💜 Selalu gratis

Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir!💜 Selalu gratis

Soal UAS UT STBI4314 Perspektif Gulma dalam Biologi dan Kunci Jawaban

Aplikasi Resmi

Soalut.com — Soal Ujian UT Versi terbaru 1.2.0

★★★★★ · Gratis · 9 MB · Android
Unduh
Soal UT STBI4314 Perspektif Gulma dalam Biologi
Soal UT STBI4314 Perspektif Gulma dalam Biologi

Pulang kerja buka modul gulma, eh malah bingung antara karakteristik gulma di Modul 1 sama metode releve di Modul 7. Dua topik itu sebenarnya berhubungan erat, tapi cara belajarnya beda banget. Bikin kepala mumet. latihan soal UT di halaman ini bisa bantu kamu bedain masing-masing KB dengan lebih praktis, khususnya untuk STBI4314 Perspektif Gulma dalam Biologi.

Modul 2 soal penyebaran gulma dan Modul 4 tentang hubungan gulma dengan tanaman sering bikin mahasiswa UT terkecoh karena istilah ekologinya mirip. Bukan kontennya yang sulit, tapi butuh latihan bedain konsep weed seed bank dengan alelopati. Coba kerjakan soal dari dua modul itu dulu. soal UAS UT Biologi ini disusun per kegiatan belajar, jadi kamu bisa langsung evaluasi bagian mana yang masih abu-abu.

Soal Ujian UT di bawah ini mencakup inti tiap KB, dari kompetisi antartanaman hingga manajemen tumbuhan invasif. Setiap soal sudah dilengkapi kunci jawaban dan pembahasan, bukan cuma jawaban benar-salah doang. Kalau ada nomor yang jawabannya tidak cocok, pelajari dulu ulasannya sebelum lanjut ke soal berikutnya.

Soal UT STBI4314 Perspektif Gulma dalam Biologi

1.

Gulma sering dianggap sebagai masalah utama dalam pertanian. Salah satu dampak negatif utama gulma adalah…

  • A. berkompetisi dengan tanaman budi daya untuk mendapatkan unsur hara
  • B. menyediakan habitat bagi serangga penyerbuk
  • C. meningkatkan kesuburan tanah
  • D. memperbaiki struktur tanah
Jawaban: A
Gulma berkompetisi dengan tanaman budi daya untuk mendapatkan unsur hara, air, dan cahaya sehingga menurunkan hasil panen.
2.

Selain sebagai pesaing tanaman, gulma juga memiliki potensi manfaat. Manfaat gulma dalam bidang pertanian adalah…

  • A. sebagai sumber makanan pokok
  • B. sebagai bahan bakar fosil
  • C. sebagai pestisida kimia
  • D. sebagai pupuk hijau atau mulsa
Jawaban: D
Gulma dapat dimanfaatkan sebagai pupuk hijau, mulsa, atau bahan kompos untuk meningkatkan kesuburan tanah.
3.

Salah satu keuntungan ekologis keberadaan gulma di lahan pertanian adalah…

  • A. mencegah erosi tanah
  • B. meningkatkan keasaman tanah
  • C. mempercepat penyebaran hama
  • D. menghilangkan mikroorganisme tanah
Jawaban: A
Gulma dapat menutupi permukaan tanah sehingga mengurangi erosi akibat air hujan dan angin.
4.

Di Indonesia, pemanfaatan gulma sebagai obat tradisional sudah dikenal sejak lama. Contoh gulma yang digunakan sebagai obat adalah…

  • A. rumput teki
  • B. daun sambiloto
  • C. eceng gondok
  • D. alang-alang
Jawaban: B
Daun sambiloto (Andrographis paniculata) dikenal sebagai obat tradisional untuk berbagai penyakit seperti demam dan radang.
5.

Permasalahan gulma di lahan pertanian dapat menyebabkan kerugian ekonomi. Salah satu kerugian tersebut adalah…

  • A. meningkatkan hasil panen
  • B. mengurangi biaya produksi
  • C. mempercepat pertumbuhan tanaman
  • D. menurunkan kualitas hasil panen
Jawaban: D
Gulma dapat menurunkan kualitas hasil panen karena kontaminasi biji gulma atau persaingan nutrisi yang membuat tanaman tidak optimal.
6.

Karakteristik gulma yang membuatnya sulit dikendalikan adalah…

  • A. pertumbuhan lambat
  • B. produksi biji dalam jumlah sedikit
  • C. sistem perakaran dalam dan kuat
  • D. daya adaptasi rendah
Jawaban: C
Sistem perakaran yang dalam dan kuat membuat gulma sulit dicabut dan mampu bertahan pada kondisi lingkungan yang kurang menguntungkan.
7.

Salah satu karakteristik penting gulma adalah kemampuannya menghasilkan biji dalam jumlah besar. Contoh gulma yang menghasilkan biji sangat banyak adalah…

  • A. rumput teki
  • B. eceng gondok
  • C. alang-alang
  • D. putri malu
Jawaban: D
Putri malu (Mimosa pudica) dapat menghasilkan ribuan biji per tanaman sehingga penyebarannya sangat cepat.
8.

Karakteristik gulma yang memungkinkannya bertahan hidup pada kondisi lingkungan yang ekstrem adalah…

  • A. memiliki dormansi biji
  • B. memerlukan sinar matahari penuh
  • C. pertumbuhan sangat lambat
  • D. daun lebar dan tipis
Jawaban: A
Dormansi biji memungkinkan gulma untuk menunda perkecambahan hingga kondisi lingkungan mendukung, sehingga dapat bertahan pada musim kering atau dingin.
9.

Gulma dengan karakteristik mampu bereproduksi secara vegetatif dengan cepat akan sulit dikendalikan. Contoh gulma yang berkembang biak secara vegetatif adalah…

  • A. daun sambiloto
  • B. putri malu
  • C. rumput teki
  • D. bayam duri
Jawaban: C
Rumput teki (Cyperus rotundus) berkembang biak dengan umbi batang di dalam tanah sehingga sulit diberantas secara manual.
10.

Salah satu karakteristik gulma yang membuatnya kompetitif terhadap tanaman budi daya adalah…

  • A. memiliki laju fotosintesis yang rendah
  • B. mampu tumbuh dengan nutrisi minimum
  • C. membutuhkan banyak air
  • D. peka terhadap hama
Jawaban: B
Gulma mampu tumbuh dengan nutrisi minimum sehingga dapat bertahan di lahan yang kurang subur dan mengalahkan tanaman budi daya.
11.

Klasifikasi gulma berdasarkan siklus hidupnya terdiri dari…

  • A. gulma darat, air, dan rawa
  • B. gulma tahunan, dua tahunan, dan menahun
  • C. gulma monokotil dan dikotil
  • D. gulma parasit dan nonparasit
Jawaban: B
Berdasarkan siklus hidup, gulma diklasifikasikan menjadi gulma semusim, dua musim, dan tahunan atau menahun.
12.

Gulma yang termasuk dalam kelompok gulma berdaun lebar adalah…

  • A. rumput teki
  • B. alang-alang
  • C. padi liar
  • D. putri malu
Jawaban: D
Putri malu memiliki daun majemuk menyirip dan termasuk gulma berdaun lebar (dikotil), berbeda dengan rumput teki dan alang-alang yang berdaun sempit.
13.

Klasifikasi gulma berdasarkan habitatnya membedakan gulma menjadi…

  • A. gulma darat, gulma air, dan gulma rawa
  • B. gulma parasit dan gulma nonparasit
  • C. gulma tahunan dan gulma semusim
  • D. gulma monokotil dan gulma dikotil
Jawaban: A
Habitat gulma meliputi lahan kering (darat), lahan basah (air), dan daerah rawa-rawa.
14.

Gulma teki-tekian termasuk dalam kelompok gulma berdasarkan…

  • A. tipe daun
  • B. siklus hidup
  • C. habitat
  • D. morfologi bunga
Jawaban: A
Gulma teki-tekian memiliki daun berbentuk pita atau lanset sehingga termasuk dalam pengelompokan berdasarkan tipe daun, yaitu gulma berdaun sempit.
15.

Contoh gulma yang termasuk dalam famili Poaceae adalah…

  • A. putri malu
  • B. eceng gondok
  • C. alang-alang
  • D. rumput teki
Jawaban: C
Alang-alang (Imperata cylindrica) termasuk dalam famili Poaceae (suku rumput-rumputan) yang berdaun sempit dan berbatang bulat.
16.

Penyebaran gulma secara alami dapat terjadi melalui…

  • A. pemupukan
  • B. pengolahan tanah
  • C. bantuan angin
  • D. penyiraman
Jawaban: C
Angin merupakan salah satu agen penyebaran biji gulma secara alami, terutama untuk gulma yang bijinya ringan dan memiliki alat terbang.
17.

Aktivitas manusia yang berperan dalam penyebaran gulma adalah…

  • A. penanaman pohon pelindung
  • B. penggunaan alat pertanian yang tidak bersih
  • C. pembuatan terasering
  • D. pengairan dengan irigasi tetes
Jawaban: B
Alat pertanian yang terkontaminasi biji gulma dapat menyebarkan gulma ke lahan lain saat digunakan.
18.

Agen penyebaran gulma yang paling dominan dalam skala global adalah…

  • A. manusia
  • B. air
  • C. angin
  • D. hewan
Jawaban: A
Manusia adalah agen penyebaran gulma paling dominan karena transportasi dan aktivitas pertanian yang meluas.
19.

Penyebaran gulma melalui biji yang terbawa oleh air disebut…

  • A. anemokori
  • B. hidrokori
  • C. zookori
  • D. antropokori
Jawaban: B
Hidrokori adalah penyebaran biji gulma melalui air, misalnya melalui irigasi atau aliran sungai.
20.

Faktor yang mempengaruhi penyebaran gulma selain agen penyebaran adalah…

  • A. warna biji
  • B. kemampuan adaptasi
  • C. ukuran bunga
  • D. kedalaman akar
Jawaban: B
Kemampuan adaptasi terhadap lingkungan baru sangat mempengaruhi keberhasilan penyebaran gulma.
21.

Weed seed bank adalah…

  • A. kumpulan biji gulma yang sudah berkecambah
  • B. tempat penyimpanan biji gulma di laboratorium
  • C. kumpulan biji gulma yang dorman di dalam tanah
  • D. metode pengendalian gulma dengan biji
Jawaban: C
Weed seed bank merujuk pada cadangan biji gulma yang dorman di dalam tanah yang siap berkecambah.
22.

Faktor yang mempengaruhi dinamika weed seed bank adalah…

  • A. suhu dan kelembaban
  • B. jumlah predator
  • C. warna tanah
  • D. kedalaman akar
Jawaban: A
Suhu dan kelembaban tanah mempengaruhi dormansi dan perkecambahan biji dalam seed bank.
23.

Proses masuknya biji gulma ke dalam seed bank disebut…

  • A. penambahan
  • B. penyebaran
  • C. pengurangan
  • D. dormansi
Jawaban: A
Penambahan adalah proses masuknya biji ke dalam seed bank melalui produksi biji atau penyebaran.
24.

Pengurangan weed seed bank dapat terjadi karena…

  • A. dormansi
  • B. predasi
  • C. fotosintesis
  • D. transpirasi
Jawaban: B
Predasi oleh hewan atau serangga dapat mengurangi jumlah biji dalam seed bank.
25.

Ekologi dalam konteks gulma mempelajari…

  • A. interaksi gulma dengan lingkungan dan organisme lain
  • B. hanya siklus hidup gulma
  • C. hanya hubungan gulma dengan manusia
  • D. hanya cara membasmi gulma
Jawaban: A
Ekologi gulma mempelajari interaksi gulma dengan lingkungan biotik dan abiotik.
26.

Faktor abiotik yang mempengaruhi pertumbuhan gulma adalah…

  • A. kompetisi dengan tanaman
  • B. cahaya matahari
  • C. hama
  • D. mikroorganisme tanah
Jawaban: B
Cahaya matahari adalah faktor abiotik yang sangat mempengaruhi fotosintesis dan pertumbuhan gulma.
27.

Perbedaan utama antara ekologi dan lingkungan adalah…

  • A. ekologi lebih sempit dari lingkungan
  • B. ekologi mempelajari tempat, lingkungan adalah interaksi
  • C. keduanya sama
  • D. ekologi mempelajari interaksi, lingkungan adalah tempat
Jawaban: D
Ekologi adalah ilmu tentang interaksi, sedangkan lingkungan adalah tempat berlangsungnya interaksi tersebut.
28.

Contoh adaptasi gulma terhadap lingkungan adalah…

  • A. biji yang tidak tahan kekeringan
  • B. akar yang dangkal
  • C. daun yang lebar
  • D. produksi biji yang banyak
Jawaban: D
Produksi biji yang banyak meningkatkan peluang gulma untuk bertahan dan menyebar di lingkungan.
29.

Sistem kehidupan dalam ekologi gulma mencakup…

  • A. hanya populasi gulma
  • B. hanya organisme individual
  • C. komunitas dan ekosistem
  • D. hanya interaksi dengan manusia
Jawaban: C
Sistem kehidupan meliputi populasi, komunitas, dan ekosistem tempat gulma berada.
30.

Dalam ekologi gulma, populasi adalah…

  • A. kumpulan individu spesies yang sama
  • B. kumpulan beberapa spesies gulma
  • C. semua organisme di suatu area
  • D. hanya gulma yang berkecambah
Jawaban: A
Populasi merujuk pada kumpulan individu dari spesies yang sama di suatu tempat.
31.

Komunitas dalam ekologi gulma adalah…

  • A. populasi gulma saja
  • B. semua organisme termasuk manusia
  • C. kumpulan berbagai populasi yang saling berinteraksi
  • D. lingkungan abiotik
Jawaban: C
Komunitas terdiri dari berbagai populasi organisme yang berinteraksi di suatu habitat.
32.

Ekosistem dalam konteks gulma melibatkan…

  • A. hanya komponen biotik
  • B. hanya komponen abiotik
  • C. hanya gulma dan tanah
  • D. komponen biotik dan abiotik
Jawaban: D
Ekosistem mencakup interaksi antara komponen biotik dan abiotik di suatu lingkungan.
33.

Asosiasi tumbuhan dalam ekologi gulma mengacu pada…

  • A. hubungan antara gulma dengan hewan
  • B. hubungan antara gulma dengan manusia
  • C. klasifikasi gulma
  • D. pola kehadiran bersama spesies gulma di suatu habitat
Jawaban: D
Asosiasi tumbuhan merujuk pada kecenderungan spesies gulma tertentu tumbuh bersama di habitat yang sama.
34.

Asosiasi negatif antara gulma terjadi jika…

  • A. kedua spesies saling menguntungkan
  • B. kedua spesies tidak saling mempengaruhi
  • C. kehadiran satu spesies menghambat spesies lain
  • D. kedua spesies memiliki kebutuhan yang sama
Jawaban: C
Asosiasi negatif berarti satu spesies menghambat pertumbuhan spesies lain karena kompetisi atau alelopati.
35.

Asosiasi tumbuhan dalam ekologi gulma dapat diartikan sebagai…

  • A. pengelompokan spesies tumbuhan yang selalu tumbuh bersama pada suatu habitat tertentu
  • B. hubungan saling menguntungkan antara dua spesies gulma yang hidup bersama
  • C. persaingan antarspesies gulma untuk mendapatkan nutrisi dan cahaya
  • D. kemampuan gulma untuk beradaptasi pada berbagai kondisi lingkungan
Jawaban: A
Asosiasi tumbuhan merujuk pada kelompok spesies yang sering ditemukan tumbuh bersama di habitat yang sama karena kesamaan preferensi ekologis.
36.

Metode yang digunakan untuk mengukur asosiasi antara dua spesies gulma adalah dengan menghitung…

  • A. koefisien asosiasi
  • B. indeks dominansi Simpson
  • C. indeks keanekaragaman Shannon-Wiener
  • D. frekuensi relatif spesies
Jawaban: A
Koefisien asosiasi adalah ukuran statistik yang digunakan untuk menentukan apakah dua spesies cenderung hadir bersama atau terpisah.
37.

Hubungan antara gulma dengan tanaman budi daya yang bersifat merugikan terutama disebabkan oleh…

  • A. adanya allelopati gulma yang menghambat pertumbuhan tanaman
  • B. persaingan gulma dan tanaman dalam memperoleh sumber daya seperti air, nutrisi, dan cahaya
  • C. kemampuan gulma menjadi inang hama dan penyakit tanaman
  • D. produksi biji gulma yang mencemari hasil panen
Jawaban: B
Persaingan sumber daya merupakan penyebab utama kerugian hasil akibat gulma, karena gulma mengakses air, hara, dan cahaya yang sama dengan tanaman.
38.

Tanaman budi daya dapat menekan pertumbuhan gulma melalui mekanisme…

  • A. memproduksi senyawa alelopati yang menghambat gulma
  • B. menaungi permukaan tanah sehingga menghambat perkecambahan biji gulma
  • C. menarik predator alami gulma ke area pertanaman
  • D. meningkatkan aktivitas mikroba tanah yang patogenik terhadap gulma
Jawaban: B
Penutupan kanopi tanaman mengurangi cahaya yang mencapai tanah, sehingga menekan perkecambahan dan pertumbuhan gulma yang membutuhkan cahaya.
39.

Keberadaan gulma di sekitar tanaman budi daya dapat memberikan keuntungan berupa…

  • A. meningkatkan kelembaban udara di sekitar tanaman
  • B. memperbaiki struktur tanah secara langsung melalui akar gulma
  • C. mengurangi kebutuhan air tanaman karena gulma menahan air tanah
  • D. menyediakan habitat bagi musuh alami hama tanaman
Jawaban: D
Gulma tertentu dapat menyediakan tempat berlindung dan sumber makanan bagi predator dan parasitoid hama, sehingga mendukung pengendalian hayati.
40.

Ambang ekonomi gulma didefinisikan sebagai…

  • A. kepadatan gulma maksimum yang masih dapat ditoleransi tanaman tanpa penurunan hasil
  • B. jumlah spesies gulma yang ditemukan per satuan luas lahan
  • C. jenis gulma yang paling dominan di suatu area pertanaman
  • D. kepadatan gulma pada saat biaya pengendalian sama dengan nilai kehilangan hasil yang dicegah
Jawaban: D
Ambang ekonomi adalah titik di mana biaya pengendalian gulma sebanding dengan kerugian hasil yang dapat dihindari, sehingga pengendalian layak secara ekonomi.
41.

Faktor lingkungan yang paling berpengaruh terhadap distribusi gulma pada skala lokal adalah…

  • A. pH tanah dan ketersediaan nitrogen
  • B. suhu udara rata-rata tahunan
  • C. kelembaban udara relatif
  • D. intensitas angin tahunan
Jawaban: A
pH tanah dan ketersediaan unsur hara seperti nitrogen sangat bervariasi secara lokal dan menentukan jenis gulma yang dapat tumbuh.
42.

Gulma yang toleran terhadap naungan biasanya memiliki karakteristik…

  • A. daun lebar dengan kloroplas tersebar merata
  • B. titik kompensasi cahaya yang rendah
  • C. laju fotosintesis maksimum pada intensitas cahaya tinggi
  • D. batang yang sangat tinggi untuk mencapai cahaya
Jawaban: B
Titik kompensasi cahaya yang rendah memungkinkan gulma tetap berfotosintesis secara positif pada kondisi cahaya rendah, sehingga toleran terhadap naungan.
43.

Kelembaban tanah yang tinggi cenderung mendorong pertumbuhan gulma dari kelompok…

  • A. rerumputan (grasses) seperti Cyperus rotundus
  • B. paku-pakuan (ferns)
  • C. berdaun lebar (broadleaves) seperti Ageratum conyzoides
  • D. teki-tekian (sedges) seperti Cyperus esculentus
Jawaban: D
Gulma teki-tekian umumnya menyukai kondisi tanah yang lembab atau tergenang, sehingga kelembaban tinggi mendukung pertumbuhannya.
44.

Hubungan sesama tumbuhan yang terjadi ketika kedua spesies saling merugikan disebut…

  • A. kompetisi
  • B. netralisme
  • C. amensalisme
  • D. parasitisme
Jawaban: A
Kompetisi adalah interaksi di mana kedua spesies saling dirugikan karena keduanya berusaha memperoleh sumber daya yang terbatas.
45.

Alelopati termasuk dalam jenis interaksi sesama tumbuhan yang dikategorikan sebagai…

  • A. kompetisi langsung
  • B. amensalisme
  • C. mutualisme
  • D. komensalisme
Jawaban: B
Alelopati adalah amensalisme, di mana satu spesies menghasilkan senyawa kimia yang merugikan spesies lain tanpa mendapat keuntungan atau kerugian langsung.
46.

Contoh hubungan sesama tumbuhan yang bersifat parasitisme adalah…

  • A. gulma dan padi yang tumbuh bersama
  • B. tanaman legum dan bakteri rhizobium
  • C. benalu yang tumbuh pada pohon inang
  • D. lumut yang menempel pada kulit pohon
Jawaban: C
Benalu adalah tumbuhan parasit yang mengambil air dan nutrisi dari pohon inang, merugikan inang dan menguntungkan benalu.
47.

Definisi kompetisi dalam ekologi gulma adalah…

  • A. kemampuan gulma untuk menyebar melalui berbagai mekanisme
  • B. proses adaptasi gulma terhadap lingkungan yang ekstrem
  • C. interaksi langsung antarindividu yang sama-sama membutuhkan sumber daya yang terbatas
  • D. hubungan timbal balik antara gulma dan mikroorganisme tanah
Jawaban: C
Kompetisi adalah interaksi negatif di mana individu bersaing untuk mendapatkan sumber daya yang jumlahnya terbatas, sehingga mempengaruhi pertumbuhan dan reproduksi.
48.

Pengaruh utama terjadinya kompetisi antar tanaman adalah…

  • A. penurunan biomassa dan hasil panen tanaman budi daya
  • B. peningkatan keanekaragaman spesies di suatu area
  • C. perbaikan kesuburan tanah melalui serasah akar
  • D. percepatan siklus nutrisi di dalam ekosistem
Jawaban: A
Kompetisi menyebabkan penurunan ketersediaan sumber daya bagi tanaman, sehingga mengurangi biomassa dan hasil panen terutama pada tanaman budi daya.
49.

Faktor yang paling mempengaruhi intensitas kompetisi antara tanaman dan gulma adalah…

  • A. warna daun tanaman dan gulma
  • B. ketebalan kutikula daun tanaman
  • C. kepadatan populasi gulma dan waktu munculnya gulma relatif terhadap tanaman
  • D. kedalaman akar tanaman yang seragam
Jawaban: C
Kepadatan gulma yang tinggi dan kemunculan yang lebih awal meningkatkan persaingan untuk sumber daya, sehingga memperkuat intensitas kompetisi.
50.

Kompetisi intraspesifik terjadi ketika…

  • A. individu dari spesies yang berbeda bersaing untuk sumber daya yang sama
  • B. dua spesies yang berbeda bekerja sama untuk mengakses sumber daya
  • C. individu dari spesies yang sama saling berinteraksi untuk memperoleh sumber daya
  • D. satu spesies menghambat spesies lain melalui senyawa kimia
Jawaban: C
Kompetisi intraspesifik adalah persaingan antarindividu dalam satu spesies, seringkali lebih ketat karena kebutuhan sumber daya yang identik.
51.

Hasil dari kompetisi interspesifik pada ekosistem pertanian seringkali menyebabkan…

  • A. kedua spesies tumbuh lebih subur karena saling memacu
  • B. tidak ada perubahan yang signifikan pada komunitas tumbuhan
  • C. peningkatan populasi kedua spesies secara bersamaan
  • D. spesies yang lebih adaptif mendominasi dan menekan spesies lain
Jawaban: D
Dalam kompetisi interspesifik, spesies yang lebih efisien dalam menggunakan sumber daya akan mendominasi, sementara spesies lain tertekan pertumbuhannya.
52.

Apa yang dimaksud dengan kompetisi dalam konteks ekologi tanaman?

  • A. Interaksi antara dua atau lebih organisme yang saling membutuhkan sumber daya yang sama dan terbatas
  • B. Interaksi yang merugikan satu spesies dan menguntungkan spesies lain
  • C. Interaksi yang saling menguntungkan antara dua spesies
  • D. Interaksi yang tidak mempengaruhi pertumbuhan organisme
Jawaban: A
Kompetisi adalah interaksi antar organisme yang memperebutkan sumber daya yang sama dan terbatas, sehingga mempengaruhi pertumbuhan dan kelangsungan hidup mereka.
53.

Faktor apa yang paling berpengaruh terhadap terjadinya kompetisi antar tanaman?

  • A. Ketersediaan air yang melimpah
  • B. Ketersediaan nutrisi yang cukup
  • C. Sumber daya yang terbatas seperti cahaya, air, dan nutrisi
  • D. Suhu lingkungan yang tinggi
Jawaban: C
Kompetisi terjadi ketika sumber daya seperti cahaya, air, dan nutrisi terbatas, sehingga tanaman harus bersaing untuk mendapatkannya.
54.

Kompetisi intraspesifik terjadi antara individu dari spesies yang sama. Apa dampak utama dari kompetisi ini?

  • A. Menghasilkan aliansi mutualistik antar tanaman
  • B. Mengurangi kepadatan populasi secara langsung
  • C. Mendukung pertumbuhan bersama tanpa hambatan
  • D. Meningkatkan variasi genetik dalam populasi
Jawaban: D
Kompetisi intraspesifik dapat mendorong seleksi alam yang meningkatkan variasi genetik karena individu yang lebih adaptif akan bertahan.
55.

Dalam kompetisi interspesifik antara gulma dan tanaman budi daya, gulma sering kali menjadi pemenang. Apa alasan utama gulma lebih unggul?

  • A. Gulma lebih efisien dalam menggunakan sumber daya
  • B. Gulma tumbuh lebih lambat
  • C. Gulma memiliki akar yang lebih dalam
  • D. Tanaman budi daya tidak memerlukan sumber daya
Jawaban: A
Gulma sering memiliki efisiensi tinggi dalam memanfaatkan sumber daya seperti air dan nutrisi, sehingga unggul dalam kompetisi interspesifik.
56.

Apa yang membedakan kompetisi simetris dari kompetisi asimetris?

  • A. Kompetisi simetris terjadi antar spesies berbeda
  • B. Kompetisi simetris melibatkan individu yang sama besar, sedangkan asimetris melibatkan perbedaan ukuran
  • C. Kompetisi asimetris melibatkan individu dengan ukuran yang sama
  • D. Kompetisi asimetris hanya terjadi pada gulma
Jawaban: B
Kompetisi simetris terjadi ketika individu yang bersaing memiliki ukuran atau kekuatan yang sama, sedangkan asimetris melibatkan perbedaan ukuran yang signifikan.
57.

Kompetisi antartanaman dapat terjadi melalui eksploitasi sumber daya. Salah satu contohnya adalah persaingan untuk mendapatkan cahaya. Apa yang terjadi pada tanaman yang kalah dalam kompetisi ini?

  • A. Tanaman tersebut tumbuh lebih cepat
  • B. Tanaman tersebut mengalami etiolasi dan pertumbuhan terhambat
  • C. Tanaman tersebut menghasilkan lebih banyak biji
  • D. Tanaman tersebut menjadi lebih tahan terhadap hama
Jawaban: B
Tanaman yang kalah bersaing untuk cahaya akan tumbuh memanjang (etiolasi) dan mengalami hambatan pertumbuhan karena kurangnya energi fotosintesis.
58.

Dalam kompetisi untuk air, tanaman dengan sistem akar serabut cenderung lebih unggul. Mengapa demikian?

  • A. Karena akar serabut memiliki permukaan serapan yang luas di lapisan tanah atas
  • B. Karena akar serabut menyerap air dari lapisan tanah yang dalam
  • C. Karena akar serabut tidak membutuhkan air
  • D. Karena akar serabut menghasilkan senyawa alelopati
Jawaban: A
Sistem akar serabut memiliki jaringan yang luas di lapisan atas tanah sehingga efisien dalam menyerap air hujan dan irigasi.
59.

Kompetisi antartanaman sering menghasilkan penurunan hasil panen. Berapa persen penurunan hasil yang umum terjadi akibat gulma?

  • A. 40-60 persen
  • B. 20-40 persen
  • C. 10-20 persen
  • D. 60-80 persen
Jawaban: A
Kompetisi gulma yang tidak terkendali dapat menurunkan hasil panen antara 40 hingga 60 persen tergantung kepadatan dan jenis gulma.
60.

Apa yang dimaksud dengan ambang ekonomi gulma dalam karakteristik tanaman budi daya?

  • A. Kepadatan gulma maksimum yang dapat ditoleransi tanpa penurunan hasil
  • B. Kepadatan gulma yang menghasilkan keuntungan ekonomi dari penjualan gulma
  • C. Jumlah gulma yang diperlukan untuk membuat kompos
  • D. Titik di mana biaya pengendalian gulma sama dengan kehilangan hasil yang ditimbulkan
Jawaban: D
Ambang ekonomi adalah titik di mana biaya pengendalian gulma setara dengan kerugian hasil akibat gulma, sehingga pengendalian menjadi wajar.
61.

Karakteristik tanaman yang memiliki daya saing tinggi terhadap gulma adalah…

  • A. Tinggi tanaman yang pendek
  • B. Sistem akar yang dangkal
  • C. Perkecambahan dan pertumbuhan awal yang cepat
  • D. Daun yang sempit
Jawaban: C
Tanaman dengan perkecambahan cepat dan pertumbuhan awal yang kuat dapat menutup permukaan tanah lebih awal, menghambat pertumbuhan gulma.
62.

Mengapa tanaman dengan kanopi lebar lebih kompetitif terhadap gulma?

  • A. Karena kanopi lebar mengurangi serangan hama
  • B. Karena kanopi lebar mempercepat penguapan air
  • C. Karena kanopi lebar menaungi tanah dan menghalangi cahaya untuk gulma
  • D. Karena kanopi lebar menarik lebih banyak nutrisi
Jawaban: C
Kanopi lebar menciptakan naungan yang mengurangi intensitas cahaya di bawahnya, sehingga menghambat perkecambahan dan pertumbuhan gulma.
63.

Ambang ekonomi gulma dipengaruhi oleh faktor-faktor berikut, kecuali…

  • A. Nilai ekonomi tanaman
  • B. Warna bunga gulma
  • C. Biaya pengendalian gulma
  • D. Tingkat kerusakan yang ditimbulkan gulma
Jawaban: B
Warna bunga gulma tidak relevan dalam perhitungan ambang ekonomi yang berkaitan dengan biaya dan hasil panen.
64.

Hubungan antara kepadatan gulma dan hasil panen umumnya bersifat…

  • A. Positif linier
  • B. Negatif linier
  • C. Tidak ada hubungan
  • D. Parabola terbalik
Jawaban: D
Pada kepadatan gulma rendah, penurunan hasil sedikit, tetapi pada kepadatan tinggi, penurunan hasil semakin curam membentuk kurva parabola terbalik.
65.

Pada kepadatan gulma yang sangat rendah, pengaruh terhadap hasil panen biasanya…

  • A. Sangat signifikan
  • B. Menghilangkan hama
  • C. Meningkatkan hasil
  • D. Tidak signifikan atau tidak ada
Jawaban: D
Pada kepadatan rendah, persaingan sumber daya belum berarti sehingga hasil panen tidak terpengaruh secara signifikan.
66.

Model kompetisi yang digunakan untuk menggambarkan hubungan kepadatan gulma dan hasil panen sering menggunakan persamaan…

  • A. Linier sederhana
  • B. Hiperbolik
  • C. Eksponensial
  • D. Logistik
Jawaban: B
Model hiperbolik sering digunakan karena penurunan hasil awalnya cepat lalu melambat seiring peningkatan kepadatan gulma.
67.

Apa yang dimaksud dengan ambang kritis gulma dalam konteks hubungan kepadatan dan hasil?

  • A. Kepadatan gulma yang memerlukan pengendalian segera
  • B. Kepadatan gulma yang menghasilkan keuntungan dari pupuk
  • C. Kepadatan gulma yang aman untuk tanaman
  • D. Kepadatan gulma yang menarik predator
Jawaban: A
Ambang kritis adalah titik kepadatan gulma di atasnya akan menyebabkan kerugian hasil yang signifikan sehingga pengendalian diperlukan.
68.

Jika kepadatan gulma meningkat dua kali lipat, penurunan hasil panen biasanya tidak proporsional. Mengapa?

  • A. Karena gulma memiliki daya saing rendah
  • B. Karena tanaman budi daya menjadi lebih kuat
  • C. Karena kompetisi antar gulma sendiri juga meningkat
  • D. Karena pupuk dapat mengatasi gulma
Jawaban: C
Pada kepadatan tinggi, gulma saling bersaing sehingga penambahan kepadatan tidak langsung meningkatkan kerugian secara linier.
69.

Metode Releve dalam analisis vegetasi bertujuan untuk…

  • A. mengukur produktivitas tanaman
  • B. menentukan tingkat serangan hama
  • C. menghitung jumlah individu gulma per satuan luas
  • D. mendeskripsikan komunitas tumbuhan secara kualitatif dan kuantitatif
Jawaban: D
Metode Releve digunakan untuk mendeskripsikan komunitas tumbuhan secara menyeluruh, termasuk komposisi dan struktur vegetasi.
70.

Dalam metode Releve, ukuran plot yang digunakan biasanya disesuaikan dengan…

  • A. jenis tanah
  • B. umur tanaman budi daya
  • C. jumlah peneliti
  • D. tipe vegetasi yang diamati
Jawaban: D
Ukuran plot pada metode Releve ditentukan berdasarkan tipe vegetasi agar dapat mewakili komunitas secara akurat.
71.

Data yang dikumpulkan dalam metode Releve meliputi…

  • A. daftar spesies dan estimasi tutupan
  • B. kepadatan populasi serangga
  • C. berat kering gulma
  • D. kandungan hara tanah
Jawaban: A
Metode Releve mencatat daftar spesies tumbuhan dan estimasi tutupan atau kelimpahannya dalam plot.
72.

Kelemahan utama metode Releve adalah…

  • A. membutuhkan peralatan mahal
  • B. tidak dapat digunakan di lahan basah
  • C. subjektivitas dalam estimasi tutupan
  • D. hanya untuk tumbuhan invasif
Jawaban: C
Estimasi tutupan dalam metode Releve bersifat subjektif karena tergantung pada pengamatan visual manusia.
73.

Pada metode kuadrat acak, penempatan plot dilakukan secara…

  • A. sengaja di area padat gulma
  • B. acak untuk menghindari bias
  • C. berdasarkan peta topografi
  • D. berurutan dari tepi lahan
Jawaban: B
Penempatan plot secara acak dalam metode kuadrat acak bertujuan untuk mendapatkan sampel yang representatif dan mengurangi bias.
74.

Metode kuadrat acak sering digunakan untuk mengestimasi…

  • A. luas area terbakar
  • B. kepadatan dan frekuensi gulma
  • C. keragaman genetik
  • D. kualitas air irigasi
Jawaban: B
Metode kuadrat acak umum digunakan untuk mengukur kepadatan, frekuensi, dan dominansi gulma dalam suatu area.
75.

Jika ukuran plot kuadrat terlalu kecil, maka estimasi kepadatan gulma cenderung…

  • A. lebih rendah dari nilai sebenarnya
  • B. lebih tinggi dari nilai sebenarnya
  • C. akurat
  • D. tidak terpengaruh
Jawaban: A
Plot yang terlalu kecil dapat melewatkan individu gulma sehingga estimasi kepadatan menjadi lebih rendah.
76.

Jumlah plot minimal dalam metode kuadrat acak ditentukan oleh…

  • A. jenis alat ukur
  • B. luas lahan dan variabilitas vegetasi
  • C. anggaran penelitian
  • D. waktu yang tersedia
Jawaban: B
Jumlah plot minimal bergantung pada luas area dan variabilitas vegetasi untuk memastikan data representatif.
77.

Gulma yang bersifat invasif umumnya memiliki kemampuan…

  • A. tumbuh lambat
  • B. beradaptasi pada lingkungan sempit
  • C. membutuhkan naungan pohon
  • D. menyebar cepat dan menguasai habitat
Jawaban: D
Tumbuhan invasif dicirikan oleh penyebaran yang cepat dan kemampuan mendominasi habitat baru.
78.

Perbedaan utama gulma biasa dengan tumbuhan invasif adalah…

  • A. gulma selalu merugikan, invasif selalu menguntungkan
  • B. gulma tidak dapat tumbuh di lahan kering
  • C. invasif dapat menyebabkan kerusakan ekosistem yang luas
  • D. invasif hanya ditemukan di Indonesia
Jawaban: C
Tumbuhan invasif memiliki dampak ekologis yang lebih luas, seperti menggantikan spesies asli dan mengubah ekosistem.
79.

Faktor yang mendorong suksesnya tumbuhan invasif adalah…

  • A. ketergantungan pada polinator khusus
  • B. reproduksi lambat
  • C. toleransi tinggi terhadap kondisi lingkungan
  • D. daun yang mudah rontok
Jawaban: C
Toleransi tinggi terhadap berbagai kondisi lingkungan memungkinkan tumbuhan invasif tumbuh di banyak habitat.
80.

Salah satu contoh tumbuhan invasif di Indonesia adalah…

  • A. padi
  • B. eceng gondok
  • C. mangga
  • D. kelapa sawit
Jawaban: B
Eceng gondok adalah tumbuhan invasif yang sering menyumbat perairan dan mengganggu ekosistem.
81.

Dampak negatif tumbuhan invasif terhadap ekologi adalah…

  • A. meningkatkan keanekaragaman hayati
  • B. menjadi sumber pangan baru
  • C. memperbaiki kualitas tanah
  • D. menurunkan populasi spesies asli
Jawaban: D
Tumbuhan invasif dapat mengalahkan spesies asli sehingga mengurangi keanekaragaman hayati.
82.

Identitas tumbuhan invasif dapat dikenali dari ciri…

  • A. memiliki buah kecil dan ringan
  • B. membutuhkan tanah subur
  • C. pertumbuhan lambat dan berumur panjang
  • D. tidak memiliki mekanisme penyebaran
Jawaban: A
Buah kecil dan ringan memudahkan penyebaran tumbuhan invasif melalui angin atau air.
83.

Manajemen pengelolaan tumbuhan invasif yang efektif adalah…

  • A. kombinasi metode mekanik, kimia, dan biologi
  • B. penggunaan herbisida tunggal terus-menerus
  • C. membiarkan tumbuhan tumbuh alami
  • D. penebangan pohon di sekitar
Jawaban: A
Pengelolaan terpadu menggunakan kombinasi metode lebih efektif untuk mengendalikan penyebaran tumbuhan invasif.
84.

Tujuan utama rehabilitasi lahan pasca-invasi gulma adalah…

  • A. meningkatkan populasi tumbuhan invasif
  • B. memperluas area pertanian
  • C. mengembalikan fungsi ekosistem asli
  • D. mengurangi biaya pemeliharaan
Jawaban: C
Rehabilitasi bertujuan memulihkan ekosistem yang rusak akibat invasi gulma agar berfungsi seperti semula.
85.

Pengelolaan tumbuhan invasif dengan menggunakan musuh alami termasuk dalam metode…

  • A. biologis
  • B. kimiawi
  • C. mekanis
  • D. kultur teknis
Jawaban: A
Penggunaan musuh alami seperti predator atau patogen merupakan metode biologis dalam pengelolaan tumbuhan invasif.
86.

Penerapan herbisida secara berlebihan pada pengelolaan tumbuhan invasif dapat menyebabkan…

  • A. peningkatan keragaman hayati
  • B. penurunan erosi tanah
  • C. peningkatan kesuburan tanah
  • D. resistensi gulma terhadap herbisida
Jawaban: D
Penggunaan herbisida secara berlebihan memicu seleksi pada individu gulma yang resisten, sehingga resistensi meningkat.
87.

Tahap awal yang penting dalam manajemen pengelolaan tumbuhan invasif adalah…

  • A. pembasmian total
  • B. pembakaran lahan
  • C. penggunaan herbisida
  • D. deteksi dini dan identifikasi
Jawaban: D
Deteksi dini dan identifikasi merupakan langkah kunci agar pengelolaan dapat dilakukan sebelum populasi menjadi besar.
88.

Pencegahan penyebaran tumbuhan invasif melalui pembersihan alat pertanian termasuk dalam strategi…

  • A. eradikasi
  • B. pengendalian
  • C. karantina
  • D. pengelolaan
Jawaban: C
Tindakan karantina bertujuan mencegah masuk dan menyebarnya tumbuhan invasif melalui berbagai media, termasuk alat pertanian.
89.

Perbedaan mendasar antara alelopati dan kompetisi adalah bahwa alelopati melibatkan…

  • A. persaingan memperebutkan nutrisi
  • B. persaingan memperebutkan air
  • C. persaingan memperebutkan cahaya
  • D. pelepasan senyawa kimia ke lingkungan
Jawaban: D
Alelopati terjadi melalui pelepasan alelokimia dari satu tumbuhan yang memengaruhi tumbuhan lain, sedangkan kompetisi adalah perebutan sumber daya.
90.

Kompetisi antartanaman biasanya terjadi ketika sumber daya seperti air dan nutrisi…

  • A. melimpah
  • B. seimbang
  • C. tidak ada
  • D. terbatas
Jawaban: D
Persaingan terjadi apabila sumber daya yang diperlukan bersama berada dalam jumlah terbatas.
91.

Alelopati dapat memberikan keuntungan bagi tumbuhan yang melepaskan alelokimia karena…

  • A. menekan pertumbuhan tumbuhan pesaing
  • B. meningkatkan fotosintesis
  • C. menarik serangga penyerbuk
  • D. mempercepat penyerapan air
Jawaban: A
Alelopati menekan tumbuhan lain di sekitarnya sehingga tumbuhan penghasil alelokimia memiliki keunggulan kompetitif.
92.

Jika dua spesies tumbuhan saling menghambat pertumbuhan melalui alelopati timbal balik, fenomena ini disebut…

  • A. antibiosis
  • B. allelopati mutual
  • C. amensalisme
  • D. kompetisi langsung
Jawaban: B
Alelopati mutual terjadi ketika kedua spesies saling mengeluarkan alelokimia dan saling memengaruhi secara negatif.
93.

Senyawa alelopati yang termasuk golongan terpenoid adalah…

  • A. asam fenolat
  • B. cineole
  • C. kumarin
  • D. tanin
Jawaban: B
Cineole adalah senyawa terpenoid yang bersifat alelopati, sedangkan asam fenolat, kumarin, dan tanin termasuk golongan fenolik.
94.

Senyawa alelopati yang paling sering ditemukan pada tumbuhan bawah pohon pinus adalah…

  • A. asam sinamat
  • B. asam kafeat
  • C. asam ferulat
  • D. asam salisilat
Jawaban: A
Asam sinamat dan turunannya dikenal sebagai alelokimia umum dari serasah pinus yang menghambat pertumbuhan tumbuhan bawah.
95.

Proses penguraian senyawa alelopati oleh mikroba tanah dapat menyebabkan…

  • A. peningkatan alelopati
  • B. penurunan alelopati
  • C. peningkatan fotosintesis
  • D. peningkatan respirasi akar
Jawaban: B
Mikroba tanah dapat mendegradasi alelokimia sehingga konsentrasi senyawa aktif berkurang dan efek alelopati menurun.
96.

Contoh alelokimia yang dapat memengaruhi perkecambahan biji dan pertumbuhan kecambah adalah…

  • A. glukosa
  • B. juglone
  • C. klorofil
  • D. selulosa
Jawaban: B
Juglone adalah alelokimia yang dihasilkan oleh tanaman kenari dan dapat menghambat perkecambahan serta pertumbuhan kecambah.
97.

Alelopati pada ekologi tanaman berperan penting dalam menentukan…

  • A. struktur komunitas tumbuhan
  • B. kecepatan fotosintesis
  • C. laju transpirasi
  • D. jumlah stomata
Jawaban: A
Melalui efek alelopati, suatu spesies dapat mendominasi dan memengaruhi komposisi serta struktur komunitas tumbuhan di sekitarnya.
98.

Penggunaan alelopati dalam pertanian dapat diterapkan sebagai…

  • A. insektisida
  • B. pupuk sintetis
  • C. herbisida alami
  • D. fungisida
Jawaban: C
Alelopati dapat dimanfaatkan sebagai herbisida alami untuk menekan pertumbuhan gulma tanpa bahan kimia sintetis.
99.

Tanaman yang menghasilkan alelokimia dan dapat digunakan dalam rotasi tanaman untuk menekan gulma disebut…

  • A. tanaman penutup tanah
  • B. tanaman transgenik
  • C. tanaman alelopati
  • D. tanaman inang
Jawaban: C
Tanaman alelopati secara alami menghasilkan senyawa yang menghambat gulma dan cocok digunakan dalam rotasi tanaman.
100.

Faktor lingkungan yang memengaruhi efektivitas alelopati antara lain adalah…

  • A. ukuran daun
  • B. jumlah stomata
  • C. suhu dan kelembaban tanah
  • D. warna bunga
Jawaban: C
Suhu dan kelembaban tanah mempengaruhi aktivitas mikroba dan stabilitas alelokimia, sehingga berpengaruh pada efektivitas alelopati.

Soal weed seed bank dan analisis vegetasi sering jadi pembeda nilai di UAS. Banyak mahasiswa hafal ciri-ciri gulma tapi lupa cara bedain kompetisi dengan alelopati di soal cerita. Itu yang paling sering menjebak. Kalau masih ragu sama jawabanmu untuk materi metode kuadrat acak, coba bandingkan lagi dengan catatan modul.

Di STBI4314 Perspektif Gulma dalam Biologi, paham dampak tumbuhan invasif itu wajib karena sering masuk ke soal UO yang butuh analisis. Untungnya kamu bisa latihan lebih banyak dari berbagai mata kuliah lain di bank soal UAS UT ini. Mulai aja ulang dari modul interaksi gulma sama lingkungan biar makin nyantol.

Bagikan

error: Content is protected !!