Soalut.com

★★★★★ 4.8 · Gratis · soalut.com
Akses cepat Tanpa browser Gratis 100%

Berhasil diinstall! 🎉

Soalut kini ada di layar utama HP kamu. Selamat belajar!

Soalut.com gratis berkat dukungan kamu. Bantu kami tetap online.

Donasi sekarang

Soal UAS UT SKOM4317 Psikologi Komunikasi dan Kunci Jawaban

Soal UAS UT SKOM4317 Psikologi Komunikasi dan Kunci Jawaban
Soal UT SKOM4317 Psikologi Komunikasi

Mata kuliah SKOM4317 Psikologi Komunikasi hadir dengan bobot yang tidak bisa dianggap enteng. Mata kuliah ini mengajak mahasiswa menyelami cara manusia memproses pesan, membangun persepsi, hingga membentuk perilaku melalui komunikasi.

Maka tidak berlebihan jika menyebut latihan Soal UT SKOM4317 Psikologi Komunikasi sebagai investasi terbaik menjelang ujian. Kisi-kisi Soal UT yang dipelajari secara rutin akan mengasah kepekaan Anda terhadap pola pertanyaan.

Bank Soal UT yang tersedia di sini dirancang sebagai teman belajar yang menemani setiap sesi persiapan Anda. Mulai dari gambaran materi inti, simulasi Soal Ujian UT, hingga tips menghadapi berbagai format ujian seperti Ujian Tatap Muka (UTM), Ujian Online (UO), dan Take Home Exam (THE.

Catatan: Soal-soal ini akan terus diperbarui mengikuti modul terbaru Universitas Terbuka.

Soal UAS UT SKOM4317 Psikologi Komunikasi

1.

Psikologi secara etimologis berasal dari bahasa Yunani “psyche” dan “logos” yang berarti…

  • A. Ilmu tentang perilaku dan tindakan manusia
  • B. Ilmu tentang jiwa atau pikiran
  • C. Ilmu tentang komunikasi antarmanusia
  • D. Ilmu tentang emosi dan perasaan
Jawaban: B. Ilmu tentang jiwa atau pikiran.
Kata “psyche” berarti jiwa dan “logos” berarti ilmu, sehingga psikologi secara harfiah adalah ilmu yang mempelajari jiwa atau pikiran manusia.
2.

Definisi psikologi yang menekankan pada perilaku yang dapat diamati dan diukur secara objektif dikenal sebagai pendekatan…

  • A. Behaviorisme
  • B. Humanisme
  • C. Psikoanalisis
  • D. Kognitivisme
Jawaban: A. Behaviorisme.
Pendekatan behaviorisme berfokus pada perilaku yang dapat diamati dan diukur, menolak kajian terhadap hal-hal yang tidak dapat diobservasi seperti kesadaran batin.
3.

Psikologi komunikasi dapat didefinisikan sebagai ilmu yang mempelajari…

  • A. Proses penyampaian pesan melalui media massa kepada khalayak luas
  • B. Teknik persuasi dalam kegiatan komunikasi publik
  • C. Pengaruh kejiwaan dalam proses komunikasi antarpribadi maupun kelompok
  • D. Strategi komunikasi dalam organisasi formal
Jawaban: C. Pengaruh kejiwaan dalam proses komunikasi antarpribadi maupun kelompok.
Psikologi komunikasi mengkaji aspek psikologis yang memengaruhi bagaimana individu mengirim, menerima, dan memaknai pesan dalam berbagai konteks komunikasi.
4.

Ruang lingkup psikologi komunikasi mencakup kajian tentang bagaimana individu memproses informasi dalam komunikasi. Hal ini menunjukkan keterkaitan psikologi komunikasi dengan bidang…

  • A. Sosiologi dan antropologi
  • B. Linguistik dan semiotika
  • C. Ilmu politik dan ekonomi
  • D. Psikologi kognitif dan ilmu komunikasi
Jawaban: D. Psikologi kognitif dan ilmu komunikasi.
Psikologi komunikasi berada di persimpangan antara psikologi kognitif yang mengkaji pemrosesan informasi dan ilmu komunikasi yang mengkaji proses penyampaian pesan.
5.

Pendekatan psikoanalisis dalam memahami perilaku manusia pertama kali dikemukakan oleh…

  • A. Abraham Maslow
  • B. Sigmund Freud
  • C. Carl Rogers
  • D. B.F. Skinner
Jawaban: B. Sigmund Freud.
Sigmund Freud adalah tokoh utama psikoanalisis yang menekankan peran alam bawah sadar, dorongan libido, dan konflik internal dalam membentuk perilaku manusia.
6.

Pendekatan humanistik dalam psikologi menekankan bahwa manusia memiliki kemampuan untuk…

  • A. Merespons stimulus secara otomatis tanpa pertimbangan sadar
  • B. Dikendalikan sepenuhnya oleh dorongan bawah sadar
  • C. Berkembang secara positif dan mencapai potensi diri secara penuh
  • D. Memproses informasi layaknya komputer secara sistematis
Jawaban: C. Berkembang secara positif dan mencapai potensi diri secara penuh.
Pendekatan humanistik memandang manusia sebagai makhluk yang pada dasarnya baik dan mampu tumbuh menuju aktualisasi diri, bukan sekadar merespons stimulus atau dorongan bawah sadar.
7.

Dalam konteks psikologi komunikasi, perilaku manusia yang dipengaruhi oleh faktor biologis seperti gen dan hormon termasuk dalam kategori faktor…

  • A. Personal internal
  • B. Situasional eksternal
  • C. Sosial budaya
  • D. Normatif kelompok
Jawaban: A. Personal internal.
Faktor biologis seperti gen dan hormon merupakan bagian dari faktor personal internal yang bersumber dari dalam diri individu dan memengaruhi perilakunya.
8.

Teori belajar sosial Bandura menekankan bahwa perilaku manusia terbentuk melalui…

  • A. Penguatan positif dan negatif yang diberikan secara langsung
  • B. Dorongan naluri yang bersifat bawaan sejak lahir
  • C. Proses pematangan biologis yang terjadi secara alami
  • D. Pengamatan dan peniruan terhadap perilaku orang lain
Jawaban: D. Pengamatan dan peniruan terhadap perilaku orang lain.
Bandura menekankan bahwa manusia belajar melalui observasi dan modeling, yaitu mengamati perilaku orang lain dan menirunya, bukan hanya melalui pengalaman langsung.
9.

Faktor situasional yang memengaruhi perilaku manusia mencakup aspek berikut, kecuali…

  • A. Tekanan norma sosial dari lingkungan
  • B. Tingkat kecerdasan intelektual individu
  • C. Kondisi fisik lingkungan sekitar
  • D. Kehadiran orang lain dalam situasi tertentu
Jawaban: B. Tingkat kecerdasan intelektual individu.
Kecerdasan intelektual merupakan faktor personal yang berasal dari dalam diri individu, bukan faktor situasional yang bersumber dari lingkungan eksternal.
10.

Seorang karyawan tiba-tiba berperilaku agresif setelah mendapat tekanan dari atasannya. Berdasarkan pendekatan psikologi, perilaku ini paling tepat dijelaskan melalui…

  • A. Teori naluri yang bersifat bawaan
  • B. Pendekatan humanistik tentang aktualisasi diri
  • C. Teori frustrasi-agresi sebagai respons terhadap hambatan
  • D. Teori kognitif tentang pemrosesan informasi
Jawaban: C. Teori frustrasi-agresi sebagai respons terhadap hambatan.
Teori frustrasi-agresi menjelaskan bahwa agresi muncul sebagai respons terhadap frustrasi yang timbul ketika individu terhambat dalam mencapai tujuannya, seperti tekanan dari atasan.
11.

Sensasi dalam konteks psikologi komunikasi merujuk pada proses…

  • A. Penerimaan rangsangan dari lingkungan melalui organ indera
  • B. Pemaknaan dan penafsiran terhadap rangsangan yang diterima
  • C. Penyimpanan informasi dalam memori jangka panjang
  • D. Pengorganisasian pengalaman menjadi pola yang bermakna
Jawaban: A. Penerimaan rangsangan dari lingkungan melalui organ indera.
Sensasi adalah tahap pertama dalam penerimaan informasi, yakni saat organ indera menangkap stimulus dari lingkungan sebelum diproses lebih lanjut menjadi persepsi.
12.

Perbedaan utama antara sensasi dan persepsi terletak pada…

  • A. Jenis organ indera yang digunakan dalam proses penerimaan
  • B. Kecepatan respon individu terhadap rangsangan dari luar
  • C. Intensitas rangsangan yang mampu diterima oleh indera
  • D. Proses penafsiran dan pemberian makna pada rangsangan yang diterima
Jawaban: D. Proses penafsiran dan pemberian makna pada rangsangan yang diterima.
Sensasi hanya menerima rangsangan secara fisik, sedangkan persepsi melibatkan proses kognitif untuk menafsirkan dan memberi makna pada rangsangan tersebut.
13.

Faktor yang berasal dari dalam diri individu dan memengaruhi persepsi disebut faktor…

  • A. Eksternal atau struktural
  • B. Internal atau fungsional
  • C. Kontekstual situasional
  • D. Normatif lingkungan
Jawaban: B. Internal atau fungsional.
Faktor fungsional atau internal meliputi kebutuhan, pengalaman, emosi, dan motivasi individu yang memengaruhi cara seseorang memersepsikan suatu objek atau peristiwa.
14.

Memori jangka pendek (short-term memory) berbeda dari memori jangka panjang dalam hal…

  • A. Jenis informasi yang dapat disimpan, apakah verbal atau visual
  • B. Mekanisme pengkodean yang digunakan saat menerima informasi baru
  • C. Kapasitas penyimpanan dan durasi bertahannya informasi
  • D. Bagian otak yang bertanggung jawab memproses informasi tersebut
Jawaban: C. Kapasitas penyimpanan dan durasi bertahannya informasi.
Memori jangka pendek memiliki kapasitas terbatas dan durasi singkat, sedangkan memori jangka panjang memiliki kapasitas yang jauh lebih besar dan dapat bertahan dalam jangka waktu yang sangat panjang.
15.

Dalam proses berpikir, seorang mahasiswa menggunakan konsep-konsep yang telah dipelajari untuk memecahkan masalah baru. Proses ini disebut…

  • A. Berpikir produktif atau kreatif
  • B. Berpikir reproduktif atau konvergen
  • C. Berpikir asosiatif tanpa arah
  • D. Berpikir autistik atau imajinatif
Jawaban: A. Berpikir produktif atau kreatif.
Berpikir produktif melibatkan penggunaan pengetahuan yang ada untuk menghasilkan solusi atau ide baru, berbeda dengan berpikir reproduktif yang hanya mengulang cara berpikir yang telah dipelajari.
16.

Konsep diri (self-concept) dalam psikologi komunikasi merujuk pada…

  • A. Penilaian orang lain terhadap kemampuan dan kepribadian seseorang
  • B. Standar norma yang ditetapkan masyarakat terhadap perilaku individu
  • C. Kemampuan individu untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan sosial
  • D. Gambaran dan penilaian individu tentang dirinya sendiri secara keseluruhan
Jawaban: D. Gambaran dan penilaian individu tentang dirinya sendiri secara keseluruhan.
Konsep diri adalah persepsi individu tentang siapa dirinya, mencakup dimensi fisik, sosial, dan psikologis yang terbentuk dari pengalaman dan interaksi dengan lingkungan.
17.

Komponen konsep diri yang merujuk pada bagaimana seseorang ingin dipandang oleh orang lain disebut…

  • A. Diri ideal (ideal self)
  • B. Diri yang dipresentasikan (presented self)
  • C. Diri nyata (real self)
  • D. Diri sosial (social self)
Jawaban: B. Diri yang dipresentasikan (presented self).
Diri yang dipresentasikan adalah gambaran diri yang sengaja ditampilkan individu kepada orang lain, seringkali berbeda dari diri nyata atau diri ideal.
18.

Kognisi sosial tentang diri berkaitan dengan cara individu memproses informasi mengenai dirinya. Proses ini erat kaitannya dengan konsep…

  • A. Konformitas sosial dalam kelompok
  • B. Disonansi kognitif antara sikap dan perilaku
  • C. Skema diri sebagai kerangka pengolahan informasi personal
  • D. Teori pertukaran sosial dalam hubungan interpersonal
Jawaban: C. Skema diri sebagai kerangka pengolahan informasi personal.
Skema diri adalah struktur kognitif yang membantu individu mengorganisasikan dan menginterpretasikan informasi tentang dirinya sendiri berdasarkan pengalaman masa lalu.
19.

Seorang remaja menilai dirinya sebagai orang yang tidak menarik meskipun banyak teman memujinya. Penilaian negatif ini mencerminkan rendahnya…

  • A. Harga diri (self-esteem)
  • B. Konsistensi diri (self-consistency)
  • C. Keterbukaan diri (self-disclosure)
  • D. Pengawasan diri (self-monitoring)
Jawaban: A. Harga diri (self-esteem).
Harga diri adalah evaluasi keseluruhan individu terhadap nilai dirinya sendiri. Penilaian negatif terhadap diri meskipun ada umpan balik positif menunjukkan harga diri yang rendah.
20.

Inferensi sosial adalah proses di mana individu…

  • A. Menyesuaikan perilakunya dengan norma yang berlaku dalam kelompok
  • B. Mengekspresikan pendapat secara terbuka kepada orang lain
  • C. Membandingkan dirinya dengan orang lain untuk menilai kemampuan sendiri
  • D. Menarik kesimpulan tentang orang lain berdasarkan informasi yang terbatas
Jawaban: D. Menarik kesimpulan tentang orang lain berdasarkan informasi yang terbatas.
Inferensi sosial adalah kemampuan kognitif untuk menyimpulkan karakteristik, niat, atau perasaan orang lain dari isyarat yang tersedia, meskipun informasinya tidak lengkap.
21.

Atribusi internal terjadi ketika seseorang menjelaskan perilaku orang lain dengan mengacu pada…

  • A. Kondisi lingkungan dan tekanan situasional yang dihadapi
  • B. Sifat, kemampuan, atau kepribadian yang dimiliki orang tersebut
  • C. Norma budaya yang berlaku dalam masyarakat sekitarnya
  • D. Kebetulan atau faktor keberuntungan yang tidak terduga
Jawaban: B. Sifat, kemampuan, atau kepribadian yang dimiliki orang tersebut.
Atribusi internal merujuk pada penjelasan perilaku yang bersumber dari disposisi pribadi pelaku, seperti sifat, kepribadian, atau kemampuan yang melekat pada dirinya.
22.

Kesalahan atribusi fundamental (fundamental attribution error) menggambarkan kecenderungan seseorang untuk…

  • A. Melebih-lebihkan peran situasi dan meremehkan peran disposisi orang lain
  • C. Menyalahkan diri sendiri atas kegagalan yang dialami orang lain
  • C. Melebih-lebihkan peran disposisi dan meremehkan peran situasi orang lain
  • D. Memberikan atribusi yang sama untuk perilaku diri sendiri dan orang lain
Jawaban: C. Melebih-lebihkan peran disposisi dan meremehkan peran situasi orang lain.
Kesalahan atribusi fundamental adalah bias kognitif di mana orang cenderung menilai perilaku orang lain berdasarkan faktor kepribadian internal dan mengabaikan pengaruh faktor situasional.
23.

Teori atribusi Kelley menggunakan tiga kriteria untuk menentukan penyebab suatu perilaku, yaitu konsistensi, kekhususan (distinctiveness), dan…

  • A. Konsensus
  • B. Intensitas
  • C. Relevansi
  • D. Validitas
Jawaban: A. Konsensus.
Kelley mengajukan model kovariansi yang menggunakan tiga dimensi, yaitu konsistensi (apakah perilaku terjadi berulang), kekhususan (apakah hanya terjadi pada objek tertentu), dan konsensus (apakah orang lain juga berperilaku sama).
24.

Sikap (attitude) dalam psikologi sosial didefinisikan sebagai…

  • A. Tindakan nyata yang dilakukan individu dalam kehidupan sehari-hari
  • B. Aturan perilaku yang ditetapkan oleh kelompok sosial tertentu
  • C. Reaksi emosional sesaat terhadap suatu peristiwa yang terjadi
  • D. Kecenderungan untuk merespons suatu objek secara positif atau negatif secara konsisten
Jawaban: D. Kecenderungan untuk merespons suatu objek secara positif atau negatif secara konsisten.
Sikap adalah predisposisi yang relatif stabil untuk mengevaluasi suatu objek, orang, atau situasi secara positif atau negatif, yang mencakup komponen kognitif, afektif, dan konatif.
25.

Komponen afektif dalam struktur sikap merujuk pada…

  • A. Keyakinan dan pengetahuan seseorang tentang objek sikap
  • B. Perasaan suka atau tidak suka terhadap objek sikap
  • C. Kecenderungan bertindak terhadap objek sikap tertentu
  • D. Penilaian rasional atas manfaat dan kerugian suatu objek
Jawaban: B. Perasaan suka atau tidak suka terhadap objek sikap.
Komponen afektif adalah dimensi emosional dari sikap yang mencakup perasaan positif atau negatif yang dirasakan seseorang terhadap objek tertentu.
26.

Teori disonansi kognitif Festinger menjelaskan bahwa seseorang akan termotivasi untuk mengubah sikapnya ketika…

  • A. Mendapat tekanan langsung dari figur otoritas yang dipercaya
  • B. Mengamati perilaku orang lain yang bertentangan dengan keyakinannya
  • C. Merasakan ketidakkonsistenan antara keyakinan dan perilakunya sendiri
  • D. Mendapatkan informasi baru yang sesuai dengan pandangan yang sudah ada
Jawaban: C. Merasakan ketidakkonsistenan antara keyakinan dan perilakunya sendiri.
Disonansi kognitif adalah ketidaknyamanan psikologis yang muncul saat individu merasakan inkonsistensi antara dua kognisi atau antara kognisi dan perilakunya, mendorongnya untuk mencapai konsistensi.
27.

Perubahan sikap yang terjadi karena individu secara sadar menyesuaikan pendapatnya dengan pendapat kelompok tanpa meyakininya disebut…

  • A. Kepatuhan (compliance)
  • B. Identifikasi (identification)
  • C. Internalisasi (internalization)
  • D. Konformitas spontan
Jawaban: A. Kepatuhan (compliance).
Kepatuhan adalah perubahan perilaku atau sikap yang tampak secara lahiriah karena tekanan sosial, bukan karena keyakinan pribadi, sehingga bersifat sementara.
28.

Rute periferal dalam model elaborasi kemungkinan (Elaboration Likelihood Model) terjadi ketika individu mengubah sikapnya berdasarkan…

  • A. Evaluasi mendalam terhadap argumen dan bukti yang disampaikan
  • B. Pertimbangan logis atas konsekuensi dari setiap pilihan yang ada
  • C. Analisis kritis terhadap kualitas dan validitas pesan persuasif
  • D. Isyarat permukaan seperti daya tarik sumber atau jumlah argumen
Jawaban: D. Isyarat permukaan seperti daya tarik sumber atau jumlah argumen.
Rute periferal terjadi ketika motivasi atau kemampuan untuk memproses pesan rendah, sehingga individu menggunakan isyarat sederhana seperti kredibilitas atau penampilan komunikator.
29.

Atraksi interpersonal merujuk pada…

  • A. Kemampuan seseorang untuk mempengaruhi orang lain secara emosional
  • B. Kecenderungan untuk menyukai dan mendekati individu lain
  • C. Proses pembentukan norma dalam hubungan kelompok
  • D. Keterampilan berkomunikasi secara verbal dan nonverbal
Jawaban: B. Kecenderungan untuk menyukai dan mendekati individu lain.
Atraksi interpersonal adalah ketertarikan positif terhadap orang lain yang mendorong keinginan untuk membangun atau mempertahankan hubungan dengannya.
30.

Faktor kedekatan fisik (proximity) memengaruhi atraksi interpersonal karena…

  • A. Orang yang dekat secara fisik cenderung memiliki kepribadian serupa
  • B. Jarak fisik yang dekat mengurangi persaingan antara individu
  • C. Kedekatan meningkatkan frekuensi interaksi sehingga memperbesar kemungkinan terbentuknya rasa suka
  • D. Orang yang berdekatan secara fisik memiliki tujuan hidup yang sama
Jawaban: C. Kedekatan meningkatkan frekuensi interaksi sehingga memperbesar kemungkinan terbentuknya rasa suka.
Efek mere exposure menjelaskan bahwa semakin sering seseorang bertemu dan berinteraksi dengan orang lain akibat kedekatan fisik, semakin besar kemungkinan terbentuknya atraksi.
31.

Teori pertukaran sosial dalam hubungan interpersonal menyatakan bahwa seseorang mempertahankan hubungan ketika…

  • A. Manfaat yang diperoleh melebihi atau setara dengan pengorbanan yang dikeluarkan
  • B. Tingkat kesamaan nilai dan kepribadian dengan pasangan sangat tinggi
  • C. Hubungan tersebut mendapatkan pengakuan dan persetujuan sosial dari lingkungan
  • D. Kedua belah pihak memiliki latar belakang budaya dan pendidikan yang serupa
Jawaban: A. Manfaat yang diperoleh melebihi atau setara dengan pengorbanan yang dikeluarkan.
Teori pertukaran sosial menyatakan bahwa individu mengevaluasi hubungan berdasarkan kalkulasi untung-rugi, dan akan mempertahankan hubungan selama hasilnya menguntungkan atau setidaknya seimbang.
32.

Model penetrasi sosial Altman dan Taylor menggambarkan perkembangan hubungan interpersonal melalui proses…

  • A. Peningkatan frekuensi pertemuan yang bertahap secara terencana
  • B. Penyesuaian gaya komunikasi dengan norma sosial yang berlaku
  • C. Pembagian peran dan tanggung jawab dalam hubungan secara merata
  • D. Pengungkapan diri yang semakin mendalam dan luas dari waktu ke waktu
Jawaban: D. Pengungkapan diri yang semakin mendalam dan luas dari waktu ke waktu.
Model penetrasi sosial menggunakan metafora bawang berlapis untuk menjelaskan bahwa hubungan berkembang melalui pengungkapan diri yang semakin luas (keluasan) dan mendalam (kedalaman).
33.

Pengaruh sosial yang terjadi ketika individu mengubah perilakunya karena adanya permintaan eksplisit dari orang lain disebut…

  • A. Konformitas
  • B. Kepatuhan
  • C. Ketaatan
  • D. Internalisasi
Jawaban: B. Kepatuhan.
Kepatuhan terjadi sebagai respons terhadap permintaan langsung dari individu lain, berbeda dengan konformitas yang merespons tekanan kelompok dan ketaatan yang merespons perintah otoritas.
34.

Eksperimen Milgram tentang ketaatan terhadap otoritas menunjukkan bahwa sebagian besar partisipan bersedia memberikan sengatan listrik berbahaya karena…

  • A. Mereka memiliki kepribadian yang agresif dan sadistis
  • B. Mereka tidak memahami bahaya dari sengatan listrik tersebut
  • C. Adanya tekanan otoritas yang kuat dari sosok peneliti berjas putih
  • D. Mereka menyetujui tujuan penelitian yang dianggap ilmiah
Jawaban: C. Adanya tekanan otoritas yang kuat dari sosok peneliti berjas putih.
Temuan Milgram menunjukkan bahwa kehadiran figur otoritas yang legitimatif mampu mendorong individu normal untuk melakukan tindakan yang bertentangan dengan nurani mereka.
35.

Konformitas dalam kelompok paling kuat terjadi ketika individu menghadapi situasi…

  • A. Ambigus di mana standar kebenaran tidak jelas dan bergantung pada orang lain
  • B. Kompetitif di mana setiap anggota berusaha tampil paling menonjol
  • C. Kooperatif di mana semua anggota bekerja menuju tujuan yang sama
  • D. Konflik di mana terdapat perbedaan pendapat yang tajam antar anggota
Jawaban: A. Ambigus di mana standar kebenaran tidak jelas dan bergantung pada orang lain.
Ketika situasi ambigu, individu cenderung menggunakan orang lain sebagai referensi untuk menentukan respons yang tepat, sehingga konformitas meningkat secara signifikan.
36.

Perilaku kelompok yang ditandai dengan kehilangan identitas individu dalam massa sehingga muncul perilaku impulsif disebut…

  • A. Groupthink
  • B. Polarisasi kelompok
  • C. Fasilitasi sosial
  • D. Deindividuasi
Jawaban: D. Deindividuasi.
Deindividuasi adalah kondisi psikologis di mana individu kehilangan kesadaran diri dan rasa tanggung jawab pribadi dalam situasi massa, yang dapat mendorong perilaku impulsif atau antisosial.
37.

Groupthink dalam dinamika kelompok terjadi ketika anggota kelompok mengutamakan…

  • A. Kompetisi internal untuk mendapatkan posisi terbaik dalam kelompok
  • B. Kohesivitas dan kesepakatan di atas evaluasi kritis terhadap keputusan
  • C. Kepentingan individu di atas kepentingan kolektif kelompok
  • D. Informasi dari luar kelompok sebagai dasar pengambilan keputusan
Jawaban: B. Kohesivitas dan kesepakatan di atas evaluasi kritis terhadap keputusan.
Groupthink terjadi pada kelompok yang sangat kohesif di mana tekanan untuk bersepakat menekan pemikiran kritis, sehingga menghasilkan keputusan yang buruk.
38.

Fasilitasi sosial menjelaskan fenomena di mana kehadiran orang lain cenderung meningkatkan performa individu pada tugas yang…

  • A. Baru, kompleks, dan belum pernah dipelajari sebelumnya
  • B. Memerlukan kreativitas tinggi dan pemikiran inovatif
  • C. Sederhana atau sudah dikuasai dengan baik oleh individu
  • D. Bersifat abstrak dan membutuhkan konsentrasi penuh
Jawaban: C. Sederhana atau sudah dikuasai dengan baik oleh individu.
Fasilitasi sosial meningkatkan performa pada tugas yang sudah dikuasai (dominant response), tetapi justru menghambat performa pada tugas yang sulit atau baru dipelajari.
39.

Komunikasi massa berbeda dari komunikasi interpersonal karena komunikasi massa…

  • A. Menggunakan media teknis untuk menjangkau khalayak yang luas dan heterogen
  • B. Hanya berlangsung satu arah tanpa kemungkinan adanya umpan balik
  • C. Dilakukan secara tatap muka langsung antara pengirim dan penerima
  • D. Pesannya selalu bersifat hiburan dan tidak bersifat informatif
Jawaban: A. Menggunakan media teknis untuk menjangkau khalayak yang luas dan heterogen.
Ciri utama komunikasi massa adalah digunakannya media teknologi untuk menyebarkan pesan kepada khalayak yang besar, tersebar, dan beragam secara demografis.
40.

Khalayak (audience) dalam sistem komunikasi massa memiliki karakteristik utama, yaitu…

  • A. Homogen, terorganisir, dan saling mengenal satu sama lain
  • B. Aktif secara langsung dalam proses produksi pesan media
  • C. Terbatas jumlahnya dan memiliki identitas yang jelas bagi komunikator
  • D. Besar, heterogen, anonim, dan tersebar secara geografis
Jawaban: D. Besar, heterogen, anonim, dan tersebar secara geografis.
Khalayak komunikasi massa bercirikan jumlah yang besar, keragaman latar belakang, anonimitas relatif terhadap komunikator, serta tersebar di berbagai lokasi geografis.
41.

Teori penggunaan dan kepuasan (uses and gratifications) menempatkan khalayak sebagai pihak yang…

  • A. Pasif dalam menerima pesan dan mudah dipengaruhi media
  • B. Aktif dalam memilih media berdasarkan kebutuhan dan motivasi pribadi
  • C. Tidak memiliki kemampuan kritis dalam mengevaluasi konten media
  • D. Dipengaruhi secara seragam tanpa mempertimbangkan perbedaan individu
Jawaban: B. Aktif dalam memilih media berdasarkan kebutuhan dan motivasi pribadi.
Teori uses and gratifications menekankan bahwa khalayak bersifat aktif dan selektif dalam menggunakan media untuk memenuhi kebutuhan kognitif, afektif, integratif, dan eskapisme mereka.
42.

Efek agenda setting media massa menyatakan bahwa media berperan dalam…

  • A. Menentukan secara langsung sikap dan perilaku khalayak terhadap isu tertentu
  • B. Memberikan hiburan yang dapat mengalihkan perhatian khalayak dari masalah nyata
  • C. Memengaruhi isu mana yang dianggap penting oleh khalayak dalam kehidupan sehari-hari
  • D. Mendistribusikan informasi secara merata ke seluruh lapisan masyarakat
Jawaban: C. Memengaruhi isu mana yang dianggap penting oleh khalayak dalam kehidupan sehari-hari.
Agenda setting menjelaskan bahwa media tidak memberi tahu kita apa yang harus dipikirkan, tetapi memberi tahu kita apa yang harus dipikirkan, dengan menonjolkan isu-isu tertentu.
43.

Teori kultivasi Gerbner berfokus pada efek terpaan media televisi jangka panjang yang menyebabkan penonton…

  • A. Memandang realitas sosial sesuai dengan gambaran yang ditampilkan televisi secara berulang
  • B. Mengalami penurunan kemampuan berpikir kritis secara bertahap
  • C. Meningkat tingkat agresivitasnya secara langsung setelah menonton konten kekerasan
  • D. Menjadi lebih selektif dalam memilih program televisi yang ditonton
Jawaban: A. Memandang realitas sosial sesuai dengan gambaran yang ditampilkan televisi secara berulang.
Teori kultivasi menyatakan bahwa penonton berat televisi cenderung mengonstruksi gambaran dunia yang sesuai dengan representasi yang sering ditampilkan di layar, seperti menganggap dunia lebih berbahaya dari kenyataannya.
44.

Efek priming dalam konteks komunikasi massa merujuk pada…

  • A. Kemampuan media untuk mengubah nilai-nilai budaya secara mendasar
  • B. Pengaruh jangka panjang dari paparan media terhadap persepsi dunia
  • C. Proses di mana khalayak secara aktif menolak pesan yang bertentangan dengan sikapnya
  • D. Aktivasi konsep atau kategori kognitif tertentu yang memengaruhi penilaian berikutnya
Jawaban: D. Aktivasi konsep atau kategori kognitif tertentu yang memengaruhi penilaian berikutnya.
Priming terjadi ketika paparan terhadap konten media mengaktifkan skema atau konsep kognitif yang kemudian digunakan sebagai kerangka acuan untuk mengevaluasi informasi atau peristiwa selanjutnya.
45.

Dalam konteks psikologi komunikasi, model S-O-R (Stimulus-Organism-Response) menekankan bahwa respons individu terhadap pesan bergantung pada…

  • A. Intensitas dan frekuensi stimulus yang diterima dari lingkungan
  • B. Kondisi psikologis individu yang memediasi antara stimulus dan respons
  • C. Karakteristik fisik saluran komunikasi yang digunakan
  • D. Latar belakang budaya komunikator yang menyampaikan pesan
Jawaban: B. Kondisi psikologis individu yang memediasi antara stimulus dan respons.
Model S-O-R memasukkan variabel Organism (kondisi psikologis, kognitif, dan emosional individu) sebagai mediator yang menentukan bagaimana stimulus diproses dan menghasilkan respons tertentu.
46.

Seorang reporter meliput berita bencana alam secara terus-menerus selama beberapa bulan. Ia mulai merasakan kelelahan emosional yang mendalam. Kondisi ini dalam psikologi komunikasi disebut…

  • A. Disonansi kognitif akibat konflik peran
  • B. Deindividuasi dalam situasi kerja lapangan
  • C. Kelelahan welas asih (compassion fatigue)
  • D. Efek kultivasi dari paparan konten negatif berulang
Jawaban: C. Kelelahan welas asih (compassion fatigue).
Compassion fatigue adalah kondisi kelelahan emosional yang dialami individu yang terus-menerus terpapar pada penderitaan orang lain, umum terjadi pada jurnalis, pekerja sosial, dan tenaga medis.
47.

Framing dalam komunikasi massa merujuk pada cara media…

  • A. Membingkai dan menyajikan isu sehingga memengaruhi interpretasi khalayak
  • B. Menentukan jadwal dan frekuensi penayangan program tertentu
  • C. Menyaring informasi berdasarkan nilai berita yang ditetapkan redaksi
  • D. Menyederhanakan pesan agar dapat dipahami oleh semua segmen khalayak
Jawaban: A. Membingkai dan menyajikan isu sehingga memengaruhi interpretasi khalayak.
Framing adalah proses di mana media memilih aspek tertentu dari realitas untuk ditonjolkan, memberikan definisi, interpretasi, dan evaluasi tertentu yang membentuk cara khalayak memahami suatu isu.
48.

Seorang pemilih yang awalnya mendukung kandidat A kemudian mengubah pilihannya setelah menonton debat di televisi. Perubahan ini paling tepat dijelaskan oleh teori…

  • A. Kultivasi yang menekankan efek paparan jangka panjang
  • B. Ketergantungan media yang berfokus pada kebutuhan informasi
  • C. Agenda setting yang menentukan isu yang dianggap penting
  • D. Perubahan sikap melalui rute sentral dengan evaluasi argumen yang mendalam
Jawaban: D. Perubahan sikap melalui rute sentral dengan evaluasi argumen yang mendalam.
Menonton debat dan mengubah pilihan berdasarkan isi argumen kandidat mencerminkan proses rute sentral dalam ELM, di mana individu melakukan evaluasi mendalam terhadap kualitas pesan yang diterima.
49.

Analisis yang membandingkan antara pengaruh media massa terhadap khalayak aktif dengan khalayak pasif paling tepat menggunakan pendekatan…

  • A. Teori kultivasi yang berfokus pada efek jangka panjang dari paparan televisi
  • B. Teori uses and gratifications yang membedakan peran aktif dan pasif khalayak
  • C. Model jarum hipodermik yang menekankan efek langsung dan seragam media
  • D. Teori agenda setting yang berfokus pada seleksi isu oleh media
Jawaban: B. Teori uses and gratifications yang membedakan peran aktif dan pasif khalayak.
Teori uses and gratifications secara eksplisit mengakui perbedaan antara khalayak yang aktif mencari kepuasan dan khalayak yang lebih pasif, menjadikannya kerangka paling relevan untuk perbandingan tersebut.
50.

Ketika seseorang membaca berita negatif tentang suatu kelompok etnis dan kemudian mengembangkan sikap prasangka terhadap kelompok tersebut, proses ini menggambarkan keterkaitan antara…

  • A. Efek kultivasi dan pembentukan konsep diri individu
  • B. Fasilitasi sosial dan perubahan perilaku kelompok
  • C. Framing media dan pembentukan stereotip melalui kognisi sosial
  • D. Teori pertukaran sosial dan pembentukan atraksi interpersonal
Jawaban: C. Framing media dan pembentukan stereotip melalui kognisi sosial.
Cara media membingkai kelompok tertentu secara berulang (framing) dapat mengaktifkan dan memperkuat skema kognitif negatif, yang pada akhirnya membentuk stereotip dan prasangka melalui proses kognisi sosial.

Satu hal yang membedakan mahasiswa yang berhasil dengan yang sekadar berharap adalah kebiasaan berlatih secara terstruktur. Mengerjakan Soal UAS UT SKOM4317 Psikologi Komunikasi secara berkala bukan rutinitas membosankan, melainkan cara paling jujur untuk mengukur di mana posisi pemahaman Anda sebenarnya berdiri.

Persiapan yang Anda lakukan hari ini adalah cerminan dari seberapa serius Anda menghargai proses. Setiap Soal Latihan UT yang Anda kerjakan, setiap halaman modul yang Anda telaah, dan setiap malam yang Anda dedikasikan untuk belajar.

Bagikan:

error: Content is protected !!