💜 Selalu gratis

Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir!💜 Selalu gratis

🙌 Ikut Dukung

Soal UAS UT TPEN4402 Manajemen Strategik Dalam Pengembangan Diklat dan Kunci Jawaban

Aplikasi Resmi

Soalut.com — Soal Ujian UT

★★★★★ · Gratis · 9 MB · Android
Unduh
Soal UT TPEN4402 Manajemen Strategik Dalam Pengembangan Diklat
Soal UT TPEN4402 Manajemen Strategik Dalam Pengembangan Diklat

Pernahkah Anda membayangkan bagaimana merancang strategi pengembangan diklat yang efektif? TPEN4402 Manajemen Strategik Dalam Pengembangan Diklat mengajak Anda menguasai konsep ini. Untuk mempersiapkan ujian, kunjungi soalut.com sebagai sumber belajar tambahan.

Bagaimana cara mengaplikasikan teori manajemen strategik ke dalam konteks diklat secara nyata? Materi ini menuntut pemahaman komprehensif. Anda dapat menemukan Soal UT sebagai referensi latihan yang relevan dan terpercaya.

Sudahkah Anda mencermati pola soal dari tahun sebelumnya? Soal UAS UT sering menguji kemampuan analitis dan sintesis. Dengan rajin mengerjakan Soal Ujian UT, Anda akan lebih siap menghadapi ujian akhir semester.

Catatan: Soal-soal ini akan terus diperbarui mengikuti modul terbaru Universitas Terbuka.

Soal UT TPEN4402 Manajemen Strategik Dalam Pengembangan Diklat

1.

Dalam konsep manajemen strategik, apa yang dimaksud dengan 'strategi'?

  • A. Rencana jangka pendek untuk mencapai tujuan operasional
  • B. Rencana jangka panjang yang komprehensif untuk mencapai tujuan organisasi dengan mempertimbangkan lingkungan internal dan eksternal
  • C. Anggaran tahunan untuk kegiatan organisasi
  • D. Prosedur tetap untuk menjalankan kegiatan sehari-hari
Jawaban: B. Rencana jangka panjang yang komprehensif untuk mencapai tujuan organisasi dengan mempertimbangkan lingkungan internal dan eksternal.
Strategi dalam manajemen strategik adalah rencana jangka panjang yang komprehensif untuk mencapai tujuan organisasi dengan mempertimbangkan lingkungan internal dan eksternal.
2.

Langkah pertama dalam proses manajemen strategik adalah…

  • A. Evaluasi kinerja
  • B. Implementasi strategi
  • C. Perumusan strategi
  • D. Analisis lingkungan
Jawaban: D. Analisis lingkungan.
Proses manajemen strategik dimulai dengan analisis lingkungan untuk memahami faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi organisasi.
3.

Dalam Model Manajemen Strategik, analisis SWOT digunakan untuk…

  • A. Mengevaluasi keuangan perusahaan
  • B. Mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman
  • C. Menetapkan visi dan misi
  • D. Mengukur kinerja karyawan
Jawaban: B. Mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman.
Analisis SWOT adalah alat untuk mengidentifikasi Strengths (kekuatan), Weaknesses (kelemahan), Opportunities (peluang), dan Threats (ancaman).
4.

Dalam penerapan Balanced Scorecard di pendidikan dan pelatihan, perspektif yang digunakan meliputi…

  • A. Keuangan, pelanggan, proses internal, dan pembelajaran pertumbuhan
  • B. Pemasaran, produksi, SDM, dan keuangan
  • C. Visi, misi, tujuan, dan sasaran
  • D. Input, proses, output, dan outcome
Jawaban: A. Keuangan, pelanggan, proses internal, dan pembelajaran pertumbuhan.
Balanced Scorecard menggunakan empat perspektif: keuangan, pelanggan, proses bisnis internal, dan pembelajaran serta pertumbuhan.
5.

Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) strategik bertujuan untuk…

  • A. Meningkatkan jumlah karyawan
  • B. Mengurangi biaya operasional
  • C. Menyelaraskan kemampuan SDM dengan tujuan strategik organisasi
  • D. Memenuhi kebutuhan jangka pendek perusahaan
Jawaban: C. Menyelaraskan kemampuan SDM dengan tujuan strategik organisasi.
Pengembangan SDM strategik bertujuan menyelaraskan kompetensi SDM dengan visi, misi, dan tujuan strategik organisasi.
6.

Model pengembangan SDM strategik yang menekankan pada pembelajaran organisasi adalah…

  • A. Model tradisional
  • B. Model berbasis kompetensi
  • C. Model organisasi pembelajar
  • D. Model rekrutmen
Jawaban: C. Model organisasi pembelajar.
Model organisasi pembelajar (learning organization) fokus pada pembelajaran berkelanjutan untuk mengembangkan SDM secara strategik.
7.

Pendidikan dan pelatihan strategik memiliki karakteristik utama, yaitu…

  • A. Berfokus pada kebutuhan individu tanpa mempertimbangkan organisasi
  • B. Dirancang untuk mendukung pencapaian tujuan jangka panjang organisasi
  • C. Hanya dilakukan sekali dalam setahun
  • D. Tidak memerlukan evaluasi
Jawaban: B. Dirancang untuk mendukung pencapaian tujuan jangka panjang organisasi.
Diklat strategik dirancang untuk mendukung pencapaian tujuan jangka panjang organisasi dan selaras dengan strategi organisasi.
8.

Pelatihan berbasis kompetensi (competency-based training) menekankan pada…

  • A. Teori dan konsep tanpa praktik
  • B. Pencapaian standar kompetensi yang terukur
  • C. Durasi pelatihan yang panjang
  • D. Jumlah peserta pelatihan
Jawaban: B. Pencapaian standar kompetensi yang terukur.
Pelatihan berbasis kompetensi fokus pada pencapaian standar kompetensi yang terukur dan spesifik sesuai kebutuhan pekerjaan.
9.

Analisis lingkungan strategik mencakup analisis lingkungan…

  • A. Internal dan eksternal
  • B. Hanya internal
  • C. Hanya eksternal
  • D. Makro saja
Jawaban: A. Internal dan eksternal.
Analisis lingkungan strategik mencakup lingkungan internal (kekuatan, kelemahan) dan eksternal (peluang, ancaman).
10.

Dalam analisis SWOT, faktor internal meliputi…

  • A. Peluang dan ancaman
  • B. Kekuatan dan kelemahan
  • C. Peluang dan kekuatan
  • D. Ancaman dan kelemahan
Jawaban: B. Kekuatan dan kelemahan.
Faktor internal dalam SWOT adalah kekuatan (strengths) dan kelemahan (weaknesses), sedangkan peluang dan ancaman adalah faktor eksternal.
11.

Komponen utama dalam perencanaan strategik pendidikan dan pelatihan adalah…

  • A. Anggaran, jadwal, dan peserta
  • B. Visi, misi, tujuan, sasaran, dan strategi
  • C. Kegiatan harian, mingguan, dan bulanan
  • D. Evaluasi akhir saja
Jawaban: B. Visi, misi, tujuan, sasaran, dan strategi.
Perencanaan strategik pendidikan dan pelatihan meliputi visi, misi, tujuan, sasaran, dan strategi untuk mencapai tujuan organisasi.
12.

Visi dalam pendidikan dan pelatihan menggambarkan…

  • A. Keadaan organisasi saat ini
  • B. Kondisi ideal yang ingin dicapai di masa depan
  • C. Kegiatan yang akan dilakukan besok
  • D. Sejarah organisasi
Jawaban: B. Kondisi ideal yang ingin dicapai di masa depan.
Visi adalah gambaran kondisi ideal yang ingin dicapai organisasi di masa depan, menjadi arah jangka panjang.
13.

Kebijakan dalam pendidikan dan pelatihan berfungsi sebagai…

  • A. Pedoman operasional sehari-hari
  • B. Aturan yang mengikat untuk implementasi strategi
  • C. Rencana keuangan tahunan
  • D. Evaluasi kinerja peserta
Jawaban: B. Aturan yang mengikat untuk implementasi strategi.
Kebijakan adalah aturan atau pedoman yang mengikat untuk mengarahkan implementasi strategi organisasi.
14.

Anggaran dalam perencanaan program pendidikan dan pelatihan harus…

  • A. Ditetapkan tanpa analisis kebutuhan
  • B. Bersifat fleksibel tanpa batasan
  • C. Disusun berdasarkan prioritas dan tujuan strategik
  • D. Hanya mencakup biaya fasilitas
Jawaban: C. Disusun berdasarkan prioritas dan tujuan strategik.
Anggaran harus disusun berdasarkan prioritas strategik dan analisis kebutuhan untuk memastikan efektivitas program diklat.
15.

Indikator kinerja dalam pendidikan dan pelatihan digunakan untuk…

  • A. Menambah beban kerja
  • B. Mengukur keberhasilan pencapaian tujuan diklat
  • C. Mengurangi jumlah peserta
  • D. Menyusun jadwal pelatihan
Jawaban: B. Mengukur keberhasilan pencapaian tujuan diklat.
Indikator kinerja adalah alat ukur untuk mengevaluasi sejauh mana tujuan dan sasaran program diklat tercapai.
16.

Dalam perancangan rencana strategik program studi, langkah pertama yang harus dilakukan adalah…

  • A. Menyusun anggaran
  • B. Melakukan analisis lingkungan
  • C. Menetapkan visi dan misi
  • D. Mengimplementasikan program
Jawaban: C. Menetapkan visi dan misi.
Perencanaan strategik dimulai dengan penetapan visi dan misi sebagai arah dan tujuan organisasi, kemudian dilanjutkan dengan analisis lingkungan.
17.

Contoh penerapan manajemen strategik di institusi diklat seperti Pusdiklat Pegawai Kemendikbud adalah…

  • A. Menyusun jadwal pelatihan harian
  • B. Mengembangkan program diklat yang selaras dengan kebijakan nasional pendidikan
  • C. Mengganti seluruh staf setiap tahun
  • D. Menambah jumlah peserta tanpa evaluasi
Jawaban: B. Mengembangkan program diklat yang selaras dengan kebijakan nasional pendidikan.
Institusi diklat strategik seperti Pusdiklat Kemendikbud mengembangkan program yang selaras dengan kebijakan nasional dan tujuan strategik organisasi.
18.

Dalam konsep manajemen strategik, yang dimaksud dengan 'strategi' adalah…

  • A. Rencana operasional jangka pendek
  • B. Pola tujuan, kebijakan, dan rencana untuk mencapai sasaran organisasi
  • C. Anggaran tahunan organisasi
  • D. Struktur organisasi formal
Jawaban: B. Pola tujuan, kebijakan, dan rencana untuk mencapai sasaran organisasi.
Strategi dalam manajemen strategik adalah pola tujuan, kebijakan, dan rencana yang menyeluruh untuk mencapai sasaran organisasi, bukan sekadar rencana operasional atau anggaran.
19.

Tahap awal dalam proses manajemen strategik adalah…

  • A. Implementasi strategi
  • B. Evaluasi strategi
  • C. Perumusan strategi
  • D. Pengendalian strategi
Jawaban: C. Perumusan strategi.
Proses manajemen strategik dimulai dengan perumusan strategi, yang mencakup penetapan visi, misi, analisis lingkungan, dan penetapan strategi.
20.

Model manajemen strategik yang menekankan pada hubungan antara misi, visi, dan tujuan organisasi dengan pembelajaran dan pertumbuhan adalah model…

  • A. Model Miles dan Snow
  • B. Model Porter's Five Forces
  • C. Model Balanced Scorecard
  • D. Model Ansoff
Jawaban: C. Model Balanced Scorecard.
Balanced Scorecard menekankan keseimbangan empat perspektif, termasuk pembelajaran dan pertumbuhan, yang terkait dengan misi, visi, dan tujuan.
21.

Dalam penerapan Balanced Scorecard di lembaga diklat, perspektif 'pertumbuhan dan pembelajaran' berfokus pada…

  • A. Kepuasan peserta diklat
  • B. Efisiensi anggaran diklat
  • C. Pengembangan kompetensi instruktur dan staf
  • D. Jumlah lulusan diklat
Jawaban: C. Pengembangan kompetensi instruktur dan staf.
Perspektif pertumbuhan dan pembelajaran dalam BSC diklat berfokus pada pengembangan sumber daya manusia, seperti kompetensi instruktur dan staf.
22.

Strategi pengembangan sumber daya manusia yang selaras dengan tujuan organisasi disebut…

  • A. Pengembangan SDM reaktif
  • B. Pengembangan SDM strategik
  • C. Pengembangan SDM administratif
  • D. Pengembangan SDM operasional
Jawaban: B. Pengembangan SDM strategik.
Pengembangan SDM strategik adalah pendekatan yang memastikan pengembangan SDM sesuai dan mendukung pencapaian tujuan strategis organisasi.
23.

Model pengembangan SDM strategik yang menekankan pada proses perencanaan, implementasi, dan evaluasi secara sistematis adalah model…

  • A. Model ADDIE
  • B. Model Kirkpatrick
  • C. Model Rothwell
  • D. Model ISO 10015
Jawaban: D. Model ISO 10015.
ISO 10015 adalah model pengembangan SDM yang menekankan perencanaan, implementasi, dan evaluasi secara sistematis untuk memastikan mutu pelatihan.
24.

Pendidikan dan pelatihan strategik adalah diklat yang…

  • A. Hanya diberikan kepada manajer puncak
  • B. Dirancang untuk mendukung pencapaian tujuan jangka panjang organisasi
  • C. Diselenggarakan secara reaktif terhadap masalah
  • D. Berfokus pada keterampilan teknis semata
Jawaban: B. Dirancang untuk mendukung pencapaian tujuan jangka panjang organisasi.
Diklat strategik adalah program yang dirancang selaras dengan tujuan jangka panjang organisasi untuk meningkatkan daya saing dan kinerja.
25.

Pelatihan berbasis kompetensi (Competency Based Training) menekankan pada…

  • A. Teori yang diajarkan secara lisan
  • B. Penguasaan pengetahuan secara teoritis
  • C. Kemampuan peserta menunjukkan kinerja sesuai standar
  • D. Lama waktu pelatihan
Jawaban: C. Kemampuan peserta menunjukkan kinerja sesuai standar.
CBT berfokus pada pencapaian kompetensi yang terukur, di mana peserta harus mampu menunjukkan kinerja sesuai standar yang ditetapkan.
26.

Analisis lingkungan eksternal dalam manajemen strategik diklat meliputi faktor…

  • A. Sumber daya manusia internal
  • B. Kebijakan pemerintah dan perkembangan teknologi
  • C. Budaya organisasi
  • D. Struktur organisasi
Jawaban: B. Kebijakan pemerintah dan perkembangan teknologi.
Lingkungan eksternal mencakup faktor di luar organisasi, seperti kebijakan pemerintah, teknologi, ekonomi, sosial, yang mempengaruhi diklat.
27.

Dalam analisis SWOT, huruf 'T' merujuk pada…

  • A. Tujuan
  • B. Tantangan
  • C. Threats (Ancaman) dari lingkungan eksternal
  • D. Target
Jawaban: C. Threats (Ancaman) dari lingkungan eksternal.
SWOT adalah Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats. 'T' adalah Threats atau ancaman dari lingkungan eksternal.
28.

Perencanaan strategik diklat dimulai dengan…

  • A. Penyusunan anggaran
  • B. Penentuan program pelatihan
  • C. Analisis lingkungan dan penetapan visi misi
  • D. Rekrutmen instruktur
Jawaban: C. Analisis lingkungan dan penetapan visi misi.
Perencanaan strategik diawali dengan analisis lingkungan internal-eksternal dan penetapan visi, misi sebagai dasar penyusunan strategi.
29.

Visi lembaga diklat sebaiknya bersifat…

  • A. Jangka pendek dan operasional
  • B. Jangka panjang dan menjadi arah masa depan
  • C. Fleksibel dan berubah setiap tahun
  • D. Terbatas pada kegiatan harian
Jawaban: B. Jangka panjang dan menjadi arah masa depan.
Visi adalah gambaran masa depan yang ingin dicapai dalam jangka panjang, menjadi arah bagi organisasi.
30.

Kebijakan dalam manajemen strategik diklat berfungsi sebagai…

  • A. Aturan kaku yang tidak dapat diubah
  • B. Pedoman yang memandu pengambilan keputusan strategis
  • C. Anggaran operasional
  • D. Daftar peserta diklat
Jawaban: B. Pedoman yang memandu pengambilan keputusan strategis.
Kebijakan strategik memberikan pedoman umum untuk pengambilan keputusan yang selaras dengan tujuan organisasi diklat.
31.

Dalam sistem anggaran diklat, komponen biaya yang terkait langsung dengan penyelenggaraan pelatihan disebut…

  • A. Biaya overhead
  • B. Biaya langsung
  • C. Biaya investasi
  • D. Biaya umum
Jawaban: B. Biaya langsung.
Biaya langsung adalah biaya yang dapat diidentifikasi secara langsung untuk kegiatan pelatihan, misalnya biaya instruktur, bahan ajar, dan konsumsi peserta.
32.

Indikator kinerja untuk mengukur efektivitas diklat dapat berupa…

  • A. Jumlah peserta yang mendaftar
  • B. Tingkat kepuasan peserta dan peningkatan kompetensi
  • C. Biaya per peserta
  • D. Durasi pelatihan
Jawaban: B. Tingkat kepuasan peserta dan peningkatan kompetensi.
Efektivitas diklat diukur dari sejauh mana tujuan tercapai, seperti kepuasan peserta dan peningkatan kompetensi.
33.

Dalam perancangan rencana strategik SMPN Satu Atap, langkah pertama yang dilakukan adalah…

  • A. Menyusun program tahunan
  • B. Menetapkan indikator kinerja
  • C. Melakukan analisis kondisi internal dan eksternal sekolah
  • D. Membuat anggaran biaya
Jawaban: C. Melakukan analisis kondisi internal dan eksternal sekolah.
Perencanaan strategik sekolah dimulai dengan analisis kondisi (evaluasi diri) yang meliputi internal dan eksternal untuk merumuskan strategi.
34.

Rencana strategik Pusdiklat Pegawai Kemendikbud sebaiknya memuat…

  • A. Hanya daftar pelatihan yang akan diadakan
  • B. Visi, misi, tujuan, strategi, program, dan indikator kinerja
  • C. Struktur organisasi pusdiklat
  • D. Daftar pegawai yang akan dilatih
Jawaban: B. Visi, misi, tujuan, strategi, program, dan indikator kinerja.
Renstra lembaga diklat harus mencakup visi, misi, tujuan, strategi, program, serta indikator kinerja untuk mengukur pencapaian.
35.

Dalam konteks manajemen strategik, apa yang dimaksud dengan 'strategi yang disengaja' (intended strategy)?

  • A. Strategi yang muncul dari bawah secara spontan
  • B. Strategi yang direncanakan secara sadar oleh manajemen puncak
  • C. Strategi yang diadaptasi dari pesaing
  • D. Strategi yang hanya fokus pada efisiensi biaya
Jawaban: B. Strategi yang direncanakan secara sadar oleh manajemen puncak.
Intended strategy adalah strategi yang sengaja direncanakan oleh manajemen, berbeda dengan emergent strategy yang muncul dari bawah.
36.

Model manajemen strategik mana yang menekankan pada keseimbangan antara perspektif keuangan, pelanggan, proses internal, serta pembelajaran dan pertumbuhan?

  • A. Model SWOT
  • B. Model PESTEL
  • C. Model Balanced Scorecard
  • D. Model Five Forces
Jawaban: C. Model Balanced Scorecard.
Balanced Scorecard menyeimbangkan empat perspektif: keuangan, pelanggan, proses internal, serta pembelajaran dan pertumbuhan.
37.

Dalam pengembangan SDM strategik, konsep 'human capital' merujuk pada:

  • A. Jumlah tenaga kerja yang dimiliki perusahaan
  • B. Nilai yang dihasilkan dari pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan individu
  • C. Biaya yang dikeluarkan untuk rekrutmen
  • D. Aset fisik yang dimiliki SDM
Jawaban: B. Nilai yang dihasilkan dari pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan individu.
Human capital adalah nilai ekonomi dari pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan individu yang dapat meningkatkan produktivitas.
38.

Pendidikan dan pelatihan strategik (strategic training) memiliki ciri utama yaitu:

  • A. Hanya dilakukan saat ada masalah kinerja
  • B. Direncanakan dan dilaksanakan untuk mendukung pencapaian tujuan jangka panjang organisasi
  • C. Bersifat reaktif terhadap perubahan pasar
  • D. Fokus pada pelatihan teknis saja
Jawaban: B. Direncanakan dan dilaksanakan untuk mendukung pencapaian tujuan jangka panjang organisasi.
Diklat strategik bersifat proaktif dan terintegrasi dengan rencana strategis organisasi untuk mencapai tujuan jangka panjang.
39.

Dalam analisis lingkungan strategik, faktor apa yang termasuk dalam analisis lingkungan internal?

  • A. Peraturan pemerintah
  • B. Teknologi baru
  • C. Peraturan pemerintah
  • D. Kondisi ekonomi makro
Jawaban: C. Peraturan pemerintah.
Analisis internal mencakup sumber daya, kapabilitas, dan kompetensi inti organisasi.
40.

Langkah pertama dalam proses perencanaan strategik pendidikan dan pelatihan adalah:

  • A. Menyusun anggaran
  • B. Menentukan indikator kinerja
  • C. Merumuskan visi dan misi
  • D. Mengimplementasikan program
Jawaban: C. Merumuskan visi dan misi.
Perencanaan strategik dimulai dengan perumusan visi dan misi sebagai arah dan tujuan organisasi.
41.

Dalam konteks visi, misi, dan tujuan diklat, pernyataan 'menjadi pusat pelatihan unggul di tingkat nasional pada tahun 2030' termasuk dalam:

  • A. Misi
  • B. Tujuan
  • C. Visi
  • D. Kebijakan
Jawaban: C. Visi.
Visi adalah gambaran masa depan yang ingin dicapai, seperti 'menjadi pusat pelatihan unggul di tingkat nasional pada tahun 2030'.
42.

Kebijakan dalam pendidikan dan pelatihan berfungsi sebagai:

  • A. Pedoman umum dalam pengambilan keputusan dan pelaksanaan diklat
  • B. Anggaran rinci untuk setiap program
  • C. Daftar peserta diklat
  • D. Jadwal pelatihan tahunan
Jawaban: A. Pedoman umum dalam pengambilan keputusan dan pelaksanaan diklat.
Kebijakan memberikan arah dan batasan dalam pengambilan keputusan serta pelaksanaan program diklat.
43.

Dalam penyusunan program, kegiatan, dan anggaran, langkah pertama yang biasanya dilakukan adalah:

  • A. Menyusun anggaran berdasarkan kebutuhan
  • B. Mengidentifikasi kebutuhan diklat
  • C. Melaksanakan program
  • D. Mengevaluasi kegiatan
Jawaban: B. Mengidentifikasi kebutuhan diklat.
Identifikasi kebutuhan diklat merupakan langkah awal untuk menentukan program dan kegiatan yang relevan.
44.

Indikator kinerja yang mengukur tingkat pencapaian hasil akhir dari suatu program diklat disebut:

  • A. Indikator input
  • B. Indikator proses
  • C. Indikator output
  • D. Indikator outcome
Jawaban: D. Indikator outcome.
Outcome mengukur dampak atau hasil akhir dari program, sedangkan output mengukur hasil langsung.
45.

Dalam kasus rencana strategik Program Studi Teknik Mesin, analisis lingkungan internal dapat dilakukan dengan:

  • A. Menganalisis tren industri otomotif
  • B. Mengevaluasi kualitas dosen dan kurikulum
  • C. Mengkaji kebijakan pemerintah tentang pendidikan vokasi
  • D. Mengidentifikasi pesaing universitas lain
Jawaban: B. Mengevaluasi kualitas dosen dan kurikulum.
Kualitas dosen dan kurikulum merupakan faktor internal yang dapat dievaluasi dalam analisis lingkungan internal.
46.

SMPN Satu Atap dalam menyusun rencana strategiknya, jika mengidentifikasi bahwa 'masyarakat sekitar memiliki tingkat ekonomi rendah' sebagai faktor eksternal, hal ini termasuk dalam analisis:

  • A. Kekuatan (Strengths)
  • B. Kelemahan (Weaknesses)
  • C. Peluang (Opportunities)
  • D. Ancaman (Threats)
Jawaban: D. Ancaman (Threats).
Tingkat ekonomi rendah dapat menjadi ancaman karena berpotensi menghambat partisipasi dan dukungan terhadap sekolah.
47.

Pusdiklat Pegawai Kemendikbud dalam rencana strategiknya, menetapkan sasaran 'meningkatkan kompetensi pegawai melalui pelatihan berbasis TIK'. Strategi ini termasuk dalam perspektif Balanced Scorecard:

  • A. Keuangan
  • B. Pelanggan
  • C. Proses internal
  • D. Pembelajaran dan pertumbuhan
Jawaban: D. Pembelajaran dan pertumbuhan.
Peningkatan kompetensi melalui pelatihan berbasis TIK termasuk dalam perspektif pembelajaran dan pertumbuhan yang fokus pada pengembangan SDM.
48.

SEAMEO SEAMOLEC memiliki fokus utama dalam pengembangan diklat yaitu:

  • A. Pelatihan untuk sektor pertanian
  • B. Pendidikan jarak jauh dan pemanfaatan teknologi informasi
  • C. Pelatihan kepemimpinan bagi pejabat tinggi
  • D. Diklat teknis untuk industri manufaktur
Jawaban: B. Pendidikan jarak jauh dan pemanfaatan teknologi informasi.
SEAMEO SEAMOLEC berfokus pada pendidikan jarak jauh dan pemanfaatan teknologi informasi dalam pembelajaran.
49.

Dalam model pengembangan SDM strategik, tahap 'analisis kebutuhan' dilakukan untuk:

  • A. Menentukan anggaran pelatihan
  • B. Mengidentifikasi kesenjangan antara kinerja saat ini dan yang diharapkan
  • C. Memilih metode pelatihan
  • D. Mengevaluasi hasil pelatihan
Jawaban: B. Mengidentifikasi kesenjangan antara kinerja saat ini dan yang diharapkan.
Analisis kebutuhan bertujuan mengidentifikasi kesenjangan (gap) antara kinerja aktual dengan standar yang diinginkan.
50.

Salah satu ciri pelatihan berbasis kompetensi adalah:

  • A. Fokus pada teori tanpa praktik
  • B. Menggunakan jam pelajaran sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan
  • C. Menekankan pada penguasaan kemampuan spesifik yang terukur
  • D. Hanya diperuntukkan bagi manajer
Jawaban: C. Menekankan pada penguasaan kemampuan spesifik yang terukur.
Pelatihan berbasis kompetensi menekankan pada penguasaan kemampuan spesifik yang dapat diukur dan diamati.

Rajinlah berlatih dengan soal latihan ini agar lebih siap. Ingatlah bahwa format ujian UT menggunakan UTM dan UO sebagai panduan. Semoga semangat belajar Anda terus membara hingga hari ujian tiba.

Soal UAS UT ini hanyalah simulasi, namun manfaatkan sebaik mungkin. Kuasai materi TPEN4402 Manajemen Strategik Dalam Pengembangan Diklat untuk meraih hasil terbaik. Sukses selalu untuk ujian Anda nanti.

Bagikan

error: Content is protected !!