Soal UAS UT EMBS4211 Manajemen Operasi dan Kunci Jawaban

Soal UAS UT EMBS4211 Manajemen Operasi dan Kunci Jawaban
Soal UAS UT EMBS4211 Manajemen Operasi

Bagi mahasiswa Universitas Terbuka (UT), masa menjelang Ujian Akhir Semester (UAS) kerap menjadi momen yang paling menguji mental dan strategi belajar. Tumpukan modul yang harus dikuasai dalam waktu terbatas membuat banyak mahasiswa kewalahan sebelum ujian benar-benar dimulai.

Di antara sekian banyak mata kuliah yang harus ditempuh, Soal UAS UT EMBS4211 Manajemen Operasi menjadi salah satu yang layak mendapat perhatian lebih. Mata kuliah ini dirancang bukan sekadar untuk mengejar angka di lembar nilai, melainkan untuk membangun cara berpikir sistematis.

Artikel ini hadir sebagai panduan praktis untuk membantu Anda menyusun strategi belajar yang lebih terarah. Mulai dari gambaran materi hingga tips menghadapi berbagai format ujian, baik Ujian Tatap Muka (UTM), Ujian Online (UO), maupun Take Home Exam (THE).

Soal UAS UT EMBS4211 Manajemen Operasi

1.

Manajemen operasi dapat didefinisikan sebagai serangkaian aktivitas yang menghasilkan nilai dalam bentuk barang dan jasa dengan mengubah input menjadi output. Tokoh yang paling dikenal sebagai pelopor manajemen ilmiah (scientific management) adalah…

  • A. Henry Ford
  • B. Frank Gilbreth
  • C. Frederick W. Taylor
  • D. Eli Whitney
C. Frederick W. Taylor
2.

Salah satu tantangan manajemen operasi saat ini adalah persaingan global. Pendekatan yang paling tepat untuk menghadapi tantangan tersebut adalah…

  • A. Meningkatkan harga jual produk agar margin lebih besar
  • B. Menutup pasar domestik dari produk impor
  • C. Mengurangi inovasi untuk menekan biaya riset
  • D. Meningkatkan efisiensi proses dan kualitas produk secara berkelanjutan
D. Meningkatkan efisiensi proses dan kualitas produk secara berkelanjutan
3.

Strategi manajemen operasi yang berfokus pada keunggulan biaya rendah disebut…

  • A. Diferensiasi produk
  • B. Cost leadership
  • C. Focus strategy
  • D. Market penetration
B. Cost leadership
4.

Dalam konteks manajemen operasi, “produktivitas” diukur dengan cara…

  • A. Membagi total biaya dengan total pendapatan
  • B. Membagi output yang dihasilkan dengan input yang digunakan
  • C. Menghitung selisih antara pendapatan dan biaya operasional
  • D. Membandingkan harga jual dengan harga pokok produksi
B. Membagi output yang dihasilkan dengan input yang digunakan
5.

Keputusan desain barang dan jasa dalam rancangan operasi mencakup aspek berikut, kecuali…

  • A. Pemilihan bahan baku yang digunakan
  • B. Penentuan fitur dan fungsi produk
  • C. Kebijakan dividen perusahaan
  • D. Kapasitas produksi yang dibutuhkan
C. Kebijakan dividen perusahaan
6.

Strategi lokasi yang mempertimbangkan kedekatan dengan bahan baku paling cocok diterapkan pada industri…

  • A. Perbankan dan keuangan
  • B. Konsultasi manajemen
  • C. Pengolahan kayu dan pertambangan
  • D. Perdagangan eceran online
C. Pengolahan kayu dan pertambangan
7.

Layout yang mengelompokkan mesin atau peralatan berdasarkan fungsi yang sama disebut…

  • A. Product layout
  • B. Fixed-position layout
  • C. Process layout
  • D. Cellular layout
C. Process layout
8.

Dalam desain jasa, perbedaan utama dibandingkan desain barang adalah…

  • A. Jasa selalu lebih murah dari barang
  • B. Jasa tidak memerlukan sumber daya manusia
  • C. Jasa tidak dapat disimpan dan sering melibatkan pelanggan langsung dalam prosesnya
  • D. Jasa tidak dipengaruhi oleh permintaan pasar
C. Jasa tidak dapat disimpan dan sering melibatkan pelanggan langsung dalam prosesnya
9.

Metode factor rating dalam penentuan lokasi digunakan untuk…

  • A. Menghitung biaya transportasi minimum
  • B. Membandingkan beberapa lokasi alternatif berdasarkan berbagai faktor tertimbang
  • C. Menentukan jadwal produksi optimal
  • D. Menganalisis kapasitas gudang
B. Membandingkan beberapa lokasi alternatif berdasarkan berbagai faktor tertimbang
10.

Konsep Total Quality Management (TQM) menekankan bahwa tanggung jawab kualitas ada pada…

  • A. Departemen quality control saja
  • B. Manajer produksi
  • C. Seluruh anggota organisasi
  • D. Pemasok bahan baku
C. Seluruh anggota organisasi
11.

ISO 9001 merupakan standar internasional yang berkaitan dengan…

  • A. Keselamatan dan kesehatan kerja
  • B. Sistem manajemen lingkungan
  • C. Sistem manajemen kualitas
  • D. Standar akuntansi keuangan
C. Sistem manajemen kualitas
12.

Diagram sebab-akibat (fishbone diagram) dalam manajemen kualitas digunakan untuk…

  • A. Menghitung biaya produksi
  • B. Mengidentifikasi akar penyebab suatu masalah kualitas
  • C. Membuat jadwal perawatan mesin
  • D. Memprediksi permintaan masa depan
B. Mengidentifikasi akar penyebab suatu masalah kualitas
13.

Peta kendali (control chart) dalam Statistical Process Control (SPC) berfungsi untuk…

  • A. Menyusun anggaran produksi
  • B. Menentukan harga pokok produksi
  • C. Memantau variasi proses produksi dari waktu ke waktu
  • D. Mengatur persediaan bahan baku
C. Memantau variasi proses produksi dari waktu ke waktu
14.

Dalam manajemen proyek, diagram PERT (Program Evaluation and Review Technique) dikembangkan untuk…

  • A. Mengelola persediaan gudang
  • B. Merencanakan dan mengendalikan proyek berskala besar dengan ketidakpastian waktu
  • C. Menentukan harga jual produk
  • D. Menganalisis laporan keuangan proyek
B. Merencanakan dan mengendalikan proyek berskala besar dengan ketidakpastian waktu
15.

Critical Path Method (CPM) dalam manajemen proyek bertujuan untuk menemukan…

  • A. Jalur terpendek dalam jaringan distribusi
  • B. Biaya proyek paling murah
  • C. Urutan aktivitas terpanjang yang menentukan durasi minimum proyek
  • D. Jumlah tenaga kerja yang optimal
C. Urutan aktivitas terpanjang yang menentukan durasi minimum proyek
16.

Jika sebuah aktivitas proyek memiliki slack (float) = 0, maka aktivitas tersebut termasuk dalam…

  • A. Jalur kritis (critical path)
  • B. Jalur alternatif
  • C. Aktivitas pendukung
  • D. Aktivitas opsional
A. Jalur kritis (critical path)
17.

Crashing dalam manajemen proyek berarti…

  • A. Menghentikan proyek karena melebihi anggaran
  • B. Mempercepat penyelesaian aktivitas kritis dengan menambah sumber daya, biasanya dengan biaya tambahan
  • C. Mengalihkan proyek ke kontraktor lain
  • D. Mengurangi ruang lingkup proyek
B. Mempercepat penyelesaian aktivitas kritis dengan menambah sumber daya, biasanya dengan biaya tambahan
18.

Biaya dalam manajemen proyek dibagi menjadi dua kategori utama, yaitu…

  • A. Biaya tetap dan biaya variabel
  • B. Biaya langsung dan biaya tidak langsung
  • C. Biaya produksi dan biaya pemasaran
  • D. Biaya awal dan biaya akhir
B. Biaya langsung dan biaya tidak langsung
19.

Metode peramalan yang menggunakan rata-rata dari beberapa periode terakhir dengan bobot yang sama disebut…

  • A. Exponential smoothing
  • B. Regresi linier
  • C. Moving average
  • D. Trend projection
C. Moving average
20.

Exponential smoothing menggunakan parameter α (alpha). Jika α = 0,9, hal ini berarti…

  • A. Peramalan sangat bergantung pada data historis jangka panjang
  • B. Bobot lebih besar diberikan pada data terbaru sehingga peramalan sangat responsif terhadap perubahan
  • C. Peramalan mengabaikan data terbaru
  • D. Tidak ada perbedaan antara data lama dan baru
B. Bobot lebih besar diberikan pada data terbaru sehingga peramalan sangat responsif terhadap perubahan
21.

Mean Absolute Deviation (MAD) digunakan dalam peramalan untuk…

  • A. Mengukur total permintaan selama satu periode
  • B. Menghitung biaya kesalahan peramalan
  • C. Mengukur rata-rata besarnya kesalahan peramalan tanpa memperhatikan arah kesalahan
  • D. Menentukan tren jangka panjang
C. Mengukur rata-rata besarnya kesalahan peramalan tanpa memperhatikan arah kesalahan
22.

Peramalan deret waktu (time-series forecasting) didasarkan pada asumsi bahwa…

  • A. Permintaan masa depan dipengaruhi oleh faktor eksternal yang tidak berulang
  • B. Pola permintaan masa lalu akan terus berlanjut di masa depan
  • C. Permintaan selalu bersifat konstan dari waktu ke waktu
  • D. Faktor cuaca adalah satu-satunya penentu permintaan
B. Pola permintaan masa lalu akan terus berlanjut di masa depan
23.

Komponen musiman (seasonal component) dalam time-series forecasting menggambarkan…

  • A. Perubahan permintaan yang terjadi secara acak
  • B. Kenaikan permintaan jangka panjang yang konsisten
  • C. Fluktuasi permintaan yang berulang secara teratur dalam satu tahun atau periode tertentu
  • D. Penurunan permintaan akibat persaingan
C. Fluktuasi permintaan yang berulang secara teratur dalam satu tahun atau periode tertentu
24.

Manajemen rantai pasok (supply chain management) mencakup pengelolaan aliran…

  • A. Keuangan perusahaan saja
  • B. Barang, informasi, dan keuangan dari pemasok hingga konsumen akhir
  • C. Sumber daya manusia dalam organisasi
  • D. Teknologi informasi internal perusahaan
B. Barang, informasi, dan keuangan dari pemasok hingga konsumen akhir
25.

Bullwhip effect dalam manajemen rantai pasok mengacu pada fenomena…

  • A. Penurunan kualitas produk di sepanjang rantai pasok
  • B. Amplifikasi variasi permintaan yang semakin besar saat bergerak ke hulu rantai pasok
  • C. Peningkatan biaya transportasi secara tiba-tiba
  • D. Keterlambatan pembayaran dari konsumen ke pemasok
B. Amplifikasi variasi permintaan yang semakin besar saat bergerak ke hulu rantai pasok
26.

Strategi Just-in-Time (JIT) dalam manajemen persediaan bertujuan untuk…

  • A. Menyimpan persediaan sebanyak mungkin untuk mengantisipasi kekurangan
  • B. Menghilangkan pemborosan dengan menerima material tepat saat dibutuhkan dalam jumlah yang tepat
  • C. Meningkatkan buffer stock di setiap titik produksi
  • D. Memperbanyak pemasok untuk mengurangi ketergantungan
B. Menghilangkan pemborosan dengan menerima material tepat saat dibutuhkan dalam jumlah yang tepat
27.

Economic Order Quantity (EOQ) adalah model persediaan yang digunakan untuk menentukan…

  • A. Kapan harus menghentikan produksi
  • B. Jumlah pesanan yang meminimalkan total biaya pemesanan dan biaya penyimpanan
  • C. Harga beli optimal dari pemasok
  • D. Jadwal pengiriman kepada pelanggan
B. Jumlah pesanan yang meminimalkan total biaya pemesanan dan biaya penyimpanan
28.

Reorder Point (ROP) dalam manajemen persediaan adalah titik di mana…

  • A. Perusahaan menghentikan penjualan produk
  • B. Persediaan dinyatakan berlebihan dan harus dijual
  • C. Perusahaan harus segera melakukan pemesanan ulang agar tidak terjadi kehabisan stok
  • D. Produksi dihentikan sementara untuk perawatan mesin
C. Perusahaan harus segera melakukan pemesanan ulang agar tidak terjadi kehabisan stok
29.

Dalam manajemen rantai pasok, vendor-managed inventory (VMI) berarti…

  • A. Pelanggan sepenuhnya mengatur jadwal produksi pemasok
  • B. Pemasok bertanggung jawab mengelola dan mengisi ulang persediaan di lokasi pelanggan
  • C. Perusahaan menggunakan sistem lelang untuk memilih pemasok
  • D. Persediaan dikelola oleh pihak ketiga yang independen
B. Pemasok bertanggung jawab mengelola dan mengisi ulang persediaan di lokasi pelanggan
30.

Perencanaan kapasitas jangka panjang dalam manajemen operasi berkaitan dengan keputusan…

  • A. Penjadwalan shift kerja harian
  • B. Pembelian bahan baku mingguan
  • C. Investasi pada fasilitas produksi, mesin, dan teknologi baru
  • D. Penentuan harga jual produk musiman
C. Investasi pada fasilitas produksi, mesin, dan teknologi baru
31.

Aggregate planning (perencanaan agregat) bertujuan untuk…

  • A. Merinci jadwal produksi tiap unit produk
  • B. Menyesuaikan kapasitas produksi dengan permintaan secara keseluruhan dalam jangka menengah
  • C. Menghitung biaya bahan baku per unit
  • D. Menentukan lokasi gudang distribusi
B. Menyesuaikan kapasitas produksi dengan permintaan secara keseluruhan dalam jangka menengah
32.

Strategi chase dalam perencanaan agregat berarti…

  • A. Mempertahankan tingkat produksi yang konstan sepanjang waktu
  • B. Menggunakan lembur untuk memenuhi semua permintaan
  • C. Menyesuaikan kapasitas produksi (tenaga kerja/mesin) mengikuti fluktuasi permintaan
  • D. Mengurangi harga produk saat permintaan tinggi
C. Menyesuaikan kapasitas produksi (tenaga kerja/mesin) mengikuti fluktuasi permintaan
33.

Material Requirements Planning (MRP) membutuhkan tiga input utama, yaitu…

  • A. Laporan keuangan, data pemasok, dan harga pasar
  • B. Master Production Schedule (MPS), Bill of Materials (BOM), dan catatan persediaan
  • C. Data penjualan, anggaran promosi, dan kapasitas gudang
  • D. Jadwal pengiriman, kontrak pelanggan, dan data SDM
B. Master Production Schedule (MPS), Bill of Materials (BOM), dan catatan persediaan
34.

Enterprise Resource Planning (ERP) berbeda dari MRP karena ERP…

  • A. Hanya fokus pada perencanaan produksi
  • B. Mengintegrasikan seluruh fungsi bisnis (keuangan, SDM, produksi, pemasaran) dalam satu sistem informasi terpadu
  • C. Dirancang khusus untuk usaha kecil
  • D. Tidak memerlukan infrastruktur teknologi informasi
B. Mengintegrasikan seluruh fungsi bisnis (keuangan, SDM, produksi, pemasaran) dalam satu sistem informasi terpadu
35.

Lean manufacturing berfokus pada…

  • A. Meningkatkan kecepatan mesin produksi semaksimal mungkin
  • B. Penghapusan semua bentuk pemborosan (waste) dalam proses produksi
  • C. Penambahan fitur produk sebanyak-banyaknya
  • D. Memperbanyak lapisan manajemen untuk kontrol yang lebih ketat
B. Penghapusan semua bentuk pemborosan (waste) dalam proses produksi
36.

Tujuh jenis pemborosan (seven wastes) dalam lean manufacturing mencakup, kecuali…

  • A. Overproduction dan waiting
  • B. Transportation dan inventory berlebihan
  • C. Inovasi produk baru
  • D. Defects dan unnecessary motion
C. Inovasi produk baru
37.

Sistem Kanban dalam produksi Just-in-Time berfungsi sebagai…

  • A. Sistem penggajian karyawan
  • B. Sinyal visual untuk mengontrol aliran material dan memicu produksi atau pengisian ulang
  • C. Alat untuk mengukur produktivitas individu karyawan
  • D. Metode pelatihan tenaga kerja baru
B. Sinyal visual untuk mengontrol aliran material dan memicu produksi atau pengisian ulang
38.

Konsep Kaizen dalam sistem produksi Jepang berarti…

  • A. Otomatisasi penuh seluruh lini produksi
  • B. Perbaikan berkelanjutan yang melibatkan semua karyawan di semua level
  • C. Strategi ekspansi pasar ke luar negeri
  • D. Penghapusan semua proses manual
B. Perbaikan berkelanjutan yang melibatkan semua karyawan di semua level
39.

Dalam strategi Just-in-Time, hubungan dengan pemasok yang ideal adalah…

  • A. Menggunakan sebanyak mungkin pemasok untuk meminimalkan risiko
  • B. Tidak perlu kontrak jangka panjang dengan pemasok
  • C. Membangun kemitraan jangka panjang dengan sedikit pemasok yang terpercaya dan berkualitas
  • D. Selalu mengganti pemasok setiap tahun untuk mendapatkan harga terbaik
C. Membangun kemitraan jangka panjang dengan sedikit pemasok yang terpercaya dan berkualitas
40.

Teknologi informasi yang memungkinkan identifikasi dan pelacakan otomatis aset dalam rantai pasok menggunakan gelombang radio disebut…

  • A. Barcode scanner
  • B. GPS tracking
  • C. RFID (Radio Frequency Identification)
  • D. EDI (Electronic Data Interchange)
C. RFID (Radio Frequency Identification)
41.

E-commerce dalam konteks manajemen operasi memberikan dampak utama berupa…

  • A. Peningkatan biaya distribusi secara signifikan
  • B. Kemampuan menjangkau pasar yang lebih luas dengan efisiensi transaksi yang lebih tinggi
  • C. Penghapusan kebutuhan akan sistem informasi internal
  • D. Penurunan kualitas layanan pelanggan
B. Kemampuan menjangkau pasar yang lebih luas dengan efisiensi transaksi yang lebih tinggi
42.

Tren teknologi informasi dalam manajemen operasi saat ini mencakup penggunaan Artificial Intelligence (AI) untuk…

  • A. Menggantikan seluruh tenaga kerja manusia tanpa pengecualian
  • B. Optimasi jadwal produksi, prediksi permintaan, dan deteksi cacat kualitas secara otomatis
  • C. Mengurangi penggunaan komputer di lantai produksi
  • D. Menyederhanakan sistem akuntansi perusahaan
B. Optimasi jadwal produksi, prediksi permintaan, dan deteksi cacat kualitas secara otomatis
43.

Diagram Pareto dalam alat kendali kualitas didasarkan pada prinsip bahwa…

  • A. Semua penyebab masalah kualitas memiliki bobot yang sama
  • B. Sekitar 80% masalah kualitas disebabkan oleh sekitar 20% penyebab utama
  • C. Masalah kualitas terjadi secara acak dan tidak dapat diprediksi
  • D. Kualitas hanya dipengaruhi oleh mesin produksi
B. Sekitar 80% masalah kualitas disebabkan oleh sekitar 20% penyebab utama
44.

Scatter diagram (diagram pencar) dalam manajemen kualitas digunakan untuk…

  • A. Menampilkan distribusi frekuensi cacat produk
  • B. Menggambarkan hubungan atau korelasi antara dua variabel
  • C. Memantau proses produksi dari waktu ke waktu
  • D. Mengidentifikasi sumber pemborosan dalam produksi
B. Menggambarkan hubungan atau korelasi antara dua variabel
45.

Dalam penentuan lokasi fasilitas, metode center-of-gravity digunakan untuk…

  • A. Menentukan lokasi yang meminimalkan biaya transportasi berdasarkan koordinat dan volume distribusi
  • B. Memilih lokasi berdasarkan keindahan lingkungan sekitar
  • C. Menghitung jarak lurus antara dua kota
  • D. Mengukur produktivitas tenaga kerja di berbagai daerah
A. Menentukan lokasi yang meminimalkan biaya transportasi berdasarkan koordinat dan volume distribusi
46.

Perencanaan kapasitas jangka pendek dalam manajemen operasi biasanya dilakukan dengan cara…

  • A. Membangun pabrik baru
  • B. Mengakuisisi perusahaan kompetitor
  • C. Mengatur lembur, subkontrak, atau penggunaan tenaga kerja part-time
  • D. Melakukan restrukturisasi organisasi besar-besaran
C. Mengatur lembur, subkontrak, atau penggunaan tenaga kerja part-time
47.

Dalam PERT, waktu yang diperkirakan (expected time) dihitung menggunakan formula yang menggabungkan waktu optimis (a), waktu paling mungkin (m), dan waktu pesimis (b) dengan rumus…

  • A. (a + b) / 2
  • B. (a + 4m + b) / 6
  • C. (a + m + b) / 3
  • D. (2a + 3m + b) / 6
B. (a + 4m + b) / 6
48.

Perbedaan utama antara barang (goods) dan jasa (services) dalam manajemen operasi adalah…

  • A. Barang selalu lebih mahal daripada jasa
  • B. Jasa dapat diproduksi secara massal, sedangkan barang tidak
  • C. Barang bersifat berwujud dan dapat disimpan, sedangkan jasa tidak berwujud dan tidak dapat disimpan
  • D. Barang tidak memerlukan proses produksi, sedangkan jasa memerlukan
C. Barang bersifat berwujud dan dapat disimpan, sedangkan jasa tidak berwujud dan tidak dapat disimpan
49.

Six Sigma dalam manajemen kualitas bertujuan mencapai tingkat cacat tidak lebih dari…

  • A. 1.000 cacat per juta kesempatan
  • B. 10.000 cacat per juta kesempatan
  • C. 3,4 cacat per juta kesempatan
  • D. 100 cacat per juta kesempatan
C. 3,4 cacat per juta kesempatan
50.

Dalam konteks teknologi informasi manajemen operasi, Cloud Computing memberikan manfaat utama bagi perusahaan berupa…

  • A. Kebutuhan investasi infrastruktur IT yang lebih besar
  • B. Keterbatasan akses data hanya dari satu lokasi
  • C. Kemudahan skalabilitas, penghematan biaya infrastruktur, dan akses data dari mana saja secara real-time
  • D. Penghapusan kebutuhan akan koneksi internet
C. Kemudahan skalabilitas, penghematan biaya infrastruktur, dan akses data dari mana saja secara real-time

Konsistensi dalam mengerjakan Soal UAS UT EMBS4211 Manajemen Operasi bukan sekadar kebiasaan belajar yang baik, melainkan investasi nyata dalam membangun kepercayaan diri menghadapi ujian. Semakin sering Anda berlatih dengan Kisi-kisi Soal UT.

Lengkapi latihan soal Anda dengan membuat peta konsep dari setiap modul agar hubungan antar materi terlihat lebih jelas. Pahami bagaimana satu konsep dalam Manajemen Operasi saling berkaitan dengan konsep lainnya yang sesungguhnya diuji dalam Soal Ujian UT.

Bagikan:

error: Content is protected !!