💜 Selalu gratis

Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir!💜 Selalu gratis

Soal UAS UT EKSA4201 Etika Bisnis Syariah dan Kunci Jawaban

Soal UT EKSA4201 Etika Bisnis Syariah
Soal UT EKSA4201 Etika Bisnis Syariah

Pernah nggak sih, baca modul EKSA4201 Etika Bisnis Syariah lalu bingung bedain mana transaksi certain contract di Modul 3 sama yang uncertain contract? Dua jenis transaksi itu beda aturannya dan sering muncul di soal UAS. Banyak mahasiswa UT yang kesulitan di sini. Kumpulan soal UT di halaman ini sengaja kami susun per modul biar kamu cepat paham perbedaan konsep seperti itu, lengkap contoh konkretnya.

Modul 5 soal aspek riba dan tadlis atau penipuan juga jadi momok, apalagi kalau diminta membedakannya dengan gharar. Bukan karena materinya terlalu berat, tapi istilah-istilah Arabnya perlu dibaca pelan-pelan. Coba deh kerjakan soal di bagian tersebut lebih dulu. Prediksi soal UAS Ekonomi Syariah yang kami siapkan langsung menyorot poin kunci dari tiap jenis bisnis terlarang ini.

Soal Ujian UT di bawah ini mencakup inti tiap KB, dari model pemasaran syariah di Modul 7 sampai integritas bisnis Rasulullah di Modul 8. Setiap soal kami sertakan kunci jawaban dan pembahasan, jadi kamu bisa langsung cek di mana letak kesalahan pemahamanmu. Prediksi soal UAS UT ini khusus kami desain agar cocok buat belajar mandiri sambil kerja.

Soal UT EKSA4201 Etika Bisnis Syariah

1.

Etika dalam bisnis syariah merupakan seperangkat prinsip yang membedakan mana yang baik dan buruk dalam aktivitas bisnis berdasarkan ajaran Islam. Pengertian etika secara etimologi berasal dari bahasa Yunani 'ethos' yang berarti…

  • A. Kebiasaan atau watak
  • B. Tata cara
  • C. Hukum bisnis
  • D. Kepercayaan
Jawaban: A
Etika berasal dari bahasa Yunani 'ethos' yang berarti kebiasaan atau watak, yang kemudian menjadi dasar dalam menentukan baik buruknya suatu tindakan.
2.

Dalam bisnis syariah, konsep syariah mencakup seluruh aturan yang bersumber dari Al-Quran dan Hadits. Ruang lingkup bisnis syariah meliputi aspek muamalah yang berhubungan dengan…

  • A. Hubungan vertikal dengan Allah semata
  • B. Ibadah mahdhah seperti shalat dan puasa
  • C. Interaksi sosial dan ekonomi antar manusia
  • D. Keyakinan dalam hati tanpa tindakan
Jawaban: C
Bisnis syariah termasuk dalam muamalah yang mengatur interaksi sosial dan ekonomi antar manusia, berbeda dengan ibadah yang bersifat ritual.
3.

  • A. Manusia tidak perlu bekerja keras
  • B. Usaha dilakukan maksimal, namun hasilnya diserahkan kepada Allah
  • C. Keberhasilan hanya datang dari Allah tanpa usaha
  • D. Hasil akhir sepenuhnya bergantung pada usaha manusia
Jawaban: B
Tawakal adalah sikap berserah diri kepada Allah setelah melakukan ikhtiar maksimal, mengakui bahwa hasil akhir adalah ketentuan Allah.
4.

Al-Quran dan Hadits memberikan banyak pedoman tentang bisnis. Salah satu prinsip utama yang diajarkan dalam bisnis adalah kejujuran. Dalam konteks ini, kejujuran dalam bisnis berarti…

  • A. Menginformasikan kondisi barang secara transparan
  • B. Menyembunyikan cacat barang agar laku
  • C. Menjual barang dengan harga lebih tinggi dari kualitas
  • D. Melakukan promosi berlebihan
Jawaban: A
Kejujuran dalam bisnis adalah menyampaikan informasi yang benar mengenai barang, termasuk cacatnya, tanpa rekayasa.
5.

Transaksi bisnis dalam syariah digolongkan menjadi certain contract (akad pasti) dan uncertain contract (akad tidak pasti). Contoh transaksi yang termasuk certain contract adalah…

  • A. Mudharabah
  • B. Musyarakah
  • C. Salam
  • D. Ba'i (jual beli murni)
Jawaban: D
Ba'i atau jual beli murni termasuk certain contract karena spesifikasi barang, harga, dan waktu penyerahan sudah jelas dan pasti.
6.

Uncertain contract adalah transaksi yang mengandung ketidakpastian dalam objek, harga, atau waktu. Jenis akad ini dapat dibenarkan dalam syariah dengan syarat…

  • A. Ketidakpastian harus dihilangkan total
  • B. Ada unsur gharar yang dominan
  • C. Ketidakpastian minimal dan dapat dikelola
  • D. Hanya dilakukan dengan non-muslim
Jawaban: C
Uncertain contract diperbolehkan selama ketidakpastiannya minimal (gharar ringan) dan dapat dikelola sehingga tidak merugikan pihak mana pun.
7.

Negara memiliki peran penting dalam bisnis syariah untuk menjaga keadilan dan mencegah praktik curang. Salah satu peran negara yang paling utama adalah…

  • A. Menetapkan harga secara sepihak
  • B. Memberikan izin usaha tanpa syarat
  • C. Memotivasi persaingan bebas tanpa batas
  • D. Mengatur dan mengawasi transaksi bisnis
Jawaban: D
Negara berperan mengatur dan mengawasi aktivitas bisnis agar sesuai dengan prinsip syariah dan melindungi kepentingan publik.
8.

Lembaga Hisbah dalam sejarah Islam bertugas mengawasi pasar dan moral bisnis. Tugas utama lembaga ini adalah…

  • A. Mengumpulkan zakat
  • B. Mengadili sengketa bisnis
  • C. Memberikan pinjaman bunga
  • D. Mengawasi takaran, timbangan, dan kejujuran pedagang
Jawaban: D
Hisbah berfungsi sebagai pengawas pasar, memastikan takaran, timbangan tepat, dan pedagang berlaku jujur sesuai ajaran Islam.
9.

Riba merupakan salah satu bisnis terlarang dalam syariah. Riba yang paling umum terjadi dalam transaksi utang piutang dengan tambahan pembayaran disebut…

  • A. Riba fadhl
  • B. Riba nasi'ah
  • C. Riba yad
  • D. Riba qardh
Jawaban: B
Riba nasi'ah adalah tambahan pembayaran yang disyaratkan dalam utang piutang karena penangguhan waktu pembayaran.
10.

Tadlis atau penipuan dalam bisnis syariah dilarang keras. Contoh tadlis dalam jual beli adalah…

  • A. Menjual barang dengan harga murah
  • B. Menyembunyikan cacat barang agar pembeli tertarik
  • C. Memberikan diskon besar-besaran
  • D. Menawarkan garansi produk
Jawaban: B
Tadlis adalah penipuan dengan menyembunyikan cacat atau informasi penting, sehingga merugikan pembeli.
11.

Manajemen dalam perspektif syariah memiliki landasan nilai yang berbeda dengan manajemen konvensional. Perbedaan utama terletak pada…

  • A. Penerapan prinsip halal haram dalam setiap aktivitas
  • B. Tujuan utama hanya mencari keuntungan
  • C. Fokus pada efisiensi tanpa batasan
  • D. Penggunaan tenaga kerja tanpa hak
Jawaban: A
Manajemen syariah menekankan penerapan prinsip halal dan haram dalam seluruh proses, tidak hanya pada hasil.
12.

Fungsi manajemen bisnis syariah mencakup perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian. Dalam syariah, fungsi pengendalian harus dilakukan dengan prinsip…

  • A. Amanah dan akuntabel
  • B. Mudah dan longgar
  • C. Otoriter
  • D. Hanya berdasarkan laporan
Jawaban: A
Pengendalian dalam syariah harus dilandasi amanah dan akuntabilitas, karena setiap tindakan akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah.
13.

Model pemasaran syariah berbeda dengan pemasaran konvensional karena menekankan pada…

  • A. Promosi agresif tanpa batas
  • B. Kepuasan pelanggan semata
  • C. Nilai-nilai etika dan spiritual dalam setiap aktivitas pemasaran
  • D. Pasar global tanpa aturan
Jawaban: C
Pemasaran syariah mengintegrasikan nilai etika dan spiritual, bukan hanya orientasi laba atau kepuasan.
14.

Hakikat persaingan bisnis dalam syariah adalah persaingan yang sehat dan tidak merugikan pihak lain. Praktik yang dilarang dalam persaingan syariah adalah…

  • A. Ihtikar (penimbunan barang)
  • B. Inovasi produk
  • C. Pelayanan prima
  • D. Kerjasama pemasaran
Jawaban: A
Ihtikar atau menimbun barang untuk menaikkan harga adalah praktik curang yang dilarang dalam persaingan bisnis syariah.
15.

Rasulullah SAW telah menunjukkan jiwa bisnis sejak usia dini. Salah satu sifat yang sudah tampak saat beliau kecil adalah…

  • A. Suka menyendiri dan pemalu
  • B. Menolak bekerja sama dengan siapa pun
  • C. Suka bersaing secara tidak sehat
  • D. Jujur dan amanah dalam berdagang
Jawaban: D
Sejak usia dini, Rasulullah dikenal sebagai pribadi yang jujur dan amanah, yang kemudian menjadi modal utama dalam berbisnis.
16.

Integritas bisnis Rasulullah di usia dewasa tercermin dalam sikap beliau saat bermitra dengan Khadijah. Sikap tersebut adalah…

  • A. Mementingkan keuntungan pribadi
  • B. Menolak pengawasan dari pemodal
  • C. Menjaga kepercayaan dan tidak curang
  • D. Berbisnis hanya untuk diri sendiri
Jawaban: C
Rasulullah menjaga kepercayaan Khadijah dengan kejujuran dan tidak curang, sehingga reputasinya sangat baik.
17.

Bisnis berbasis akhlak yang dicontohkan Rasulullah menekankan pentingnya etika dalam setiap transaksi. Salah satu implementasi akhlak mulia dalam bisnis adalah…

  • A. Menolak memberikan tenggat waktu
  • B. Mengutamakan kualitas dan pelayanan
  • C. Menjual barang dengan harga seenaknya
  • D. Menghindari negosiasi
Jawaban: B
Akhlak mulia dalam bisnis diwujudkan dengan mengutamakan kualitas, kejujuran, dan pelayanan baik kepada pelanggan.
18.

Berikut ini adalah penggabungan dari tiga kata yang membentuk etika bisnis syariah. Kata yang merujuk pada 'jalan yang jelas' atau 'sumber air' dalam bahasa Arab adalah…

  • A. Etika
  • B. Syariah
  • C. Bisnis
  • D. Muamalah
Jawaban: B
Syariah secara etimologi berarti jalan yang jelas menuju sumber air, yang kemudian diadopsi sebagai hukum Islam. Ini adalah konsep dasar dalam mata kuliah ini.
19.

Dalam perspektif syariah, ikhtiar manusia dalam berbisnis harus selalu diiringi dengan tawakal. Makna tawakal yang tepat dalam konteks ini adalah…

  • A. Menyerahkan hasil usaha sepenuhnya kepada Allah setelah melakukan ikhtiar maksimal
  • B. Tidak perlu bekerja keras karena Allah sudah menentukan rezeki
  • C. Bekerja tanpa perencanaan karena semua sudah diatur
  • D. Mengabaikan usaha karena rezeki sudah pasti
Jawaban: A
Tawakal adalah sikap berserah diri kepada Allah setelah melakukan ikhtiar secara maksimal. Ini adalah inti dari hakikat ikhtiar dalam syariah.
20.

Contoh transaksi bisnis yang termasuk dalam kategori certain contract (akad pasti) adalah…

  • A. Salam
  • B. Mudharabah
  • C. Musyarakah
  • D. Murabahah
Jawaban: D
Murabahah adalah jual beli dengan keuntungan yang diketahui. Termasuk dalam certain contract karena semua rukun dan syaratnya jelas dan pasti.
21.

Salah satu peran negara dalam bisnis syariah adalah memastikan mekanisme pasar berjalan adil. Tindakan yang sesuai dengan peran ini adalah…

  • A. Menetapkan harga secara sepihak untuk semua komoditas
  • B. Menjadi pelaku usaha dominan di semua sektor
  • C. Memberikan izin usaha tanpa syarat
  • D. Mengawasi transaksi dan mencegah praktik monopoli yang merugikan
Jawaban: D
Negara berperan sebagai regulator dan pengawas untuk memastikan keadilan dalam bisnis, termasuk mencegah monopoli yang merugikan masyarakat.
22.

Lembaga Hisbah dalam sejarah Islam memiliki fungsi untuk…

  • A. Mengawasi pelaksanaan etika pasar dan mencegah kecurangan
  • B. Mengelola zakat dan wakaf
  • C. Mencatat semua transaksi perdagangan
  • D. Menjadi lembaga keuangan negara
Jawaban: A
Lembaga Hisbah adalah lembaga pengawas pasar yang bertugas memastikan praktik bisnis sesuai syariah dan tidak ada kecurangan (tadlis, gharar).
23.

Riba fadhl adalah riba yang timbul dari…

  • A. Penundaan pembayaran utang
  • B. Pertukaran barang sejenis yang tidak sama takarannya
  • C. Pinjaman dengan bunga
  • D. Jual beli yang tidak tunai
Jawaban: B
Riba fadhl adalah riba yang terjadi karena pertukaran barang ribawi sejenis (misal emas dengan emas) dengan jumlah yang tidak sama.
24.

Gharar dalam transaksi bisnis syariah merujuk pada…

  • A. Penipuan dengan menyembunyikan cacat barang
  • B. Penimbunan barang kebutuhan pokok
  • C. Praktik monopoli untuk menaikkan harga
  • D. Ketidakpastian atau spekulasi yang berlebihan
Jawaban: D
Gharar adalah ketidakpastian atau spekulasi (uncertainty) dalam transaksi yang dapat merugikan salah satu pihak.
25.

Berikut ini yang merupakan fungsi perencanaan (planning) dalam manajemen bisnis syariah adalah…

  • A. Menentukan pembagian tugas kepada karyawan
  • B. Mengukur kinerja berdasarkan target yang ditetapkan
  • C. Merumuskan visi, misi, dan strategi bisnis yang sesuai syariah
  • D. Memberikan motivasi kepada bawahan
Jawaban: C
Perencanaan adalah proses merumuskan tujuan dan strategi. Dalam perspektif syariah, perencanaan harus selaras dengan prinsip-prinsip Islam.
26.

Salah satu ciri model pemasaran syariah adalah…

  • A. Menekankan kejujuran dan transparansi dalam promosi
  • B. Fokus pada keuntungan semata tanpa batasan etika
  • C. Menggunakan iklan yang bersifat hiperbola untuk menarik konsumen
  • D. Menargetkan segmen pasar tanpa mempertimbangkan halal-haram
Jawaban: A
Pemasaran syariah menekankan nilai kejujuran, transparansi, dan keadilan. Promosi tidak boleh mengandung kebohongan atau penipuan.
27.

Hakikat persaingan bisnis dalam syariah adalah…

  • A. Menjatuhkan pesaing dengan cara apapun
  • B. Meniru produk pesaing secara persis
  • C. Memonopoli pasar untuk menguasai harga
  • D. Bersaing secara sehat dalam kebaikan dan kualitas
Jawaban: D
Persaingan dalam syariah adalah fastabiqul khairat (berlomba dalam kebaikan). Tujuannya untuk memberikan manfaat terbaik bagi konsumen.
28.

Jiwa bisnis Rasulullah SAW sudah tampak sejak usia dini. Salah satu contohnya adalah…

  • A. Beliau membuka toko sendiri di usia 15 tahun
  • B. Beliau menjadi pedagang keliling di usia 8 tahun
  • C. Beliau mengelola bisnis pamannya di usia 12 tahun
  • D. Beliau belajar akuntansi bisnis dari ayahnya
Jawaban: C
Jiwa bisnis Rasulullah SAW mulai tampak saat usia 12 tahun. Beliau ikut serta dalam kafilah dagang pamannya, Abu Thalib, ke Syam.
29.

Integritas bisnis Rasulullah SAW di usia dewasa tercermin dalam sifat-sifat berikut, KECUALI…

  • A. Siddiq (jujur)
  • B. Tabligh (menyampaikan sesuatu yang tidak benar)
  • C. Fathanah (cerdas)
  • D. Amanah (dapat dipercaya)
Jawaban: B
Tabligh berarti menyampaikan, tetapi dalam konteks integritas bisnis, siddiq, amanah, dan fathanah adalah sifat utama Rasulullah. Tabligh tidak berarti menyampaikan yang tidak benar.
30.

Rasulullah SAW dikenal dengan bisnis berbasis akhlak. Praktik yang mencerminkan hal ini adalah…

  • A. Mengurangi takaran untuk keuntungan lebih
  • B. Menjual barang cacat tanpa memberitahu pembeli
  • C. Memberikan pelayanan ramah dan tidak mengecewakan pelanggan
  • D. Menaikkan harga secara sepihak saat terjadi kelangkaan
Jawaban: C
Bisnis berbasis akhlak mengutamakan pelayanan yang baik, kejujuran, dan ridha kedua belah pihak. Ini adalah inti dari ajaran Rasulullah.
31.

Pendekatan jaringan (networking) yang dilakukan Rasulullah dalam berbisnis sangatlah luas. Salah satu faktor keberhasilannya adalah…

  • A. Membangun kepercayaan dengan berbagai suku dan kabilah
  • B. Membatasi hubungan hanya dengan kerabat dekat
  • C. Hanya berdagang dengan orang kaya
  • D. Menghindari kerjasama dengan non-Muslim
Jawaban: A
Rasulullah SAW mampu membangun jaringan luas berdasarkan kepercayaan, termasuk dengan kabilah-kabilah Arab dan komunitas non-Muslim seperti di Syam.
32.

Kaidah utama dalam bisnis syariah adalah bahwa pada dasarnya segala bentuk muamalah adalah…

  • A. Haram, kecuali ada dalil yang menghalalkannya
  • B. Wajib, karena setiap Muslim harus berbisnis
  • C. Mubah (boleh), selama tidak ada dalil yang mengharamkannya
  • D. Sunnah, karena dianjurkan untuk memperkaya diri
Jawaban: C
Kaidah fikih menyatakan bahwa hukum asal muamalah adalah mubah (boleh), selama tidak ada larangan syariat yang jelas (haram).
33.

Tadlis dalam transaksi bisnis syariah adalah…

  • A. Penipuan dengan menyembunyikan cacat atau informasi dari pembeli
  • B. Jual beli barang yang belum dimiliki penjual
  • C. Praktik ijon atau menjual buah sebelum panen
  • D. Transaksi yang mengandung unsur riba
Jawaban: A
Tadlis adalah praktik penipuan dengan menyembunyikan aib atau cacat barang yang sebenarnya. Ini dilarang karena merugikan pembeli.
34.

Ihtikar adalah praktik bisnis yang dilarang dalam syariah. Contoh ihtikar adalah…

  • A. Menjual barang dengan kualitas yang sudah dijamin
  • B. Menyimpan barang kebutuhan pokok untuk dijual saat harga melonjak
  • C. Melakukan kerjasama bagi hasil dengan mitra
  • D. Memberikan diskon besar-besaran pada musim tertentu
Jawaban: B
Ihtikar adalah penimbunan atau monopoli barang, terutama kebutuhan pokok, untuk menaikkan harga di kemudian hari. Ini sangat merugikan konsumen.
35.

Pengertian etika dalam konteks bisnis syariah mencakup nilai-nilai moral yang bersumber dari mana?

  • A. Al-Quran dan Hadits saja
  • B. Pendapat para ulama dan ijtihad
  • C. Al-Quran, Hadits, dan akal sehat yang sesuai syariah
  • D. Kebiasaan masyarakat setempat
Jawaban: C
Etika bisnis syariah bersumber dari Al-Quran, Hadits, dan akal sehat yang tidak bertentangan dengan syariah, menjadikannya komprehensif.
36.

Kaidah utama dalam bisnis syariah yang menekankan bahwa segala transaksi pada dasarnya diperbolehkan kecuali ada dalil yang melarang disebut dengan kaidah?

  • A. Al-umuru bi maqasidiha
  • B. Ad-dhararu yuzal
  • C. Al-masyaqqah tajlib al-taysir
  • D. Al-ibahah al-ashliyyah
Jawaban: D
Kaidah al-ibahah al-ashliyyah menyatakan segala sesuatu hukum asalnya mubah, termasuk bisnis, selama tidak ada larangan jelas dari syariah.
37.

Hakikat ikhtiar dalam syariah menekankan bahwa manusia dalam berbisnis harus?

  • A. Mengandalkan sepenuhnya pada usaha sendiri
  • B. Pasrah tanpa usaha karena rezeki sudah diatur
  • C. Berusaha maksimal dan bertawakal kepada Allah
  • D. Bergantung pada bantuan orang lain
Jawaban: C
Ikhtiar berarti berusaha maksimal diikuti tawakal, karena hasil akhir ditentukan Allah namun manusia wajib berupaya.
38.

Ayat Al-Quran yang sering dijadikan landasan perintah berbisnis secara halal dan baik terdapat dalam surat?

  • A. Al-Baqarah ayat 275
  • B. Al-Maidah ayat 1
  • C. An-Nisa ayat 29
  • D. Al-Baqarah ayat 168
Jawaban: C
An-Nisa ayat 29 melarang memakan harta secara batil dan menganjurkan perdagangan yang saling ridha, menjadi dasar bisnis halal.
39.

Transaksi bisnis yang bersifat pasti (certain contract) dalam syariah dicontohkan dengan akad?

  • A. Murabahah
  • B. Salam
  • C. Ijarah
  • D. Musyarakah
Jawaban: A
Murabahah termasuk certain contract karena semua spesifikasi barang dan harga telah pasti diketahui saat akad, mengurangi ketidakpastian.
40.

Contoh transaksi bisnis yang bersifat tidak pasti (uncertain contract) adalah akad?

  • A. Mudharabah
  • B. Qardh
  • C. Wakalah
  • D. Hibah
Jawaban: A
Mudharabah adalah uncertain contract karena hasil usaha tidak dapat dipastikan di awal, bergantung pada kinerja dan keuntungan riil.
41.

Peran negara dalam bisnis syariah menurut prinsip Islam adalah?

  • A. Memiliki monopoli penuh atas semua sektor bisnis
  • B. Mengatur dan mengawasi agar sesuai syariah tanpa intervensi berlebihan
  • C. Menyerahkan sepenuhnya bisnis pada mekanisme pasar
  • D. Hanya memungut pajak tanpa mengatur transaksi
Jawaban: B
Negara berperan sebagai regulator dan pengawas untuk memastikan bisnis berjalan sesuai syariah, melindungi kepentingan umum.
42.

Lembaga Hisbah dalam sejarah Islam memiliki fungsi utama untuk?

  • A. Mengelola keuangan negara
  • B. Mengawasi pasar dan mencegah kecurangan
  • C. Menetapkan hukum fiqih
  • D. Menyelenggarakan peradilan
Jawaban: B
Hisbah bertugas mengawasi aktivitas pasar, memastikan timbangan benar, dan mencegah praktik curang seperti tadlis.
43.

Riba dalam transaksi keuangan syariah dilarang keras. Salah satu bentuk riba adalah riba fadhl, yaitu?

  • A. Riba dalam utang piutang
  • B. Riba dalam pinjaman dengan bunga
  • C. Riba karena penundaan pembayaran
  • D. Riba dalam jual beli barang sejenis dengan takaran berbeda dan tidak tunai
Jawaban: D
Riba fadhl terjadi dalam barter barang sejenis dengan jumlah tidak sama dan dilakukan secara tidak tunai, seperti emas dengan emas.
44.

Praktik tadlis atau penipuan dalam bisnis syariah mencakup?

  • A. Menimbun barang untuk menaikkan harga
  • B. Menyembunyikan cacat barang saat transaksi
  • C. Menjual barang yang belum dimiliki
  • D. Melakukan spekulasi berlebihan
Jawaban: B
Tadlis adalah penipuan dengan menyembunyikan cacat atau kekurangan barang, sehingga pembeli tidak mengetahui kondisi sebenarnya.
45.

Manajemen dalam perspektif syariah harus didasari oleh prinsip?

  • A. Efisiensi dan efektivitas semata
  • B. Ketaatan pada syariah dan nilai keadilan
  • C. Keuntungan maksimal tanpa batas
  • D. Kebebasan individu dalam berkreasi
Jawaban: B
Manajemen syariah berlandaskan pada prinsip syariah dan keadilan, bukan hanya mencari untung tetapi juga menjalankan amanah.
46.

Salah satu fungsi manajemen bisnis syariah dalam perencanaan adalah?

  • A. Menyusun rencana yang sesuai dengan prinsip syariah dan kemaslahatan
  • B. Menetapkan target keuntungan tanpa mempertimbangkan halal haram
  • C. Mengikuti tren pasar tanpa filter
  • D. Mengabaikan aspek spiritual
Jawaban: A
Perencanaan dalam manajemen syariah harus memperhatikan prinsip halal dan kemaslahatan, tidak semata-mata keuntungan materi.
47.

Model pemasaran syariah menekankan pentingnya?

  • A. Promosi agresif dan penjualan tinggi
  • B. Diskriminasi harga untuk kelompok tertentu
  • C. Segmentasi pasar berdasarkan agama
  • D. Kejujuran dan transparansi dalam informasi produk
Jawaban: D
Pemasaran syariah mengutamakan kejujuran dan transparansi, menjauhi penipuan dalam iklan atau klaim produk.
48.

Hakikat persaingan bisnis dalam syariah adalah?

  • A. Kompetisi yang sehat dan tidak merugikan pihak lain
  • B. Persaingan bebas tanpa aturan
  • C. Mematikan pesaing dengan cara apapun
  • D. Menguasai pasar secara monopolistik
Jawaban: A
Persaingan syariah bersifat sehat, saling menghormati, dan dilarang menggunakan cara yang merugikan atau menipu pesaing.
49.

Jiwa bisnis Rasulullah sejak dini tercermin dari sikapnya yang?

  • A. Suka bermain dan tidak serius
  • B. Langsung menjadi pedagang besar
  • C. Menggembala kambing dan belajar jujur dalam berdagang
  • D. Menolak bekerja dan hanya beribadah
Jawaban: C
Sejak kecil Rasulullah menggembala kambing dan belajar kejujuran, yang menjadi dasar integritas bisnisnya di kemudian hari.
50.

Pendekatan jaringan Rasulullah dalam berbisnis dilakukan dengan cara?

  • A. Bekerja sendiri tanpa bantuan orang lain
  • B. Menguasai jalur distribusi secara paksa
  • C. Menjual barang dengan harga murah tanpa untung
  • D. Menjalin hubungan baik dan kepercayaan dengan mitra dagang
Jawaban: D
Rasulullah membangun jaringan bisnis melalui hubungan saling percaya dan akhlak mulia, sehingga banyak mitra yang loyal.

Gharar sama riba itu dua topik paling sering bikin bingung saat latihan soal, apalagi kalau ditanya perbedaan tadlis dengan gharar. Soal UT biasanya nguji sampai ranah implementasi, bukan cuma hafalan definisi. Modul 5 soal bisnis terlarang wajib dikuasai detail. Kalau masih suka ketuker mana yang termasuk dharar mana yang ihtikar, ulang lagi kasus-kasus di Modul 5.

Di EKSA4201 Etika Bisnis Syariah, soal UAS UT sering ngombinasi antara konsep akad di Modul 3 dengan praktik pemasaran syariah di Modul 7. Bagian uncertain contract kayak salam dan istishna biasanya muncul dalam format UO. Ada banyak bank soal UAS UT lain yang pernah diujikan. Tinggal seimbangin waktu baca Modul 2 soal ayat sama hadits biar nggak ketinggalan tinjauan normatifnya.

Bagikan

error: Content is protected !!