💜 Selalu gratis

Soalut.com tetap gratis karena kamu. Yuk, bantu kami terus hadir!💜 Selalu gratis

Soal UAS UT EKSA4404 Hukum Bisnis Islam dan Kunci Jawaban

Soal UT EKSA4404 Hukum Bisnis Islam
Soal UT EKSA4404 Hukum Bisnis Islam

Sering keliru antara mudharabah di Modul 4 sebagai akad tijari dengan yang di Modul 5 di perbankan syariah. Padahal dua modul itu membahas akad yang sama tapi dari sudut berbeda. Banyak mahasiswa UT yang lupa. contoh soal UT di halaman ini bantu kamu pahami konteks tiap akad di EKSA4404 Hukum Bisnis Islam.

Modul 3 soal eksistensi hukum bisnis Islam di Indonesia dan Modul 6 tentang penyelesaian sengketa jarang dianggap penting padahal sering muncul UAS. Jangan sampai ketinggalan belajar dua bagian itu. latihan soal Ekonomi Syariah berikut diurutkan per KB biar fokus belajarnya terarah. Cocok buat kamu yang waktunya terbatas.

Soal Ujian UT di bawah ini mencakup inti dari akad haram di Modul 4 sampai sengketa di Modul 6. Tiap soal dilengkapi kunci jawaban dan pembahasan biar kamu paham logika di balik setiap pilihannya. Kerjakan dulu sebelum liat pembahasan biar tahu sejauh mana pemahamanmu.

Soal UT EKSA4404 Hukum Bisnis Islam

1.

Yang dimaksud dengan hukum bisnis Islam sebagai hukum yang mengatur hubungan antar manusia dalam bidang bisnis, lahir dari serangkaian dalil syara' yang terperinci. Pengertian ini menunjukkan bahwa hukum bisnis Islam merupakan bagian dari…

  • A. Fiqih ibadah
  • B. Fiqih muamalah
  • C. Ilmu kalam
  • D. Ilmu tafsir
Jawaban: B
Hukum bisnis Islam termasuk dalam kategori fiqih muamalah karena mengatur hubungan antar manusia dalam transaksi bisnis. Dalil syara' yang terperinci menjadi landasan utama hukum fiqih muamalah.
2.

Sumber hukum utama yang dijadikan rujukan pertama dalam menentukan hukum bisnis Islam adalah…

  • A. Al-Qur'an
  • B. Ijma'
  • C. Qiyas
  • D. Istihsan
Jawaban: A
Al-Qur'an merupakan sumber hukum utama dalam Islam. Dalam hukum bisnis Islam, setiap ketentuan harus merujuk pada Al-Qur'an terlebih dahulu sebelum sumber lainnya.
3.

Salah satu karakteristik hukum bisnis Islam adalah bersifat ilahiah, yang berarti…

  • A. Dibuat oleh manusia
  • B. Bersumber dari Allah SWT
  • C. Hanya berlaku di Indonesia
  • D. Bersifat sementara
Jawaban: B
Sifat ilahiah menunjukkan bahwa hukum bisnis Islam bersumber dari wahyu Allah SWT, bukan buatan manusia, sehingga memiliki nilai kepastian dan kebenaran mutlak.
4.

Prinsip tauhid dalam hukum bisnis Islam menekankan bahwa dalam setiap transaksi bisnis, tujuan utama adalah…

  • A. Mencari keuntungan semata
  • B. Memenuhi kebutuhan pribadi
  • C. Mengalahkan pesaing
  • D. Mengabdi kepada Allah SWT
Jawaban: D
Prinsip tauhid mengarahkan bahwa setiap aktivitas bisnis harus dilandasi niat ibadah dan pengabdian kepada Allah SWT, bukan hanya mencari keuntungan duniawi.
5.

Ruang lingkup hukum bisnis Islam mencakup berbagai aspek, salah satunya adalah pengaturan tentang praktik monopoli. Praktik monopoli yang dilarang dalam Islam termasuk dalam kategori…

  • A. Riba
  • B. Gharar
  • C. Ihtikar
  • D. Maysir
Jawaban: C
Ihtikar adalah praktik monopoli yang dilarang dalam hukum bisnis Islam karena merugikan masyarakat dengan menimbun barang dan menjualnya dengan harga tinggi.
6.

Urgensi mempelajari hukum bisnis Islam di era modern adalah untuk…

  • A. Menjadi dasar transaksi ekonomi yang beretika
  • B. Menghapuskan semua transaksi non-Islam
  • C. Mengabaikan hukum positif
  • D. Memisahkan agama dari bisnis
Jawaban: A
Urgensi studi hukum bisnis Islam sangat penting sebagai landasan etika dan moral dalam transaksi ekonomi modern agar sesuai dengan nilai-nilai syariah.
7.

Sejarah mencatat bahwa hukum bisnis Islam mulai berkembang pesat di Indonesia bersamaan dengan…

  • A. Masa penjajahan Jepang
  • B. Kedatangan bangsa Eropa
  • C. Berdirinya kerajaan-kerajaan Islam
  • D. Era reformasi
Jawaban: C
Perkembangan hukum bisnis Islam di Indonesia dimulai sejak berdirinya kerajaan-kerajaan Islam seperti Samudera Pasai, Malaka, dan Demak yang menerapkan prinsip syariah dalam perdagangan.
8.

Eksistensi hukum bisnis Islam di Indonesia diakui secara formal melalui…

  • A. Peraturan Daerah
  • B. Fatwa MUI
  • C. Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah
  • D. Keputusan Presiden
Jawaban: C
Undang-Undang Nomor 21 tahun 2008 tentang Perbankan Syariah menjadi pengakuan formal eksistensi hukum bisnis Islam di Indonesia dalam sistem hukum nasional.
9.

Perkembangan hukum bisnis Islam di Indonesia ditandai dengan lahirnya lembaga-lembaga seperti OJK dan Bank Indonesia yang memiliki peran dalam…

  • A. Menggantikan DSN-MUI
  • B. Menetapkan harga barang
  • C. Membuat aturan sendiri
  • D. Mengawasi kepatuhan syariah
Jawaban: D
OJK dan Bank Indonesia berperan dalam mengawasi dan memastikan kepatuhan syariah pada lembaga keuangan syariah di Indonesia sesuai dengan regulasi yang berlaku.
10.

Dalam akad jual beli salam, objek transaksi berupa barang yang belum ada saat akad dilakukan dengan syarat…

  • A. Barang ada di tempat
  • B. Barang sudah jadi
  • C. Barang bisa dilihat
  • D. Jelas spesifikasinya
Jawaban: D
Akad salam memperbolehkan jual beli barang yang belum ada dengan syarat spesifikasi barang harus jelas, terukur, dan disepakati kedua belah pihak untuk menghindari gharar.
11.

Akad tabarru' adalah akad yang dilakukan dengan tujuan…

  • A. Mendapatkan keuntungan
  • B. Mencari laba besar
  • C. Tolong-menolong dan kebajikan
  • D. Spekulasi
Jawaban: C
Akad tabarru' adalah akad nirlaba yang bertujuan tolong-menolong dan kebajikan, tanpa mengharapkan keuntungan materi, seperti dalam akad hibah dan wakaf.
12.

Akad haram dalam hukum bisnis Islam adalah akad yang mengandung unsur…

  • A. Riba, gharar, atau maysir
  • B. Kebersamaan
  • C. Kebaikan
  • D. Kejujuran
Jawaban: A
Akad haram adalah akad yang mengandung unsur riba (bunga), gharar (ketidakjelasan), atau maysir (perjudian), sehingga dilarang dalam hukum bisnis Islam.
13.

Dalam perbankan syariah, produk pembiayaan dengan prinsip bagi hasil disebut…

  • A. Murabahah
  • B. Wakalah
  • C. Ijarah
  • D. Mudharabah
Jawaban: D
Mudharabah adalah akad kerjasama antara pemilik modal dan pengelola dana dengan prinsip bagi hasil sesuai nisbah yang disepakati, salah satu produk utama perbankan syariah.
14.

Pada asuransi syariah, akad yang digunakan adalah akad…

  • A. Jual beli
  • B. Takaful (tolong-menolong)
  • C. Sewa menyewa
  • D. Pinjam meminjam
Jawaban: B
Asuransi syariah menggunakan prinsip takaful yaitu tolong-menolong antar peserta melalui mekanisme saling menanggung risiko dengan akad tabarru' dan tijari sesuai syariah.
15.

Lembaga yang secara khusus mengeluarkan fatwa untuk industri keuangan syariah di Indonesia adalah…

  • A. Dewan Syariah Nasional-MUI
  • B. OJK
  • C. Bank Indonesia
  • D. Kementerian Keuangan
Jawaban: A
Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) adalah lembaga yang berwenang mengeluarkan fatwa terkait hukum bisnis Islam dan keuangan syariah di Indonesia.
16.

Sengketa bisnis Islam umumnya terjadi akibat adanya wanprestasi atau cidera janji dalam…

  • A. Akad yang tidak jelas
  • B. Akad yang disepakati
  • C. Peraturan pemerintah
  • D. Kebiasaan pasar
Jawaban: B
Sengketa bisnis Islam timbul karena salah satu pihak tidak memenuhi kewajiban sesuai akad yang telah disepakati, sehingga menimbulkan kerugian bagi pihak lain.
17.

Lembaga yang berwenang menyelesaikan sengketa bisnis Islam di luar pengadilan adalah…

  • A. Badan Arbitrase Syariah Nasional
  • B. Kepolisian
  • C. Kejaksaan
  • D. Mahkamah Konstitusi
Jawaban: A
Badan Arbitrase Syariah Nasional (Basyarnas) adalah lembaga alternatif penyelesaian sengketa bisnis Islam di luar pengadilan yang putusannya bersifat final dan mengikat.
18.

Karakteristik utama hukum bisnis Islam yang membedakannya dari hukum bisnis konvensional adalah…

  • A. berlandaskan pada moral dan etika agama
  • B. bersifat dinamis dan fleksibel
  • C. hanya berlaku bagi umat Muslim
  • D. berorientasi pada keuntungan semata
Jawaban: A
Hukum bisnis Islam memiliki karakteristik yang berlandaskan pada moral dan etika agama, yaitu nilai-nilai syariah yang bersumber dari Al-Qur'an dan As-Sunnah.
19.

Prinsip dasar yang melarang segala bentuk ketidakpastian dalam transaksi bisnis Islam disebut…

  • A. Al-Ijarah
  • B. Al-Maisir
  • C. Al-Gharar
  • D. Ar-Riba
Jawaban: C
Al-Gharar adalah prinsip yang melarang ketidakpastian atau spekulasi dalam transaksi, sehingga semua akad harus jelas dan transparan.
20.

Sumber hukum bisnis Islam yang pertama dan utama adalah…

  • A. Ijma'
  • B. Al-Qur'an
  • C. Qiyas
  • D. As-Sunnah
Jawaban: B
Al-Qur'an merupakan sumber hukum pertama dan utama dalam Islam, menjadi landasan bagi seluruh aturan termasuk hukum bisnis.
21.

Eksistensi hukum bisnis Islam di Indonesia diakui melalui keberadaan lembaga keuangan syariah, seperti bank syariah yang beroperasi berdasarkan…

  • A. Undang-Undang Perbankan Konvensional
  • B. Kebijakan pemerintah daerah
  • C. Fatwa MUI dan peraturan perundangan
  • D. Hukum adat setempat
Jawaban: C
Bank syariah beroperasi berdasarkan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang dituangkan dalam regulasi seperti Undang-Undang Perbankan Syariah.
22.

Akad dalam hukum bisnis Islam yang bersifat tolong-menolong dan tidak mencari keuntungan adalah…

  • A. Tabarru'
  • B. Musyarakah
  • C. Mudharabah
  • D. Tijari
Jawaban: A
Akad Tabarru' adalah akad yang bersifat sukarela dan tidak bertujuan komersial, melainkan untuk tolong-menolong sesuai syariah.
23.

Dalam perbankan syariah, akad yang digunakan untuk kerjasama antara pemilik modal dan pengelola dengan bagi hasil disebut…

  • A. Mudharabah
  • B. Murabahah
  • C. Ijarah
  • D. Rahn
Jawaban: A
Mudharabah adalah akad kerjasama di mana shahibul mal (pemilik modal) menyerahkan modalnya kepada mudharib (pengelola) dengan kesepakatan bagi hasil.
24.

Sengketa bisnis Islam yang timbul antara nasabah dan bank syariah diselesaikan melalui…

  • A. Pengadilan Negeri
  • B. Polisi
  • C. Lembaga Ombudsman
  • D. Badan Arbitrase Syariah Nasional (Basyarnas)
Jawaban: D
Penyelesaian sengketa bisnis Islam dapat dilakukan melalui Basyarnas yang berwenang mengadili sengketa berdasarkan syariah.
25.

Perkembangan hukum bisnis Islam di Indonesia didukung oleh lahirnya lembaga seperti…

  • A. Dewan Syariah Nasional (DSN)
  • B. Bank Indonesia
  • C. Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
  • D. Kementerian Hukum
Jawaban: A
Dewan Syariah Nasional (DSN) berperan dalam mengeluarkan fatwa dan mengawasi kesesuaian syariah produk bisnis Islam.
26.

Akad haram dalam hukum bisnis Islam adalah transaksi yang mengandung unsur…

  • A. kejelasan akad
  • B. saling rela
  • C. riba dan gharar
  • D. manfaat nyata
Jawaban: C
Transaksi haram dilarang karena mengandung unsur riba (bunga) dan gharar (ketidakpastian) yang bertentangan dengan prinsip syariah.
27.

Produk asuransi syariah di Indonesia menggunakan akad…

  • A. Tijari
  • B. Tabarru'
  • C. Mudharabah
  • D. Rahn
Jawaban: B
Asuransi syariah menggunakan akad Tabarru' yaitu dana kebajikan yang dikelola dengan prinsip tolong-menolong untuk menghadapi risiko.
28.

Urgensi mempelajari hukum bisnis Islam bagi masyarakat Indonesia adalah untuk…

  • A. memahami hukum positif semata
  • B. menerapkan nilai syariah dalam transaksi ekonomi
  • C. menggantikan hukum konvensional
  • D. menolak globalisasi ekonomi
Jawaban: B
Mempelajari hukum bisnis Islam penting untuk menerapkan nilai-nilai syariah dalam transaksi ekonomi yang adil dan berkah.
29.

Ruang lingkup hukum bisnis Islam meliputi bidang…

  • A. hanya perbankan
  • B. hanya asuransi
  • C. hanya perdagangan barang
  • D. perbankan, asuransi, pasar modal, dan lainnya
Jawaban: D
Ruang lingkup hukum bisnis Islam mencakup perbankan syariah, asuransi syariah, pasar modal syariah, dan industri keuangan nonbank lainnya.
30.

Sejarah hukum bisnis Islam di Indonesia mulai berkembang pesat sejak…

  • A. masa penjajahan Belanda
  • B. era reformasi 1998
  • C. tahun 1990-an dengan berdirinya bank syariah pertama
  • D. tahun 2000-an setelah krisis moneter
Jawaban: C
Perkembangan pesat terjadi sejak tahun 1990-an dengan berdirinya Bank Muamalat Indonesia sebagai bank syariah pertama.
31.

Dalam akad Tijari, transaksi dilakukan dengan tujuan…

  • A. sosial tanpa imbalan
  • B. pinjam meminjam
  • C. sedekah
  • D. mendapatkan keuntungan
Jawaban: D
Akad Tijari adalah akad yang bertujuan komersial untuk memperoleh keuntungan, seperti jual beli dan sewa menyewa.
32.

Penyelesaian sengketa bisnis Islam di Indonesia melalui litigasi dilakukan di…

  • A. pengadilan agama yang berwenang
  • B. pengadilan umum
  • C. pengadilan khusus syariah
  • D. peradilan militer
Jawaban: A
Berdasarkan peraturan, sengketa bisnis Islam dapat diselesaikan di pengadilan agama yang memiliki kewenangan khusus.
33.

Akad dalam hukum bisnis Islam harus memenuhi rukun, yaitu…

  • A. adanya penjual dan pembeli
  • B. adanya akad tertulis
  • C. adanya saksi saja
  • D. adanya kesepakatan, subjek, objek, dan tujuan
Jawaban: D
Rukun akad meliputi adanya kesepakatan (ijab kabul), subjek (pihak yang berakad), objek akad, dan tujuan yang sesuai syariah.
34.

Hukum bisnis Islam pada Industri Keuangan Nonbank (IKNB) syariah diterapkan pada produk…

  • A. kartu kredit
  • B. pegadaian syariah dan dana pensiun
  • C. reksadana syariah
  • D. pinjaman konvensional
Jawaban: B
IKNB syariah mencakup pegadaian syariah dan dana pensiun syariah yang dijalankan sesuai prinsip syariah.
35.

Hukum bisnis Islam secara terminologi dapat diartikan sebagai…

  • A. Himpunan aturan yang mengatur hubungan manusia dengan Allah SWT
  • B. Himpunan aturan yang bersumber dari Al-Qur'an, Hadis, dan Ijtihad yang mengatur kegiatan bisnis
  • C. Himpunan aturan yang mengatur hubungan manusia dengan alam
  • D. Himpunan aturan adat istiadat dalam berdagang
Jawaban: B
Hukum bisnis Islam adalah seperangkat aturan yang bersumber dari Al-Qur'an, Hadis, dan ijtihad untuk mengatur kegiatan bisnis agar sesuai syariat.
36.

Sumber hukum bisnis Islam yang pertama dan utama adalah…

  • A. Ijma
  • B. Qiyas
  • C. Fatwa ulama
  • D. Al-Qur'an
Jawaban: D
Al-Qur'an adalah sumber hukum Islam yang pertama dan utama, menjadi pedoman mutlak dalam menetapkan hukum termasuk di bidang bisnis.
37.

Salah satu karakteristik hukum bisnis Islam yang membedakannya dengan hukum konvensional adalah…

  • A. Bersifat dinamis tanpa batas
  • B. Mengakui bunga sebagai keuntungan
  • C. Memiliki dimensi ilahiah dan akhlak
  • D. Mensyaratkan adanya kesepakatan sepihak
Jawaban: C
Hukum bisnis Islam memiliki karakteristik ilahiah dan akhlak karena bersumber dari wahyu dan menekankan etika dalam setiap transaksi.
38.

Prinsip keadilan dalam hukum bisnis Islam diterapkan melalui larangan terhadap…

  • A. Jual beli yang saling menguntungkan
  • B. Kerja sama modal dan tenaga
  • C. Praktik riba dan gharar
  • D. Penggunaan akad murabahah
Jawaban: C
Prinsip keadilan melarang riba dan gharar karena mengandung ketidakadilan dan eksploitasi dalam transaksi bisnis.
39.

Ruang lingkup hukum bisnis Islam mencakup pengaturan tentang…

  • A. Seluruh aktivitas ekonomi yang sesuai syariat, termasuk produksi, distribusi, dan konsumsi
  • B. Hanya asuransi syariah
  • C. Hanya perbankan syariah
  • D. Hanya pasar modal syariah
Jawaban: A
Ruang lingkup hukum bisnis Islam luas, mencakup seluruh aktivitas ekonomi yang halal dan thayyib mulai dari produksi hingga konsumsi.
40.

Urgensi mempelajari hukum bisnis Islam bagi pelaku usaha adalah untuk…

  • A. Menambah beban biaya operasional
  • B. Memastikan kegiatan usaha sesuai syariat dan memperoleh keberkahan
  • C. Menghindari pajak
  • D. Mempermudah praktik monopoli
Jawaban: B
Mempelajari hukum bisnis Islam penting agar pelaku usaha dapat menjalankan bisnis secara syariah dan memperoleh keberkahan.
41.

Sejarah perkembangan hukum bisnis Islam di Indonesia mulai memasuki babak baru pada era…

  • A. Penjajahan Belanda
  • B. Reformasi, terutama setelah berdirinya Bank Muamalat Indonesia
  • C. Orde Baru
  • D. Orde Lama
Jawaban: B
Era reformasi menandai babak baru dengan berdirinya Bank Muamalat Indonesia yang menjadi pionir perbankan syariah modern.
42.

Eksistensi hukum bisnis Islam di Indonesia diakui secara yuridis dalam…

  • A. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998
  • B. Peraturan Pemerintah saja
  • C. Fatwa MUI tanpa dasar hukum negara
  • D. Keputusan Presiden
Jawaban: A
Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 mengakui keberadaan bank syariah, menjadi landasan hukum eksistensi bisnis Islam di Indonesia.
43.

Perkembangan hukum bisnis Islam di Indonesia ditandai dengan lahirnya lembaga seperti…

  • A. Bursa Efek Indonesia
  • B. Otoritas Jasa Keuangan
  • C. Bank Indonesia
  • D. Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia
Jawaban: D
Dewan Syariah Nasional MUI hadir sebagai lembaga yang mengeluarkan fatwa dan mengawasi kesesuaian syariah di lembaga keuangan.
44.

Dalam hukum bisnis Islam, akad yang tujuannya tolong-menolong dan tanpa imbalan disebut…

  • A. Akad tabarru'
  • B. Akad tijari
  • C. Akad ijarah
  • D. Akad murabahah
Jawaban: A
Akad tabarru' adalah akad yang bersifat sosial untuk saling membantu tanpa mengharapkan keuntungan.
45.

Contoh akad tijari dalam hukum bisnis Islam adalah…

  • A. Wakaf
  • B. Mudharabah
  • C. Hibah
  • D. Shadaqah
Jawaban: B
Mudharabah adalah akad kerjasama bisnis dengan tujuan memperoleh keuntungan, sehingga termasuk akad tijari.
46.

Akad yang diharamkan dalam hukum bisnis Islam karena mengandung ketidakjelasan disebut…

  • A. Akad salam
  • B. Akad istishna
  • C. Akad wadi'ah
  • D. Akad gharar
Jawaban: D
Gharar adalah akad yang mengandung unsur ketidakjelasan atau spekulasi sehingga diharamkan oleh syariat.
47.

Produk perbankan syariah yang menggunakan akad bagi hasil antara bank dan nasabah adalah…

  • A. Murabahah
  • B. Wadi'ah
  • C. Ijarah
  • D. Mudharabah
Jawaban: D
Mudharabah adalah akad bagi hasil, di mana keuntungan dibagi sesuai nisbah yang disepakati antara bank dan nasabah.
48.

Dalam asuransi syariah, prinsip yang mendasari pengelolaan dana adalah…

  • A. Transfer of risk
  • B. Mencari keuntungan maksimal
  • C. Takaful atau saling menanggung
  • D. Investasi berbasis bunga
Jawaban: C
Asuransi syariah menggunakan prinsip takaful, yaitu saling menanggung risiko antar peserta secara syariah.
49.

Sengketa bisnis Islam dapat diselesaikan melalui lembaga penyelesaian sengketa di luar pengadilan yang disebut…

  • A. Badan Arbitrase Syariah Nasional
  • B. Pengadilan Agama
  • C. Mahkamah Agung
  • D. Komisi Yudisial
Jawaban: A
Badan Arbitrase Syariah Nasional atau BASYARNAS adalah lembaga yang menyelesaikan sengketa bisnis syariah secara non-litigasi.
50.

Penyelesaian sengketa bisnis Islam melalui Pengadilan Agama dilakukan setelah…

  • A. Tidak ada kesepakatan dalam musyawarah
  • B. Upaya perdamaian di BASYARNAS gagal
  • C. Salah satu pihak mengajukan gugatan dan upaya non-litigasi tidak berhasil
  • D. Langsung tappa upaya damai
Jawaban: C
Penyelesaian di Pengadilan Agama merupakan jalur litigasi yang ditempuh setelah upaya non-litigasi seperti mediasi dan arbitrase tidak berhasil.

Soal murabahah di katalog bank syariah itu memang kelihatan mudah, tapi pas dibandingkan dengan ijarah dan salam sering bikin bingung. Itu biasanya jadi pembeda nilai di UAS, apalagi kalau dikasih skenario akad yang ditumpuk. Beberapa mahasiswa keteteran karena lupa prinsip tabarru’ dan tijari di Modul 4 padahal itu fondasi. Ada banyak soal UAS Universitas Terbuka lain di sini kalau kamu mau latihan lebih jauh soal akad-akad semacam ini.

Nah, sengketa bisnis di Modul 6 itu sering diujikan dalam format UO yang butuh nalar kasus, bukan sekadar hafalan pasal. EKSA4404 Hukum Bisnis Islam punya dua jenis soal yang harus kamu beda pendekatannya: UTM untuk teori sumber hukum, UO untuk penyelesaian sengketa di pengadilan agama. Kalau sudah paham alur dasbor bay’ al-sarf dan bedanya dengan akad haram, sisanya tinggal logika transaksi syariah. Ada Soal Ujian UT yang bisa kamu akses kapan saja.

Bagikan

error: Content is protected !!