'" />

Soalut.com

★★★★★ 4.8 · Gratis · soalut.com
Akses cepat Tanpa browser Gratis 100%

Berhasil diinstall! 🎉

Soalut kini ada di layar utama HP kamu. Selamat belajar!

Soalut.com gratis berkat dukungan kamu. Bantu kami tetap online.

Donasi sekarang

Soal UAS UT PDGK4201 Pembelajaran PKn di SD dan Kunci Jawaban

Soal UAS UT PDGK4201 Pembelajaran PKn di SD dan Kunci Jawaban
Soal UT PDGK4201 Pembelajaran PKn di SD

Salah satu mata kuliah yang patut mendapat perhatian serius adalah PDGK4201 Pembelajaran PKn di SD. Mata kuliah ini berbeda dari yang lain karena ia tidak hanya menguji pengetahuan, tetapi juga menggugah kesadaran. Seorang calon guru SD yang memahami PKn dengan baik, kelak tidak hanya mengajarkan pasal-pasal konstitusi.

Maka, berlatih mengerjakan Soal UT PDGK4201 Pembelajaran PKn di SD adalah investasi waktu yang hasilnya langsung terasa. Kisi-kisi Soal UT membantu Anda memahami arah berpikir yang diharapkan, sementara Soal Latihan UT melatih Anda agar tidak kaget saat berhadapan dengan pertanyaan yang membutuhkan analisis.

Artikel ini disusun untuk menemani persiapan Anda dari awal hingga hari H. Dari pemetaan materi, strategi menghadapi Ujian Tatap Muka (UTM), Ujian Online (UO), hingga Take Home Exam (THE), semua dirangkum agar satu jam belajar Anda hari ini bernilai lebih dari tiga jam belajar tanpa arah.

Catatan: Soal-soal ini akan terus diperbarui mengikuti modul terbaru Universitas Terbuka.

Soal UAS UT PDGK4201 Pembelajaran PKn di SD

1.

Pendidikan Kewarganegaraan di SD memiliki fungsi utama sebagai wahana untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa. Fungsi PKn tersebut sejalan dengan tujuan pendidikan nasional yang tercantum dalam…

  • A. UU No. 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional
  • B. UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
  • C. UU No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen
  • D. UU No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah
Jawaban: B. UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Fungsi dan tujuan PKn di SD mengacu pada UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang menjadi landasan hukum penyelenggaraan pendidikan di Indonesia.
2.

Hakikat Pendidikan Kewarganegaraan di SD adalah mata pelajaran yang berfokus pada pembentukan diri yang beragam dari segi agama, sosial budaya, bahasa, usia, dan suku bangsa untuk menjadi warga negara yang…

  • A. Cerdas, terampil, dan berkarakter sesuai Pancasila dan UUD 1945
  • B. Demokratis, nasionalis, dan berwawasan global
  • C. Patuh hukum, disiplin, dan taat pada peraturan negara
  • D. Religius, mandiri, dan bertanggung jawab terhadap keluarga
Jawaban: A. Cerdas, terampil, dan berkarakter sesuai Pancasila dan UUD 1945.
Hakikat PKn di SD adalah membentuk diri peserta didik menjadi warga negara yang cerdas, terampil, dan berkarakter yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945 sebagaimana dinyatakan dalam BMP modul pertama.
3.

Ruang lingkup materi PKn di SD mencakup beberapa aspek pokok. Aspek yang berkaitan dengan hubungan antara warga negara dengan negara serta sesama warga negara termasuk dalam dimensi…

  • A. Civic knowledge
  • B. Civic disposition
  • C. Civic skills
  • D. Civic values
Jawaban: C. Civic skills.
Civic skills mencakup keterampilan intelektual dan partisipatoris warga negara dalam berinteraksi dengan sesama dan dengan negara, yang merupakan bagian dari ruang lingkup PKn di SD.
4.

PKn sebagai pendidikan nilai dan moral di SD memiliki karakteristik yang membedakannya dari mata pelajaran lain. Salah satu karakteristik tersebut adalah PKn menggunakan pendekatan yang bersifat…

  • A. Behavioristik dan mekanistik
  • B. Kognitif dan akademis semata
  • C. Deduktif dan abstrak
  • D. Holistik yang memadukan aspek kognitif, afektif, dan psikomotor
Jawaban: D. Holistik yang memadukan aspek kognitif, afektif, dan psikomotor.
PKn sebagai pendidikan nilai dan moral menggunakan pendekatan holistik karena nilai dan moral tidak hanya dipahami secara intelektual, tetapi juga dihayati dan diamalkan dalam perilaku nyata.
5.

Dalam standar isi PKn, pendidikan nilai dan moral di SD diintegrasikan ke dalam materi pembelajaran. Nilai-nilai yang dikembangkan dalam PKn bersumber pada…

  • A. Norma agama dan adat istiadat setempat
  • B. Pancasila, UUD 1945, dan norma yang berlaku di masyarakat
  • C. Deklarasi universal hak asasi manusia
  • D. Kebijakan pemerintah daerah dan kearifan lokal
Jawaban: B. Pancasila, UUD 1945, dan norma yang berlaku di masyarakat.
Nilai dan moral yang dikembangkan dalam PKn di SD bersumber pada Pancasila sebagai dasar negara, UUD 1945, serta norma-norma yang hidup dan berlaku di masyarakat Indonesia.
6.

Hubungan interaktif pengembangan nilai dan moral dalam PKn SD menekankan bahwa proses internalisasi nilai tidak berlangsung secara sepihak. Pernyataan yang paling tepat menggambarkan hubungan interaktif tersebut adalah…

  • A. Nilai dikonstruksi bersama antara guru, siswa, dan lingkungan sosial secara timbal balik
  • B. Guru mentransfer nilai kepada siswa melalui ceramah dan hafalan
  • C. Siswa menerima nilai secara pasif dari sumber belajar yang tersedia
  • D. Nilai diberikan oleh otoritas negara kepada warga melalui kurikulum nasional
Jawaban: A. Nilai dikonstruksi bersama antara guru, siswa, dan lingkungan sosial secara timbal balik.
Hubungan interaktif pengembangan nilai dan moral dalam PKn menekankan proses timbal balik antara individu dan lingkungan sosialnya, bukan transfer nilai satu arah dari guru kepada siswa.
7.

Keterkaitan Pendidikan Kewarganegaraan dengan IPS di SD dapat dilihat dari aspek materi yang saling melengkapi. Perbedaan mendasar antara PKn dan IPS terletak pada…

  • A. PKn menggunakan pendekatan inkuiri sedangkan IPS menggunakan pendekatan ekspositori
  • B. PKn mempelajari sejarah bangsa sedangkan IPS mempelajari geografi wilayah
  • C. PKn menekankan pembentukan karakter warga negara sedangkan IPS menekankan pemahaman sosial kemasyarakatan
  • D. PKn bersifat normatif sedangkan IPS bersifat deskriptif dan tidak memiliki kaitan satu sama lain
Jawaban: C. PKn menekankan pembentukan karakter warga negara sedangkan IPS menekankan pemahaman sosial kemasyarakatan.
Meskipun PKn dan IPS memiliki keterkaitan materi, perbedaan mendasarnya adalah PKn lebih menekankan pembentukan watak dan karakter kewarganegaraan, sementara IPS lebih menekankan pemahaman tentang kehidupan sosial masyarakat.
8.

Gambaran umum Pendidikan Kewarganegaraan menunjukkan bahwa mata pelajaran ini memiliki karakteristik khusus dibandingkan mata pelajaran lain. Salah satu karakteristik PKn yang membedakannya adalah PKn merupakan mata pelajaran yang bersifat…

  • A. Monodisipliner karena hanya bersumber dari ilmu politik
  • B. Empiris karena didasarkan pada pengamatan langsung di lapangan
  • C. Eksak karena menggunakan rumus dan perhitungan matematis
  • D. Multidisipliner karena bersumber dari berbagai disiplin ilmu sosial
Jawaban: D. Multidisipliner karena bersumber dari berbagai disiplin ilmu sosial.
PKn bersifat multidisipliner karena materi dan kajiannya bersumber dari berbagai disiplin ilmu seperti ilmu politik, hukum, sosiologi, psikologi, dan moral sehingga tidak monodisipliner.
9.

Hubungan bidang studi PKn dengan mata pelajaran lainnya di SD terjalin secara sinergis. Keterkaitan PKn dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia terutama terletak pada…

  • A. Kesamaan kompetensi dasar yang harus dicapai siswa
  • B. Penggunaan bahasa Indonesia sebagai media komunikasi nilai dan norma kewarganegaraan
  • C. Kesamaan pendekatan pembelajaran berbasis teks
  • D. Penggunaan metode ceramah dalam proses pembelajaran
Jawaban: B. Penggunaan bahasa Indonesia sebagai media komunikasi nilai dan norma kewarganegaraan.
Keterkaitan PKn dengan Bahasa Indonesia terletak pada peran bahasa sebagai media untuk mengkomunikasikan, menyampaikan, dan menginternalisasi nilai serta norma kewarganegaraan kepada peserta didik.
10.

Konsep kepribadian nasional merupakan kajian utama dalam Modul 4. Yang dimaksud dengan kepribadian nasional Indonesia adalah…

  • A. Keseluruhan ciri khas dan sifat yang mencerminkan jati diri bangsa Indonesia yang bersumber pada Pancasila
  • B. Kemampuan bangsa Indonesia dalam menghadapi tantangan global
  • C. Kepatuhan seluruh warga negara terhadap peraturan perundang-undangan
  • D. Kesamaan bahasa, suku, dan budaya seluruh warga Indonesia
Jawaban: A. Keseluruhan ciri khas dan sifat yang mencerminkan jati diri bangsa Indonesia yang bersumber pada Pancasila.
Kepribadian nasional adalah keseluruhan ciri khas, watak, dan sifat yang menjadi identitas jati diri bangsa Indonesia dengan Pancasila sebagai sumbernya dan landasan utamanya.
11.

Prinsip semangat kebangsaan dalam PKn di SD mengajarkan siswa untuk menghargai persatuan dalam keberagaman. Semangat kebangsaan Indonesia pertama kali ditegaskan secara formal dalam peristiwa…

  • A. Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945
  • B. Sidang BPUPKI pertama tahun 1945
  • C. Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928
  • D. Kongres Pemuda I tahun 1926
Jawaban: C. Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928.
Semangat kebangsaan Indonesia pertama kali ditegaskan secara formal dan kolektif melalui Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928, yang menyatakan satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa Indonesia.
12.

Konsep cinta tanah air dalam PKn di SD diajarkan sebagai sikap dan perilaku yang mencerminkan rasa bangga terhadap bangsa dan negara. Cinta tanah air pada siswa SD sebaiknya dikembangkan melalui…

  • A. Menghafal lagu kebangsaan dan teks proklamasi
  • B. Mengikuti upacara bendera setiap hari Senin tanpa memahami maknanya
  • C. Membaca buku sejarah perjuangan bangsa secara rutin
  • D. Pembiasaan sikap menghargai kebudayaan bangsa dan bertindak sesuai nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari
Jawaban: D. Pembiasaan sikap menghargai kebudayaan bangsa dan bertindak sesuai nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Cinta tanah air yang sejati dikembangkan bukan melalui hafalan semata, melainkan melalui pembiasaan sikap dan perilaku nyata dalam kehidupan sehari-hari yang mencerminkan penghargaan terhadap budaya bangsa dan nilai Pancasila.
13.

Bela negara dalam konteks PKn di SD bukan hanya bermakna pertahanan militer, tetapi mencakup dimensi yang lebih luas. Wujud bela negara yang paling sesuai bagi siswa SD adalah…

  • A. Mengikuti latihan kemiliteran secara rutin
  • B. Belajar dengan sungguh-sungguh dan berprestasi untuk kemajuan bangsa
  • C. Mengawasi tindakan warga asing di lingkungan sekitar
  • D. Menolak semua pengaruh budaya luar yang masuk ke Indonesia
Jawaban: B. Belajar dengan sungguh-sungguh dan berprestasi untuk kemajuan bangsa.
Bela negara bagi siswa SD diwujudkan melalui sikap dan tindakan positif sesuai usia, salah satunya adalah belajar dengan sungguh-sungguh agar kelak dapat berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan negara.
14.

Pengertian Hak Asasi Manusia (HAM) secara umum merujuk pada hak yang dimiliki setiap manusia sejak lahir. Berdasarkan konsep dalam modul PKn, HAM bersifat…

  • A. Kondisional dan dapat dicabut oleh negara apabila melanggar hukum
  • B. Relatif dan berbeda tergantung pada kebudayaan masing-masing bangsa
  • C. Universal, kodrati, dan tidak dapat dicabut oleh siapapun
  • D. Parsial dan hanya berlaku bagi warga negara yang memenuhi kewajiban
Jawaban: C. Universal, kodrati, dan tidak dapat dicabut oleh siapapun.
HAM bersifat universal artinya berlaku bagi semua manusia tanpa terkecuali, bersifat kodrati artinya dimiliki sejak lahir, dan tidak dapat dicabut oleh siapapun termasuk negara.
15.

HAM dalam Undang-Undang Dasar 1945 diatur secara eksplisit dalam beberapa pasal. Pasal dalam UUD 1945 yang secara khusus memuat tentang hak atas pendidikan adalah…

  • A. Pasal 31 ayat 1
  • B. Pasal 28A
  • C. Pasal 27 ayat 2
  • D. Pasal 29 ayat 2
Jawaban: A. Pasal 31 ayat 1.
Pasal 31 ayat 1 UUD 1945 secara tegas menyatakan bahwa setiap warga negara berhak mendapat pendidikan, yang merupakan salah satu hak asasi yang dijamin konstitusi.
16.

Seorang siswa SD mengalami kekerasan fisik dari gurunya di sekolah. Berdasarkan kajian HAM dalam PKn, tindakan guru tersebut melanggar hak anak yang dilindungi oleh…

  • A. Kode etik guru Indonesia
  • B. Peraturan sekolah dan tata tertib kelas
  • C. Kurikulum nasional dan standar kompetensi guru
  • D. UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan ketentuan HAM
Jawaban: D. UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan ketentuan HAM.
Tindakan kekerasan terhadap anak merupakan pelanggaran hak anak yang dilindungi oleh UU Perlindungan Anak dan ketentuan HAM, karena setiap anak berhak mendapat perlindungan dari kekerasan dan perlakuan tidak manusiawi.
17.

Pengertian hukum menurut konsep yang dibahas dalam PKn SD mencakup unsur-unsur tertentu. Unsur yang membedakan hukum dari norma sosial lainnya adalah hukum memiliki…

  • A. Nilai moral yang disepakati oleh masyarakat
  • B. Sanksi yang bersifat memaksa dan dijalankan oleh alat negara
  • C. Kepercayaan masyarakat yang diwariskan secara turun-temurun
  • D. Panduan perilaku yang bersumber dari ajaran agama tertentu
Jawaban: B. Sanksi yang bersifat memaksa dan dijalankan oleh alat negara.
Unsur yang membedakan hukum dari norma sosial lainnya adalah adanya sanksi yang tegas, bersifat memaksa, dan pelaksanaannya dijalankan oleh alat-alat kekuasaan negara secara resmi.
18.

Penegakan hukum di Indonesia menghadapi berbagai tantangan nyata. Salah satu faktor penghambat penegakan hukum yang berkaitan dengan mentalitas aparat adalah…

  • A. Kurangnya jumlah undang-undang yang mengatur kehidupan masyarakat
  • B. Rendahnya anggaran negara untuk lembaga penegak hukum
  • C. Praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme dalam lembaga penegak hukum
  • D. Terlalu banyaknya jumlah lembaga penegak hukum yang ada
Jawaban: C. Praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme dalam lembaga penegak hukum.
Praktik KKN di dalam lembaga penegak hukum merupakan faktor penghambat utama penegakan hukum yang berkaitan dengan mentalitas aparat, sehingga keadilan sulit diwujudkan secara konsisten.
19.

Dalam pembelajaran PKn, seorang guru membahas kasus korupsi dana bantuan sosial yang dilakukan oleh pejabat daerah. Kasus tersebut paling tepat dikategorikan sebagai pelanggaran terhadap…

  • A. Hukum pidana dan norma keadilan sosial bagi seluruh rakyat
  • B. Hukum adat dan kearifan lokal masyarakat setempat
  • C. Norma kesopanan yang berlaku di lingkungan pemerintahan
  • D. Peraturan internal lembaga pemerintahan saja
Jawaban: A. Hukum pidana dan norma keadilan sosial bagi seluruh rakyat.
Korupsi dana bantuan sosial merupakan tindak pidana yang melanggar hukum pidana sekaligus mencederai prinsip keadilan sosial karena merampas hak-hak rakyat yang seharusnya menerima manfaat dari dana tersebut.
20.

Konsep demokrasi yang diajarkan dalam PKn SD mencakup pengertian dasar demokrasi sebagai sistem pemerintahan. Secara etimologis, kata “demokrasi” berasal dari bahasa Yunani yang berarti…

  • A. Pemerintahan oleh para cendekiawan
  • B. Kebebasan berpendapat bagi semua warga
  • C. Pemerintahan yang berdasarkan hukum
  • D. Pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat
Jawaban: D. Pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.
Kata demokrasi berasal dari bahasa Yunani “demos” yang berarti rakyat dan “kratos” yang berarti kekuasaan atau pemerintahan, sehingga demokrasi bermakna kekuasaan yang berasal dari dan diperuntukkan bagi rakyat.
21.

Pendidikan demokrasi dalam PKn dinyatakan sebagai esensi dari mata pelajaran PKn itu sendiri. Alasan utama mengapa PKn disebut sebagai wahana pendidikan demokrasi adalah karena PKn…

  • A. Mengajarkan prosedur pemilihan umum kepada siswa sejak dini
  • B. Memuat materi tentang sejarah demokrasi di Indonesia
  • C. Membentuk karakter dan kompetensi warga negara yang demokratis melalui pembiasaan nilai demokrasi
  • D. Menyiapkan siswa untuk menjadi anggota partai politik di masa depan
Jawaban: C. Membentuk karakter dan kompetensi warga negara yang demokratis melalui pembiasaan nilai demokrasi.
PKn disebut sebagai esensi pendidikan demokrasi karena tujuan utamanya adalah membentuk karakter demokratis pada peserta didik melalui pembiasaan nilai-nilai demokrasi dalam kehidupan sehari-hari di sekolah maupun masyarakat.
22.

Sekolah sebagai laboratorium demokrasi berarti sekolah menjadi tempat praktik nyata nilai-nilai demokrasi. Contoh kegiatan di SD yang paling mencerminkan fungsi sekolah sebagai laboratorium demokrasi adalah…

  • A. Guru menentukan semua peraturan kelas tanpa melibatkan siswa
  • B. Pemilihan ketua kelas secara demokratis dengan suara terbanyak
  • C. Kepala sekolah memutuskan program sekolah tanpa rapat dewan guru
  • D. Siswa diwajibkan mengikuti semua kegiatan yang ditetapkan sekolah tanpa boleh bertanya
Jawaban: B. Pemilihan ketua kelas secara demokratis dengan suara terbanyak.
Pemilihan ketua kelas secara demokratis merupakan contoh nyata praktik demokrasi di lingkungan sekolah, di mana siswa belajar memilih dan dipilih secara bebas, jujur, dan bertanggung jawab sebagaimana hakikat demokrasi.
23.

Konsep Nilai, Moral, dan Norma (KNMN) dalam PKn memiliki hubungan yang erat dengan tuntutan perilaku warga negara. Norma yang bersumber dari aturan agama dan pelanggaran terhadapnya mendapat sanksi dari Tuhan disebut norma…

  • A. Kesopanan
  • B. Kesusilaan
  • C. Hukum
  • D. Agama
Jawaban: D. Agama.
Norma agama adalah norma yang bersumber dari ajaran agama, bersifat mutlak, dan sanksi bagi pelanggarnya bersifat ukhrawi atau berasal dari Tuhan, berbeda dengan norma hukum yang sanksinya datang dari negara.
24.

Konsep, Nilai, Moral, dan Norma (KNMN) dalam hubungannya dengan sesama warga negara menekankan pentingnya hidup harmonis dalam keberagaman. Sikap yang paling mencerminkan penerapan KNMN dalam hubungan antarwarga negara adalah…

  • A. Menghormati perbedaan pendapat dan menyelesaikan konflik melalui musyawarah
  • B. Memaksakan pendapat pribadi demi kepentingan bersama
  • C. Mengutamakan kepentingan kelompok sendiri di atas kepentingan bersama
  • D. Menghindari interaksi dengan warga yang berbeda suku dan agama
Jawaban: A. Menghormati perbedaan pendapat dan menyelesaikan konflik melalui musyawarah.
Penerapan KNMN dalam hubungan antarwarga negara diwujudkan melalui sikap saling menghormati perbedaan dan mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan perbedaan sesuai nilai Pancasila.
25.

KNMN dalam pengembangan komitmen bela negara menekankan bahwa bela negara bukan hanya kewajiban militer. Komitmen bela negara yang paling sesuai dengan nilai-nilai KNMN bagi warga sipil adalah…

  • A. Menyebarluaskan berita negatif tentang negara lain di media sosial
  • B. Mengikuti wajib militer meskipun tidak ada ancaman nyata
  • C. Berperan aktif dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di kehidupan sehari-hari
  • D. Menolak segala bentuk kerja sama dengan negara asing
Jawaban: C. Berperan aktif dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di kehidupan sehari-hari.
Komitmen bela negara bagi warga sipil dalam konteks KNMN diwujudkan melalui peran aktif menjaga persatuan bangsa, bukan semata-mata melalui tindakan militer atau sikap konfrontatif terhadap pihak lain.
26.

Model Pembelajaran PKn Tematis di Kelas I, II, dan III SD/MI dirancang sesuai karakteristik perkembangan anak usia dini. Alasan utama penggunaan pendekatan tematik di kelas rendah SD adalah karena anak usia tersebut…

  • A. Lebih mudah mempelajari mata pelajaran secara terpisah dan sistematis
  • B. Memandang dunia secara holistik dan belum mampu memisahkan konsep secara parsial
  • C. Belum memiliki kemampuan membaca dan menulis sama sekali
  • D. Lebih tertarik pada pelajaran menghafal dibandingkan pemahaman konsep
Jawaban: B. Memandang dunia secara holistik dan belum mampu memisahkan konsep secara parsial.
Pendekatan tematik digunakan di kelas rendah SD karena karakteristik psikologis anak usia tersebut yang memandang dunia secara menyeluruh dan belum berkembang kemampuannya untuk memilah pengetahuan dalam disiplin ilmu terpisah.
27.

Dalam perencanaan Model Pembelajaran PKn Tematis di SD, guru perlu memilih tema yang sesuai. Kriteria utama pemilihan tema dalam pembelajaran tematik PKn di kelas rendah adalah tema harus…

  • A. Bersumber dari buku teks nasional yang sudah disahkan pemerintah
  • B. Dipilih oleh kepala sekolah berdasarkan visi misi sekolah
  • C. Mengikuti perkembangan isu politik nasional yang sedang terjadi
  • D. Dekat dengan kehidupan nyata siswa, bermakna, dan mampu mengaitkan beberapa mata pelajaran
Jawaban: D. Dekat dengan kehidupan nyata siswa, bermakna, dan mampu mengaitkan beberapa mata pelajaran.
Tema dalam pembelajaran tematik PKn harus dipilih berdasarkan kedekatan dengan kehidupan siswa agar bermakna dan mampu mengintegrasikan beberapa mata pelajaran secara alami dan kontekstual.
28.

Model Pembelajaran PKn Tematis di SD kelas I, II, dan III memiliki perbedaan dengan kelas tinggi. Perbedaan mendasar antara model pembelajaran PKn di kelas rendah dengan kelas tinggi terletak pada…

  • A. Kelas rendah menggunakan pendekatan tematik terintegrasi sedangkan kelas tinggi mulai menggunakan pendekatan berbasis mata pelajaran
  • B. Kelas rendah tidak menggunakan buku teks sedangkan kelas tinggi menggunakan buku teks
  • C. Kelas rendah tidak memerlukan penilaian formal sedangkan kelas tinggi menggunakan penilaian standar
  • D. Kelas rendah diajarkan oleh guru khusus PKn sedangkan kelas tinggi diajarkan guru kelas
Jawaban: A. Kelas rendah menggunakan pendekatan tematik terintegrasi sedangkan kelas tinggi mulai menggunakan pendekatan berbasis mata pelajaran.
Perbedaan utama adalah bahwa kelas I-III menggunakan pembelajaran tematik terpadu karena karakteristik perkembangan kognitif anak, sedangkan kelas IV-VI mulai beralih ke pendekatan mata pelajaran yang lebih terstruktur.
29.

Model Pembelajaran PKn SD Berbasis Portofolio dirancang untuk mengembangkan kompetensi kewarganegaraan melalui investigasi masalah nyata. Langkah pertama dalam model pembelajaran berbasis portofolio adalah…

  • A. Membuat laporan tertulis tentang masalah yang dipilih
  • B. Mempresentasikan portofolio di depan kelas
  • C. Mengidentifikasi masalah yang ada di lingkungan sekitar siswa
  • D. Mengumpulkan data dari sumber pemerintah secara langsung
Jawaban: C. Mengidentifikasi masalah yang ada di lingkungan sekitar siswa.
Langkah pertama dalam model pembelajaran PKn berbasis portofolio adalah mengidentifikasi masalah yang ada di lingkungan nyata siswa, karena masalah tersebut menjadi fokus investigasi dan produk portofolio yang akan dikembangkan.
30.

Model Pembelajaran PKn Berbasis Portofolio di Kelas IV, V, dan VI mengharuskan siswa mengumpulkan bukti-bukti hasil belajar. Portofolio dalam konteks pembelajaran PKn SD berfungsi sebagai…

  • A. Dokumen administratif untuk keperluan akreditasi sekolah
  • B. Sarana pengembangan kompetensi kewarganegaraan sekaligus alat penilaian autentik
  • C. Pengganti ujian tertulis yang dianggap terlalu memberatkan siswa
  • D. Kumpulan foto kegiatan siswa selama satu semester pelajaran
Jawaban: B. Sarana pengembangan kompetensi kewarganegaraan sekaligus alat penilaian autentik.
Portofolio dalam PKn berfungsi ganda, yaitu sebagai sarana untuk mengembangkan kompetensi kewarganegaraan secara aktif sekaligus sebagai instrumen penilaian autentik yang menilai proses dan hasil belajar siswa secara menyeluruh.
31.

Warga negara yang cerdas dalam konteks PKn memiliki karakteristik tertentu. Karakteristik utama warga negara yang cerdas menurut kajian dalam modul PKn adalah…

  • A. Memiliki indeks prestasi akademik yang tinggi di semua bidang ilmu
  • B. Mampu berbicara beberapa bahasa asing dengan fasih
  • C. Menguasai teknologi informasi dan komunikasi terkini
  • D. Memiliki pengetahuan kewarganegaraan yang memadai untuk berpartisipasi secara efektif dalam kehidupan berbangsa
Jawaban: D. Memiliki pengetahuan kewarganegaraan yang memadai untuk berpartisipasi secara efektif dalam kehidupan berbangsa.
Warga negara yang cerdas dalam konteks PKn adalah mereka yang memiliki civic knowledge yang memadai sehingga mampu berpartisipasi secara aktif dan efektif dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
32.

Warga negara yang partisipatif merupakan salah satu karakteristik warga negara ideal dalam PKn. Partisipasi warga negara yang paling bermakna dalam konteks demokrasi adalah partisipasi yang…

  • A. Didasari kesadaran, pengetahuan, dan tanggung jawab sebagai warga negara
  • B. Dilakukan atas perintah dan instruksi dari pejabat pemerintah
  • C. Dilaksanakan hanya pada saat pemilihan umum berlangsung
  • D. Bertujuan untuk memperoleh keuntungan pribadi dari kebijakan publik
Jawaban: A. Didasari kesadaran, pengetahuan, dan tanggung jawab sebagai warga negara.
Partisipasi warga negara yang bermakna dalam demokrasi adalah partisipasi yang tumbuh dari kesadaran diri, dilandasi pengetahuan yang cukup, dan dilakukan dengan rasa tanggung jawab terhadap kepentingan bersama.
33.

Karakteristik warga negara yang bertanggung jawab dalam modul PKn mencakup dimensi tanggung jawab terhadap diri sendiri, keluarga, masyarakat, dan negara. Sikap berikut yang paling mencerminkan warga negara yang bertanggung jawab terhadap negara adalah…

  • A. Membayar pajak hanya apabila diperiksa oleh petugas pajak
  • B. Menghindari tugas sosial karena dianggap membuang waktu
  • C. Membayar pajak dengan tepat waktu dan mematuhi peraturan yang berlaku
  • D. Mengutamakan kepentingan pribadi di atas kepentingan umum dalam segala situasi
Jawaban: C. Membayar pajak dengan tepat waktu dan mematuhi peraturan yang berlaku.
Warga negara yang bertanggung jawab terhadap negara tercermin dari ketaatan memenuhi kewajiban seperti membayar pajak secara tepat waktu dan mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku.
34.

Warga negara yang religius dan penuh toleransi merupakan tujuan pembentukan karakter dalam PKn. Toleransi antaragama yang sejati dalam konteks Bhinneka Tunggal Ika diwujudkan melalui sikap…

  • A. Mencampurkan semua ajaran agama menjadi satu kepercayaan baru
  • B. Menghormati pemeluk agama lain tanpa mengintervensi keyakinan mereka
  • C. Mengikuti ibadah semua agama sebagai bentuk solidaritas sosial
  • D. Menganggap semua agama memiliki ajaran yang identik satu sama lain
Jawaban: B. Menghormati pemeluk agama lain tanpa mengintervensi keyakinan mereka.
Toleransi antaragama yang sejati adalah menghormati hak setiap orang untuk memeluk dan menjalankan keyakinannya tanpa campur tangan atau paksaan, bukan dengan menyamakan atau mencampurkan ajaran agama yang berbeda.
35.

Konsep dan prinsip penilaian PKn SD/MI harus sesuai dengan karakteristik mata pelajaran PKn. Prinsip penilaian yang paling sesuai dengan karakteristik PKn sebagai pendidikan nilai dan moral adalah penilaian yang…

  • A. Hanya mengukur penguasaan konsep kognitif melalui tes tertulis
  • B. Dilaksanakan hanya pada akhir semester secara formal
  • C. Mengutamakan penilaian hafalan terhadap pasal-pasal dalam UUD 1945
  • D. Komprehensif mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotor secara terpadu
Jawaban: D. Komprehensif mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotor secara terpadu.
Penilaian PKn yang sesuai karakteristiknya harus komprehensif mencakup ketiga aspek: pengetahuan (kognitif), sikap dan nilai (afektif), serta keterampilan (psikomotor) karena PKn bertujuan membentuk warga negara secara menyeluruh.
36.

Berbagai alat penilaian dalam PKn SD/MI dapat digunakan untuk mengukur kompetensi siswa secara komprehensif. Alat penilaian yang paling tepat untuk mengukur aspek afektif atau sikap siswa dalam PKn adalah…

  • A. Lembar observasi dan skala sikap
  • B. Tes pilihan ganda dengan empat alternatif jawaban
  • C. Tes uraian dengan pertanyaan analitis tentang sejarah kebangsaan
  • D. Tes lisan tentang pasal-pasal dalam UUD 1945
Jawaban: A. Lembar observasi dan skala sikap.
Aspek afektif yang berkaitan dengan sikap dan nilai paling tepat diukur menggunakan lembar observasi dan skala sikap, bukan dengan tes tertulis yang lebih cocok untuk mengukur aspek kognitif.
37.

Model-model alat penilaian PKn SD/MI mencakup berbagai jenis yang disesuaikan dengan tujuan pembelajaran. Tes yang mengharuskan siswa memilih satu jawaban benar dari beberapa alternatif jawaban yang tersedia disebut tes…

  • A. Isian singkat
  • B. Uraian terbatas
  • C. Pilihan ganda
  • D. Menjodohkan
Jawaban: C. Pilihan ganda.
Tes pilihan ganda adalah jenis tes objektif di mana siswa diminta memilih satu jawaban yang benar atau paling tepat dari sejumlah alternatif pilihan jawaban yang telah disediakan oleh pembuat soal.
38.

Penggunaan model alat penilaian PKn SD/MI berbasis portofolio memiliki keunggulan dibandingkan penilaian konvensional. Keunggulan utama penilaian portofolio dalam PKn adalah…

  • A. Lebih mudah dan cepat dalam proses pemeriksaan oleh guru
  • B. Tidak memerlukan rubrik penilaian yang rinci dan terstandar
  • C. Dapat menghemat biaya penggandaan soal ujian secara massal
  • D. Menggambarkan perkembangan belajar siswa secara menyeluruh dan berkesinambungan
Jawaban: D. Menggambarkan perkembangan belajar siswa secara menyeluruh dan berkesinambungan.
Keunggulan utama penilaian portofolio adalah kemampuannya mendokumentasikan dan menggambarkan perkembangan belajar siswa dari waktu ke waktu secara komprehensif, bukan hanya mengukur hasil pada satu titik waktu tertentu.
39.

Karakteristik warga negara Indonesia dalam konteks individu yang berbhineka tunggal ika menekankan keseimbangan antara identitas individual dan identitas nasional. Semboyan “Bhinneka Tunggal Ika” secara harfiah bermakna…

  • A. Bersatu dalam perbedaan untuk menggapai kemajuan bersama
  • B. Berbeda-beda tetapi tetap satu jua
  • C. Satu nusa, satu bangsa, satu bahasa Indonesia
  • D. Persatuan Indonesia di atas segala perbedaan yang ada
Jawaban: B. Berbeda-beda tetapi tetap satu jua.
Bhinneka Tunggal Ika merupakan semboyan bangsa Indonesia yang secara harfiah berasal dari Kitab Sutasoma karya Mpu Tantular, yang bermakna berbeda-beda tetapi tetap satu jua, mencerminkan persatuan dalam keberagaman.
40.

Dalam pembelajaran PKn, seorang guru menggunakan pendekatan berbasis portofolio untuk kelas V SD. Siswa diminta menginvestigasi masalah sampah di lingkungan sekolah dan menyusun usulan kebijakan. Kegiatan tersebut mengembangkan kompetensi…

  • A. Civic skills partisipatif, yaitu kemampuan berpartisipasi dalam pemecahan masalah publik
  • B. Civic knowledge, yaitu penguasaan pengetahuan tentang ilmu lingkungan hidup
  • C. Civic disposition negatif karena mengkritik kondisi lingkungan sekolah
  • D. Kompetensi akademis bidang sains dan teknologi lingkungan
Jawaban: A. Civic skills partisipatif, yaitu kemampuan berpartisipasi dalam pemecahan masalah publik.
Kegiatan menginvestigasi masalah nyata dan menyusun usulan kebijakan merupakan latihan civic skills partisipatif, di mana siswa belajar berperan aktif dalam mengidentifikasi dan mencarikan solusi terhadap masalah di lingkungan publiknya.
41.

Guru kelas III SD mengajarkan tema “Kebersamaan” yang mengintegrasikan PKn dengan mata pelajaran lainnya. Kompetensi PKn yang paling tepat dikembangkan dalam tema tersebut adalah…

  • A. Memahami mekanisme pemilihan umum di Indonesia
  • B. Menganalisis sistem pemerintahan daerah berdasarkan UUD 1945
  • C. Menerapkan sikap kerja sama, tolong-menolong, dan menghargai perbedaan dalam kehidupan sehari-hari
  • D. Mengidentifikasi pasal-pasal HAM dalam UUD 1945 hasil amandemen
Jawaban: C. Menerapkan sikap kerja sama, tolong-menolong, dan menghargai perbedaan dalam kehidupan sehari-hari.
Tema “Kebersamaan” di kelas III SD paling relevan mengembangkan kompetensi PKn yang berkaitan dengan nilai-nilai sosial seperti kerja sama dan saling menghargai, sesuai dengan perkembangan usia dan pendekatan tematik.
42.

Analisis terhadap dua pendekatan penilaian PKn menunjukkan perbedaan mendasar. Perbedaan penilaian tradisional dengan penilaian autentik dalam PKn SD terletak pada…

  • A. Penilaian tradisional lebih mahal biayanya dibandingkan penilaian autentik
  • B. Penilaian autentik hanya digunakan untuk mata pelajaran eksak
  • C. Penilaian tradisional lebih valid karena menggunakan instrumen yang sudah baku
  • D. Penilaian tradisional menekankan hasil akhir sedangkan penilaian autentik menekankan proses dan hasil secara menyeluruh
Jawaban: D. Penilaian tradisional menekankan hasil akhir sedangkan penilaian autentik menekankan proses dan hasil secara menyeluruh.
Perbedaan mendasar antara kedua pendekatan penilaian adalah bahwa penilaian tradisional berfokus pada produk atau hasil akhir, sementara penilaian autentik menilai proses belajar sekaligus hasilnya dalam konteks nyata.
43.

Keterkaitan PKn dengan IPS di SD dapat dianalisis dari perspektif tujuan dan materi. Persamaan antara PKn dan IPS yang membuat keduanya sering dikaitkan adalah keduanya sama-sama bertujuan untuk…

  • A. Mengembangkan kemampuan hitung dan analisis data statistik sosial
  • B. Mempersiapkan peserta didik menjadi warga masyarakat yang baik dan bertanggung jawab
  • C. Melatih siswa menjadi peneliti ilmu sosial yang profesional
  • D. Mengajarkan keterampilan teknis dalam bidang pemerintahan lokal
Jawaban: B. Mempersiapkan peserta didik menjadi warga masyarakat yang baik dan bertanggung jawab.
Persamaan mendasar PKn dan IPS adalah keduanya bertujuan mempersiapkan peserta didik menjadi warga masyarakat yang baik, bertanggung jawab, dan mampu berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
44.

Seorang guru PKn menganalisis kasus seorang siswa yang menolak berdiskusi dengan teman yang berbeda agama. Berdasarkan kajian warga negara yang religius dan penuh toleransi, sikap siswa tersebut menunjukkan kurangnya…

  • A. Pemahaman bahwa toleransi adalah sikap menghargai tanpa harus menyamakan keyakinan
  • B. Pengetahuan tentang ajaran agama yang dipeluknya
  • C. Keterampilan berkomunikasi dalam bahasa Indonesia yang baik
  • D. Motivasi akademis untuk berprestasi di sekolah
Jawaban: A. Pemahaman bahwa toleransi adalah sikap menghargai tanpa harus menyamakan keyakinan.
Sikap menolak berdiskusi dengan teman berbeda agama mencerminkan kurangnya pemahaman tentang hakikat toleransi, yaitu menghargai dan menerima perbedaan keyakinan tanpa harus menyetujui atau menyamakan keyakinan tersebut.
45.

Konsep penegakan hukum di Indonesia menunjukkan bahwa semua warga negara memiliki kedudukan yang sama di depan hukum. Prinsip tersebut dikenal dengan istilah…

  • A. Supremasi parlemen
  • B. Trias politika
  • C. Equality before the law
  • D. Presumption of innocence
Jawaban: C. Equality before the law.
Prinsip bahwa semua warga negara berkedudukan sama di hadapan hukum dikenal sebagai equality before the law, yang merupakan salah satu pilar utama dalam konsep negara hukum dan penegakan hukum yang berkeadilan.
46.

Dalam konteks PKn di SD, seorang guru menerapkan model pembelajaran berbasis portofolio untuk kelas VI. Salah satu langkah penting dalam model ini adalah “show case” atau pameran portofolio. Tujuan utama kegiatan show case dalam model pembelajaran ini adalah…

  • A. Memberikan nilai akhir kepada siswa secara langsung oleh kepala sekolah
  • B. Memperindah tampilan kelas dengan karya-karya siswa yang menarik
  • C. Mengevaluasi kemampuan membaca nyaring siswa di depan umum
  • D. Melatih siswa mempresentasikan dan mempertahankan hasil investigasi mereka secara demokratis
Jawaban: D. Melatih siswa mempresentasikan dan mempertahankan hasil investigasi mereka secara demokratis.
Kegiatan show case dalam model pembelajaran berbasis portofolio bertujuan melatih siswa untuk menyajikan dan mempertahankan hasil kerja mereka di depan publik, sekaligus mengembangkan keterampilan berdemokrasi secara langsung.
47.

Dalam kajian modul PKn tentang KNMN dalam hubungannya dengan warga negara, nilai diartikan sebagai sesuatu yang dianggap berharga dan menjadi landasan perilaku. Perbedaan antara nilai dan norma yang paling tepat adalah…

  • A. Nilai bersifat tertulis sedangkan norma bersifat tidak tertulis
  • B. Nilai bersifat abstrak sebagai keyakinan tentang yang baik sedangkan norma adalah aturan konkret tentang perilaku yang diharapkan
  • C. Nilai hanya berlaku di lingkungan keluarga sedangkan norma berlaku di lingkungan masyarakat
  • D. Nilai berasal dari negara sedangkan norma berasal dari masyarakat adat setempat
Jawaban: B. Nilai bersifat abstrak sebagai keyakinan tentang yang baik sedangkan norma adalah aturan konkret tentang perilaku yang diharapkan.
Nilai merupakan konsep abstrak berupa keyakinan atau standar tentang apa yang baik dan benar, sedangkan norma merupakan perwujudan nilai yang lebih konkret dalam bentuk aturan atau kaidah perilaku yang berlaku di masyarakat.
48.

Seorang kepala sekolah mengamati bahwa nilai ujian PKn siswa di sekolahnya tinggi, namun perilaku siswa sehari-hari tidak mencerminkan nilai-nilai yang diajarkan. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran PKn selama ini gagal mencapai tujuan pada dimensi…

  • A. Kognitif, karena siswa tidak memahami materi dengan baik
  • B. Psikomotorik, karena siswa tidak terampil dalam kegiatan akademis
  • C. Afektif, karena nilai yang dipelajari tidak terinternalisasi dalam perilaku nyata
  • D. Kognitif tingkat tinggi, karena siswa tidak mampu menganalisis nilai-nilai PKn
Jawaban: C. Afektif, karena nilai yang dipelajari tidak terinternalisasi dalam perilaku nyata.
Ketika nilai ujian tinggi tetapi perilaku tidak mencerminkan nilai yang diajarkan, ini menunjukkan kegagalan pada dimensi afektif, yaitu proses internalisasi nilai sehingga nilai tersebut tidak menjadi bagian dari sikap dan perilaku sehari-hari siswa.
49.

Perbandingan antara model pembelajaran PKn tematik di kelas rendah dengan model berbasis portofolio di kelas tinggi menunjukkan perbedaan dalam orientasi hasil belajar. Manakah pernyataan yang paling tepat menggambarkan perbedaan tersebut?

  • A. Model tematik lebih berorientasi pada pembentukan fondasi sikap dan nilai, sedangkan model portofolio lebih berorientasi pada partisipasi aktif dalam pemecahan masalah nyata
  • B. Model tematik digunakan di kelas tinggi sedangkan model portofolio digunakan di kelas rendah
  • C. Model tematik menghasilkan produk portofolio sedangkan model portofolio menghasilkan produk tematik
  • D. Kedua model tersebut identik dan tidak memiliki perbedaan yang berarti dalam praktiknya
Jawaban: A. Model tematik lebih berorientasi pada pembentukan fondasi sikap dan nilai, sedangkan model portofolio lebih berorientasi pada partisipasi aktif dalam pemecahan masalah nyata.
Perbedaan orientasi kedua model mencerminkan perkembangan psikologis anak, di mana kelas rendah membutuhkan fondasi nilai melalui tematik, sementara kelas tinggi sudah siap berpartisipasi aktif memecahkan masalah publik melalui model portofolio.
50.

Seorang guru PKn kelas IV diminta menilai perkembangan kompetensi kewarganegaraan siswa secara komprehensif. Guru tersebut menggunakan kombinasi catatan anekdot, rubrik kinerja, dan jurnal refleksi siswa. Pendekatan penilaian yang diterapkan guru tersebut paling sesuai dengan prinsip penilaian…

  • A. Normatif karena membandingkan prestasi satu siswa dengan siswa lainnya
  • B. Sumatif karena dilakukan hanya pada akhir unit pembelajaran
  • C. Diagnostik karena bertujuan menemukan kesulitan belajar siswa sebelum pembelajaran
  • D. Autentik dan berkelanjutan karena menggunakan beragam instrumen untuk menilai proses dan perkembangan siswa
Jawaban: D. Autentik dan berkelanjutan karena menggunakan beragam instrumen untuk menilai proses dan perkembangan siswa.
Kombinasi berbagai instrumen penilaian seperti catatan anekdot, rubrik kinerja, dan jurnal refleksi mencerminkan prinsip penilaian autentik dan berkelanjutan yang menilai perkembangan kompetensi siswa secara menyeluruh dan berkesinambungan.

Ada perbedaan besar antara mahasiswa yang belajar untuk lulus dan mahasiswa yang belajar untuk paham. Yang pertama mengejar angka, yang kedua membangun fondasi. Dengan tekun mengerjakan Soal UAS UT PDGK4201 Pembelajaran PKn di SD, Anda tidak hanya membiasakan diri dengan pola Soal Ujian UT.

Tidak peduli format ujian yang Anda hadapi, apakah Ujian Tatap Muka (UTM) dengan suasana ruang ujian yang menegangkan, Ujian Online (UO) yang menuntut kemandirian penuh, atau Take Home Exam (THE) yang membutuhkan kemampuan menganalisis secara mendalam.

Anda sudah melangkah sejauh ini. Bank Soal UT sudah Anda pelajari, Soal UAS UT sudah Anda latih, dan materinya sudah Anda gumuli. Sekarang waktunya percaya pada proses itu. Nilai yang baik adalah konsekuensi alami dari belajar yang dilakukan dengan sepenuh hati.

Bagikan:

error: Content is protected !!