Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir! 💜 Selalu gratis

🙌 Ikut Dukung
Rp
Rp
Rp
Rp
Selalu Gratis
Ribuan soal UT gratis,
karena kamu peduli
Ikut Dukung Sekarang

Soal UAS UT LUHT4210 Pembangunan Pertanian dan Kunci Jawaban

Aplikasi Gratis

Soalut.com
★★★★★ 5.0
Gratis
GET IT ON Google Play
Soal UT LUHT4210 Pembangunan Pertanian
Soal UT LUHT4210 Pembangunan Pertanian

Ngeliat daftar isi LUHT4210 Pembangunan Pertanian, bagian yang paling bikin jedag-jedug itu pas modul awal, terutama Indikator Pembangunan dan Tahap-Tahap Pertumbuhan Ekonomi. Dua modul ini kelihatannya teori doang, tapi nyatanya banyak yang kesandung pas ngerjain soal UAS. contoh soal UT di halaman ini sengaja kami susun dengan kasus-kasus konkret biar kamu nggak cuma hafal definisi. Jadi pas ketemu soal yang nanya perbedaan pertumbuhan dan pembangunan ekonomi, kamu udah punya gambaran.

Modul 04 tentang Syarat Pokok Pembangunan Pertanian sama Modul 06 soal Peranan Diklatluh dan Litbang itu dua topik yang sering muncul di soal UT Agribisnis dan nilainya lumayan besar. Nggak jarang mahasiswa cuma baca sekilas karena ngiranya materi hafalan. Padahal soal-soalnya sering minta kamu analisis, bukan sekadar menyebutkan. Di sinilah latihan berperan. Kamu bisa ngukur sejauh mana pemahamanmu sebelum hari H.

Soal UAS UT di bawah ini udah mencakup materi dari Faktor-Faktor Ekonomi di Modul 5 sampai Model Pembangunan Kapitalis dan Sosialis di Modul 8. Setiap kumpulan soal UAS UT di halaman ini dilengkapi kunci jawaban dan pembahasan yang nggak bertele-tele. Kalau jawabanmu meleset, langsung cek pembahasannya. Pahamin logikanya, jangan buru-buru lanjut ke nomor berikutnya.

Soal UT LUHT4210 Pembangunan Pertanian

1.

Negara X mencatat kenaikan PDB riil sebesar 5,4% tahun ini tanpa perubahan berarti pada struktur ekonomi dan tingkat kemiskinan. Kondisi ini paling tepat dikategorikan sebagai…

  • A. Pembangunan ekonomi
  • B. Pertumbuhan ekonomi
  • C. Pembangunan berkelanjutan
  • D. Transformasi struktural
Jawaban: B
Kenaikan PDB riil tanpa disertai perubahan struktural dan penurunan kemiskinan mencerminkan pertumbuhan ekonomi yang bersifat kuantitatif, bukan pembangunan ekonomi yang mensyaratkan transformasi multidimensional.
2.

Perbedaan mendasar antara pembangunan ekonomi dan pertumbuhan ekonomi terletak pada…

  • A. Sumber data yang digunakan dalam perhitungan
  • B. Jangka waktu pencapaian hasil akhir
  • C. Jumlah sektor ekonomi yang terlibat
  • D. Cakupan dimensi perubahan yang terjadi
Jawaban: D
Pembangunan ekonomi mencakup dimensi perubahan struktural, sosial, dan kelembagaan yang lebih luas, sedangkan pertumbuhan ekonomi hanya mengukur peningkatan output secara kuantitatif.
3.

Konsep pendapatan nasional mengukur nilai total barang dan jasa akhir yang dihasilkan suatu perekonomian dalam kurun waktu satu tahun. Implikasi dari penggunaan istilah 'barang dan jasa akhir' adalah…

  • A. Menghindari perhitungan ganda dalam pencatatan
  • B. Menghitung seluruh transaksi termasuk barang setengah jadi
  • C. Memasukkan nilai penyusutan barang modal
  • D. Mencakup transaksi informal dan ilegal
Jawaban: A
Barang dan jasa akhir dihitung untuk mencegah double counting karena nilai barang setengah jadi sudah terkandung dalam produk akhir.
4.

Seorang analis kebijakan berpendapat bahwa peningkatan PDB per kapita otomatis menunjukkan keberhasilan pembangunan. Kelemahan utama argumen ini adalah…

  • A. PDB per kapita tidak memperhitungkan jumlah penduduk
  • B. PDB per kapita hanya mengukur aspek ekonomi dan mengabaikan pemerataan
  • C. PDB per kapita selalu berbanding terbalik dengan inflasi
  • D. PDB per kapita tidak dapat dihitung di negara berkembang
Jawaban: B
PDB per kapita merupakan indikator moneter rata-rata yang tidak mencerminkan distribusi pendapatan serta aspek sosial seperti kesehatan dan pendidikan.
5.

Proses perubahan struktural ekonomi dan sosial yang berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat disebut…

  • A. Pembangunan
  • B. Modernisasi
  • C. Pertumbuhan ekonomi
  • D. Industrialisasi
Jawaban: A
Pembangunan menekankan perubahan struktural yang berkelanjutan dan berdampak pada peningkatan kualitas hidup, berbeda dengan pertumbuhan ekonomi yang hanya bersifat kuantitatif.
6.

Seorang peneliti ingin membandingkan tingkat kesejahteraan antarnegara secara lebih komprehensif daripada sekadar menggunakan PDB per kapita. Indikator yang paling tepat digunakan adalah…

  • A. Tingkat inflasi tahunan
  • B. Neraca perdagangan
  • C. Cadangan devisa
  • D. Indeks Pembangunan Manusia
Jawaban: D
IPM mengukur capaian pembangunan secara komposit melalui dimensi kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak, sehingga memberikan gambaran kesejahteraan yang lebih luas.
7.

Angka melek huruf dan angka harapan hidup termasuk dalam kategori indikator pembangunan…

  • A. Moneter
  • B. Fiskal
  • C. Non-moneter
  • D. Makroekonomi
Jawaban: C
Kedua indikator tersebut mengukur aspek sosial pembangunan dan tidak bersumber dari data keuangan, sehingga digolongkan sebagai indikator non-moneter.
8.

Indikator moneter seperti PDB per kapita memiliki keterbatasan dalam mengukur pembangunan karena…

  • A. Hanya dapat dihitung oleh negara maju
  • B. Mengabaikan sektor jasa dalam perekonomian
  • C. Bersifat konstan dan tidak pernah berubah
  • D. Tidak mencakup dimensi kualitas hidup non-ekonomi
Jawaban: D
Indikator moneter hanya merekam aspek keuangan dan mengabaikan dimensi sosial penting seperti tingkat pendidikan, kesehatan, dan pemerataan yang merupakan bagian integral pembangunan.
9.

Suatu negara memiliki PDB per kapita tinggi, namun separuh penduduknya hidup di bawah garis kemiskinan dan angka putus sekolah mencapai 40%. Kondisi ini menunjukkan bahwa…

  • A. Indikator moneter perlu dilengkapi indikator non-moneter
  • B. PDB per kapita selalu akurat menggambarkan kesejahteraan
  • C. Negara tersebut tidak memerlukan pembangunan
  • D. Pendidikan tidak relevan dengan pembangunan
Jawaban: A
Kontradiksi antara PDB tinggi dan kondisi sosial yang buruk membuktikan bahwa indikator moneter saja tidak cukup, diperlukan indikator non-moneter seperti IPM untuk mengevaluasi pembangunan secara utuh.
10.

Indeks Pembangunan Manusia sebagai indikator komposit mengukur capaian pembangunan berdasarkan tiga dimensi utama, yaitu…

  • A. Pendapatan, konsumsi, dan tabungan
  • B. Pertanian, industri, dan jasa
  • C. Ekspor, impor, dan investasi
  • D. Kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak
Jawaban: D
IPM dibangun dari tiga dimensi fundamental: umur panjang dan sehat (kesehatan), pengetahuan (pendidikan), dan standar hidup layak (daya beli).
11.

Negara X memiliki pendapatan per kapita rendah, sektor pertanian tradisional mendominasi, dan produktivitas tenaga kerja masih rendah. Berdasarkan karakteristik ini, Negara X termasuk dalam kategori…

  • A. Negara maju
  • B. Negara industri baru
  • C. Negara berkembang
  • D. Negara pasca-industri
Jawaban: C
Karakteristik pendapatan rendah, dominasi sektor primer tradisional, dan produktivitas rendah merupakan ciri khas negara berkembang.
12.

Rendahnya tabungan dan investasi akibat pendapatan yang rendah sehingga kemiskinan terus berlanjut disebut sebagai…

  • A. Dualisme ekonomi
  • B. Lingkaran setan kemiskinan
  • C. Ketimpangan struktural
  • D. Jebakan pendapatan menengah
Jawaban: B
Konsep lingkaran setan kemiskinan yang dikemukakan Ragnar Nurkse menjelaskan bagaimana pendapatan rendah menyebabkan tabungan rendah, investasi rendah, dan produktivitas tetap rendah sehingga kemiskinan terus berulang.
13.

Dominasi sektor pertanian tradisional dengan produktivitas rendah dan pasar yang belum terintegrasi sempurna merupakan karakteristik ekonomi dari…

  • A. Negara maju
  • B. Negara sosialis
  • C. Negara berkembang
  • D. Negara industri
Jawaban: C
Negara berkembang dicirikan oleh ketergantungan pada sektor pertanian tradisional dengan produktivitas rendah serta pasar yang belum terintegrasi secara sempurna.
14.

Seorang ekonom mengamati bahwa pendapatan nasional Negara A selama lima tahun meningkat, namun jumlah penduduk miskin justru bertambah. Fenomena ini paling tepat dijelaskan oleh…

  • A. Tahap tinggal landas Rostow
  • B. Hipotesis Kuznets tentang ketimpangan
  • C. Teori pembangunan berimbang
  • D. Model dua sektor Lewis
Jawaban: B
Hipotesis Kuznets menyatakan bahwa pada tahap awal pembangunan, ketimpangan pendapatan cenderung meningkat, sehingga kenaikan pendapatan nasional dapat terjadi bersamaan dengan bertambahnya penduduk miskin.
15.

Pak Budi adalah petani dengan lahan kecil yang hanya mampu memenuhi setengah kebutuhan kalori minimum keluarganya. Kondisi Pak Budi termasuk dalam kategori…

  • A. Kemiskinan absolut
  • B. Kemiskinan struktural
  • C. Kemiskinan relatif
  • D. Kemiskinan kultural
Jawaban: A
Kemiskinan absolut mengacu pada ketidakmampuan memenuhi standar minimum kebutuhan dasar untuk bertahan hidup, seperti kebutuhan kalori minimum.
16.

Dalam teori Walt W. Rostow, tahap pertumbuhan yang ditandai oleh peningkatan tajam laju investasi dan munculnya sektor-sektor unggulan yang mendorong industrialisasi disebut tahap…

  • A. Lepas landas
  • B. Prakondisi lepas landas
  • C. Masyarakat tradisional
  • D. Konsumsi massal tinggi
Jawaban: A
Tahap lepas landas merupakan periode kritis ketika investasi meningkat drastis dan sektor-sektor pemimpin pertumbuhan muncul, mendorong industrialisasi secara signifikan.
17.

Tahap masyarakat tradisional dalam teori Rostow dicirikan oleh keterbatasan fungsi produksi yang mengandalkan…

  • A. Teknologi berbasis energi nuklir
  • B. Sistem produksi robotik
  • C. Teknologi pra-Newtonian
  • D. Teknologi informasi digital
Jawaban: C
Rostow menggambarkan masyarakat tradisional sebagai tahap yang dibatasi oleh teknologi pra-Newtonian, di mana produktivitas terbatas karena belum adanya penerapan ilmu pengetahuan modern.
18.

Sebuah negara agraris baru saja mengalami peningkatan tajam laju investasi dan mulai mengandalkan sektor tekstil sebagai penggerak utama perekonomian menggantikan pertanian subsisten. Berdasarkan teori Rostow, negara tersebut sedang berada pada tahap…

  • A. Lepas landas
  • B. Prakondisi lepas landas
  • C. Masyarakat tradisional
  • D. Konsumsi massal tinggi
Jawaban: A
Tahap lepas landas ditandai oleh kenaikan laju investasi dan munculnya sektor unggulan manufaktur yang mendorong industrialisasi.
19.

Dalam teori tahap pertumbuhan Rostow, ciri utama tahap masyarakat tradisional adalah…

  • A. Peningkatan investasi hingga di atas 10 persen pendapatan nasional
  • B. Keterbatasan fungsi produksi karena teknologi yang masih pra-Newtonian
  • C. Munculnya golongan wiraswasta baru yang menanamkan modal di sektor industri
  • D. Produksi massal barang konsumsi tahan lama dan jasa
Jawaban: B
Tahap masyarakat tradisional dicirikan oleh fungsi produksi terbatas yang mengandalkan teknologi pra-Newtonian serta struktur sosial hierarkis.
20.

Negara P mulai menggeser output ekonominya dari industri berat ke produksi massal mobil dan peralatan rumah tangga canggih bagi seluruh warganya. Menurut Rostow, Negara P berada pada tahap…

  • A. Masyarakat tradisional
  • B. Prakondisi lepas landas
  • C. Lepas landas
  • D. Konsumsi massal tinggi
Jawaban: D
Tahap konsumsi massal tinggi merupakan fase akhir di mana output bergeser ke barang konsumsi tahan lama dan jasa secara masif.
21.

Pemerintah mengklaim bahwa kenaikan PDB sebesar 6 persen tahun ini membuktikan keberhasilan pembangunan ekonomi nasional. Kelemahan dari klaim tersebut adalah…

  • A. PDB hanya mengukur output pertanian, bukan industri dan jasa
  • B. Pertumbuhan ekonomi selalu diikuti oleh penurunan jumlah penduduk miskin
  • C. Konsep pembangunan ekonomi mencakup perubahan struktural dan kelembagaan, bukan sekadar kenaikan output
  • D. Laju pertumbuhan ekonomi tidak dapat dihitung dari data PDB satu tahun
Jawaban: C
Pembangunan ekonomi bersifat multidimensional meliputi perubahan struktur ekonomi, sosial, dan kelembagaan, sehingga kenaikan PDB saja tidak cukup sebagai indikator keberhasilan.
22.

Transformasi multidimensional yang meliputi pertumbuhan output serta perubahan mendasar pada struktur ekonomi, sosial, dan kelembagaan disebut…

  • A. Pembangunan ekonomi
  • B. Pertumbuhan ekonomi
  • C. Laju pertumbuhan ekonomi
  • D. Perencanaan ekonomi
Jawaban: A
Pembangunan ekonomi adalah konsep yang lebih luas dari pertumbuhan karena mencakup perubahan struktural multidimensional, tidak hanya kenaikan PDB.
23.

Badan Pusat Statistik melaporkan PDB Indonesia tahun 2022 sebesar Rp19.588 triliun dan tahun 2023 sebesar Rp20.626 triliun. Laju pertumbuhan ekonomi tahun 2023 adalah…

  • A. ((20.626 – 19.588) / 19.588) × 100 persen
  • B. ((20.626 – 19.588) / 20.626) × 100 persen
  • C. (19.588 / 20.626) × 100 persen
  • D. (20.626 / 19.588) × 100 persen
Jawaban: A
Laju pertumbuhan ekonomi dihitung sebagai persentase perubahan PDB terhadap PDB periode sebelumnya, yaitu ((PDB_t – PDB_{t-1}) / PDB_{t-1}) × 100 persen.
24.

Laju pertumbuhan ekonomi berbeda dengan pertumbuhan ekonomi. Laju pertumbuhan ekonomi secara spesifik merujuk pada…

  • A. Nilai absolut dari output total suatu perekonomian dalam satu tahun
  • B. Kenaikan pendapatan per kapita riil dalam jangka panjang
  • C. Perubahan struktural dari sektor pertanian menuju sektor industri
  • D. Persentase kenaikan PDB dari satu periode ke periode berikutnya
Jawaban: D
Laju pertumbuhan ekonomi mengukur persentase perubahan PDB antar periode sebagai indikator kecepatan ekspansi ekonomi.
25.

Pada sebuah kurva Lorenz, semakin melengkung kurva menjauhi garis diagonal, maka…

  • A. Distribusi pendapatan semakin merata
  • B. Total pendapatan nasional semakin kecil
  • C. Distribusi pendapatan semakin tidak merata
  • D. Jumlah penduduk miskin semakin sedikit
Jawaban: C
Kurva Lorenz yang melengkung menjauhi garis diagonal menunjukkan konsentrasi pendapatan pada kelompok kecil, menandakan distribusi pendapatan yang semakin timpang.
26.

Berdasarkan Hipotesis Kuznets, pada tahap awal pembangunan suatu negara, ketimpangan distribusi pendapatan cenderung…

  • A. Meningkat sebelum akhirnya menurun pada tahap pembangunan lanjut
  • B. Menurun seiring meningkatnya pendapatan per kapita
  • C. Stabil tanpa perubahan signifikan sepanjang waktu
  • D. Menghilang karena pertumbuhan menjangkau seluruh lapisan masyarakat
Jawaban: A
Hipotesis Kuznets menyatakan ketimpangan meningkat pada tahap awal pembangunan lalu menurun seiring kenaikan pendapatan per kapita membentuk kurva U-terbalik.
27.

Sebuah kurva Lorenz menunjukkan bahwa 40 persen penduduk termiskin hanya menerima 10 persen pendapatan nasional sementara 20 persen penduduk terkaya menerima 55 persen pendapatan. Informasi ini paling tepat menggambarkan…

  • A. Pola pertumbuhan ekonomi yang tinggi
  • B. Peningkatan pendapatan per kapita kelompok menengah
  • C. Keberhasilan program pengentasan kemiskinan
  • D. Distribusi pendapatan yang timpang di masyarakat tersebut
Jawaban: D
Kesenjangan antara persentase penduduk termiskin dan pendapatan yang diterima menunjukkan distribusi pendapatan yang timpang, sesuai gambaran pada kurva Lorenz yang melengkung tajam.
28.

Kurva Lorenz merupakan representasi grafis yang menggambarkan hubungan antara…

  • A. Pertumbuhan PDB dengan jumlah investasi dalam negeri
  • B. Tingkat inflasi dengan tingkat pengangguran dalam perekonomian
  • C. Persentase kumulatif penerima pendapatan dengan persentase kumulatif pendapatan yang diterima
  • D. Pendapatan per kapita dengan angka kemiskinan absolut
Jawaban: C
Kurva Lorenz memetakan hubungan antara proporsi kumulatif penerima pendapatan dan proporsi kumulatif pendapatan yang mereka terima.
29.

Di Desa Sumber Makmur, Pak Ahmad bekerja sebagai buruh tani dengan pendapatan setara sepertiga dari standar kalori minimum untuk hidup layak. Sementara itu, Pak Budi yang juga bertani di desa yang sama memperoleh pendapatan 40 persen di bawah pendapatan rata-rata nasional dan kesulitan berpartisipasi dalam kegiatan sosial masyarakat. Kondisi Pak Ahmad dan Pak Budi secara berturut-turut termasuk dalam kategori…

  • A. Kemiskinan relatif dan kemiskinan absolut
  • B. Keduanya termasuk kemiskinan absolut
  • C. Kemiskinan absolut dan kemiskinan relatif
  • D. Keduanya termasuk kemiskinan relatif
Jawaban: C
Pak Ahmad tidak mampu memenuhi standar minimum kebutuhan dasar sehingga termasuk kemiskinan absolut, sedangkan Pak Budi berada di bawah rata-rata pendapatan nasional sehingga termasuk kemiskinan relatif.
30.

Sejak tahun 2000, penduduk Negara X tumbuh pesat karena angka kematian turun drastis akibat kemajuan medis, namun angka kelahiran tetap tinggi. Fenomena ini paling tepat disebut…

  • A. Transisi demografi tahap akhir
  • B. Ledakan penduduk
  • C. Bonus demografi
  • D. Urbanisasi masif
Jawaban: B
Ledakan penduduk terjadi ketika laju pertumbuhan penduduk sangat tinggi akibat penurunan angka kematian yang lebih cepat dibanding penurunan angka kelahiran.
31.

Pengangguran terselubung sering terjadi di sektor pertanian tradisional. Arti dari pengangguran terselubung adalah…

  • A. Petani menganggur total pada musim paceklik
  • B. Penarikan sebagian tenaga kerja dari sektor tersebut tidak mengurangi output secara signifikan
  • C. Petani beralih profesi ke sektor informal perkotaan
  • D. Tenaga kerja pertanian memiliki jam kerja di bawah 35 jam per minggu
Jawaban: B
Pengangguran terselubung merupakan kondisi tenaga kerja berlebih di mana penarikan sebagian pekerja tidak mengurangi output total secara berarti.
32.

Seorang peneliti mencatat bahwa di wilayah pesisir, perusahaan perikanan modern beroperasi dengan kapal berteknologi pendingin canggih, sementara di pantai yang sama nelayan tradisional masih menggunakan perahu dayung dan pancing sederhana. Kondisi ini menggambarkan…

  • A. Dualisme teknologi
  • B. Dualisme regional
  • C. Dualisme ekonomi organik
  • D. Dualisme kultural
Jawaban: A
Perbedaan mencolok pada teknik produksi antara perusahaan modern berteknologi maju dan nelayan tradisional dengan alat sederhana mencerminkan koeksistensi dua tingkat teknologi dalam satu wilayah, yang merupakan ciri dualisme teknologi.
33.

Menurut J.H. Boeke, dualisme ekonomi di negara berkembang merupakan koeksistensi antara sektor modern dan sektor tradisional yang…

  • A. Saling mendukung dan terintegrasi dalam satu sistem pasar
  • B. Tidak memiliki interaksi yang saling mendukung antara keduanya
  • C. Secara bertahap sektor tradisional menggantikan sektor modern
  • D. Sektor modern sepenuhnya bergantung pada tenaga kerja tradisional
Jawaban: B
Dualisme ekonomi Boeke menekankan bahwa sektor modern padat modal dan sektor tradisional padat karya hidup berdampingan tanpa interaksi yang saling mendukung.
34.

Kota Metropolis sebagai pusat industri dan perdagangan mencatat PDRB per kapita lima kali lipat dibanding Kabupaten Tertinggal yang mayoritas penduduknya petani subsisten di wilayah perbukitan. Kesenjangan ini mencerminkan…

  • A. Dualisme teknologi dalam satu kawasan perkotaan
  • B. Dampak sementara dari proses transisi demografi
  • C. Dualisme ekonomi organik yang bersifat sementara
  • D. Dualisme regional antara pusat pertumbuhan dan daerah hinterland
Jawaban: D
Dualisme regional menunjuk pada perbedaan tingkat kemajuan ekonomi yang tajam antara wilayah perkotaan sebagai pusat industri dengan wilayah pedesaan hinterland.
35.

Di sebuah negara agraris, sektor perkebunan modern milik korporasi besar menggunakan drone dan sensor untuk memantau lahan, sementara di wilayah sekitarnya petani kecil masih mengandalkan cangkul dan tadah hujan. Kedua sektor ini hidup berdampingan namun tidak saling mendukung. Kondisi ini paling tepat menggambarkan…

  • A. dualisme ekonomi organis
  • B. dualisme teknologi
  • C. dualisme ekonomi eksklave
  • D. dualisme regional
Jawaban: C
Dualisme ekonomi eksklave merujuk pada koeksistensi sektor modern dan tradisional tanpa interaksi saling mendukung, seperti enclave perkebunan korporasi di tengah pertanian subsisten.
36.

Kabupaten Delta memiliki kawasan industri maju dengan infrastruktur lengkap, sementara Kabupaten Pegunungan yang berbatasan langsung masih tertinggal dengan akses jalan terbatas dan ekonomi subsisten. Perbedaan tajam tingkat kemajuan antarwilayah ini merupakan manifestasi dari…

  • A. dualisme regional
  • B. dualisme teknologi
  • C. dualisme sosial
  • D. dualisme ekonomi organis
Jawaban: A
Dualisme regional menunjuk pada perbedaan tingkat kemajuan ekonomi yang tajam antara wilayah maju dan wilayah hinterland dalam satu negara.
37.

Seorang mahasiswa melakukan penelitian dan mendapati bahwa kegiatan peternakan yang digabung dengan pengolahan susu menjadi yoghurt termasuk dalam lingkup pertanian. Dosen pembimbingnya menjelaskan bahwa cakupan ini merujuk pada…

  • A. pertanian dalam arti sempit
  • B. pertanian dalam arti luas
  • C. agroindustri hilir
  • D. sistem agribisnis
Jawaban: B
Pertanian dalam arti luas mencakup seluruh subsektor pemanfaatan sumber daya hayati, yaitu tanaman pangan, perkebunan, kehutanan, peternakan, dan perikanan.
38.

Untuk mentransformasikan pertanian tradisional menjadi modern dan berkelanjutan, diperlukan penerapan teknologi baru serta perbaikan struktur kelembagaan petani. Proses transformasi multidimensional ini disebut…

  • A. sistem agribisnis
  • B. modernisasi pertanian
  • C. pembangunan pertanian
  • D. intensifikasi pertanian
Jawaban: C
Pembangunan pertanian adalah transformasi multidimensional pertanian tradisional menuju modern dan berkelanjutan melalui penerapan teknologi baru serta perbaikan kelembagaan.
39.

Pak Rahman mengelola usaha dari pembibitan lele, pembesaran, hingga pengolahan menjadi abon ikan yang dipasarkan ke supermarket. Rangkaian kegiatan saling terkait ini mencerminkan pendekatan…

  • A. agribisnis hulu
  • B. agroindustri hilir
  • C. integrasi vertikal
  • D. sistem agribisnis
Jawaban: D
Sistem agribisnis mencakup seluruh rangkaian kegiatan dari hulu (pengadaan sarana), budidaya, pengolahan, hingga pemasaran hasil pertanian secara terpadu.
40.

Berbeda dari pertanian dalam arti sempit yang hanya mencakup tanaman pangan, pertanian dalam arti luas memiliki karakteristik utama berupa…

  • A. fokus pada komoditas ekspor unggulan
  • B. pemanfaatan bioteknologi dalam budidaya
  • C. penggunaan alat mekanisasi modern
  • D. cakupan pada seluruh subsektor hayati
Jawaban: D
Pertanian arti luas mencakup seluruh subsektor berbasis sumber daya hayati, yaitu tanaman pangan, perkebunan, kehutanan, peternakan, dan perikanan.
41.

Pemerintah memperkenalkan alat pengering biji-bijian bertenaga surya kepada petani di daerah terpencil. Alat ini dipilih karena mudah dirawat, murah, dan sesuai dengan kapasitas produksi petani setempat. Pendekatan yang diterapkan adalah penyediaan…

  • A. insentif produsen
  • B. teknologi tepat guna
  • C. pasar hasil pertanian
  • D. subsidi input
Jawaban: B
Teknologi tepat guna adalah teknologi yang secara teknis efisien untuk meningkatkan hasil dan sesuai dengan kondisi sosial ekonomi petani setempat.
42.

Agar petani terdorong meningkatkan produktivitas, pemerintah menjaga harga gabah tidak anjlok saat panen raya dan menekan biaya pupuk. Kebijakan ini merupakan wujud dari…

  • A. insentif produsen
  • B. pengembangan kelembagaan
  • C. subsidi output
  • D. stabilisasi harga
Jawaban: A
Insentif produsen adalah stimulus ekonomi berupa harga input murah dan harga output stabil yang mendorong petani meningkatkan produktivitasnya.
43.

Setelah program cetak sawah berhasil, hasil panen padi di Desa Sukatani meningkat dua kali lipat. Namun, petani justru merugi karena harga gabah jatuh akibat tidak ada pembeli di luar desa. Kegagalan ini menunjukkan belum terpenuhinya syarat pokok berupa…

  • A. teknologi tepat guna
  • B. pasar hasil pertanian
  • C. insentif produsen
  • D. pembangunan infrastruktur
Jawaban: B
Pasar hasil pertanian merupakan syarat pokok pembangunan pertanian yang menjamin tersedianya saluran pemasaran untuk menyerap tambahan produksi dengan harga yang memberi insentif.
44.

Di antara syarat pokok pembangunan pertanian, yang secara langsung menjamin petani memperoleh keuntungan dari peningkatan produktivitas adalah…

  • A. pasar hasil pertanian dan insentif produsen
  • B. teknologi tepat guna dan infrastruktur
  • C. penyuluhan dan kelembagaan
  • D. modal dan tenaga kerja
Jawaban: A
Pasar hasil pertanian menyerap produksi dengan harga layak, sementara insentif produsen menekan biaya dan menjaga stabilitas harga, sehingga petani langsung memperoleh keuntungan.
45.

Koperasi Tani Makmur yang dibentuk petani di Kecamatan Leles berhasil menyalurkan kredit mikro dan membuka akses pasar ke kota. Inisiatif ini termasuk dalam faktor pelancar pembangunan pertanian, yaitu…

  • A. pembangunan infrastruktur
  • B. penyuluhan pertanian
  • C. pengembangan kelembagaan
  • D. insentif produsen
Jawaban: C
Pengembangan kelembagaan mencakup pembentukan koperasi, kelompok tani, dan lembaga keuangan pedesaan untuk menunjang akses petani terhadap modal dan pasar.
46.

Jalan usaha tani yang baru dibangun di Desa Harapan memungkinkan truk pengangkut sayuran masuk langsung ke sentra produksi. Pembangunan ini merupakan faktor pelancar berupa…

  • A. pengembangan kelembagaan
  • B. insentif produsen
  • C. pasar hasil pertanian
  • D. pembangunan infrastruktur
Jawaban: D
Pembangunan infrastruktur mencakup penyediaan fasilitas fisik seperti jalan, irigasi, dan listrik di pedesaan yang memperlancar produksi dan pemasaran komoditas pertanian.
47.

Seorang penyuluh mendampingi petani di Desa Mulya agar mampu menganalisis masalah usahatani dan mengorganisasikan kelompok untuk membeli pupuk secara kolektif. Peran ini merupakan…

  • A. penyuluhan pertanian
  • B. pendidikan dan pelatihan
  • C. penelitian dan pengembangan
  • D. pengembangan kelembagaan
Jawaban: A
Penyuluhan pertanian adalah proses pembelajaran non-formal bagi petani agar mampu mengorganisasikan diri dalam mengatasi masalah usahataninya.
48.

Faktor pelancar dan syarat pokok pembangunan pertanian memiliki perbedaan mendasar. Faktor pelancar berfungsi untuk…

  • A. menjamin keberhasilan mutlak adopsi teknologi
  • B. menyediakan insentif harga bagi petani
  • C. menyerap seluruh hasil produksi pertanian
  • D. mempercepat dan mempermudah proses pembangunan
Jawaban: D
Faktor pelancar bukan syarat mutlak, melainkan elemen yang mempercepat dan mempermudah jalannya pembangunan pertanian, seperti infrastruktur dan kelembagaan.
49.

Untuk mengadopsi teknologi irigasi tetes pada lahan hortikultura, seorang petani membutuhkan sumber daya finansial guna membeli peralatan. Dalam konteks pembangunan pertanian, sumber daya ini dikategorikan sebagai…

  • A. modal
  • B. lahan
  • C. tenaga kerja
  • D. kelembagaan
Jawaban: A
Modal mencakup sumber daya finansial dan barang modal yang diperlukan petani untuk mengadopsi teknologi baru dan meningkatkan skala produksi usahatani.
50.

Faktor produksi utama dalam pertanian yang ketersediaan dan kualitasnya secara langsung menentukan potensi output serta pola usahatani adalah…

  • A. tenaga kerja
  • B. modal
  • C. lahan
  • D. teknologi
Jawaban: C
Lahan merupakan faktor produksi utama karena ketersediaan dan kualitasnya menentukan potensi output serta pola usahatani yang dapat dikembangkan.
51.

Seorang pemilik lahan luas di dataran rendah memilih menanam tebu daripada padi, dengan mempertimbangkan kesuburan tanah dan akses irigasi. Sementara itu, petani di lahan kering hanya bisa menanam palawija. Ilustrasi ini menunjukkan bahwa faktor ekonomi yang paling memengaruhi keputusan usahatani adalah…

  • A. jumlah tenaga kerja tersedia
  • B. kualitas dan karakteristik lahan
  • C. ketersediaan modal usaha
  • D. harga pasar komoditas
Jawaban: B
Kualitas lahan, termasuk kesuburan dan ketersediaan air, menentukan jenis komoditas yang dapat diusahakan dan keputusan petani dalam memilih pola tanam.
52.

Dalam menjalankan usahataninya, petani mengandalkan pendapatan musim panen sebelumnya untuk membeli benih dan pupuk. Sumber daya yang dimanfaatkan petani tersebut dalam konteks pembangunan pertanian termasuk faktor ekonomi berupa…

  • A. Lahan
  • B. Modal
  • C. Tenaga kerja
  • D. Sosial budaya
Jawaban: B
Modal mencakup sumber daya finansial dan barang modal yang digunakan petani untuk membiayai input produksi, berbeda dari lahan yang merupakan tempat produksi dan tenaga kerja yang merupakan pelaku produksi.
53.

Nilai-nilai kearifan lokal yang dianut masyarakat tani sering kali memengaruhi keputusan mereka dalam menerima atau menolak inovasi pertanian baru. Dalam kerangka faktor nonekonomi pembangunan pertanian, nilai-nilai tersebut dikategorikan sebagai…

  • A. Kondisi politik
  • B. Pendidikan
  • C. Sosial budaya
  • D. Modal insani
Jawaban: C
Nilai, tradisi, dan norma yang dianut masyarakat agraris termasuk dalam faktor sosial budaya karena membentuk sikap terhadap perubahan dan adopsi inovasi tanpa terkait langsung dengan aspek finansial.
54.

Pemerintah daerah X mengeluarkan peraturan yang mewajibkan seluruh proyek irigasi baru menyertakan analisis dampak terhadap sosial budaya petani setempat sebelum dilaksanakan. Peraturan ini mengakui bahwa kegagalan pembangunan pertanian dapat disebabkan oleh pengabaian terhadap…

  • A. Faktor modal
  • B. Faktor lahan
  • C. Faktor sosial budaya
  • D. Faktor tenaga kerja
Jawaban: C
Pengabaian norma, tradisi, dan struktur sosial masyarakat tani sering menjadi penghambat adopsi inovasi. Peraturan tersebut mengakui pentingnya faktor sosial budaya sebagai elemen nonekonomi yang memengaruhi keberhasilan program.
55.

Seorang petani di Desa Harum menolak menggunakan pupuk organik yang direkomendasikan penyuluh karena bertentangan dengan kebiasaan turun-temurun menggunakan pupuk kandang. Sementara itu, petani lain di desa yang sama dengan cepat mengadopsi teknik tersebut setelah mengikuti kursus singkat pertanian. Perbedaan ini paling tepat dijelaskan oleh interaksi antara faktor nonekonomi berupa…

  • A. Sosial budaya dan pendidikan
  • B. Kondisi politik dan modal
  • C. Lahan dan tenaga kerja
  • D. Pendidikan dan kondisi politik
Jawaban: A
Penolakan akibat kebiasaan turun-temurun berkaitan dengan norma sosial budaya, sedangkan adopsi setelah mengikuti kursus menunjukkan pengaruh pendidikan sebagai modal manusia yang memudahkan penerimaan pengetahuan baru.
56.

Stabilitas keamanan nasional dan komitmen pemerintahan dalam mendukung swasembada pangan menciptakan rasa aman bagi petani untuk berinvestasi jangka panjang pada lahannya. Kondisi ini menunjukkan peran penting faktor nonekonomi berupa…

  • A. Pendidikan
  • B. Kondisi politik
  • C. Sosial budaya
  • D. Tenaga kerja
Jawaban: B
Stabilitas pemerintahan dan kebijakan nasional yang kondusif merupakan aspek kondisi politik yang menciptakan lingkungan aman dan mendorong investasi petani, membedakannya dari faktor pendidikan atau sosial budaya.
57.

Dalam konteks otonomi daerah, penyerahan kewenangan dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah untuk mengatur urusan pembangunan pertanian di wilayahnya secara mandiri disebut…

  • A. Desentralisasi
  • B. Dekonsentrasi
  • C. Sentra produksi
  • D. Sentralisasi
Jawaban: A
Desentralisasi adalah penyerahan wewenang pemerintahan dari pusat ke daerah untuk mengurus urusan sendiri, berbeda dari dekonsentrasi yang hanya pelimpahan tugas administratif dari pusat kepada perangkat pusat di daerah.
58.

Pemerintah Kabupaten Sumber Tani menyusun program pembangunan pertanian dengan mengundang kelompok tani, tokoh masyarakat, dan pelaku agribisnis lokal dalam forum musyawarah sebelum menetapkan prioritas anggaran. Pendekatan yang diterapkan oleh pemerintah kabupaten tersebut merupakan…

  • A. Perencanaan sentralistik
  • B. Perencanaan partisipatif
  • C. Perencanaan indikatif
  • D. Perencanaan sektoral
Jawaban: B
Pelibatan petani dan pemangku kepentingan lokal secara langsung dalam penyusunan program pembangunan mencerminkan esensi perencanaan partisipatif, yang merupakan ciri khas era otonomi daerah untuk menjamin aspirasi masyarakat terserap.
59.

Seorang kepala dinas pertanian kabupaten menyatakan bahwa daerahnya kini memiliki hak, wewenang, dan kewajiban untuk mengatur sendiri urusan pembangunan pertanian tanpa campur tangan langsung pemerintah pusat. Kondisi yang digambarkan kepala dinas tersebut merupakan wujud dari…

  • A. Otonomi daerah
  • B. Desentralisasi
  • C. Dekonsentrasi
  • D. Perencanaan partisipatif
Jawaban: A
Hak, wewenang, dan kewajiban daerah untuk mengurus sendiri kepentingan masyarakat setempat adalah definisi otonomi daerah, yang menjadi kerangka hukum bagi desentralisasi kewenangan pembangunan.
60.

Setelah diberlakukannya otonomi daerah, Kabupaten Lahan Hijau justru menurunkan alokasi anggaran penyuluhan pertanian dan mengalihkannya ke sektor pariwisata dengan alasan memberikan pendapatan asli daerah lebih cepat. Dampak negatif kebijakan ini terhadap pembangunan pertanian paling berupa…

  • A. Meningkatnya partisipasi petani dalam perencanaan
  • B. Meningkatnya investasi sektor swasta di pertanian
  • C. Terhambatnya transfer inovasi teknologi ke petani
  • D. Terwujudnya kemandirian fiskal pemerintah daerah
Jawaban: C
Penurunan anggaran penyuluhan akibat prioritas fiskal daerah dapat menghambat proses penyebaran inovasi teknologi dari peneliti ke petani karena penyuluh merupakan jembatan utama dalam transfer pengetahuan.
61.

Pemerintah menetapkan kebijakan untuk menyediakan pupuk bersubsidi bagi petani kecil dengan tujuan menurunkan biaya produksi per hektar. Kebijakan ini termasuk dalam kategori…

  • A. Stabilisasi harga
  • B. Regulasi lahan
  • C. Subsidi output
  • D. Subsidi input
Jawaban: D
Subsidi input merupakan intervensi pemerintah untuk menurunkan harga faktor produksi seperti pupuk dan benih di tingkat petani agar biaya usahatani lebih terjangkau, berbeda dari subsidi output yang menaikkan harga jual hasil panen.
62.

Saat panen raya tiba, harga gabah di tingkat petani merosot drastis hingga di bawah biaya produksi. Pemerintah kemudian menginstruksikan Bulog untuk membeli gabah petani pada harga dasar yang telah ditentukan. Tindakan pemerintah ini merupakan wujud dari kebijakan…

  • A. Subsidi input
  • B. Regulasi lahan
  • C. Stabilisasi harga
  • D. Intensifikasi pertanian
Jawaban: C
Menjaga harga komoditas saat panen raya agar tidak jatuh di bawah harga dasar merupakan tindakan stabilisasi harga, yang bertujuan melindungi pendapatan petani dari fluktuasi pasar musiman.
63.

Seorang pengusaha properti mengajukan izin untuk mengubah fungsi lahan sawah produktif seluas 50 hektar menjadi kawasan perumahan. Pemerintah daerah menolak pengajuan tersebut dengan dasar perangkat hukum yang melarang alih fungsi lahan pertanian beririgasi. Dasar penolakan ini merujuk pada faktor kelembagaan berupa…

  • A. Stabilisasi harga
  • B. Subsidi input
  • C. Desentralisasi
  • D. Regulasi lahan
Jawaban: D
Perangkat hukum yang mengatur tata guna lahan untuk mencegah alih fungsi lahan pertanian produktif adalah regulasi lahan, yang berperan menjaga kapasitas produksi pangan nasional dari tekanan urbanisasi.
64.

Dalam suatu kabupaten, pemerintah daerah mengalokasikan dana untuk membangun gudang pendingin komoditas hortikultura dan memberikan insentif pajak bagi industri pengolahan hasil tani. Kedua kebijakan ini secara bersama-sama bertujuan untuk mengurangi risiko anjloknya harga saat panen raya. Kombinasi kebijakan tersebut menggambarkan peran pemerintah dalam…

  • A. Stabilisasi harga dan pengembangan sarana pemasaran
  • B. Subsidi input dan regulasi lahan
  • C. Subsidi output dan pengembangan infrastruktur
  • D. Regulasi lahan dan stabilisasi harga
Jawaban: A
Gudang pendingin membantu menunda penjualan untuk menghindari harga jatuh (stabilisasi harga), sedangkan insentif bagi industri pengolahan menciptakan saluran pemasaran tambahan yang menyerap hasil panen.
65.

Seorang penyuluh pertanian di Kecamatan Bukit Subur mengadakan sekolah lapang bagi kelompok tani untuk memperkenalkan teknik pemupukan berimbang. Dalam sistem kelembagaan pertanian, peran penyuluh tersebut berada dalam lingkup…

  • A. Penelitian dan pengembangan
  • B. Regulasi lahan
  • C. Stabilisasi harga
  • D. Pendidikan dan pelatihan
Jawaban: D
Penyuluhan pertanian merupakan bagian dari pendidikan dan pelatihan non-formal yang bertujuan meningkatkan kapasitas teknis dan manajerial petani, berbeda dari penelitian yang menghasilkan inovasi dasar.
66.

Balai Penelitian Padi berhasil menghasilkan varietas baru yang tahan hama wereng dan cocok ditanam di lahan rawa. Inovasi ini kemudian disebarluaskan kepada petani melalui penyuluh dan demplot. Kontribusi balai penelitian tersebut dalam pembangunan pertanian berada pada ranah…

  • A. Pendidikan dan pelatihan
  • B. Penelitian dan pengembangan
  • C. Penyuluhan pertanian
  • D. Perencanaan partisipatif
Jawaban: B
Menghasilkan varietas unggul dan teknik budidaya efisien melalui kegiatan ilmiah adalah peran litbang (penelitian dan pengembangan). Penyuluh berperan kemudian sebagai jembatan penyebaran hasil litbang ke petani.
67.

Agar petani mampu menyerap teknologi baru dan mengelola usahatani secara modern, pemerintah mengadakan pelatihan manajemen keuangan usahatani bagi kelompok tani. Upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia pertanian ini disebut…

  • A. Penelitian dan pengembangan
  • B. Perencanaan pembangunan
  • C. Penyuluhan pertanian
  • D. Pendidikan dan pelatihan
Jawaban: D
Pendidikan dan pelatihan berfokus pada peningkatan kompetensi teknis dan manajerial petani agar mampu menjalankan usahatani yang efisien, berbeda dari litbang yang menghasilkan teknologi dasarnya.
68.

Di Kecamatan Maju Bersama, penyuluh pertanian rutin mengadakan temu lapang yang mempertemukan peneliti, petani, dan pedagang sarana produksi. Para peneliti mendemonstrasikan teknologi terbaru, sedangkan petani menyampaikan kendala di lapangan untuk diteliti lebih lanjut. Forum ini menggambarkan fungsi penyuluhan pertanian sebagai…

  • A. Jembatan antara peneliti dan petani
  • B. Penentu kebijakan subsidi
  • C. Penghasil varietas unggul baru
  • D. Pelaksana regulasi lahan
Jawaban: A
Penyuluhan berfungsi sebagai jembatan dua arah yang menyebarluaskan inovasi dari peneliti kepada petani dan menyampaikan masalah lapangan dari petani kepada peneliti untuk dipecahkan.
69.

Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045 memberikan arah kebijakan pembangunan pertanian selama dua puluh tahun ke depan tanpa memuat target operasional tahunan. Jenis perencanaan yang ditetapkan melalui RPJPN tersebut adalah…

  • A. perencanaan indikatif
  • B. perencanaan jangka panjang
  • C. perencanaan sektoral
  • D. perencanaan partisipatif
Jawaban: B
Perencanaan jangka panjang mencakup periode 15–25 tahun dan berfungsi sebagai pedoman arah kebijakan nasional, bukan rencana operasional tahunan.
70.

Pemerintah pusat menetapkan target swasembada pangan dan memberikan insentif fiskal bagi daerah yang mencapai target tersebut, namun tidak memberikan sanksi hukum bagi yang tidak mencapai target. Pendekatan perencanaan semacam ini termasuk dalam kategori…

  • A. perencanaan indikatif
  • B. perencanaan sentralistik
  • C. perencanaan imperatif
  • D. perencanaan jangka pendek
Jawaban: A
Perencanaan indikatif memberi arah dan insentif tanpa sanksi hukum memaksa, berbeda dari perencanaan imperatif yang mengikat secara hukum.
71.

Kementerian Pertanian menyusun rencana pengembangan subsektor tanaman pangan yang di dalamnya tetap mempertimbangkan keterkaitan dengan subsektor peternakan dan industri pengolahan. Pendekatan perencanaan yang diterapkan adalah…

  • A. perencanaan indikatif
  • B. perencanaan sektoral
  • C. perencanaan desentralistik
  • D. perencanaan jangka panjang
Jawaban: B
Perencanaan sektoral berfokus pada satu bidang tertentu tanpa mengabaikan keterkaitan dengan sektor lain, sehingga tetap mempertimbangkan hubungan antarsubsektor.
72.

Pemerintah daerah A memuat sanksi administratif tegas dalam peraturan daerah tentang tata ruang pertanian, sehingga setiap pelanggaran terhadap rencana tata ruang dapat dikenai denda. Karakteristik perencanaan ini berbeda dari perencanaan indikatif yang…

  • A. bersifat memberi arah dan insentif tanpa sanksi hukum yang memaksa
  • B. mencakup periode lima belas hingga dua puluh lima tahun
  • C. melibatkan partisipasi masyarakat dalam penyusunannya
  • D. berfokus hanya pada satu subsektor tertentu
Jawaban: A
Perbedaan utama perencanaan indikatif terletak pada ketiadaan sanksi hukum yang memaksa, sehingga sifatnya memberi arah dan insentif, bukan menghukum.
73.

Sebelum menetapkan komoditas unggulan daerah, Dinas Pertanian Kabupaten Cendana melakukan pemetaan jenis tanah, curah hujan, ketersediaan tenaga kerja, dan akses pasar di setiap kecamatan. Tahapan proses perencanaan pembangunan pertanian yang dilakukan adalah…

  • A. monitoring dan evaluasi
  • B. analisis potensi wilayah
  • C. musyawarah perencanaan
  • D. penyusunan anggaran
Jawaban: B
Analisis potensi wilayah merupakan tahap awal perencanaan untuk mengidentifikasi sumber daya alam, agroklimat, dan kondisi sosial ekonomi sebagai basis pengembangan komoditas unggulan.
74.

Dalam forum Musrenbang Desa, petani mengusulkan pembangunan embung, sementara penyuluh mengusulkan pelatihan pascapanen. Kepala desa kemudian memfasilitasi diskusi agar kedua usulan diselaraskan menjadi satu program terpadu. Forum semacam ini menggambarkan proses perencanaan yang disebut…

  • A. analisis potensi wilayah
  • B. monitoring dan evaluasi
  • C. musyawarah perencanaan
  • D. perencanaan top-down
Jawaban: C
Musyawarah perencanaan merupakan forum koordinasi antarinstansi dan partisipasi masyarakat untuk menyelaraskan usulan program dari berbagai pemangku kepentingan.
75.

Setelah satu tahun program pompanisasi berjalan, Dinas Pertanian mengumpulkan data luas tanam, produktivitas, dan pendapatan petani, lalu membandingkannya dengan target awal. Kegiatan ini merupakan tahap proses perencanaan berupa…

  • A. analisis potensi wilayah
  • B. perencanaan partisipatif
  • C. penyusunan rencana tahunan
  • D. monitoring dan evaluasi
Jawaban: D
Monitoring dan evaluasi adalah proses sistematis pengumpulan data pelaksanaan program untuk menilai efektivitas dan efisiensi dibandingkan rencana awal.
76.

Pemerintah daerah menyusun rencana pembangunan pertanian dengan melibatkan petani, peneliti, dan pengusaha agribisnis sejak tahap identifikasi masalah hingga penetapan prioritas program. Proses ini mencerminkan perencanaan bottom-up yang menekankan…

  • A. dominasi pemerintah pusat dalam menentukan program
  • B. instruksi langsung dari kementerian teknis
  • C. pengabaian aspirasi masyarakat setempat
  • D. partisipasi pemangku kepentingan lokal secara langsung
Jawaban: D
Perencanaan bottom-up melibatkan partisipasi langsung petani dan pemangku kepentingan lokal dari tingkat desa hingga nasional dalam proses penyusunan program.
77.

Menurut model dua sektor Lewis, proses transformasi struktural terjadi melalui mekanisme…

  • A. investasi serentak di seluruh sektor ekonomi
  • B. transfer tenaga kerja surplus dari sektor pertanian tradisional ke sektor industri modern
  • C. nasionalisasi alat produksi pertanian oleh negara
  • D. pembentukan koperasi pertanian terintegrasi
Jawaban: B
Model Lewis menggambarkan transformasi struktural melalui perpindahan tenaga kerja berlebih dari sektor pertanian tradisional ke industri modern yang lebih produktif.
78.

Seorang ekonom menyarankan pemerintah untuk tidak hanya membangun pabrik tekstil, tetapi secara bersamaan membangun pabrik sepatu, pengolahan pangan, dan industri furnitur agar setiap sektor menjadi pasar bagi sektor lainnya. Strategi yang direkomendasikan ekonom tersebut adalah…

  • A. pembangunan tidak berimbang
  • B. pembangunan dua sektor
  • C. pembangunan kapitalis
  • D. pembangunan berimbang
Jawaban: D
Pembangunan berimbang menekankan investasi serentak di berbagai sektor agar tercipta pasar yang saling mendukung antarsektor.
79.

Suatu perusahaan pengolahan susu membangun pabrik di dekat sentra peternakan sapi perah. Peternak mendapat kepastian pasar, sementara pabrik memperoleh pasokan bahan baku segar secara kontinu. Hubungan saling menguntungkan antara sektor peternakan dan industri ini disebut…

  • A. keterkaitan antarsektor
  • B. lingkaran setan kemiskinan
  • C. dualisme ekonomi
  • D. pembangunan tidak berimbang
Jawaban: A
Keterkaitan antarsektor menggambarkan hubungan saling memengaruhi antara pertanian dan industri, di mana pertanian menyediakan bahan baku dan industri menyerap hasil pertanian.
80.

Teori pembangunan berimbang berbeda dari model dua sektor Lewis karena pembangunan berimbang menekankan…

  • A. transfer tenaga kerja dari pertanian ke industri
  • B. kepemilikan pribadi atas alat produksi
  • C. investasi serentak di berbagai sektor agar saling menciptakan pasar
  • D. dominasi sektor industri modern terhadap sektor tradisional
Jawaban: C
Pembangunan berimbang menekankan perlunya investasi serentak di berbagai sektor agar tercipta pasar yang saling mendukung, berbeda dari model Lewis yang fokus pada transfer tenaga kerja.
81.

Di Negara A, seluruh lahan pertanian dikuasai oleh negara dan dikelola dalam bentuk koperasi produksi kolektif. Petani digaji sebagai pekerja dan hasil produksi didistribusikan secara terpusat. Pola pembangunan pertanian di Negara A menganut…

  • A. model kapitalis
  • B. model dua sektor
  • C. model sosialis
  • D. model pembangunan berimbang
Jawaban: C
Model sosialis dicirikan oleh penguasaan alat produksi pertanian utama oleh negara atau pengelolaan kolektif dalam bentuk koperasi, bukan kepemilikan pribadi.
82.

Pemerintah Negara X melakukan penataan ulang kepemilikan tanah dengan membagikan lahan dari perkebunan besar kepada petani kecil yang sebelumnya hanya menjadi buruh tani. Kebijakan ini bertujuan mengurangi ketimpangan penguasaan lahan dan dikenal sebagai…

  • A. reforma agraria
  • B. intensifikasi pertanian
  • C. revolusi hijau
  • D. mekanisasi pertanian
Jawaban: A
Reforma agraria adalah penataan ulang struktur penguasaan kepemilikan tanah untuk mengurangi ketimpangan dan meningkatkan akses petani terhadap lahan.
83.

Pak Hendra memiliki lahan seluas 30 hektar dan bebas menentukan komoditas yang ditanam berdasarkan harga pasar. Ia menggunakan traktor dan mesin panen modern untuk menekan biaya produksi serta mempekerjakan buruh dengan sistem upah. Praktik usahatani Pak Hendra mencerminkan…

  • A. model sosialis pertanian
  • B. model koperasi Denmark
  • C. model dua sektor Lewis
  • D. model kapitalis pertanian
Jawaban: D
Model kapitalis bertumpu pada kepemilikan pribadi atas lahan, mekanisme pasar bebas, dan orientasi efisiensi usahatani melalui teknologi modern.
84.

Koperasi peternak sapi perah di suatu negara berhasil mengintegrasikan pengumpulan susu, pengolahan, hingga ekspor ke pasar internasional. Setiap anggota koperasi mendapat bagi hasil proporsional sesuai volume susu yang disetorkan. Model kelembagaan ini paling mirip dengan…

  • A. revolusi hijau India
  • B. model Taiwan
  • C. model koperasi Denmark
  • D. model dua sektor Lewis
Jawaban: C
Model koperasi Denmark mengembangkan koperasi susu dan daging yang terintegrasi penuh dengan pasar ekspor sehingga meningkatkan posisi tawar petani kecil.
85.

Penerapan teknologi bibit unggul, irigasi, dan pupuk kimia secara besar-besaran di India untuk mengejar swasembada pangan dikenal sebagai…

  • A. Revolusi Putih
  • B. Revolusi Hijau
  • C. Revolusi Biru
  • D. Revolusi Kuning
Jawaban: B
Revolusi Hijau India ditandai dengan penggunaan massal varietas unggul, irigasi, dan agrokimia guna meningkatkan produksi pangan secara drastis.
86.

Negara X berhasil membangun industri-industri kecil di pedesaan yang menyerap tenaga kerja lokal dan menciptakan hubungan ekonomi yang saling menguntungkan antara desa dan kota. Model pembangunan pertanian yang diterapkan Negara X paling mirip dengan…

  • A. Model Koperasi Denmark
  • B. Model Taiwan
  • C. Revolusi Hijau India
  • D. Model Dua Sektor Lewis
Jawaban: B
Model Taiwan menekankan pembangunan pertanian berbasis industri kecil di pedesaan yang menyerap tenaga kerja dan menciptakan keterkaitan desa-kota yang sinergis, sesuai dengan ciri yang dijelaskan pada soal.
87.

Koperasi peternak sapi perah di sebuah negara berkembang menjadi kekuatan ekspor karena sepenuhnya terintegrasi dengan pasar internasional dan meningkatkan posisi tawar petani kecil. Model kelembagaan ini paling tepat dikaitkan dengan pengalaman pembangunan pertanian di…

  • A. India
  • B. Taiwan
  • C. Denmark
  • D. Indonesia
Jawaban: C
Model Koperasi Denmark berhasil mengintegrasikan produksi susu dan daging petani kecil dengan pasar ekspor sehingga posisi tawar mereka meningkat signifikan.
88.

Seorang peneliti membandingkan dua strategi: Negara A fokus pada modernisasi usahatani padi dengan teknologi tinggi, sedangkan Negara B mengembangkan koperasi pengolahan susu yang terhubung langsung ke pasar global. Perbedaan utama antara kedua strategi tersebut terletak pada…

  • A. pendekatan kelembagaan dan akses pasar
  • B. komoditas yang dikembangkan saja
  • C. tingkat penggunaan pupuk kimia
  • D. sumber pendanaan pembangunan
Jawaban: A
Model Revolusi Hijau India bertumpu pada teknologi produksi, sementara Model Koperasi Denmark bertumpu pada kelembagaan koperasi dan integrasi pasar ekspor.
89.

Pemerintah menetapkan target untuk memenuhi seluruh kebutuhan beras nasional dari produksi dalam negeri tanpa impor. Strategi kebijakan pembangunan pertanian yang diterapkan adalah…

  • A. Diversifikasi pertanian
  • B. Intensifikasi pertanian
  • C. Swasembada pangan
  • D. Ekstensifikasi pertanian
Jawaban: C
Swasembada pangan merupakan strategi yang menitikberatkan pada pemenuhan kebutuhan pangan pokok secara mandiri dari produksi domestik.
90.

Petani di Kabupaten Lestari yang semula hanya menanam padi, kini mulai membudidayakan melon, cabai, dan mengolah sebagian panennya menjadi keripik untuk dijual ke kota. Strategi yang diterapkan petani tersebut adalah…

  • A. Intensifikasi pertanian
  • B. Ekstensifikasi pertanian
  • C. Diversifikasi pertanian
  • D. Swasembada pangan
Jawaban: C
Diversifikasi pertanian mencakup pengembangan beragam komoditas secara horizontal maupun vertikal untuk mengurangi risiko dan menambah nilai.
91.

Pak Joko meningkatkan hasil panen padi di lahan tetap seluas 0,5 hektar dengan menggunakan varietas unggul baru dan pemupukan berimbang. Strategi pembangunan pertanian yang diterapkan Pak Joko tergolong…

  • A. Diversifikasi vertikal
  • B. Ekstensifikasi pertanian
  • C. Diversifikasi horizontal
  • D. Intensifikasi pertanian
Jawaban: D
Intensifikasi pertanian meningkatkan produktivitas per satuan lahan melalui penerapan input teknologi modern tanpa memperluas areal tanam.
92.

Kementerian Pertanian meluncurkan program yang mendorong petani untuk tidak hanya menanam padi, tetapi juga memelihara ikan di sawah dan menanam sayuran di pematang. Program ini memadukan strategi diversifikasi horizontal dengan pendekatan…

  • A. intensifikasi lahan kering
  • B. optimalisasi lahan terpadu
  • C. ekstensifikasi areal baru
  • D. spesialisasi komoditas tunggal
Jawaban: B
Program tersebut mengintegrasikan berbagai komoditas pada lahan yang sama untuk memaksimalkan pemanfaatan lahan, yang merupakan perwujudan diversifikasi horizontal terpadu.
93.

Penggunaan traktor dan mesin panen untuk menggantikan tenaga manual dalam olah lahan dan pemanenan disebut…

  • A. Mekanisasi
  • B. Pertanian presisi
  • C. Revolusi Hijau
  • D. Intensifikasi
Jawaban: A
Mekanisasi pertanian merujuk pada penggunaan alat dan mesin untuk menggantikan tenaga kerja manual demi meningkatkan efisiensi dan kapasitas kerja.
94.

Seorang petani menggunakan sensor tanah dan drone untuk memetakan kondisi lahan, lalu memberikan pupuk dengan dosis berbeda di setiap titik sesuai kebutuhan tanaman. Pendekatan modern yang diterapkan petani ini termasuk…

  • A. Revolusi Hijau
  • B. Intensifikasi masal
  • C. Mekanisasi konvensional
  • D. Pertanian presisi
Jawaban: D
Pertanian presisi memanfaatkan teknologi informasi dan sensor untuk mengelola input secara spesifik berdasarkan kondisi setiap bagian lahan.
95.

Modernisasi pertanian melalui Revolusi Hijau bertumpu pada tiga pilar utama, yaitu…

  • A. mekanisasi, kredit murah, dan asuransi tani
  • B. varietas unggul, irigasi teknis, dan input agrokimia
  • C. diversifikasi komoditas, ekspor, dan koperasi
  • D. reforma agraria, penyuluhan, dan subsidi harga
Jawaban: B
Revolusi Hijau mendorong modernisasi melalui penggunaan varietas unggul berproduksi tinggi yang didukung irigasi teknis serta pupuk dan pestisida kimia.
96.

Seorang petani di masa lalu mengandalkan cangkul dan membajak dengan kerbau, sedangkan kini ia menggunakan traktor tangan dan combine harvester mini. Perubahan ini mencerminkan pergeseran dari pertanian tradisional menuju pertanian modern terutama dalam aspek…

  • A. teknologi alat dan mesin pertanian
  • B. pola tanam dan jenis komoditas
  • C. kelembagaan dan kemitraan
  • D. sistem pemasaran dan distribusi
Jawaban: A
Pergeseran dari tenaga manual dan hewan ke mesin pertanian merupakan inti dari mekanisasi sebagai bagian dari modernisasi pertanian.
97.

PT Agro Sarana bergerak dalam penyediaan benih unggul, pupuk, dan mesin pertanian bagi petani di seluruh Indonesia. Kegiatan ekonomi PT Agro Sarana termasuk dalam lingkup…

  • A. Pemasaran hasil tani
  • B. Agroindustri hilir
  • C. Integrasi vertikal
  • D. Agribisnis hulu
Jawaban: D
Agribisnis hulu mencakup kegiatan penyediaan sarana produksi pertanian seperti benih, pupuk, dan mesin sebelum proses budidaya.
98.

Sebuah pabrik mengolah singkong segar dari petani menjadi tepung tapioka dan kemudian mengolahnya lagi menjadi aneka kue kering untuk diekspor. Kegiatan pabrik ini dikategorikan sebagai…

  • A. Agribisnis hulu
  • B. Intensifikasi pertanian
  • C. Agroindustri hilir
  • D. Revolusi Hijau
Jawaban: C
Agroindustri hilir mengolah hasil pertanian primer menjadi produk setengah jadi atau jadi untuk meningkatkan nilai tambah komoditas.
99.

PT Pangan Sejahtera mengelola seluruh mata rantai usaha dari pembibitan ayam, produksi pakan, budidaya, pemotongan, hingga distribusi daging ke ritel modern. Strategi pengelolaan semacam ini disebut…

  • A. Diversifikasi horizontal
  • B. Kemitraan plasma-inti
  • C. Agroindustri hulu
  • D. Integrasi vertikal agribisnis
Jawaban: D
Integrasi vertikal agribisnis terjadi ketika satu manajemen mengendalikan seluruh tahapan dari hulu, budidaya, hingga hilir dan pemasaran.
100.

Seorang pengusaha menyediakan layanan pembibitan, budidaya, dan pengolahan hasil panen dalam satu perusahaan untuk memastikan kualitas dan efisiensi biaya. Perbedaan utama pendekatan ini dengan agribisnis konvensional yang terpisah-pisah adalah…

  • A. pengendalian penuh atas rantai pasok
  • B. ketergantungan pada tengkulak
  • C. penggunaan teknologi yang lebih rendah
  • D. fokus eksklusif pada komoditas tunggal
Jawaban: A
Integrasi vertikal memungkinkan perusahaan mengontrol seluruh rantai pasok dari hulu ke hilir, berbeda dari agribisnis terfragmentasi yang tiap tahapannya dikelola pihak berbeda.

Setelah mengerjakan latihan, kamu bakal sadar kalau soal dari Modul 4 dan 5 itu paling sering nyatu di satu nomor. Konsep syarat pokok pembangunan pertanian digabung sama faktor ekonomi, dan kamu harus bisa bedakan mana yang masuk prasyarat mana yang cuma pelancar. Itu tricky. Banyak yang ketuker di bagian ini. Kalau kamu udah paham benang merah antara ruang lingkup pertanian, syarat pokok, dan faktor-faktornya, setengah perjalanan udah aman.

Pola Soal UAS UT untuk LUHT4210 Pembangunan Pertanian biasanya ambil soal UO dari Modul 6 sampai 9, utamanya soal kelembagaan dan model-model pembangunan. Bagian otonomi daerah dan peran pemerintah itu keliatannya hafalan, tapi soal UAS sering minta kamu analisis kasus. Jangan cuma ingat istilah. Pahami kenapa suatu model pembangunan dipakai di negara tertentu dan kenapa gagal di tempat lain. Itu yang bikin nilai kamu beda, ada latihan UAS UT lain yang bisa kamu coba.

Bagikan

error: Content is protected !!