💜 Selalu gratis

Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir!💜 Selalu gratis

🙌 Ikut Dukung

Soal UAS UT PBIS4205 Speaking II dan Kunci Jawaban

Aplikasi Resmi

Soalut.com — Soal Ujian UT

★★★★★ · Gratis · 9 MB · Android
Unduh
Soal UAS UT PBIS4205 Speaking II dan Kunci Jawaban
Soal UT PBIS4205 Speaking II

Menghadapi Ujian Akhir Semester di Universitas Terbuka bukan sekadar soal duduk dan membaca modul. Ada strategi di baliknya. Tantangan terbesar mahasiswa UT bukan kurangnya niat belajar dan siap digunakan saat Soal UAS UT muncul di hadapan kamu.

Salah satu mata kuliah yang layak mendapat perhatian lebih adalah PBIS4205 Speaking II. Fokus utamanya adalah membangun kemampuan komunikasi lisan yang terstruktur, mulai dari cara merumuskan pesan hingga memilih media penyampaian yang tepat. Di era digital seperti sekarang, dua kemampuan itu bukan sekadar nilai akademik.

Cara paling efektif untuk mengukur kesiapan kamu adalah langsung berlatih mengerjakan Soal UAS UT PBIS4205 Speaking II. Lewat latihan soal, kamu bisa mengenali pola pertanyaan yang sering muncul, melatih kecepatan berpikir di bawah tekanan waktu, dan menemukan celah materi.

Catatan: Soal-soal ini akan terus diperbarui mengikuti modul terbaru Universitas Terbuka.

Soal UT PBIS4205 Speaking II

1.

Ketika seseorang ingin membuat janji temu dengan orang lain, ungkapan yang paling tepat digunakan dalam bahasa Inggris adalah…

  • A. “I will meet you sometime.”
  • B. “Could we arrange a meeting for next Monday?”
  • C. “You should come to my office later.”
  • D. “Let me know when you are available always.”
Jawaban: B. “Could we arrange a meeting for next Monday?”.
Ungkapan “Could we arrange a meeting…” merupakan bentuk permintaan sopan (polite request) yang lazim digunakan saat membuat janji temu secara formal maupun semi-formal dalam konteks Making Appointments.
2.

Dalam konteks Making Appointments, frasa “Is it convenient for you?” digunakan untuk…

  • A. Menanyakan apakah waktu yang diusulkan cocok bagi lawan bicara
  • B. Mengonfirmasi bahwa janji telah disepakati
  • C. Meminta lawan bicara untuk mengubah jadwal
  • D. Membatalkan janji yang sudah dibuat sebelumnya
Jawaban: A. Menanyakan apakah waktu yang diusulkan cocok bagi lawan bicara.
Frasa “Is it convenient for you?” digunakan pembicara untuk mengecek kesesuaian waktu yang diusulkan dengan jadwal lawan bicara sebelum janji disepakati.
3.

Seorang sekretaris berkata kepada tamunya, “I’m afraid Mr. Hasan is not available this afternoon. Could you come back tomorrow?” Respons tersebut menunjukkan tindakan…

  • A. Menerima janji temu yang diajukan tamu
  • B. Membatalkan janji yang sudah ada
  • C. Menolak waktu yang diusulkan dan menawarkan alternatif
  • D. Mengundang tamu untuk menghadiri pertemuan resmi
Jawaban: C. Menolak waktu yang diusulkan dan menawarkan alternatif.
Sekretaris menggunakan ungkapan penolakan halus (“I’m afraid…”) dan langsung menawarkan waktu alternatif (“Could you come back tomorrow?”), yang merupakan pola umum dalam percakapan making appointments.
4.

Ungkapan berikut yang paling tepat digunakan untuk membuat undangan (invitation) secara formal adalah…

  • A. “Why don’t you just come over?”
  • B. “Hey, you should drop by sometime.”
  • C. “Come if you want to.”
  • D. “We would be honored if you could join us at the ceremony.”
Jawaban: D. “We would be honored if you could join us at the ceremony.”.
Kalimat ini menggunakan bentuk conditional yang sopan dan formal serta ekspresi “would be honored” yang mencerminkan tingkat formalitas tinggi, sesuai dengan karakteristik formal invitation dalam modul Making Invitations.
5.

Ketika seseorang menerima undangan dengan antusias, respons yang paling tepat adalah…

  • A. “I’ll think about it and let you know.”
  • B. “That sounds wonderful! I’d love to come.”
  • C. “Maybe, if I have time.”
  • D. “I’m not sure I can make it.”
Jawaban: B. “That sounds wonderful! I’d love to come.”.
Ungkapan ini menunjukkan penerimaan undangan secara positif dan antusias, menggunakan ekspresi “I’d love to” yang merupakan bentuk accepting invitation yang lazim dalam percakapan sehari-hari.
6.

Dalam modul Accepting and Refusing Invitations, menolak undangan secara sopan biasanya melibatkan komponen…

  • A. Pernyataan tegas tanpa penjelasan
  • B. Pertanyaan balik kepada pengundang
  • C. Ucapan terima kasih, alasan, dan ekspresi penyesalan
  • D. Permintaan untuk mengubah tanggal acara
Jawaban: C. Ucapan terima kasih, alasan, dan ekspresi penyesalan.
Penolakan undangan yang sopan umumnya dimulai dengan ungkapan terima kasih atas undangan, diikuti alasan yang jelas, serta ekspresi penyesalan seperti “I’m sorry” atau “Unfortunately” agar tidak menyinggung perasaan pengundang.
7.

Ungkapan “I’m sorry, but I have a prior engagement that day” merupakan contoh dari…

  • A. Penolakan undangan secara sopan dengan menyebutkan alasan
  • B. Penerimaan undangan dengan syarat tertentu
  • C. Permintaan informasi lebih lanjut tentang acara
  • D. Pengajuan undangan kepada orang lain
Jawaban: A. Penolakan undangan secara sopan dengan menyebutkan alasan.
Pembicara menggunakan “I’m sorry” sebagai ekspresi penyesalan dan “prior engagement” sebagai alasan yang logis, yang merupakan pola standar dalam refusing invitations secara polite.
8.

Seorang teman mengajak Anda makan malam bersama pada hari Jumat. Anda tidak bisa pergi karena ada acara keluarga. Respons yang paling tepat adalah…

  • A. “No, I can’t. Don’t ask me again.”
  • B. “I don’t want to go with you.”
  • C. “Friday is not good, obviously.”
  • D. “Thank you for the invitation, but I’m afraid I have a family gathering that evening.”
Jawaban: D. “Thank you for the invitation, but I’m afraid I have a family gathering that evening.”.
Respons ini mengandung tiga elemen penolakan sopan yaitu ucapan terima kasih, ekspresi penyesalan (“I’m afraid”), dan alasan yang jelas, sesuai pola dalam modul Accepting and Refusing Invitations.
9.

Dalam Modul 2, istilah “compliment” dalam konteks percakapan bahasa Inggris didefinisikan sebagai…

  • A. Pernyataan yang melengkapi atau menyempurnakan suatu kalimat
  • B. Ungkapan pujian atau apresiasi yang ditujukan kepada orang lain
  • C. Tanggapan terhadap pertanyaan yang diajukan lawan bicara
  • D. Pernyataan keberatan atas pendapat seseorang
Jawaban: B. Ungkapan pujian atau apresiasi yang ditujukan kepada orang lain.
Compliment adalah bentuk ekspresi verbal yang digunakan untuk memuji atau mengapresiasi sesuatu yang berkaitan dengan orang lain, seperti penampilan, kemampuan, atau pencapaian mereka.
10.

Ungkapan “What a lovely dress you’re wearing!” merupakan contoh compliment yang berfokus pada…

  • A. Kemampuan atau keterampilan seseorang
  • B. Prestasi akademik lawan bicara
  • C. Penampilan fisik atau pakaian lawan bicara
  • D. Kepribadian atau karakter lawan bicara
Jawaban: C. Penampilan fisik atau pakaian lawan bicara.
Compliment tersebut menyebutkan “dress” yang merujuk pada pakaian, sehingga termasuk dalam kategori compliment tentang penampilan (appearance), salah satu topik pujian yang paling umum dalam kehidupan sehari-hari.
11.

Seorang rekan kerja memuji laporan yang Anda buat dengan berkata, “Your report is really impressive!” Respons yang paling tepat untuk menerima pujian tersebut adalah…

  • A. “Thank you! I worked really hard on it.”
  • B. “No, it’s not that good actually.”
  • C. “Why do you say that? I think it’s ordinary.”
  • D. “You’re just saying that.”
Jawaban: A. “Thank you! I worked really hard on it.”.
Respons ini merupakan cara yang tepat dalam receiving compliments, yaitu menerima pujian dengan ucapan terima kasih dan sedikit informasi pendukung tanpa terlalu merendah atau menolak pujian.
12.

Dalam konteks Modul 2, “acquiescing” dalam percakapan bahasa Inggris berarti…

  • A. Memberikan pujian kepada orang lain
  • B. Mengungkapkan pendapat yang berlawanan
  • C. Menolak permintaan seseorang dengan sopan
  • D. Menyetujui atau menerima sesuatu meskipun dengan sedikit keberatan
Jawaban: D. Menyetujui atau menerima sesuatu meskipun dengan sedikit keberatan.
Acquiescing merujuk pada tindakan menerima atau menyetujui permintaan, pendapat, atau situasi tertentu tanpa perlawanan terbuka, meskipun mungkin tidak sepenuhnya setuju.
13.

Manakah dari ungkapan berikut yang paling tepat digunakan untuk acquiescing?

  • A. “Absolutely not, I disagree completely.”
  • B. “Well, if you insist, I suppose that’s fine.”
  • C. “I have a completely different idea.”
  • D. “That’s a terrible suggestion.”
Jawaban: B. “Well, if you insist, I suppose that’s fine.”.
Ungkapan ini mencerminkan penerimaan yang tidak sepenuhnya antusias namun tetap bersedia mengikuti keinginan lawan bicara, yang merupakan ciri khas acquiescing dalam percakapan.
14.

Dalam modul Expressing Reservations, “reservation” mengacu pada…

  • A. Pemesanan tempat di restoran atau hotel
  • B. Penolakan tegas terhadap suatu ide atau rencana
  • C. Keraguan atau ketidakpastian yang disampaikan secara halus
  • D. Permintaan informasi lebih lanjut sebelum membuat keputusan
Jawaban: C. Keraguan atau ketidakpastian yang disampaikan secara halus.
Dalam konteks percakapan, “reservation” berarti keraguan atau ketidaksetujuan yang tidak diungkapkan secara langsung, melainkan dengan cara yang lebih halus dan tidak konfrontatif.
15.

Kalimat “I can see your point, but I have some concerns about the budget” merupakan contoh expressing reservations karena…

  • A. Pembicara mengakui pendapat lawan bicara namun tetap menyampaikan kekhawatirannya
  • B. Pembicara sepenuhnya setuju dengan usulan yang diberikan
  • C. Pembicara menolak pendapat lawan bicara secara langsung
  • D. Pembicara mengajukan pertanyaan untuk mendapatkan informasi tambahan
Jawaban: A. Pembicara mengakui pendapat lawan bicara namun tetap menyampaikan kekhawatirannya.
Pola “I can see your point, but…” adalah struktur khas expressing reservations yang dimulai dengan pengakuan parsial kemudian diikuti keraguan atau keberatan yang disampaikan secara halus.
16.

Perbedaan utama antara “acquiescing” dan “accepting” dalam konteks percakapan bahasa Inggris adalah…

  • A. Acquiescing digunakan dalam situasi formal, accepting digunakan dalam situasi informal
  • B. Accepting menunjukkan keraguan, sedangkan acquiescing menunjukkan antusiasme
  • C. Keduanya memiliki makna yang sama persis dalam percakapan
  • D. Acquiescing mengandung unsur ketidaksepakatan parsial, sedangkan accepting bersifat penuh dan positif
Jawaban: D. Acquiescing mengandung unsur ketidaksepakatan parsial, sedangkan accepting bersifat penuh dan positif.
Acquiescing melibatkan penerimaan dengan sedikit keberatan atau ketidakrelaan, sementara accepting merupakan persetujuan yang bersifat positif dan antusias tanpa keberatan yang tersembunyi.
17.

Dalam Modul 3, yang dimaksud dengan “fact” dalam konteks distinguishing between facts and opinions adalah…

  • A. Pernyataan yang didasarkan pada perasaan pribadi seseorang
  • B. Pernyataan yang dapat diverifikasi kebenarannya secara objektif
  • C. Pernyataan yang dibuat berdasarkan pengalaman subjektif
  • D. Pernyataan yang disampaikan oleh ahli di bidangnya
Jawaban: B. Pernyataan yang dapat diverifikasi kebenarannya secara objektif.
Fact adalah pernyataan yang kebenarannya dapat dibuktikan dan diverifikasi melalui data atau bukti objektif, berbeda dengan opinion yang bersifat subjektif dan mencerminkan pandangan pribadi.
18.

Kalimat “Jakarta is the capital city of Indonesia” termasuk kategori…

  • A. Opinion karena merupakan penilaian seseorang
  • B. Belief karena berdasarkan keyakinan pribadi
  • C. Fact karena dapat diverifikasi kebenarannya secara objektif
  • D. Assumption karena merupakan asumsi yang belum terbukti
Jawaban: C. Fact karena dapat diverifikasi kebenarannya secara objektif.
Kalimat tersebut menyatakan sesuatu yang dapat dibuktikan dan diverifikasi secara objektif melalui dokumen resmi, sehingga termasuk kategori fact bukan opinion atau belief.
19.

Kalimat “I think this movie is the best film of the year” termasuk dalam kategori opinion karena…

  • A. Menggunakan frasa “I think” yang menandakan pandangan subjektif pembicara
  • B. Membahas film yang merupakan karya seni bukan ilmu pengetahuan
  • C. Menggunakan kata “best” yang merupakan bentuk superlatif
  • D. Membicarakan hal yang terjadi pada tahun berjalan
Jawaban: A. Menggunakan frasa “I think” yang menandakan pandangan subjektif pembicara.
Frasa “I think” adalah salah satu penanda opinion yang paling umum dalam bahasa Inggris, menunjukkan bahwa pernyataan tersebut merupakan pandangan atau penilaian pribadi, bukan fakta objektif.
20.

Dalam percakapan, ungkapan “I doubt that this plan will work” digunakan untuk…

  • A. Menyatakan kepercayaan penuh terhadap suatu rencana
  • B. Memberikan pujian terhadap ide yang disampaikan
  • C. Menyetujui rencana yang sedang dibahas
  • D. Mengungkapkan keraguan terhadap keberhasilan suatu rencana
Jawaban: D. Mengungkapkan keraguan terhadap keberhasilan suatu rencana.
Kata “doubt” secara eksplisit menyatakan keraguan pembicara, sehingga ungkapan ini termasuk dalam kategori expressing doubt yang dibahas dalam Modul 3 Kegiatan Belajar 2.
21.

Manakah dari pernyataan berikut yang merupakan contoh expressing disbelief?

  • A. “I believe you are right about that.”
  • B. “You must be joking! That can’t be true.”
  • C. “I’m not sure whether that happened.”
  • D. “Perhaps we should wait for more information.”
Jawaban: B. “You must be joking! That can’t be true.”.
Ungkapan ini menunjukkan penolakan atau ketidakpercayaan yang kuat terhadap informasi yang diterima, yang merupakan karakteristik utama dari expressing disbelief dalam percakapan.
22.

Perbedaan utama antara “expressing doubt” dan “expressing disbelief” adalah…

  • A. Doubt digunakan dalam percakapan formal, disbelief dalam percakapan informal
  • B. Keduanya memiliki makna yang sama dalam percakapan sehari-hari
  • C. Doubt mengungkapkan ketidakpastian, sedangkan disbelief mengungkapkan penolakan yang lebih kuat
  • D. Disbelief lebih sopan dibandingkan doubt dalam situasi akademik
Jawaban: C. Doubt mengungkapkan ketidakpastian, sedangkan disbelief mengungkapkan penolakan yang lebih kuat.
Doubt bersifat lebih moderat dan mencerminkan ketidakpastian, sedangkan disbelief merupakan ekspresi yang lebih kuat yang menunjukkan ketidakpercayaan atau penolakan terhadap suatu informasi.
23.

Seseorang berkata, “Honestly, I find it hard to believe that he finished the marathon in two hours.” Kalimat ini menunjukkan…

  • A. Ekspresi ketidakpercayaan terhadap klaim yang dianggap tidak masuk akal
  • B. Penerimaan terhadap prestasi luar biasa yang dicapai seseorang
  • C. Keraguan ringan yang membutuhkan informasi tambahan
  • D. Pujian terhadap kemampuan fisik seseorang
Jawaban: A. Ekspresi ketidakpercayaan terhadap klaim yang dianggap tidak masuk akal.
Frasa “I find it hard to believe” secara eksplisit menyatakan bahwa pembicara sulit mempercayai informasi yang disampaikan, sehingga ini termasuk dalam expressing disbelief.
24.

Dalam Modul 4, transisi dari masa kanak-kanak ke masa dewasa ditandai dengan perubahan dalam…

  • A. Bahasa yang digunakan dalam percakapan sehari-hari
  • B. Jumlah kosakata bahasa Inggris yang dikuasai
  • C. Kemampuan memahami tata bahasa yang kompleks
  • D. Tanggung jawab, peran sosial, dan ekspresi yang digunakan dalam berbicara
Jawaban: D. Tanggung jawab, peran sosial, dan ekspresi yang digunakan dalam berbicara.
Modul 4 membahas bahwa transisi ke masa dewasa melibatkan perubahan pada peran sosial dan cara seseorang mengekspresikan diri dalam berbagai konteks budaya dan sosial.
25.

Dalam konteks sharing expressions across cultures (Modul 4 KB 1), perbedaan budaya dalam mengungkapkan perasaan penting diperhatikan karena…

  • A. Setiap budaya memiliki kosakata yang berbeda-beda
  • B. Suatu ungkapan yang sopan di satu budaya bisa dianggap tidak sopan di budaya lain
  • C. Bahasa Inggris hanya digunakan dalam budaya Barat
  • D. Ekspresi dalam bahasa Inggris selalu bersifat universal di semua negara
Jawaban: B. Suatu ungkapan yang sopan di satu budaya bisa dianggap tidak sopan di budaya lain.
Kesadaran lintas budaya penting dalam komunikasi karena norma kesopanan, cara mengungkapkan emosi, dan ekspresi verbal dapat berbeda secara signifikan antara satu budaya dengan budaya lainnya.
26.

Ungkapan “Congratulations on your graduation!” digunakan dalam konteks…

  • A. Mengucapkan belasungkawa atas musibah yang menimpa seseorang
  • B. Menyampaikan undangan kepada seseorang yang akan diwisuda
  • C. Memberikan ucapan selamat atas pencapaian seseorang
  • D. Memberikan semangat kepada seseorang yang sedang belajar
Jawaban: C. Memberikan ucapan selamat atas pencapaian seseorang.
“Congratulations” adalah ungkapan standar yang digunakan untuk merayakan atau mengakui pencapaian positif seseorang, dalam hal ini kelulusan, yang termasuk dalam materi Extending Congratulations Modul 4.
27.

Ketika mendengar kabar bahwa seseorang telah kehilangan anggota keluarganya, ungkapan yang paling tepat adalah…

  • A. “I’m so sorry for your loss. Please accept my deepest condolences.”
  • B. “Congratulations! I heard about your family member.”
  • C. “That’s wonderful news about your family.”
  • D. “Good for you! You must be feeling great.”
Jawaban: A. “I’m so sorry for your loss. Please accept my deepest condolences.”.
Ungkapan ini merupakan bentuk condolences yang tepat dan empati, mengandung ekspresi simpati dan pengakuan atas kesedihan yang dialami, sesuai dengan materi Extending Condolences dalam Modul 4.
28.

Dalam Modul 4 KB 2, ekspresi yang digunakan dalam ritual perubahan dari masa kanak-kanak ke dewasa antara lain bertujuan untuk…

  • A. Mengajarkan anak kosakata baru dalam bahasa Inggris
  • B. Membantu anak memahami struktur kalimat yang kompleks
  • C. Melatih kemampuan mendengarkan dalam situasi formal
  • D. Menandai secara sosial peralihan status seseorang dalam komunitas
Jawaban: D. Menandai secara sosial peralihan status seseorang dalam komunitas.
Ritual perubahan dari anak-anak ke dewasa dalam berbagai budaya berfungsi sebagai penanda sosial yang mengakui perubahan status, tanggung jawab, dan peran individu dalam komunitas.
29.

Dalam Modul 5 yang membahas Schooling, sharing school experiences bermanfaat karena…

  • A. Dapat meningkatkan nilai akademis secara langsung
  • B. Mendorong penggunaan bahasa Inggris secara aktif dalam konteks nyata dan personal
  • C. Membantu seseorang menghafal kosakata baru dengan lebih cepat
  • D. Melatih kemampuan menulis akademik dalam bahasa Inggris
Jawaban: B. Mendorong penggunaan bahasa Inggris secara aktif dalam konteks nyata dan personal.
Berbagi pengalaman sekolah dalam bahasa Inggris menciptakan konteks komunikasi yang nyata dan bermakna secara personal, sehingga mendorong penggunaan bahasa secara aktif dan autentik.
30.

Seorang siswa bercerita kepada temannya, “When I was in elementary school, we had to memorize multiplication tables every morning.” Ungkapan ini merupakan contoh dari…

  • A. Expressing doubt tentang masa sekolah
  • B. Making complaints tentang sistem pendidikan
  • C. Sharing school experiences menggunakan bentuk lampau
  • D. Making appointments untuk pertemuan akademik
Jawaban: C. Sharing school experiences menggunakan bentuk lampau.
Kalimat tersebut menggunakan bentuk past tense (“when I was”, “we had to”) untuk menceritakan pengalaman sekolah di masa lalu, yang merupakan inti dari materi Sharing School Experiences.
31.

Menurut Modul 5 KB 2, pendidikan atau schooling dianggap penting karena berperan dalam…

  • A. Membentuk kemampuan berpikir kritis, keterampilan sosial, dan kesiapan menghadapi kehidupan
  • B. Memastikan seseorang mendapatkan pekerjaan bergaji tinggi
  • C. Meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris secara otomatis
  • D. Mengajarkan seluruh pengetahuan yang dibutuhkan dalam kehidupan
Jawaban: A. Membentuk kemampuan berpikir kritis, keterampilan sosial, dan kesiapan menghadapi kehidupan.
Dalam modul The Importance of Schooling, pendidikan ditekankan bukan hanya sebagai transfer ilmu, tetapi juga sebagai proses pembentukan karakter, keterampilan berpikir, dan kemampuan sosial yang diperlukan dalam kehidupan.
32.

Seseorang mengungkapkan, “Education opens doors that would otherwise remain closed.” Pernyataan ini mencerminkan pandangan tentang…

  • A. Pentingnya membuka pintu ruang kelas sebelum belajar
  • B. Perlunya infrastruktur fisik yang baik dalam pendidikan
  • C. Hambatan fisik yang dihadapi siswa di sekolah
  • D. Peran pendidikan dalam membuka peluang dan kesempatan hidup
Jawaban: D. Peran pendidikan dalam membuka peluang dan kesempatan hidup.
Metafora “opens doors” dalam konteks ini mengacu pada peluang dan kesempatan yang dapat diakses seseorang melalui pendidikan, sesuai dengan tema The Importance of Schooling dalam Modul 5.
33.

Dalam Modul 6, “admitting lack of knowledge” berarti…

  • A. Mengakui bahwa lawan bicara lebih pandai dari diri sendiri
  • B. Mengakui secara jujur bahwa diri sendiri tidak mengetahui sesuatu
  • C. Menolak untuk memberikan informasi kepada orang lain
  • D. Meminta orang lain untuk menjelaskan sesuatu yang rumit
Jawaban: B. Mengakui secara jujur bahwa diri sendiri tidak mengetahui sesuatu.
Admitting lack of knowledge adalah tindakan mengakui keterbatasan pengetahuan diri sendiri secara terbuka dan jujur dalam percakapan, yang merupakan keterampilan komunikasi yang penting dibahas dalam Modul 6 KB 1.
34.

Ungkapan mana yang paling tepat digunakan untuk admitting lack of knowledge?

  • A. “I know everything about that topic.”
  • B. “You should ask someone else, not me.”
  • C. “I’m afraid I don’t have enough information about that.”
  • D. “That is a very difficult question for everyone.”
Jawaban: C. “I’m afraid I don’t have enough information about that.”.
Ungkapan ini dengan sopan mengakui keterbatasan pengetahuan pembicara menggunakan frasa “I’m afraid” sebagai pelembut dan secara eksplisit menyatakan kurangnya informasi yang dimiliki.
35.

Mengapa mengakui ketidaktahuan (admitting lack of knowledge) dianggap sebagai keterampilan komunikasi yang positif?

  • A. Karena menunjukkan kejujuran dan mencegah penyebaran informasi yang salah
  • B. Karena membuat lawan bicara merasa lebih pintar dan percaya diri
  • C. Karena merupakan cara untuk menghindari topik yang tidak disukai
  • D. Karena mengakhiri percakapan dengan lebih cepat dan efisien
Jawaban: A. Karena menunjukkan kejujuran dan mencegah penyebaran informasi yang salah.
Mengakui ketidaktahuan mencerminkan integritas dan kejujuran pembicara, serta memastikan komunikasi yang akurat dengan mencegah penyampaian informasi yang tidak tepat atau tidak akurat kepada lawan bicara.
36.

Dalam Modul 6 KB 2, making negative statements politely penting agar…

  • A. Pembicara dapat menyampaikan kritik tanpa harus memilih kata-kata
  • B. Lawan bicara dapat memahami bahwa pernyataan tersebut bersifat negatif
  • C. Pembicara terlihat lebih cerdas dalam percakapan formal
  • D. Hubungan interpersonal tetap terjaga meskipun menyampaikan hal yang kurang menyenangkan
Jawaban: D. Hubungan interpersonal tetap terjaga meskipun menyampaikan hal yang kurang menyenangkan.
Tujuan utama making negative statements politely adalah menjaga hubungan baik dengan lawan bicara sambil tetap menyampaikan pesan negatif atau kritik yang perlu disampaikan secara jujur namun tidak menyinggung.
37.

Kalimat “I’m not sure this is the best approach, but perhaps we could consider an alternative” merupakan contoh negative statement yang disampaikan secara polite karena…

  • A. Menggunakan kalimat tanya yang tidak langsung menyerang lawan bicara
  • B. Menggunakan hedging language dan menawarkan alternatif secara konstruktif
  • C. Tidak menggunakan kata-kata negatif secara eksplisit dalam kalimat
  • D. Mengajukan pertanyaan retoris yang memperhalus kritik
Jawaban: B. Menggunakan hedging language dan menawarkan alternatif secara konstruktif.
Frasa “I’m not sure” adalah hedging language yang memperlunak pernyataan negatif, dan menawarkan alternatif (“perhaps we could consider”) membuat kritik menjadi konstruktif, bukan sekadar negatif.
38.

Dalam Modul 6 KB 3, yang dimaksud dengan “taking the floor” dalam percakapan adalah…

  • A. Berdiri di lantai ruang rapat untuk memberikan presentasi
  • B. Mengakhiri percakapan dan meminta lawan bicara berbicara
  • C. Mengambil giliran berbicara dalam percakapan
  • D. Menguasai ruangan diskusi secara fisik
Jawaban: C. Mengambil giliran berbicara dalam percakapan.
“Taking the floor” adalah istilah dalam manajemen percakapan yang berarti mengambil giliran untuk berbicara, yaitu saat seseorang mulai memegang kendali percakapan dan berbicara kepada orang lain.
39.

Ungkapan “Could I just add something here?” merupakan strategi untuk…

  • A. Mengambil giliran berbicara (taking the floor) dengan sopan
  • B. Mempersilakan lawan bicara untuk melanjutkan perkataannya
  • C. Mengakhiri percakapan secara halus
  • D. Meminta klarifikasi atas informasi yang tidak jelas
Jawaban: A. Mengambil giliran berbicara (taking the floor) dengan sopan.
Pertanyaan sopan “Could I just add something here?” adalah cara yang umum digunakan untuk masuk ke dalam percakapan tanpa memotong lawan bicara secara kasar, yang merupakan strategi taking the floor.
40.

Dalam Modul 6, “keeping the floor” merujuk pada strategi untuk…

  • A. Mencegah orang lain masuk ke dalam ruang diskusi
  • B. Mempersilakan lawan bicara untuk merespons pernyataan kita
  • C. Menghentikan pembicaraan pada saat yang tepat
  • D. Mempertahankan giliran berbicara agar tidak diinterupsi oleh orang lain
Jawaban: D. Mempertahankan giliran berbicara agar tidak diinterupsi oleh orang lain.
“Keeping the floor” adalah strategi percakapan untuk mempertahankan hak berbicara yang sudah diperoleh, misalnya dengan menggunakan kata penghubung atau sinyal verbal agar lawan bicara tidak menginterupsi.
41.

Seseorang menggunakan frasa “As I was saying…” saat berbicara. Fungsi frasa ini dalam percakapan adalah…

  • A. Menandai awal dari topik pembicaraan yang baru
  • B. Mengambil kembali giliran berbicara setelah diinterupsi
  • C. Mempersilakan lawan bicara untuk menanggapi
  • D. Mengakhiri diskusi dan menyimpulkan poin utama
Jawaban: B. Mengambil kembali giliran berbicara setelah diinterupsi.
Frasa “As I was saying…” digunakan untuk menandai bahwa pembicara ingin melanjutkan ucapannya yang sempat terhenti karena interupsi, yang merupakan strategi reclaiming the floor dalam percakapan.
42.

Sebuah percakapan dimulai dengan: A: “What did you think of the presentation?” B: “Well, to be honest, I have some reservations about the data presented.” Respons B menunjukkan…

  • A. Acquiescing terhadap kualitas presentasi yang dilihatnya
  • B. Giving a compliment terhadap presenter yang tampil
  • C. Expressing reservations dengan menggunakan hedging language
  • D. Admitting lack of knowledge tentang topik presentasi
Jawaban: C. Expressing reservations dengan menggunakan hedging language.
Frasa “to be honest, I have some reservations” secara eksplisit menyatakan keraguan B terhadap presentasi, sementara “to be honest” berfungsi sebagai pelembut (hedging) sebelum menyampaikan pandangan kritis.
43.

Dalam percakapan berikut, A: “Do you think we should cancel the event?” B: “I suppose so, if there’s really no other option.” Respons B merupakan contoh dari…

  • A. Acquiescing karena B menyetujui dengan menunjukkan sedikit keterpaksaan
  • B. Expressing doubt karena B tidak yakin dengan keputusan yang dibuat
  • C. Refusing the invitation karena B tidak ingin menghadiri acara
  • D. Giving a compliment karena B menghargai ide yang disampaikan A
Jawaban: A. Acquiescing karena B menyetujui dengan menunjukkan sedikit keterpaksaan.
Frasa “I suppose so” menunjukkan persetujuan yang tidak sepenuhnya antusias, dan frasa “if there’s really no other option” memperkuat nuansa keterpaksaan, yang merupakan ciri khas acquiescing.
44.

Pernyataan “The Earth orbits the Sun” dan “I believe the Sun is the most beautiful star” berbeda karena…

  • A. Kalimat pertama lebih panjang dan lebih informatif dari kalimat kedua
  • B. Kalimat kedua menggunakan kata kerja yang lebih kompleks
  • C. Kalimat pertama disampaikan oleh ahli, sedangkan kalimat kedua oleh orang biasa
  • D. Kalimat pertama adalah fakta yang dapat diverifikasi, sedangkan kalimat kedua adalah opini subjektif
Jawaban: D. Kalimat pertama adalah fakta yang dapat diverifikasi, sedangkan kalimat kedua adalah opini subjektif.
Pernyataan tentang orbit Bumi dapat dibuktikan secara ilmiah (fakta), sementara penilaian tentang kecantikan Matahari didasarkan pada pandangan pribadi pembicara (opini), sesuai pembahasan dalam Modul 3.
45.

Saat membuat undangan makan malam, informasi yang penting untuk disertakan adalah…

  • A. Daftar menu yang akan disajikan secara rinci
  • B. Waktu, tempat, dan jenis acara yang diselenggarakan
  • C. Daftar tamu yang telah mengkonfirmasi kehadiran mereka
  • D. Harga makanan yang akan disajikan kepada tamu
Jawaban: B. Waktu, tempat, dan jenis acara yang diselenggarakan.
Sebuah undangan yang baik harus menyertakan informasi penting yang memungkinkan penerima untuk mengambil keputusan, yaitu kapan (waktu), di mana (tempat), dan apa acara tersebut (jenis acara).
46.

Seorang mahasiswa berbagi cerita tentang pengalamannya saat pertama kali masuk universitas. Penggunaan bentuk tense yang paling tepat untuk menceritakan pengalaman ini adalah…

  • A. Present continuous tense
  • B. Future perfect tense
  • C. Simple past tense
  • D. Present perfect continuous tense
Jawaban: C. Simple past tense.
Simple past tense digunakan untuk menceritakan peristiwa atau pengalaman yang terjadi di masa lampau dan telah selesai, yang merupakan tense paling tepat saat sharing school experiences atau pengalaman masa lalu.
47.

Dalam situasi diskusi kelompok, seseorang mengatakan “Excuse me, I’d like to make a point here.” Ungkapan ini berfungsi sebagai…

  • A. Strategi taking the floor secara sopan
  • B. Strategi keeping the floor agar tidak diinterupsi
  • C. Cara untuk mengakhiri diskusi kelompok
  • D. Cara untuk meminta klarifikasi dari anggota lain
Jawaban: A. Strategi taking the floor secara sopan.
Ungkapan “Excuse me, I’d like to make a point” digunakan untuk memasuki percakapan dan mengambil giliran bicara dengan sopan, yang merupakan strategi taking the floor dalam manajemen percakapan Modul 6 KB 3.
48.

Komentar “The proposal is not without its weaknesses” merupakan cara menyampaikan pernyataan negatif secara polite karena…

  • A. Menggunakan kalimat tanya sehingga tidak terkesan menghakimi
  • B. Dimulai dengan pujian sebelum menyampaikan kritik
  • C. Menggunakan kata “proposal” yang bersifat formal dan netral
  • D. Menggunakan litotes yaitu penyangkalan ganda yang memperlunak makna negatif
Jawaban: D. Menggunakan litotes yaitu penyangkalan ganda yang memperlunak makna negatif.
Kalimat “not without its weaknesses” menggunakan litotes dengan dua unsur negatif yang menghasilkan makna positif yang diperlunak, sehingga kritik tersampaikan tanpa terkesan terlalu keras atau langsung.
49.

Dalam Modul 1, jika seseorang ingin mengubah jadwal janji yang telah disepakati, ungkapan yang tepat adalah…

  • A. “I won’t be coming. Goodbye.”
  • B. “I’m sorry, but would it be possible to reschedule our appointment?”
  • C. “Change the time because I can’t come.”
  • D. “Our meeting is cancelled from my side.”
Jawaban: B. “I’m sorry, but would it be possible to reschedule our appointment?”.
Ungkapan ini menggunakan ekspresi penyesalan (“I’m sorry”) dan kalimat tanya tidak langsung yang sopan (“would it be possible to”) untuk meminta perubahan jadwal, sesuai dengan prinsip kesopanan dalam Making Appointments.
50.

Seorang siswa ditanya gurunya, “Do you know why the project failed?” Siswa tersebut menjawab, “To be honest, I’m not entirely sure, but I think it might be due to poor planning.” Jawaban siswa ini menggabungkan keterampilan…

  • A. Giving compliments dan making appointments
  • B. Expressing disbelief dan taking the floor
  • C. Admitting lack of knowledge dan expressing an opinion
  • D. Acquiescing dan extending congratulations
Jawaban: C. Admitting lack of knowledge dan expressing an opinion.
Frasa “I’m not entirely sure” mencerminkan admitting lack of knowledge dari Modul 6 KB 1, sedangkan “I think it might be due to…” merupakan bentuk expressing an opinion menggunakan hedging language dari Modul 3.

Berlatih mengerjakan Soal Ujian UT secara konsisten punya dampak yang nyata. Mahasiswa yang rutin mengerjakan Soal UO UT jauh lebih mudah beradaptasi dengan berbagai format ujian yang diterapkan UT, termasuk Ujian Tatap Muka (UTM) yang digelar langsung di lokasi, Ujian Online (UO).

Setiap sesi latihan soal dan setiap halaman modul yang kamu selesaikan adalah bagian dari proses yang tidak sia-sia. Persiapan matang untuk Soal UAS UT PBIS4205 Speaking II adalah tiket menuju nilai yang kamu inginkan. Tetap fokus, dan selesaikan dengan percaya diri.

Bagikan

error: Content is protected !!