💜 Selalu gratis

Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir!💜 Selalu gratis

Soal UAS UT BIOL4227 Dasar-Dasar Konservasi dan Kunci Jawaban

Soal UT BIOL4227 Dasar-Dasar Konservasi
Soal UT BIOL4227 Dasar-Dasar Konservasi

Banyak mahasiswa merasa kesulitan menghadapi Ujian Akhir Semester BIOL4227 Dasar-Dasar Konservasi karena materi yang luas dan kompleks. Minimnya contoh soal relevan sering membuat persiapan terasa tidak maksimal. Akibatnya, kepercayaan diri menurun saat ujian tiba.

Kesulitan mencari referensi latihan yang tepat menjadi masalah utama. Tanpa panduan yang jelas, memahami materi konservasi sumber daya hayati terasa lebih berat. Hal ini mendorong mahasiswa mencari berbagai sumber, termasuk Soal UT sebagai alternatif belajar mandiri.

Oleh karena itu, akses terhadap Soal UAS UT yang representatif sangat krusial. Latihan rutin menggunakan soal sebelumnya dapat memetakan pola ujian dan memperdalam pemahaman. Sumber terpercaya seperti soalut.com dengan koleksi Soal Ujian UT bisa menjadi solusi efektif untuk meraih hasil optimal.

Soal UT BIOL4227 Dasar-Dasar Konservasi

1.

Apa yang dimaksud dengan konservasi sumber daya alam berdasarkan konsep dasarnya?

  • A. Pemanfaatan sumber daya alam secara besar-besaran
  • B. Pengelolaan sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan sekarang tanpa memikirkan masa depan
  • C. Pengelolaan sumber daya alam secara bijaksana untuk menjamin keberlanjutan dan keseimbangan ekosistem
  • D. Eksploitasi sumber daya alam tanpa batas
Jawaban: C. Pengelolaan sumber daya alam secara bijaksana untuk menjamin keberlanjutan dan keseimbangan ekosistem.
Konservasi sumber daya alam adalah pengelolaan yang bijaksana untuk menjaga keberlanjutan dan keseimbangan ekosistem, bukan sekadar pemanfaatan atau eksploitasi.
2.

Keanekaragaman sumber daya alam meliputi tiga tingkatan utama, yaitu…

  • A. Ekonomi, sosial, dan budaya
  • B. Genetik, spesies, dan ekosistem
  • C. Tanah, air, dan udara
  • D. Flora, fauna, dan manusia
Jawaban: B. Genetik, spesies, dan ekosistem.
Keanekaragaman sumber daya alam hayati mencakup keanekaragaman genetik, spesies, dan ekosistem.
3.

Siapa tokoh yang dikenal sebagai bapak konservasi modern dan mendirikan taman nasional pertama di dunia?

  • A. Charles Darwin
  • B. John Muir
  • C. Aldo Leopold
  • D. Theodore Roosevelt
Jawaban: B. John Muir.
John Muir adalah tokoh konservasi modern yang berperan dalam pendirian taman nasional seperti Yosemite.
4.

Konservasi pada tingkat spesies bertujuan untuk…

  • A. Melindungi individu tertentu dari kepunahan
  • B. Mempertahankan populasi spesies di habitat alaminya
  • C. Mengelola seluruh ekosistem
  • D. Menghentikan evolusi
Jawaban: B. Mempertahankan populasi spesies di habitat alaminya.
Konservasi tingkat spesies fokus pada mempertahankan populasi spesies di habitat alaminya agar tidak punah.
5.

Ancaman utama terhadap keanekaragaman hayati adalah…

  • A. Perubahan iklim
  • B. Fragmentasi habitat
  • C. Spesies invasif
  • D. Semua jawaban benar
Jawaban: D. Semua jawaban benar.
Semua faktor tersebut merupakan ancaman utama terhadap keanekaragaman hayati.
6.

Sumber daya tanah termasuk dalam sumber daya alam…

  • A. Hayati
  • B. Nonhayati
  • C. Terbarukan
  • D. Hayati dan nonhayati
Jawaban: B. Nonhayati.
Tanah termasuk sumber daya alam nonhayati karena bukan berasal dari makhluk hidup.
7.

Konservasi air dapat dilakukan dengan cara…

  • A. Meningkatkan penggunaan air tanah
  • B. Membangun waduk dan reboisasi
  • C. Mengalihkan sungai
  • D. Membuang limbah ke sungai
Jawaban: B. Membangun waduk dan reboisasi.
Membangun waduk dan reboisasi membantu konservasi air dengan menyimpan dan menjaga resapan air.
8.

Biogeografi Nusantara dipengaruhi oleh garis Wallace yang memisahkan…

  • A. Flora dan fauna Asiatis dan Australis
  • B. Pulau Jawa dan Sumatera
  • C. Ekosistem darat dan laut
  • D. Indonesia bagian barat dan timur
Jawaban: A. Flora dan fauna Asiatis dan Australis.
Garis Wallace memisahkan wilayah Asiatis di barat dan Australis di timur Indonesia.
9.

Ekosistem hutan hujan tropis di Indonesia memiliki ciri…

  • A. Curah hujan rendah
  • B. Keanekaragaman spesies tinggi
  • C. Musim kemarau panjang
  • D. Suhu dingin
Jawaban: B. Keanekaragaman spesies tinggi.
Hutan hujan tropis memiliki keanekaragaman spesies yang sangat tinggi karena curah hujan tinggi dan suhu stabil.
10.

Strategi konservasi pada tingkat komunitas meliputi…

  • A. Pembiakan di penangkaran
  • B. Pembentukan kawasan perlindungan
  • C. Konservasi genetik
  • D. Pengelolaan individu
Jawaban: B. Pembentukan kawasan perlindungan.
Konservasi tingkat komunitas melibatkan perlindungan kawasan untuk menjaga interaksi antarspesies.
11.

Konservasi eksitu (ex situ) adalah konservasi yang dilakukan…

  • A. Di habitat alami
  • B. Di luar habitat alami
  • C. Hanya untuk flora
  • D. Tanpa campur tangan manusia
Jawaban: B. Di luar habitat alami.
Konservasi eksitu dilakukan di luar habitat alami, misalnya di kebun binatang atau bank benih.
12.

Kerusakan tanah yang disebabkan oleh erosi dapat diminimalkan dengan…

  • A. Pembakaran hutan
  • B. Penanaman tanaman penutup tanah
  • C. Penggundulan hutan
  • D. Pertanian monokultur
Jawaban: B. Penanaman tanaman penutup tanah.
Tanaman penutup tanah membantu mengurangi erosi dengan menahan partikel tanah.
13.

Pembangunan berkelanjutan bertujuan untuk…

  • A. Mengutamakan pertumbuhan ekonomi saja
  • B. Memenuhi kebutuhan masa kini tanpa mengorbankan generasi mendatang
  • C. Eksploitasi sumber daya maksimal
  • D. Menghentikan pembangunan
Jawaban: B. Memenuhi kebutuhan masa kini tanpa mengorbankan generasi mendatang.
Pembangunan berkelanjutan menyeimbangkan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan untuk generasi mendatang.
14.

Konvensi internasional yang fokus pada perdagangan spesies terancam punah adalah…

  • A. CBD
  • B. CITES
  • C. UNFCCC
  • D. Ramsar
Jawaban: B. CITES.
CITES mengatur perdagangan internasional spesies terancam punah.
15.

Spesies yang rentan terhadap kepunahan biasanya memiliki…

  • A. Populasi besar dan penyebaran luas
  • B. Siklus reproduksi cepat
  • C. Habitat spesifik dan populasi kecil
  • D. Adaptasi tinggi
Jawaban: C. Habitat spesifik dan populasi kecil.
Spesies dengan habitat spesifik dan populasi kecil lebih rentan punah karena ketergantungan pada kondisi tertentu.
16.

Kategori kelangkaan 'Endangered' menurut IUCN berarti…

  • A. Risiko rendah
  • B. Hampir terancam
  • C. Terancam punah
  • D. Punah di alam liar
Jawaban: C. Terancam punah.
Endangered adalah kategori risiko tinggi kepunahan di alam liar.
17.

Flora nasional Indonesia adalah…

  • A. Anggrek bulan
  • B. Melati
  • C. Rafflesia arnoldii
  • D. Bunga bangkai
Jawaban: C. Rafflesia arnoldii.
Rafflesia arnoldii ditetapkan sebagai flora nasional Indonesia.
18.

Konsep 'sustainable yield' dalam konservasi sumber daya alam hayati menekankan pada pemanfaatan yang tidak melebihi kemampuan regenerasi. Prinsip ini paling erat kaitannya dengan asas konservasi yang mana?

  • A. Asas kelestarian
  • B. Asas kemanfaatan
  • C. Asas keadilan
  • D. Asas keseimbangan
Jawaban: A. Asas kelestarian.
Asas kelestarian (sustainability) menekankan bahwa pemanfaatan sumber daya alam harus dilakukan dengan bijaksana agar tidak punah dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang. Sustainable yield adalah implementasi langsung dari asas ini pada sumber daya hayati yang dapat diperbarui.
19.

Keanekaragaman hayati pada tingkat ekosistem, spesies, dan genetik saling terkait. Hilangnya satu spesies kunci (keystone species) dalam suatu ekosistem dapat menyebabkan…

  • A. Peningkatan keanekaragaman genetik spesies lain
  • B. Rantai makanan memendek dan ekosistem menjadi lebih stabil
  • C. Perubahan besar pada struktur dan fungsi ekosistem
  • D. Spesies lain beradaptasi tanpa dampak signifikan
Jawaban: C. Perubahan besar pada struktur dan fungsi ekosistem.
Spesies kunci memiliki peran yang tidak proporsional besar terhadap ekosistemnya. Kehilangannya akan memicu efek domino yang mengubah komposisi spesies, aliran energi, dan siklus materi dalam ekosistem tersebut.
20.

Pendekatan konservasi pada tingkat spesies seringkali memerlukan manajemen yang intensif. Contoh tindakan konservasi yang termasuk dalam strategi ini adalah…

  • A. Penetapan kawasan suaka alam yang luas
  • B. Pembiakan di penangkaran (captive breeding)
  • C. Pembentukan koridor hijau antar habitat
  • D. Rehabilitasi ekosistem terdegradasi
Jawaban: B. Pembiakan di penangkaran (captive breeding).
Konservasi tingkat spesies berfokus pada populasi individu spesies tertentu. Captive breeding adalah upaya mengembangbiakkan spesies terancam punah di luar habitat aslinya untuk meningkatkan populasinya, yang merupakan intervensi langsung pada spesies.
21.

Suatu populasi satwa liar mengalami penurunan drastis akibat fragmentasi habitat. Konsep yang menjelaskan risiko kepunahan populasi kecil akibat faktor genetik adalah…

  • A. Densitas dependensi
  • B. Allee effect
  • C. Genetic drift dan inbreeding depression
  • D. Demographic stochasticity
Jawaban: C. Genetic drift dan inbreeding depression.
Populasi kecil rentan terhadap kehilangan variasi genetik secara acak (genetic drift) dan perkawinan antar kerabat dekat (inbreeding) yang menurunkan kebugaran (fitness) individu, meningkatkan risiko kepunahan.
22.

Degradasi lahan akibat erosi yang parah tidak hanya mengurangi produktivitas tanah, tetapi juga dapat menyebabkan…

  • A. Peningkatan kapasitas infiltrasi air tanah
  • B. Peningkatan kesuburan tanah di daerah hilir
  • C. Pendangkalan waduk dan sungai akibat sedimentasi
  • D. Peningkatan keanekaragaman hayati tanah
Jawaban: C. Pendangkalan waduk dan sungai akibat sedimentasi.
Erosi tanah yang parah menyebabkan partikel tanah terangkut dan mengendap di badan air (sungai, waduk). Proses sedimentasi ini mengurangi kapasitas tampung waduk dan menyebabkan pendangkalan, yang merupakan dampak negatif dari kerusakan tanah.
23.

Upaya konservasi air yang efektif pada daerah tangkapan air (catchment area) di hulu dapat dilakukan dengan…

  • A. Membangun saluran drainase yang luas untuk mempercepat aliran
  • B. Menanam vegetasi penutup tanah permanen seperti hutan
  • C. Membuat sumur resapan yang dalam di setiap rumah
  • D. Mengubah semua lahan menjadi lahan pertanian intensif
Jawaban: B. Menanam vegetasi penutup tanah permanen seperti hutan.
Vegetasi permanen, terutama hutan, efektif dalam menahan air hujan, meningkatkan infiltrasi, mengurangi limpasan permukaan, dan mengisi kembali air tanah. Ini adalah metode konservasi air yang paling fundamental di daerah tangkapan air.
24.

Garis Wallace yang membagi wilayah biogeografi Indonesia membedakan daerah fauna Asiatis di barat dan Australis di timur. Kepulauan yang termasuk dalam zona peralihan (Wallacea) adalah…

  • A. Sumatra, Jawa, Kalimantan
  • B. Papua dan pulau-pulau sekitarnya
  • C. Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara
  • D. Papua, Maluku, dan Nusa Tenggara
Jawaban: C. Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara.
Zona Wallacea adalah wilayah peralihan yang terletak di antara Paparan Sunda (Asiatis) dan Paparan Sahul (Australis). Pulau-pulau seperti Sulawesi, Maluku, dan Nusa Tenggara memiliki campuran fauna unik yang tidak sepenuhnya Asiatis atau Australis.
25.

Ekosistem pesisir dan laut di Indonesia sangat beragam. Salah satu ekosistem yang memiliki produktivitas primer sangat tinggi dan berfungsi sebagai tempat asuhan biota laut adalah…

  • A. Terumbu karang
  • B. Padang lamun (seagrass bed)
  • C. Hutan mangrove
  • D. Laut dalam
Jawaban: C. Hutan mangrove.
Hutan mangrove memiliki produktivitas primer yang sangat tinggi dan menyediakan habitat kritis (nursery ground) bagi berbagai jenis ikan, udang, dan kepiting. Serasah daunnya menjadi sumber makanan utama dalam rantai makanan pesisir.
26.

Konservasi eksitu (ex situ conservation) merupakan strategi penting untuk spesies yang habitat aslinya sudah sangat terancam. Kelemahan utama dari strategi ini adalah…

  • A. Biaya operasional yang sangat rendah
  • B. Tidak memerlukan keahlian khusus dalam penangkaran
  • C. Kesulitan dalam mempertahankan adaptasi evolusioner spesies
  • D. Spesies mudah beradaptasi dengan lingkungan buatan
Jawaban: C. Kesulitan dalam mempertahankan adaptasi evolusioner spesies.
Lingkungan buatan (penangkaran, kebun binatang) tidak dapat meniru sepenuhnya tekanan seleksi alam di habitat asli. Akibatnya, spesies bisa kehilangan adaptasi alami mereka dan sulit untuk direintroduksi ke alam liar.
27.

Pembentukan kawasan perlindungan seperti taman nasional bertujuan untuk konservasi in situ. Kriteria utama dalam memilih kawasan yang layak menjadi taman nasional adalah…

  • A. Memiliki luas minimal dan keanekaragaman hayati yang representatif
  • B. Lokasinya mudah diakses oleh wisatawan
  • C. Tidak ada konflik dengan kepentingan penduduk lokal
  • D. Memiliki potensi sumber daya mineral yang besar
Jawaban: A. Memiliki luas minimal dan keanekaragaman hayati yang representatif.
Tujuan utama taman nasional adalah melindungi ekosistem, spesies, dan proses ekologi yang representatif. Luas kawasan yang memadai diperlukan untuk mempertahankan populasi yang viable dan fungsi ekosistem yang utuh.
28.

Kerusakan tanah dapat disebabkan oleh faktor alam dan aktivitas manusia. Salah satu indikator utama dari tanah yang mengalami degradasi adalah…

  • A. Peningkatan kandungan bahan organik tanah
  • B. Penurunan infiltrasi dan retensi air tanah
  • C. Peningkatan aktivitas biologi tanah
  • D. Struktur tanah yang semakin remah
Jawaban: B. Penurunan infiltrasi dan retensi air tanah.
Degradasi tanah menurunkan kemampuannya untuk menyerap dan menahan air. Hal ini menyebabkan peningkatan limpasan permukaan dan erosi, serta menurunnya ketersediaan air bagi tanaman.
29.

Konsep pembangunan berkelanjutan mengintegrasikan tiga pilar utama. Dalam konteks konservasi sumber daya alam, pilar lingkungan berarti…

  • A. Pertumbuhan ekonomi harus menjadi prioritas utama
  • B. Pemanfaatan sumber daya alam tidak boleh melebihi daya dukung ekosistem
  • C. Pembangunan harus memberikan keuntungan finansial sebesar-besarnya
  • D. Semua sumber daya alam tidak boleh disentuh oleh manusia
Jawaban: B. Pemanfaatan sumber daya alam tidak boleh melebihi daya dukung ekosistem.
Pilar lingkungan menekankan pada batasan ekologis. Pembangunan dianggap berkelanjutan jika dilakukan dalam batas daya dukung (carrying capacity) lingkungan agar fungsi ekosistem tetap terjaga untuk generasi sekarang dan masa depan.
30.

Implementasi konservasi dalam pembangunan berkelanjutan memerlukan pendekatan terpadu. Contoh kegiatan yang menerapkan prinsip ini adalah…

  • A. Penebangan hutan secara total untuk membuka lahan pertanian
  • B. Penambangan terbuka tanpa rencana reklamasi
  • C. Pengelolaan hutan berbasis masyarakat (community-based forest management)
  • D. Pembangunan gedung pencakar langit di daerah resapan air
Jawaban: C. Pengelolaan hutan berbasis masyarakat (community-based forest management).
Pengelolaan hutan berbasis masyarakat mengintegrasikan aspek ekologi (konservasi hutan), sosial (kesejahteraan masyarakat lokal), dan ekonomi (pemanfaatan hasil hutan) secara seimbang untuk keberlanjutan jangka panjang.
31.

Konvensi internasional CITES (Convention on International Trade in Endangered Species) mengatur tentang…

  • A. Perubahan iklim global dan emisi gas rumah kaca
  • B. Perdagangan internasional spesies tumbuhan dan satwa liar yang terancam punah
  • C. Perlindungan lahan basah yang penting bagi burung air
  • D. Pelestarian keanekaragaman hayati secara umum
Jawaban: B. Perdagangan internasional spesies tumbuhan dan satwa liar yang terancam punah.
CITES adalah perjanjian internasional yang bertujuan memastikan bahwa perdagangan internasional spesimen hewan dan tumbuhan liar tidak mengancam kelangsungan hidup spesies tersebut. Spesies yang terdaftar dalam Appendix dilindungi dari perdagangan ilegal.
32.

Di Indonesia, peraturan perundangan yang menjadi landasan utama untuk perlindungan dan pengelolaan keanekaragaman hayati adalah…

  • A. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria
  • B. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya
  • C. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup
  • D. Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan
Jawaban: B. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.
UU No. 5 Tahun 1990 adalah undang-undang khusus yang secara komprehensif mengatur tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya, termasuk perlindungan spesies, kawasan konservasi, dan peran serta masyarakat.
33.

Suatu spesies flora ditetapkan sebagai 'endangered' (genting) dalam kategori IUCN Red List. Hal ini berarti spesies tersebut…

  • A. Belum dievaluasi statusnya
  • B. Berisiko rendah dan tidak memerlukan perhatian khusus
  • C. Menghadapi risiko kepunahan yang sangat tinggi di alam liar
  • D. Hanya terdapat di kebun raya dan penangkaran
Jawaban: C. Menghadapi risiko kepunahan yang sangat tinggi di alam liar.
Kategori 'Endangered' (EN) dalam IUCN Red List menunjukkan bahwa suatu spesies memiliki risiko kepunahan yang sangat tinggi di alam liar (wild) dalam waktu dekat, jika faktor-faktor penyebab ancaman terus berlangsung.
34.

Salah satu flora nasional Indonesia adalah Melati Putih (Jasminum sambac) sebagai Puspa Bangsa. Penetapan flora nasional bertujuan untuk…

  • A. Menetapkan spesies yang paling langka di Indonesia
  • B. Menjadi identitas dan kebanggaan nasional, serta meningkatkan kesadaran konservasi
  • C. Membatasi perdagangan internasional spesies tersebut
  • D. Memfokuskan seluruh dana konservasi hanya pada satu spesies tersebut
Jawaban: B. Menjadi identitas dan kebanggaan nasional, serta meningkatkan kesadaran konservasi.
Flora dan fauna nasional ditetapkan sebagai simbol identitas bangsa. Tujuannya adalah untuk membangkitkan rasa bangga, cinta tanah air, dan kesadaran akan pentingnya melestarikan kekayaan alam Indonesia secara umum.
35.

Prinsip pembangunan berkelanjutan yang menekankan pada pemenuhan kebutuhan saat ini tanpa mengorbankan kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhannya disebut sebagai prinsip…

  • A. Efisiensi ekonomi
  • B. Keadilan antargenerasi
  • C. Partisipasi publik
  • D. Kehati-hatian
Jawaban: B. Keadilan antargenerasi.
Keadilan antargenerasi merupakan prinsip inti pembangunan berkelanjutan yang memastikan sumber daya alam dikelola secara bijaksana agar generasi mendatang juga dapat menikmatinya.
36.

Konservasi yang dilakukan dengan memindahkan spesies dari habitat aslinya ke tempat yang aman dan terkontrol, seperti kebun binatang atau bank benih, dikenal sebagai…

  • A. Konservasi in situ
  • B. Konservasi ex situ
  • C. Konservasi habitat
  • D. Konservasi lanskap
Jawaban: B. Konservasi ex situ.
Konservasi ex situ adalah upaya pelestarian spesies di luar habitat alaminya, misalnya di kebun binatang, taman safari, atau bank genetik.
37.

Undang-Undang yang menjadi landasan utama perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup di Indonesia, yang mengatur tentang konservasi sumber daya alam dan ekosistemnya, adalah…

  • A. UU No. 5 Tahun 1990
  • B. UU No. 32 Tahun 2009
  • C. UU No. 41 Tahun 1999
  • D. UU No. 18 Tahun 2013
Jawaban: B. UU No. 32 Tahun 2009.
UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup merupakan undang-undang payung (umbrella act) yang mengatur konservasi sumber daya alam di Indonesia.
38.

Berdasarkan konsep biogeografi Wallace, garis yang memisahkan wilayah fauna Asia (Sunda) dengan fauna peralihan (Wallacea) di Nusantara adalah…

  • A. Garis Weber
  • B. Garis Khatulistiwa
  • C. Garis Wallace
  • D. Garis Lydekker
Jawaban: C. Garis Wallace.
Garis Wallace adalah garis imajiner yang memisahkan fauna tipe Asia (Sumatra, Kalimantan, Jawa) dengan fauna peralihan (Sulawesi, Maluku) berdasarkan penelitian Alfred Russel Wallace.
39.

Kondisi tanah yang kehilangan unsur hara akibat pencucian (leaching) oleh air hujan yang terus-menerus, terutama pada daerah tropis basah, disebut sebagai…

  • A. Erosi tanah
  • B. Podsolisasi
  • C. Laterisasi
  • D. Desertifikasi
Jawaban: C. Laterisasi.
Laterisasi adalah proses pencucian unsur hara dari lapisan tanah atas oleh air hujan yang deras, meninggalkan oksida besi dan aluminium yang menyebabkan tanah berwarna kemerahan dan kurang subur.
40.

Kawasan perlindungan yang ditetapkan untuk melindungi spesies langka dan ekosistem unik, serta dikelola secara ketat dengan akses terbatas, didefinisikan sebagai…

  • A. Taman Nasional
  • B. Suaka Margasatwa
  • C. Cagar Alam
  • D. Taman Hutan Raya
Jawaban: C. Cagar Alam.
Cagar Alam adalah kawasan suaka alam yang memiliki ciri khas tertentu, berfungsi sebagai tempat perlindungan keanekaragaman hayati dan ekosistem, serta dikelola dengan sistem zonasi yang ketat.
41.

Menurut klasifikasi IUCN, spesies yang menghadapi risiko kepunahan di alam liar yang sangat tinggi dalam waktu dekat dikategorikan sebagai…

  • A. Rentan (Vulnerable)
  • B. Gentng (Endangered)
  • C. Kritis (Critically Endangered)
  • D. Punah di Alam (Extinct in the Wild)
Jawaban: C. Kritis (Critically Endangered).
Kategori Critically Endangered (CR) adalah status konservasi tertinggi sebelum punah, menandakan spesies berada dalam risiko kepunahan yang sangat tinggi di alam liar.
42.

Salah satu ancaman utama terhadap keanekaragaman hayati yang disebabkan oleh perubahan iklim global adalah…

  • A. Penggundulan hutan
  • B. Perubahan fenologi spesies
  • C. Pencemaran udara
  • D. Eksploitasi berlebihan
Jawaban: B. Perubahan fenologi spesies.
Perubahan fenologi, seperti perubahan waktu berbunga, migrasi, atau reproduksi akibat suhu yang meningkat, merupakan ancaman serius terhadap keanekaragaman hayati yang dipicu oleh perubahan iklim.
43.

Konsep bahwa setiap spesies memiliki nilai intrinsik yang melekat, terlepas dari manfaatnya bagi manusia, merupakan landasan dari…

  • A. Etika antroposentrisme
  • B. Etika biosentrisme
  • C. Etika ekosentrisme
  • D. Etika utilitarianisme
Jawaban: B. Etika biosentrisme.
Etika biosentrisme berpendapat bahwa semua makhluk hidup memiliki nilai moral yang sama, bukan hanya berdasarkan kegunaannya bagi manusia (antroposentrisme).
44.

Hewan khas Indonesia yang terdapat di kawasan timur (Papua) dan menjadi maskot provinsi Papua, yaitu…

  • A. Komodo (Varanus komodoensis)
  • B. Kasuari (Casuarius casuarius)
  • C. Cenderawasih (Paradisaea apoda)
  • D. Anoa (Bubalus depressicornis)
Jawaban: C. Cenderawasih (Paradisaea apoda).
Cenderawasih adalah burung endemik Papua yang terkenal dengan bulu indahnya dan ditetapkan sebagai fauna identitas provinsi Papua.
45.

Dalam konteks konservasi tanah, teknik yang menggunakan strip tanaman atau vegetasi sejajar kontur untuk mengurangi aliran permukaan dan erosi disebut…

  • A. Terracing
  • B. Crop rotation
  • C. Contour farming
  • D. Mulching
Jawaban: C. Contour farming.
Contour farming atau pertanian kontur adalah praktik membudidayakan tanaman sejajar dengan garis kontur lereng untuk memperlambat aliran air dan mengurangi erosi tanah.
46.

Konvensi internasional yang bertujuan untuk mencegah perdagangan spesies liar yang terancam punah adalah…

  • A. CBD (Convention on Biological Diversity)
  • B. CITES (Convention on International Trade in Endangered Species)
  • C. UNFCCC (United Nations Framework Convention on Climate Change)
  • D. Ramsar Convention
Jawaban: B. CITES (Convention on International Trade in Endangered Species).
CITES adalah perjanjian internasional yang mengatur perdagangan spesies tumbuhan dan hewan liar yang terancam punah untuk memastikan kelangsungan hidupnya.
47.

Karakteristik spesies yang rentan terhadap kepunahan adalah…

  • A. Memiliki tingkat reproduksi yang tinggi
  • B. Memiliki penyebaran geografis yang luas
  • C. Memiliki populasi yang sangat kecil dan terlokalisasi
  • D. Memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi
Jawaban: C. Memiliki populasi yang sangat kecil dan terlokalisasi.
Spesies dengan populasi kecil dan terlokalisasi sangat rentan terhadap kepunahan karena rentan terhadap fluktuasi lingkungan, penyakit, dan kehilangan habitat.
48.

Salah satu flora nasional Indonesia yang ditetapkan sebagai puspa bangsa adalah…

  • A. Melati putih (Jasminum sambac)
  • B. Anggrek bulan (Phalaenopsis amabilis)
  • C. Rafflesia arnoldii
  • D. Bunga bangkai (Amorphophallus titanum)
Jawaban: A. Melati putih (Jasminum sambac).
Melati putih ditetapkan sebagai puspa bangsa (flora nasional) Indonesia melalui Keputusan Presiden No. 4 Tahun 1993.
49.

Prinsip pencemar membayar (polluter pays principle) dalam konteks konservasi sumber daya alam nonhayati berarti…

  • A. Pencemar harus membayar denda atas kerusakan yang ditimbulkan
  • B. Pencemar bertanggung jawab secara hukum dan ekonomi untuk memulihkan lingkungan
  • C. Pencemar dapat terus mencemari asal membayar biaya izin
  • D. Pencemar dibebaskan dari biaya pemulihan
Jawaban: B. Pencemar bertanggung jawab secara hukum dan ekonomi untuk memulihkan lingkungan.
Polluter pays principle menegaskan bahwa pihak yang menyebabkan pencemaran atau kerusakan lingkungan wajib menanggung biaya pemulihan dan kompensasi atas dampak yang ditimbulkan.
50.

Lembaga konservasi sumber daya alam di Indonesia yang berada di bawah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta bertugas mengelola kawasan konservasi seperti taman nasional adalah…

  • A. BAPPENAS
  • B. LIPI
  • C. BKSDA
  • D. BRIN
Jawaban: C. BKSDA.
Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) adalah unit pelaksana teknis di Kementerian LHK yang bertanggung jawab mengelola kawasan konservasi sumber daya alam di tingkat provinsi.

Latihan soal UAS ini merangkum prinsip utama konservasi yang teruji dalam format Ujian Tengah dan Ujian Online UT. Manfaatnya memperkuat pemahaman Anda menghadapi soal ujian nyata dengan lebih percaya diri. Teruslah berlatih agar hasil maksimal tercapai.

Semoga rangkuman manfaat ini membantu Anda sukses dalam BIOL4227 Dasar-Dasar Konservasi. Setiap Soal UT yang dikuasai adalah langkah menuju kelulusan. Tetap semangat belajar dan raih prestasi terbaik Anda.

Bagikan

error: Content is protected !!