💜 Selalu gratis

Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir!💜 Selalu gratis

🙌 Ikut Dukung

Soal UAS UT PBIS4312 Writing II dan Kunci Jawaban

Aplikasi Resmi

Soalut.com — Soal Ujian UT

★★★★★ · Gratis · 9 MB · Android
Unduh
Soal UAS UT PBIS4312 Writing II dan Kunci Jawaban
Soal UT PBIS4312 Writing II

Menjelang Ujian Akhir Semester, banyak mahasiswa Universitas Terbuka mulai merasakan tekanan yang sesungguhnya. Bukan sekadar soal waktu belajar yang mepet, tapi bagaimana cara mencerna tumpukan modul, bukan sekadar menghafalnya. Soal UAS UT sering kali hadir dalam bentuk yang menuntut pemahaman mendalam, bukan jawaban instan.

PBIS4312 Writing II adalah salah satu mata kuliah yang tidak bisa dianggap enteng. Di sinilah kamu dilatih untuk membangun pesan komunikasi yang jelas, terstruktur, dan tepat sasaran sesuai media yang digunakan. Kemampuan ini bukan hanya berguna untuk ujian, tapi juga jadi bekal nyata di dunia kerja.

Salah satu strategi paling efektif sebelum ujian adalah berlatih mengerjakan Soal UAS UT PBIS4312 Writing II secara langsung. Lewat latihan soal, kamu jadi tahu pola pertanyaan yang sering muncul, mengukur seberapa cepat kamu berpikir, dan mendeteksi celah pemahaman sebelum terlambat.

Catatan: Soal-soal ini akan terus diperbarui mengikuti modul terbaru Universitas Terbuka.

Soal UT PBIS4312 Writing II

1.

Tahap pertama dalam proses menulis yang melibatkan pengumpulan ide dan penentuan tujuan tulisan disebut…

  • A. Revising
  • B. Planning
  • C. Drafting
  • D. Editing
Jawaban: B. Planning.
Planning adalah tahap awal dalam proses menulis di mana penulis mengumpulkan ide, menentukan tujuan, dan menyusun rencana tulisan sebelum mulai menulis draf.
2.

Kegiatan brainstorming dalam tahap perencanaan menulis bertujuan untuk…

  • A. Menghasilkan sebanyak mungkin ide tanpa menilai kualitasnya terlebih dahulu
  • B. Menyunting kesalahan gramatikal dalam draf tulisan
  • C. Menentukan format penulisan yang akan digunakan
  • D. Memeriksa koherensi antarparagraf dalam tulisan
Jawaban: A. Menghasilkan sebanyak mungkin ide tanpa menilai kualitasnya terlebih dahulu.
Brainstorming adalah teknik generasi ide secara bebas tanpa penilaian awal agar penulis dapat mengeksplorasi berbagai kemungkinan topik dan argumen.
3.

Dalam tahap writing process, kegiatan yang dilakukan setelah planning adalah…

  • A. Publishing
  • B. Revising
  • C. Drafting
  • D. Proofreading
Jawaban: C. Drafting.
Setelah tahap planning, penulis melanjutkan ke tahap drafting yaitu menuangkan ide-ide yang telah direncanakan ke dalam bentuk tulisan awal.
4.

Revising dalam proses menulis berfokus pada…

  • A. Memperbaiki ejaan dan tanda baca
  • B. Mengumpulkan referensi tambahan
  • C. Menentukan audiens tulisan
  • D. Memperbaiki isi, organisasi, dan kejelasan tulisan
Jawaban: D. Memperbaiki isi, organisasi, dan kejelasan tulisan.
Revising adalah tahap di mana penulis mengevaluasi dan memperbaiki aspek substantif tulisan seperti isi, struktur, dan kejelasan ide, bukan sekadar memperbaiki ejaan.
5.

Discussion text adalah jenis teks yang bertujuan untuk…

  • A. Memaparkan langkah-langkah melakukan sesuatu secara berurutan
  • B. Menyajikan berbagai sudut pandang mengenai suatu isu kontroversial
  • C. Menceritakan pengalaman pribadi penulis
  • D. Memberikan penilaian terhadap karya sastra
Jawaban: B. Menyajikan berbagai sudut pandang mengenai suatu isu kontroversial.
Discussion text berfungsi sosial untuk membahas suatu isu dari berbagai perspektif yang berbeda sehingga pembaca dapat memperoleh gambaran menyeluruh sebelum mengambil kesimpulan.
6.

Bagian dalam discussion text yang menyajikan argumen dari pihak yang mendukung suatu isu disebut…

  • A. Conclusion
  • B. Issue
  • C. Arguments for
  • D. Recommendation
Jawaban: C. Arguments for.
Dalam struktur skematik discussion text, bagian “arguments for” berisi argumen-argumen yang mendukung isu yang sedang dibahas, sebagai penyeimbang dari bagian “arguments against”.
7.

Perhatikan penggalan teks berikut: “On the one hand, using smartphones in class can enhance learning. On the other hand, it can also distract students.” Penggalan teks tersebut merupakan bagian dari jenis teks…

  • A. Discussion text
  • B. Hortatory exposition
  • C. Analytical exposition
  • D. Review text
Jawaban: A. Discussion text.
Penggunaan frasa “on the one hand” dan “on the other hand” merupakan ciri khas discussion text yang menyajikan argumen dari dua sisi perspektif yang berbeda.
8.

Struktur skematik discussion text yang lengkap terdiri atas…

  • A. Thesis, arguments, reiteration
  • B. Orientation, complication, resolution
  • C. General statement, sequenced arguments, recommendation
  • D. Issue, arguments for, arguments against, conclusion
Jawaban: D. Issue, arguments for, arguments against, conclusion.
Struktur skematik discussion text terdiri atas bagian issue yang memperkenalkan isu, diikuti argumen pro dan kontra, kemudian diakhiri dengan conclusion yang merangkum pembahasan.
9.

Fungsi sosial hortatory exposition adalah…

  • A. Mendeskripsikan keadaan suatu tempat atau objek
  • B. Membujuk pembaca untuk melakukan tindakan tertentu
  • C. Menganalisis suatu fenomena secara objektif
  • D. Menceritakan urutan peristiwa secara kronologis
Jawaban: B. Membujuk pembaca untuk melakukan tindakan tertentu.
Hortatory exposition berfungsi untuk meyakinkan pembaca bahwa sesuatu itu penting dan mendorong mereka untuk mengambil tindakan nyata terkait isu yang dibahas.
10.

Bagian akhir dari hortatory exposition yang berisi ajakan atau rekomendasi tindakan kepada pembaca disebut…

  • A. Reiteration
  • B. Conclusion
  • C. Recommendation
  • D. Resolution
Jawaban: C. Recommendation.
Struktur hortatory exposition diakhiri dengan recommendation yang berisi ajakan eksplisit kepada pembaca untuk mengambil langkah atau tindakan tertentu sesuai argumen yang telah dipaparkan.
11.

Perbedaan utama antara hortatory exposition dan analytical exposition terletak pada…

  • A. Hortatory exposition mengajak pembaca bertindak, sedangkan analytical exposition hanya menganalisis suatu sudut pandang
  • B. Hortatory exposition menggunakan bahasa ilmiah, sedangkan analytical exposition menggunakan bahasa sehari-hari
  • C. Hortatory exposition tidak memiliki argumen, sedangkan analytical exposition memiliki argumen
  • D. Hortatory exposition diakhiri reiteration, sedangkan analytical exposition diakhiri recommendation
Jawaban: A. Hortatory exposition mengajak pembaca bertindak, sedangkan analytical exposition hanya menganalisis suatu sudut pandang.
Hortatory exposition berakhir dengan recommendation yang mendorong tindakan nyata pembaca, sementara analytical exposition berakhir dengan reiteration yang hanya menegaskan kembali posisi penulis.
12.

Fitur linguistik yang umum digunakan dalam hortatory exposition untuk memperkuat ajakan kepada pembaca adalah…

  • A. Past tense dan passive voice
  • B. Kalimat tanya retoris dan deskripsi indrawi
  • C. Simple present tense dan kalimat naratif
  • D. Modal verbs seperti should, must, dan ought to
Jawaban: D. Modal verbs seperti should, must, dan ought to.
Hortatory exposition menggunakan modal verbs yang mengekspresikan keharusan dan ajakan seperti should, must, dan ought to untuk mendorong pembaca melakukan tindakan tertentu.
13.

Struktur skematik hortatory exposition yang benar adalah…

  • A. Issue, arguments for, arguments against, conclusion
  • B. Thesis, arguments, recommendation
  • C. General statement, aspects, conclusion
  • D. Orientation, events, re-orientation
Jawaban: B. Thesis, arguments, recommendation.
Hortatory exposition memiliki tiga bagian utama yaitu thesis yang menyatakan posisi penulis, arguments yang mendukung thesis, dan recommendation yang berisi ajakan bertindak.
14.

Fungsi sosial analytical exposition adalah…

  • A. Mendorong pembaca untuk mengambil tindakan tertentu
  • B. Menceritakan kembali pengalaman masa lalu
  • C. Meyakinkan pembaca bahwa suatu pandangan adalah benar
  • D. Mendeskripsikan karakteristik suatu objek secara rinci
Jawaban: C. Meyakinkan pembaca bahwa suatu pandangan adalah benar.
Analytical exposition bertujuan untuk meyakinkan pembaca bahwa suatu hal penting atau benar dengan menggunakan argumen-argumen logis tanpa mengajak pembaca untuk bertindak secara eksplisit.
15.

Bagian dalam analytical exposition yang berisi pernyataan ulang posisi penulis di akhir teks disebut…

  • A. Reiteration
  • B. Recommendation
  • C. Resolution
  • D. Conclusion
Jawaban: A. Reiteration.
Reiteration adalah bagian penutup analytical exposition yang berfungsi untuk menegaskan kembali posisi atau sudut pandang penulis yang telah dikemukakan dalam thesis.
16.

Fitur linguistik khas analytical exposition meliputi penggunaan…

  • A. Past tense, action verbs, dan chronological connectors
  • B. Descriptive adjectives dan sensory language
  • C. Direct speech dan informal expressions
  • D. Simple present tense, logical connectors, dan causal relationships
Jawaban: D. Simple present tense, logical connectors, dan causal relationships.
Analytical exposition menggunakan simple present tense untuk menyatakan fakta umum, logical connectors seperti furthermore dan therefore, serta hubungan sebab-akibat untuk mendukung argumen.
17.

Personal response to literary work essay adalah jenis tulisan yang…

  • A. Menceritakan kembali alur cerita suatu karya sastra
  • B. Mengungkapkan tanggapan dan interpretasi pribadi penulis terhadap karya sastra
  • C. Memberikan penilaian akademis yang sepenuhnya objektif terhadap karya sastra
  • D. Membandingkan dua karya sastra dari genre yang berbeda
Jawaban: B. Mengungkapkan tanggapan dan interpretasi pribadi penulis terhadap karya sastra.
Personal response to literary work adalah esai yang menggabungkan pengalaman pribadi penulis dengan analisis untuk mengekspresikan respons dan interpretasi mereka terhadap suatu karya sastra.
18.

Struktur skematik personal response to literary work dimulai dengan bagian…

  • A. Evaluation
  • B. Recommendation
  • C. Orientation
  • D. Argument
Jawaban: C. Orientation.
Personal response to literary work diawali dengan orientation yang memperkenalkan karya sastra yang direspons, termasuk informasi dasar seperti judul, pengarang, dan konteks karya.
19.

Fitur linguistik yang membedakan personal response to literary work dari jenis esai lainnya adalah penggunaan…

  • A. Kata ganti orang pertama dan ekspresi emosional
  • B. Terminologi teknis dan referensi akademis
  • C. Kalimat pasif dan bahasa formal yang impersonal
  • D. Chronological connectors dan action verbs
Jawaban: A. Kata ganti orang pertama dan ekspresi emosional.
Karena bersifat personal, esai ini menggunakan kata ganti I dan we serta mengekspresikan perasaan dan reaksi emosional penulis terhadap karya sastra yang direspons.
20.

Bagian “interpretive response” dalam personal response to literary work berisi…

  • A. Ringkasan alur cerita karya sastra
  • B. Rekomendasi karya kepada pembaca
  • C. Informasi biografi pengarang karya sastra
  • D. Analisis makna dan tema dalam karya sastra berdasarkan perspektif pribadi
Jawaban: D. Analisis makna dan tema dalam karya sastra berdasarkan perspektif pribadi.
Interpretive response adalah bagian di mana penulis menganalisis dan menginterpretasikan elemen-elemen karya sastra seperti tema, tokoh, dan pesan berdasarkan sudut pandang personalnya.
21.

Tujuan utama review text adalah…

  • A. Menceritakan kembali isi suatu buku atau film secara lengkap
  • B. Mengevaluasi karya seni atau produk budaya untuk pembaca yang potensial
  • C. Membujuk pembaca untuk menolak suatu karya
  • D. Mendeskripsikan proses pembuatan suatu karya seni
Jawaban: B. Mengevaluasi karya seni atau produk budaya untuk pembaca yang potensial.
Review text berfungsi untuk memberikan penilaian kritis terhadap suatu karya seperti buku, film, atau pertunjukan agar pembaca dapat mempertimbangkan apakah karya tersebut layak untuk dinikmati.
22.

Struktur skematik review text terdiri atas…

  • A. Thesis, arguments, reiteration
  • C. Orientation, events, re-orientation
  • C. Orientation, interpretive recount, evaluation, evaluative summation
  • D. Issue, arguments, recommendation
Jawaban: C. Orientation, interpretive recount, evaluation, evaluative summation.
Review text memiliki empat komponen struktural yaitu orientation yang memperkenalkan karya, interpretive recount yang merangkum isi, evaluation yang menilai karya, dan evaluative summation yang memberikan simpulan evaluasi.
23.

Dalam review text, bagian yang berisi penilaian kritis penulis terhadap kekuatan dan kelemahan karya disebut…

  • A. Evaluation
  • B. Orientation
  • C. Interpretive recount
  • D. Evaluative summation
Jawaban: A. Evaluation.
Bagian evaluation dalam review text memuat penilaian kritis penulis yang mencakup analisis kekuatan dan kelemahan karya berdasarkan berbagai aspek seperti alur, karakter, atau teknik penulisan.
24.

Fitur linguistik review text yang membedakannya dari jenis teks lain adalah penggunaan…

  • A. Modal verbs yang mengekspresikan keharusan
  • B. Connectors kronologis dan kalimat naratif
  • C. Kalimat pasif dan terminologi ilmiah
  • D. Evaluative language dan kata sifat yang bersifat penilaian
Jawaban: D. Evaluative language dan kata sifat yang bersifat penilaian.
Review text secara khas menggunakan evaluative language termasuk kata sifat penilaian seperti brilliant, disappointing, atau compelling untuk mengekspresikan penilaian penulis terhadap karya.
25.

Critical writing berbeda dari tulisan argumentatif biasa karena…

  • A. Critical writing tidak memerlukan bukti atau fakta pendukung
  • B. Critical writing melibatkan evaluasi mendalam terhadap bukti dan asumsi yang mendasari suatu argumen
  • C. Critical writing hanya berisi pendapat negatif tentang suatu topik
  • D. Critical writing tidak memerlukan struktur yang jelas
Jawaban: B. Critical writing melibatkan evaluasi mendalam terhadap bukti dan asumsi yang mendasari suatu argumen.
Critical writing membutuhkan kemampuan untuk menganalisis, mengevaluasi, dan mempertanyakan bukti serta asumsi yang ada, bukan sekadar menyatakan pendapat setuju atau tidak setuju.
26.

Yang dimaksud dengan “critical thinking” dalam konteks academic writing adalah kemampuan untuk…

  • A. Menulis dengan gaya bahasa yang sangat formal dan ilmiah
  • B. Mengkritik semua argumen yang ada tanpa memilih-milih
  • C. Menganalisis, mengevaluasi, dan mensintesis informasi secara rasional dan tidak bias
  • D. Menggunakan sumber referensi sebanyak mungkin dalam tulisan
Jawaban: C. Menganalisis, mengevaluasi, dan mensintesis informasi secara rasional dan tidak bias.
Critical thinking dalam academic writing melibatkan proses kognitif tingkat tinggi untuk menganalisis bukti, mengevaluasi argumen, dan mensintesis informasi secara objektif dan berbasis logika.
27.

Langkah awal dalam mengembangkan critical writing yang efektif adalah…

  • A. Memahami dan mengidentifikasi argumen utama dari teks yang akan dikritisi
  • B. Langsung menulis penolakan terhadap semua klaim yang ada
  • C. Mencari sumber yang mendukung pandangan pribadi penulis
  • D. Menyalin kutipan-kutipan penting dari berbagai sumber
Jawaban: A. Memahami dan mengidentifikasi argumen utama dari teks yang akan dikritisi.
Sebelum mengkritisi sebuah teks atau argumen, penulis harus terlebih dahulu memahami secara mendalam isi dan argumen utamanya agar evaluasi yang diberikan akurat dan relevan.
28.

Dalam developing critical writing, teknik “counter-argument” digunakan untuk…

  • A. Mengabaikan pandangan yang bertentangan dengan posisi penulis
  • B. Memperkuat argumen dengan menyajikan data statistik
  • C. Menyimpulkan argumen yang telah dipaparkan sebelumnya
  • D. Mengakui pandangan yang berlawanan lalu memberikan respons yang mematahkannya
Jawaban: D. Mengakui pandangan yang berlawanan lalu memberikan respons yang mematahkannya.
Counter-argument adalah teknik yang mengakui adanya sudut pandang lain yang bertentangan, kemudian memberikan bantahan atau refutasi yang memperkuat posisi penulis.
29.

Perbedaan antara informal letter dan formal letter yang paling mendasar terletak pada…

  • A. Panjang surat dan jumlah paragraf yang digunakan
  • B. Hubungan antara pengirim dan penerima serta gaya bahasanya
  • C. Media pengiriman surat, apakah melalui pos atau email
  • D. Topik yang dibahas dalam surat tersebut
Jawaban: B. Hubungan antara pengirim dan penerima serta gaya bahasanya.
Informal letter ditulis kepada orang yang dikenal secara personal dengan bahasa santai, sedangkan formal letter ditulis dalam konteks profesional atau resmi dengan bahasa yang baku dan formal.
30.

Salam pembuka yang tepat digunakan dalam formal letter kepada penerima yang namanya tidak diketahui adalah…

  • A. Hi there,
  • B. Dear John,
  • C. Dear Sir/Madam,
  • D. Hello everyone,
Jawaban: C. Dear Sir/Madam,
Dalam formal letter, apabila nama penerima tidak diketahui, salam pembuka yang tepat adalah “Dear Sir/Madam” yang merupakan sapaan resmi dan netral secara gender.
31.

Seorang mahasiswa ingin menulis surat kepada sahabatnya yang tinggal di luar negeri untuk menceritakan pengalaman liburannya. Jenis surat yang tepat digunakan adalah…

  • A. Informal letter
  • B. Business letter
  • C. Formal complaint letter
  • D. Official letter
Jawaban: A. Informal letter.
Surat kepada sahabat yang berisi cerita pengalaman pribadi menggunakan informal letter karena bersifat personal, menggunakan bahasa santai, dan ditujukan kepada orang yang dikenal secara pribadi.
32.

Penutup surat yang tepat dan umum digunakan dalam formal letter adalah…

  • A. Lots of love,
  • B. Take care,
  • C. See you soon,
  • D. Yours faithfully,
Jawaban: D. Yours faithfully,
“Yours faithfully” adalah penutup resmi yang digunakan dalam formal letter terutama ketika salam pembuka menggunakan “Dear Sir/Madam”, sedangkan pilihan lainnya bersifat informal.
33.

Essay text berbeda dari teks argumentatif lainnya karena essay…

  • A. Tidak memiliki struktur yang baku dan dapat ditulis bebas
  • B. Merupakan tulisan prosa yang mengeksplorasi topik dari sudut pandang penulis secara terstruktur
  • C. Hanya membahas topik-topik yang bersifat akademis dan ilmiah
  • D. Selalu ditulis tanpa referensi atau kutipan dari sumber lain
Jawaban: B. Merupakan tulisan prosa yang mengeksplorasi topik dari sudut pandang penulis secara terstruktur.
Essay adalah bentuk tulisan prosa yang mengeksplorasi suatu topik atau argumen dari sudut pandang penulis, dengan struktur yang jelas mencakup pendahuluan, isi, dan penutup.
34.

Dalam essay organisation, thesis statement ditempatkan pada…

  • A. Akhir setiap paragraf isi
  • B. Awal setiap body paragraph
  • C. Bagian akhir paragraf pendahuluan
  • D. Awal paragraf penutup
Jawaban: C. Bagian akhir paragraf pendahuluan.
Thesis statement umumnya ditempatkan di akhir paragraf pendahuluan (introduction) karena berfungsi sebagai pernyataan utama yang akan dikembangkan dalam keseluruhan essay.
35.

Topic sentence dalam setiap body paragraph essay berfungsi untuk…

  • A. Menyatakan ide pokok yang akan dibahas dalam paragraf tersebut
  • B. Memberikan bukti dan contoh pendukung argumen
  • C. Menyimpulkan keseluruhan isi essay
  • D. Menghubungkan essay dengan referensi eksternal
Jawaban: A. Menyatakan ide pokok yang akan dibahas dalam paragraf tersebut.
Topic sentence adalah kalimat pertama atau utama dalam body paragraph yang memperkenalkan ide pokok paragraf dan menghubungkannya dengan thesis statement essay.
36.

Paragraf penutup (conclusion) dalam essay yang baik seharusnya…

  • A. Memperkenalkan argumen dan ide baru yang belum dibahas sebelumnya
  • B. Mengulang seluruh isi essay secara kata per kata
  • C. Memberikan pertanyaan terbuka tanpa memberikan jawaban
  • D. Merangkum poin-poin utama dan menegaskan kembali thesis
Jawaban: D. Merangkum poin-poin utama dan menegaskan kembali thesis.
Conclusion yang efektif merangkum argumen-argumen utama yang telah dibahas dan menegaskan kembali thesis statement dengan kata-kata yang berbeda tanpa memperkenalkan informasi baru.
37.

Dalam discussion text, connectors seperti “however”, “on the contrary”, dan “nevertheless” digunakan untuk…

  • A. Menambahkan informasi yang mendukung argumen sebelumnya
  • B. Menunjukkan kontras atau pertentangan antara dua sudut pandang
  • C. Menjelaskan urutan kejadian secara kronologis
  • D. Memberikan contoh konkret untuk mendukung argumen
Jawaban: B. Menunjukkan kontras atau pertentangan antara dua sudut pandang.
Connectors seperti however, on the contrary, dan nevertheless adalah adversative connectors yang berfungsi menghubungkan dua ide yang bertentangan, sangat umum digunakan dalam discussion text.
38.

Seorang penulis sedang menulis esai yang berargumen bahwa penggunaan teknologi di kelas meningkatkan prestasi akademik siswa, kemudian ia juga menyebutkan bahwa ada pihak yang menganggap teknologi justru mengganggu konsentrasi, lalu membantah pandangan tersebut. Teknik yang digunakan penulis adalah…

  • A. Brainstorming
  • B. Paraphrasing
  • C. Counter-argument
  • D. Summarizing
Jawaban: C. Counter-argument.
Teknik counter-argument digunakan ketika penulis mengakui pandangan yang berlawanan dengan argumennya kemudian memberikan bantahan atau refutasi untuk memperkuat posisinya sendiri.
39.

Dalam konteks formal letter, kalimat “I am writing to express my dissatisfaction with…” merupakan contoh kalimat pembuka yang menunjukkan tujuan surat berupa…

  • A. Complaint
  • B. Application
  • C. Inquiry
  • D. Invitation
Jawaban: A. Complaint.
Frasa “express my dissatisfaction” secara eksplisit menunjukkan bahwa tujuan surat adalah menyampaikan keluhan atau ketidakpuasan, yang merupakan ciri khas complaint letter.
40.

Dalam analytical exposition, peran “point” dalam setiap argumen adalah…

  • A. Memberikan narasi yang mendeskripsikan latar belakang masalah
  • B. Mengutip pendapat ahli sebagai bukti argumen
  • C. Menyimpulkan keseluruhan argumen yang telah dipaparkan
  • D. Menyatakan klaim atau pendapat yang akan didukung oleh elaboration
Jawaban: D. Menyatakan klaim atau pendapat yang akan didukung oleh elaboration.
Dalam struktur argumen analytical exposition, “point” berfungsi sebagai klaim atau pernyataan utama yang kemudian dikembangkan dan diperkuat dengan bukti atau penjelasan dalam bagian elaboration.
41.

Dalam penulisan informal letter, ciri bahasa yang paling menonjol adalah penggunaan…

  • A. Kalimat pasif dan terminologi teknis
  • B. Contractions, colloquial expressions, dan kalimat personal
  • C. Struktur kalimat yang sangat formal dan baku
  • D. Referensi bibliografi dan footnote
Jawaban: B. Contractions, colloquial expressions, dan kalimat personal.
Informal letter menggunakan bahasa santai yang mencakup contractions seperti “I’m” dan “you’re”, ungkapan sehari-hari, serta kalimat yang bersifat personal dan akrab sesuai hubungan pengirim dan penerima.
42.

Ketika seseorang menganalisis sebuah novel dan menemukan bahwa tema utamanya relevan dengan pengalamannya sendiri, lalu mengungkapkan hal tersebut dalam tulisan, proses ini paling tepat digolongkan sebagai…

  • A. Analytical exposition writing
  • B. Hortatory exposition writing
  • C. Personal response to literary work writing
  • D. Critical writing
Jawaban: C. Personal response to literary work writing.
Menganalisis karya sastra dan menghubungkannya dengan pengalaman pribadi penulis merupakan ciri khas personal response to literary work yang memadukan perspektif personal dengan analisis karya.
43.

Komponen “evaluative summation” dalam review text berfungsi untuk…

  • A. Memberikan kesimpulan penilaian akhir dan rekomendasi kepada pembaca
  • B. Mendeskripsikan latar belakang pembuatan karya
  • C. Memaparkan ringkasan isi karya secara netral
  • D. Memperkenalkan judul dan pengarang karya
Jawaban: A. Memberikan kesimpulan penilaian akhir dan rekomendasi kepada pembaca.
Evaluative summation adalah penutup review text yang merangkum penilaian keseluruhan penulis terhadap karya dan umumnya menyertakan rekomendasi apakah karya tersebut layak dinikmati oleh pembaca.
44.

Outline dalam tahap planning penulisan essay berfungsi sebagai…

  • A. Versi final essay yang siap dipublikasikan
  • B. Alat untuk mengevaluasi kualitas gaya bahasa
  • C. Daftar referensi yang akan digunakan dalam essay
  • D. Kerangka tertulis yang membantu mengorganisasi ide sebelum menulis
Jawaban: D. Kerangka tertulis yang membantu mengorganisasi ide sebelum menulis.
Outline adalah kerangka terstruktur yang dibuat pada tahap planning untuk membantu penulis mengorganisasi ide, menentukan urutan argumen, dan memastikan kelengkapan isi sebelum menulis draf.
45.

Ketika merevisi sebuah essay, aspek yang harus diprioritaskan dalam tahap revising adalah…

  • A. Memperbaiki ejaan dan tanda baca yang salah
  • B. Mengevaluasi kekuatan argumen, koherensi, dan kelengkapan isi
  • C. Mengubah seluruh format dan tata letak dokumen
  • D. Menambahkan lebih banyak kutipan dari sumber eksternal
Jawaban: B. Mengevaluasi kekuatan argumen, koherensi, dan kelengkapan isi.
Revising berfokus pada aspek substantif tulisan yaitu mengevaluasi apakah argumen cukup kuat, apakah ide mengalir secara koheren, dan apakah isi sudah lengkap sesuai tujuan penulisan.
46.

Teks berikut: “The government should immediately implement stricter regulations on plastic use. First, plastic pollution has severely damaged marine ecosystems. Second, single-use plastics contribute significantly to landfill overflow. We must act now to protect our environment.” Teks tersebut merupakan contoh…

  • A. Analytical exposition
  • B. Discussion text
  • C. Hortatory exposition
  • D. Review text
Jawaban: C. Hortatory exposition.
Teks tersebut adalah hortatory exposition karena mengandung thesis (pemerintah harus menerapkan regulasi ketat), argumen pendukung, dan recommendation berupa ajakan tindakan “We must act now”.
47.

Dalam penulisan essay yang baik, fungsi cohesive devices adalah…

  • A. Menghubungkan ide-ide antarkalimat dan antarparagraf sehingga tulisan mengalir dengan lancar
  • B. Memberikan penekanan pada argumen yang paling penting
  • C. Mengidentifikasi sumber referensi yang digunakan dalam tulisan
  • D. Memperkuat thesis statement di awal essay
Jawaban: A. Menghubungkan ide-ide antarkalimat dan antarparagraf sehingga tulisan mengalir dengan lancar.
Cohesive devices seperti connectors, pronouns, dan repetisi berfungsi untuk menciptakan kepaduan (cohesion) dalam teks dengan menghubungkan ide-ide agar tulisan menjadi koheren dan mudah dipahami.
48.

Ketika membandingkan analytical exposition dengan hortatory exposition, persamaan keduanya terletak pada…

  • A. Keduanya memiliki bagian recommendation di akhir teks
  • B. Keduanya menyajikan argumen dari dua sisi yang berbeda
  • C. Keduanya menggunakan bahasa naratif dan deskriptif
  • D. Keduanya dimulai dengan thesis dan menggunakan argumen untuk mendukung posisi penulis
Jawaban: D. Keduanya dimulai dengan thesis dan menggunakan argumen untuk mendukung posisi penulis.
Baik analytical maupun hortatory exposition sama-sama merupakan teks ekspositoris yang dimulai dengan thesis statement dan menggunakan argumen-argumen untuk mendukung posisi penulis.
49.

Dalam proses revising tulisan, yang membedakannya dengan proofreading adalah…

  • A. Revising dilakukan oleh orang lain, proofreading dilakukan oleh penulis sendiri
  • B. Revising berfokus pada isi dan struktur, proofreading berfokus pada mekanik bahasa
  • C. Revising dilakukan sebelum drafting, proofreading dilakukan setelah drafting
  • D. Revising menghasilkan teks baru, proofreading tidak mengubah apapun
Jawaban: B. Revising berfokus pada isi dan struktur, proofreading berfokus pada mekanik bahasa.
Revising memperhatikan aspek substantif seperti isi, organisasi, dan kejelasan, sedangkan proofreading memperhatikan aspek mekanik seperti ejaan, tanda baca, dan tata bahasa.
50.

Seorang penulis review menulis: “Despite its slow opening, the novel ultimately delivers a powerful and emotionally resonant ending that makes it worth reading.” Kutipan tersebut merupakan contoh dari bagian…

  • A. Orientation
  • B. Interpretive recount
  • C. Evaluative summation
  • D. Arguments for
Jawaban: C. Evaluative summation.
Kutipan tersebut merupakan evaluative summation karena berisi simpulan penilaian akhir penulis terhadap karya secara keseluruhan, termasuk rekomendasi bahwa novel tersebut layak untuk dibaca.

Berlatih mengerjakan Soal Ujian UT secara konsisten terbukti membantu mahasiswa menyesuaikan diri dengan berbagai format ujian yang berlaku. Ujian Tatap Muka atau UTM menguji kemampuan kamu di bawah tekanan waktu langsung, sementara Ujian Online atau UO mengharuskan kamu tetap fokus di depan layar.

Setiap soal latihan yang kamu kerjakan, setiap halaman modul yang kamu baca, semuanya menumpuk menjadi kesiapan yang nyata. Jangan remehkan prosesnya. Semoga persiapan kamu untuk Soal UAS UT PBIS4312 Writing II berbuah hasil yang membanggakan di akhir semester ini.

Bagikan

error: Content is protected !!