💜 Selalu gratis

Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir!💜 Selalu gratis

🙌 Ikut Dukung

Soal UAS UT PSOS4205 Sosiologi Indonesia dan Kunci Jawaban

Aplikasi Resmi

Soalut.com — Soal Ujian UT

★★★★★ · Gratis · 9 MB · Android
Unduh
Soal UT PSOS4205 Sosiologi Indonesia
Soal UT PSOS4205 Sosiologi Indonesia

Apakah Anda sudah siap menghadapi ujian akhir semester untuk PSOS4205 Sosiologi Indonesia? Mata kuliah ini membahas struktur sosial dan dinamika masyarakat di Indonesia. Persiapan yang matang sangat diperlukan agar hasil yang diperoleh maksimal.

Bagaimana cara terbaik untuk berlatih mengerjakan Soal UAS UT? Anda bisa menjadwalkan waktu belajar secara konsisten setiap hari. Selain itu, mengerjakan soalut.com dapat membantu mengukur pemahaman Anda terhadap materi yang telah dipelajari.

Sudahkah Anda mencari referensi soal lengkap untuk latihan? Klik Soal UT untuk mendapatkan kumpulan Soal Ujian UT terdahulu. Sumber ini sangat berguna untuk mengenali pola pertanyaan yang sering muncul dalam ujian.

Catatan: Soal-soal ini akan terus diperbarui mengikuti modul terbaru Universitas Terbuka.

Soal UT PSOS4205 Sosiologi Indonesia

1.

Sebelum Auguste Comte memperkenalkan istilah sosiologi, pemikiran tentang masyarakat sudah ada sejak zaman Yunani Kuno. Siapakah filsuf Yunani yang pertama kali membahas tentang konsep 'negara ideal' dan hubungan antara individu dengan masyarakat dalam karyanya 'Politeia'?

  • A. Aristoteles
  • B. Socrates
  • C. Plato
  • D. Thales
Jawaban: C. Plato.
Plato dalam karyanya 'Politeia' (Republik) membahas tentang negara ideal dan hubungan individu dengan masyarakat, yang merupakan salah satu pemikiran awal tentang masyarakat sebelum lahirnya sosiologi.
2.

Auguste Comte dikenal sebagai 'Bapak Sosiologi' karena jasanya dalam meletakkan dasar-dasar ilmu sosiologi. Konsep apakah yang diperkenalkan Comte untuk menjelaskan perkembangan pemikiran manusia dari tahap teologis, metafisik, hingga positif?

  • A. Evolusi sosial
  • B. Hukum tiga tahap
  • C. Solidaritas organik
  • D. Fakta sosial
Jawaban: B. Hukum tiga tahap.
Hukum tiga tahap (Law of Three Stages) adalah konsep Auguste Comte yang menjelaskan perkembangan pemikiran manusia melalui tiga tahap: teologis, metafisik, dan positif.
3.

Emile Durkheim adalah salah satu sosiolog penting setelah Auguste Comte. Ia memperkenalkan konsep solidaritas sosial. Masyarakat tradisional yang diikat oleh kesamaan nilai dan kepercayaan bersama disebut sebagai bentuk solidaritas…

  • A. Mekanik
  • B. Organik
  • C. Fungsional
  • D. Struktural
Jawaban: A. Mekanik.
Solidaritas mekanik adalah bentuk solidaritas yang didasarkan pada kesamaan nilai, kepercayaan, dan pekerjaan, yang umum ditemukan pada masyarakat tradisional yang sederhana.
4.

Interaksi sosial merupakan syarat utama terjadinya proses sosial. Dua syarat yang harus dipenuhi agar interaksi sosial dapat terjadi adalah…

  • A. Kontak sosial dan komunikasi
  • B. Akulturasi dan asimilasi
  • C. Kerja sama dan persaingan
  • D. Adaptasi dan integrasi
Jawaban: A. Kontak sosial dan komunikasi.
Interaksi sosial memerlukan dua syarat utama, yaitu kontak sosial (hubungan fisik atau nonfisik) dan komunikasi (penyampaian pesan atau makna antara pihak-pihak yang berinteraksi).
5.

Proses interaksi asosiatif mengarah pada terciptanya persatuan dan kerja sama. Salah satu bentuk interaksi asosiatif di Indonesia adalah gotong royong. Contoh gotong royong dalam masyarakat tradisional adalah…

  • A. Sistem sambatan saat membangun rumah
  • B. Persaingan antar pedagang pasar
  • C. Konflik dua desa akibat batas wilayah
  • D. Kontravensi dalam pemilihan kepala desa
Jawaban: A. Sistem sambatan saat membangun rumah.
Sistem sambatan (gotong royong membangun rumah) merupakan contoh interaksi asosiatif berupa kerja sama yang lazim ditemukan dalam masyarakat tradisional Indonesia.
6.

Proses interaksi disosiatif dapat menyebabkan perpecahan dalam masyarakat. Bentuk interaksi disosiatif yang ditandai dengan adanya pertentangan terbuka antara dua pihak disebut…

  • A. Kompetisi
  • B. Kontravensi
  • C. Konflik
  • D. Akulturasi
Jawaban: C. Konflik.
Konflik adalah bentuk interaksi disosiatif yang berupa pertentangan terbuka antara individu atau kelompok, yang sering kali melibatkan kekerasan fisik atau verbal.
7.

Struktur sosial mengacu pada pola hubungan antar elemen dalam masyarakat. Menurut Soerjono Soekanto, struktur sosial memiliki dua dimensi, yaitu…

  • A. Dimensi horizontal dan vertikal
  • B. Dimensi statis dan dinamis
  • C. Dimensi formal dan informal
  • D. Dimensi internal dan eksternal
Jawaban: A. Dimensi horizontal dan vertikal.
Struktur sosial memiliki dimensi horizontal (misalnya diferensiasi sosial berdasarkan suku, agama) dan dimensi vertikal (misalnya stratifikasi sosial berdasarkan kelas ekonomi).
8.

Struktur sosial di Indonesia sangat beragam karena terdiri dari berbagai suku, agama, dan ras. Salah satu tantangan dalam struktur sosial Indonesia adalah menjaga integrasi nasional. Faktor utama yang dapat memperkuat integrasi nasional adalah…

  • A. Dominasi satu suku atas suku lain
  • B. Sikap etnosentrisme yang tinggi
  • C. Pengembangan rasa kebangsaan dan toleransi
  • D. Pemisahan wilayah berdasarkan etnis
Jawaban: C. Pengembangan rasa kebangsaan dan toleransi.
Integrasi nasional diperkuat dengan mengembangkan rasa kebangsaan (nasionalisme) dan sikap toleransi antar kelompok yang berbeda, bukan dengan dominasi atau pemisahan.
9.

Manusia adalah makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri. Kelompok sosial menjadi wadah bagi pemenuhan kebutuhan manusia. Kebutuhan utama yang mendorong manusia membentuk kelompok sosial adalah…

  • A. Kebutuhan biologis dan keamanan
  • B. Kebutuhan ekonomi dan politik
  • C. Kebutuhan akan hiburan dan rekreasi
  • D. Kebutuhan akan kekuasaan dan prestise
Jawaban: A. Kebutuhan biologis dan keamanan.
Manusia membentuk kelompok sosial terutama untuk memenuhi kebutuhan biologis (misalnya reproduksi) dan keamanan (perlindungan dari ancaman), seperti yang dijelaskan dalam teori hierarki kebutuhan Maslow.
10.

Kelompok sosial dapat dibedakan menjadi kelompok primer dan sekunder. Ciri utama kelompok primer adalah…

  • A. Hubungan bersifat formal dan impersonal
  • B. Anggota memiliki ikatan emosional yang kuat
  • C. Keanggotaan bersifat sukarela dan sementara
  • D. Tujuan kelompok bersifat pragmatis
Jawaban: B. Anggota memiliki ikatan emosional yang kuat.
Kelompok primer (seperti keluarga atau teman dekat) dicirikan oleh hubungan yang intim, personal, dan ikatan emosional yang kuat antar anggotanya.
11.

Dalam sosiologi, istilah 'perkumpulan' (association) mengacu pada kelompok yang dibentuk secara sadar dengan tujuan tertentu. Contoh perkumpulan di Indonesia adalah…

  • A. Paguyuban petani
  • B. Keluarga inti
  • C. Rukun tetangga
  • D. Partai politik
Jawaban: D. Partai politik.
Partai politik adalah contoh perkumpulan (association) yang dibentuk secara sadar dengan tujuan politik tertentu, memiliki struktur organisasi formal, dan aturan yang jelas.
12.

Norma merupakan kaidah sosial yang mengatur perilaku masyarakat. Norma yang sanksinya paling berat dan berasal dari keyakinan agama adalah…

  • A. Norma kesopanan
  • B. Norma kesusilaan
  • C. Norma agama
  • D. Norma hukum
Jawaban: C. Norma agama.
Norma agama memiliki sanksi yang diyakini bersifat transendental (dari Tuhan) dan dianggap paling berat karena berkaitan dengan dosa dan pahala dalam kehidupan akhirat.
13.

Proses pertumbuhan norma dimulai dari kebiasaan (folkways) yang kemudian menguat menjadi adat istiadat (customs). Faktor yang mendorong perubahan dari folkways menjadi customs adalah…

  • A. Pemaksaan oleh penguasa
  • B. Pengakuan dan penerimaan luas oleh masyarakat
  • C. Penulisan dalam undang-undang formal
  • D. Pengaruh budaya asing
Jawaban: B. Pengakuan dan penerimaan luas oleh masyarakat.
Folkways berubah menjadi customs ketika kebiasaan tersebut diterima dan diakui secara luas oleh masyarakat sebagai bagian dari tradisi yang mengikat.
14.

Lembaga sosial (social institution) adalah sistem norma yang mengatur kegiatan khusus dalam masyarakat. Lembaga sosial yang berfungsi untuk memenuhi kebutuhan reproduksi dan sosialisasi anak adalah…

  • A. Lembaga agama
  • B. Lembaga ekonomi
  • C. Lembaga keluarga
  • D. Lembaga politik
Jawaban: C. Lembaga keluarga.
Lembaga keluarga berfungsi untuk mengatur hubungan antaranggota keluarga, reproduksi, dan sosialisasi anak agar menjadi anggota masyarakat yang baik.
15.

Pengendalian sosial bertujuan untuk menjaga ketertiban dalam masyarakat. Salah satu bentuk pengendalian sosial yang bersifat preventif adalah…

  • A. Pemberian sanksi hukum kepada pelanggar
  • B. Penyuluhan tentang bahaya narkoba
  • C. Pengadilan terhadap pelaku kejahatan
  • D. Pemasyarakatan narapidana
Jawaban: B. Penyuluhan tentang bahaya narkoba.
Pengendalian sosial preventif dilakukan sebelum pelanggaran terjadi, misalnya melalui penyuluhan atau sosialisasi untuk mencegah perilaku menyimpang.
16.

Stratifikasi sosial adalah pembedaan masyarakat ke dalam lapisan-lapisan sosial. Stratifikasi sosial di Indonesia pada masa kolonial didasarkan pada…

  • A. Usia dan jenis kelamin
  • B. Pendidikan dan profesi
  • C. Ras dan etnis
  • D. Kekayaan dan kekuasaan
Jawaban: C. Ras dan etnis.
Pada masa kolonial Belanda, stratifikasi sosial di Indonesia didasarkan pada ras dan etnis: Eropa di lapisan atas, Timur Asing (Cina, Arab) di tengah, dan pribumi di lapisan bawah.
17.

Sosiologi memiliki kegunaan dalam pembangunan dan penelitian. Salah satu kegunaan sosiologi dalam pembangunan adalah…

  • A. Menganalisis struktur geologis wilayah
  • B. Menyusun anggaran pembangunan
  • C. Mengidentifikasi dampak sosial dari suatu kebijakan
  • D. Mengembangkan teknologi pertanian
Jawaban: C. Mengidentifikasi dampak sosial dari suatu kebijakan.
Sosiologi berguna dalam pembangunan untuk mengidentifikasi dan menganalisis dampak sosial (social impact) dari kebijakan pembangunan, misalnya perubahan pola interaksi atau kesenjangan sosial.
18.

Pandangan Plato tentang masyarakat ideal lebih menekankan pada aspek…

  • A. perjuangan kelas
  • B. harmoni dan ketertiban
  • C. evolusi sosial
  • D. konflik kepentingan
Jawaban: B. harmoni dan ketertiban.
Plato dalam 'Republic' menggambarkan masyarakat ideal yang terstruktur secara hierarkis untuk mencapai harmoni dan keadilan, berbeda dengan pemikiran yang menekankan konflik atau evolusi.
19.

Auguste Comte dikenal sebagai Bapak Sosiologi karena ia…

  • A. menulis buku 'The Communist Manifesto'
  • B. memperkenalkan konsep fakta sosial
  • C. mempelopori penggunaan metode ilmiah dalam studi masyarakat
  • D. menekankan pentingnya tindakan sosial
Jawaban: C. mempelopori penggunaan metode ilmiah dalam studi masyarakat.
Comte mengembangkan positivisme dan menekankan bahwa masyarakat dapat dipelajari secara ilmiah seperti ilmu alam, sehingga ia dianggap sebagai pendiri sosiologi.
20.

Menurut Emile Durkheim, ciri utama fakta sosial adalah…

  • A. berasal dari inisiatif individu
  • B. bersifat memaksa dan berada di luar individu
  • C. bersifat subjektif dan berubah-ubah
  • D. tergantung pada kesadaran individu
Jawaban: B. bersifat memaksa dan berada di luar individu.
Durkheim mendefinisikan fakta sosial sebagai cara bertindak, berpikir, dan merasa yang berada di luar individu dan memiliki kekuatan memaksa terhadap individu tersebut.
21.

Interaksi sosial dapat terjadi jika memenuhi dua syarat, yaitu…

  • A. adanya kontak sosial dan komunikasi
  • B. adanya kesamaan tujuan dan kepentingan
  • C. adanya konflik dan kerjasama
  • D. adanya norma dan nilai yang dianut bersama
Jawaban: A. adanya kontak sosial dan komunikasi.
Syarat terjadinya interaksi sosial adalah adanya kontak sosial (langsung atau tidak langsung) dan komunikasi (penyampaian pesan dan penerimaan respons).
22.

Bentuk interaksi asosiatif yang didasari oleh sikap saling menghargai dan menerima perbedaan adalah…

  • A. asimilasi
  • B. akulturasi
  • C. akomodasi
  • D. kerjasama
Jawaban: C. akomodasi.
Akomodasi adalah proses penyesuaian sosial untuk mengurangi konflik dan mencapai keseimbangan, yang melibatkan sikap saling menghargai dan menerima perbedaan.
23.

Persaingan antar perusahaan untuk merebut pangsa pasar merupakan contoh bentuk interaksi disosiatif berupa…

  • A. kontravensi
  • B. konflik
  • C. kompetisi
  • D. pertentangan
Jawaban: C. kompetisi.
Kompetisi adalah persaingan antar individu atau kelompok untuk mencapai tujuan yang sama tanpa menggunakan kekerasan fisik, seperti dalam persaingan bisnis.
24.

Konsep struktur sosial merujuk pada…

  • A. keseluruhan hubungan sosial yang teratur dalam masyarakat
  • B. perubahan-perubahan yang terjadi dalam masyarakat
  • C. konflik antara kelas sosial yang berbeda
  • D. proses interaksi antarindividu dalam kelompok
Jawaban: A. keseluruhan hubungan sosial yang teratur dalam masyarakat.
Struktur sosial adalah pola hubungan sosial yang relatif stabil dan terorganisir yang membentuk kerangka masyarakat.
25.

Ciri khas struktur masyarakat Indonesia adalah adanya…

  • A. sistem kasta yang kaku
  • B. masyarakat yang homogen secara etnis
  • C. pluralitas suku, agama, dan budaya
  • D. dominasi satu kelompok etnis
Jawaban: C. pluralitas suku, agama, dan budaya.
Indonesia sangat beragam dengan berbagai suku, agama, ras, dan budaya, sehingga pluralitas menjadi ciri utama struktur sosialnya.
26.

Masalah integrasi nasional di Indonesia seringkali muncul akibat…

  • A. keseragaman budaya yang tinggi
  • B. tingkat pendidikan yang merata
  • C. ketimpangan pembangunan antar daerah
  • D. kekuatan militer yang dominan
Jawaban: C. ketimpangan pembangunan antar daerah.
Ketimpangan pembangunan dapat memicu kecemburuan sosial dan sentimen daerah, yang mengancam integrasi nasional di negara yang plural seperti Indonesia.
27.

Menurut George Simmel, salah satu ciri kelompok sosial adalah…

  • A. anggota kelompok tidak saling mengenal
  • B. adanya interaksi yang bersifat sementara
  • C. kesadaran anggota akan identitas kelompok
  • D. tidak adanya norma bersama
Jawaban: C. kesadaran anggota akan identitas kelompok.
Simmel menekankan bahwa kesadaran akan 'kami' atau identitas kelompok merupakan elemen kunci yang membedakan kelompok sosial dari kumpulan individu biasa.
28.

Paguyuban (gemeinschaft) menurut Ferdinand Tonnies bercirikan…

  • A. hubungan formal dan impersonal
  • B. ikatan batin yang kuat dan kekeluargaan
  • C. didasarkan pada kepentingan rasional
  • D. interaksi yang singkat dan tidak mendalam
Jawaban: B. ikatan batin yang kuat dan kekeluargaan.
Gemeinschaft adalah kelompok sosial yang didasarkan pada ikatan pribadi, tradisi, dan kekeluargaan yang kuat, seperti dalam keluarga atau komunitas desa.
29.

Norma merupakan kaidah sosial yang bersumber dari…

  • A. kehendak individu semata
  • B. nilai-nilai yang diyakini bersama dalam masyarakat
  • C. hukum positif negara
  • D. tekanan dari kelompok mayoritas
Jawaban: B. nilai-nilai yang diyakini bersama dalam masyarakat.
Norma sosial lahir dan berkembang dari nilai-nilai yang diyakini dan disepakati bersama oleh anggota masyarakat sebagai pedoman perilaku.
30.

Proses internalisasi norma terjadi ketika seseorang…

  • A. hanya meniru perilaku orang lain tanpa memahami
  • B. menyerap norma menjadi bagian dari kepribadiannya
  • C. dipaksa untuk mematuhi aturan tertulis
  • D. mengikuti norma karena takut hukuman
Jawaban: B. menyerap norma menjadi bagian dari kepribadiannya.
Internalisasi adalah proses pembelajaran dan penerimaan norma secara mendalam hingga norma tersebut terintegrasi dalam sistem kepribadian individu, bukan sekadar kepatuhan eksternal.
31.

Yang membedakan lembaga sosial dengan kelompok sosial adalah bahwa lembaga sosial memiliki…

  • A. interaksi tatap muka yang intensif
  • B. seperangkat aturan dan tata cara yang terstruktur
  • C. anggota yang jumlahnya terbatas
  • D. tujuan yang sama antar anggota
Jawaban: B. seperangkat aturan dan tata cara yang terstruktur.
Lembaga sosial (pranata sosial) adalah sistem norma dan prosedur yang terorganisir untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, berbeda dengan kelompok sosial yang lebih menekankan pada interaksi antarindividu.
32.

Pengendalian sosial preventif bertujuan untuk…

  • A. memberi sanksi kepada pelanggar norma
  • B. memulihkan keadaan setelah terjadi pelanggaran
  • C. mencegah terjadinya penyimpangan norma
  • D. menghukum pelaku kejahatan berat
Jawaban: C. mencegah terjadinya penyimpangan norma.
Pengendalian sosial preventif adalah upaya yang dilakukan untuk mencegah terjadinya pelanggaran norma, misalnya melalui sosialisasi dan pendidikan.
33.

Status sosial yang diperoleh melalui usaha dan prestasi individu disebut status…

  • A. diberikan (ascribed status)
  • B. dicapai (achieved status)
  • C. subjektif (subjective status)
  • D. objektif (objective status)
Jawaban: B. dicapai (achieved status).
Achieved status adalah kedudukan sosial yang diperoleh seseorang berdasarkan kemampuan, kerja keras, dan prestasinya, seperti menjadi dokter atau juara olahraga.
34.

Mobilitas sosial vertikal naik (social climbing) terjadi ketika seseorang…

  • A. berpindah dari desa ke kota
  • B. berpindah pekerjaan dari guru menjadi petani
  • C. mengalami peningkatan status sosial ekonomi
  • D. beralih profesi pada tingkat yang sama
Jawaban: C. mengalami peningkatan status sosial ekonomi.
Mobilitas sosial vertikal adalah perpindahan status sosial ke tingkat yang lebih tinggi (naik) atau lebih rendah (turun). Social climbing secara spesifik merujuk pada perpindahan naik.
35.

Menurut pemikiran Ibnu Khaldun, konsep masyarakat dapat dipahami melalui konsep 'Ashabiyah. Apa yang dimaksud dengan 'Ashabiyah?

  • A. Persaingan ekonomi antar kelompok
  • B. Solidaritas sosial atau ikatan kelompok yang kuat
  • C. Perubahan sosial yang cepat
  • D. Stratifikasi sosial berdasarkan kekayaan
Jawaban: B. Solidaritas sosial atau ikatan kelompok yang kuat.
Ibnu Khaldun memperkenalkan konsep 'Ashabiyah sebagai solidaritas sosial dan ikatan kelompok yang menjadi dasar kekuatan dan kehancuran suatu masyarakat.
36.

Sosiologi lahir sebagai ilmu pengetahuan pada abad ke-19. Siapa yang pertama kali memperkenalkan istilah 'sosiologi'?

  • A. Karl Marx
  • B. Emile Durkheim
  • C. Auguste Comte
  • D. Max Weber
Jawaban: C. Auguste Comte.
Auguste Comte adalah tokoh yang pertama kali menggunakan istilah 'sosiologi' dan dianggap sebagai bapak sosiologi.
37.

Proses interaksi sosial terjadi apabila dua pihak saling mempengaruhi. Manakah dari berikut ini yang merupakan syarat utama terjadinya interaksi sosial?

  • A. Adanya komunikasi dan kontak sosial
  • B. Adanya perbedaan status sosial
  • C. Adanya persamaan budaya
  • D. Adanya konflik kepentingan
Jawaban: A. Adanya komunikasi dan kontak sosial.
Interaksi sosial memerlukan kontak sosial dan komunikasi sebagai syarat utama agar terjadi saling mempengaruhi antar individu atau kelompok.
38.

Proses interaksi asosiatif dalam sosiologi mengarah pada terbentuknya kerja sama dan integrasi. Contoh konkret dari akomodasi sebagai bentuk interaksi asosiatif adalah…

  • A. Pertandingan sepak bola antar sekolah
  • B. Musyawarah mufakat dalam rapat RT
  • C. Tawuran antar pelajar
  • D. Persaingan merebut juara kelas
Jawaban: B. Musyawarah mufakat dalam rapat RT.
Akomodasi adalah proses penyesuaian sosial untuk mengurangi konflik, seperti dalam musyawarah mufakat untuk mencapai kesepakatan.
39.

Bentuk interaksi disosiatif yang paling ekstrem adalah konflik. Namun, terdapat bentuk lain seperti kontravensi. Apa yang dimaksud dengan kontravensi?

  • A. Kerja sama untuk mencapai tujuan bersama
  • B. Persaingan yang bersifat terbuka dan sehat
  • C. Sikap mental yang tersembunyi terhadap pihak lain, seperti kebencian atau keraguan
  • D. Pertentangan fisik secara langsung
Jawaban: C. Sikap mental yang tersembunyi terhadap pihak lain, seperti kebencian atau keraguan.
Kontravensi adalah bentuk interaksi disosiatif yang ditandai dengan sikap mental tersembunyi seperti ketidakpercayaan atau kebencian sebelum mencapai konflik terbuka.
40.

Struktur sosial di Indonesia sering digambarkan sebagai masyarakat majemuk. Ciri utama masyarakat majemuk adalah…

  • A. Memiliki satu kebudayaan dominan
  • B. Terdiri dari berbagai kelompok etnis, agama, dan budaya yang hidup berdampingan
  • C. Tidak ada stratifikasi sosial
  • D. Semua anggota masyarakat memiliki status yang sama
Jawaban: B. Terdiri dari berbagai kelompok etnis, agama, dan budaya yang hidup berdampingan.
Masyarakat majemuk dicirikan oleh keberagaman etnis, agama, dan budaya yang membedakannya dari masyarakat homogen.
41.

Integrasi nasional di Indonesia sering menghadapi tantangan akibat struktur sosial yang majemuk. Faktor utama yang dapat menghambat integrasi nasional adalah…

  • A. Penggunaan bahasa daerah dalam komunikasi resmi
  • B. Primordialisme yang berlebihan
  • C. Keberagaman kesenian daerah
  • D. Sistem pemerintahan desentralisasi
Jawaban: B. Primordialisme yang berlebihan.
Primordialisme yang berlebihan, yaitu kesetiaan berlebihan pada kelompok etnis atau daerah, dapat menghambat integrasi nasional dengan memicu konflik.
42.

Menurut teori kelompok sosial, gemeinschaft (paguyuban) dan gesselschaft (patembayan) dibedakan berdasarkan…

  • A. Jumlah anggota kelompok
  • B. Tingkat solidaritas dan ikatan antar anggota
  • C. Struktur organisasi formal
  • D. Tujuan ekonomi kelompok
Jawaban: B. Tingkat solidaritas dan ikatan antar anggota.
Gemeinschaft ditandai oleh ikatan batiniah dan solidaritas kuat, sementara gesselschaft bersifat lebih rasional dan kontraktual.
43.

Istilah 'peer group' dalam sosiologi merujuk pada…

  • A. Kelompok yang dibentuk oleh pemerintah
  • B. Kelompok sosial yang memiliki usia, status, dan minat yang sama
  • C. Kelompok yang terdiri dari anggota keluarga
  • D. Kelompok yang bersifat sementara
Jawaban: B. Kelompok sosial yang memiliki usia, status, dan minat yang sama.
Peer group adalah kelompok sebaya yang memiliki kesamaan usia, status sosial, dan minat, sering mempengaruhi perilaku anggotanya.
44.

Norma sosial terbentuk melalui proses sosial yang panjang. Langkah pertama dalam proses pertumbuhan norma adalah…

  • A. Sanksi sosial diterapkan
  • B. Terjadinya pelembagaan (institutionalization)
  • C. Munculnya kebiasaan (folkways)
  • D. Pembentukan hukum formal
Jawaban: C. Munculnya kebiasaan (folkways).
Proses pertumbuhan norma dimulai dari kebiasaan (folkways) yang diulang-ulang, lalu menjadi adat istiadat, dan akhirnya menjadi hukum jika diperlukan.
45.

Macam-macam norma dalam masyarakat dikenal dengan istilah folkways, mores, dan laws. Contoh norma mores adalah…

  • A. Buang sampah pada tempatnya
  • B. Larangan membunuh
  • C. Menggunakan pakaian rapi saat kerja
  • D. Mengucapkan salam saat bertamu
Jawaban: B. Larangan membunuh.
Mores adalah norma yang mengatur perilaku penting dan dianggap serius, seperti larangan membunuh yang memiliki sanksi berat.
46.

Lembaga sosial memiliki fungsi untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Salah satu fungsi lembaga keluarga adalah…

  • A. Mengatur distribusi kekuasaan
  • B. Menyediakan pendidikan formal
  • C. Mengatur reproduksi dan sosialisasi anak
  • D. Menjaga keamanan negara
Jawaban: C. Mengatur reproduksi dan sosialisasi anak.
Lembaga keluarga berfungsi mengatur reproduksi, sosialisasi, dan perlindungan anggota keluarga sebagai unit terkecil masyarakat.
47.

Pengendalian sosial dapat dilakukan secara preventif maupun represif. Contoh pengendalian sosial preventif adalah…

  • A. Penindakan pelanggar lalu lintas oleh polisi
  • B. Sosialisasi bahaya narkoba di sekolah
  • C. Hukuman penjara bagi koruptor
  • D. Pemecatan pegawai yang melanggar aturan
Jawaban: B. Sosialisasi bahaya narkoba di sekolah.
Pengendalian preventif bertujuan mencegah pelanggaran, misalnya melalui sosialisasi atau pendidikan, bukan memberikan sanksi setelah pelanggaran terjadi.
48.

Stratifikasi sosial dalam masyarakat dapat didasarkan pada berbagai kriteria. Di Indonesia, stratifikasi sosial yang bersifat terbuka memungkinkan…

  • A. Individu tidak dapat mengubah statusnya
  • B. Mobilitas sosial vertikal antar lapisan
  • C. Kasta ditentukan sejak lahir secara permanen
  • D. Semua anggota masyarakat memiliki status yang tetap
Jawaban: B. Mobilitas sosial vertikal antar lapisan.
Stratifikasi terbuka memungkinkan individu naik atau turun dalam hierarki sosial melalui usaha atau prestasi, berbeda dengan sistem tertutup seperti kasta.
49.

Perubahan sosial budaya sering kali menimbulkan perilaku masyarakat yang tidak menentu. Kondisi ini disebut sebagai…

  • A. Anomie
  • B. Akulturasi
  • C. Difusi
  • D. Revolusi
Jawaban: A. Anomie.
Anomie adalah kondisi ketidakpastian norma akibat perubahan sosial cepat, yang menyebabkan perilaku masyarakat menjadi tidak terarah.
50.

Kegunaan sosiologi dalam pembangunan nasional adalah…

  • A. Menganalisis struktur geografis wilayah
  • B. Memahami pola interaksi masyarakat untuk merancang kebijakan yang tepat
  • C. Menentukan harga barang di pasar
  • D. Mengembangkan teknologi informasi
Jawaban: B. Memahami pola interaksi masyarakat untuk merancang kebijakan yang tepat.
Sosiologi membantu pembangunan dengan memberikan pemahaman tentang pola interaksi, nilai, dan kebutuhan masyarakat sehingga kebijakan dapat sesuai dengan kondisi sosial.

Pastikan Anda mengulang materi inti yang membahas struktur dan perubahan sosial di Indonesia. Dalam menghadapi format ujian seperti UTM dan UO, pemahaman konsep menjadi kunci keberhasilan. Kerjakan kembali soal latihan ini untuk memperkuat ingatan Anda.

Ingatlah untuk selalu memanfaatkan Soal UAS UT sebagai alat evaluasi diri yang efektif. Semakin sering berlatih, semakin siap Anda menghadapi ujian sesungguhnya. Selamat belajar dan sukses untuk ujian PSOS4205 Sosiologi Indonesia.

Bagikan

error: Content is protected !!