemasan intens ketika berpisah dari orang tua adalah gambaran khas SAD, di mana kecemasan berpusat pada perpisahan dari figur lekat, bukan pada sekolah itu sendiri.
38.

Ketika guru mendapati anak di kelasnya menunjukkan tanda-tanda mengalami kekerasan fisik, tindakan yang paling tepat menurut prinsip penanganan maltreatment adalah…

  • A. Mengkonfrontasi langsung orang tua tentang kecurigaan kekerasan
  • B. Menunggu hingga ada bukti yang lebih kuat sebelum bertindak
  • C. Melaporkan kecurigaan kepada pihak berwenang dan mendokumentasikan temuan
  • D. Membahas kondisi anak dengan sesama guru tanpa melibatkan pihak luar
Jawaban: C. Melaporkan kecurigaan kepada pihak berwenang dan mendokumentasikan temuan.
Guru memiliki kewajiban moral dan legal untuk melaporkan kecurigaan maltreatment kepada pihak berwenang serta mendokumentasikan temuan secara objektif demi perlindungan terbaik bagi anak.
39.

Anak yang lahir prematur dengan berat badan sangat rendah termasuk dalam kelompok anak yang rentan sakit karena…

  • A. Sistem organ dan imunitas yang belum berkembang sempurna
  • B. Faktor genetik yang melemahkan semua fungsi tubuh
  • C. Kurangnya perhatian dan stimulasi dari orang tua
  • D. Pengaruh lingkungan sekolah yang kurang higienis
Jawaban: A. Sistem organ dan imunitas yang belum berkembang sempurna.
Bayi prematur dengan berat lahir sangat rendah memiliki sistem organ yang belum matang, termasuk sistem imun, sehingga rentan terhadap berbagai infeksi dan penyakit.
40.

Jika dibandingkan antara model multidisiplin dan model transdisiplin dalam penanganan anak berkebutuhan khusus, keterlibatan keluarga dalam pengambilan keputusan lebih optimal terjadi pada model…

  • A. Multidisiplin, karena setiap profesional bekerja secara mandiri
  • B. Multidisiplin, karena lebih mengutamakan perspektif medis
  • C. Keduanya setara dalam melibatkan keluarga
  • D. Transdisiplin, karena keluarga ditempatkan sebagai anggota inti tim
Jawaban: D. Transdisiplin, karena keluarga ditempatkan sebagai anggota inti tim.
Model transdisiplin secara khusus menempatkan keluarga sebagai anggota aktif dan inti dari tim, berbeda dengan multidisiplin di mana keluarga lebih banyak sebagai penerima informasi dari profesional.
41.

Dalam konteks sekolah inklusi, peran Guru Pendamping Khusus (GPK) adalah…

  • A. Menggantikan guru kelas dalam semua kegiatan pembelajaran
  • B. Memberikan dukungan dan modifikasi pembelajaran bagi anak berkebutuhan khusus
  • C. Memisahkan anak berkebutuhan khusus dari kelas reguler
  • D. Memberikan layanan terapi medis di dalam kelas
Jawaban: B. Memberikan dukungan dan modifikasi pembelajaran bagi anak berkebutuhan khusus.
GPK berperan mendampingi dan berkolaborasi dengan guru kelas untuk memodifikasi materi dan strategi pembelajaran agar sesuai dengan kebutuhan anak berkebutuhan khusus di kelas reguler.
42.

Strategi komunikasi augmentatif dan alternatif (AAC) paling tepat diterapkan pada anak dengan…

  • A. Gangguan kecemasan yang menyebabkan mutisme selektif ringan
  • B. Masalah tidur yang berdampak pada konsentrasi belajar
  • C. Gangguan komunikasi berat seperti autisme nonverbal dan Cerebral Palsy
  • D. ODD yang disertai penolakan berbicara kepada guru
Jawaban: C. Gangguan komunikasi berat seperti autisme nonverbal dan Cerebral Palsy.
AAC dirancang untuk anak yang tidak dapat berkomunikasi secara verbal atau memiliki hambatan komunikasi yang signifikan, sehingga paling relevan untuk anak dengan autisme nonverbal dan Cerebral Palsy yang mengalami keterbatasan motorik bicara.
43.

Gangguan penglihatan pada anak diklasifikasikan sebagai low vision apabila tajam penglihatannya setelah koreksi terbaik berada pada kisaran…

  • A. 6/18 sampai 3/60
  • B. Lebih dari 6/6
  • C. Kurang dari 3/60
  • D. 6/6 sampai 6/12
Jawaban: A. 6/18 sampai 3/60.
Low vision adalah kondisi di mana tajam penglihatan setelah koreksi terbaik berada antara 6/18 sampai 3/60 atau lapang pandang kurang dari 20 derajat, sedangkan di bawah 3/60 dikategorikan sebagai buta.
44.

Gangguan emosi pada anak dikategorikan sebagai masalah klinis yang memerlukan penanganan profesional apabila…

  • A. Anak menunjukkan emosi negatif sekali dalam sebulan
  • B. Anak pernah menangis tanpa sebab yang jelas
  • C. Anak mengalami perasaan sedih ketika kehilangan mainan
  • D. Gangguan berlangsung persisten, intens, dan mengganggu fungsi sehari-hari
Jawaban: D. Gangguan berlangsung persisten, intens, dan mengganggu fungsi sehari-hari.
Gangguan emosi dikategorikan sebagai masalah klinis ketika gejala bersifat persisten (berlangsung lama), intens (di luar proporsi normal), dan secara nyata mengganggu fungsi anak di rumah, sekolah, atau lingkungan sosialnya.
45.

Pica adalah gangguan makan yang ditandai oleh…

  • A. Penolakan terhadap semua jenis makanan berwarna
  • B. Memakan benda-benda yang bukan makanan secara berulang
  • C. Muntah yang disengaja setelah makan
  • D. Makan dalam jumlah yang sangat berlebihan
Jawaban: B. Memakan benda-benda yang bukan makanan secara berulang.
Pica adalah gangguan makan di mana anak secara berulang mengonsumsi benda-benda yang tidak memiliki nilai gizi seperti tanah, cat, kertas, atau rambut, dan berlangsung minimal satu bulan.
46.

Alat bantu yang paling umum digunakan oleh anak dengan gangguan pendengaran untuk meningkatkan kemampuan mendengar adalah…

  • A. Kacamata terapi khusus
  • B. Tongkat putih
  • C. Alat bantu dengar (hearing aid)
  • D. Implan koklea (cochlear implant) pada semua kasus
Jawaban: C. Alat bantu dengar (hearing aid).
Hearing aid adalah perangkat yang paling umum digunakan untuk membantu anak dengan gangguan pendengaran menangkap suara dengan cara memperkuat bunyi, dan lebih mudah diakses dibandingkan implan koklea yang memerlukan prosedur bedah.
47.

Anak dengan ODD (Oppositional Defiant Disorder) berbeda dari anak dengan kenakalan biasa karena perilaku menentangnya bersifat…

  • A. Pervasif, persisten, dan secara klinis mengganggu fungsi kehidupan
  • B. Hanya muncul di lingkungan sekolah saja
  • C. Terjadi hanya saat anak merasa lelah atau lapar
  • D. Berkaitan langsung dengan rendahnya kemampuan intelektual
Jawaban: A. Pervasif, persisten, dan secara klinis mengganggu fungsi kehidupan.
ODD didiagnosis ketika perilaku menentang dan bermusuhan bersifat pervasif (muncul di berbagai konteks), persisten (berlangsung lama), dan secara bermakna mengganggu fungsi sosial, akademik, atau kehidupan keluarga anak.
48.

Prinsip utama pendidikan inklusi yang membedakannya dari integrasi adalah bahwa dalam inklusi…

  • A. Anak berkebutuhan khusus harus menyesuaikan diri dengan sistem yang ada
  • B. Anak berkebutuhan khusus ditempatkan di kelas khusus dalam gedung yang sama
  • C. Guru tidak perlu memodifikasi kurikulum karena semua anak dianggap sama
  • D. Sistem dan lingkungan sekolah yang menyesuaikan diri dengan kebutuhan semua anak
Jawaban: D. Sistem dan lingkungan sekolah yang menyesuaikan diri dengan kebutuhan semua anak.
Inklusi sejati menuntut sekolah untuk mengubah sistem, kurikulum, dan lingkungan agar dapat mengakomodasi semua anak, berbeda dengan integrasi di mana anak yang diharapkan menyesuaikan diri dengan sistem yang sudah ada.
49.

Seorang anak berusia 7 tahun masih mengompol setiap malam. Jika kondisi ini terjadi tanpa pernah ada periode kering sebelumnya, maka enuresis tersebut diklasifikasikan sebagai tipe…

  • A. Sekunder, karena berlangsung lama
  • B. Primer, karena belum pernah ada periode kering
  • C. Diurnal, karena terkait dengan aktivitas siang hari
  • D. Fungsional, karena tidak ada penyebab organik
Jawaban: B. Primer, karena belum pernah ada periode kering.
Enuresis primer terjadi pada anak yang belum pernah mencapai periode kering (kontrol kandung kemih) sebelumnya, sedangkan enuresis sekunder terjadi setelah anak pernah mencapai periode kering setidaknya selama 6 bulan.
50.

Peran orang tua dalam tim transdisiplin penanganan anak berkebutuhan khusus adalah sebagai…

  • A. Pihak yang hanya menerima laporan perkembangan dari profesional
  • B. Pengamat pasif yang tidak terlibat dalam pengambilan keputusan
  • C. Anggota inti tim yang aktif berpartisipasi dalam perencanaan dan pengambilan keputusan
  • D. Pihak yang memberikan pembiayaan tanpa keterlibatan teknis
Jawaban: C. Anggota inti tim yang aktif berpartisipasi dalam perencanaan dan pengambilan keputusan.
Dalam model transdisiplin, orang tua dipandang sebagai mitra utama dan anggota inti tim yang berpartisipasi secara aktif dalam seluruh proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program penanganan anak.

Konsistensi dalam berlatih Soal UAS UT PAUD4208 Penanganan Anak Berkebutuhan Khusus bukan hanya mempertajam ingatan, tetapi juga membangun ritme berpikir yang lebih tenang dan sistematis saat menghadapi ujian sesungguhnya.

Perjalanan mempersiapkan Soal Ujian UT memang membutuhkan kesabaran, namun setiap langkah kecil yang Anda ambil hari ini adalah investasi nyata untuk masa depan. Nilai yang baik bukan satu-satunya tujuan, yang lebih penting adalah bagaimana proses ini membentuk Anda menjadi pendidik yang lebih peka.

Bagikan:

error: Content is protected !!