Soalut.com gratis berkat dukungan kamu. Bantu kami tetap online.❤ Gratis selamanya

Donasi sekarang

Soal UAS UT MKWN4101 Pendidikan Agama Islam dan Kunci Jawaban

Soal UT MKWN4101 Pendidikan Agama Islam dan Kunci Jawaban
Soal UT MKWN4101 Pendidikan Agama Islam

Soal UAS UT MKWN4101 Pendidikan Agama Islam – Mempersiapkan Ujian Akhir Semester (UAS) di Universitas Terbuka seringkali menjadi waktu yang menegangkan bagi banyak mahasiswa. Sistem belajar mandiri dan jarak fisik dengan kampus membutuhkan rencana dan disiplin.

Oleh karena itu, latihan untuk UAS UT MKWU4101 Pendidikan Agama Islam adalah tindakan strategis yang sangat disarankan. Latihan soal membantu dalam menentukan bidang materi yang telah dikuasai dan yang memerlukan pengembangan lebih lanjut.

Untuk membantu Anda belajar, artikel ini menawarkan contoh Soal UAS UT dan pembahasan singkat untuk memperkuat pemahaman konseptual Anda. Mari kita mulai dengan memahami lebih jauh tentang ruang lingkup mata kuliah ini.

Catatan: Soal-soal ini akan terus diperbarui mengikuti modul terbaru Universitas Terbuka.

Soal UAS UT MKWN4101 Pendidikan Agama Islam

1.

Konsep ketuhanan menurut pemikiran manusia berkembang secara bertahap. Urutan perkembangan yang benar dari tahap paling awal hingga paling akhir adalah ….

  • A. animisme/dinamisme, monoteisme, henoteisme, dan politeisme
  • B. animisme/dinamisme, henoteisme, monoteisme, dan politeisme
  • C. animisme/dinamisme, politeisme, henoteisme, dan monoteisme
  • D. monoteisme, henoteisme, politeisme, dan animisme/dinamisme
Jawaban: C. animisme/dinamisme, politeisme, henoteisme, dan monoteisme.
Pemikiran manusia tentang Tuhan berkembang secara evolusi dari animisme/dinamisme (kepercayaan pada benda dan roh), meningkat ke politeisme (banyak Tuhan berupa dewa-dewi), lalu henoteisme (satu Tuhan per bangsa), dan akhirnya monoteisme (satu Tuhan untuk seluruh umat).
2.

Kepercayaan masyarakat primitif bahwa benda-benda tertentu memiliki kekuatan gaib atau tuah sehingga perlu dijaga dan diberi sesajian disebut ….

  • A. animisme
  • B. dinamisme
  • C. politeisme
  • D. henoteisme
Jawaban: B. dinamisme.
Dinamisme adalah kepercayaan kepada benda yang dipandang mempunyai kekuatan atau tuah (fetsih), sehingga benda tersebut perlu dijaga, dirawat, dan diberi persembahan agar tidak menimbulkan akibat negatif. Animisme berbeda karena merujuk pada kepercayaan bahwa benda memiliki roh di dalamnya.
3.

Paham monoteisme yang berpendapat bahwa setelah menciptakan alam, Tuhan berpisah dari alam dan alam mampu berjalan dengan sendirinya tanpa campur tangan Tuhan disebut ….

  • A. deisme
  • B. panteisme
  • C. eklektisme
  • D. henoteisme
Jawaban: A. deisme.
Deisme berpendapat bahwa Tuhan menciptakan alam dengan komposisi yang sempurna, kemudian berpisah dari alam (transcendent), sehingga alam dapat mengatur dirinya sendiri tanpa perlu pengawasan dan peranan Tuhan lebih lanjut.
4.

Menurut M. Quraish Shihab, keesaan Allah mencakup empat aspek. Aspek keesaan yang menegaskan bahwa Allah tidak terdiri dari unsur-unsur atau bagian-bagian adalah ….

  • A. keesaan dalam beribadah kepada-Nya
  • B. keesaan sifat-Nya
  • C. keesaan perbuatan-Nya
  • D. keesaan zat-Nya
Jawaban: D. keesaan zat-Nya.
Keesaan zat-Nya mengandung pengertian bahwa seseorang harus percaya Allah tidak terdiri dari unsur-unsur atau bagian-bagian, karena jika Zat Yang Mahakuasa itu terdiri atas dua unsur atau lebih maka berarti Dia membutuhkan unsur atau bagian itu, padahal Allah tidak membutuhkan apapun.
5.

Mengenal Allah (ma’rifatullah) tidak dapat dilakukan dengan menyaksikan Zat-Nya secara langsung. Dua cara yang dapat ditempuh untuk mengenal Allah menurut ajaran Islam adalah melalui ….

  • A. pikir dan rasa
  • B. pikir dan zikir
  • C. zikir dan doa
  • D. ibadah dan doa
Jawaban: B. pikir dan zikir.
Allah memperkenalkan diri dengan sifat-sifat-Nya yang mulia dan ciptaan-Nya berupa alam semesta. Untuk mengenal Allah dapat ditempuh dengan dua cara, yaitu melalui pikir (kerja akal) yang menghasilkan ilmu pengetahuan, dan zikir (kerja qalbu) yang menenangkan jiwa dan memantapkan iman.
6.

Paham panteisme dalam konsep ketuhanan monoteisme berpendapat bahwa Tuhan ada bersama alam (immanent). Dalam teologi Islam, paham yang sejalan dengan pandangan panteisme ini termasuk aliran ….

  • A. Qadariah
  • B. Mu’tazilah
  • C. Jabariah
  • D. Ahlus Sunnah
Jawaban: C. Jabariah.
Panteisme berpendapat bahwa Tuhan ada bersama alam dan segala sesuatu adalah Tuhan, berkembang menjadi paham predestination. Dalam teologi Islam, paham ini termasuk aliran Jabariah, di mana Tuhanlah yang sepenuhnya menentukan segalanya dan manusia tidak memiliki kehendak bebas.
7.

Berdasarkan hadis Nabi yang diriwayatkan Ibnu Majah, iman didefinisikan sebagai keterkaitan antara tiga unsur. Ketiga unsur tersebut adalah ….

  • A. kalbu, ucapan, dan perilaku
  • B. pikiran, perasaan, dan perbuatan
  • C. niat, ucapan, dan doa
  • D. keyakinan, ibadah, dan akhlak
Jawaban: A. kalbu, ucapan, dan perilaku.
Ibnu Majah meriwayatkan bahwa Nabi bersabda iman adalah keterkaitan antara kalbu, ucapan, dan perilaku. Hal ini dikenal dengan istilah “aqdun bil qalbi wa ikraarun bil lisaani wa amalun bil arkani”, yang berarti ikatan dalam hati, pernyataan dengan lisan, dan perbuatan dengan anggota tubuh.
8.

Dalam Al-Qur’an surah Al-Baqarah (2): 165, iman digambarkan identik dengan asyaddu hubban lillah. Berdasarkan ayat tersebut, pengertian iman yang paling tepat adalah ….

  • A. keyakinan dalam hati bahwa Allah itu ada dan Maha Kuasa
  • B. pernyataan lisan tentang kebenaran ajaran Allah
  • C. pelaksanaan ibadah ritual secara rutin kepada Allah
  • D. sikap yang menunjukkan kecintaan luar biasa terhadap Allah
Jawaban: D. sikap yang menunjukkan kecintaan luar biasa terhadap Allah.
Asyaddu hubban lillah berarti sikap yang menunjukkan kecintaan atau kerinduan yang luar biasa terhadap Allah. Dari ayat tersebut tergambar bahwa iman adalah sikap (attitude), yaitu kondisi mental yang menunjukkan kecenderungan atau keinginan luar biasa terhadap Allah, sehingga orang beriman rela mengorbankan jiwa dan raganya untuk mewujudkan harapan yang dituntut Allah.
9.

Taqwa berasal dari kata yang bermakna mengikuti segala perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya. Konsep taqwa dalam Islam tidak dapat dipisahkan dari iman karena ….

  • A. taqwa adalah syarat utama sebelum seseorang dapat beriman kepada Allah
  • B. taqwa merupakan bentuk ibadah ritual yang menjadi pondasi iman
  • C. ciri orang yang beriman adalah taqwa, dan orang yang bertaqwa harus memiliki iman
  • D. taqwa adalah pengganti iman bagi mereka yang belum mampu beriman sepenuhnya
Jawaban: C. ciri orang yang beriman adalah taqwa, dan orang yang bertaqwa harus memiliki iman.
Iman dan taqwa (IMTAQ) sudah menjadi sebuah kesatuan yang satu sama lain harus saling mengikat dan keduanya tidak dapat dipilih dan dipilah. Ciri orang yang beriman adalah taqwa, dan sebaliknya ciri orang yang bertaqwa tentu harus memiliki iman.
10.

Seorang mahasiswa sejak kecil dibesarkan dalam keluarga yang taat beribadah. Orang tuanya memperkenalkan Al-Qur’an sejak dini dan membiasakan anak melaksanakan perintah Allah. Faktor yang paling dominan membentuk keimanan mahasiswa tersebut adalah ….

  • A. pengaruh lingkungan masyarakat dan pergaulan teman sebaya
  • B. pendidikan keluarga dan pembiasaan nilai-nilai ajaran Allah sejak dini
  • C. kemampuan akal dalam memahami dalil-dalil kebenaran Islam
  • D. fitrah ilahiah yang dimiliki seseorang sejak lahir tanpa pengaruh luar
Jawaban: B. pendidikan keluarga dan pembiasaan nilai-nilai ajaran Allah sejak dini.
Pengaruh pendidikan keluarga, baik langsung maupun tidak langsung, amat berpengaruh terhadap iman seseorang. Tingkah laku orang tua senantiasa memberikan contoh dan teladan bagi anak-anak, dan pembiasaan melaksanakan ajaran Allah sejak kecil akan membentuk kepribadian mukmin yang kuat saat dewasa.
11.

Ibadah dalam ajaran Islam terbagi menjadi dua bentuk. Ibadah yang jenis, tata cara, syarat, dan rukunnya telah ditentukan langsung oleh Allah dalam Al-Qur’an atau melalui sunah Rasul disebut ….

  • A. ibadah mahdlah
  • B. ibadah ghairu mahdlah
  • C. ibadah sosial
  • D. ibadah muttaqiin
Jawaban: A. ibadah mahdlah.
Ibadah mahdlah atau ibadah ritual adalah ibadah kepada Allah yang telah ditentukan macam, tata cara, syarat, dan rukunnya oleh Allah dalam Al-Qur’an atau melalui sunah Rasul dalam hadisnya. Pelanggaran terhadap tata cara, syarat, dan rukunnya menjadikan ibadah ritual tidak sah.
12.

Seseorang yang memahami ajaran Islam secara mendalam tetapi kemudian menjadi kafir (menolak ajaran Allah), seperti yang terjadi pada sebagian orang Yahudi yang mengenal Nabi Muhammad tetapi tetap mengingkarinya, menunjukkan bahwa ….

  • A. pengetahuan tentang ajaran Allah secara otomatis menjamin seseorang beriman
  • B. iman seseorang ditentukan sepenuhnya oleh tingkat kecerdasannya dalam memahami Al-Qur’an
  • C. proses pembiasaan tidak berpengaruh terhadap pembentukan iman seseorang
  • D. mengenal ajaran Allah tidak menjamin seseorang beriman, karena iman melibatkan kalbu, ucapan, dan perilaku secara terpadu
Jawaban: D. mengenal ajaran Allah tidak menjamin seseorang beriman, karena iman melibatkan kalbu, ucapan, dan perilaku secara terpadu.
Kenal ajaran Allah tidak menjamin seseorang pasti beriman, bahkan mungkin sebaliknya akan membencinya. Orang Yahudi yang mengenal Nabi Muhammad ibarat kenal dengan Al-Qur’an seperti kenalnya orang tua terhadap anaknya, namun mereka tetap kufur. Ini membuktikan bahwa iman bukan sekadar pengetahuan, melainkan keterpaduan kalbu, ucapan, dan perilaku.
13.

Dalam Al-Qur’an surah Al-Mu’minuun (23): 12-14, disebutkan bahwa manusia diciptakan dari saripati tanah yang kemudian melalui beberapa tahap. Urutan tahap penciptaan manusia yang benar setelah nutfah (air mani) adalah….

  • A. alaqah, mudghah, tulang belulang, dibalut daging, makhluk lain
  • B. alaqah, mudghah, tulang belulang, dibalut daging, makhluk berbentuk lain
  • C. mudghah, alaqah, dibalut daging, tulang belulang, makhluk sempurna
  • D. alaqah, tulang belulang, mudghah, dibalut daging, makhluk sempurna
Jawaban: B. alaqah, mudghah, tulang belulang, dibalut daging, makhluk berbentuk lain.
Berdasarkan QS Al-Mu’minuun (23): 12-14, tahapan penciptaan manusia setelah nutfah adalah: alaqah (segumpal darah), mudghah (segumpal daging), dibentuk tulang belulang, dibalut daging, lalu dijadikan makhluk yang (berbentuk) lain. Pilihan C keliru karena membalik urutan alaqah dan mudghah.
14.

Manusia disebut sebagai makhluk yang bersifat lahir (syahadah) dan ghaib (non fisik). Yang dimaksud dengan aspek non fisik manusia yang membedakannya dari makhluk lain adalah….

  • A. otak dan jantung yang saling terhubung melalui susunan saraf kompleks
  • B. kemampuan berjalan tegak di atas dua kaki dan memiliki pancaindra
  • C. ruh dan jiwa yang memerankan proses berpikir, merasa, bersikap, dan mengabdi
  • D. anggota badan yang saling terhubung melalui sistem saraf yang sangat canggih
Jawaban: C. ruh dan jiwa yang memerankan proses berpikir, merasa, bersikap, dan mengabdi.
Kelengkapan manusia tidak hanya dari wujud fisiknya, tetapi juga dari kenyataan non fisik yang tidak dimiliki makhluk lain, yaitu ruh dan jiwa yang memerankan adanya proses berpikir, merasa, bersikap, berserah diri, dan mengabdi sebagai mekanisme kejiwaan manusia sebagai makhluk Allah.
15.

Manusia memiliki dua mekanisme utama yang menentukan eksistensinya. Dua mekanisme tersebut adalah….

  • A. mekanisme spiritual dan mekanisme sosial yang berpusat pada hati nurani
  • B. mekanisme fisik dan mekanisme rohani yang keduanya berpusat pada otak
  • C. mekanisme intelektual yang berpusat pada otak dan mekanisme emosional pada hati
  • D. mekanisme biologi berpusat pada jantung dan mekanisme kejiwaan berpusat pada otak
Jawaban: D. mekanisme biologi berpusat pada jantung dan mekanisme kejiwaan berpusat pada otak.
Kedua mekanisme yang terdapat pada manusia adalah mekanisme biologi yang berpusat pada jantung sebagai pusat hidup, dan mekanisme kejiwaan yang berpusat pada otak sebagai lembaga pikir, rasa, dan sikap sebagai pusat kehidupan.
16.

Dalam pandangan Islam, ilmu merupakan pedoman untuk meningkatkan kualitas hidup manusia, sedangkan agama merupakan pedoman yang bersifat mutlak karena bersumber pada nilai universal. Pernyataan yang paling tepat menggambarkan hubungan antara ilmu dan agama dalam modul ini adalah….

  • A. ilmu dan agama merupakan dua muka dari satu mata uang sebagai pranata nilai dan norma bagi manusia
  • B. ilmu bersifat mutlak sedangkan agama bersifat relatif dan dapat berubah sesuai zaman
  • C. agama hanya mengatur ritual sedangkan ilmu mengatur seluruh aspek kehidupan manusia
  • D. ilmu pengetahuan lebih dominan dari agama dalam membentuk pola perilaku manusia modern
Jawaban: A. ilmu dan agama merupakan dua muka dari satu mata uang sebagai pranata nilai dan norma bagi manusia.
Hakikatnya “ilmu” dan “agama” merupakan pedoman hidup bagi manusia, seperti dua muka dari satu mata uang, karena keduanya merupakan pranata nilai dan norma yang harus dilaksanakan oleh manusia. Pilihan B keliru karena justru agamalah yang bersifat mutlak, sedangkan ilmu yang bersifat relatif.
17.

Manusia dalam pandangan paham materialisme dianggap tidak memiliki keistimewaan dibanding makhluk lain. Allah SWT mengecam pandangan ini dalam surah Al-Jaatsiyah (45): 24. Pandangan materialisme yang dikecam tersebut beranggapan bahwa….

  • A. manusia adalah makhluk yang mulia karena diciptakan dengan akal dan ilmu pengetahuan
  • B. manusia memiliki kewajiban untuk menjadi khalifah dan memakmurkan bumi
  • C. kehidupan hanyalah kehidupan dunia dan yang membinasakan manusia hanyalah masa
  • D. manusia diciptakan untuk beribadah kepada Allah dan menjalani perintah-Nya
Jawaban: C. kehidupan hanyalah kehidupan dunia dan yang membinasakan manusia hanyalah masa.
Dalam QS Al-Jaatsiyah (45): 24, Allah mengecam pandangan kaum materialis yang berkata bahwa tiada kehidupan selain kehidupan dunia ini, dan yang membinasakan mereka hanyalah masa. Pandangan ini sangat sesat karena mengingkari adanya kehidupan akhirat dan tanggung jawab kepada Allah.
18.

Hukum Islam memberikan empat macam hak terhadap manusia. Di antara keempat hak tersebut, yang termasuk hak terhadap diri sendiri dalam bidang rohani adalah….

  • A. hak untuk memiliki dan memanfaatkan harta yang diberikan Allah sesuai ketentuan-Nya
  • B. hak untuk memperoleh ketenangan batin melalui keimanan dan ketakwaan kepada Allah
  • C. hak untuk memenuhi kebutuhan pangan dengan mengonsumsi yang halal dan baik
  • D. hak untuk beribadah dan menjalankan syariat sesuai perintah Allah dan rasul-Nya
Jawaban: B. hak untuk memperoleh ketenangan batin melalui keimanan dan ketakwaan kepada Allah.
Hak rohani adalah suatu kebutuhan rohani seperti perasaan aman dan ketenangan batin. Islam mengajarkan untuk memperoleh ketenangan batin dengan cara beriman, bertakwa, dan berserah diri kepada Allah. Pilihan C adalah hak jasmani, sedangkan pilihan D termasuk kategori hak Tuhan.
19.

Islam melarang perbuatan bergunjing, memfitnah, menyebarkan berita bohong, berjudi, dan spekulasi. Berdasarkan konsep hak dalam Islam, larangan-larangan tersebut dimaksudkan untuk melindungi….

  • A. hak orang lain agar tidak dirugikan oleh perbuatan orang lain di sekitarnya
  • B. hak diri sendiri agar terhindar dari sanksi hukum dan sosial di masyarakat
  • C. hak atas harta agar tidak digunakan untuk kegiatan yang bertentangan dengan syariat
  • D. hak Tuhan agar nama-Nya tidak disalahgunakan dalam kegiatan yang melanggar norma
Jawaban: A. hak orang lain agar tidak dirugikan oleh perbuatan orang lain di sekitarnya.
Hak orang lain adalah hak untuk memenuhi kebutuhan pribadi tanpa mengganggu hak orang lain. Bergunjing, memfitnah, menyebarkan berita bohong, berjudi, dan spekulasi semuanya dilarang karena rezeki atau keadaan yang diperoleh dengan jalan tersebut akan merugikan hak orang lain.
20.

Dalam Al-Qur’an terdapat tiga kata yang biasa diartikan sebagai manusia, yaitu al-basyar, an-nas, dan al-insan. Berdasarkan glosarium modul ini, kata yang menggambarkan manusia sebagai makhluk sosial adalah….

  • A. al-insan, karena mengandung makna makhluk psikologis yang memiliki jiwa
  • B. al-basyar, karena menggambarkan manusia secara materi yang dapat dilihat dan diraba
  • C. al-insan, karena mengandung makna pengemban amanah dan khalifah Allah di bumi
  • D. an-nas, karena menunjukkan korps atau kumpulan seluruh umat manusia sebagai keturunan Adam
Jawaban: D. an-nas, karena menunjukkan korps atau kumpulan seluruh umat manusia sebagai keturunan Adam.
Sebutan an-Nas dalam Al-Qur’an terdapat sebanyak 240 kali dan dengan jelas menunjukkan pada korps atau kumpulan, yaitu seluruh umat manusia sebagai keturunan Nabi Adam AS. Dalam glosarium modul ini pun an-Naas didefinisikan sebagai manusia sebagai makhluk sosial.
21.

Kata al-insan dalam Al-Qur’an mengandung pengertian makhluk mukallaf, pengemban amanah, dan khalifah Allah di bumi. Pernyataan tersebut berkaitan dengan salah satu ciri khas al-insan yang membedakannya dari sebutan an-nas. Ciri khas al-insan yang dimaksud adalah….

  • A. manusia sebagai makhluk yang hidup berkelompok dan berinteraksi secara sosial
  • B. manusia sebagai makhluk yang dibebani tanggung jawab dan diberikan amanah oleh Allah
  • C. manusia sebagai makhluk biologis yang dapat dilihat, memakan sesuatu, dan berjalan
  • D. manusia sebagai keturunan Adam yang berasal dari saripati tanah dan air mani
Jawaban: B. manusia sebagai makhluk yang dibebani tanggung jawab dan diberikan amanah oleh Allah.
Kata al-insan mengandung pengertian makhluk mukallaf, yakni ciptaan Tuhan yang dibebani tanggung jawab, pengemban amanah, dan khalifah Allah di atas bumi. Ini yang membedakannya dari an-nas yang lebih menekankan dimensi sosial kolektif manusia sebagai umat.
22.

Konsep kekhalifahan manusia mempunyai tiga unsur yang saling berkaitan. Berdasarkan QS Al-Baqarah (2): 30, unsur keempat yang berada di luar tiga unsur tersebut adalah pihak yang memberi penugasan kepada manusia sebagai khalifah. Pihak yang dimaksud adalah….

  • A. para malaikat yang bertugas mengawasi perbuatan manusia di muka bumi
  • B. para rasul dan nabi yang diutus untuk membimbing umat manusia
  • C. Allah SWT yang berfirman “inna ja’alnaka khaliifah” dan memberi penugasan
  • D. masyarakat dan lingkungan sosial tempat manusia hidup dan berkembang
Jawaban: C. Allah SWT yang berfirman “inna ja’alnaka khaliifah” dan memberi penugasan.
Unsur keempat yang berada di luar tiga unsur kekhalifahan adalah yang digambarkan dengan kata “inna ja’alnaka khaliifah” atau “inna ja’alnaka khaliifah”, yaitu Allah SWT yang memberi penugasan. Dialah yang memberi penugasan itu, dan dengan demikian yang ditugasi harus memperhatikan kehendak yang memberi tugas.
23.

Manusia memiliki potensi positif dan potensi negatif sekaligus. Salah satu kelemahan manusia yang dinyatakan secara tegas oleh Al-Qur’an adalah banyak masalah yang tidak dapat dijangkau oleh pikirannya. Contoh masalah yang tidak dapat dijangkau pikiran manusia tersebut menurut QS Luqman (31): 34 adalah….

  • A. pengetahuan tentang hari kiamat, isi kandungan rahim, dan tempat kematian seseorang
  • B. pengetahuan tentang hakikat ruh, takdir manusia, dan keberadaan makhluk ghaib
  • C. pengetahuan tentang fenomena alam, hukum alam semesta, dan batas usia bumi
  • D. pengetahuan tentang asal usul manusia, hakikat kehidupan, dan misteri alam gaib
Jawaban: A. pengetahuan tentang hari kiamat, isi kandungan rahim, dan tempat kematian seseorang.
QS Luqman (31): 34 menegaskan bahwa sesungguhnya Allah di sisi-Nya ilmu tentang kiamat, Dia mengetahui apa dalam rahim, dan tiada seorang pun mengetahui apa yang akan dikerjakan besok serta di bumi mana dia akan mati. Ini menunjukkan keterbatasan pikiran manusia pada hal-hal yang hanya Allah ketahui.
24.

Tokoh yang menyatakan bahwa masyarakat adalah “jalinan kesatuan yang terdiri dari hubungan-hubungan sosial” adalah ….

  • A. Emile Durkheim
  • B. Muhammad Amin Al-Misri
  • C. Aristoteles
  • D. Soejono Soekanto
Jawaban: B. Muhammad Amin Al-Misri.
Muhammad Amin Al-Misri mendefinisikan masyarakat sebagai jalinan kesatuan yang terdiri dari hubungan-hubungan sosial. Sementara Emile Durkheim mendefinisikannya sebagai kenyataan yang objektif secara mandiri, bebas dari individu-individunya.
25.

Tiga unsur pokok pembentuk masyarakat menurut modul MKWN4101 adalah ….

  • A. Individu, norma, dan kebudayaan
  • B. Keluarga, kelompok, dan lembaga sosial
  • C. Tradisi, bahasa, dan agama
  • D. Individu-individu yang membangun kelompok, hubungan sosial, dan aturan
Jawaban: D. Individu-individu yang membangun kelompok, hubungan sosial, dan aturan.
Modul menegaskan ada tiga unsur pokok pembentuk masyarakat, yaitu individu-individu yang membangun kelompok, hubungan sosial, dan aturan yang lahir dari interaksi tersebut untuk menjaga ketertiban.
26.

Istilah civil society muncul pertama kali di Inggris sebagai implikasi penerapan ekonomi Adam Smith. Dalam wacana kontemporer, civil society lebih kuat tekanannya pada ….

  • A. Lembaga-lembaga non-pemerintah yang bebas dari cengkeraman kekuasaan negara
  • B. Kebebasan para pengusaha dalam mengembangkan usahanya tanpa batas
  • C. Pemerintahan yang terbuka dan transparan kepada seluruh warga negara
  • D. Lembaga pemerintah yang berfungsi mengatur kehidupan ekonomi masyarakat
Jawaban: A. Lembaga-lembaga non-pemerintah yang bebas dari cengkeraman kekuasaan negara.
Dalam wacana kontemporer, civil society lebih kuat tekanannya pada lembaga non-pemerintah (NGO) atau lembaga swadaya masyarakat yang bebas dari kekuasaan negara untuk mengekspresikan hak-haknya sebagai warga negara.
27.

Sebuah organisasi kemasyarakatan menjalankan kegiatan tanpa memandang latar belakang etnis, agama, atau keturunan anggotanya. Penilaian keutamaan hanya didasarkan pada prestasi dan ketakwaan. Perilaku organisasi tersebut mencerminkan prinsip masyarakat madani, yaitu ….

  • A. Supremasi hukum
  • B. Pengawasan sosial
  • C. Egalitarianisme
  • D. Pluralisme
Jawaban: C. Egalitarianisme.
Egalitarianisme berarti persamaan, di mana masyarakat madani tidak menilai keutamaan berdasarkan keturunan, ras, atau etnis, melainkan atas dasar prestasi dan ketakwaan. Pilihan D (pluralisme) merujuk pada penerimaan kemajemukan, bukan penilaian berbasis prestasi.
28.

Dalam perspektif Islam menurut Nurcholish Madjid, Pancasila berperan sebagai kalimatun sawa bagi bangsa Indonesia. Maksud dari istilah tersebut adalah ….

  • A. Dasar negara yang bersumber dari nilai-nilai Islam secara langsung
  • B. Landasan bersama yang merangkum semua pluralitas agama dan sosial dalam satu wadah
  • C. Perjanjian resmi antara umat Islam dan pemerintah Indonesia
  • D. Ideologi nasional yang menggantikan peran agama dalam kehidupan bernegara
Jawaban: B. Landasan bersama yang merangkum semua pluralitas agama dan sosial dalam satu wadah.
Nurcholish Madjid menyatakan Pancasila merupakan kalimatun sawa (common platform) yang kokoh sebagai landasan bersama antara berbagai pengelompokan sosial dan komunitas keagamaan, bukan sebagai pengganti agama.
29.

Peran pertama yang harus dilakukan umat beragama dalam mewujudkan masyarakat madani adalah menumbuhkan saling pengertian. Cara yang tepat untuk mewujudkan peran tersebut adalah ….

  • A. Memperbanyak kegiatan dakwah kepada penganut agama lain
  • B. Mengadakan debat terbuka tentang ajaran masing-masing agama
  • C. Menghindari interaksi dengan penganut agama lain agar tidak timbul konflik
  • D. Melakukan dialog intensif antara orang atau kelompok dari agama yang berbeda
Jawaban: D. Melakukan dialog intensif antara orang atau kelompok dari agama yang berbeda.
Menurut Mukti Ali, dialog intensif dilakukan dengan mempertemukan orang atau kelompok dari agama yang berbeda untuk sampai pada pengertian bersama dan sikap apresiasi, bukan dengan debat atau menghindar dari interaksi.
30.

Studi agama yang dilakukan umat beragama dalam rangka mewujudkan masyarakat madani memiliki beberapa tujuan. Yang bukan termasuk tujuan studi agama tersebut adalah ….

  • A. Mengembangkan pengertian sesuai sudut pandang agama masing-masing secara eksklusif
  • B. Menghayati ajaran agama masing-masing secara lebih mendalam
  • C. Menumbuhkan kesadaran akan perlunya solidaritas untuk menyelesaikan masalah kemiskinan
  • D. Menghancurkan rintangan budaya seperti eksklusivisme di masing-masing umat beragama
Jawaban: A. Mengembangkan pengertian sesuai sudut pandang agama masing-masing secara eksklusif.
Tujuan studi agama justru untuk menghancurkan eksklusivisme dan membangun suasana iman yang dialogis. Mengembangkan pandangan secara eksklusif bertentangan dengan semangat studi agama yang dimaksud dalam modul.
31.

Secara etimologis, hak asasi manusia dalam bahasa Arab disebut ….

  • A. Huquq al-muwatanah
  • B. Huquq al-ummah
  • C. Huquq al-insan
  • D. Huquq al-madani
Jawaban: C. Huquq al-insan.
Secara etimologis, hak asasi manusia dalam bahasa Inggris disebut human right dan dalam bahasa Arab disebut huquq al-insan. Kata hak dalam bahasa Arab berarti lawan kebatilan, keadilan, bagian, dan nasib.
32.

Islam melindungi hak milik baik secara individu maupun kolektif. Ayat Al-Qur’an yang secara langsung mendasari perlindungan hak milik tersebut terdapat dalam surah ….

  • A. QS Al-Maai’dah: 32
  • B. QS Al-Baqarah: 188
  • C. QS Al-Israa’: 70
  • D. QS Al-Hujuraat: 13
Jawaban: B. QS Al-Baqarah: 188.
QS Al-Baqarah ayat 188 melarang memakan harta sesama secara batil, yang menjadi dasar perlindungan hak milik dalam Islam. QS Al-Maai’dah 32 berkaitan dengan hak hidup, sementara QS Al-Israa’ 70 tentang kemuliaan manusia.
33.

Nilai-nilai demokrasi dari sumber Islam yang kompatibel dengan demokrasi modern dikemukakan oleh Huwaydi dan Muhammad Dhiya al-Din Rais. Salah satu nilai tersebut adalah kekuasaan dipegang penuh oleh rakyat. Pernyataan ini sesuai dengan prinsip demokrasi, yaitu ….

  • A. Keadilan dan musyawarah sebagai mekanisme pengambilan keputusan
  • B. Kebebasan beragama dijamin oleh konstitusi negara
  • C. Penguasa bertanggung jawab hanya kepada Allah semata
  • D. Kedaulatan rakyat sebagai sentrum utama sistem pengambilan keputusan publik
Jawaban: D. Kedaulatan rakyat sebagai sentrum utama sistem pengambilan keputusan publik.
Nilai Islam yang menyatakan kekuasaan dipegang penuh oleh rakyat selaras dengan prinsip demokrasi bahwa kedaulatan rakyat adalah sentrum utama. Pilihan C keliru karena dalam demokrasi penguasa bertanggung jawab kepada rakyat, bukan hanya kepada Allah.
34.

Secara historis, demokrasi pertama kali dikenal sejak abad ke-5 SM sebagai respons terhadap pemerintahan monarki. Tokoh yang mengadakan pembaruan dalam sistem pemerintahan kota Athena sehingga melahirkan sistem demokratia adalah ….

  • A. Kleistenes
  • B. Aristoteles
  • C. Plato
  • D. Socrates
Jawaban: A. Kleistenes.
Kleistenes adalah tokoh yang mengadakan pembaruan dalam sistem pemerintahan kota Athena. Pembaruan yang dilakukannya melahirkan sebuah sistem baru yang disebut demokratia, yaitu pemerintahan oleh rakyat.
35.

Menurut para ulama, hukum syariat didefinisikan sebagai seperangkat aturan yang berasal dari pembuat syariat dan berhubungan dengan perbuatan manusia. Yang dimaksud dengan “pembuat syariat” dalam konteks ini adalah ….

  • A. Para ulama fikih yang berwenang mengeluarkan fatwa
  • B. Majelis Ulama Indonesia sebagai lembaga agama tertinggi
  • C. Nabi Muhammad SAW selaku penyampai risalah
  • D. Allah SWT sebagai sumber utama hukum Islam
Jawaban: D. Allah SWT sebagai sumber utama hukum Islam.
Hukum syariat adalah aturan yang berasal dari pembuat syariat, yaitu Allah SWT, yang mengatur perbuatan manusia dengan menuntut pelaksanaan suatu perintah, meninggalkan larangan, atau memberikan pilihan antara keduanya.
36.

Dalam hukum Islam, suatu perbuatan dikategorikan sebagai wajib kifayah apabila ….

  • A. Kewajiban tersebut hanya dibebankan kepada orang yang sudah balig dan berakal
  • B. Kewajiban tersebut gugur bagi yang lain apabila sudah dikerjakan oleh sebagian anggota kelompok
  • C. Perbuatan tersebut apabila dikerjakan mendapat pahala dan apabila ditinggalkan tidak mendapat siksa
  • D. Perbuatan tersebut ditetapkan secara tegas kewajiban individualnya oleh Allah SWT
Jawaban: B. Kewajiban tersebut gugur bagi yang lain apabila sudah dikerjakan oleh sebagian anggota kelompok.
Wajib kifayah adalah kewajiban yang dibebankan kepada kelompok; jika salah seorang telah mengerjakannya maka yang lain tidak berdosa, namun jika tidak ada seorang pun yang mengerjakannya maka seluruh anggota kelompok berdosa. Contohnya mengurus jenazah sesuai syariat Islam.
37.

Berkumur dalam wudu, azan dan iqamah dalam salat berjamaah, serta membaca ayat Al-Qur’an setelah al-Fatihah dalam salat merupakan contoh dari ….

  • A. Sunnah muakkad dalam ibadah
  • B. Sunnah ghairu muakkad dalam ibadah
  • C. Perbuatan wajib yang dianjurkan
  • D. Perbuatan mubah yang diperbolehkan
Jawaban: A. Sunnah muakkad dalam ibadah.
Sunnah muakkad adalah perbuatan yang amat sering dilakukan oleh Rasulullah SAW dan jarang sekali beliau tinggalkan. Meskipun tetap bernilai sunah (tidak berdosa jika ditinggalkan), contoh-contoh tersebut secara eksplisit disebutkan dalam modul sebagai contoh hukum sunah muakkad dalam ibadah.
38.

Surah Al-An’aam ayat 151 menggunakan kata harrama sebagai dasar penetapan suatu hukum. Kata tersebut digunakan sebagai dalil hukum ….

  • A. Makruh, karena mengandung anjuran untuk menjauhi suatu perbuatan
  • B. Mubah, karena memberikan kebebasan memilih antara mengerjakan atau meninggalkan
  • C. Haram, karena kalimat larangan dinyatakan secara jelas dan tegas
  • D. Wajib, karena mengandung kata perintah yang harus dilaksanakan
Jawaban: C. Haram, karena kalimat larangan dinyatakan secara jelas dan tegas.
Salah satu indikator hukum haram adalah penggunaan kata harrama beserta segala bentuk perubahannya secara jelas dan tegas dalam teks ayat atau hadis. Kata tersebut menandakan larangan yang bersifat mutlak dan pelanggarannya mendatangkan siksa.
39.

Seorang mahasiswa menemukan bahwa suatu ayat Al-Qur’an menggunakan kalimat perintah, namun pada ayat berikutnya terdapat petunjuk (qarinah) yang menunjukkan bahwa perbuatan tersebut tidak bersifat wajib. Berdasarkan kajian hukum Islam, perbuatan tersebut paling tepat dikategorikan sebagai ….

  • A. Haram, karena bertentangan dengan perintah yang ada di ayat sebelumnya
  • B. Sunah, karena adanya qarinah yang menunjukkan ketidakwajiban perbuatan tersebut
  • C. Mubah, karena tidak ada dalil yang secara tegas menetapkan pahalanya
  • D. Makruh, karena ada larangan yang bersifat tidak tegas dalam ayat berikutnya
Jawaban: B. Sunah, karena adanya qarinah yang menunjukkan ketidakwajiban perbuatan tersebut.
Lafal ayat berbentuk kalimat perintah yang pada umumnya menunjukkan wajib, namun apabila diikuti petunjuk (qarinah) yang menunjukkan arti sunah, maka hukumnya menjadi sunah. Contoh ini dielaborasi dalam modul pada pembahasan perintah mencatat utang-piutang di QS Al-Baqarah ayat 282-283.
40.

Prinsip hukum Islam yang menyatakan bahwa hukum Islam tidak diterapkan berdasarkan paksaan, melainkan berdasarkan penjelasan yang baik dan argumentatif sehingga penerimaan atau penolakannya diserahkan kepada masing-masing individu, merupakan penjelasan dari prinsip ….

  • A. Prinsip musawah (persamaan/egaliter)
  • B. Prinsip ta’awun (tolong-menolong)
  • C. Prinsip tasamuh (toleransi)
  • D. Prinsip al-hurriyah (kemerdekaan dan kebebasan)
Jawaban: D. Prinsip al-hurriyah (kemerdekaan dan kebebasan).
Prinsip al-hurriyah mengandung makna bahwa hukum Islam tidak diterapkan dengan paksaan, melainkan melalui argumentasi yang meyakinkan. Hal ini ditegaskan dalam QS Al-Baqarah ayat 256: “Tidak ada paksaan untuk memasuki agama Islam.”
41.

Secara etimologis, kata sunah dalam bahasa Arab memiliki arti ….

  • A. Perkataan Nabi SAW yang dijadikan sumber hukum
  • B. Ketetapan Nabi SAW atas perbuatan para sahabat
  • C. Perjalanan, cara hidup, atau tradisi baik maupun buruk
  • D. Segala sesuatu yang berasal dari Nabi selain Al-Qur’an
Jawaban: C. Perjalanan, cara hidup, atau tradisi baik maupun buruk.
Secara etimologis, sunah diartikan sebagai perjalanan, cara hidup, atau tradisi, baik yang bersifat baik maupun buruk. Sementara pengertian menurut istilah adalah segala sesuatu yang berasal dari Muhammad SAW selain Al-Qur’an yang layak menjadi sumber hukum syariat.
42.

Surah An-Nahl ayat 44 menyatakan bahwa Al-Qur’an diturunkan agar Nabi SAW menerangkannya kepada umat manusia. Pernyataan ini menjadi salah satu dalil urgensi sunah sebagai sumber hukum Islam ditinjau dari aspek ….

  • A. Logika, karena Al-Qur’an yang masih bersifat global memerlukan penjelasan lebih lanjut dari sunah
  • B. Iman, karena beriman kepada Allah mengharuskan penerimaan terhadap para utusan-Nya
  • C. Konsensus ulama, karena umat sepakat menjadikan sunah sebagai sumber hukum kedua
  • D. Al-Qur’an, karena banyak ayat yang memerintahkan ketaatan kepada Rasulullah SAW
Jawaban: A. Logika, karena Al-Qur’an yang masih bersifat global memerlukan penjelasan lebih lanjut dari sunah.
Dalil aqli/logika menegaskan bahwa Al-Qur’an secara umum masih bersifat global dalam hal perintah dan larangan, sehingga diperlukan penjelasan lebih rinci dari sunah Nabi SAW. Tanpa sunah, ajaran Al-Qur’an tidak dapat dilaksanakan secara sempurna.
43.

Al-Qur’an mengharamkan memakan bangkai dan darah secara umum. Namun Rasulullah SAW kemudian mengecualikan bangkai ikan laut, belalang, serta hati dan limpa dari kategori tersebut. Posisi sunah Nabi SAW terhadap Al-Qur’an dalam kasus ini adalah ….

  • A. Menguatkan hukum yang telah ditetapkan Al-Qur’an
  • B. Memberikan perincian terhadap ayat yang masih global
  • C. Menetapkan hukum baru yang tidak terdapat dalam Al-Qur’an
  • D. Mengkhususkan atas ketentuan yang masih bersifat umum
Jawaban: D. Mengkhususkan atas ketentuan yang masih bersifat umum.
Posisi sunah dalam kasus ini adalah mentakhsis (mengkhususkan) atas ketentuan Al-Qur’an yang masih bersifat umum. Al-Qur’an melarang bangkai dan darah secara umum, lalu Nabi SAW mengecualikan beberapa jenis yang tidak termasuk dalam larangan tersebut sebagaimana diriwayatkan oleh Ibn Majah.
44.

Ketika Rasulullah SAW dalam suatu peperangan menempatkan satu divisi pasukan di lokasi tertentu berdasarkan pertimbangannya sendiri sebagai komandan, kemudian menerima masukan sahabat untuk memindahkan posisi tersebut, perbuatan Nabi SAW ini termasuk kategori yang ….

  • A. Wajib diikuti karena bersumber dari ketetapan beliau sebagai rasul
  • B. Tidak wajib dijadikan landasan hukum karena merupakan kebijaksanaan dalam masalah keduniaan
  • C. Termasuk sunah muakkad yang sangat dianjurkan untuk diikuti
  • D. Bersifat wajib karena Nabi SAW terpelihara dari perbuatan salah
Jawaban: B. Tidak wajib dijadikan landasan hukum karena merupakan kebijaksanaan dalam masalah keduniaan.
Perbuatan Nabi SAW yang semata-mata bersumber dari kebijaksanaan dalam masalah keduniaan, seperti strategi perang, tidak termasuk sumber hukum Islam. Nabi sendiri mengakui bahwa keputusan tersebut adalah inisiatif pribadinya, bukan wahyu, sehingga umat tidak wajib mengikutinya.
45.

Surah An-Najm ayat 3-4 menyatakan bahwa apa yang diucapkan Nabi SAW bukan berdasarkan hawa nafsunya, melainkan wahyu yang diwahyukan. Implikasi dari ayat ini terhadap kedudukan sunah Nabi SAW sebagai sumber hukum Islam adalah ….

  • A. Sunah hanya berlaku untuk persoalan ibadah, bukan masalah keduniaan
  • B. Sunah hanya mengikat umat yang hidup di zaman Nabi SAW secara langsung
  • C. Hukum yang ditetapkan Nabi SAW secara mandiri tetap harus diyakini kebenarannya karena bersumber dari wahyu
  • D. Sunah hanya valid apabila tidak bertentangan dengan ijtihad para ulama setelahnya
Jawaban: C. Hukum yang ditetapkan Nabi SAW secara mandiri tetap harus diyakini kebenarannya karena bersumber dari wahyu.
Surah An-Najm ayat 3-4 menegaskan bahwa Nabi SAW terpelihara dari hawa nafsu dan semua ucapannya adalah wahyu. Oleh karena itu, hukum-hukum yang ditetapkan beliau secara mandiri (tidak terdapat langsung dalam Al-Qur’an) pun harus diyakini kebenarannya dan tidak mungkin bertentangan dengan Al-Qur’an.
46.

Secara etimologis, kata “agama” dalam bahasa Sanskerta terdiri dari kata “a” dan “gama”. Makna yang paling tepat dari kedua kata tersebut adalah….

  • A. “a” artinya cara, “gama” artinya jalan
  • B. “a” artinya tidak, “gama” artinya kacau
  • C. “a” artinya benar, “gama” artinya aturan
  • D. “a” artinya suci, “gama” artinya hidup
Jawaban: B. “a” artinya tidak, “gama” artinya kacau.
Secara etimologis, “agama” berasal dari bahasa Sanskerta: “a” berarti tidak dan “gama” berarti kacau, sehingga agama berarti tidak kacau. Ada pula penafsiran lain bahwa “a” adalah cara dan “gama” adalah jalan, namun makna tidak kacau adalah yang paling umum dikemukakan pertama.
47.

Dalam bahasa Arab, kata yang digunakan untuk menyebut agama adalah “din”. Salah satu arti etimologis dari kata tersebut adalah….

  • A. kebebasan memilih kepercayaan
  • B. hubungan manusia dengan alam semesta
  • C. cara hidup yang disesuaikan dengan akal
  • D. balasan, ketentuan, dan kebiasaan
Jawaban: D. balasan, ketentuan, dan kebiasaan.
Kata “din” dalam bahasa Arab secara etimologis memiliki arti balasan atau pahala, ketentuan, kekuasaan, pengaturan, perhitungan, taat, patuh, dan kebiasaan. Ini menunjukkan bahwa agama membawa peraturan dan hukum yang menuntut kepatuhan kepada Tuhan.
48.

Ahmad Abdullah al-Masdoosi mengklasifikasikan agama ke dalam tiga kategori. Kategori yang tidak termasuk dalam klasifikasi tersebut adalah….

  • A. agama tradisional dan agama modern
  • B. agama wahyu dan nonwahyu
  • C. agama misionaris dan nonmisionaris
  • D. agama rasial dan universal
Jawaban: A. agama tradisional dan agama modern.
Klasifikasi agama menurut al-Masdoosi terdiri dari tiga kategori: wahyu dan nonwahyu, misionaris dan nonmisionaris, serta rasial dan universal. Kategori “tradisional dan modern” tidak termasuk dalam klasifikasi tersebut.
49.

Secara terminologi, moral dapat diartikan sebagai ajaran tentang tindakan seseorang yang menyangkut sifat, perangai, kehendak, atau perbuatan yang dapat dikatakan baik atau buruk. Pernyataan ini sesuai dengan pengertian moral dari sudut pandang….

  • A. Sidi Gazalba yang menekankan kesesuaian dengan ide umum
  • B. Ahmad Amin yang berfokus pada kehendak yang biasa dilakukan
  • C. definisi terminologi umum yang berlaku secara luas
  • D. Imam Ghazali yang merujuk pada keadaan jiwa seseorang
Jawaban: C. definisi terminologi umum yang berlaku secara luas.
Secara terminologi, moral adalah ajaran tentang tindakan seseorang dalam hal sifat, perangai, kehendak, pendapat, atau perbuatan yang layak dikatakan baik atau buruk. Ini adalah pengertian terminologi umum, berbeda dari definisi Sidi Gazalba yang lebih menekankan kesesuaian dengan ide yang diterima lingkungan sosial.
50.

Etika bersumber pada akal pikiran atau filsafat, sedangkan akhlak dalam Islam bersumber pada Al-Qur’an dan hadis. Pernyataan ini menggambarkan perbedaan etika dan akhlak dilihat dari segi….

  • A. sifat dan karakter pembahasannya
  • B. sumber rujukan yang digunakan
  • C. fungsi dan tujuan penerapannya
  • D. objek yang menjadi sasaran kajian
Jawaban: B. sumber rujukan yang digunakan.
Perbedaan etika dan akhlak Islam dilihat dari sisi sumber: etika bersumber pada akal/filsafat sehingga bersifat relatif dan bisa berubah, sedangkan akhlak Islam bersumber pada Al-Qur’an dan hadis sehingga bersifat tetap dan tidak bisa diubah oleh pemikiran manusia.
51.

Aliran hedonisme universal berpandangan bahwa kebaikan dan keburukan diukur oleh kebahagiaan menurut kebanyakan orang yang merasakannya. Aliran ini berbeda dengan egoistik hedonisme karena….

  • A. ukuran kebahagiaan bersifat kolektif, bukan individual semata
  • B. tolok ukur kebaikan didasarkan pada tradisi masyarakat
  • C. kebaikan ditentukan oleh akal pikiran yang rasional
  • D. sumber kebaikan berasal dari wahyu ilahi semata
Jawaban: A. ukuran kebahagiaan bersifat kolektif, bukan individual semata.
Egoistik hedonisme mengukur kebaikan berdasarkan kebahagiaan individu, sedangkan hedonisme universal (digagas John Stuart Mill) mengukurnya berdasarkan kebahagiaan sebanyak-banyaknya orang. Inilah perbedaan mendasar antara keduanya.
52.

Menurut Imam al-Ghazali, akhlak batin yang mulia melahirkan perbuatan-perbuatan baik seperti jujur, tawadu, sabar, dan pemaaf. Keempat sendi akhlak batin yang menjadi dasarnya adalah….

  • A. hikmah, berani, iffah, dan adil
  • B. ilmu, amal, tawadu, dan ikhlas
  • C. kekuatan ilmu, amarah, nafsu syahwat, dan keseimbangan
  • D. tauhid, taqwa, syukur, dan mahabbah
Jawaban: C. kekuatan ilmu, amarah, nafsu syahwat, dan keseimbangan.
Menurut Imam al-Ghazali, empat sendi akhlak batin yang baik adalah: kekuatan ilmu yang berwujud hikmah, kekuatan amarah yang wujudnya berani, kekuatan nafsu syahwat yang wujudnya iffah, dan kekuatan keseimbangan di antara ketiganya yang wujudnya adil.
53.

Akhlak kepada Allah SWT diwujudkan dalam berbagai bentuk. Tawakal sebagai salah satu bentuk akhlak kepada Allah berarti….

  • A. mengesakan Allah sebagai satu-satunya pencipta yang wajib disembah
  • B. memohon kebaikan kepada Allah dalam segala hal untuk kebaikan dunia dan akhirat
  • C. melaksanakan semua perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya
  • D. sikap pasrah kepada Allah atas ketentuan-Nya sambil tetap berusaha
Jawaban: D. sikap pasrah kepada Allah atas ketentuan-Nya sambil tetap berusaha.
Tawakal adalah sikap pasrah kepada Allah atas ketentuan-Nya sambil berusaha, bukan sekadar pasrah tanpa ikhtiar. Pilihan A adalah menauhidkan, B adalah berdoa, dan C adalah takwa.
54.

Seorang mahasiswa selalu berkata jujur dalam segala situasi, tidak pernah menyembunyikan kebenaran meskipun berisiko bagi dirinya. Perilaku ini merupakan perwujudan akhlak terhadap diri sendiri yang disebut….

  • A. tawadu
  • B. amanah atau jujur
  • C. iffah
  • D. sabar
Jawaban: B. amanah atau jujur.
Amanah atau jujur adalah akhlak terhadap diri sendiri yang berarti berlaku benar dalam ucapan dan perbuatan. Iffah adalah menjaga diri dari hal yang dilarang, tawadu adalah rendah hati, dan sabar adalah sikap lapang dada menghadapi cobaan.
55.

Dalam akhlak terhadap sesama, tasamuh merupakan sikap yang sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat yang beragam. Yang bukan merupakan perwujudan sikap tasamuh adalah….

  • A. mengikuti praktik ibadah agama lain atas nama toleransi
  • B. menghormati keyakinan yang dianut oleh orang lain
  • C. tidak memaksa orang lain untuk menerima suatu agama
  • D. memberikan bantuan kepada orang yang tidak seagama
Jawaban: A. mengikuti praktik ibadah agama lain atas nama toleransi.
Tasamuh berarti menghormati keyakinan yang berbeda tanpa memaksakan atau mencaci maki, bukan berarti ikut serta dalam praktik ibadah agama lain. Islam menjamin kebebasan beragama (QS Al-Baqarah: 256), namun batas toleransi adalah pada penghormatan, bukan pencampuran ibadah.
56.

Alam adalah ciptaan Allah yang diperuntukkan bagi manusia untuk kebaikan dan pengabdian kepada-Nya. Berdasarkan pemahaman ini, akhlak manusia terhadap alam yang paling sesuai dengan ajaran Islam adalah….

  • A. membiarkan alam berkembang tanpa campur tangan manusia
  • B. memanfaatkan alam sebesar-besarnya untuk kemakmuran manusia
  • C. memperhatikan, merenungkan, dan memanfaatkan alam secara bertanggung jawab
  • D. menyerahkan pengelolaan alam sepenuhnya kepada para ahli lingkungan
Jawaban: C. memperhatikan, merenungkan, dan memanfaatkan alam secara bertanggung jawab.
Akhlak terhadap alam dalam modul meliputi memperhatikan dan merenungkan penciptaan alam (QS Ali-Imran: 190) serta memanfaatkan alam (QS Yunus: 101) sebagai wujud syukur atas karunia Allah. Pemanfaatan tanpa batas bertentangan dengan prinsip tanggung jawab sebagai khalifah di bumi.
57.

Dalam ajaran Islam, iman menurut pengertian syariat adalah membenarkan dan mengetahui adanya Allah serta sifat-sifat-Nya, disertai melaksanakan segala yang diwajibkan, disunahkan, serta menjauhi segala larangan. Berdasarkan pengertian tersebut, rukun (struktur) iman terdiri atas tiga aspek, yaitu ….

  • A. akal, perasaan, dan perbuatan
  • B. kalbu, lisan, dan perbuatan
  • C. niat, ucapan, dan keyakinan
  • D. pikiran, perasaan, dan tindakan
Jawaban: B. kalbu, lisan, dan perbuatan.
Berdasarkan hadis yang dikutip dalam modul, iman adalah mengetahui dengan hati (kalbu), mengucapkan dengan lisan, dan melakukan dengan perbuatan (arkan). Ketiga aspek ini merupakan rukun iman yang tidak terpisahkan.
58.

Salah satu ciri orang beriman adalah tawakal. Dalam konteks Islam, seseorang yang makan bukan semata-mata didorong oleh rasa lapar, melainkan karena sadar akan perintah Allah. Hal ini sesuai dengan kandungan QS Al-Baqarah ayat 172 yang memerintahkan orang beriman untuk ….

  • A. memakan rezeki yang baik-baik dan bersyukur kepada Allah
  • B. berpuasa sebagai bentuk ketaatan kepada Allah
  • C. membagikan rezeki kepada fakir miskin dan anak yatim
  • D. menghindari makanan haram dan memilih yang halal saja
Jawaban: A. memakan rezeki yang baik-baik dan bersyukur kepada Allah.
QS Al-Baqarah (2): 172 memerintahkan orang beriman untuk memakan dari yang baik-baik yang telah direzekikan Allah dan bersyukur kepada-Nya. Dalam konteks Islam, makan adalah pelaksanaan perintah Allah agar fisik kuat untuk beribadah.
59.

Para sarjana Muslim memandang bahwa ilmu tidak hanya terbatas pada pengetahuan (knowledge) dan ilmu (science). Menurut pandangan mereka, ilmu Allah dirumuskan dalam suatu wadah yang kemudian disampaikan kepada manusia melalui Al-Qur’an dan As-Sunah. Wadah tersebut disebut ….

  • A. lauhul hakim
  • B. lauhul karim
  • C. lauhul hikmah
  • D. lauhul mahfudz
Jawaban: D. lauhul mahfudz.
Menurut para sarjana Muslim, ilmu Allah dirumuskan dalam “lauhul mahfudz” yang disampaikan kepada manusia melalui Al-Qur’an dan As-Sunah. Hal ini ditegaskan dalam QS Al-Buruuj (85): 21-22.
60.

Seni dalam pandangan Islam merupakan ekspresi ruh dan budaya manusia yang mengandung dan mengungkapkan keindahan. Menurut Muhammad Quthb dalam Manhaj At-Tarbiyah Al-Islamiyah, kesenian Islam tidak harus berbicara tentang Islam secara langsung. Pernyataan yang paling tepat mengenai seni Islam menurut pandangan tersebut adalah ….

  • A. seni Islam harus berupa nasihat langsung tentang akidah dan ibadah
  • B. seni Islam hanya boleh menggunakan bahasa Arab sebagai mediumnya
  • C. seni Islam adalah ekspresi keindahan wujud dari sudut pandang Islam tentang alam, hidup, dan manusia
  • D. seni Islam harus secara eksplisit memuat pesan dakwah dan anjuran berbuat kebajikan
Jawaban: C. seni Islam adalah ekspresi keindahan wujud dari sudut pandang Islam tentang alam, hidup, dan manusia.
Muhammad Quthb menegaskan bahwa kesenian Islam tidak harus berupa nasihat langsung atau anjuran berbuat kebajikan. Seni Islam adalah ekspresi tentang keindahan wujud dari sisi pandangan Islam tentang alam, hidup, dan manusia yang mengantar menuju pertemuan sempurna antara kebenaran dan keindahan.
61.

Salah satu perintah Allah bagi hamba-hamba-Nya adalah kewajiban menuntut ilmu pengetahuan. Ayat Al-Qur’an yang secara tersurat mengandung perintah tersebut terdapat dalam surah ….

  • A. At-Taubah ayat 122
  • B. Al-Baqarah ayat 159
  • C. Al-Mujaadilah ayat 11
  • D. Al-Maidah ayat 122
Jawaban: A. At-Taubah ayat 122.
QS At-Taubah (9): 122 memuat perintah agar sebagian golongan kaum mukmin memperdalam pengetahuan tentang agama dan memberi peringatan kepada kaumnya. Dari ayat ini dipahami bahwa menuntut ilmu adalah suatu kewajiban (amar).
62.

Dalam Al-Qur’an terdapat sekitar 50 ayat yang tersebar di beberapa surah yang mencela orang-orang yang tidak menggunakan akalnya (laa ya’qiluun). Orang yang tidak menggunakan akalnya dalam perspektif Al-Qur’an diidentikkan dengan ….

  • A. orang-orang yang lemah imannya
  • B. orang-orang yang lalai dalam beribadah
  • C. orang-orang yang fasik dan munafik
  • D. orang-orang kafir
Jawaban: D. orang-orang kafir.
Menurut modul, orang-orang yang tidak menggunakan akalnya dikelompokkan sebagai orang yang bersikap tercela dan identik dengan orang-orang kafir. Al-Qur’an secara tegas mencela mereka dalam berbagai ayat, di antaranya QS Al-Furqaan (25): 43-44.
63.

Berpikir ilmiah memiliki beberapa ciri yang membedakannya dari berpikir biasa. Salah satu ciri berpikir integratif ilmiah adalah mencermati sesuatu secara utuh dan menyeluruh dengan mempertimbangkan keterkaitan antara sebab dan akibat. Manfaat utama berpikir integratif adalah ….

  • A. menghasilkan data yang banyak dari berbagai sumber yang berbeda
  • B. menumbuhkan kecermatan dalam menangani setiap permasalahan dengan mempertimbangkan berbagai kemungkinan
  • C. memudahkan seseorang menghafal dan menyimpan informasi secara sistematis
  • D. mendorong seseorang untuk bertindak cepat tanpa mempertimbangkan risiko
Jawaban: B. menumbuhkan kecermatan dalam menangani setiap permasalahan dengan mempertimbangkan berbagai kemungkinan.
Manfaat berpikir integratif menurut modul adalah menumbuhkan kecermatan dalam menanggapi setiap permasalahan, dengan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang terjadi. Sikap inilah yang disebut fathanah (cerdas) dalam ajaran Islam.
64.

Seorang ilmuwan yang memiliki ilmu pengetahuan tetapi tidak mengamalkan ilmunya akan berdosa. Imam Ghazali menjelaskan bahwa setiap ilmu digunakan untuk memotivasi perbuatan, sehingga ilmu yang mengarahkan kepada perbuatan dosa menunjukkan bahwa pemilik ilmu tersebut termasuk golongan ….

  • A. orang-orang yang kafir dan ingkar kepada Allah
  • B. orang-orang yang sombong dan angkuh di hadapan manusia
  • C. orang yang imannya kurang sempurna
  • D. orang-orang yang zalim dan melampaui batas
Jawaban: C. orang yang imannya kurang sempurna.
Imam Ghazali menjelaskan bahwa ilmu yang mengarahkan kepada perbuatan dosa dengan wujud meninggalkan ketentuan-ketentuan Allah menunjukkan bahwa pemilik ilmu pengetahuan tersebut adalah golongan orang yang imannya kurang sempurna.
65.

Dalam pandangan agama Islam, tanggung jawab setiap kegiatan manusia harus dapat dipertanggungjawabkan kepada Allah maupun sesama manusia. Istilah tanggung jawab dalam bahasa agama Islam disebut ….

  • A. akuntabilitas
  • B. responsibilitas
  • C. amanah
  • D. hisab
Jawaban: D. hisab.
Istilah tanggung jawab dalam bahasa Inggris disebut responsibility atau accountability, sedangkan dalam bahasa agama disebut hisab (perhitungan). Hisab berkaitan dengan keyakinan bahwa pada hari kiamat semua perbuatan manusia akan dihitung dan dipertanggungjawabkan.
66.

Prinsip tanggung jawab menurut pandangan Islam terdiri atas prinsip amanah, prinsip iman, dan prinsip prestasi. Dalam prinsip amanah terdapat empat unsur yang mendasarinya. Unsur yang menunjukkan pihak yang memberi tugas kepada manusia adalah ….

  • A. Allah SWT sebagai pemberi tugas
  • B. manusia sebagai pelaksana fungsi kekhalifahan
  • C. alam sebagai lahan yang harus dikelola manusia
  • D. etika dan moral sebagai landasan pelaksanaan tugas
Jawaban: A. Allah SWT sebagai pemberi tugas.
Prinsip amanah dalam ajaran Islam memiliki empat unsur: unsur pertama adalah Allah SWT sebagai pemberi tugas, unsur kedua adalah bentuk tugas manusia mengolah alam, unsur ketiga adalah manusia sebagai pelaksana fungsi kekhalifahan, dan unsur keempat adalah etika dan moral yang harus ditegakkan.
67.

Setelah membahas ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan tanggung jawab ilmuwan, modul menyimpulkan bahwa tanggung jawab ilmuwan dalam perspektif Islam meliputi empat hal. Berikut ini yang bukan termasuk tanggung jawab ilmuwan menurut perspektif ajaran Islam adalah ….

  • A. memiliki nilai ibadah dalam setiap aktivitas keilmuannya
  • B. berdasarkan akal sehat semata dalam mengembangkan ilmu
  • C. menjadikan ilmunya sebagai ilmu amaliah yang bermanfaat
  • D. menyebarluaskan ilmu yang dimiliki kepada masyarakat
Jawaban: B. berdasarkan akal sehat semata dalam mengembangkan ilmu.
Tanggung jawab ilmuwan menurut modul meliputi: (1) memiliki nilai ibadah, (2) berdasarkan kebenaran ilmiah, (3) ilmu amaliah, dan (4) menyebarluaskan ilmunya. “Berdasarkan akal sehat semata” bukan termasuk dalam keempat hal tersebut; yang benar adalah berdasarkan kebenaran ilmiah yang berlandaskan Al-Qur’an dan As-Sunah.
68.

Dalam pandangan Islam, budaya akademik dapat diartikan sebagai…

  • A. Tradisi keilmuan yang dikembangkan dan diajarkan oleh Islam
  • B. Kebiasaan beribadah yang berkembang di lingkungan perguruan tinggi Islam
  • C. Tata cara belajar yang ditetapkan oleh lembaga pendidikan formal
  • D. Sistem nilai dan norma yang berlaku di kalangan mahasiswa muslim
Jawaban: A. Tradisi keilmuan yang dikembangkan dan diajarkan oleh Islam.
Budaya akademik dalam perspektif Islam diartikan sebagai sebuah tradisi keilmuan yang diajarkan oleh Islam, yaitu kebiasaan yang berkaitan dengan dunia akademis atau dunia keilmuan sesuai ajaran Islam.
69.

Perhatian Al-Qur’an terhadap ilmu pengetahuan dapat dilihat dari seringnya kata “ilm” beserta derivasinya disebut dalam Al-Qur’an, yaitu mencapai lebih dari…

  • A. 300 kali
  • B. 500 kali
  • C. 800 kali
  • D. 1000 kali
Jawaban: C. 800 kali.
Kata “ilm” beserta seluruh derivasinya dalam Al-Qur’an mencapai lebih dari 800 kali, belum termasuk ungkapan lain yang bermakna pengetahuan seperti al-fikr, al-nazhr, al-bashar, al-tadabbur, dan al-dzikr.
70.

Mayoritas ulama Al-Qur’an berpendapat bahwa wahyu pertama yang diturunkan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW adalah…

  • A. Lima ayat pertama surah Al-Qalam
  • B. Lima ayat pertama surah Al-Alaq
  • C. Tujuh ayat pertama surah Al-Fatihah
  • D. Tiga ayat pertama surah Al-Baqarah
Jawaban: B. Lima ayat pertama surah Al-Alaq.
Mayoritas ulama, khususnya ulama Al-Qur’an, sepakat bahwa wahyu yang turun pertama kali adalah lima ayat di surah Al-Alaq (QS 96:1-5), kemudian disusul awal ayat surah Al-Qalam (QS 68:1-5).
71.

Dalam konteks makna perintah “iqra” pada wahyu pertama, para ahli menyatakan bahwa makna iqra dalam konteks modern paling dekat dengan konsep…

  • A. Memorizing with repetition (menghafal dengan pengulangan)
  • B. Learning by doing (belajar melalui praktik)
  • C. Teaching with example (mengajar dengan keteladanan)
  • D. Reading with understanding (membaca disertai pemahaman)
Jawaban: D. Reading with understanding (membaca disertai pemahaman).
Makna iqra bukan sekadar membaca teks, melainkan membaca dengan melibatkan pemikiran dan pemahaman. Dalam konteks modern, makna ini paling dekat dengan reading with understanding sebagai kunci perkembangan ilmu pengetahuan.
72.

Surah Al-Mujaadilah ayat 11 menegaskan bahwa Allah SWT akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan. Hal ini menunjukkan bahwa kemuliaan dan kesuksesan hidup hanya dimiliki oleh orang yang…

  • A. Berilmu dan beriman secara bersama-sama
  • B. Berilmu meski tidak disertai iman kepada Allah
  • C. Beriman dengan tekun meski tidak memiliki ilmu
  • D. Banyak beramal shalih tanpa syarat memiliki ilmu
Jawaban: A. Berilmu dan beriman secara bersama-sama.
Orang yang beriman tetapi tidak memiliki ilmu tidak akan memperoleh kemuliaan di sisi Allah SWT. Sebaliknya, orang yang hanya berilmu tanpa iman juga tidak membawa manfaat, terutama di akhirat. Kemuliaan milik mereka yang menggabungkan keduanya.
73.

Istilah ulul albab dalam surah Ali Imran ayat 190-191 menggambarkan karakteristik muslim yang berbudaya akademik. Secara kebahasaan, ulul albab mengandung arti…

  • A. Orang-orang yang selalu bersabar dalam menuntut ilmu
  • B. Orang-orang yang memiliki hati yang bersih dan ikhlas
  • C. Orang-orang yang memiliki akal yang mumi
  • D. Orang-orang yang senantiasa membaca dan menulis
Jawaban: C. Orang-orang yang memiliki akal yang mumi.
Dalam surah Ali Imran 190-191, seorang muslim berbudaya akademik disebut dengan istilah ulul albab yang secara kebahasaan mengandung arti orang-orang yang memiliki akal yang mumi. Mereka memiliki dua karakter utama: selalu mengingat Allah dan selalu memikirkan ciptaan-Nya.
74.

Tujuan utama Allah SWT menciptakan manusia berdasarkan surah Al-Baqarah ayat 30 dan surah Az-Dzariyat ayat 56 adalah sebagai…

  • A. Pemimpin alam semesta dan penjaga ekosistem bumi
  • B. Pelengkap ciptaan Allah di antara seluruh makhluk hidup
  • C. Pengelola sumber daya alam dan penyebar kebudayaan
  • D. Khalifah di muka bumi dan hamba yang beribadah kepada Allah
Jawaban: D. Khalifah di muka bumi dan hamba yang beribadah kepada Allah.
Surah Al-Baqarah ayat 30 menjelaskan bahwa manusia diciptakan sebagai khalifah atau wakil Allah di bumi, sementara surah Az-Dzariyat ayat 56 menegaskan bahwa jin dan manusia diciptakan tidak lain untuk beribadah kepada Allah SWT.
75.

Seorang muslim yang memiliki etos kerja tinggi wajib tetap memelihara shalatnya meskipun sangat sibuk bekerja. Hal ini diisyaratkan dalam surah An-Nuur ayat 37 yang menggambarkan golongan laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dari…

  • A. Menabung dan bersedekah di jalan Allah
  • B. Mengingat Allah, mendirikan shalat, dan membayar zakat
  • C. Membaca Al-Qur’an dan menghadiri majelis ilmu
  • D. Berdakwah dan mengajarkan ilmu kepada orang lain
Jawaban: B. Mengingat Allah, mendirikan shalat, dan membayar zakat.
Surah An-Nuur ayat 37 menggambarkan golongan orang yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan jual beli dari mengingat Allah, mendirikan shalat, dan membayar zakat. Ini menjadi etika utama bagi seorang muslim yang beretos kerja tinggi.
76.

Menurut surah Al-Insyirah ayat 7-8, petunjuk Al-Qur’an untuk meningkatkan etos kerja antara lain adalah apabila telah selesai dari suatu urusan, maka hendaknya…

  • A. Segera mengerjakan urusan lain dengan sungguh-sungguh dan hanya berharap kepada Allah
  • B. Beristirahat sejenak sambil berzikir dan berdoa kepada Allah
  • C. Mengevaluasi hasil pekerjaan bersama rekan-rekan kerja
  • D. Mensyukuri nikmat yang telah diberikan Allah dengan beribadah
Jawaban: A. Segera mengerjakan urusan lain dengan sungguh-sungguh dan hanya berharap kepada Allah.
Surah Al-Insyirah ayat 7-8 memerintahkan agar apabila selesai dari suatu urusan, segera kerjakan urusan lain dengan sungguh-sungguh (ayat 7), dan hanya kepada Tuhanlah hendaknya berharap (ayat 8). Ini mengisyaratkan tidak ada waktu yang tersia-siakan bagi seorang muslim yang beretos tinggi.
77.

Seorang karyawan terbukti melakukan kecurangan di tempat kerjanya. Ia berusaha merahasiakan perbuatannya dan terus berbohong untuk menutupinya. Berdasarkan konsep sikap terbuka dalam Islam, dampak jangka panjang dari perilaku tersebut terhadap etos kerjanya adalah…

  • A. Prestasinya meningkat karena terhindar dari sanksi atasan
  • B. Hubungan kerjanya dengan rekan semakin membaik karena terjaga rahasianya
  • C. Fokus dan kinerjanya menurun karena energi tersita untuk menutupi ketidakjujuran
  • D. Stamina kerjanya tetap stabil karena tidak ada tekanan dari luar
Jawaban: C. Fokus dan kinerjanya menurun karena energi tersita untuk menutupi ketidakjujuran.
Salah satu yang menyita tenaga, stamina, dan energi seseorang adalah sikap tidak terbuka dan tidak jujur. Selama orang tersebut belum mengaku dan bersikap terbuka, rasa bersalah terus melanda, ia tidak dapat fokus pada pekerjaannya, dan prestasi kerjanya pun akan menurun.
78.

Dalam Islam, makna adil tidak terbatas pada proses penetapan hukum saja, melainkan mencakup berbagai spektrum kehidupan beragama. Berdasarkan Al-Qur’an surah Al-Maidah ayat 8, sikap adil disebut sangat dekat dengan sikap…

  • A. Sabar dan ikhlas dalam menghadapi cobaan
  • B. Dermawan dan suka menolong sesama
  • C. Rendah hati dan tidak sombong kepada orang lain
  • D. Takwa dan kebaikan kepada Allah SWT
Jawaban: D. Takwa dan kebaikan kepada Allah SWT.
Surah Al-Maidah ayat 8 menegaskan agar orang beriman berlaku adil karena “berlaku adil itu lebih dekat kepada takwa.” Ini menunjukkan hubungan erat antara sikap adil dengan ketakwaan dan kebaikan kepada Allah SWT.
79.

Secara kebahasaan, kata “politik” berasal dari bahasa Latin politicus dan bahasa Yunani politicos. Kedua kata tersebut berakar dari kata polis yang berarti ….

  • A. negara
  • B. pemerintahan
  • C. masyarakat
  • D. kota
Jawaban: D. kota.
Kata polis dalam bahasa Yunani bermakna city (kota), yang menjadi akar dari kata politicos dan kemudian berkembang menjadi istilah “politik” yang berhubungan dengan warga masyarakat.
80.

Menurut para ulama, konsep-konsep politik yang diajarkan oleh Islam berdasarkan surah An-Nisaa ayat 58-59 meliputi empat hal. Di bawah ini yang bukan termasuk salah satu dari empat konsep tersebut adalah ….

  • A. kewajiban untuk menunaikan amanah
  • B. kewajiban untuk membayar zakat kepada ulil amri
  • C. perintah menetapkan hukum dengan adil
  • D. perintah untuk kembali kepada Al-Qur’an dan As-Sunah
Jawaban: B. kewajiban untuk membayar zakat kepada ulil amri.
Empat konsep politik Islam dari surah An-Nisaa ayat 58-59 adalah: kewajiban menunaikan amanah, perintah menetapkan hukum dengan adil, perintah taat kepada Allah, Rasul, dan Ulil Amri, serta perintah kembali kepada Al-Qur’an dan As-Sunah. Kewajiban zakat kepada ulil amri tidak termasuk dalam keempat konsep tersebut.
81.

Dalam konteks kepemimpinan politik, amanah bersifat jamak yang mencakup berbagai macam tanggung jawab. Salah satu amanah yang disyaratkan dalam surah Al-Baqarah ayat 151 bagi pemegang kekuasaan politik adalah ….

  • A. mencerdaskan rakyat dan membangun kekuatan spiritual
  • B. membangun sarana dan prasarana fisik negara
  • C. menyediakan sandang, pangan, dan papan bagi rakyat
  • D. membuat peraturan perundang-undangan yang lengkap
Jawaban: A. mencerdaskan rakyat dan membangun kekuatan spiritual.
Surah Al-Baqarah ayat 151 menyinggung tugas Nabi SAW sebagai pemegang kekuasaan politik di Madinah, yaitu membacakan ayat-ayat Allah, menyucikan jiwa, serta mengajarkan Al-Kitab dan Al-Hikmah. Ini menegaskan amanah mencerdaskan umat dan membangun mental spiritual bagi pemimpin.
82.

Taat kepada ulil amri dalam Islam bersyarat. Seorang muslim wajib menaati ulil amri apabila kebijakan yang dijalankan ….

  • A. didukung oleh suara mayoritas warga masyarakat
  • B. menguntungkan kelompok yang memilih pemimpin tersebut
  • C. tidak bertentangan dengan Al-Qur’an dan As-Sunah
  • D. telah disepakati dalam musyawarah bersama para ulama
Jawaban: C. tidak bertentangan dengan Al-Qur’an dan As-Sunah.
Taat kepada ulil amri bersyarat: selama kebijakannya tidak bertentangan dengan Al-Qur’an dan As-Sunah, ketaatan wajib diberikan. Sebaliknya, apabila bertentangan, umat Islam tidak wajib bahkan tidak boleh menaatinya.
83.

Seorang pemimpin politik yang memiliki sifat shidiq dapat diidentifikasi dari adanya keselarasan antara pikiran, ucapan, dan tindakannya. Pernyataan ini paling tepat menggambarkan kriteria pemimpin yang ….

  • A. cerdas dan berwawasan luas
  • B. mampu berkomunikasi dengan baik di hadapan publik
  • C. dapat mengemban kepercayaan yang diberikan rakyat
  • D. selalu berkata benar dan memiliki integritas yang nyata
Jawaban: D. selalu berkata benar dan memiliki integritas yang nyata.
Shidiq berarti selalu berkata benar, yang mengindikasikan seseorang yang memiliki integritas nyata dengan keselarasan antara pikiran, ucapan, dan tindakan. Pilihan C lebih mengarah pada sifat amanah, bukan shidiq.
84.

Dalam kisah perang Uhud, sebagian pasukan pemanah meninggalkan posisi mereka di atas bukit tanpa izin panglima karena mengira musuh sudah kalah. Peristiwa ini dijadikan contoh dalam modul untuk menggambarkan pentingnya prinsip ….

  • A. kecerdasan dalam membaca situasi perang
  • B. ketaatan terhadap ulil amri dalam kehidupan bermasyarakat
  • C. keteladanan pemimpin dalam menghadapi kekalahan
  • D. musyawarah sebelum mengambil keputusan strategis
Jawaban: B. ketaatan terhadap ulil amri dalam kehidupan bermasyarakat.
Peristiwa Perang Uhud digunakan sebagai contoh nyata betapa kegagalan terjadi ketika elemen dalam kelompok tidak menaati instruksi ulil amri (panglima perang). Hal ini menegaskan bahwa ketaatan terhadap ulil amri adalah kunci keberhasilan bersama.
85.

Al-Qur’an menegaskan bahwa pada mulanya manusia adalah satu umat. Pernyataan ini dicantumkan dalam modul sebagai landasan prinsip persatuan dan persaudaraan. Ayat yang secara langsung menegaskan hal tersebut terdapat dalam surah ….

  • A. Al-Hujuraat ayat 13
  • B. An-Nisaa ayat 1
  • C. Al-Baqarah ayat 213
  • D. Al-Maai’dah ayat 48
Jawaban: C. Al-Baqarah ayat 213.
QS Al-Baqarah ayat 213 secara tegas menyatakan bahwa manusia sejak dahulu adalah umat yang satu, kemudian Allah mengutus para nabi sebagai pemberi kabar gembira dan peringatan untuk menyelesaikan perselisihan di antara mereka.
86.

Surah Al-Hujuraat ayat 13 menyatakan bahwa manusia diciptakan berbangsa-bangsa dan bersuku-suku. Tujuan dari perbedaan tersebut menurut ayat tersebut adalah agar manusia ….

  • A. saling mengenal satu sama lain
  • B. bersaing meraih derajat tertinggi di hadapan manusia
  • C. membanggakan keunggulan suku dan bangsanya masing-masing
  • D. menjaga kemurnian budaya dan tradisi masing-masing kelompok
Jawaban: A. saling mengenal satu sama lain.
QS Al-Hujuraat ayat 13 menegaskan bahwa perbedaan bangsa dan suku diciptakan untuk ta’aruf (saling mengenal). Yang paling mulia di sisi Allah bukan ditentukan oleh suku atau bangsa, melainkan oleh ketakwaannya.
87.

Prinsip kebebasan yang diajarkan Islam mencakup kebebasan memeluk agama. Hal ini ditegaskan dalam QS Al-Baqarah ayat 256 yang menyatakan bahwa tidak ada paksaan dalam beragama. Alasan mendasar yang disampaikan ayat tersebut adalah karena ….

  • A. semua agama mengajarkan kebaikan yang sama
  • B. manusia tidak memiliki kemampuan untuk memaksakan keyakinan
  • C. paksaan dalam beragama tidak dilarang selama tujuannya baik
  • D. jalan yang benar dan sesat sudah jelas terbedakan
Jawaban: D. jalan yang benar dan sesat sudah jelas terbedakan.
QS Al-Baqarah ayat 256 menyatakan “tidak ada paksaan dalam agama” dengan alasan bahwa jalan yang lurus telah nyata berbeda dari jalan yang sesat. Paksaan tidak diperlukan karena kebenaran sudah tampak jelas bagi siapa pun yang menggunakan akalnya.
88.

Kata “musyawarah” berasal dari bahasa Arab musyawarah yang pada mulanya bermakna dasar mengeluarkan madu dari sarang lebah. Makna ini kemudian berkembang hingga mencakup segala sesuatu yang dapat diambil atau dikeluarkan dari pihak lain, termasuk ….

  • A. keputusan dari pemimpin yang berwenang
  • B. pendapat yang disampaikan dalam forum bersama
  • C. peraturan yang telah disepakati oleh pemerintah
  • D. fatwa yang dikeluarkan oleh para ulama ahli fiqih
Jawaban: B. pendapat yang disampaikan dalam forum bersama.
Quraish Shihab menjelaskan bahwa kata musyawarah berkembang maknanya hingga mencakup segala sesuatu yang dapat diambil atau dikeluarkan dari yang lain, termasuk pendapat. Kata ini pada dasarnya hanya digunakan untuk hal-hal yang baik.
89.

Dalam praktik musyawarah yang dilakukan Rasulullah SAW, beliau pernah mengambil keputusan yang tidak didukung suara terbanyak, sebagaimana terjadi dalam penanganan tawanan Perang Badar. Hal ini mengajarkan prinsip bahwa dalam musyawarah Islam, hal yang paling utama diutamakan adalah ….

  • A. suara mayoritas peserta musyawarah selalu dimenangkan
  • B. pemimpin berhak mengabaikan hasil musyawarah kapan pun
  • C. kualitas pendapat bagi kemaslahatan umat, bukan jumlah pendukungnya
  • D. prosedur dan tata tertib musyawarah yang baku dan formal
Jawaban: C. kualitas pendapat bagi kemaslahatan umat, bukan jumlah pendukungnya.
Prinsip musyawarah Islam menegaskan bahwa yang terpenting bukan pola dan prosedurnya, melainkan kualitas hasil musyawarah tersebut bagi kemaslahatan umat. Terkadang kelompok minoritas pun didengar dan diikuti pendapatnya apabila kualitas pendapatnya lebih baik.
90.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, agama diartikan sebagai sistem yang mengatur tata keimanan dan peribadatan kepada Tuhan Yang Mahakuasa serta tata kaidah yang berhubungan dengan pergaulan manusia dan lingkungannya. Padanan kata agama dalam bahasa Al-Qur’an (Arab) yang paling sering digunakan para ahli adalah ….

  • A. al-Shibghah
  • B. al-Hanif
  • C. al-Fitrah
  • D. al-Din
Jawaban: D. al-Din.
Kata al-Din merupakan istilah dalam bahasa Al-Qur’an (Arab) yang paling sering digunakan para ahli untuk merujuk pada agama. Al-Shibghah dan al-Hanif adalah ungkapan lain dalam Al-Qur’an yang terkait agama, namun bukan yang paling umum digunakan sebagai padanan langsung kata agama.
91.

Mayoritas ulama berpendapat bahwa agama yang benar dan diridhai oleh Allah SWT adalah Islam. Pendapat ini berpangkal dari penafsiran terhadap QS Ali-Imran/3: 19 yang menyatakan bahwa agama di sisi Allah hanyalah Islam. Sementara kelompok kedua menafsirkan kata “Islam” dalam ayat tersebut sebagai ….

  • A. agama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW secara khusus
  • B. sikap pasrah secara total kepada Allah sehingga agama apa pun yang dianut dianggap benar
  • C. penyempurnaan dari syariat para nabi sebelum Nabi Muhammad SAW
  • D. agama fitrah yang sesuai dengan sifat dasar penciptaan manusia
Jawaban: B. sikap pasrah secara total kepada Allah sehingga agama apa pun yang dianut dianggap benar.
Kelompok kedua memahami kata “Islam” dalam ayat tersebut sebagai sikap pasrah, sehingga agama apa pun yang dianut seseorang asalkan mereka bersikap pasrah secara total terhadap Allah dianggap benar. Pandangan ini berbeda dengan mayoritas ulama yang menafsirkan Islam sebagai agama spesifik yang dibawa Nabi Muhammad SAW.
92.

Agama yang diturunkan Allah kepada seluruh nabi yang pernah diutus pada hakikatnya adalah satu, yaitu Islam. Perbedaan di antara ajaran para nabi hanya terletak pada ….

  • A. syariatnya yang disesuaikan dengan keadaan rasul dan kaumnya
  • B. akidah dan pokok-pokok keimanan yang diajarkan kepada umat
  • C. tujuan akhir yang ingin dicapai melalui ajaran agama tersebut
  • D. konsep ketuhanan yang menjadi landasan teologi masing-masing rasul
Jawaban: A. syariatnya yang disesuaikan dengan keadaan rasul dan kaumnya.
Dari sisi akidah, tidak ada perbedaan antara rasul pertama sampai terakhir. Perbedaan hanya terletak pada syariat (minhaj) yang berbeda-beda disesuaikan dengan keadaan rasul dan kaumnya pada masa itu, sebagaimana diisyaratkan dalam QS Al-Maai’dah/5: 48.
93.

Kesadaran seseorang tentang agama dan bertuhan merupakan sebuah anugerah dari Allah SWT yang disebut fitrah. Dalam kaitannya dengan agama Islam, fitrah merujuk kepada ….

  • A. kemampuan manusia untuk memilih agama yang paling sesuai dengan akalnya
  • B. kecenderungan manusia untuk mencari kebenaran melalui pengalaman hidup
  • C. kemampuan yang telah Allah ciptakan dalam diri manusia untuk mengenal Allah
  • D. dorongan bawaan manusia untuk membentuk komunitas beragama dalam masyarakat
Jawaban: C. kemampuan yang telah Allah ciptakan dalam diri manusia untuk mengenal Allah.
Fitrah dalam pengertian hubungannya dengan syahadat merupakan kemampuan yang telah Allah ciptakan dalam diri manusia untuk mengenal Allah. Ini adalah bentuk alami yang dengannya seorang anak tercipta dalam rahim ibunya sehingga dia mampu menerima agama yang hak.
94.

Secara etimologis, al-Hanif berarti “condong dari kesesatan kepada istiqamah.” Bentuk jamaknya adalah hunafa’. Dalam perkembangannya, arti tersebut berkembang menjadi orang yang condong kepada kebenaran dan kepada Allah. Dengan demikian, al-hanafiyyat merupakan kumpulan kecenderungan yang terdapat dalam ….

  • A. ajaran syariat yang dibawa oleh Nabi Ibrahim AS
  • B. fitrah manusia sebagai himpunan kecenderungan kepada kebenaran dan Allah
  • C. kitab-kitab suci yang diturunkan Allah kepada para nabi dan rasul
  • D. tradisi dan budaya masyarakat Arab sebelum datangnya Islam
Jawaban: B. fitrah manusia sebagai himpunan kecenderungan kepada kebenaran dan Allah.
Al-hanafiyyat merupakan kumpulan kecenderungan yang terdapat dalam fitrah manusia. Artinya, fitrah manusia merupakan himpunan dari kecenderungan-kecenderungan kepada kebenaran dan kepada (agama) Allah, sebagaimana dijelaskan dalam uraian konsep al-Hanif pada modul ini.
95.

Manusia memiliki kebebasan untuk menentukan pilihannya dalam beragama. Namun kebebasan tersebut bukan tanpa konsekuensi. Ayat dalam QS Al-Ahzab/33: 72 menjelaskan bahwa manusia memikul amanah yang ditolak oleh langit, bumi, dan gunung-gunung. Amanah dalam ayat tersebut secara umum dipahami sebagai beban taklif, yaitu ….

  • A. kewajiban melaksanakan ibadah ritual secara konsisten sepanjang hayat
  • B. tanggung jawab untuk menyebarkan ajaran agama kepada sesama manusia
  • C. kemampuan untuk menjaga kelestarian alam dan lingkungan hidup
  • D. kebebasan untuk memilih yang mengandung konsekuensi tanggung jawab di hadapan Allah
Jawaban: D. kebebasan untuk memilih yang mengandung konsekuensi tanggung jawab di hadapan Allah.
Amanah dalam ayat tersebut secara umum dipahami mengandung arti beban taklif atau kebebasan untuk memilih, yang hanya dimiliki oleh manusia. Kebebasan inilah yang akhirnya melahirkan tanggung jawab, artinya manusia akan mempertanggungjawabkan pilihannya di akhirat.
96.

Al-Qur’an secara tegas menyatakan bahwa sesama orang mukmin adalah bersaudara sebagaimana ditegaskan dalam QS Al-Hujuraat/49: 10. Abdullah Yusuf Ali dalam menafsirkan ayat tersebut menyatakan bahwa pelaksanaan atau perwujudan persaudaraan muslim (muslim brotherhood) merupakan ….

  • A. ide sosial yang paling besar dalam Islam dan universalitas Islam tidak dapat direalisasikan tanpa terwujudnya ide ini
  • B. kewajiban ibadah yang setara kedudukannya dengan pelaksanaan salat dan zakat
  • C. syarat utama bagi seorang muslim untuk mendapatkan ampunan Allah di akhirat
  • D. landasan hukum bagi diberlakukannya sistem warisan antar sesama muslim
Jawaban: A. ide sosial yang paling besar dalam Islam dan universalitas Islam tidak dapat direalisasikan tanpa terwujudnya ide ini.
Menurut Abdullah Yusuf Ali, pelaksanaan atau perwujudan persaudaraan muslim merupakan ide sosial yang paling besar dalam Islam. Universalitas Islam tidak dapat direalisasikan sama sekali hingga ide besar ini berhasil diwujudkan dalam kehidupan masyarakat.
97.

Dalam QS Al-Hujuraat/49: 12 Allah melarang orang-orang beriman untuk melakukan ghibah. Perumpamaan yang digunakan Al-Qur’an untuk menggambarkan betapa buruknya perbuatan menggunjingkan keburukan saudara sesama muslim adalah seperti ….

  • A. orang yang menanam benih kerusakan di ladang milik saudaranya sendiri
  • B. orang yang merobohkan bangunan yang telah susah payah dibangun bersama
  • C. orang yang memakan daging bangkai saudaranya yang sudah mati
  • D. orang yang mengambil harta benda milik saudaranya tanpa seizinnya
Jawaban: C. orang yang memakan daging bangkai saudaranya yang sudah mati.
QS Al-Hujuraat/49: 12 menggunakan perumpamaan orang yang suka menggunjing saudaranya seperti seseorang yang memakan daging bangkai saudaranya sendiri yang sudah mati, sesuatu yang tentu sangat menjijikkan dan dibenci.
98.

Al-Qur’an menegaskan bahwa tidak ada paksaan untuk memeluk agama Islam sebagaimana dinyatakan dalam QS Al-Baqarah/2: 256. Latar belakang historis turunnya ayat ini menurut riwayat Ibn Katsir berkaitan dengan peristiwa seorang laki-laki Anshar dari Bani Salim bin ‘Auf yang memiliki dua anak laki-laki beragama Nasrani dan ia sendiri beragama Islam. Ia bertanya kepada Nabi SAW tentang apakah boleh memaksa keduanya masuk Islam, kemudian turunlah ayat tersebut. Dari konteks ini, konsideran yang mendasari larangan pemaksaan memeluk agama adalah ….

  • A. semua agama pada dasarnya mengajarkan nilai-nilai kebaikan yang sama
  • B. paksaan dapat merusak hubungan persaudaraan dalam keluarga yang majemuk
  • C. Allah menginginkan agar perbedaan agama menjadi sarana saling mengenal
  • D. jalan yang lurus telah jelas berbeda dari jalan yang sesat, dan Allah menghendaki iman yang tulus tanpa paksaan
Jawaban: D. jalan yang lurus telah jelas berbeda dari jalan yang sesat, dan Allah menghendaki iman yang tulus tanpa paksaan.
Konsideran larangan pemaksaan dalam ayat tersebut adalah karena jalan yang lurus telah jelas berbeda dari jalan yang sesat. Yang dikehendaki oleh Allah adalah iman yang tulus tanpa pamrih dan paksaan. Seandainya paksaan itu diperbolehkan maka Allah sendiri yang akan melakukannya, dan sudah tentu semua manusia akan beriman.
99.

Al-Qur’an memberikan kode etik dalam hubungan antar pemeluk agama. Salah satu kode etik tersebut adalah tidak menghina simbol-simbol kesucian agama lain, sebagaimana ditegaskan dalam QS Al-An’am/6: 108. Alasan yang dikemukakan dalam ayat tersebut mengapa seorang muslim dilarang mencerca tuhan-tuhan agama lain adalah ….

  • A. hal itu menunjukkan sikap tidak toleran yang bertentangan dengan ajaran Islam
  • B. mereka akan balas mencerca Allah SWT dengan melampaui batas tanpa pengetahuan
  • C. tindakan itu dapat memicu konflik sosial yang merusak ketertiban masyarakat
  • D. setiap agama memiliki hak yang sama untuk dihormati oleh pemeluk agama lain
Jawaban: B. mereka akan balas mencerca Allah SWT dengan melampaui batas tanpa pengetahuan.
QS Al-An’am/6: 108 secara tegas menyatakan larangan memaki sembahan-sembahan selain Allah karena akibatnya mereka akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan. Penghinaan tidak menghasilkan sesuatu menyangkut kemaslahatan agama, justru sebaliknya dapat menimbulkan reaksi yang merugikan.
100.

Dalam QS Al-Mumtahanah/60: 8-9 Allah membedakan dua kelompok non-muslim yang berbeda perlakuannya. Allah tidak melarang kaum muslimin untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang non-muslim yang tidak memerangi kaum muslimin karena agama. Namun Allah melarang kaum muslimin untuk menjadikan sebagai teman dekat orang-orang non-muslim yang ….

  • A. memerangi kaum muslimin karena agama dan mengusir mereka dari negerinya serta membantu pengusiran itu
  • B. belum pernah menjalin hubungan sosial dan kerja sama dengan kaum muslimin
  • C. memiliki keyakinan akidah yang berbeda secara mendasar dari akidah Islam
  • D. menolak untuk mengikuti ajakan kaum muslimin menuju kalimatun sawa
Jawaban: A. memerangi kaum muslimin karena agama dan mengusir mereka dari negerinya serta membantu pengusiran itu.
QS Al-Mumtahanah/60: 8-9 menjelaskan bahwa Allah hanya melarang kaum muslimin menjadikan sebagai teman dekat orang-orang yang memerangi mereka karena agama, mengusir mereka dari negeri mereka, dan membantu orang lain untuk mengusir mereka. Terhadap non-muslim yang tidak melakukan hal-hal itu, kaum muslimin justru dianjurkan berbuat baik dan adil.

Berlatih mengerjakan Soal UAS UT MKWU4101 Pendidikan Agama Islam secara konsisten adalah investasi terbaik untuk kesuksesan Anda. Proses ini tidak hanya sekadar untuk mengingat jawaban, tetapi lebih kepada melatih pola pikir dan cara menjabarkan pemahaman Anda secara tertulis dan terstruktur.

Untuk belajar yang efektif, cobalah untuk membuat ringkasan atau peta konsep dari setiap modul. Fokuslah pada pemahaman terhadap inti dari setiap materi, seperti hubungan antara iman, ilmu, dan amal, atau prinsip-prinsip kerukunan dalam Islam.

Bagikan:

error: Content is protected !!