Soalut.com gratis berkat dukungan kamu. Bantu kami tetap online.❤ Gratis selamanya

Donasi sekarang

Soal UAS UT EPFA4109 Laboratorium Akuntansi Organisasi Publik dan Kunci Jawaban

Soal UAS UT EPFA4109 Laboratorium Akuntansi Organisasi Publik dan Kunci Jawaban
Soal UT EPFA4109 Laboratorium Akuntansi Organisasi Publik

Menghadapi UAS bukan sekadar duduk dan menjawab pertanyaan. Ada proses panjang sebelum hari itu tiba. Tantangan sesungguhnya justru ada di tahap persiapan, yakni bagaimana menyerap puluhan halaman modul dan mengubahnya menjadi pemahaman. Soal UAS UT EPFA4109 Laboratorium Akuntansi Organisasi Publik menjadi salah satu yang perlu kamu persiapkan dengan serius sejak jauh hari.

Mata kuliah EPFA4109 Laboratorium Akuntansi Organisasi Publik bukan mata kuliah yang bisa disiapkan semalam suntuk. Materi di dalamnya cukup padat, mencakup praktik pencatatan, pelaporan, hingga analisis keuangan di lingkup organisasi publik. Kalau kamu baru membuka modul sehari sebelum ujian, kemungkinan besar hasilnya tidak akan optimal.

Salah satu strategi yang terbukti efektif adalah rutin mengerjakan Soal Ujian UT dari tahun-tahun sebelumnya. Dari sana kamu bisa melihat pola soal yang sering muncul, membiasakan diri dengan gaya pertanyaan, sekaligus mengukur seberapa jauh pemahamanmu berkembang.

Catatan: Soal-soal ini akan terus diperbarui mengikuti modul terbaru Universitas Terbuka.

Soal UT EPFA4109 Laboratorium Akuntansi Organisasi Publik

1.

Dalam akuntansi pemerintah pusat berbasis akrual, neraca awal disusun dengan memindahkan saldo dari laporan keuangan berbasis kas menuju akrual. Dokumen yang menjadi dasar utama penyusunan neraca awal pemerintah pusat adalah…

  • A. Laporan Realisasi Anggaran tahun berjalan
  • B. Neraca akhir periode sebelumnya yang telah diaudit
  • C. Daftar isian pelaksanaan anggaran yang berlaku
  • D. Laporan arus kas periode sebelumnya
Jawaban: B. Neraca akhir periode sebelumnya yang telah diaudit.
Neraca awal berbasis akrual disusun dengan mengacu pada neraca akhir periode sebelumnya yang sudah diaudit sebagai titik tolak, kemudian dilakukan penyesuaian untuk mengakui aset, kewajiban, dan ekuitas sesuai standar akrual.
2.

Konsep pemantapan penyusunan neraca awal pemerintah pusat mensyaratkan adanya inventarisasi aset secara menyeluruh. Tujuan utama inventarisasi aset dalam konteks penyusunan neraca awal adalah…

  • A. Memastikan seluruh aset tercatat dengan nilai yang wajar dan dapat diverifikasi
  • B. Mengurangi jumlah aset yang dilaporkan agar neraca lebih ringkas
  • C. Menghapus aset lama yang tidak produktif dari catatan keuangan
  • D. Mempercepat proses penyusunan laporan arus kas pemerintah
Jawaban: A. Memastikan seluruh aset tercatat dengan nilai yang wajar dan dapat diverifikasi.
Inventarisasi aset bertujuan untuk memastikan semua aset pemerintah tercatat secara lengkap, akurat, dan dengan nilai yang wajar sehingga neraca awal menyajikan posisi keuangan yang dapat diandalkan.
3.

Salah satu perbedaan mendasar antara sistem akuntansi pemerintah pusat berbasis kas dan berbasis akrual terletak pada pengakuan pendapatan. Dalam basis akrual, pendapatan pemerintah diakui pada saat…

  • A. Dana diterima secara tunai di rekening kas negara
  • B. Anggaran pendapatan telah disahkan oleh DPR
  • C. Hak pemerintah atas pendapatan tersebut timbul sesuai ketentuan yang berlaku
  • D. Dokumen sumber penerimaan negara diterbitkan oleh satuan kerja
Jawaban: C. Hak pemerintah atas pendapatan tersebut timbul sesuai ketentuan yang berlaku.
Basis akrual mengakui pendapatan ketika hak telah timbul, bukan ketika kas diterima. Hal ini berbeda dengan basis kas yang mengakui pendapatan hanya saat uang masuk ke rekening kas negara.
4.

Jurnal penyesuaian dalam sistem akuntansi pemerintah pusat berbasis akrual dibuat untuk mencatat transaksi yang belum tercakup dalam jurnal reguler. Jurnal penyesuaian yang mencatat beban yang sudah terjadi tetapi belum dibayarkan disebut jurnal…

  • A. Jurnal penutup pada akhir periode anggaran
  • B. Jurnal koreksi atas kesalahan pencatatan sebelumnya
  • C. Jurnal pembalik yang dibuat di awal periode berikutnya
  • D. Jurnal akrual beban yang mencerminkan kewajiban yang belum dilunasi
Jawaban: D. Jurnal akrual beban yang mencerminkan kewajiban yang belum dilunasi.
Beban yang sudah terjadi namun belum dibayar dicatat melalui jurnal akrual beban, yang sekaligus mengakui kewajiban pemerintah kepada pihak ketiga pada sisi neraca.
5.

Studi kasus pencatatan transaksi pada pemerintah pusat berbasis akrual menunjukkan bahwa pengakuan piutang pajak memerlukan estimasi. Metode yang digunakan untuk mengestimasi nilai piutang yang tidak dapat ditagih adalah…

  • A. Metode penghapusan langsung ketika piutang dipastikan tidak tertagih
  • B. Metode penyisihan piutang tidak tertagih berdasarkan estimasi historis
  • C. Metode nilai wajar berdasarkan harga pasar piutang sejenis
  • D. Metode biaya perolehan yang disesuaikan dengan inflasi tahunan
Jawaban: B. Metode penyisihan piutang tidak tertagih berdasarkan estimasi historis.
Dalam akuntansi pemerintah berbasis akrual, piutang yang diperkirakan tidak dapat ditagih dicadangkan melalui penyisihan yang dihitung berdasarkan data historis penagihan, sesuai dengan prinsip kehati-hatian.
6.

Pencatatan transaksi berbasis akrual pada pemerintah pusat mengharuskan adanya jurnal untuk mengakui pendapatan yang sudah menjadi hak pemerintah tetapi belum diterima kasnya. Jurnal tersebut akan mencatat…

  • A. Debit kas di kas negara dan kredit pendapatan-LRA
  • B. Debit beban dibayar di muka dan kredit kas di kas negara
  • C. Debit piutang pendapatan dan kredit pendapatan-LO
  • D. Debit pendapatan diterima di muka dan kredit ekuitas dana
Jawaban: C. Debit piutang pendapatan dan kredit pendapatan-LO.
Pendapatan yang sudah menjadi hak pemerintah namun kasnya belum diterima dicatat dengan mendebit piutang pendapatan dan mengkredit pendapatan dalam Laporan Operasional (LO), bukan LRA yang berbasis kas.
7.

Dalam sistem akuntansi pemerintah pusat, Laporan Operasional (LO) disajikan terpisah dari Laporan Realisasi Anggaran (LRA). Perbedaan utama antara pendapatan dalam LO dan pendapatan dalam LRA terletak pada…

  • A. Basis pengakuan, di mana LO menggunakan akrual dan LRA menggunakan kas
  • B. Jenis pendapatan, di mana LO untuk pajak dan LRA untuk bukan pajak
  • C. Periode pelaporan, di mana LO tahunan dan LRA semesteran
  • D. Mata uang pelaporan, di mana LO rupiah dan LRA valuta asing
Jawaban: A. Basis pengakuan, di mana LO menggunakan akrual dan LRA menggunakan kas.
LO menyajikan pendapatan berdasarkan hak yang timbul (akrual), sedangkan LRA menyajikan realisasi anggaran berdasarkan penerimaan kas aktual, sehingga keduanya dapat menghasilkan angka pendapatan yang berbeda dalam satu periode.
8.

Pemantapan konsep pencatatan jurnal sistem akuntansi pemerintah pusat berbasis akrual mencakup pemahaman tentang jurnal pembalik. Jurnal pembalik dibuat pada awal periode untuk…

  • A. Menutup semua akun nominal ke akun ekuitas dana pemerintah
  • B. Memperbaiki kesalahan yang terjadi pada periode anggaran sebelumnya
  • C. Mencatat kembali seluruh transaksi kas yang belum dicatat sebelumnya
  • D. Membalik jurnal penyesuaian akrual agar pencatatan periode baru lebih sederhana
Jawaban: D. Membalik jurnal penyesuaian akrual agar pencatatan periode baru lebih sederhana.
Jurnal pembalik di awal periode bertujuan membalik jurnal penyesuaian tertentu (seperti akrual beban atau pendapatan) yang dibuat di akhir periode sebelumnya, sehingga transaksi kas berikutnya dapat dicatat langsung tanpa penyesuaian tambahan.
9.

Sistem akuntansi pemerintah pusat berbasis akrual mensyaratkan pencatatan beban penyusutan aset tetap. Akun yang dikredit ketika mencatat penyusutan aset tetap pemerintah pusat adalah…

  • A. Akumulasi amortisasi aset tidak berwujud pemerintah pusat
  • B. Akumulasi penyusutan aset tetap yang bersangkutan
  • C. Kas di kas negara sebesar nilai penyusutan yang dihitung
  • D. Ekuitas dana investasi pemerintah pusat periode berjalan
Jawaban: B. Akumulasi penyusutan aset tetap yang bersangkutan.
Pencatatan penyusutan dilakukan dengan mendebit beban penyusutan dan mengkredit akumulasi penyusutan atas aset tetap yang bersangkutan, sehingga nilai buku aset berkurang secara bertahap.
10.

Akuntansi pendapatan pada SKPD dan PPKD memiliki perbedaan dalam hal jenis pendapatan yang dicatat. Pendapatan yang umumnya diakui dan dicatat di level PPKD (Pejabat Pengelola Keuangan Daerah) adalah…

  • A. Retribusi pelayanan kesehatan dari puskesmas daerah setempat
  • B. Pendapatan dari jasa layanan administrasi kependudukan
  • C. Dana perimbangan dan pendapatan transfer dari pemerintah pusat
  • D. Retribusi pasar dan parkir yang dipungut oleh SKPD teknis
Jawaban: C. Dana perimbangan dan pendapatan transfer dari pemerintah pusat.
PPKD bertanggung jawab mencatat pendapatan yang bersifat umum dan tidak terkait dengan layanan operasional SKPD tertentu, seperti dana alokasi umum, dana alokasi khusus, dan bagi hasil pajak dari pemerintah pusat.
11.

Piutang pendapatan pada SKPD timbul ketika hak penerimaan telah ada namun kas belum diterima. Berdasarkan standar akuntansi pemerintahan, piutang retribusi daerah diklasifikasikan dalam neraca sebagai…

  • A. Aset lancar karena diharapkan tertagih dalam satu periode anggaran
  • B. Aset tidak lancar karena bersifat jangka panjang dan tidak likuid
  • C. Investasi jangka pendek yang dapat dicairkan sewaktu-waktu
  • D. Aset lainnya karena retribusi bukan merupakan aset utama pemerintah
Jawaban: A. Aset lancar karena diharapkan tertagih dalam satu periode anggaran.
Piutang retribusi diklasifikasikan sebagai aset lancar karena secara umum diharapkan dapat ditagih dalam waktu 12 bulan atau dalam satu siklus anggaran normal.
12.

Dalam akuntansi pendapatan dan piutang pada SKPD, jurnal yang dibuat ketika piutang retribusi berhasil ditagih dan diterima kasnya adalah…

  • A. Debit beban retribusi dan kredit piutang retribusi
  • B. Debit pendapatan-LO dan kredit pendapatan-LRA retribusi
  • C. Debit ekuitas dana dan kredit kas di bendahara penerimaan
  • D. Debit kas di bendahara penerimaan dan kredit piutang retribusi
Jawaban: D. Debit kas di bendahara penerimaan dan kredit piutang retribusi.
Ketika piutang retribusi berhasil ditagih, kas masuk dicatat dengan mendebit akun kas dan mengkredit piutang sehingga piutang berkurang. Pendapatan-LO sudah diakui sebelumnya saat piutang pertama kali dicatat.
13.

Akuntansi belanja dan beban pada SKPD mensyaratkan pemahaman perbedaan konseptual antara belanja dan beban. Belanja diakui pada saat…

  • A. Manfaat ekonomis atau jasa potensial dikonsumsi oleh pemerintah
  • B. Terjadinya pengeluaran dari rekening kas umum daerah
  • C. Perintah pembayaran diterbitkan oleh pejabat yang berwenang
  • D. Barang atau jasa diterima oleh satuan kerja pemerintah daerah
Jawaban: B. Terjadinya pengeluaran dari rekening kas umum daerah.
Belanja dalam akuntansi pemerintahan berbasis akrual diakui pada saat kas keluar dari rekening kas umum daerah (basis kas untuk LRA), sementara beban diakui ketika manfaat ekonomis dikonsumsi (basis akrual untuk LO).
14.

Suatu SKPD melakukan pembayaran uang muka untuk sewa gedung kantor selama dua tahun. Pada akhir tahun pertama, bagian yang sudah jatuh tempo diakui sebagai beban. Akun yang digunakan untuk mencatat bagian yang belum jatuh tempo adalah…

  • A. Beban sewa gedung yang ditangguhkan sampai periode berikutnya
  • B. Utang belanja sewa gedung pada akhir periode berjalan
  • C. Beban dibayar di muka yang diklasifikasikan sebagai aset lancar
  • D. Cadangan belanja sewa gedung pada pos ekuitas dana
Jawaban: C. Beban dibayar di muka yang diklasifikasikan sebagai aset lancar.
Bagian sewa yang sudah dibayar tetapi belum jatuh tempo dicatat sebagai beban dibayar di muka, yang merupakan aset lancar. Pada periode berikutnya, akun ini akan disesuaikan menjadi beban sewa.
15.

Pada SKPD, belanja pegawai yang sudah menjadi hak pegawai namun belum dibayarkan pada akhir periode anggaran dicatat sebagai…

  • A. Utang belanja pegawai yang merupakan kewajiban jangka pendek
  • B. Beban pegawai yang ditangguhkan ke periode anggaran berikutnya
  • C. Cadangan belanja pegawai dalam ekuitas dana pemerintah daerah
  • D. Persediaan jasa pegawai yang belum dikonsumsi pemerintah daerah
Jawaban: A. Utang belanja pegawai yang merupakan kewajiban jangka pendek.
Gaji atau belanja pegawai yang sudah menjadi hak namun belum dibayar pada akhir periode diakui sebagai utang belanja pegawai, yang merupakan kewajiban jangka pendek pada neraca SKPD.
16.

Akuntansi aktiva tetap pada SKPD dan PPKD mengikuti Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP). Berdasarkan SAP, aset tetap diakui dalam laporan keuangan jika memenuhi kriteria tertentu. Salah satu kriteria pengakuan aset tetap pemerintah adalah…

  • A. Nilai perolehan aset melampaui nilai pasar yang berlaku saat ini
  • B. Aset diperoleh melalui proses pengadaan barang dan jasa resmi
  • C. Aset harus memiliki bentuk fisik yang dapat dilihat dan diraba
  • D. Manfaat ekonomis aset dapat mengalir ke pemerintah dan nilainya dapat diukur andal
Jawaban: D. Manfaat ekonomis aset dapat mengalir ke pemerintah dan nilainya dapat diukur andal.
SAP menetapkan bahwa aset tetap diakui jika ada kemungkinan besar manfaat ekonomis masa depan atau potensi jasa akan mengalir ke pemerintah dan biaya perolehannya dapat diukur secara andal.
17.

Akuntansi belanja modal dan aset tetap pada SKPD berkaitan erat. Belanja modal yang dikapitalisasi menjadi aset tetap adalah belanja yang…

  • A. Dianggarkan dalam APBD pada pos belanja langsung program
  • B. Menghasilkan aset tetap baru atau meningkatkan kapasitas aset yang ada
  • C. Digunakan untuk memelihara kondisi aset tetap agar tetap beroperasi normal
  • D. Merupakan pengeluaran rutin yang terjadi setiap tahun anggaran berjalan
Jawaban: B. Menghasilkan aset tetap baru atau meningkatkan kapasitas aset yang ada.
Belanja modal dikapitalisasi menjadi aset tetap jika menghasilkan aset baru atau meningkatkan kapasitas, masa manfaat, atau kualitas aset yang sudah ada. Pemeliharaan rutin tidak dikapitalisasi melainkan langsung dibebankan.
18.

Akuntansi pembiayaan, investasi, dan kewajiban pada SKPD dan PPKD mencakup pencatatan pinjaman daerah. Ketika pemerintah daerah menerima pinjaman jangka panjang, jurnal yang dibuat adalah…

  • A. Debit beban bunga pinjaman dan kredit kas daerah senilai pokok pinjaman
  • B. Debit ekuitas dana dan kredit utang jangka panjang pemerintah daerah
  • C. Debit kas di kas umum daerah dan kredit utang jangka panjang
  • D. Debit pembiayaan penerimaan dan kredit pendapatan transfer daerah
Jawaban: C. Debit kas di kas umum daerah dan kredit utang jangka panjang.
Penerimaan pinjaman jangka panjang dicatat dengan mendebit kas (aset bertambah) dan mengkredit utang jangka panjang (kewajiban bertambah), sesuai persamaan dasar akuntansi.
19.

Investasi pemerintah daerah pada badan usaha milik daerah (BUMD) dicatat menggunakan salah satu dari dua metode investasi. Metode yang digunakan ketika pemerintah daerah memiliki pengaruh signifikan atas BUMD adalah…

  • A. Metode ekuitas yang menyesuaikan nilai investasi dengan laba atau rugi BUMD
  • B. Metode biaya yang mencatat investasi sebesar nilai perolehan awal
  • C. Metode nilai wajar yang menyesuaikan nilai investasi dengan harga pasar
  • D. Metode konsolidasi yang menggabungkan laporan keuangan BUMD ke pemda
Jawaban: A. Metode ekuitas yang menyesuaikan nilai investasi dengan laba atau rugi BUMD.
SAP mengatur bahwa investasi pada badan usaha dengan kepemilikan 20% hingga 50% atau dengan pengaruh signifikan dicatat menggunakan metode ekuitas, di mana nilai investasi disesuaikan dengan proporsi laba atau rugi yang dihasilkan BUMD.
20.

Kewajiban jangka pendek pemerintah daerah pada neraca mencakup berbagai pos. Pos yang termasuk dalam kewajiban jangka pendek adalah…

  • A. Obligasi pemerintah daerah dengan jatuh tempo lebih dari lima tahun
  • B. Pinjaman luar negeri yang diteruskan ke pemerintah daerah
  • C. Dana cadangan yang diperuntukkan bagi pembangunan jangka panjang
  • D. Utang belanja yang wajib dilunasi dalam satu periode anggaran
Jawaban: D. Utang belanja yang wajib dilunasi dalam satu periode anggaran.
Kewajiban jangka pendek adalah kewajiban yang jatuh tempo dalam 12 bulan atau satu periode anggaran. Utang belanja yang harus segera dilunasi memenuhi kriteria ini, sementara pinjaman jangka panjang termasuk kewajiban jangka panjang.
21.

Akuntansi pemerintah daerah mencakup pengelolaan dana cadangan. Dana cadangan dibentuk pemerintah daerah dengan tujuan utama untuk…

  • A. Menyimpan kelebihan kas yang tidak terpakai dalam anggaran tahun berjalan
  • B. Membiayai kebutuhan dana yang tidak dapat dipenuhi dalam satu tahun anggaran
  • C. Membayar cicilan pokok pinjaman daerah kepada kreditur luar negeri
  • D. Menutupi defisit anggaran yang terjadi pada tahun anggaran yang sedang berjalan
Jawaban: B. Membiayai kebutuhan dana yang tidak dapat dipenuhi dalam satu tahun anggaran.
Dana cadangan dibentuk untuk membiayai program, kegiatan, atau proyek besar yang memerlukan akumulasi dana lebih dari satu tahun anggaran, seperti pembangunan infrastruktur berskala besar.
22.

Pemantapan konsep akuntansi dana cadangan mensyaratkan pemahaman tentang dasar hukum pembentukan dana cadangan. Pembentukan dana cadangan pemerintah daerah harus ditetapkan melalui…

  • A. Keputusan kepala daerah yang disampaikan kepada DPRD setempat
  • B. Peraturan gubernur atau bupati atau walikota yang berlaku di daerah
  • C. Peraturan daerah yang memuat tujuan, jangka waktu, dan besaran dana cadangan
  • D. Nota kesepakatan antara kepala daerah dan ketua DPRD tanpa peraturan formal
Jawaban: C. Peraturan daerah yang memuat tujuan, jangka waktu, dan besaran dana cadangan.
Sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, pembentukan dana cadangan wajib ditetapkan dengan peraturan daerah yang memuat tujuan, program atau kegiatan yang akan dibiayai, besaran, dan jangka waktu pembentukan dana cadangan tersebut.
23.

Ketika pemerintah daerah menganggarkan pembentukan dana cadangan dalam APBD, pencatatan akuntansinya dilakukan dengan cara…

  • A. Mencatat sebagai beban dana cadangan pada Laporan Operasional periode berjalan
  • B. Mencatat langsung sebagai penambah ekuitas dana pemerintah daerah
  • C. Mencatat sebagai aset tetap milik pemerintah daerah di neraca daerah
  • D. Mencatat sebagai pengeluaran pembiayaan dan membentuk rekening dana cadangan
Jawaban: D. Mencatat sebagai pengeluaran pembiayaan dan membentuk rekening dana cadangan.
Pembentukan dana cadangan dicatat sebagai pengeluaran pembiayaan dalam LRA, dan dana tersebut ditempatkan pada rekening tersendiri. Di neraca, dana cadangan disajikan sebagai aset lainnya hingga digunakan.
24.

Jurnal koreksi dalam akuntansi pemerintah daerah diperlukan ketika ditemukan kesalahan pada laporan keuangan. Kesalahan yang terdeteksi setelah laporan keuangan disetujui dan diterbitkan wajib dikoreksi dengan cara…

  • A. Membuat jurnal koreksi pada periode berjalan dan mengungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan
  • B. Menerbitkan ulang laporan keuangan yang sudah disetujui dengan angka yang diperbaiki
  • C. Mengabaikan kesalahan jika nilainya berada di bawah materialitas yang ditetapkan
  • D. Menghapus pos yang salah dan menggantinya tanpa ada dokumentasi pendukung
Jawaban: A. Membuat jurnal koreksi pada periode berjalan dan mengungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan.
SAP mengatur bahwa kesalahan yang ditemukan setelah laporan keuangan diterbitkan diperbaiki dengan jurnal koreksi pada periode saat kesalahan ditemukan, disertai pengungkapan memadai dalam Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK).
25.

Dalam pemahaman jurnal koreksi pemerintah daerah, kesalahan pencatatan yang bersifat material dan terjadi pada periode lalu dikoreksi dengan memengaruhi akun…

  • A. Pendapatan-LRA pada Laporan Realisasi Anggaran tahun berjalan
  • B. Beban pada Laporan Operasional tahun di mana kesalahan dilaporkan
  • C. Ekuitas pada neraca sebagai penyesuaian saldo awal periode berjalan
  • D. Surplus atau defisit pada Laporan Perubahan Ekuitas periode kesalahan
Jawaban: C. Ekuitas pada neraca sebagai penyesuaian saldo awal periode berjalan.
Koreksi kesalahan material periode lalu yang mempengaruhi ekuitas dicatat langsung ke ekuitas sebagai penyesuaian saldo awal, bukan melalui laporan operasional atau LRA tahun berjalan, sesuai ketentuan SAP.
26.

Penyusunan Laporan Keuangan SKPD merupakan tahap penting dalam siklus akuntansi pemerintah daerah. Komponen laporan keuangan yang wajib disajikan oleh SKPD berdasarkan SAP adalah…

  • A. Neraca, Laporan Arus Kas, dan Laporan Perubahan Ekuitas
  • B. Neraca, Laporan Realisasi Anggaran, Laporan Operasional, dan Catatan atas Laporan Keuangan
  • C. Laporan Arus Kas, Laporan Perubahan Modal, dan Neraca Saldo
  • D. Laporan Operasional, Laporan Arus Kas, dan Laporan Konsolidasi
Jawaban: B. Neraca, Laporan Realisasi Anggaran, Laporan Operasional, dan Catatan atas Laporan Keuangan.
SKPD wajib menyusun neraca, LRA, LO, Laporan Perubahan Ekuitas, dan CaLK. Laporan Arus Kas tidak disusun di level SKPD melainkan di level PPKD atau pemerintah daerah secara keseluruhan.
27.

Dalam pemantapan konsep penyusunan laporan keuangan SKPD, neraca SKPD menyajikan posisi keuangan pada tanggal tertentu. Akun ekuitas dalam neraca SKPD mencerminkan…

  • A. Total kewajiban dikurangi total aset yang dimiliki SKPD bersangkutan
  • B. Akumulasi surplus anggaran yang belum disetor ke kas umum daerah
  • C. Modal awal yang diberikan pemerintah daerah kepada SKPD tersebut
  • D. Selisih antara total aset dan total kewajiban SKPD yang bersangkutan
Jawaban: D. Selisih antara total aset dan total kewajiban SKPD yang bersangkutan.
Ekuitas dalam neraca SKPD merupakan kekayaan bersih yang dihitung dari total aset dikurangi total kewajiban, mencerminkan kepentingan pemerintah daerah atas sumber daya yang dikelola SKPD tersebut.
28.

Studi kasus penyusunan laporan keuangan SKPD menunjukkan bahwa Laporan Perubahan Ekuitas (LPE) harus disusun untuk melengkapi neraca. Informasi yang disajikan dalam LPE SKPD mencakup…

  • A. Saldo ekuitas awal, surplus atau defisit periode berjalan, dan koreksi nilai yang mengubah ekuitas
  • B. Rincian penerimaan dan pengeluaran kas yang terjadi selama periode berjalan
  • C. Perbandingan anggaran dan realisasi belanja serta pendapatan SKPD
  • D. Daftar lengkap aset tetap dan akumulasi penyusutannya pada akhir periode
Jawaban: A. Saldo ekuitas awal, surplus atau defisit periode berjalan, dan koreksi nilai yang mengubah ekuitas.
LPE menyajikan pergerakan ekuitas dari saldo awal, ditambah atau dikurangi surplus atau defisit dari LO, serta penyesuaian atau koreksi yang secara langsung mempengaruhi ekuitas, hingga menghasilkan saldo ekuitas akhir.
29.

Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK) merupakan bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan SKPD. Fungsi utama CaLK dalam laporan keuangan SKPD adalah…

  • A. Menggantikan laporan keuangan utama jika data numerik tidak tersedia
  • B. Menyajikan data perbandingan antara realisasi dan anggaran secara rinci
  • C. Memberikan informasi tambahan dan penjelasan atas pos-pos dalam laporan keuangan utama
  • D. Memuat daftar nama pejabat yang bertanggung jawab atas pengelolaan keuangan SKPD
Jawaban: C. Memberikan informasi tambahan dan penjelasan atas pos-pos dalam laporan keuangan utama.
CaLK berfungsi mengungkapkan kebijakan akuntansi yang digunakan, penjelasan rinci atas angka-angka dalam laporan utama, dan informasi lain yang diperlukan pengguna untuk memahami laporan keuangan secara menyeluruh.
30.

Dalam studi kasus penyusunan laporan keuangan SKPD, seorang akuntan menemukan bahwa saldo kas di neraca tidak sesuai dengan buku kas. Langkah yang paling tepat dilakukan adalah…

  • A. Menggunakan saldo buku kas sebagai dasar penyusunan neraca tanpa penelusuran
  • B. Melakukan rekonsiliasi kas untuk mengidentifikasi dan menjelaskan perbedaan yang ada
  • C. Menyajikan kedua angka dalam neraca dengan catatan perbedaan di CaLK
  • D. Melaporkan perbedaan tersebut sebagai pendapatan lain-lain dalam LO berjalan
Jawaban: B. Melakukan rekonsiliasi kas untuk mengidentifikasi dan menjelaskan perbedaan yang ada.
Ketidaksesuaian saldo kas harus diselesaikan melalui rekonsiliasi kas yang sistematis untuk menemukan penyebab perbedaan, apakah karena transaksi yang belum dicatat, kesalahan pencatatan, atau selisih lainnya, sebelum laporan keuangan diselesaikan.
31.

Laporan keuangan konsolidasi pemerintah daerah disusun dengan menggabungkan laporan keuangan seluruh entitas pelaporan. Tujuan utama penyusunan laporan konsolidasi pemerintah daerah adalah…

  • A. Memudahkan audit BPK karena hanya ada satu laporan yang diperiksa
  • B. Menggabungkan laporan keuangan SKPD dan BUMD menjadi satu dokumen
  • C. Mempercepat proses penyusunan APBD pada tahun anggaran berikutnya
  • D. Menyajikan posisi keuangan dan kinerja pemerintah daerah secara keseluruhan kepada pemangku kepentingan
Jawaban: D. Menyajikan posisi keuangan dan kinerja pemerintah daerah secara keseluruhan kepada pemangku kepentingan.
Laporan konsolidasi memberikan gambaran utuh atas keuangan pemerintah daerah sebagai satu entitas ekonomi, sehingga DPRD, masyarakat, dan pengguna lainnya dapat menilai akuntabilitas dan kinerja pengelolaan keuangan daerah secara komprehensif.
32.

Pemantapan konsep laporan konsolidasi pemerintah daerah mensyaratkan eliminasi transaksi antar entitas. Eliminasi dilakukan untuk menghindari…

  • A. Pencatatan ganda atas transaksi yang terjadi antara SKPD satu dengan SKPD lainnya
  • B. Kelebihan jumlah aset akibat revaluasi aset tetap yang dilakukan secara berkala
  • C. Kesalahan pengelompokan antara kewajiban jangka pendek dan jangka panjang
  • D. Perbedaan metode penyusutan yang digunakan oleh masing-masing SKPD
Jawaban: A. Pencatatan ganda atas transaksi yang terjadi antara SKPD satu dengan SKPD lainnya.
Proses konsolidasi mensyaratkan eliminasi reciprocal, yaitu menghapus transaksi yang saling mengakui antara dua entitas dalam satu pemerintahan agar laporan konsolidasi tidak mengalami overstatement.
33.

Dalam penyusunan laporan konsolidasi pemerintah daerah, entitas yang wajib dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan pemerintah daerah adalah…

  • A. Hanya SKPD yang memiliki anggaran belanja di atas satu miliar rupiah per tahun
  • B. Badan usaha milik daerah dengan kepemilikan pemerintah di atas 75 persen
  • C. Seluruh SKPD dan satuan kerja yang termasuk dalam entitas akuntansi pemerintah daerah
  • D. SKPD dengan realisasi anggaran tertinggi dalam tiga tahun terakhir
Jawaban: C. Seluruh SKPD dan satuan kerja yang termasuk dalam entitas akuntansi pemerintah daerah.
Laporan keuangan pemerintah daerah merupakan konsolidasi dari seluruh laporan keuangan SKPD sebagai entitas akuntansi, tanpa kecuali berdasarkan besar kecilnya anggaran atau realisasi.
34.

Studi kasus penyusunan laporan konsolidasi menunjukkan adanya saldo resiprokal antara SKPD dan PPKD. Saldo resiprokal yang harus dieliminasi pada proses konsolidasi adalah…

  • A. Saldo piutang antara SKPD dengan pihak ketiga eksternal di luar pemerintahan
  • B. Saldo RK-SKPD di neraca PPKD dan saldo RK-PPKD di neraca SKPD
  • C. Saldo kas di bendahara penerimaan yang belum disetor ke kas umum daerah
  • D. Saldo akumulasi penyusutan atas aset tetap pada seluruh SKPD daerah
Jawaban: B. Saldo RK-SKPD di neraca PPKD dan saldo RK-PPKD di neraca SKPD.
Rekening koran SKPD (RK-SKPD) dan rekening koran PPKD (RK-PPKD) adalah akun resiprokal yang saling bercermin antara SKPD dan PPKD. Kedua akun ini harus dieliminasi dalam proses konsolidasi agar tidak terjadi pencatatan ganda.
35.

Laporan Arus Kas (LAK) pemerintah daerah disajikan hanya oleh bendahara umum daerah. Aktivitas dalam LAK yang menampilkan penerimaan dan pengeluaran terkait pelayanan publik dan operasional pemerintahan adalah…

  • A. Aktivitas investasi aset non keuangan pemerintah daerah
  • B. Aktivitas pembiayaan dari pinjaman dan pembentukan dana cadangan
  • C. Aktivitas transitoris yang bersifat sementara dan tidak berulang
  • D. Aktivitas operasi yang mencakup penerimaan pajak, retribusi, dan pembayaran belanja pegawai
Jawaban: D. Aktivitas operasi yang mencakup penerimaan pajak, retribusi, dan pembayaran belanja pegawai.
Aktivitas operasi dalam LAK mencerminkan arus kas dari kegiatan utama pemerintah dalam memberikan layanan publik, termasuk penerimaan dari pajak, retribusi, dan transfer serta pengeluaran untuk belanja pegawai dan belanja barang.
36.

Dalam penyusunan laporan konsolidasi pemerintah daerah, Laporan Realisasi Anggaran konsolidasi disusun dengan menjumlahkan seluruh LRA SKPD. Pos yang perlu mendapat perhatian khusus saat konsolidasi LRA adalah…

  • A. Rincian jenis belanja modal yang dilakukan oleh masing-masing SKPD
  • B. Perbedaan metode pengakuan pendapatan antara SKPD satu dan lainnya
  • C. Pendapatan dan belanja antar SKPD yang harus dieliminasi agar tidak terjadi ganda hitung
  • D. Seluruh pos belanja tidak langsung yang berasal dari PPKD
Jawaban: C. Pendapatan dan belanja antar SKPD yang harus dieliminasi agar tidak terjadi ganda hitung.
Pada konsolidasi LRA, transaksi antar SKPD dalam satu pemerintahan yang menghasilkan saldo resiprokal harus dieliminasi untuk menghindari penghitungan ganda yang akan menyebabkan angka pendapatan atau belanja konsolidasi lebih besar dari seharusnya.
37.

Kebijakan akuntansi merupakan dasar penyusunan laporan keuangan pemerintah daerah. Dalam konteks SAP berbasis akrual, salah satu kebijakan akuntansi yang harus ditetapkan pemerintah daerah adalah terkait…

  • A. Metode penyusutan dan estimasi masa manfaat aset tetap yang digunakan
  • B. Besaran gaji pokok pegawai negeri sipil di lingkungan pemerintah daerah
  • C. Jadwal penyampaian laporan keuangan kepada Badan Pemeriksa Keuangan
  • D. Besaran batas materialitas untuk laporan keuangan konsolidasi daerah
Jawaban: A. Metode penyusutan dan estimasi masa manfaat aset tetap yang digunakan.
Kebijakan akuntansi aset tetap, termasuk metode penyusutan (garis lurus atau saldo menurun) dan masa manfaat tiap kelompok aset, wajib ditetapkan dalam peraturan kepala daerah dan diungkapkan dalam CaLK.
38.

Proses penyusunan laporan konsolidasi diawali dengan pengumpulan laporan keuangan individual dari seluruh SKPD. Urutan yang benar dalam penyusunan laporan konsolidasi pemerintah daerah adalah…

  • A. Pengumpulan LK SKPD, penerbitan laporan konsolidasi, verifikasi data, eliminasi resiprokal
  • B. Eliminasi resiprokal, pengumpulan LK SKPD, verifikasi data, penjumlahan pos serupa
  • C. Verifikasi data, penerbitan laporan, pengumpulan LK SKPD, eliminasi resiprokal
  • D. Pengumpulan LK SKPD, verifikasi data, eliminasi resiprokal, penjumlahan pos serupa, penerbitan laporan konsolidasi
Jawaban: D. Pengumpulan LK SKPD, verifikasi data, eliminasi resiprokal, penjumlahan pos serupa, penerbitan laporan konsolidasi.
Proses konsolidasi yang benar mengikuti urutan logis: kumpulkan semua laporan terlebih dahulu, verifikasi kebenaran datanya, hapus transaksi antar entitas, kemudian jumlahkan pos yang sejenis, dan terakhir terbitkan laporan konsolidasi.
39.

Pemantapan konsep laporan konsolidasi berkaitan dengan peran PPKD dalam konsolidasi. Fungsi PPKD dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasi pemerintah daerah adalah…

  • A. Memeriksa kewajaran laporan keuangan setiap SKPD sebelum dikonsolidasikan
  • B. Menggabungkan seluruh laporan keuangan SKPD menjadi laporan keuangan pemerintah daerah
  • C. Mengaudit kepatuhan setiap SKPD terhadap standar akuntansi pemerintahan
  • D. Menetapkan kebijakan anggaran yang harus diikuti seluruh SKPD dalam daerah
Jawaban: B. Menggabungkan seluruh laporan keuangan SKPD menjadi laporan keuangan pemerintah daerah.
PPKD sebagai bendahara umum daerah bertanggung jawab mengkonsolidasikan laporan keuangan seluruh SKPD menjadi laporan keuangan pemerintah daerah secara keseluruhan yang kemudian disampaikan kepada kepala daerah.
40.

Studi kasus penyusunan laporan konsolidasi pemerintah daerah menunjukkan bahwa neraca konsolidasi harus menyajikan posisi keuangan yang akurat. Jika terdapat perbedaan antara piutang PPKD kepada SKPD dengan utang SKPD kepada PPKD, tindakan yang harus dilakukan adalah…

  • A. Menggunakan angka yang lebih besar sebagai saldo konsolidasi neraca
  • B. Menyajikan keduanya dalam neraca konsolidasi sebagai pos tersendiri
  • C. Menelusuri penyebab perbedaan dan melakukan koreksi sebelum proses eliminasi
  • D. Mengabaikan perbedaan jika nilainya tidak material secara keseluruhan
Jawaban: C. Menelusuri penyebab perbedaan dan melakukan koreksi sebelum proses eliminasi.
Perbedaan saldo resiprokal antara PPKD dan SKPD harus diselidiki lebih dahulu untuk menemukan penyebabnya, apakah karena cut-off yang berbeda atau kesalahan pencatatan. Koreksi dilakukan terlebih dahulu sebelum eliminasi agar neraca konsolidasi akurat.
41.

Dalam akuntansi organisasi publik, perbedaan mendasar antara pemerintah daerah dan perusahaan swasta terletak pada orientasi organisasinya. Pemerintah daerah sebagai organisasi publik berorientasi pada…

  • A. Pemberian layanan publik dan pencapaian tujuan sosial tanpa motif laba
  • B. Perolehan laba maksimal untuk meningkatkan kesejahteraan pemegang saham
  • C. Efisiensi biaya produksi untuk memaksimalkan margin keuntungan operasional
  • D. Peningkatan nilai aset untuk memaksimalkan kekayaan bersih organisasi
Jawaban: A. Pemberian layanan publik dan pencapaian tujuan sosial tanpa motif laba.
Organisasi publik seperti pemerintah daerah tidak berorientasi pada laba, melainkan pada pemenuhan kebutuhan masyarakat dan pencapaian tujuan-tujuan sosial yang diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan.
42.

Akuntabilitas keuangan pemerintah daerah diwujudkan melalui berbagai mekanisme pelaporan. Bentuk akuntabilitas keuangan pemerintah daerah kepada masyarakat yang paling fundamental adalah…

  • A. Pemberian laporan keuangan tahunan kepada lembaga donor internasional
  • B. Penyampaian laporan kinerja kepada pemerintah pusat setiap semester
  • C. Penyusunan rencana strategis daerah untuk lima tahun ke depan
  • D. Penyampaian laporan keuangan pemerintah daerah yang telah diaudit kepada DPRD dan publik
Jawaban: D. Penyampaian laporan keuangan pemerintah daerah yang telah diaudit kepada DPRD dan publik.
Akuntabilitas keuangan terwujud ketika laporan keuangan yang telah diaudit BPK disampaikan kepada DPRD sebagai representasi rakyat dan dipublikasikan kepada masyarakat luas, sehingga pengelolaan keuangan daerah dapat dinilai secara terbuka.
43.

Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) di Indonesia disusun oleh komite yang independen. Lembaga yang berwenang menetapkan SAP di Indonesia adalah…

  • A. Ikatan Akuntan Indonesia yang bekerja sama dengan Kementerian Keuangan
  • B. Komite Standar Akuntansi Pemerintahan yang ditetapkan melalui peraturan pemerintah
  • C. Badan Pemeriksa Keuangan sebagai auditor eksternal pemerintah Indonesia
  • D. Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan Republik Indonesia
Jawaban: B. Komite Standar Akuntansi Pemerintahan yang ditetapkan melalui peraturan pemerintah.
Komite Standar Akuntansi Pemerintahan (KSAP) adalah komite independen yang bertugas menyusun SAP, yang kemudian ditetapkan melalui peraturan pemerintah. SAP berbasis akrual saat ini ditetapkan melalui PP Nomor 71 Tahun 2010.
44.

Sistem pengendalian intern pemerintah merupakan bagian penting dari tata kelola keuangan organisasi publik. Penyelenggaraan sistem pengendalian intern pemerintah daerah diatur dalam…

  • A. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara
  • B. Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan Keuangan
  • C. Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah
  • D. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah
Jawaban: C. Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah.
Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) diatur secara khusus dalam PP 60 Tahun 2008, yang mencakup lima unsur pengendalian intern yaitu lingkungan pengendalian, penilaian risiko, kegiatan pengendalian, informasi dan komunikasi, serta pemantauan.
45.

Anggaran dalam organisasi publik memiliki peran yang berbeda dengan anggaran dalam sektor swasta. Peran utama anggaran dalam pemerintahan yang tidak ditemukan dalam sektor swasta adalah sebagai…

  • A. Instrumen otorisasi hukum atas pengeluaran dan penerimaan pemerintah
  • B. Alat perencanaan untuk memaksimalkan keuntungan organisasi pada tahun depan
  • C. Dasar penentuan harga jual layanan kepada masyarakat sebagai pengguna jasa
  • D. Standar perbandingan kinerja dengan organisasi publik di daerah lain
Jawaban: A. Instrumen otorisasi hukum atas pengeluaran dan penerimaan pemerintah.
Dalam pemerintahan, APBD yang telah disahkan DPRD memiliki kekuatan hukum sebagai otorisasi pengeluaran. Pemerintah hanya boleh mengeluarkan uang sesuai dengan yang telah dianggarkan, berbeda dengan swasta yang tidak memerlukan otorisasi legislatif.
46.

Penerapan akuntansi berbasis akrual pada pemerintah daerah menghadapi berbagai tantangan. Salah satu tantangan utama yang dihadapi dalam implementasi SAP berbasis akrual di pemerintah daerah adalah…

  • A. Kurangnya regulasi yang mengatur penerapan akuntansi akrual di pemerintahan
  • B. Tidak adanya perangkat lunak akuntansi yang mampu mengelola transaksi pemerintah
  • C. Penolakan dari lembaga internasional terhadap penerapan standar akrual
  • D. Keterbatasan sumber daya manusia yang memahami akuntansi akrual di tingkat SKPD
Jawaban: D. Keterbatasan sumber daya manusia yang memahami akuntansi akrual di tingkat SKPD.
Salah satu hambatan terbesar implementasi akuntansi akrual adalah masih terbatasnya aparatur sipil negara di level SKPD yang memiliki pemahaman memadai tentang konsep dan teknik akuntansi akrual, sehingga diperlukan pelatihan intensif secara berkelanjutan.
47.

Opini BPK atas laporan keuangan pemerintah daerah merupakan indikator kualitas pengelolaan keuangan daerah. Opini yang diberikan BPK ketika laporan keuangan disajikan secara wajar dalam semua hal yang material sesuai SAP adalah opini…

  • A. Disclaimer yang menyatakan BPK tidak menyatakan pendapat atas laporan
  • B. Wajar Tanpa Pengecualian yang merupakan opini terbaik dari BPK
  • C. Wajar Dengan Pengecualian atas pos-pos yang tidak sesuai SAP
  • D. Tidak Wajar karena terdapat salah saji material dalam laporan keuangan
Jawaban: B. Wajar Tanpa Pengecualian yang merupakan opini terbaik dari BPK.
Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) diberikan BPK ketika laporan keuangan menyajikan semua informasi secara wajar dalam semua hal yang material sesuai SAP, tanpa catatan pengecualian yang signifikan.
48.

Pemerintah daerah memiliki kewajiban untuk menyusun dan menyajikan informasi keuangan secara transparan. Prinsip transparansi dalam pengelolaan keuangan pemerintah daerah berarti bahwa…

  • A. Seluruh data keuangan termasuk data internal bersifat rahasia dan hanya untuk internal
  • B. Laporan keuangan hanya perlu disampaikan kepada inspektorat daerah setempat
  • C. Informasi keuangan yang relevan tersedia dan mudah diakses oleh masyarakat dan pemangku kepentingan
  • D. Hanya pejabat pemerintah yang berwenang yang dapat mengakses informasi keuangan daerah
Jawaban: C. Informasi keuangan yang relevan tersedia dan mudah diakses oleh masyarakat dan pemangku kepentingan.
Transparansi mensyaratkan bahwa laporan keuangan, informasi anggaran, dan data pengelolaan keuangan daerah dipublikasikan secara terbuka sehingga masyarakat, DPRD, dan pihak berkepentingan lainnya dapat mengaksesnya untuk keperluan pengawasan.
49.

Persediaan dalam akuntansi pemerintah daerah diakui dan dicatat berdasarkan ketentuan SAP. Persediaan diakui dalam neraca pemerintah daerah pada saat…

  • A. Potensi manfaat ekonomis persediaan diperoleh pemerintah dan nilainya dapat diukur andal
  • B. Dana anggaran untuk pembelian persediaan telah disetujui dalam APBD berjalan
  • C. Persediaan telah habis digunakan oleh satuan kerja yang bersangkutan
  • D. Laporan hasil pengadaan persediaan telah disampaikan kepada kepala SKPD
Jawaban: A. Potensi manfaat ekonomis persediaan diperoleh pemerintah dan nilainya dapat diukur andal.
SAP mengatur bahwa persediaan diakui ketika manfaat ekonomis atau potensi jasa dari persediaan tersebut kemungkinan besar akan diperoleh oleh pemerintah dan biaya perolehannya dapat diukur secara andal.
50.

Laporan keuangan pemerintah daerah yang berkualitas tinggi harus memenuhi karakteristik kualitatif berdasarkan kerangka konseptual SAP. Karakteristik kualitatif yang mensyaratkan informasi keuangan dapat dipahami dengan mudah oleh pengguna yang memiliki pengetahuan memadai tentang akuntansi pemerintahan disebut karakteristik…

  • A. Relevan, karena informasi harus berkaitan dengan kebutuhan pengambilan keputusan
  • B. Andal, karena informasi bebas dari pengertian yang menyesatkan pengguna
  • C. Dapat dibandingkan, karena konsisten dengan periode sebelumnya
  • D. Dapat dipahami, karena informasi disajikan dalam bentuk yang mudah dimengerti pengguna
Jawaban: D. Dapat dipahami, karena informasi disajikan dalam bentuk yang mudah dimengerti pengguna.
Karakteristik “dapat dipahami” dalam kerangka SAP mensyaratkan bahwa informasi keuangan harus disajikan dengan jelas agar pengguna yang memiliki pengetahuan yang cukup tentang akuntansi dan administrasi pemerintahan dapat memahaminya dengan benar.

Perlu kamu tahu juga bahwa UT mengenal dua format ujian yang berbeda. Ujian Tatap Muka atau yang dikenal dengan istilah UTM dilaksanakan langsung di lokasi yang telah ditentukan, sementara Ujian Online atau UO bisa dikerjakan dari mana saja secara daring. Keduanya memiliki karakteristik yang berbeda, jadi pastikan kamu tahu format mana yang berlaku.

Latihan mengerjakan Soal UO UT maupun soal untuk format ujian lainnya secara konsisten akan membuat kamu lebih percaya diri memasuki ruang ujian. Tetap semangat, percayai prosesnya, dan jadikan setiap sesi belajar sebagai bekal nyata untuk menghadapi Soal UAS UT EPFA4109 Laboratorium Akuntansi Organisasi Publik dengan penuh keyakinan.

Bagikan

error: Content is protected !!