Soalut.com gratis berkat dukungan kamu. Bantu kami tetap online.❤ Gratis selamanya

Donasi sekarang

Soal UAS UT FSAB4204 Keuangan Bisnis dan Kunci Jawaban

Soal UAS UT FSAB4204 Keuangan Bisnis dan Kunci Jawaban
Soal UT FSAB4204 Keuangan Bisnis

Banyak mahasiswa Universitas Terbuka merasa kewalahan saat mendekati periode UAS, bukan karena tidak belajar, tapi karena tidak tahu harus mulai dari mana. Di sinilah pentingnya strategi belajar yang tepat, terutama bagi kamu yang sedang mempersiapkan Soal UAS UT FSAB4204 Keuangan Bisnis.

Di dalamnya, kamu akan diajak memahami bagaimana sebuah bisnis mengelola aset, mengambil keputusan pendanaan, dan mengoptimalkan nilai perusahaan secara menyeluruh. Pemahaman ini tidak cukup hanya dibaca sekali, perlu diulang, diproses, dan diuji secara berkala agar benar-benar melekat.

Salah satu cara paling efektif yang sering direkomendasikan adalah berlatih dengan Soal Latihan UT yang relevan dengan mata kuliah ini. Mengerjakan soal-soal sebelumnya membantumu mengenali pola pertanyaan yang sering muncul dalam Soal UAS UT, sekaligus melatih kecepatan berpikir saat menjawab.

Catatan: Soal-soal ini akan terus diperbarui mengikuti modul terbaru Universitas Terbuka.

Soal UT FSAB4204 Keuangan Bisnis

1.

Keuangan bisnis pada dasarnya merupakan ilmu yang mempelajari bagaimana perusahaan mengelola…

  • A. Hubungan antara perusahaan dan pemerintah dalam hal perpajakan
  • B. Perolehan, pengalokasian, dan pengelolaan dana secara efisien untuk memaksimalkan nilai perusahaan
  • C. Proses produksi barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan pasar
  • D. Strategi pemasaran produk agar dapat bersaing di pasar global
Jawaban: B. Perolehan, pengalokasian, dan pengelolaan dana secara efisien untuk memaksimalkan nilai perusahaan
Keuangan bisnis berfokus pada keputusan perolehan dan pengalokasian dana perusahaan dengan tujuan utama memaksimalkan nilai perusahaan bagi para pemegang saham.
2.

Tujuan utama manajemen keuangan dalam sebuah perusahaan adalah…

  • A. Memaksimalkan kemakmuran pemegang saham melalui peningkatan nilai perusahaan
  • B. Memaksimalkan laba bersih perusahaan pada setiap periode akuntansi
  • C. Meminimalkan biaya operasional perusahaan dalam jangka pendek
  • D. Meningkatkan pangsa pasar perusahaan di industri yang bersangkutan
Jawaban: A. Memaksimalkan kemakmuran pemegang saham melalui peningkatan nilai perusahaan
Tujuan utama manajemen keuangan adalah memaksimalkan kemakmuran pemegang saham, yang tercermin dari nilai pasar saham perusahaan, bukan sekadar memaksimalkan laba jangka pendek.
3.

Fungsi keuangan yang berkaitan dengan keputusan tentang dari mana dana perusahaan diperoleh disebut…

  • A. Keputusan investasi
  • B. Keputusan dividen
  • C. Keputusan pendanaan
  • D. Keputusan operasional
Jawaban: C. Keputusan pendanaan
Keputusan pendanaan (financing decision) berkaitan dengan pemilihan sumber dana, baik dari utang maupun ekuitas, untuk membiayai kegiatan dan investasi perusahaan.
4.

Laporan keuangan yang menggambarkan posisi keuangan perusahaan pada suatu titik waktu tertentu adalah…

  • A. Laporan laba rugi
  • B. Laporan arus kas
  • C. Laporan perubahan ekuitas
  • D. Neraca (laporan posisi keuangan)
Jawaban: D. Neraca (laporan posisi keuangan)
Neraca atau laporan posisi keuangan mencerminkan kondisi aset, kewajiban, dan ekuitas perusahaan pada tanggal tertentu, berbeda dengan laporan laba rugi yang mencakup periode waktu tertentu.
5.

Rasio keuangan yang mengukur kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya dengan menggunakan seluruh aktiva lancar disebut…

  • A. Rasio cepat (quick ratio)
  • B. Rasio lancar (current ratio)
  • C. Rasio kas (cash ratio)
  • D. Rasio utang (debt ratio)
Jawaban: B. Rasio lancar (current ratio)
Rasio lancar dihitung dengan membagi total aktiva lancar dengan total kewajiban lancar, dan digunakan untuk mengukur likuiditas jangka pendek perusahaan secara umum.
6.

Perusahaan ABC memiliki aktiva lancar Rp500 juta dan kewajiban lancar Rp250 juta. Nilai rasio lancar perusahaan tersebut adalah…

  • A. 0,5 kali
  • B. 1,5 kali
  • C. 2,0 kali
  • D. 2,5 kali
Jawaban: C. 2,0 kali
Rasio lancar = Aktiva Lancar / Kewajiban Lancar = Rp500 juta / Rp250 juta = 2,0 kali, yang berarti setiap Rp1 kewajiban lancar dijamin oleh Rp2 aktiva lancar.
7.

Dalam analisis rasio keuangan, rasio yang mengukur seberapa efektif perusahaan menggunakan asetnya untuk menghasilkan penjualan disebut rasio…

  • A. Aktivitas
  • B. Likuiditas
  • C. Solvabilitas
  • D. Profitabilitas
Jawaban: A. Aktivitas
Rasio aktivitas mengukur efektivitas perusahaan dalam memanfaatkan aset-asetnya, contohnya perputaran total aset (total asset turnover) dan perputaran persediaan.
8.

Konsep nilai waktu uang menyatakan bahwa…

  • A. Nilai uang di masa depan lebih besar dari nilai uang saat ini karena inflasi selalu meningkat
  • B. Nilai uang tidak berubah sepanjang waktu jika tingkat inflasi nol
  • C. Nilai uang di masa depan sama dengan nilai uang saat ini jika tidak ada bunga
  • D. Uang yang diterima sekarang lebih bernilai dibandingkan jumlah yang sama di masa depan
Jawaban: D. Uang yang diterima sekarang lebih bernilai dibandingkan jumlah yang sama di masa depan
Konsep nilai waktu uang menegaskan bahwa uang yang diterima sekarang dapat diinvestasikan untuk menghasilkan return, sehingga nilainya lebih besar dibanding uang yang sama yang diterima di masa depan.
9.

Proses menghitung nilai sekarang dari arus kas yang akan diterima di masa depan disebut…

  • A. Kompounding (pemajemukan)
  • B. Diskonto (discounting)
  • C. Anuitas
  • D. Amortisasi
Jawaban: B. Diskonto (discounting)
Diskonto adalah proses menghitung present value (nilai sekarang) dari arus kas masa depan menggunakan tingkat diskonto tertentu, kebalikan dari proses kompounding.
10.

Jika seseorang menginvestasikan Rp10.000.000 dengan tingkat bunga 10% per tahun selama 2 tahun dengan bunga majemuk, maka nilai investasinya pada akhir tahun ke-2 adalah…

  • A. Rp11.000.000
  • B. Rp12.000.000
  • C. Rp12.100.000
  • D. Rp12.200.000
Jawaban: C. Rp12.100.000
FV = PV x (1+r)^n = Rp10.000.000 x (1,10)^2 = Rp10.000.000 x 1,21 = Rp12.100.000. Bunga majemuk menghitung bunga atas pokok dan bunga yang sudah terakumulasi.
11.

Serangkaian pembayaran atau penerimaan dengan jumlah yang sama pada interval waktu yang sama disebut…

  • A. Anuitas
  • B. Perpetuitas
  • C. Amortisasi
  • D. Diskonto
Jawaban: A. Anuitas
Anuitas adalah serangkaian pembayaran atau penerimaan dalam jumlah tetap yang terjadi pada interval waktu yang sama, seperti cicilan kredit bulanan atau pembayaran premi asuransi.
12.

Struktur modal perusahaan menunjukkan komposisi antara…

  • A. Aktiva lancar dan aktiva tidak lancar
  • B. Pendapatan operasional dan pendapatan non-operasional
  • C. Biaya tetap dan biaya variabel dalam operasional perusahaan
  • D. Utang jangka panjang dan ekuitas yang digunakan untuk mendanai aset perusahaan
Jawaban: D. Utang jangka panjang dan ekuitas yang digunakan untuk mendanai aset perusahaan
Struktur modal merujuk pada bauran pembiayaan jangka panjang yang terdiri dari utang dan ekuitas yang digunakan perusahaan untuk mendanai aset dan operasinya.
13.

Biaya modal rata-rata tertimbang atau Weighted Average Cost of Capital (WACC) digunakan sebagai…

  • A. Ukuran profitabilitas perusahaan dalam menghasilkan laba bersih
  • B. Tingkat diskonto minimum yang harus dihasilkan investasi agar menciptakan nilai bagi perusahaan
  • C. Rasio utang terhadap ekuitas yang optimal bagi perusahaan
  • D. Besarnya dividen yang harus dibagikan kepada pemegang saham
Jawaban: B. Tingkat diskonto minimum yang harus dihasilkan investasi agar menciptakan nilai bagi perusahaan
WACC merupakan tingkat pengembalian minimum yang harus dicapai oleh investasi perusahaan agar dapat menutup biaya seluruh sumber dana dan menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham.
14.

Teori struktur modal yang menyatakan bahwa pada pasar sempurna tanpa pajak, nilai perusahaan tidak dipengaruhi oleh struktur modalnya dikemukakan oleh…

  • A. Gordon dan Lintner
  • B. Jensen dan Meckling
  • C. Modigliani dan Miller
  • D. Myers dan Majluf
Jawaban: C. Modigliani dan Miller
Teorema Modigliani-Miller (MM) menyatakan bahwa dalam pasar modal sempurna tanpa pajak, nilai perusahaan tidak bergantung pada struktur modalnya, melainkan hanya pada kualitas aset dan arus kasnya.
15.

Metode penilaian investasi yang menghitung selisih antara nilai sekarang arus kas masuk dan nilai sekarang arus kas keluar suatu proyek disebut…

  • A. Net Present Value (NPV)
  • B. Internal Rate of Return (IRR)
  • C. Payback Period (PP)
  • D. Profitability Index (PI)
Jawaban: A. Net Present Value (NPV)
NPV dihitung dengan mendiskonto semua arus kas proyek ke nilai sekarang menggunakan tingkat diskonto tertentu, lalu mengurangi investasi awal. NPV positif menandakan proyek layak diterima.
16.

Suatu proyek investasi dinyatakan layak diterima berdasarkan kriteria NPV apabila…

  • A. NPV sama dengan nol
  • B. NPV lebih kecil dari biaya investasi awal
  • C. NPV lebih kecil dari nol
  • D. NPV lebih besar dari nol
Jawaban: D. NPV lebih besar dari nol
Proyek diterima jika NPV lebih besar dari nol, yang berarti proyek menghasilkan nilai lebih bagi perusahaan melebihi biaya modal yang digunakan.
17.

Internal Rate of Return (IRR) suatu proyek adalah tingkat diskonto yang membuat NPV proyek tersebut sama dengan…

  • A. Nilai investasi awal proyek
  • B. Nol
  • C. WACC perusahaan
  • D. Nilai tertinggi dari seluruh arus kas proyek
Jawaban: B. Nol
IRR adalah tingkat diskonto di mana NPV proyek sama dengan nol. Proyek diterima jika IRR lebih besar dari tingkat pengembalian yang disyaratkan (hurdle rate).
18.

Payback period sebagai metode penilaian investasi memiliki kelemahan utama, yaitu…

  • A. Sulit dihitung karena membutuhkan tingkat diskonto yang tepat
  • B. Mengabaikan arus kas yang terjadi setelah periode pengembalian modal dan nilai waktu uang
  • C. Terlalu mempertimbangkan arus kas jangka panjang sehingga tidak praktis
  • D. Memerlukan data biaya modal rata-rata tertimbang yang akurat
Jawaban: B. Mengabaikan arus kas yang terjadi setelah periode pengembalian modal dan nilai waktu uang
Kelemahan utama payback period adalah mengabaikan arus kas setelah periode balik modal tercapai serta tidak memperhitungkan nilai waktu uang, sehingga dapat menghasilkan keputusan yang kurang optimal.
19.

Dalam manajemen modal kerja, yang dimaksud dengan siklus konversi kas (cash conversion cycle) adalah…

  • A. Lamanya waktu yang dibutuhkan sejak perusahaan mengeluarkan kas untuk membeli bahan baku hingga menerima kas dari hasil penjualan
  • B. Waktu yang dibutuhkan perusahaan untuk mengubah utang menjadi ekuitas
  • C. Periode rata-rata perusahaan dalam membayar utang kepada pemasok
  • D. Durasi antara penerimaan kas pertama dan terakhir dalam satu tahun fiskal
Jawaban: A. Lamanya waktu yang dibutuhkan sejak perusahaan mengeluarkan kas untuk membeli bahan baku hingga menerima kas dari hasil penjualan
Siklus konversi kas = Periode konversi persediaan + Periode konversi piutang – Periode penangguhan utang, yang mencerminkan lamanya uang perusahaan terikat dalam operasi.
20.

Kebijakan dividen yang menetapkan pembayaran dividen sebesar persentase tetap dari laba bersih setiap tahunnya disebut kebijakan dividen…

  • A. Dividen stabil
  • B. Dividen residual
  • C. Dividen ekstra
  • D. Rasio pembayaran tetap (constant payout ratio)
Jawaban: D. Rasio pembayaran tetap (constant payout ratio)
Kebijakan constant payout ratio menetapkan dividen sebagai persentase tetap dari laba bersih, sehingga jumlah dividen berfluktuasi mengikuti perubahan laba perusahaan.
21.

Teori dividen yang menyatakan bahwa investor lebih menyukai dividen tunai saat ini dibandingkan capital gain di masa depan yang tidak pasti dikenal sebagai teori…

  • A. Teori Modigliani-Miller
  • B. Teori bird in the hand
  • C. Teori signaling
  • D. Teori dividen residual
Jawaban: B. Teori bird in the hand
Teori bird in the hand yang dikemukakan Gordon dan Lintner berpendapat bahwa investor lebih menyukai dividen yang pasti diterima sekarang daripada capital gain yang tidak pasti di masa depan.
22.

Return on Equity (ROE) digunakan untuk mengukur…

  • A. Kemampuan perusahaan membayar utang jangka pendek menggunakan kas
  • B. Efisiensi perusahaan dalam mengelola total aset untuk menghasilkan penjualan
  • C. Kemampuan perusahaan menghasilkan laba dari modal yang ditanamkan pemegang saham
  • D. Tingkat utang perusahaan dibandingkan dengan total asetnya
Jawaban: C. Kemampuan perusahaan menghasilkan laba dari modal yang ditanamkan pemegang saham
ROE = Laba Bersih / Total Ekuitas, yang menunjukkan seberapa efektif manajemen menggunakan modal pemegang saham untuk menghasilkan laba bagi perusahaan.
23.

Analisis Du Pont menguraikan ROE menjadi komponen-komponen yang meliputi…

  • A. Margin laba bersih, perputaran total aset, dan pengganda ekuitas
  • B. Rasio lancar, rasio cepat, dan rasio kas
  • C. Debt ratio, interest coverage, dan debt to equity ratio
  • D. Gross profit margin, operating margin, dan net profit margin
Jawaban: A. Margin laba bersih, perputaran total aset, dan pengganda ekuitas
Analisis Du Pont menguraikan ROE menjadi: ROE = (Net Profit Margin) x (Total Asset Turnover) x (Equity Multiplier), sehingga manajemen dapat mengidentifikasi sumber kekuatan atau kelemahan profitabilitas.
24.

Obligasi yang diterbitkan tanpa menjanjikan pembayaran kupon secara periodik, melainkan dijual dengan harga diskon dari nilai nominalnya, disebut…

  • A. Obligasi konversi (convertible bond)
  • B. Obligasi callable (callable bond)
  • C. Obligasi junk (junk bond)
  • D. Obligasi tanpa kupon (zero coupon bond)
Jawaban: D. Obligasi tanpa kupon (zero coupon bond)
Zero coupon bond tidak membayar bunga periodik, melainkan investor memperoleh keuntungan dari selisih antara harga beli yang lebih rendah (diskon) dengan nilai nominal yang diterima saat jatuh tempo.
25.

Tingkat pengembalian yang diharapkan investor jika membeli obligasi pada harga pasar saat ini dan menahan hingga jatuh tempo disebut…

  • A. Coupon rate
  • B. Yield to maturity (YTM)
  • C. Current yield
  • D. Capital gain yield
Jawaban: B. Yield to maturity (YTM)
YTM adalah tingkat pengembalian total yang diperoleh investor apabila obligasi dibeli pada harga pasar saat ini dan dipegang hingga tanggal jatuh tempo, memperhitungkan bunga kupon dan gain atau loss dari harga.
26.

Hubungan antara harga obligasi dan tingkat bunga pasar bersifat…

  • A. Positif, artinya ketika suku bunga naik maka harga obligasi ikut naik
  • B. Tidak memiliki hubungan karena harga obligasi hanya bergantung pada kupon
  • C. Negatif (terbalik), artinya ketika suku bunga naik maka harga obligasi turun
  • D. Positif hanya ketika tingkat inflasi di atas 5% per tahun
Jawaban: C. Negatif (terbalik), artinya ketika suku bunga naik maka harga obligasi turun
Harga obligasi berbanding terbalik dengan suku bunga pasar. Ketika suku bunga naik, nilai sekarang dari arus kas obligasi menurun sehingga harga obligasi di pasar ikut turun.
27.

Model penilaian saham yang menghitung nilai intrinsik saham berdasarkan present value dari dividen yang diharapkan di masa depan disebut…

  • A. Dividend Discount Model (DDM)
  • B. Price Earnings Ratio (P/E) Model
  • C. Capital Asset Pricing Model (CAPM)
  • D. Free Cash Flow to Equity (FCFE) Model
Jawaban: A. Dividend Discount Model (DDM)
DDM menilai saham berdasarkan present value dari seluruh dividen yang diharapkan akan diterima investor di masa depan, dengan mendiskontokan menggunakan tingkat pengembalian yang disyaratkan.
28.

Capital Asset Pricing Model (CAPM) menyatakan bahwa tingkat pengembalian yang disyaratkan atas suatu saham dipengaruhi oleh…

  • A. Tingkat inflasi, pertumbuhan GDP, dan kebijakan dividen perusahaan
  • B. Rasio utang, rasio likuiditas, dan rasio profitabilitas perusahaan
  • C. Harga historis saham, volume perdagangan, dan kapitalisasi pasar
  • D. Tingkat bebas risiko, beta saham, dan premi risiko pasar
Jawaban: D. Tingkat bebas risiko, beta saham, dan premi risiko pasar
Formula CAPM: Ks = Rf + beta x (Rm – Rf), di mana Rf adalah tingkat bebas risiko, beta mengukur risiko sistematis saham, dan (Rm – Rf) adalah premi risiko pasar.
29.

Koefisien beta (β) yang lebih besar dari 1 pada suatu saham menunjukkan bahwa saham tersebut…

  • A. Lebih stabil dibandingkan pasar dan memiliki risiko lebih rendah
  • B. Lebih agresif dari pasar sehingga memiliki risiko sistematis lebih tinggi
  • C. Bergerak berlawanan arah dengan pergerakan pasar secara keseluruhan
  • D. Tidak dipengaruhi oleh perubahan kondisi pasar secara umum
Jawaban: B. Lebih agresif dari pasar sehingga memiliki risiko sistematis lebih tinggi
Beta lebih besar dari 1 menunjukkan saham lebih berfluktuasi dibandingkan pasar. Misalnya, jika beta = 1,5 dan pasar naik 10%, saham diperkirakan naik 15%, begitu pula sebaliknya saat pasar turun.
30.

Dalam teori portofolio, risiko yang dapat dieliminasi melalui diversifikasi disebut risiko…

  • A. Sistematis (systematic risk)
  • B. Pasar (market risk)
  • C. Tidak sistematis (unsystematic risk)
  • D. Total (total risk)
Jawaban: C. Tidak sistematis (unsystematic risk)
Risiko tidak sistematis adalah risiko spesifik perusahaan atau industri yang dapat dikurangi melalui diversifikasi portofolio, berbeda dengan risiko sistematis yang merupakan risiko pasar yang tidak dapat dihilangkan.
31.

Leverage operasi (operating leverage) mengukur hubungan antara…

  • A. Perubahan penjualan dengan perubahan laba sebelum bunga dan pajak (EBIT)
  • B. Perubahan utang dengan perubahan nilai aset perusahaan
  • C. Perubahan laba bersih dengan perubahan dividen yang dibagikan
  • D. Perubahan ekuitas dengan perubahan harga saham di pasar
Jawaban: A. Perubahan penjualan dengan perubahan laba sebelum bunga dan pajak (EBIT)
Degree of Operating Leverage (DOL) mengukur sensitivitas EBIT terhadap perubahan penjualan. Semakin tinggi DOL, semakin besar dampak perubahan penjualan terhadap EBIT.
32.

Break-even point (titik impas) dalam analisis biaya-volume-laba adalah titik di mana…

  • A. Perusahaan mencapai laba bersih tertinggi dalam satu periode
  • B. Total biaya variabel sama dengan total biaya tetap perusahaan
  • C. Perusahaan memiliki arus kas positif untuk pertama kalinya
  • D. Total pendapatan sama dengan total biaya sehingga laba sama dengan nol
Jawaban: D. Total pendapatan sama dengan total biaya sehingga laba sama dengan nol
Break-even point adalah titik di mana total pendapatan penjualan sama persis dengan total biaya (tetap dan variabel), sehingga perusahaan tidak memperoleh laba maupun mengalami kerugian.
33.

Perusahaan XYZ memiliki biaya tetap Rp200 juta, harga jual per unit Rp50.000, dan biaya variabel per unit Rp30.000. Titik impas (BEP) dalam unit adalah…

  • A. 5.000 unit
  • B. 10.000 unit
  • C. 15.000 unit
  • D. 20.000 unit
Jawaban: B. 10.000 unit
BEP unit = Biaya Tetap / (Harga Jual per unit – Biaya Variabel per unit) = Rp200.000.000 / (Rp50.000 – Rp30.000) = Rp200.000.000 / Rp20.000 = 10.000 unit.
34.

Sumber pendanaan jangka pendek yang diperoleh perusahaan melalui pembelian bahan baku secara kredit dari pemasok tanpa membayar bunga secara eksplisit disebut…

  • A. Kredit bank jangka pendek
  • B. Surat berharga komersial (commercial paper)
  • C. Kredit dagang (trade credit)
  • D. Pinjaman jaminan persediaan
Jawaban: C. Kredit dagang (trade credit)
Kredit dagang adalah fasilitas pembelian barang atau bahan baku secara kredit dari pemasok yang merupakan sumber pendanaan jangka pendek spontan tanpa beban bunga eksplisit bagi pembeli.
35.

Dalam manajemen kas, motif yang mendorong perusahaan memegang kas untuk menghadapi pengeluaran yang tidak terduga disebut motif…

  • A. Berjaga-jaga (precautionary motive)
  • B. Transaksi (transaction motive)
  • C. Spekulasi (speculative motive)
  • D. Kompensasi (compensating motive)
Jawaban: A. Berjaga-jaga (precautionary motive)
Motif berjaga-jaga mendorong perusahaan memegang cadangan kas untuk mengantisipasi pengeluaran yang tidak direncanakan atau keadaan darurat yang membutuhkan dana segera.
36.

Perusahaan yang memiliki debt to equity ratio (DER) sebesar 2 kali berarti…

  • A. Setiap Rp2 ekuitas dijamin oleh Rp1 utang perusahaan
  • B. Total aset perusahaan dua kali lebih besar dari total utangnya
  • C. Laba bersih perusahaan dua kali lebih besar dari total ekuitasnya
  • D. Setiap Rp1 ekuitas didanai oleh Rp2 utang dari kreditor
Jawaban: D. Setiap Rp1 ekuitas didanai oleh Rp2 utang dari kreditor
DER = Total Utang / Total Ekuitas = 2, artinya untuk setiap Rp1 modal sendiri, perusahaan menggunakan Rp2 dana dari utang, menandakan tingkat leverage yang cukup tinggi.
37.

Perusahaan A memiliki total utang Rp800 juta dan total aset Rp2 miliar. Rasio utang (debt ratio) perusahaan tersebut adalah…

  • A. 0,25 atau 25%
  • B. 0,40 atau 40%
  • C. 0,50 atau 50%
  • D. 0,60 atau 60%
Jawaban: B. 0,40 atau 40%
Debt ratio = Total Utang / Total Aset = Rp800 juta / Rp2.000 juta = 0,40 atau 40%, yang berarti 40% dari total aset perusahaan dibiayai oleh utang.
38.

Kondisi di mana manajer perusahaan memiliki informasi yang lebih lengkap tentang kondisi perusahaan dibandingkan investor disebut…

  • A. Konflik keagenan (agency conflict)
  • B. Moral hazard
  • C. Asimetri informasi (information asymmetry)
  • D. Adverse selection
Jawaban: C. Asimetri informasi (information asymmetry)
Asimetri informasi terjadi ketika satu pihak memiliki informasi yang lebih baik dibandingkan pihak lain. Dalam keuangan, manajer umumnya memiliki informasi lebih lengkap tentang perusahaan dibandingkan investor luar.
39.

Biaya yang timbul akibat perbedaan kepentingan antara manajer (agen) dan pemegang saham (prinsipal) disebut…

  • A. Biaya keagenan (agency cost)
  • B. Biaya modal (cost of capital)
  • C. Biaya transaksi (transaction cost)
  • D. Biaya kebangkrutan (bankruptcy cost)
Jawaban: A. Biaya keagenan (agency cost)
Biaya keagenan meliputi biaya pengawasan (monitoring cost), biaya ikatan (bonding cost), dan kerugian residual yang timbul akibat konflik kepentingan antara manajer sebagai agen dan pemegang saham sebagai prinsipal.
40.

Saham preferen berbeda dari saham biasa karena pemegang saham preferen…

  • A. Memiliki hak suara lebih banyak dalam rapat umum pemegang saham
  • B. Dapat memperoleh capital gain yang lebih besar dibandingkan pemegang saham biasa
  • C. Tidak mendapat dividen karena mendapat keuntungan berupa bunga tetap
  • D. Mendapat prioritas pembayaran dividen dan klaim aset sebelum pemegang saham biasa
Jawaban: D. Mendapat prioritas pembayaran dividen dan klaim aset sebelum pemegang saham biasa
Pemegang saham preferen memiliki prioritas atas dividen dan klaim aset saat likuidasi dibandingkan pemegang saham biasa, namun umumnya tidak memiliki hak suara dalam pengambilan keputusan perusahaan.
41.

Perusahaan yang akan menerbitkan saham perdana kepada publik untuk pertama kalinya melalui bursa efek melakukan kegiatan yang disebut…

  • A. Secondary offering
  • B. Initial Public Offering (IPO)
  • C. Rights issue
  • D. Stock split
Jawaban: B. Initial Public Offering (IPO)
IPO adalah proses penawaran saham kepada publik untuk pertama kalinya di pasar perdana (primary market), yang merupakan salah satu cara perusahaan menghimpun dana dari investor eksternal.
42.

Dalam teori pecking order, urutan preferensi sumber pendanaan perusahaan yang paling disukai hingga paling tidak disukai adalah…

  • A. Penerbitan saham baru, utang, lalu laba ditahan
  • B. Utang, penerbitan saham baru, lalu laba ditahan
  • C. Laba ditahan, utang, lalu penerbitan saham baru
  • D. Laba ditahan, penerbitan saham baru, lalu utang
Jawaban: C. Laba ditahan, utang, lalu penerbitan saham baru
Teori pecking order (Myers, 1984) menyatakan perusahaan lebih memilih pendanaan internal (laba ditahan) terlebih dahulu, kemudian utang jika masih dibutuhkan, dan baru menerbitkan saham baru sebagai pilihan terakhir.
43.

Rasio yang membandingkan harga pasar saham dengan laba per lembar saham (EPS) perusahaan disebut…

  • A. Price to Earnings Ratio (PER atau P/E Ratio)
  • B. Price to Book Value Ratio (PBV)
  • C. Dividend Yield
  • D. Earnings per Share (EPS)
Jawaban: A. Price to Earnings Ratio (PER atau P/E Ratio)
PER = Harga Pasar per Saham / Laba per Saham (EPS), yang digunakan investor untuk menilai apakah saham overvalued atau undervalued relatif terhadap kemampuan perusahaan menghasilkan laba.
44.

Perusahaan B menghasilkan laba bersih Rp500 juta dan memiliki 10 juta lembar saham beredar. Harga pasar sahamnya Rp2.500 per lembar. P/E ratio perusahaan tersebut adalah…

  • A. 25 kali
  • B. 20 kali
  • C. 10 kali
  • D. 50 kali
Jawaban: D. 50 kali
EPS = Rp500.000.000 / 10.000.000 = Rp50. P/E Ratio = Harga Saham / EPS = Rp2.500 / Rp50 = 50 kali, artinya investor bersedia membayar Rp50 untuk setiap Rp1 laba yang dihasilkan.
45.

Dalam konteks manajemen piutang, kebijakan kredit yang terlalu ketat (restrictive) cenderung mengakibatkan…

  • A. Meningkatnya piutang tak tertagih yang membebani laporan keuangan
  • B. Berkurangnya penjualan karena pelanggan berpotensi beralih ke pesaing
  • C. Meningkatnya biaya penagihan piutang secara signifikan
  • D. Naiknya kebutuhan modal kerja untuk membiayai piutang yang menumpuk
Jawaban: B. Berkurangnya penjualan karena pelanggan berpotensi beralih ke pesaing
Kebijakan kredit yang terlalu ketat mempersulit pelanggan untuk mendapatkan fasilitas kredit sehingga mereka dapat beralih ke pesaing yang menawarkan syarat kredit lebih longgar, berdampak pada penurunan penjualan.
46.

Perusahaan multinasional menghadapi risiko nilai tukar (exchange rate risk) yang dapat dibagi menjadi tiga jenis, yaitu…

  • A. Risiko suku bunga, risiko inflasi, dan risiko negara
  • B. Risiko pasar, risiko kredit, dan risiko likuiditas
  • C. Risiko transaksi, risiko translasi, dan risiko ekonomi
  • D. Risiko operasional, risiko strategis, dan risiko reputasi
Jawaban: C. Risiko transaksi, risiko translasi, dan risiko ekonomi
Risiko nilai tukar terdiri dari risiko transaksi (dampak pada transaksi yang sedang berjalan), risiko translasi (konversi laporan keuangan anak perusahaan asing), dan risiko ekonomi (dampak jangka panjang pada nilai perusahaan).
47.

Jika perusahaan A memiliki NPV proyek senilai Rp150 juta dan perusahaan B memiliki NPV proyek senilai Rp80 juta dengan investasi yang sama, maka keputusan yang tepat berdasarkan kriteria NPV adalah…

  • A. Memilih proyek perusahaan A karena NPV-nya lebih tinggi dan menciptakan nilai lebih besar
  • B. Memilih proyek perusahaan B karena lebih konservatif dan aman
  • C. Menolak kedua proyek karena NPV harus melebihi biaya modal WACC
  • D. Memilih proyek dengan IRR lebih tinggi tanpa mempertimbangkan NPV
Jawaban: A. Memilih proyek perusahaan A karena NPV-nya lebih tinggi dan menciptakan nilai lebih besar
Ketika memilih di antara proyek yang saling eksklusif, proyek dengan NPV tertinggi dipilih karena menciptakan nilai paling besar bagi pemegang saham. Kedua proyek positif NPV-nya berarti keduanya layak, tetapi A lebih menguntungkan.
48.

Pernyataan yang paling tepat membedakan antara leasing operasional dan leasing finansial adalah…

  • A. Leasing operasional memberikan hak kepemilikan aset kepada penyewa pada akhir masa sewa
  • B. Leasing finansial biasanya berjangka pendek dan dapat dibatalkan sebelum masa sewa habis
  • C. Kedua jenis leasing selalu mengalihkan risiko kepemilikan kepada penyewa
  • D. Leasing finansial bersifat jangka panjang dan tidak dapat dibatalkan, serta mengalihkan risiko kepemilikan kepada penyewa
Jawaban: D. Leasing finansial bersifat jangka panjang dan tidak dapat dibatalkan, serta mengalihkan risiko kepemilikan kepada penyewa
Leasing finansial (capital lease) bersifat jangka panjang, tidak dapat dibatalkan sepihak, dan mengalihkan sebagian besar risiko serta manfaat kepemilikan kepada lessee, berbeda dengan leasing operasional yang lebih fleksibel.
49.

Sebuah perusahaan mengalami kesulitan keuangan sehingga tidak mampu membayar utangnya sesuai jadwal, namun nilai asetnya masih melebihi total utangnya. Kondisi ini disebut…

  • A. Insolvensi neraca (balance sheet insolvency)
  • B. Insolvensi teknis (technical insolvency)
  • C. Kebangkrutan total (total bankruptcy)
  • D. Default strategis (strategic default)
Jawaban: B. Insolvensi teknis (technical insolvency)
Insolvensi teknis terjadi ketika perusahaan gagal memenuhi kewajiban pembayaran utangnya meskipun total aset masih lebih besar dari total utang, yang berarti masalahnya adalah likuiditas bukan solvabilitas jangka panjang.
50.

Manajemen keuangan yang baik mengharuskan manajer keuangan untuk menyeimbangkan antara risiko dan pengembalian (risk and return trade-off) yang berarti…

  • A. Perusahaan harus menghindari semua jenis risiko untuk memaksimalkan laba
  • B. Tingkat pengembalian tinggi dapat dicapai tanpa harus menanggung risiko yang lebih tinggi
  • C. Untuk memperoleh tingkat pengembalian yang lebih tinggi, perusahaan harus bersedia menanggung risiko yang lebih besar
  • D. Risiko yang lebih tinggi selalu menghasilkan pengembalian yang lebih tinggi tanpa pengecualian
Jawaban: C. Untuk memperoleh tingkat pengembalian yang lebih tinggi, perusahaan harus bersedia menanggung risiko yang lebih besar
Prinsip risk-return trade-off menyatakan bahwa terdapat hubungan positif antara risiko dan imbal hasil yang diharapkan. Manajer keuangan harus mampu mengelola keseimbangan ini untuk mencapai tujuan memaksimalkan nilai perusahaan.

Perlu kamu ketahui, UT mengenal beberapa format ujian yang berbeda. Ada Ujian Tatap Muka (UTM) yang dilaksanakan langsung di lokasi ujian, Ujian Online (UO) yang bisa diakses dari mana saja melalui sistem digital UT, serta Take Home Exam (THE).

Proses belajar yang konsisten tidak pernah sia-sia. Setiap latihan yang kamu kerjakan, setiap halaman modul yang kamu baca, perlahan membentuk pemahaman yang solid. Percayai usahamu sendiri, dan jadikan latihan Soal UAS UT FSAB4204 Keuangan Bisnis sebagai batu loncatan menuju nilai terbaik di semester ini.

Bagikan:

error: Content is protected !!