Soal UAS UT EMBS4316 Manajemen Operasi Jasa dan Kunci Jawaban

Soal UAS UT EMBS4316 Manajemen Operasi Jasa dan Kunci Jawaban
Soal UAS UT EMBS4316 Manajemen Operasi Jasa

Memasuki periode Ujian Akhir Semester (UAS) di Universitas Terbuka (UT) ibarat memasuki babak penentuan setelah perjalanan panjang mengarungi lautan materi. Tidak sedikit mahasiswa yang merasa kewalahan ketika harus merangkum begitu banyak isi modul ke dalam satu pemahaman yang utuh.

Di sinilah pentingnya berlatih menggunakan Soal UAS UT EMBS4316 Manajemen Operasi Jasa secara rutin dan terstruktur. Mengerjakan soal latihan bukan sekadar rutinitas belajar biasa, melainkan sebuah simulasi nyata yang membantu Anda mengukur seberapa jauh pemahaman yang sudah terserap.

Kisi-kisi soal UT yang tersedia dapat menjadi kompas belajar Anda agar tidak melenceng jauh dari inti materi yang akan diujikan. Halaman ini hadir sebagai mitra persiapan ujian Anda, menyajikan gambaran ruang lingkup materi dan strategi menghadapi ujian baik dalam format Ujian Tatap Muka (UTM), Ujian Online (UO), maupun Take Home Exam (THE).

Soal UAS UT EMBS4316 Manajemen Operasi Jasa

1.

Manajemen operasi jasa berbeda dari manufaktur karena dalam jasa, pelanggan sering terlibat langsung dalam proses produksi. Konsep ini dikenal sebagai…

  • A. Mass customization
  • B. Co-production
  • C. Lean service
  • D. Service blueprint
B. Co-production
2.

Berikut ini yang BUKAN merupakan karakteristik unik jasa dibandingkan barang fisik adalah…

  • A. Intangibility
  • B. Perishability
  • C. Standardisasi tinggi
  • D. Inseparability
C. Standardisasi tinggi
3.

Dalam sistem operasi jasa, input yang berasal langsung dari pelanggan disebut…

  • A. Transformasi nilai
  • B. Customer as input
  • C. Service encounter
  • D. Back-office process
B. Customer as input
4.

Produktivitas dalam industri jasa sulit diukur karena…

  • A. Biaya operasional jasa sangat tinggi
  • B. Output jasa bersifat tidak berwujud dan bervariasi
  • C. Jasa tidak memerlukan sumber daya manusia
  • D. Teknologi tidak dapat diterapkan dalam jasa
B. Output jasa bersifat tidak berwujud dan bervariasi
5.

Salah satu cara meningkatkan produktivitas jasa adalah dengan mengurangi variasi permintaan melalui…

  • A. Menambah jumlah karyawan secara permanen
  • B. Menutup layanan pada jam sepi
  • C. Manajemen permintaan dan sistem reservasi
  • D. Menghilangkan layanan tambahan
C. Manajemen permintaan dan sistem reservasi
6.

Peramalan dalam manajemen operasi jasa bertujuan utama untuk…

  • A. Menetapkan harga jual jasa
  • B. Mengantisipasi permintaan dan menyiapkan kapasitas yang tepat
  • C. Menentukan struktur organisasi perusahaan
  • D. Memilih lokasi terbaik untuk kantor cabang
B. Mengantisipasi permintaan dan menyiapkan kapasitas yang tepat
7.

Metode peramalan kuantitatif yang menggunakan rata-rata dari beberapa periode terakhir untuk memprediksi permintaan masa depan adalah…

  • A. Regresi linier
  • B. Exponential smoothing
  • C. Moving average
  • D. Delphi method
C. Moving average
8.

Service delivery dalam konteks operasi jasa mengacu pada…

  • A. Proses penyampaian layanan dari penyedia kepada pelanggan
  • B. Strategi penetapan harga layanan
  • C. Sistem penggajian karyawan jasa
  • D. Desain gedung tempat jasa diberikan
A. Proses penyampaian layanan dari penyedia kepada pelanggan
9.

Evaluasi keberlangsungan bisnis jasa mencakup analisis terhadap aspek berikut, KECUALI…

  • A. Profitabilitas jangka panjang
  • B. Loyalitas pelanggan
  • C. Warna seragam karyawan
  • D. Kemampuan bersaing di pasar
C. Warna seragam karyawan
10.

Dalam metode exponential smoothing, nilai alpha (α) yang mendekati 1 berarti…

  • A. Bobot diberikan lebih besar pada data historis yang lama
  • B. Peramalan sangat bergantung pada data permintaan terbaru
  • C. Model tidak responsif terhadap perubahan permintaan
  • D. Periode rata-rata yang digunakan semakin panjang
B. Peramalan sangat bergantung pada data permintaan terbaru
11.

Strategi operasi jasa yang berfokus pada keunggulan biaya rendah dan efisiensi proses paling tepat diterapkan pada jenis jasa…

  • A. Jasa konsultasi premium
  • B. Jasa kesehatan spesialis
  • C. Jasa massal seperti transportasi umum
  • D. Jasa desain arsitektur
C. Jasa massal seperti transportasi umum
12.

Konsep “service profit chain” menunjukkan bahwa kepuasan karyawan secara langsung memengaruhi…

  • A. Biaya produksi perusahaan
  • B. Struktur harga jasa
  • C. Kepuasan dan loyalitas pelanggan
  • D. Pemilihan lokasi bisnis
C. Kepuasan dan loyalitas pelanggan
13.

Desain proses pada industri jasa bertujuan untuk…

  • A. Memperpanjang waktu tunggu pelanggan
  • B. Menciptakan alur layanan yang efisien dan memuaskan pelanggan
  • C. Mengurangi jumlah karyawan front-line
  • D. Meningkatkan kompleksitas prosedur operasional
B. Menciptakan alur layanan yang efisien dan memuaskan pelanggan
14.

Alat yang digunakan untuk memetakan seluruh proses layanan termasuk interaksi pelanggan dan aktivitas back-office disebut…

  • A. Fishbone diagram
  • B. Flowchart produksi
  • C. Service blueprint
  • D. Gantt chart
C. Service blueprint
15.

Faktor utama yang dipertimbangkan dalam strategi lokasi perusahaan jasa adalah…

  • A. Kedekatan dengan pemasok bahan baku
  • B. Kemudahan akses dan kedekatan dengan pelanggan
  • C. Ketersediaan lahan parkir untuk truk
  • D. Jarak dari pelabuhan ekspor
B. Kemudahan akses dan kedekatan dengan pelanggan
16.

Metode pembobotan faktor (factor rating) dalam pemilihan lokasi digunakan untuk…

  • A. Menghitung biaya produksi per unit
  • B. Mengevaluasi dan membandingkan beberapa alternatif lokasi secara sistematis
  • C. Menentukan jadwal kerja karyawan
  • D. Mengukur kepuasan pelanggan terhadap lokasi
B. Mengevaluasi dan membandingkan beberapa alternatif lokasi secara sistematis
17.

Tata letak (layout) fasilitas jasa yang menempatkan peralatan berdasarkan urutan proses layanan disebut…

  • A. Fixed position layout
  • B. Product layout
  • C. Cellular layout
  • D. Process layout
B. Product layout
18.

Tujuan utama tata letak fasilitas jasa yang baik adalah…

  • A. Memperindah tampilan eksterior bangunan
  • B. Meminimalkan biaya iklan
  • C. Meningkatkan efisiensi alur kerja dan kenyamanan pelanggan
  • D. Menambah jumlah lantai gedung
C. Meningkatkan efisiensi alur kerja dan kenyamanan pelanggan
19.

Pengendalian kualitas dalam industri jasa lebih menantang dibanding manufaktur karena…

  • A. Jasa tidak membutuhkan standar kualitas
  • B. Kualitas jasa bersifat subjektif dan dinilai saat proses berlangsung
  • C. Karyawan jasa tidak perlu dilatih
  • D. Pelanggan tidak peduli terhadap kualitas jasa
B. Kualitas jasa bersifat subjektif dan dinilai saat proses berlangsung
20.

Model SERVQUAL mengukur kualitas jasa berdasarkan kesenjangan antara…

  • A. Biaya aktual dan biaya standar
  • B. Harapan pelanggan dan persepsi pelanggan terhadap jasa yang diterima
  • C. Jumlah karyawan dan volume pelanggan
  • D. Harga jasa dan nilai pasar
B. Harapan pelanggan dan persepsi pelanggan terhadap jasa yang diterima
21.

Dimensi kualitas jasa dalam SERVQUAL yang berkaitan dengan kemampuan memberikan layanan sesuai janji secara akurat dan andal disebut…

  • A. Tangibles
  • B. Empathy
  • C. Reliability
  • D. Assurance
C. Reliability
22.

Manajemen pengadaan dalam operasi jasa bertujuan untuk…

  • A. Memproduksi barang secara massal
  • B. Memastikan ketersediaan sumber daya yang diperlukan untuk memberikan layanan
  • C. Mengatur jadwal liburan karyawan
  • D. Menentukan tarif pajak penghasilan perusahaan
B. Memastikan ketersediaan sumber daya yang diperlukan untuk memberikan layanan
23.

Sistem persediaan Just-in-Time (JIT) dalam konteks jasa bertujuan untuk…

  • A. Menyimpan stok sebesar mungkin untuk antisipasi permintaan
  • B. Menghilangkan kebutuhan akan gudang
  • C. Mengurangi pemborosan dengan menyediakan sumber daya tepat waktu dan tepat jumlah
  • D. Meningkatkan biaya penyimpanan
C. Mengurangi pemborosan dengan menyediakan sumber daya tepat waktu dan tepat jumlah
24.

Economic Order Quantity (EOQ) digunakan untuk menentukan…

  • A. Harga jual optimal suatu jasa
  • B. Jumlah pesanan yang meminimalkan total biaya pemesanan dan penyimpanan
  • C. Jumlah karyawan yang dibutuhkan per shift
  • D. Waktu optimal pembukaan cabang baru
B. Jumlah pesanan yang meminimalkan total biaya pemesanan dan penyimpanan
25.

Key Performance Indicator (KPI) dalam pengukuran kinerja jasa digunakan untuk…

  • A. Menentukan warna logo perusahaan
  • B. Menetapkan struktur gaji karyawan baru
  • C. Memantau dan mengevaluasi pencapaian tujuan operasional secara terukur
  • D. Merancang seragam karyawan
C. Memantau dan mengevaluasi pencapaian tujuan operasional secara terukur
26.

Analisis SWOT dalam konteks manajemen operasi jasa digunakan untuk…

  • A. Mengukur produktivitas mesin
  • B. Mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman perusahaan jasa
  • C. Menghitung biaya variabel layanan
  • D. Merancang layout fasilitas
B. Mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman perusahaan jasa
27.

Faktor eksternal yang termasuk dalam kategori “Opportunities” pada analisis SWOT adalah…

  • A. Tingginya kompetensi tim internal
  • B. Infrastruktur teknologi perusahaan yang canggih
  • C. Pertumbuhan pasar digital yang pesat
  • D. Kurangnya modal perusahaan
C. Pertumbuhan pasar digital yang pesat
28.

Balanced Scorecard mengukur kinerja perusahaan dari empat perspektif. Perspektif yang berfokus pada kepuasan dan retensi pelanggan adalah…

  • A. Perspektif keuangan
  • B. Perspektif pelanggan
  • C. Perspektif proses internal
  • D. Perspektif pembelajaran dan pertumbuhan
B. Perspektif pelanggan
29.

Perspektif “Learning and Growth” dalam Balanced Scorecard menekankan pada…

  • A. Peningkatan pendapatan perusahaan
  • B. Kepuasan pelanggan jangka pendek
  • C. Pengurangan biaya operasional
  • D. Pengembangan kompetensi SDM dan inovasi organisasi
D. Pengembangan kompetensi SDM dan inovasi organisasi
30.

Manajemen rantai pasokan (supply chain management) dalam industri jasa bertujuan untuk…

  • A. Memperpanjang siklus pengiriman produk
  • B. Mengintegrasikan seluruh pihak yang terlibat dalam penyampaian jasa agar efisien
  • C. Menghilangkan peran pemasok dalam operasional
  • D. Meningkatkan jumlah perantara dalam distribusi jasa
B. Mengintegrasikan seluruh pihak yang terlibat dalam penyampaian jasa agar efisien
31.

Bullwhip effect dalam rantai pasokan jasa terjadi ketika…

  • A. Permintaan pelanggan meningkat drastis secara permanen
  • B. Fluktuasi kecil pada permintaan akhir menyebabkan fluktuasi besar pada tingkat hulu rantai pasokan
  • C. Pemasok memberikan diskon besar-besaran
  • D. Kualitas layanan meningkat secara signifikan
B. Fluktuasi kecil pada permintaan akhir menyebabkan fluktuasi besar pada tingkat hulu rantai pasokan
32.

Kinerja rantai pasokan jasa dapat diukur salah satunya melalui indikator…

  • A. Jumlah iklan yang ditayangkan
  • B. Tingkat warna cat dinding kantor
  • C. On-time delivery rate dan tingkat kepuasan pelanggan
  • D. Jumlah rapat manajemen per bulan
C. On-time delivery rate dan tingkat kepuasan pelanggan
33.

Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) dalam operasi jasa dianggap sangat kritis karena…

  • A. SDM hanya diperlukan untuk pekerjaan administratif
  • B. Karyawan merupakan ujung tombak penyampaian jasa yang berinteraksi langsung dengan pelanggan
  • C. SDM dapat digantikan sepenuhnya oleh mesin
  • D. Biaya SDM selalu lebih murah dari teknologi
B. Karyawan merupakan ujung tombak penyampaian jasa yang berinteraksi langsung dengan pelanggan
34.

Proses rekrutmen yang efektif dalam industri jasa harus mempertimbangkan…

  • A. Hanya pengalaman kerja formal kandidat
  • B. Kemampuan teknis saja tanpa memperhatikan soft skill
  • C. Kompetensi interpersonal dan orientasi layanan pelanggan
  • D. Penampilan fisik sebagai kriteria utama
C. Kompetensi interpersonal dan orientasi layanan pelanggan
35.

Prosedur perencanaan SDM meliputi langkah berikut secara berurutan yang benar adalah…

  • A. Rekrutmen → Analisis beban kerja → Pelatihan → Evaluasi
  • B. Analisis kebutuhan → Perencanaan pasokan → Rekrutmen/pengurangan → Evaluasi
  • C. Pelatihan → Rekrutmen → Penempatan → Promosi
  • D. Evaluasi → Rekrutmen → Pelatihan → Perencanaan
B. Analisis kebutuhan → Perencanaan pasokan → Rekrutmen/pengurangan → Evaluasi
36.

Studi kelayakan (feasibility study) dalam operasi jasa dilakukan untuk…

  • A. Menentukan desain interior kantor
  • B. Memilih warna logo perusahaan
  • C. Menilai apakah suatu proyek atau bisnis jasa layak secara teknis, finansial, dan operasional
  • D. Menyusun jadwal cuti karyawan tahunan
C. Menilai apakah suatu proyek atau bisnis jasa layak secara teknis, finansial, dan operasional
37.

Net Present Value (NPV) yang positif dalam studi kelayakan menunjukkan bahwa…

  • A. Proyek mengalami kerugian
  • B. Proyek layak secara finansial karena menghasilkan nilai lebih dari investasi awal
  • C. Proyek harus segera dihentikan
  • D. Biaya operasional melebihi pendapatan
B. Proyek layak secara finansial karena menghasilkan nilai lebih dari investasi awal
38.

Teori antrean (queuing theory) dalam manajemen operasi jasa digunakan untuk…

  • A. Mengatur urutan promosi jabatan karyawan
  • B. Menganalisis dan mengoptimalkan sistem pelayanan agar waktu tunggu pelanggan minimal
  • C. Menentukan harga tiket masuk fasilitas jasa
  • D. Merancang seragam petugas layanan
B. Menganalisis dan mengoptimalkan sistem pelayanan agar waktu tunggu pelanggan minimal
39.

Dalam model antrean, “arrival rate” (λ) mengacu pada…

  • A. Kecepatan server dalam melayani pelanggan
  • B. Jumlah loket yang tersedia
  • C. Rata-rata jumlah pelanggan yang datang per satuan waktu
  • D. Waktu total pelanggan berada dalam sistem
C. Rata-rata jumlah pelanggan yang datang per satuan waktu
40.

Jika utilitas server (ρ) dalam sistem antrean mendekati nilai 1, maka kondisi yang terjadi adalah…

  • A. Server sangat jarang digunakan
  • B. Antrean semakin pendek dan waktu tunggu berkurang
  • C. Sistem bekerja pada kapasitas maksimum dan antrean cenderung panjang
  • D. Pelanggan tidak perlu menunggu
C. Sistem bekerja pada kapasitas maksimum dan antrean cenderung panjang
41.

Sistem operasi jasa yang memisahkan aktivitas yang bersentuhan langsung dengan pelanggan dan yang tidak disebut sebagai…

  • A. Front-office dan back-office separation
  • B. Input-output model
  • C. Supply chain integration
  • D. Service recovery system
A. Front-office dan back-office separation
42.

Service recovery adalah proses yang dilakukan perusahaan ketika…

  • A. Memperkenalkan layanan baru kepada pelanggan
  • B. Terjadi kegagalan layanan dan perusahaan berupaya memulihkan kepuasan pelanggan
  • C. Meningkatkan harga layanan secara berkala
  • D. Membuka cabang layanan baru di lokasi strategis
B. Terjadi kegagalan layanan dan perusahaan berupaya memulihkan kepuasan pelanggan
43.

Dalam strategi operasi jasa, “differentiation strategy” bertujuan untuk…

  • A. Menjadi penyedia jasa dengan biaya paling murah di pasar
  • B. Menyamakan layanan dengan pesaing utama
  • C. Menawarkan layanan yang unik dan bernilai lebih sehingga pelanggan bersedia membayar lebih
  • D. Mengurangi fitur layanan untuk efisiensi
C. Menawarkan layanan yang unik dan bernilai lebih sehingga pelanggan bersedia membayar lebih
44.

Konsep “economies of scale” dalam operasi jasa terjadi ketika…

  • A. Biaya per unit layanan meningkat seiring bertambahnya volume
  • B. Biaya per unit layanan menurun seiring meningkatnya volume produksi jasa
  • C. Perusahaan mengurangi jumlah cabang layanan
  • D. Harga jual jasa dinaikkan secara proporsional
B. Biaya per unit layanan menurun seiring meningkatnya volume produksi jasa
45.

Pendekatan Total Quality Management (TQM) dalam jasa menekankan pada…

  • A. Kontrol kualitas hanya di bagian produksi akhir
  • B. Perbaikan kualitas yang berkelanjutan di seluruh aspek organisasi dengan melibatkan semua karyawan
  • C. Penghematan biaya dengan mengurangi standar layanan
  • D. Pemeriksaan kualitas hanya oleh manajer senior
B. Perbaikan kualitas yang berkelanjutan di seluruh aspek organisasi dengan melibatkan semua karyawan
46.

Strategi “focus” dalam Porter’s Generic Strategies pada industri jasa berarti perusahaan…

  • A. Melayani semua segmen pasar secara bersamaan
  • B. Bersaing berdasarkan harga terendah di pasar massal
  • C. Menargetkan segmen pasar tertentu dengan layanan yang sangat sesuai kebutuhan mereka
  • D. Menghindari persaingan dengan cara memperluas portofolio layanan
C. Menargetkan segmen pasar tertentu dengan layanan yang sangat sesuai kebutuhan mereka
47.

Dalam balanced scorecard, perspektif “Internal Business Process” berfokus pada…

  • A. Kepuasan pemegang saham
  • B. Proses-proses kunci yang harus dijalankan dengan baik agar strategi perusahaan tercapai
  • C. Tingkat kepuasan pelanggan eksternal
  • D. Pengembangan produk baru
B. Proses-proses kunci yang harus dijalankan dengan baik agar strategi perusahaan tercapai
48.

Manajemen kapasitas dalam operasi jasa bertujuan untuk…

  • A. Mengurangi jumlah karyawan secara permanen
  • B. Menyesuaikan kapasitas layanan dengan fluktuasi permintaan secara efektif dan efisien
  • C. Meningkatkan harga jasa saat permintaan tinggi
  • D. Membatasi jumlah pelanggan yang dapat dilayani
B. Menyesuaikan kapasitas layanan dengan fluktuasi permintaan secara efektif dan efisien
49.

Metode Delphi dalam peramalan permintaan jasa menggunakan…

  • A. Data historis penjualan sebagai satu-satunya input
  • B. Simulasi komputer untuk menghasilkan proyeksi
  • C. Pendapat para ahli yang dikumpulkan secara iteratif hingga mencapai konsensus
  • D. Analisis regresi multivariat
C. Pendapat para ahli yang dikumpulkan secara iteratif hingga mencapai konsensus
50.

Perbedaan utama antara “goods” dan “services” yang memengaruhi pendekatan manajemen operasi adalah…

  • A. Barang memiliki harga sedangkan jasa tidak
  • B. Jasa dapat disimpan dalam gudang sedangkan barang tidak
  • C. Jasa diproduksi dan dikonsumsi secara bersamaan serta tidak dapat disimpan, sehingga memerlukan pendekatan manajemen yang berbeda
  • D. Barang selalu lebih mahal daripada jasa yang setara
C. Jasa diproduksi dan dikonsumsi secara bersamaan serta tidak dapat disimpan, sehingga memerlukan pendekatan manajemen yang berbeda

Konsistensi dalam mengerjakan soal latihan UT ternyata bukan hanya soal ketekunan, tetapi juga soal strategi. Dengan rutin berlatih menggunakan bank soal UT yang relevan, Anda secara tidak langsung melatih otak untuk beradaptasi dengan ritme.

Percayai proses yang sudah Anda jalani. Nilai yang baik bukan semata hadiah dari keberuntungan, melainkan buah dari kerja keras yang terencana dan semangat belajar yang tidak pernah padam. Tetap fokus, buktikan bahwa persiapan Anda selama ini memang layak untuk hasil terbaik.

Bagikan:

error: Content is protected !!