💜 Selalu gratis

Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir!💜 Selalu gratis

Soal UAS UT EKSA4301 Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam dan Kunci Jawaban

Soal UT EKSA4301 Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam
Soal UT EKSA4301 Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam

Malam-malam buka Modul 1 tentang pemikiran pra-klasik, eh tiba-tiba inget juga harus menguasai konsep Great Gap di Modul 2. Dua topik ini sering bikin bingung karena rentang waktunya panjang dan teorinya beda. Make a lap. Bank soal UT di halaman ini sengaja kami tata agar nyambung dengan materi berat kayak kebijakan moneter Rasulullah di Modul 4. Jadi ngerjain EKSA4301 Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam gak perlu lompat-lompat lagi.

Modul 5 tentang Khulafa Rasyidin dan Modul 7 tentang masa Abbasiyah itu dua bagian yang paling padat isinya. Bukan cuma soal nama tokoh, tapi juga detail kebijakan fiskal dan pendapat Baitul Maal. Coba deh fokus ke sana dulu. Bank soal UT Ekonomi Syariah ini langsung mengarah ke inti tiap tokoh, dari Abu Bakar sampai Al Ghazali, tanpa perlu baca ulang semua modul.

Soal UAS UT di bawah ini nyerempet semua KB, dari praktik ekonomi di Modul 3 sampai pemikiran kontemporer Ibnu Khaldun. Setiap soal dilengkapi kunci jawaban dan pembahasan, jadi kamu paham kenapa itu jawabannya. Prediksi soal UAS UT ini bikin belajar malam jadi lebih terarah, tinggal kerjakan dan cocokkan.

Soal UT EKSA4301 Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam

1.

Dalam tinjauan ulang pemikiran ekonomi mainstream, tokoh yang dikenal dengan konsep 'Laissez-Faire' atau 'biarkan saja' pada masa klasik adalah…

  • A. Adam Smith
  • B. Karl Marx
  • C. John Maynard Keynes
  • D. Aristoteles
Jawaban: A
Adam Smith dikenal sebagai bapak ekonomi klasik yang memperkenalkan konsep laissez-faire dan mekanisme pasar bebas.
2.

Fenomena Great Gap dalam ekonomi Islam merujuk pada…

  • A. Kesenjangan antara teori dan praktik ekonomi Islam pada masa modern
  • B. Perbedaan besar antara ekonomi Islam dan ekonomi konvensional
  • C. Ketiadaan catatan pemikiran ekonomi Islam selama periode tertentu antara jatuhnya Baghdad dan kebangkitan kembali pemikiran Islam
  • D. Jurang pemisah antara ulama dan penguasa dalam kebijakan ekonomi
Jawaban: C
Fenomena Great Gap mengacu pada periode vakum intelektual dalam pemikiran ekonomi Islam setelah kejatuhan Baghdad yang berlangsung hingga abad ke-14 M.
3.

Sumber pendapatan utama Baitul Maal pada masa pemerintahan Rasulullah SAW yang berasal dari pajak tanah adalah…

  • A. Kharaj
  • B. Jizyah
  • C. Zakat
  • D. Ghanimah
Jawaban: A
Kharaj adalah pajak tanah yang dikenakan atas tanah non-Muslim yang dikuasai menjadi sumber pendapatan Baitul Maal.
4.

Pada masa Rasulullah SAW, kebijakan moneter dilakukan dengan…

  • A. Mencetak uang sendiri untuk memperkuat ekonomi
  • B. Menetapkan standar nilai tukar uang
  • C. Menggunakan sistem barter dan uang asing tanpa campur tangan negara
  • D. Menerapkan sistem bunga untuk mengendalikan inflasi
Jawaban: C
Rasulullah SAW tidak menerbitkan uang sendiri tetapi menggunakan mata uang asing yang berlaku dengan prinsip muamalah dan larangan riba.
5.

Khalifah Umar bin Khattab dikenal dengan kebijakan ekonominya yang inovatif, salah satu di antaranya adalah…

  • A. Pembentukan baitul maal sebagai lembaga keuangan negara
  • B. Penetapan pajak tetap untuk semua warga negara
  • C. Pembebasan pajak bagi petani miskin
  • D. Pencetakan uang logam pertama dalam Islam
Jawaban: A
Umar bin Khattab mendirikan Baitul Maal sebagai lembaga resmi pengelola keuangan negara yang terpusat.
6.

Abu Yusuf, dalam kitabnya Al-Kharaj, memberikan kontribusi pemikiran ekonomi yang menekankan…

  • A. Kewajiban pemerintah menjamin kesejahteraan rakyat melalui kebijakan fiskal yang adil
  • B. Pentingnya penerapan pajak progresif
  • C. Penghapusan semua bentuk pajak bagi rakyat
  • D. Penggunaan uang kertas sebagai alat transaksi
Jawaban: A
Abu Yusuf menekankan bahwa pemerintah wajib memungut pajak secara adil dan tidak memberatkan rakyat serta harus menjamin kesejahteraan mereka.
7.

Asy-Syaibani pada masa Abbasiyah mengemukakan pandangan tentang pasar yang menekankan…

  • A. Pemerintah tidak boleh campur tangan dalam harga
  • B. Mekanisme pasar bebas tanpa kendali
  • C. Harga ditentukan oleh penawaran dan permintaan semata
  • D. Perlunya hisbah untuk mengawasi moral pasar dan melarang kecurangan
Jawaban: D
Asy-Syaibani menekankan pentingnya hisbah sebagai lembaga pengawas pasar untuk menegakkan keadilan dan mencegah penipuan.
8.

Al-Ghazali dalam pemikirannya tentang uang berpendapat bahwa uang berfungsi sebagai…

  • A. Komoditas yang dapat diperdagangkan
  • B. Alat tukar dan pengukur nilai, bukan sebagai komoditas
  • C. Sarana untuk menimbun kekayaan
  • D. Sumber riba jika disimpan
Jawaban: B
Al-Ghazali melihat uang semata sebagai alat tukar dan satuan hitung yang tidak boleh diperjualbelikan demi menghindari riba dan ketidakadilan.
9.

Ibnu Taimiyah mengkritik praktik monopoli dan ihtikar yang artinya…

  • A. Praktik jual beli dengan margin keuntungan tinggi
  • B. Penimbunan barang untuk menaikkan harga
  • C. Pembatasan jumlah produksi oleh negara
  • D. Pemberian subsidi kepada produsen
Jawaban: B
Ihtikar adalah penimbunan barang oleh spekulan untuk menaikkan harga yang dilarang oleh Ibnu Taimiyah karena merugikan konsumen.
10.

Menurut Ibnu Khaldun, faktor utama yang mendorong kemajuan ekonomi suatu negara adalah…

  • A. Sumber daya alam yang melimpah
  • B. Keterbukaan terhadap investasi asing
  • C. Sistem perpajakan yang tinggi
  • D. Tenaga kerja dan pembagian kerja
Jawaban: D
Ibnu Khaldun menempatkan tenaga kerja dan pembagian kerja sebagai kunci peningkatan produksi dan kemakmuran ekonomi.
11.

Al Maqrizi mengkritisi kebijakan ekonomi pada masanya terkait dengan…

  • A. Penggunaan uang emas dan perak secara berlebihan
  • B. Kebijakan monopoli oleh pemerintah
  • C. Sistem perdagangan internasional yang tidak adil
  • D. Peredaran mata uang fulus (tembaga) yang berlebihan sehingga menyebabkan inflasi
Jawaban: D
Al Maqrizi menyalahkan peredaran fulus yang berlebihan sebagai penyebab utama inflasi di Mesir pada masa Dinasti Mamluk.
12.

Taqiyuddin An Nabhani dalam pemikirannya menekankan bahwa sistem ekonomi Islam harus…

  • A. Menghidupkan kembali institusi khilafah dan menerapkan hukum syariah secara kaffah
  • B. Sepenuhnya dikelola oleh individu tanpa campur tangan negara
  • C. Berdasarkan pada kapitalisme modern
  • D. Mengadopsi sistem sosialis untuk mengatasi kemiskinan
Jawaban: A
An Nabhani berpandangan bahwa penerapan ekonomi Islam hanya dapat tercapai dalam naungan khilafah yang menerapkan syariah secara utuh.
13.

Muhammad Baqir Ash-Sadr mengemukakan konsep ekonomi Islam yang membagi ilmu ekonomi menjadi dua bagian, yaitu…

  • A. Ekonomi mikro dan ekonomi makro
  • B. Ekonomi positif dan ekonomi normatif
  • C. Ekonomi konvensional dan syariah
  • D. Iqtishad dan Mazhab Ekonomi
Jawaban: D
Ash-Sadr membagi ekonomi Islam ke dalam iqtishad yang membahas prinsip umum, dan mazhab ekonomi yang mengatur aplikasi spesifik.
14.

Menurut Yusuf Qardhawi, zakat memiliki peran strategis dalam perekonomian, yaitu…

  • A. Sebagai pajak penghasilan utama negara
  • B. Sebagai dana cadangan untuk investasi negara
  • C. Sebagai alat redistribusi kekayaan dan pemerataan pendapatan
  • D. Sebagai sumber dana untuk subsidi ekspor
Jawaban: C
Qardhawi menekankan zakat sebagai instrumen utama untuk menciptakan keadilan sosial dan pemerataan ekonomi dalam Islam.
15.

Umar Chapra menekankan pentingnya reformasi dalam ekonomi Islam kontemporer dengan fokus pada…

  • A. Peningkatan suku bunga untuk menarik investasi
  • B. Perbaikan aspek moral dan etika dalam sistem ekonomi dan keuangan
  • C. Pembentukan lembaga keuangan berbasis bunga
  • D. Penghapusan lembaga keuangan syariah
Jawaban: B
Chapra berargumen bahwa ekonomi Islam harus memperbaiki moral dan etika agar tujuan maqashid syariah tercapai secara seimbang.
16.

Monzer Kahf dikenal sebagai pemikir yang banyak berkontribusi dalam bidang…

  • A. Pasar modal konvensional
  • B. Sejarah pemikiran ekonomi Yunani kuno
  • C. Perbankan syariah dan keuangan Islam modern
  • D. Sistem sosialisme pasar
Jawaban: C
Monzer Kahf adalah tokoh kontemporer yang fokus pada pengembangan model keuangan syariah dan perbankan Islam berbasis bagi hasil.
17.

Kebijakan ekonomi Khalifah Ali bin Abi Thalib yang terkenal adalah…

  • A. Mencetak uang dinar dan dirham baru
  • B. Menekan praktik monopoli dan penimbunan barang, serta menegakkan keadilan distribusi
  • C. Menetapkan standar harga pangan di pasar
  • D. Membebaskan semua pajak bagi pedagang
Jawaban: B
Ali bin Abi Thalib sangat tegas terhadap penimbun barang dan koruptor serta memastikan distribusi kekayaan secara adil di masyarakat.
18.

Pemikiran ekonomi pada masa pra-klasik sering kali didasarkan pada ajaran agama dan moral, yang kemudian menjadi dasar bagi lahirnya pemikiran ekonomi modern. Salah satu tokoh penting pada masa ini yang pemikirannya mempengaruhi konsep ekonomi kemudian adalah…

  • A. Aristoteles
  • B. Adam Smith
  • C. John Maynard Keynes
  • D. Alfred Marshall
Jawaban: A
Aristoteles adalah tokoh pemikir ekonomi pra-klasik yang membahas konsep nilai dan keadilan dalam pertukaran, yang menjadi landasan bagi pemikiran ekonomi selanjutnya.
19.

Dalam sistem ekonomi Islam, konsep kepemilikan harta tidak bersifat mutlak karena harta pada hakikatnya adalah milik Allah SWT. Implikasi dari konsep ini terhadap aktivitas ekonomi adalah…

  • A. Manusia tidak boleh memiliki harta pribadi
  • B. Manusia bebas memiliki harta tanpa batasan
  • C. Manusia hanya sebagai pengelola atau khalifah atas harta
  • D. Harta harus didistribusikan secara merata oleh negara
Jawaban: C
Konsep kepemilikan dalam Islam menempatkan manusia sebagai khalifah yang mengelola harta titipan Allah, sehingga penggunaannya harus sesuai syariat.
20.

Great Gap dalam sejarah pemikiran ekonomi merujuk pada periode ketika perkembangan pemikiran ekonomi Islam terhenti atau tidak terdokumentasi dengan baik di tengah dominasi pemikiran ekonomi Barat. Faktor utama yang menyebabkan terjadinya Great Gap ini adalah…

  • A. Tidak adanya tokoh pemikir ekonomi Islam setelah abad ke-15
  • B. Larangan menulis tentang ekonomi dalam Islam
  • C. Kemunduran peradaban Islam akibat invasi Mongol dan kolonialisme
  • D. Pemikiran ekonomi Islam dianggap tidak relevan dengan perkembangan zaman
Jawaban: C
Invasi Mongol dan kolonialisme menyebabkan kemunduran peradaban Islam, termasuk terputusnya tradisi intelektual yang mencatat pemikiran ekonomi Islam.
21.

Pada masa pemerintahan Rasulullah SAW di Madinah, kebijakan fiskal diterapkan melalui Baitul Maal. Salah satu sumber pendapatan utama Baitul Maal pada masa itu adalah…

  • A. Zakat dan Jizyah
  • B. Pajak penghasilan
  • C. Bea cukai impor
  • D. Penjualan minyak bumi
Jawaban: A
Sumber pendapatan Baitul Maal pada masa Rasulullah meliputi zakat, jizyah, kharaj, dan ghanimah, yang merupakan instrumen fiskal utama.
22.

Hakekat uang dalam ekonomi Islam berbeda dengan ekonomi konvensional. Dalam pandangan Islam, uang adalah…

  • A. Komoditas yang dapat diperjualbelikan untuk mendapatkan keuntungan
  • B. Alat tukar dan satuan hitung yang tidak boleh diperdagangkan
  • C. Sumber utama kekayaan dan investasi
  • D. Barang yang memiliki nilai intrinsik yang setara dengan emas
Jawaban: B
Uang dalam Islam berfungsi sebagai medium of exchange dan unit of account, bukan sebagai komoditas yang dapat diperdagangkan untuk spekulasi.
23.

Khalifah Abu Bakar Ash-Shiddiq menerapkan kebijakan ekonomi yang tegas terutama dalam hal…

  • A. Pembentukan lembaga perbankan
  • B. Penetapan sistem pajak progresif
  • C. Pemberantasan kemunafikan dalam pembayaran zakat
  • D. Pembangunan infrastruktur perdagangan antar pulau
Jawaban: C
Abu Bakar dikenal tegas dalam memerangi orang yang enggan membayar zakat, karena zakat merupakan kewajiban agama dan sumber pendapatan negara.
24.

Abu Hanifa, seorang tokoh pemikir ekonomi pada masa Bani Umayyah, memberikan kontribusi penting dalam bidang…

  • A. Teori nilai tenaga kerja
  • B. Fikih muamalah dan konsep bagi hasil
  • C. Kebijakan moneter berbasis emas
  • D. Konsep negara kesejahteraan
Jawaban: B
Abu Hanifa banyak mengembangkan fikih muamalah, termasuk konsep bagi hasil (mudharabah) dan prinsip-prinsip transaksi ekonomi yang adil.
25.

Menurut pemikiran Abu Yusuf, salah satu kebijakan yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi adalah…

  • A. Menasionalisasi semua sektor industri
  • B. Mencetak uang sebanyak-banyaknya untuk belanja negara
  • C. Membatasi perdagangan internasional
  • D. Menurunkan pajak untuk meningkatkan produksi dan pendapatan negara
Jawaban: D
Abu Yusuf berpendapat bahwa pajak yang rendah akan mendorong petani dan pengusaha untuk berproduksi lebih banyak, yang pada akhirnya meningkatkan pendapatan negara.
26.

Al Ghazali dalam pemikirannya tentang ekonomi menekankan pentingnya etika dan moral dalam kegiatan ekonomi. Salah satu kritiknya terhadap perilaku ekonomi adalah…

  • A. Perlunya bunga bank untuk mendorong investasi
  • B. Larangan menimbun uang dan barang karena akan menghambat perputaran ekonomi
  • C. Kebebasan pasar tanpa campur tangan pemerintah
  • D. Penggunaan uang kertas sebagai alat tukar utama
Jawaban: B
Al Ghazali mengkritik praktik penimbunan (ihtikar) karena dapat mengganggu mekanisme pasar dan merugikan masyarakat luas.
27.

Ibnu Taimiyah memberikan pandangan tentang mekanisme pasar yang adil. Menurutnya, harga yang adil adalah harga yang…

  • A. Ditetapkan secara sepihak oleh pemerintah
  • B. Sama dengan biaya produksi ditambah keuntungan tetap
  • C. Terbentuk melalui kekuatan permintaan dan penawaran dalam pasar yang kompetitif
  • D. Ditentukan oleh para pedagang besar
Jawaban: C
Ibnu Taimiyah berpendapat bahwa harga yang adil terbentuk secara alami melalui interaksi penjual dan pembeli tanpa monopoli atau distorsi.
28.

Dalam pemikiran As Syatibi, konsep maqashid syariah menjadi landasan dalam menilai kebijakan ekonomi. Tujuan utama dari maqashid syariah adalah…

  • A. Memaksimalkan keuntungan materi
  • B. Membangun sistem perbankan syariah yang modern
  • C. Menciptakan persaingan bebas antar pelaku ekonomi
  • D. Mewujudkan kesejahteraan dunia dan akhirat dengan menjaga agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta
Jawaban: D
As Syatibi merumuskan maqashid syariah sebagai tujuan syariat untuk melindungi lima unsur pokok, yaitu agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta.
29.

Ibnu Khaldun mengemukakan teori tentang siklus peradaban dan faktor-faktor yang mempengaruhi kemajuan ekonomi. Menurutnya, sumber utama pertumbuhan ekonomi adalah…

  • A. Kerja keras, spesialisasi, dan pembagian kerja
  • B. Perdagangan internasional dan kolonialisme
  • C. Eksploitasi sumber daya alam secara besar-besaran
  • D. Pinjaman luar negeri yang besar
Jawaban: A
Ibnu Khaldun menekankan pentingnya pembagian kerja dan spesialisasi sebagai motor pertumbuhan ekonomi, yang kemudian juga diadopsi oleh Adam Smith.
30.

Al Maqrizi mengkritik kebijakan moneter pada masanya yang menyebabkan inflasi tinggi. Kritik utamanya ditujukan pada…

  • A. Penggunaan uang kertas tanpa cadangan emas
  • B. Kebijakan impor yang tidak terkendali
  • C. Sistem suku bunga yang terlalu tinggi
  • D. Pencetakan uang logam dengan kualitas rendah yang merusak nilai mata uang
Jawaban: D
Al Maqrizi mengecam praktik pengurangan kadar emas dalam koin (debasement) yang dilakukan penguasa, yang menyebabkan inflasi dan ketidakstabilan ekonomi.
31.

Konsep Umar Chapra tentang ekonomi Islam menekankan perlunya reformasi sistem keuangan global. Salah satu gagasan utamanya adalah…

  • A. Restrukturisasi utang negara-negara berkembang
  • B. Penghapusan total bunga (riba) dan pengembangan instrumen keuangan berbasis bagi hasil
  • C. Liberalisasi pasar modal internasional
  • D. Penerapan sistem nilai tukar tetap
Jawaban: B
Chapra berpendapat bahwa sistem keuangan Islam harus bebas dari riba dan digantikan dengan prinsip bagi hasil untuk mencapai keadilan ekonomi.
32.

Muhammad Baqir Ash-Sadr membagi sistem ekonomi menjadi dua bagian utama, yaitu…

  • A. Prinsip umum dan prinsip khusus dalam ekonomi Islam
  • B. Mazhab ekonomi Islam dan mazhab ekonomi konvensional
  • C. Sistem kapitalis dan sosialis
  • D. Ekonomi mikro dan ekonomi makro
Jawaban: A
Ash-Sadr dalam bukunya Iqtishaduna membedakan antara prinsip umum (al-mabda') dan prinsip khusus (al-qaidah) dalam kerangka ekonomi Islam.
33.

Yusuf Qardhawi dalam pemikirannya tentang ekonomi Islam menekankan pentingnya zakat sebagai instrumen pemerataan kesejahteraan. Pendekatan Qardhawi terhadap zakat adalah…

  • A. Zakat harus dikelola secara profesional oleh negara dan menjadi salah satu pilar fiskal
  • B. Zakat tidak perlu dikelola negara karena urusan pribadi
  • C. Zakat hanya bersifat sukarela dan tidak wajib
  • D. Zakat hanya dikenakan pada harta yang bergerak seperti kendaraan
Jawaban: A
Qardhawi berpendapat zakat merupakan kewajiban negara dan harus dikelola secara terpusat untuk mengoptimalkan dampak sosial ekonominya.
34.

Kontribusi utama Monzer Kahf dalam pengembangan ekonomi Islam kontemporer adalah dalam bidang…

  • A. Filsafat ekonomi dan etika bisnis
  • B. Ekonomi pertanian dan ketahanan pangan
  • C. Ekonomi politik dan globalisasi
  • D. Teori moneter dan perbankan syariah
Jawaban: D
Monzer Kahf dikenal sebagai pakar dalam teori moneter Islam dan pengembangan produk perbankan syariah yang sesuai dengan prinsip syariat.
35.

Apa yang menjadi perbedaan utama antara pemikiran ekonomi klasik dan ekonomi Islam dalam konsep kepemilikan?

  • A. Klasik dan Islam memiliki konsep kepemilikan yang sama
  • B. Klasik menolak kepemilikan pribadi, Islam mengakui kepemilikan bersama
  • C. Klasik mengatur kepemilikan negara, Islam mengabaikan kepemilikan
  • D. Klasik mengakui kepemilikan mutlak individu, Islam membatasi dengan aturan syariah
Jawaban: D
Pemikiran ekonomi klasik menganggap kepemilikan individu sebagai hak mutlak, sementara ekonomi Islam membatasi kepemilikan dengan prinsip syariah seperti larangan riba dan gharar.
36.

Konsep Great Gap dalam ekonomi Islam merujuk pada apa?

  • A. Kesenjangan antara teori dan praktik ekonomi Islam
  • B. Perbedaan pendapat antara ulama tentang riba
  • C. Masa kosong pemikiran ekonomi antara era Yunani kuno dan skolastik
  • D. Ketimpangan ekonomi antara negara Islam dan non-Islam
Jawaban: C
Great Gap adalah istilah Joseph Schumpeter yang menyebut masa kosong pemikiran ekonomi antara era Yunani kuno dan skolastik, yang justru diisi kontribusi pemikir Muslim.
37.

Sumber pendapatan utama Baitul Maal pada masa Rasulullah SAW yang berasal dari kewajiban tahunan atas harta adalah?

  • A. Jizyah
  • B. Zakat
  • C. Kharaj
  • D. Ghanimah
Jawaban: B
Zakat adalah kewajiban tahunan atas harta yang menjadi sumber pendapatan Baitul Maal, berbeda dengan jizyah (pajak non-Muslim) dan kharaj (pajak tanah).
38.

Kebijakan moneter pada masa Rasulullah SAW terutama bertujuan untuk apa?

  • A. Mencetak uang baru untuk pembangunan
  • B. Menjaga stabilitas nilai uang dan menghindari inflasi
  • C. Menambah jumlah uang beredar secara bebas
  • D. Menerapkan sistem bunga untuk pinjaman negara
Jawaban: B
Kebijakan moneter Rasulullah fokus pada menjaga stabilitas nilai uang dengan melarang riba dan penggunaan uang sebagai komoditas untuk menghindari inflasi.
39.

Pada masa Abu Bakar Ash-Shiddiq, kebijakan ekonomi yang kontroversial namun tetap dilaksanakan adalah?

  • A. Membagikan tanah kepada rakyat
  • B. Menghapuskan pajak jizyah
  • C. Memerangi kelompok yang enggan membayar zakat
  • D. Mencetak mata uang sendiri
Jawaban: C
Khalifah Abu Bakar memerangi kelompok yang menolak membayar zakat karena menganggapnya sebagai ancaman terhadap fondasi ekonomi dan agama negara.
40.

Siapakah tokoh ekonomi Islam pada masa Bani Umayyah yang dikenal dengan konsep pajak berdasarkan kemampuan?

  • A. Abu Hanifa
  • B. Ibnu Taimiyah
  • C. Abu Yusuf
  • D. Al Ghazali
Jawaban: C
Abu Yusuf dalam kitabnya Al-Kharaj mengemukakan konsep pajak berdasarkan kemampuan (ability to pay) untuk menghindari beban berlebih pada masyarakat.
41.

Menurut Al-Ghazali, uang berfungsi sebagai apa dalam perekonomian?

  • A. Alat tukar dan satuan hitung, bukan komoditas
  • B. Komoditas yang dapat diperjualbelikan
  • C. Barang modal untuk investasi
  • D. Simbol status sosial
Jawaban: A
Al-Ghazali menekankan bahwa uang hanya berfungsi sebagai alat tukar dan satuan hitung, bukan sebagai komoditas yang dapat diperjualbelikan untuk mencegah spekulasi dan riba.
42.

Konsep adl (keadilan) dalam pemikiran Asy-Syaibani diterapkan dalam mekanisme pasar dengan cara apa?

  • A. Membiarkan harga bebas sepenuhnya
  • B. Menetapkan harga oleh negara secara kaku
  • C. Menyubsidi harga untuk semua barang
  • D. Melarang monopoli dan penimbunan
Jawaban: D
Asy-Syaibani menekankan perlunya keadilan di pasar dengan melarang monopoli, penimbunan, dan penipuan agar harga terbentuk secara wajar tanpa intervensi berlebihan.
43.

Ibnu Taimiyah membolehkan intervensi harga dalam kondisi apa?

  • A. Setiap kali harga naik, pemerintah menurunkan harga
  • B. Hanya jika ada distorsi pasar seperti ikhtikar (penimbunan)
  • C. Harga ditetapkan negara setiap minggu
  • D. Intervensi dilarang dalam semua situasi
Jawaban: B
Ibnu Taimiyah membolehkan intervensi harga hanya saat terjadi distorsi pasar seperti penimbunan (ikhtikar) yang merugikan masyarakat, bukan pada kondisi normal.
44.

Menurut Asy-Syatibi, tujuan utama maqashid syariah dalam ekonomi adalah?

  • A. Memperkaya negara
  • B. Menerapkan pajak setinggi-tingginya
  • C. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi semaksimal mungkin
  • D. Menjaga kemaslahatan umum (maslahah) dan menghindari mafsadat
Jawaban: D
Asy-Syatibi mengembangkan konsep maqashid syariah yang bertujuan menjaga kemaslahatan umum dan menghindari kerusakan (mafsadat) dalam segala aktivitas ekonomi.
45.

Teori siklus sosial (Ashabiyah) yang dikemukakan Ibnu Khaldun menjelaskan tentang apa?

  • A. Siklus kelahiran dan kematian individu
  • B. Hubungan antara investasi dan tabungan
  • C. Pergerakan harga barang dalam setahun
  • D. Pertumbuhan dan keruntuhan peradaban karena solidaritas kelompok
Jawaban: D
Teori Ashabiyah Ibnu Khaldun menjelaskan bahwa peradaban tumbuh dari solidaritas kelompok yang kuat, lalu runtuh saat solidaritas melemah karena kemewahan dan korupsi.
46.

Al-Maqrizi mengkritik praktik ekonomi pada masanya yang menyebabkan inflasi tinggi, yaitu?

  • A. Pencetakan uang berlebihan dan penimbunan emas
  • B. Perdagangan bebas tanpa pajak
  • C. Peningkatan produksi pertanian
  • D. Investasi asing yang tidak terkontrol
Jawaban: A
Al-Maqrizi mengkritik pencetakan uang fulus (tembaga) secara berlebihan oleh penguasa Mamluk dan penimbunan emas yang menyebabkan inflasi parah di Mesir.
47.

Taqiyuddin An Nabhani mengusulkan sistem ekonomi Islam yang diterapkan melalui apa?

  • A. Bank sentral bebas
  • B. Negara khilafah Islam sebagai pelaksana penuh syariah
  • C. Organisasi non-pemerintah
  • D. Pasar bebas tanpa intervensi
Jawaban: B
An Nabhani dalam pemikirannya menekankan bahwa sistem ekonomi Islam hanya bisa diterapkan secara menyeluruh dalam bingkai Khilafah Islam yang menerapkan syariah secara kaffah.
48.

Muhammad Baqir Ash-Sadr membedakan antara ekonomi Islam dan ilmu ekonomi konvensional berdasarkan apa?

  • A. Tujuan material semata versus tujuan spiritual dan material
  • B. Metode penelitian yang digunakan
  • C. Peran pemerintah dalam pasar
  • D. Jumlah sumber daya alam yang dimiliki
Jawaban: A
Ash-Sadr membedakan bahwa ekonomi konvensional bertujuan material semata, sementara ekonomi Islam mengintegrasikan tujuan spiritual dan moral dalam aktivitas ekonomi.
49.

Menurut Yusuf Qardhawi, konsep halal dan haram dalam ekonomi memiliki peran penting untuk apa?

  • A. Meningkatkan konsumsi
  • B. Memperkuat kapitalisme
  • C. Membimbing perilaku ekonomi yang sesuai syariah dan mencegah kerusakan
  • D. Menghilangkan semua bentuk transaksi
Jawaban: C
Qardhawi menekankan bahwa konsep halal dan haram berfungsi sebagai panduan moral dalam ekonomi untuk mencegah riba, gharar, dan eksploitasi yang merusak masyarakat.
50.

Monzer Kahf berpendapat bahwa dalam ekonomi Islam faktor produksi yang paling utama adalah?

  • A. Tenaga kerja manusia yang diperkuat niat ibadah
  • B. Sumber daya alam
  • C. Modal
  • D. Teknologi modern
Jawaban: A
Kahf menekankan bahwa tenaga kerja manusia yang dilandasi niat ibadah dan kejujuran adalah faktor produksi utama, karena modal dan sumber daya alam hanya alat yang membutuhkan pengelolaan manusia.

Coba periksa jawabanmu untuk soal tentang Baitul Maal di Modul 3, karena bagian itu sering jadi jebakan kalau cuma dihafal. Bedakan antara sumber pendapatan di masa Rasulullah dan masa Khulafa Rasyidin, karena polanya berubah drastis. Satu soal aja bisa bikin kamu ragu. Pelan-pelan aja, lebih penting paham alur pemikiran dari masa ke masa daripada detail tahunnya.

Di EKSA4301 Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam, soal UAS biasanya merangkai konsep dari setiap tokoh, bukan sekadar siapa bilang apa. Ada banyak Soal UAS UT lain di sini kalau kamu mau bandingkan pola soal dari matkul lain. Cukup kuasai poin penting dari Al-Ghazali dan Ibnu Khaldun, sisanya bakal nyambung sendiri. Semua kembali ke nalar, bukan hafalan.

Bagikan

error: Content is protected !!