Aplikasi Gratis

Soalut.com

v1.3.0

Install sekali, akses kapan saja tanpa browser

Ribuan soal & modul lengkap di aplikasi

GET IT ON Google Play

Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir! 💜 Selalu gratis

🙌 Ikut Dukung
Rp
Rp
Rp
Rp
Selalu Gratis
Ribuan soal UT gratis,
karena kamu peduli
Ikut Dukung Sekarang

Soal UAS UT STSI4301 Sistem Pendukung Keputusan dan Kunci Jawaban

Aplikasi Gratis

Soalut.com
★★★★★ 5.0
Gratis
GET IT ON Google Play
Soal UAS UT STSI4301 Sistem Pendukung Keputusan
Soal UAS UT STSI4301 Sistem Pendukung Keputusan

Pulang kerja, buka Modul 03 soal Manajemen Data, langsung bingung bedain DBMS sama data warehouse. Modul 05 juga tidak kalah bikin penat dengan rumus Simple Additive Weighting. Itu baru dua dari sembilan modul di STSI4301 Sistem Pendukung Keputusan. Latihan soal bisa jadi penyelamat di tengah jadwal kantor yang padat.

Modul 02 tentang Komponen SPK sering muncul bareng konsep dari Modul 04 Manajemen Model. Bukan karena materinya sulit. Dua modul ini saling terkait dan butuh pemahaman utuh. kumpulan soal UT Sains Data juga ada, kalau kamu ambil peminatan itu. Tapi fokus dulu ke kumpulan soal UAS UT yang spesifik untuk matkul ini.

Halaman ini menyediakan soal-soal yang mencakup topik penting tiap modul. Dari Managerial Decision Making sampai Organizational DSS. Setiap soal sudah dilengkapi kunci jawaban. Ada juga pembahasan singkat biar kamu paham logika jawabannya. Pelan-pelan saja kerjakan, tidak perlu buru-buru.

Soal UT STSI4301 Sistem Pendukung Keputusan

1.

Seorang manajer dihadapkan pada situasi penurunan penjualan yang belum pernah terjadi sebelumnya dan tidak memiliki prosedur baku untuk mengatasinya. Jenis keputusan yang harus diambil manajer tersebut adalah…

  • A. Keputusan terprogram
  • B. Keputusan taktis
  • C. Keputusan operasional
  • D. Keputusan tidak terprogram
Jawaban: D
Keputusan tidak terprogram bersifat baru, tidak terstruktur, dan tidak memiliki prosedur baku, sesuai dengan situasi penurunan penjualan yang belum pernah terjadi sebelumnya.
2.

Seorang CEO harus memilih antara mengakuisisi perusahaan lain atau mengembangkan produk baru, namun informasi yang tersedia terbatas dan waktu pengambilan keputusan sempit. Kondisi ini paling tepat menggambarkan…

  • A. Rasionalitas sempurna
  • B. Model rasional
  • C. Keputusan terprogram
  • D. Rasionalitas terbatas
Jawaban: D
Rasionalitas terbatas menjelaskan bahwa pengambil keputusan tidak selalu mencapai solusi optimal karena adanya keterbatasan kognitif, informasi, dan waktu, seperti yang dialami CEO tersebut.
3.

Mengidentifikasi masalah, mengembangkan alternatif, memilih alternatif, dan mengimplementasikan keputusan merupakan tahapan sistematis dalam…

  • A. Kerangka kerja management support system
  • B. Proses pengambilan keputusan menurut Herbert Simon
  • C. Siklus hidup pengembangan SPK
  • D. Metode Analytic Hierarchy Process
Jawaban: B
Herbert Simon mengemukakan proses pengambilan keputusan melalui tahapan identifikasi masalah, pengembangan alternatif, pemilihan alternatif, hingga implementasi secara sistematis.
4.

Keputusan pengisian ulang persediaan barang yang dilakukan setiap bulan berdasarkan aturan jumlah minimum stok dapat dikategorikan sebagai…

  • A. Keputusan terprogram
  • B. Keputusan tidak terprogram
  • C. Keputusan strategis
  • D. Keputusan tidak terstruktur
Jawaban: A
Keputusan terprogram bersifat rutin dan terstruktur karena memiliki aturan baku, seperti pengisian ulang persediaan berdasarkan batas minimum stok yang telah ditetapkan.
5.

Salah satu asumsi dalam model rasional pengambilan keputusan yang membedakannya dari model perilaku adalah…

  • A. Pengambil keputusan menghadapi keterbatasan waktu
  • B. Pengambil keputusan dipengaruhi faktor psikologis
  • C. Pengambil keputusan memiliki informasi yang lengkap
  • D. Pengambil keputusan menggunakan intuisi
Jawaban: C
Model rasional mengasumsikan pengambil keputusan memiliki informasi lengkap dan memilih alternatif yang memaksimalkan utilitas, berbeda dengan model perilaku yang mengakui adanya pengaruh faktor psikologis dan keterbatasan.
6.

Sistem berbasis komputer yang menyediakan informasi dan dukungan bagi pengambilan keputusan manajerial disebut…

  • A. Management support system
  • B. Sistem informasi manajemen
  • C. Executive information system
  • D. Transaction processing system
Jawaban: A
Management support system adalah sistem berbasis komputer yang dirancang untuk menyediakan informasi dan dukungan dalam pengambilan keputusan manajerial.
7.

Manajer produksi membutuhkan laporan harian jumlah unit yang dihasilkan untuk mengawasi kinerja lini produksi, sedangkan direktur utama membutuhkan analisis tren pasar untuk menentukan ekspansi bisnis lima tahun ke depan. Perbedaan ini menunjukkan bahwa kebutuhan keputusan berbeda berdasarkan…

  • A. Jenis industri organisasi
  • B. Ukuran organisasi
  • C. Tingkat manajemen dalam organisasi
  • D. Lokasi geografis organisasi
Jawaban: C
Manajer produksi bekerja pada tingkat operasional yang membutuhkan data harian, sementara direktur utama pada tingkat strategis membutuhkan analisis jangka panjang, menunjukkan bahwa kebutuhan keputusan berbeda berdasarkan tingkat manajemen.
8.

Dalam kerangka kerja pendukung keputusan, penyediaan berbagai model analisis statistik dan simulasi untuk membantu manajer mengevaluasi alternatif termasuk dalam jenis dukungan…

  • A. Dukungan data
  • B. Dukungan model
  • C. Dukungan antarmuka
  • D. Dukungan operasional
Jawaban: B
Dukungan model menyediakan kemampuan analisis melalui koleksi model kuantitatif seperti model statistik dan simulasi untuk membantu evaluasi alternatif keputusan.
9.

Kepala cabang sebuah bank memutuskan menyetujui atau menolak pengajuan kredit berdasarkan batas wewenang nominal yang telah ditetapkan kantor pusat. Jenis keputusan ini paling tepat digolongkan sebagai keputusan pada tingkat…

  • A. Strategis
  • B. Taktis
  • C. Operasional
  • D. Fungsional
Jawaban: B
Keputusan pada tingkat taktis berada di antara operasional dan strategis, mencakup penerapan kebijakan yang telah ditetapkan manajemen puncak dengan wewenang terbatas, seperti keputusan kredit dalam batas nominal tertentu.
10.

Perbedaan mendasar antara dukungan data dan dukungan model dalam kerangka pendukung keputusan terletak pada…

  • A. Fungsi penyediaan informasi versus fungsi analisis
  • B. Sumber informasi yang digunakan
  • C. Tingkat manajemen yang didukung
  • D. Jenis perangkat lunak yang digunakan
Jawaban: A
Dukungan data berfokus pada penyediaan akses ke data yang relevan, sedangkan dukungan model berfokus pada penyediaan kemampuan analisis melalui berbagai model untuk mengevaluasi alternatif keputusan.
11.

Karakteristik utama yang membedakan SPK dari sistem informasi manajemen adalah…

  • A. SPK dirancang untuk masalah semi-terstruktur
  • B. SPK menggunakan basis data relasional
  • C. SPK hanya digunakan oleh manajemen puncak
  • D. SPK menghasilkan laporan terjadwal rutin
Jawaban: A
SPK dirancang khusus untuk membantu pengambil keputusan dalam menangani masalah semi-terstruktur, sedangkan SIM lebih berfokus pada penyediaan laporan untuk masalah terstruktur.
12.

Sistem Pendukung Keputusan berkembang dari sistem informasi manajemen karena adanya kebutuhan untuk…

  • A. Mengotomatisasi proses transaksi harian
  • B. Menyediakan laporan keuangan bulanan
  • C. Menggantikan penilaian manusia dalam keputusan
  • D. Menangani kebutuhan analitis yang lebih kompleks
Jawaban: D
Evolusi SPK dari SIM didorong oleh kebutuhan organisasi untuk menangani analisis yang lebih kompleks melampaui kemampuan pelaporan rutin SIM.
13.

Seorang analis menggunakan sistem yang menyediakan akses ke data penjualan historis serta model peramalan untuk memprediksi permintaan produk. Berdasarkan fungsi yang dijalankan, sistem tersebut paling tepat dikategorikan sebagai…

  • A. Sistem pendukung keputusan
  • B. Transaction processing system
  • C. Sistem otomasi perkantoran
  • D. Sistem pakar
Jawaban: A
SPK membantu pengambil keputusan dengan menyediakan akses ke data dan model analitis, seperti data historis dan model peramalan untuk memprediksi permintaan, sesuai deskripsi sistem yang digunakan analis tersebut.
14.

SPK dirancang untuk mendukung pengambilan keputusan, bukan menggantikan peran pengambil keputusan. Prinsip ini paling relevan dalam konteks…

  • A. Masalah terstruktur yang dapat diotomatisasi penuh
  • B. Masalah operasional rutin harian
  • C. Masalah semi-terstruktur yang memerlukan penilaian manusia
  • D. Masalah yang solusinya sudah pasti
Jawaban: C
Masalah semi-terstruktur memerlukan kombinasi antara solusi terkomputerisasi dan penilaian manusia, sehingga SPK mendukung, bukan menggantikan, peran pengambil keputusan.
15.

Sistem Pendukung Keputusan berbeda dari sistem pakar dalam hal…

  • A. Penggunaan perangkat lunak
  • B. Kemampuan mengakses basis data
  • C. Keterlibatan pengambil keputusan manusia dalam proses
  • D. Kebutuhan perangkat keras
Jawaban: C
SPK melibatkan pengambil keputusan manusia secara aktif dalam proses pengambilan keputusan, sedangkan sistem pakar berusaha meniru keahlian manusia dan dapat beroperasi secara lebih otonom.
16.

Komponen SPK yang bertanggung jawab menyediakan akses ke data internal dan eksternal yang relevan bagi pengambil keputusan adalah…

  • A. Subsistem manajemen model
  • B. Subsistem manajemen pengetahuan
  • C. Subsistem antarmuka pengguna
  • D. Subsistem manajemen data
Jawaban: D
Subsistem manajemen data mengelola basis data dan menyediakan akses ke data internal maupun eksternal yang relevan untuk mendukung pengambilan keputusan.
17.

Subsistem antarmuka pengguna dalam SPK memiliki peran penting karena…

  • A. Menyimpan model analisis kuantitatif
  • B. Memfasilitasi interaksi antara pengambil keputusan dan sistem
  • C. Mengelola basis data organisasi
  • D. Mengeksekusi perhitungan statistik kompleks
Jawaban: B
Subsistem antarmuka pengguna berfungsi sebagai lapisan komunikasi yang memfasilitasi interaksi antara pengambil keputusan dengan sistem SPK, menentukan kemudahan penggunaan sistem.
18.

Seorang manajer ingin membangun SPK yang mampu mengakses data dari berbagai departemen serta mengambil data makroekonomi dari sumber pemerintah. Komponen yang bertanggung jawab menyediakan kemampuan tersebut adalah…

  • A. Subsistem manajemen model
  • B. Subsistem manajemen data
  • C. Subsistem antarmuka pengguna
  • D. Subsistem manajemen pengetahuan
Jawaban: B
Subsistem manajemen data mengelola akses terhadap data internal (antar departemen) maupun data eksternal (makroekonomi pemerintah) yang relevan bagi pengambilan keputusan.
19.

Perbedaan tanggung jawab utama antara subsistem manajemen model dan subsistem manajemen data dalam arsitektur SPK terletak pada…

  • A. Pemrosesan analitis versus pengelolaan akses data
  • B. Penyimpanan data versus penyajian informasi
  • C. Interaksi pengguna versus eksekusi perhitungan
  • D. Pengumpulan data eksternal versus data internal
Jawaban: A
Subsistem manajemen model memproses analitis melalui koleksi model, sedangkan subsistem manajemen data bertanggung jawab mengelola akses data. Keduanya memiliki fungsi berbeda: analisis versus penyediaan data.
20.

PT Maju Karya mengembangkan SPK yang memungkinkan direktur berinteraksi langsung melalui layar sentuh dengan grafik dan menu visual. Komponen SPK yang paling berperan dalam kemudahan interaksi ini adalah…

  • A. Subsistem manajemen data
  • B. Subsistem antarmuka pengguna
  • C. Subsistem manajemen model
  • D. Subsistem basis pengetahuan
Jawaban: B
Subsistem antarmuka pengguna memfasilitasi interaksi antara pengambil keputusan dengan sistem melalui elemen visual seperti grafik dan menu.
21.

Dalam model pengambilan keputusan, pengambil keputusan dipengaruhi oleh faktor psikologis, politik, dan keterbatasan informasi sehingga tidak selalu memilih alternatif yang memaksimalkan utilitas. Model ini dikenal sebagai…

  • A. Model rasional
  • B. Model matematis
  • C. Model perilaku
  • D. Model normatif
Jawaban: C
Model perilaku mengakui bahwa pengambilan keputusan dipengaruhi oleh faktor psikologis, politik, dan keterbatasan informasi, berbeda dengan model rasional yang mengasumsikan optimalisasi utilitas dengan informasi lengkap.
22.

Perbedaan fundamental antara model rasional dan model perilaku dalam pengambilan keputusan terletak pada asumsi tentang…

  • A. Ketersediaan alternatif keputusan
  • B. Sifat masalah yang dihadapi
  • C. Jumlah kriteria evaluasi
  • D. Kapasitas dan informasi pengambil keputusan
Jawaban: D
Model rasional mengasumsikan kapasitas tak terbatas dan informasi lengkap, sedangkan model perilaku mengakui keterbatasan kognitif dan informasi pengambil keputusan.
23.

Seorang direktur keuangan cenderung menganalisis data secara mendalam dan menggunakan metode kuantitatif sebelum memutuskan investasi. Gaya pengambilan keputusan yang paling sesuai dengan karakteristik tersebut adalah…

  • A. Gaya analitis
  • B. Gaya konseptual
  • C. Gaya direktif
  • D. Gaya perilaku
Jawaban: A
Gaya analitis ditandai dengan kecenderungan menganalisis data secara mendalam dan menggunakan pendekatan kuantitatif dalam pengambilan keputusan, berbeda dengan gaya direktif yang lebih cepat dan tegas.
24.

Seorang manajer pemasaran lebih mengandalkan intuisi dan musyawarah tim dalam mengambil keputusan, serta sangat mempertimbangkan dampak keputusan terhadap hubungan antar karyawan. Karakteristik ini mencerminkan gaya…

  • A. Gaya analitis
  • B. Gaya direktif
  • C. Gaya konseptual
  • D. Gaya perilaku
Jawaban: D
Gaya perilaku berfokus pada hubungan antar manusia, mempertimbangkan dampak sosial keputusan, dan mengandalkan komunikasi serta musyawarah dalam proses pengambilan keputusan.
25.

Model rasional mengasumsikan pengambil keputusan memiliki informasi lengkap dan memilih alternatif terbaik. Herbert Simon mengkritik asumsi ini dengan mengemukakan konsep…

  • A. Inkrementalisme logis
  • B. Pemindaian campuran
  • C. Keputusan intuitif
  • D. Rasionalitas terbatas
Jawaban: D
Herbert Simon mengkritik model rasional melalui konsep rasionalitas terbatas, yang menyatakan manusia membuat keputusan dalam batasan kognitif, informasi, dan waktu sehingga tidak selalu mencapai optimal.
26.

Sebuah perusahaan ritel mengelola data transaksi harian, data inventaris, dan data pelanggan untuk mendukung keputusan operasional. Proses pengelolaan data sebagai sumber daya organisasi yang mencakup akuisisi, penyimpanan, dan distribusi disebut…

  • A. Manajemen data
  • B. Manajemen basis data
  • C. Data warehousing
  • D. Data mining
Jawaban: A
Manajemen data adalah proses pengelolaan data sebagai sumber daya organisasi yang mencakup akuisisi, penyimpanan, dan distribusi data untuk mendukung pengambilan keputusan.
27.

Manajer logistik menemukan bahwa data stok di gudang berbeda dengan data di sistem karena keterlambatan input. Masalah ini berkaitan dengan dimensi kualitas data, yaitu…

  • A. Ketepatan waktu
  • B. Kelengkapan
  • C. Akurasi
  • D. Konsistensi
Jawaban: A
Ketepatan waktu berkaitan dengan ketersediaan data saat dibutuhkan. Keterlambatan input menyebabkan data tidak tepat waktu sehingga mengurangi kualitas data untuk pengambilan keputusan.
28.

Kualitas data merupakan prasyarat keputusan yang efektif. Data yang tidak konsisten antar departemen paling tepat dikategorikan sebagai masalah pada dimensi…

  • A. Akurasi
  • B. Konsistensi
  • C. Kelengkapan
  • D. Relevansi
Jawaban: B
Konsistensi berarti data tidak saling bertentangan antar sumber atau departemen. Ketidakkonsistenan data mengurangi kualitas dan keandalan informasi bagi pengambil keputusan.
29.

Seorang analis SPK membutuhkan data pesaing dari laporan industri dan data demografi dari badan statistik. Data tersebut dikategorikan sebagai sumber data…

  • A. Internal
  • B. Operasional
  • C. Eksternal
  • D. Transaksional
Jawaban: C
Data eksternal berasal dari luar organisasi, seperti laporan industri dan data badan statistik, yang relevan untuk analisis keputusan strategis.
30.

Perbedaan antara data dan informasi dalam konteks pengambilan keputusan adalah bahwa informasi merupakan data yang telah…

  • A. Dikumpulkan dari berbagai sumber
  • B. Diolah dan memiliki makna
  • C. Disimpan dalam basis data
  • D. Diverifikasi kebenarannya
Jawaban: B
Informasi adalah data yang telah diolah, diinterpretasi, dan memiliki makna bagi penerimanya dalam konteks pengambilan keputusan.
31.

Perangkat lunak yang mengelola struktur, penyimpanan, dan akses terhadap basis data secara efisien dalam lingkungan SPK disebut…

  • A. Basis data
  • B. Data warehouse
  • C. Sistem operasi
  • D. DBMS
Jawaban: D
DBMS (Database Management System) adalah perangkat lunak yang mengelola struktur, penyimpanan, dan akses terhadap basis data secara efisien.
32.

PT Nusantara Energi memiliki data transaksi dari lima cabang yang tersebar di berbagai kota dan ingin menggabungkannya menjadi satu repositori terpusat untuk analisis tren penjualan tiga tahun terakhir. Solusi yang paling tepat untuk kebutuhan ini adalah…

  • A. Data warehouse
  • B. Basis data operasional
  • C. Sistem manajemen basis data relasional
  • D. Spreadsheet terintegrasi
Jawaban: A
Data warehouse merupakan repositori data terpusat yang menyimpan data historis dari berbagai sumber untuk mendukung analisis tren dan pengambilan keputusan.
33.

Dalam pengembangan SPK, proses pengambilan data dari berbagai sumber operasional untuk dimuat ke dalam lingkungan SPK disebut…

  • A. Transformasi data
  • B. Normalisasi data
  • C. Ekstraksi data
  • D. Agregasi data
Jawaban: C
Ekstraksi data adalah proses pengambilan data dari berbagai sumber untuk dimuat ke dalam lingkungan SPK, yang merupakan bagian dari proses ETL (Extract, Transform, Load).
34.

Perbedaan utama antara DBMS dan basis data dalam konteks SPK adalah…

  • A. DBMS menyimpan data, basis data mengelola akses
  • B. DBMS digunakan untuk analisis, basis data untuk penyimpanan
  • C. DBMS adalah perangkat lunak, basis data adalah kumpulan data
  • D. DBMS bersifat eksternal, basis data bersifat internal
Jawaban: C
DBMS adalah perangkat lunak yang mengelola basis data, sedangkan basis data adalah kumpulan data terstruktur yang disimpan. Keduanya berbeda dalam hal perangkat lunak versus konten data.
35.

PT Logistik Nusantara memiliki data transaksi pengiriman yang tersimpan di sistem operasional harian dan ingin memindahkan data tersebut ke dalam repositori terpisah yang dioptimalkan untuk analisis tren pengiriman tiga tahun terakhir tanpa mengganggu kinerja sistem operasional. Repositori yang paling tepat untuk kebutuhan ini adalah…

  • A. DBMS relasional
  • B. Basis data operasional
  • C. Data warehouse
  • D. Sistem manajemen file
Jawaban: C
Data warehouse adalah repositori data terpusat yang menyimpan data historis dan terkini secara terpisah dari sistem operasional, dirancang khusus untuk mendukung analisis keputusan.
36.

Seorang peneliti membuat simulasi penyebaran penyakit dengan menyederhanakan interaksi populasi ke dalam persamaan diferensial yang hanya melibatkan variabel jumlah individu rentan, terinfeksi, dan pulih dari total faktor yang sesungguhnya jauh lebih kompleks. Aktivitas peneliti tersebut merupakan penerapan dari konsep…

  • A. Eksekusi model dengan parameter tertentu
  • B. Basis model sebagai koleksi terintegrasi
  • C. Model sebagai representasi realitas
  • D. Direktori model sebagai katalog deskriptif
Jawaban: C
Model adalah representasi sederhana dari realitas yang menggambarkan hubungan antar variabel utama, mengabaikan detail yang kurang relevan untuk analisis keputusan.
37.

Manajer keuangan menggunakan model yang hasil keluarannya selalu sama setiap kali dijalankan dengan input yang identik karena tidak mengandung unsur peluang. Model semacam ini dikategorikan sebagai…

  • A. Model deterministik
  • B. Model probabilistik
  • C. Model dinamis
  • D. Model kualitatif
Jawaban: A
Model deterministik menghasilkan output yang konsisten untuk input yang sama karena tidak melibatkan variabel acak, berbeda dengan model probabilistik yang mengandung unsur ketidakpastian.
38.

Perbedaan paling mendasar antara model statis dan model dinamis dalam manajemen model terletak pada…

  • A. Jumlah variabel yang digunakan
  • B. Keberadaan unsur probabilitas
  • C. Dimensi waktu dalam hubungan antar variabel
  • D. Tingkat akurasi hasil prediksi
Jawaban: C
Model statis merepresentasikan hubungan pada satu titik waktu, sedangkan model dinamis secara eksplisit memasukkan dimensi waktu sehingga variabel berubah seiring waktu.
39.

Fungsi manajemen model dalam SPK yang mencakup pengelolaan koleksi model untuk membantu pengguna membangun dan mengeksekusi analisis memiliki cakupan yang berbeda dari manajemen data karena…

  • A. Hanya menangani data kuantitatif dalam jumlah besar
  • B. Fokus pada kemampuan analisis, bukan penyimpanan informasi
  • C. Menggantikan peran pengambil keputusan secara otomatis
  • D. Mengelola struktur penyimpanan model dalam basis data
Jawaban: B
Manajemen model berfokus pada penyediaan dan pengelolaan model analisis, sedangkan manajemen data berfokus pada akuisisi, penyimpanan, dan distribusi data.
40.

Seorang analis mengelompokkan model dalam SPK ke dalam model yang menghasilkan output pasti dan model yang outputnya bergantung pada distribusi peluang. Dimensi klasifikasi yang digunakan analis tersebut adalah…

  • A. Deterministik versus probabilistik
  • B. Statis versus dinamis
  • C. Kuantitatif versus kualitatif
  • D. Normatif versus deskriptif
Jawaban: A
Klasifikasi deterministik versus probabilistik membedakan model berdasarkan ada tidaknya unsur ketidakpastian atau peluang dalam hubungan antar variabel.
41.

Dalam arsitektur SPK, katalog yang menyimpan deskripsi dan metadata tentang model-model yang tersedia agar pengguna dapat menemukan model yang sesuai dengan masalah keputusannya disebut…

  • A. Antarmuka pengguna
  • B. Basis model
  • C. Basis data
  • D. Direktori model
Jawaban: D
Direktori model adalah katalog yang berisi deskripsi dan informasi tentang model-model dalam basis model, memudahkan pengguna menemukan model yang tepat.
42.

PT Mega Finance memiliki basis model yang berisi model regresi, model simulasi Monte Carlo, dan model optimasi linear. Direktur ingin mengetahui model mana yang tersedia untuk analisis risiko kredit beserta parameter yang dibutuhkan masing-masing model. Komponen SPK yang menyediakan informasi tersebut adalah…

  • A. Subsistem antarmuka pengguna
  • B. Basis model
  • C. Subsistem manajemen data
  • D. Direktori model
Jawaban: D
Direktori model menyediakan katalog beserta deskripsi model, termasuk parameter yang dibutuhkan, sehingga pengguna dapat memilih model yang sesuai dengan kebutuhan analisis.
43.

Proses menjalankan model dengan serangkaian parameter tertentu untuk menghasilkan output yang akan digunakan pengambil keputusan disebut…

  • A. Pengembangan model
  • B. Eksekusi model
  • C. Integrasi model
  • D. Validasi model
Jawaban: B
Eksekusi model adalah proses menjalankan model yang telah dibangun dengan parameter spesifik untuk menghasilkan output yang membantu pengambil keputusan.
44.

Perbedaan antara basis model dan direktori model dalam SPK adalah…

  • A. Basis model untuk data kuantitatif, direktori model untuk data kualitatif
  • B. Basis model menyimpan model, direktori model menyimpan informasi tentang model
  • C. Basis model digunakan pengguna, direktori model digunakan pengembang
  • D. Basis model bersifat dinamis, direktori model bersifat statis
Jawaban: B
Basis model adalah koleksi model terintegrasi yang siap digunakan, sedangkan direktori model adalah katalog berisi deskripsi dan metadata tentang model-model tersebut.
45.

Seorang pengembang SPK menambahkan model simulasi baru ke dalam sistem dan mencatat deskripsinya di katalog. Aktivitas ini menunjukkan interaksi antara…

  • A. Antarmuka pengguna dan basis model
  • B. Basis data dan basis model
  • C. Basis model dan direktori model
  • D. Manajemen data dan manajemen model
Jawaban: C
Penambahan model ke basis model disertai pencatatan deskripsi di direktori model menunjukkan keterkaitan antara koleksi model dan katalog informasinya.
46.

Dalam metode Simple Additive Weighting, proses menyamakan skala nilai kriteria yang memiliki satuan berbeda menjadi skala yang seragam sebelum dilakukan perhitungan total disebut…

  • A. Pembobotan kriteria
  • B. Normalisasi nilai
  • C. Agregasi alternatif
  • D. Penjumlahan terbobot
Jawaban: B
Normalisasi nilai adalah proses menyamakan skala nilai kriteria menjadi seragam agar dapat dijumlahkan secara bermakna dalam metode SAW.
47.

Seorang analis SDM mengevaluasi tiga kandidat untuk posisi manajer menggunakan empat kriteria: pengalaman (bobot 0,4), pendidikan (bobot 0,3), keterampilan teknis (bobot 0,2), dan keterampilan komunikasi (bobot 0,1). Ia menormalisasi nilai setiap kriteria lalu menghitung total skor dengan menjumlahkan hasil perkalian nilai normalisasi dan bobot. Metode yang digunakan analis tersebut adalah…

  • A. Technique for Order Preference
  • B. Weighted Product
  • C. Analytic Hierarchy Process
  • D. Simple Additive Weighting
Jawaban: D
SAW menggunakan penjumlahan hasil perkalian nilai normalisasi dengan bobot kriteria untuk menghitung skor total setiap alternatif.
48.

Bobot kriteria dalam metode SAW menunjukkan tingkat kepentingan relatif setiap kriteria. Jika jumlah seluruh bobot adalah 1, maka bobot 0,5 pada suatu kriteria berarti…

  • A. Kriteria tersebut memiliki kepentingan setengah dari total keseluruhan kriteria
  • B. Kriteria tersebut lima kali lebih penting dari kriteria lainnya
  • C. Alternatif dengan nilai tertinggi pada kriteria tersebut otomatis terpilih
  • D. Kriteria tersebut tidak perlu dinormalisasi sebelum agregasi
Jawaban: A
Bobot 0,5 dari total 1 menunjukkan bahwa kriteria tersebut menyumbang 50% dari total kepentingan seluruh kriteria dalam evaluasi.
49.

Dalam normalisasi linier metode SAW untuk kriteria keuntungan, nilai normalisasi dihitung dengan membagi nilai alternatif dengan nilai maksimum dari semua alternatif pada kriteria tersebut. Jika tiga alternatif memiliki nilai pengalaman kerja 5, 8, dan 10 tahun, maka nilai normalisasi untuk alternatif dengan 8 tahun adalah…

  • A. 0,80
  • B. 0,50
  • C. 1,25
  • D. 0,63
Jawaban: A
Normalisasi linier untuk kriteria keuntungan menggunakan rumus nilai dibagi nilai maksimum, yaitu 8/10 = 0,80.
50.

Perbedaan utama antara metode SAW dan WP dalam mengevaluasi alternatif terletak pada…

  • A. Jumlah alternatif maksimum yang dapat dievaluasi
  • B. SAW memerlukan bobot kriteria, WP tidak memerlukan bobot
  • C. SAW hanya untuk kriteria keuntungan, WP hanya untuk kriteria biaya
  • D. Cara agregasi: SAW menggunakan penjumlahan, WP menggunakan perkalian
Jawaban: D
SAW mengagregasi dengan menjumlahkan hasil kali bobot dan nilai normalisasi, sedangkan WP mengagregasi dengan mengalikan nilai kriteria yang dipangkatkan dengan bobot.
51.

PT Agrobisnis Nusantara mengevaluasi empat pemasok menggunakan metode WP dengan dua kriteria: harga (bobot 0,6, kriteria biaya) dan kualitas (bobot 0,4, kriteria keuntungan). Harga pemasok A adalah Rp1.000 dan kualitasnya 80, sedangkan harga pemasok B Rp1.200 dan kualitasnya 90. Jika menggunakan normalisasi standar WP, pemasok mana yang lebih diunggulkan? Gunakan perhitungan dengan normalisasi di mana kriteria biaya: nilai minimum/nilai alternatif, kriteria keuntungan: nilai alternatif/nilai maksimum, dan agregasi WP: S = Π(nilai_normalisasi)^(bobot)…

  • A. Pemasok A karena skor WP lebih tinggi dari B
  • B. Pemasok B karena skor WP lebih tinggi dari A
  • C. Keduanya memiliki skor WP yang sama
  • D. Tidak dapat ditentukan tanpa tambahan data
Jawaban: A
Untuk A: normalisasi harga = 1000/1000 = 1, normalisasi kualitas = 80/90 = 0,889; skor A = 1^0,6 × 0,889^0,4 = 1 × 0,954 = 0,954. Untuk B: normalisasi harga = 1000/1200 = 0,833, normalisasi kualitas = 90/90 = 1; skor B = 0,833^0,6 × 1^0,4 = 0,897 × 1 = 0,897. Skor A lebih tinggi sehingga pemasok A lebih diunggulkan.
52.

Dalam metode Weighted Product, jika suatu alternatif memiliki nilai kriteria biaya yang sangat baik (paling rendah), maka setelah normalisasi nilai kriteria biaya tersebut akan menjadi yang tertinggi. Prinsip ini diterapkan karena…

  • A. bobot kriteria biaya selalu lebih besar dari kriteria keuntungan
  • B. kriteria biaya diubah menjadi kriteria keuntungan terlebih dahulu
  • C. semua kriteria dinormalisasi dengan rumus yang sama
  • D. kriteria biaya menggunakan normalisasi nilai minimum dibagi nilai alternatif
Jawaban: D
Dalam WP, normalisasi kriteria biaya menggunakan rumus (nilai minimum/nilai alternatif), sehingga alternatif dengan nilai biaya terendah akan menghasilkan rasio tertinggi karena penyebutnya paling kecil.
53.

Kepala produksi PT Karya Mandiri mengevaluasi tiga mesin menggunakan metode WP dengan kriteria: harga (bobot 0,5, biaya), konsumsi listrik (bobot 0,3, biaya), dan kapasitas (bobot 0,2, keuntungan). Mesin X berharga 50 juta, konsumsi 100 watt, kapasitas 200 unit. Mesin Y berharga 60 juta, konsumsi 80 watt, kapasitas 250 unit. Jika menggunakan normalisasi standar WP, faktor apa yang paling menentukan keunggulan suatu mesin…

  • A. kapasitas tertinggi karena merupakan kriteria keuntungan
  • B. harga terendah karena bobotnya paling besar
  • C. konsumsi listrik terendah karena nilainya paling kecil
  • D. kombinasi perkalian berbobot dari seluruh kriteria
Jawaban: D
WP menggunakan agregasi perkalian berbobot S = Π(nilai_normalisasi)^(bobot) yang menggabungkan seluruh kriteria secara simultan, sehingga keunggulan ditentukan oleh kombinasi semua faktor, bukan satu kriteria tunggal.
54.

Perbedaan esensial antara metode SAW dan WP terletak pada cara menghitung nilai total alternatif. Dalam SAW digunakan penjumlahan terbobot, sedangkan WP menggunakan perkalian berbobot. Implikasi dari perbedaan ini adalah…

  • A. WP lebih cocok untuk kriteria yang saling independen, SAW untuk kriteria dependen
  • B. SAW menghasilkan nilai total yang selalu lebih tinggi dari WP
  • C. WP lebih sensitif terhadap nilai kriteria yang sangat rendah
  • D. SAW tidak memerlukan normalisasi sedangkan WP memerlukan
Jawaban: C
Karena WP menggunakan perkalian, jika satu kriteria bernilai sangat rendah (mendekati nol), total akan tergerus drastis. SAW dengan penjumlahan kurang sensitif terhadap satu nilai rendah karena nilai lain masih dapat mengompensasi.
55.

Dalam metode Weighted Product, pangkat dari nilai normalisasi setiap kriteria ditentukan oleh bobot kriteria tersebut. Jika suatu kriteria memiliki bobot negatif dalam konteks tertentu, apa yang terjadi pada proses agregasi WP…

  • A. pangkat menjadi negatif sehingga nilai menjadi kebalikannya
  • B. kriteria dengan bobot negatif dikeluarkan dari perhitungan
  • C. bobot negatif dikonversi menjadi bobot positif melalui normalisasi ulang
  • D. metode WP tidak dapat menangani bobot negatif
Jawaban: D
Metode Weighted Product tidak dirancang untuk menangani bobot negatif karena agregasi menggunakan pangkat akan menghasilkan nilai yang tidak terdefinisi dengan baik dalam konteks perhitungan preferensi.
56.

Sebuah tim konsultan menggunakan AHP untuk memilih lokasi pabrik baru. Mereka menyusun hierarki dengan tujuan di level teratas, empat kriteria di level kedua, dan tiga alternatif lokasi di level terbawah. Antar elemen dalam satu level, mereka melakukan perbandingan berpasangan. Tujuan utama penyusunan hierarki dalam AHP adalah…

  • A. mempercepat proses perhitungan matematis
  • B. menyederhanakan masalah menjadi bagian-bagian yang terstruktur
  • C. memvisualisasikan hubungan antar elemen keputusan secara sistematis
  • D. menentukan bobot kriteria tanpa perlu perbandingan
Jawaban: B
Penyusunan hierarki dalam AHP bertujuan menyederhanakan masalah keputusan yang kompleks menjadi bagian-bagian yang lebih terstruktur sehingga memudahkan analisis perbandingan berpasangan.
57.

Dalam AHP, skala perbandingan 1–9 digunakan untuk menilai tingkat kepentingan relatif. Jika kriteria A dinilai 7 kali lebih penting daripada kriteria B, maka dalam matriks perbandingan berpasangan, nilai perbandingan B terhadap A adalah…

  • A. 7
  • B. -7
  • C. 1/7
  • D. 0
Jawaban: C
Dalam matriks perbandingan berpasangan AHP, nilai perbandingan B terhadap A adalah kebalikan dari nilai A terhadap B, sehingga jika A bernilai 7 maka B terhadap A adalah 1/7.
58.

Analis keuangan menghitung rasio konsistensi dari matriks perbandingan berpasangan dan memperoleh nilai CR = 0,15. Berdasarkan ketentuan AHP, langkah yang paling tepat dilakukan analis tersebut adalah…

  • A. menerima hasil karena CR di bawah 1,00
  • B. mengubah skala perbandingan menjadi 1–5
  • C. menghapus kriteria yang menyebabkan inkonsistensi
  • D. meninjau ulang dan merevisi penilaian perbandingan berpasangan
Jawaban: D
Rasio konsistensi 0,15 melebihi ambang batas 0,10 yang ditetapkan Saaty, sehingga penilaian dianggap tidak konsisten dan perlu ditinjau ulang serta direvisi untuk memperbaiki logika perbandingan.
59.

Perbedaan fundamental antara AHP dengan SAW dalam menangani kriteria keputusan terletak pada…

  • A. AHP menggunakan perbandingan berpasangan, SAW menggunakan bobot langsung
  • B. AHP hanya dapat menangani kriteria kuantitatif, SAW dapat kualitatif
  • C. AHP tidak memerlukan normalisasi, SAW memerlukan
  • D. AHP menghasilkan peringkat, SAW menghasilkan skor absolut
Jawaban: A
AHP mendasarkan penentuan bobot pada perbandingan berpasangan antar elemen, sedangkan SAW menggunakan bobot yang ditentukan secara langsung tanpa mekanisme perbandingan tersebut.
60.

Seorang manajer proyek membandingkan tiga vendor TI menggunakan AHP. Setelah menghitung vektor prioritas, ia mendapatkan nilai prioritas global Vendor P = 0,45, Vendor Q = 0,35, dan Vendor R = 0,20. Interpretasi yang tepat dari nilai prioritas global ini adalah…

  • A. Vendor P memiliki keunggulan mutlak dan pasti terpilih
  • B. Vendor P memiliki tingkat preferensi tertinggi berdasarkan seluruh hierarki
  • C. Vendor Q dan R sebaiknya tidak dipertimbangkan lebih lanjut
  • D. rasio 0,45:0,35:0,20 menunjukkan Vendor P 10% lebih baik dari Vendor Q
Jawaban: B
Nilai prioritas global menunjukkan tingkat preferensi relatif Vendor P tertinggi di antara ketiganya berdasarkan keseluruhan hierarki, bukan berarti keunggulan mutlak atau selisih persentase sederhana.
61.

Pendekatan pengembangan SPK yang bersifat iteratif dan melibatkan pengguna secara aktif dalam setiap siklus pengembangan disebut pendekatan…

  • A. prototipe
  • B. waterfall
  • C. siklus hidup tradisional
  • D. spiral
Jawaban: A
Pendekatan prototipe bersifat iteratif dan melibatkan pengguna secara aktif di setiap siklus, cocok ketika kebutuhan awal belum sepenuhnya jelas dan memerlukan umpan balik berkelanjutan.
62.

Dalam siklus hidup pengembangan SPK, tahap yang membedakannya secara signifikan dari pengembangan sistem informasi transaksional adalah…

  • A. penekanan pada pemodelan keputusan dan analisis
  • B. desain arsitektur basis data
  • C. pengujian unit dan integrasi
  • D. analisis kebutuhan dan spesifikasi
Jawaban: A
Tahap yang membedakan secara signifikan adalah penekanan pada pemodelan keputusan dan analisis, karena SPK berfokus pada dukungan keputusan semi-terstruktur dengan model, bukan sekadar transaksi data.
63.

PT Indo Agri berencana mengembangkan SPK untuk membantu manajer operasional memprediksi hasil panen. Tim pengembang mengusulkan pendekatan prototipe karena kebutuhan pengguna belum sepenuhnya jelas. Keuntungan utama pendekatan prototipe dalam situasi ini adalah…

  • A. dokumentasi yang lengkap sejak awal proyek
  • B. pengguna dapat melihat dan menguji versi awal sistem secara cepat
  • C. biaya pengembangan yang lebih rendah dibanding pendekatan tradisional
  • D. waktu pengembangan yang pasti dan terprediksi
Jawaban: B
Keuntungan utama prototipe adalah pengguna dapat melihat dan menguji versi awal sistem secara cepat, sehingga kebutuhan yang belum jelas dapat diklarifikasi melalui interaksi langsung dengan prototipe.
64.

Partisipasi aktif pengambil keputusan dalam pengembangan SPK sangat ditekankan. Risiko utama jika pengguna kunci tidak terlibat dalam proses pengembangan adalah…

  • A. waktu pengembangan menjadi lebih singkat
  • B. anggaran pengembangan membengkak tanpa kontrol
  • C. sistem yang dihasilkan tidak sesuai dengan kebutuhan keputusan aktual
  • D. spesifikasi teknis menjadi terlalu kompleks
Jawaban: C
Risiko utama jika pengguna kunci tidak terlibat adalah sistem yang dihasilkan tidak sesuai dengan kebutuhan keputusan aktual karena pengembang tidak memahami konteks dan preferensi pengambil keputusan.
65.

Tahap identifikasi masalah keputusan dan spesifikasi kebutuhan fungsional dalam pengembangan SPK disebut…

  • A. desain arsitektur
  • B. analisis kebutuhan
  • C. pengujian sistem
  • D. implementasi
Jawaban: B
Tahap identifikasi masalah keputusan dan spesifikasi kebutuhan fungsional dalam pengembangan SPK disebut analisis kebutuhan.
66.

Seorang analis sistem merancang struktur komponen SPK yang mencakup basis data, basis model, dan antarmuka pengguna. Tahap pengembangan yang sedang dilakukan analis tersebut adalah…

  • A. desain arsitektur
  • B. analisis kebutuhan
  • C. pengujian sistem
  • D. pemeliharaan
Jawaban: A
Perancangan struktur komponen SPK yang mencakup basis data, basis model, dan antarmuka pengguna merupakan kegiatan dalam tahap desain arsitektur.
67.

Tim pengembang SPK di PT Karya Digital telah menyelesaikan tahap implementasi dan kini memastikan bahwa sistem berfungsi sesuai spesifikasi yang ditetapkan di awal. Aktivitas ini termasuk dalam pengujian…

  • A. validasi
  • B. integrasi
  • C. verifikasi
  • D. penerimaan
Jawaban: C
Memastikan sistem berfungsi sesuai spesifikasi yang ditetapkan di awal merupakan aktivitas verifikasi, yaitu memeriksa kesesuaian terhadap spesifikasi teknis.
68.

Perbedaan antara verifikasi dan validasi dalam pengujian SPK adalah verifikasi berfokus pada…

  • A. kesesuaian dengan spesifikasi, sedangkan validasi pada kesesuaian dengan kebutuhan
  • B. kesesuaian dengan kebutuhan pengguna, sedangkan validasi pada spesifikasi teknis
  • C. pengujian oleh pengembang, sedangkan validasi oleh auditor eksternal
  • D. pengujian fungsional, sedangkan validasi pengujian non-fungsional
Jawaban: A
Verifikasi berfokus pada kesesuaian sistem dengan spesifikasi yang telah ditentukan, sedangkan validasi berfokus pada kesesuaian sistem dengan kebutuhan pengguna yang sebenarnya.
69.

PT Digital Solusi merencanakan pengembangan sistem pendukung keputusan untuk tiga divisi berbeda dengan kebutuhan yang sangat bervariasi. Tim TI memutuskan menggunakan perangkat lunak yang menyediakan modul manajemen data, model, dan antarmuka siap pakai yang dapat dikonfigurasi ulang untuk setiap divisi tanpa memulai dari awal. Perangkat lunak yang dimaksud dikenal sebagai…

  • A. SPK Generator
  • B. Sistem Informasi Manajemen
  • C. Sistem Pakar
  • D. Executive Information System
Jawaban: A
SPK Generator adalah perangkat lunak yang menyediakan alat dan modul siap pakai untuk membangun SPK spesifik secara cepat melalui konfigurasi, bukan pengembangan dari nol.
70.

Keunggulan utama penggunaan SPK Generator dibandingkan pengembangan SPK spesifik dari awal adalah…

  • A. Menyediakan antarmuka yang lebih interaktif bagi pengguna akhir
  • B. Mengurangi waktu pengembangan melalui komponen yang telah teruji dan dapat digunakan ulang
  • C. Menghasilkan sistem dengan fitur yang lebih lengkap dan kompleks
  • D. Memungkinkan integrasi langsung dengan seluruh sistem organisasi
Jawaban: B
SPK Generator mempercepat pengembangan karena menyediakan modul-modul bawaan yang sudah teruji, sehingga pengembang tidak perlu membangun semuanya dari nol.
71.

Dalam SPK Generator, modul yang dikonfigurasi untuk menangani koleksi model kuantitatif dan kualitatif yang akan digunakan dalam analisis keputusan termasuk dalam komponen…

  • A. Manajemen data
  • B. Manajemen model
  • C. Antarmuka pengguna
  • D. Manajemen dialog
Jawaban: B
SPK Generator menyediakan tiga modul utama, yaitu manajemen data, manajemen model, dan antarmuka. Modul manajemen model menangani koleksi dan eksekusi model analisis.
72.

PT Manufaktur Cepat memilih membeli SPK Generator dibanding membangun SPK spesifik dari awal untuk analisis kelayakan investasi. Implikasi paling signifikan dari pilihan ini adalah…

  • A. Biaya lisensi tahunan lebih rendah dibanding biaya pengembangan dari awal
  • B. Fleksibilitas menyesuaikan sistem terhadap kebutuhan unik menjadi lebih terbatas dibanding pengembangan spesifik
  • C. Ketergantungan pada vendor eksternal untuk pemeliharaan sistem menjadi minimal
  • D. Kemampuan analisis data real-time lebih tinggi dibanding sistem yang dikembangkan sendiri
Jawaban: B
SPK Generator menggunakan modul bawaan yang dapat dikonfigurasi, namun tingkat kustomisasinya terbatas. Pengembangan spesifik dari awal memberikan fleksibilitas lebih besar untuk menyesuaikan sistem dengan kebutuhan unik organisasi.
73.

Lapisan komunikasi antara pengambil keputusan dan sistem SPK yang menentukan kemudahan penggunaan sistem disebut…

  • A. Antarmuka pengguna
  • B. Basis model
  • C. Manajemen data
  • D. Sistem dialog
Jawaban: A
Antarmuka pengguna merupakan lapisan yang memfasilitasi interaksi antara pengambil keputusan dengan sistem SPK, dan sangat menentukan tingkat kemudahan penggunaan sistem.
74.

Konsistensi, umpan balik, dan kemudahan navigasi merupakan prinsip utama dalam desain…

  • A. Basis data terdistribusi
  • B. Algoritma optimasi
  • C. Model simulasi
  • D. Antarmuka SPK
Jawaban: D
Prinsip konsistensi, umpan balik, dan kemudahan navigasi adalah prinsip-prinsip esensial dalam merancang antarmuka SPK agar pengguna dapat berinteraksi secara efektif dengan sistem.
75.

Seorang manajer keuangan mengeluhkan bahwa ia harus melalui tujuh langkah menu berbeda hanya untuk melihat proyeksi arus kas, sementara koleganya di perusahaan lain cukup dua klik. Permasalahan yang dihadapi manajer tersebut paling tepat dikaitkan dengan aspek…

  • A. Fungsionalitas sistem
  • B. Kapasitas penyimpanan data
  • C. Usability antarmuka
  • D. Keamanan sistem
Jawaban: C
Usability mengacu pada tingkat kemudahan dan efisiensi pengguna dalam mencapai tujuan menggunakan antarmuka sistem. Banyaknya langkah yang harus ditempuh menunjukkan rendahnya usability.
76.

Perbedaan antara usability dan utility dalam konteks antarmuka SPK terletak pada…

  • A. Usability mengukur kemudahan penggunaan, sedangkan utility mengukur kemampuan sistem menyelesaikan tugas
  • B. Usability mengukur kecepatan sistem, sedangkan utility mengukur kapasitas penyimpanan
  • C. Usability diterapkan pada antarmuka grafis, sedangkan utility diterapkan pada antarmuka teks
  • D. Usability berkaitan dengan estetika, sedangkan utility berkaitan dengan keamanan data
Jawaban: A
Usability berkaitan dengan seberapa mudah dan efisien pengguna menggunakan antarmuka, sedangkan utility berkaitan dengan apakah sistem memiliki fungsionalitas yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas.
77.

Antarmuka SPK yang menggunakan ikon, menu tarik, dan jendela untuk memfasilitasi interaksi pengguna dengan sistem disebut…

  • A. Antarmuka baris perintah
  • B. Graphical User Interface
  • C. Antarmuka suara
  • D. Antarmuka sentuh
Jawaban: B
GUI adalah antarmuka berbasis grafis yang menggunakan elemen visual seperti ikon, menu, dan jendela untuk memudahkan interaksi pengguna dengan sistem.
78.

PT Retail Maju mengembangkan SPK dengan antarmuka yang menampilkan tombol besar, menu tarik, dan kotak dialog untuk membantu manajer toko yang tidak memiliki latar belakang TI. Keunggulan utama pendekatan ini adalah…

  • A. Mengurangi biaya pengembangan sistem secara signifikan
  • B. Menyediakan kemudahan belajar dan pengoperasian melalui representasi visual yang intuitif
  • C. Meningkatkan kecepatan pemrosesan data dalam jumlah besar
  • D. Memungkinkan akses sistem dari perangkat seluler tanpa modifikasi
Jawaban: B
GUI dirancang untuk menyediakan kemudahan belajar dan pengoperasian melalui elemen visual yang intuitif, sehingga cocok bagi pengguna tanpa latar belakang teknis.
79.

Perbedaan utama antara ikon dan menu dalam konteks GUI terletak pada…

  • A. Ikon menggunakan simbol grafis untuk mewakili fungsi, sedangkan menu menyajikan daftar pilihan dalam bentuk teks
  • B. Ikon hanya tersedia di sistem operasi Windows, sedangkan menu bersifat universal
  • C. Ikon memerlukan memori lebih besar dibanding menu untuk ditampilkan
  • D. Ikon digunakan untuk fungsi sistem, sedangkan menu digunakan untuk fungsi aplikasi
Jawaban: A
Ikon adalah representasi grafis yang melambangkan fungsi atau aplikasi, sementara menu adalah daftar pilihan berbasis teks yang disusun secara hierarkis atau kontekstual.
80.

Dalam SPK modern, elemen GUI seperti kotak dialog berfungsi untuk…

  • A. Menyimpan data pengguna secara permanen
  • B. Memproses algoritma model secara otomatis
  • C. Memfasilitasi interaksi dua arah antara sistem dan pengguna untuk masukan atau konfirmasi
  • D. Menampilkan laporan akhir keputusan kepada manajemen
Jawaban: C
Kotak dialog adalah komponen GUI yang memungkinkan komunikasi dua arah, seperti meminta masukan pengguna atau memberikan peringatan dan konfirmasi.
81.

Integrasi teks, grafik, suara, dan video dalam antarmuka SPK untuk memperkaya penyajian informasi disebut…

  • A. Hypermedia
  • B. Multimedia
  • C. Natural Language Processing
  • D. Augmented Reality
Jawaban: B
Multimedia adalah integrasi berbagai media seperti teks, grafik, suara, dan video dalam satu antarmuka untuk memperkaya penyajian informasi.
82.

Seorang analis SPK merancang sistem navigasi yang memungkinkan pengguna berpindah dari grafik penjualan langsung ke tabel detail transaksi, lalu ke profil pelanggan terkait melalui tautan yang saling terhubung. Sistem navigasi non-linier semacam ini disebut…

  • A. Multimedia
  • B. Direct manipulation
  • C. Hypermedia
  • D. Dashboard
Jawaban: C
Hypermedia adalah sistem navigasi non-linier yang menghubungkan berbagai media melalui tautan, memungkinkan pengguna mengeksplorasi informasi secara bebas sesuai kebutuhan.
83.

Teknologi yang memungkinkan pengguna berinteraksi dengan SPK menggunakan bahasa alami manusia tanpa harus mempelajari sintaks perintah khusus disebut…

  • A. Graphical User Interface
  • B. Speech Recognition
  • C. Natural Language Processing
  • D. Machine Translation
Jawaban: C
Natural Language Processing memungkinkan pengguna berkomunikasi dengan sistem menggunakan bahasa alami, sehingga tidak perlu mempelajari perintah atau sintaks khusus.
84.

Direktur keuangan sebuah perusahaan lebih suka mengajukan pertanyaan lisan seperti "Bagaimana tren profitabilitas tiga tahun terakhir?" daripada menjelajahi menu. Teknologi antarmuka yang paling sesuai untuk preferensi ini menggabungkan…

  • A. Multimedia dan hypermedia
  • B. GUI dan sistem menu
  • C. Natural Language Processing dan pengenalan suara
  • D. Dashboard dan drill-down
Jawaban: C
Pertanyaan lisan memerlukan teknologi pengenalan suara untuk menangkap ucapan, dan Natural Language Processing untuk memahami maksud pertanyaan dalam bahasa alami.
85.

Executive Information System (EIS) dirancang khusus untuk menyediakan akses cepat ke informasi kritis bagi eksekutif. Tujuan utama EIS adalah…

  • A. membantu eksekutif memantau kinerja organisasi dan mengidentifikasi peluang atau masalah strategis
  • B. menggantikan proses pengambilan keputusan eksekutif dengan algoritma otomatis
  • C. menyediakan data transaksional harian untuk seluruh karyawan operasional
  • D. mengembangkan model simulasi kompleks bagi analis keuangan
Jawaban: A
EIS dirancang untuk memantau kinerja dan mengidentifikasi isu strategis, bukan untuk otomatisasi keputusan atau menyediakan data transaksional bagi karyawan operasional.
86.

Seorang CEO PT Sinar Nusantara menginginkan sistem yang dapat menampilkan ringkasan pendapatan harian, dan ketika ia mengeklik angka penjualan regional, sistem langsung merinci data per cabang hingga transaksi individual. Fitur EIS yang memungkinkan eksplorasi berlapis semacam ini disebut…

  • A. dashboard statis
  • B. data warehouse
  • C. pemrosesan batch
  • D. kemampuan drill-down
Jawaban: D
Kemampuan drill-down memungkinkan pengguna menjelajahi data dari tingkat ringkasan tinggi ke detail yang lebih rinci, fitur khas EIS untuk analisis eksploratif.
87.

PT Agro Lestari memutuskan mengimplementasikan EIS untuk direksi. Perbedaan paling mendasar antara EIS dan SPK dalam konteks penggunaannya adalah…

  • A. EIS menggunakan basis data sedangkan SPK tidak
  • B. EIS hanya memproses data eksternal sedangkan SPK hanya data internal
  • C. EIS berfokus pada penyajian informasi terstruktur bagi eksekutif tingkat atas, sedangkan SPK berfokus pada analisis masalah semi-terstruktur
  • D. EIS tidak memiliki antarmuka pengguna sedangkan SPK memiliki GUI
Jawaban: C
Fokus pengguna dan tujuan sistem membedakan EIS dan SPK: EIS menyajikan informasi bagi eksekutif, sementara SPK mendukung analisis masalah semi-terstruktur bagi pengambil keputusan di berbagai level.
88.

Kemampuan menampilkan indikator kinerja utama dalam bentuk grafik, indikator warna, dan ringkasan visual pada satu layar merupakan fitur EIS yang dikenal sebagai…

  • A. antarmuka baris perintah
  • B. laporan naratif
  • C. sistem manajemen basis data
  • D. tampilan dashboard
Jawaban: D
Dashboard adalah tampilan visual terpadu yang menyajikan berbagai indikator kunci dalam satu layar, memudahkan eksekutif memantau kondisi organisasi secara cepat.
89.

Salah satu karakteristik utama Executive Information System (EIS) yang membedakannya dari sistem informasi lain adalah…

  • A. hanya dapat mengakses data operasional harian
  • B. memerlukan pelatihan teknis intensif bagi semua penggunanya
  • C. dirancang untuk pengguna tingkat atas dengan antarmuka sederhana dan penyajian informasi yang ringkas
  • D. dikembangkan secara eksklusif menggunakan pendekatan prototipe
Jawaban: C
EIS dirancang sederhana dan ringkas agar eksekutif yang tidak memiliki latar teknis dapat langsung menggunakannya tanpa pelatihan panjang.
90.

Model data EIS mengintegrasikan data dari berbagai sumber yang relevan dengan isu strategis. Seorang direktur membutuhkan data inflasi nasional dan nilai tukar mata uang selain data penjualan internal. Data inflasi dan nilai tukar tersebut tergolong sebagai…

  • A. data eksternal
  • B. data operasional transaksional
  • C. data internal terstruktur
  • D. data cadangan
Jawaban: A
Data yang berasal dari luar organisasi, seperti indikator ekonomi makro, dikategorikan sebagai data eksternal yang penting bagi analisis strategis eksekutif.
91.

Pendekatan Critical Success Factors (CSF) yang dikemukakan John Rockart dalam konteks EIS berfokus pada…

  • A. menghitung seluruh indikator kinerja secara kuantitatif tanpa memilah prioritas
  • B. mengidentifikasi area kunci yang menentukan keberhasilan organisasi agar menjadi prioritas informasi dalam EIS
  • C. menggantikan semua metode pengambilan keputusan manajerial
  • D. mengembangkan perangkat lunak EIS dari awal tanpa menggunakan generator
Jawaban: B
CSF memfokuskan EIS pada area kunci yang paling menentukan keberhasilan organisasi, sehingga informasi yang disajikan benar-benar relevan dan prioritas bagi eksekutif.
92.

PT Logistik Cepat mengalami penurunan tepat-waktu pengiriman. CEO meminta tim TI merancang EIS yang menyoroti faktor paling kritis penyebab keterlambatan. Pendekatan yang menekankan pemusatan perhatian pada faktor penentu keberhasilan ini disebut…

  • A. Key Performance Indicators (KPI)
  • B. Management by Objectives (MBO)
  • C. Balanced Scorecard (BSC)
  • D. Critical Success Factors (CSF)
Jawaban: D
CSF mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang menentukan keberhasilan dan menjadikannya fokus utama dalam sistem informasi eksekutif, berbeda dengan KPI yang mengukur kinerja secara lebih luas.
93.

Organizational Decision Support System (ODSS) berbeda dari SPK individual terutama dalam hal…

  • A. ODSS hanya menggunakan model kualitatif
  • B. ODSS melibatkan banyak pengambil keputusan di berbagai unit organisasi
  • C. ODSS tidak memerlukan basis data
  • D. ODSS hanya diterapkan pada perusahaan kecil
Jawaban: B
ODSS dirancang untuk melibatkan banyak pengambil keputusan lintas unit organisasi, menjadikannya sistem pendukung keputusan berskala organisasional, bukan individual.
94.

Tujuan utama Organizational Decision Support System (ODSS) adalah…

  • A. menggantikan komunikasi informal antar departemen
  • B. mengotomatisasi seluruh keputusan operasional harian
  • C. meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan kolektif pada tingkat organisasi
  • D. menyediakan laporan keuangan untuk auditor eksternal
Jawaban: C
ODSS bertujuan meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan kolektif yang melibatkan banyak pihak dalam organisasi, bukan sekadar menggantikan komunikasi atau menyediakan laporan rutin.
95.

Sejumlah direktur divisi di PT Nusa Konstruksi harus bersama-sama memutuskan lokasi proyek baru dengan mempertimbangkan data dari divisi keuangan, operasional, pemasaran, dan logistik. Sistem yang paling sesuai untuk mendukung proses pengambilan keputusan semacam ini adalah…

  • A. Executive Information System pribadi CEO
  • B. Sistem Pendukung Keputusan individual
  • C. Sistem informasi akuntansi
  • D. Organizational Decision Support System
Jawaban: D
ODSS mendukung pengambilan keputusan yang melibatkan banyak pihak dari berbagai unit organisasi, seperti keputusan strategis lintas divisi dalam kasus ini.
96.

Perbedaan mendasar antara ODSS dan SPK individual terletak pada cakupan pengambil keputusan. ODSS berfokus pada keputusan organisasional yang melibatkan banyak pihak, sementara SPK individual…

  • A. hanya digunakan oleh operator entri data
  • B. berfokus pada keputusan yang melibatkan satu pengambil keputusan atau unit tunggal
  • C. tidak memerlukan data untuk beroperasi
  • D. hanya memproses data keuangan
Jawaban: B
SPK individual dirancang untuk mendukung satu pengambil keputusan atau satu unit dalam organisasi, berbeda dengan ODSS yang melibatkan banyak pihak lintas unit.
97.

Dalam kerangka kerja ODSS, teknologi, proses, dan orang disusun untuk mendukung keputusan kolaboratif. Komponen yang secara khusus memfasilitasi komunikasi dan kolaborasi antar pengambil keputusan dalam kelompok disebut…

  • A. Sistem manajemen basis data
  • B. Group Support System
  • C. Antarmuka pemrograman aplikasi
  • D. Sistem pemrosesan transaksi
Jawaban: B
Group Support System (GSS) adalah komponen dalam ODSS yang menyediakan fasilitas komunikasi dan kolaborasi bagi anggota kelompok pengambil keputusan.
98.

PT Bank Nasional berencana menyusun rencana strategis lima tahun yang melibatkan seluruh kepala divisi. Mereka membutuhkan sistem yang memungkinkan setiap kepala divisi memberikan masukan, melihat data bersama, dan berdiskusi secara terstruktur. Kerangka kerja ODSS yang sesuai untuk kebutuhan ini mencakup…

  • A. teknologi, proses, dan orang yang mendukung keputusan kolaboratif
  • B. hanya perangkat keras server dan jaringan
  • C. basis data individu masing-masing divisi yang terpisah
  • D. laporan tahunan yang dicetak
Jawaban: A
Kerangka kerja ODSS secara esensial memadukan teknologi, proses, dan orang untuk mendukung pengambilan keputusan kolaboratif di seluruh organisasi.
99.

Penerapan ODSS paling tepat untuk aktivitas organisasi seperti…

  • A. perencanaan strategis, penganggaran, dan koordinasi antar departemen di organisasi besar
  • B. entri data transaksi harian oleh teller bank
  • C. pencatatan absensi karyawan
  • D. pengarsipan dokumen kepegawaian
Jawaban: A
ODSS diterapkan pada aktivitas yang memerlukan kolaborasi lintas unit dan keputusan kompleks, seperti perencanaan strategis dan penganggaran, bukan pada tugas operasional rutin.
100.

Perbedaan antara Group Support System (GSS) dan ODSS secara keseluruhan adalah…

  • A. GSS tidak menggunakan komputer
  • B. GSS hanya digunakan oleh CEO
  • C. GSS merupakan komponen dalam ODSS yang secara spesifik memfasilitasi kerja kelompok, sedangkan ODSS mencakup keseluruhan sistem pendukung keputusan organisasi
  • D. ODSS tidak memerlukan GSS untuk berfungsi
Jawaban: C
GSS adalah subsistem dalam ODSS yang berfokus pada dukungan kolaborasi kelompok, sementara ODSS merupakan sistem yang lebih luas mencakup seluruh aspek pendukung keputusan organisasional.

AHP di Modul 5 itu jebakan klasik. Banyak yang hafal langkahnya, tapi lupa normalisasi matriks. Begitu angkanya beda dikit dari contoh, langsung bingung. Latihan di sini ngasih kamu rasa soal yang kadang lebih njelimet dari UAS sebenarnya. Lumayan buat ngukur seberapa tahan kamu sama hitungan berulang.

Modul 7 juga gak kalah licin. Antarmuka user kelihatannya teori ringan, tapi soal UO bisa ambil studi kasus GUI yang bikin kamu mikir dua kali. Kalau otak udah panas, ambil napas dulu. Coba deh tengok soal UT MATA4110 Kalkulus I buat pemanasan otak model lain. Di STSI4301 Sistem Pendukung Keputusan, soal campuran UTM dan UO biasanya nyangkut di model analisis. Nah, itu dia.

Bagikan

error: Content is protected !!