💜 Selalu gratis

Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir!💜 Selalu gratis

Soal UAS UT EKSA4304 Manajemen Sumber Daya Insani dan Kunci Jawaban

Soal UT EKSA4304 Manajemen Sumber Daya Insani
Soal UT EKSA4304 Manajemen Sumber Daya Insani

Pulang kerja, buka modul, malah bingung antara konsep Tauhid di Modul 2 sama teori bangunan Islam di Modul 1. Kedua topik ini saling terkait tapi beda sudut pandangnya. Sering bikin mikir keras. bank soal UT di halaman ini bisa bantu kamu bedain mana yang pondasi mana yang implementasi dari EKSA4304 Manajemen Sumber Daya Insani.

Modul 4 tentang kepemimpinan teladan Rasulullah dan Modul 8 tentang manajemen imbal jasa syariah itu dua bidang yang paling sering bikin mahasiswa UT gregetan. Bukan karena materinya berat, tapi karena harus nyambungin antara contoh historis sama penerapan modern. soal UT Ekonomi Syariah ini disusun per KB, jadi kamu bisa langsung uji pemahaman di bagian yang masih rawan.

Soal UAS UT di bawah ini menyasar inti tiap modul, dari rekrutmen karyawan di Modul 7 sampai hubungan industrial syariah di Modul 9. Setiap soal dilengkapi kunci jawaban dan pembahasan, bukan cuma jawaban singkat. kumpulan soal UAS UT ini bikin belajar mandiri jadi lebih terarah, tinggal kamu kerjakan satu per satu.

Soal UT EKSA4304 Manajemen Sumber Daya Insani

1.

Secara etimologi, istilah 'Islam' berasal dari bahasa Arab. Apa akar kata (root word) yang membentuk kata Islam dan apa artinya?

  • A. Aslama, yang berarti pasrah atau tunduk
  • B. Salam, yang berarti damai
  • C. Salima, yang berarti selamat
  • D. Salasa, yang berarti mudah
Jawaban: A
Islam secara etimologi berasal dari kata aslama yang berarti tunduk atau pasrah sepenuhnya kepada Allah.
2.

Teori bangunan Islam dalam konteks sumber daya insani menekankan pentingnya fondasi tertentu. Apa fondasi utama yang menjadi landasan bagi seluruh aktivitas sumber daya insani dalam Islam?

  • A. Tauhid (keesaan Allah)
  • B. Kekayaan materi
  • C. Akal budi yang cemerlang
  • D. Struktur organisasi yang modern
Jawaban: A
Tauhid adalah fondasi utama yang mendasari seluruh aktivitas manusia termasuk dalam pengelolaan sumber daya insani.
3.

Dalam implementasi syariah di tempat kerja, salah satu prinsip penting adalah keadilan. Bentuk nyata penerapan prinsip keadilan dalam manajemen sumber daya insani adalah…

  • A. Memberi gaji sama kepada semua karyawan
  • B. Mengangkat semua anggota keluarga sebagai pegawai
  • C. Memberikan imbalan sesuai dengan hasil kerja yang setara
  • D. Membagikan bonus hanya pada akhir tahun
Jawaban: C
Keadilan dalam Islam berarti menempatkan sesuatu pada tempatnya, termasuk memberikan imbalan yang sesuai dengan kontribusi dan hasil kerja.
4.

Urgensi tauhid bagi sumber daya insani sangatlah fundamental. Tanpa tauhid yang kuat, sumber daya insani akan kehilangan arah dan mudah terjerumus pada…

  • A. Sekularisme dan materialisme
  • B. Inovasi dan kreativitas yang tinggi
  • C. Semangat gotong royong
  • D. Disiplin waktu yang ketat
Jawaban: A
Tauhid menjadi benteng moral; tanpanya, seseorang cenderung terpengaruh paham yang memisahkan agama dari kehidupan dan hanya mengejar materi.
5.

Komitmen terhadap tauhid memberikan manfaat besar bagi sumber daya insani. Salah satu manfaatnya adalah menumbuhkan…

  • A. Individualisme yang kuat
  • B. Ketergantungan pada pemimpin
  • C. Rasa tanggung jawab kepada Allah dalam setiap tugas
  • D. Ketaatan pada aturan hanya saat diawasi
Jawaban: C
Dengan tauhid, seorang Muslim bekerja bukan karena pengawasan manusia semata, tetapi karena merasa diawasi Allah sehingga timbul rasa tanggung jawab.
6.

Implementasi tauhid dalam sumber daya insani di era kontemporer sering menghadapi tantangan. Salah satu tantangan utama yang muncul akibat globalisasi adalah…

  • A. Meningkatnya kebutuhan akan tenaga kerja asing
  • B. Berkembangnya teknologi informasi
  • C. Kemudahan akses terhadap bahan baku
  • D. Hilangnya batas etika dan moral dalam bisnis
Jawaban: D
Globalisasi membawa nilai-nilai baru yang kerap bertentangan dengan etika dan moral Islam, menjadi tantangan dalam implementasi tauhid.
7.

Sebagai pemimpin teladan, Nabi Muhammad SAW menerapkan prinsip kepemimpinan yang sangat efektif. Prinsip apa yang paling menonjol dalam kepemimpinan beliau dalam mengelola sumber daya insani?

  • A. Otoriter dan tegas
  • B. Musyawarah dan keteladanan
  • C. Delegasi penuh tanpa kontrol
  • D. Populis dan mengikuti keinginan rakyat
Jawaban: B
Nabi SAW selalu mengedepankan musyawarah dalam mengambil keputusan dan memberi teladan langsung dalam setiap tindakan.
8.

Salah satu implementasi pengembangan SDI oleh Nabi Muhammad SAW adalah melalui pendidikan dan pelatihan. Contoh nyata dari upaya ini adalah…

  • A. Membebaskan tawanan perang yang bisa membaca tanpa syarat
  • B. Menyuruh para sahabat berdagang ke Syam
  • C. Mengirim utusan ke raja-raja
  • D. Mendirikan masjid sebagai pusat pembelajaran
Jawaban: D
Masjid Nabawi difungsikan bukan hanya untuk ibadah tetapi juga sebagai pusat pendidikan dan pelatihan bagi para sahabat.
9.

Dalam konteks demand sumber daya insani, faktor yang mempengaruhi permintaan tenaga kerja dalam perspektif syariah tidak hanya pada aspek ekonomi, tetapi juga pada…

  • A. Ketersediaan lahan parkir
  • B. Modal yang dimiliki perusahaan
  • C. Jumlah pesaing di pasar
  • D. Ketaatan terhadap nilai-nilai halal dan haram
Jawaban: D
Dalam Islam, demand SDI juga harus mempertimbangkan aspek syariah seperti kehalalan produk dan proses kerja.
10.

Fenomena supply sumber daya insani di pasar tenaga kerja syariah seringkali tidak seimbang dengan demand. Salah satu penyebab ketidakseimbangan ini adalah…

  • A. Upah yang terlalu tinggi
  • B. Terlalu banyaknya lowongan kerja
  • C. Kurangnya lembaga pelatihan berbasis syariah
  • D. Pemerintah yang terlalu intervensi
Jawaban: C
Kurangnya lembaga pelatihan yang berorientasi syariah menyebabkan ketersediaan tenaga kerja yang kompeten secara syariah masih terbatas.
11.

Dalam pengertian keuangan syariah, prinsip dasar yang membedakannya dengan keuangan konvensional adalah larangan terhadap…

  • A. Investasi jangka panjang
  • B. Riba (bunga), gharar (ketidakpastian), dan maysir (perjudian)
  • C. Sistem bagi hasil
  • D. Transaksi tunai
Jawaban: B
Keuangan syariah melarang riba, gharar, dan maysir sebagai prinsip fundamental yang membedakannya dengan sistem konvensional.
12.

Budaya perusahaan dalam perspektif Islam merupakan nilai dasar yang harus diinternalisasi. Budaya yang paling utama untuk diterapkan adalah budaya…

  • A. Kompetisi tanpa batas
  • B. Kerja sama (ta'awun) dan amanah
  • C. Mementingkan senioritas
  • D. Hirarki yang ketat
Jawaban: B
Dalam Islam budaya kerja yang ideal adalah saling tolong-menolong dalam kebaikan dan sikap amanah terhadap tugas.
13.

Proses rekrutmen dan seleksi dalam manajemen sumber daya insani syariah harus dilakukan dengan prinsip keadilan. Hal ini berarti bahwa…

  • A. Setiap kandidat diperlakukan sama tanpa diskriminasi
  • B. Prioritas diberikan kepada keluarga dan kerabat
  • C. Pelamar yang berpenampilan rapi pasti diterima
  • D. Hanya lulusan pesantren yang boleh melamar
Jawaban: A
Keadilan dalam rekrutmen berarti memberikan kesempatan yang sama kepada semua pelamar tanpa membedakan suku, status, atau hubungan pribadi.
14.

Manajemen kinerja syariah memiliki karakteristik yang unik. Selain menilai hasil kerja, penilaian kinerja juga harus mempertimbangkan…

  • A. Hubungan baik dengan atasan
  • B. Kehadiran di kantor
  • C. Lama waktu bekerja
  • D. Proses yang sesuai dengan syariah
Jawaban: D
Dalam syariah, proses kerja yang halal dan sesuai aturan agama dinilai sama pentingnya dengan hasil akhir.
15.

Manajemen imbal jasa syariah menekankan pada prinsip adil dan layak. Salah satu bentuk imbal jasa yang dianjurkan dalam Islam selain gaji pokok adalah…

  • A. THR (Tunjangan Hari Raya)
  • B. Imbalan non-materi seperti pujian
  • C. Gaji di bawah standar
  • D. Bonus tanpa aturan
Jawaban: B
Islam menganjurkan pemberian imbalan non-materi seperti penghargaan dan pujian sebagai bentuk motivasi, di samping gaji yang adil.
16.

Kepemimpinan syariah (khalifah) memiliki tanggung jawab yang besar. Ciri utama seorang pemimpin syariah adalah…

  • A. Memiliki kekuasaan absolut
  • B. Kaya raya dan berpengaruh
  • C. Bertanggung jawab kepada Allah dan rakyat (musyawarah)
  • D. Berani mengambil risiko tanpa pertimbangan
Jawaban: C
Pemimpin syariah adalah khalifah yang bertanggung jawab kepada Allah dan harus mengedepankan musyawarah dengan rakyatnya.
17.

Hubungan industrial syariah menekankan pada kemitraan yang harmonis antara pengusaha dan pekerja. Konsep ini didasarkan pada prinsip…

  • A. Saling ridha dan keadilan (taradhin)
  • B. Persaingan bebas
  • C. Pekerja hanya sebagai alat produksi
  • D. Dominasi pengusaha atas pekerja
Jawaban: A
Hubungan industrial Islam didasari prinsip saling ridha dan keadilan antara kedua belah pihak tanpa ada eksploitasi.
18.

Secara etimologi, kata 'Islam' berasal dari bahasa Arab yang memiliki makna dasar…

  • A. Cerdas dan bijaksana
  • B. Kuat dan perkasa
  • C. Patuh dan tunduk
  • D. Kaya dan mulia
Jawaban: C
Secara etimologi, Islam berarti patuh, tunduk, dan berserah diri kepada kehendak Allah SWT.
19.

Dalam teori bangunan Islam, sumber daya insani (SDI) diibaratkan sebagai…

  • A. Tiang bangunan
  • B. Atap bangunan
  • C. Pondasi bangunan
  • D. Dinding bangunan
Jawaban: C
Dalam teori bangunan Islam, SDI merupakan pondasi utama karena manusia adalah pelaksana syariah dan khalifah di muka bumi.
20.

Implementasi syariah dalam manajemen SDI bertujuan untuk…

  • A. Mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam setiap proses pengelolaan manusia
  • B. Meningkatkan laba perusahaan semaksimal mungkin
  • C. Mengadopsi sistem manajemen barat secara utuh
  • D. Menghilangkan peran agama dalam bisnis
Jawaban: A
Implementasi syariah bertujuan mengintegrasikan nilai-nilai Islam seperti keadilan dan amanah dalam pengelolaan SDI.
21.

Dalam konteks sumber daya insani, urgensi tauhid adalah sebagai…

  • A. Dasar untuk memisahkan urusan dunia dan akhirat
  • B. Landasan untuk mengelola SDI tanpa nilai spiritual
  • C. Alat untuk mengejar kekayaan duniawi
  • D. Pondasi yang mengarahkan niat dan perilaku SDI hanya karena Allah
Jawaban: D
Tauhid menjadi pondasi yang mengarahkan niat, sikap, dan perilaku SDI semata-mata karena Allah SWT.
22.

Manfaat komitmen terhadap tauhid bagi sumber daya insani adalah…

  • A. Menciptakan persaingan tidak sehat antar karyawan
  • B. Melahirkan integritas dan profesionalisme yang dilandasi keikhlasan
  • C. Menjamin kebebasan bertindak tanpa batas
  • D. Mengabaikan aturan perusahaan demi kepentingan pribadi
Jawaban: B
Komitmen tauhid melahirkan integritas dan profesionalisme yang dilandasi keikhlasan beribadah kepada Allah.
23.

Implementasi tauhid bagi sumber daya insani dalam bekerja tercermin dari niat untuk…

  • A. Mendapatkan pujian dari atasan
  • B. Mencapai target perusahaan dengan cara apa pun
  • C. Beribadah dan mencari ridha Allah SWT
  • D. Mengumpulkan kekayaan pribadi
Jawaban: C
Implementasi tauhid memandang bekerja sebagai ibadah sehingga niat utamanya adalah mencari ridha Allah SWT.
24.

Salah satu realitas kontemporer sumber daya insani yang bertentangan dengan nilai tauhid adalah…

  • A. Bekerja dengan penuh tanggung jawab
  • B. Praktik suap dan korupsi dalam organisasi
  • C. Mengembangkan kompetensi diri secara berkelanjutan
  • D. Menjalin kerja sama tim yang solid
Jawaban: B
Praktik suap dan korupsi merupakan realitas kontemporer yang menyimpang dari nilai tauhid karena melanggar prinsip amanah dan kejujuran.
25.

Salah satu aspek kepemimpinan Nabi Muhammad SAW yang dapat diteladani dalam manajemen SDI adalah…

  • A. Mengambil keputusan melalui musyawarah
  • B. Membeda-bedakan perlakuan berdasarkan suku
  • C. Memusatkan kekuasaan pada diri sendiri
  • D. Menghukum tanpa ada bukti yang jelas
Jawaban: A
Nabi Muhammad SAW selalu mengedepankan musyawarah dalam mengambil keputusan sebagai bentuk penghargaan terhadap pendapat para sahabat.
26.

Dalam mengembangkan SDI, Nabi Muhammad SAW menerapkan pendekatan yang menekankan pada…

  • A. Pembinaan akhlak dan kompetensi secara simultan
  • B. Pelatihan militer semata
  • C. Penghafalan teori tanpa praktik
  • D. Persaingan individu yang ketat
Jawaban: A
Nabi Muhammad SAW mengembangkan SDI dengan menyeimbangkan pembinaan akhlak (tazkiyah) dan peningkatan kompetensi (ta'lim).
27.

Faktor yang mempengaruhi demand sumber daya insani dalam perspektif Islam adalah…

  • A. Jumlah penduduk yang tidak bekerja
  • B. Kebutuhan organisasi untuk mencapai tujuan syariah
  • C. Tingkat pendidikan formal semata
  • D. Keinginan individu untuk berkarir
Jawaban: B
Demand SDI dalam Islam dipengaruhi oleh kebutuhan organisasi untuk mencapai tujuan yang selaras dengan prinsip syariah.
28.

Dalam dinamika SDI, kesenjangan antara demand dan supply dapat diatasi dengan…

  • A. Program pelatihan dan pengembangan yang terencana
  • B. Mengurangi jumlah pekerja
  • C. Menurunkan standar kualifikasi
  • D. Membiarkan pasar bekerja sendiri
Jawaban: A
Kesenjangan antara demand dan supply SDI dapat diatasi melalui program pelatihan dan pengembangan yang terencana untuk meningkatkan kompetensi.
29.

Sumber daya insani di lembaga keuangan syariah kontemporer dituntut memiliki kompetensi utama berupa…

  • A. Hanya kemampuan menjual produk
  • B. Pemahaman mendalam tentang fikih muamalah dan keuangan modern
  • C. Kemampuan berbahasa asing saja
  • D. Koneksi dengan pejabat tinggi
Jawaban: B
SDI di lembaga keuangan syariah harus memahami fikih muamalah dan keuangan modern agar dapat menjalankan operasional sesuai syariah.
30.

Budaya perusahaan dalam perspektif Islam harus didasarkan pada nilai-nilai…

  • A. Materialisme dan individualisme
  • B. Kapitalisme dan pragmatisme
  • C. Sekularisme dan liberalisme
  • D. Keadilan, amanah, dan ukhuwah
Jawaban: D
Budaya perusahaan syariah harus didasarkan pada nilai-nilai Islam seperti keadilan, amanah, dan ukhuwah.
31.

Dalam proses rekrutmen dan seleksi karyawan secara syariah, aspek yang paling utama dinilai adalah…

  • A. Kekayaan materi pelamar
  • B. Hubungan kekerabatan dengan manajemen
  • C. Ketaqwaan, kompetensi, dan kejujuran
  • D. Penampilan fisik semata
Jawaban: C
Rekrutmen syariah menekankan pada ketaqwaan, kompetensi, dan kejujuran sebagai kriteria utama sesuai dengan ajaran Islam.
32.

Manajemen kinerja syariah menilai hasil kerja seorang karyawan berdasarkan…

  • A. Kuantitas kerja tanpa mempertimbangkan proses
  • B. Kepatuhan terhadap atasan saja
  • C. Popularitas di lingkungan kerja
  • D. Keseimbangan antara pencapaian target dan proses yang sesuai syariah
Jawaban: D
Manajemen kinerja syariah menyeimbangkan antara pencapaian target (hasil) dengan proses yang halal dan sesuai syariah.
33.

Manajemen imbal jasa syariah menekankan prinsip bahwa upah harus diberikan dengan…

  • A. Sekecil mungkin untuk menekan biaya
  • B. Tertunda tanpa alasan yang jelas
  • C. Berdasarkan senioritas semata
  • D. Tepat waktu dan adil sesuai dengan nilai kontribusi
Jawaban: D
Dalam syariah, upah harus diberikan tepat waktu dan adil sesuai dengan kontribusi pekerja sebagai bentuk penghargaan yang benar.
34.

Hubungan industrial syariah antara pengusaha dan pekerja harus dilandasi oleh semangat…

  • A. Kemitraan dan saling tolong-menolong dalam kebaikan
  • B. Masing-masing mencari keuntungan sendiri
  • C. Permusuhan dan persaingan ketat
  • D. Eksploitasi tenaga kerja
Jawaban: A
Hubungan industrial syariah didasarkan pada semangat kemitraan dan saling tolong-menolong (ta'awun) dalam kebaikan, bukan eksploitasi.
35.

Apa yang dimaksud dengan Islam secara etimologi (bahasa)?

  • A. Penyerahan diri
  • B. Keselamatan
  • C. Ketaatan
  • D. Kebahagiaan
Jawaban: A
Secara etimologi, Islam berasal dari kata aslama yang berarti menyerahkan diri, berserah diri kepada Allah.
36.

Menurut Teori Bangunan Islam, fondasi utama dalam membangun sumber daya insani adalah?

  • A. Syariah
  • B. Aqidah
  • C. Ihsan
  • D. Akhlak
Jawaban: B
Dalam teori bangunan Islam, aqidah atau tauhid menjadi fondasi utama karena menjadi dasar keimanan seorang Muslim.
37.

Implementasi syariah dalam kehidupan sehari-hari mencakup tiga aspek utama, yaitu?

  • A. Syariah, tariqah, dan hakikat
  • B. Iman, Islam, dan ihsan
  • C. Aqidah, ibadah, dan dakwah
  • D. Ibadah, muamalah, dan akhlak
Jawaban: D
Syariah mencakup aspek ibadah (hubungan dengan Allah), muamalah (hubungan antarmanusia), dan akhlak (etika).
38.

Asas utama tauhid bagi sumber daya insani adalah bahwa manusia harus?

  • A. Berorientasi pada keuntungan materi
  • B. Fokus pada pengembangan karier
  • C. Mengesakan Allah dalam niat dan tujuan kerja
  • D. Menjunjung tinggi profesionalisme
Jawaban: C
Asas tauhid menekankan bahwa seluruh aktivitas termasuk pekerjaan harus dilandasi keikhlasan hanya untuk Allah.
39.

Manfaat komitmen terhadap tauhid bagi sumber daya insani adalah terciptanya?

  • A. Persaingan yang ketat antar individu
  • B. Keinginan untuk memperoleh jabatan tinggi
  • C. Kepatuhan mutlak pada atasan
  • D. Produktivitas kerja semata-mata karena Allah
Jawaban: D
Tauhid melahirkan motivasi kerja yang ikhlas sehingga setiap hasil kerja dipersembahkan untuk mencari ridha Allah.
40.

Implementasi tauhid dalam rekrutmen sumber daya insani berarti bahwa proses rekrutmen harus dilandasi?

  • A. Prinsip keadilan dan kejujuran
  • B. Kedekatan dengan manajer
  • C. Tingkat pendidikan tinggi
  • D. Pengalaman internasional
Jawaban: A
Tauhid menuntut keadilan dan kejujuran dalam setiap proses termasuk rekrutmen, agar tidak ada diskriminasi dan manipulasi.
41.

Realitas sumber daya insani kontemporer yang bertentangan dengan nilai tauhid adalah?

  • A. Semangat kerja keras
  • B. Praktik riba dalam transaksi keuangan
  • C. Peningkatan kompetensi karyawan
  • D. Kolaborasi tim yang efektif
Jawaban: B
Praktik riba termasuk aktivitas yang dilarang dalam Islam karena bertentangan dengan prinsip keadilan tauhid.
42.

Nabi Muhammad SAW sebagai pemimpin teladan mengimplementasikan manajemen sumber daya insani dengan cara?

  • A. Memaksakan kehendak kepada pengikutnya
  • B. Mengutamakan musyawarah dan keteladanan
  • C. Menumpuk kekuasaan pribadi
  • D. Menjauhi interaksi langsung dengan rakyat
Jawaban: B
Nabi Muhammad SAW selalu bermusyawarah dengan para sahabat dan memberikan teladan langsung dalam setiap tindakan.
43.

Pengembangan sumber daya insani yang dilakukan Nabi Muhammad SAW di Madinah meliputi?

  • A. Pendidikan dan ukhuwah antarkabilah
  • B. Pembangunan infrastruktur militer
  • C. Monopoli perdagangan
  • D. Ekspansi wilayah secara paksa
Jawaban: A
Nabi fokus pada pendidikan dan memperkuat persaudaraan (ukhuwah) antarkabilah untuk membangun masyarakat madani.
44.

Demand terhadap sumber daya insani dalam perspektif Islam dipengaruhi oleh?

  • A. Kebutuhan pasar yang semata-mata materi
  • B. Keinginan pemilik modal
  • C. Keseimbangan antara kebutuhan dunia dan akhirat
  • D. Persaingan bisnis global
Jawaban: C
Permintaan SDI dalam Islam harus selaras dengan kebutuhan yang halal dan bernilai ibadah untuk mencapai keseimbangan dunia-akhirat.
45.

Supply sumber daya insani yang sesuai syariah dilakukan melalui?

  • A. Mendatangkan tenaga kerja asing tanpa seleksi
  • B. Pendidikan dan pelatihan berbasis nilai Islam
  • C. Mengandalkan tenaga kerja murah
  • D. Mengabaikan akhlak dalam perekrutan
Jawaban: B
Penyediaan SDI harus melalui pendidikan dan pelatihan yang menanamkan nilai-nilai Islam agar siap bekerja secara profesional dan berakhlak.
46.

Dinamika perubahan sumber daya insani kontemporer yang relevan dengan keuangan syariah adalah?

  • A. Penerapan akad mudharabah dalam kerja sama
  • B. Investasi pada saham perusahaan alkohol
  • C. Sistem bunga bank konvensional
  • D. Spekulasi valuta asing
Jawaban: A
Akad mudharabah adalah bagi hasil yang sesuai syariah dan menjadi prinsip dalam keuangan syariah di era kontemporer.
47.

Budaya perusahaan yang islami (corporate culture) seharusnya menekankan?

  • A. Orientasi keuntungan semata
  • B. Ketaatan buta pada pemimpin
  • C. Nilai-nilai kejujuran, amanah, dan keadilan
  • D. Persaingan internal yang keras
Jawaban: C
Budaya perusahaan Islami harus berdasarkan pada kejujuran, amanah, dan keadilan sesuai tuntunan syariah.
48.

Dalam rekrutmen dan seleksi karyawan syariah, tes yang dilakukan harus?

  • A. Memihak pada golongan tertentu
  • B. Mengutamakan hubungan keluarga
  • C. Hanya berdasarkan fisik
  • D. Bersifat objektif dan bebas dari diskriminasi
Jawaban: D
Rekrutmen syariah menuntut objektivitas tanpa diskriminasi berdasarkan suku, ras, atau golongan, hanya berdasarkan kompetensi dan akhlak.
49.

Manajemen kinerja syariah mengukur keberhasilan karyawan berdasarkan?

  • A. Target materi semata
  • B. Ketaatan pada atasan tanpa reserve
  • C. Keseimbangan antara pencapaian dunia dan nilai ibadah
  • D. Popularitas di lingkungan kerja
Jawaban: C
Kinerja dalam Islam dinilai dari hasil kerja yang halal dan dilandasi niat ibadah, bukan hanya keuntungan duniawi.
50.

Kepemimpinan syariah dalam hubungan industrial mengharuskan pemimpin untuk?

  • A. Memaksakan keputusan tanpa dialog
  • B. Menekan hak pekerja
  • C. Mengabaikan keluhan bawahan
  • D. Bertindak adil dan memusyawarahkan kebijakan
Jawaban: D
Kepemimpinan syariah bersifat adil dan musyawarah, menghargai hak dan pendapat semua pihak termasuk pekerja.

Coba deh mulai dari Modul 8 tentang manajemen kinerja syariah. Soal imbal jasa sering muncul dengan studi kasus yang bikin bingung bedain mana yang sesuai prinsip syariah. Padahal intinya cuma soal kejelasan akad dan keadilan di awal. Kalau sudah paham itu, sisanya lebih ke hafalan teori bangunan Islam dari modul 1.

EKSA4304 Manajemen Sumber Daya Insani ini unik karena nggak cuma bahas SDM biasa, tapi juga menyentuh tauhid sebagai pondasi. Di UAS nanti, soal biasanya ngombinasi cerita perusahaan syariah dari Modul 3 sama mekanisme rekrutmen di Modul 7. Ada beberapa bank soal UAS UT yang pola soalnya mirip begini, jadi lumayan buat latihan sambil bandingin jawaban.

Bagikan

error: Content is protected !!