'" />

Soalut.com

★★★★★ 4.8 · Gratis · soalut.com
Akses cepat Tanpa browser Gratis 100%

Berhasil diinstall! 🎉

Soalut kini ada di layar utama HP kamu. Selamat belajar!

Soalut.com gratis berkat dukungan kamu. Bantu kami tetap online.

Donasi sekarang

Soal UAS UT PDGK4109 Bahasa dan Sastra Indonesia di SD dan Kunci Jawaban

Soal UAS UT PDGK4109 Bahasa dan Sastra Indonesia di SD dan Kunci Jawaban
Soal UT PDGK4109 Bahasa dan Sastra Indonesia di SD

Di antara sekian mata kuliah yang harus ditaklukkan, PDGK4109 Bahasa dan Sastra Indonesia di SD punya tempat tersendiri. Mata kuliah ini bukan sekadar deretan teori yang harus dihafalkan menjelang ujian. Ia adalah fondasi bagi siapa pun yang bercita-cita menjadi pendidik, karena dari sinilah tumbuh kepekaan terhadap bahasa.

Karena itulah, membiasakan diri mengerjakan Soal UT PDGK4109 Bahasa dan Sastra Indonesia di SD jauh lebih dari sekadar latihan rutin. Dengan menelusuri Bank Soal UT dan memahami kisi-kisi soal UT yang relevan, Anda tidak hanya mengenali pola soal ujian UT, tetapi juga melatih cara berpikir yang lebih sistematis.

Artikel ini dirancang khusus untuk menemani langkah persiapan Anda, apa pun format ujian yang akan dihadapi, baik Ujian Tatap Muka (UTM), Ujian Online (UO), maupun Take Home Exam (THE). Mulai dari gambaran ruang lingkup materi, strategi belajar yang terbukti efektif.

Catatan: Soal-soal ini akan terus diperbarui mengikuti modul terbaru Universitas Terbuka.

Soal UAS UT PDGK4109 Bahasa dan Sastra Indonesia di SD

1.

Bahasa didefinisikan sebagai sistem lambang bunyi yang bersifat arbitrer dan digunakan oleh anggota masyarakat untuk bekerja sama, berinteraksi, dan mengidentifikasi diri. Kata “arbitrer” dalam definisi tersebut berarti…

  • A. Hubungan antara lambang dan yang dilambangkan bersifat tetap dan tidak berubah
  • B. Hubungan antara lambang bunyi dan maknanya bersifat manasuka atau tidak wajib
  • C. Lambang bunyi bahasa ditentukan oleh alam dan lingkungan sekitar penuturnya
  • D. Setiap lambang bunyi memiliki makna yang sama di semua bahasa di dunia
Jawaban: B. Hubungan antara lambang bunyi dan maknanya bersifat manasuka atau tidak wajib.
Arbitrer berarti tidak ada hubungan wajib antara lambang bunyi dan makna yang diwakilinya, sehingga setiap komunitas bahasa dapat menggunakan lambang bunyi yang berbeda untuk benda yang sama.
2.

Fungsi bahasa sebagai alat ekspresi diri berarti bahasa digunakan untuk…

  • A. Menyatakan pikiran, perasaan, dan keinginan diri sendiri kepada orang lain
  • B. Mempengaruhi sikap dan perilaku orang lain agar sesuai harapan pembicara
  • C. Menyesuaikan diri dengan norma dan aturan yang berlaku dalam masyarakat
  • D. Mempelajari dan mewariskan ilmu pengetahuan kepada generasi berikutnya
Jawaban: A. Menyatakan pikiran, perasaan, dan keinginan diri sendiri kepada orang lain.
Fungsi ekspresi diri berkaitan dengan kemampuan penutur untuk mengungkapkan isi hati, pikiran, dan perasaannya melalui bahasa kepada lawan bicara.
3.

Variasi bahasa yang muncul karena perbedaan letak geografis penuturnya disebut…

  • A. Sosiolek
  • B. Idiolek
  • C. Dialek
  • D. Register
Jawaban: C. Dialek.
Dialek adalah variasi bahasa yang dibedakan berdasarkan perbedaan geografis atau daerah tempat tinggal para penuturnya, sehingga sering disebut dialek regional.
4.

Masyarakat bahasa adalah sekelompok orang yang menggunakan bahasa yang sama dan memiliki penilaian yang sama terhadap norma pemakaian bahasa tersebut. Pernyataan yang tepat mengenai masyarakat bahasa adalah…

  • A. Masyarakat bahasa selalu terdiri atas orang-orang yang tinggal di wilayah geografis yang sama
  • B. Masyarakat bahasa hanya terbentuk jika seluruh anggotanya berbicara dengan dialek yang identik
  • C. Masyarakat bahasa tidak menerima keberagaman variasi bahasa di antara anggotanya
  • D. Masyarakat bahasa dapat terbentuk meskipun anggotanya tidak berada di lokasi geografis yang sama
Jawaban: D. Masyarakat bahasa dapat terbentuk meskipun anggotanya tidak berada di lokasi geografis yang sama.
Masyarakat bahasa ditentukan oleh kesamaan penggunaan bahasa dan norma pemakaiannya, bukan semata-mata oleh kesamaan lokasi geografis, sehingga penutur yang tersebar pun dapat membentuk satu masyarakat bahasa.
5.

Cabang linguistik yang mempelajari bunyi bahasa secara fungsional, yaitu bunyi yang dapat membedakan makna kata, disebut…

  • A. Fonetik
  • B. Fonemik
  • C. Morfologi
  • D. Fonografi
Jawaban: B. Fonemik.
Fonemik mempelajari bunyi bahasa dari segi fungsinya untuk membedakan makna, sedangkan fonetik mempelajari bunyi bahasa secara fisik tanpa mempertimbangkan fungsi pembeda maknanya.
6.

Dalam bahasa Indonesia, pasangan kata “buku” dan “paku” membuktikan bahwa /b/ dan /p/ merupakan dua fonem yang berbeda. Cara pembuktian tersebut dalam linguistik dikenal dengan istilah…

  • A. Pasangan minimal
  • B. Distribusi komplementer
  • C. Variasi bebas
  • D. Kontras fonetis
Jawaban: A. Pasangan minimal.
Pasangan minimal adalah dua kata yang berbeda hanya pada satu bunyi pada posisi yang sama dan menghasilkan makna yang berbeda, digunakan untuk membuktikan status fonemis suatu bunyi.
7.

Sistem penulisan bahasa Indonesia menggunakan huruf Latin yang menghubungkan lambang tulis dengan bunyi bahasa. Sistem yang menggambarkan hubungan antara lambang tulis dan bunyi bahasa tersebut disebut…

  • A. Sistem ideografis
  • B. Sistem piktografis
  • C. Sistem alfabetis
  • D. Sistem silabis
Jawaban: C. Sistem alfabetis.
Sistem alfabetis adalah sistem penulisan yang menggunakan huruf-huruf sebagai lambang bunyi fonem, sebagaimana digunakan dalam bahasa Indonesia dengan aksara Latin.
8.

Morfem yang tidak dapat berdiri sendiri dan harus melekat pada morfem lain untuk memiliki makna disebut…

  • A. Morfem bebas
  • B. Morfem pangkal
  • C. Morfem dasar
  • D. Morfem terikat
Jawaban: D. Morfem terikat.
Morfem terikat adalah morfem yang tidak dapat digunakan secara mandiri dan selalu harus bergabung dengan morfem lain, contohnya awalan me-, ber-, dan akhiran -kan, -an dalam bahasa Indonesia.
9.

Proses pembentukan kata “berlari” dari kata dasar “lari” dengan penambahan prefiks “ber-” termasuk dalam proses morfologis yang disebut…

  • A. Komposisi
  • B. Afiksasi
  • C. Reduplikasi
  • D. Konversi
Jawaban: B. Afiksasi.
Afiksasi adalah proses pembentukan kata dengan menambahkan afiks (imbuhan) pada bentuk dasar, dan prefiks “ber-” pada kata “lari” merupakan contoh afiksasi berupa prefiksasi.
10.

Sintaksis adalah cabang linguistik yang mengkaji…

  • A. Struktur dan hubungan antarkata dalam membentuk frasa, klausa, dan kalimat
  • B. Makna kata dan hubungan antarmakna dalam kosakata suatu bahasa
  • C. Bunyi bahasa dan cara bunyi tersebut dihasilkan oleh alat ucap manusia
  • D. Proses pembentukan kata melalui penambahan afiks dan penggabungan morfem
Jawaban: A. Struktur dan hubungan antarkata dalam membentuk frasa, klausa, dan kalimat.
Sintaksis mengkaji tata cara penyusunan kata-kata menjadi satuan-satuan gramatikal yang lebih besar seperti frasa, klausa, dan kalimat beserta hubungan di antara unsur-unsurnya.
11.

Perhatikan kalimat berikut: “Ibu memasak nasi goreng di dapur.” Unsur “di dapur” dalam kalimat tersebut berfungsi sebagai…

  • A. Objek
  • B. Pelengkap
  • C. Keterangan
  • D. Predikat
Jawaban: C. Keterangan.
Frasa “di dapur” merupakan keterangan tempat yang menjelaskan lokasi terjadinya peristiwa dalam kalimat, dan keterangan bersifat manasuka serta dapat dipindahkan posisinya.
12.

Wacana adalah satuan bahasa terlengkap dan terbesar di atas kalimat yang tersusun secara kohesif dan koheren. Yang dimaksud dengan “koheren” dalam wacana adalah…

  • A. Adanya kesinambungan unsur gramatikal yang menghubungkan kalimat satu dengan lainnya
  • B. Penggunaan konjungsi dan kata ganti yang konsisten di seluruh teks
  • C. Kepaduan bentuk bahasa yang tampak secara eksplisit dalam teks
  • D. Kepaduan makna atau hubungan logis yang menyebabkan teks dapat dipahami dengan baik
Jawaban: D. Kepaduan makna atau hubungan logis yang menyebabkan teks dapat dipahami dengan baik.
Koherensi berkaitan dengan kepaduan isi atau makna wacana secara keseluruhan, yaitu hubungan logis antarbagian teks yang membuat wacana dapat dipahami secara utuh, berbeda dengan kohesi yang bersifat gramatikal.
13.

Makna denotatif suatu kata adalah…

  • A. Makna tambahan yang muncul dari asosiasi emosional atau nilai rasa penutur
  • B. Makna dasar atau makna pokok yang bersifat objektif dan tidak mengandung nilai rasa
  • C. Makna yang berkembang dari pengalaman budaya dan sosial masyarakat penutur
  • D. Makna kiasan yang digunakan untuk memperindah ungkapan dalam komunikasi
Jawaban: B. Makna dasar atau makna pokok yang bersifat objektif dan tidak mengandung nilai rasa.
Makna denotatif adalah makna lugas atau makna sebenarnya yang dapat dijumpai dalam kamus, tidak disertai nilai rasa atau asosiasi tambahan, berbeda dengan makna konotatif yang mengandung nilai rasa.
14.

Kata “bunga” yang dapat bermakna bunga tanaman, bunga bank, dan bunga pidato merupakan contoh gejala semantik yang disebut…

  • A. Polisemi
  • B. Homonim
  • C. Sinonim
  • D. Antonim
Jawaban: A. Polisemi.
Polisemi adalah keadaan satu kata yang memiliki beberapa makna yang masih berkaitan satu sama lain karena berasal dari satu makna asal, berbeda dengan homonim yang memiliki makna tidak berkaitan sama sekali.
15.

Kamus yang memuat kata-kata dari berbagai bahasa dan padanannya dalam bahasa lain disebut kamus…

  • A. Ensiklopedis
  • B. Ekabahasa
  • C. Dwibahasa atau aneka bahasa
  • D. Tesaurus
Jawaban: C. Dwibahasa atau aneka bahasa.
Kamus dwibahasa memuat entri dalam satu bahasa beserta padanan maknanya dalam bahasa lain, sedangkan kamus aneka bahasa memuat padanan dalam lebih dari dua bahasa, keduanya berbeda dari kamus ekabahasa yang hanya menggunakan satu bahasa.
16.

Seorang guru mengajarkan cara memanfaatkan kamus kepada siswa kelas IV SD. Langkah pertama yang harus diajarkan agar siswa dapat menemukan kata dengan cepat adalah…

  • A. Membaca seluruh definisi kata yang berdekatan di halaman yang sama
  • B. Membuka kamus secara acak lalu mencari kata yang diinginkan
  • C. Menggunakan daftar isi kamus untuk menemukan bab yang tepat
  • D. Memahami susunan abjad dan mengidentifikasi huruf awal kata yang dicari
Jawaban: D. Memahami susunan abjad dan mengidentifikasi huruf awal kata yang dicari.
Kamus disusun secara alfabetis, sehingga kemampuan mengurutkan abjad dan mengenali huruf pertama kata yang dicari merupakan keterampilan dasar yang harus dikuasai terlebih dahulu untuk dapat menggunakan kamus secara efisien.
17.

Sastra Indonesia didefinisikan sebagai karya seni yang menggunakan bahasa Indonesia sebagai mediumnya dan mengandung nilai estetis. Unsur yang membedakan karya sastra dari karya tulis nonsakstra adalah…

  • A. Penggunaan bahasa yang panjang dan menggunakan banyak kosakata ilmiah
  • B. Adanya nilai estetis dan penggunaan bahasa yang khas secara artistik
  • C. Isi yang selalu bersifat imajinatif dan tidak pernah mengandung fakta
  • D. Ditulis oleh pengarang yang telah mendapat pengakuan resmi dari lembaga sastra
Jawaban: B. Adanya nilai estetis dan penggunaan bahasa yang khas secara artistik.
Ciri khas karya sastra dibandingkan karya nonsakstra adalah adanya nilai keindahan (estetis) dalam penggunaan bahasanya, yang menjadikan karya sastra sebagai seni berbahasa.
18.

Unsur intrinsik karya sastra adalah…

  • A. Unsur yang membangun karya sastra dari dalam, seperti tema, alur, dan tokoh
  • B. Unsur yang berasal dari luar karya sastra, seperti latar belakang pengarang
  • C. Unsur yang berkaitan dengan kondisi sosial budaya saat karya sastra diciptakan
  • D. Unsur yang hanya terdapat pada karya sastra berbentuk prosa dan tidak pada puisi
Jawaban: A. Unsur yang membangun karya sastra dari dalam, seperti tema, alur, dan tokoh.
Unsur intrinsik adalah unsur-unsur yang secara langsung terdapat di dalam dan membangun karya sastra itu sendiri, meliputi tema, alur, tokoh, penokohan, latar, sudut pandang, dan amanat.
19.

Cerita anak-anak yang menampilkan tokoh binatang yang berperilaku seperti manusia dan mengandung pesan moral disebut…

  • A. Legenda
  • B. Mite
  • C. Fabel
  • D. Sage
Jawaban: C. Fabel.
Fabel adalah cerita yang menampilkan binatang sebagai tokoh utama yang berperilaku, berbicara, dan berpikir seperti manusia, dengan tujuan menyampaikan pesan moral kepada pembaca atau pendengar.
20.

Unsur pembangun cerita anak-anak yang berkaitan dengan waktu, tempat, dan suasana terjadinya peristiwa dalam cerita disebut…

  • A. Tema
  • B. Alur
  • C. Amanat
  • D. Latar
Jawaban: D. Latar.
Latar (setting) mencakup tiga dimensi, yaitu latar tempat (di mana peristiwa terjadi), latar waktu (kapan peristiwa terjadi), dan latar suasana (kondisi emosional atau atmosfer cerita).
21.

Seorang guru meminta siswa mengidentifikasi tokoh protagonis dan antagonis dalam sebuah cerita anak. Tokoh antagonis dalam cerita anak-anak dapat diidentifikasi sebagai tokoh yang…

  • A. Selalu digambarkan jahat secara fisik dan menakutkan bagi tokoh lain
  • B. Berperan sebagai penentang atau penghambat tujuan tokoh utama dalam cerita
  • C. Tidak memiliki sifat baik sama sekali dan harus dikalahkan di akhir cerita
  • D. Muncul hanya di bagian konflik cerita dan tidak hadir di bagian lainnya
Jawaban: B. Berperan sebagai penentang atau penghambat tujuan tokoh utama dalam cerita.
Tokoh antagonis berfungsi sebagai penghalang atau lawan bagi tokoh protagonis dalam mencapai tujuannya, sehingga menciptakan konflik yang menggerakkan alur cerita.
22.

Guru kelas III SD membaca nyaring sebuah cerita anak kepada siswanya. Setelah selesai, guru meminta siswa menyebutkan urutan kejadian dalam cerita. Kegiatan tersebut melatih kemampuan siswa dalam memahami…

  • A. Alur cerita
  • B. Latar cerita
  • C. Sudut pandang cerita
  • D. Tema cerita
Jawaban: A. Alur cerita.
Alur adalah rangkaian peristiwa yang disusun secara berurutan dan saling berhubungan sebab-akibat dalam sebuah cerita, sehingga menyebutkan urutan kejadian berarti memahami alur cerita.
23.

Puisi anak-anak yang diciptakan untuk menghibur dan mengembangkan imajinasi anak dengan mengutamakan unsur bunyi yang menarik dan rima yang teratur disebut…

  • A. Puisi epik
  • B. Puisi didaktis
  • C. Puisi lirik anak
  • D. Puisi naratif
Jawaban: C. Puisi lirik anak.
Puisi lirik anak merupakan puisi yang mengutamakan ekspresi perasaan dan imajinasi dengan permainan bunyi dan rima yang teratur, sehingga menarik dan mudah dipahami oleh anak-anak.
24.

Unsur pembangun puisi yang berkaitan dengan keselarasan bunyi di akhir baris puisi disebut…

  • A. Irama
  • B. Diksi
  • C. Majas
  • D. Rima
Jawaban: D. Rima.
Rima adalah persamaan atau kemiripan bunyi yang terdapat di akhir baris-baris puisi, berfungsi menciptakan keindahan bunyi dan membantu memudahkan puisi untuk dihafalkan.
25.

Dalam menganalisis puisi anak, guru menemukan baris “Mentari pagi menyapaku ramah.” Gaya bahasa yang digunakan dalam baris puisi tersebut adalah…

  • A. Metafora
  • B. Personifikasi
  • C. Simile
  • D. Hiperbola
Jawaban: B. Personifikasi.
Personifikasi adalah majas yang memberikan sifat-sifat manusia kepada benda mati atau makhluk nonmanusia, dan kata “menyapaku ramah” memberikan perilaku manusia kepada benda mati, yaitu mentari.
26.

Seorang guru hendak memilih puisi yang sesuai untuk siswa kelas II SD. Kriteria utama yang harus diperhatikan dalam memilih puisi anak untuk tingkat tersebut adalah…

  • A. Menggunakan bahasa sederhana, tema dekat dengan kehidupan anak, dan rima yang menarik
  • B. Memiliki jumlah bait yang banyak agar siswa dapat berlatih membaca dalam waktu lama
  • C. Ditulis oleh penyair terkenal agar kualitas puisinya terjamin
  • D. Mengandung banyak majas kompleks agar memperkaya kosakata siswa
Jawaban: A. Menggunakan bahasa sederhana, tema dekat dengan kehidupan anak, dan rima yang menarik.
Puisi yang sesuai untuk anak kelas rendah SD harus mempertimbangkan tingkat perkembangan bahasa anak, mengangkat tema yang relevan dengan dunia mereka, dan menggunakan rima yang mudah dinikmati agar menarik minat siswa.
27.

Drama anak-anak adalah karya sastra yang ditulis untuk dipentaskan dan menampilkan konflik kehidupan melalui dialog antartokoh. Unsur drama yang membedakannya secara mendasar dari prosa dan puisi adalah…

  • A. Adanya tema dan amanat yang ingin disampaikan kepada penonton
  • B. Penggunaan bahasa yang indah dan ekspresif dalam setiap kalimatnya
  • C. Penyajian cerita melalui dialog yang ditujukan untuk dipentaskan
  • D. Kehadiran tokoh utama yang mengalami konflik sepanjang cerita
Jawaban: C. Penyajian cerita melalui dialog yang ditujukan untuk dipentaskan.
Ciri khas drama yang membedakannya dari genre sastra lain adalah penyampaian cerita melalui dialog antartokoh dan naskahnya memang dirancang untuk dipentaskan di atas panggung di hadapan penonton.
28.

Petunjuk pementasan yang tertulis dalam naskah drama untuk menginformasikan ekspresi, gerak, atau kondisi panggung kepada pemain dan sutradara disebut…

  • A. Prolog
  • B. Epilog
  • C. Monolog
  • D. Teks samping atau kramagung
Jawaban: D. Teks samping atau kramagung.
Teks samping (kramagung) adalah petunjuk teknis yang ditulis oleh pengarang dalam naskah drama untuk memberi arahan kepada pemain mengenai ekspresi, gerakan, posisi, dan kondisi panggung saat dialog berlangsung.
29.

Berikut ini merupakan ciri drama anak-anak yang baik, kecuali…

  • A. Konflik yang disajikan sesuai dengan tingkat perkembangan anak
  • B. Mengandung kekerasan fisik yang detail sebagai bagian dari konflik utama
  • C. Menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh anak-anak
  • D. Memiliki pesan moral yang sesuai dengan nilai-nilai kehidupan anak
Jawaban: B. Mengandung kekerasan fisik yang detail sebagai bagian dari konflik utama.
Drama anak-anak yang baik harus memperhatikan kesesuaian isi dengan tahap perkembangan anak, sehingga penggambaran kekerasan fisik secara detail tidak termasuk ciri drama anak-anak yang baik dan tidak layak disajikan kepada anak-anak.
30.

Apresiasi sastra anak adalah kegiatan menggauli karya sastra anak secara sungguh-sungguh sehingga tumbuh pengertian, penghargaan, kepekaan pikiran kritis, dan kepekaan perasaan yang baik. Tahap apresiasi yang paling tinggi dalam hierarki apresiasi sastra adalah…

  • A. Produksi, yaitu kemampuan menciptakan karya sastra sendiri
  • B. Penikmatan, yaitu menikmati karya sastra secara emosional
  • C. Penghargaan, yaitu memberikan respons positif terhadap karya sastra
  • D. Pemahaman, yaitu memahami isi dan unsur karya sastra
Jawaban: A. Produksi, yaitu kemampuan menciptakan karya sastra sendiri.
Dalam hierarki apresiasi sastra, tingkat produksi merupakan tahap tertinggi karena seseorang tidak hanya menikmati dan memahami karya sastra, tetapi juga mampu menciptakan karyanya sendiri sebagai wujud apresiasi total.
31.

Seorang guru mengajak siswa kelas V untuk mendeklamasikan puisi anak di depan kelas. Kegiatan tersebut termasuk dalam bentuk apresiasi sastra yang bersifat…

  • A. Apresiasi sastra tidak langsung
  • B. Apresiasi sastra kritis
  • C. Apresiasi sastra langsung
  • D. Apresiasi sastra informatif
Jawaban: C. Apresiasi sastra langsung.
Apresiasi sastra langsung dilakukan dengan bersentuhan secara langsung dengan karya sastra itu sendiri, seperti membaca, mendengarkan, atau mendeklamasikan puisi, tanpa melalui perantara analisis atau teori.
32.

Fungsi utama bahasa sebagai alat integrasi dan adaptasi sosial berarti bahwa bahasa digunakan untuk…

  • A. Menyimpan dan meneruskan warisan budaya kepada generasi berikutnya
  • B. Membuktikan identitas individu sebagai bagian dari kelompok tertentu
  • C. Mengekspresikan pikiran dan perasaan secara bebas kepada orang lain
  • D. Menyesuaikan diri dengan lingkungan sosial dan menyatukan anggota masyarakat
Jawaban: D. Menyesuaikan diri dengan lingkungan sosial dan menyatukan anggota masyarakat.
Fungsi integrasi dan adaptasi sosial bahasa berkaitan dengan peran bahasa dalam membantu individu beradaptasi dengan lingkungan sosialnya serta menyatukan kelompok-kelompok masyarakat melalui komunikasi yang efektif.
33.

Fonetik artikulatoris adalah cabang fonetik yang mempelajari…

  • A. Cara bunyi bahasa merambat melalui udara dari pembicara ke pendengar
  • B. Cara alat ucap manusia menghasilkan bunyi bahasa
  • C. Cara telinga manusia menerima dan memproses bunyi bahasa
  • D. Cara bunyi bahasa direpresentasikan dalam bentuk tulisan
Jawaban: B. Cara alat ucap manusia menghasilkan bunyi bahasa.
Fonetik artikulatoris mengkaji bagaimana alat-alat ucap manusia seperti lidah, bibir, gigi, dan langit-langit bekerja untuk menghasilkan berbagai bunyi bahasa.
34.

Dalam bahasa Indonesia, kata “bang” (panggilan untuk kakak laki-laki) dan “bank” (lembaga keuangan) diucapkan hampir sama tetapi memiliki makna berbeda. Perbedaan ini terjadi karena perbedaan…

  • A. Fonem konsonan di posisi akhir kata
  • B. Fonem vokal di posisi tengah kata
  • C. Jumlah suku kata yang membentuk masing-masing kata
  • D. Intonasi yang digunakan saat mengucapkan kata tersebut
Jawaban: A. Fonem konsonan di posisi akhir kata.
Perbedaan makna antara “bang” dan “bank” disebabkan oleh perbedaan fonem konsonan di posisi akhir, yaitu /ng/ versus /ng+k/, yang membuktikan bahwa bunyi-bunyi tersebut memiliki status fonemis berbeda.
35.

Proses morfologis yang menghasilkan kata baru dengan cara mengulang seluruh atau sebagian bentuk dasar disebut…

  • A. Afiksasi
  • B. Komposisi
  • C. Reduplikasi
  • D. Klitisasi
Jawaban: C. Reduplikasi.
Reduplikasi atau pengulangan adalah proses morfologis yang membentuk kata baru dengan cara mengulang bentuk dasar, baik seluruhnya (buku-buku) maupun sebagian (lelaki dari laki), dengan atau tanpa variasi bunyi.
36.

Perhatikan kalimat berikut: “Buku yang dibeli Ayah kemarin sangat tebal.” Frasa “yang dibeli Ayah kemarin” dalam kalimat tersebut berfungsi sebagai…

  • A. Predikat kalimat
  • B. Keterangan kalimat
  • C. Objek kalimat
  • D. Pewatas atau penjelas dalam frasa nomina subjek
Jawaban: D. Pewatas atau penjelas dalam frasa nomina subjek.
Klausa relatif “yang dibeli Ayah kemarin” merupakan pewatas yang menerangkan kata benda “buku” sebagai inti frasa nomina yang berkedudukan sebagai subjek kalimat tersebut.
37.

Kalimat majemuk setara adalah kalimat yang terdiri atas dua klausa atau lebih yang kedudukannya…

  • A. Tidak sejajar karena satu klausa menjadi bagian dari klausa lainnya
  • B. Sejajar dan dihubungkan dengan konjungsi koordinatif seperti “dan” atau “tetapi”
  • C. Bergantung satu sama lain dan tidak dapat berdiri sendiri
  • D. Berhubungan sebab-akibat secara wajib dan tidak dapat dibalik urutannya
Jawaban: B. Sejajar dan dihubungkan dengan konjungsi koordinatif seperti “dan” atau “tetapi”.
Kalimat majemuk setara terdiri atas klausa-klausa yang berkedudukan sama atau sederajat, dihubungkan oleh konjungsi koordinatif seperti “dan”, “atau”, “tetapi”, sehingga masing-masing klausa dapat berdiri sendiri sebagai kalimat.
38.

Salah satu ciri wacana yang baik adalah kepaduan bentuk (kohesi). Penggunaan kata “dia”, “mereka”, atau “itu” untuk menggantikan kata atau frasa yang telah disebutkan sebelumnya disebut…

  • A. Referensi atau penunjukan
  • B. Konjungsi
  • C. Elipsis
  • D. Substitusi leksikal
Jawaban: A. Referensi atau penunjukan.
Referensi adalah perangkat kohesi yang menggunakan kata ganti atau kata penunjuk untuk mengacu kembali kepada unsur yang telah disebutkan sebelumnya dalam wacana, sehingga menciptakan kepaduan teks.
39.

Hubungan makna antara kata “meja” dan “kursi” yang keduanya merupakan jenis perabot rumah tangga menunjukkan hubungan makna yang disebut…

  • A. Hiponimi
  • B. Antonimi
  • C. Meronimi atau kohibonimi
  • D. Sinonimi
Jawaban: C. Meronimi atau kohibonimi.
Kata “meja” dan “kursi” merupakan ko-hiponim karena keduanya berada pada tingkat yang sama dan sama-sama merupakan hiponim dari superordinat “perabot”, sehingga keduanya memiliki hubungan kohibonimi.
40.

Seorang siswa SD menemukan kata “kukila” dalam sebuah teks sastra lama. Sumber yang paling tepat untuk mencari makna kata tersebut adalah…

  • A. Kamus dwibahasa Indonesia-Inggris
  • B. Ensiklopedia umum berbahasa Indonesia
  • C. Kamus sinonim dan antonim bahasa Indonesia
  • D. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)
Jawaban: D. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
KBBI merupakan kamus ekabahasa resmi bahasa Indonesia yang memuat kata-kata dari berbagai ragam bahasa termasuk kata arkaik dan kata sastra, sehingga paling tepat untuk mencari makna kata yang tidak umum.
41.

Sebuah cerita anak mengisahkan seekor kancil yang cerdik berhasil mengelabui buaya agar bisa menyeberangi sungai. Nilai moral yang paling tepat untuk disampaikan kepada siswa berdasarkan cerita tersebut adalah…

  • A. Kita harus meniru kancil agar dapat mengelabui orang lain demi kepentingan diri sendiri
  • B. Kecerdikan dan akal budi dapat membantu kita keluar dari kesulitan secara bijaksana
  • C. Buaya harus dihindari karena selalu berbahaya bagi makhluk hidup yang lebih kecil
  • D. Kejujuran adalah satu-satunya cara untuk menyelesaikan setiap permasalahan dalam hidup
Jawaban: B. Kecerdikan dan akal budi dapat membantu kita keluar dari kesulitan secara bijaksana.
Nilai moral yang relevan dan positif dari cerita kancil adalah bahwa menggunakan akal dan kecerdikan secara bijaksana dapat membantu seseorang mengatasi masalah, dan inilah pesan yang sesuai untuk disampaikan kepada siswa SD.
42.

Guru meminta siswa membandingkan dua cerita anak yang memiliki tema persahabatan tetapi berbeda latar budayanya. Kegiatan tersebut merupakan bentuk apresiasi sastra pada tingkat…

  • A. Penilaian atau evaluasi karya sastra
  • B. Penikmatan atau resepsi karya sastra
  • C. Penghafalan unsur intrinsik karya sastra
  • D. Penyalinan isi karya sastra secara verbatim
Jawaban: A. Penilaian atau evaluasi karya sastra.
Membandingkan dua karya sastra berdasarkan aspek tertentu seperti tema dan latar budaya merupakan kegiatan analisis dan evaluasi, yang berada pada tingkat apresiasi yang lebih tinggi dari sekadar menikmati atau memahami karya sastra.
43.

Dalam menganalisis naskah drama anak, guru menemukan adegan di mana tokoh utama berbicara panjang kepada diri sendiri tanpa ada tokoh lain yang mendengar. Adegan tersebut dalam terminologi drama disebut…

  • A. Dialog
  • B. Prolog
  • C. Monolog
  • D. Epilog
Jawaban: C. Monolog.
Monolog adalah tuturan panjang seorang tokoh drama kepada dirinya sendiri atau kepada penonton tanpa ada respons dari tokoh lain, berbeda dengan dialog yang melibatkan percakapan dua tokoh atau lebih.
44.

Unsur ekstrinsik dalam karya sastra anak mencakup faktor-faktor di luar teks yang mempengaruhi penciptaan karya tersebut. Contoh unsur ekstrinsik yang paling tepat adalah…

  • A. Tema, alur, dan penokohan yang terdapat dalam teks cerita
  • B. Rima dan irama yang digunakan dalam puisi anak
  • C. Dialog dan teks samping yang terdapat dalam naskah drama
  • D. Latar belakang sosial, budaya, dan psikologi pengarang
Jawaban: D. Latar belakang sosial, budaya, dan psikologi pengarang.
Unsur ekstrinsik adalah faktor-faktor di luar karya sastra yang turut mempengaruhi penciptaannya, meliputi kondisi sosial budaya, latar belakang pengarang, nilai-nilai masyarakat, dan keadaan zaman saat karya itu dibuat.
45.

Perhatikan penggalan puisi berikut: “Hujan turun rintik-rintik, / Membasahi bumi yang kering.” Aspek struktur fisik puisi yang paling menonjol dalam penggalan tersebut adalah…

  • A. Tipografi yang tidak beraturan
  • B. Diksi atau pilihan kata yang bersifat imajinatif dan kinestetis
  • C. Penggunaan enjambemen yang memotong alur pikiran
  • D. Sajak dalam yang mengulang bunyi vokal secara teratur
Jawaban: B. Diksi atau pilihan kata yang bersifat imajinatif dan kinestetis.
Kata “rintik-rintik” dan “membasahi” merupakan diksi yang dipilih dengan cermat untuk menciptakan gambaran imajinatif tentang hujan yang mengandung kesan gerak dan rasa, sehingga diksi menjadi aspek yang paling menonjol pada penggalan tersebut.
46.

Dalam konteks sastra anak, amanat adalah…

  • A. Pesan moral atau nilai kehidupan yang ingin disampaikan pengarang melalui karyanya
  • B. Pokok persoalan atau inti masalah yang diangkat dalam karya sastra
  • C. Rangkaian peristiwa yang disusun secara kronologis dalam cerita
  • D. Sudut pandang yang digunakan pengarang dalam menyampaikan ceritanya
Jawaban: A. Pesan moral atau nilai kehidupan yang ingin disampaikan pengarang melalui karyanya.
Amanat merupakan pesan tersurat maupun tersirat yang hendak disampaikan pengarang kepada pembaca melalui karya sastranya, berbeda dengan tema yang merupakan pokok persoalan atau gagasan utama cerita.
47.

Seorang guru kelas VI SD mengajak siswanya menulis cerita anak pendek berdasarkan pengalaman sehari-hari. Tahapan menulis yang harus dilakukan siswa sebelum mulai menulis cerita adalah…

  • A. Langsung menulis cerita dari awal hingga akhir tanpa perencanaan terlebih dahulu
  • B. Membaca karya sastra orang lain sebanyak mungkin sebelum memulai menulis
  • C. Menentukan tema, tokoh, dan alur cerita sebagai kerangka tulisan
  • D. Menyunting karya orang lain agar memahami teknik penulisan yang baik
Jawaban: C. Menentukan tema, tokoh, dan alur cerita sebagai kerangka tulisan.
Tahap pramenulis yang tepat mencakup perencanaan unsur-unsur cerita seperti tema, tokoh, dan alur sebagai kerangka karangan, sehingga proses penulisan menjadi lebih terarah dan terstruktur.
48.

Perbedaan mendasar antara legenda dan mite sebagai jenis cerita rakyat terletak pada…

  • A. Legenda selalu menggunakan tokoh binatang, sedangkan mite menggunakan tokoh manusia
  • B. Legenda bersifat tertulis, sedangkan mite selalu disampaikan secara lisan
  • C. Legenda mengandung pesan moral, sedangkan mite tidak mengandung pesan apapun
  • D. Legenda berkaitan dengan asal-usul tempat atau tokoh sejarah, sedangkan mite berkaitan dengan dewa dan alam gaib
Jawaban: D. Legenda berkaitan dengan asal-usul tempat atau tokoh sejarah, sedangkan mite berkaitan dengan dewa dan alam gaib.
Legenda adalah cerita rakyat yang dianggap pernah benar-benar terjadi dan berkaitan dengan asal-usul tempat atau tokoh, sedangkan mite merupakan cerita tentang dewa-dewa dan kejadian-kejadian alam gaib yang dipercaya sebagai kebenaran suci oleh masyarakatnya.
49.

Dalam sebuah naskah drama anak, terdapat petunjuk: “(Budi masuk dengan tergesa-gesa, wajahnya tampak cemas)”. Petunjuk tersebut termasuk unsur drama yang berfungsi untuk…

  • A. Menjelaskan tema utama yang akan diangkat dalam keseluruhan drama
  • B. Mengarahkan akting dan ekspresi pemain agar sesuai karakter tokoh
  • C. Memberikan informasi latar belakang cerita kepada penonton secara langsung
  • D. Merangkum peristiwa yang telah terjadi sebelum drama dimulai
Jawaban: B. Mengarahkan akting dan ekspresi pemain agar sesuai karakter tokoh.
Teks samping (kramagung) seperti petunjuk dalam kurung tersebut berfungsi memberi arahan teknis kepada pemain mengenai cara berakting, berekspresi, dan bergerak agar perwujudan tokoh sesuai dengan yang dimaksudkan pengarang.
50.

Seorang guru melaksanakan kegiatan “Gelar Karya Sastra” di mana siswa kelas IV dan V membacakan puisi, mementaskan drama pendek, dan memamerkan cerita pendek hasil karya mereka. Ditinjau dari konsep apresiasi sastra anak, kegiatan tersebut paling tepat dikelompokkan sebagai…

  • A. Apresiasi produktif karena siswa menghasilkan dan menampilkan karya sastra mereka sendiri
  • B. Apresiasi reseptif karena siswa menerima dan menikmati karya sastra yang ada
  • C. Apresiasi kritis karena siswa membandingkan dan mengevaluasi berbagai karya sastra
  • D. Apresiasi empatik karena siswa merasakan dan menghayati isi karya sastra secara mendalam
Jawaban: A. Apresiasi produktif karena siswa menghasilkan dan menampilkan karya sastra mereka sendiri.
Apresiasi produktif merupakan bentuk apresiasi tertinggi di mana apresiator tidak hanya menikmati atau menganalisis karya sastra, tetapi juga mampu menciptakan dan menampilkan karya sastra sendiri sebagai wujud internalisasi nilai-nilai estetis yang telah diapresiasi.

Mengerjakan soal latihan UT setiap hari, meski hanya sepuluh soal, perlahan akan membentuk ketajaman analisis yang tidak bisa didapat dari membaca modul semalam suntuk. Soal UAS UT bukan tentang siapa yang paling banyak menghafal, melainkan siapa yang paling paham cara berpikir di balik setiap pertanyaan.

Buat ringkasan dengan kata-kata Anda sendiri, gambar hubungan antar konsep dalam satu lembar kertas, dan tanyakan pada diri sendiri: “Jika saya seorang guru SD, bagaimana saya menjelaskan ini kepada murid?” Pendekatan seperti inilah yang akan membuat pemahaman Anda terhadap Soal UT PDGK4109 Bahasa dan Sastra Indonesia di SD benar-benar mengakar.

Perjalanan belajar Anda hingga titik ini bukan hal kecil. Setiap soal ujian UT yang Anda coba, setiap modul yang Anda buka di tengah kesibukan, dan setiap malam yang Anda pilih untuk belajar daripada menyerah adalah bukti nyata kesungguhan Anda. Nilai yang baik adalah bonus, tetapi menjadi pendidik yang benar-benar memahami.

Bagikan:

error: Content is protected !!