Soal UAS UT HKUM4408 Hukum Islam dan Acara Peradilan Agama Beserta Kunci Jawaban

Soal UAS UT HKUM4408 Hukum Islam dan Acara Peradilan Agama Beserta Kunci Jawaban
Soal UT HKUM4408 Hukum Islam dan Acara Peradilan Agama

Salah satu mata kuliah yang kerap menyita perhatian adalah HKUM4408 Hukum Islam dan Acara Peradilan Agama. Lebih dari sekadar syarat kelulusan, mata kuliah ini dirancang untuk membangun kesadaran hukum yang utuh, membentuk pribadi yang paham hak dan kewajibannya sebagai warga negara dalam bingkai kehidupan berbangsa.

Di sinilah pentingnya berlatih dengan Soal UAS UT HKUM4408 Hukum Islam dan Acara Peradilan Agama. Mengerjakan soal latihan UT bukan berarti menghafal jawaban, melainkan melatih cara berpikir analitis dan mengenali pola pertanyaan yang berulang dalam setiap siklus ujian.

Bank soal UT yang tersaji di sini hadir sebagai teman belajar, bukan jalan pintas. Anda akan mendapatkan gambaran materi, kisi-kisi soal UT, hingga tips praktis menghadapi ujian, baik itu Ujian Tatap Muka (UTM), Ujian Online (UO), maupun Take Home Exam (THE).

Soal UAS UT HKUM4408 Hukum Islam dan Acara Peradilan Agama

1.

Dalam ajaran Islam, kerangka dasar yang menjadi landasan seluruh sistem hukum Islam disebut…

  • A. Fikih
  • B. Syariah
  • C. Ushul Fiqh
  • D. Maqasid
B. Syariah
2.

Al-Ahkam Al-Khamsah adalah lima kategori hukum dalam Islam. Manakah yang BUKAN termasuk kategori tersebut?

  • A. Wajib
  • B. Sunnah
  • C. Ijma
  • D. Mubah
C. Ijma
3.

Maqasid As-Syariah bertujuan untuk melindungi lima hal pokok. Salah satunya adalah hifzh al-nasl, yang berarti…

  • A. Melindungi jiwa
  • B. Melindungi akal
  • C. Melindungi keturunan
  • D. Melindungi harta
C. Melindungi keturunan
4.

Perbedaan antara Syariah dan Fikih terletak pada…

  • A. Syariah bersifat absolut dan universal, sedangkan Fikih bersifat relatif dan hasil ijtihad manusia
  • B. Syariah hanya mengatur ibadah, sedangkan Fikih mengatur muamalah
  • C. Fikih bersumber langsung dari Allah, sedangkan Syariah merupakan produk ulama
  • D. Syariah hanya berlaku di Arab, sedangkan Fikih berlaku universal
A. Syariah bersifat absolut dan universal, sedangkan Fikih bersifat relatif dan hasil ijtihad manusia
5.

Sumber hukum Islam yang pertama dan utama adalah…

  • A. Hadis
  • B. Ijtihad
  • C. Ijma
  • D. Al-Qur’an
D. Al-Qur’an
6.

Hadis ditinjau dari segi kualitasnya dibagi menjadi beberapa tingkatan. Hadis yang diriwayatkan oleh banyak perawi sehingga mustahil terjadi kesepakatan untuk berdusta disebut hadis…

  • A. Shahih
  • B. Mutawatir
  • C. Hasan
  • D. Ahad
B. Mutawatir
7.

Ijtihad yang dilakukan dengan cara mencari kemiripan suatu masalah baru dengan masalah yang sudah ada hukumnya dalam nash disebut…

  • A. Istihsan
  • B. Mashlahah Mursalah
  • C. Qiyas
  • D. Urf
C. Qiyas
8.

Kesepakatan para mujtahid dari kalangan umat Islam pada suatu masa setelah wafatnya Rasulullah SAW terhadap suatu hukum syara’ disebut…

  • A. Qiyas
  • B. Ijma
  • C. Istishab
  • D. Ijtihad
B. Ijma
9.

Zakat fitrah wajib dikeluarkan oleh setiap muslim yang memenuhi syarat. Waktu paling utama untuk membayar zakat fitrah adalah…

  • A. Sebelum shalat Idul Fitri
  • B. Setelah shalat Idul Fitri
  • C. Pada awal bulan Ramadan
  • D. Pada malam lailatul qadar
A. Sebelum shalat Idul Fitri
10.

Nisab zakat emas menurut pendapat mayoritas ulama adalah sebesar…

  • A. 85 gram
  • B. 93,6 gram
  • C. 100 gram
  • D. 72 gram
B. 93,6 gram
11.

Berdasarkan Undang-Undang No. 23 Tahun 2011, lembaga yang berwenang mengelola zakat secara nasional di Indonesia adalah…

  • A. Kementerian Agama
  • B. Majelis Ulama Indonesia
  • C. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS)
  • D. Lembaga Amil Zakat swasta
C. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS)
12.

Zakat yang dikenakan atas hasil pertanian pada umumnya adalah sebesar…

  • A. 2,5%
  • B. 5% jika menggunakan irigasi berbayar
  • C. 10% untuk semua jenis pertanian
  • D. 20% untuk hasil tambang
B. 5% jika menggunakan irigasi berbayar
13.

Golongan penerima zakat (ashnaf) yang berjumlah delapan kelompok disebutkan dalam Al-Qur’an surah…

  • A. Al-Baqarah ayat 177
  • B. At-Taubah ayat 60
  • C. An-Nisa ayat 36
  • D. Al-Maidah ayat 55
B. At-Taubah ayat 60
14.

Wakaf menurut syariat Islam secara terminologi berarti…

  • A. Sedekah yang diberikan kepada fakir miskin
  • B. Menahan suatu benda yang manfaatnya dapat digunakan untuk kepentingan di jalan Allah
  • C. Pemberian harta kepada ahli waris sebelum meninggal
  • D. Hibah yang diberikan kepada lembaga pendidikan Islam
B. Menahan suatu benda yang manfaatnya dapat digunakan untuk kepentingan di jalan Allah
15.

Regulasi utama yang mengatur wakaf di Indonesia adalah…

  • A. UU No. 41 Tahun 2004
  • B. UU No. 23 Tahun 2011
  • C. UU No. 38 Tahun 1999
  • D. Kompilasi Hukum Islam Pasal 171
A. UU No. 41 Tahun 2004
16.

Pihak yang menerima dan mengelola harta wakaf disebut…

  • A. Wakif
  • B. Mauquf
  • C. Nazhir
  • D. Mauquf ‘alaih
C. Nazhir
17.

Konsep wakaf produktif memungkinkan harta wakaf untuk…

  • A. Dijual jika mengalami kerusakan berat
  • B. Dikembangkan secara ekonomi agar manfaatnya lebih luas
  • C. Diwariskan kepada keturunan nazhir
  • D. Dipindahkan kepemilikannya kepada pemerintah daerah
B. Dikembangkan secara ekonomi agar manfaatnya lebih luas
18.

Perbankan Syariah di Indonesia diatur dalam Undang-Undang Nomor…

  • A. UU No. 10 Tahun 1998
  • B. UU No. 21 Tahun 2008
  • C. UU No. 7 Tahun 1992
  • D. UU No. 40 Tahun 2007
B. UU No. 21 Tahun 2008
19.

Akad pembiayaan dalam perbankan syariah yang didasarkan pada prinsip bagi hasil antara bank dan nasabah disebut…

  • A. Murabahah
  • B. Ijarah
  • C. Mudharabah
  • D. Wakalah
C. Mudharabah
20.

Pasar Modal Syariah berbeda dengan pasar modal konvensional karena melarang adanya…

  • A. Jual beli saham
  • B. Riba, gharar, dan maysir
  • C. Investasi di sektor riil
  • D. Perdagangan obligasi
B. Riba, gharar, dan maysir
21.

Industri Keuangan Nonbank (IKNB) Syariah mencakup lembaga keuangan seperti asuransi syariah. Prinsip utama asuransi syariah adalah…

  • A. Transfer risiko dari peserta kepada perusahaan
  • B. Investasi dana peserta di instrumen konvensional
  • C. Tolong-menolong (ta’awun) di antara para peserta
  • D. Pengelolaan dana berdasarkan bunga tetap
C. Tolong-menolong (ta’awun) di antara para peserta
22.

Dalam hukum perkawinan Islam, rukun nikah yang wajib ada adalah…

  • A. Mahar, wali, dan dua saksi
  • B. Ijab kabul, wali, dua saksi, calon suami, dan calon istri
  • C. Restu orang tua, mahar, dan ijab kabul
  • D. Wali, dua saksi, dan mahar yang tinggi
B. Ijab kabul, wali, dua saksi, calon suami, dan calon istri
23.

Perkawinan poligami menurut hukum Islam diperbolehkan dengan syarat utama…

  • A. Memiliki harta yang banyak
  • B. Mendapat persetujuan istri pertama
  • C. Mampu berlaku adil terhadap semua istri
  • D. Mendapat izin dari pemerintah setempat
C. Mampu berlaku adil terhadap semua istri
24.

Pernikahan siri menurut perspektif hukum Islam formil di Indonesia dianggap…

  • A. Sah sepenuhnya karena memenuhi rukun nikah
  • B. Tidak sah karena tidak dicatatkan di KUA
  • C. Sah secara agama namun tidak memiliki kekuatan hukum negara
  • D. Haram karena menyalahi adat istiadat
C. Sah secara agama namun tidak memiliki kekuatan hukum negara
25.

Talak yang dijatuhkan suami kepada istri namun masih dapat dirujuk dalam masa iddah disebut…

  • A. Talak bain kubra
  • B. Talak bain sughra
  • C. Talak raj’i
  • D. Talak fasakh
C. Talak raj’i
26.

Hak pemeliharaan anak (hadhanah) setelah perceraian menurut hukum Islam pada dasarnya diprioritaskan kepada…

  • A. Ayah kandung
  • B. Nenek dari pihak ayah
  • C. Ibu kandung
  • D. Keluarga yang paling mampu secara ekonomi
C. Ibu kandung
27.

Rujuk adalah hak suami untuk kembali kepada istri yang ditalak. Rujuk hanya diperbolehkan pada talak…

  • A. Bain kubra
  • B. Raj’i
  • C. Khuluk
  • D. Fasakh
B. Raj’i
28.

Dalam kasus kawin hamil, Kompilasi Hukum Islam (KHI) memperbolehkan pernikahan tersebut dengan ketentuan…

  • A. Harus menunggu kelahiran anak terlebih dahulu
  • B. Dinikahkan dengan laki-laki yang menghamili
  • C. Diperlukan wali hakim karena wali nasab menolak
  • D. Harus mendapat rekomendasi dari pengadilan agama
B. Dinikahkan dengan laki-laki yang menghamili
29.

Unsur-unsur yang harus ada agar seseorang dapat mewarisi (rukun waris) meliputi…

  • A. Pewaris, ahli waris, dan harta warisan
  • B. Wasiat, hibah, dan surat kematian
  • C. Ijab kabul, saksi, dan penetapan hakim
  • D. Akad, nasab, dan perkawinan
A. Pewaris, ahli waris, dan harta warisan
30.

Asas hukum kewarisan Islam yang menyatakan bahwa laki-laki mendapat bagian dua kali lipat perempuan didasarkan pada prinsip…

  • A. Kesetaraan gender dalam hukum Islam
  • B. Tanggung jawab nafkah yang lebih besar pada laki-laki
  • C. Kedudukan sosial yang lebih tinggi bagi laki-laki
  • D. Keputusan hakim berdasarkan kemaslahatan
B. Tanggung jawab nafkah yang lebih besar pada laki-laki
31.

Seorang istri mendapatkan bagian warisan sebesar 1/4 dari harta suami apabila…

  • A. Suami meninggalkan satu orang anak laki-laki
  • B. Suami tidak meninggalkan anak
  • C. Suami memiliki banyak utang
  • D. Istri adalah satu-satunya ahli waris
B. Suami tidak meninggalkan anak
32.

Hibah berbeda dengan wasiat dalam hal…

  • A. Hibah diberikan setelah pemberi meninggal, wasiat diberikan saat hidup
  • B. Hibah diberikan saat pemberi masih hidup, wasiat berlaku setelah kematian
  • C. Hibah hanya untuk keluarga dekat, wasiat untuk semua orang
  • D. Hibah tidak memerlukan saksi, wasiat harus disaksikan notaris
B. Hibah diberikan saat pemberi masih hidup, wasiat berlaku setelah kematian
33.

Penghalang kewarisan (hijab hirman) yang menyebabkan seseorang sama sekali terhalang mendapat warisan terjadi karena…

  • A. Perbedaan agama, pembunuhan, dan perbudakan
  • B. Sakit keras, kemiskinan, dan hutang piutang
  • C. Jauhnya jarak kekerabatan dan domisili berbeda negara
  • D. Pernikahan beda kewarganegaraan
A. Perbedaan agama, pembunuhan, dan perbudakan
34.

Peradilan Agama di Indonesia berdasarkan UU No. 7 Tahun 1989 jo. UU No. 3 Tahun 2006 berwenang mengadili perkara…

  • A. Semua perkara perdata dan pidana umat Islam
  • B. Perkawinan, kewarisan, wasiat, hibah, wakaf, dan ekonomi syariah bagi umat Islam
  • C. Hanya perkara perceraian dan nafkah
  • D. Semua perkara yang melibatkan warga negara yang beragama Islam
B. Perkawinan, kewarisan, wasiat, hibah, wakaf, dan ekonomi syariah bagi umat Islam
35.

Susunan Peradilan Agama di Indonesia secara hierarkis dari tingkat pertama hingga tertinggi adalah…

  • A. Pengadilan Agama – Pengadilan Tinggi Agama – Mahkamah Agung
  • B. Pengadilan Agama – Mahkamah Syariah – Mahkamah Agung
  • C. Pengadilan Agama – Mahkamah Agung – Mahkamah Konstitusi
  • D. Pengadilan Agama – Pengadilan Tinggi – Mahkamah Konstitusi
A. Pengadilan Agama – Pengadilan Tinggi Agama – Mahkamah Agung
36.

Asas personalitas keislaman dalam hukum acara Peradilan Agama berarti…

  • A. Semua perkara yang terjadi di wilayah hukum Islam diselesaikan di Pengadilan Agama
  • B. Hanya orang yang beragama Islam yang dapat menjadi pihak berperkara di Pengadilan Agama
  • C. Hakim Pengadilan Agama harus beragama Islam
  • D. Putusan Pengadilan Agama hanya berlaku bagi umat Islam
B. Hanya orang yang beragama Islam yang dapat menjadi pihak berperkara di Pengadilan Agama
37.

Pembaruan Peradilan Agama yang paling signifikan ditandai dengan lahirnya…

  • A. UU No. 7 Tahun 1989 yang memberikan kekuatan mandiri kepada Peradilan Agama
  • B. Kompilasi Hukum Islam tahun 1974
  • C. Peraturan Pemerintah No. 9 Tahun 1975
  • D. UU Perkawinan No. 1 Tahun 1974
A. UU No. 7 Tahun 1989 yang memberikan kekuatan mandiri kepada Peradilan Agama
38.

Gugatan perceraian yang diajukan oleh istri ke Pengadilan Agama disebut…

  • A. Talak
  • B. Cerai talak
  • C. Cerai gugat
  • D. Khuluk
C. Cerai gugat
39.

Permohonan cerai talak diajukan oleh…

  • A. Istri kepada Pengadilan Agama
  • B. Suami kepada Pengadilan Agama
  • C. Kedua belah pihak secara bersama-sama
  • D. Wali nikah kepada Pengadilan Agama
B. Suami kepada Pengadilan Agama
40.

Mediasi dalam proses beracara di Pengadilan Agama diatur dalam Peraturan Mahkamah Agung (PERMA) Nomor…

  • A. PERMA No. 1 Tahun 2008 jo. PERMA No. 1 Tahun 2016
  • B. PERMA No. 2 Tahun 2003
  • C. PERMA No. 4 Tahun 2010
  • D. PERMA No. 3 Tahun 2012
A. PERMA No. 1 Tahun 2008 jo. PERMA No. 1 Tahun 2016
41.

Tujuan utama mediasi dalam perkara perceraian di Pengadilan Agama adalah…

  • A. Mempercepat proses persidangan
  • B. Mengurangi beban perkara di pengadilan
  • C. Mengupayakan perdamaian antara para pihak
  • D. Memastikan pembagian harta gono-gini yang adil
C. Mengupayakan perdamaian antara para pihak
42.

Tahapan pemeriksaan perkara di sidang Pengadilan Agama secara berurutan adalah…

  • A. Gugatan – Jawaban – Replik – Duplik – Pembuktian – Kesimpulan – Putusan
  • B. Pembuktian – Gugatan – Mediasi – Jawaban – Putusan
  • C. Gugatan – Putusan sela – Pembuktian – Mediasi – Putusan akhir
  • D. Jawaban – Gugatan – Replik – Duplik – Putusan
A. Gugatan – Jawaban – Replik – Duplik – Pembuktian – Kesimpulan – Putusan
43.

Upaya hukum yang dapat ditempuh apabila salah satu pihak tidak puas dengan putusan Pengadilan Agama tingkat pertama adalah…

  • A. Kasasi langsung ke Mahkamah Agung
  • B. Banding ke Pengadilan Tinggi Agama
  • C. Peninjauan Kembali ke Mahkamah Konstitusi
  • D. Mengajukan gugatan baru ke Pengadilan Negeri
B. Banding ke Pengadilan Tinggi Agama
44.

Dalam sistem peradilan Islam, kesaksian (syahadah) sebagai alat bukti memiliki syarat bahwa seorang saksi harus…

  • A. Beragama Islam, dewasa, berakal, dan adil
  • B. Minimal berusia 25 tahun dan berstatus PNS
  • C. Memiliki hubungan kekerabatan dengan penggugat
  • D. Disetujui oleh kedua belah pihak yang berperkara
A. Beragama Islam, dewasa, berakal, dan adil
45.

Sumber hukum formil hukum acara Peradilan Agama yang menjadi rujukan utama adalah…

  • A. KHI dan Fikih Islam
  • B. HIR/RBg dan UU No. 7 Tahun 1989 beserta perubahannya
  • C. KUHAP dan Peraturan Pemerintah
  • D. UU Peradilan Umum dan fatwa MUI
B. HIR/RBg dan UU No. 7 Tahun 1989 beserta perubahannya
46.

Konsep istidlal dalam ushul fikih digunakan untuk…

  • A. Menentukan keabsahan suatu hadis
  • B. Menetapkan hukum berdasarkan dalil-dalil yang tidak secara langsung menyebutkan hukumnya
  • C. Membatalkan hukum yang telah ada
  • D. Menyamakan dua masalah yang berbeda
B. Menetapkan hukum berdasarkan dalil-dalil yang tidak secara langsung menyebutkan hukumnya
47.

Perwalian anak di bawah umur dalam hukum Islam menjadi tanggung jawab utama…

  • A. Pemerintah melalui Kementerian Sosial
  • B. Wali hakim yang ditunjuk pengadilan
  • C. Ayah atau keluarga dari pihak ayah
  • D. Ibu kandung secara mutlak
C. Ayah atau keluarga dari pihak ayah
48.

Prinsip pengelolaan harta wakaf di berbagai negara menunjukkan bahwa wakaf dapat dikembangkan secara produktif. Model wakaf saham yang berkembang di beberapa negara adalah contoh dari…

  • A. Wakaf langsung yang tradisional
  • B. Wakaf tunai atau cash waqf
  • C. Wakaf produktif berbasis instrumen keuangan modern
  • D. Wakaf benda tidak bergerak
C. Wakaf produktif berbasis instrumen keuangan modern
49.

Pengadilan Agama memiliki kewenangan relatif yang berarti…

  • A. Berwenang mengadili semua perkara di seluruh Indonesia
  • B. Hanya berwenang mengadili perkara dalam wilayah hukumnya masing-masing
  • C. Hanya berwenang pada perkara tertentu berdasarkan jenis kasusnya
  • D. Kewenangan terbatas hanya pada perkara perceraian
B. Hanya berwenang mengadili perkara dalam wilayah hukumnya masing-masing
50.

Dalam konteks hukum acara Peradilan Agama, eksekusi putusan yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) dilaksanakan oleh…

  • A. Jaksa penuntut umum
  • B. Kepolisian Republik Indonesia
  • C. Ketua Pengadilan Agama yang bersangkutan
  • D. Kementerian Agama setempat
C. Ketua Pengadilan Agama yang bersangkutan

Coba bangun kebiasaan membuat peta konsep dari setiap modul HKUM4408. Hubungkan antar topik secara organik, misalnya bagaimana prinsip hukum Islam bersinggungan dengan mekanisme acara peradilan agama di Indonesia, agar pemahaman Anda tidak berhenti di permukaan.

Perjalanan belajar yang sudah Anda tempuh hingga titik ini bukan hal kecil. Setiap soal ujian UT yang Anda kerjakan, setiap halaman modul yang Anda baca, semuanya membentuk pondasi yang kokoh, bukan hanya untuk nilai yang baik.

Bagikan:

error: Content is protected !!