💜 Selalu gratis

Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir!💜 Selalu gratis

🙌 Ikut Dukung

Soal UAS UT BING4324 Sejarah Pemikiran Modern dan Kunci Jawaban

Aplikasi Resmi

Soalut.com — Soal Ujian UT Versi terbaru 1.2.0

★★★★★ · Gratis · 9 MB · Android
Unduh
Soal UT BING4324 Sejarah Pemikiran Modern
Soal UT BING4324 Sejarah Pemikiran Modern

Pernahkah Anda bertanya bagaimana para pemikir Eropa mengubah cara pandang manusia terhadap dunia? BING4324 Sejarah Pemikiran Modern mengupas transformasi rasionalitas sejak masa Reformasi hingga Pencerahan. Di sini, Anda bisa menemukan latihan soal yang tepat.

Bagaimana cara mengukur pemahaman Anda terhadap tokoh-tokoh besar seperti Descartes atau Kant? Soal UT di halaman ini dirancang untuk menguji penguasaan Anda secara bertahap. Materi mencakup analisis konteks sejarah dan dampak pemikiran modern.

Soal UAS UT yang kami sediakan dilengkapi kunci jawaban dan pembahasan rinci. Setiap soal mencerminkan pola ujian resmi agar Anda terbiasa dengan format dan tingkat kesulitannya. Soal berikut bisa langsung Anda kerjakan sebagai simulasi.

Catatan: Soal-soal ini akan terus diperbarui mengikuti modul terbaru Universitas Terbuka.

Soal UT BING4324 Sejarah Pemikiran Modern

1.

Siapakah filsuf Yunani Kuno yang terkenal dengan metode dialektika dan ajarannya tentang ide-ide sebagai realitas sejati?

  • A. Aristoteles
  • B. Plato
  • C. Socrates
  • D. Herakleitos
Jawaban: B. Plato.
Plato mengembangkan teori tentang dunia ide (Forms) sebagai realitas sejati, dan menggunakan metode dialektika untuk mencapai pengetahuan.
2.

Periode Abad Tengah dalam sejarah pemikiran Barat sangat dipengaruhi oleh…

  • A. Humanisme dan rasionalisme
  • B. Dogma agama dan otoritas gereja
  • C. Ilmu pengetahuan empiris
  • D. Pemikiran bebas dan sekuler
Jawaban: B. Dogma agama dan otoritas gereja.
Abad Tengah ditandai oleh dominasi gereja dan doktrin agama yang menjadi pusat otoritas intelektual.
3.

Semangat Renaissance yang menekankan pada kebangkitan kembali budaya klasik dan penghargaan terhadap potensi manusia disebut…

  • A. Skolastisisme
  • B. Humanisme
  • C. Empirisme
  • D. Rasionalisme
Jawaban: B. Humanisme.
Humanisme Renaissance menekankan studi sastra dan filsafat klasik serta nilai-nilai kemanusiaan.
4.

Landasan utama paham rasionalisme dalam memperoleh pengetahuan adalah…

  • A. Pengalaman indrawi
  • B. Intuisi ilahi
  • C. Akal budi atau rasio
  • D. Tradisi dan otoritas
Jawaban: C. Akal budi atau rasio.
Rasionalisme berkeyakinan bahwa akal budi adalah sumber utama pengetahuan yang benar.
5.

Baruch Spinoza dikenal dengan konsepnya tentang…

  • A. Dualisme substansi
  • B. Monisme substansi
  • C. Tabula rasa
  • D. Empirisme radikal
Jawaban: B. Monisme substansi.
Spinoza berpendapat bahwa hanya ada satu substansi yaitu Tuhan atau Alam (Deus sive Natura).
6.

Menurut Gottfried Wilhelm von Leibniz, dunia ini adalah yang terbaik dari semua kemungkinan karena…

  • A. Didasarkan pada hukum alam
  • B. Diciptakan oleh Tuhan yang sempurna
  • C. Merupakan hasil evolusi
  • D. Berdasarkan kesepakatan sosial
Jawaban: B. Diciptakan oleh Tuhan yang sempurna.
Leibniz dalam teodisenya menyatakan bahwa Tuhan yang maha baik pasti menciptakan dunia yang terbaik.
7.

Paham empirisme menyatakan bahwa semua pengetahuan berasal dari…

  • A. Ide bawaan
  • B. Pengalaman indrawi
  • C. Penalaran murni
  • D. Wahyu
Jawaban: B. Pengalaman indrawi.
Empirisme menolak ide bawaan dan menekankan bahwa pengalaman adalah sumber pengetahuan.
8.

Thomas Hobbes dalam karyanya Leviathan menggambarkan keadaan alamiah manusia sebagai…

  • A. Perang semua melawan semua
  • B. Hidup rukun dan damai
  • C. Saling membantu
  • D. Dipimpin oleh naluri altruistik
Jawaban: A. Perang semua melawan semua.
Hobbes menganggap bahwa tanpa negara, kehidupan manusia adalah 'bellum omnium contra omnes'.
9.

John Locke menolak adanya ide bawaan dan memperkenalkan konsep…

  • A. Monad
  • B. Tabula rasa
  • C. Cogito ergo sum
  • D. Übermensch
Jawaban: B. Tabula rasa.
Locke berpendapat bahwa pikiran manusia pada awalnya seperti kertas kosong (tabula rasa) yang diisi oleh pengalaman.
10.

Aufklärung di Perancis ditandai oleh pemikiran para filsuf yang menekankan…

  • A. Ketaatan mutlak pada raja
  • B. Kekuasaan gereja
  • C. Akal, kemajuan, dan kebebasan individu
  • D. Kembali ke tradisi abad pertengahan
Jawaban: C. Akal, kemajuan, dan kebebasan individu.
Masa Pencerahan Perancis menekankan rasionalitas, kemajuan ilmu, dan hak asasi manusia.
11.

Idealisme Jerman, terutama yang dikembangkan oleh F.W.J. Schelling, menekankan bahwa realitas pada dasarnya bersifat…

  • A. Materiil
  • B. Spiritual atau rohani
  • C. Acak dan tak bermakna
  • D. Empiris
Jawaban: B. Spiritual atau rohani.
Schelling berpendapat bahwa alam dan roh adalah satu kesatuan yang didasari oleh prinsip spiritual.
12.

Positivisme, yang dikembangkan oleh Auguste Comte, berfokus pada…

  • A. Metafisika spekulatif
  • B. Pengetahuan berdasarkan fakta dan observasi
  • C. Filsafat kehendak
  • D. Kritik terhadap modernitas
Jawaban: B. Pengetahuan berdasarkan fakta dan observasi.
Positivisme menolak spekulasi metafisik dan hanya menerima pengetahuan yang berasal dari pengalaman indrawi dan data faktual.
13.

Materialisme, sebagai paham objektif pembentuk modernitas, menyatakan bahwa realitas dasar adalah…

  • A. Roh atau jiwa
  • B. Materi dan gerak fisik
  • C. Ide-ide abstrak
  • D. Kehendak buta
Jawaban: B. Materi dan gerak fisik.
Materialisme berkeyakinan bahwa semua fenomena, termasuk kesadaran, dapat dijelaskan dalam kerangka materi.
14.

Filsafat kehendak Arthur Schopenhauer, sebagai bagian dari pemikiran subjektif perombak modernitas, menekankan bahwa…

  • A. Kehendak adalah realitas tertinggi yang irasional
  • B. Pengetahuan objektif adalah tujuan filsafat
  • C. Manusia sepenuhnya rasional
  • D. Sejarah bergerak secara linier menuju kemajuan
Jawaban: A. Kehendak adalah realitas tertinggi yang irasional.
Schopenhauer melihat kehendak sebagai kekuatan buta, irasional, yang mendasari segala realitas.
15.

Dalam strukturalisme, yang menjadi fokus analisis adalah…

  • A. Subjek individu yang bebas
  • B. Struktur dalam yang mengatur fenomena budaya
  • C. Dialektika sejarah
  • D. Kesadaran fenomenologis
Jawaban: B. Struktur dalam yang mengatur fenomena budaya.
Strukturalisme menekankan bahwa makna terbentuk melalui relasi dalam suatu sistem struktur, bukan dari individu.
16.

Pragmatisme, yang dikembangkan oleh Charles Sanders Peirce dan William James, menilai kebenaran suatu ide berdasarkan…

  • A. Koherensi logis internal
  • B. Korespondensi dengan realitas objektif
  • C. Konsekuensi praktis dan kegunaannya
  • D. Otoritas tradisi
Jawaban: C. Konsekuensi praktis dan kegunaannya.
Pragmatisme mengukur kebenaran suatu ide dari efek nyata dan manfaatnya dalam kehidupan.
17.

Aliran pascastrukturalisme dan pascamodernisme, seperti yang digagas oleh Derrida dan Foucault, umumnya mengkritik…

  • A. Konsep realitas objektif dan metanarasi
  • B. Kemajuan ilmu pengetahuan
  • C. Kebebasan individu
  • D. Materialisme dialektis
Jawaban: A. Konsep realitas objektif dan metanarasi.
Pascastrukturalisme dan pascamodernisme mempertanyakan klaim universal, kebenaran absolut, dan narasi besar modernisme.
18.

Pada periode Yunani Kuno, apa yang menjadi ciri utama pergeseran pemikiran dari mitos menuju logos?

  • A. Penggunaan akal dan nalar untuk menjelaskan alam semesta
  • B. Peningkatan kepercayaan pada dewa-dewi Olimpus
  • C. Penolakan total terhadap filsafat
  • D. Pembakaran naskah-naskah kuno
Jawaban: A. Penggunaan akal dan nalar untuk menjelaskan alam semesta.
Pada masa Yunani Kuno, terjadi pergeseran dari mythos (mitos) ke logos (akal budi) yang ditandai dengan penggunaan akal dan nalar untuk memahami alam semesta, seperti yang dilakukan oleh filsuf pra-Sokrates.
19.

Pemikiran Abad Tengah sangat dipengaruhi oleh doktrin agama. Siapakah tokoh utama yang berusaha menyelaraskan iman Kristen dengan filsafat Aristoteles?

  • A. Thomas Aquinas
  • B. Socrates
  • C. Plato
  • D. Augustinus
Jawaban: A. Thomas Aquinas.
Thomas Aquinas adalah teolog dan filsuf Abad Tengah yang terkenal karena upayanya menyelaraskan iman Kristen dengan pemikiran Aristoteles melalui karya Summa Theologica.
20.

Semangat Renaissance ditandai oleh humanisme, yaitu penekanan pada:

  • A. Kehidupan setelah mati
  • B. Nilai, potensi, dan martabat manusia
  • C. Kepatuhan mutlak pada gereja
  • D. Penolakan terhadap seni
Jawaban: B. Nilai, potensi, dan martabat manusia.
Humanisme pada masa Renaissance menekankan pada nilai, potensi, dan martabat manusia sebagai pusat perhatian, berbeda dari Abad Tengah yang lebih teosentris.
21.

Menurut Rasionalisme, sumber utama pengetahuan yang sah adalah:

  • A. Pengalaman inderawi
  • B. Akal budi (reason)
  • C. Intuisi mistis
  • D. Otoritas tradisi
Jawaban: B. Akal budi (reason).
Rasionalisme berpendapat bahwa akal budi (reason) adalah sumber utama pengetahuan yang sah dan dapat dipercaya, bukan pengalaman inderawi.
22.

Baruch de Spinoza dalam etikanya mengajukan konsep bahwa substansi alam semesta adalah:

  • A. Tuhan dan alam adalah dua hal yang terpisah
  • B. Hanya alam yang nyata
  • C. Tuhan adalah satu-satunya substansi, dan alam adalah modusnya (panteisme)
  • D. Manusia adalah pusat alam semesta
Jawaban: C. Tuhan adalah satu-satunya substansi, dan alam adalah modusnya (panteisme).
Spinoza menganut panteisme, yang menyatakan bahwa Tuhan dan alam adalah satu substansi yang sama (Deus sive Natura), sehingga segala sesuatu ada dalam Tuhan.
23.

Gottfried Wilhelm von Leibniz dikenal karena konsepnya tentang monad, yaitu:

  • A. Partikel materi yang tidak dapat dibagi
  • B. Substansi sederhana yang bersifat spiritual dan tidak berinteraksi secara kausal
  • C. Atom fisika yang bergerak acak
  • D. Ide bawaan yang dimiliki manusia
Jawaban: B. Substansi sederhana yang bersifat spiritual dan tidak berinteraksi secara kausal.
Leibniz mengemukakan monad sebagai substansi sederhana yang bersifat spiritual, tidak memiliki jendela, dan berfungsi berdasarkan harmoni yang telah ditetapkan sebelumnya oleh Tuhan.
24.

Dalam Empirisme, pengetahuan berasal terutama dari:

  • A. Akal budi murni
  • B. Pengalaman inderawi
  • C. Wahyu ilahi
  • D. Intuisi
Jawaban: B. Pengalaman inderawi.
Empirisme berpendapat bahwa semua pengetahuan berasal dari pengalaman inderawi (sensory experience), bukan dari pemikiran bawaan atau akal semata.
25.

Thomas Hobbes dalam karyanya Leviathan menggambarkan keadaan alamiah (state of nature) manusia sebagai:

  • A. Damai dan harmonis
  • B. Perang semua melawan semua (bellum omnium contra omnes)
  • C. Kerjasama sukarela
  • D. Tanpa hukum tetapi penuh kebahagiaan
Jawaban: B. Perang semua melawan semua (bellum omnium contra omnes).
Hobbes berpendapat bahwa dalam keadaan alamiah, kehidupan manusia adalah 'perang semua melawan semua' yang brutal dan egois, sehingga diperlukan kontrak sosial untuk menciptakan perdamaian.
26.

John Locke memperkenalkan konsep tabula rasa, yang berarti bahwa pikiran manusia saat lahir adalah:

  • A. Penuh dengan ide bawaan
  • B. Seperti kertas kosong yang diisi oleh pengalaman
  • C. Telah ditentukan oleh takdir
  • D. Berkaitan langsung dengan Tuhan
Jawaban: B. Seperti kertas kosong yang diisi oleh pengalaman.
Locke menolak ide bawaan dan menyatakan bahwa pikiran manusia saat lahir seperti kertas kosong (tabula rasa) yang kemudian diisi oleh pengalaman melalui indera dan refleksi.
27.

Pemikiran Aufklärung di Inggris menekankan pada kebebasan individu dan toleransi. Siapakah tokoh sentral yang mempromosikan hak-hak alamiah seperti hak hidup, kebebasan, dan kepemilikan?

  • A. Thomas Hobbes
  • B. John Locke
  • C. Francis Bacon
  • D. David Hume
Jawaban: B. John Locke.
John Locke, dalam karyanya Two Treatises of Government, mempromosikan hak-hak alamiah termasuk hak hidup, kebebasan, dan kepemilikan (property), yang memengaruhi deklarasi kemerdekaan Amerika.
28.

Di Prancis, pemikiran Aufklärung sering kritis terhadap monarki absolut dan gereja. Salah satu tokoh yang gigih membela kebebasan berpendapat adalah:

  • A. Immanuel Kant
  • B. Voltaire
  • C. Jean-Jacques Rousseau
  • D. John Locke
Jawaban: B. Voltaire.
Voltaire adalah tokoh Aufklärung Prancis yang terkenal karena kritiknya terhadap gereja dan monarki absolut, serta pembelaannya terhadap kebebasan berpendapat dan toleransi.
29.

Immanuel Kant menjawab pertanyaan 'Apa itu Pencerahan?' dengan semboyan:

  • A. Cogito ergo sum
  • B. Sapere aude (Berani berpikir sendiri)
  • C. Knowledge is power
  • D. I think therefore I am
Jawaban: B. Sapere aude (Berani berpikir sendiri).
Dalam esainya 'Was ist Aufklärung?', Kant mendefinisikan Pencerahan sebagai keberanian manusia untuk menggunakan akalnya sendiri (sapere aude) tanpa bimbingan orang lain.
30.

Idealisme, sebagai paham filsafat, berpandangan bahwa realitas tertinggi adalah:

  • A. Materi fisik
  • B. Ide atau roh (mind or spirit)
  • C. Fenomena alam
  • D. Pengalaman inderawi
Jawaban: B. Ide atau roh (mind or spirit).
Idealisme berpendapat bahwa realitas dasar alam semesta bersifat mental, spiritual, atau ideasional, bukan material. Realitas tertinggi adalah ide atau roh.
31.

F.W.J. Schelling mengembangkan konsep identitas (Identitätsphilosophie) yang menyatakan bahwa:

  • A. Subjek dan objek adalah dua hal yang terpisah
  • B. Subjek dan objek adalah identik dalam Absolut
  • C. Hanya objek yang nyata
  • D. Hanya subjek yang nyata
Jawaban: B. Subjek dan objek adalah identik dalam Absolut.
Schelling dalam Identitätsphilosophie berargumen bahwa subjek (kesadaran) dan objek (alam) pada dasarnya identik dan bersatu dalam prinsip Absolut yang tak terbedakan.
32.

Positivisme, yang dipelopori oleh Auguste Comte, menolak pengetahuan yang berasal dari:

  • A. Fakta empiris
  • B. Metode ilmiah
  • C. Teologi dan metafisika
  • D. Observasi
Jawaban: C. Teologi dan metafisika.
Positivisme Comte hanya mengakui pengetahuan yang didasarkan pada fakta positif yang dapat diobservasi secara empiris, dan menolak spekulasi teologis dan metafisika sebagai tidak ilmiah.
33.

Filsafat kehendak Arthur Schopenhauer menyatakan bahwa inti realitas adalah:

  • A. Akal budi yang rasional
  • B. Kehendak buta (will) yang tak terpuaskan
  • C. Cinta kasih universal
  • D. Materi yang bergerak
Jawaban: B. Kehendak buta (will) yang tak terpuaskan.
Schopenhauer berpendapat bahwa realitas dasar adalah kehendak (will) yang buta, irasional, dan terus-menerus mendorong penderitaan, yang merupakan inti dari eksistensi manusia.
34.

Pascastrukturalisme dan Pascamodernisme, sebagai pemikiran kontemporer, umumnya mengkritik:

  • A. Struktur narasi besar (grand narratives) modernitas
  • B. Konsep kebebasan individu
  • C. Pentingnya bahasa dalam filsafat
  • D. Teori-teori Marxisme
Jawaban: A. Struktur narasi besar (grand narratives) modernitas.
Pascastrukturalisme dan Pascamodernisme (seperti yang dikemukakan oleh Lyotard, Derrida, Foucault) cenderung menolak atau meragukan narasi besar universal seperti kemajuan, rasionalitas, dan kebenaran absolut yang menjadi fondasi modernitas.
35.

Tokoh filsuf pada masa Yunani Kuno yang dikenal karena metode dialektika dan pengaruhnya terhadap Plato adalah…

  • A. Aristoteles
  • B. Socrates
  • C. Pythagoras
  • D. Herakleitos
Jawaban: B. Socrates.
Socrates terkenal dengan metode dialektika (bertanya jawab) yang sangat memengaruhi muridnya, Plato.
36.

Pada Abad Pertengahan, pandangan dunia yang dominan adalah teosentrisme, yang berarti…

  • A. Manusia adalah pusat segala sesuatu
  • B. Alam semesta bersifat mekanis
  • C. Tuhan sebagai pusat segala sesuatu
  • D. Rasio manusia sebagai sumber kebenaran
Jawaban: C. Tuhan sebagai pusat segala sesuatu.
Teosentrisme adalah pandangan yang menempatkan Tuhan sebagai pusat dari segala pemikiran dan kehidupan.
37.

Gerakan Renaissance ditandai dengan semangat humanisme, yaitu…

  • A. Pusat perhatian beralih dari Tuhan ke alam
  • B. Penekanan pada kebebasan individu dan potensi manusia
  • C. Pengabdian total kepada gereja
  • D. Penolakan terhadap seni klasik
Jawaban: B. Penekanan pada kebebasan individu dan potensi manusia.
Humanisme Renaissance menekankan pada kebebasan, potensi, dan martabat manusia sebagai individu.
38.

Seorang filsuf Rasionalis yang terkenal dengan pernyataan "Cogito, ergo sum" (Aku berpikir, maka aku ada) adalah…

  • A. Baruch de Spinoza
  • B. Gottfried Wilhelm von Leibniz
  • C. Rene Descartes
  • D. Immanuel Kant
Jawaban: C. Rene Descartes.
Rene Descartes adalah bapak filsafat modern yang meletakkan dasar rasionalisme dengan pernyataan 'Cogito, ergo sum'.
39.

Menurut Baruch de Spinoza, substansi yang menjadi dasar dari segala realitas adalah…

  • A. Tuhan atau Alam (Deus sive Natura)
  • B. Pikiran dan perluasan sebagai dua substansi terpisah
  • C. Monad-monad yang tidak saling memengaruhi
  • D. Materi dan bentuk
Jawaban: A. Tuhan atau Alam (Deus sive Natura).
Spinoza berpandangan panteisme, bahwa Tuhan dan Alam adalah satu substansi tunggal (Deus sive Natura).
40.

Pemikiran Gottfried Wilhelm von Leibniz tentang monad mengajarkan bahwa…

  • A. Monad adalah atom materi yang tidak dapat dibagi
  • B. Monad adalah entitas spiritual yang saling berinteraksi secara kausal
  • C. Monad adalah substansi sederhana yang tidak saling memengaruhi (harmoni yang telah ditetapkan)
  • D. Monad adalah ide bawaan dalam pikiran manusia
Jawaban: C. Monad adalah substansi sederhana yang tidak saling memengaruhi (harmoni yang telah ditetapkan).
Leibniz mengemukakan bahwa monad-monad tidak memiliki hubungan kausal satu sama lain, melainkan berjalan selaras karena harmoni yang telah ditetapkan sebelumnya oleh Tuhan.
41.

Menurut aliran Empirisme, sumber utama pengetahuan manusia adalah…

  • A. Akal budi dan ide bawaan
  • B. Pengalaman inderawi
  • C. Intuisi dan wahyu
  • D. Dialog dan refleksi diri
Jawaban: B. Pengalaman inderawi.
Empirisme berkeyakinan bahwa semua pengetahuan berasal dari pengalaman, khususnya melalui panca indera.
42.

Tokoh Thomas Hobbes (1588-1679) terkenal dengan pandangannya tentang "bellum omnium contra omnes" yang berarti…

  • A. Perang semua melawan semua dalam keadaan alamiah
  • B. Kontrak sosial untuk mencapai perdamaian
  • C. Kedaulatan rakyat yang absolut
  • D. Kebebasan individu tidak dapat diganggu gugat
Jawaban: A. Perang semua melawan semua dalam keadaan alamiah.
Hobbes menggambarkan keadaan alamiah manusia sebagai 'perang semua melawan semua' (bellum omnium contra omnes) sebelum adanya negara.
43.

John Locke dikenal sebagai tokoh Empirisme yang mengemukakan konsep…

  • A. Tabula rasa, yaitu pikiran manusia seperti kertas kosong saat lahir
  • B. Monad sebagai substansi dasar
  • C. Cogito ergo sum sebagai dasar kepastian
  • D. Kategorikal imperatif sebagai landasan moral
Jawaban: A. Tabula rasa, yaitu pikiran manusia seperti kertas kosong saat lahir.
Locke berpendapat bahwa pikiran manusia saat lahir adalah 'tabula rasa' (kertas kosong) yang diisi oleh pengalaman.
44.

Pada masa Aufklärung di Inggris, tokoh seperti David Hume menekankan pentingnya…

  • A. Pengetahuan a priori dari akal murni
  • B. Skeptisisme terhadap hubungan kausalitas
  • C. Hukum rimba sebagai dasar negara
  • D. Kesatuan substansi antara Tuhan dan alam
Jawaban: B. Skeptisisme terhadap hubungan kausalitas.
David Hume, sebagai tokoh empiris Inggris, sangat skeptis terhadap hubungan kausalitas yang hanya didasarkan pada kebiasaan, bukan logika murni.
45.

Salah satu ciri pemikiran Aufklärung di Prancis yang diwakili oleh Voltaire adalah…

  • A. Penghormatan terhadap tradisi dan monarki absolut
  • B. Kritik tajam terhadap gereja dan dogmatisme agama
  • C. Penerimaan penuh terhadap keyakinan agama tanpa reserve
  • D. Penolakan terhadap ide kebebasan berpikir
Jawaban: B. Kritik tajam terhadap gereja dan dogmatisme agama.
Voltaire adalah pemikir Prancis yang terkenal dengan kritiknya terhadap gereja, intoleransi, dan dogmatisme, serta membela kebebasan berpikir.
46.

Menurut F.W.J. Schelling (1775-1854), puncak dari kesatuan antara alam dan roh adalah melalui…

  • A. Penalaran ilmiah yang ketat
  • B. Pengalaman inderawi semata
  • C. Seni atau intuisi estetis
  • D. Negara hukum yang adil
Jawaban: C. Seni atau intuisi estetis.
Schelling berpendapat bahwa seni dan intuisi estetis adalah alat untuk menyatukan subjek (roh) dan objek (alam) secara sempurna.
47.

Aliran Positivisme yang digagas oleh Auguste Comte menekankan bahwa pengetahuan yang sahih adalah pengetahuan yang…

  • A. Bersifat spekulatif metafisik
  • B. Berdasarkan fakta empiris dan metode ilmiah
  • C. Berasal dari wahyu ilahi
  • D. Hanya dapat dipahami melalui intuisi
Jawaban: B. Berdasarkan fakta empiris dan metode ilmiah.
Positivisme hanya mengakui pengetahuan yang berasal dari fakta positif (fenomena) yang dapat diamati dan diuji secara ilmiah.
48.

Menurut Filsafat Kehendak (Filsafat Subjektif Perombak Modernitas), misalnya yang dikembangkan oleh Arthur Schopenhauer, inti realitas adalah…

  • A. Akal budi yang rasional
  • B. Kehendak untuk hidup yang buta dan tak terkendali
  • C. Kesadaran transendental
  • D. Relasi kekuasaan dalam masyarakat
Jawaban: B. Kehendak untuk hidup yang buta dan tak terkendali.
Schopenhauer mengemukakan bahwa inti dari realitas adalah 'kehendak' (Will) yang buta, tak terkendali, dan terus-menerus.
49.

Aliran Pascastrukturalisme menolak konsep struktur yang stabil dan universal. Tokoh yang terkenal dengan konsep dekonstruksi adalah…

  • A. Michel Foucault
  • B. Jacques Derrida
  • C. Jurgen Habermas
  • D. Martin Heidegger
Jawaban: B. Jacques Derrida.
Jacques Derrida adalah tokoh utama pascastrukturalisme yang mengembangkan metode dekonstruksi untuk membongkar oposisi biner dalam teks.
50.

Salah satu kontribusi utama Feminisme dalam pemikiran kontemporer adalah…

  • A. Menekankan supremasi laki-laki atas perempuan
  • B. Melestarikan sistem patriarki yang ada
  • C. Mengkritisi relasi kekuasaan gender dan memperjuangkan kesetaraan
  • D. Menolak keterlibatan perempuan dalam wacana publik
Jawaban: C. Mengkritisi relasi kekuasaan gender dan memperjuangkan kesetaraan.
Feminisme secara fundamental mengkritisi relasi kuasa yang tidak setara antara laki-laki dan perempuan serta memperjuangkan kesetaraan gender dalam berbagai aspek kehidupan.

Setelah mempelajari soal-soal di atas, kamu bisa mengukur sejauh mana pemahaman tentang sejarah pemikiran modern. Format UTM dan UO menuntut ketelitian membaca setiap opsi jawaban. Soal UAS UT seperti ini sangat tepat untuk menguji kemampuan analitis terhadap perubahan pemikiran dari masa Renaissance hingga Pencerahan. Gunakan soal-soal ini sebagai tolok ukur kesiapan sebelum ujian nanti.

Ingat, kunci sukses menghadapi BING4324 Sejarah Pemikiran Modern adalah memahami konteks historis setiap tokoh dan idenya. Soal Ujian UT di halaman ini memberikan gambaran jelas tentang pola pertanyaan yang mungkin muncul. Fokuslah pada penguasaan kronologi peristiwa dan pengaruh pemikiran terhadap perubahan sosial. Dengan latihan yang terarah, kamu akan lebih siap menjawab soal UAS nantinya.

Bagikan

error: Content is protected !!