💜 Selalu gratis

Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir!💜 Selalu gratis

🙌 Ikut Dukung

Soal UAS UT TPEN4207 Kawasan Teknologi Pendidikan dan Kunci Jawaban

Aplikasi Resmi

Soalut.com — Soal Ujian UT

★★★★★ · Gratis · 9 MB · Android
Unduh
Soal UT TPEN4207 Kawasan Teknologi Pendidikan

Mahasiswa kerap menghadapi kesulitan mendalami materi TPEN4207 Kawasan Teknologi Pendidikan yang luas. Cakupan teori dan praktik yang beragam sering menjadi kendala dalam persiapan ujian. Kebutuhan akan bahan latihan yang terstruktur sangat mendesak. Tanpa panduan yang tepat, hasil belajar bisa tidak maksimal.

Sumber belajar yang sesuai merupakan solusi atas masalah tersebut. Banyak mahasiswa mencari kumpulan Soal UAS UT untuk simulasi menghadapi ujian akhir. Latihan soal yang representatif membantu mengukur pemahaman terhadap keseluruhan materi perkuliahan. Dengan demikian, kepercayaan diri dalam menjawab soal pun meningkat.

Platform seperti soalut.com hadir menyediakan referensi lengkap. Anda dapat mengakses berbagai Soal UT yang sesuai dengan kebutuhan akademik. Menggunakan Soal Ujian UT sebagai bahan evaluasi diri akan mempermudah identifikasi bagian materi yang masih lemah. Hal ini menjadi kunci keberhasilan studi Anda.

Catatan: Soal-soal ini akan terus diperbarui mengikuti modul terbaru Universitas Terbuka.

Soal UT TPEN4207 Kawasan Teknologi Pendidikan

1.

Berdasarkan definisi AECT tahun 2004, teknologi pendidikan didefinisikan sebagai studi dan praktik etis untuk memfasilitasi pembelajaran dan meningkatkan kinerja dengan menciptakan, menggunakan/memanfaatkan, serta mengelola…

  • A. sumber daya dan proses yang tepat
  • B. media dan teknologi baru
  • C. sistem pembelajaran dan kurikulum
  • D. teknologi informasi dan komunikasi
Jawaban: A. sumber daya dan proses yang tepat.
Definisi AECT 2004 menyebutkan tiga fungsi utama teknologi pendidikan: menciptakan, menggunakan/memanfaatkan, dan mengelola sumber daya serta proses yang tepat untuk memfasilitasi pembelajaran dan meningkatkan kinerja.
2.

Dalam buku "Educational Technology: A Definition with Commentary" (2004), istilah 'kawasan' dalam teknologi pendidikan merujuk pada…

  • A. wilayah geografis penerapan teknologi pendidikan
  • B. domain atau ranah keilmuan yang terintegrasi
  • C. jenis-jenis institusi yang menyelenggarakan pendidikan
  • D. bidang pekerjaan alumni teknologi pendidikan
Jawaban: B. domain atau ranah keilmuan yang terintegrasi.
Dalam definisi 2004, 'kawasan' diartikan sebagai domain atau ranah keilmuan yang menjadi lingkup studi dan praktik teknologi pendidikan, yang terdiri dari berbagai fungsi seperti menciptakan, menggunakan, dan mengelola.
3.

Dalam konteks teknologi pendidikan, belajar dipandang sebagai faktor internal yang sangat dipengaruhi oleh…

  • A. lingkungan fisik dan sarana belajar
  • B. proses kognitif, afektif, dan psikomotorik pembelajar
  • C. metode mengajar yang digunakan guru
  • D. teknologi dan media yang tersedia
Jawaban: B. proses kognitif, afektif, dan psikomotorik pembelajar.
Belajar sebagai faktor internal menekankan pada proses yang terjadi di dalam diri pembelajar, meliputi ranah kognitif (pengetahuan), afektif (sikap), dan psikomotorik (keterampilan).
4.

Salah satu karakteristik gaya belajar visual menurut model VARK adalah…

  • A. lebih mudah belajar melalui diskusi dan ceramah
  • B. lebih suka belajar dengan bergerak dan praktik langsung
  • C. lebih mudah memahami informasi melalui gambar, diagram, dan peta konsep
  • D. lebih suka belajar dengan membaca teks dan menulis ringkasan
Jawaban: C. lebih mudah memahami informasi melalui gambar, diagram, dan peta konsep.
Gaya belajar visual (VARK) menekankan pada penggunaan indra penglihatan. Pembelajar visual lebih mudah memahami informasi yang disajikan dalam bentuk visual seperti gambar, diagram, grafik, atau peta konsep.
5.

Fasilitasi belajar (facilitating learning) dalam kawasan teknologi pendidikan menekankan pada peran teknologi pendidikan sebagai…

  • A. penyedia konten pembelajaran secara langsung
  • B. pengganti peran guru dalam kelas
  • C. pihak yang menciptakan kondisi dan sumber daya agar belajar lebih mudah terjadi
  • D. evaluator hasil belajar siswa
Jawaban: C. pihak yang menciptakan kondisi dan sumber daya agar belajar lebih mudah terjadi.
Fasilitasi belajar berarti menciptakan kondisi yang memungkinkan proses belajar terjadi secara efektif. Teknologi pendidikan berperan menyediakan sumber daya, lingkungan, dan dukungan yang memudahkan terjadinya belajar.
6.

Pembelajaran sebagai faktor eksternal dalam konteks teknologi pendidikan berarti…

  • A. pembelajaran terjadi secara alami tanpa campur tangan sengaja
  • B. pembelajaran dirancang dan diorganisir oleh pihak luar untuk memengaruhi proses internal pembelajar
  • C. faktor lingkungan fisik sepenuhnya menentukan keberhasilan belajar
  • D. pembelajaran hanya bergantung pada bakat alami pembelajar
Jawaban: B. pembelajaran dirancang dan diorganisir oleh pihak luar untuk memengaruhi proses internal pembelajar.
Pembelajaran sebagai faktor eksternal adalah upaya yang sengaja dirancang, dilaksanakan, dan dievaluasi oleh pihak di luar pembelajar (misalnya guru, desainer pembelajaran) untuk memicu dan memfasilitasi proses belajar internal.
7.

Konsep meningkatkan mutu kinerja (improving performance) dalam teknologi pendidikan berfokus pada…

  • A. peningkatan gaji dan tunjangan tenaga pendidik
  • B. peningkatan efektivitas, efisiensi, dan relevansi hasil belajar di tempat kerja
  • C. peningkatan jumlah lulusan perguruan tinggi
  • D. penambahan infrastruktur teknologi di sekolah
Jawaban: B. peningkatan efektivitas, efisiensi, dan relevansi hasil belajar di tempat kerja.
Improving performance dalam teknologi pendidikan menekankan pada upaya meningkatkan kinerja individu atau organisasi melalui penerapan solusi pembelajaran dan non-pembelajaran, sehingga hasil belajar menjadi lebih efektif, efisien, dan relevan dengan kebutuhan.
8.

Salah satu kompetensi inti yang harus dimiliki oleh alumni Teknologi Pendidikan menurut standar AECT adalah…

  • A. mengoperasikan perangkat keras komputer
  • B. mendesain, mengembangkan, dan mengevaluasi sumber belajar
  • C. mengajar semua mata pelajaran di sekolah
  • D. mengelola keuangan lembaga pendidikan
Jawaban: B. mendesain, mengembangkan, dan mengevaluasi sumber belajar.
Kompetensi inti Teknologi Pendidikan mencakup kemampuan mendesain, mengembangkan, memanfaatkan, mengelola, dan mengevaluasi proses serta sumber belajar untuk memfasilitasi pembelajaran dan meningkatkan kinerja.
9.

Dalam definisi teknologi pendidikan tahun 1977, salah satu komponen utama yang ditekankan adalah…

  • A. penerapan pendekatan sistem dalam pembelajaran
  • B. penggunaan media sosial untuk belajar
  • C. pengembangan kecerdasan buatan dalam pendidikan
  • D. pembelajaran berbasis kompetensi
Jawaban: A. penerapan pendekatan sistem dalam pembelajaran.
Definisi 1977 menekankan pendekatan sistem sebagai landasan dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi proses pembelajaran secara menyeluruh dan terpadu.
10.

Menurut definisi AECT tahun 1994, kawasan teknologi pembelajaran terdiri dari lima domain, yaitu…

  • A. desain, pengembangan, pemanfaatan, pengelolaan, dan penilaian
  • B. analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi
  • C. perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, evaluasi, dan tindak lanjut
  • D. kurikulum, instruksional, media, teknologi, dan sumber belajar
Jawaban: A. desain, pengembangan, pemanfaatan, pengelolaan, dan penilaian.
Definisi AECT 1994 mengelompokkan teknologi pembelajaran ke dalam lima kawasan: desain, pengembangan, pemanfaatan, pengelolaan, dan penilaian. Masing-masing kawasan memiliki subkawasan tersendiri.
11.

Desain makro pembelajaran berkaitan dengan…

  • A. pengembangan media pembelajaran untuk satu topik
  • B. perencanaan sistem pembelajaran pada tingkat program atau kurikulum
  • C. evaluasi hasil belajar siswa secara individu
  • D. pelatihan keterampilan teknis guru
Jawaban: B. perencanaan sistem pembelajaran pada tingkat program atau kurikulum.
Desain makro pembelajaran berfokus pada perencanaan dan pengembangan sistem pembelajaran pada level yang lebih luas, seperti program studi, kurikulum, atau institusi, bukan hanya pada level pembelajaran mikro seperti satu pertemuan.
12.

Salah satu inovasi dalam pembelajaran di era teknologi digital dan jaringan adalah…

  • A. penggunaan papan tulis kapur
  • B. pembelajaran berbasis proyek konvensional
  • C. pemanfaatan learning management system (LMS) untuk pembelajaran daring
  • D. ceramah tatap muka tanpa media
Jawaban: C. pemanfaatan learning management system (LMS) untuk pembelajaran daring.
Era teknologi digital dan jaringan memungkinkan penerapan LMS sebagai inovasi pembelajaran yang memfasilitasi pengelolaan konten, interaksi, dan evaluasi secara daring, sehingga pembelajaran dapat berlangsung secara fleksibel dan terintegrasi.
13.

Landasan hukum penerapan teknologi pendidikan di Indonesia yang mengatur tentang sistem pendidikan nasional adalah…

  • A. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
  • B. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen
  • C. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
  • D. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi
Jawaban: A. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menjadi landasan hukum utama yang mengatur penyelenggaraan pendidikan di Indonesia, termasuk penerapan prinsip dan praktik teknologi pendidikan.
14.

Sistem Pembelajaran Terbuka (SPT) di Indonesia, seperti yang diterapkan di Universitas Terbuka, merupakan bentuk penerapan keilmuan teknologi pendidikan karena…

  • A. menggunakan teknologi tercanggih dalam pembelajaran
  • B. menekankan pada kemandirian belajar dan fleksibilitas akses melalui berbagai sumber belajar
  • C. hanya menggunakan media cetak sebagai bahan ajar
  • D. mengharuskan mahasiswa hadir setiap hari di kampus
Jawaban: B. menekankan pada kemandirian belajar dan fleksibilitas akses melalui berbagai sumber belajar.
SPT mengadopsi prinsip teknologi pendidikan dengan memberikan fleksibilitas akses dan kemandirian belajar, memanfaatkan berbagai sumber belajar (cetak, digital, audio-video) untuk memfasilitasi belajar jarak jauh.
15.

Peran sumber belajar dalam kawasan teknologi pendidikan adalah…

  • A. sebagai satu-satunya faktor penentu keberhasilan belajar
  • B. sebagai komponen yang mendukung dan memperkaya proses fasilitasi belajar
  • C. hanya berfungsi sebagai hiburan bagi pembelajar
  • D. sebagai pengganti total peran pendidik
Jawaban: B. sebagai komponen yang mendukung dan memperkaya proses fasilitasi belajar.
Sumber belajar berperan sebagai komponen pendukung yang dirancang atau dimanfaatkan untuk memfasilitasi belajar. Sumber belajar tidak berdiri sendiri, melainkan berinteraksi dengan komponen lain seperti pendidik, metode, dan lingkungan.
16.

Dalam penelitian teknologi pendidikan, metode desain dan pengembangan (design and development research) bertujuan untuk…

  • A. mendeskripsikan fenomena pembelajaran secara alamiah
  • B. menguji hubungan kausal antar variabel pembelajaran
  • C. menghasilkan produk atau model pembelajaran yang teruji secara empiris
  • D. mengukur efektivitas program pendidikan yang sudah ada
Jawaban: C. menghasilkan produk atau model pembelajaran yang teruji secara empiris.
Design and development research dalam teknologi pendidikan berfokus pada penciptaan dan pengujian produk, alat, atau model pembelajaran melalui siklus desain, pengembangan, dan evaluasi yang sistematis untuk menghasilkan solusi yang valid dan praktis.
17.

Salah satu ragam inovasi dalam pembelajaran yang memanfaatkan pendekatan konstruktivisme adalah…

  • A. pembelajaran langsung (direct instruction)
  • B. pembelajaran berbasis masalah (problem-based learning)
  • C. pembelajaran hafalan (rote learning)
  • D. pembelajaran ceramah (lecture method)
Jawaban: B. pembelajaran berbasis masalah (problem-based learning).
Pembelajaran berbasis masalah (PBL) merupakan inovasi yang sejalan dengan pendekatan konstruktivisme karena mendorong siswa untuk membangun pengetahuannya sendiri melalui pemecahan masalah autentik, sehingga belajar menjadi lebih bermakna.
18.

Berdasarkan definisi Teknologi Pendidikan tahun 2004, manakah pernyataan yang paling tepat menggambarkan kawasan teknologi pendidikan?

  • A. Sebagai studi dan praktik etis untuk memfasilitasi belajar dan meningkatkan kinerja dengan menciptakan, menggunakan, serta mengelola proses dan sumber daya teknologi yang tepat.
  • B. Sebagai studi tentang alat-alat elektronik yang digunakan dalam proses pembelajaran di sekolah.
  • C. Sebagai praktik untuk menghasilkan media pembelajaran berbasis komputer tanpa memperhatikan aspek etis.
  • D. Sebagai teori tentang bagaimana manusia belajar secara alami tanpa intervensi teknologi.
Jawaban: A. Sebagai studi dan praktik etis untuk memfasilitasi belajar dan meningkatkan kinerja dengan menciptakan, menggunakan, serta mengelola proses dan sumber daya teknologi yang tepat..
Definisi AECT 2004 secara eksplisit menyatakan bahwa Teknologi Pendidikan adalah studi dan praktik etis untuk memfasilitasi belajar dan meningkatkan kinerja dengan menciptakan, menggunakan, dan mengelola proses dan sumber daya yang tepat.
19.

Dalam konteks Teknologi Pendidikan, belajar dipandang sebagai faktor internal. Manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan pandangan ini?

  • A. Belajar sepenuhnya ditentukan oleh kualitas guru dan bahan ajar yang digunakan.
  • B. Belajar adalah proses perubahan dalam diri pebelajar yang dipengaruhi oleh pengalaman dan interaksi dengan lingkungan.
  • C. Belajar hanya terjadi jika ada instruksi langsung dari pengajar.
  • D. Belajar adalah hasil dari pengkondisian eksternal tanpa memerlukan partisipasi aktif pebelajar.
Jawaban: B. Belajar adalah proses perubahan dalam diri pebelajar yang dipengaruhi oleh pengalaman dan interaksi dengan lingkungan..
Belajar sebagai faktor internal menekankan bahwa perubahan terjadi di dalam diri pebelajar sebagai hasil dari pengalaman, di mana pebelajar secara aktif memproses informasi dan berinteraksi dengan lingkungannya.
20.

Konsep 'Facilitating Learning' dalam kawasan Teknologi Pendidikan (2004) menekankan peran utama seorang praktisi Teknologi Pendidikan sebagai…

  • A. Penyampai materi pembelajaran secara satu arah.
  • B. Fasilitator yang menciptakan kondisi dan menyediakan sumber daya agar proses belajar dapat terjadi secara efektif.
  • C. Pencipta konten pembelajaran yang sulit dan menantang.
  • D. Pengawas ketat terhadap aktivitas belajar pebelajar.
Jawaban: B. Fasilitator yang menciptakan kondisi dan menyediakan sumber daya agar proses belajar dapat terjadi secara efektif..
Fasilitasi belajar berarti praktisi TP berperan sebagai fasilitator yang merancang lingkungan, menyediakan sumber belajar, dan memanfaatkan media untuk memudahkan proses belajar, bukan hanya menyampaikan materi.
21.

Pembelajaran sebagai faktor eksternal dalam Modul 4 berarti bahwa pembelajaran adalah…

  • A. Segala sesuatu yang dirancang dan diorganisir secara sistematis dari luar diri pebelajar untuk membantu proses belajarnya.
  • B. Proses internal yang sepenuhnya dikendalikan oleh pebelajar tanpa pengaruh dari luar.
  • C. Kegiatan spontan tanpa perencanaan yang terjadi di lingkungan sekitar.
  • D. Umpan balik yang diberikan setelah proses belajar selesai.
Jawaban: A. Segala sesuatu yang dirancang dan diorganisir secara sistematis dari luar diri pebelajar untuk membantu proses belajarnya..
Pembelajaran sebagai faktor eksternal adalah upaya sistematis dan sengaja dari luar (seperti desain instruksional, lingkungan, media) yang diciptakan untuk memfasilitasi dan mengoptimalkan proses belajar internal pebelajar.
22.

Dalam konteks 'Improving Performance' (Modul 5), meningkatkan mutu kinerja dalam organisasi tidak hanya fokus pada individu, tetapi juga pada…

  • A. Peningkatan gaji karyawan tanpa perubahan sistem.
  • B. Sistem organisasi secara keseluruhan termasuk proses, alat, dan lingkungan kerja.
  • C. Penambahan jumlah teknologi canggih tanpa pelatihan.
  • D. Pemberian hukuman bagi karyawan yang berkinerja rendah.
Jawaban: B. Sistem organisasi secara keseluruhan termasuk proses, alat, dan lingkungan kerja..
Meningkatkan kinerja (performance improvement) dalam TP adalah pendekatan holistik yang menganalisis dan memperbaiki sistem organisasi (proses, lingkungan, alat) tidak hanya faktor individu, untuk mencapai hasil yang optimal.
23.

Kompetensi inti yang harus dimiliki oleh alumni Teknologi Pendidikan menurut Modul 6 meliputi kemampuan untuk…

  • A. Menjadi ahli pemrograman komputer.
  • B. Merancang, mengembangkan, memanfaatkan, mengelola, dan mengevaluasi proses dan sumber belajar.
  • C. Menjadi guru kelas yang mengajar semua mata pelajaran.
  • D. Memasarkan produk-produk pendidikan secara komersial.
Jawaban: B. Merancang, mengembangkan, memanfaatkan, mengelola, dan mengevaluasi proses dan sumber belajar..
Lima domain kompetensi inti TP sesuai definisi AECT adalah: desain, pengembangan, pemanfaatan, pengelolaan, dan evaluasi proses dan sumber belajar untuk memfasilitasi belajar.
24.

Perbedaan utama antara definisi Teknologi Pendidikan tahun 1977 dengan definisi tahun 1994 adalah…

  • A. Definisi 1977 lebih menekankan pada media, sedangkan definisi 1994 menekankan pada teori dan praktik desain pembelajaran.
  • B. Definisi 1977 menggunakan istilah 'Teknologi Pembelajaran', sedangkan 1994 menggunakan 'Teknologi Pendidikan'.
  • C. Definisi 1977 mencakup kawasan manajemen, sedangkan 1994 tidak.
  • D. Definisi 1977 tidak mengakui pentingnya evaluasi.
Jawaban: A. Definisi 1977 lebih menekankan pada media, sedangkan definisi 1994 menekankan pada teori dan praktik desain pembelajaran..
Definisi 1977 AECT sangat berfokus pada media dan sumber belajar sebagai komponen utama. Definisi 1994 bergeser menjadi lebih luas, yaitu teori dan praktik desain, pengembangan, pemanfaatan, pengelolaan, dan evaluasi proses dan sumber untuk belajar.
25.

Dalam definisi AECT tahun 1994, yang dimaksud dengan 'proses' dalam kawasan teknologi pembelajaran adalah…

  • A. Prosedur operasional standar di sekolah.
  • B. Rangkaian langkah-langkah atau prosedur yang sistematis dalam merancang dan menyampaikan pembelajaran.
  • C. Proses administrasi keuangan lembaga pendidikan.
  • D. Proses belajar mengajar yang alami tanpa intervensi.
Jawaban: B. Rangkaian langkah-langkah atau prosedur yang sistematis dalam merancang dan menyampaikan pembelajaran..
Dalam definisi 1994, 'proses' merujuk pada prosedur sistematis yang dilakukan oleh praktisi TP, seperti langkah-langkah dalam desain instruksional (analisis, desain, pengembangan, implementasi, evaluasi).
26.

Kurikulum dalam konteks desain makro pembelajaran (Modul 9) dipandang sebagai…

  • A. Silabus dan RPP untuk satu pertemuan.
  • B. Rencana tertulis yang berisi tujuan, materi, dan kegiatan pembelajaran untuk suatu program pendidikan dalam jangka waktu panjang.
  • C. Daftar buku yang harus dibaca oleh siswa.
  • D. Aturan tata tertib di dalam kelas.
Jawaban: B. Rencana tertulis yang berisi tujuan, materi, dan kegiatan pembelajaran untuk suatu program pendidikan dalam jangka waktu panjang..
Desain makro berfokus pada perencanaan kurikulum secara menyeluruh untuk suatu program (misal: satu semester/satu tahun), berbeda dengan desain mikro yang fokus pada satu unit pembelajaran.
27.

Salah satu inovasi dalam pembelajaran di era teknologi digital dan jaringan (Modul 10) adalah munculnya Learning Management System (LMS). Fungsi utama LMS adalah…

  • A. Menggantikan peran guru secara total.
  • B. Menyediakan platform untuk mengelola, mendistribusikan, dan melacak kegiatan pembelajaran secara online.
  • C. Hanya sebagai tempat menyimpan file materi kuliah.
  • D. Sebagai media sosial untuk dosen dan mahasiswa.
Jawaban: B. Menyediakan platform untuk mengelola, mendistribusikan, dan melacak kegiatan pembelajaran secara online..
LMS adalah inovasi yang berfungsi sebagai sistem terintegrasi untuk administrasi, dokumentasi, pelacakan, pelaporan, dan penyampaian kursus pembelajaran secara daring.
28.

Landasan hukum penerapan Teknologi Pendidikan di Indonesia, khususnya terkait sistem pembelajaran jarak jauh, adalah…

  • A. UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
  • B. UU No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.
  • C. Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.
  • D. Keputusan Menteri Pendidikan tentang Kurikulum 2013.
Jawaban: A. UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional..
UU Sisdiknas No. 20/2003 menjadi landasan utama, yang mengamanatkan penyelenggaraan pendidikan jarak jauh dan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan mutu pendidikan.
29.

Karakteristik utama dari 'Sistem Pembelajaran Terbuka' (Modul 11) yang membedakannya dari sistem pembelajaran konvensional adalah…

  • A. Adanya tatap muka wajib setiap hari.
  • B. Fleksibilitas dalam waktu, tempat, dan kecepatan belajar.
  • C. Biaya pendidikan yang sangat mahal.
  • D. Penggunaan satu buku cetak sebagai satu-satunya sumber belajar.
Jawaban: B. Fleksibilitas dalam waktu, tempat, dan kecepatan belajar..
Sistem pembelajaran terbuka menawarkan fleksibilitas tinggi pada aspek waktu (kapan belajar), tempat (di mana belajar), dan kecepatan (seberapa cepat belajar) untuk mengakomodasi kebutuhan pebelajar yang beragam.
30.

'Bahan Ajar Mandiri' (BAM) sebagai bentuk penerapan keilmuan Teknologi Pendidikan (Modul 11) harus dirancang dengan prinsip…

  • A. Sukar dipahami agar mahasiswa berpikir keras.
  • B. Bersifat self-instructional, dapat dipelajari secara mandiri tanpa bantuan dosen.
  • C. Hanya berisi ringkasan dari buku teks.
  • D. Tidak perlu dilengkapi dengan latihan atau umpan balik.
Jawaban: B. Bersifat self-instructional, dapat dipelajari secara mandiri tanpa bantuan dosen..
Prinsip utama BAM adalah 'self-instructional' atau dapat dipelajari sendiri. Oleh karena itu, BAM dirancang secara sistematis dengan tujuan jelas, uraian materi, contoh, latihan, dan umpan balik untuk memfasilitasi belajar mandiri.
31.

Dalam penelitian Teknologi Pendidikan (Modul 12), jenis penelitian yang bertujuan untuk mengembangkan produk pembelajaran inovatif dan menguji efektivitasnya disebut…

  • A. Penelitian dasar (basic research).
  • B. Penelitian tindakan kelas (classroom action research).
  • C. Penelitian dan pengembangan (Research and Development).
  • D. Penelitian korelasional.
Jawaban: C. Penelitian dan pengembangan (Research and Development)..
Penelitian dan Pengembangan (R&D) adalah jenis penelitian yang umum di TP, di mana tujuannya adalah untuk mengembangkan produk baru (model, media, sistem) dan kemudian mengujinya untuk mengetahui efektivitas dan kelayakannya.
32.

Salah satu peran penting sumber belajar dalam memfasilitasi belajar (Modul 3) adalah sebagai…

  • A. Hiasan ruang kelas saja.
  • B. Pengganti pengajar secara penuh tanpa adanya interaksi.
  • C. Penyedia informasi, pengalaman, dan stimulasi bagi pebelajar untuk mencapai tujuan belajar.
  • D. Alat untuk menghukum siswa yang tidak disiplin.
Jawaban: C. Penyedia informasi, pengalaman, dan stimulasi bagi pebelajar untuk mencapai tujuan belajar..
Sumber belajar berperan sebagai penyedia konten dan pengalaman belajar. Sumber belajar bisa berupa orang, pesan, bahan, alat, teknik, dan lingkungan yang secara sengaja digunakan untuk membantu belajar.
33.

Model belajar yang menekankan pentingnya interaksi sosial dan lingkungan budaya dalam proses belajar, sesuai dengan teori Vygotsky (Modul 2), adalah model belajar…

  • A. Behavioristik.
  • B. Kognitif individual.
  • C. Sosial (Social Constructivism).
  • D. Humanistik.
Jawaban: C. Sosial (Social Constructivism)..
Teori sosiokultural Vygotsky menekankan bahwa belajar terjadi melalui interaksi dengan orang lain (lebih ahli) dalam 'Zone of Proximal Development' dan dipengaruhi oleh konteks budaya, sehingga disebut sebagai model belajar sosial atau konstruktivisme sosial.
34.

Penerapan konsep organisasi belajar (learning organization) dalam meningkatkan mutu kinerja (Modul 5) mengharuskan organisasi untuk…

  • A. Mempertahankan metode kerja lama yang sudah terbukti berhasil.
  • B. Terus-menerus melakukan transformasi diri melalui pembelajaran kolektif, berpikir sistemik, dan penguasaan pribadi.
  • C. Fokus hanya pada peningkatan profit jangka pendek.
  • D. Mengabaikan masukan dari karyawan level bawah.
Jawaban: B. Terus-menerus melakukan transformasi diri melalui pembelajaran kolektif, berpikir sistemik, dan penguasaan pribadi..
Organisasi belajar (Senge) adalah organisasi yang terus belajar dan bertransformasi. Pilar utamanya meliputi: penguasaan pribadi, model mental, membangun visi bersama, pembelajaran tim, dan berpikir sistemik untuk meningkatkan kinerja secara berkelanjutan.
35.

Definisi Teknologi Pendidikan tahun 2004 menekankan pada aspek etika dalam praktiknya. Apa yang dimaksud dengan etika dalam konteks ini?

  • A. Aturan hukum yang mengikat praktisi TP
  • B. Prinsip moral yang memandu praktik profesional TP
  • C. Standar biaya layanan TP
  • D. Prosedur teknis penggunaan media
Jawaban: B. Prinsip moral yang memandu praktik profesional TP.
Etika dalam definisi 2004 merujuk pada prinsip moral yang menjadi landasan dalam praktik teknologi pendidikan, bukan sekadar aturan hukum atau prosedur teknis.
36.

Dalam kawasan Teknologi Pendidikan tahun 2004, fungsi manajemen proyek mencakup kegiatan berikut, kecuali:

  • A. Pengendalian sumber daya
  • B. Pengelolaan anggaran
  • C. Evaluasi sumatif peserta didik
  • D. Penjadwalan aktivitas
Jawaban: C. Evaluasi sumatif peserta didik.
Evaluasi sumatif peserta didik termasuk dalam kawasan evaluasi, bukan manajemen proyek. Manajemen proyek fokus pada perencanaan, pengorganisasian, pengendalian sumber daya, anggaran, dan jadwal.
37.

Fasilitasi belajar (facilitating learning) dalam definisi TP 2004 berarti:

  • A. Menggantikan peran guru di kelas
  • B. Menciptakan kondisi yang mendukung proses belajar
  • C. Memaksa peserta didik untuk belajar
  • D. Memberikan instruksi satu arah
Jawaban: B. Menciptakan kondisi yang mendukung proses belajar.
Fasilitasi belajar berarti menciptakan dan mengelola kondisi yang memungkinkan terjadinya proses belajar secara efektif dan efisien, bukan menggantikan guru atau memaksa belajar.
38.

Gaya belajar (learning style) yang cenderung lebih suka belajar melalui gerakan fisik dan sentuhan disebut:

  • A. Visual
  • B. Auditori
  • C. Kinestetik
  • D. Verbal
Jawaban: C. Kinestetik.
Gaya belajar kinestetik adalah gaya belajar yang mengandalkan gerakan fisik, praktik langsung, dan sentuhan untuk memahami informasi.
39.

Komponen komunikasi dalam pembelajaran yang berperan sebagai pengirim pesan adalah:

  • A. Penerima
  • B. Media
  • C. Komunikator
  • D. Umpan balik
Jawaban: C. Komunikator.
Dalam komunikasi pembelajaran, komunikator atau pengirim adalah pihak yang menyampaikan pesan. Penerima adalah yang menerima pesan, media adalah saluran, dan umpan balik adalah respons.
40.

Model pembelajaran ADDIE terdiri dari lima tahap. Tahap pertama yang harus dilakukan adalah:

  • A. Design
  • B. Development
  • C. Analysis
  • D. Evaluation
Jawaban: C. Analysis.
Model ADDIE dimulai dengan tahap Analysis (analisis kebutuhan, karakteristik peserta didik, dan tujuan pembelajaran). Design adalah tahap kedua, Development ketiga, dan Evaluation kelima.
41.

Peningkatan mutu kinerja (improving performance) dalam TP berfokus pada:

  • A. Meningkatkan gaji pegawai
  • B. Memperbaiki hasil kerja secara sistematis melalui pembelajaran
  • C. Menambah jumlah jam kerja
  • D. Mengganti semua peralatan baru
Jawaban: B. Memperbaiki hasil kerja secara sistematis melalui pembelajaran.
Improving performance dalam TP adalah upaya sistematis untuk meningkatkan hasil kerja individu atau organisasi melalui intervensi pembelajaran dan non-pembelajaran, bukan sekadar gaji atau jam kerja.
42.

Ciri utama organisasi belajar (learning organization) menurut Senge adalah adanya:

  • A. Struktur hierarki yang ketat
  • B. Pembelajaran tim dan penguasaan pribadi
  • C. Kompetisi internal antar divisi
  • D. Fokus pada keuntungan jangka pendek
Jawaban: B. Pembelajaran tim dan penguasaan pribadi.
Senge menyebut lima disiplin organisasi belajar, termasuk pembelajaran tim dan penguasaan pribadi. Struktur hierarki ketat justru menjadi hambatan dalam organisasi belajar.
43.

Kompetensi inti yang harus dimiliki alumni Teknologi Pendidikan adalah kemampuan untuk:

  • A. Mengoperasikan semua perangkat keras komputer
  • B. Merancang, mengembangkan, dan mengevaluasi sumber belajar
  • C. Menjadi guru di semua mata pelajaran
  • D. Memprogram aplikasi komputer
Jawaban: B. Merancang, mengembangkan, dan mengevaluasi sumber belajar.
Kompetensi inti TP adalah merancang, mengembangkan, memanfaatkan, mengelola, dan mengevaluasi proses dan sumber belajar untuk memfasilitasi belajar.
44.

Dalam definisi TP tahun 1977, sumber belajar mencakup semua hal berikut, kecuali:

  • A. Pesan
  • B. Orang
  • C. Uang
  • D. Lingkungan
Jawaban: C. Uang.
Definisi 1977 menyebutkan sumber belajar meliputi pesan, orang, bahan, alat, teknik, dan lingkungan. Uang termasuk sumber daya pendukung, bukan sumber belajar langsung.
45.

Menurut definisi AECT 1994, salah satu kawasan teknologi pembelajaran adalah:

  • A. Manajemen keuangan
  • B. Pengembangan (development)
  • C. Pemasaran produk
  • D. Administrasi umum
Jawaban: B. Pengembangan (development).
Definisi AECT 1994 membagi TP ke dalam lima kawasan: desain, pengembangan, pemanfaatan, pengelolaan, dan evaluasi. Pengembangan adalah salah satunya.
46.

Subkawasan desain pembelajaran mencakup aktivitas:

  • A. Menentukan media cetak
  • B. Menganalisis karakteristik peserta didik
  • C. Mencetak modul
  • D. Menyebarkan hasil evaluasi
Jawaban: B. Menganalisis karakteristik peserta didik.
Desain pembelajaran mencakup analisis karakteristik peserta didik, perumusan tujuan, dan pengembangan strategi. Menentukan media cetak lebih ke pengembangan, mencetak modul ke produksi.
47.

Langkah pertama dalam model pengembangan kurikulum Taba adalah:

  • A. Memilih isi pembelajaran
  • B. Menentukan tujuan umum
  • C. Mengorganisir pengalaman belajar
  • D. Melakukan diagnosis kebutuhan
Jawaban: D. Melakukan diagnosis kebutuhan.
Model Taba dimulai dengan diagnosis kebutuhan (needs diagnosis) sebagai langkah awal untuk menentukan arah pengembangan kurikulum.
48.

Inovasi pembelajaran berbasis jaringan seperti LMS (Learning Management System) berfungsi untuk:

  • A. Menggantikan peran guru sepenuhnya
  • B. Memfasilitasi belajar secara daring dan mandiri
  • C. Hanya untuk ujian online
  • D. Menyimpan file tugas saja
Jawaban: B. Memfasilitasi belajar secara daring dan mandiri.
LMS berfungsi untuk memfasilitasi proses belajar mengajar secara daring, memungkinkan interaksi, distribusi materi, dan evaluasi secara terpadu dalam jaringan.
49.

Landasan hukum penerapan Teknologi Pendidikan di Indonesia yang utama adalah:

  • A. Undang-Undang ITE
  • B. Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional
  • C. Peraturan Menteri Keuangan
  • D. Undang-Undang Ketenagakerjaan
Jawaban: B. Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional.
Penerapan TP di Indonesia berlandaskan pada UU Sisdiknas yang mengatur penyelenggaraan pendidikan dan pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan mutu pembelajaran.
50.

Metode penelitian yang umum digunakan dalam penelitian Teknologi Pendidikan untuk menguji efektivitas suatu media pembelajaran adalah:

  • A. Etnografi
  • B. Eksperimen kuasi
  • C. Studi kasus
  • D. Fenomenologi
Jawaban: B. Eksperimen kuasi.
Eksperimen kuasi sering digunakan untuk menguji efektivitas intervensi pembelajaran (seperti media) karena memungkinkan perbandingan antara kelompok perlakuan dan kontrol.

Mempelajari kawasan teknologi pendidikan melalui soal-soal ini memperkuat pemahaman Anda tentang dasar-dasar bidang ini. Soal UAS UT disusun untuk mengukur penguasaan konsep secara komprehensif, baik untuk format UTM maupun UO.

Semoga latihan ini bermanfaat dalam persiapan ujian Anda. Kuasai seluruh materi TPEN4207 Kawasan Teknologi Pendidikan agar hasil optimal tercapai. Teruslah belajar dan semoga sukses dalam menghadapi soal ujian UT.

Bagikan

error: Content is protected !!