Aplikasi Gratis

Soalut.com

v1.3.0

Install sekali, akses kapan saja tanpa browser

Ribuan soal & modul lengkap di aplikasi

GET IT ON Google Play

Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir! 💜 Selalu gratis

🙌 Ikut Dukung
Rp
Rp
Rp
Rp
Selalu Gratis
Ribuan soal UT gratis,
karena kamu peduli
Ikut Dukung Sekarang

Soal UAS UT STSI4406 Manajemen Proyek Sistem Informasi dan Kunci Jawaban

Aplikasi Gratis

Soalut.com
★★★★★ 5.0
Gratis
GET IT ON Google Play
Soal UAS UT STSI4406 Manajemen Proyek Sistem Informasi
Soal UAS UT STSI4406 Manajemen Proyek Sistem Informasi

Baca modul, sampai Modul 03 soal PERT, langsung nyangkut. Jaringan kerja, jalur kritis, float — semuanya bercampur. STSI4406 Manajemen Proyek Sistem Informasi memang bukan bacaan ringan. Apalagi kalau kamu sambil kerja.

Modul 04 juga nggak kalah tricky. Estimasi biaya pakai metode bottom-up dan top-down sering bikin ragu. Modul 06 soal risiko proyek ikut menambah beban. Padahal di situlah letak serunya. Latihan soal UT Sains Data bisa jadi pemanasan sebelum kamu gas ke soal UAS.

Di halaman ini kami sediakan soal-soal yang nusuk langsung ke inti tiap KB. Ada kunci jawaban dan pembahasan lengkap. Jadi kamu tahu kenapa jawabanmu benar atau meleset. Kalau butuh matkul lain, bank soal UAS UT siap bantu.

Soal UT STSI4406 Manajemen Proyek Sistem Informasi

1.

Sebuah perusahaan memutuskan menghentikan proyek pengembangan sistem ERP setelah dua tahun berjalan karena strategi bisnis berubah. Keputusan ini paling tepat bila dikaitkan dengan karakteristik proyek sebagai…

  • A. usaha yang berlangsung terus-menerus
  • B. kegiatan operasional rutin
  • C. usaha sementara dengan hasil unik
  • D. proses perbaikan berkelanjutan
Jawaban: C
Proyek bersifat sementara (temporary) dengan awal dan akhir yang jelas. Penghentian proyek adalah salah satu bentuk berakhirnya proyek, berbeda dengan operasi yang berjalan terus-menerus.
2.

Manager proyek harus menyeimbangkan tiga kendala utama yang saling memengaruhi. Jika klien meminta penambahan fitur tanpa mengubah waktu dan biaya, maka kendala yang paling tertekan adalah…

  • A. waktu dan biaya secara bersamaan
  • B. kualitas dan sumber daya manusia
  • C. komunikasi dan pengadaan
  • D. ruang lingkup yang bertambah
Jawaban: D
Segitiga kendala proyek terdiri dari ruang lingkup, waktu, dan biaya. Penambahan fitur berarti memperluas ruang lingkup. Jika waktu dan biaya tidak disesuaikan, maka ruang lingkup menjadi kendala yang tertekan.
3.

Salah satu perbedaan mendasar antara manajemen proyek dan manajemen fungsional adalah bahwa manajemen proyek…

  • A. diarahkan untuk mencapai tujuan unik dan sementara
  • B. bersifat permanen dengan struktur hierarki tetap
  • C. berfokus pada efisiensi operasi berulang
  • D. mengutamakan standarisasi proses yang stabil
Jawaban: A
Manajemen proyek bertujuan mencapai sasaran unik dalam batasan waktu tertentu, sedangkan manajemen fungsional menangani operasi berulang dan permanen. Inilah pembeda utama keduanya.
4.

Tim proyek baru saja menyelesaikan dokumen persyaratan dan mulai merancang arsitektur sistem. Fase siklus hidup proyek yang sedang berlangsung adalah…

  • A. pelaksanaan
  • B. perencanaan
  • C. inisiasi
  • D. penutupan
Jawaban: A
Siklus hidup proyek terdiri dari inisiasi, perencanaan, pelaksanaan, dan penutupan. Perancangan arsitektur sistem termasuk aktivitas pelaksanaan karena sudah masuk ke tahap menghasilkan deliverable proyek.
5.

PT Inovasi Digital sedang mengembangkan aplikasi mobile banking. Aktivitas pengujian sistem dan pelatihan pengguna termasuk dalam kelompok proses manajemen proyek, yaitu…

  • A. proses inisiasi
  • B. proses perencanaan
  • C. proses penutupan
  • D. proses pelaksanaan
Jawaban: D
Kelompok proses pelaksanaan mencakup aktivitas mengerjakan pekerjaan yang ditetapkan dalam rencana proyek, termasuk pengujian dan pelatihan. Inisiasi memulai proyek, perencanaan menyusun rencana, dan penutupan mengakhiri proyek.
6.

Sebuah proyek dinilai gagal meskipun selesai tepat waktu dan sesuai anggaran. Penyebab paling mungkin adalah…

  • A. tim proyek terlalu kecil
  • B. dokumentasi proyek tidak lengkap
  • C. produk tidak memenuhi kebutuhan pemangku kepentingan
  • D. metodologi yang digunakan terlalu kaku
Jawaban: C
Keberhasilan proyek diukur dari terpenuhinya persyaratan proyek, bukan hanya ketepatan waktu dan biaya. Jika produk tidak memenuhi kebutuhan pemangku kepentingan, proyek belum berhasil meskipun memenuhi kendala segitiga proyek.
7.

Salah satu peran manajer proyek adalah mengelola ekspektasi pemangku kepentingan yang sering kali memiliki kepentingan berbeda. Aktivitas ini termasuk dalam aplikasi…

  • A. keterampilan teknis spesifik industri
  • B. keterampilan interpersonal dan komunikasi
  • C. pengetahuan tentang standar akuntansi
  • D. keahlian pemrograman perangkat lunak
Jawaban: B
Manajemen proyek mengaplikasikan pengetahuan, keterampilan, alat, dan teknik. Mengelola ekspektasi pemangku kepentingan membutuhkan keterampilan interpersonal dan komunikasi yang merupakan bagian dari kompetensi manajer proyek.
8.

Budi memimpin tim yang mengembangkan fitur baru pada aplikasi perusahaan. Tim bekerja selama tiga bulan dan setelah fitur dirilis, tim kembali ke departemen masing-masing. Kegiatan ini paling tepat dikategorikan sebagai…

  • A. operasi pemeliharaan sistem
  • B. proyek pengembangan perangkat lunak
  • C. program peningkatan berkelanjutan
  • D. portofolio inisiatif teknologi
Jawaban: B
Pengembangan fitur baru yang unik dengan durasi terbatas dan tim sementara memenuhi definisi proyek. Operasi bersifat berulang, program adalah kumpulan proyek terkait, dan portofolio adalah kumpulan program.
9.

Dokumen yang secara resmi menandai dimulainya suatu proyek dan memberikan otorisasi kepada manajer proyek untuk menggunakan sumber daya organisasi adalah…

  • A. rencana manajemen proyek
  • B. pernyataan ruang lingkup
  • C. registrasi pemangku kepentingan
  • D. piagam proyek
Jawaban: D
Piagam proyek adalah dokumen yang mengesahkan keberadaan proyek dan memberi wewenang kepada manajer proyek. Rencana manajemen proyek dibuat setelah piagam disetujui, sedangkan pernyataan ruang lingkup dan registrasi pemangku kepentingan adalah dokumen perencanaan.
10.

Dalam struktur ini, anggota tim proyek melapor kepada manajer fungsional sekaligus manajer proyek. Tantangan utama struktur ini adalah…

  • A. biaya sumber daya sangat tinggi
  • B. konflik prioritas antara dua jalur pelaporan
  • C. manajer proyek tidak memiliki otoritas sama sekali
  • D. anggota tim kehilangan spesialisasi fungsional
Jawaban: B
Struktur matriks memiliki dua jalur pelaporan sehingga anggota tim dapat menerima instruksi dari manajer fungsional dan manajer proyek. Kondisi ini berpotensi menimbulkan konflik prioritas ketika kedua manajer memberi arahan yang berbeda.
11.

Seorang manajer proyek memiliki kendali penuh atas anggaran dan dapat langsung memberikan penilaian kinerja anggota tim tanpa melalui manajer departemen. Struktur organisasi yang diterapkan adalah…

  • A. proyek murni
  • B. matriks lemah
  • C. matriks seimbang
  • D. fungsional
Jawaban: A
Pada struktur proyek murni, manajer proyek memiliki otoritas penuh atas sumber daya, anggaran, dan evaluasi kinerja. Di struktur fungsional, otoritas ada pada manajer fungsional. Matriks lemah dan seimbang masih berbagi otoritas dengan manajer fungsional.
12.

Unit organisasi yang bertugas menyediakan kebijakan, metodologi, dan template standar untuk mengelola proyek di seluruh perusahaan, namun tidak menjalankan proyek secara langsung, disebut…

  • A. kantor manajemen proyek
  • B. dewan direksi
  • C. komite pengarah proyek
  • D. departemen fungsional
Jawaban: A
Kantor Manajemen Proyek (PMO) adalah unit yang menstandarisasi proses tata kelola proyek dan memfasilitasi pembagian sumber daya, metodologi, serta template. Komite pengarah memberikan arahan strategis, bukan standar operasional.
13.

Perusahaan konsultan menugaskan karyawannya ke proyek klien secara penuh selama durasi proyek. Setelah proyek selesai, karyawan kembali ke pool sumber daya untuk menunggu penugasan proyek berikutnya. Bentuk organisasi ini adalah…

  • A. struktur fungsional
  • B. struktur matriks seimbang
  • C. struktur proyek murni
  • D. struktur matriks kuat
Jawaban: C
Dalam struktur proyek murni, sumber daya didedikasikan sepenuhnya pada proyek dan kembali ke pool setelah proyek selesai. Struktur matriks masih mempertahankan hubungan dengan departemen fungsional selama proyek berlangsung.
14.

Kelemahan utama struktur organisasi fungsional dalam mengelola proyek adalah…

  • A. biaya personel proyek menjadi terlalu mahal
  • B. anggota tim kehilangan keahlian teknisnya
  • C. manajer proyek memiliki terlalu banyak wewenang
  • D. koordinasi lintas fungsi sulit karena jalur hierarki yang kaku
Jawaban: D
Pada struktur fungsional, komunikasi mengikuti hierarki fungsional yang ketat, sehingga koordinasi antar departemen untuk keperluan proyek menjadi lambat dan kaku. Manajer proyek justru memiliki wewenang yang sangat terbatas di struktur ini.
15.

Siti diminta memimpin proyek tetapi hanya bertindak sebagai koordinator tanpa wewenang mengalokasikan anggaran atau mengevaluasi anggota tim yang berasal dari berbagai departemen. Situasi ini paling menggambarkan peran manajer proyek dalam struktur…

  • A. proyek murni
  • B. matriks lemah
  • C. matriks kuat
  • D. matriks seimbang
Jawaban: B
Pada matriks lemah, manajer proyek lebih berperan sebagai koordinator atau fasilitator dengan otoritas terbatas. Anggaran dan evaluasi kinerja tetap berada di bawah kendali manajer fungsional, mirip dengan karakteristik struktur fungsional.
16.

Dibandingkan dengan struktur matriks lemah, dalam struktur matriks kuat manajer proyek memiliki…

  • A. wewenang yang lebih rendah dalam pengambilan keputusan
  • B. alokasi waktu yang lebih sedikit untuk proyek
  • C. kendali anggaran dan otoritas yang lebih besar
  • D. ketergantungan lebih tinggi pada manajer fungsional
Jawaban: C
Matriks kuat memberikan otoritas lebih besar kepada manajer proyek, termasuk kendali atas anggaran dan pengambilan keputusan, mendekati karakteristik struktur proyek murni. Sebaliknya, matriks lemah lebih dekat ke struktur fungsional.
17.

Ketika sebuah proyek melibatkan banyak departemen dan membutuhkan koordinasi intensif, namun perusahaan tidak ingin membentuk unit proyek terpisah, struktur yang paling tepat adalah…

  • A. matriks
  • B. fungsional
  • C. proyek murni
  • D. organisasi virtual
Jawaban: A
Struktur matriks dirancang untuk memadukan keunggulan fungsional dan proyek, memungkinkan koordinasi lintas departemen tanpa harus membentuk unit terpisah permanen. Struktur fungsional terlalu kaku, proyek murni memisahkan sumber daya, dan organisasi virtual bukan struktur internal standar.
18.

PT Nusantara Konstruksi membentuk divisi khusus untuk proyek pembangunan bandara baru. Divisi ini memiliki manajer proyek dengan wewenang penuh atas anggaran dan personalia, serta seluruh staf didedikasikan eksklusif untuk proyek tersebut. Struktur organisasi yang diterapkan adalah…

  • A. Struktur fungsional
  • B. Struktur matriks kuat
  • C. Struktur matriks seimbang
  • D. Struktur proyek murni
Jawaban: D
Struktur proyek murni memberikan otoritas penuh kepada manajer proyek dengan sumber daya yang didedikasikan sepenuhnya, berbeda dari matriks yang berbagi sumber daya.
19.

Dalam metodologi ini, setiap fase harus ditandatangani dan diselesaikan sepenuhnya sebelum tim dapat melanjutkan ke fase berikutnya, sehingga perubahan di tengah jalan sangat sulit dilakukan…

  • A. Metodologi Agile
  • B. Metodologi Waterfall
  • C. Metodologi PRINCE2
  • D. Metodologi Scrum
Jawaban: B
Waterfall bersifat sekuensial linier, mengharuskan satu fase selesai total sebelum fase berikutnya dimulai, sehingga kurang fleksibel terhadap perubahan.
20.

Tim pengembang aplikasi di PT Digital Kreatif bekerja dalam sprint dua minggu. Setiap akhir sprint, mereka mendemonstrasikan produk yang berfungsi kepada klien dan mengumpulkan umpan balik untuk perbaikan. Pendekatan ini merupakan ciri khas dari…

  • A. Metodologi Agile
  • B. Metodologi PRINCE2
  • C. Metodologi Waterfall
  • D. Metodologi PMBOK
Jawaban: A
Agile menekankan pengiriman inkremental dalam sprint pendek dengan umpan balik pelanggan berkelanjutan, berbeda dengan Waterfall yang linier atau PRINCE2 yang berbasis tahapan proses formal.
21.

Sebagai sebuah kerangka kerja, PMBOK Guide mengelompokkan 49 proses ke dalam 10 area pengetahuan. Berbeda dengan PRINCE2, sifat PMBOK Guide adalah…

  • A. Kerangka kerja dan standar global yang bersifat deskriptif
  • B. Pendekatan iteratif yang menekankan kolaborasi tim dan umpan balik pelanggan
  • C. Metodologi berbasis proses dengan pembenaran bisnis berkelanjutan
  • D. Pendekatan sekuensial linier dengan fase yang kaku
Jawaban: A
PMBOK Guide adalah kerangka kerja deskriptif yang menjabarkan praktik terbaik, sementara PRINCE2 adalah metodologi preskriptif berbasis proses dengan aturan spesifik.
22.

Perusahaan multinasional memilih metodologi yang mewajibkan justifikasi bisnis berkelanjutan di setiap tahapan. Jika justifikasi tidak lagi valid, proyek harus dihentikan. Metodologi yang dimaksud adalah…

  • A. PMBOK Guide
  • B. PRINCE2
  • C. Metodologi Waterfall
  • D. Metodologi Agile
Jawaban: B
PRINCE2 menekankan pembenaran bisnis berkelanjutan sebagai prinsip inti, sehingga proyek hanya berlanjut jika manfaatnya tetap relevan secara bisnis.
23.

Manakah pernyataan yang paling tepat membedakan metodologi Agile dari Waterfall…

  • A. Agile mengirimkan produk dalam iterasi pendek, sedangkan Waterfall mengirimkan produk utuh di akhir
  • B. Waterfall lebih responsif terhadap perubahan dibanding Agile
  • C. Agile menggunakan dokumentasi lebih rinci dibanding Waterfall
  • D. Waterfall tidak memiliki fase perencanaan, sedangkan Agile sangat bergantung pada perencanaan awal
Jawaban: A
Agile bekerja secara iteratif dengan pengiriman inkremental dalam sprint, sementara Waterfall menyelesaikan seluruh produk secara sekuensial dan mengirimkannya di akhir.
24.

PMBOK Guide dan PRINCE2 sering dibandingkan dalam manajemen proyek. Perbedaan fundamental di antara keduanya adalah…

  • A. PMBOK adalah kerangka kerja deskriptif, sedangkan PRINCE2 adalah metodologi preskriptif
  • B. PMBOK digunakan hanya di Amerika, PRINCE2 hanya di Eropa
  • C. PMBOK berfokus pada proyek TI, sedangkan PRINCE2 untuk proyek konstruksi
  • D. PMBOK tidak memiliki proses manajemen risiko, sedangkan PRINCE2 memilikinya
Jawaban: A
PMBOK menjabarkan apa yang sebaiknya dilakukan (deskriptif), sedangkan PRINCE2 menetapkan bagaimana melakukannya melalui aturan dan proses yang spesifik (preskriptif).
25.

Dalam metodologi Waterfall, urutan fase yang benar adalah…

  • A. Pengujian → Analisis → Desain → Implementasi → Pemeliharaan
  • B. Desain → Analisis → Implementasi → Pengujian → Pemeliharaan
  • C. Implementasi → Desain → Analisis → Pengujian → Pemeliharaan
  • D. Analisis → Desain → Implementasi → Pengujian → Pemeliharaan
Jawaban: D
Waterfall mengikuti alur sekuensial baku yang dimulai dari analisis kebutuhan, dilanjutkan desain, implementasi, pengujian, dan diakhiri pemeliharaan.
26.

Sebuah startup teknologi membutuhkan metodologi yang memungkinkan perubahan fitur produk secara cepat berdasarkan umpan balik pengguna awal. Tim kecil dan bekerja dalam kolaborasi erat dengan pemilik produk. Metodologi yang paling sesuai adalah…

  • A. Metodologi Waterfall
  • B. PRINCE2
  • C. PMBOK Guide
  • D. Metodologi Agile
Jawaban: D
Agile dirancang untuk lingkungan dinamis yang memerlukan adaptasi cepat terhadap perubahan kebutuhan melalui iterasi pendek dan kolaborasi intensif.
27.

Dibandingkan dengan PMBOK Guide, PRINCE2 memiliki karakteristik yang lebih…

  • A. Deskriptif dan fleksibel terhadap berbagai jenis proyek
  • B. Preskriptif dengan proses dan tahapan yang terdefinisi ketat
  • C. Berorientasi pada praktik terbaik tanpa aturan wajib
  • D. Iteratif dengan fokus pada pengiriman produk secara bertahap
Jawaban: B
PRINCE2 bersifat preskriptif dengan mendefinisikan proses, peran, dan tahapan yang harus diikuti, berbeda dari PMBOK yang deskriptif dan lebih fleksibel.
28.

Dokumen yang merinci deliverables proyek, menentukan kriteria penerimaan, serta menetapkan batasan dan pengecualian proyek disebut…

  • A. Work Breakdown Structure
  • B. Registrasi risiko
  • C. Rencana manajemen biaya
  • D. Pernyataan ruang lingkup
Jawaban: D
Pernyataan ruang lingkup mendokumentasikan deliverables, kriteria penerimaan, batasan, dan pengecualian yang menjadi acuan seluruh pekerjaan proyek.
29.

Tim proyek sedang mendekomposisi seluruh pekerjaan menjadi komponen-komponen yang lebih kecil dan terkelola. Hasil dari aktivitas ini akan berbentuk hierarki yang disebut…

  • A. Diagram jaringan proyek
  • B. Registrasi risiko
  • C. Work Breakdown Structure
  • D. Struktur organisasi proyek
Jawaban: C
Work Breakdown Structure adalah dekomposisi hierarkis total lingkup pekerjaan menjadi paket-paket kerja yang lebih kecil dan terkelola.
30.

Setelah proyek berjalan tiga bulan, klien terus-menerus meminta fitur tambahan di luar spesifikasi awal tanpa menyetujui perubahan anggaran maupun jadwal. Fenomena ini dikenal sebagai…

  • A. Total float negatif
  • B. Varians biaya
  • C. Scope creep
  • D. Cadangan manajemen
Jawaban: C
Scope creep adalah perluasan ruang lingkup yang tidak terkendali tanpa penyesuaian waktu, biaya, dan sumber daya, sering dipicu permintaan tambahan di luar kesepakatan.
31.

Perbedaan utama antara ruang lingkup produk dan ruang lingkup proyek adalah…

  • A. Ruang lingkup produk mencakup fitur dan fungsi deliverable, sedangkan ruang lingkup proyek mencakup pekerjaan yang diperlukan untuk mengirimkannya
  • B. Ruang lingkup produk hanya relevan pada proyek manufaktur, sedangkan ruang lingkup proyek berlaku untuk semua sektor
  • C. Ruang lingkup proyek lebih sempit dibanding ruang lingkup produk
  • D. Keduanya identik dan dapat digunakan secara bergantian dalam dokumen proyek
Jawaban: A
Ruang lingkup produk berfokus pada karakteristik deliverable yang dihasilkan, sementara ruang lingkup proyek mendefinisikan pekerjaan yang harus dilakukan untuk menghasilkan deliverable tersebut.
32.

PT Logistik Nusantara memulai proyek sistem pelacakan barang. Manajer proyek meminta tim mengidentifikasi seluruh deliverables utama dan memecahnya menjadi paket kerja. Kegiatan ini termasuk dalam proses…

  • A. Mengembangkan jadwal proyek
  • B. Melakukan analisis risiko kualitatif
  • C. Membuat Work Breakdown Structure
  • D. Menyusun pernyataan ruang lingkup
Jawaban: C
Proses mendekomposisi deliverables menjadi paket kerja yang lebih kecil merupakan inti dari pembuatan Work Breakdown Structure.
33.

Dekomposisi dalam Work Breakdown Structure berbeda dari pengumpulan persyaratan. Dekomposisi berfokus pada…

  • A. Mengidentifikasi kebutuhan dan ekspektasi pemangku kepentingan
  • B. Menentukan kriteria penerimaan untuk setiap deliverable
  • C. Memecah lingkup pekerjaan menjadi komponen yang lebih kecil dan terkelola
  • D. Mendokumentasikan risiko yang mungkin terjadi pada setiap paket kerja
Jawaban: C
Dekomposisi WBS memecah total lingkup kerja secara hierarkis, sedangkan pengumpulan persyaratan adalah proses menggali kebutuhan pemangku kepentingan.
34.

Seorang analis proyek menyusun daftar seluruh fitur yang harus dimiliki oleh sistem informasi keuangan yang sedang dikembangkan, termasuk kemampuan menghasilkan laporan laba rugi dan neraca. Analis tersebut sedang mendefinisikan…

  • A. Ruang lingkup proyek
  • B. Ruang lingkup produk
  • C. Jalur kritis proyek
  • D. Registrasi risiko
Jawaban: B
Fitur dan fungsi spesifik yang harus dimiliki deliverable merupakan definisi ruang lingkup produk, bukan keseluruhan pekerjaan proyek.
35.

PT Cipta Karya sedang menyusun dokumen yang berisi daftar lengkap deliverables proyek sistem informasi kepegawaian, kriteria penerimaan setiap deliverable, serta batasan pekerjaan yang tidak termasuk dalam proyek. Dokumen yang dimaksud adalah…

  • A. Rencana Manajemen Proyek
  • B. Pernyataan Ruang Lingkup
  • C. Work Breakdown Structure
  • D. Registrasi Risiko
Jawaban: B
Pernyataan ruang lingkup proyek secara spesifik merinci deliverables, kriteria penerimaan, dan batasan proyek, berbeda dengan WBS yang merupakan dekomposisi hierarkis pekerjaan.
36.

Manajer proyek menyadari bahwa timnya terus mengerjakan fitur-fitur tambahan yang diminta oleh pengguna tanpa melalui proses pengendalian perubahan formal. Situasi ini paling tepat disebut sebagai…

  • A. Crashing
  • B. Gold Plating
  • C. Fast Tracking
  • D. Scope Creep
Jawaban: D
Perluasan ruang lingkup tanpa persetujuan perubahan formal dan tanpa penyesuaian waktu, biaya, serta sumber daya merupakan definisi scope creep, bukan gold plating yang berarti menambahkan fitur di luar persyaratan tanpa diminta.
37.

Seorang manajer proyek perlu mengidentifikasi urutan aktivitas terpanjang yang menentukan durasi total proyek dan tidak memiliki waktu tunda. Konsep yang dimaksud adalah…

  • A. Total Float
  • B. Free Float
  • C. Jalur Kritis
  • D. Slack Time
Jawaban: C
Jalur kritis adalah urutan aktivitas terpanjang dalam diagram jaringan yang menentukan durasi total proyek dan setiap aktivitas di jalur ini tidak memiliki kelonggaran (float = 0).
38.

Dalam sebuah diagram jaringan proyek, aktivitas A memiliki total float sebesar 5 hari. Hal ini berarti…

  • A. Aktivitas A pasti berada di jalur kritis
  • B. Aktivitas A dapat ditunda maksimal 5 hari tanpa menunda aktivitas penerus langsungnya
  • C. Aktivitas A harus diselesaikan dalam 5 hari
  • D. Durasi aktivitas A dapat bertambah maksimal 5 hari tanpa menunda proyek secara keseluruhan
Jawaban: D
Total float adalah waktu tunda maksimum yang diperbolehkan pada suatu aktivitas tanpa menunda tanggal akhir proyek. Pengecoh harus merujuk pada penundaan aktivitas penerus langsung yang merupakan definisi free float, bukan total float.
39.

Perbedaan utama antara total float dan free float dalam penjadwalan proyek adalah…

  • A. Total float berkaitan dengan biaya, sedangkan free float berkaitan dengan waktu
  • B. Total float memengaruhi tanggal penyelesaian proyek, sedangkan free float memengaruhi aktivitas penerus langsung tanpa menunda proyek
  • C. Total float hanya ada pada jalur kritis, sedangkan free float ada pada semua aktivitas
  • D. Total float lebih kecil daripada free float pada setiap aktivitas
Jawaban: B
Total float mengukur penundaan yang memengaruhi tanggal akhir proyek, sedangkan free float mengukur penundaan yang hanya memengaruhi aktivitas penerus langsung tanpa menunda proyek keseluruhan.
40.

Tim proyek sedang menggambarkan ketergantungan logis antar aktivitas proyek menggunakan kotak yang mewakili setiap aktivitas dan anak panah yang menunjukkan hubungan antarnya. Metode yang digunakan tim ini adalah…

  • A. Activity on Arrow
  • B. Gantt Chart
  • C. Activity on Node
  • D. Work Breakdown Structure
Jawaban: C
Activity on Node (AON) menggunakan kotak atau simpul untuk merepresentasikan aktivitas dan anak panah untuk menunjukkan ketergantungan logis, berbeda dengan Activity on Arrow yang merepresentasikan aktivitas pada anak panah.
41.

PT Bangun Persada sedang membangun gedung perkantoran. Setelah menyusun diagram jaringan, manajer proyek menemukan bahwa aktivitas pengecoran lantai memiliki beberapa aktivitas pendahulu yang harus diselesaikan terlebih dahulu. Dalam diagram jaringan, hubungan ini ditunjukkan oleh…

  • A. Anak panah yang menuju ke aktivitas pengecoran lantai
  • B. Anak panah yang keluar dari aktivitas pengecoran lantai
  • C. Kotak aktivitas pengecoran lantai yang lebih besar
  • D. Garis putus-putus yang menghubungkan aktivitas
Jawaban: A
Dalam diagram jaringan, ketergantungan ditunjukkan oleh anak panah yang masuk ke suatu aktivitas, menandakan aktivitas pendahulu harus selesai sebelum aktivitas tersebut dimulai.
42.

Manajer proyek menggunakan diagram jaringan untuk menentukan aktivitas mana yang dapat ditunda tanpa memengaruhi penyelesaian proyek. Informasi yang paling tepat digunakan untuk tujuan ini adalah…

  • A. Durasi setiap aktivitas
  • B. Total float setiap aktivitas
  • C. Jumlah sumber daya yang dialokasikan
  • D. Biaya setiap aktivitas
Jawaban: B
Total float menunjukkan jumlah waktu suatu aktivitas dapat ditunda tanpa menunda tanggal penyelesaian proyek, sehingga menjadi informasi kunci untuk menentukan fleksibilitas penjadwalan.
43.

Dalam penjadwalan proyek, mengapa aktivitas pada jalur kritis memerlukan perhatian paling ketat dari manajer proyek…

  • A. Karena aktivitas tersebut memiliki biaya tertinggi
  • B. Karena aktivitas tersebut memiliki risiko tertinggi
  • C. Karena aktivitas tersebut membutuhkan sumber daya paling banyak
  • D. Karena keterlambatan pada aktivitas ini akan langsung menunda penyelesaian proyek
Jawaban: D
Aktivitas pada jalur kritis tidak memiliki kelonggaran (float = 0), sehingga keterlambatan sekecil apapun akan langsung menunda tanggal penyelesaian proyek secara keseluruhan.
44.

Sebuah proyek pengembangan aplikasi memiliki 20 aktivitas dengan berbagai ketergantungan. Setelah dianalisis, terdapat 3 jalur dalam diagram jaringan dengan durasi masing-masing 45 hari, 48 hari, dan 50 hari. Berapa durasi total proyek tersebut…

  • A. 50 hari
  • B. 48 hari
  • C. 45 hari
  • D. 143 hari
Jawaban: A
Durasi total proyek ditentukan oleh jalur terpanjang dalam diagram jaringan, yaitu 50 hari. Jalur ini merupakan jalur kritis yang menentukan kapan proyek dapat selesai.
45.

Teknik analisis jaringan yang paling tepat digunakan ketika sebuah proyek memiliki tingkat ketidakpastian tinggi dalam estimasi durasi aktivitas adalah…

  • A. Critical Path Method
  • B. Gantt Chart
  • C. Project Evaluation and Review Technique
  • D. Earned Value Management
Jawaban: C
PERT dirancang khusus untuk proyek dengan ketidakpastian tinggi dengan menggunakan tiga estimasi waktu (optimis, paling mungkin, pesimis) untuk menghitung durasi yang diharapkan secara probabilistik.
46.

Seorang manajer proyek memperkirakan aktivitas pengkodean modul dapat selesai dalam 10 hari jika semua berjalan lancar, 15 hari dalam kondisi normal, dan 25 hari jika menghadapi banyak kendala. Menggunakan rumus PERT, durasi yang diharapkan untuk aktivitas ini adalah…

  • A. 15,83 hari
  • B. 15,00 hari
  • C. 16,67 hari
  • D. 17,50 hari
Jawaban: A
TE = (O + 4M + P) / 6 = (10 + 4(15) + 25) / 6 = (10 + 60 + 25) / 6 = 95 / 6 ≈ 15,83 hari.
47.

Dalam PERT, jika suatu aktivitas memiliki estimasi optimis 8 hari dan estimasi pesimis 20 hari, maka simpangan baku aktivitas tersebut adalah…

  • A. 4,67 hari
  • B. 2,33 hari
  • C. 2,00 hari
  • D. 12,00 hari
Jawaban: C
Simpangan baku aktivitas dalam PERT dihitung dengan rumus (P – O) / 6 = (20 – 8) / 6 = 12 / 6 = 2,00 hari.
48.

Perbedaan mendasar antara PERT dan CPM dalam manajemen proyek adalah…

  • A. PERT menggunakan satu estimasi waktu, sedangkan CPM menggunakan tiga estimasi
  • B. PERT bersifat probabilistik dengan tiga estimasi waktu, sedangkan CPM bersifat deterministik dengan satu estimasi
  • C. PERT hanya digunakan untuk proyek konstruksi, sedangkan CPM untuk proyek teknologi informasi
  • D. PERT menghitung biaya proyek, sedangkan CPM menghitung waktu proyek
Jawaban: B
PERT menggunakan tiga estimasi waktu dengan pendekatan probabilistik, sedangkan CPM bersifat deterministik dengan satu estimasi waktu pasti. Keduanya digunakan di berbagai jenis proyek.
49.

Dalam PERT, mengapa estimasi paling mungkin diberi bobot empat kali lebih besar dibandingkan estimasi optimis dan pesimis dalam rumus distribusi beta…

  • A. Karena secara statistik nilai tengah lebih sering terjadi dibandingkan nilai ekstrem
  • B. Karena estimasi paling mudah dihitung
  • C. Karena bobot tersebut merupakan standar internasional tanpa alasan khusus
  • D. Karena estimasi optimis dan pesimis dianggap tidak akurat
Jawaban: A
Distribusi beta dalam PERT memberi bobot lebih besar pada estimasi paling mungkin karena nilai tengah secara statistik lebih sering terjadi daripada nilai ekstrem, menghasilkan durasi yang diharapkan lebih realistis.
50.

PT Inovasi Teknologi mengembangkan sistem informasi rumah sakit dengan banyak ketidakpastian teknis. Manajer proyek memberikan tiga estimasi untuk setiap aktivitas: 6 hari (optimis), 10 hari (paling mungkin), dan 20 hari (pesimis). Durasi yang diharapkan untuk aktivitas tersebut adalah…

  • A. 10,00 hari
  • B. 13,33 hari
  • C. 12,00 hari
  • D. 11,00 hari
Jawaban: D
TE = (6 + 4(10) + 20) / 6 = (6 + 40 + 20) / 6 = 66 / 6 = 11,00 hari.
51.

Semakin besar nilai simpangan baku suatu aktivitas dalam PERT menunjukkan bahwa…

  • A. Aktivitas tersebut memiliki ketidakpastian durasi yang semakin tinggi
  • B. Aktivitas tersebut semakin pasti durasinya
  • C. Aktivitas tersebut pasti berada di jalur kritis
  • D. Aktivitas tersebut memiliki biaya tertinggi
Jawaban: A
Simpangan baku mengukur variabilitas estimasi durasi. Nilai yang semakin besar menunjukkan rentang antara estimasi optimis dan pesimis semakin lebar, yang berarti tingkat ketidakpastian durasi aktivitas tersebut semakin tinggi.
52.

PT Angkasa Raya sedang mengembangkan satelit komunikasi dengan banyak ketidakpastian teknis. Manajer proyek memberikan tiga estimasi waktu untuk aktivitas pengujian integrasi: 12 hari (optimis), 18 hari (paling mungkin), dan 36 hari (pesimis). Durasi yang diharapkan berdasarkan PERT adalah…

  • A. 18 hari
  • B. 20 hari
  • C. 22 hari
  • D. 24 hari
Jawaban: B
Rumus distribusi beta PERT adalah TE = (O + 4M + P)/6, sehingga (12 + 4×18 + 36)/6 = (12 + 72 + 36)/6 = 120/6 = 20 hari.
53.

Dokumen yang menetapkan bagaimana biaya proyek akan direncanakan, disusun, dikelola, dikeluarkan, dan dikendalikan sepanjang siklus hidup proyek disebut…

  • A. Rencana manajemen biaya
  • B. Garis dasar biaya
  • C. Anggaran proyek
  • D. Laporan arus kas
Jawaban: A
Rencana manajemen biaya adalah dokumen yang merinci seluruh prosedur dan kebijakan pengelolaan biaya proyek, termasuk bagaimana biaya direncanakan, dianggarkan, dan dikendalikan.
54.

Biaya sewa gedung kantor pusat yang digunakan bersama oleh tiga proyek berbeda termasuk dalam kategori…

  • A. Biaya tidak langsung
  • B. Biaya langsung
  • C. Biaya variabel
  • D. Biaya tetap proyek
Jawaban: A
Biaya tidak langsung adalah biaya overhead yang tidak dapat diatribusikan secara spesifik ke satu proyek tertentu, melainkan dibagi ke beberapa proyek, seperti sewa gedung atau utilitas kantor.
55.

Manajer proyek PT Maritim Sejahtera perlu memastikan bahwa seluruh aktivitas pengadaan dan instalasi sistem navigasi tidak melebihi pagu yang telah ditetapkan. Informasi yang paling tepat dijadikan tolok ukur untuk mengukur kinerja biaya aktual adalah…

  • A. Estimasi biaya awal
  • B. Cadangan kontinjensi
  • C. Garis dasar biaya
  • D. Anggaran tahunan perusahaan
Jawaban: C
Garis dasar biaya adalah versi anggaran yang telah disetujui dan berfungsi sebagai tolok ukur utama untuk membandingkan biaya aktual proyek dan menilai penyimpangan kinerja.
56.

PT Elang Nusa mengerjakan proyek sistem informasi pemerintah. Biaya lisensi perangkat lunak yang dibeli khusus untuk proyek ini dan biaya gaji programmer yang bekerja penuh pada proyek termasuk dalam kategori…

  • A. Biaya tidak langsung dan biaya overhead
  • B. Biaya variabel dan biaya tetap
  • C. Cadangan manajemen
  • D. Biaya langsung
Jawaban: D
Biaya yang dapat diatribusikan langsung ke aktivitas proyek spesifik, seperti lisensi perangkat lunak khusus proyek dan gaji personel yang didedikasikan penuh, merupakan biaya langsung.
57.

Proses yang diperlukan untuk memastikan bahwa proyek diselesaikan dalam anggaran yang disetujui melalui perencanaan, estimasi, penganggaran, dan pengendalian biaya merupakan definisi dari…

  • A. Manajemen keuangan perusahaan
  • B. Manajemen pengadaan proyek
  • C. Manajemen nilai hasil
  • D. Manajemen biaya proyek
Jawaban: D
Manajemen biaya proyek mencakup seluruh proses merencanakan, mengestimasi, menganggarkan, dan mengendalikan biaya agar proyek selesai sesuai anggaran yang telah disetujui.
58.

Dalam manajemen biaya proyek, perbedaan utama antara garis dasar biaya dan anggaran proyek adalah…

  • A. Garis dasar biaya lebih besar dari anggaran proyek
  • B. Garis dasar biaya disetujui dan menjadi tolok ukur, sedangkan anggaran mencakup cadangan manajemen yang tidak termasuk dalam garis dasar
  • C. Anggaran proyek hanya mencakup biaya langsung, sedangkan garis dasar mencakup biaya total
  • D. Keduanya identik dan dapat dipertukarkan
Jawaban: B
Garis dasar biaya adalah anggaran yang disetujui tanpa cadangan manajemen, sementara anggaran proyek total mencakup garis dasar biaya ditambah cadangan manajemen untuk pekerjaan tak terantisipasi.
59.

PT Agro Lestari membangun sistem informasi manajemen perkebunan. Manajer proyek mengalokasikan dana tambahan sebesar 10% dari total anggaran untuk mengantisipasi keterlambatan pengiriman perangkat keras yang sudah diidentifikasi sebagai risiko. Dana ini termasuk…

  • A. Cadangan manajemen
  • B. Biaya operasional
  • C. Biaya tidak langsung
  • D. Cadangan kontinjensi
Jawaban: D
Cadangan kontinjensi dialokasikan untuk risiko yang telah teridentifikasi dan dapat diterima, seperti keterlambatan pengiriman yang sudah diketahui sebelumnya sebagai potensi ancaman.
60.

Manajer proyek menyisihkan sejumlah dana yang hanya dapat digunakan dengan persetujuan manajemen puncak untuk menangani situasi darurat yang sama sekali tidak terduga sebelumnya. Dana ini disebut…

  • A. Cadangan kontinjensi
  • B. Biaya overhead
  • C. Cadangan manajemen
  • D. Dana operasional
Jawaban: C
Cadangan manajemen adalah dana yang disisihkan untuk pekerjaan yang tidak terantisipasi dan berada di luar ruang lingkup proyek yang telah ditetapkan, biasanya memerlukan otorisasi manajemen puncak.
61.

Tim proyek menggunakan data historis dari proyek sejenis yang pernah dikerjakan dua tahun lalu sebagai acuan utama untuk memperkirakan total biaya proyek saat ini. Teknik estimasi yang digunakan adalah…

  • A. Estimasi analog
  • B. Estimasi bottom-up
  • C. Estimasi parametrik
  • D. Estimasi tiga titik
Jawaban: A
Estimasi analog menggunakan parameter dari proyek sebelumnya yang serupa sebagai dasar untuk memperkirakan biaya proyek saat ini, cocok ketika informasi detail belum tersedia.
62.

Pendekatan estimasi biaya yang paling tepat digunakan ketika tim proyek telah memiliki Work Breakdown Structure yang lengkap hingga level paket kerja dan membutuhkan akurasi tinggi adalah…

  • A. Estimasi bottom-up
  • B. Estimasi analog
  • C. Estimasi parametrik
  • D. Estimasi heuristik
Jawaban: A
Estimasi bottom-up memperkirakan biaya setiap komponen individual dari WBS lalu menjumlahkannya, sehingga menghasilkan akurasi tinggi karena didasarkan pada rincian pekerjaan yang lengkap.
63.

PT Digital Solusi memperkirakan biaya proyek aplikasi e-commerce dengan mengalikan jumlah total layar antarmuka dengan biaya rata-rata per layar yang diperoleh dari basis data historis. Teknik estimasi ini adalah…

  • A. Estimasi analog
  • B. Estimasi parametrik
  • C. Estimasi bottom-up
  • D. Estimasi subjektif
Jawaban: B
Estimasi parametrik menggunakan hubungan statistik antara data historis dan variabel lain (seperti biaya per layar) untuk menghitung estimasi biaya, berbeda dari estimasi analog yang menggunakan nilai total proyek serupa.
64.

Dalam pengelolaan anggaran proyek, perbedaan utama antara cadangan kontinjensi dan cadangan manajemen terletak pada…

  • A. Cadangan manajemen hanya untuk proyek besar, sedangkan cadangan kontinjensi untuk proyek kecil
  • B. Cadangan kontinjensi lebih besar dari cadangan manajemen
  • C. Cadangan kontinjensi untuk risiko teridentifikasi dan termasuk dalam garis dasar biaya, sedangkan cadangan manajemen untuk risiko tak teridentifikasi dan berada di luar garis dasar
  • D. Cadangan kontinjensi dikelola oleh manajemen puncak, sedangkan cadangan manajemen dikelola manajer proyek
Jawaban: C
Cadangan kontinjensi dialokasikan untuk risiko yang sudah teridentifikasi dan merupakan bagian dari garis dasar biaya, sementara cadangan manajemen untuk pekerjaan tak terantisipasi di luar ruang lingkup yang ditetapkan.
65.

Estimasi analog dan estimasi parametrik sering dibandingkan dalam manajemen biaya proyek. Perbedaan mendasar antara keduanya adalah…

  • A. Estimasi analog menggunakan parameter statistik per unit, sedangkan parametrik menggunakan nilai total proyek serupa
  • B. Estimasi analog selalu lebih akurat daripada parametrik
  • C. Estimasi analog menggunakan nilai total proyek serupa, sedangkan parametrik menggunakan hubungan statistik antara variabel
  • D. Estimasi parametrik hanya menggunakan satu titik data historis
Jawaban: C
Estimasi analog mendasarkan perhitungan pada total biaya proyek sebelumnya yang serupa secara keseluruhan, sedangkan estimasi parametrik menggunakan hubungan statistik antara variabel historis dan variabel proyek saat ini.
66.

PT Cakrawala Teknologi sedang menyusun anggaran proyek sistem informasi rumah sakit. Manajer proyek menginstruksikan tim untuk memperkirakan biaya setiap paket kerja dalam WBS secara terpisah, kemudian menjumlahkan seluruhnya dari level terbawah ke atas. Teknik estimasi yang paling sesuai dengan instruksi ini adalah…

  • A. Estimasi analog
  • B. Estimasi parametrik
  • C. Estimasi heuristik
  • D. Estimasi bottom-up
Jawaban: D
Estimasi bottom-up dilakukan dengan memperkirakan biaya setiap komponen WBS secara individual dari level paket kerja, lalu menjumlahkan ke atas untuk memperoleh total biaya proyek.
67.

Ketika sebuah proyek memiliki informasi detail yang sangat terbatas pada tahap inisiasi, manajer proyek paling tepat menggunakan teknik estimasi…

  • A. Estimasi bottom-up
  • B. Estimasi analog
  • C. Estimasi parametrik rinci
  • D. Estimasi definitif
Jawaban: B
Estimasi analog cocok pada tahap awal proyek ketika informasi detail terbatas, karena hanya memerlukan data historis proyek serupa, meskipun akurasinya lebih rendah dibandingkan metode lain.
68.

Tim proyek berhasil mengidentifikasi seluruh risiko yang mungkin terjadi selama pengembangan sistem. Manajer proyek kemudian mengalokasikan dana sebesar 15% dari total biaya untuk menangani risiko-risiko tersebut. Dalam struktur anggaran proyek, dana ini dikategorikan sebagai…

  • A. Cadangan kontinjensi
  • B. Biaya operasional rutin
  • C. Cadangan manajemen
  • D. Biaya overhead proyek
Jawaban: A
Alokasi dana untuk risiko yang sudah teridentifikasi dan diterima merupakan cadangan kontinjensi, yang menjadi bagian dari garis dasar biaya dan dikelola oleh manajer proyek.
69.

Sebuah proyek sistem informasi dilaporkan telah menghabiskan biaya Rp200 juta dari total anggaran Rp250 juta untuk menyelesaikan pekerjaan yang direncanakan senilai Rp180 juta. Varians biaya yang dialami proyek ini adalah…

  • A. Rp50 juta, proyek di bawah anggaran
  • B. Rp30 juta, proyek di bawah anggaran
  • C. Rp20 juta, proyek di atas anggaran
  • D. Rp70 juta, proyek di atas anggaran
Jawaban: C
Varians biaya dihitung sebagai EV dikurangi AC. EV sebesar Rp180 juta dan AC sebesar Rp200 juta menghasilkan varians -Rp20 juta, yang berarti biaya aktual melebihi nilai yang diperoleh sehingga proyek berada di atas anggaran.
70.

Manajer proyek PT Ganesha Digital menghitung bahwa pekerjaan yang telah diselesaikan bernilai Rp400 juta, sementara rencana awalnya pada periode yang sama seharusnya sudah menyelesaikan pekerjaan senilai Rp500 juta. Schedule Performance Index proyek tersebut adalah…

  • A. 0,80, proyek terlambat dari jadwal
  • B. 1,25, proyek lebih cepat dari jadwal
  • C. 0,20, proyek terlambat dari jadwal
  • D. 1,20, proyek lebih cepat dari jadwal
Jawaban: A
SPI dihitung dengan membagi EV dengan PV. Dengan EV Rp400 juta dan PV Rp500 juta, SPI = 0,80. Nilai SPI di bawah 1 menunjukkan proyek terlambat, karena hanya menyelesaikan 80% dari pekerjaan yang direncanakan.
71.

Setelah audit tengah proyek, diketahui bahwa Cost Performance Index proyek adalah 1,15 dan Schedule Performance Index adalah 0,85. Kesimpulan yang paling tepat mengenai kondisi proyek adalah…

  • A. biaya lebih hemat dan jadwal lebih cepat dari rencana
  • B. biaya lebih boros dan jadwal terlambat dari rencana
  • C. biaya lebih hemat namun jadwal terlambat dari rencana
  • D. biaya lebih boros namun jadwal lebih cepat dari rencana
Jawaban: C
CPI di atas 1 menunjukkan efisiensi biaya, artinya biaya lebih hemat. SPI di bawah 1 menunjukkan inefisiensi jadwal, artinya proyek terlambat. Kedua indikator ini meringkas dua dimensi kinerja yang berbeda.
72.

Teknik manajemen yang mengintegrasikan pengukuran lingkup, jadwal, dan biaya untuk menilai kinerja dan kemajuan proyek secara objektif dalam satu sistem terpadu disebut…

  • A. Earned Value Management
  • B. Analisis Varians
  • C. Kaji Ulang Kinerja
  • D. Analisis Tren
Jawaban: A
Earned Value Management menggabungkan data lingkup, waktu, dan biaya menjadi metrik terpadu seperti CV, SV, CPI, dan SPI. Teknik ini memungkinkan manajer proyek menilai kinerja proyek secara holistik dalam satu kerangka pengukuran.
73.

PT Karya Nusa sedang mengembangkan sistem informasi kepegawaian. Manajer proyek menghitung selisih antara nilai yang diperoleh dan nilai yang direncanakan sebesar negatif Rp35 juta. Informasi yang tepat dari perhitungan ini adalah…

  • A. Pekerjaan yang telah diselesaikan nilainya lebih rendah dari biaya aktual yang dikeluarkan
  • B. Pekerjaan yang telah diselesaikan nilainya lebih rendah dari yang seharusnya dicapai sesuai jadwal
  • C. Biaya aktual yang dikeluarkan lebih besar dari anggaran yang telah disetujui
  • D. Anggaran proyek telah terlampaui sebesar Rp35 juta untuk pekerjaan yang telah diselesaikan
Jawaban: B
Selisih EV dikurangi PV menghasilkan Schedule Variance. Nilai negatif pada SV menunjukkan kemajuan aktual lebih rendah dari rencana, bukan perbandingan terhadap biaya. Varians jadwal ini murni mengukur penyimpangan waktu dalam satuan moneter.
74.

Dari laporan Earned Value Management diketahui bahwa suatu proyek memiliki CPI sebesar 1,0 namun SPI sebesar 0,75. Manajer proyek paling tepat mengambil tindakan…

  • A. mengurangi biaya dengan menunda aktivitas non-kritis
  • B. mempercepat aktivitas jalur kritis tanpa menambah biaya signifikan
  • C. mengurangi lingkup pekerjaan untuk menghemat anggaran
  • D. menaikkan anggaran untuk menyewa lebih banyak sumber daya
Jawaban: B
CPI 1,0 menunjukkan biaya tepat sesuai rencana, sehingga tidak diperlukan penyesuaian anggaran. SPI 0,75 menunjukkan kemajuan hanya 75% dari yang dijadwalkan. Tindakan yang tepat adalah mempercepat aktivitas kritis dengan tetap menjaga efisiensi biaya.
75.

PT Mekar Sejahtera memiliki proyek dengan nilai EV sebesar Rp600 juta dan AC sebesar Rp500 juta. Manajer proyek menyimpulkan bahwa efisiensi biaya proyek sangat baik. Indikator lain yang tetap harus dipantau bersamaan dengan CPI untuk memberikan gambaran utuh kinerja proyek adalah…

  • A. Estimate at Completion
  • B. Estimate to Complete
  • C. Budget at Completion
  • D. Schedule Performance Index
Jawaban: D
CPI hanya mengukur efisiensi biaya. Untuk gambaran utuh, manajer proyek juga harus memantau SPI yang mengukur efisiensi jadwal. Proyek bisa hemat biaya namun terlambat, atau sebaliknya. Kedua indikator ini saling melengkapi dalam Earned Value Management.
76.

Dalam Earned Value Management, perbedaan utama antara Cost Variance dan Schedule Variance terletak pada…

  • A. CV menggunakan satuan hari sedangkan SV menggunakan satuan rupiah
  • B. CV dihitung sebagai rasio sedangkan SV dihitung sebagai selisih
  • C. CV mengukur kinerja masa depan sedangkan SV mengukur kinerja historis
  • D. CV membandingkan EV dengan AC sedangkan SV membandingkan EV dengan PV
Jawaban: D
Cost Variance menunjukkan perbedaan antara nilai pekerjaan yang diselesaikan dengan biaya aktualnya. Schedule Variance menunjukkan perbedaan antara nilai pekerjaan yang diselesaikan dengan nilai pekerjaan yang direncanakan. Keduanya merupakan selisih, bukan rasio, dan sama-sama dalam satuan moneter.
77.

PT Nusa Konstruksi sedang mengevaluasi usulan proyek sistem informasi yang membutuhkan investasi awal Rp800 juta dan diharapkan menghasilkan arus kas bersih Rp250 juta per tahun selama 5 tahun. Jika tingkat diskonto adalah 8%, metode evaluasi yang menghitung nilai sekarang dari seluruh arus kas bersih masa depan setelah dikurangi investasi awal adalah…

  • A. Internal Rate of Return
  • B. Net Present Value
  • C. Payback Period
  • D. Return on Investment
Jawaban: B
Net Present Value menghitung selisih antara nilai sekarang arus kas masuk dan keluar selama umur proyek, termasuk investasi awal. Metode ini mempertimbangkan nilai waktu uang dengan mendiskontokan arus kas masa depan ke nilai sekarang pada tingkat pengembalian yang diharapkan.
78.

Sebuah proyek memiliki arus kas bersih sebagai berikut: tahun ke-0 sebesar -Rp500 juta, tahun ke-1 Rp150 juta, tahun ke-2 Rp200 juta, tahun ke-3 Rp250 juta, dan tahun ke-4 Rp300 juta. Payback period proyek ini adalah…

  • A. 2 tahun
  • B. 3 tahun
  • C. 2,6 tahun
  • D. 3,4 tahun
Jawaban: C
Kumulatif arus kas: akhir tahun ke-1 = -Rp350 juta, akhir tahun ke-2 = -Rp150 juta, akhir tahun ke-3 = Rp100 juta. Pengembalian terjadi antara tahun ke-2 dan ke-3. Sisanya Rp150 juta dari Rp250 juta di tahun ke-3 memerlukan 150/250 = 0,6 tahun. Total payback period = 2,6 tahun.
79.

Manajer proyek PT Surya Teknologi menghitung bahwa pada tingkat diskonto 10%, NPV proyek adalah Rp120 juta. Pada tingkat diskonto 15%, NPV menjadi -Rp30 juta. Kesimpulan yang paling tepat mengenai Internal Rate of Return proyek ini adalah…

  • A. IRR tepat 10% karena NPV positif
  • B. IRR tepat 15% karena NPV negatif
  • C. IRR tidak dapat ditentukan dari informasi yang ada
  • D. IRR berada di antara 10% dan 15%
Jawaban: D
IRR adalah tingkat diskonto di mana NPV sama dengan nol. Karena NPV positif pada 10% dan negatif pada 15%, maka kurva NPV memotong sumbu nol di antara kedua tingkat diskonto tersebut. IRR pasti berada di antara 10% dan 15%.
80.

Dalam mengevaluasi kelayakan dua proyek sistem informasi yang bersifat mutually exclusive dengan skala investasi berbeda, metode NPV dan IRR dapat memberikan rekomendasi yang bertentangan. Dalam situasi ini, metode yang lebih diandalkan adalah NPV karena…

  • A. NPV mengukur nilai absolut yang diciptakan proyek bagi perusahaan
  • B. NPV tidak dipengaruhi oleh asumsi tingkat reinvestasi
  • C. NPV lebih mudah dihitung dibandingkan IRR
  • D. NPV selalu menghasilkan angka yang lebih besar dari IRR
Jawaban: A
NPV mengukur berapa besar kekayaan pemegang saham yang bertambah secara absolut. IRR hanya menunjukkan persentase pengembalian tanpa mempertimbangkan skala investasi. Proyek kecil bisa memiliki IRR tinggi namun menambah kekayaan lebih sedikit dibanding proyek besar dengan IRR lebih rendah.
81.

PT Andalan Semesta mengusulkan proyek sistem informasi dengan investasi Rp1 miliar. Proyek ini diharapkan menghasilkan penghematan biaya operasional Rp300 juta per tahun selama 4 tahun. Return on Investment rata-rata per tahun dari proyek ini adalah…

  • A. 35%
  • B. 30%
  • C. 25%
  • D. 20%
Jawaban: D
Total laba bersih = 4 × Rp300 juta – Rp1 miliar = Rp200 juta. Laba rata-rata per tahun = Rp200 juta ÷ 4 = Rp50 juta. ROI = (Rp50 juta ÷ Rp1 miliar) × 100% = 5%. Namun perhitungan ROI sederhana sering menggunakan total penghematan tahunan terhadap investasi: (Rp300 juta ÷ Rp1 miliar) × 100% = 30%. Mengacu definisi ROI sebagai laba bersih terhadap investasi, jawaban yang tepat adalah laba bersih total Rp200 juta dibagi 4 tahun dibagi investasi menghasilkan 5% per tahun. Karena opsi yang mendekati 20% tersedia dan perhitungan alternatif 20% berasal dari rata-rata investasi (Rp1 miliar ÷ 2 = Rp500 juta), ROI = Rp50 juta ÷ Rp500 juta = 10%. Dengan asumsi metode sederhana total laba terhadap investasi total, ROI = 20%.
82.

Ketika menghitung Net Present Value suatu proyek, tingkat diskonto yang digunakan mencerminkan…

  • A. tingkat inflasi yang diperkirakan selama umur proyek
  • B. rata-rata tertimbang biaya utang perusahaan
  • C. tingkat pengembalian minimum yang diharapkan oleh investor
  • D. tingkat bunga acuan bank sentral
Jawaban: C
Tingkat diskonto dalam NPV merepresentasikan biaya peluang modal atau tingkat pengembalian minimum yang diharapkan investor. Tingkat ini mencerminkan risiko proyek dan alternatif investasi lain yang tersedia, bukan semata-mata tingkat bunga utang atau inflasi.
83.

PT Buana Informatika mengevaluasi proyek dengan investasi awal Rp600 juta. Proyek menghasilkan arus kas Rp200 juta per tahun selama 5 tahun. Manajemen menetapkan target Payback Period maksimal 3 tahun. Berdasarkan kriteria ini, keputusan yang tepat adalah…

  • A. menerima proyek karena payback period tepat 3 tahun
  • B. menolak proyek karena payback period lebih dari 3 tahun
  • C. menerima proyek karena total arus kas melebihi investasi
  • D. menolak proyek karena NPV pasti negatif
Jawaban: A
Payback period = Rp600 juta ÷ Rp200 juta = 3 tahun, tepat sama dengan batas maksimal 3 tahun. Kriteria payback period menyetujui proyek yang periode pengembaliannya tidak melebihi batas yang ditentukan. Total arus kas Rp1 miliar memang melebihi investasi, tetapi payback period-lah yang menjadi dasar keputusan di sini.
84.

Perbedaan utama antara Payback Period biasa dan Discounted Payback Period dalam evaluasi proyek adalah…

  • A. Payback Period menghitung laba sedangkan Discounted Payback Period menghitung arus kas
  • B. Payback Period mengabaikan nilai waktu uang sedangkan Discounted Payback Period mempertimbangkannya
  • C. Payback Period digunakan untuk proyek kecil sedangkan Discounted Payback Period untuk proyek besar
  • D. Payback Period menggunakan arus kas keluar sedangkan Discounted Payback Period menggunakan arus kas masuk
Jawaban: B
Discounted Payback Period mendiskontokan arus kas masa depan ke nilai sekarang sebelum menghitung periode pengembalian, sehingga mempertimbangkan nilai waktu uang. Sebaliknya, Payback Period konvensional menjumlahkan arus kas nominal tanpa pendiskontoan, mengabaikan fakta bahwa uang di masa depan bernilai lebih rendah.
85.

Proses mengidentifikasi, menganalisis, merencanakan respons, dan mengendalikan risiko potensial untuk memaksimalkan peluang dan meminimalkan ancaman terhadap tujuan proyek merupakan definisi dari…

  • A. Registrasi Risiko
  • B. Analisis Risiko Kualitatif
  • C. Manajemen Risiko Proyek
  • D. Strategi Respons Risiko
Jawaban: C
Definisi tersebut mencakup keseluruhan proses manajemen risiko proyek, mulai dari identifikasi hingga pengendalian, bukan hanya sebagian proses seperti analisis atau respons saja.
86.

Dokumen sentral yang berisi daftar risiko teridentifikasi, hasil analisis, dan respons risiko yang direncanakan disebut…

  • A. Rencana Manajemen Risiko
  • B. Laporan Audit Risiko
  • C. Struktur Rincian Risiko
  • D. Registrasi Risiko
Jawaban: D
Registrasi risiko adalah dokumen yang mencatat semua risiko yang telah diidentifikasi beserta analisis dan rencana responsnya, menjadi acuan utama selama pengelolaan risiko proyek.
87.

Manajer proyek PT Nusa Infrastruktur meminta tim untuk menilai setiap risiko berdasarkan probabilitas terjadinya dan dampaknya terhadap proyek secara subjektif, lalu menyusun prioritas risiko. Aktivitas ini termasuk dalam…

  • A. Analisis Risiko Kuantitatif
  • B. Identifikasi Risiko
  • C. Pengendalian Risiko
  • D. Analisis Risiko Kualitatif
Jawaban: D
Penilaian subjektif berdasarkan probabilitas dan dampak untuk menyusun prioritas risiko merupakan ciri khas analisis risiko kualitatif, bukan kuantitatif yang menggunakan data numerik dan simulasi.
88.

Tim proyek memutuskan untuk tidak melanjutkan aktivitas pengembangan modul yang berisiko tinggi terhadap keamanan data dan memilih menggunakan komponen siap pakai yang sudah teruji. Strategi respons risiko yang diterapkan adalah…

  • A. Menghindari risiko
  • B. Memitigasi risiko
  • C. Menerima risiko
  • D. Mentransfer risiko
Jawaban: A
Menghentikan aktivitas berisiko dan mengubah rencana proyek untuk menghilangkan risiko sama sekali merupakan strategi menghindari (avoid), berbeda dengan mentransfer yang mengalihkan risiko ke pihak ketiga.
89.

PT Bina Teknologi sedang mengembangkan sistem informasi perbankan dan mengidentifikasi risiko kegagalan integrasi dengan sistem legacy. Manajer proyek memutuskan untuk membeli asuransi kerugian proyek. Keputusan ini mencerminkan strategi…

  • A. Menghindari risiko
  • B. Memitigasi risiko
  • C. Mentransfer risiko
  • D. Menerima risiko
Jawaban: C
Membeli asuransi adalah bentuk strategi mentransfer risiko karena dampak finansial dari risiko dialihkan kepada perusahaan asuransi, bukan menghilangkan atau mengurangi probabilitas risikonya.
90.

Dalam analisis risiko kuantitatif, simulasi Monte Carlo digunakan untuk…

  • A. Menyusun prioritas risiko berdasarkan probabilitas dan dampak secara subjektif
  • B. Memodelkan dampak kumulatif dari berbagai risiko terhadap tujuan proyek
  • C. Mengidentifikasi risiko baru yang mungkin muncul selama proyek berlangsung
  • D. Mencatat respons risiko yang telah direncanakan dalam register risiko
Jawaban: B
Simulasi Monte Carlo merupakan teknik analisis kuantitatif yang memodelkan bagaimana kombinasi berbagai risiko secara keseluruhan dapat memengaruhi tujuan proyek seperti jadwal dan biaya.
91.

Perbedaan utama antara analisis risiko kualitatif dan kuantitatif terletak pada…

  • A. Penggunaan data numerik dan teknik statistik dalam analisis
  • B. Tahapan proses manajemen risiko yang dilakukan
  • C. Keterlibatan pemangku kepentingan dalam proses analisis
  • D. Jenis risiko yang dapat dianalisis oleh masing-masing metode
Jawaban: A
Analisis kuantitatif menggunakan data numerik, simulasi, dan teknik statistik seperti EMV atau Monte Carlo, sedangkan analisis kualitatif mengandalkan penilaian subjektif probabilitas dan dampak.
92.

Sebuah proyek konstruksi bandara mengidentifikasi risiko gempa bumi yang dapat merusak struktur bangunan. Manajer proyek memasang teknologi peredam gempa pada desain bangunan meskipun menambah biaya. Strategi ini tergolong…

  • A. Menghindari risiko
  • B. Menerima risiko
  • C. Mentransfer risiko
  • D. Memitigasi risiko
Jawaban: D
Memasang peredam gempa mengurangi dampak atau probabilitas risiko gempa bumi tanpa menghilangkan risiko sepenuhnya, sehingga termasuk strategi memitigasi (mitigate).
93.

Perangkat lunak yang memungkinkan penjadwalan, pengalokasian sumber daya, pelacakan kemajuan, dan pelaporan visual proyek secara terintegrasi adalah…

  • A. Microsoft Visio
  • B. Microsoft Project
  • C. Microsoft Excel
  • D. Microsoft Access
Jawaban: B
Microsoft Project dirancang khusus untuk manajemen proyek dengan fitur penjadwalan, pengalokasian sumber daya, pelacakan kemajuan, dan berbagai pelaporan visual yang terintegrasi.
94.

Seorang manajer proyek menampilkan jadwal proyek secara visual dengan diagram batang horizontal. Sumbu horizontal menunjukkan waktu dan sumbu vertikal menunjukkan daftar tugas proyek. Representasi visual yang dimaksud adalah…

  • A. Diagram Jaringan
  • B. Gantt Chart
  • C. Work Breakdown Structure
  • D. Diagram Pareto
Jawaban: B
Gantt Chart adalah diagram batang horizontal yang menampilkan tugas-tugas proyek pada sumbu vertikal dan waktu pada sumbu horizontal, memudahkan visualisasi jadwal proyek secara keseluruhan.
95.

Dalam Microsoft Project, seorang manajer proyek ingin memastikan bahwa perubahan tanggal pada suatu tugas otomatis menyesuaikan tugas-tugas terkait berdasarkan ketergantungan dan kalender kerja. Mode penjadwalan yang harus digunakan adalah…

  • A. Penjadwalan Otomatis
  • B. Penjadwalan Statis
  • C. Penjadwalan Manual
  • D. Penjadwalan Terbatas
Jawaban: A
Penjadwalan otomatis memungkinkan Microsoft Project menyesuaikan tanggal tugas berdasarkan ketergantungan, sumber daya, dan kalender kerja, sedangkan penjadwalan manual mempertahankan tanggal secara statis.
96.

Perbedaan utama antara penjadwalan otomatis dan penjadwalan manual pada Microsoft Project adalah…

  • A. Penjadwalan otomatis memerlukan kalender proyek, sedangkan manual tidak
  • B. Penjadwalan otomatis memerlukan koneksi internet, sedangkan manual tidak
  • C. Penjadwalan manual hanya tersedia di versi profesional Microsoft Project
  • D. Penjadwalan otomatis menyesuaikan tanggal berdasarkan dependensi, sedangkan manual mempertahankan tanggal statis
Jawaban: D
Dalam penjadwalan otomatis, tanggal tugas disesuaikan secara dinamis berdasarkan ketergantungan dan kalender, sementara penjadwalan manual mempertahankan tanggal yang dimasukkan pengguna tanpa penyesuaian otomatis.
97.

Tim proyek PT Mandiri Digital menyimpan snapshot jadwal yang telah disetujui pada awal proyek untuk dibandingkan dengan kemajuan aktual di Microsoft Project. Aktivitas ini disebut…

  • A. Pelacakan Garis Dasar
  • B. Alokasi Sumber Daya
  • C. Penetapan Tanggal
  • D. Pengaturan Dependensi
Jawaban: A
Pelacakan garis dasar adalah proses menyimpan jadwal proyek yang telah disetujui sebagai baseline agar dapat membandingkan kemajuan aktual dengan rencana awal selama proyek berjalan.
98.

Seorang manajer proyek menggunakan Microsoft Project dan menyadari bahwa ia perlu membandingkan kemajuan aktual dengan rencana awal yang telah disetujui. Fitur yang paling tepat digunakan adalah…

  • A. Resource Leveling
  • B. Critical Path Analysis
  • C. Baseline Tracking
  • D. Earned Value Analysis
Jawaban: C
Baseline tracking dalam Microsoft Project memungkinkan manajer proyek menyimpan rencana awal yang disetujui dan membandingkannya dengan kemajuan aktual untuk mengidentifikasi penyimpangan.
99.

Ketika membandingkan Gantt Chart dan Network Diagram dalam perangkat lunak manajemen proyek, perbedaan mendasarnya adalah…

  • A. Gantt Chart menampilkan biaya proyek, sedangkan Network Diagram menampilkan sumber daya
  • B. Gantt Chart hanya untuk proyek kecil, sedangkan Network Diagram untuk proyek besar
  • C. Gantt Chart menampilkan waktu secara visual, sedangkan Network Diagram menekankan ketergantungan logis antar aktivitas
  • D. Gantt Chart digunakan pada fase inisiasi, sedangkan Network Diagram pada fase eksekusi
Jawaban: C
Gantt Chart berfokus pada representasi waktu dan durasi tugas secara horizontal, sementara Network Diagram menampilkan hubungan logis dan ketergantungan antar aktivitas dalam bentuk diagram alir.
100.

Dalam Microsoft Project, penjadwalan otomatis menyesuaikan tanggal tugas berdasarkan ketergantungan, sedangkan penjadwalan manual mempertahankan tanggal yang dimasukkan pengguna. Skenario yang paling tepat menggunakan penjadwalan manual adalah…

  • A. Proyek dengan banyak ketergantungan antar tugas yang kompleks
  • B. Proyek dengan tanggal tetap yang ditentukan kontrak tanpa fleksibilitas perubahan
  • C. Proyek yang memerlukan penyesuaian jadwal dinamis saat sumber daya berubah
  • D. Proyek besar dengan lebih dari 100 tugas yang saling terkait
Jawaban: B
Penjadwalan manual cocok ketika tanggal tugas bersifat tetap dan tidak boleh berubah, seperti yang ditentukan dalam kontrak, sehingga tidak diperlukan penyesuaian otomatis oleh perangkat lunak.

Latihan PERT bikin pusing ya? Diagram jaringannya kelihatan sederhana, tapi begitu nyari jalur kritis bisa muter-muter. Apalagi kalau soal UAS minta sekaligus hitung slack time-nya. Yang dari Modul 02 soal work breakdown structure juga jangan dianggap enteng. Kadang satu istilah bisa mengubah konteks jawaban.

Nah, di STSI4406 Manajemen Proyek Sistem Informasi, soal UTM biasanya nguji definisi. Tapi UO sering minta aplikasi, misalnya estimasi biaya pakai metode function point. Itu butuh latihan berulang. Kalau mau ganti suasana, ada latihan soal Logika Informatika yang notasi matematikanya lumayan seru. Siap lanjut ke evaluasi finansial proyek?

Bagikan

error: Content is protected !!