Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir! 💜 Selalu gratis

🙌 Ikut Dukung
Rp
Rp
Rp
Rp
Selalu Gratis
Ribuan soal UT gratis,
karena kamu peduli
Ikut Dukung Sekarang

Soal UAS UT STAG4224 Pemasaran Produk Agribisnis dan Kunci Jawaban

Aplikasi Gratis

Soalut.com
★★★★★ 5.0
Gratis
GET IT ON Google Play
Soal UT STAG4224 Pemasaran Produk Agribisnis
Soal UT STAG4224 Pemasaran Produk Agribisnis

Tiga jam baca Modul 02, eh malah bingung sendiri di elastisitas permintaan. Belum lagi grafik keseimbangan pasar yang geser-geser itu. Modul 05 soal koefisien variasi harga juga bikin kening berkerut. Tenang. Di halaman ini, latihan soal Agribisnis kami susun buat kamu yang mulai mumet dengan STAG4224 Pemasaran Produk Agribisnis.

Modul 03 tentang value chain dan Modul 04 soal pasar digital saling nyambung lebih erat dari yang kamu kira. Konsepnya nempel. Banyak yang jebakan di situ. Farmer’s share dari Modul 05 juga sering muncul bareng materi ini. Coba kerjakan bagian itu dulu. Biar logika rantai nilainya nancep.

Soal-soal berikut mengupas inti tiap modul, dari karakteristik produk sampai sistem logistik. Setiap butir soal sudah ada kunci jawaban dan pembahasannya. Jadi kalau jawabanmu meleset, kamu langsung tahu kenapa. Lagi cari matkul lain? Lihat juga soal UAS Universitas Terbuka di sini.

Soal UT STAG4224 Pemasaran Produk Agribisnis

1.

Pemasaran agribisnis sering dibedakan dengan pemasaran produk manufaktur karena karakteristik unik produk pertanian. Pendekatan pemasaran yang mengintegrasikan aspek produksi, distribusi, dan konsumsi dalam satu sistem terpadu yang saling mempengaruhi dikenal sebagai…

  • A. Konsep produksi terpadu
  • B. Konsep holistik pemasaran
  • C. Konsep distribusi menyeluruh
  • D. Konsep konsumsi berkelanjutan
Jawaban: B
Konsep holistik pemasaran menekankan keterkaitan seluruh aktivitas dari hulu ke hilir dalam satu sistem yang saling mempengaruhi, bukan hanya fokus pada salah satu aspek saja.
2.

Seorang manajer pemasaran di perusahaan agribisnis harus memahami bahwa ruang lingkup pemasaran tidak terbatas pada penjualan saja. Aktivitas pengadaan sarana produksi seperti pupuk dan benih termasuk dalam ruang lingkup pemasaran agribisnis karena…

  • A. Mempengaruhi kuantitas dan kualitas produk akhir yang akan dipasarkan
  • B. Merupakan kegiatan distribusi fisik produk ke konsumen
  • C. Termasuk dalam fungsi pertukaran dalam pemasaran
  • D. Hanya relevan bagi perusahaan skala besar
Jawaban: A
Ruang lingkup pemasaran agribisnis mencakup seluruh rantai pasok pangan mulai dari pengadaan sarana produksi hingga konsumsi karena setiap tahap mempengaruhi nilai dan kepuasan konsumen akhir.
3.

PT Agro Fresh menjual sayuran segar langsung ke supermarket tanpa melalui tengkulak. Aktivitas yang dilakukan PT Agro Fresh tersebut dalam konteks pemasaran agribisnis mencerminkan…

  • A. Pengolahan produk untuk meningkatkan daya simpan
  • B. Pengaliran produk dari produsen primer ke konsumen akhir
  • C. Pengadaan sarana produksi pertanian
  • D. Penetapan standar mutu oleh lembaga sertifikasi
Jawaban: B
Pemasaran agribisnis merupakan serangkaian aktivitas bisnis yang mengarahkan aliran produk dari titik produsen primer ke konsumen akhir, yang dalam kasus ini dilakukan langsung oleh PT Agro Fresh tanpa perantara.
4.

Produk pertanian memiliki sifat mudah rusak yang membuat pemasaran agribisnis berbeda dari pemasaran produk manufaktur pada umumnya. Perbedaan paling mendasar tersebut terletak pada…

  • A. Harga produk yang selalu lebih rendah dari produk manufaktur
  • B. Kebutuhan penanganan pascapanen dan sistem rantai dingin yang lebih intensif
  • C. Jumlah konsumen yang lebih sedikit dan tersegmentasi
  • D. Penggunaan kemasan yang selalu lebih sederhana
Jawaban: B
Karakteristik mudah rusak pada produk pertanian segar menuntut penanganan khusus pascapanen dan sistem rantai dingin yang tidak diperlukan pada mayoritas produk manufaktur tahan lama.
5.

Fungsi pemasaran produk agribisnis yang melibatkan aktivitas pengangkutan, penyimpanan, dan pengemasan termasuk dalam kategori…

  • A. Fungsi fasilitasi
  • B. Fungsi pertukaran
  • C. Fungsi fisik
  • D. Fungsi distribusi
Jawaban: C
Fungsi fisik mencakup aktivitas yang menambah nilai guna tempat dan waktu seperti pengangkutan, penyimpanan, dan pengemasan produk pertanian.
6.

Seorang petani jeruk di Malang menjual hasil panennya kepada pedagang pengumpul dengan harga yang disepakati bersama setelah proses tawar-menawar. Aktivitas ini menggambarkan fungsi pemasaran berupa…

  • A. Fungsi penyimpanan
  • B. Fungsi fisik
  • C. Fungsi pertukaran
  • D. Fungsi pengangkutan
Jawaban: C
Fungsi pertukaran melibatkan proses jual beli dan penetapan harga produk agribisnis di pasar, yang tercermin dalam aktivitas tawar-menawar antara petani dan pedagang pengumpul.
7.

Lembaga pemasaran menetapkan standar mutu dan grading pada cabai merah sebelum didistribusikan ke pasar modern. Aktivitas ini termasuk dalam fungsi pemasaran…

  • A. Fungsi distribusi
  • B. Fungsi pertukaran
  • C. Fungsi fisik
  • D. Fungsi fasilitasi
Jawaban: D
Fungsi fasilitasi merupakan aktivitas pendukung yang memperlancar fungsi pertukaran dan fisik, termasuk standardisasi mutu, grading, informasi pasar, dan pembiayaan.
8.

Perbedaan utama antara fungsi fisik dan fungsi fasilitasi dalam pemasaran produk agribisnis terletak pada…

  • A. Lokasi pelaksanaan kegiatan pemasaran
  • B. Biaya yang dikeluarkan selama proses pemasaran
  • C. Aktivitas langsung pada produk versus aktivitas pendukung transaksi
  • D. Jenis produk yang dipasarkan ke konsumen
Jawaban: C
Fungsi fisik meliputi aktivitas langsung pada produk seperti penyimpanan dan pengangkutan, sedangkan fungsi fasilitasi merupakan aktivitas pendukung transaksi seperti standardisasi dan pembiayaan.
9.

Produk pertanian segar memerlukan penanganan khusus pascapanen dan sistem rantai dingin karena memiliki karakteristik…

  • A. Produksi musiman
  • B. Mudah rusak
  • C. Volume besar
  • D. Homogenitas tinggi
Jawaban: B
Karakteristik mudah rusak atau perishable pada produk pertanian segar menuntut penanganan khusus pascapanen dan sistem rantai dingin untuk mempertahankan kualitas.
10.

Bu Ani mengelola gudang penyimpanan bawang merah untuk memastikan pasokan tersedia sepanjang tahun meskipun panen hanya terjadi dua kali setahun. Tindakan Bu Ani diperlukan karena produk agribisnis memiliki karakteristik…

  • A. Produksi musiman dengan permintaan sepanjang tahun
  • B. Volume besar dengan nilai rendah
  • C. Mudah rusak saat disimpan lama
  • D. Biaya transportasi yang sangat tinggi
Jawaban: A
Karakteristik produksi musiman menyebabkan pasokan hanya tersedia pada waktu tertentu, sementara permintaan berlangsung sepanjang tahun sehingga memerlukan manajemen persediaan.
11.

Biaya transportasi menjadi komponen signifikan dalam pemasaran produk pertanian karena produk agribisnis pada umumnya bersifat…

  • A. Mudah rusak dan memerlukan pendinginan
  • B. Tahan lama dan mudah disimpan dalam waktu panjang
  • C. Seragam antar produsen tanpa diferensiasi
  • D. Bulky atau memakan banyak ruang namun bernilai relatif rendah
Jawaban: D
Karakteristik volume besar atau bulky membuat produk pertanian memakan banyak ruang saat diangkut, sementara nilainya relatif rendah sehingga biaya transportasi menjadi signifikan.
12.

Komoditas gabah dari berbagai petani di satu desa cenderung memiliki karakteristik serupa sehingga sulit dibedakan. Berbeda dengan produk olahan seperti keripik singkong aneka rasa yang memiliki karakteristik…

  • A. Terdiferensiasi dan bernilai tambah
  • B. Mudah rusak dalam penyimpanan
  • C. Musiman dengan volume besar
  • D. Homogen dengan harga seragam
Jawaban: A
Produk pertanian mentah cenderung seragam, sedangkan produk olahan seperti keripik singkong aneka rasa telah mengalami diferensiasi dan penambahan nilai yang membedakannya dari produk sejenis.
13.

Seorang pengusaha tahu mengetahui bahwa kenaikan harga kedelai sebagai bahan baku tidak mengurangi permintaan tahu secara signifikan karena konsumen tetap membutuhkan tahu sebagai lauk sehari-hari. Fenomena ini menunjukkan bahwa permintaan terhadap kedelai oleh pengusaha tahu merupakan…

  • A. Permintaan musiman mengikuti pola tanam
  • B. Permintaan elastis terhadap harga bahan baku
  • C. Permintaan yang dipengaruhi selera konsumen
  • D. Derived demand dari permintaan produk olahan akhir
Jawaban: D
Derived demand adalah permintaan terhadap produk pertanian mentah yang merupakan turunan dari permintaan produk olahan akhir, sehingga permintaan kedelai tetap tinggi meskipun harga naik karena konsumen tetap membutuhkan tahu.
14.

Hukum permintaan pada produk agribisnis menyatakan bahwa jumlah yang diminta berhubungan negatif dengan harga. Asumsi utama yang mendasari hukum ini adalah…

  • A. Musim panen terjadi sepanjang tahun
  • B. Pendapatan konsumen mengalami peningkatan
  • C. Jumlah produsen di pasar bertambah banyak
  • D. Faktor selain harga dianggap tetap konstan
Jawaban: D
Hukum permintaan berlaku dengan asumsi ceteris paribus, yaitu faktor-faktor lain selain harga seperti pendapatan, selera, dan harga barang lain dianggap tetap konstan.
15.

Pemerintah menaikkan tarif pajak penghasilan yang berdampak pada menurunnya daya beli masyarakat. Dalam konteks permintaan produk agribisnis, perubahan ini mempengaruhi permintaan melalui faktor…

  • A. Harga barang substitusi
  • B. Harga produk itu sendiri
  • C. Pendapatan konsumen
  • D. Jumlah penduduk
Jawaban: C
Pendapatan konsumen merupakan salah satu faktor penentu permintaan. Penurunan daya beli akibat kenaikan pajak menyebabkan konsumen mengurangi jumlah produk agribisnis yang diminta.
16.

Ketika harga daging ayam naik, permintaan terhadap daging sapi justru meningkat karena konsumen beralih ke sumber protein lain. Dalam kasus ini, daging ayam dan daging sapi merupakan…

  • A. Barang substitusi
  • B. Barang komplementer
  • C. Barang inferior
  • D. Barang netral
Jawaban: A
Barang substitusi adalah barang yang dapat saling menggantikan. Kenaikan harga daging ayam membuat konsumen beralih ke daging sapi sebagai pengganti, sehingga permintaan daging sapi meningkat.
17.

Perkebunan teh rakyat di Jawa Barat mengalami penurunan produksi akibat musim kemarau panjang. Dalam konteks penawaran, faktor utama yang menyebabkan pergeseran kurva penawaran teh ke kiri adalah…

  • A. kondisi iklim dan cuaca
  • B. biaya tenaga kerja pemetikan
  • C. harga teh di pasar internasional
  • D. selera konsumen terhadap teh
Jawaban: A
Kondisi iklim merupakan faktor penentu penawaran di luar harga produk itu sendiri, sehingga perubahan iklim menggeser kurva penawaran secara keseluruhan.
18.

Time lag dalam penawaran produk agribisnis terjadi karena…

  • A. konsumen membutuhkan waktu untuk menyesuaikan selera
  • B. pedagang perantara menahan stok di gudang
  • C. siklus biologis tanaman dan ternak tidak dapat dipercepat
  • D. pemerintah terlambat menetapkan harga dasar
Jawaban: C
Time lag penawaran terjadi karena proses produksi pertanian bergantung pada siklus biologis yang memerlukan waktu, sehingga respon terhadap perubahan harga tidak bisa instan.
19.

Ketika harga gabah di tingkat petani naik, Pak Hartono memutuskan menambah luas tanam padi pada musim berikutnya. Keputusan Pak Hartono mencerminkan…

  • A. hukum permintaan
  • B. elastisitas pendapatan
  • C. keseimbangan pasar
  • D. hukum penawaran
Jawaban: D
Hukum penawaran menyatakan bahwa jumlah yang ditawarkan berhubungan positif dengan harga; kenaikan harga mendorong produsen menambah jumlah yang ditawarkan.
20.

Pasar daging sapi di Kota Malang berada pada kondisi di mana jumlah daging sapi yang diminta konsumen sama persis dengan jumlah yang ditawarkan pedagang pada harga Rp120.000 per kg. Kondisi ini disebut…

  • A. surplus pasar
  • B. keseimbangan pasar
  • C. kekurangan pasar
  • D. distorsi pasar
Jawaban: B
Keseimbangan pasar terjadi ketika jumlah yang diminta sama dengan jumlah yang ditawarkan pada suatu tingkat harga tertentu.
21.

Pemerintah menetapkan harga eceran tertinggi beras di bawah harga keseimbangan pasar. Dampak langsung yang akan terjadi adalah…

  • A. surplus beras di pasar
  • B. shortage atau kelangkaan beras di pasar
  • C. pergeseran kurva permintaan ke kanan
  • D. peningkatan impor beras secara otomatis
Jawaban: B
Shortage terjadi ketika harga ditetapkan di bawah keseimbangan karena jumlah yang diminta melebihi jumlah yang ditawarkan.
22.

Kampanye hidup sehat mendorong masyarakat meningkatkan konsumsi sayuran organik. Dalam analisis keseimbangan pasar, fenomena ini akan mengakibatkan…

  • A. pergerakan sepanjang kurva permintaan sayuran organik
  • B. pergerakan sepanjang kurva penawaran sayuran organik
  • C. pergeseran kurva penawaran sayuran organik ke kiri
  • D. pergeseran kurva permintaan sayuran organik ke kanan
Jawaban: D
Perubahan selera konsumen merupakan faktor non-harga yang menggeser seluruh kurva permintaan ke kanan, bukan sekadar pergerakan sepanjang kurva.
23.

Ketika biaya pupuk subsidi dicabut, biaya produksi padi meningkat signifikan. Perubahan ini akan menggeser kurva penawaran beras ke kiri sehingga keseimbangan baru terbentuk pada…

  • A. harga lebih rendah dan kuantitas lebih rendah
  • B. harga lebih tinggi dan kuantitas lebih tinggi
  • C. harga lebih rendah dan kuantitas lebih tinggi
  • D. harga lebih tinggi dan kuantitas lebih rendah
Jawaban: D
Kenaikan biaya input menggeser kurva penawaran ke kiri. Pada keseimbangan baru, harga naik dan kuantitas yang diperdagangkan turun.
24.

Harga cabai rawit naik dari Rp40.000 menjadi Rp60.000 per kg, sehingga jumlah yang diminta turun dari 100 kg menjadi 60 kg. Elastisitas harga permintaan cabai rawit bersifat…

  • A. inelastis karena nilainya lebih kecil dari satu
  • B. elastis karena nilainya lebih besar dari satu
  • C. elastis uniter karena nilainya tepat satu
  • D. inelastis sempurna karena nilainya nol
Jawaban: A
Persentase perubahan harga sebesar 50% dan persentase perubahan jumlah diminta 40%, sehingga elastisitasnya 0,8 yang berarti inelastis.
25.

Elastisitas pendapatan terhadap permintaan daging sapi bernilai positif lebih besar dari satu. Hal ini berarti daging sapi termasuk…

  • A. barang inferior
  • B. barang kebutuhan pokok
  • C. barang substitusi
  • D. barang mewah
Jawaban: D
Elastisitas pendapatan lebih besar dari satu menunjukkan bahwa peningkatan pendapatan menyebabkan peningkatan permintaan dengan proporsi lebih besar, ciri khas barang mewah.
26.

Dalam jangka pendek, elastisitas harga penawaran produk pertanian cenderung lebih rendah dibandingkan jangka panjang karena…

  • A. kapasitas produksi dan lahan relatif tetap dalam jangka pendek
  • B. konsumen sulit mengubah kebiasaan konsumsi
  • C. harga produk pertanian selalu fluktuatif
  • D. pemerintah selalu melakukan intervensi pasar
Jawaban: A
Dalam jangka pendek, petani tidak dapat menambah luas lahan atau kapasitas produksi secara signifikan, sehingga respon penawaran terhadap harga terbatas.
27.

Petani ubi kayu di Lampung menjual ke pabrik tapioka, lalu tapioka dijual ke pabrik makanan ringan yang hasilnya dijual ke supermarket. Rangkaian aktivitas ini paling tepat dianalisis menggunakan konsep…

  • A. rantai nilai
  • B. rantai pasok
  • C. margin pemasaran
  • D. sistem logistik
Jawaban: A
Rantai nilai menganalisis seluruh rangkaian aktivitas yang saling terkait dan masing-masing menambah nilai dari input produksi hingga produk ke konsumen akhir.
28.

PT Pangan Sejahtera menjalankan kegiatan pengadaan bahan baku, operasi pengolahan, distribusi produk jadi, pemasaran, serta layanan konsumen. Kegiatan-kegiatan ini dalam kerangka rantai nilai disebut sebagai…

  • A. aktivitas pendukung
  • B. aktivitas periferal
  • C. aktivitas primer
  • D. aktivitas manajerial
Jawaban: C
Logistik masuk, operasi, logistik keluar, pemasaran dan penjualan, serta layanan purna jual merupakan lima aktivitas primer dalam rantai nilai.
29.

Bagian pengembangan teknologi dan manajemen sumber daya manusia dalam suatu perusahaan agribisnis, menurut konsep rantai nilai, dikategorikan sebagai…

  • A. aktivitas produksi inti
  • B. aktivitas pendukung
  • C. aktivitas distribusi
  • D. aktivitas penjualan
Jawaban: B
Pengembangan teknologi, manajemen SDM, infrastruktur perusahaan, dan pengadaan termasuk aktivitas pendukung yang menopang aktivitas primer dalam rantai nilai.
30.

Perbedaan mendasar antara konsep rantai pasok (supply chain) dan rantai nilai (value chain) dalam agribisnis terletak pada…

  • A. jenis komoditas yang dianalisis
  • B. panjang pendeknya rantai distribusi
  • C. fokus pada aliran fisik barang versus fokus pada peningkatan nilai di setiap mata rantai
  • D. jumlah pelaku yang terlibat dalam rantai
Jawaban: C
Rantai pasok menitikberatkan pada aliran fisik barang dari hulu ke hilir, sedangkan rantai nilai berfokus pada bagaimana setiap tahap menambah nilai bagi produk akhir.
31.

Sebuah kelompok tani mengolah singkong segar seharga Rp2.000 per kg menjadi keripik singkong yang dijual seharga Rp8.000 per kg, dengan biaya pengolahan dan input lain sebesar Rp3.000 per kg. Nilai tambah dari proses pengolahan tersebut adalah…

  • A. Rp2.000
  • B. Rp5.000
  • C. Rp3.000
  • D. Rp6.000
Jawaban: C
Nilai tambah dihitung sebagai selisih nilai output (Rp8.000) dengan nilai input bahan baku (Rp2.000) dan sumbangan input lain (Rp3.000), yaitu Rp3.000.
32.

Metode Hayami banyak digunakan untuk menganalisis nilai tambah produk agribisnis karena metode ini mampu mengukur…

  • A. elastisitas permintaan produk olahan
  • B. besaran nilai tambah, imbalan tenaga kerja, dan keuntungan pengolah
  • C. margin pemasaran antar lembaga tataniaga
  • D. disparitas harga antar wilayah produsen dan konsumen
Jawaban: B
Metode Hayami secara spesifik dirancang untuk mengukur besaran nilai tambah, imbalan tenaga kerja, dan keuntungan yang diperoleh pengolah produk agribisnis.
33.

Rasio nilai tambah terhadap nilai output produk olahan kopi adalah 40%. Arti dari angka ini adalah…

  • A. setiap Rp100 nilai output mengandung nilai tambah sebesar Rp40
  • B. keuntungan pengolah sebesar 40% dari total pendapatan
  • C. total biaya input bahan baku sebesar 40% dari nilai output
  • D. petani kopi menerima 40% dari harga jual produk olahan
Jawaban: A
Rasio nilai tambah merupakan persentase nilai tambah terhadap nilai output, sehingga 40% berarti dari setiap Rp100 nilai output terdapat nilai tambah Rp40.
34.

Kelompok Wanita Tani (KWT) Mawar mengolah tomat segar seharga Rp5.000 per kg menjadi saus tomat yang dijual seharga Rp15.000 per kg. Biaya pengolahan dan input pendukung lainnya sebesar Rp4.000 per kg. Besaran nilai tambah yang diperoleh KWT Mawar dari proses pengolahan tersebut adalah…

  • A. Rp6.000 per kg
  • B. Rp4.000 per kg
  • C. Rp10.000 per kg
  • D. Rp11.000 per kg
Jawaban: A
Nilai tambah dihitung dari selisih antara nilai output (Rp15.000) dengan nilai input bahan baku (Rp5.000) dan sumbangan input lain (Rp4.000), sehingga nilainya Rp15.000 – Rp5.000 – Rp4.000 = Rp6.000 per kg.
35.

Peneliti menggunakan metode Hayami untuk menganalisis usaha pengolahan keripik pisang. Salah satu informasi penting yang dapat diukur dengan metode tersebut dan tidak disediakan oleh perhitungan sederhana selisih harga jual dan harga beli adalah…

  • A. Total penerimaan dari penjualan keripik pisang
  • B. Selisih antara harga jual keripik dan harga beli pisang segar
  • C. Volume penjualan keripik pisang dalam satu bulan
  • D. Imbalan tenaga kerja dan keuntungan pengolah secara terpisah
Jawaban: D
Metode Hayami mengukur besaran nilai tambah, imbalan tenaga kerja, dan keuntungan pengolah secara terpisah, yang tidak dapat diperoleh dari perhitungan selisih harga sederhana.
36.

Dalam rantai nilai komoditas kakao di Sulawesi, petani menerima bagian harga yang relatif kecil dibandingkan eksportir dan pabrik cokelat di luar negeri. Masalah utama yang menyebabkan distribusi nilai tidak merata ini adalah…

  • A. Produk kakao termasuk komoditas yang mudah rusak dalam pengiriman
  • B. Petani kakao tidak menggunakan bibit unggul bersertifikat
  • C. Jumlah petani kakao terlalu sedikit untuk memenuhi permintaan
  • D. Kesenjangan kekuatan tawar antara petani dan pelaku rantai hilir
Jawaban: D
Distribusi nilai tidak merata disebabkan oleh kesenjangan kekuatan tawar, di mana petani sebagai produsen primer memiliki posisi tawar yang lemah dibandingkan eksportir dan pabrik pengolahan.
37.

Sejumlah koperasi tani di Nusa Tenggara Timur menghadapi masalah tingginya susut hasil panen jagung akibat gudang penyimpanan yang minim dan jalan desa yang rusak parah saat musim hujan. Tantangan utama yang tercermin dari situasi ini adalah…

  • A. Rendahnya adopsi teknologi digital oleh petani jagung
  • B. Ketergantungan pada tengkulak sebagai pembeli utama
  • C. Terbatasnya infrastruktur dan tingginya food loss dalam rantai pasok
  • D. Fluktuasi harga jagung yang tidak menentu sepanjang tahun
Jawaban: C
Minimnya gudang penyimpanan dan rusaknya akses jalan mencerminkan tantangan infrastruktur terbatas yang menyebabkan tingginya food loss dalam rantai pasok pangan.
38.

PT Agro Niaga mengakuisisi pemasok benih dan jaringan distribusi untuk mengendalikan seluruh tahap produksi hingga penjualan sayuran hidroponik. Strategi ini menggambarkan salah satu peluang peningkatan daya saing dalam rantai nilai berupa…

  • A. Integrasi vertikal yang mengkonsolidasikan rantai pasok
  • B. Ekspansi pasar ekspor ke negara-negara tetangga
  • C. Substitusi impor dengan produk lokal yang lebih murah
  • D. Diversifikasi produk olahan berbasis sayuran hidroponik
Jawaban: A
Akuisisi pemasok benih dan jaringan distribusi merupakan integrasi vertikal yang menyatukan berbagai mata rantai dalam satu kendali, meningkatkan efisiensi dan daya saing.
39.

Untuk mengatasi panjangnya rantai distribusi yang menyebabkan rendahnya harga di tingkat petani, sebuah asosiasi petani mangga membangun kemitraan langsung dengan industri pengolahan jus. Peluang utama yang dimanfaatkan asosiasi ini adalah…

  • A. Penerapan sistem resi gudang untuk tunda jual hasil panen
  • B. Kemitraan usaha yang memotong mata rantai dan meningkatkan nilai tambah
  • C. Penggunaan marketplace digital untuk menjangkau konsumen akhir
  • D. Sertifikasi organik untuk meningkatkan harga jual mangga segar
Jawaban: B
Kemitraan langsung dengan industri pengolahan memotong mata rantai distribusi yang panjang sehingga petani dapat menerima harga lebih baik dan memperoleh nilai tambah dari pengolahan.
40.

Ciri khas pasar tradisional yang membedakannya secara mendasar dari pasar modern dalam hal mekanisme pembentukan harga adalah…

  • A. Lokasi pasar yang strategis di pusat permukiman warga
  • B. Dominasi produk segar seperti sayuran, buah, dan daging
  • C. Keberadaan pedagang besar sebagai pemasok utama
  • D. Sistem tawar menawar langsung antara penjual dan pembeli
Jawaban: D
Pasar tradisional memiliki mekanisme penemuan harga melalui tawar menawar langsung antara penjual dan pembeli, sementara pasar modern menerapkan harga tetap.
41.

Pedagang pengumpul di tingkat kecamatan membeli hasil panen dari puluhan petani kecil, kemudian menjualnya ke pedagang besar di kota. Peran pedagang pengumpul ini dalam kelembagaan pasar tradisional adalah…

  • A. Mengkonsolidasikan pasokan dari petani kecil agar memenuhi volume pedagang besar
  • B. Menyediakan fasilitas penyimpanan berpendingin untuk petani
  • C. Memberikan kredit usaha kepada petani untuk modal tanam
  • D. Menetapkan harga eceran tertinggi produk pertanian
Jawaban: A
Pedagang pengumpul berfungsi mengkonsolidasikan hasil panen dari banyak petani kecil menjadi volume yang layak secara ekonomi untuk dijual ke pedagang besar.
42.

Bu Ratna berbelanja cabai di Pasar Induk Kramat Jati dan menawar harga dari Rp60.000 menjadi Rp45.000 per kg setelah bernegosiasi langsung dengan pedagang. Proses ini menunjukkan bahwa pasar tradisional menjalankan fungsi…

  • A. Distribusi fisik komoditas antardaerah
  • B. Penemuan harga melalui interaksi permintaan dan penawaran lokal
  • C. Pembiayaan modal kerja pedagang kecil
  • D. Standardisasi mutu berdasarkan tampilan fisik produk
Jawaban: B
Tawar menawar langsung di pasar tradisional merupakan mekanisme penemuan harga yang mencerminkan interaksi permintaan dan penawaran di tingkat lokal.
43.

Seorang petani memilih menjual sayuran ke pasar tradisional meskipun harga lebih rendah dibanding ke supermarket. Alasan utama yang mendasari keputusan ini terkait karakteristik pasar tradisional adalah…

  • A. Fasilitas pengemasan dan pelabelan disediakan oleh pembeli
  • B. Volume pembelian yang lebih besar dan kontrak jangka panjang
  • C. Pembayaran tunai langsung dan tidak ada persyaratan standar mutu yang ketat
  • D. Akses informasi harga terkini melalui sistem daring
Jawaban: C
Pasar tradisional menawarkan transaksi tunai tanpa persyaratan standar mutu yang ketat, berbeda dengan supermarket yang menerapkan standar kualitas dan sistem pembayaran tempo.
44.

Supermarket besar di Indonesia menerapkan sistem pemesanan terstruktur kepada pemasok sayuran dengan jadwal pengiriman harian, spesifikasi ukuran, dan tingkat kesegaran yang ketat. Penerapan sistem ini mencerminkan ciri modernisasi ritel pangan berupa…

  • A. Subsidi silang antar produk untuk menjaga harga tetap rendah
  • B. Ketergantungan pada produk impor untuk menjaga konsistensi pasokan
  • C. Penguasaan seluruh mata rantai dari hulu hingga hilir
  • D. Sistem rantai pasok terstruktur dengan standar kualitas dan kontinuitas
Jawaban: D
Supermarket menerapkan sistem rantai pasok terstruktur yang mensyaratkan jadwal pengiriman, spesifikasi ukuran, dan tingkat kesegaran, yang merupakan ciri modernisasi ritel pangan.
45.

PT Pangan Olahan Nusantara mengikat kontrak dengan kelompok tani untuk memasok jagung pipil kering dengan kadar air maksimal 14% dan bebas aflatoksin. Persyaratan ini menunjukkan karakteristik pasar industri pengolahan yang menekankan pada…

  • A. Spesifikasi kontrak yang ketat mengenai volume, mutu, dan kontinuitas pasokan
  • B. Sistem konsinyasi dengan pembayaran setelah produk terjual
  • C. Negosiasi harga harian berdasarkan stok di gudang
  • D. Pengiriman dalam jumlah kecil secara berkala sesuai kebutuhan produksi
Jawaban: A
Pasar industri pengolahan menerapkan spesifikasi kontrak yang ketat mencakup volume, standar mutu, dan kontinuitas pasokan untuk menjamin kelancaran proses produksi.
46.

Eksportir manggis Indonesia wajib memenuhi persyaratan traceability, sertifikasi GlobalGAP, dan bebas lalat buah sebelum produknya dapat masuk ke pasar Tiongkok. Persyaratan ini termasuk dalam kategori…

  • A. Hambatan tarif spesifik yang dikenakan pada produk hortikultura
  • B. Kuota impor yang ditetapkan negara tujuan ekspor
  • C. Standar pasar ekspor terkait sertifikasi mutu dan keamanan pangan
  • D. Subsidi ekspor yang dipersyaratkan negara pengimpor
Jawaban: C
Traceability, GlobalGAP, dan persyaratan bebas hama merupakan standar pasar ekspor yang harus dipenuhi untuk membuktikan mutu dan keamanan pangan produk agribisnis di negara tujuan.
47.

Perbedaan paling signifikan antara pasar tradisional dan pasar modern dalam konteks pemasaran produk agribisnis terletak pada…

  • A. Jenis produk yang diperdagangkan di kedua pasar
  • B. Sistem hubungan transaksi yaitu personal dengan tawar menawar versus impersonal dengan harga tetap
  • C. Jumlah tenaga kerja yang terlibat dalam operasional pasar
  • D. Lokasi geografis pasar yang mempengaruhi akses konsumen
Jawaban: B
Perbedaan paling mendasar adalah hubungan personal dan sistem tawar menawar di pasar tradisional, sedangkan pasar modern menerapkan hubungan impersonal dengan harga tetap dan standar terstruktur.
48.

Sejumlah petani milenial di Wonosobo memasarkan sayuran organik melalui aplikasi marketplace khusus pertanian dan menerima pesanan langsung dari konsumen di kota besar. Dampak paling nyata dari pemanfaatan pasar digital ini terhadap petani adalah…

  • A. Meningkatnya ketergantungan pada tengkulak untuk distribusi produk
  • B. Menurunnya variasi produk karena terbatasnya segmen konsumen daring
  • C. Terjadinya disintermediasi yang memotong rantai distribusi dan meningkatkan farmer's share
  • D. Berkurangnya volume produksi akibat fokus pada penjualan eceran
Jawaban: C
Pemasaran digital memungkinkan petani menjual langsung ke konsumen sehingga memotong rantai distribusi, yang dikenal sebagai disintermediasi, dan meningkatkan bagian harga yang diterima petani (farmer's share).
49.

Platform e-commerce agribisnis memungkinkan transaksi produk pertanian dilakukan kapan saja tanpa harus bertemu fisik antara penjual dan pembeli. Keunggulan ini dibandingkan pasar konvensional terutama terletak pada…

  • A. Penghapusan batasan lokasi fisik dan waktu operasional pasar
  • B. Kemampuan menyediakan produk dalam volume yang lebih besar
  • C. Jaminan kualitas produk yang lebih tinggi dari pasar tradisional
  • D. Sistem pembayaran yang seluruhnya menggunakan kredit formal
Jawaban: A
E-commerce agribisnis menghilangkan batasan lokasi fisik dan waktu operasional sehingga transaksi dapat dilakukan kapan saja dan dari mana saja, tidak seperti pasar konvensional yang terbatas tempat dan jam buka.
50.

Koperasi Tani Harapan memanfaatkan marketplace petani untuk menjual beras organik langsung ke konsumen di seluruh Indonesia. Salah satu manfaat utama yang diperoleh koperasi dari pemanfaatan marketplace petani dibandingkan penjualan ke pengepul lokal adalah…

  • A. Biaya pengemasan produk yang lebih rendah karena kemasan standar
  • B. Jangkauan pasar yang lebih luas dan potongan rantai distribusi
  • C. Kepastian pembayaran dalam waktu singkat secara tunai
  • D. Bebas dari persyaratan mutu dan standar kualitas produk
Jawaban: B
Marketplace petani memperluas jangkauan pasar hingga ke seluruh Indonesia sekaligus memotong rantai distribusi karena petani atau koperasi dapat menjual langsung ke konsumen tanpa melalui pengepul.
51.

Platform digital yang mempertemukan penjual dan pembeli produk agribisnis secara daring tanpa batasan lokasi fisik dan waktu operasional disebut…

  • A. Marketplace petani
  • B. Disintermediasi digital
  • C. E-commerce agribisnis
  • D. Pasar modern digital
Jawaban: C
E-commerce agribisnis merujuk pada platform digital yang memfasilitasi transaksi produk pertanian secara daring, menghilangkan batasan lokasi dan waktu operasional. Istilah marketplace petani lebih spesifik pada aplikasi penghubung petani dengan pembeli, sedangkan disintermediasi digital adalah dampak dari e-commerce.
52.

Koefisien variasi harga digunakan untuk menunjukkan tingkat volatilitas harga produk agribisnis. Ukuran ini dihitung dengan cara…

  • A. Membagi selisih harga dengan simpangan baku
  • B. Mengurangkan harga tertinggi dengan harga terendah
  • C. Mengalikan standar deviasi dengan nilai tengah
  • D. Membagi simpangan baku dengan rata-rata harga
Jawaban: D
Koefisien variasi harga merupakan ukuran dispersi relatif yang diperoleh dari hasil bagi simpangan baku dengan rata-rata harga, sehingga memungkinkan perbandingan volatilitas antar komoditas dengan skala harga berbeda.
53.

Fenomena di mana harga di tingkat konsumen merespons lebih cepat terhadap kenaikan harga produsen dibandingkan terhadap penurunan harga dikenal sebagai…

  • A. Asimetri harga
  • B. Volatilitas harga asimetris
  • C. Transmisi harga horizontal
  • D. Disparitas harga vertikal
Jawaban: A
Asimetri harga menggambarkan kondisi ketika perubahan harga di satu tingkat pasar tidak ditransmisikan secara proporsional ke tingkat pasar lain, umumnya kenaikan harga lebih cepat diteruskan daripada penurunan.
54.

Selama tiga tahun terakhir, harga bawang merah di tingkat petani menunjukkan fluktuasi tajam dengan simpangan baku Rp8.000 dan rata-rata Rp20.000. Sementara itu, harga beras memiliki simpangan baku Rp1.200 dengan rata-rata Rp10.000. Berdasarkan koefisien variasi, manakah pernyataan yang benar…

  • A. Harga bawang merah lebih volatil karena koefisien variasinya 0,40 sedangkan beras 0,12
  • B. Harga beras lebih volatil karena rata-ratanya lebih rendah
  • C. Kedua komoditas memiliki volatilitas setara karena perbedaan rata-rata
  • D. Harga beras lebih volatil karena simpangan bakunya lebih kecil
Jawaban: A
Koefisien variasi bawang merah adalah 8.000/20.000 = 0,40, sedangkan beras 1.200/10.000 = 0,12. Nilai yang lebih besar menunjukkan volatilitas harga bawang merah lebih tinggi.
55.

Proses meneruskan perubahan harga dari satu tingkat pasar ke tingkat pasar lainnya dalam rantai pemasaran produk agribisnis disebut…

  • A. Integrasi pasar horizontal
  • B. Transmisi harga vertikal
  • C. Konvergensi harga spasial
  • D. Arbitrase harga temporal
Jawaban: B
Transmisi harga vertikal adalah mekanisme penyebaran perubahan harga antar tingkat pasar dalam rantai pemasaran, misalnya dari harga produsen ke harga grosir lalu ke harga konsumen.
56.

Selisih antara harga yang dibayar konsumen akhir dengan harga yang diterima petani produsen untuk produk yang setara dikenal sebagai…

  • A. Farmer's share
  • B. Margin pemasaran
  • C. Biaya pemasaran
  • D. Keuntungan pemasaran
Jawaban: B
Margin pemasaran adalah selisih harga di tingkat konsumen akhir dengan harga di tingkat petani produsen untuk produk yang setara, mencerminkan biaya dan keuntungan yang diambil lembaga pemasaran di sepanjang rantai.
57.

Seorang petani cabai menjual hasil panennya dengan harga Rp15.000 per kg, sementara konsumen membeli cabai yang sama di pasar seharga Rp35.000 per kg. Farmer's share yang diterima petani adalah…

  • A. 20%
  • B. 75%
  • C. 57,14%
  • D. 42,86%
Jawaban: D
Farmer's share dihitung dari (harga petani / harga konsumen) × 100% = (15.000/35.000) × 100% = 42,86%. Angka ini menunjukkan proporsi harga yang dibayar konsumen yang diterima oleh petani.
58.

Komponen yang membentuk margin pemasaran produk agribisnis terdiri dari…

  • A. Biaya pemasaran dan keuntungan lembaga pemasaran
  • B. Harga pokok dan keuntungan petani
  • C. Biaya transportasi dan biaya penyimpanan
  • D. Pajak pertambahan nilai dan retribusi pasar
Jawaban: A
Margin pemasaran tersusun dari dua komponen utama, yaitu biaya pemasaran yang dikeluarkan lembaga pemasaran (transportasi, penyimpanan, pengemasan) dan keuntungan yang diambil pelaku tataniaga di setiap tingkat.
59.

Koperasi Tani Makmur menjual beras organik langsung ke konsumen melalui platform digital sehingga tidak lagi melewati pedagang pengumpul, grosir, dan pengecer. Dampak dari strategi ini terhadap farmer's share adalah…

  • A. Farmer's share menurun karena biaya pemasaran digital lebih mahal
  • B. Farmer's share tetap karena harga konsumen tidak berubah
  • C. Farmer's share tidak dapat ditentukan tanpa data biaya logistik
  • D. Farmer's share meningkat karena rantai distribusi menjadi lebih pendek
Jawaban: D
Disintermediasi digital memotong rantai distribusi sehingga margin yang semula diambil oleh pedagang perantara dapat dinikmati petani dalam bentuk harga jual yang lebih tinggi, sehingga farmer's share meningkat.
60.

Harga cabai di Jakarta lebih tinggi dibandingkan harga cabai di Brebes meskipun produknya berasal dari Brebes. Perbedaan harga ini disebabkan oleh biaya transportasi dan perbedaan struktur pasar, dan dikenal sebagai…

  • A. Disparitas harga spasial
  • B. Disparitas harga musiman
  • C. Asimetri harga pasar
  • D. Volatilitas harga regional
Jawaban: A
Disparitas harga spasial menggambarkan perbedaan harga produk agribisnis antar wilayah yang disebabkan oleh biaya transportasi, jarak geografis, dan perbedaan struktur pasar di masing-masing lokasi.
61.

Harga daging ayam cenderung meningkat menjelang hari raya keagamaan dan menurun setelahnya, sementara permintaan harian relatif konstan. Pola fluktuasi harga seperti ini mencerminkan…

  • A. Disparitas harga spasial
  • B. Margin pemasaran temporal
  • C. Disparitas harga musiman
  • D. Transmisi harga vertikal
Jawaban: C
Disparitas harga musiman terjadi ketika harga berfluktuasi dalam periode tertentu dalam setahun akibat pola produksi musiman atau lonjakan permintaan musiman seperti hari raya, sementara produksi tidak dapat segera disesuaikan.
62.

Kemampuan menekan biaya pemasaran untuk menurunkan margin tanpa mengurangi fungsi pemasaran yang dijalankan mencerminkan…

  • A. Efisiensi teknis produksi
  • B. Optimalisasi farmer's share
  • C. Efektivitas saluran distribusi
  • D. Efisiensi operasional pemasaran
Jawaban: D
Efisiensi operasional dalam pemasaran adalah kemampuan menekan biaya pemasaran seminimal mungkin tanpa mengurangi kualitas fungsi pemasaran yang dijalankan, sehingga margin pemasaran dapat diturunkan secara sehat.
63.

PT Logistik Tani berhasil memangkas biaya distribusi sayuran dari petani di Lembang ke pasar di Jakarta sebesar 30% dengan mengoptimalkan rute dan memanfaatkan sistem rantai dingin bersama. Penurunan biaya tanpa mengurangi layanan pengangkutan dan penyimpanan ini merupakan contoh…

  • A. Disparitas harga spasial
  • B. Peningkatan farmer's share
  • C. Efisiensi operasional pemasaran
  • D. Reduksi margin absolut
Jawaban: C
Kasus ini menunjukkan efisiensi operasional karena biaya pemasaran berhasil ditekan melalui optimalisasi logistik tanpa mengurangi fungsi pemasaran yang dijalankan, yaitu pengangkutan dan penyimpanan.
64.

Karakteristik pasar persaingan sempurna yang membedakannya dari struktur pasar lain adalah…

  • A. Produk terdiferensiasi dan banyak penjual
  • B. Produk homogen dan tidak ada hambatan keluar masuk pasar
  • C. Satu penjual dominan dan informasi terbatas
  • D. Sedikit pembeli besar dan produk seragam
Jawaban: B
Pasar persaingan sempurna memiliki karakteristik produk homogen, banyak penjual dan pembeli, informasi sempurna, serta tidak ada hambatan keluar masuk pasar, yang membedakannya dari struktur pasar tidak sempurna.
65.

Pak Ahmad adalah petani padi di Karawang dengan luas lahan satu hektar. Ia menjual gabahnya kepada tengkulak dengan harga yang berlaku di pasaran karena tidak memiliki kekuatan untuk mempengaruhi harga. Posisi Pak Ahmad dalam struktur pasar ini disebut…

  • A. Price taker
  • B. Price maker
  • C. Market leader
  • D. Price setter
Jawaban: A
Dalam pasar persaingan sempurna, petani sebagai produsen individual tidak dapat mempengaruhi harga pasar karena jumlah produsen sangat banyak dengan produk yang homogen, sehingga mereka bertindak sebagai price taker.
66.

Pada keseimbangan jangka panjang pasar persaingan sempurna, harga sama dengan biaya marjinal sehingga sumber daya teralokasi secara optimal. Kondisi ini mencerminkan…

  • A. Efisiensi teknis
  • B. Efisiensi alokatif
  • C. Efisiensi produktif
  • D. Efisiensi distributif
Jawaban: B
Efisiensi alokatif tercapai ketika harga sama dengan biaya marjinal (P = MC), yang berarti sumber daya dialokasikan secara optimal sesuai preferensi konsumen dan tidak ada kemungkinan perbaikan kesejahteraan tanpa merugikan pihak lain.
67.

Struktur pasar dengan satu pembeli yang menguasai seluruh permintaan sehingga memiliki kekuatan menentukan harga beli dari produsen disebut…

  • A. Monopoli
  • B. Oligopoli
  • C. Monopsoni
  • D. Oligopsoni
Jawaban: C
Monopsoni adalah struktur pasar dengan satu pembeli yang mendominasi permintaan, sehingga pembeli tersebut memiliki kekuatan tawar yang sangat besar dalam menentukan harga beli dari para produsen.
68.

PT Nusa Agro adalah satu-satunya perusahaan yang membeli gabah dari petani di Kabupaten X sehingga perusahaan tersebut dapat menentukan harga beli gabah sesuai keinginannya. Struktur pasar yang dihadapi petani di Kabupaten X adalah…

  • A. Monopsoni
  • B. Monopoli
  • C. Oligopsoni
  • D. Oligopoli
Jawaban: A
Monopsoni adalah struktur pasar dengan satu pembeli yang menguasai seluruh permintaan sehingga memiliki kekuatan menentukan harga beli. Posisi PT Nusa Agro sebagai pembeli tunggal gabah mencerminkan kondisi monopsoni.
69.

Struktur pasar monopoli dalam agribisnis ditandai oleh satu penjual yang menguasai pasokan. Dampak paling merugikan bagi konsumen dari struktur pasar ini adalah…

  • A. Konsumen kehilangan akses terhadap produk substitusi
  • B. Harga yang ditetapkan lebih tinggi dari biaya marjinal
  • C. Produsen tidak dapat melakukan diferensiasi produk
  • D. Biaya pemasaran produk menjadi sangat rendah
Jawaban: B
Dalam monopoli, penjual tunggal memiliki kekuatan pasar untuk menetapkan harga di atas biaya marjinal. Akibatnya konsumen membayar lebih mahal dibandingkan pada pasar persaingan sempurna dan terjadi inefisiensi alokatif.
70.

Lima perusahaan pengolahan kelapa sawit di Kalimantan mendominasi pembelian tandan buah segar dari petani plasma. Para petani kesulitan mencari pembeli lain karena tingginya biaya transportasi ke pabrik di luar wilayah. Struktur pasar yang dihadapi petani plasma ini dikenal sebagai…

  • A. Monopsoni
  • B. Monopoli
  • C. Oligopsoni
  • D. Persaingan monopolistik
Jawaban: C
Oligopsoni adalah struktur pasar dengan sedikit pembeli besar yang mendominasi permintaan. Lima perusahaan yang menguasai pembelian TBS mencerminkan oligopsoni karena jumlah pembelinya sedikit dan masing-masing memiliki posisi tawar kuat terhadap petani.
71.

Tiga perusahaan susu olahan nasional menguasai lebih dari 70% pasar susu UHT di Indonesia dan saling mengamati strategi harga serta promosi pesaing. Karakteristik utama struktur pasar ini yang membedakannya dari monopoli adalah…

  • A. Produk yang dijual bersifat homogen dan tidak terdiferensiasi
  • B. Harga ditentukan oleh mekanisme pasar secara otomatis
  • C. Terdapat hambatan masuk yang sangat rendah bagi pendatang baru
  • D. Terdapat saling ketergantungan antar perusahaan dalam pengambilan keputusan
Jawaban: D
Oligopoli dicirikan oleh saling ketergantungan antar sedikit penjual besar. Keputusan harga atau promosi satu perusahaan akan mempengaruhi dan direspons oleh perusahaan lain, berbeda dari monopoli yang hanya dikuasai satu penjual tanpa pesaing langsung.
72.

Banyak peternak ayam broiler mandiri di Jawa Timur menjual ayam hidup dengan merek dan klaim kualitas yang berbeda-beda, seperti ayam probiotik, ayam herbal, dan ayam kampung organik. Meskipun jumlah penjual banyak, masing-masing memiliki sedikit kekuatan pasar karena diferensiasi produk. Struktur pasar ini disebut…

  • A. Oligopoli
  • B. Oligopsoni
  • C. Monopoli
  • D. Persaingan monopolistik
Jawaban: D
Persaingan monopolistik adalah struktur pasar dengan banyak penjual yang menawarkan produk terdiferensiasi. Diferensiasi seperti ayam probiotik atau herbal memberi masing-masing peternak sedikit kekuatan pasar meskipun jumlah pelaku banyak.
73.

Indonesia memilih mengekspor kopi daripada gandum karena biaya relatif produksi kopi di Indonesia lebih rendah dibandingkan biaya relatif produksi gandum. Pemilihan spesialisasi ini didasarkan pada teori…

  • A. Keunggulan komparatif David Ricardo
  • B. Keunggulan absolut Adam Smith
  • C. Paritas daya beli
  • D. Keunggulan kompetitif Porter
Jawaban: A
Teori keunggulan komparatif David Ricardo menyatakan bahwa negara sebaiknya berspesialisasi dan mengekspor komoditas yang memiliki biaya relatif lebih rendah dibandingkan mitra dagangnya, bukan berdasarkan biaya absolut.
74.

Indeks harga ekspor Indonesia naik 10% sementara indeks harga impor hanya naik 5% pada tahun yang sama. Perubahan ini menunjukkan bahwa terms of trade Indonesia mengalami…

  • A. Penurunan karena nilai impor meningkat
  • B. Peningkatan karena rasio ekspor terhadap impor membesar
  • C. Stagnasi karena perubahan tidak signifikan
  • D. Fluktuasi yang tidak dapat disimpulkan
Jawaban: B
Terms of trade adalah rasio indeks harga ekspor terhadap indeks harga impor. Kenaikan indeks ekspor sebesar 10% sementara indeks impor hanya naik 5% berarti rasio membesar, menunjukkan perbaikan nilai tukar perdagangan Indonesia.
75.

Eksportir nanas Indonesia kesulitan mempertahankan kontrak jangka panjang dengan importir di Uni Eropa karena kapasitas pasokan yang tidak stabil akibat keterbatasan lahan dan gangguan iklim. Dalam konteks daya saing ekspor, masalah ini berkaitan dengan aspek…

  • A. Kualitas produk yang tidak sesuai spesifikasi
  • B. Harga yang tidak kompetitif di pasar global
  • C. Kontinuitas pasokan yang tidak terjamin
  • D. Hambatan tarif dari negara tujuan
Jawaban: C
Daya saing ekspor mencakup tiga aspek utama yaitu harga, kualitas, dan kontinuitas pasokan. Ketidakstabilan kapasitas pasokan akibat keterbatasan lahan dan gangguan iklim mengganggu kontinuitas, sehingga importir ragu mengikat kontrak jangka panjang.
76.

Pemerintah mengenakan bea masuk sebesar Rp5.000 per kilogram pada daging sapi impor tanpa memperhatikan nilai barang yang diimpor. Jenis tarif yang diterapkan pemerintah adalah…

  • A. Tarif ad valorem
  • B. Tarif spesifik
  • C. Tarif kuota
  • D. Tarif protektif
Jawaban: B
Tarif spesifik dikenakan sebagai jumlah tetap per unit barang tanpa memandang nilai barang tersebut. Pemungutan Rp5.000 per kilogram merupakan contoh tarif spesifik, berbeda dari tarif ad valorem yang dihitung sebagai persentase dari nilai barang.
77.

Indonesia memberlakukan bea masuk 25% untuk 50.000 ton pertama impor jagung, dan setelah volume tersebut terlampaui, bea masuk naik menjadi 40%. Kebijakan ini menerapkan sistem…

  • A. Tarif ad valorem progresif
  • B. Larangan impor bersyarat
  • C. Tarif kuota
  • D. Kuota impor absolut
Jawaban: C
Tarif kuota mengenakan pajak lebih rendah pada volume impor sampai batas tertentu, kemudian pajak lebih tinggi setelah volume tersebut terlampaui. Sistem dua tingkat tarif pada jagung impor ini khas penerapan tarif kuota.
78.

Tarif impor pada produk hortikultura menyebabkan harga jual di pasar domestik naik dan petani lokal memperoleh keuntungan lebih besar. Namun, kebijakan ini juga dapat menimbulkan dampak negatif berupa…

  • A. Meningkatnya diversifikasi produk dalam negeri
  • B. Berkurangnya penerimaan negara dari sektor pajak
  • C. Retaliasi dagang dari negara mitra ekspor
  • D. Penurunan biaya produksi petani domestik
Jawaban: C
Proteksi melalui tarif memang melindungi produsen domestik, tetapi berpotensi memicu retaliasi atau tindakan balasan dari negara mitra dagang. Negara yang produknya dikenai tarif dapat memberlakukan hambatan serupa terhadap ekspor Indonesia.
79.

Produk mangga segar Indonesia ditolak masuk pasar Australia karena tidak memenuhi protokol fumigasi dan sertifikasi bebas lalat buah. Hambatan perdagangan yang dihadapi eksportir mangga ini termasuk dalam kategori…

  • A. Hambatan tarif lingkungan
  • B. Hambatan non-tarif berupa sanitary and phytosanitary
  • C. Hambatan kuota impor bilateral
  • D. Hambatan tarif teknis spesifik
Jawaban: B
Sanitary and phytosanitary adalah regulasi keamanan pangan serta kesehatan hewan dan tumbuhan yang diterapkan negara pengimpor. Persyaratan fumigasi dan sertifikasi bebas lalat buah merupakan contoh hambatan non-tarif yang berbasis pada perlindungan kesehatan tanaman.
80.

Jepang membatasi impor beras dari luar negeri hanya sebanyak 770.000 ton per tahun. Instrumen perdagangan yang diterapkan Jepang untuk membatasi masuknya beras impor tersebut adalah…

  • A. Tarif spesifik
  • B. Tarif ad valorem
  • C. Standar sanitary
  • D. Kuota impor
Jawaban: D
Kuota impor adalah pembatasan kuantitatif jumlah produk yang boleh diimpor dalam periode tertentu. Jepang menetapkan batas volume maksimum beras impor sebesar 770.000 ton per tahun yang merupakan kuota impor.
81.

Jalan lintas Sumatra yang menghubungkan sentra produksi kopi di Lampung dengan pelabuhan ekspor di Panjang mengalami kerusakan parah. Dampak paling langsung dari kondisi infrastruktur ini terhadap pemasaran produk agribisnis adalah…

  • A. Meningkatnya harga jual kopi di tingkat konsumen akhir
  • B. Menurunnya biaya logistik karena rute alternatif
  • C. Meningkatnya biaya transportasi dan waktu pengiriman
  • D. Berkurangnya volume produksi kopi petani
Jawaban: C
Infrastruktur jalan yang rusak langsung meningkatkan biaya transportasi dan memperpanjang waktu pengiriman produk dari sentra produksi ke pelabuhan. Kondisi ini menambah beban logistik dan berpotensi menurunkan daya saing kopi di pasar tujuan.
82.

Pemerintah Indonesia mengembangkan sistem rantai dingin di pelabuhan-pelabuhan utama untuk mempertahankan mutu produk perikanan selama proses bongkar muat dan pengiriman antarpulau. Fungsi utama sistem rantai dingin dalam konteks ini adalah…

  • A. Meningkatkan volume produksi perikanan nasional
  • B. Mencegah kerusakan produk segar melalui pengendalian suhu
  • C. Mempercepat proses administrasi ekspor di pelabuhan
  • D. Mengurangi jumlah pelaku pemasaran dalam rantai distribusi
Jawaban: B
Sistem rantai dingin merupakan serangkaian fasilitas pendinginan yang berfungsi mempertahankan suhu rendah untuk mencegah kerusakan produk segar selama distribusi. Penerapan di pelabuhan bertujuan menjaga kesegaran ikan dari titik bongkar hingga sampai ke konsumen.
83.

Program Tol Laut yang dicanangkan pemerintah Indonesia bertujuan utama untuk mengatasi kesenjangan harga antarwilayah. Manfaat paling langsung dari program ini dalam konteks pemasaran produk agribisnis adalah…

  • A. menurunkan disparitas harga dan biaya logistik antarpulau
  • B. meningkatkan volume ekspor produk pertanian ke pasar internasional
  • C. mempercepat adopsi teknologi digital di kalangan petani
  • D. memperkuat posisi tawar petani terhadap tengkulak lokal
Jawaban: A
Tol Laut adalah program konektivitas maritim yang menghubungkan wilayah melalui jalur laut untuk menurunkan disparitas harga dan biaya logistik antardaerah.
84.

PT Pangan Segar Nusantara mendistribusikan sayuran dari sentra produksi di Lembang ke pasar-pasar di Jakarta setiap hari. Perusahaan ini mengeluarkan biaya untuk bahan bakar, sewa gudang pendingin, upah buruh angkut, dan administrasi pengiriman. Keseluruhan pengeluaran tersebut dalam sistem logistik dikenal sebagai…

  • A. margin pemasaran total
  • B. biaya logistik
  • C. biaya overhead produksi
  • D. biaya tetap operasional
Jawaban: B
Biaya logistik mencakup semua pengeluaran untuk transportasi, penyimpanan, bongkar muat, dan administrasi distribusi dari daerah produksi ke konsumen.
85.

Koperasi Tani Sumber Rejeki mampu mengirimkan pisang Cavendish ke supermarket dalam kondisi matang optimal, jumlah sesuai pesanan, dan tepat waktu setiap minggu dengan biaya distribusi yang terus ditekan. Pencapaian ini menggambarkan…

  • A. integrasi vertikal rantai pasok
  • B. diversifikasi produk pertanian
  • C. peningkatan farmer's share
  • D. efisiensi sistem logistik
Jawaban: D
Efisiensi sistem logistik adalah kemampuan mengantarkan produk tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat kualitas dengan biaya serendah mungkin.
86.

Pemerintah melalui kebijakan Sistem Logistik Nasional (Sislognas) berupaya menurunkan persentase biaya logistik terhadap Produk Domestik Bruto. Sasaran utama dari kebijakan keterpaduan ini adalah…

  • A. meningkatkan volume ekspor produk agribisnis nasional
  • B. memperpendek rantai distribusi hingga ke konsumen akhir
  • C. menurunkan biaya logistik nasional secara terstruktur dan terpadu
  • D. mengganti infrastruktur logistik konvensional dengan teknologi digital
Jawaban: C
Sistem Logistik Nasional merupakan keterpaduan seluruh komponen logistik yang diatur kebijakan untuk menurunkan biaya logistik terhadap PDB.
87.

Di Kabupaten Maluku Tengah, sekitar 20% hasil panen tomat petani rusak sebelum mencapai pasar karena perjalanan truk yang memakan waktu dua hari melalui jalan rusak tanpa fasilitas pendingin. Kehilangan ini tergolong ke dalam…

  • A. food loss pada tahap distribusi
  • B. food waste pada tingkat konsumen
  • C. food loss pada tahap konsumsi
  • D. food waste pada tingkat ritel
Jawaban: A
Food loss adalah kehilangan pangan yang terjadi pada tahap produksi, pascapanen, dan distribusi sebelum produk sampai ke konsumen akhir.
88.

Gudang penyimpanan jagung di Kabupaten Bima kapasitasnya sangat terbatas sehingga sebagian hasil panen terpaksa ditumpuk di luar dan terserang jamur. Kondisi ini memperlihatkan bahwa penyebab utama food loss adalah…

  • A. preferensi konsumen yang berubah drastis
  • B. fluktuasi harga yang tidak menentu
  • C. kebijakan impor yang menekan harga lokal
  • D. panjangnya rantai pasok dan keterbatasan fasilitas penyimpanan
Jawaban: D
Penyebab food loss antara lain infrastruktur buruk, penanganan pascapanen tidak tepat, dan fasilitas penyimpanan terbatas yang meningkatkan susut pangan.
89.

Tingginya angka food loss pada komoditas cabai di jalur distribusi Jawa-Sumatera tidak hanya mengurangi pendapatan petani tetapi juga mengakibatkan pemborosan air, pupuk, dan tenaga kerja yang telah digunakan selama budidaya. Dampak yang digambarkan dalam konteks ini adalah…

  • A. peningkatan disparitas harga musiman
  • B. pemborosan sumber daya alam dan kerugian ekonomi pelaku rantai pasok
  • C. inefisiensi operasional di tingkat pengecer
  • D. penurunan daya saing ekspor produk hortikultura
Jawaban: B
Dampak food loss meliputi berkurangnya ketersediaan pangan, kerugian ekonomi petani dan pelaku rantai pasok, serta pemborosan sumber daya alam.
90.

Seorang ibu rumah tangga membeli beras organik setelah melihat iklan di media sosial yang menampilkan petani lokal dan klaim sehat tanpa pestisida, meskipun harganya lebih mahal. Menurut model perilaku konsumen Kotler, iklan tersebut termasuk dalam…

  • A. rangsangan pemasaran
  • B. faktor internal konsumen
  • C. kotak hitam konsumen
  • D. keputusan pembelian
Jawaban: A
Model stimulus-respon Kotler menempatkan iklan dan promosi sebagai rangsangan pemasaran yang memasuki kotak hitam konsumen sebelum menghasilkan keputusan pembelian.
91.

Ibu Rina selalu memilih buah jeruk dengan kulit mulus, warna oranye cerah, dan aroma segar. Dalam menilai kualitas, Ibu Rina mengandalkan isyarat intrinsik. Berikut ini yang termasuk isyarat ekstrinsik dalam menilai kualitas produk pangan adalah…

  • A. warna dan aroma produk
  • B. tekstur permukaan produk
  • C. ukuran dan berat produk
  • D. merek dan kemasan produk
Jawaban: D
Isyarat ekstrinsik mencakup merek, kemasan, harga, dan label, sedangkan isyarat intrinsik meliputi atribut fisik seperti warna, aroma, dan tekstur.
92.

Pak Budi yakin bahwa mengonsumsi sayuran organik dapat mencegah penyakit degeneratif di usia lanjut, sehingga ia rutin membeli produk organik meski harganya mahal. Keyakinan yang mendasari keputusan pembelian Pak Budi ini dalam model perilaku konsumen dikategorikan sebagai…

  • A. faktor eksternal dari kelompok referensi
  • B. rangsangan lingkungan ekonomi
  • C. faktor internal berupa keyakinan dan sikap
  • D. proses komunikasi pemasaran
Jawaban: C
Motivasi, persepsi, pembelajaran, keyakinan, dan sikap merupakan faktor internal yang mempengaruhi cara konsumen menilai dan memilih produk.
93.

Sebuah perusahaan susu UHT meluncurkan kampanye iklan televisi yang menonjolkan kandungan kalsium tinggi untuk pertumbuhan anak. Strategi komunikasi pemasaran ini bertujuan mempengaruhi…

  • A. faktor budaya konsumen
  • B. standar mutu internasional
  • C. persepsi kualitas produk
  • D. harga keseimbangan pasar
Jawaban: C
Komunikasi pemasaran pangan menyampaikan pesan tentang atribut produk untuk membentuk persepsi kualitas di benak konsumen.
94.

Label pangan yang mencantumkan informasi nilai gizi, tanggal kedaluwarsa, dan sertifikasi halal pada kemasan produk mempengaruhi keputusan beli konsumen melalui…

  • A. peningkatan intensitas distribusi
  • B. pengurangan biaya produksi
  • C. perubahan preferensi intrinsik konsumen
  • D. penyediaan isyarat ekstrinsik berbasis informasi
Jawaban: D
Labelisasi pangan menyediakan informasi pada kemasan yang menjadi isyarat ekstrinsik, mempengaruhi keputusan beli terkait kandungan gizi, keamanan, dan asal produk.
95.

Seorang peneliti pemasaran ingin mengetahui seberapa besar kesediaan konsumen membayar lebih untuk beras dengan sertifikasi ramah lingkungan dibandingkan beras biasa. Konsep riset konsumen yang relevan untuk menjawab pertanyaan ini adalah…

  • A. segmentasi pasar pangan
  • B. willingness to pay
  • C. elastisitas harga permintaan
  • D. derived demand
Jawaban: B
Willingness to pay mengukur kesediaan konsumen membayar lebih untuk atribut kualitas tertentu seperti produk organik atau sertifikasi berkelanjutan.
96.

PT Pangan Sehat Indonesia membagi pasar konsumennya menjadi tiga kelompok: ibu muda perkotaan yang peduli gizi, lansia yang mencari produk rendah gula, dan atlet yang membutuhkan protein tinggi. Strategi yang diterapkan perusahaan ini disebut…

  • A. diferensiasi produk
  • B. value added analysis
  • C. segmentasi pasar pangan
  • D. komunikasi pemasaran terpadu
Jawaban: C
Segmentasi pasar pangan adalah pengelompokan konsumen berdasarkan karakteristik demografi, psikografi, dan perilaku untuk menyusun strategi pemasaran yang efektif.
97.

Sebuah studi pemasaran produk olahan singkong menggunakan wawancara mendalam untuk menggali alasan emosional konsumen memilih merek tertentu. Jenis riset yang dilakukan adalah…

  • A. riset kualitatif konsumen
  • B. riset kuantitatif dengan eksperimen harga
  • C. survei preferensi dengan kuesioner tertutup
  • D. analisis elastisitas pendapatan
Jawaban: A
Riset kualitatif konsumen menggunakan wawancara mendalam dan focus group untuk menggali alasan, motivasi, dan persepsi konsumen secara lebih kaya.
98.

Koperasi Wanita Tani Seroja ingin mengidentifikasi atribut produk keripik buah yang paling dihargai konsumen di marketplace. Langkah sistematis awal yang perlu dilakukan koperasi ini adalah…

  • A. menetapkan harga premium untuk semua varian produk
  • B. melakukan riset preferensi konsumen
  • C. memperbanyak saluran distribusi konvensional
  • D. menurunkan biaya produksi masal
Jawaban: B
Riset preferensi konsumen merupakan studi sistematis untuk mengidentifikasi atribut produk agribisnis yang paling dihargai dan menjadi dasar keputusan pembelian.
99.

Dalam sistem logistik produk agribisnis, istilah yang menggambarkan proporsi atau persentase hasil panen yang hilang atau mengalami penurunan mutu sebelum mencapai konsumen akhir dikenal sebagai…

  • A. Food security index
  • B. Supply chain gap
  • C. Food loss
  • D. Distribution shrinkage
Jawaban: C
Konsep yang secara spesifik mendefinisikan kehilangan kuantitas dan penurunan kualitas produk pangan di sepanjang rantai pasok, dari pascapanen hingga sebelum sampai ke tangan konsumen, adalah food loss. Konsep ini dikaji secara mendalam dalam keterkaitannya dengan sistem logistik.
100.

Pemeriksaan mutu, standardisasi kemasan, dan penanganan cepat untuk mengurangi susut merupakan bagian dari fungsi pemasaran yang…

  • A. menciptakan kegunaan waktu dan tempat melalui penyimpanan dan transportasi
  • B. memperlancar proses pertukaran dengan menyediakan informasi pasar dan pembiayaan
  • C. menyesuaikan produk dengan preferensi konsumen melalui pengolahan dan pengemasan
  • D. menangani karakteristik mudah rusak dan beragam agar produk layak sampai ke konsumen
Jawaban: D
Pemeriksaan mutu, standardisasi, dan penanganan untuk mengurangi susut secara langsung mengatasi karakteristik produk pertanian yang mudah rusak (perishable) dan bervariasi (variability). Fungsi ini memastikan bahwa produk yang sampai ke tangan konsumen akhir memiliki kualitas dan keamanan yang sesuai standar, yang merupakan bagian penting dari fungsi penanganan produk spesifik dalam pemasaran agribisnis.

Margin pemasaran di Modul 5 itu jebakan. Angkanya keliatan sederhana. Tapi begitu digabung sama farmer’s share, banyak yang salah hitung. Coba ulangi lagi soal-soal yang minta analisis disparitas harga. Itu titik lemah.

STAG4224 Pemasaran Produk Agribisnis juga punya Modul 3 yang tricky. Value chain sering disangka cuma rantai distribusi biasa. Padahal UO suka nanyain peluang di tiap titik. Kalau sudah lancar, coba soal UAS UT ESPA4312 buat mengasah logika ekonominya lebih dalam. Cocok buat pemanasan.

Bagikan

error: Content is protected !!