Soalut.com gratis berkat dukungan kamu. Bantu kami tetap online.

Donasi sekarang

Soal UAS UT SKOM4436 Metode Penelitian Komunikasi dan Kunci Jawaban

Soal UAS UT SKOM4436 Metode Penelitian Komunikasi dan Kunci Jawaban
Soal UT SKOM4436 Metode Penelitian Komunikasi

Menghadapi Ujian Akhir Semester di Universitas Terbuka bukan sekadar soal hafalan, melainkan uji kemampuan nyata mahasiswa dalam menyerap materi secara mandiri. Tumpukan modul yang harus dikuasai sering kali membuat mahasiswa kewalahan jika tidak memiliki strategi belajar.

Mata kuliah ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan berpikir ilmiah dan sistematis dalam dunia komunikasi. Soal UAS UT SKOM4436 Metode Penelitian Komunikasi menuntut pemahaman mendalam, bukan sekadar membaca permukaan materi.

Berlatih menggunakan Soal Latihan UT adalah langkah paling cerdas yang bisa kamu ambil sebelum hari ujian tiba. Latihan rutin membantu kamu mengenali pola pertanyaan, mengukur pemahaman, sekaligus melatih kecepatan menjawab.

Catatan: Soal-soal ini akan terus diperbarui mengikuti modul terbaru Universitas Terbuka.

Soal UAS UT SKOM4436 Metode Penelitian Komunikasi

1.

Komunikasi disebut sebagai bidang kajian ilmiah karena memiliki objek studi yang dapat diteliti secara sistematis. Apa yang menjadi ciri utama suatu bidang kajian dapat disebut ilmiah?

  • A. Menggunakan bahasa yang kompleks dan sulit dipahami
  • B. Memiliki metode yang terstruktur, sistematis, dan dapat diuji
  • C. Hanya dipelajari di perguruan tinggi ternama
  • D. Dikembangkan oleh ilmuwan dari negara maju
B. Memiliki metode yang terstruktur, sistematis, dan dapat diuji
2.

Dalam metode ilmiah, langkah yang dilakukan setelah merumuskan hipotesis adalah…

  • A. Mengumpulkan data lapangan
  • B. Menarik kesimpulan akhir
  • C. Menentukan topik penelitian
  • D. Melakukan publikasi hasil penelitian
A. Mengumpulkan data lapangan
3.

Penelitian komunikasi mencakup berbagai ruang lingkup kajian. Manakah yang BUKAN termasuk ruang lingkup penelitian komunikasi?

  • A. Komunikasi antarpribadi
  • B. Komunikasi massa
  • C. Komunikasi organisasi
  • D. Komunikasi dalam bidang teknik mesin
D. Komunikasi dalam bidang teknik mesin
4.

Paradigma positivisme dalam penelitian komunikasi beranggapan bahwa realitas sosial bersifat…

  • A. Subjektif dan tergantung pada persepsi individu
  • B. Objektif, tunggal, dan dapat diukur secara empiris
  • C. Jamak dan dikonstruksi secara sosial
  • D. Tidak dapat diobservasi secara langsung
B. Objektif, tunggal, dan dapat diukur secara empiris
5.

Pendekatan penelitian yang bertujuan untuk menguji teori dan menggunakan angka serta statistik dalam analisisnya disebut pendekatan…

  • A. Interpretatif
  • B. Kritis
  • C. Kuantitatif
  • D. Etnografi
C. Kuantitatif
6.

Salah satu prinsip dasar penelitian kuantitatif adalah objektivitas. Apa makna objektivitas dalam konteks ini?

  • A. Peneliti boleh memasukkan nilai pribadi dalam analisis data
  • B. Hasil penelitian harus dapat direplikasi dan tidak dipengaruhi bias peneliti
  • C. Penelitian hanya dilakukan oleh satu orang saja
  • D. Data tidak perlu diverifikasi karena bersifat numerik
B. Hasil penelitian harus dapat direplikasi dan tidak dipengaruhi bias peneliti
7.

Karakteristik utama yang membedakan penelitian kuantitatif dari penelitian kualitatif adalah…

  • A. Penelitian kuantitatif tidak memerlukan tinjauan pustaka
  • B. Penelitian kuantitatif menggunakan instrumen baku dan data terukur
  • C. Penelitian kuantitatif hanya cocok untuk ilmu alam
  • D. Penelitian kuantitatif selalu menggunakan wawancara mendalam
B. Penelitian kuantitatif menggunakan instrumen baku dan data terukur
8.

Dalam penelitian kuantitatif, hipotesis nol (H₀) menyatakan bahwa…

  • A. Terdapat pengaruh signifikan antara variabel bebas dan variabel terikat
  • B. Penelitian tidak memiliki tujuan yang jelas
  • C. Tidak ada hubungan atau perbedaan yang signifikan antara variabel yang diteliti
  • D. Data yang dikumpulkan bersifat kualitatif
C. Tidak ada hubungan atau perbedaan yang signifikan antara variabel yang diteliti
9.

Teori dalam penelitian komunikasi berfungsi sebagai…

  • A. Pengganti data empiris
  • B. Kerangka berpikir untuk menjelaskan dan memprediksi fenomena
  • C. Kesimpulan akhir dari sebuah penelitian
  • D. Daftar pertanyaan wawancara
B. Kerangka berpikir untuk menjelaskan dan memprediksi fenomena
10.

Pengukuran dalam penelitian kuantitatif bertujuan untuk…

  • A. Memberikan deskripsi naratif tentang fenomena sosial
  • B. Menetapkan aturan untuk mengaitkan angka pada konsep atau variabel
  • C. Menghindari penggunaan statistik dalam analisis
  • D. Menginterpretasikan makna di balik tindakan individu
B. Menetapkan aturan untuk mengaitkan angka pada konsep atau variabel
11.

Skala pengukuran yang hanya membedakan kategori tanpa urutan tertentu disebut skala…

  • A. Ordinal
  • B. Interval
  • C. Rasio
  • D. Nominal
D. Nominal
12.

Teknik pengambilan sampel di mana setiap anggota populasi memiliki peluang yang sama untuk terpilih disebut…

  • A. Purposive sampling
  • B. Snowball sampling
  • C. Simple random sampling
  • D. Quota sampling
C. Simple random sampling
13.

Penelitian kualitatif berbeda dari penelitian kuantitatif dalam hal orientasinya. Penelitian kualitatif lebih berorientasi pada…

  • A. Pengujian hipotesis statistik
  • B. Pemahaman mendalam tentang makna dan konteks sosial
  • C. Generalisasi hasil ke populasi yang lebih luas
  • D. Penggunaan kuesioner terstruktur
B. Pemahaman mendalam tentang makna dan konteks sosial
14.

Dalam penelitian kualitatif, yang dimaksud dengan “thick description” adalah…

  • A. Deskripsi yang panjang dan berulang-ulang
  • B. Deskripsi yang kaya, terperinci, dan kontekstual tentang fenomena yang diteliti
  • C. Deskripsi yang hanya menggunakan angka dan statistik
  • D. Deskripsi yang dibuat oleh banyak peneliti sekaligus
B. Deskripsi yang kaya, terperinci, dan kontekstual tentang fenomena yang diteliti
15.

Teknik pengambilan sampel dalam penelitian kualitatif yang memilih partisipan berdasarkan kriteria tertentu yang relevan dengan tujuan penelitian disebut…

  • A. Systematic sampling
  • B. Cluster sampling
  • C. Purposive sampling
  • D. Stratified sampling
C. Purposive sampling
16.

Konsep keabsahan data dalam penelitian kualitatif yang setara dengan reliabilitas dalam penelitian kuantitatif disebut…

  • A. Transferabilitas
  • B. Konfirmabilitas
  • C. Dependabilitas
  • D. Kredibilitas
C. Dependabilitas
17.

Triangulasi dalam penelitian kualitatif digunakan untuk…

  • A. Mengurangi jumlah responden penelitian
  • B. Meningkatkan keabsahan data dengan menggunakan berbagai sumber atau metode
  • C. Mempercepat proses pengumpulan data
  • D. Menggantikan wawancara dengan observasi
B. Meningkatkan keabsahan data dengan menggunakan berbagai sumber atau metode
18.

Metode survei dalam penelitian komunikasi paling tepat digunakan untuk…

  • A. Mengkaji makna mendalam dari pengalaman individu
  • B. Mengumpulkan data dari sampel besar dalam waktu relatif singkat
  • C. Mengobservasi perilaku komunikasi secara alamiah
  • D. Menganalisis teks dan dokumen komunikasi
B. Mengumpulkan data dari sampel besar dalam waktu relatif singkat
19.

Desain survei cross-sectional berarti pengumpulan data dilakukan…

  • A. Secara berulang pada kelompok yang sama dalam jangka waktu panjang
  • B. Hanya pada satu waktu tertentu dari berbagai kelompok
  • C. Dengan membandingkan dua kelompok berbeda secara eksperimental
  • D. Melalui observasi partisipan selama bertahun-tahun
B. Hanya pada satu waktu tertentu dari berbagai kelompok
20.

Dalam menyusun kuesioner, pertanyaan yang jawabannya telah disediakan oleh peneliti disebut pertanyaan…

  • A. Terbuka
  • B. Proyektif
  • C. Tertutup
  • D. Hipotetis
C. Tertutup
21.

Agar kuesioner yang disusun valid, hal pertama yang harus diperhatikan peneliti adalah…

  • A. Menggunakan kertas berkualitas tinggi
  • B. Memastikan pertanyaan mengukur konsep yang ingin diteliti
  • C. Membuat pertanyaan sepanjang mungkin
  • D. Menghindari penggunaan skala Likert
B. Memastikan pertanyaan mengukur konsep yang ingin diteliti
22.

Teknik wawancara yang paling sesuai untuk penelitian survei berskala besar adalah…

  • A. Wawancara mendalam tidak terstruktur
  • B. Focus group discussion
  • C. Wawancara terstruktur dengan panduan baku
  • D. Wawancara naratif
C. Wawancara terstruktur dengan panduan baku
23.

Kelompok eksperimen dalam penelitian eksperimental adalah kelompok yang…

  • A. Tidak menerima perlakuan apapun dari peneliti
  • B. Menerima perlakuan (treatment) yang diberikan oleh peneliti
  • C. Dipilih secara acak tanpa mempertimbangkan variabel penelitian
  • D. Hanya diobservasi tanpa diberikan instrumen apapun
B. Menerima perlakuan (treatment) yang diberikan oleh peneliti
24.

Validitas internal dalam penelitian eksperimental merujuk pada…

  • A. Kemampuan hasil penelitian untuk digeneralisasi ke populasi lain
  • B. Kemampuan penelitian untuk membuktikan bahwa perubahan pada variabel terikat disebabkan oleh variabel bebas
  • C. Kesesuaian instrumen pengukuran dengan teori yang digunakan
  • D. Konsistensi hasil penelitian jika diulang oleh peneliti lain
B. Kemampuan penelitian untuk membuktikan bahwa perubahan pada variabel terikat disebabkan oleh variabel bebas
25.

Desain eksperimen yang paling ketat dalam mengontrol variabel pengganggu (confounding variables) adalah…

  • A. One-shot case study
  • B. Pre-experimental design
  • C. True experimental design dengan randomisasi
  • D. Quasi-experimental design
C. True experimental design dengan randomisasi
26.

Penelitian eksperimen komunikasi sering menggunakan desain “pretest-posttest control group.” Tujuan pretest dalam desain ini adalah…

  • A. Memilih subjek yang paling cerdas untuk kelompok eksperimen
  • B. Mengukur kondisi awal variabel sebelum perlakuan diberikan
  • C. Memastikan semua responden memahami tujuan penelitian
  • D. Mengurangi jumlah kelompok kontrol yang diperlukan
B. Mengukur kondisi awal variabel sebelum perlakuan diberikan
27.

Analisis isi (content analysis) sebagai metode penelitian komunikasi pertama kali banyak digunakan untuk menganalisis…

  • A. Wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat
  • B. Pesan-pesan dalam media massa dan propaganda
  • C. Interaksi tatap muka dalam kelompok kecil
  • D. Pengalaman subjektif komunikan
B. Pesan-pesan dalam media massa dan propaganda
28.

Dalam metode analisis isi, unit analisis merujuk pada…

  • A. Jumlah peneliti yang terlibat dalam penelitian
  • B. Elemen terkecil dari isi pesan yang akan dikodekan dan dianalisis
  • C. Waktu yang dibutuhkan untuk mengumpulkan data
  • D. Teori komunikasi yang digunakan sebagai dasar penelitian
B. Elemen terkecil dari isi pesan yang akan dikodekan dan dianalisis
29.

Populasi dalam analisis isi komunikasi biasanya berupa…

  • A. Seluruh pemirsa televisi di suatu negara
  • B. Kumpulan pesan, teks, atau konten media yang menjadi fokus kajian
  • C. Kelompok narasumber yang diwawancarai
  • D. Jumlah peneliti yang mengkoding data
B. Kumpulan pesan, teks, atau konten media yang menjadi fokus kajian
30.

Reliabilitas koder (intercoder reliability) dalam analisis isi diuji untuk memastikan…

  • A. Setiap koder memiliki latar belakang pendidikan yang sama
  • B. Koding yang dilakukan oleh beberapa koder menghasilkan kategorisasi yang konsisten
  • C. Jumlah koder yang digunakan sudah mencukupi
  • D. Koder tidak perlu memahami isi pesan yang dikodekan
B. Koding yang dilakukan oleh beberapa koder menghasilkan kategorisasi yang konsisten
31.

Metode studi kasus dalam penelitian komunikasi paling tepat digunakan ketika…

  • A. Peneliti ingin menguji hipotesis statistik pada sampel besar
  • B. Peneliti ingin memahami fenomena komunikasi secara mendalam dalam konteks spesifik
  • C. Peneliti membutuhkan data numerik yang dapat digeneralisasi
  • D. Peneliti ingin mengukur efek media pada audiens massal
B. Peneliti ingin memahami fenomena komunikasi secara mendalam dalam konteks spesifik
32.

Ragam bentuk studi kasus menurut Yin mencakup studi kasus tunggal (single case) dan studi kasus jamak (multiple case). Kelebihan studi kasus jamak adalah…

  • A. Lebih murah dan cepat dilakukan dibandingkan studi kasus tunggal
  • B. Memberikan bukti yang lebih kuat karena memungkinkan replikasi logis
  • C. Tidak memerlukan triangulasi data
  • D. Lebih sesuai untuk fenomena yang sangat langka
B. Memberikan bukti yang lebih kuat karena memungkinkan replikasi logis
33.

Dalam studi kasus, teknik pengumpulan data yang TIDAK lazim digunakan adalah…

  • A. Wawancara mendalam
  • B. Observasi langsung
  • C. Analisis dokumen
  • D. Eksperimen laboratorium terkontrol
D. Eksperimen laboratorium terkontrol
34.

Proses pengolahan data dalam studi kasus melibatkan reduksi data. Yang dimaksud reduksi data adalah…

  • A. Menghapus semua data yang tidak mendukung hipotesis awal
  • B. Memilih, memfokuskan, dan menyederhanakan data mentah yang relevan
  • C. Mengubah data kualitatif menjadi data kuantitatif
  • D. Membagikan data kepada semua anggota tim peneliti
B. Memilih, memfokuskan, dan menyederhanakan data mentah yang relevan
35.

Metode etnografi dalam penelitian komunikasi berasal dari tradisi disiplin ilmu…

  • A. Psikologi eksperimental
  • B. Sosiologi positivistik
  • C. Antropologi budaya
  • D. Ilmu politik komparatif
C. Antropologi budaya
36.

Karakteristik paling mendasar yang membedakan etnografi dari metode penelitian lainnya adalah…

  • A. Penggunaan kuesioner terstruktur sebagai instrumen utama
  • B. Keterlibatan peneliti secara langsung dan jangka panjang dalam kehidupan kelompok yang diteliti
  • C. Fokus pada pengujian teori yang telah ada sebelumnya
  • D. Penghindaran kontak langsung antara peneliti dan subjek
B. Keterlibatan peneliti secara langsung dan jangka panjang dalam kehidupan kelompok yang diteliti
37.

Dalam penelitian etnografi, “going native” merupakan risiko yang harus dihindari karena…

  • A. Peneliti akan sulit mendapatkan izin dari institusi
  • B. Peneliti kehilangan perspektif analitis karena terlalu menyatu dengan kelompok yang diteliti
  • C. Biaya penelitian menjadi sangat mahal
  • D. Data yang dikumpulkan menjadi terlalu banyak
B. Peneliti kehilangan perspektif analitis karena terlalu menyatu dengan kelompok yang diteliti
38.

Dalam penulisan laporan etnografi, gaya penulisan yang umum digunakan adalah…

  • A. Penulisan statistik dengan tabel dan grafik
  • B. Penulisan naratif yang kaya dengan deskripsi kontekstual
  • C. Penulisan teknis menggunakan formula matematika
  • D. Penulisan singkat dalam format poin-poin
B. Penulisan naratif yang kaya dengan deskripsi kontekstual
39.

Metode analisis semiotika dalam komunikasi berfokus pada…

  • A. Penghitungan frekuensi kemunculan pesan dalam media
  • B. Pengkajian sistem tanda dan makna dalam proses komunikasi
  • C. Pengukuran efek pesan terhadap perilaku audiens
  • D. Analisis statistik pola komunikasi kelompok
B. Pengkajian sistem tanda dan makna dalam proses komunikasi
40.

Ferdinand de Saussure mendefinisikan tanda (sign) sebagai kesatuan antara…

  • A. Pengirim pesan dan penerima pesan
  • B. Penanda (signifier) dan petanda (signified)
  • C. Simbol verbal dan simbol nonverbal
  • D. Denotasi dan konotasi
B. Penanda (signifier) dan petanda (signified)
41.

Dalam semiotika Peirce, ikon (icon) adalah tanda yang berhubungan dengan objeknya melalui…

  • A. Konvensi sosial yang disepakati
  • B. Kemiripan atau persamaan fisik
  • C. Hubungan sebab-akibat
  • D. Sistem kode yang arbitrer
B. Kemiripan atau persamaan fisik
42.

Konsep “mitos” dalam semiotika Roland Barthes merujuk pada…

  • A. Cerita rakyat yang turun-temurun dalam suatu budaya
  • B. Sistem makna tingkat kedua yang menormalisasi nilai-nilai ideologis sebagai sesuatu yang natural
  • C. Tanda yang tidak memiliki makna denotatif
  • D. Pesan yang hanya dapat dipahami oleh kelompok tertentu
B. Sistem makna tingkat kedua yang menormalisasi nilai-nilai ideologis sebagai sesuatu yang natural
43.

Paradigma kritis dalam penelitian komunikasi bertujuan untuk…

  • A. Menghasilkan hukum-hukum komunikasi yang universal
  • B. Memahami dan mengubah struktur kekuasaan yang tidak adil melalui penelitian
  • C. Mendeskripsikan pengalaman subjektif individu
  • D. Mengukur variabel komunikasi secara statistik
B. Memahami dan mengubah struktur kekuasaan yang tidak adil melalui penelitian
44.

Jenis penelitian berdasarkan tujuannya yang bertujuan mengembangkan dan menguji teori yang sudah ada disebut penelitian…

  • A. Eksploratif
  • B. Deskriptif
  • C. Verifikatif
  • D. Terapan
C. Verifikatif
45.

Dalam metode survei, kelebihan penggunaan kuesioner dibandingkan wawancara tatap muka adalah…

  • A. Tingkat respons yang selalu lebih tinggi
  • B. Kemampuan mengklarifikasi pertanyaan yang ambigu
  • C. Biaya lebih rendah dan dapat menjangkau responden yang tersebar geografis
  • D. Tidak memerlukan proses uji validitas
C. Biaya lebih rendah dan dapat menjangkau responden yang tersebar geografis
46.

Validitas eksternal dalam penelitian eksperimental komunikasi berkaitan dengan…

  • A. Kemampuan instrumen mengukur apa yang seharusnya diukur
  • B. Kemampuan hasil penelitian untuk digeneralisasi ke populasi dan situasi yang lebih luas
  • C. Konsistensi pengukuran yang dilakukan berulang kali
  • D. Ketepatan prosedur dalam mengontrol variabel pengganggu
B. Kemampuan hasil penelitian untuk digeneralisasi ke populasi dan situasi yang lebih luas
47.

Dalam analisis isi kuantitatif, lembar koding berfungsi sebagai…

  • A. Panduan wawancara untuk narasumber
  • B. Instrumen standar yang digunakan koder untuk mengklasifikasikan unit analisis
  • C. Laporan hasil analisis yang telah selesai
  • D. Daftar pustaka yang digunakan dalam penelitian
B. Instrumen standar yang digunakan koder untuk mengklasifikasikan unit analisis
48.

Peneliti yang menggunakan pendekatan “member checking” dalam penelitian kualitatif bertujuan untuk…

  • A. Memilih anggota komunitas terbaik sebagai responden
  • B. Meningkatkan kredibilitas data dengan mengkonfirmasi temuan kepada partisipan penelitian
  • C. Mengurangi jumlah data yang perlu dianalisis
  • D. Memastikan kuesioner dapat dipahami oleh semua responden
B. Meningkatkan kredibilitas data dengan mengkonfirmasi temuan kepada partisipan penelitian
49.

Perbedaan utama antara metode studi kasus dan metode survei dalam penelitian komunikasi adalah…

  • A. Studi kasus selalu bersifat kuantitatif, sedangkan survei bersifat kualitatif
  • B. Survei bertujuan generalisasi pada populasi, sementara studi kasus menekankan pemahaman mendalam pada kasus tertentu
  • C. Studi kasus hanya cocok untuk komunikasi organisasi, survei hanya untuk komunikasi massa
  • D. Survei tidak memerlukan kerangka teori, sedangkan studi kasus selalu menggunakan teori besar
B. Survei bertujuan generalisasi pada populasi, sementara studi kasus menekankan pemahaman mendalam pada kasus tertentu
50.

Dalam paradigma konstruktivisme yang menjadi landasan penelitian kualitatif, realitas sosial dipandang sebagai…

  • A. Fakta objektif yang ada secara independen dari persepsi manusia
  • B. Sesuatu yang bersifat tunggal dan dapat diukur secara universal
  • C. Hasil konstruksi bersama yang dipengaruhi oleh konteks sosial dan budaya
  • D. Fenomena yang hanya dapat dipahami melalui eksperimen terkontrol
C. Hasil konstruksi bersama yang dipengaruhi oleh konteks sosial dan budaya

Konsistensi dalam mengerjakan Soal UAS UT SKOM4436 Metode Penelitian Komunikasi adalah kunci untuk membangun kepercayaan diri sebelum ujian. Baik melalui Ujian Tatap Muka (UTM), Ujian Online (UO), maupun Take Home Exam (THE).

Jangan lewatkan manfaat Kisi-kisi Soal UT dan Soal Latihan UT sebagai peta belajarmu. Setiap usaha yang kamu tanamkan hari ini adalah investasi nyata, bukan hanya untuk nilai, tetapi untuk membentuk cara berpikirmu yang lebih tajam.

Bagikan:

error: Content is protected !!