💜 Selalu gratis

Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir!💜 Selalu gratis

🙌 Ikut Dukung

Soal UAS UT PBIS4216 Structure III dan Kunci Jawaban

Aplikasi Resmi

Soalut.com — Soal Ujian UT

★★★★★ · Gratis · 9 MB · Android
Unduh
Soal UAS UT PBIS4216 Structure III dan Kunci Jawaban
Soal UT PBIS4216 Structure III

Menjelang Ujian Akhir Semester di Universitas Terbuka, banyak mahasiswa mulai merasakan tekanan yang cukup besar. Bukan sekadar soal motivasi belajar, tantangan sesungguhnya adalah bagaimana mengolah tumpukan modul menjadi pemahaman. Soal UAS UT PBIS4216 Structure III menjadi salah satu fokus yang perlu disiapkan dengan strategi belajar.

Mata kuliah PBIS4216 Structure III bukan mata kuliah yang bisa dianggap enteng. Di sini, mahasiswa diajak memahami bagaimana merancang pesan komunikasi secara sistematis dan memilih media yang paling sesuai dengan tujuan penyampaian. Di era digital seperti sekarang, dua kemampuan ini justru menjadi fondasi penting.

Salah satu cara belajar yang paling efektif adalah berlatih mengerjakan Soal UO UT dan Soal Ujian UT dari materi yang sudah dipelajari. Dengan membiasakan diri mengerjakan soal latihan, kamu bisa mengenali pola pertanyaan yang sering muncul, melatih kecepatan berpikir

Catatan: Soal-soal ini akan terus diperbarui mengikuti modul terbaru Universitas Terbuka.

Soal UT PBIS4216 Structure III

1.

Verbs such as “smell,” “taste,” “feel,” “sound,” and “look” are followed by adjectives rather than adverbs because they function as…

  • A. action verbs
  • B. linking verbs
  • C. transitive verbs
  • D. auxiliary verbs
Jawaban: B. linking verbs.
Verba seperti “smell,” “taste,” “feel,” “sound,” dan “look” berfungsi sebagai linking verbs yang menghubungkan subjek dengan deskripsinya, sehingga diikuti adjektiva, bukan adverbia.
2.

Kalimat “He made his secretary type the report” menggunakan pola causative verb. Pola causative dengan subjek aktif yang menggunakan kata kerja “make” diikuti oleh…

  • A. objek dan bare infinitive
  • B. objek dan to-infinitive
  • C. objek dan present participle
  • D. objek dan past participle
Jawaban: A. objek dan bare infinitive.
Causative verb “make” dalam kalimat aktif diikuti oleh objek dan bare infinitive (kata kerja tanpa “to”), seperti dalam contoh “made his secretary type.”
3.

Ekspresi “look forward to” termasuk dalam kategori special expressions yang diikuti bentuk “-ing.” Hal ini berarti kata kerja setelah ekspresi tersebut harus berbentuk…

  • A. to-infinitive
  • B. bare infinitive
  • C. gerund
  • D. past participle
Jawaban: C. gerund.
Ekspresi “look forward to” merupakan special expression yang selalu diikuti gerund (bentuk -ing), bukan infinitive, karena “to” di sini berfungsi sebagai preposisi.
4.

Perhatikan kalimat berikut: “The committee has reached its decision.” Kata “committee” termasuk jenis subjek tunggal berupa collective noun. Kata kerja yang digunakan adalah bentuk tunggal karena…

  • A. collective noun selalu dianggap jamak dalam bahasa Inggris
  • B. collective noun tidak memiliki bentuk jamak
  • C. collective noun diikuti kata ganti “its” sehingga harus tunggal
  • D. collective noun dianggap sebagai satu unit yang bertindak bersama
Jawaban: D. collective noun dianggap sebagai satu unit yang bertindak bersama.
Ketika collective noun merujuk pada kelompok yang bertindak sebagai satu kesatuan, kata kerja tunggal digunakan untuk mencerminkan kesatuan tindakan tersebut.
5.

Dalam subject-verb agreement, subjek jamak yang dihubungkan dengan konjungsi “either…or” atau “neither…nor” menentukan bentuk kata kerjanya berdasarkan…

  • A. subjek pertama dalam kalimat
  • B. subjek yang paling dekat dengan kata kerja
  • C. jumlah total subjek dalam kalimat
  • D. subjek yang dianggap lebih penting
Jawaban: B. subjek yang paling dekat dengan kata kerja.
Aturan proximity rule menyatakan bahwa dalam konstruksi “either…or” dan “neither…nor,” kata kerja menyesuaikan dengan subjek yang paling dekat posisinya dengan kata kerja tersebut.
6.

Kata “news” dalam kalimat “The news is very disturbing” menggunakan kata kerja tunggal meskipun terlihat seperti kata jamak. Alasannya adalah…

  • A. “news” merupakan kata benda tidak dapat dihitung yang berbentuk jamak
  • B. “news” dapat digunakan baik dalam bentuk tunggal maupun jamak
  • C. “news” adalah kata benda yang selalu diperlakukan sebagai tunggal meskipun berakhiran -s
  • D. “news” merupakan kata sifat yang berfungsi sebagai subjek
Jawaban: C. “news” adalah kata benda yang selalu diperlakukan sebagai tunggal meskipun berakhiran -s.
“News” termasuk unusual singular subject karena meskipun berakhiran -s seperti kata jamak, kata ini selalu diperlakukan sebagai subjek tunggal dan memerlukan kata kerja tunggal.
7.

Kalimat “Mathematics is my favorite subject” menunjukkan bahwa nama-nama ilmu pengetahuan yang berakhiran -ics menggunakan kata kerja…

  • A. tunggal
  • B. jamak
  • C. tunggal atau jamak tergantung konteks
  • D. tidak memerlukan kata kerja apapun
Jawaban: A. tunggal.
Nama-nama bidang ilmu yang berakhiran -ics seperti mathematics, physics, economics, dan linguistics diperlakukan sebagai unusual singular subjects dan selalu menggunakan kata kerja tunggal.
8.

Dalam kalimat “A number of students were absent yesterday,” penggunaan kata kerja jamak “were” disebabkan oleh…

  • A. kata “students” yang merupakan subjek utama kalimat
  • B. kata “number” yang dianggap sebagai kata benda jamak
  • C. frasa “a number of” yang selalu diikuti kata kerja tunggal
  • D. frasa “a number of” yang berarti “beberapa” sehingga mengacu pada makna jamak
Jawaban: D. frasa “a number of” yang berarti “beberapa” sehingga mengacu pada makna jamak.
“A number of” berarti “beberapa” dan diperlakukan sebagai subjek jamak, berbeda dengan “the number of” yang menggunakan kata kerja tunggal karena merujuk pada jumlah tertentu.
9.

Kalimat mana yang menunjukkan subject-verb agreement yang benar untuk subjek berupa kata kebangsaan yang mengacu pada orang-orang dari negara tersebut?

  • A. The French is known for their cuisine.
  • B. The French are known for their cuisine.
  • C. The Frenchs are known for their cuisine.
  • D. The French peoples are known for their cuisine.
Jawaban: B. The French are known for their cuisine.
Kata kebangsaan seperti “the French,” “the Dutch,” “the Japanese” yang mengacu pada seluruh bangsa diperlakukan sebagai subjek jamak dan menggunakan kata kerja jamak.
10.

Adjective clause yang menggunakan “whose” berfungsi untuk menunjukkan hubungan…

  • A. waktu antara dua kejadian
  • B. tempat terjadinya suatu peristiwa
  • C. kepemilikan atau keterkaitan antara kata benda dengan kata benda lain
  • D. perbandingan antara dua objek
Jawaban: C. kepemilikan atau keterkaitan antara kata benda dengan kata benda lain.
“Whose” dalam adjective clause berfungsi sebagai possessive pronoun yang menunjukkan hubungan kepemilikan atau keterkaitan antara anteseden dengan kata benda berikutnya dalam klausa.
11.

Perhatikan kalimat berikut: “The book that I borrowed from the library is very interesting.” Kata “that” dalam kalimat tersebut berfungsi sebagai…

  • A. object pronoun dalam adjective clause
  • B. subject pronoun dalam adjective clause
  • C. possessive pronoun dalam adjective clause
  • D. adverbial pronoun dalam adjective clause
Jawaban: A. object pronoun dalam adjective clause.
Dalam kalimat tersebut, “that” menggantikan “the book” sebagai objek dari “borrowed,” sehingga berfungsi sebagai object pronoun dalam adjective clause.
12.

Adjective clause yang menggunakan pronoun “where” menggantikan frasa preposisi yang menunjukkan…

  • A. kepemilikan suatu benda
  • B. alasan terjadinya suatu peristiwa
  • C. waktu berlangsungnya suatu aktivitas
  • D. lokasi atau tempat
Jawaban: D. lokasi atau tempat.
Pronoun “where” dalam adjective clause digunakan untuk menggantikan frasa preposisi yang menunjukkan tempat atau lokasi, menghubungkan klausa dengan anteseden berupa kata benda tempat.
13.

Adjective clause yang memodifikasi pronoun indefinite seperti “something,” “anything,” atau “everything” hanya dapat menggunakan relative pronoun…

  • A. who atau whom
  • B. that
  • C. which
  • D. whose
Jawaban: B. that.
Ketika adjective clause memodifikasi indefinite pronoun seperti “something,” “anything,” atau “everything,” hanya relative pronoun “that” yang dapat digunakan, bukan “which” atau “who.”
14.

Perbedaan utama antara restrictive dan nonrestrictive adjective clause adalah…

  • A. restrictive clause menggunakan “which” sedangkan nonrestrictive clause menggunakan “that”
  • B. restrictive clause selalu diletakkan di awal kalimat sedangkan nonrestrictive di tengah
  • C. restrictive clause memberikan informasi yang penting untuk mengidentifikasi anteseden, sedangkan nonrestrictive clause hanya memberikan informasi tambahan
  • D. restrictive clause dapat dihilangkan tanpa mengubah makna kalimat, sedangkan nonrestrictive tidak dapat
Jawaban: C. restrictive clause memberikan informasi yang penting untuk mengidentifikasi anteseden, sedangkan nonrestrictive clause hanya memberikan informasi tambahan.
Restrictive adjective clause bersifat esensial karena membatasi atau mengidentifikasi anteseden secara spesifik, sedangkan nonrestrictive clause memberikan informasi tambahan yang dapat dihilangkan tanpa mengubah makna dasar kalimat.
15.

Ekspresi kuantitas “most of” dalam adjective clause mengikuti aturan agreement berdasarkan…

  • A. kata benda yang mengikutinya setelah “of”
  • B. subjek utama dalam kalimat induk
  • C. selalu menggunakan kata kerja tunggal
  • D. selalu menggunakan kata kerja jamak
Jawaban: A. kata benda yang mengikutinya setelah “of”.
Dalam ekspresi kuantitas seperti “most of,” “some of,” dan “all of” yang digunakan dalam adjective clause, kata kerja disesuaikan dengan kata benda yang mengikuti “of,” bukan dengan anteseden klausa utama.
16.

Proses reduction of adjective clause menjadi adjective phrase dilakukan dengan cara…

  • A. menghilangkan seluruh klausa dan menggantinya dengan satu adjektiva
  • B. memindahkan adjective clause ke posisi sebelum kata benda yang dimodifikasinya
  • C. mengganti relative pronoun dengan kata penghubung koordinatif
  • D. menghilangkan relative pronoun dan mengubah kata kerja menjadi bentuk -ing atau past participle
Jawaban: D. menghilangkan relative pronoun dan mengubah kata kerja menjadi bentuk -ing atau past participle.
Reduction of adjective clause dilakukan dengan menghilangkan relative pronoun dan kata kerja bantu, kemudian mengubah kata kerja utama menjadi present participle (-ing) untuk active voice atau past participle untuk passive voice.
17.

Dalam present/future real conditional, bentuk kata kerja yang digunakan pada klausa “if” (if-clause) adalah…

  • A. simple past tense
  • B. simple present tense
  • C. present perfect tense
  • D. past perfect tense
Jawaban: B. simple present tense.
Dalam present/future real conditional (conditional type 1), if-clause menggunakan simple present tense untuk mengekspresikan kondisi yang nyata atau mungkin terjadi, sedangkan main clause menggunakan “will” atau modal lainnya.
18.

Kalimat “If I were the president, I would reduce taxes” merupakan contoh present unreal conditional. Penggunaan “were” untuk semua subjek (termasuk “I”) menunjukkan bahwa kondisi tersebut bersifat…

  • A. mungkin terjadi di masa depan
  • B. pasti terjadi berdasarkan kondisi yang ada
  • C. tidak nyata atau bertentangan dengan kenyataan saat ini
  • D. sudah terjadi di masa lalu dan tidak dapat diubah
Jawaban: C. tidak nyata atau bertentangan dengan kenyataan saat ini.
Present unreal conditional menggunakan “were” untuk semua subjek dalam if-clause untuk menandakan bahwa kondisi tersebut berlawanan dengan kenyataan yang ada sekarang, bukan sesuatu yang mungkin terjadi.
19.

Dalam past unreal conditional, bentuk yang digunakan pada main clause adalah…

  • A. would have + past participle
  • B. would + bare infinitive
  • C. had + past participle
  • D. will have + past participle
Jawaban: A. would have + past participle.
Dalam past unreal conditional (conditional type 3), main clause menggunakan pola “would have + past participle” untuk menyatakan hasil yang tidak nyata dari kondisi yang juga tidak nyata di masa lalu.
20.

Kalimat “Had she studied harder, she would have passed the exam” merupakan contoh penghilangan “if” dalam conditional sentence. Perubahan yang terjadi ketika “if” dihilangkan adalah…

  • A. subjek dipindahkan ke akhir kalimat
  • B. kata kerja bantu dihilangkan seluruhnya
  • C. klausa “if” dipindahkan ke posisi setelah main clause
  • D. kata kerja bantu diinversikan ke posisi sebelum subjek
Jawaban: D. kata kerja bantu diinversikan ke posisi sebelum subjek.
Ketika “if” dihilangkan dari conditional sentence, inversi terjadi dengan memindahkan kata kerja bantu (had, were, should) ke posisi sebelum subjek, sehingga “If she had studied” menjadi “Had she studied.”
21.

Kalimat “I wish I spoke French fluently” menggunakan struktur “wish” untuk mengekspresikan…

  • A. harapan yang mungkin terwujud di masa depan
  • B. keinginan yang bertentangan dengan kenyataan saat ini
  • C. harapan yang sudah terwujud di masa lalu
  • D. permintaan kepada orang lain untuk melakukan sesuatu
Jawaban: B. keinginan yang bertentangan dengan kenyataan saat ini.
“Wish” yang diikuti simple past tense (spoke) digunakan untuk mengekspresikan keinginan yang berlawanan dengan kenyataan yang ada sekarang, yaitu pembicara tidak bisa berbicara bahasa Prancis dengan lancar.
22.

Mixed time conditional menggabungkan kondisi dari dua waktu yang berbeda. Kalimat “If she had taken the medicine, she would be healthy now” menggabungkan…

  • A. kondisi masa kini di if-clause dengan hasil masa lalu di main clause
  • B. kondisi masa depan di if-clause dengan hasil masa kini di main clause
  • C. kondisi masa lalu di if-clause dengan hasil masa kini di main clause
  • D. kondisi yang berulang di if-clause dengan hasil yang permanen di main clause
Jawaban: C. kondisi masa lalu di if-clause dengan hasil masa kini di main clause.
Dalam mixed conditional tersebut, if-clause menggunakan past perfect (“had taken”) untuk kondisi di masa lalu yang tidak terjadi, dan main clause menggunakan “would + bare infinitive” untuk menggambarkan dampaknya pada kondisi sekarang.
23.

Salah satu other type of conditional sentence adalah “unless.” Kata “unless” memiliki makna yang setara dengan…

  • A. if…not
  • B. even if
  • C. only if
  • D. as long as
Jawaban: A. if…not.
“Unless” berarti “kecuali jika” atau “if…not,” sehingga kalimat “Unless you study, you will fail” memiliki makna yang sama dengan “If you do not study, you will fail.”
24.

Dalam conditional clause type II yang menggunakan inversi tanpa “if” dengan “were,” bentuk yang benar adalah…

  • A. Were not I rich, I would travel the world.
  • B. If were I rich, I would travel the world.
  • C. I were rich, I would travel the world.
  • D. Were I rich, I would travel the world.
Jawaban: D. Were I rich, I would travel the world.
Inversi conditional tanpa “if” menggunakan “were” dilakukan dengan menempatkan “were” di awal kalimat sebelum subjek, tanpa kata “not” atau kata “if.”
25.

Parallel structure mengharuskan elemen-elemen yang dihubungkan dalam suatu kalimat memiliki bentuk gramatikal yang sama. Kalimat mana yang menerapkan parallel structure dengan benar?

  • A. She likes swimming, to run, and cycling.
  • B. She likes swimming, running, and cycling.
  • C. She likes to swim, running, and to cycle.
  • D. She likes swim, run, and cycling.
Jawaban: B. She likes swimming, running, and cycling.
Kalimat B menerapkan parallel structure dengan benar karena semua elemen dalam seri menggunakan bentuk gerund (-ing) yang seragam, yaitu swimming, running, dan cycling.
26.

Dalam parallel structure, gerund dan infinitive tidak boleh dicampur dalam satu seri. Kalimat “He decided to study hard, working late, and finishing all assignments” mengandung kesalahan karena…

  • A. kata kerja “decided” tidak dapat diikuti oleh tiga elemen sekaligus
  • B. seri tersebut mengandung terlalu banyak elemen untuk satu kalimat
  • C. elemen pertama menggunakan infinitive sedangkan dua elemen berikutnya menggunakan gerund
  • D. kata “and” seharusnya ditempatkan setelah elemen pertama
Jawaban: C. elemen pertama menggunakan infinitive sedangkan dua elemen berikutnya menggunakan gerund.
Kesalahan parallel structure terjadi karena “to study” (infinitive) dicampur dengan “working” dan “finishing” (gerund) dalam satu seri, sehingga bentuk gramatikalnya tidak seragam.
27.

Shift in person terjadi ketika penulis tidak konsisten dalam menggunakan pronomina. Kalimat “When one works hard, you will achieve success” merupakan contoh shift in person dari…

  • A. orang ketiga ke orang kedua
  • B. orang pertama ke orang kedua
  • C. orang kedua ke orang pertama
  • D. orang pertama ke orang ketiga
Jawaban: A. orang ketiga ke orang kedua.
“One” merupakan pronomina orang ketiga yang tidak tentu, sedangkan “you” adalah orang kedua. Perpindahan dari “one” ke “you” dalam satu kalimat merupakan shift in person yang tidak konsisten.
28.

Inversion of subject and verb dalam kalimat bahasa Inggris terjadi secara wajib ketika kalimat diawali dengan…

  • A. kata benda sebagai subjek kalimat
  • B. klausa subordinat waktu
  • C. frasa adverbia keterangan tempat yang tidak negasi
  • D. kata atau ekspresi negatif seperti “never,” “seldom,” atau “not only”
Jawaban: D. kata atau ekspresi negatif seperti “never,” “seldom,” atau “not only”.
Inversi subjek dan kata kerja terjadi secara wajib ketika kalimat diawali dengan kata atau ekspresi negatif, di mana kata kerja bantu harus ditempatkan sebelum subjek untuk memberikan penekanan negatif.
29.

Kalimat “There are three students waiting outside” menggunakan “introductory there.” Kata “there” dalam kalimat tersebut berfungsi sebagai…

  • A. kata keterangan tempat yang menunjukkan lokasi
  • B. kata pengantar yang tidak memiliki makna leksikal
  • C. subjek utama dalam kalimat tersebut
  • D. pronomina demonstratif yang merujuk pada tempat tertentu
Jawaban: B. kata pengantar yang tidak memiliki makna leksikal.
Introductory “there” adalah expletive atau dummy subject yang tidak memiliki makna leksikal, melainkan hanya berfungsi sebagai pengantar kalimat untuk menghindari kalimat dimulai langsung dengan kata kerja.
30.

Kalimat “Not until midnight did the party end” merupakan contoh inversi yang dipicu oleh negative expression. Bentuk normal (tanpa inversi) dari kalimat tersebut adalah…

  • A. The party did not end until midnight not.
  • B. Until midnight the party did not end.
  • C. The party did not end until midnight.
  • D. Not the party ended until midnight.
Jawaban: C. The party did not end until midnight.
Kalimat dengan inversi “Not until midnight did the party end” bila dikembalikan ke bentuk normalnya menjadi “The party did not end until midnight,” dengan subjek mendahului kata kerja dan negasi berada di posisi standar.
31.

Penggunaan “few” sebagai pengantar kalimat untuk menciptakan inversi berbeda dengan penggunaan “a few.” “Few” dalam konteks inversi bermakna…

  • A. hampir tidak ada, bermakna negatif
  • B. beberapa, bermakna positif
  • C. banyak, bermakna positif
  • D. cukup banyak, bermakna netral
Jawaban: A. hampir tidak ada, bermakna negatif.
“Few” (tanpa artikel) bermakna negatif yaitu “hampir tidak ada” dan dapat memicu inversi karena sifatnya yang negatif, sedangkan “a few” bermakna positif yaitu “beberapa” dan tidak memicu inversi.
32.

Perbedaan penggunaan subject form dan object form pronoun dalam bahasa Inggris ditentukan oleh fungsinya dalam kalimat. Pronoun “whom” digunakan karena berfungsi sebagai…

  • A. subjek dari kata kerja dalam klausa
  • B. penjelas kata benda dalam frasa nominal
  • C. kata ganti kepemilikan dalam kalimat
  • D. objek dari kata kerja atau preposisi dalam klausa
Jawaban: D. objek dari kata kerja atau preposisi dalam klausa.
“Whom” adalah object form dari “who” yang digunakan ketika pronoun berfungsi sebagai objek kata kerja atau objek preposisi, sedangkan “who” digunakan ketika berfungsi sebagai subjek.
33.

Possessive adjective form (my, your, his, her, its, our, their) berbeda dengan possessive pronoun form (mine, yours, his, hers, its, ours, theirs) dalam hal…

  • A. possessive adjective dapat berdiri sendiri tanpa diikuti kata benda, sedangkan possessive pronoun tidak
  • B. possessive adjective harus diikuti kata benda, sedangkan possessive pronoun dapat berdiri sendiri menggantikan seluruh frasa nominal
  • C. possessive adjective digunakan untuk orang pertama saja, sedangkan possessive pronoun untuk semua orang
  • D. possessive adjective dan possessive pronoun memiliki fungsi yang identik dalam kalimat
Jawaban: B. possessive adjective harus diikuti kata benda, sedangkan possessive pronoun dapat berdiri sendiri menggantikan seluruh frasa nominal.
Possessive adjective (my, your, his, dll.) selalu berfungsi sebagai modifier yang mendahului kata benda, sementara possessive pronoun (mine, yours, his, dll.) dapat berdiri sendiri sebagai pengganti seluruh frasa nominal yang telah disebutkan sebelumnya.
34.

Kalimat “This is a matter between you and me” menggunakan “me” bukan “I” setelah preposisi “between.” Aturan ini menunjukkan bahwa setelah preposisi harus digunakan…

  • A. subject pronoun
  • B. possessive adjective
  • C. object pronoun
  • D. reflexive pronoun
Jawaban: C. object pronoun.
Setelah preposisi, selalu digunakan object pronoun (me, you, him, her, us, them), bukan subject pronoun. Oleh karena itu, kalimat yang benar adalah “between you and me,” bukan “between you and I.”
35.

Preposition combination “interested in” merupakan contoh preposition combination with adjective. Kesalahan yang umum terjadi pada kombinasi ini adalah…

  • A. mengganti preposisi “in” dengan preposisi lain seperti “about” atau “on”
  • B. menempatkan kombinasi ini di posisi sebelum subjek
  • C. menggunakan adjektiva lain selain “interested” bersama preposisi “in”
  • D. menggunakan kata benda setelah frasa “interested in”
Jawaban: A. mengganti preposisi “in” dengan preposisi lain seperti “about” atau “on”.
Preposition combinations bersifat tetap dan tidak dapat diubah sembarangan. Kesalahan paling umum adalah mengganti preposisi yang benar dengan preposisi lain berdasarkan tebakan, misalnya menggunakan “interested about” padahal yang benar adalah “interested in.”
36.

Phrasal verb “give up” termasuk dalam kelompok preposition combination with verb. Perbedaan phrasal verb dengan preposition combination biasa adalah phrasal verb…

  • A. selalu menggunakan dua preposisi dalam satu frasa
  • B. hanya dapat digunakan bersama kata kerja transitif
  • C. tidak dapat dipisahkan oleh objek dalam kalimat
  • D. memiliki makna idiomatis yang berbeda dari gabungan makna kata per katanya
Jawaban: D. memiliki makna idiomatis yang berbeda dari gabungan makna kata per katanya.
Phrasal verb seperti “give up” (menyerah) memiliki makna idiomatis yang tidak dapat diperkirakan dari makna “give” dan “up” secara terpisah, menjadikannya berbeda dari kombinasi kata kerja dan preposisi biasa.
37.

Sentence fragment adalah kesalahan penulisan di mana sebuah kalimat tidak lengkap. Kalimat “Because she was tired.” merupakan sentence fragment karena…

  • A. tidak memiliki subjek yang jelas
  • B. merupakan klausa dependen yang tidak memiliki klausa independen
  • C. tidak memiliki kata kerja dalam kalimat
  • D. menggunakan terlalu sedikit kata untuk menjadi kalimat
Jawaban: B. merupakan klausa dependen yang tidak memiliki klausa independen.
“Because she was tired” adalah klausa dependen yang membutuhkan klausa independen untuk melengkapinya. Tanpa klausa utama, kalimat ini tidak dapat berdiri sendiri dan dianggap sebagai sentence fragment.
38.

Comma splice terjadi ketika dua klausa independen digabungkan hanya dengan koma. Cara yang tepat untuk memperbaiki comma splice adalah…

  • A. menghilangkan koma dan menulis keduanya sebagai kalimat tersendiri tanpa tanda baca apapun
  • B. mengganti koma dengan tanda seru
  • C. menambahkan coordinating conjunction setelah koma atau mengganti koma dengan titik koma
  • D. menghapus salah satu klausa independen dari kalimat
Jawaban: C. menambahkan coordinating conjunction setelah koma atau mengganti koma dengan titik koma.
Comma splice dapat diperbaiki dengan beberapa cara: menambahkan coordinating conjunction (for, and, nor, but, or, yet, so) setelah koma, mengganti koma dengan titik koma, atau memisahkannya menjadi dua kalimat dengan tanda titik.
39.

Run-on sentence berbeda dari comma splice dalam hal…

  • A. run-on sentence menggabungkan dua klausa independen tanpa tanda baca atau konjungsi apapun, sedangkan comma splice menggunakan koma yang tidak tepat
  • B. run-on sentence hanya terjadi dalam kalimat yang sangat panjang, sedangkan comma splice dapat terjadi di kalimat pendek
  • C. run-on sentence menggunakan konjungsi yang salah, sedangkan comma splice tidak menggunakan konjungsi sama sekali
  • D. run-on sentence hanya melibatkan klausa dependen, sedangkan comma splice melibatkan klausa independen
Jawaban: A. run-on sentence menggabungkan dua klausa independen tanpa tanda baca atau konjungsi apapun, sedangkan comma splice menggunakan koma yang tidak tepat.
Run-on sentence terjadi ketika dua klausa independen ditulis bersama tanpa pemisah apapun, sementara comma splice terjadi ketika pemisahannya hanya menggunakan koma tanpa konjungsi yang diperlukan.
40.

Dangling modifier adalah modifier yang tidak memiliki kata yang dimodifikasinya dalam kalimat. Kalimat “Walking down the street, the trees looked beautiful” mengandung dangling modifier karena…

  • A. frasa “walking down the street” terlalu panjang untuk berfungsi sebagai modifier
  • B. kata “beautiful” tidak tepat digunakan untuk mendeskripsikan pohon
  • C. kalimat menggunakan present participle yang seharusnya berbentuk past participle
  • D. subjek kalimat “the trees” tidak logis sebagai pelaku dari “walking down the street”
Jawaban: D. subjek kalimat “the trees” tidak logis sebagai pelaku dari “walking down the street”.
Dangling modifier terjadi karena frasa partisipial “walking down the street” secara implisit mengacu pada subjek kalimat “the trees,” padahal pohon tidak mungkin berjalan. Pelaku yang sebenarnya melakukan walking tidak disebutkan dalam kalimat.
41.

Misplaced modifier adalah modifier yang letaknya dalam kalimat terlalu jauh atau salah posisi dari kata yang dimodifikasinya. Kalimat “She almost drove her children to school every day” bermakna berbeda dari “She drove her children to school almost every day” karena…

  • A. kalimat pertama menggunakan tense yang berbeda dari kalimat kedua
  • B. posisi “almost” pada kalimat pertama memodifikasi “drove,” sedangkan pada kalimat kedua memodifikasi “every day”
  • C. kalimat pertama menggunakan kata kerja intransitif sedangkan kalimat kedua transitif
  • D. kalimat kedua memiliki lebih banyak keterangan waktu daripada kalimat pertama
Jawaban: B. posisi “almost” pada kalimat pertama memodifikasi “drove,” sedangkan pada kalimat kedua memodifikasi “every day”.
Posisi adverbia “almost” menentukan kata mana yang dimodifikasinya. Pada kalimat pertama, “almost drove” berarti hampir tidak jadi mengantar, sedangkan pada kalimat kedua, “almost every day” berarti hampir setiap hari.
42.

Causative verb “have” dalam pola aktif diikuti oleh objek dan bare infinitive, seperti dalam “He had his assistant prepare the report.” Kalimat mana yang menunjukkan pola causative “have” dalam bentuk pasif?

  • A. He had his assistant to prepare the report.
  • B. He had prepared the report by his assistant.
  • C. He had the report prepared by his assistant.
  • D. He had been preparing the report for his assistant.
Jawaban: C. He had the report prepared by his assistant.
Pola causative “have” dalam bentuk pasif menggunakan struktur “have + objek + past participle,” di mana objek menerima tindakan. Kalimat “He had the report prepared” menunjukkan bahwa laporan tersebut yang menjadi objek tindakan “prepared.”
43.

Analisis kalimat berikut: “Neither the manager nor his employees were satisfied with the result.” Mengapa kata kerja “were” yang digunakan, bukan “was”?

  • A. Karena subjek yang paling dekat dengan kata kerja adalah “his employees” yang merupakan bentuk jamak
  • B. Karena “neither…nor” selalu diikuti kata kerja jamak
  • C. Karena “the manager” dan “his employees” bersama-sama membentuk subjek jamak
  • D. Karena kata kerja disesuaikan dengan subjek pertama yang disebutkan
Jawaban: A. Karena subjek yang paling dekat dengan kata kerja adalah “his employees” yang merupakan bentuk jamak.
Aturan proximity rule dalam konstruksi “neither…nor” menetapkan bahwa kata kerja menyesuaikan dengan subjek yang paling dekat posisinya. “His employees” adalah subjek terdekat dan merupakan bentuk jamak, sehingga digunakan “were.”
44.

Perhatikan kalimat berikut: “So impressed was she with the performance that she gave a standing ovation.” Struktur ini merupakan inversi yang dipicu oleh…

  • A. kata keterangan waktu di awal kalimat
  • B. frasa preposisional di awal kalimat
  • C. kata benda subjek yang dipindahkan ke akhir
  • D. “so” yang ditempatkan di awal kalimat untuk memberikan penekanan
Jawaban: D. “so” yang ditempatkan di awal kalimat untuk memberikan penekanan.
Inversi dalam kalimat tersebut dipicu oleh penggunaan “so” di awal kalimat sebagai penekanan intensitas kesan, yang kemudian diikuti oleh adjektiva dan inversi kata kerja bantu sebelum subjek.
45.

Preposition combination “consist of” merupakan contoh kombinasi kata kerja dengan preposisi yang bersifat tetap. Kalimat mana yang menggunakan kombinasi ini dengan benar?

  • A. The team consists in three experienced engineers and two interns.
  • B. The team consists of three experienced engineers and two interns.
  • C. The team consists on three experienced engineers and two interns.
  • D. The team consists with three experienced engineers and two interns.
Jawaban: B. The team consists of three experienced engineers and two interns.
Preposition combination “consist of” adalah kombinasi tetap yang harus menggunakan preposisi “of.” Menggunakan preposisi lain seperti “in,” “on,” atau “with” adalah kesalahan gramatikal.
46.

Kalimat “The man who I spoke to is the director” dapat direduksi menjadi adjective phrase. Bentuk yang benar dari reduksi tersebut adalah…

  • A. The man whom spoke to is the director.
  • B. The man speaking to is the director.
  • C. The man spoken to is the director.
  • D. The man to speak is the director.
Jawaban: C. The man spoken to is the director.
Ketika adjective clause dalam bentuk pasif direduksi menjadi adjective phrase, relative pronoun dan kata kerja bantu dihilangkan, dan kata kerja utama dipertahankan dalam bentuk past participle, sehingga “who I spoke to” menjadi “spoken to.”
47.

Kalimat “I wish I had attended the conference last week” menggunakan “wish” dengan past perfect tense. Hal ini mengekspresikan…

  • A. penyesalan atas sesuatu yang tidak dilakukan di masa lalu
  • B. harapan untuk melakukan sesuatu di masa depan
  • C. keinginan yang berlawanan dengan kenyataan saat ini
  • D. permintaan kepada orang lain untuk melakukan sesuatu
Jawaban: A. penyesalan atas sesuatu yang tidak dilakukan di masa lalu.
“Wish” yang diikuti past perfect tense (had attended) digunakan untuk mengekspresikan penyesalan atau keinginan bahwa sesuatu yang tidak terjadi di masa lalu seharusnya terjadi.
48.

Shift in tense yang tidak tepat terjadi ketika penulis mengubah tense tanpa alasan yang logis. Kalimat mana yang mengandung shift in tense yang tidak tepat?

  • A. She was cooking when the phone rang.
  • B. He studies every day and will take the exam next month.
  • C. After she had finished her work, she went home.
  • D. The teacher explained the lesson and the students are taking notes.
Jawaban: D. The teacher explained the lesson and the students are taking notes.
Kalimat D mengandung shift in tense yang tidak tepat karena menggabungkan simple past “explained” dengan present continuous “are taking” tanpa alasan logis. Kedua klausa seharusnya menggunakan tense yang konsisten.
49.

Verba “get” dalam pola causative “get someone to do something” berbeda dengan “make” karena “get” dalam pola ini diikuti oleh…

  • A. objek dan bare infinitive
  • B. objek dan to-infinitive
  • C. objek dan present participle
  • D. objek langsung tanpa kata kerja tambahan
Jawaban: B. objek dan to-infinitive.
Berbeda dengan “make” yang menggunakan bare infinitive, causative verb “get” diikuti oleh objek dan to-infinitive, seperti dalam “She got her brother to fix the car,” di mana “to fix” adalah to-infinitive.
50.

Analisis kalimat berikut: “Not only did he win the competition, but he also broke the record.” Fungsi “not only…but also” dalam kalimat ini adalah sebagai…

  • A. subordinating conjunction yang menghubungkan klausa dependen dengan klausa independen
  • B. kata penghubung kausal yang menunjukkan sebab akibat
  • C. correlative conjunction yang menghubungkan dua elemen setara dan memicu inversi pada klausa pertama
  • D. kata keterangan yang memperkuat makna kata kerja dalam kalimat
Jawaban: C. correlative conjunction yang menghubungkan dua elemen setara dan memicu inversi pada klausa pertama.
“Not only…but also” adalah correlative conjunction yang menghubungkan dua elemen paralel. Karena dimulai dengan ekspresi negatif “not only,” inversi subjek dan kata kerja bantu terjadi pada klausa pertama, menghasilkan “did he win” bukan “he won.”

Rutin berlatih menggunakan Soal UT terbukti membuat mahasiswa lebih adaptif dalam menghadapi berbagai format ujian yang berlaku di Universitas Terbuka. Format seperti Ujian Tatap Muka (UTM) yang dilakukan langsung di lokasi, Ujian Online (UO) yang berbasis sistem digital, hingga Take Home Exam (THE).

Setiap sesi mengerjakan Soal UAS UT, setiap halaman modul yang kamu baca dengan serius, semuanya membangun pondasi yang kokoh untuk hasil ujian yang membanggakan. Semoga persiapanmu menghadapi Soal UAS UT PBIS4216 Structure III berbuah nilai terbaik yang kamu impikan.

Bagikan

error: Content is protected !!