💜 Selalu gratis

Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir!💜 Selalu gratis

🙌 Ikut Dukung

Soal UAS UT TPEN4312 Manajemen Penyiaran Televisi dan Kunci Jawaban

Aplikasi Resmi

Soalut.com — Soal Ujian UT

★★★★★ · Gratis · 9 MB · Android
Unduh
Soal UT TPEN4312 Manajemen Penyiaran Televisi
Soal UT TPEN4312 Manajemen Penyiaran Televisi

Memulai persiapan ujian akhir semester untuk TPEN4312 Manajemen Penyiaran Televisi memang membutuhkan strategi yang tepat. Anda telah melalui perjalanan panjang memahami dinamika industri penyiaran. Kini saatnya mengoptimalkan energi dan fokus untuk meraih hasil terbaik. Setiap usaha yang Anda tanamkan akan membuahkan pemahaman yang lebih mendalam.

Belajar secara konsisten adalah kunci utama menaklukkan tantangan ini. Jangan ragu untuk mengeksplorasi sumber belajar tambahan seperti soalut.com yang menyediakan referensi beragam. Kepercayaan diri Anda akan terbangun seiring dengan latihan yang terstruktur. Ingatlah bahwa setiap soal adalah kesempatan untuk mengukur penguasaan materi.

Tidak perlu merasa terbebani oleh kompleksitas topik yang dihadapi. Gunakan Soal UT sebagai panduan untuk memahami pola dan kedalaman materi TPEN4312 Manajemen Penyiaran Televisi. Dengan pendekatan yang tepat, Anda dapat mengubah tantangan menjadi pencapaian yang membanggakan.

Catatan: Soal-soal ini akan terus diperbarui mengikuti modul terbaru Universitas Terbuka.

Soal UT TPEN4312 Manajemen Penyiaran Televisi

1.

Apa dampak dari ditemukannya teknologi televisi kabel terhadap industri televisi di Indonesia pada era 1990-an?

  • A. Meningkatkan jumlah stasiun televisi nasional
  • B. Memicu pertumbuhan siaran berbayar dan diversifikasi konten
  • C. Menghilangkan peran televisi terrestrial
  • D. Menurunkan kualitas siaran karena banyaknya saluran
Jawaban: B. Memicu pertumbuhan siaran berbayar dan diversifikasi konten.
Teknologi televisi kabel pada era 1990-an memicu pertumbuhan siaran berbayar dan diversifikasi konten, sehingga memberikan lebih banyak pilihan bagi pemirsa dan mendorong perkembangan industri televisi di Indonesia.
2.

Peraturan Pemerintah nomor berapa yang menjadi dasar hukum penyelenggaraan penyiaran di Indonesia setelah revisi Undang-Undang Penyiaran?

  • A. PP No. 52 Tahun 2005
  • B. PP No. 59 Tahun 2005
  • C. PP No. 50 Tahun 2005
  • D. PP No. 55 Tahun 2005
Jawaban: A. PP No. 52 Tahun 2005.
Peraturan Pemerintah No. 52 Tahun 2005 mengatur tentang penyelenggaraan penyiaran di Indonesia, sebagai turunan dari Undang-Undang Penyiaran yang telah direvisi.
3.

Apa fungsi utama dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) sebagai regulator independen?

  • A. Mengatur frekuensi siaran televisi
  • B. Melakukan pengawasan terhadap konten siaran agar sesuai dengan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3 SPS)
  • C. Menetapkan tarif iklan televisi
  • D. Memberikan izin siaran kepada stasiun televisi
Jawaban: B. Melakukan pengawasan terhadap konten siaran agar sesuai dengan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3 SPS).
KPI berfungsi sebagai regulator independen yang mengawasi konten siaran, memastikan kesesuaian dengan P3 SPS, bukan mengatur frekuensi atau tarif iklan.
4.

Dalam TV programming, strategi apa yang paling tepat digunakan untuk meningkatkan citra stasiun televisi?

  • A. Menayangkan ulang program lama yang populer
  • B. Mengurangi biaya produksi dengan membeli program impor murah
  • C. Memproduksi program berkualitas tinggi yang mendidik dan menghibur sesuai target audiens
  • D. Memperbanyak iklan di setiap jeda acara
Jawaban: C. Memproduksi program berkualitas tinggi yang mendidik dan menghibur sesuai target audiens.
Program berkualitas tinggi yang mendidik dan menghibur sesuai target audiens dapat membangun citra positif stasiun televisi, berbeda dengan strategi jangka pendek seperti menayangkan ulang program lama.
5.

Apa perbedaan utama antara rating dan share dalam pengukuran program televisi?

  • A. Rating mengukur jumlah pemirsa dari total populasi, sementara share mengukur persentase pemirsa yang menonton program dari total pemirsa TV yang aktif
  • B. Rating dan share adalah istilah yang sama
  • C. Rating mengukur pemirsa di wilayah tertentu, sementara share mengukur pemirsa nasional
  • D. Rating lebih penting daripada share untuk keputusan periklanan
Jawaban: A. Rating mengukur jumlah pemirsa dari total populasi, sementara share mengukur persentase pemirsa yang menonton program dari total pemirsa TV yang aktif.
Rating adalah persentase pemirsa dari total populasi, sedangkan share adalah persentase pemirsa dari total pemirsa TV yang aktif pada waktu tersebut, sehingga keduanya memiliki fungsi berbeda.
6.

Mengapa riset khalayak (audience research) penting dalam industri televisi?

  • A. Untuk menentukan jadwal tayang iklan
  • B. Untuk memahami preferensi, perilaku, dan demografi pemirsa sehingga program dapat disesuaikan
  • C. Untuk mengukur keuntungan finansial stasiun TV
  • D. Untuk mengetahui jumlah pesaing di industri
Jawaban: B. Untuk memahami preferensi, perilaku, dan demografi pemirsa sehingga program dapat disesuaikan.
Riset khalayak membantu stasiun televisi memahami audiensnya secara mendalam, sehingga program dapat dirancang untuk memenuhi kebutuhan dan preferensi pemirsa.
7.

Langkah pertama dalam pengembangan ide program televisi yang kreatif adalah?

  • A. Membuat proposal anggaran
  • B. Menentukan genre program
  • C. Melakukan riset pasar dan analisis kebutuhan audiens
  • D. Memilih kerabat kerja produksi
Jawaban: C. Melakukan riset pasar dan analisis kebutuhan audiens.
Pengembangan ide kreatif dimulai dengan riset pasar dan analisis kebutuhan audiens untuk memastikan ide program relevan dan menarik sebelum melanjutkan ke tahap perencanaan lainnya.
8.

Apa yang dimaksud dengan segmentasi audiens dalam perencanaan program televisi?

  • A. Proses membagi audiens menjadi kelompok-kelompok berdasarkan karakteristik seperti usia, pendapatan, atau minat
  • B. Penentuan posisi program di pasar
  • C. Penetapan harga iklan
  • D. Pemilihan lokasi syuting program
Jawaban: A. Proses membagi audiens menjadi kelompok-kelompok berdasarkan karakteristik seperti usia, pendapatan, atau minat.
Segmentasi audiens adalah proses membagi audiens ke dalam kelompok homogen berdasarkan karakteristik demografis, geografis, psikografis, atau perilaku untuk menargetkan program secara efektif.
9.

Komponen utama yang harus ada dalam sebuah proposal program acara televisi adalah?

  • A. Nama stasiun televisi dan alamat redaksi
  • B. Sinopsis, target audiens, anggaran, dan jadwal produksi
  • C. Daftar pemain dan kru secara lengkap
  • D. Kontrak dengan sponsor
Jawaban: B. Sinopsis, target audiens, anggaran, dan jadwal produksi.
Proposal program acara biasanya mencakup sinopsis, target audiens, anggaran, dan jadwal produksi sebagai komponen inti untuk menyakinkan pihak manajemen.
10.

Apa tujuan utama dari rancangan anggaran produksi televisi?

  • A. Memastikan produksi berjalan tanpa hambatan teknis
  • B. Mengendalikan biaya agar sesuai dengan dana yang tersedia dan mencapai efisiensi
  • C. Menentukan gaji kerabat kerja
  • D. Membandingkan biaya dengan stasiun TV lain
Jawaban: B. Mengendalikan biaya agar sesuai dengan dana yang tersedia dan mencapai efisiensi.
Rancangan anggaran produksi bertujuan untuk mengendalikan biaya dan memastikan pengeluaran sesuai dengan dana yang dialokasikan, sehingga produksi berjalan efisien.
11.

Dalam Standar Operasional Prosedur (SOP) produksi televisi, tahap pasca-produksi meliputi kegiatan apa?

  • A. Penulisan naskah dan casting
  • B. Editing, mixing audio, dan penambahan efek visual
  • C. Pengambilan gambar di lapangan
  • D. Penjadwalan siaran
Jawaban: B. Editing, mixing audio, dan penambahan efek visual.
Pasca-produksi meliputi editing, mixing audio, penambahan efek visual, dan penyelesaian akhir program sebelum siap ditayangkan.
12.

Siapa yang bertanggung jawab atas keseluruhan jalannya produksi di lapangan dalam struktur kerabat kerja televisi?

  • A. Produser
  • B. Sutradara
  • C. Penulis naskah
  • D. Manajer produksi
Jawaban: B. Sutradara.
Sutradara bertanggung jawab atas aspek kreatif dan teknis saat produksi berlangsung, termasuk mengarahkan aktor dan kru di lapangan.
13.

Apa tujuan utama dari pelatihan dan peningkatan SDM di stasiun televisi?

  • A. Meningkatkan jumlah karyawan
  • B. Mengurangi biaya operasional
  • C. Meningkatkan kompetensi dan kemampuan karyawan dalam menghadapi perubahan teknologi dan pasar
  • D. Memperpendek waktu produksi
Jawaban: C. Meningkatkan kompetensi dan kemampuan karyawan dalam menghadapi perubahan teknologi dan pasar.
Pelatihan SDM bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan adaptasi karyawan terhadap perkembangan teknologi dan dinamika pasar, sehingga kinerja organisasi lebih optimal.
14.

Bagaimana cara menghitung biaya iklan televisi per spot berdasarkan rating?

  • A. Biaya iklan = jumlah pemirsa x harga dasar per pemirsa
  • B. Biaya iklan = rating program x tarif iklan per poin rating (CPRP)
  • C. Biaya iklan = durasi iklan x biaya per detik
  • D. Biaya iklan = share program x biaya produksi iklan
Jawaban: B. Biaya iklan = rating program x tarif iklan per poin rating (CPRP).
Biaya iklan per spot sering dihitung menggunakan Cost Per Rating Point (CPRP), yaitu rating program dikalikan tarif per poin rating, untuk menentukan nilai ekonomisnya.
15.

Strategi promosi program televisi yang efektif untuk menjangkau audiens muda adalah?

  • A. Memasang iklan di koran nasional
  • B. Menggunakan media sosial dan platform digital seperti Instagram dan TikTok
  • C. Menayangkan teaser di jam tayang utama
  • D. Mengadakan acara di mal setiap akhir pekan
Jawaban: B. Menggunakan media sosial dan platform digital seperti Instagram dan TikTok.
Audiens muda lebih aktif di media sosial, sehingga platform digital seperti Instagram dan TikTok efektif untuk mempromosikan program televisi kepada mereka.
16.

Apa yang membedakan berita televisi dengan berita cetak?

  • A. Berita televisi hanya menyajikan teks
  • B. Berita televisi mengandalkan visual dan audio untuk menyampaikan informasi secara langsung
  • C. Berita televisi lebih lambat dalam penyampaian
  • D. Berita cetak lebih objektif
Jawaban: B. Berita televisi mengandalkan visual dan audio untuk menyampaikan informasi secara langsung.
Berita televisi memanfaatkan elemen visual (gambar, video) dan audio (narasi, suara latar) untuk menyajikan informasi secara lebih hidup dan langsung dibandingkan berita cetak.
17.

Apa yang dimaksud dengan rencana kontingensi dalam manajemen risiko produksi televisi?

  • A. Rencana untuk mengurangi biaya produksi
  • B. Rencana cadangan untuk mengantisipasi kejadian tak terduga yang dapat mengganggu produksi
  • C. Rencana pemasaran program
  • D. Rencana jadwal siaran ulang
Jawaban: B. Rencana cadangan untuk mengantisipasi kejadian tak terduga yang dapat mengganggu produksi.
Rencana kontingensi adalah langkah antisipatif terhadap risiko tak terduga, seperti cuaca buruk atau kerusakan alat, dengan menyiapkan alternatif agar produksi tetap berjalan.
18.

Faktor utama yang mendorong perkembangan industri televisi di Indonesia pada era 1990-an adalah…

  • A. Meningkatnya jumlah produksi film lokal
  • B. Kelahiran stasiun televisi swasta pertama
  • C. Diterapkannya sistem siaran digital
  • D. Liberalisasi kepemilikan frekuensi oleh asing
Jawaban: B. Kelahiran stasiun televisi swasta pertama.
Industri televisi Indonesia berkembang pesat setelah munculnya stasiun swasta seperti RCTI pada tahun 1990, yang memicu persaingan dan variasi program.
19.

Siaran yang ditujukan untuk kelompok pemirsa tertentu dengan minat khusus disebut siaran…

  • A. Publik
  • B. Umum
  • C. Komersial
  • D. Spesialisasi
Jawaban: D. Spesialisasi.
Siaran spesialisasi dirancang untuk segmen audiens tertentu, misalnya saluran berita 24 jam atau saluran olahraga.
20.

Dasar hukum utama yang mengatur penyelenggaraan penyiaran di Indonesia adalah…

  • A. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002
  • B. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 1999
  • C. Peraturan Pemerintah Nomor 52 Tahun 2005
  • D. Peraturan Menteri Kominfo Nomor 5 Tahun 2020
Jawaban: A. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002.
Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran merupakan landasan hukum utama bagi penyelenggaraan penyiaran di Indonesia.
21.

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) memiliki fungsi utama sebagai…

  • A. Operator siaran televisi nasional
  • B. Regulator konten siaran dan pengawas perilaku penyiaran
  • C. Pengelola infrastruktur transmisi televisi
  • D. Pemasok program berita untuk stasiun televisi
Jawaban: B. Regulator konten siaran dan pengawas perilaku penyiaran.
KPI adalah regulator independen yang bertugas mengawasi isi siaran dan menegakkan Pedoman Perilaku Penyiaran (P3) serta Standar Program Siaran (SPS).
22.

Strategi peningkatan kualitas program televisi untuk membangun citra stasiun TV biasanya dilakukan melalui…

  • A. Memperbanyak jam tayang iklan
  • B. Mengadopsi semua format program dari luar negeri
  • C. Menayangkan program yang informatif, edukatif, dan menghibur sesuai target audiens
  • D. Menurunkan biaya produksi seminimal mungkin
Jawaban: C. Menayangkan program yang informatif, edukatif, dan menghibur sesuai target audiens.
Membangun citra positif dilakukan dengan menyajikan program yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan audiens, sehingga kepercayaan pemirsa meningkat.
23.

Data rating dan share program televisi diperoleh melalui metode…

  • A. Wawancara mendalam dengan pemirsa
  • B. Pemasangan alat pengukur (people meter) pada panel rumah tangga sampel
  • C. Survei online secara sukarela
  • D. Analisis konten media sosial
Jawaban: B. Pemasangan alat pengukur (people meter) pada panel rumah tangga sampel.
Rating dan share diukur secara akurat menggunakan people meter yang dipasang pada rumah tangga terpilih sebagai sampel representatif.
24.

Tujuan utama dilakukannya riset khalayak (audience research) dalam penyiaran televisi adalah untuk…

  • A. Mengetahui seluk-beluk produksi teknis
  • B. Mengidentifikasi preferensi, perilaku, dan karakteristik pemirsa
  • C. Menentukan gaji karyawan stasiun TV
  • D. Mengukur kualitas sinyal transmisi
Jawaban: B. Mengidentifikasi preferensi, perilaku, dan karakteristik pemirsa.
Riset khalayak membantu stasiun TV memahami audiensnya sehingga dapat merancang program yang sesuai dan tepat sasaran.
25.

Tahap pertama dalam pengembangan ide program televisi yang kreatif adalah…

  • A. Membuat anggaran produksi
  • B. Menentukan genre program
  • C. Melakukan riset dan penggalian ide dari berbagai sumber
  • D. Menandatangani kontrak dengan sponsor
Jawaban: C. Melakukan riset dan penggalian ide dari berbagai sumber.
Proses kreatif dimulai dengan riset dan eksplorasi ide, baik dari tren, masalah sosial, maupun kebutuhan audiens, sebelum dikembangkan lebih lanjut.
26.

Dalam proposal program televisi, bagian sinopsis berfungsi untuk…

  • A. Menjabarkan detail anggaran biaya per episode
  • B. Memberikan gambaran singkat tentang jalan cerita atau konsep acara
  • C. Mencantumkan jadwal tayang di stasiun TV
  • D. Menampilkan data rating program kompetitor
Jawaban: B. Memberikan gambaran singkat tentang jalan cerita atau konsep acara.
Sinopsis adalah ringkasan atau gambaran umum program yang memudahkan pihak manajemen memahami inti acara.
27.

Komponen biaya produksi yang termasuk dalam kategori biaya langsung (direct cost) adalah…

  • A. Gaji manajer produksi
  • B. Sewa kamera dan peralatan produksi
  • C. Biaya listrik kantor stasiun TV
  • D. Biaya pemasaran program
Jawaban: B. Sewa kamera dan peralatan produksi.
Biaya langsung adalah biaya yang secara langsung terkait dengan proses produksi, seperti sewa peralatan, honor kru, dan artis.
28.

Pada tahap praproduksi televisi, kegiatan yang paling krusial adalah…

  • A. Editing gambar dan suara
  • B. Mixing audio final
  • C. Menyusun naskah dan jadwal produksi
  • D. Evaluasi hasil siaran
Jawaban: C. Menyusun naskah dan jadwal produksi.
Praproduksi mencakup perencanaan seperti penulisan naskah, penyusunan jadwal, dan perizinan, yang menjadi fondasi kelancaran produksi.
29.

Dalam struktur organisasi stasiun televisi, bagian yang bertanggung jawab atas perencanaan jadwal tayang adalah…

  • A. Redaksi
  • B. Programing
  • C. Produksi
  • D. Pemasaran
Jawaban: B. Programing.
Divisi programing (penjadwalan program) bertugas mengatur urutan dan waktu tayang acara agar sesuai dengan strategi dan target audiens.
30.

Pelatihan peningkatan sumber daya manusia di stasiun televisi bertujuan untuk…

  • A. Menekan biaya produksi
  • B. Meningkatkan kompetensi teknis dan kreativitas karyawan
  • C. Mengurangi jumlah karyawan
  • D. Menambah jumlah jam siaran iklan
Jawaban: B. Meningkatkan kompetensi teknis dan kreativitas karyawan.
Pelatihan SDM bertujuan mengembangkan keterampilan dan pengetahuan agar kinerja karyawan lebih optimal dalam menghadapi perkembangan industri.
31.

Dalam industri periklanan televisi Indonesia, sistem pembelian slot iklan berdasarkan jumlah penonton per 1.000 orang disebut…

  • A. Gross Rating Point (GRP)
  • B. Cost Per Rating Point (CPRP)
  • C. Cost Per Thousand (CPT)
  • D. Share of Voice (SoV)
Jawaban: C. Cost Per Thousand (CPT).
CPT (Cost Per Thousand) adalah biaya yang dibayar pengiklan untuk setiap seribu penonton yang menjangkau iklan mereka.
32.

Strategi promosi program televisi yang memanfaatkan stasiun TV itu sendiri untuk menayangkan cuplikan acara disebut…

  • A. Iklan luar ruang
  • B. Promosi silang (cross promotion)
  • C. On-air promotion
  • D. Public relations
Jawaban: C. On-air promotion.
On-air promotion adalah promosi program melalui siaran TV itu sendiri, misalnya dengan menayangkan trailer atau teaser acara.
33.

Kaidah berita televisi yang mengharuskan informasi disajikan dengan sumber yang jelas dan dapat diverifikasi disebut…

  • A. Aktualitas
  • B. Akurasi
  • C. Keseimbangan
  • D. Objektivitas
Jawaban: B. Akurasi.
Akurasi berarti berita harus tepat dan benar, didukung oleh fakta dan sumber yang terpercaya, bukan sekadar opini.
34.

Rencana kontingensi dalam manajemen risiko penyiaran televisi adalah…

  • A. Strategi untuk meningkatkan rating program
  • B. Prosedur darurat yang disiapkan untuk menghadapi kemungkinan gangguan siaran
  • C. Anggaran tambahan untuk produksi acara spesial
  • D. Kebijakan pengurangan jam tayang iklan
Jawaban: B. Prosedur darurat yang disiapkan untuk menghadapi kemungkinan gangguan siaran.
Rencana kontingensi adalah langkah antisipatif terhadap risiko seperti bencana, kerusakan peralatan, atau gangguan teknis agar siaran tetap berjalan.
35.

Apa yang menjadi ciri utama dari industri televisi pada era analog di Indonesia sebelum migrasi ke digital?

  • A. Jumlah saluran televisi yang sangat terbatas dan dikelola oleh pemerintah serta swasta melalui izin terbatas
  • B. Setiap rumah tangga dapat menangkap ratusan saluran televisi tanpa biaya
  • C. Siaran televisi hanya dapat dinikmati melalui layanan streaming
  • D. Industri televisi sepenuhnya dimiliki oleh perusahaan asing
Jawaban: A. Jumlah saluran televisi yang sangat terbatas dan dikelola oleh pemerintah serta swasta melalui izin terbatas.
Pada era analog, jumlah saluran televisi di Indonesia terbatas karena keterbatasan spektrum frekuensi dan hanya pihak yang mendapat izin pemerintah/swasta yang bisa mengelola.
36.

Dalam hukum penyiaran di Indonesia, lembaga yang berwenang mengeluarkan izin penyelenggaraan penyiaran untuk stasiun televisi adalah…

  • A. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo)
  • B. Komisi Penyiaran Indonesia (KPI)
  • C. Dewan Pers
  • D. Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI)
Jawaban: A. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).
Izin penyelenggaraan penyiaran diterbitkan oleh Kemenkominfo, sedangkan KPI berperan mengawasi konten siaran.
37.

Konsep 'rating' dalam program televisi mengacu pada…

  • A. Persentase pemirsa yang menonton suatu program dari total populasi pemirsa yang memiliki televisi
  • B. Jumlah total iklan yang ditayangkan selama program berlangsung
  • C. Biaya produksi keseluruhan program televisi
  • D. Tingkat kepuasan pemirsa terhadap kualitas program
Jawaban: A. Persentase pemirsa yang menonton suatu program dari total populasi pemirsa yang memiliki televisi.
Rating adalah ukuran yang menunjukkan persentase pemirsa suatu program terhadap total pemirsa potensial, menjadi indikator popularitas program.
38.

Apa yang dimaksud dengan riset khalayak dalam penyiaran televisi?

  • A. Penelitian untuk mengetahui karakteristik, preferensi, dan perilaku menonton pemirsa
  • B. Studi tentang teknologi transmisi siaran televisi
  • C. Analisis biaya produksi program televisi
  • D. Evaluasi kepatuhan stasiun televisi terhadap regulasi
Jawaban: A. Penelitian untuk mengetahui karakteristik, preferensi, dan perilaku menonton pemirsa.
Riset khalayak berfokus pada pemahaman audiens, termasuk demografi, psikografi, dan pola menonton, untuk mendukung perencanaan program.
39.

Dalam menyusun proposal program televisi, langkah pertama yang harus dilakukan adalah…

  • A. Menentukan genre dan format program
  • B. Melakukan riset dan pengembangan ide kreatif
  • C. Menyusun anggaran produksi secara rinci
  • D. Menandatangani kontrak dengan pengisi acara
Jawaban: B. Melakukan riset dan pengembangan ide kreatif.
Proses penyusunan proposal dimulai dari riset dan pengembangan ide kreatif untuk mendapatkan konsep yang kuat sebelum menentukan genre, format, dan aspek lainnya.
40.

Komponen utama dalam rancangan anggaran produksi program televisi adalah…

  • A. Biaya pra-produksi, produksi, dan pasca-produksi
  • B. Biaya pemasaran dan distribusi saja
  • C. Hanya biaya honorarium kru dan pengisi acara
  • D. Biaya lisensi dan royalti musik
Jawaban: A. Biaya pra-produksi, produksi, dan pasca-produksi.
Anggaran produksi televisi mencakup tiga tahap utama: pra-produksi (perencanaan), produksi (syuting), dan pasca-produksi (editing), yang semuanya berkontribusi pada total biaya.
41.

Dalam standar operasional prosedur produksi televisi, tahap 'produksi' secara langsung melibatkan…

  • A. Proses perekaman gambar dan suara di lokasi syuting
  • B. Penulisan naskah dan storyboard
  • C. Editing akhir dan mixing audio
  • D. Evaluasi program setelah tayang
Jawaban: A. Proses perekaman gambar dan suara di lokasi syuting.
Tahap produksi adalah pelaksanaan pengambilan gambar dan suara sesuai rencana, berbeda dengan pra-produksi (penulisan naskah) dan pasca-produksi (editing).
42.

Salah satu tujuan utama struktur organisasi stasiun televisi adalah…

  • A. Memperjelas pembagian tugas dan tanggung jawab setiap SDM
  • B. Menentukan jumlah iklan yang ditayangkan setiap hari
  • C. Mengatur jadwal siaran ulang program
  • D. Menetapkan tarif biaya berlangganan
Jawaban: A. Memperjelas pembagian tugas dan tanggung jawab setiap SDM.
Struktur organisasi membantu menciptakan alur kerja yang jelas, menghindari tumpang tindih tugas, dan meningkatkan efisiensi operasional.
43.

Dalam pemasaran program televisi, strategi penjualan iklan 'time block' berarti…

  • A. Menjual slot iklan berdasarkan periode waktu tertentu yang telah ditetapkan
  • B. Menjual seluruh slot iklan dalam satu program kepada satu pengiklan
  • C. Menjual iklan dengan sistem lelang terbuka
  • D. Menjual iklan berdasarkan rating program secara dinamis
Jawaban: A. Menjual slot iklan berdasarkan periode waktu tertentu yang telah ditetapkan.
Time block adalah strategi di mana slot iklan dijual untuk periode waktu tertentu (misalnya prime time), bukan per program secara eksklusif.
44.

Media promosi internal yang paling efektif untuk mempromosikan program acara di stasiun televisi adalah…

  • A. Iklan di media cetak dan radio
  • B. Saluran televisi itu sendiri (on-air promotion)
  • C. Media sosial dan platform digital eksternal
  • D. Papan reklame di jalan raya
Jawaban: B. Saluran televisi itu sendiri (on-air promotion).
On-air promotion memanfaatkan siaran stasiun televisi sendiri untuk memperkenalkan program, menjangkau pemirsa yang sudah menonton channel tersebut secara langsung.
45.

Kaidah '5W+1H' dalam berita televisi berfungsi untuk…

  • A. Memastikan berita lengkap dengan menjawab apa, siapa, kapan, di mana, mengapa, dan bagaimana
  • B. Mengatur durasi berita agar tidak terlalu panjang
  • C. Menentukan urutan penyajian berita dari yang terpenting hingga kurang penting
  • D. Memilih gambar atau visual yang tepat untuk setiap berita
Jawaban: A. Memastikan berita lengkap dengan menjawab apa, siapa, kapan, di mana, mengapa, dan bagaimana.
5W+1H (What, Who, When, Where, Why, How) adalah elemen dasar yang harus dipenuhi agar berita informatif dan komprehensif.
46.

Dalam manajemen risiko produksi televisi, 'rencana kontingensi' adalah…

  • A. Rencana cadangan yang disiapkan untuk menghadapi situasi darurat atau tak terduga
  • B. Dokumen yang berisi prosedur kerja harian
  • C. Laporan keuangan proyeksi produksi
  • D. Strategi pemasaran program setelah tayang
Jawaban: A. Rencana cadangan yang disiapkan untuk menghadapi situasi darurat atau tak terduga.
Rencana kontingensi merupakan antisipasi terhadap risiko, seperti cuaca buruk atau kerusakan alat, sehingga produksi tetap berjalan alternatif.
47.

Peningkatan kualitas program televisi untuk membangun citra stasiun televisi dapat dilakukan melalui…

  • A. Mengedepankan konten lokal yang bernilai edukasi dan hiburan yang bertanggung jawab
  • B. Menayangkan ulang program lama tanpa perubahan
  • C. Mengurangi biaya produksi seminimal mungkin
  • D. Memperbanyak iklan tanpa memperhatikan konten
Jawaban: A. Mengedepankan konten lokal yang bernilai edukasi dan hiburan yang bertanggung jawab.
Konten lokal yang edukatif dan menghibur dapat meningkatkan kepercayaan dan loyalitas pemirsa, yang pada gilirannya membangun citra positif stasiun.
48.

Data riset kepemirsaan (audience research) umumnya digunakan oleh stasiun televisi untuk…

  • A. Menentukan harga jual iklan dan mengevaluasi popularitas program
  • B. Mengganti seluruh kru produksi setiap bulan
  • C. Menutup program yang tidak sesuai dengan selera pemirsa tanpa analisis
  • D. Menambah jumlah jam siaran setiap hari
Jawaban: A. Menentukan harga jual iklan dan mengevaluasi popularitas program.
Data kepemirsaan membantu stasiun mengukur performa program dan menetapkan tarif iklan yang kompetitif berdasarkan jumlah pemirsa.
49.

Ketika menentukan target audiens untuk program televisi, segmentasi demografis mencakup…

  • A. Usia, jenis kelamin, pendapatan, dan pendidikan
  • B. Gaya hidup, nilai, dan kepribadian
  • C. Wilayah geografis seperti perkotaan dan pedesaan
  • D. Perilaku menonton seperti frekuensi dan durasi
Jawaban: A. Usia, jenis kelamin, pendapatan, dan pendidikan.
Segmentasi demografis mengelompokkan audiens berdasarkan data kuantitatif seperti usia, gender, dan status sosial ekonomi.
50.

Salah satu strategi untuk meminimalisasi risiko operasional dalam produksi televisi adalah…

  • A. Melakukan briefing dan koordinasi rutin antar kru sebelum produksi
  • B. Menunda produksi tanpa batas waktu jika ada kendala kecil
  • C. Menggunakan peralatan produksi tanpa perawatan berkala
  • D. Mengabaikan aspek keselamatan kerja demi efisiensi waktu
Jawaban: A. Melakukan briefing dan koordinasi rutin antar kru sebelum produksi.
Briefing dan koordinasi rutin membantu mengidentifikasi potensi masalah sejak dini, sehingga risiko operasional dapat dikelola dan diminimalkan.

Latihan ini membekali Anda menghadapi UTM dan UO dengan percaya diri. Ingat, konsistensi belajar adalah kunci untuk menjawab Soal Ujian UT nanti. Optimalkan pemahaman Anda atas modul.

Jadikan setiap tantangan soal sebagai motivasi untuk terus berkembang di TPEN4312 Manajemen Penyiaran Televisi. Kuasai konsep penyiaran dengan baik. Semangat belajar, sukses menanti Anda di ujian akhir.

Bagikan

error: Content is protected !!